Jan 13, 2013

PERFECTIONISM





Ass, jika ingin membaca tentang Perfectionism, bisa konek berikut:


Wss

30 comments:

  1. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Secara harifiah perfeksionis adalah sifat seseorang yang menginginkan kesempurnaan atas segala hal yang ada di sekitarnya. Perfeksionis terdiri dari berbagai macam perspektif yaitu perfeksionis material dan perfeksionis moral. Perfeksionis material adalah perfeksionis yang menginginkan kesempurnaan berdasarkan hal-hal materil seperti harta, kepemilikan atas alam, dan klaim atas ide. Namun, perfeksionis moral adalah keinginan manusia untuk dapat mengidentifikasi keadaan, aktivitas, atau hubungan baik dan tidak baik berdasarkan fakta bahwa mereka diinginkan atau dinikmati oleh manusia. Sehingga perfeksionis moral sesungguhnya telah menembus ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  2. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya, Prof. Menurut referensi dari wikipedia yang saya pahami, perfectionism dapat ditinjau dari psikologi, filsafat, kepercayaan kaum kristiani, dan beberapa perspektif lain. Adapun dilihat dari kacamata filsafat, sebagaimana yang dikemukakan oleh Hurka (1993) bahwa : "This moral theory starts from an account of the good life, or the intrinsically desirable life. And it characterizes this life in a distinctive way. Certain properties, it says, constitute human nature or are definitive of humanity—they make humans human. The good life, it then says, develops these properties to a high degree or realizes what is central to human nature. Different versions of the theory may disagree about what the relevant properties are and so disagree about the content of the good life. But they share the foundational idea that what is good, ultimately, is the development of human nature" yang intinya bahwa perfeksionisme adalah keinginan seseorang untuk memiliki kehidupan yang baik atau ideal secara fisik, mental, material dan spiritual.

    ReplyDelete

  3. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Perfeksionisme merupakan keyakinan bahwa seseorang harus mencapai yang terbaik bagi dirinya dan mencapai kesempurnaan walaupun kesempurnaan hanya milik sang pencipta. Tapi sempurna yang dapat diraih manusia adalah apabila ia mengusahakan suatu hal dengan sebaik mungkin dengan tidak menunda-nunda ruang dan waktu yang ia miliki.

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  5. Junianto
    PM C

    Perfectionist merupakan sifat seseorang yang menginginkan apapun secara sempurna. Hal ini bisa dlihat dari sisi positif dan sisi negatif. Sisi positifnya adalah seseorang akan berusaha keras untuk mendapat hal yang terbaik dan sempurna. Namun, ada hal negatif dimana seseorang akan lebih egois karena lebih mengutamakan kepentingan sendiri. Perfectionisme memang diperlukan agar kita berusaha keras untuk mendapatkan sesuatu. Namun, perlu diseimbangkan kapan kita mengutamakan sifat ini dan kapan kita harus mengedepankan kepentingan bersama.

    ReplyDelete
  6. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum.. terimakasih pak atas referensi yang telah bapak berikan. Berikut pemahaman saya mengenai perfeksionisme dari hasil membaca referensi tersebut. Perfeksionisme merupakan paham yang menuntut sesuatunya sempurna dan merujuk pada teori etika. Paham ini menginginkan kehidupan yang terbaik dan menafsirkannya dengan pencapaian kesejahteraan dan kesuksesan. Terdapat dua versi perfeksionisme, yaitu puting nonhumanistic dan perfeksionisme-pluralisme. Tokoh-tokoh dari paham ini seperti Aristoteles , Aquinas , Spinoza , dan Marx. Contoh sederhana pada seorang perfeksionisme adalah ketika mengerjakan tugas. Seorang perfeksionis akan terus berusaha memperbaiki tugasnya walau tugas tersebut telah dapat dikatakan baik, sehingga ia terkesan membuang waktu yang dapat digunakan untuk mengerjakan tugas lain. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    ReplyDelete
  7. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Secara psikologi, perfeksionisme merupakan suatu paham tentang kepribadian seseorang yang ditandai dengan usaha untuk mencapai kesempurnaan. Orang yang perfeksionis biasanya memliki standar yang sangat tinggi dan khawatir tentang penilaian orang lain terhadap dirinya. Perfeksionis dapat memotivasi seseorang untuk mencapai cita-cita maupun tujuan. Namun jika tidak dapat mencapai tujuannya orang yang perfeksionis cenderung akan depresi.
    Sedangkan menurut filosofinya, perfeksionisme adalah kegigihan kehendak untuk memperoleh kualitas optimal spiritual, mental, fisik, dan materi. Perfeksionisme dimulai dari penjelasan tentang kehidupan yang baik atau kehidupan intrinsik diinginkan.

    ReplyDelete
  8. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Untuk definisi dari perfectionist sudah banyak dibahas pada komentar-komentar sebelumnya, dan pasti banyak sekali pengertian mengenai pengertian perfectionist dari banyak sudut. Disini, saya akan mencoba memberikan pendapat apakah sifat perfectionist itu diperlukan oleh pendidik? Menurut saya, sifat perfectionist sangat diperlukan oleh seseorang, seseorang berhak memiliki sofat perfectionist. Karena kita semua adalh manusia, maka sifat perfectionist dari masing-masing orang itu berbeda. Seorang guru harus berusaha keras menjadi orang yang memiliki sifat perfectionist dalam mempersiapkan pembelajaran agar pembelajaran akan berjalan dengan lancar. Namun, harus ingat, sebagai guru, kita adalah manusia dimana manusia itu tidaklah sempurna, jadi, hasil yang perfect enurut kita itu masih belim 100% perfect, oleh karena itu, perfect disini adalah sesuat dengan usaha dan kemampuan seorang guru. Jika sudah maksimal dalam mempersiapkan kegiatan pembelajaran, maka setelah itu sebagai manusia seyogyanya tawakkal atas apa yang telah diusahakan kepada Tuhan. Jadi, sifat perfectionist memang diperlukan agar sesuatu itu dihasilkan semaksimal mungkin namun harus tetap ingat untuk berserah diri dari apa yang telah dilakukan.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  9. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Berdasarkan pemahaman saya dari beberapa referensi yang terdapat dalam postingan di atas, perfectionism dapat dipandang dari sisi psikologis dan dari filosofis. Menurut Wikipedia, perfectionism merupakan sebuah kegigihan, ketekunan, keteguhan untuk mencapai sesuatu. Sedangkan menurut John Rawls, ia mencirikan perfectionism sebagai “achievement of human excellence in art, science and culture” atau pencapaian keunggulan manusia yang maksimal dalam seni, sains dan budaya. Sementara itu menurut Derek Parfit, mencirikan perfectionism dalam hal pencapaian atau realisasi "hal terbaik dalam hidup”. Jadi perfectionism merupakan keinginan dan kegigihan seseorang untuk mencapai yang terbaik.

    ReplyDelete
  10. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Sesuatu yang berlebihan memanglah tidak baik artinya ketika seseorang terlalu berlebihan
    ingin menjadi seseorang yang sempurna orang tersebut akan menjadi beban pikiran, cepat kehabisan energi, dan tidak akan pernah puas dengan apa yang sudah dilakukannya. Tetapi apabila seseorang tidak memiliki jiwa perfeksionisme, orang tersebut akan santai,tidak memiliki motivasi dan pencapaian.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  11. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    ReplyDelete
    Replies
    1. Topik yang dibahas dalam teori ini adalah nilai entry-perfeksionis, etika perfeksionis dan kesempurnaan sebagai pendekatan politik-tunduk berlangsung kontroversi dan pengembangan. Selain itu, topik ini, sementara melengkapi, tetap sebagian independen satu sama lain. Hal ini dimungkinkan untuk menegaskan etika perfeksionis dan menolak perfeksionisme sebagai pendekatan politik. Selain itu mungkin untuk menerima beberapa klaim dari teori nilai perfeksionis sementara menolak kesimpulan etika dan politik perfeksionis.

      Delete
  12. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Perfeksionis positif adalah seseorang yang mempunyai standar maksimal kesempurnaan, jika ia gagal mencapainya dia tidak menutupinya ataupun menyalahkan orang lain. Dia berpikir idealistis tapi realistis. Perfeksionis dapat dikatakan sebagai wujud keangkuhan yang sering tidak disadari oleh manusia . Menurut saya, berusaha menjadi yang terbaik sangatlah perlu, namun tidak dengan paksaan, tetap tahu batasan-batasannya.

    ReplyDelete
  13. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Orang yang perfeksionis terkadang bisa menyusahkan diri sendiri karena ia akan berpikiran harus selalu menggapai apa yang diinginkan dan akan sulit menerima apabila hal tersebut tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan. Oleh sebab itu dalam kehidupan yang kompleks ini, selain harus memiliki tekad untuk menggapai yang terbaik, juga harus diimbangi dengan mental siap menang dan siap kalah agar jika bahagia tidak akan berlebihan, dan jika kecewa pun tidak terlalu dalam.

    ReplyDelete
  14. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Perfeksionisme secara filsafat dapat diartikan sebagai sebuah ketekunan kehendak (Wikipedia,org). Secara historis, perfeksionisme dikaitkan dengan teori etika yang mencirikan kebaikan manusia dalam hal perkembangan sifat manusia (https://plato.stanford.edu/entries/perfectionism-moral/). Maka perfeksionis bukan semata-mata tentang keinginan menjadi sempurna. Perfeksionis dapat diartikan sebagai sebuah ketekunan kehendak. Dimana seseorang yang perfeksionis berarti bukan semata-mata menginginkan sesuatu yang sempurna tetapi juga diiringi dengan kehendak dan ketekunan yang kuat.

    ReplyDelete
  15. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Perfeksionisme beranggapan bahwa seseorang harus dapat menjadi sempurna. Sempurna yang dimaksud adalah dalam segala hal baik yang bersifat fisik maupun materi. Orang memiliki pandangan perfeksionisme dinamakan perfeksionis. Perfeksionis dapat mengarah ke bentuk negatif maupun positif. Perfeksionis dikatakan positif jika pandangan tersebut mampu mengantarkan manusia dalam hal mengatur dirinya agar lebih teratur dalam menjalani aktivitas. Dapat dikatakan negatif apabila pandangan tersebut menutup mata manusia dalam hal pekerjaannya yang enggan menerima kesalahan maupun kritik dari tindakan yang telah dilakukan. Oleh karenanya perlu dicermati bahwa perfeksionis mampu digunakan dan dimanfaatkan sesuai situasi dan kondisi yang ada.

    ReplyDelete
  16. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Perfeksionisme merupakan paham yang mengharuskan seseorang untuk melakukan atau memiliki segala hal secara sempurna. Seseorang yang perfeksionis akan memperhatikan segala hal secara mendetail, ia tidak ingin terdapat kesalahan dengan apa yang dia lakukan. Seseorang yang perfeksionis tidak jarang akan mengalami ketidak nyamana ketika berada di situasi yang dirinya anggap tidak sempurna. Perfeksionis harus digunakan dengan bijak menurut saya. Karena perfeksionis dapat merugikan orang lain maupun dirinya sendiri. Sehingga perfeksionis juga harus disesuaikan dengan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  17. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C


    Perfectionism adalah suatu ciri kepribadian dimana ia memasang target terlalu tinggi dan terlalu kritis dan khawatir akan evaluasi yang dilakuan orang lain. Menurut saya ciri kepribadian ini kurang baik karena segala sesuatu yang terlalu berlebihan itu kurang baik. Karena Allah tidak suka yang terlalu berlebihan.

    ReplyDelete
  18. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Hakikat hidup manusia adalah menggapai kesempurnaan dari segala sesuatu. Oleh karena itu segala pikiran, perkataan, dan perbuatan diupayakan untuk selalu sempurna. Kecenderungan untuk mencapai kesempurnaan adalah hal yang wajar bagi manusia. Namun perlu diingat bahwa sebaik apapun manusia hanya mampu mendekati kesempurnaan. Kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Allah adalah aturan yang 'maha' dan absolut sehingga perfeksionisme dalam diri manusia tak lain hanya mencapai batas 'mendekati' sempurna.

    ReplyDelete
  19. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Istilah perfeksionisme digunakan untuk merujuk pada kisah kehidupan manusia yang baik, cacatan tentang kesejahteraan manusia, teori moral, dan pendekatan terhadap politik. Yaitu sebuah teori yang mencirikan kebaikan manusia dalam hal perkembangan manusia, teori ini erat kaitannya dengan teori etika. Salah satu penggunaan kata perfeksionisme ialah menggambarkan seseorang yang selalau memperhatikan kualitas kehidupannya atau kualitas dari apa yang ia lakukan. Contoh: wanita tersebut perfeksionis, ia menginginkan pelayanan yang sempurna ketika ia menjadi tamu di sebua hotel, tidak ada yang boleh melakukan kesalahan atau tidak sesuai dengan keinginannya.

    ReplyDelete
  20. Contoh lain ialah seorang guru perfeksionis dalam melakukan kegiatan belajar mengajar, sehingga ia selalu mempersiapkan dengan matang segala yang digunakan dalam menungjang proses pembelajaran seprti RPP, silabus, latihan soal, media pembelajaran dan lain-lain, ia ingin kegiatan pembelajaran yang ia laukan sesempurna mungkin. Perfectionis bagi manusia tentu saja bukan sempurna yang mutlak melainkan sempurna relatif, tergantung dari pemikiran setiap manusia itu sendiri. karena kesempurnaan yang absolut itu adalah milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  21. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Istilah perfectionism sering dipakai untuk menunjukkan keinginan untuk menjadi sempurna dalam semua hal seperti sempurna secara fisik, non fisik, materi. Saya pribadi melihat ada sisi positif dan negatif dari sikap ini. Dilihat dari sisi positifnya, maka perfeksionis mengajarkan untuk terus berusaha sampai meraih apa yang ideal sehingga dirasa sempurna. Seseorang tidak akan berhenti berusaha sebelum ia merasa puas. Rasa puas ini didapat ketika ia merasa apa yang ia dapat telah sempurna. Namun ada sisi negatif dari sifat ini, tak jarang untuk mencapai kesempurnaan seseorang akan menjadi sangat ambisius dan mengesampingkan norma dan etika. Tentu tak ada yang sempurna di dunia ini, tapi setidaknya kita berusaha mendekati sempurna itu tanpa mengesampingkan norma dan etika yang berlaku.

    ReplyDelete
  22. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Menurut pemahaman saya, dalam artian tingkah laku, perfeksionisme berarti tingkah laku yang selalu berusaha untuk mencapai kondisi terbaik atau sempurna. Dalam filsafat, perfeksionisme berarti aliran yang berdasar pada kehendak yang kuat untuk mencapai sesuatu.

    ReplyDelete
  23. Seseorang yang menginginkan kesempurnaan dalam setiap kehidupannya dinamakan perfeksionis. Namun bagi manusia apakah sesungguhnya kesempurnaan itu ada? Tentu tidak, kesempurnaan hanya milik Tuhan, Allah SWT. manusia hanya bisa berusaha semaksimal, tidak untuk mengejar kesempurnaan tersebut.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  24. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Perfectionism adalah keinginan manusia untuk memiliki kesempurna, tidak ada kesalahan satu pun, menjadi yang terbaik. Padahal manusia adalah makhluk yang terbatas, dan tidak sempurna, pasti ada saja yang belum diketahuinya, pasti ada saja kesalahan yang dapat dilakukannya, karena kesempurnaan sejati hanyalah milik Tuhan YME. Sehingga perfectionism pada akhirnya akan berlaku subjektif, dan hanya sempurna di pikiran kita saja.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  25. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Perseksionisme adalah kepribadian yang ingin terlihat sempurna. Seseorng ingin yang terbaik unutk hidupnya, ingin terlihat sempurna. Padahal kesempurnaan hanyalah milik Allah semata, yang bisa kita lakukan adalah berusaha sebaik mungkin dan selebihnya biarlah Allah yang menentukan.

    ReplyDelete
  26. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Perfectionisme mengarah pada paham apapun harus sempurna. Para penganut paham ini, menginginkan apapun ideal atau secara sempurna, baik fisik, material, pikiran, dan banyak hal lainnya. Untuk mendapatkan kesempurnaan yang diinginkan, mereka akan melakukan kerja keras, apapun akan dilakukan. Hal ini tentu sangat bagus jika mampu dikelola dengan baik. Namun tentu ada sisi bahayanya. Jika tidak mampu mengontrol atau mengendalikan diri, sifat egois cenderung akan melekat. Yang mereka pikirkan adalah kesempurnaan dari apa yang mereka miliki. Perfeksionisme pada terapan yang salah juga sangat berpotensi menjadi sombong, rasa sempurna yang melkat pada diri mreka.

    ReplyDelete
  27. Arina Husna Zaini
    17701251024
    PEP S2 B

    Assalamualaikum Wr.Wb
    Perfeksionalism merupakan salah satu cabang dalam filsafat yang membahas tentang pemikiran yang menekankan pada pencapaian secara sempurna atas apa yang akan digapainya. Tentunya pemikiran seperti ini cukup baik. Namun, seringkali terjadi ketimpangan dengan pemikiran yang perfeksionalism karena seseorang yang memiliki pemikiran perfeksionalism cenderung ersifat obsesif-kompulsif, sensitif terhadap kritik, cemas berkepanjangan, keras kepala, berpikir sempit, dan suka menunda.
    Semoga kita terhindar dari sifat-sifat yang merugikan. Terima Kasih

    ReplyDelete
  28. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Menjadi sempurna tentulah dambaan setiap manusia. Namun apakah bisa kesempurnaan itu melekat pada diri dan sikap seorang manusia? Menurut saya, tidak. Karena yang Maha Sempurna hanya the only One, Allah SWT. Manusia hanya berupaya menuju sempurna. Proses inilah yang menjadikan manusia lebih baik. Proses menjadi sempurna mengajarkan banyak hal postif bagi manusia, misalnya ketelitian, kesabaran, giat dan semangat. Namun dalam beberapa kasus, seseorang yang perfectionist seringkali salah langkah dalam bersikap. Mereka akan cendrung egois dan mementingkan diri sendir demi tercapainya kata sempurna dalam persepsi mereka.

    ReplyDelete
  29. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Kesempurnaan di alam semesta ini hanya milik tuhan. Tidak ada manusia yang hidup dengan kesempurnaan, namun manusia dapat berusaha seoptimal mungkin agar mendekati sifat-sifat yang mendekati sempurna. Banyak hal yang harus dipelajari dan dipaham agar menjadi manusia yang utuh, baik dari segi ilmu pengetahuan maupun dari segi sifat dan prilaku. Seseorang harus menjadikan agama serta norma-normanya sebagai acuan dalam mencapai sifat perfect agar tetap berada pada line kehidupan yang bernilai positif.

    ReplyDelete