Jan 13, 2013

PYRRHONISM





Ass, jika ingin membaca tentang Pyrrhonism, bisa konek berikut:


Wss

34 comments:

  1. Menurut pyrrhonisme, pengetahuan tentang sesuatu mustahil untuk diketahui secara pasti kita harus membuat asumsi-asumsi tentang sesuatu tersebut. Apa yang dirasakan oleh indra kadang menipu dan akal kadang terlalu mengikuti atau memperturutkan nafsu. Kebenaran absolut atau kesalahan absolut merupakan ketidakpastian menurut manusia. Pyrrhonisme juga dekat kearah skeptisisme.

    ReplyDelete
  2. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Pyrrhonisme, filsafat Skeptisisme berasal dari Pyrrho dari Elis (c. 370-c. 272 SM), umumnya dianggap sebagai pendiri Skeptisisme kuno. Sekolah skeptisisme yang didirikan oleh Pyrrho pada abad keempat SM. Percaya bahwa "pengetahuan tentang hal-hal yang tidak mungkin dan bahwa kita harus mengasumsikan sikap cadangan". Menurut pandangan ini bahwa kita akan mustahil untuk mengetahui pasti tentang sesuatu, maka kita harus memberikan asumsi sebelum mengambil keputusan. Karena terkadang apa yang dirasakan oleh indra kita berbeda dengan yang ada dalam pikiran kita. Maka dengan demikian kebenaran yang mutlak atau kesalahan yang mutlak tidak akan bisa dilihat secara pasti.

    ReplyDelete
  3. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Pyrrhonism atau Pyrrhonian Skepticsm merupakan sekolah yang didirikan oleh Aenesidemus skeptisisme pada abad ke 1 SM. Orang yang menganut aliran Pyrrhonism disebut Pyrrhonian yang menyatakan bahwa jika seseorang tidak mampu percaya dalam mengklaim suatu pengetahuan maka dengan demikian manusia harus mampu menahan diri dalam segala bentuk kebenaran.

    ReplyDelete
  4. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Ketidak percayaan pada suatu ilmu adalah hal yang biasa terjadi asal tidak menimbulkan perpecahan diantara sesama. Menjadi ragu dan mempertyanyakan kebenaran atas ilmu adalah suatu sikap yang baik dan kritis. Hal ini tentu akan meningkatkan rasa ingin tahu seorang. Namun padangan Pyrrhonism memiliki sisi negatif.

    ReplyDelete
  5. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Pyrrhonisme atau skeptisism Pyrrhonian merupakan cabang filsafat skeptisime yang didirikan oleh Pyrrho pada abad keempat sebelum masehi. Skeptis berarti ragu-ragu. Sehingga skeptisime berpandangan bahwa segala sesuatu itu dapat diragukan sebelum terbukti kebenarannya. Mereka selalu mempunyai asumsi-asumsi untu terus mencari kebenaran tentang suatu ilmu pengetahuan. Di dalam filsafat matematika, pandangan yang menganut aliran skeptisime adalah pandangan fallibilist. Namun, seorang fallibilist tidak sepenuhnya skeptisim. Keragu-raguan mereka berdasar, berkaitan dengan kebenaran matematika. Sebelumnya terdapat aliran absolutism bahwa kebenaran matematika itu mutlak. Akan tetapi, para fallibilist berasumsi bahwa matematika bisa saja salah. Pemikiran inilah yang kemudian menjadi tonggak awal para filsuf untuk mencari dan membuktikan kebenaran matematika sehingga matematika berkembang seperti saat ini dan dapat dipercaya kebenarannya.

    ReplyDelete
  6. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    Pyrrhonisme hampir sama intinya dengan skepticsm adalah suatu paham yang menyatakan jika kita tidak mampu percaya dalam mengklaim suatu pengetahuan maka kita harus mampu menahan diri dari segala bentuk kebenaran klaim. dengan kata lain kita harus menahan diri dari keyakinan bukan hanya dari pengetahuan klaim.

    ReplyDelete
  7. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Pyrrhonisme adalah aliran skeptis yang meragukan semua hal. “Di dunia ini tidak ada yang pasti”. Tidak ada sesuatu yang pasti benar atau pun pasti salah, tidak ada sesuatu yang pasti akan selalu ada di dunia ini. Manusia tidak bisa memastikan apapun yang akan terjadi, yang akan dilakukannya, ataupun memastikan bahwa pilihannya itu tepat. Kita sering mendengar dan menanyakan kalimat “Apa kamu yakin?”. Kita tidak akan pernah benar-benar yakin akan suatu hal. Kita hanya berusaha menggapai keyakinan itu.

    ReplyDelete
  8. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Skeptis yang merupakan keraguan karena belum terbukti kebenarannya. Untuk membuktikan benar tidaknya agar menjadi tegas atau tidak samar perlu adanya asumsi-asumsi dengan pembuktian secara induktif maupun deduktif. Tiada segala sesuatu di dunia ini yang absolut, karena sebenar-benar absolut hanya milik Alloh.

    ReplyDelete
  9. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Pyrrhonisme adalah posisi filsafat yang harus menangguhkan satu keputusan dalam penyelidikan. Jika kita lihat dari definisinya aliran ini termasuk kedalam skeptisisme yang berpandangan bahwa menekankan pada tidak adanya klaim terhadap kebenaran. Masalah kriteria kebenaran adalah masalah bagaimana kita menemukan atau memastikan kebenaran-kebenaran yang perlu kita cari untuk mencapai pengetahuan.

    ReplyDelete
  10. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    Inti dari skeptisisme kuno adalah suatu paham yang menyatakan jika kita tidak mampu percaya dalam mengklaim suatu pengetahuan maka kita harus mampu menahan diri dari segala bentuk kebenaran klaim. dengan kata lain kita harus menahan diri dari keyakinan bukan hanya dari pengetahuan klaim. mereka percaya bahwa "pengetahuan tentang hal-hal itu tidak mungkin dan kita harus mengasumsikan sikap cadangan",

    ReplyDelete
  11. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Pyrrhonisme adalah posisi filsafat yang menangguhkan satu keputusan dalam penyelidikan. Penganut pyrrhonism menangguhkan penilaian dalam penyelidikan skeptis, bahkan mungkin meragukan keandalan indera mereka sendiri, keraguan tentang prinsip-prinsip agama dasar (seperti keabadian, pemeliharaan, dan wahyu). Pyrrhonism adalah sekolah skeptisisme yang didirikan oleh pengikut Aenesidemus di abad pertama SM dan dicatat oleh Sextus Empiricus pada akhir abad ke-2 atau awal abad 3 Masehi.

    ReplyDelete
  12. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Pyrrhonisme yaitu aliran filsafat Yunani sekitar abad 272 SM yang dibangun oleh seorang filsuf yang bernama Pyrrhon untuk mengungkapkan keraguan dalam ilmu pengetahuan, maka ia pun dianggap sebagai pendiri skeptisisme kuno Yunani. Ia juga dikenal sebagai pria bijak yang selalu berusaha menghindari perselisihan dalam ilmu pengetahuan tertentu dengan cara menangguhkan penilaian (praktik epoché) untuk diteliti terlebih dahulu. Pyrrhonism sangat memengaruhi pemikiran para filsuf Eropa abad ke-17, terbukti dengan adanya istilah ini dalam tulisan-tulisan Kant pada tahun 1765. Kemudian dipopulerkan oleh Edmund Husserl seorang filsuf Jerman dalam metode penelitian fenomena keagamaan sebagai respon terhadap penilaian-penilaian subjektif umat sekaligus kritik sistematis terhadap modernisme.

    ReplyDelete
  13. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Pyrrhonisme , filsafat Skeptisisme berasal Pyrrho dari Elis ( sekitar 370- c. 272 bce), umumnya dianggap sebagai pendiri Skeptisisme kuno. Dia mengidentifikasi sebagai orang bijak yang menunda penghakiman (masa latihan) dan tidak ambil bagian dalam kontroversi mengenai kemungkinan pengetahuan tertentu. Dia mengusulkan posisi netral untuk menerima sesuatu saat mereka muncul tanpa analisis lebih lanjut. Pyrrhonisme sangat mempengaruhi pemikiran filosofis di Eropa abad ke-17 dengan republikasi karya Skeptis dari Sextus Empiricus , yang telah mengkodifikasikan Skeptisisme Yunani tentang pergantian abad ke-3, dan kekuatannya telah bergema hingga saat ini.

    ReplyDelete
  14. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Pyrrhonism, atau skeptisisme Pyrrhonian, adalah sebuah sekolah yang didirikan oleh skeptisisme Aenesidemus di abad ke-1 SM dan dicatat oleh Sextus Empiricus pada akhir abad ke-2 atau awal abad ke-3 Masehi. Hal ini dinamakan Pyrrho seorang filsuf yang hidup dari c. 360 c. 270 SM, meskipun hubungan antara filsafat sekolah dan tokoh sejarah keruh. Sebuah kebangkitan penggunaan istilah terjadi selama abad ke-17. lebih jelas bahwa pyrrhonian adalah adalah suatu paham yang menyatakan jika kita tidak mampu percaya dalam mengklaim suatu pengetahuan maka kita harus mampu menahan diri dari segala bentuk kebenaran klaim. dengan kata lain kita harus menahan diri dari keyakinan bukan hanya dari pengetahuan klaim.

    ReplyDelete
  15. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Phyrronisme erat kaitannya dengan skeptisisme, yaitu keraguan atau ketidakpercayaan pada sesuatu. Bahkan bagi penganut phyrronisme fanatik mungkin tidak percaya dengan kemampuan indera mereka sendiri. Sikap seperti ini akan sangat bermanfaat bagi para ilmuwan. Sikap ketidakpercayaan atau keraguan pada sesuatu pada akhirnya bertujuan untuk mendapatkan kebenaran yang pasti berdasarkan suatu penelitian. Phyrronisme adalah sekolah skeptisisme.

    ReplyDelete
  16. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dapat kita juga pahami bahwa pyrrhonism adalah paham yang juga dikenal dengan sebutan skeptis Pyrrhonian. Pyrrhonism sangat erat kaitannya dengan sikap skeptis atau keragu-raguan. Skeptis Pyrrhonian menahan setiap persetujuan sehubungan dengan proposisi non-jelas dan tetap dalam keadaan penyelidikan terus-menerus. Mereka membantah kemungkinan mencapai kebenaran. Dari penjelasan tersebut diketahui bahwa paham ini ragu-ragu, kurang percaya terhadap keberhasilan target yang telah ditetapkan. Dalam dunia pendidikan sikap pyrrhonistik tentunya akan sangat berdampak pada sistem pendidikan yang dibangun. Misalnya guru atau siswa yang pyrrhonisitik tentunya akan ragu dan kurang percaya terhadap metode atau strategi yang digunakan dalam pembelajaran. Hal ini tentunya akan membuat guru menjadi tidak kreatif, tidak mau berusaha mengembangkan potensinya dalam hal mengajar, sehingga pada akhirnya guru yang seperti ini akan merugikan peserta didiknya.

    ReplyDelete
  17. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Tokoh dari pyrrhistisme yaitu Pyrrho. Ia mendirikan sekolah skeptisisme. Pada dasarnya tujuannya bersifat psikologis. Skeptisisme berpendapat bahwa segala sesuatu itu dapat diragukan jika belum terbukti kebenarannya. Dalam matematika juga demikian. Memahami konsep matematika bukanlah hal yang mudah, tentu akan banyak hambatannya. Hal – hal dalam matematika yang masih diragukan kebenarannya dapat dibuktikan dengan metode yang ada pada matematika, misalnya saja metode deduktif maupun metode pembuktian induktif.

    ReplyDelete
  18. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Pyrrhonisme, atau skeptisisme Pyrrhonian, adalah sekolah skeptisisme yang didirikan oleh Pyrrho di SM abad kee-4. Skeptisme merupakan paham yang berperan sebagai penyidik atau orang yang menangguhkan. Orang yang tidak mudah percaya pada orang lain, dan mereka akan menyelidiki sesuatu hal sendiri dengan cara mereka sendiri sampai mereka mendapatkan informasi yang membuat mereka percaya.

    ReplyDelete
  19. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Pyrrhonism dalam kamus besar bahasa indonesia yang berarti keraguan universal.
    Pyrrhonisme, filsafat Skeptisisme berasal dari Pyrrho dari Elis (c. 370-c. 272 SM), umumnya dianggap sebagai pendiri Skeptisisme kuno. Sekolah skeptisisme yang didirikan oleh Pyrrho pada abad keempat SM. Percaya bahwa "pengetahuan tentang hal-hal yang tidak mungkin dan bahwa kita harus mengasumsikan sikap cadangan". Jadi dengan demikian paham ini mengatakan bahwa suatau kebenaran mutlak dan kesalahan mutlah masih bisa diragukan.

    ReplyDelete
  20. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Pyrrhonisme dapat diartikan sebagai suatu paham yang mengatakan bahwa manusia tidak akan mengetahui segala sesuatu secara absolut. sehingga kaum penganut paham ini selalu ragu akan pengetahuan. hal ini dikarenakan mereka memiliki sikap kurang puas terhadap temuan dalam pengetahuan, sehingga mereka masih terus mencari kebenaran dalam pengetahuan. sehingga paham ini juga dikenal dengan nama skeptisme karena berkaitan dengan sikap keragu-raguan terhadap semua hal.

    ReplyDelete
  21. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Paham pyrrhonism ini berkaitan erat dengan falibilisme dan skeptisime. Keragu-raguan yang muncul dalam diri manusia memang sudah sewajarnya terjadi. Oleh karenanya, lahirlah paham ini yaitu munculnya keragu-raguan yang mengakibatkan bahwa pengetahuan manusia tidaklah absolut. Hal ini berarti bahwa manusia selalu ingin tahu dan mereka terus mencari pembuktian atas keragu-raguannya tersebut untuk menggapai logos.

    ReplyDelete
  22. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Pyrrhonisme merupakan the foundation atau landasan dari cabang filsafat Skeptisisme. Paham ini mengusulkan posisi netral untuk menerima sesuatu saat mereka muncul tanpa analisis lebih lanjut. Pyrrhisme sangat mempengaruhi pemikiran filosofis di Eropa abad ke-17 dengan republikasi karya Skeptis Sextus Empiricus, yang telah mengkodifikasikan Skeptisisme Yunani tentang pergantian abad ke-3, dan kekuatannya telah bergema hingga saat ini.

    ReplyDelete
  23. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Pyrrhonisme adalah kelompok atau sekolah filsafat skeptisisme yang didirikan oleh Pyrrho pada abad ke-4 SM. Hal ini paling dikenal melalui karya Sextus Empiricus yang masih hidup, yang ditulis pada akhir abad kedua atau awal abad ketiga Masehi. Rasa ingin tahu seseorang akan sesuatu menimbulkan pertanyaan-pertanyaan yang akan dicari tahu kebenarannya. Rasa ingin tahu dan pertanyaan yang diajukan tersebut juga dikarenakan keragu-raguan seseorang akan sesuatu hal yang belum diketahui kebenarannya atau tidak pasti. Perasaan ragu-ragu seseorang inilah yang dinamakan dengan skeptis. Sedangkan paham yang memandang sesuatu selalu tidak pasti atau diragukan dinamakan Skeptisisme. Jadi secara umum skeptisisme adalah ketidakpercayaan atau keraguan seseorang tentang sesuatu yang belum tentu kebenarannya.
    Refrence:
    https://en.wikipedia.org/wiki/Pyrrhonism
    https://id.wikipedia.org/wiki/Skeptisisme

    ReplyDelete
  24. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Pyrrhonisme adalah posisi filsafat yang harus menangguhkan satu keputusan dalam penyelidikan. Prinsip utama pemikiran Pyrrho ini dinyatakan dalam istilah “acatalepsia” atau “seseorang tidak mungkin mengetahui hakikat sesuatu”, yang berarti kemampuan untuk menahan persetujuan dari doktrin tentang kebenaran hal di alam mereka sendiri. Pyrrhonisme seperti halnya aliran filsafat umumnya pada Zaman Pasca Aristotelian yang semata-mata pandangan praktis. Skeptisisme tidak mengarahkan pada tujuan spekulatif, Pyrrho melihatnya sebagai jalan menuju kebahagiaan dan melarikan diri dari bencana kehidupan. Pyrrho menyatakan bahwa satu-satunya sikap yang tepat untuk menerapkan ide-ide ini untuk etika dan kehidupan secara umum adalah dengan “ataraxia” atau “kedamaian batin” atau “kebebasan dari kekhawatiran” atau “sikap apatis”. Pyrrho beragumen bahwa, karena tidak dapat diketahui, tidak ada yang bisa sendiri menjadi baik atau jahat, itu hanya opini, adat, dan hukum yang membuatnya tampil begitu.

    ReplyDelete
  25. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terima kasih atas link yang sangat bermanfaat Pak. Yang dapat saya ambil adalah PYRRHONISM merupakan suatu paham yang menyatakan jika kita tidak mampu percaya dalam mengklaim suatu pengetahuan maka kita harus mampu menahan diri dari segala bentuk kebenaran klaim. dengan kata lain kita harus menahan diri dari keyakinan bukan hanya dari pengetahuan klaim.

    ReplyDelete
  26. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Pyrrhonist adalah sekolah skeptisisme yang didirikan oleh Pyrrho. Skeptisisme umumnya adalah setiap sikap mempertanyakan terhadap pengetahuan, fakta, atau pendapat / keyakinan yang dinyatakan sebagai fakta, atau ragu mengenai klaim yang diambil untuk diberikan di tempat lain. Penganut pyrrhonist menangguhkan nilai kebenaran sesuatu sampai mengetahui prinsip dasarnya dan melakukan penilaian sendiri.

    ReplyDelete
  27. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Istilah pirronisme sering diterapkan pada skeptisisme ekstrem, skeptisisme merupakan pandangan bahwa akal tak mampu sampai pada kesimpulan atau akal tidak mampu melampaui hasil-hasil yang paling sederhana. Seseorang yang berpandangan seperti ini seakan betul-betul kehilangan kepercayaan atas suatu kesimpulan yang benar tentang suatu hal.

    ReplyDelete
  28. Pyrrhonism merujuk pada aliran yang berdasarkan pada ajaran dari pemikir yang bernama Pyrrho. Pyrrho mempunyai pemikiran bahwa jangan mudah percaya dengan klaim-kalim atau asumsi-asumsi. Sebaiknya diselidiki terlebih dahulu dengan menggunakan indra dan akalnya. Keragu-raguan digunakan untuk menunjukkan kehati-hatian terhadap kebenaran dari suatu pengetahuan. Sebagai pelajar maka perlu untuk menerapkan sikap keragu-raguan kemudian dengan melakukan penelitian dan penyeledikan baik menggunakan akal atau empiris maka akan diperoeh ilmu yang objektif. Keragu-raguan tersebut bukan hal yang negatif tetapi dari keraguan tersebut maka akan timbul sikap melakukan penelitian.

    ReplyDelete
  29. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Pyrrhonisme sangat mempengaruhi pemikiran filosofis dalam abad ke-17 Eropa dengan publikasi karya Skeptis dari Sextus Empiricus, yang telah dikodifikasikan Skeptisisme Yunani tentang pergantian abad ke-3, dan kekuatannya telah bergema sampai sekarang. Kata skepsis dalam Yunani berarti penyelidikan. Dengan menyebut diri mereka skeptis, skeptis kuno sehingga menggambarkan diri mereka sebagai peneliti. Mereka juga menyebut diri mereka “orang-orang yang menangguhkan”, sehingga menandakan bahwa penyelidikan mereka menuntun mereka ke suspensi penghakiman.

    ReplyDelete
  30. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Mereka tidak mengajukan teori dan mereka tidak menyangkal pengetahuan yang dapat ditemukan. Pada intinya, skeptisisme kuno adalah cara hidup yang ditujukan untuk penyelidikan. Hal ini banyak berkaitan dengan keyakinan seperti dengan pengetahuan. Selama pengetahuan belum tercapai, skeptis bertujuan tidak untuk menegaskan apa-apa.

    ReplyDelete
  31. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pyrrhonism merupakan paham yang membantah kemungkinan mencapai kebenaran. Pyrrhonism akan menahan setiap persetujuan jika terdapat sumber yang tidak jelas dan tetap akan melakukan penyelidikan terus-menerus.

    ReplyDelete
  32. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Kelahiran skeptisisme sebagai metode di abad pertengahan lebih disebabkan oleh adanya penemuan kembali teks-teks kuno. Teks-teks tersebut pertama kali ditemukan dan dikembangkan oleh para pemikir Humanis di Italia. Kemudian teks-teks tersebut tersebar dan semakin berkembang di Eropa Barat dan Eropa Utara. Seperti sudah disinggung sebelumnya, teks-teks yang berpengaruh adalah tulisan Cicero, Diogenes, dan (yang terpenting) adalah tulisan Sextus Empiricus. Pada awalnya teks-teks tulisan Empiricus lebih dikenal sebagai teks-teks sejarah dan literatur biasa. Namun setelah terbit dua teks terjemahan milik Empiricus, yakni Outlines of Pyrrhonism dan Against the Professors, para filsuf pada waktu itu mulai menempatkan teks-teks itu sebagai teks yang memiliki problem filosofis (pada abad ke 14 dan 15).

    ReplyDelete
  33. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Sikap dasar skeptisisme adalah kita tidak pernah tahu tentang apapun. Orang yang menganut skeptisisme menyatakan bahwa mustahil orang mengetahui sesuatu, atau paling tidak orang tidak pernah merasa pasti atau yakin apakah ia bisa mencapai pengetahuan tertentu. Hal yang mendasarinya yaitu manusia perlu mempunyai bukti untuk mengetahui ia telah tahu sesuatu. Contohnya bila kita yakin bahwa besok akan turun hujan, maka keyakinan tersebut patut diragukan karena kita tidak tahu akan apapun. Kita hanya menduga-duga apa yang akan terjadi, karena besok akan turun hujan memang bukanlah sesuatu yang pasti. Bagi kaum skeptis orang tidak akan pernah tahu tentang apapun, karena mustahil orang mengetahui sesuatu tanpa memiliki bukti yang cukup (misalnya untuk membuktikan bahwa besok akan turun hujan).

    ReplyDelete
  34. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Pyrrhonism adalah sekolah skeptisisme didirikan oleh pengikut Aenesidemus di abad pertama SM dan dicatat oleh Sextus Empiricus pada akhir abad ke-2 atau awal abad 3 Masehi. Selanjutnya, dalam "New Academy" Arcesilaus (c. 315-241 SM) dan Carneades (c. 213-129 SM) mengembangkan perspektif teoritis yang lebih dimana konsepsi kebenaran mutlak dan kepalsuan yang membantah sebagai tidak pasti. Carneades mengkritik pandangan dogmatis, terutama pendukung Stoicisme, menegaskan bahwa kepastian mutlak pengetahuan adalah mustahil. Sextus Empiricus (c. 200 CE), otoritas utama untuk skeptisisme Yunani, mengembangkan posisi lanjut, menggabungkan aspek empirisme ke dasar untuk menegaskan pengetahuan.

    ReplyDelete