Jan 13, 2013

CONSEQUENTIALISM




Ass, jika ingin membaca tentang Consequentialism, bisa konek berikut:


Wss

28 comments:

  1. Consequentialism merupakan akibat atau dampak dari apa yang telah kita perbuat, baik dalam bentuk moral maupun dalam bentuk fisik. Umumnya konsekuensi direalisasikan dalam bentuk hukuman atau sanksi bagi yang melanggar aturan yang dibuat. Di dalam proses pembelajaran diperbolehkan menggunakan hukuman bagi siswa yang malas dan kurang memiliki motivasi untuk mengikuti proses pembelajaran, namun guru harus paham bahwa hukuman yang diberikan harus bersifat mendidik dan bertujuan untuk membangkitkan motivasi siswa, dan bukan sebaliknya.

    ReplyDelete
  2. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Konsekuensialisme erat hubungannya dengan etika, pandangan ini mengedepankan konsekuensi sebagai landasan atas segala prilaku. Artinya, sesuatu yang harus dianggap etis adalah konsekuensi yang membawa paling banyak hal yang menguntungkan dari pada merugikan, atau yang mengakibatkan kebaikan terbesar bagi jumlah orang terbesar. Konsekuensialisme sangat penting digunakan dalam pembuatan hukum atau kebijakan publik karena teori ini memandang dampak dari sebuah keputusan yang bagaimana berpengaruh pada orang banyak

    ReplyDelete
  3. Setiap hal yang dilakukan atau diperbuat oleh manusia pasti akan menimbulkan balasan/respon dari dunia di sekitar manusia tersebut. Hal yang dihadapi atau diterima oleh manusia tersebuat adalah konsekuentialisme, yang mana ada yang bersifat positif dan negative, tergantung bagaimana manusia itu bertindak, dan tergantung bagaimana manusia itu memandang konsekuentialisme sebagai apa, jika manusia tersebut memandang secara positif maka berarti itu adalah hal yang baik buat dirinya, jika memandang secara negative maka hal tersebut adalah buruk buat dirinya.


    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  4. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Konsekuensialisme merupakan teori yang membicarakan perilaku, tindakan, dan juga etika baik terhadap orang, benda, keadaan, maupun yang lainnya. Jika terhadap orang atau manusia, perilaku seseorang harus sesuai dengan aturan yang ada. Sehingga dengan adanya aturan, perilaku seseorang dapat diukur kebenaran dan kesalahannya, dengan koherensi juga perilaku lebih terbatasi untuk tidak keluar dari norma-norma yang berlaku. Teori ini sangat bermanfaat sekali, sehingga perlu diterapkan sejak dini mungkin supaya ketika dia mengambil suatu keputusan, dia juga mengetahui akibat dari keputusan yang diambilnya.

    ReplyDelete
  5. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa consequentialism adalah paham atau teori mengenai norma etik yang menekankan bahwa konsekuensi atau hasil dari perilaku seseorang merupakan dasar untuk menilai baik atau buruknya perilaku tersebut. Sehingga menurut para penganut konsekuensialisme, tindakan yang baik secara moral adalah tindakan yang memberikan hasil yang baik. Sehingga menurut paham ini, Jika tujuan kita baik, maka metode apapun yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut harus dianggap baik pula

    ReplyDelete
  6. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Consequentialism adalah suatu pandangan bahwa konsekuensi menunjukkan baik buruknya tindakan atau moralitas sesorang. Konsekuensi diartikan sebagai suatu dampak, akibat, bahkan tindak lanjut dari perbuatan seseorang. Tindakan, moral, atau usaha yang baik tentu akan mendapatkan konsekuensi yang baik seperti berupa penghargaan, image, dan lain sebagainya. Tindakan, moral atau usaha yang buruk, tentu akan mendapat konsekuensi yang buruk pula seperti hukuman, gunjingan, dan sebagainya. Begitulah paham Consequentialism memandang konsekuensi sebagai output dari suatu perbuatan.

    ReplyDelete
  7. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Kita hidup di dunia ini sebenarnya hanyalah menumpang untuk mencari ilmu dan bersilaturahim sebanyak-banyaknya dengan orang sekitar. Namun, sebenarnya apa yang kita lakukan ini suatu saat memberikan dampak yang baik. Sehingga hidup di dunia ini tidak boleh semena-mena saja atau seenak diri sendiri, karena pada dasarnya selalu ada saja akibat dari apa yang kita kerjaka, akibat tersebut bisa dikatakan juga sebagai takdir.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  8. Junianto
    PM C
    Dari sumber yang Prof posting, bisa saya pahami bahwa consequantialism merupakan paham mengatakan bahwa konsekuensi/ akibat dari perilaku seseorang merupakan dasar untuk menilai baik atau buruknya seseorang. Maka dari itu, dalam pandangan saya segala sesuatu yang terjadi pasti mempunyai sebab akibat dna tidak ada begitu saja. Ini juga merupakan salah satu rambu-rambu bahwa dalam melakukan segala tindakan harus hati-hati.

    ReplyDelete
  9. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Konsekuensialisme merupakan pandangan bahwa sifat normatif hanya tergantung pada konsekuensi. Pendekatan umum ini dapat diterapkan pada tingkat yang berbeda dengan sifat normatif yang berbeda untuk berbagai macam hal. Contoh konsekuensialisme misalnya tentang kebenaran moral dari suatu tindakan, yang menyatakan bahwa apakah suatu tindakan yang secara moral benar hanya bergantung pada konsekuensi dari tindakan tersebut atau segala sesuatu yang berhubungan dengan tindakan itu, misalnya motif di balik tindakan. Kehidupan kita sendiri juga tidak lepas dari konsekuensi. Setiap pilihan dan tindakan kita pasti ada konsekuensinya. Ada konsekuensinya ketika kita memilih untuk mengerjakan tugas, demikian pula pasti ada konsekuensinya ketika kita memilih untuk tidak mengerjakan. Kita masing-masing memiliki pilihan dan harus mau menerima konsekuensi yang ada. Setiap tindakan pasti ada konsekuensinya, baik yang baik maupun yang buruk. Terimakasih. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    ReplyDelete
  10. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Berdasarkan pemahaman saya dari beberapa referensi yang terdapat dalam postingan di atas, qonsequentialism merupakan suatu pandangan bahwa sifat normatif hanya bergantung pada konsekuensi dari tindakan seseorang, dimana dasar utama penilaiannya adalah tentang kebenaran atau kesalahan dari perilaku tersebut. Maka dari sudut pandang qonsequentialism tindakan benar secara moral adalah sesuatu yang akan menghasilkan hasil atau konsekuensi yang baik. Sedangkan tindakan salah dari qonsequentialism lebih cenderung terhadap “membenarkan cara”, dalam artian ketika mencapai hasil cara apapun yang dilakukan dapat diterima.

    ReplyDelete
  11. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Consequentialism merupakan salah satu teori normatif yang memegang teguh bahwa konsekuensi merupakan hasil dari suatu keputusan baik itu berupa kebenaran atau kesalahan yang mempunyai akibat sendiri-sendiri. Oleh karena itu, dengan adanya kosekuensi akan mengakibatkan seseorang akan berusaha semaksimal mungkin dalam mencapai tujuannya.

    ReplyDelete
  12. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Pandangan yang melihat bahwa sifat normatif bergantung pada konsekuensi dari tindakan seseorang disebut dengan consequantilism. Dasar penilaian dari pandangan ini yaitu dari kebenaran atau kesalahan dari perilaku seseorang. Kebenaran seseorang itu dilihat dari apa yang dihasilkan sedangkan kesalahan yang dilakukan seseorang itu lebih ke kegiatan membenarkan segala cara untuk mencapai hasil sehingga dapat diterima.

    ReplyDelete
  13. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Suatu kejadian hendaknya menjadikan manusia semakin dewasa, masa lalu adalah pelajaran untuk menjadi lebih baik. Banyak peristiwa dimasa lalu yang terulang kembali dimasa sekarang. Paham yang menyatakan dalam alam semesta ada keteraturan sehingga suatu peristiwa akan terulang kembali adalah Unifotmitarianisme. Disini dijelaskan bahwa Keseragaman yang diamati di masa lalu akan muncul pada masa kini maupun masa depan.
    Lebih lanjut, uniformitarianisme adalah asumsi bahwa hukum alam yang berlaku sekarang selalu beroperasi di jagad ini baik pada masa lampau maupun di tempat manapun di jagad ini.

    ReplyDelete
  14. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Consequentialism merupakan salah satu Studi etika moral, tugas dan hak-hak dengan pendekatan yang berfokus konsekuensi dari suatu tindakan tertentu. (Etika) Keyakinan bahwa konsekuensi menjadi dasar untuk setiap pertimbangan moral valid tentang tindakan. Dengan demikian, dari sudut pandang konsekuensialis, tindakan secara moral benar adalah salah satu yang menghasilkan hasil yang baik, atau konsekuensi.
    Konsekuensialisme. Teori ini menjawab “apa yang harus kita lakukan”, dengan memandang konsekuensi dari bebagai jawaban. Ini berarti bahwa yang harus dianggap etis adalah konsekuensi yang membawa paling banyak hal yang menguntungkan, melebihi segala hal merugikan, atau yang mengakibatkan kebaikan terbesar bagi jumlah orang terbesar. Manfaat paling besar dari teori ini adalah bahwa teori ini sangat memperhatikan dampak aktual sebuah keputusan tertentu dan memperhatikan bagaimana orang terpengaruh. Kelemahan dari teori ini bahwa lingkungan tidak menyediakan standar untuk mengukur hasilnya.

    ReplyDelete
  15. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Consequentalism adalah paham yang lebih memandang cara yang dilakukan untuk mencapai tujuan apakah itu baik atau buruk . Jika baik, maka tidak masalah untuk melakukannya, tetapi jika buruk maka tidak perlu untuk dilakukan karena masih ada banyak cara-cara lain yang sesuai dengan aturan yang dianggap baik . Karena ada beberapa orang yang mencapai tujuan diinginkan dengan melakukan semua hal apaun tanpa melihat cara yang digunakan sesuai atau tidak. Oleh karena itu, kita dalam mencapai suatu tujuan sebaiknya sesuai dengan ruang dan waktu, sesuai dengan norma yang ada sehingga tidak merugikan diri sendiri dan merugikan orang lain.

    ReplyDelete
  16. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Konsekuensi adalah imbalan atau balasan yang didapatkan manusia dalam perjalanan kehidupannya. Konsekuensi ini dapat berupa konsekuensi baik maupun buruk. Dalm paham ini memiliki keyakinan bahwa seseorang yang melakukan tindakan baik akan mendapatkan balasan yang baik pula, begitu juga sebaliknya. Oleh karenanya manusia hendaknya berjalan pada kebenaran agar mendapatkan balasan yang baik pula.

    ReplyDelete
  17. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Consequentalism merupakan teori yang berpendapat bahwa konsekuensi dari tindakan seseorang adalah dasar utama untuk penilaian tentang kebenaran atau kesalahan dari perilaku tersebut. Dalam hidup ini, setiap pilihan yang kita pilih, setiap tindakan yang kita lakukan pastilah memberikan konsekuensi. Maka dalam memilih atau melakukan sesuatu kita harus menimbang apakah konsekuensi yang dihasilkan dari pilihan atau tindakan kita merupakan suatu hal yang baik atau buruk.

    ReplyDelete
  18. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Prinsip konsekuensialisme menilai suatu perbuatan berdasarkan konsekuensi dari perbuatan tersebut. Paham ini memberikan gambaran bahwa setiap perilaku atau hal yang kita lakukan akan menimbulkan efek atau akibat yang bisa berdampak positif atau negatif baik bagi kita sendiri maupun orang lain. Orang dengan paham ini mempercayai bahwa selalu ada konsekuensi dari berbagai pandangan berdasarkan apa yang terjadi dan siapa yang bereaksi. Suatu hal yang buruk di mata seseorang boleh jadi baik pula di mata orang lain. Kita tidak akan pernah tau bagaimana orang akan memandang apa yang kita lakukan karena selalu ada sudut pandang dan persepsi yang berbeda dari masing-masing individu, sehingga hal yang dapat kita lakukan adalah menghindari kemungkinan-kemungkinan berbuat yang tidak baik untuk memperkecil konsekuensi yang negatif.

    ReplyDelete
  19. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Teori konsekuensialisme ialah teori yang menjawab apa yang harus kita lakukan dengan mempertimbangkan konsekuensi dari perbuatan yang akan kita lakukan tersebut. Manfaat teori ini ialah bahwa dalam bersikap/ bertindak/ berperilau/ membuat keputusan kita harus memikirkan dan mempertimbangkan konsekuensinya terlebih dahulu. Dalam filsafat dikatakan bahwa kita harus melaukan apa yang kita pikirkan. implikasinya adalah sebelum bertindak kita harus memikirkan terlebih dahulu akibat dari perilaku tersebut. Sengan demikian kita akan lebih bisa terhindar dari kesalahan atau perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

    ReplyDelete
  20. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Konsekuensialisme adalah kemungkinan pandangan yang paling maju dari suatu etika, yang menurutnya kelayakan suatu etika dari suatu tindakan sebanding dengan konsekuensinya. Secara khusus, konsekuensialisme menyatakan bahwa di antara semua kemungkinan program aksi, pihak tersebut harus mengejar salah satu yang secara keseluruhan membawa jumlah terbesar yang baik - atau, dalam jargon, salah satu yang memaksimalkan baik. Meskipun mungkin memiliki memiliki prekursor, pandangan ini tidak memainkan peran utama dalam filsafat kuno.

    ReplyDelete
  21. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Konsekuensialisme aadalah teori tentang apa yang harus dilakukan untuk mencapai konsekuensi dari berbagai hal. Konsekuensialisme mencari konsekuensi yang paling membawa keuntungan melebihi segala hal yang merugikan. Namun, tidak lingkungan tidak menyediakan standar untuk mengukur hasil teori ini.

    ReplyDelete
  22. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Consequentialism adalah pemikiran yang menyatakan bahwa segala tindakan kita akan menimbulkan atau mengakibatkan tindakan lain. Atau dengan kata lain semua perbuatan yang kita lakukan akan mempunyai balasannya atau efeknya.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  23. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Konsekunsialisme adalah suatu teori etika normatif yang berpendapat bahwa konsekuensi dari tindakan seseorang adalah dasar utama untuk penilaian tentang kebenaran atau kesalahan dari perilaku tersebut. Konsekuensialisme adalah pandangan bahwa moralitas adalah tentang menghasilkan konsekuensi yang tepat dari keseluruhan konsekuensi. Keseluruhan konsekuansi yang dimaksud adalah hasil dari suatu tindakan.

    ReplyDelete
  24. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Consequentialism merupakan kelas teori etika normatif yang berpendapat bahwa konsekuensi dari tindakan seseorang adalah dasar utama untuk penilaian tentang kebenaran atau kesalahan dari perilaku tersebut. Jadi, dari sudut pandang konsekuensialis, tindakan benar secara moral (atau kelalaian dari tindakan) adalah sesuatu yang akan menghasilkan hasil atau konsekuensi yang baik. Paham ini berlaku hukum sebab akibat, dimana segala sesuatu merupakan hasil dari tindakan yang dilakukan.

    ReplyDelete
  25. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027
    Konsekuensialisme berasal dari kata dasar konsekuensi, artinya segala sesuatu memiliki konsekuensi masing-masing. Oleh sebab itu, dalam paham ini onsekuensi memiliki peranan besar. Setiap tindakan baik yang kita lakukan akan menghasilkan sesuatu yang baik pula, karena itu merupakan sebuah konsekuensi. Begitu pula dengan keburukan yang kita lakukan, konsekuensinya tentu adalah akan menghasilkan keburukan pula. Pelajaran penting yang dapat kita ambil adalah, jika memang kita menginginkan kebaikan maka lakukanlah kebaikan demi kebaikan, kemudian akan tercipta rangkaian kebaikan.

    ReplyDelete
  26. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Paham ini menganggap bahwa konsekuensi dari perbuatan seseorang merupakan dasar untuk menilai apakah perbuatan itu benar atau salah. Jika seseorang berbuat kemudian konsekuensinya baik berarti perbuatannya benar, begitupun jika konsekuensinya buruk berarti perbuatannya salah. Sebagai contoh, jika ada seseorang yang menjadi calo masuk PTN ini merupakan tindak kecurangan, berarti perbuatan tersebut adalah perbuatan yang salah.

    ReplyDelete
  27. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Paham consequentialism menilai baik buruk atau salah benar suatu tindakan dari akibat atau konsekuensinya. Paham ini mengingatkan kita pada pepatah lama, apa yang disemai, itulah yang akan kau dapatkan. Konsekuensi hadir setelah adanya perbuatan yang kita lakukan, baik buruknya perbuatan kita menentukan konsekuensi seperti apa yang akan kita terima. Konsekuensi erat hubungannya dengan penyesalan, karena biasanya setiap perlakuan buruk yang kita lakukan menimbulkan penyesalan dalam diri. Konsekuensi inilah yang harus kita terima. Belajar menerima konsekuensi mengajarkan seseorang pada keikhlasan.

    ReplyDelete
  28. konsekuensialisme Studi etika moral, tugas dan hak-hak dengan pendekatan yang berfokus konsekuensi dari suatu tindakan tertentu. Konsekuensi menjadi dasar untuk setiap pertimbangan moral valid tentang tindakan. Dengan demikian, dari sudut pandang konsekuensialis, tindakan secara moral benar adalah salah satu yang menghasilkan hasil yang baik, atau konsekuensi. Dalam bidang pendidikan dan proses pembelajaran perlu dipahami adanya konsekuensi dari setiap sikat dan hal yang dilakukan oleh siswa serta guru agar, mereka dapat memikirkan tindakan agar muncul konsekuensi yang baik. Terima Kasih.

    ReplyDelete