Jan 13, 2013

PYRRHONISM





Ass, jika ingin membaca tentang Pyrrhonism, bisa konek berikut:


Wss

49 comments:

  1. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Tokoh dari pyrrhistisme yaitu Pyrrho. Ia mendirikan sekolah skeptisisme. Pada dasarnya tujuannya bersifat psikologis. Skeptisisme berpendapat bahwa segala sesuatu itu dapat diragukan jika belum terbukti kebenarannya. Dalam matematika juga demikian. Memahami konsep matematika bukanlah hal yang mudah, tentu akan banyak hambatannya. Hal – hal dalam matematika yang masih diragukan kebenarannya dapat dibuktikan dengan metode yang ada pada matematika, misalnya saja metode deduktif maupun metode pembuktian induktif.

    ReplyDelete
  2. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Pyrrhonisme, atau skeptisisme Pyrrhonian, adalah sekolah skeptisisme yang didirikan oleh Pyrrho di SM abad kee-4. Skeptisme merupakan paham yang berperan sebagai penyidik atau orang yang menangguhkan. Orang yang tidak mudah percaya pada orang lain, dan mereka akan menyelidiki sesuatu hal sendiri dengan cara mereka sendiri sampai mereka mendapatkan informasi yang membuat mereka percaya.

    ReplyDelete
  3. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Pyrrhonism dalam kamus besar bahasa indonesia yang berarti keraguan universal.
    Pyrrhonisme, filsafat Skeptisisme berasal dari Pyrrho dari Elis (c. 370-c. 272 SM), umumnya dianggap sebagai pendiri Skeptisisme kuno. Sekolah skeptisisme yang didirikan oleh Pyrrho pada abad keempat SM. Percaya bahwa "pengetahuan tentang hal-hal yang tidak mungkin dan bahwa kita harus mengasumsikan sikap cadangan". Jadi dengan demikian paham ini mengatakan bahwa suatau kebenaran mutlak dan kesalahan mutlah masih bisa diragukan.

    ReplyDelete
  4. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Pyrrhonisme dapat diartikan sebagai suatu paham yang mengatakan bahwa manusia tidak akan mengetahui segala sesuatu secara absolut. sehingga kaum penganut paham ini selalu ragu akan pengetahuan. hal ini dikarenakan mereka memiliki sikap kurang puas terhadap temuan dalam pengetahuan, sehingga mereka masih terus mencari kebenaran dalam pengetahuan. sehingga paham ini juga dikenal dengan nama skeptisme karena berkaitan dengan sikap keragu-raguan terhadap semua hal.

    ReplyDelete
  5. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Paham pyrrhonism ini berkaitan erat dengan falibilisme dan skeptisime. Keragu-raguan yang muncul dalam diri manusia memang sudah sewajarnya terjadi. Oleh karenanya, lahirlah paham ini yaitu munculnya keragu-raguan yang mengakibatkan bahwa pengetahuan manusia tidaklah absolut. Hal ini berarti bahwa manusia selalu ingin tahu dan mereka terus mencari pembuktian atas keragu-raguannya tersebut untuk menggapai logos.

    ReplyDelete
  6. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Pyrrhonisme merupakan the foundation atau landasan dari cabang filsafat Skeptisisme. Paham ini mengusulkan posisi netral untuk menerima sesuatu saat mereka muncul tanpa analisis lebih lanjut. Pyrrhisme sangat mempengaruhi pemikiran filosofis di Eropa abad ke-17 dengan republikasi karya Skeptis Sextus Empiricus, yang telah mengkodifikasikan Skeptisisme Yunani tentang pergantian abad ke-3, dan kekuatannya telah bergema hingga saat ini.

    ReplyDelete
  7. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Pyrrhonisme adalah kelompok atau sekolah filsafat skeptisisme yang didirikan oleh Pyrrho pada abad ke-4 SM. Hal ini paling dikenal melalui karya Sextus Empiricus yang masih hidup, yang ditulis pada akhir abad kedua atau awal abad ketiga Masehi. Rasa ingin tahu seseorang akan sesuatu menimbulkan pertanyaan-pertanyaan yang akan dicari tahu kebenarannya. Rasa ingin tahu dan pertanyaan yang diajukan tersebut juga dikarenakan keragu-raguan seseorang akan sesuatu hal yang belum diketahui kebenarannya atau tidak pasti. Perasaan ragu-ragu seseorang inilah yang dinamakan dengan skeptis. Sedangkan paham yang memandang sesuatu selalu tidak pasti atau diragukan dinamakan Skeptisisme. Jadi secara umum skeptisisme adalah ketidakpercayaan atau keraguan seseorang tentang sesuatu yang belum tentu kebenarannya.
    Refrence:
    https://en.wikipedia.org/wiki/Pyrrhonism
    https://id.wikipedia.org/wiki/Skeptisisme

    ReplyDelete
  8. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Pyrrhonisme adalah posisi filsafat yang harus menangguhkan satu keputusan dalam penyelidikan. Prinsip utama pemikiran Pyrrho ini dinyatakan dalam istilah “acatalepsia” atau “seseorang tidak mungkin mengetahui hakikat sesuatu”, yang berarti kemampuan untuk menahan persetujuan dari doktrin tentang kebenaran hal di alam mereka sendiri. Pyrrhonisme seperti halnya aliran filsafat umumnya pada Zaman Pasca Aristotelian yang semata-mata pandangan praktis. Skeptisisme tidak mengarahkan pada tujuan spekulatif, Pyrrho melihatnya sebagai jalan menuju kebahagiaan dan melarikan diri dari bencana kehidupan. Pyrrho menyatakan bahwa satu-satunya sikap yang tepat untuk menerapkan ide-ide ini untuk etika dan kehidupan secara umum adalah dengan “ataraxia” atau “kedamaian batin” atau “kebebasan dari kekhawatiran” atau “sikap apatis”. Pyrrho beragumen bahwa, karena tidak dapat diketahui, tidak ada yang bisa sendiri menjadi baik atau jahat, itu hanya opini, adat, dan hukum yang membuatnya tampil begitu.

    ReplyDelete
  9. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terima kasih atas link yang sangat bermanfaat Pak. Yang dapat saya ambil adalah PYRRHONISM merupakan suatu paham yang menyatakan jika kita tidak mampu percaya dalam mengklaim suatu pengetahuan maka kita harus mampu menahan diri dari segala bentuk kebenaran klaim. dengan kata lain kita harus menahan diri dari keyakinan bukan hanya dari pengetahuan klaim.

    ReplyDelete
  10. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Kelahiran skeptisisme sebagai metode di abad pertengahan lebih disebabkan oleh adanya penemuan kembali teks-teks kuno. Teks-teks tersebut pertama kali ditemukan dan dikembangkan oleh para pemikir Humanis di Italia. Kemudian teks-teks tersebut tersebar dan semakin berkembang di Eropa Barat dan Eropa Utara. Seperti sudah disinggung sebelumnya, teks-teks yang berpengaruh adalah tulisan Cicero, Diogenes, dan (yang terpenting) adalah tulisan Sextus Empiricus. Pada awalnya teks-teks tulisan Empiricus lebih dikenal sebagai teks-teks sejarah dan literatur biasa. Namun setelah terbit dua teks terjemahan milik Empiricus, yakni Outlines of Pyrrhonism dan Against the Professors, para filsuf pada waktu itu mulai menempatkan teks-teks itu sebagai teks yang memiliki problem filosofis (pada abad ke 14 dan 15).

    ReplyDelete
  11. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Sikap dasar skeptisisme adalah kita tidak pernah tahu tentang apapun. Orang yang menganut skeptisisme menyatakan bahwa mustahil orang mengetahui sesuatu, atau paling tidak orang tidak pernah merasa pasti atau yakin apakah ia bisa mencapai pengetahuan tertentu. Hal yang mendasarinya yaitu manusia perlu mempunyai bukti untuk mengetahui ia telah tahu sesuatu. Contohnya bila kita yakin bahwa besok akan turun hujan, maka keyakinan tersebut patut diragukan karena kita tidak tahu akan apapun. Kita hanya menduga-duga apa yang akan terjadi, karena besok akan turun hujan memang bukanlah sesuatu yang pasti. Bagi kaum skeptis orang tidak akan pernah tahu tentang apapun, karena mustahil orang mengetahui sesuatu tanpa memiliki bukti yang cukup (misalnya untuk membuktikan bahwa besok akan turun hujan).

    ReplyDelete
  12. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Pyrrhonism adalah sekolah skeptisisme didirikan oleh pengikut Aenesidemus di abad pertama SM dan dicatat oleh Sextus Empiricus pada akhir abad ke-2 atau awal abad 3 Masehi. Selanjutnya, dalam "New Academy" Arcesilaus (c. 315-241 SM) dan Carneades (c. 213-129 SM) mengembangkan perspektif teoritis yang lebih dimana konsepsi kebenaran mutlak dan kepalsuan yang membantah sebagai tidak pasti. Carneades mengkritik pandangan dogmatis, terutama pendukung Stoicisme, menegaskan bahwa kepastian mutlak pengetahuan adalah mustahil. Sextus Empiricus (c. 200 CE), otoritas utama untuk skeptisisme Yunani, mengembangkan posisi lanjut, menggabungkan aspek empirisme ke dasar untuk menegaskan pengetahuan.

    ReplyDelete
  13. Gamarina Isti Ratnasari
    17709251036
    PPs PM B

    Meunurut saya paham Pyrrhonisme dalam pembelajaran mtematika akan berpengaruh buruk kepada siswa, hal tersebut dikarenakan siswa akan takut untuk menyatakan pendapat, alasan, dan pemikiran yang disebabkan oleh berkuasanya pendidik dalam mengekang pendapat siswa atau menganggap bahwa yang benar adalah guru seorang sedangkan siswa harus mengikuti semua pendapat guru. Tentu saja hal tersebut akan berpengaruh secara signifikan kepada siswa karena siswa akan sulit mengembangkan pemikirannya dan memiliki rasa takut untuk menyampaikan pemikirannya. Oleh karena sebagai seorang pendidik dari semua kegiatan mulai dari LKS, modul dan media belajar lain siswa dibebaskan dalam berpikir matematika bisa dengan soal yang open maksdunya dengan soal yang memiliki lebih dari satu jawaban dan siswa diberikan kesempatan untuk menampilkan hasil jawaban dikelas dan selanjutnya guru memberi feed back denga dari jawaban siswa tersebut.

    ReplyDelete
  14. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Menurut sumber yang saya baca pyrrhonism memiliki konotasi makna. Konotasi dari pyrrhonism adalah skepticism. Skepticism merupakan tindakan mempertanyakan atau sikap ketidakpercayaan. Tokoh filsuf yang merintis skepticism adalah Rene descates. Menurut Rene descates skepticism adalah sebuah sifat metodis yang tujuan akhir untuk mendapatkan kepastian yang tak tergoyahkan. Sedangkan dalam filsafat islam, filsuf yang mendirikan skepticism adalah Al-Ghazali, dimana metode skepticism yang dianutnya banyak terdapat kesamaan dengan metode skepticism R.Descates.

    ReplyDelete
  15. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami Pyrrhonisme sering disebut juga sebagai skeptisisme Pyrrhonian. Pada abad ke-4 SM Pyrro mendirikan sekolah skeptisisme. Keberadaan sekolah ini cukup singkat. Kemudian dihidupkan kembali oleh Aenesidemus pada abad ke-1 SM dan dicatat oleh Sextus Empiricus pada akhir abad ke-2 atau awal abad ke-3 Masehi. Sebuah kebangkitan penggunaan "pyrrhonisme" sebagai sinonim untuk "skeptisisme" terjadi selama abad ke-17. Skeptisme adalah satu ideologi dimana seseorang menyatakan dirinya merupakan seorang penyidik. Artinya orang yang skeptis adalah orang yang tidak mudah dengan segala sesuatu. Dia akan menyelidikan sendiri sehingga dia mampu mempercayai dan meyakininya.

    ReplyDelete
  16. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. Dari link tersebut, saya dapat mengambil kesimpulan bahwa pyrrhonism membawa semangat skeptisme dalam memandang setiap fenomena di dunia. Di Wikipedia juga menjelaskan bahwa pyrrhonism adalah sekolah yang didirikan oleh Aenesidemus skeptisisme. Meragukan segala sesuatu adalah salah-satu prinsip dalam pendekatan sains. Tentunya skeptisme memberikan semangat untuk melakukan penyelidikan-penyelidiakn berbasis bukti untuk menemukan kebenaran.

    ReplyDelete
  17. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Pyrrhonism merupakan sekolah skeptism yang didirikan oleh Pyrrho pada abad ke-4 sebelum masehi. Pyrrhonism ini mempunyai semangat skeptism, yakni meragukan segala sesuatu. Oleh karena itu, pyrrhonism tidak akan mempercayai sesuatu sampai mereka menyelidikinya sendiri. Dalam kehidupan kita sehari-hari, hal ini perlu untuk dimiliki agar kita tidak gampang diperdaya atau termakan omongan orang lain yang belum tentu kebenarannya. Sebenarnya hal ini perlu juga dimiliki oleh orang muslim dalam mengungkap ilmu-ilmu yang ada di dalam Al-Quran agar semakin bertambah iman kita karena yakin bahwa apa yang ada di dalam Al-Quran tersebut memang dapat dibuktikan kebenarannya.

    ReplyDelete
  18. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Pyrrhonism atau skeptisisme pyrrhonoan merupakan sekolah skeptisisme yang didirikan oleh pengikut Aenesidemus pada abad pertama sebelum masehi. Pyrrhonian merupakan paham keraguan, yaitu posisi filsafat yang harus menangguhkan setiap keputusan dalam penyelidikan. Pyrrhonian menolak setiap persetujuan atau keputusan yang berhubungan dengan proposisi yang tidak jelas sehingga perlu dilakukan penyelidikan secara terus menerus. Mereka membantah kemungkinan dalam mencapai kebenaran oleh ketakutan sensorik, alasan, atau keduanya. Mereka berusaha membuat skeptis secara universal.

    ReplyDelete
  19. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Paham ini memandang bahwa seseorang harus menerima fakta bahwa pengetahuannya terbatas dan tidak ditujukan untuk menyelidiki lebih dari pada yang dapat diketahui atau dipahami. Paham ini membuat seseorang sadar bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna kecuali Allah swt. Maka dari itu semua orang diwajibkan untuk selalu belajar dan menuntut ilmu agar bisa memperbaiki diri kearah yang lebih berkualitas baik dari segi jasmani maupun rohani.

    ReplyDelete
  20. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, thank you prof. Marsigit over the links you have presented. Based on the links above, I just learned that pyrrhonism or better known as pyrrhonoan skepticism is a school of skepticism founded by followers of Aenesidemus in the first century BC. The Pyrrhonian is a doubt. Same with skepticism which is an act of questioning or attitude of unbelief. The character is Rene Descrates. As in the spiritual realm of agalam Islam, something that makes you doubt then leave it. That's because we do not know whether what we are doing is right or wrong and causes something positive or negative. So we should not be able to easily believe with the invitations, words, and beliefs of others that are not necessarily true. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  21. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Sikap skeptis atau pyrrhonism adalah sebuah pendirian di dalam epistemologi yang menyangsikan kenyataan yang diketahui baik ciri-cirinya maupun eksistensinya. Para skeptikus sudah ada sejak zaman yunani kuno, skeptisisme itu bersifat metodis, karena tujuan akhirnya adalah untuk mendapatkan kepastian yang tak tergoyangkan

    ReplyDelete
  22. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Bismillah...

    Pyrrhonism umumnya berarti skeptism ekstrim, menunjukkan ajaran kepada ajaran filsuf yunani yaitu Pyrrho. Prinsip utama dari Pyrrhonism yaitu menahan atau meneguhkan sebuah keputusan tentang hakikat atau kebenaran terhadap sesuatu hal yang ada di alam sehingga menimbulkan penundaan terhadap nilai kepercayaan. Dogmatis didalam Pyrrhonism adalah menyatakan bahwa tidak ada yang bisa diketahui. Hasil utama dalam Pyrrhonism adalah ketenangan mental yang didapat dari mengembangkan suatu kerangka pikiran.

    ReplyDelete
  23. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Pyrrhonism merupakan paham yang memandang bahwa tidak ada yang pasti di dunia ini. Maka dari itu kita hanya bisa berdo’a dan berusaha agar apa yang telah direncanakan bisa terealisasi. Jika dikaitkan dengan pembelajaran matematika disekolah paham Pyrrhonism membuat kita sadar betapa pentingnya peran guru di dalam membimbing karakter siswa yang terkadang berubah sesuai mood mereka di dalam belajar.

    ReplyDelete
  24. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Dalam menjalani kehidupan dan menerima informasi, manusia tak lepas dari pengaruh doktrin-doktrin atas kebenaran. Oleh karena hal tersbut, lahirlah pemikiran Pyrrho. Kaum Pyrrhonists berusaha semaksimal mungkin untuk terhindar dari dogma, mereka beranggapan bahwa kebenaran yang dilandasi oleh dogma merupakan kebenaran yang tidak jelas atau sehat.

    ReplyDelete
  25. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Pyrrhonism erat kaitannya dengan pandangan yang menangguhkan tentang kebenaran yang belum pasti. Pyrrhonism menganggap bahwa segala sesuatu yang benar tentang suatu hal dipandang dari satu sudut pandang belum tentu benar dipandang dari sudut pandang yang lain. Seseorang jika dipandang dari dekat kelihatan wajahnya memiliki hidung, warna kulitnya, dua mata, dan lain-lain tetapi jika seseorang tersebut dilihat dari atas dan jaraknya jauh mungkin akan terlihat seperti titik. Sehingga suatu pernyataan tentang kebenaran itu masih bersifat relatif dan untuk menyatakan kebenaran tentang pernyataan tersebut masih ditangguhkan.

    ReplyDelete
  26. Junianto
    PM C

    Paradigma ini mengatakan bahwa kebenaran merupakan suatu hal yang belum pasti. Kebenaran bisa bernilai benar di suatu tempat atau waktu tertentu tetapi bisa jadi bernilai salah jika berada di tempat dan waktu yang berbeda. Dengan kata lain kebenaran itu tidak bersifat universal dan berlaku terbatas oleh ruang dan waktu. Maka dari itu, orang yang bijak adalah orang yang bisa menempatkan diri sesuai dengan ruang dan waktu serta melakukan hal sesuai dengan norma yang berlaku di tempat ia berada.

    ReplyDelete
  27. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Pyrrohonisme merupakan aliran filsafat yang didirikan Pyrrho pada 370-272 SM yang beranggapan bahwa kemungkinan mencapai kebenaran dengan ketakutan sensorik atau ragu-ragu. Aliran ini tidak mempercayai suatu hal dengan tidak dulu mengklaim segala bentuk fakta, akibatnya mereka menghadapi ketidakpastian teka-teki, keyakinan, dan tindakan. Ketidakpastian tersebut membuat ragu-ragu.

    ReplyDelete
  28. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Sebenarnya, memang benar kebenaran itu tidak bersifat universal. Hal ini karena sesungguhnya kebenaran itu bersifat subjektif. Namun, ada juga kebenarna yang nyata dan pasti itu adalah kebenaran yang bersifat universal, yaitu kebenaran adanya Tuhan. Walaupun memang ada orang atheris yang tidak mempercayai adanya tuhan secara dhohir, namun pada hati kecilnya mereka juga mempercayai adanya tuhan namun karena kegengsian mereka yang tinggi sehingga mereka enggan mengakuinya.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  29. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum.. Pyrrhonisme adalah skeptisisme kuno yang paling terpusat kepada kepercayaan bukan pengetahuan. Paham ini selalu mempertanyakan pengetahuan, fakta dan meragukan pendapat kelompok lain. Paham ini mengajarkan bahwa kita harus yakin pada pendapat sendiri dan hanya berpedoman pada itu. Gerakan dan Akademik Pyrrhonian dimulai kira-kira di abad ketiga SM, dan diakhiri dengan Sextus Empiricus di abad kedua. Para skeptisus sudah ada sejak jaman kuno dan sampai sekarang. Bahkan jaman dulu ternyata ada sekolah skeptisisme. Di sekolah skeptis mereka berlomba-lomba untuk bisa belajar berpikir kritis terhadap pertanyaan-pertanyaan dan keraguan-keraguan yang mereka miliki. Sedangkan berdasarkan Agama, sikap ini tentunya mempertanyakan merujuk kepada keraguan tentang prinsip-prinsip dasar agama. Bahkan sampai meragukan akan eksistensi Tuhan. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

    ReplyDelete
  30. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Berdasarkan pemahaman saya dari beberapa referensi yang terdapat dalam postingan di atas, pyrrhonism merupakan suatu paham yang mendebat temuan-temuan kebenaran yang belum pasti. Mereka yang menganut pryyhonism menahan pandangan para dogmatis yang telah mendoktrin mengenai kebenaran yang hanya berlaku bagi mereka dan tidak bersifat universal.

    ReplyDelete
  31. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Hidup telah dijamin kepastiannya. Hanya saja manusia tidak mengetahuinya yang terpenting kita harus YAKIN. Namun sebaliknya, Pyrrhonisme adalah aliran skeptis yang beragukan semua hal tidak pasti. (http://blogs.itb.ac.id/) “Di dunia ini tidak ada yang pasti“. Tentunya kita pernah mendengar seseorang mengucapkan kalimat tersebut.

    ReplyDelete
  32. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Pyrrhonism dan sceptisism memiliki hubungan yang sangat erat. Hal ini dapat diartikan sebagai keraguan prinsip-prinsip dasar agama. Penganut aliran ini tidak percaya akan kemampuan diri serta lingkungan sekitar. Mereka meragukan apa yang ada di hadapannya dan terkesan tidak mempercayai apa yang ditemukan.

    ReplyDelete
  33. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Pyrrhonisme dianggap sebagai pendiri skeptisisme kuno. Skeptisisme kuno adalah cara hidup yang dikhususkan untuk penyelidikan. Pyrrho menyimpulkan bahwa persepsi dan keyakinan kita tidak benar atau salah. Keyakinan kita mungkin tidaklah benar dan tidaklah salah. Tetapi kita juga harus menyesuaikan dengan ruang dan waktu ketika menyampaikan keyakinan kita terhadap orang lain. Kita harus saling menghormati keyakinan masing-masing.

    ReplyDelete
  34. Wisniarti
    1779251037
    Pm B Pascasarjana

    Paham Pyrrhonisme ini meragukan sesuatu yang kebenarannya belum pasti. Paham ini hampir sama atau memiliki hubungan yang erat dengan Skeptisisme. Seseorang yang menganut paham pyrrhonisme akan percaya apabila kebenaran itu telah dapat dibuktikan atau dalam kata lain sudah bersifat universal.

    ReplyDelete
  35. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C


    Pyrrhonian, adalah sebuah sekolah yang didirikan oleh skeptisisme Aenesidemus di abad ke-1 SM dan dicatat oleh Sextus Empiricus pada akhir abad ke-2 atau awal abad ke-3 Masehi. Hal ini dinamakan Pyrrho, seorang filsuf yang hidup dari c. 360 c. 270 SM, meskipun hubungan antara filsafat sekolah dan tokoh sejarah keruh. Sebuah kebangkitan penggunaan istilah terjadi selama abad ke-17. lebih jelas bahwa pyrrhonian adalah adalah suatu paham yang menyatakan jika kita tidak mampu percaya dalam mengklaim suatu pengetahuan maka kita harus mampu menahan diri dari segala bentuk kebenaran klaim. dengan kata lain kita harus menahan diri dari keyakinan bukan hanya dari pengetahuan klaim.

    ReplyDelete
  36. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Para skeptikus sudah ada sejak zaman yunani kuno, tetapi di dalam filsafat modern, Rene Descartes adalah perintis sikap ini dalam metode ilmiah. Kesangsian descartes adalah sebuah sikap skeptis, tetapi skeptisisme yang bersifat metodis, karena tujuan akhirnya adalh untuk mendapatkan kepastian yang tak tergoyahkan. Dalam upayanya untuk menghindari skeptisisme, Rene Descartes mencoba untuk menemukan kebenaran pasti yang menjadi dasar pengetahuannya. Dia kemudian mengakui kebenaran ini sebagai "Saya berpikir, karena itu saya," tapi sebelum dia menemukan kebenaran ini, ia sempat menghibur argumen skeptis dari bermimpi dan penipuan radikal. Pyrrhonism adalah sekolah skeptisisme didirikan oleh pengikut Aenesidemus di abad pertama SM dan dicatat oleh Sextus Empiricus pada akhir abad ke-2 atau awal abad 3 Masehi. Selanjutnya, dalam "New Academy" berkembanglah perspektif teoritis yang lebih dimana konsepsi kebenaran mutlak dan kepalsuan yang membantah sebagai ketidakpastian.

    ReplyDelete
  37. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Pyrrhonisme, filsafat skeptisme berasal dari Pyrrho dari Elis (c. 370-c. 272 SM), umumnya dianggap sebagai pendiri skeptisisme kuno. Sedangkan skeptisisme itu sendiri adalah paham yang memandang sesuatu selalu tidak pasti (meragukan, mencurigakan). Keraguan atas sesuatu yang tidak pasti itu kemudian dalam istilah fallibilism. Fallibbilism modern terkadang juga digambarkan sebagai Pyrrhonists.

    ReplyDelete
  38. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Pyrrhonism ialah paham skeptisme yang disampaikan oleh tokoh bernama Pyrrho. Ia melihat jika di suatu masyarakat di suatu daerah mempercayai sesuatu, hampir selalu ada masyarakat di tempat lain yang mempercayai hal yang sebaliknya. Serta argument-argumen meraka sama kuat atau shahihnya di mata Pyrrho. Namun kita tidak bisa mengklaim mana yang lebih benar atau lebih salah. Yang dapat kita laukan ialah mengikuti adat yang tela berlaum di lingkungan kita masing-masing. Artinya, tidak ada kebenaran mutlak akan suatu hal, yang ada ialah kebenaran relative tergantung dari pandangan suatu masyarakat akan hal tersebut. paham ini bisa menjadi baik dan buruk tergantung dari kita menyikapinya. Skeptisme akan baik seperti pada pepatah’dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung’. Artinya aturan yang kita pakai dalam berperilaku disesuaikan dengan tempat atau lingkungan yang kita tinggali.

    ReplyDelete
  39. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Pyrrhonisme membantah kemungkinan mencapai kebenaran oleh ketakutan sensorik, alasan, atau dua gabungan, dan dari situ disimpulkan kebutuhan total suspensi penghakiman (epoché), selain itu berusaha untuk membuat skeptis secara universal, dan untuk melarikan diri dari penghinaan karena mendasarkan itu pada dogmatisme segar.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  40. Pyrhonism yang berarti pemahaman bahwa manusia tidak lepas dari doktrin kebenaran. Hal ini berarti bahwa setiap aspek kehidupan manusia bisa di lihat dari berbagai sisi kehidupannya, bisa dari depan, belakang, samping yang mana memiliki nilai kebenaran dari setiap sudut pandang yang berbeda tergantung pandangan manusia, semua hal tersebut relative.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  41. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Pironisme adalah suatu aliran yang menahan persetujuan dari doktrin mengenai kebenaran hal-hal di alam mereka sendiri. orang pironisme menahan persetujuan sehubungan dengan proposisi yang tidak jelas, yaitu dogma.

    ReplyDelete
  42. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Sebagai orang matematika, maka untuk menentukan sesuatu itu benar atau salah sebaiknya ada bukti yang mendukung. Hal tersebut karena apabila kita hanya menerima isu saja tanpa melakukan penyelidikan terlebih dahulu maka hal tersebut akan menimbulkan keraguan dan tidak mengetahui kebenarannya. Apalagi jika informasi tersebut dijadikan acuan oleh orang lain maka, tidak hanya akan merusak kebenaran pada diri kita tetapi ketidakbenaran tersebut akan menjalar kepada yang lainnya. Sehingga memungkinkan akan menjadi kesalaahan nasional. Oleh karena itu setiap berita memang harus dipastikan karena sebenar-benarnya benar adalah jika kita memastikan kebenaran itu memang benar.

    ReplyDelete
  43. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Pyrrhonism adalah pandangan yang mengatakan bahwa kebenaran merupakan suatu hal yang belum pasti. Prinsip utama dari pemikiran pyrrhonisme ini dianggap sebagai pendiri awal paham skeptisisme kuno.

    ReplyDelete
  44. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027


    Dari sumber yang saya baca, pyrrhonism adalah pandangan meragukan tentang kebenaran suatu hal. Tidak ada kebenaran yang bersifat pasti, mutlak, dan universal. Sesuatu yang dianggap benar bisa jadi dianggap salah di tempat lain, atau di waktu yang lain. Pada beberapa sumber, paham ini juga dikaitkan dengan paham sceptism yang juga meragukan kebenaran setiap hal.

    ReplyDelete
  45. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Phyrhonism adalah paham yang melawan dogma-dogma yang tidak jelas. Mereka melawan dengan cara membuat argumen-argumen yang menetang dogma tersebut. Menurut saya mungkin mereka butuh bukti yang jelas sehingga mereka akan percaya dengan dogma tersebut. Jadi merka tidak secara mentah-mentah mau menerima dogma jika tidak didukung drngan bukti atau alasan yang jelas.

    ReplyDelete
  46. Pyrrhonism merupakan pandnagan filsafat yang dapat disebut juga sebagai skeptis kritis. pyrrhonisme memandang bahwa seseorang harus menangguhkan putusan (epoche) tentang hakikat realita. Karena, segala sesuatu yang dapat diketahuinya merupakan pencerapan-pencerapan dan hal-hal itu bersifat relatif dan tidak konsisten. Selain itu,seseorang harus menerima fakta bahwa pengetahuannya terbatas dan tidak ditujukan untuk menyelidiki lebih daripada yang dapat diketahui atau di pahami. Nilai tertinggi dalam kehidupan adalah ketenangan, kemerdekaan dan berdiri sendiri. Terima Kasih

    ReplyDelete
  47. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Menjadi ragu dan selalu mempertanyakan kebenaran tentulah merupakan salah satu sikap yang baik dan kritis. Hal ini tentu akan meningkatkan rasa ingin tahu seseorang, kemampuan memperoleh informasi dan menganalisa serta adanya komunikasi untuk tukar pikiran. Namun, pandangan Pyrrhonism memiliki sisi negatif juga. Ketidakpercayaan pada suatu ilmu memang biasa terjadi, asal jangan sampai menimbulkan perpecahan diantara sesama.

    ReplyDelete
  48. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Paham ini memandang bahwa kebenaran bukan merupakan hal yang mutlak. Kebenaran dapat menjadi pasti apabila dilandasi oleh alasan yang rasional dan bukti otentik yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Namun dalam paham ini kebenaran adanya tuhan itu adalah hal yang bersifat pasti jadi kita sebagai manusia tidak boleh ragu dengan segala takdir yang telah ditentukan tuhan terhadap diri kita.

    ReplyDelete
  49. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    Pend. Matematika S2 Kelas C

    Pyrrhonism adalah sebuah sekolah yang didirikan oleh skeptisisme. Skeptis yaitu kurang percaya, ragu-ragu, sedangkan skeptisisme adalah aliran (paham) yang memandang sesuatu selalu tidak pasti (meragukan, mencurigakan). Jadi secara umum skeptisisme adalah ketidakpercayaan atau keraguan seseorang tentang sesuatu yang belum tentu kebenarannya, sampai bukti yang diperoleh sudah di dapat. Dalam penggunaan sehari-hari skeptisisme bisa berarti suatu sikap keraguan baik secara umum atau menuju objek

    ReplyDelete