Jan 13, 2013

SOPHISM





Ass, jika ingin membaca tentang Sophism, bisa konek berikut:


Wss

32 comments:

  1. Sophism merupakan metode untuk mengajar. Sofis berasal dari kata sophia dan sophos yang berarti kebijaksanaan. Sebutan sofis diberikan kepada para guru yang mengembara dari kota ke kota untuk memberi pengajaran. Tetapi kemudian para sofis tersebut tidak lagi mempertahankan kehormatannya sebagai guru tanpa mengindahkan disiplin ilmu pengetahuan dan hanya menekankan cara-cara yang menguntungkan. Asal menguntungkan tanpa mempertimbangkan moral. Itulah yang di kecam oleh Sokrates dan Plato. Istilah sofis menjadi kurang baik dan bagi cendekia berganti istilah menjadi filsuf. Para sofis mempunyai pendapat yang membuahkan kebhinekaan yang terkadang saling bertentangan. Kebenaran menadi dikesampingkan. Masalah ini menumbuhkan relativisme terhadap pemikiran.

    ReplyDelete
  2. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Kata sofis (sophistÄ“s) berasal dari Yunani yakni dari kata sophia dan sophos, yang berarti "kebijaksanaan" atau “bijaksana” (masing-masing) sejak zaman Homer. Kata-kata itu awalnya digunakan untuk menggambarkan keahlian dalam pengetahuan atau kerajinan tertentu. Secara bertahap, bagaimanapun, kata juga datang untuk menunjukkan kebijaksanaan umum dan khususnya kebijaksanaan tentang urusan manusia (misalnya, dalam politik, etika, atau manajemen rumah tangga). Sofisme adalah metode pengajaran. Di Yunani kuno, sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar "keunggulan" atau "kebajikan" untuk negarawan muda dan bangsawan.

    Sofis bisa digambarkan baik sebagai guru dan filsuf, perjalanannya di sekitar Yunani mengajarkan kepada siswa berbagai keterampilan hidup, terutama retorika dan berbicara di depan umum. Ini adalah kualitas yang berguna dari waktu kewaktu, di mana kemampuan persuasif memiliki pengaruh besar pada kekuasaan politik seseorang dan kekayaan ekonomi. Athena menjadi pusat aktivitas sofis, karena kebebasan kota berbicara bagi warga semua warga dan menjadi kekayaan sumber daya. Ada banyak perbedaan antara ajaran Sofis, dan mereka kuliah pada mata pelajaran yang beragam seperti semantik dan retorika, ontologi, epistemologi. Sofis mengajarkan keyakinan mereka untuk harga yang cukup besar.

    ReplyDelete
  3. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Sophism merupakan suatu sikap bahwa kebenaran itu relatif adanya. Yang pertama mempraktekannya disebut kaum sofis yang merupakan suatu kelompok cendekiawan yang pandai dalam berpidato pada zaman Yunani Kuno. Melalui pidato kaum sofis selalu berusaha mempengaruhi banyak orang dengan argumentasinya yang menyesatkan dan merujuk kepada orang-orang yang pandai. Kaum sofis ini lahir pada saat terjadi perubahan politik dan ekonomi di Athena, sehingga kaum ini sangat berpenaruh pada kehidupan politik dan ekonomi athena saat itu.

    ReplyDelete
  4. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Untuk menjadi seorang yang bijaksana dan memiliki banya pengalaman bukanlah hal yang mudah, orang seperti ini memiliki banyak hal yang harus melekan pelajai dan pahami. Bijaksana menurut saya merupakan proses pendewasaan diri untuk dapat memahami kondisi yang ada. Pengalaman adalah guru yang berharga, dengan pengalaman manusia diajarkan untuk dapat belajar hal-hal baru dari pengalamnnya, mengambil hikmah dari yang terjadi dan merubah diri menjadi lebih baik.

    ReplyDelete
  5. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Secara etimologi, kata sophist dari bahasa Yunani berasal dari kata sophia yang berarti kearifan atau kebijaksanaan dan sophos yang berarti bijaksana. Sedangkan sophism merupakan sebuah metode pengajaran. Pada jaman Yunani Kuno, sofis merupakan sebutan bagi guru atau cendekiawan yang mengajarkan keunggulan dan kebajikan dengan teknik filsafat dan retorika untuk para negarawan muda atau bangsawan. Namun, dibalik itu, praktik yang sebenarnya adalah untuk mencari uang. Para sopis hanya mengajar mereka yang punya uang atau kekuasaan. Karenanya hal ini mendapat kecaman dari Socrates yang digambarkan Plato dalam dialog-dialognya. Pada karyanya tersebut, sofis digambarkan sebagai seorang yang munafik atau penipu. Setelahnya, sebutan bagi cendekiawan atau guru yang mengajarkan kebijaksanaan dengan teknik filsafat disebut sebagai filsuf.

    ReplyDelete
  6. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Sumber-sumber yang ada meujukkan bahwa Sophism merupakan hakekat dimana seseorang menggunakan kebijaksanaaannya untuk bermasayarakat. Berkaca pada kehidupan negara Indonesia, kebijaksanaan dijujung tinggi. Terlebih pada mereka kaum dewasa dan berpengalaman. Pemerintah harus bijak sana membuat kebijakan yang tidak merugikan. Misalnya dalam dunia pendidikan, sesuai pasal pada UUD 1945 telah disebutkan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan. Maka dari itu, perlu toleransi dan sikap peduli pada saudara timur kita yang kurang dalam akses pendidikan.

    ReplyDelete
  7. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    Tidak mudah menjadi guru yang baik, menyenagkan, dikagumi dan dihormati oleh anak didik, masyarakat sekitar dan rekan seprofesi. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh seorang guru untuk mendapat pengakuan sebagai guru yang baik dan berhasil salah satunya bijaksana. Sadarilah bahwa siswa yang kita ajar, memiliki tingkat kepandaian yang berbeda-beda.
    Ada yang cepat mengerti, ada yang sedang, ada yang lambat dan ada yang sangat lambat bahkan ada yang sulit untuk bisa dimengerti. Jika kita memiliki kesadaran ini, maka sudah bisa dipastikan kita akan memiliki kesabaran yang tinggi untuk menampung pertanyaan-pertanyaan dari anak didik kita. Carilah cara sederhana untuk menjelaskan pada siswa yang memiliki tingkat kemampuan rendah dengan contoh-contoh sederhana yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari walaupun mungkin contoh-contoh itu agak konyol.

    ReplyDelete
  8. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Bijak dalam menyikapi suatu hal tidaklah mudah. Arif, adil, dan ikhlas dalam menggapai suatu tujuan serta menjadikan pengalaman sebagai guru terbaik tentunya melalui proses yang panjang. Banyak kontradiksi dalam setiap menggapai suatu tujuan untuk menjadi pribadi yang baik khususnya bijaksana, namun segala sesuatunya tidaklah terlepas dari niatnya. Jadi, segala sesuatunya diawali dengan niat, serta dilaksanakan dengan ikhlas hati dan pikiran.

    ReplyDelete
  9. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    sophistes berati cendikiawan,jadi berkonotasi baik. Hal terpenting munculnya Sofisme ini adalah mempunyai peran sangat penting dalam rangka menyiapkan kelahiran pemikiran filsafat Yunani klasik yang dipelopori Socrates, Plato, Aristoteles. Sofisme sendiri merupakan suatu aliran atau ajaran , tetapi lebih pada gerakan bidang intelektual yang disebabkan oleh pengaruh kepesatan minat orang terhadap filsafat. Menurut mereka manusia tidak mengetahui kebenaran mengenai alam dan jagat raya. Pusat perhatian para sofis terhadap manusia,tercermin dari kata kata terkenal Protagoras : “ manusia adalah ukuran segala-galanya (man is the measure of all things)”

    ReplyDelete
  10. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    sophism merupakan suatu metode pembelajaran. sophism dapat digambarkan baik sebagai guru dan filsuf. namun ada perbedaan antara para sophist dari guru-guru lain di Yunani kuno adalah kekayaan pengetahuan dan dialek mereka yang berkaitan dengan retorika. yang sebagaimana kita ketahui bahwa retorika merupakan sikap kita dalam menyelesaikan suatu masalah dalam kehidupan

    ReplyDelete
  11. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Sophisme adalah pemikiran yang tampaknya saja lurus, runtut dan sah, tetapi karena menyimpang dari hukum-hukum berpikir, menghasilkan suatu kesesatan. Sofisme dalam definisi modern merupakan argumen munafik yang digunakan untuk menipu seseorang. Di Yunani kuno, sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan alat filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar atau kebajikan terutama untuk negarawan muda dan bangsawan.

    ReplyDelete
  12. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Pada abad ke-4 nama sophistes khusus dipakai untuk guru-guru yang berkeliling dari kota ke kota dan memainkan peranan penting dalam masyarakat Yunani sekitar paruh abad ke-5. Namun pada kemudian hari nama “Sofis” menjadi tidak seharum sebelumnya. Dalam bahasa Inggris, kata “sophist” menunjukkan seseorang yang menipu orang lain dengan menggunakan argumentasi-argumentasi yang tidak sah. Sokrates, Plato, dan Aristoteles dengan kritiknya pada kaum Sofis menyebabkan nama “Sofis” makin mencerminkan citra buruk. Salah satu tuduhannya adalah ahwa para Sofis meminta uang untuk pengajaran yang mereka berikan. Dalam dialog Protagoras, Plato mengatakan bahwa para Sofis merupakan “pemilik warung yang menjual barang rohani”. Dan Aristoteles mengarang buku Sophistikoi elenchoi (Cara-cara berargumentasi kaum Sofis); maksudnya cara berargumentasi yang tidak sah. Dari hal-hal tersebutlah sehingga nama kaum Sofis pada saat ini memiliki kesan buruk. Plato lah yang paling bertanggung jawab atas pandangan modern terhadap Sophist.
    Plato menggambarkan ciri-ciri seorang Sophist sebagai:
    1) Seorang yang mata duitan
    2) Seorang yang memakai sulap retorika dan ambigiusitas bahasa dalam rangka meraih dan mendukung rasionalitas yang menyesatkan
    3) Seorang yang tidak perduli dengan kebenaran dan keadilan, melainkan hanya sekedar mencari kekuasaan dengan segala cara agar menang
    4) Menolak Ilmu dan keyakinan
    5) Memiliki cara pandang relatif, skeptic dan agnostic dalam rangka mengikuti kemana arah argumen mengalir, untuk mendapatkan argumentasi yang paling kuat demi memenangkan perdebatan
    6) Suka membantah (guibber) meski telah ada bukti-bukti yang jelas
    7) Menuruti selera pribadinya dan tidak perduli dengan pendapat orang lain

    ReplyDelete
  13. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Kata Yunani sophist , yang terbentuk dari kata benda sophia , 'wisdom' atau 'learning', memiliki pengertian umum 'seseorang yang melakukan kebijaksanaan atau pembelajaran'. Seperti sophia dapat menunjuk jenis keahlian tertentu dan juga keagungan umum dalam perilaku hidup dan jenis wawasan yang lebih tinggi yang terkait dengan pelihat dan penyair, kata yang aslinya dimaksudkan sebagai 'sage' atau 'expert'. Pada abad ke lima SM, istilah tersebut tetap mempertahankan pengertian aslinya yang tidak spesifik, selain diterapkan secara khusus pada tipe intelektual baru, pendidik profesional yang berkeliling dunia dengan menawarkan pengajaran dalam berbagai mata pelajaran, dengan topik tertentu. Penekanan pada keterampilan berbicara di depan umum dan keberhasilan hidup. Munculnya profesi baru ini, yang merupakan perpanjangan dari bidang baru dari tradisi reruntuhan hulu keliling (pembacaan puisi, terutama Homer), merupakan respons terhadap berbagai perkembangan sosial, ekonomi, politik dan budaya pada masa itu. Meningkatnya kekayaan dan kecanggihan intelektual kota-kota Yunani, terutama Athena, menciptakan permintaan akan pendidikan tinggi di luar landasan dasar tradisional dalam keterampilan baca tulis, aritmatika, musik dan fisik

    ReplyDelete
  14. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Sofisme dalam definisi modern merupakan argumen munafik yang digunakan untuk menipu seseorang. Di Yunani kuno, sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan alat filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar, atau kebajikan terutama untuk negarawan muda dan bangsawan. Ajaran Sofisme ada juga pengaruhnya yang positif yaitu melahirkan banyak orang terampil disamping itu akal manusia dihargai. tetapi segi negatifnya menjadikan orang tidak bertanggung jawab atas ucapan-ucapannya, sebab apa yang dikatakan hari ini untuk sesuatu,bisa saja hari esoknya berlainan dengan alasan bahwa kebenaran hanyalah berlaku sementara. Sophis digambarkan sebagai "munafik" atau "menipu", maka makna istilah modern.

    ReplyDelete
  15. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dapat kita ketahui bahwa shopism merupakan paham yang sangat erat kaitannya dengan proses pembelajaran. Hal ini karena shopism merupakan istilah untuk suatu kebijaksanaan atau belajar. Para penganut shopism adalah kaum yang pertama kali dalam sejarah menggelar pendidikan untuk kaum muda pada ssat itu . Pada zamannya, kaum shopism dianggap sebagai nama suatu kelompok cendekiawan. Selain itu para menganut shopism mengembangkan ilmu dalam beretorika. Hal ini karena mereka mengembangkan berbagai teknik berpidato dan berdebat. Ketrampilan ini masa itu sangat dibutuhkan oleh para elit Atena untuk berbicara di depan umum atau untuk menyamoaikan sesuatu kepada rakyat, khusunya ketika menghadapi perdebatan dalam sidang dewan mahkamah Atena.

    ReplyDelete
  16. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Sophism adalah suatu metode pengajaran. Di Yunani Kuno, guru yang mengkhususkan diri menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajarkan kebajikan merupakan guru yang sophism. Namun kebaikan yang diberikan tersebut tidak dengan percuma maka terkadang kurang bagus juga dampaknya. Dari hal ini dapat diambil pelajaran bahwa menjadi guru haruslah ikhlas, mengajar dengan sepenuh hati dan tulus agar ilmu yang diberikan benar – benar bermanfaat dan siswa tidak merasa terbebani mengikuti pembelajaran di sekolah.

    ReplyDelete
  17. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Sofisme merupakan metode pengajaran. Pada Yunani kuno, sofis merupakan kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar "keunggulan" atau "kebajikan" untuk negarawan muda dan bangsawan. Hal seperti ini adalah proses pegajaran yang dibuat agar pola pikir siswa dapat berubah. Hal ini biasanya cenderung pada siswa yang memiliki kecerdasan di atas orang pada umumnya, namun saat ini kecerdasan pun disalahgunakan menjadi hal yang negatif.

    ReplyDelete
  18. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Sophism adalah suatu paham bagaimana guru mengajar dengan bijaksana. Kalau berbicara bijaksana. Secara epistimologi sikap bijaksana adalah sikap tepat dalam menyikapi setiap keadaan dan peristiwa sehingga memancarlah keadilan, ketawadluan dan kebeningan hati. Bagaimana sih menjadi guru yang bijaksana? Maka menjadi guru/ orang yang bijaksana adalah orang yang senantiasa menggunakan akal dan pikirannya dalam menhadapi atau memutuskan sesuatu persoalan. Seorang guru dikatakan bijaksana apabila dalam menghadapi setiap persoalan senantiasa dipertimbangkan dengan akal sehat dan berdasarkan ilmu pengetahuan. Ia tidak reaktif dan emosional. Misalnya, apabila dia menghadapi siswa yang melakukan kesalahan, ia tidak dengan serta merta menyalahkan , mencela, memaki, dan menghukum siswa.Guru yang bijaksana merancang dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan keadaan dan kemampuan siswa-siswinya. Ia tidak memaksakan kehendaknya sendiri pada anak-anak. Dalam memberi tugas tidak berlebihan, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan dan keperluan siswa. Bijaksana dalam dunia pendidikan dapat juga diartikan:
    1. Memberi tugas tanpa harus membebankan kepada siswa.
    2. Menghukum siswa yang bersalah tanpa harus menyakiti.
    3. Mengingatkan dan meluruskan siswa yang salah tanpa harus mempermalukan
    4. Mendidik siswa sesuai dengan keadaan dan kemampuan mereka.
    5. Menguji dan menilai siswa dengan kemampuan yang dimiliki.
    (sumber: http://lintas-guru.blogspot.co.id/2015/10/pribadi-guru-yang-bijaksana.html)

    ReplyDelete
  19. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Sejarah paham Sophism awalnya berasal dari bahasa Yunani "Sophistikos" yang bermakna bijaksana, pintar, halus. Awalnya Sophism mempunyai makna positif, seperti bijaksana, pinta, dll. Namun seiring jalanya waktu, pahamnya mengalami pergeseran makna dari makna awal, yaitu pada pertengahan abad 6 SM. sophistikos beralih dari makna positif menjadi negative.dimana pada jaman itu banyak orang yang mengajar menjadi guru memperoleh begitu banyak uang. Hal ini dikarenakan guru-guru tersebut hanya meu mengajar anak-anak / orang-orang dari kalangan bangsawan sehinga dapat membayar guru-guru dengan banyak uang. hal ini lah yang menyebabkan pendidikan pada saat itu hanya diperuntukan oleh para bangsawan yang memiliki banyak uang.

    ReplyDelete
  20. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Elegi Prof. Marsigit ini menunjukkan bahwa sebenarnya ada begitu banyak paham yang dianut oleh para filsuf yang belum kita ketahui. Forum seperti inilah yang sebenarnya sebagai wadah kita semua untuk belajar. Berdasarkan sumber yang di share dalam elegi ini, Sophism ini berasal dari Yunani dan berkaitan dengan kebermaknaan, kepintaran, dan kehalusan. Namun, pada era sekarang ini pergeseran makna sophism telah merusak definisinya. Dalam artikel disebutkan bahwa kaitannya sophism dengan pendidikan adalah bahwa Orang-orang Sofis terkenal karena mengaku mengajarkan kebajikan / keunggulan dan untuk menerima biaya pengajaran. Pengaruh sikap terhadap pendidikan pada umumnya, dan pendidikan kedokteran pada khususnya, telah dijelaskan oleh Seamus Mac Suibhne. Perdebatan yang terus berlanjut berpusat pada interpretasi antara para sofis yang menuduh layanan mereka dan Socrates yang tidak.

    ReplyDelete
  21. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Kata Yunani sophist, yang terbentuk dari kata benda sophia, wisdom atau learning, memiliki pengertian umum seseorang yang melakukan kebijaksanaan atau pembelajaran. Kemudian ada juga yang menyatakan bahwa Sophism adalah metode pengajaran. Di Yunani kuno, kaum sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajarkan keunggulan atau kebajikan, terutama kepada negarawan muda dan bangsawan. Saya lebih cenderung pada arti istilah ini sebagai orang bijak. Orang bijak adalah orang yang mampu berbuat kebijakan. Kebijakan adalah keputusan yang tepat akan sesuatu dan sesuai dengan keadaan orang tersebut.

    ReplyDelete
  22. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Sophisme dalam arti modern adalah argumen yang sangat bagus yang digunakan untuk menipu seseorang. Pada zaman Yunani kuno, kaum sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan alat-alat filsafat dan retorika untuk tujuan mengajarkan keunggulan, atau kebajikan terutama kepada negarawan muda dan bangsawan. Praktek membebankan uang untuk pendidikan dan memberikan hikmat hanya kepada mereka yang dapat membayar menyebabkan kutukan yang dibuat oleh Sokrates, melalui Plato dalam dialognya, juga Memorabilia Xenophon. Melalui karya seperti ini, kaum Sofis digambarkan sebagai "bermuka-muka" atau "menipu", oleh karena itu makna modern dari istilah tersebut. Kecanggihan dianggap sebagai argumen aneh yang digunakan untuk menipu seseorang. Mungkin dibuat kelihatan logis padahal sebenarnya salah, atau mungkin menggunakan kata-kata sulit dan kalimat rumit untuk mengintimidasi seseorang agar menyetujui, atau mungkin menarik perhatian prasangka dan emosi penonton daripada logika; contohnya yaitu untuk Meningkatkan keraguan terhadap pernyataan tersebut, dan bukan penegasannya. Tujuan dari sebuah sophisme sering membuat penonton percaya bahwa penulis atau pembicara lebih pintar dari pada dirinya sebenarnya; Misalnya, menuduh orang lain menyesatkan karena menggunakan teknik persuasi. Ada juga beberapa pihak yang menganggap sophism sebagai sikap yang berpendapat bahwa kebenaran adalah eksistensi relatif.

    ReplyDelete
  23. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Sofisme berasal dari kata sofis yang berarti cerdik, pandai. Namun kemudian berkembang artinya menjadi bersilat lidah. Sofis adalah nama yang diberikan kepada sekelompok filsuf yang hidup dan berkarya pada zaman yang sama dengan Sokrates. Meskipun sezaman, kaum sofis dipandang sebagai penutup era filsafat pra-sokratik sebab Sokrates akan membawa perubahan besar di dalam filsafat Yunani. Kaum Sofis memiliki beberapa ajaran pokok yaitu (1) manusia menjadi ukuran segala-galanya, (2) kebenaran umum (mutlak) tidak ada, (3) kebenaran hanya berlaku sementara, (4) kebenaran tidak terdapat pada diri sendiri.

    ReplyDelete
  24. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sofisme dalam definisi modern merupakan argumen munafik yang digunakan untuk menipu seseorang. Di Yunani kuno, sofis adalah kategori guru yang mengkhususkan diri dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar arete-keunggulan, atau kebajikan-terutama untuk negarawan muda dan bangsawan. Praktek pengisian uang untuk pendidikan dan memberikan kebijaksanaan hanya untuk mereka yang bisa membayar menyebabkan kecaman yang dibuat oleh Socrates, melalui dalam dialog Plato, serta Memorabilia Xenophon. Melalui karya-karya seperti ini, Sophis digambarkan sebagai "munafik" atau "menipu", maka makna modern istilah.

    ReplyDelete
  25. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Sophists, secara profesi pada era demokrasi Yunani 450 BC adalah ahli retorika, yang mengajarkan bahwa kebenaran ada di dalam kata - kata dan kebenaran ada dalam kebajikan kalimat, mengaku ahli kebajikan dan mengajarkan kebajikan ( Arete ). Tema - tema mereka adalah : Kemanusiaan, kebenaran relatif dan semacam itu lainnya. Jadi Fondasi pemikiran seorang Sophist adalah Subjektivitas Universal. Tidak ada kebenaran Hakiki.

    ReplyDelete
  26. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Sofisme merupakan metode pengajaran. Di Yunani kuno, sofis adalah sebutan bagi guru yang mengkhususkan dirinya dalam menggunakan teknik filsafat dan retorika untuk tujuan mengajar mereka yaitu untuk keunggulan atau keutamaan. Sofis diutamakan untuk negarawan muda dan bangsawan. Namun praktek uang dilakukan untuk pendidikan dan memberikan kebijaksanaan hanya untuk mereka yang bisa membayar menyebabkan kecaman.

    ReplyDelete
  27. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Sophisme adalah pemikiran yang tampaknya saja lurus, runtut dan sah, tetapi karena menyimpang dari hukum-hukum berpikir, maka akan menyebabkan kesesatan. Bagi kaum Sophis tidak ada yang disebut dengan kebenaran mutlak. Kaum Sophis juga menanamkan sifat munafik kepada murid-muridnya. Satu-satunya cara menghadapi kaum Sophis adalah dengan ilmu yang benar. Alasannya karena ilmu yang benar dapat mengenal celah-celah kepalsuan retorika kaum Sophis.

    ReplyDelete
  28. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Sebaik-baik ilmu yang benar adalah yang datang dari Yang Maha Mengetahui (wahyu) karena ilmu ini bersifat mutlak, sempurna, dan abadi. Dengan ilmu yang benar seseorang akan terhindar dari perangkap retorika kaum Sophis.

    ReplyDelete
  29. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sophism berasal dari kata Sophia yang dapat diartikan sebagai seseorang yang berlatih kebijaksanaan atau belajar. Sophism merupakan metode dalam mengajar, di mana seorang guru akan menggunakan teknik mengajar untuk mencapai tujuan pembelajaran

    ReplyDelete
  30. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Sophiscm merupakan kumpulan orang-orang yang bijak, para spohiscm ini menganut paham skeptitisme, dimana terhadap suatu hal terdapat keraguan pada hati mereka, tidak ada sesuatu yang bernilai benar absolut, mereka tidak bisa menerima kebanyakan manusia yang percaya akan kebenaran yang absolut, baginya kebenaran merupakan suatu opini, kebenaran dari subjek ke subjek yang lain sehingga tidak ada kebenaran yang universal.

    ReplyDelete
  31. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Sophist berasal dari kata yunani Sophistikos, Sophistes berarti “bijaksana, pintar, halus”, dari kata ini Sophist diartikan sebagai seorang yang mencintai kebijaksanaan. Kata Sophist dalam budaya yunani pra-socrates digunakan untuk sinonim dari filosof, professor ataupun guru. Mereka yang memiliki ketrampilan khusus sebagai pembuat kereta perang, senjata dan alat-alat pertempuran disebut sebagai Sophist. Istilah Sophist sudah dikenal bahkan sebelum thales (550 SM) abad ke-6 SM, dengan makna ini Thales bisa disebut juga sebagi seorang Sophist (filosof). Kata Sophist mengalami perubahan makna ketika memasuki Athena pada pertengahan abad ke-5 SM. Sophist menjadi hanya sebagai nama sebuah gerakan guru keliling yang mengajar untuk mendapatkan uang. Mereka mengajari anak-anak bangsawan Athena, dan mereka yang mampu membayar; cara berdebat, retorika dan orator. Ketrampilan tersebut dibutuhkan oleh masyarakat Athena untuk membela diri dalam persidangan dihadapan dewan mahkamah Athena yang berjumlah 1505 orang dalam arena yang luas sehingga membutuhkan cara mengartikulasikan suara dalam ketrampilan orasi.

    ReplyDelete
  32. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Pada kemudian hari nama “Sofis” tentu tidak harum. Akibatnya masih terlihat dalam bahasa-bahasa modern. Dalam bahasa Inggris misalnya kata “sophist” menunjukkan seseorang yang menipu orang lain dengan mempergunakan argumentasi-argumentasi yang tidak sah. Cara berargumentasi yang dibuat dengan maksud itu dalam bahasa Inggris disebut “sophism” atau “sophistery”. Terutama Sokrates, Plato dan Aristoteles denga kritiknya atas kaum Sofis menyebabkan nama “sofis” berbau jelek. Salah satu tuduhan adalah bahwa para Sofis meminta uang untuk pengajaran yang mereka berikan. Dalam dialog Protagoras, Plato mengatakan bahwa para Sofis merupakan “pemilik warung yang menjual barang rohani” (313 c). dan Aristoteles mengarang buku yang berjudul Sophistikoi elenchoi (cara-cara berargumentasi kaum Sofis); maksudnya cara berargumentasi yang tidak sah. Demikianlah para Sofis memperoleh nama yang jelek, hal mana masih dapat dirasakan sampai pada hari ini

    ReplyDelete