Jan 13, 2013

SOPHISM





Ass, jika ingin membaca tentang Sophism, bisa konek berikut:


Wss

53 comments:

  1. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Sophism adalah suatu metode pengajaran. Di Yunani Kuno, guru yang mengkhususkan diri menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajarkan kebajikan merupakan guru yang sophism. Namun kebaikan yang diberikan tersebut tidak dengan percuma maka terkadang kurang bagus juga dampaknya. Dari hal ini dapat diambil pelajaran bahwa menjadi guru haruslah ikhlas, mengajar dengan sepenuh hati dan tulus agar ilmu yang diberikan benar – benar bermanfaat dan siswa tidak merasa terbebani mengikuti pembelajaran di sekolah.

    ReplyDelete
  2. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Sofisme merupakan metode pengajaran. Pada Yunani kuno, sofis merupakan kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar "keunggulan" atau "kebajikan" untuk negarawan muda dan bangsawan. Hal seperti ini adalah proses pegajaran yang dibuat agar pola pikir siswa dapat berubah. Hal ini biasanya cenderung pada siswa yang memiliki kecerdasan di atas orang pada umumnya, namun saat ini kecerdasan pun disalahgunakan menjadi hal yang negatif.

    ReplyDelete
  3. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Sophism adalah suatu paham bagaimana guru mengajar dengan bijaksana. Kalau berbicara bijaksana. Secara epistimologi sikap bijaksana adalah sikap tepat dalam menyikapi setiap keadaan dan peristiwa sehingga memancarlah keadilan, ketawadluan dan kebeningan hati. Bagaimana sih menjadi guru yang bijaksana? Maka menjadi guru/ orang yang bijaksana adalah orang yang senantiasa menggunakan akal dan pikirannya dalam menhadapi atau memutuskan sesuatu persoalan. Seorang guru dikatakan bijaksana apabila dalam menghadapi setiap persoalan senantiasa dipertimbangkan dengan akal sehat dan berdasarkan ilmu pengetahuan. Ia tidak reaktif dan emosional. Misalnya, apabila dia menghadapi siswa yang melakukan kesalahan, ia tidak dengan serta merta menyalahkan , mencela, memaki, dan menghukum siswa.Guru yang bijaksana merancang dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan keadaan dan kemampuan siswa-siswinya. Ia tidak memaksakan kehendaknya sendiri pada anak-anak. Dalam memberi tugas tidak berlebihan, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan dan keperluan siswa. Bijaksana dalam dunia pendidikan dapat juga diartikan:
    1. Memberi tugas tanpa harus membebankan kepada siswa.
    2. Menghukum siswa yang bersalah tanpa harus menyakiti.
    3. Mengingatkan dan meluruskan siswa yang salah tanpa harus mempermalukan
    4. Mendidik siswa sesuai dengan keadaan dan kemampuan mereka.
    5. Menguji dan menilai siswa dengan kemampuan yang dimiliki.
    (sumber: http://lintas-guru.blogspot.co.id/2015/10/pribadi-guru-yang-bijaksana.html)

    ReplyDelete
  4. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Sejarah paham Sophism awalnya berasal dari bahasa Yunani "Sophistikos" yang bermakna bijaksana, pintar, halus. Awalnya Sophism mempunyai makna positif, seperti bijaksana, pinta, dll. Namun seiring jalanya waktu, pahamnya mengalami pergeseran makna dari makna awal, yaitu pada pertengahan abad 6 SM. sophistikos beralih dari makna positif menjadi negative.dimana pada jaman itu banyak orang yang mengajar menjadi guru memperoleh begitu banyak uang. Hal ini dikarenakan guru-guru tersebut hanya meu mengajar anak-anak / orang-orang dari kalangan bangsawan sehinga dapat membayar guru-guru dengan banyak uang. hal ini lah yang menyebabkan pendidikan pada saat itu hanya diperuntukan oleh para bangsawan yang memiliki banyak uang.

    ReplyDelete
  5. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Elegi Prof. Marsigit ini menunjukkan bahwa sebenarnya ada begitu banyak paham yang dianut oleh para filsuf yang belum kita ketahui. Forum seperti inilah yang sebenarnya sebagai wadah kita semua untuk belajar. Berdasarkan sumber yang di share dalam elegi ini, Sophism ini berasal dari Yunani dan berkaitan dengan kebermaknaan, kepintaran, dan kehalusan. Namun, pada era sekarang ini pergeseran makna sophism telah merusak definisinya. Dalam artikel disebutkan bahwa kaitannya sophism dengan pendidikan adalah bahwa Orang-orang Sofis terkenal karena mengaku mengajarkan kebajikan / keunggulan dan untuk menerima biaya pengajaran. Pengaruh sikap terhadap pendidikan pada umumnya, dan pendidikan kedokteran pada khususnya, telah dijelaskan oleh Seamus Mac Suibhne. Perdebatan yang terus berlanjut berpusat pada interpretasi antara para sofis yang menuduh layanan mereka dan Socrates yang tidak.

    ReplyDelete
  6. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Kata Yunani sophist, yang terbentuk dari kata benda sophia, wisdom atau learning, memiliki pengertian umum seseorang yang melakukan kebijaksanaan atau pembelajaran. Kemudian ada juga yang menyatakan bahwa Sophism adalah metode pengajaran. Di Yunani kuno, kaum sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajarkan keunggulan atau kebajikan, terutama kepada negarawan muda dan bangsawan. Saya lebih cenderung pada arti istilah ini sebagai orang bijak. Orang bijak adalah orang yang mampu berbuat kebijakan. Kebijakan adalah keputusan yang tepat akan sesuatu dan sesuai dengan keadaan orang tersebut.

    ReplyDelete
  7. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Sophisme dalam arti modern adalah argumen yang sangat bagus yang digunakan untuk menipu seseorang. Pada zaman Yunani kuno, kaum sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan alat-alat filsafat dan retorika untuk tujuan mengajarkan keunggulan, atau kebajikan terutama kepada negarawan muda dan bangsawan. Praktek membebankan uang untuk pendidikan dan memberikan hikmat hanya kepada mereka yang dapat membayar menyebabkan kutukan yang dibuat oleh Sokrates, melalui Plato dalam dialognya, juga Memorabilia Xenophon. Melalui karya seperti ini, kaum Sofis digambarkan sebagai "bermuka-muka" atau "menipu", oleh karena itu makna modern dari istilah tersebut. Kecanggihan dianggap sebagai argumen aneh yang digunakan untuk menipu seseorang. Mungkin dibuat kelihatan logis padahal sebenarnya salah, atau mungkin menggunakan kata-kata sulit dan kalimat rumit untuk mengintimidasi seseorang agar menyetujui, atau mungkin menarik perhatian prasangka dan emosi penonton daripada logika; contohnya yaitu untuk Meningkatkan keraguan terhadap pernyataan tersebut, dan bukan penegasannya. Tujuan dari sebuah sophisme sering membuat penonton percaya bahwa penulis atau pembicara lebih pintar dari pada dirinya sebenarnya; Misalnya, menuduh orang lain menyesatkan karena menggunakan teknik persuasi. Ada juga beberapa pihak yang menganggap sophism sebagai sikap yang berpendapat bahwa kebenaran adalah eksistensi relatif.

    ReplyDelete
  8. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Sofisme berasal dari kata sofis yang berarti cerdik, pandai. Namun kemudian berkembang artinya menjadi bersilat lidah. Sofis adalah nama yang diberikan kepada sekelompok filsuf yang hidup dan berkarya pada zaman yang sama dengan Sokrates. Meskipun sezaman, kaum sofis dipandang sebagai penutup era filsafat pra-sokratik sebab Sokrates akan membawa perubahan besar di dalam filsafat Yunani. Kaum Sofis memiliki beberapa ajaran pokok yaitu (1) manusia menjadi ukuran segala-galanya, (2) kebenaran umum (mutlak) tidak ada, (3) kebenaran hanya berlaku sementara, (4) kebenaran tidak terdapat pada diri sendiri.

    ReplyDelete
  9. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sofisme dalam definisi modern merupakan argumen munafik yang digunakan untuk menipu seseorang. Di Yunani kuno, sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar arete-keunggulan, atau kebajikan-terutama untuk negarawan muda dan bangsawan. Praktek pengisian uang untuk pendidikan dan memberikan kebijaksanaan hanya untuk mereka yang bisa membayar menyebabkan kecaman yang dibuat oleh Socrates, melalui dalam dialog Plato, serta Memorabilia Xenophon. Melalui karya-karya seperti ini, Sophis digambarkan sebagai "munafik" atau "menipu", maka makna modern istilah.

    ReplyDelete
  10. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Sophist berasal dari kata yunani Sophistikos, Sophistes berarti “bijaksana, pintar, halus”, dari kata ini Sophist diartikan sebagai seorang yang mencintai kebijaksanaan. Kata Sophist dalam budaya yunani pra-socrates digunakan untuk sinonim dari filosof, professor ataupun guru. Mereka yang memiliki ketrampilan khusus sebagai pembuat kereta perang, senjata dan alat-alat pertempuran disebut sebagai Sophist. Istilah Sophist sudah dikenal bahkan sebelum thales (550 SM) abad ke-6 SM, dengan makna ini Thales bisa disebut juga sebagi seorang Sophist (filosof). Kata Sophist mengalami perubahan makna ketika memasuki Athena pada pertengahan abad ke-5 SM. Sophist menjadi hanya sebagai nama sebuah gerakan guru keliling yang mengajar untuk mendapatkan uang. Mereka mengajari anak-anak bangsawan Athena, dan mereka yang mampu membayar; cara berdebat, retorika dan orator. Ketrampilan tersebut dibutuhkan oleh masyarakat Athena untuk membela diri dalam persidangan dihadapan dewan mahkamah Athena yang berjumlah 1505 orang dalam arena yang luas sehingga membutuhkan cara mengartikulasikan suara dalam ketrampilan orasi.

    ReplyDelete
  11. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Pada kemudian hari nama “Sofis” tentu tidak harum. Akibatnya masih terlihat dalam bahasa-bahasa modern. Dalam bahasa Inggris misalnya kata “sophist” menunjukkan seseorang yang menipu orang lain dengan mempergunakan argumentasi-argumentasi yang tidak sah. Cara berargumentasi yang dibuat dengan maksud itu dalam bahasa Inggris disebut “sophism” atau “sophistery”. Terutama Sokrates, Plato dan Aristoteles denga kritiknya atas kaum Sofis menyebabkan nama “sofis” berbau jelek. Salah satu tuduhan adalah bahwa para Sofis meminta uang untuk pengajaran yang mereka berikan. Dalam dialog Protagoras, Plato mengatakan bahwa para Sofis merupakan “pemilik warung yang menjual barang rohani” (313 c). dan Aristoteles mengarang buku yang berjudul Sophistikoi elenchoi (cara-cara berargumentasi kaum Sofis); maksudnya cara berargumentasi yang tidak sah. Demikianlah para Sofis memperoleh nama yang jelek, hal mana masih dapat dirasakan sampai pada hari ini

    ReplyDelete
  12. Anisa Safitri
    17701251038
    PEPB

    Sofisme erat kaitannya dengan kebijaksanaan atau bijaksana. Implikasi pada kehidupan sekarang, sifat ini bagus untuk diterapkan di berbagai aspek kehidupan manusia. Karena dengan kebijaksanaan kita bisa menghadapi berbagai permasalahan hidup dengan baik. Dengan kebajikan yang disadari manusia akan membentuk kedamaaian satu dengan yang lain manusia, karena kebajikan itu menular jika dihayati dan diperhatikan. Paham ini berkembang pada era pra Socrates.

    ReplyDelete
  13. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Sofisme suatu sikap yang berpendapat bahwa kebenaran itu relatif adanya. Disebut demikian karena yang pertama-tama mempraktikkannya adalah kaum sofis, nama suatu kelompok cendekiawan yang mahir berpidato pada zaman Yunani kuno. Mereka selalu berusaha memengaruhi khalayak ramai dengan argumentasi-argumentasi yang disampaikan melalui pidato-pidato. dalam hal ini sofisme erat kaitannya dengan kebijaksanaan atau bijaksana. Implikasi pada kehidupan sekarang, sifat ini bagus untuk diterapkan di berbagai aspek kehidupan manusia. Karena dengan kebijaksanaan kita bisa menghadapi berbagai permasalahan hidup dengan baik. Dengan kebajikan yang disadari manusia akan membentuk kedamaaian satu dengan yang lain manusia, karena kebajikan itu menular jika dihayati dan diperhatikan. Paham ini berkembang pada era pra Socrates.

    ReplyDelete
  14. Gamarina Isti Ratnasari
    17709251036
    PPs PM B


    Di dunia ini memang tidak ada yang sempurna, kadang saya berpikir bahwa ilmu pengetahuan (seperti rumus matematika, fisika, kimia, dll) bukanlah ilmu pengetahuan yang sebenarnya. Maksudnya adalah berdasarkan pengalaman saya belajar matematika saya mengetahui rumus tersebut dari buku atau guru yang menyampaikan dan rumus tersebut berdasarkan kesepakatan yang telah dibuktikan, tapi apakah biasa menjamin rumus terebut bmemang rumus yang sebenarnya. Siapa tahu rumus yang selama ini ditemukan tersebut memiliki kekurangan yang tidak disampaikan ole penemunya. Refleksinta dari paham sophisme adalah kadang sering bertanya untuk apa belajar materi tertentu seeti matriks, program linier, atau transformasi geometri apabila jaman sudah modern seperti sekarang. Kita dapat menggunakan komputer dalam membantu menyeesaikan semua permasalahan dengan cepat dan tepat. Tidak perlu menggunakan rumus-rumus untuk menyelesaiakn masalah bahkan untuk perhitungan kompleks saja kita bisa menggunakan excell. Tapi hal itu merupakan terjebak dalam filsafatnya karena kita harus bisa menanamkan sophisme (bisa saja ilmu itu bukan ilmu abadi dan bersifat sementara) dan dapat ditemukan ilmu yang lain/sebenarnya saat siswa mempelajari dasarnya.

    ReplyDelete
  15. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Sophism dalam bahasa yunani berarti kebijaksanaan atau bijaksana. Sofis dapat digambarkan sebagai seorang guru dan juga filsuf. Beliau adalah guru yang mengaplikasikan atau memberikan nilai-nilai filsafatnya. Plaro berusaha untuk memisahkan sofis dan filauf, dimana sofis adalah orang yang membuat hidupnya melalui penipuan, dan filsuf adalah pencinta kebijaksanaan yang mencari kebenaran. Untuk memberikan filsuf kepercayaan yang lebih besar, kaum sofis harus menerima konotasi negatif.

    ReplyDelete
  16. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami sofisme adalah suatu metode pengajaran. Di Yunani kuno, sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri untuk menggunakan teknik filsafat dan retorika dengan tujuan mengajarkan "keunggulan" atau "kebajikan" serta “kebijaksanaan: untuk negarawan muda dan bangsawan. Hal ini sebetulnya adalah proses pengajaran yang dibuat-buat agar siswa mengikuti pola pikir seseorang. Hal ini pada awalnya digunakan untuk mengistilahkan untuk orang-orang yang cerdas, akan tetapi pada saat ini kadang kecerdasan ini disalahgunakan dan disalahartikan untuk hal-hal yang tidak baik, sehingga bernilai negatif.

    ReplyDelete
  17. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. Sejauh ini, pengetahuan saya masih sangat terbatas tentang sophisme. Yang saya ketahui dari sophisme adalah hal tersebut merujuk pada kaum shopis pada masa Yuniani kuno. Kaum sophis dianggap memiliki kemampuan retorika yang baik, namun kaum shopis sering dinilai negatif karena kemampuan retorikanya tidak sejalan dengan sikapnya yang cenderung pragmatis. Sama seperti kebanyakan para politisi di negera ini yang terlalu banyak berjanji dengan kata-kata indah, namun lemah dalam realisasinya.

    ReplyDelete
  18. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Sophism ialah nama yang diberikan kepada sekelompok filsuf yang hidup dan berkarya pada zaman yang sama dengan Sokrates. Sophism disebut juga sebagai guru retorika dan pembicara publik yang populer sehingga kaum sophism ini mempunyai pengaruh yang besar karena kepandaiannya dalam beretorika. Hal ini tentu di zaman sekarang. Orang yang pandai dalam beretorika biasanya dapat mempengaruhi orang banyak. Akan tetapi sebaiknya, orang-orang tersebut bukan hanya pandai beretorika saja tetapi juga dibarengi dengan tindakan nyata. Kita juga sebagai pendengar hendaknya kritis terhadap pernyataan-pernyataan orang-orang yang bertorika agar tidak salah dalam mempersepsikan sesuatu.

    ReplyDelete
  19. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Sophisme dalam definisi modern adalah argumen yang sangat bagus yang digunakan untuk menipu seseorang. Di Yunani kuno, para sophis diajarkan untuk menggunakan alat-alat filsafat dan retorika dengan tujuan mengajarkan keunggulan, atau kebajikan - terutama kepada negarawan muda dan bangsawan. Kecanggihan dianggap sebagai argumen khusus yang digunakan untuk menipu seseorang. Tujuan dari sebuah sophisme sering membuat penonton percaya bahwa penulis atau pembicara lebih pintar daripada sebenarnya. Misalnya, menuduh orang lain menyesatkan karena menggunakan teknik persuasi. Ada juga beberapa pihak yang menganggap sophism adalah paham yang bersifat persuasi, atau mengajak orang lain dan melakukan kegiatan yang diinginkan. Sophism memerlukan kemampuan dapat menarik orang ikut dalam kegiatan yang diinginkannya dengan mudah.

    ReplyDelete
  20. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Sofisme ialah suatu sikap yang berpendapat bahwa kebenaran ialah bersifat relatif. Interpretasinya merupakan kebebasan manusia. Ajaran ini berasal dari para sofis pada zaman Yunani kuno. Kaum sofis selalu berusaha memengaruhi orang-orang dengan argumentasi-argumentasi yang menyesatkan dan disampaikan melalui pidatonya agar terkesan kehebatannya sebagai orator ulung. Ajaran ini dianggap sebagai ajaran yang tidak baik karena menyalahi etika dan moral. Para kaum sofis dianggap menggunakan kebebasan dengan cara yang salah untuk kepentingan dirinya sendiri. Dalam definisi modern, sofisme merupakan argumen munafik yang digunakan untuk menipu seseorang.

    ReplyDelete
  21. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Paham sophist ini memberikan kita pandangan bahwa salah satu indicator kesuksesan hidup adalah jika bisa bersikaf bijak, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain. Karena sebenar-benarnya bijaksana adalah bisa mengambil suatu keputusan terhadap suatu masalah yang dihadapi. Namun terkadang mengucapkan tidak semudah melakukan sehingga ada kalanya kita memerlukan do’a kepada sang pencipta untuk diberikan suatu petunjuk, salah satunya adalah dengan sholat Istiqoroh.

    ReplyDelete
  22. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, thank you prof. Marsigit for providing the above links. From the articles above, I now know that Sofism is closely related to the wise. The nature of this wisdom is very important to be applied in everyday life. Sophism is a name given to a group of philosophers who lived and worked in the same age as Socrates. Sophism is also called as a teacher of popular rhetoric and public speaker so that these sophists have a great influence because of their versatility in language. However, in today's it would be nice if we are not only clever in speaking but also must be smart and quick in acting. So, do not let us be like most of the politicians in this country who promise too much with beautiful words, but weak in its implementation. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  23. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Bismillah...

    Sophism adalah sebuah aliran atau pandangan filsafat yang bergerak pada bidang intelektual di Yunani. Sofisme berasal dari kata sofis yang berarti cerdik, pandai, atau bijak. Sofisme suatu sikap yang berpendapat bahwa sebuah kebenaran itu relatif adanya. Pada awal sejarahnya sophism merupakan sebuah nama untuk sekelompok filsuf yang berkarya, namun seiring perkembangan zaman dan waktu, maka sophism itu disebut retorika. Sehingga orang-orang yang pandai beretorika akan banyak mempengaruhi orang lain dengan ucapan atau argumennya dengan tujuan agar orang lain dapat mengikutinya.

    ReplyDelete
  24. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Sophism memiliki kebermaknaan orang yang menekuni kebijaksanaan dan pembelajar. Sophism selalu dikaitkan dengan orang yang cerdas dan pandai berbicara atau berpendapat. Perkembangan ilmu pengetahuan dibangun atas landasan-landasan berpikir Sophism. Perlu diakui bahwa seiring perkembangan zaman, Sophism memiliki pengertian yang berbeda. Jika dulu Sophism merupakan orang yang merdeka sejak dalam pikiran, saat ini ada beberapa Sophism yang justru menjadi staf pikirannya para penguasa dan pelaku industri. Menjadi Sophism memang tidak mudah, ia harus berpikir adil sejak dalam berpikir.

    ReplyDelete
  25. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    sophism bisa berarti orang yang bijak. Menurut orang-orang shopist, filsafat bukanlah ilmu pengetahuan tapi merupakan retorika yang diucapkan. Orang-orang shopist melalui pemikirannya mampu mempengaruhi pada masa itu pada bidang politik etis. Karena kita tahu politik dulu dan saat ini dibutuhkan kalimat-kalimat retoris dalam berargumen, sehingga berusaha bijaksana atau berusaha terlihat bijaksana.

    ReplyDelete
  26. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Sofis merupakan seorang guru pada zaman Yunani Kuno. Seorang sofis mengajar menggunakan berbagai cara diantaranya : filsafat dan retorika, musik, atletik, dan matematika. Sofisme juga dipandang sebagai kelompok cendekiawan yang mahir dalam berpidato. Sofisme berpandangan bahwa kebenaran itu relatif. Dalam pidatonya seorang sofis berusaha untuk mempengaruhi masyarakat untuk mempercayai argumentasi-argumentasinya.

    ReplyDelete
  27. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya, Prof. Dari referensi yang saya pahami dari wikipedia, sophist atau yang bisa dibilang sebagai penganut aliran sophism pada awal pengenalan istilahnya merupakan guru atau cendekiawan yang menggunakan filsafat dan retorika sebagai alat. Biasanya ilmu yang diajarkan beragam, musik, matematika, atletik, dll. Namun secara umum mereka mengajarkan ilmu arete (kebijaksanaan/keistimewaan).

    ReplyDelete
  28. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Sophisme merupakan paham yang dicetuskan oleh kaum sophis yang berpendapat bahwa suatu kebenaran itu relatif. Untuk memperluas paham yang dicetuskannya ini mereka mempengaruhi banyak masyarakat dengan argumen-argumennya yang menyesatkan agar terkesan kehebatannya dimata masyarakat. Sedangkan sophisme dalam definisi modern merupakan suatu argumen munafik yang digunakan untuk menipu orang lain. dengan begitu, sophisme digambarkan sebagai kemunafikan atau penipuan.

    ReplyDelete
  29. Junianto
    PM C

    Sophism merupakan suatu paham yang merupakan cendekiawan yang pandai berpidato atau beretorika. Dalam paham ini mungkin bisa dimaknai bahwa kebenaran itu bersifat relatif karena masing-masing orang memiliki kemampuan untuk mengungkapkan pendapatnya. Pendapat atau argument dari masing-masing orang ini terkadang tidak bisa ditemukan titik temu sehingga mereka menganggap bener dirinya masing-masing.

    ReplyDelete
  30. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Setelah membaca beberapa link, menurut saya sofisme suatu sikap yang berpendapat bahwa kebenaran itu relatif adanya. Kaum sofis selalu berusaha memengaruhi khalayak ramai dengan argumentasi-argumentasi yang menyesatkan yang disampaikan melalui pidato-pidato mereka agar terkesan kehebatan mereka sebagai orator-orator ulung. Seperti yang terjadi akhir-akhir ini, banyak orang yang memanfaatkan kemampuan mereka dalam berbicara untuk melakukan kebohongan demi memperoleh keuntungan pribadi tetapi merugikan orang lain. Oleh karena itu, kita harus selalu waspada.

    ReplyDelete
  31. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Sifat sophism disini terkadang dibutuhkan oleh manusia untuk dapat memberikan sesuatu yang memang menurut pemahaman dia itu benar namun disini harus di garis bawahi, bahwa mereka itu membutuhkan sumber yang khusus untuk retorika yang mereka berikan guna diikuti oleh orang-orang. Karena pada dasarnya jika kita hanya beretorika belaka tanpa adanya dasar, maka kita akan memberikan kesesatan bagi mereka yang mengikuti kita dalam hal apapaun.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  32. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum.. Sophisme berasal dari kata shopia yang berarti kebijaksanaan. Secara umun Sophisme berarti orang yang sedang berlatih untuk kebijaksanaan. Seorang shopia dalam kehidupan masyarakat dapat menetapkan kebijaksanaan umum. Berdasarkan sumber yang saya baca para kaum intelektual saling memberikan kontribusi untuk kemajuan masyarakat. Bagi sofisme yang penting adalah bagaimana meningkatkan kemampuan individu, menekankan karakter individualistik, tidak berbagi seperangkat keyakinan dan mendirikan ada sekolah, baik dalam arti lembaga akademis atau dalam tubuh individu berkomitmen untuk berlakunya doktrin-doktrin tertentu. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

    ReplyDelete
  33. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Berdasarkan pemahaman saya dari beberapa referensi yang terdapat dalam postingan di atas, sophism merupakan suatu paham segolongan atau sekelompok orang yang mengajarkan arate (keunnggulan atau kebajikan) yang diterapkan dalam berbagai bidang. Mereka yang menganut paham sophism ini disebut juga dengan sophist, dimana kebanyakan dari golongan ini berasal dari negarawan muda dan bangsawan.

    ReplyDelete
  34. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Sophism.. Kata yang masih asing untuk saya tapi indah sepertinya. Ternyata Sofisme adalah metode pengajaran. Di Yunani kuno, sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar - "keunggulan" atau "kebajikan" - terutama untuk negarawan muda dan bangsawan.
    Praktek pengisian uang untuk pendidikan dan memberikan kebijaksanaan hanya untuk mereka yang bisa membayar menyebabkan kecaman yang dibuat oleh Socrates, melalui dalam dialog Plato, serta Xenophon Memorabilia.

    ReplyDelete
  35. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Mata duitan, memakai sulap retorika dan ambigiusitas bahasa dalam rangka meraih dan mendukung rasionalitas yang menyesatkan, tidak perduli dengan kebenaran dan keadilan, melainkan hanya sekedar mencari kekuasaan dengan segala cara agar menang, menolak Ilmu dan keyakinan, memiliki cara pandang relative, skeptic dan agnostic dalam rangka mengikuti kemana arah argument mengalir, untuk mendapatkan argumentasi yang paling kuat demi memenangkan perdebatan, suka membantah (guibber) meski telah ada bukti-bukti yang jelas, menuruti selera pribadinya dan tidak perduli dengan pendapat orang lain adalah ciri-ciri seorang Sophist menurut Plato.
    Sedangkan, sofisme adalah argumen yang tampaknya benar tetapi sebenarnya tidak valid. Argumen tersebut menampilkan kecerdikan yang kemudian digunakan untuk menipu.

    ReplyDelete
  36. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Sofisme memiliki makna bahwa kebenaran itu relatif. Jadi dapat dikatakan bahwa sofisme dekat dengan suatu sifat bijaksana dalam menyelesaikan suatu masalah. Dalam kehidupan sekarang ini, sofisme layak untuk diterapkan. Dengan adanya kebijaksanaan, manusia dapat menjalani kehidupan ini tanpa menghadapi masalah. Karena mereka telah mampu menjadikan pribadi yang bijaksana dalam pengambilan keputusan suatu masalah sehari-hari.

    ReplyDelete
  37. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Dari https://en.m.wikipedia.org/wiki/Sophist, daya memperoleh bahwa istilah shopisme berasal dari bahasa Yunani, sophisma, dar sophizo "saya bijak"; memberikan sophistēs, yang berarti "bijak, orang yang melakukan hikmat," dan sophós berarti "orang bijak". Shopist merupakan istilah guru khusus yang mengkhususkan diri dalam menggunakan filsafat dan retorika, meskipun sofis lainnya mengajarkan pelajaran seperti musik, atletik, dan matematika. Ajaran utama dari shopist ini adalah arete yaitu keunggulan dan kebajikan utamanya untuk bangsawan dan negarawan muda. Saat ini ajaran tentang keunggulan dam kebajikan perlu pula dimasukkan dalam berbagai pelajaram. Tentunya tidak hanya bagi golongan bangsawan dan negarawan tetapi bagi seluruh siswa.

    ReplyDelete
  38. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Sophisme merupakan paham mengenai kebijaksanaan. orang yang dianggap bijaksana dapat dipanggil dengan kata Sophist. Seorang sophist mampu untuk beroterika dan memberikan arahan-arahan yang bijaksana. Paham Sophisme ini penting dimiliki oleh para petinggi dalam mengambil suatu kebijakan yang berhubungan dan berdampak dengan orang banyak. Selain itu dalam pembelajaran paham Sophisme diperlukan baik dalam mengajar maupun kegiatan belajar.

    ReplyDelete
  39. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C


    Sofisme dalam definisi modern merupakan argumen munafik yang digunakan untuk menipu seseorang. Di Yunani kuno, sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar arete-keunggulan, atau kebajikan-terutama untuk negarawan muda dan bangsawan. Praktek pengisian uang untuk pendidikan dan memberikan kebijaksanaan hanya untuk mereka yang bisa membayar menyebabkan kecaman yang dibuat oleh Socrates, melalui dalam dialog Plato, serta Memorabilia Xenophon. Melalui karya-karya seperti ini, Sophis digambarkan sebagai "munafik" atau "menipu", maka makna modern istilah.

    ReplyDelete
  40. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Sekarang ini, memang tidak ada gerakan sophisme secara organisasi yang tampak pergerakannya, namun paham Neo Liberal menjadikan pemikiran Sophistik sebagai dasar dan mengarahkan masyarakat dunia agar berperilaku sophisme. Peradaban Yunani Kuno hancur karena pandangan sofisme. Kaum Sophis ini hadir dengan mengusung paham skeptisisme, yang intinya adalah meragukan segala hal. Bagi kaum Sophis tidak ada yang disebut dengan kebenaran mutlak.

    ReplyDelete
  41. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Sophism ialah paham bahwa seseorang memiliki keterampilan atau kealian dalam bidangnya, seperti seorang memahat, guru, dan sebagainya. seorang pemahat yang terampil atau ahli artinya ia mampu memahat dengan bentuk yang menyerupai benda aslinya dan tanpa atau sedikit melakukan kesalahan. Seorang guru yang terampil atau ahli artinya ia mampu menginstruksiakan atau pembuat pembelajaran dengan bijak, yakni dapat memilik metode yang tepat dalam mengajar. Dalam pembelajarn sangat penting bagi seorang guru untuk terampil atau ali di bidangnya yaitu sebagai pendidik. Ia harus mampu menjadi fasilitator yang memfasilitasi siswanya serta membimbing siswanya agar dalam pelasaan pembelajran siswa dapat membangun pengetahuannya sendiri. tentu saja keterampilan atau kehlian guru ini tidak bisa muncul begitu saja, melainkan melalui proses dan pengalaman.

    ReplyDelete
  42. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Pada awalnya istilah sophist mempunyai arti positif dimana istilah ini berasal dari bahasa yunani “sophistikos” yang artinya bijaksana, pintar, halus. Maka dapat dikatakan sophis berarti seseorang yang mencintai kebijaksanaan. Namun pada pertengahan abad ke 6 SM, maka sophist mengalami pergeseran makna. Sophist menjadi kata yang bermakna negatif yaitu adanya peristiwa banyaknya guru yang mengajar untuk mendapatkan uang. Plati menyebutkan ciri-ciri orang yang sophist antara lain yaitu seseorang yang mata duitan, seseorang yang memakai sulap retorika dan ambiguitas bahasa dalam rangka meraih dan mendukung rasionalitas yang menyesatkan, tidak peduli dengan kebenaran dan keadilan, menolak ilmu, dan menuruti selera pribadi dan tidak peduli pendapat orang lain

    ReplyDelete
  43. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Sofisme (serapan dari bahasa Inggris: Sophism) suatu sikap yang berpendapat bahwa kebenaran itu relatif adanya. Disebut demikian karena yang pertama-tama mempraktekkannya adalah kaum sofis, nama suatu kelompok cendekiawan yang mahir berpidato pada zaman Yunani kuno.

    ReplyDelete
  44. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Sophism adalah suatu pemikiran yang menyatakan hari ini untuk sesuatu, bisa saja hari esoknya berlainan dengan alasan bahwa kebenaran hanyalah berlaku sementara.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  45. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Sophisme diambil dri kata shopia yang artinya bijak atau belajar. Shopia sendiri memiliki pengertian umum seseorang yang melakukan kebijaksanaan atau pembelajaran. Jika diimplikasikan dalam pembelajaran maka kita berusaha untuk menggapai kebijaksanaa dalam pembelajaran, sehingga dapat memajukan siswanya menjadi paham akan pembelajran.

    ReplyDelete
  46. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  47. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Sophism dapat diartikan kedalam dua hal. Berdasarkan pemikiran Yunani kuno sophist adalah orang-orang yang selain berilmu dia juga bijaksana, yang mengajak orang berpendidikan di dunia selain mencapai kekayaan dan ketenaran, juga perlu membangkitkan antipati yang signifikan. Sedangkan dalam definsi modern, sophism adalah
    sebuah argumen yang membingungkan atau sedikit salah yang digunakan untuk menipu seseorang.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  48. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 Pmat C 2017

    Based on what i read in wikipedia.com
    Sophism in the modern definition is a specious argument used for deceiving someone. In ancient Greece, sophists were a category of teachers who specialized in using the tools of philosophy and rhetoric for the purpose of teaching arete—excellence, or virtue—predominantly to young statesmen and nobility. The practice of charging money for education and providing wisdom only to those who could pay led to the condemnations made by Socrates, through Plato in his dialogues, as well as Xenophon's Memorabilia. Through works such as these, Sophists were portrayed as "specious" or "deceptive", hence the modern meaning of the term.

    A sophism is taken as a specious argument used for deceiving someone. It might be crafted to seem logical while actually being wrong, or it might use difficult words and complicated sentences to intimidate the audience into agreeing, or it might appeal to the audience's prejudices and emotions rather than logic; e.g., raising doubts towards the one asserting, rather than his assertion. The goal of a sophism is often to make the audience believe the writer or speaker to be smarter than he or she actually is; e.g., accusing another of sophistry for using persuasion techniques. There are also several parties who consider sophism as an attitude who argue that truth is relative existence.

    ReplyDelete
  49. Sofisme, orang yang pandai dalam hal mengungkapkan pandangan terhadap apa yang ada dan mungkin ada dalam pikirannya. Mereka memiliki pandangan yang luas tentang manusia dan kehidupannya dalam pikiran manusia. Biasanya merekalah pelopor dari berbagai pemikiran dasar yang berkembang.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  50. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Sofisme adalah pandangan yang meyakini bahwa kebenaran hidup itu bersifat relatif. Para penganut sofisme beranggapan bahwa kebenaran dapat diperoleh dengan kemampuan beretorika. Bagaimana cara mereka menyampaikan pendapat, mempengaruhi kepercayaan orang lain atas kebenaran yang ia sampaikan. Sekaligus pendapatnya tidak disertai dengan bukti-bukti kebenaran empiris yang valid. Orang akan mengikuti apa yang kita ucapkan, ketika kita menyampaikan itu dengan sangat baik.

    ReplyDelete
  51. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024

    Assalamualaikum Wr.Wb

    Sophisme merupakan bagian pemikiraan filsafat yang muncul dan pertama kali di praktikkan kaum sofis yakni suatu kelompok cendekiawan yang mahir berpidato pada zaman yunani kuno. Para sofis selalu mencoba mempengaruhi masyarakat dengan pemikiran-pemikiran dan argumentasi menyesatkan malalui kemampuan pidato mereka. Dalam pandangan ini , sophism berpendapat bahwa kebenaran bersifat relatif. Terima Kasih

    ReplyDelete
  52. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Menjadi bijaksana dan berpengalaman tentulah tidak mudah. Banyak hal yang harus dipelajari dan dipahami. Karena menjadi bijaksana menurut saya adalah proses pendewasaan diri untuk dapat memahami setiap kondisi yang ada. Pengalaman adalah guru yang sempurna. Dengan pengalaman, manusia akan diajarkan untuk dapat belajar hal-hal baru, mengambil hikmah dari yang terjadi dan merubah diri menjadi lebih baik.

    ReplyDelete