Jan 13, 2013

PERFECTIONISM





Ass, jika ingin membaca tentang Perfectionism, bisa konek berikut:


Wss

19 comments:

  1. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    ”Perfeksionisme” adalah ”suatu kecenderungan untuk memandang kekurangsempurnaan sekecil apa pun sebagai sesuatu yang tidak berterima”. Kemungkinan besar, saudara pernah menghadapi orang-orang yang berkecenderungan seperti itu. Saudara dapat melihat bahwa tuntutan-tuntutan ekstrem mereka terhadap orang lain dapat menimbulkan banyak masalah, menciptakan suasana ketidakpuasan dan mengecilkan hati. Orang-orang yang paling seimbang sadar bahwa perfeksionisme yang tercermin dari tuntutan-tuntutan yang ekstrem dan tak masuk akal dalam segala segi kehidupan bukanlah sifat yang menarik. Sifat itu harus diatasi. Akan tetapi, masalahnya adalah bahwa bila yang tersangkut adalah sikap atau pembawaan kita sendiri, mungkin sulit rasanya untuk menyadari adanya kecenderungan ke arah perfeksionisme, maka di situlah tantangan yang harus diatasi.

    ReplyDelete
  2. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Menurut Enneagram, orang yang berkepribadian perfeksionis memiliki sifat yang sangat rasional dan sangat idealis. Sangat suka akan keteraturan dan cenderung taat pada aturan. Dia memiliki jiwa yang kuat untuk menentukan mana yang benar dan mana yang salah. Dia sangat ingin merubah dan memperbaiki pola-pola yang salah dalam orang lain. Terkadang bahkan terlalu kritis dan terlalu perfeksionis.

    ReplyDelete
  3. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Menurut Enneagram, orang yang berkepribadian perfeksionis memiliki sifat yang sangat rasional dan sangat idealis. Sangat suka akan keteraturan dan cenderung taat pada aturan. Dia memiliki jiwa yang kuat untuk menentukan mana yang benar dan mana yang salah. Dia sangat ingin merubah dan memperbaiki pola-pola yang salah dalam orang lain. Terkadang bahkan terlalu kritis dan terlalu perfeksionis.

    ReplyDelete
  4. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika

    Assalamualaikum Wr. Wb
    Dalam kehidupan sehari-hari, saya tidak jarang menemukan orang-orang yang perfectionist pada bidang tertentu. Misal dari aspek musik, buku, sampai pada hal memilih pasangan. Namun pemahaman saya terhadap istilah "Perfectionism" hanya sebatas apa yang saya dapatkan dalam pengalaman sehari-hari. Sehingga, saya sangat terbantu dengan link yang bapak bagikan dan memudahkan saya nantinya mempelajari istilah Pergectionism sebagai suatu paham kompleks

    ReplyDelete
  5. Gamarina Isti R
    17790251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Sesuatu yang berlebihan memanglah tidak baik artinya ketika seseorang terlalu berlebihan ingin menjadi seseorang yang sempurna, orang tersebut akan menjadi beban pikiran, cepat kehabisan energi, dan tidak akan pernah puas dengan apa yang sudah dilakukannya. Padahal setiap manusia tidak ada yang sempurna, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan dan dengan kelebihan serta kekurangan tersebut manusia dapat menjadi makhluk yang selalu belajar dan tidak mudah menyerah dengan keadaan sehingga akan membentuk sikap perfeksionisme. Sikap perfeksionisme penting karena apabila seseorang tidak memiliki jiwa perfeksionisme, orang tersebut akan santai, tidak memiliki motivasi dan pencapaian. Oleh karena itu, betapa pentingnya sikap perfeksionisme yang nantinya akan dijadikan sebagai motivasi untuk berprestasi tanpa harus menjadi beban dari diri sendiri.

    ReplyDelete
  6. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Manusia tidak ada yang sempurna (perfect). Tetapi manusia selalu berupaya untuk menuju kesempurnaan. Untuk motivasi instrinsik dalam diri manusia, perfeksionis itu sangat diperlukan. Seperti dalam aktivitas beribadah, kita sebisa mungkin perfect dalam sholat kita, puasa kita, Rukun Iman, dan Rukun Islam kita.

    ReplyDelete
  7. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Pefeksionisme merupakan suatu paham yang menganut keyakinan tentang segala sesuatu harus menjadi sempurna untuk mencapai hasil “terbaik”, orang yang menganut keyakinan ini kita menyebutnya dengan perfeksionis. Perfeksionis tidak jarang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, orang yang perfeksionis ini cenderung kurang mempercayai hasil pekerjaan orang lain, sebab mereka memiliki perhatian atau keinginan berlebihan terhadap detail pekerjaan yang mereka lakukan demi mencapai sebuah kesempurnaan menurut persepsi pribadinya. Meskipun begitu, terkadang perfeksionisme itu perlu terutama dalam hal beribadah, yaitu demi mencapai ridhoNya. Dalam hidup ini tidak ada kesempunaan yang haqiqi, sebab kesempunaan nyatanya hanya milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  8. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    "To be perfect", mungkin itu adalah cita-cita manusia. Manusia ingin mengembangkan dirinya semaksimal mungkin agar mencapai hidup yang "sempurna" menurutnya. Setiap manusia adalah potensi, maka sudah selayaknya tiap manusia mengembangkan potensi dirinya agar maksimal. Apakah kehidupan yang sempurna itu akan tercapai? Tidak ada yang sempurna di dunia ini, tidak ada yang cukup. Manusia akan selalu merasa kurang akan segala sesuatu yang telah dimilikinya, atau yang telah dicapainya. Yang dapat dilakukan manusia hanyalah terus bersyukur atas apa yang telah dimilikinya dan telah dicapainya. Tapi pengembangan diri harus terus terjadi sebagai tugas manusia dalam hidupnya.

    ReplyDelete
  9. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Perfectionism. Dari katanya saja sudah tidak asing lagi yaitu “perfect” yang memiliki arti sempurna. Menurut sumber yang saya baca, perfectionism merupakan suatu keyakinan seseorang untuk mengahruskan dirinya menjadi sempurna demi mencapai kondisi terbaik dalam aspek fisik maupun non-materi. Sedangkan orang yang memiliki pandangan seperti itu disebut perfeksionis. Sepertinya untuk menuju perfect biasanya melakukan segala hal yang terlalu berlebihan, sedangkan segala hal yang berlebihan itu tidaklah baik, maka ini bisa dikatakan sebuah penyakit. Karena jika hal tersebut tidak tercapai akan timbul suatu kepanikah dalam jangka waktu panjang juga cara berpikirnya semput. Padahal obsesi perfec itu membuat beban pikiran dan perasaannya sendiri.

    ReplyDelete
  10. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Perfect berarti sempurna, perfectionism adalah paham yang mengarah pada kesempurnaan. Seseorang yang perfectionism memiliki standar yang tinggi dalam hidupnya. Namun perfectionism memiliki dampak positif dan negatif. Apabila kita lihat dari sudut pandang positif maka kita akan terbiasa untuk selalu berusaha karena tujuan hidup yang tinggi. Namun dampak negatifnya adalah akan ada kekecewaan yang cukup mendalam ketika kita mengalami kegagalan dalam mencapai sesuatu.

    ReplyDelete
  11. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami perfeksionis adalah orang yang sangat mendambakan keempurnaan. Seseorang dengan sifat perfeksionis memiliki kecenderungan untuk menampilkan dan mendapatkan sesuatu dengan sempurna dan tanpa cela. Dia senantiasa ingin semua dalam kehidupannya sempurna dan dipandang sempurna baik itu pekerjaan, penampilan, dan bahkan pekerjaan orang lain pun harusnlah semprna dan tanpa cela. Salah satu kelebihan dari orang dengan sifat seperti ini adalah dia senantiasa termotivasi dalam bekerja, dan dia akan bekerja semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil yang sempurna, akan tetapi apabila dia gagal dalam mencapai kesempurnaan dalam bekerja dia akan sangat kecewa, dan kadang dia akan marah kepada orang lain yang tidak mampu bekerja dengan sempurna.

    ReplyDelete
  12. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Perfectionisme merujuk kepada seseorang yang mengejar kesempurnaan. Seseorang dengan tipe perfectionist ini biasanya ingin semua pekerjaannya menjadi sempurna. Ada dua jenis tipe seseorang yang perfectionist. Pertama seseorang perfectionist yang ia telah menetapkan standar maksimal kesempurnaannya, apabila yang ia standarkan tersebut tidak tercapai, ia akan menerima dengan lapang dada dan menyadari bahwa hal yang tidak tercapai tersebut karena keteledoraan dan kesalahannya. Jenis seseorang yang perfectionist yang kedua ialah kebalikan dari jenis yang pertama, yakni apabila ia telah menetapkan standar maksimal kesempurnaanya dan standarkan tersebut tidak tercapai maka ia tidak menerimanya dengan lapang dada bahkan menyalahkan orang lain. Kita boleh-boleh saja memiliki sifat perfectionist, akan tetapi alangkah lebih baiknya jika sifat perfecionist jenis pertama yang kita miliki. Karena seseunggunya, kesempurnaan itu hanyalah milik Allah semata.

    ReplyDelete
  13. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Terimakasih Prof atas link-link yang telah dibagikan. "Perfeksionis". Dalam kehidupan sehari-hari sudah sering saya mendengar kata tersebut. Terdengar tajam dan menarik. Dari kata dasarnya, "perfect", sempurna. Maka, perfeksionis adalah orang-orang yang mengejar kesempurnaan dalam hidupnya. Terlepas dari kesempurnaan yang seperti apa (karena saya belum begitu memahami makna kesempurnaan yang dimaksudkan, apakah kesempurnaan material atau non material), tentu untuk mengejar kesempurnaan yang diinginkan tersebut diperlukan upaya-upaya yang unik, karena tingkat kesempurnaan tiap-tiap orang berbeda-beda. Maka di dunia ini terdapat banyak perfeksionis yang tidak bisa disamaratakan sifat-sifatnya.

    ReplyDelete
  14. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Kesempurnaan memang menjadi dambaan bagi setiap insan, namun kesempurnaan sejati hanya milik Allah semata tuhan sang pencipta alam. Karena manusia hanya memiliki predikat sebagai kontradiksi dari sebuah identitas karena sebenar-benarnya identitas hanya milik sang maha Esa.
    Kita tidak akan mencapai kesempurnaan namun kita masih bisa menjadi orang yang lebih terstruktur dan sistematis baik dari pola pikir maupun dari pola kehidupan, dan yang paling terpenting adalah kita bisa mengisi ruang kehidupan kita dengan sebenar-benarnya iman dan taqwa agar memperoleh kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat.

    ReplyDelete
  15. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Perfectionism adalah paham yang memandang segala sesuatu dari kesempurnaan, apakah sudah sesuai dengan keadaan yang ideal atau belum. Dalam segala hal, sejak dari prosenya sampai hasilnya diharapkan berjalan sesuai dengan rencana. Maka yang selain keadaan ideal dianggap menyimpang. Sehingga membuat ambisi dan semangat untuk mengerjakan semua yang dikerjakan sesuai dengan yang diinginkan, bahkan jika perlu menggunakan sifat arogan untuk meraih kesesuaian itu. Maka perfeksionisme terkadang dapat membuat seseorang menjadi kurang efektif dan efisien, lupa terhadap tujuan semula.

    ReplyDelete
  16. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Perfeksionisme merupakan paham yang ingin meraih kesempurnaan dan kondisi terbaik untuk suatu idealisme. Perfeksionisme juga merupakan suatu ciri kepribadian yang memiliki kegigihan kehendak dalam memperoleh kualitas optimal spiritual, mental, fisik, dan material makhluk. Menurut paham perfeksionisme, sesuatu yang tidak sempurna tidak dapat diterima sehingga mereka menetapkan standar yang sangat tinggi terhadap suatu hal dan berusaha untuk memperoleh kesempurnaan dalam hal tersebut.

    ReplyDelete
  17. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih prof. Marsigit atas link-link yang telah dibagikan di atas. Perfeksionisme merupakan suatu paham yang menganut keyakinan tentang segala sesuatu harus menjadi sempurna untuk mencapai hasil “terbaik”, orang yang menganut keyakinan ini kita menyebutnya dengan perfeksionis. Maka, perfeksionis adalah orang-orang yang mengejar kesempurnaan dalam hidupnya. Biasanya mereka menginginkan setiap apa yang dia lakukan, apa yang dia capai, apa yang dia punya, haruslah benar-benar dengan apa yang dia inginkan. Sehingga, dia menjalani hidup dengan tidak tenang dan selalu ingin menjadi yang terbaik diantara yang lain. Perfeksionisme juga merupakan suatu ciri kepribadian yang memiliki kegigihan kehendak dalam memperoleh kualitas optimal spiritual, mental, fisik, dan material makhluk. Padahal , sebagai makhluk yang beriman kita tahu bahwa kesempurnaan yang hakiki hanya miliki Allah swt. Jadi sifat dan sikap perfeksionis ini hanya boleh kita puas-puaskan dalam hal berilmu dan beribadah. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  18. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Perfek mempunyai arti sempurna,sesuatu yang dialkukan untuk mencapai hal yang terbaik. ini sejalan dengan apa yang sering orang dengar dengan perfeksionis yang merupakan sifat dimana seseorang selalu ingin menciptakan hasil hayng smepurna atau yang terbaik. walaupunbegitu manusia adalah makhluk yang tidak sempurna, yang maha sempurna adalah Allah SWT. Setiap manusia tidak ada yang sempurna, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Sesuatu yang berlebihan memanglah tidak baik artinya ketika seseorang terlalu berlebihan ingin menjadi seseorang yang sempurna orang tersebut akan menjadi beban pikiran, cepat kehabisan energi, dan tidak akan pernah puas dengan apa yang sudah dilakukannya. Tetapi apabila seseorang tidak memiliki jiwa perfeksionisme, orang tersebut akan santai, tidak memiliki motivasi dan pencapaian. Oleh karena itu jadikanlah perfeksionisme sebagai motivasi untuk berprestasi tanpa harus menjadi beban dari diri sendiri.Berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan dan serahkan hasilnya kepada Allah SWT itu adalah jalan yang terbaik untuk manusia.

    ReplyDelete
  19. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Perfectionism berasal dari kata perfection yang berarti kesempurnaan. Berdasarkan sumber yang saya baca pada link di atas perfectionism dapat diklasifikasikan menjadi perfectionism etik kemudian meningkat menjadi perfectionism politik, disamping itu pada sumber lain menyebutkan perfectionism agama. Perfectionism etik diklasifikasikan menjadi dua yaitu perfectionism egoistik yang berarti seseorang harus berusaha menyempurnakan dirinya sendiri dan perfectionism non-egoistik yang berarti bahwa seseorang harus berusaha menyempurnakan dirinya sendiri dan orang lain. Selanjutnya secara alamiah perfectionism etik dapat meningkat menjadi perfectionism politik. Dalam perfectionism politik, kesempurnaan tersebut berkaitan dengan negara dan semua aturannya. Sedangkan perfectionism agama merupakan usaha yang dilakukan agar terbebas dari dosa.
    Menurut saya kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Manusia hanya bisa berusaha menggapai kesempurnaan yang relatif, dan semua itu tak akan pernah benar-benar dapat diraihnya...

    ReplyDelete