Dec 5, 2012

Forum Tanya Jawab 65: Si Tertuduh Infinit Regress




Ass, boleh jika ingin di komentari, seperti apakah kira-kira isiatau uraiannya dari Judul "Si Tertuduh Infinit Regress"?

Selamat mencoba. Amin.

Ass, Bapak Ibu, karena belum keluangan waktu maka saya tambah sedikit dulu referensi yang mendukung sisntesis judul ini dengan jawaban saya kepada Pak Fauzi rakhman sebagai berikut: "Ass untuk Pak Fauzi Rakhman dan juga untuk yang lainnya, Nyanyian Burung itu memang Sifat dan Karakter Dunia Pagi. Tetapi aku menemukan bahwa ternyata Kicauan Burung itu bisa sekonyong-konyong berhenti dikarenakan ulah Infinite Regress". Renungkanlah


Saya tambahkan, ternyata pada kesempatan lain kembali saya menemukan peristiwa mengenaskan karena ada Seekor Burung telah mati diterkam dan dimakan oleh Infinite Regress. Yah Pagi Hari itu tetap jalan terus walaupun tiadalah Kicau Burung di sana. Renungkanlah

Saya tambahkan, ternyata Pagi Hari berikutnya, bukannya Kicauan Burung yang aku dengar melainkan suara Derik Infinite Regress. Renungkanlah

Anehnya, di Pagi Hari yang lain saya menemukan Infinite Regress sedang memberi makan Burung-burung sehingga kemudian Burung-burung itu dapat Berkicau dengan Merdunya. Berikut saya nukilkan aktivitas Infinite Regres. Ibu Istining Ariwandini berkata "....tapi lagi-lagikita sering dihadapkan dengan Sarana dan Prasara yang kurang memadai dalam proses pembelajaran"

Kemudian Infinit Regress mengatakan " Menurut Nara Sumber Dunia Pendidikan Pagi Inovatif....sebenar-benar Hakekat Sarana dan Prasarana adalah KREATIVITAS GURU". Renungkanlah.



 Pagi berikutnya saya terkejut menyaksikan ada seorang Guru mengiba-iba di depan Infinite Regress seraya berkata "Oh Infinite Regress, engkau Kuda Sembraniku, bolehkah aku naik ke atas punggungmu agar aku bisa mengikuti jejakmu menembus Ruang dan Waktu?"

Kemudian aku mendengar jawaban Infinite Regress "Silahkan tetapi aku tidak bisa menanggung atas segala akibat yang ditimbulkannya. Janganlah aku engkau jadikan Si Tertuduh jika engkau menerima akibat dari mengikuti jejak dan naik di punggungku"

Pertanyaan saya kemudian adalah Bagaimana Bapak/Ibu mendeskripsikan, Binatang macam apakah Infinite Regress itu?

Selamat mencoba. Amin

18 comments:

  1. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Seorang penguasa yang hanya ingin keinginannya terpenuhi dan memaksa orang lain mengikuti kehendaknya adalah gambaran infinite regress. Dalam bacaan tertulis gambaran seorang penguasa yang saat dimintai tolong oleh orang yang dibawahnya maka dia menolong tapi tidak memperhatikan orang yang ditolongnya. Infinite regress menuntut orang lain untuk kreatif namun dia tidak mw bertanggung jawab dengan setiap akibat aka nada saat dia menolong orang lain.

    ReplyDelete
  2. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menurut pendapat saya dan sepemahaman saya, infinite regress itu meminta guru untuk kreatif dalam pembelajarannya. Guru harus dapat mengimbangi perkembangan yang terjadi dan dialami oleh peserta didiknya. Dan ketika seorang guru telah mengikuti arus perkembangan jaman, guru harus berani untuk bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambilnya.

    ReplyDelete
  3. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    *Tarik nafas dalam-dalam*. Sungguh, itu wujud keterkejutanku untuk memberikan komentar pada postingan ini. Selepas itu, saya membuka kamus bahasa Inggris yang secara fisik sudah terlihat usang di sudut kamar tidur. Okay, infinitive regress, ku dapat pengertiannya adalah kemunduran tak terbatas, tak pernah selesai. Entah benar entah salah, itu pemahaman ku atas arti kata-kata tersebut. Kemudian melihat pertanyaan-pertanyaan yang dinukilkan dalam postingan ini saya melihat bahwa infinitive regress berarti bahwa infinitive regress berkaitan dengan kebenaran dalam filsafat, yaitu yang ada dan yang mungkin ada. Berarti, infinitive regress memberikan jalan pengertian bahwa kebenaran adalah:
    kebenaran proposisi B1 memerlukan dukungan proposisi B2, kebenaran proposisi B2 memerlukan dukungan proposisi B3, ..., kebenaran proposisi Bn-1 memerlukan dukungan proposisi Bn, tidak pernah selesai.

    ReplyDelete
  4. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Infinit regress disini berarti sesuatu yang terus-menerus tak terhingga habisnya. Kreativitas guru memiliki sifat-sifat tidak terbatas infinit regress. Kreativitas guru akan terus berkembang seiring perkembangan zaman dan seiring bertambahnya pengetahuan guru tersebut. Ketakterhinggaan kreativitas guru dapat diwujudkan dengan guru yang selalu terampil, tanggap akan isu kekinian, belajar sesuatu yang baru, baik dari segi metode pengajaran dan pemanfaatan IT. Kreativitas akan hilang bahkan mati, jika guru hanya terpaku pada system, mengejar tunjangan saja, mengejar jabatan, atau sekadar memenuhi jam mengajar. Sehingga bukan malah muncul kreativitas yang infinit regress, melainkan kreativitas yang stagnan, tidak ada perubahan malah justru terjadi kemunduran yang tak terhingga pula batasnya.

    ReplyDelete
  5. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Infinite regress diatas menunjukan pondasi seseorang, niat awal yang ingin dilakukan. Apapun yang terjadi didalam perjalanan harus berani ditanggung. Kalau dari awal niat kita lurus, maka segala hambatan maupun tantangan harus ditaklukan. Hasilnya akan lebih barokah. Maka sedari awal, kalau berani berkomitmen, maka berani pula menanggung seluruh resiko. Infinite regress dari yang saya baca di atas itu bisa dikatakan sebagai resiko/akibat, resiko itu ada yang baik dan buruk. sarana dan prasarana merupakan resiko, Menjadi seorang guru didorong untuk berani berkreativitas dalam pembelajaran,apabila seorang guru dapat memanfaatkan sarana dan prasarana dengan baik maka efektivitas pembelajaran akan terjadi dan hasilnya pun dapat diperoleh dengan penilaian yang baik pula. Seseorang mengambil resiko sesuai dengan tujuan atau hasil yang akan diperoleh. Jika ingin mendapatkan hasil yang besar maka resiko yang diambilpun besar.

    ReplyDelete
  6. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Terima kasih atas ilmu yang dibeikan oleh Bapak. Dari bacaan di atas tentang infinit regress yang dapat saya ketahui yaitu sesuatu yang berjalan terus tanpa batas. Misalkan dalam dunia pendidikan yang namanya infinit regress yaitu usaha guru yang dilakukan untuk terus melakukan inovasi dan kreatifitas dalam pembelajaran. Sehingga dalam kehidupan sehari-hari juga demikian, bahwa segala sesuatu dilakukan terus menerus dan berkelanjutan. Selalu melakukan perbaikan-berbaikan agar tidak terjebak oleh mitos. Namun demikian infinit regress tentu ada batasannya atau ada kendalinya, sehingga dalam kehidupan kita tidak dengan membabi buta segala untuk melakukan pembeharuan, tentunya segala sesuatu tetap di imbangi dengan aspek spiritualita. Demikian yang bisa saya pahami.

    ReplyDelete
  7. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Infinite regres dimaknai dengan sesuatu yang tak terbatas atau sesuatu yang berlanjut secara terus menerus hingga tiada akhirnya. Jika dihubungkan dengan pembelajaran, seperti halnya yang disampaikan pada artikel di atas bahwa dalam melaksanakan pembelajaran kreativitas dan inovasi guru seharusnya tidak habisnya dan tidak terbatas dengan alasan keterbatasan sarana dan prasarana, selalu ada alternatif tertentu yang bisa dijadikan opsi bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran.

    ReplyDelete
  8. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Seorang guru tudak terlepas dari berbagai macam usaha untuk memajukan pendidikan bangsa. Hal ini berkaitan dengan kreativitas untuk menciptakan inovasi-inovasi baru dalam menggunakan pendekatan maupun metode pembelajaran. Kreativitas yang dilakukan tentu tidak ada batasannya, namun tetap berpedoman pada tujuan pendidikan. Ketidak terbatasan tersebut yang dalam ulasan Bapak disebut sebagai infinit regress. Pada intinya, segala hal yang tidak terbatas itulah yang disebut sebagai infinit regress. Namun, tetap diingat bahwa segala hal bisa saja terjadi dengan kemungkinan dampak yang akan diperoleh setelahnya.

    ReplyDelete
  9. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Lagi-lagi tidak cukup membaca sekali, bahkan sudah dua kali membaca pun saya masih bingung apa sebenarnya infinit regress itu. Karena kebingungan saya ini, saya belum bisa menjawab pertanyaan Bapak, binatang seperti apakah infinit regress itu. Tetapi sekarang saya mencoba menerka-nerka, apakah infinit regress itu segala yang ada dan yang mungkin ada yang sesuai dengan ruang dan waktunya? Jika infinit regress sesuai dengan ruang dan waktunya, maka positiflah apa yang dilakukannya, tetapi jika infinit regress tidak sesuai dengan ruang dan waktunya, maka negatiflah apa yang dilakukannya.

    ReplyDelete
  10. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb.

    Terimakasih banyak Pak prof ,dibalik keterbatan saya di dalam memahami ,saya memohon izin untuk mencoba memaknai kata Infinite Regress.Dari elegi sebelumnya memiliki kaitan dengan elegi sekarang yaitu mengenai dunia pendidikan sore tradisional dan dunia pendidikan pagi inovatif.Menurut saya kalau tidak salah Infinite Regress digambarkan dalam elegi tersebut sebagai orang yang tidak berhenti mengembarakan pikirannya untuk menemukan hal-hal baru.Meski kicauan –kicauan burung yang menghantui dirinya namun tidak membuat ia patah semangat dalam mengarungi niat yang menjadi tujuannya. Tokoh Infinite Regress yang dipaparkan dalam elagi di atas memberikan pemahaman kepada guru untuk hijrah menuju dunia pagi penddikan inovatif. Harapannya seorang guru dapat kreatif dalam mengolah sarana dan prasana berupa buku ajar, LKS, RPP, dan sebagainya guna menunjang proses belajar mengajar.

    ReplyDelete
  11. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari tulisan ini yang kami dapatkan dan pahami adalah “infini regress” pada forum diskusi ini merupakan seorang guru yang terjebak pada zona nyaman sehingga tidak memiliki motivasi atau keinginan untuk berkembang mengikuti perubahan ruang dan waktu yang terjadi. Dia menganggap bahwa dirinya merupakan satu-satunya sumber ilmu dan pengeahuan bagi murid-muridnya sehingga pemikiran-pemikiran muridnya pun harus sesuai dengan dirinya, dan dia tidak senang apabila muridnya menghasilkan pemikiran-pemikiran yang berbeda dengannya apalagi melebihi dirinya. Tentulah hal ini sebaiknya jangan sampai terjadi, sebagai manusia, sebagai guru yang profesional hendaknya kita (kami) mampu turut berubah mengikuti perubahan ruang dan waktu yang terjadi, dan sebaiknya merasa senang dan bangga apabila mendapati murid yang mampu berfikir melampau gurunya.

    ReplyDelete
  12. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr. Wb

    Mohon maaf pak, saya akan mencoba untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan infinit regress.
    Mungkin yang dimaksud dengan infinite regress disini seseorang yang memiliki mental yang sangat kuat, kreatif dan tetap konsistensi dalam melakukan segala hal, meski banyak kicauan burung yang menghampiri di pagi hari, akan tetapi infinite regress tetap dalam pendirian sehingga dia mampu membuktikan apa yang telah dia lakukan, yang kemudian menjadi suritauladan untuk orang-orang yang melihatnya dan bahkan yang pernah meragukan apa yang telah dia kerjakan.

    ReplyDelete
  13. Gamarina Isti Ratnasari
    17709251036
    Pendidikan Matematika Pasca

    Setiap siswa memiliki pengetahuan dan pengalaman yang berbeda karena setiap manusia memang dilahirkan dengan bermilyar-milyar sel otak yang diisi oleh pengetahuan dan pengalaman dari berbagai macam aspek. Oleh karena itu saat pembelajaran dikala siswa kita menyampaikan penjelasan namun hal tersbut bukanlah maksud yang diinginkan guru jangan menjadi seorang hakim dan langsung membuat keputusan hal tersbeut benar atau salah. Karena pendapat siswa tersbeut mengacu pada hasil pemikiran dari berpikir yang sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya dimana penjelesannya dan pengertianya tiada akhir atau sering disebut infinite regres. APabila pendapat siswa langsung dipatahkan maka tidak ada jaminan siswa tersbeut bersedia untuk menyampaikan pendapatnya lagi.

    ReplyDelete
  14. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP B (S2)
    Mohon maaf sebelumnya apabila saya salah dalam memahami. Menurut saya dalam forum tanya jawab tentang Si tertuduh infinit regress ini yang saya pahami adalah semua dikarenakan infinit regress. Infinit regress yang menyebabkan berhentinya kicauan burung, matinya burung, dan infinit regress juga mampu mebuat burung berkicau lagi. Saya kemudian mencari arti dari infinit regress yaitu kemunduran tak terbatas. Yang saya pahami adalah setiap hal itu ada didasari dengan hal sebelumnya dan sebelumnya sampai tak terbatas.

    ReplyDelete
  15. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih prof. Marsigit atas artikel menarik diatas. Sesungguhnya saya tidak mengerti benar apa maksud artikel di atas, saya belum dapat menangkap sosok si infinit regress tersebut. Namun, menurut saya infinit regress adalah seorang pendidik yang adakalanya ia mengekang siswa dengan berbagai aturan dan standart yang harus dipathui dan dipenuhi, namun adakalanya pula ia memberi informasi dan memberi kebebasan siswa nya menuntut ilmu seluas-luasnya guna menambah wawasan dia. Saya rasa si infinit regress ini tidak boleh diikuti dan ditiru secara terus menerus, artinya kita hanya akan menjadi bayangannya jika kita terus mengikutinya tanpa mampu mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas diri sendiri. Terkadang siswa juga harus mengeluarkan apa yang ada dipikirannya, biasanya pendapat siswa tersbeut mengacu pada hasil pemikiran dari berpikir yang sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya yang ia ketahui sehingga ia tidak terbatas oleh si infinite regres. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  16. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Infinite regress merupakan kemunduran yang terjadi terus menerus terus menerus. Keadaan ini hanya mengandaikan dua asumsi, yaitu berhenti pada suatu kepercayaan dasar atau tidak berakhir sama sekali. Dalam kaitannya dengan pembelajaran, infinite regres dapat dihubungkan dengan perubahan paradigma pembelajaran. Infinite regres ialah keadaan dimana bukannya mengubah paradigma menjadi pembelajaran yang invovatif, tetapi yang terjadi justru mengalami kemunduran. Sekarang ini telah banyak guru yang mencoba melakukan pembelajaran yang inovatif tetapi guru cenderung memilih berhenti bahkan kembali ke pembelajaran tradisional karena menganggap pembelajaran inovatif terlalu sulit untuk dilakukan. Guru cenderung menyalahkan keadaan seperti kurangnya fasilitas dan sumber belajar. Padahal semestinya guru lah yang membuat sumber belajar tersebut karena guru yang benar-benar tahu kebutuhan siswanya.

    ReplyDelete
  17. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    infinite regress berkaitan dengan proses dinamikan kehidupan yang tak lepas dari sebab akibat. Dalam pendidikan kadang kali terlena dengan kondisi kelas sehungga mengajar dengan metode konvensional. Nah , dengan adanya infinite regress mendoronh untuk melakukan peningkatan dan pembaharuan dalam sistem pembelajaran. Pembaharuan ini bukan berarti mematikan dan memusnahkan metode konvensional namun, merekontruksi proses pembelajaran dengan menempatkan siswa sebagi subyek belajar.
    Jika di analogikan dalam tulisan di atas bahwa metode konvensional adalah kicauan burung, kicauan burung ini di makan infinite regresa untuk di pelihara agar lebih baik kicaunya. begitu pula metode pembelajaran. Terima kasih

    ReplyDelete
  18. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Saya ingin mencoba untuk menjelaskannya namun sekiranya tidak tepat dengan pemahaman saya mohon dimaafkan. Saya memahami elegi ini bahwa sesuatu yang terjadi bukanlah hanya semata dikarenakan oleh sarana yang ada. Jika diibaratkan dalam kehidupan saat ini, infinite regress dapat berupa sarana teknologi. Smartphone sudah menjamur dalam kehidupan masyarakat. Tentunya selain untuk sarana memudahkan seseorang untuk berkomunikasi namun ada berbagai hal yang dapat dipelajari di dalamnya. Jika smartphone diisi dengan aplikasi yang baik maka akan membawa kepada yang baik. Sebaliknya, jika diisi dengan aplikasi yang buruk maka akan membawa kepada yang buruk. Manusia tidak dapat menyalahkan perkembangan teknologi ataupun orang yang membuat smartphone tersebut. Yang dapat dilakukan manusia adalah memilih bagaimana menggunakan smartphone dengan baik. Dunia seakan berada dalam genggaman tangan manusia namun jika tidak sesuai penggunaannya maka dunia akan hancur dengan sekejap mata. Bahkan terkadang manusia itu sendiri yang menghancurkan dunianya. Sejatinya kehidupan diisi oleh berbagai macam sarana dan pra-sarana. Semuanya itu tergantung pada bagaimana individu memandang, merawat, dan menerapkannya.

    ReplyDelete