Jan 10, 2013

Elegi Menyimak Refleksi Spiritual (Islam) Sdri Siti Nurchoiriyah



Siti Nurchoiriyah (09301244051)
S1 Pendidikan Matematika Swadaya Angkatan 2009, FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta
http://www.blogger.com/profile/12418300442334549836


Manusia dengan kapasitas berfikir yang telah Allah karuniakan, senantiasa berusaha menggapai ‘kebahagiaan’ dengan bahasa perasaannya masing-masing. Pada masa sekarang ini manusia mencoba meraihnya dengan membuat ungkapan-ungkapan batin lewat visualisasi fisik yang banyak menguras waktu, harta, tenaga dan pikiran. Kesemuanya itu rela ia korbankan untuk melampiaskan perasaan batinnya, meski terkadang pengungkapannya itu kurang masuk akal sehat.

Kebahagiaan dalam format berfikir mereka adalah suatu bentuk idealisme yang bisa membuat perasaannya bergolak dan orang lain yang memperhatikannya ikut hanyut dalam gerak rasa yang dimainkannya.

Dan memang kebahagiaan itu merupakan bentuk yang abstrak, sesuatu yang tinggi, dan sebagai pusat tujuan. Gagasan abstraklah yang membawa manusia melahirkan instrumen rasa batinnya.

Allah, yang kalau manusia mengetahui adalah sumber gagasan abstrak yang bisa menjadi eksak dalam pandangan orang-orang pilihan-Nya. Allah menyapa manusia ketika ia ingin mencapai gagasan abstrak kebahagiaannya itu dengan kata ‘Aku dekat’ (bahkan lebih dekat daripada urat leher).

Selanjutnya Allah menciptakan sebuah nama yang kemudian diiringi dengan nama-nama lain-Nya yang indah (hal ini yang Dia ajarkan pertama kali kepada Adam As.) sebagai jembatan penghubung antara Pencipta (Khaliq) dan yang dicipta (makhluk).

Pemahaman kita tentang Tuhan (makrifat) kepada-Nya sesungguhnya menggambarkan cakrawala pandang kita tentang Tuhan. Agama dan setiap golongan dalam suatu umat memiliki kacamata berbeda dalam memandang gagasan tentang Tuhan yang sebenarnya. Inilah Aqidah (tujuan) hidup, dan sumber kebahagiaan yang banyak orang cari sekarang ini.

Makrifat (pengenalan) akan Tuhan itu diawali dengan menyebut Nama-Nya, yakni Dzikir kepada Sang Pencipta. Dengan dzikir (ingat) inilah muncul istilah jauh dekatnya manusia kepada Tuhan yang menciptakannya.

Dzikir merupakan penghubung antara manusia dengan sumber kehidupan. Sesosok makhluk merupakan gambaran sebuah komponen elektronik, yang apabila tidak berhubungan dengan sumber energi listrik, maka ia tidak akan hidup. 


Dan juga apabila ia hanya berhubungan dengan hanya satu sumber ia juga tidak akan berjalan, karena harus memiliki dua kutub, positif dan negatif (ada takdir baik dan buruk). 

Orang yang ingat kepada Allah berarti ia hidup, dan yang melupakannya berarti sesungguhnya ia mati.

45 comments:

  1. Kebahagiaan menjadi pusat tujuan manusia. Manusia mencari kebahagiaan dengan berbagai cara. Apakah harta membuat manusia bahagia? Jawabnya bisa iya, tetapi orang banyak harta ada yang tidak bahagia. Apakah kehormatan atau kedudukan membuat manusia bahagia? Jawabnya bisa iya, tetapi orang yang berkedudukan ada yang tidak bahagia. Apakah rupa fisik membuat manusia bahagia? Jawabnya bisa iya, tetapi ada yng fisiknya sempurna tetapi tidak bahagia. Kebahagiaan yang dapat diucapkan, dikatakan, dirasakan hanya bersifat terbatas. Kebahagiaan, semoga dapat kita peroleh, yang hakiki adalah dekatnya kita dengan Allah SWT. Allah SWT menjadi sumber dari segala kebahagiaan dan semoga kita dapat memperoleh kebahagiaan dari Allah SWT.

    ReplyDelete
  2. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Tuhanku, dalam elegi ini setiap orang itu menginginkan kebahagiaan, walaupun kebahagiaan setiap orang itu berbeda tujuannya, bahkan kadar ahagia seseorang pun berbeda-beda. Kita akan selalu bahagia jika kita selalu ingat akan Tuhan. bahkan Tuhan yang selalu memberikan kehidupan tidak menuntut apa pun dari kita. Ingat pada Tuhan, itulah pertanda kita hidup. Namun jika kita hidup dan lupa akan Tuhan, sesungguhnya kta sudah mati, karena dengan Tuhan yang selalu sabar dan mengasihi kita saja lupa, maka tak ada gunanya hidup di dunia ini.

    ReplyDelete
  3. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Manusia merupakan ciptaan-nya yang memiliki akal pikiran nafsu yang memberikanya keleluasaan untuk berapresiasi. Namun kadang apresiasi yang dilakukan melampaui batas-batas kewajaran. Tindakan seringkali berlebihan hanya untuk memberikan kepuasan. Koridor aturan Sang Pencipta pun kadang sedikit diburamkan agar dapat mendapat perijinan dari dalam hati sendiri untuk melakukan sesuka hati, Namun sesungguhnya perlu diingat bahwa segala sesuatu akan tunduk pada penciptanya, segala sesuatu dikelola oleh penciptanya. Kebahagiaan akan dirasakan oleh seorang manusia jika dia menyadari bahwa segala yang diterima bersumber dari Allah swt. Kebahagian yang abstrak itu bisa dirasakan ketika kita berserah diri kepadaNya, mensyukuri atas segala yang limpahkan, dan menyadari bahwa tiada daya dan upaya selain karena-Nya.

    ReplyDelete
  4. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Elegi ini menceritakan tentang kebahagian. Setiap manusia berusaha menggapai kebahagian dengan caranya masing-masing. Memang benar bahwa kebahagian adalah tujuan tertinggi sehingga terkadang orang mengejarnya mengabaikan yang buruk. Namun, sebagai umat beragama kita tahu tentang arti kebahagian menurut agama kita masing-masing. Sesungguhnya kebahagiaan akhiratlah yang semestinya kita dambakan. Manusia saat ini sering terperdaya oleh godaan syaitan untuk mengejar kebahagian dunia saja dengan mengabaikan kebahagiaan akhirat yang dapat diraih dengan selalu beribadah dan melakukan segala perintah-Nya serta menjahui larangan-Nya. Selain itu, saat ini kita sebagai manusia mengukur kebahagiaan berdasarkan kekayaan. Seakan-akan kaya menjadi tujuan hidup di dunia ini. Padahal tidaklah demikian, tentunya kita mengetahui bahwa orang kaya belum tentu bahagia.

    ReplyDelete
  5. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Jalan kebahagiaan merupakan jalan yang diimpikan setiap manusia, mempunyai bentuk yang abstrak. Sehingga untuk meraih kebahagian yang sebenar- benarnya (hakiki) yaitu dengan beramal shaleh disertai dengan penuh keimanan dan keihklasan mengharap ridha Allah. Menyebut namanya berkali-kali di setiap setelah solat yaitu dzikir, akan menjadi awal kita menghubungkan kepada Allah SWT. Orang yang tidak melakukan usaha-usahanya untuk mendapatkan kebahagian yaitu dengan dekat kepada Sang Pencipta, sebenarnya hatinya semakin lama semakin mati.

    ReplyDelete
  6. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Semua manusia pasti menginginkan kebahgiaan, namun kebahagaian yang hakiki itu tidak akan didapatkan di dunia ini. Karena dunia ini dijadikan sebagai cobaan bagi manusia, yang namanya cobaan tentu tidak akan ada kebahagiaan yang hakiki. Di dunia ini semuanya diciptakan berpasang-pasangan yakni selalu ada kontradiksi, siapapun dia pasti akan mengalami rasa resah, gelisah, sengsara, bahagia, namun semuanya itu hanyalah sementara karena kita bereda dalam ruang dan waktu. Maka salah satu cara mendapatkan bahagia didunia ini yakni dengan melakukan perintah Rasulullah, mendekatkan diri kepada Allah. Sebagaimana Allan berfirman dalam al-Qur'an yang kira-kira artinya "cukuplah dengan mengingat Allah hati akan menjadi tentram". Jadi, kalau ingin bahagia maka dekatkan diri kepada Allah.

    ReplyDelete
  7. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Saya setuju jika orang yang selalu mengingat Allah di setiap detak jantung dan hembusan nafasnya bahkan setiap aliran darahnya maka orang itu benar-benar hidup dan jika ia melupakan Allah berarti ia mati. Kebahagiaan selalu menyertai orang yang bersyukur kepada Allah, kebahagiaan itu kita yang membuat melalui ridho Allah. Kebahagiaan merupakan bentuk idealisme seseorang dan bentuk abstrak yang akan membawa rasa di dalam hatinya. Allah SWT mempunyai nama-nama yang baik dan indah yaitu Asmaul Husna yang jika kita dapat menjaga dengan menghafalkanya, merenungkan maknanya dan mengamalkan kandungannya serta mengingat adanya kebaikan yang banyak dalam asmaul husna maka Allah menjanjikan kita masuk surga. Dengan demikian kita harus selalu mengingat dan berusaha dekat dengan Allah melalui dzikir kita.

    ReplyDelete
  8. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Manusia seringkali berbuat khilaf dan tidak menyadari keberadaan tuhan yang sangat dekat dengan dirinya. Apabila manusia sadar dan meyakini betapa tuhan sangat dekat dengan dirinya dan selalu mengawasi setiap gerak-geriknya maka malu dan takutlah dia apabila berbuat tidak sesuai dengan ajaran-ajaran yang diperintahkan Tuhan kepadanya dan melakukan perbuatan-perbuatan yang dilarang olehNYA.

    ReplyDelete
  9. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    kebahagiaan itu merupakan bentuk yang abstrak, sesuatu yang tinggi, dan sebagai pusat tujuan. Gagasan abstraklah yang membawa manusia melahirkan instrumen rasa batinnya.. Kebahagiaan terbesar manusia adalah ketika manusia tersebut dapat dengan Allah. Itulah yang harus kita ikhtiarkan yaitu untuk dapat dekan dengan Allah. Salah satu uhaha kita untuk dapat dekat denganAllah adalah dengan Zikir.

    ReplyDelete
  10. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Orang yang ingat kepada Allah berarti ia hidup, dan yang melupakannya berarti sesungguhnya ia mati.
    Manusia yang tidak ingat sang pencipta termasuk orang yang sombong. Bahagia di dunia, tidak ingat Allah maka Allah akan mematikan hatinya, walau hidup senang di dunia namun dia akan merasa sepi di dunia dan di akherat. semoga kita senantiasa mengingat Allah SWT dalam keadaan senang dan duka. karena senang dan duka adalah nikmat dari Allah.

    ReplyDelete
  11. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Dzikrulloh yang berarti mengingat Alloh. Setiap nafas yang berhembus, setiap waktu jantung berdetak, dan setiap langkah yang kau tuju selalu ada sandaran hati. Hidup bukan tentang apa yang kita cari, namun seberapa banyak yang kita syukuri.

    ReplyDelete
  12. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Setiap orang pasti mengingkan kebahagiaan. Namun, antara yang satu dengan lainnya mempunyai definisi untuk kebahagiaannya masing-masing. Kebanyakan dari mereka, mendefinisikan kebahagiaan merupakan sebuah keinginan pribadi yang selalu terpenuhi, dan kebanyakan berbentuk material. Akan tetapi, bagi orang-orang yang sadar akan makna dunia, yang ibaratnya hanya “mampir ngombe”, mereka akan mencari kebahagiaan haqiqi. Kebahagiaan tersebut dapat diraih hanya ketika mereka dekat dengan Sang Khaliq, Tuhan Yang Maha Esa. Makna kebahagiaan bagi mereka lebih kepada ketentraman hati dan pikiran karena selalu bersandar kepada Allah SWT di setiap langkah kehidupannya. Terlepas dari apa yang terlihat dimata orang lain, meskipun kekurangan dari berbagai segi, misal ekonomi, mereka tetap akan merasa bahagia dan merasa cukup. Karena itu hanyalah “mampir ngombe”, hanya sementara. Yang mereka cari adalah kebahagiaan kekal di akhirat kelak. Tak ayal bahwa orang-orang yang telah merasakan semua kenikmatan dunia masih merasa haus dan haus, karena mereka tidak mendapatkan ketenangan hati dan pikiran, karena mereka tidak bersandar kepada Sang Khaliq. Oleh karena itu, mari kita mendekat kepada Sang Pencipta, pemberi segala kebahagiaan yang haqiqi, kebahagiaan kekal, dan yang sebenar-benar bahagia.

    ReplyDelete
  13. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    mengingat sang pencipta akan senantiasa mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dengan apa yang telah diberikan dan membuat kita untuk senantiasa melaksanakan kewajiban dan meninggalkan laranganNya. karena dengan dzikir kita menyadari bahwa Allah selalu mengawasi hamba-hambaNya.

    ReplyDelete
  14. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016


    “Kebahagiaan itu merupakan bentuk yang abstrak, sesuatu yang tinggi, dan sebagai pusat tujuan. Gagasan abstraklah yang membawa manusia melahirkan instrumen rasa batinnya.”
    Ya, saya setuju dengan pernyataan di atas. Saya menjadi bertanya – tanya apa dan bagaimana gambaran nyata dari suatu kebahagiaan. Kebahagiaan yang dapat saya temui hanya berupa perasaan yang tidak dapat digambarkan dengan bentuk apa pun dan dibandingkan dengan kejadian apa pun antara satu kebahagiaan dengan kebahagiaan lainnya. Mengapa demikian? Jelas, karena perbedaan ruang dan waktu di antara kejadian – kejadian tersebut. Siapa di dunia ini yang tak menginginkan kebahagiaan? Bahkan orang yang akan meninggalkan dunia sekalipun ingin mendapatkan kebahgiaan setelah ia tiada. Oleh karena itu kebahagiaan adalah pusat tujuan hidup. Kebahagiaan yang kekal abadi adalah kebahagiaan setelah kehidupan di dunia, yaitu kebahagiaan akhirat. Semoga kita semua dapat merasakan kebahagiaan akhirat untuk waktu yang lama tersebut.

    ReplyDelete
  15. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Allah itu ada dengan semua ciptaannya termsuk kita sebagai manusia. Manusia diciptakan oleh Allah untuk mengingatNya. Jika manusia selalu mengingat Allah, maka Allah akan mengingat manusia tersebut. Maka, ada peribahas aku jauh, Engkau jauh, aku dekat Engkau dekat. Itulah sebenar-benarnya hubungan manusia dengan Sang Penciptanya.

    ReplyDelete
  16. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Banyak orang mengungkapkan bahwa saya ingin hidup bahagia, lalu seperti apakah bahagia itu sebenarnya, bagaimana perwujudannya dan bagaimana kita dapat menggapainya? Sesuai dengan elegi diatas, bahagia adalah sesuatu yang abstrak, sesuatu yang oeleh pemiliknya diungkapakan dengan cara yang berbeda-beda. Banyak dari mereka berusaha menvisualisasikannya sehingga orang-orang yang melihatnya pun akan ikut mengalir bersama kebahagiaan yang dibawa.

    ReplyDelete
  17. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dari artikel di atas saya tahu bahwa kebahagiaan adalah tujuan dalam hidup kita. Untuk mendapatkan ini kita harus selalu ingat tuhan kami. kita bisa melakukan ini jika kita ingin dzikir kepada Allah. karena Dzikir adalah cara untuk berkomunikasi dengan Allah.

    ReplyDelete
  18. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Banyak definisi bahagia menurut masing-masing orang. Dari satu dengan yang satu tentunya berbeda. Namun, bagi muslim khususnya seharusnya bahagia itu tiba ketika kita dekat dengan Allah. Menurut logika awam saya, ketika kita dekat dengan Allah, maka kita akan selalu merasa bersyukur dengan apa yang kita miliki dan datanglah rasa bahagia itu dengna sendirinya.

    ReplyDelete
  19. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2106

    kebahagiaan merupakan tujuan hidup semua manusia. kebahagiaan tersebut meliputi bahagia di dunia dan juga di akhirat. namun setiap orang mempunyai definisi bahagia masing-masing. bagi orang Islam bahagia sesungguhnya adalah merasa dekat dengan Allah Sang Maha Segalanya. karena dengan dekat dengan Allah maka kita dekat dengan Sang Pencipta dan Sang pemilik diri kita sehingga tidak ada lagi yang perlu dirisaukan. dan cara dekat dengan Allah adalah dengan banyak-banyak berdzikir dan beribadah serta menjauhi dan tidak melakukan hal-hal yang dilarang Allah.

    ReplyDelete
  20. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dalam Qs At tin telah dijelaskan bahwa manusia adalah sebaik-baik ciptaan Allah SWT. Terkhusus manusia diberikan anugerah yang paling istimewa yang membedakan manusia dengan makhluk ciptaan Tuhan yang lain, yaitu pikiran. Dengan pikiran ini kita mempunyai kapasitas untuk mengembangkan, meningkatkan, mengaktualisasikan diri kita. Dalam hal yang abstrak pun dengan pikiran kita bisa mencapainya, contohnya kebahagiaan. Kebahagiaan sifatnya relatif. Setiap orang tentunya mempunyai standar kebahagiaan tersendiri. Ada orang yang bahagia ketika hartanya berlimpah, ada yang bahagia ketika jabatan yang dia punya, namun kebahagiaan yang hakiki tentunya adalah selalu dekat dengan Allah SWT dan selalu bersyukur dengan apa yang dilimpahkan kepada kita. Seperti halnya pepatah yang mengatakan "Semakin banyak kita bersyukur, semakin banyak kebahagiaan yang kita dapatkan".

    ReplyDelete
  21. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Manusia hidup di dunia ini salah satu yang menjadi tujuannya adalah kebahagiaan. Manusia rela melakukan apa pun demi mendapatkan kebahagiaan. Terkadang ada melalui cara yang benar, tetapi tak jarang juga melalui cara yang salah. Manusia yang mencari kebahagiaan melalui jalan Tuhan akan merasa puas atas pencapaian yang ia raih dengan cara yang benar, dan sekecil apa pun kebahagiaan yang ia capai akan membawa berkah yang luar biasa dalam hidupnya. Maka sebagai manusia yang ber-Tuhan sudah sepantasnya jika selalu berusaha menjadi lebih baik lagi dalam hidup dan menjalankan perintah Tuhan.

    ReplyDelete
  22. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Manusia adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang paling sempurna jika dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya di dunia ini. Kita dianugerahkan akal dan pikiran untuk menjalani hidup ini dengan tujuan agar umat manusia selalu meningkatkan kualitas ibadahnya kepada Allah SWT. Oleh karena itu, jalanilah hidup ini dengan ikhlas untuk menggapai ridho Allah SWT, senantiasa bersyukur dengan apa yang sudah diberikan kepada kita, dan senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kepada Nya.

    ReplyDelete
  23. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    Pendidikan Matematika A 2014

    Tujuan manusia dalam hidup di dunia ini adalah dapat kembali lagi kehadapan Allah dalam keadaan sempurna, yaitu mencintainya, mengenal atau ma’rifat dan takwa seperti dahulu sebelum dilahirkan di muka bumi. Dalam pemahaman tashhowuf, jalan atau metode yang ditempuh makhluk untuk mencapai tujuan tersebut disebut dengan thariqah. Kemudian guru yang mengajarkan disebut mursyid, penempuh jalan atau secara modern kita sebut pelajar dari thariqah biasa di sebut salik. hal ini bisa kita lakukan untuk mencapai tujuan tersebut.

    ReplyDelete
  24. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    Pendidikan Matematika A 2014

    Melihat refleksi ini mengingatkanku akan sesuatu yang hars jadi cita cita yaitu mencintaainya dengan sepenuh hati, dan terus berusaha menggapai ilmunya. jengkelnya aku merasa sulit untuk mendaptakan rasa itu,bagaimana aku bisa menimbulkan rasa itu pada diriku, ya memang allah yang akan memberikan momen itu seiring dengan usaha kita untuk tetap mempelajari ilmu tentangnya.

    ReplyDelete
  25. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D
    Elegi tersebut mengatakan bahwa kebahagian tersebar kita adalah apabila perasaan kita benar-benar bahagia. Kebahagian terebesar apabila kita mencapai hakikat sebenarnya dalam hidup. Karena dengan hidup yang bahagia kita tidak akan ernah menjadi yag terpuruk. Jika kita sudah mencapai suatu titik kebahagian. Yang mana kebahagian itu adalaha kebagian atas apa yang kita lakukan sebenar-benarnya adalah kebahgian mencapai nikamat nya Allah.

    ReplyDelete
  26. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Tuhan menciptakan daya pikir manusia yang beraneka ragam, oleh karena itu setiap manusia juga akan menggapai suatu kebahagiaan dengan tujuan cara mereka sendiri yang berbeda-beda pula setiap orang. Untuk menggapai kebahagian itu, tentunya kita dekat dengan Allah. Dari artikel di atas dapat diketahui bahwa hubungan antara manusia dan Allah adalah hubungan tertinggi dari manusia. Manusia berkomunikasi dengan Tuhan melalui dzikir. Di saat berdzikir inilah manusia mencurahkan segala keluh kesah, rasa syukur dan lain sebagainya. Manusia dengan kapasitas berfikir yang telah Allah karuniakan, senantiasa berusaha menggapai ‘kebahagiaan’ dengan bahasa perasaannya masing-masing. Pada masa sekarang ini manusia mencoba meraihnya dengan membuat ungkapan-ungkapan.

    ReplyDelete
  27. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. Bahagia adalah keinginan dan cita-cita semua orang. Meskipun ada sebagian orang merasa gembira saat hidup di dunia akan tetapi kecemasan, kegalauan dan penyesalan itu merusak rasa gembira yang dirasakan. Sehingga sebagian orang selalu merasakan kekhawatiran mengenai masa depan mereka. Kebahagiaan itu terdapat dalam sikap taat kepada Allah dan mendapat ridho-Nya, menjalankan perintah-perintahNya dan meninggalkan larangan-larangan-Nya. Kebahagiaan seorang mukmin semakin bertambah ketika dia semakin dekat dengan Tuhannya, semakin ikhlas dan mengikuti petunjuk-Nya.

    ReplyDelete
  28. Anis Kurnia Ramadhani
    14301241020
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Kebahagiaan adalah yang selalu didambakan dan diinginkan oleh setiap orang, baik itu kebahagiaan di dunia dan kebaikan di akhirat. Yang menjadi prioritas antara keduanya ialah kebahagiaan di akhirat, karena kebahagiaan di akhirat ialah yang sesungguhnya dan kebahagiaan di dunia hanya sekejap mata.

    Kebahagiaan di dunia pun menurut saya dapat diperoleh dengan sederhana, yaitu dengan mengingatnya, menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, serta mensyukuri segalam nikmat yang telah diberikan Allah kepada seluruh makhluk ciptanann-Nya. Kebahagiaaan menjadi mengorbankan segala yang dimilikinya dikarenakan manusianya. Padahal dengan bersyukur, hidup menjadi lebih mudah, dan seperti pernyataan penulis, yang sangat saya setujui, “Orang yang ingat kepada Allah berarti ia hidup, dan yang melupakannya berarti sesungguhnya ia mati.”

    ReplyDelete
  29. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Kebahagiaan dibagi menjadi kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat, keduanya mengarah kepada kepuasan batin. Kebahagiaan dunia sifatnya adalah sementara, hanya saat manusia hidup di dunia. Sedangkan kebahagiaan yang sejati adalah kebahagiaan akhirat, dalam kehidupan untuk memperoleh kebahagiaan akhirat adalah dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT dan juga mencari ilmu mengenai ilmu agama. Ilmu yang bermanfaat tak akan pernah terputus meskipun manusia telah mati. Kebahagiaan akhirat selain akan menimbulkan kedamaian, juga menghasilkan kebahagiaan sejati kelak di akhirat

    ReplyDelete
  30. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Fitrah manusia selalu menginginkan kehidupan dengan kebahagiaan. Kebahagiaan yang semestinya dicari dan dikejar adalah kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat. Dengan kata lain, manusia senantiasa mengarahkan hidupnya dan menjalankan aktivitas agar memperoleh keselamatan tidak hanya di dunia melainkan di akhirat.

    ReplyDelete
  31. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Saya sependapat dengan kalimat terkahir dalam penutup refleksi dari Sdri Siti Nurchoiriyah bahwa orang yang ingat kepada Allah berarti ia hidup, dan yang melupakannya berarti sesungguhnya ia mati. Seintens apa frekuensi kita dalam berdzikir (mengingat Allah SWT) menunjukkan sebesar apa keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Kebahagiaan yang diidam-idamkan oleh manusia sebenarnya adalah amal dan ibadahnya kepada Allah yang merupakan tujuan akhir manusia. Semoga kita semua senantiasa merefleksikan diri kita sudah pantaskah kita mendapatkan kebahagiaan dengan kualitas dzikir kita yang sekarang.

    ReplyDelete
  32. Anisa Wahyu Nur Khasanah
    14301241010
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Allah adalah maha dekat, lebih daripada urat nadi kita sekalipun. Allah memiliki beberapa nama yang dikenal sebagai Asmaul Husna, nama-nama itulah yang sebagai penguhubung antara pencipta dengan yang dicipta. Karena dzikir, muncul istilah jauh dekatnya manusia dengan Allah. Dzikir merupakan penghubung antara manusia dengan pencipta.

    ReplyDelete
  33. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Tujuan dalam hidup kita adalah menggapai kebahagiaan bukan hanya kebahagian di dunia tetapi juga kebahagiaan akhirat tentunya. Dan untuk mencapai kedua kebahagiaan tersebut seyogyanya kita selalu berusaha untuk melakukan hal-hal yang terbaik. Setiap kebahagiaan seseorang memiliki tolak ukur yang berbeda-beda namun hal yang sama-sama dilakukan oleh setiap orang dalam menggapai kebahagiaan yaitu dengan mendekatkan diri kepada Allah dengan cara menjalankan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya yaitu dengan memperkokoh iman dan islam.

    ReplyDelete
  34. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Semua manusia pastinya mengingikan kebahagian di dunia dan di akhirat. Bukan salah satu saja namun keduanya. Sehingga dalam mensyukuri seluruh rahmat yang diberikan oleh Allah, maka sebaik-baiknya manusia secara khusuk dalam beribadah. Dan setiap berdoa juga merefleksikan dirinya dan meminta ampun atas segala kekhilafan yang dilakukan. Sehingga dapat mendapatkan ketentraman hati dalm menyikapi seluruh masalah di dunia.

    ReplyDelete
  35. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kebahagiaan terbesar seorang hamba adalah ketika manusia dapat meraih kebahagiaan yang hakiki yaitu di akhirat kelak. Itulah yang harus kita ikhtiarkan yaitu untuk dapat dekat dengan Allah. Salah satu upaya yang dapat kita lakukan untuk dapat dekat dengan Allah adalah dengan berdzikir.

    ReplyDelete
  36. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Kunci kebahagiaan adalah Ikhlas. Ikhlas adalah suatu keadaan dimana seseorang menerima dengan suka rela apa yang telah terjadi, apa yang terjadi merupakan sebuah kehendak dari sang Maha Pencipta Allah SWt. Ketika sesorang iklhas dalam menjalankan segala bentuk lika liku roda kehidupan, maka disanalah letak kebahagian yang hakiki.

    ReplyDelete
  37. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Kebahagiaan adalah tujuan semua umat manusia. Bahagia tidak hanya dalam bentuk lahir saja namun juga batin. Bahagia lahir adalah bahagia berbentuk materi atau terlihat. Sedangkan bahagia batin adalah bahagia yang tidak terlihat. Tidak mudah untuk mendapatkan bahagia secara batin. Agar kita bisa merasakan bahagia secara batin, kita harus mendekatkan diri kepada Allah, selalu bersyukur, selalu berdoa, selalu berdzikir agar hati kita tenang, jika hati tenang kita akan merasakan bahagia batin.

    ReplyDelete
  38. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Agama adalah suatu unsur mengenai pengalaman yang dipandang mempunyai nilai tertinggi, yaitu pengabdian kepada suatu kekuasaan yang dipercayai sebagai suatu yang menjadi asal mula segala sesuatu., kemudian yang menambah dan melestarikan nilai-nilai serta sejumlah ungkapan yang sesuai dengan urusan pengabdian tersebut, baik dengan jalan melakukan upacara simbolis maupun melalui perbuatan yang bersifat perorangan ataupun secara bersama-sama. Penuhanan dalam agama adalah sesuatu yang dengan sadar bersedia untuk dikuasai oleh-Nya, aik bagi mereka yang hanya mempercayai dengan perasaan maupun bagi mereka yang memikirkan-Nya.

    ReplyDelete
  39. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Salah satu tujuan hidup manusia adalah untuk selalu merasakan kebahagiaan. Namun, kadang dalam menggapai kebahagian tersebut manusia sering kali khilaf dengan menghalalkan berbagai cara demi meraih kebahagiaan dunia. Sebagai manusia hendaknya kita tidak hanya memikirkan kebahagiaan dunia saja, akan tetapi kita harus selalu mengingat untuk mencapai kebahagiaan akhirat.

    ReplyDelete
  40. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Dalam mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat hendaknya manusia harus selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaannya dengan selalu mengingat Allah SWT misalnya melalui dzikir, mengenal Al Asmaul Husna dan sifat-sifat Allah yang terdapat dalam Al Quran dan As Sunnah dan menjalankan perintah-Nya guna mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.

    ReplyDelete
  41. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Semua orang pasti ingin memperoleh ketenangan. Ketenangan bak cahaya dalam hati setiap orang. Berbagai macam cara dilakukan seseorang untuk mencari ketenangan. Dari main ke pantai, berwisata, bermain game, dan permainan-permainan diniawi lainnya telah dilakukan namun tetap merasakan seperti ada yang kurang. Ketenangan-ketenangan yang disebutkan sebelumnya merupakan ketenangan yang fana. Betapa banyak seorang miliarder yang bisa membeli semua yang dinginkannya namun dia tidak mendapatkan ketenangan bahkan ada beberapa yang mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Jadi bagaimanakah untuk mencapai ketenangan yang sebenar-benarnya?. Jawabannya ada pada Al-Quran Surat ar-Ra’du: 28, “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram”.

    ReplyDelete
  42. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Manusia di dunia bertujuan untuk merasakan bahagia. Seperti elegi di atas bahwa cara yang dilakukan manusia itu beraneka macam walaupun tidak masuk akal asalkan dapat merasakan idealnya bahagia di dunia. Padahal cara paling sederhan untuk bisa bahagia di dunia adalah dengan merasa dekat kepada Sang Pencipta. Selalu berkomunikasi dengan Tuhan YME melalui tuntunan – tntunan yang telah diajarkan.

    ReplyDelete
  43. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari artikel di atas saya tahu bahwa kebahagiaan adalah tujuan dalam sebuah kehidupan. Untuk mendapatkan segala sesuatu yang kita inginkan dalam mencapai kebahagian kita harus selalu ingat Allah. Cara mengingat Allah salah satunya dengan berdoa dan berdikir dengan ikhlas dan khusyuk. Orang yang ingat kepada Allah berarti ia hidup, dan yang melupakannya berarti sesungguhnya ia mati dan neraka akan kekal dalam kehidupan kelak.

    ReplyDelete
  44. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Tujuan dalam hidup kita adalah menggapai kebahagiaan dan tentu untuk mencapai kebahagiaan tersebut seyogyanya kita selalu berusaha. Setiap orang tentu memiliki ukuran kebahagiaan sendiri-sendiri dan usaha untuk mendapatkan kebahagiaan tersebut juga berbeda-beda. Meskipun tujuan dan cara untuk mendapatkan kebahagiaan berbeda namun ada satu hal yang sama-sama dilakukan oleh setiap orang dalam menggapai kebahagiaan yaitu dengan mendekatkan diri kepada Allah dengan cara berdzikir.

    ReplyDelete
  45. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Terkadang kita mencari bahagia terlalu jauh, padahal bahagia itu dekat. Ada pada setiap hati yang bersyukur. Maka biasakan kita untuk mensyukuri nikmat-Nya, agar senantiasa kita dapat merasakan kebahagiaan. Kita sebagai hamba-Nya tak bisa lepas dari kerisauan berbagai macam hal. Maka tugas kita adalah berikhtiar dan berdoa. Allah telah menjelaskan dalam firman-Nya: “Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari padaNyalah keselamatanku” (Maz 62: 1) maka hendaklah kita senantiasa bersandar pada Allah dan berdoa senantiasa berdoa padaNya.

    ReplyDelete