Jan 13, 2013

SOPHISM





Ass, jika ingin membaca tentang Sophism, bisa konek berikut:


Wss

9 comments:

  1. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb
    Kaum sophism merupakan kaum yang suka membahas tentang manusia. Mereka sangat menghargai seni dalam bahasa dan berdebat merupakan salah satu keahliannya. Kaum sophism sama seperti seorang pengacara ataupun seorang politikus. Mereka merupakan orang-orang yang suka sekali berkata-kata, suka berargumen, dan suka dalam melakukan perdebatan. Namun terkadang kaum sophism ini tidak memperhatikan bahwa dirinya benar atau salah, yang mereka inginkan adalah apa yang harus sesuai dengan apa yang mereka pikirkan. Ini merupakan salah satu sisi negatif dari sophism yang hanya memikirkan diri sendiri tanpa memikirkan kebenarannya, mereka sudah seperti kaum yang egois karena apa yang terjadi harus sesuai dengan apa yang mereka pikirkan.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  2. Diana Prastiwi
    18709251004
    S2 Pend. Mat A 2018

    Sophisme erat kaitannya dengan kebijaksanaan atau bijaksana. Implikasi pada kehidupan sekarang, sifat ini bagus untuk diterapkan di berbagai aspek kehidupan manusia. Karena dengan kebijaksanaan kita bisa menghadapi berbagai permasalahan hidup dengan baik. Dengan kebajikan yang disadari manusia akan membentuk kedamaaian satu dengan yang lain manusia, karena kebajikan itu menular jika dihayati dan diperhatikan. Paham ini berkembang pada era pra Socrates.

    ReplyDelete
  3. Agnes Teresa Panjaitan
    S2 Pendidikan Matematika A 2018
    18709251013

    Yang dapat saya pahami mengenai sophism berdasarkan beberapa link yang disertakan pada tulisan diatas, sophism adalah suatu paham sekelompok ataupun segolongan orang yang mengajarkan arate (kebajikan) yang diaplikasikan dalam bermacam-macam bidang, Adapun mereka yang mengikuti paham ini disebut sophist, mayoritas dari sophist sendiri adalah negarawan dan bangsawan.

    ReplyDelete
  4. Janu Arlinwibowo
    18701261012
    PEP 2018

    Sofism adalah sikap yang menganggap kebenaran adalah relatif. Dalam aktifitasnya, kaum sofis menganggap kebenaran relatif karena mereka berharap dapat mengubah nilai sesuatu melalui argumen-argumennya. Sufism muncul dari cendikiawan-cendikiawan yang mencoba mempengaruhi pikiran orang melalui orasi-orasi. Para sofis tumbuh menjadi orator ulung yang memiliki kemampuan untuk mencipkan nilai kebenaran pada tiap individu. Definisi kebenaran dan kesalahan dapat dikemas sedemikian rupa sehingga pendengar dapat tertipu.

    ReplyDelete
  5. Tiara Cendekiawaty
    18709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2018
    Sophist berasal dari kata yunani Sophistikos yang berarti bijaksana, pintar, halus. Tetapi pada pertengahan abad ke-5 sebelum masehi sophist menjadi hanya sebagai nama sebuah gerakan guru keliling yang mengajar untuk mendapatkan uang. Karena perubahan tersebut shopism menjadi paham yang berorientasi pada uang. Apabila dikaitkan dengan kehidupan sekarang, banyak manusia yang hidupnya menjadi hanya berorientasi pada uang sehingga rela melakukan cara yang tidak halal untuk mendapatkan uang. Artinya ia menganut paham shopism. Shopism membuat hidup manusia hanya untuk uang dan kebahagiaan didapat melalui uang.

    ReplyDelete
  6. Rindang Maaris Aadzaar
    18709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2018 (PM B 2018)

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Sebelumnya terimakasih kepada Pak Marsigit atas link-link yang telah diberikan dan yang sesuai dengan topik Sophism. Melalui link https://en.wikipedia.org/wiki/Sophist, saya dapat mengetahui tentang Sophism lebih lanjut. Dari link tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar filsafat dipengaruhi oleh Plato dan Aristoteles yang dianggap berbeda dari sofisme, yang belakangan dianggap sebagai disiplin praktis dan retoris. Para Sophis berpaling dari ilmu alam teoritis menjadi lebih rasional dan perbaikan keberhasilan kehidupan manusia. Mereka berpendapat bahwa dewa tidak bisa lagi menjadi penjelasan tindakan manusia
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    ReplyDelete
  7. Rindang Maaris Aadzaar
    18709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2018 (PM B 2018)

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Sebelumnya terimakasih kepada Pak Marsigit atas link-link yang telah diberikan dan yang sesuai dengan topik Sophism. Melalui link https://plato.stanford.edu/entries/sophists/, saya dapat mengetahui tentang Sophism lebih lanjut. Dari link tersebut dapat disimpulkan bahwa Sofist dibentuk dari bahasa Yunani yang artinya kata benda sophia, kebijaksanaan atau belajar. Didapatlah pengertian umum yang artinya orang yang menjalankan kebijaksanaan atau pembelajaran. Sophia dapat menunjuk jenis keahlian khusus serta kecerdikan umum dalam perilaku hidup dan jenis wawasan yang lebih tinggi yang terkait dengan peramal dan penyair.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    ReplyDelete
  8. Rindang Maaris Aadzaar
    18709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2018 (PM B 2018)

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Sebelumnya terimakasih kepada Pak Marsigit atas link-link yang telah diberikan dan yang sesuai dengan topik Sophism. Melalui link https://plato.stanford.edu/entries/plato-sophstate/, saya dapat mengetahui tentang Metode dan Metafisika dalam Plato's Sophist and Statesman lebih lanjut. Dari link tersebut dapat disimpulkan bahwa Statesman atau negarawan memulai pembagian tanpa paradigma baru. Pembagian pembukaan berlangsung dalam dua tahap yaitu tahap pertama yang berfokus pada pengetahuan negarawan, diikuti dengan ceramah tentang metode, dan tahap kedua berfokus pada objek pengetahuan itu.
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    ReplyDelete
  9. Herlingga Putuwita Nanmumpuni
    18709251033
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Menurut dari beberapa literatur yang telah saya baca, sofisme merupakan suatu sikap yang berpendapat bahwa kebenaran itu relatif adanya. Jika semua hal di dunia ini ada yang digolongkan menjadi benar dan ada yang digolongkan menjadi salah. Lalu seberapa benar dan seberapa salah semua itu? Benar dan salah tergantung dari sudut pandangnya. Benar dan salah itu relatif, semua terikat pada ruang dan waktunya. Artinya dikembalikan lagi ke masing-masing perspektif individu. Tepat bagiku belum tentu tepat bagimu, begitu pun sebaliknya. Sebenar-benarnya tepat yang absolut hanyalah milik Allah S.W.T..

    ReplyDelete