Jan 13, 2013

PERFECTIONISM





Ass, jika ingin membaca tentang Perfectionism, bisa konek berikut:


Wss

66 comments:

  1. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Perfectionism membawa pada kondisi yang dapat menghambat keberhasilan atau apa pun. Perfectionism mengakibatkan seseorang memiliki perhatian berlebih terhadap sesuatu hal. Maka dari itu lebih baik jika bersikap sewajarnya dan tidak terlalu berlebihan. Sikap berlebihan akan membawa pada perasaan yang menggebu – gebu, maka jika yang diharapkan tidak tercapai akan menimbulkan perasaan kecewa yang mendalam. Sehebat – hebatnya manusia tidak ada yang sempurna karena kesempurnaan itu hanyalah milik Tuhan, maka hendaknya menghindari sifat sombong.

    ReplyDelete
  2. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Perfeksionis adalah sifat dimana seseorang memiliki kecenderungan untuk selalu menampilkan sesuatu dengan sempurna dan tidak ada celah sedikit pun. Dalam kehidupannya, orang yang perfeksionis biasanya selalu ingin dipandang sempurna baik dalam pekerjaan, penampilan, bahkan yang lainnya. Tidak hanya itu, saat dia melihat pekerjaan yang dikerjakan orang lain pun, dia melihatnya harus sempurna. Memang hal ini ada hal positif dan negatifnya, positifnya dia selalu mengusahakan sesuatu dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan hasil yang sempurna, namun negatifnya, seseorang itu akan mudah terpukul jika ternyata hasil yang dia dapat tidak sempurna.

    ReplyDelete
  3. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Kita tahu bahwa paham perefect adalah suatu paham yang mengatakan bahwa kita selalau sempurna. Perfeksionisme , dalam psikologi , adalah ciri kepribadian yang dicirikan oleh seseorang berjuang untuk tanpa cacat dan menetapkan standar kinerja tinggi, disertai dengan evaluasi diri yang kritis dan kekhawatiran mengenai evaluasi orang lain. [1] [2] Hal ini paling baik dikonseptualisasikan sebagai karakteristik multidimensional, karena para psikolog sepakat bahwa ada banyak aspek positif dan negatif. [3] Dalam bentuk maladaptifnya , perfeksionisme mendorong orang untuk mencoba mencapai cita-cita yang tak terjangkau sementara perfeksionisme adaptif mereka kadang-kadang dapat memotivasi mereka untuk mencapai tujuan mereka. Pada akhirnya, mereka mendapatkan kesenangan untuk melakukannya. Ketika perfeksionis tidak mencapai tujuan mereka, mereka seringkali mengalami depresi . dengan adanaya Perfeksionis secara kompulsif dan tanpa henti menuju tujuan yang tidak dapat dicapai, dan mengukur harga diri mereka dengan produktivitas dan prestasi. [4] Menekan diri untuk mencapai tujuan yang tidak realistis pasti membuat orang kecewa. Perfeksionis cenderung menjadi kritik keras terhadap diri mereka sendiri ketika mereka gagal memenuhi standar mereka.

    ReplyDelete
  4. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Seperti bentuk katanya, paham perfectionism bersal dari kata perfect atau sempurna. jadi dapat dipahami bahwa paham perfectionosm merupakan suatu paham yang merujuk pada keinginan untuk menuju pada kesempurnaan dalam berbagai hal. Seorang yang perfeksionis akan berusaha dengan keras demi meraih sesuatu yang diingkannya mencapai suatu titik yang disebutnya"sempurna". sehingga seorang perfeksionis tidak berhenti sebelum ia capai apa yang diinginkannya. Namun jika seorang perfeksionis dapat dikatakan sebagai orang yang kurang puas dan begitu ambisius karena mengejar suatu kesempurnaan. jika usahanya menyesuaikan pada kemampuan diri itu tak masalah, namun jika justru menghalangkan segala cara maka itu sangat tidak baik. Karena sebenarnya semua hal di dunia ini tidak ada yang mencapai sempurna kecuali hanya berusaha saja.

    ReplyDelete
  5. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Manusia memang perlu mengusahakan kesempurnaan. Namun perlu disadari bahwa segenap usahanya tidak akan mampu menggapai derajat sempurna mengingat manusia diberikan keterbatasan-keterbatasan. Bila saja manusia memiliki satu sifat kesempurnaan maka Ia tak kan menjadi naman lagi. Menuju atau berusaha menggapai sempurna itu perlu. Tapi tidaklah cukup untuk menjadi sempurna.

    ReplyDelete
  6. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika

    Menurut KBBI perfeksionis berarti orang yang ingin segala-galanya sempurna. Dalam artikel yang dishare dalam elegi ini menyebutkan pula bahwa ada macam perfeksionis, yaitu perfeksionis sebagai sifat manusia dan perfeksionis sebagai kebaikan obyektif. Namun sebenar-benarnya perfeksionis adalah menggapai perfeksionis moral, artinya berusaha sebaik mungkin untuk menjaga moral kita. Orang yang percaya bahwa kesempurnaan moral dicapai kalau dapat hidup tanpa dosa merupakan perfeksionis.

    ReplyDelete
  7. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Perfeksionisme dalam ilmu psikologi yaitu tentang sifat kepribadian. Perfeksionisme dalam filsafat, artinya sebuah pandangan. Perfeksionisme telah memperoleh sejumlah makna dalam filsafat moral dan politik kontemporer. Istilah ini digunakan untuk merujuk pada kisah kehidupan manusia yang baik, catatan tentang kesejahteraan manusia, teori moral, dan pendekatan terhadap politik. Secara historis, perfeksionisme dikaitkan dengan teori etika yang mencirikan kebaikan manusia dalam hal perkembangan sifat manusia. Penulis beragam seperti Aristoteles, Aquinas, Spinoza, Marx, dan T.H.

    ReplyDelete
  8. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Perfeksionisme merupakan istilah dalam psikologi. Perfeksionisme adalah sebuah faham seseorang yang berkaitan dengan ciri kepribadian seseorang yang menetapkan standar kinerja tinggi dan berjuang untuk mendekati kesempurnaan dalam segal hal, hal ini juga disertai dengan evaluasi diri yang kritis dan kekhawatiran mengenai evaluasi orang lain. Faham perfectionis memiliki aspek positif dan negatif terhadap seseorang yang menjalankannya. Dalam wikipedia menyebutkan, memiliki dua bentuk yaitu: 1) Dalam bentuk maladaptif, perfeksionisme mendorong orang untuk mencoba mencapai cita-cita yang tak terjangkau; dan 2) perfeksionisme adaptif mereka kadang-kadang dapat memotivasi mereka untuk mencapai tujuan mereka. Pada akhirnya, mereka mendapatkan kesenangan untuk melakukannya. Ketika perfeksionis tidak mencapai tujuan mereka, mereka seringkali mengalami depresi.

    ReplyDelete
  9. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terima kasih banyak atas link bacaan yang Bapak berikan. Yang dapat saya pahami dari perfectionism adalah bahwa perfectionism adalah suatu ciri kepribadian dimana ia memasang target terlalu tinggi dan terlalu kritis dan khawatir akan evaluasi yang dilakuan orang lain. Menurut saya ciri kepribadian ini kurang baik karena segala sesuatu yang terlalu itu kurang baik. Karena Allah tidak suka yang terlalu berlebihan.

    ReplyDelete
  10. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Perfeksionisme adalah kecenderungan seseorang untuk selalu memiliki atau mencapai kesempurnaan (kondisi terbaik pada aspek fisik ataupun non-materi). Seseorang dapat menampilkan karakter perfeksionis dalam hal pekerjaan, penampilan, ataupun kehidupan sosial. Masalah perfeksionis adalah tindakannya yang cenderung suka menunda-nunda dan akhirnya capek sendiri. Obsesinya akan kesempurnaan menjadi beban pikiran dan meletihkan perasaannya sehingga lebih cepat kehabisan energi dalam melakukan sesuatu.

    ReplyDelete
  11. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    ”Perfeksionisme” adalah ”suatu kecenderungan untuk memandang kekurangsempurnaan sekecil apa pun sebagai sesuatu yang tidak berterima”. Kemungkinan besar, saudara pernah menghadapi orang-orang yang berkecenderungan seperti itu. Saudara dapat melihat bahwa tuntutan-tuntutan ekstrem mereka terhadap orang lain dapat menimbulkan banyak masalah, menciptakan suasana ketidakpuasan dan mengecilkan hati. Orang-orang yang paling seimbang sadar bahwa perfeksionisme yang tercermin dari tuntutan-tuntutan yang ekstrem dan tak masuk akal dalam segala segi kehidupan bukanlah sifat yang menarik. Sifat itu harus diatasi. Akan tetapi, masalahnya adalah bahwa bila yang tersangkut adalah sikap atau pembawaan kita sendiri, mungkin sulit rasanya untuk menyadari adanya kecenderungan ke arah perfeksionisme, maka di situlah tantangan yang harus diatasi.

    ReplyDelete
  12. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Menurut Enneagram, orang yang berkepribadian perfeksionis memiliki sifat yang sangat rasional dan sangat idealis. Sangat suka akan keteraturan dan cenderung taat pada aturan. Dia memiliki jiwa yang kuat untuk menentukan mana yang benar dan mana yang salah. Dia sangat ingin merubah dan memperbaiki pola-pola yang salah dalam orang lain. Terkadang bahkan terlalu kritis dan terlalu perfeksionis.

    ReplyDelete
  13. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Menurut Enneagram, orang yang berkepribadian perfeksionis memiliki sifat yang sangat rasional dan sangat idealis. Sangat suka akan keteraturan dan cenderung taat pada aturan. Dia memiliki jiwa yang kuat untuk menentukan mana yang benar dan mana yang salah. Dia sangat ingin merubah dan memperbaiki pola-pola yang salah dalam orang lain. Terkadang bahkan terlalu kritis dan terlalu perfeksionis.

    ReplyDelete
  14. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika

    Assalamualaikum Wr. Wb
    Dalam kehidupan sehari-hari, saya tidak jarang menemukan orang-orang yang perfectionist pada bidang tertentu. Misal dari aspek musik, buku, sampai pada hal memilih pasangan. Namun pemahaman saya terhadap istilah "Perfectionism" hanya sebatas apa yang saya dapatkan dalam pengalaman sehari-hari. Sehingga, saya sangat terbantu dengan link yang bapak bagikan dan memudahkan saya nantinya mempelajari istilah Pergectionism sebagai suatu paham kompleks

    ReplyDelete
  15. Gamarina Isti R
    17790251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Sesuatu yang berlebihan memanglah tidak baik artinya ketika seseorang terlalu berlebihan ingin menjadi seseorang yang sempurna, orang tersebut akan menjadi beban pikiran, cepat kehabisan energi, dan tidak akan pernah puas dengan apa yang sudah dilakukannya. Padahal setiap manusia tidak ada yang sempurna, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan dan dengan kelebihan serta kekurangan tersebut manusia dapat menjadi makhluk yang selalu belajar dan tidak mudah menyerah dengan keadaan sehingga akan membentuk sikap perfeksionisme. Sikap perfeksionisme penting karena apabila seseorang tidak memiliki jiwa perfeksionisme, orang tersebut akan santai, tidak memiliki motivasi dan pencapaian. Oleh karena itu, betapa pentingnya sikap perfeksionisme yang nantinya akan dijadikan sebagai motivasi untuk berprestasi tanpa harus menjadi beban dari diri sendiri.

    ReplyDelete
  16. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Manusia tidak ada yang sempurna (perfect). Tetapi manusia selalu berupaya untuk menuju kesempurnaan. Untuk motivasi instrinsik dalam diri manusia, perfeksionis itu sangat diperlukan. Seperti dalam aktivitas beribadah, kita sebisa mungkin perfect dalam sholat kita, puasa kita, Rukun Iman, dan Rukun Islam kita.

    ReplyDelete
  17. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Pefeksionisme merupakan suatu paham yang menganut keyakinan tentang segala sesuatu harus menjadi sempurna untuk mencapai hasil “terbaik”, orang yang menganut keyakinan ini kita menyebutnya dengan perfeksionis. Perfeksionis tidak jarang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, orang yang perfeksionis ini cenderung kurang mempercayai hasil pekerjaan orang lain, sebab mereka memiliki perhatian atau keinginan berlebihan terhadap detail pekerjaan yang mereka lakukan demi mencapai sebuah kesempurnaan menurut persepsi pribadinya. Meskipun begitu, terkadang perfeksionisme itu perlu terutama dalam hal beribadah, yaitu demi mencapai ridhoNya. Dalam hidup ini tidak ada kesempunaan yang haqiqi, sebab kesempunaan nyatanya hanya milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  18. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    "To be perfect", mungkin itu adalah cita-cita manusia. Manusia ingin mengembangkan dirinya semaksimal mungkin agar mencapai hidup yang "sempurna" menurutnya. Setiap manusia adalah potensi, maka sudah selayaknya tiap manusia mengembangkan potensi dirinya agar maksimal. Apakah kehidupan yang sempurna itu akan tercapai? Tidak ada yang sempurna di dunia ini, tidak ada yang cukup. Manusia akan selalu merasa kurang akan segala sesuatu yang telah dimilikinya, atau yang telah dicapainya. Yang dapat dilakukan manusia hanyalah terus bersyukur atas apa yang telah dimilikinya dan telah dicapainya. Tapi pengembangan diri harus terus terjadi sebagai tugas manusia dalam hidupnya.

    ReplyDelete
  19. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Perfectionism. Dari katanya saja sudah tidak asing lagi yaitu “perfect” yang memiliki arti sempurna. Menurut sumber yang saya baca, perfectionism merupakan suatu keyakinan seseorang untuk mengahruskan dirinya menjadi sempurna demi mencapai kondisi terbaik dalam aspek fisik maupun non-materi. Sedangkan orang yang memiliki pandangan seperti itu disebut perfeksionis. Sepertinya untuk menuju perfect biasanya melakukan segala hal yang terlalu berlebihan, sedangkan segala hal yang berlebihan itu tidaklah baik, maka ini bisa dikatakan sebuah penyakit. Karena jika hal tersebut tidak tercapai akan timbul suatu kepanikah dalam jangka waktu panjang juga cara berpikirnya semput. Padahal obsesi perfec itu membuat beban pikiran dan perasaannya sendiri.

    ReplyDelete
  20. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Perfect berarti sempurna, perfectionism adalah paham yang mengarah pada kesempurnaan. Seseorang yang perfectionism memiliki standar yang tinggi dalam hidupnya. Namun perfectionism memiliki dampak positif dan negatif. Apabila kita lihat dari sudut pandang positif maka kita akan terbiasa untuk selalu berusaha karena tujuan hidup yang tinggi. Namun dampak negatifnya adalah akan ada kekecewaan yang cukup mendalam ketika kita mengalami kegagalan dalam mencapai sesuatu.

    ReplyDelete
  21. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami perfeksionis adalah orang yang sangat mendambakan keempurnaan. Seseorang dengan sifat perfeksionis memiliki kecenderungan untuk menampilkan dan mendapatkan sesuatu dengan sempurna dan tanpa cela. Dia senantiasa ingin semua dalam kehidupannya sempurna dan dipandang sempurna baik itu pekerjaan, penampilan, dan bahkan pekerjaan orang lain pun harusnlah semprna dan tanpa cela. Salah satu kelebihan dari orang dengan sifat seperti ini adalah dia senantiasa termotivasi dalam bekerja, dan dia akan bekerja semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil yang sempurna, akan tetapi apabila dia gagal dalam mencapai kesempurnaan dalam bekerja dia akan sangat kecewa, dan kadang dia akan marah kepada orang lain yang tidak mampu bekerja dengan sempurna.

    ReplyDelete
  22. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Perfectionisme merujuk kepada seseorang yang mengejar kesempurnaan. Seseorang dengan tipe perfectionist ini biasanya ingin semua pekerjaannya menjadi sempurna. Ada dua jenis tipe seseorang yang perfectionist. Pertama seseorang perfectionist yang ia telah menetapkan standar maksimal kesempurnaannya, apabila yang ia standarkan tersebut tidak tercapai, ia akan menerima dengan lapang dada dan menyadari bahwa hal yang tidak tercapai tersebut karena keteledoraan dan kesalahannya. Jenis seseorang yang perfectionist yang kedua ialah kebalikan dari jenis yang pertama, yakni apabila ia telah menetapkan standar maksimal kesempurnaanya dan standarkan tersebut tidak tercapai maka ia tidak menerimanya dengan lapang dada bahkan menyalahkan orang lain. Kita boleh-boleh saja memiliki sifat perfectionist, akan tetapi alangkah lebih baiknya jika sifat perfecionist jenis pertama yang kita miliki. Karena seseunggunya, kesempurnaan itu hanyalah milik Allah semata.

    ReplyDelete
  23. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Terimakasih Prof atas link-link yang telah dibagikan. "Perfeksionis". Dalam kehidupan sehari-hari sudah sering saya mendengar kata tersebut. Terdengar tajam dan menarik. Dari kata dasarnya, "perfect", sempurna. Maka, perfeksionis adalah orang-orang yang mengejar kesempurnaan dalam hidupnya. Terlepas dari kesempurnaan yang seperti apa (karena saya belum begitu memahami makna kesempurnaan yang dimaksudkan, apakah kesempurnaan material atau non material), tentu untuk mengejar kesempurnaan yang diinginkan tersebut diperlukan upaya-upaya yang unik, karena tingkat kesempurnaan tiap-tiap orang berbeda-beda. Maka di dunia ini terdapat banyak perfeksionis yang tidak bisa disamaratakan sifat-sifatnya.

    ReplyDelete
  24. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Kesempurnaan memang menjadi dambaan bagi setiap insan, namun kesempurnaan sejati hanya milik Allah semata tuhan sang pencipta alam. Karena manusia hanya memiliki predikat sebagai kontradiksi dari sebuah identitas karena sebenar-benarnya identitas hanya milik sang maha Esa.
    Kita tidak akan mencapai kesempurnaan namun kita masih bisa menjadi orang yang lebih terstruktur dan sistematis baik dari pola pikir maupun dari pola kehidupan, dan yang paling terpenting adalah kita bisa mengisi ruang kehidupan kita dengan sebenar-benarnya iman dan taqwa agar memperoleh kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat.

    ReplyDelete
  25. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Perfectionism adalah paham yang memandang segala sesuatu dari kesempurnaan, apakah sudah sesuai dengan keadaan yang ideal atau belum. Dalam segala hal, sejak dari prosenya sampai hasilnya diharapkan berjalan sesuai dengan rencana. Maka yang selain keadaan ideal dianggap menyimpang. Sehingga membuat ambisi dan semangat untuk mengerjakan semua yang dikerjakan sesuai dengan yang diinginkan, bahkan jika perlu menggunakan sifat arogan untuk meraih kesesuaian itu. Maka perfeksionisme terkadang dapat membuat seseorang menjadi kurang efektif dan efisien, lupa terhadap tujuan semula.

    ReplyDelete
  26. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Perfeksionisme merupakan paham yang ingin meraih kesempurnaan dan kondisi terbaik untuk suatu idealisme. Perfeksionisme juga merupakan suatu ciri kepribadian yang memiliki kegigihan kehendak dalam memperoleh kualitas optimal spiritual, mental, fisik, dan material makhluk. Menurut paham perfeksionisme, sesuatu yang tidak sempurna tidak dapat diterima sehingga mereka menetapkan standar yang sangat tinggi terhadap suatu hal dan berusaha untuk memperoleh kesempurnaan dalam hal tersebut.

    ReplyDelete
  27. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih prof. Marsigit atas link-link yang telah dibagikan di atas. Perfeksionisme merupakan suatu paham yang menganut keyakinan tentang segala sesuatu harus menjadi sempurna untuk mencapai hasil “terbaik”, orang yang menganut keyakinan ini kita menyebutnya dengan perfeksionis. Maka, perfeksionis adalah orang-orang yang mengejar kesempurnaan dalam hidupnya. Biasanya mereka menginginkan setiap apa yang dia lakukan, apa yang dia capai, apa yang dia punya, haruslah benar-benar dengan apa yang dia inginkan. Sehingga, dia menjalani hidup dengan tidak tenang dan selalu ingin menjadi yang terbaik diantara yang lain. Perfeksionisme juga merupakan suatu ciri kepribadian yang memiliki kegigihan kehendak dalam memperoleh kualitas optimal spiritual, mental, fisik, dan material makhluk. Padahal , sebagai makhluk yang beriman kita tahu bahwa kesempurnaan yang hakiki hanya miliki Allah swt. Jadi sifat dan sikap perfeksionis ini hanya boleh kita puas-puaskan dalam hal berilmu dan beribadah. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  28. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Perfek mempunyai arti sempurna,sesuatu yang dialkukan untuk mencapai hal yang terbaik. ini sejalan dengan apa yang sering orang dengar dengan perfeksionis yang merupakan sifat dimana seseorang selalu ingin menciptakan hasil hayng smepurna atau yang terbaik. walaupunbegitu manusia adalah makhluk yang tidak sempurna, yang maha sempurna adalah Allah SWT. Setiap manusia tidak ada yang sempurna, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Sesuatu yang berlebihan memanglah tidak baik artinya ketika seseorang terlalu berlebihan ingin menjadi seseorang yang sempurna orang tersebut akan menjadi beban pikiran, cepat kehabisan energi, dan tidak akan pernah puas dengan apa yang sudah dilakukannya. Tetapi apabila seseorang tidak memiliki jiwa perfeksionisme, orang tersebut akan santai, tidak memiliki motivasi dan pencapaian. Oleh karena itu jadikanlah perfeksionisme sebagai motivasi untuk berprestasi tanpa harus menjadi beban dari diri sendiri.Berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan dan serahkan hasilnya kepada Allah SWT itu adalah jalan yang terbaik untuk manusia.

    ReplyDelete
  29. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Perfectionism berasal dari kata perfection yang berarti kesempurnaan. Berdasarkan sumber yang saya baca pada link di atas perfectionism dapat diklasifikasikan menjadi perfectionism etik kemudian meningkat menjadi perfectionism politik, disamping itu pada sumber lain menyebutkan perfectionism agama. Perfectionism etik diklasifikasikan menjadi dua yaitu perfectionism egoistik yang berarti seseorang harus berusaha menyempurnakan dirinya sendiri dan perfectionism non-egoistik yang berarti bahwa seseorang harus berusaha menyempurnakan dirinya sendiri dan orang lain. Selanjutnya secara alamiah perfectionism etik dapat meningkat menjadi perfectionism politik. Dalam perfectionism politik, kesempurnaan tersebut berkaitan dengan negara dan semua aturannya. Sedangkan perfectionism agama merupakan usaha yang dilakukan agar terbebas dari dosa.
    Menurut saya kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Manusia hanya bisa berusaha menggapai kesempurnaan yang relatif, dan semua itu tak akan pernah benar-benar dapat diraihnya...

    ReplyDelete
  30. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillah..
    Perfect jika diartikan dalam bahasa indonesia berarti sempurna. Perfeksionism adalah sesuatu yang berpusat pada kesempurnaan. Tidak ada parameter yang mutlak dari perfektionisme manusia, tetapi perfeksionisme sering dihubungkan dengan pandangan seseorang yang menganggap sesuatu itu harus sesuai dengan kondisi yang di-ideal-idealkan. Hal ini sering dihubungkan dengan sifat seseorang yang ingin selalu sempurna dalam apapun yang sedang dilakukannya. Seorang perfeksionis biasanya memiliki kondisi ideal yang lebih tinggi dibandingkan orang lain,sehingga sering kali sifat ini sering menimbulkan rasa kecemasan dan dapat memunculkan kekecewaan jika kenyataan tidak sesuai dengan ekspektasi. Terlepas dari alam semesta yang diciptakan Tuhan dengan sempurna, kita sebagai manusia adalah makhluk yang tidak sempurna; hendaknya bisa mengatur diri dan tidak men-Tuhan-kan diri sendiri. Dengan menyadari bahwa manusia tidak sempurna, maka Insya Allah kita akan mencapai kebahagiaan hidup.

    ReplyDelete
  31. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Assalamu'alaikum wr wb.

    Perfect mempunyai arti sempurna atau kesempurnaan, sedangkan Perfectionisme dapat diartikan sebagai sebuah aliran yang menyukai atau memandang segala hal dengan kesempurnaan. Setiap manusia ingin melakukan segala sesuatu baik secara spiritual, mental, fisik atau material dengan kualitas yang perfect, akan tetapi dalam pandangan setiap manusia pasti akan berbeda tingkat perfect yang diinginkan (diidealkan). Jika seorang yang perfectionis tersebut tidak mencapai nilai kesempurnaan maka seseorang tersebut akan kecewa dan kecemasan yang mendalam. Kesempurnaan yang hakiki adalah milik Allah semata, oleh karena itu manusia tidak berhak mengatur sebuah nilai kesempurnaan untuk orang lain atau untuk mencapai sebuah kehidupan atau keadaan hidup hanya dengan nilai kesempurnaannya. Sebagai seorang muslim haruslah melakukan segala sesuatu karena Allah, sehingga Allah yang akan menilai sempurna atau tidaknya.

    ReplyDelete
  32. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Setiap orang memiliki karakter yang berbeda antara satu dengan lainnya. Berbagai macam karakter pada manusia di dunia ini tentunya memiliki keunikan tersendiri. Salah satu karakter yang mungkin sering atau pernah kita jumpai adalah perfeksionis. Perfeksionis merupakan sikap yang mengharapkan kesempurnaan dalam segala hal, baik itu yang ada pada diri pribadinya atau pada sesuatu yang ada di lingkungannya.

    ReplyDelete
  33. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Menurut wikipedia, perfeksionisme adalah keyakinan bahwa seseorang harus menjadi sempurna untuk mencapai kondisi terbaik pada aspek fisik ataupun non-materi. Orang yang perfeksionis memiliki perhatian berlebih terhadap sesuatu, senditif terhadap kritik, cemas berkepanjangan karena memikirkan bagaimana caranya agar bisa sempurna, berpikir sempit, dan suka menunda-nunda. Perfeksionis atau harus sempurna memang diperlukan akan tetapi ia juga bisa menghambat apabila tidak ditempatkan sesuai denga ruang dan waktunya.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  34. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Melanjutkan pendapat saya mengenai perfectionism, menciptakan suatu karya yang sempurna merupakan sesuatu yang memang sudah semestinya, namun seseorang yang terlalu berambisi perfeksionis akan menemukan banyak rintangan yang sama sekali tidak perlu. Obsesinya yang selalu menginginkan kesempurnaan menjadi beban pikiran yang sangat mendalam dan sudah pasti juga akan melelahkan perasaan. Selain itu ia juga akan mengalami kecemasan tentang bagaimana menyempurnakan sesuatu yang ia kerjakan. Dengan demikian, perfeksionis merupakan aspek yang perlu diperhatikan dalam segala hal akan tetapi juga harus memahami ruang dan waktunya agar sesuatu yang kita kerjakan dapat lebih efisien.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  35. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb


    Hampir semua orang mempunyai perjalanan atau kisah hidup.Perfeksionisme merujuk pada moral atau etika maupun politik. Keinginan dan hasrat manusia yang tidak pernah putus sehingga ingin mencpai puncak kehidupannya. Bebarapa orang bersaumsi bahwa alam bernilai dan berharga .Kehidupan dapat dipahami menjadi dua siis yang berbeda: yang pertama dipahami sebagai suatu kesejahteraan.Yang dipahamai sebagai kehidupan yang maksimal daklam mengapainya.Yang kedua dipahami sebagai keunggulan atau kesuksesan.Sebagian berpendapat bahwa keunggulan dan kesuksesan hidup dapat dirasakan jika dapat berbagi dan bermanfaat bagi kehidupan orang lain.

    ReplyDelete
  36. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Perfeksionisme merupakan paham yang berkaitan dengan moral yang mengarahkan manusia untuk peduli terhadap kesempurnaan orang lain maupun diri mereka sendiri. Untuk mengejar kesempurnaan tersebut bisa bermakna positif maupun negative, dilihat dari pola pikir seseorang. Padahal sesungguhnya keterbatasan tak akan luput dari manusia, sehingga kesempurnaan itu tidak akan pernah diraih. Karena kesempurnaan datangnya hanya dari Allah dan hanya milik-nya. Maka sebagai makhluk ciptaannya, tidak berhenti bersyukur atas apa yang sudah diberi dan selalu merefleksi diri atas perbuatan yang selama ini dilakukan, merupakan salah satu cara agar tidak angkuh dan sombong selama pencarian jati diri menjadi perfectionis.

    ReplyDelete
  37. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Secara harifiah perfeksionis adalah sifat seseorang yang menginginkan kesempurnaan atas segala hal yang ada di sekitarnya. Perfeksionis terdiri dari berbagai macam perspektif yaitu perfeksionis material dan perfeksionis moral. Perfeksionis material adalah perfeksionis yang menginginkan kesempurnaan berdasarkan hal-hal materil seperti harta, kepemilikan atas alam, dan klaim atas ide. Namun, perfeksionis moral adalah keinginan manusia untuk dapat mengidentifikasi keadaan, aktivitas, atau hubungan baik dan tidak baik berdasarkan fakta bahwa mereka diinginkan atau dinikmati oleh manusia. Sehingga perfeksionis moral sesungguhnya telah menembus ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  38. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya, Prof. Menurut referensi dari wikipedia yang saya pahami, perfectionism dapat ditinjau dari psikologi, filsafat, kepercayaan kaum kristiani, dan beberapa perspektif lain. Adapun dilihat dari kacamata filsafat, sebagaimana yang dikemukakan oleh Hurka (1993) bahwa : "This moral theory starts from an account of the good life, or the intrinsically desirable life. And it characterizes this life in a distinctive way. Certain properties, it says, constitute human nature or are definitive of humanity—they make humans human. The good life, it then says, develops these properties to a high degree or realizes what is central to human nature. Different versions of the theory may disagree about what the relevant properties are and so disagree about the content of the good life. But they share the foundational idea that what is good, ultimately, is the development of human nature" yang intinya bahwa perfeksionisme adalah keinginan seseorang untuk memiliki kehidupan yang baik atau ideal secara fisik, mental, material dan spiritual.

    ReplyDelete

  39. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Perfeksionisme merupakan keyakinan bahwa seseorang harus mencapai yang terbaik bagi dirinya dan mencapai kesempurnaan walaupun kesempurnaan hanya milik sang pencipta. Tapi sempurna yang dapat diraih manusia adalah apabila ia mengusahakan suatu hal dengan sebaik mungkin dengan tidak menunda-nunda ruang dan waktu yang ia miliki.

    ReplyDelete
  40. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  41. Junianto
    PM C

    Perfectionist merupakan sifat seseorang yang menginginkan apapun secara sempurna. Hal ini bisa dlihat dari sisi positif dan sisi negatif. Sisi positifnya adalah seseorang akan berusaha keras untuk mendapat hal yang terbaik dan sempurna. Namun, ada hal negatif dimana seseorang akan lebih egois karena lebih mengutamakan kepentingan sendiri. Perfectionisme memang diperlukan agar kita berusaha keras untuk mendapatkan sesuatu. Namun, perlu diseimbangkan kapan kita mengutamakan sifat ini dan kapan kita harus mengedepankan kepentingan bersama.

    ReplyDelete
  42. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum.. terimakasih pak atas referensi yang telah bapak berikan. Berikut pemahaman saya mengenai perfeksionisme dari hasil membaca referensi tersebut. Perfeksionisme merupakan paham yang menuntut sesuatunya sempurna dan merujuk pada teori etika. Paham ini menginginkan kehidupan yang terbaik dan menafsirkannya dengan pencapaian kesejahteraan dan kesuksesan. Terdapat dua versi perfeksionisme, yaitu puting nonhumanistic dan perfeksionisme-pluralisme. Tokoh-tokoh dari paham ini seperti Aristoteles , Aquinas , Spinoza , dan Marx. Contoh sederhana pada seorang perfeksionisme adalah ketika mengerjakan tugas. Seorang perfeksionis akan terus berusaha memperbaiki tugasnya walau tugas tersebut telah dapat dikatakan baik, sehingga ia terkesan membuang waktu yang dapat digunakan untuk mengerjakan tugas lain. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    ReplyDelete
  43. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Secara psikologi, perfeksionisme merupakan suatu paham tentang kepribadian seseorang yang ditandai dengan usaha untuk mencapai kesempurnaan. Orang yang perfeksionis biasanya memliki standar yang sangat tinggi dan khawatir tentang penilaian orang lain terhadap dirinya. Perfeksionis dapat memotivasi seseorang untuk mencapai cita-cita maupun tujuan. Namun jika tidak dapat mencapai tujuannya orang yang perfeksionis cenderung akan depresi.
    Sedangkan menurut filosofinya, perfeksionisme adalah kegigihan kehendak untuk memperoleh kualitas optimal spiritual, mental, fisik, dan materi. Perfeksionisme dimulai dari penjelasan tentang kehidupan yang baik atau kehidupan intrinsik diinginkan.

    ReplyDelete
  44. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Untuk definisi dari perfectionist sudah banyak dibahas pada komentar-komentar sebelumnya, dan pasti banyak sekali pengertian mengenai pengertian perfectionist dari banyak sudut. Disini, saya akan mencoba memberikan pendapat apakah sifat perfectionist itu diperlukan oleh pendidik? Menurut saya, sifat perfectionist sangat diperlukan oleh seseorang, seseorang berhak memiliki sofat perfectionist. Karena kita semua adalh manusia, maka sifat perfectionist dari masing-masing orang itu berbeda. Seorang guru harus berusaha keras menjadi orang yang memiliki sifat perfectionist dalam mempersiapkan pembelajaran agar pembelajaran akan berjalan dengan lancar. Namun, harus ingat, sebagai guru, kita adalah manusia dimana manusia itu tidaklah sempurna, jadi, hasil yang perfect enurut kita itu masih belim 100% perfect, oleh karena itu, perfect disini adalah sesuat dengan usaha dan kemampuan seorang guru. Jika sudah maksimal dalam mempersiapkan kegiatan pembelajaran, maka setelah itu sebagai manusia seyogyanya tawakkal atas apa yang telah diusahakan kepada Tuhan. Jadi, sifat perfectionist memang diperlukan agar sesuatu itu dihasilkan semaksimal mungkin namun harus tetap ingat untuk berserah diri dari apa yang telah dilakukan.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  45. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Berdasarkan pemahaman saya dari beberapa referensi yang terdapat dalam postingan di atas, perfectionism dapat dipandang dari sisi psikologis dan dari filosofis. Menurut Wikipedia, perfectionism merupakan sebuah kegigihan, ketekunan, keteguhan untuk mencapai sesuatu. Sedangkan menurut John Rawls, ia mencirikan perfectionism sebagai “achievement of human excellence in art, science and culture” atau pencapaian keunggulan manusia yang maksimal dalam seni, sains dan budaya. Sementara itu menurut Derek Parfit, mencirikan perfectionism dalam hal pencapaian atau realisasi "hal terbaik dalam hidup”. Jadi perfectionism merupakan keinginan dan kegigihan seseorang untuk mencapai yang terbaik.

    ReplyDelete
  46. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Sesuatu yang berlebihan memanglah tidak baik artinya ketika seseorang terlalu berlebihan
    ingin menjadi seseorang yang sempurna orang tersebut akan menjadi beban pikiran, cepat kehabisan energi, dan tidak akan pernah puas dengan apa yang sudah dilakukannya. Tetapi apabila seseorang tidak memiliki jiwa perfeksionisme, orang tersebut akan santai,tidak memiliki motivasi dan pencapaian.

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  47. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    ReplyDelete
    Replies
    1. Topik yang dibahas dalam teori ini adalah nilai entry-perfeksionis, etika perfeksionis dan kesempurnaan sebagai pendekatan politik-tunduk berlangsung kontroversi dan pengembangan. Selain itu, topik ini, sementara melengkapi, tetap sebagian independen satu sama lain. Hal ini dimungkinkan untuk menegaskan etika perfeksionis dan menolak perfeksionisme sebagai pendekatan politik. Selain itu mungkin untuk menerima beberapa klaim dari teori nilai perfeksionis sementara menolak kesimpulan etika dan politik perfeksionis.

      Delete
  48. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Perfeksionis positif adalah seseorang yang mempunyai standar maksimal kesempurnaan, jika ia gagal mencapainya dia tidak menutupinya ataupun menyalahkan orang lain. Dia berpikir idealistis tapi realistis. Perfeksionis dapat dikatakan sebagai wujud keangkuhan yang sering tidak disadari oleh manusia . Menurut saya, berusaha menjadi yang terbaik sangatlah perlu, namun tidak dengan paksaan, tetap tahu batasan-batasannya.

    ReplyDelete
  49. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Orang yang perfeksionis terkadang bisa menyusahkan diri sendiri karena ia akan berpikiran harus selalu menggapai apa yang diinginkan dan akan sulit menerima apabila hal tersebut tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan. Oleh sebab itu dalam kehidupan yang kompleks ini, selain harus memiliki tekad untuk menggapai yang terbaik, juga harus diimbangi dengan mental siap menang dan siap kalah agar jika bahagia tidak akan berlebihan, dan jika kecewa pun tidak terlalu dalam.

    ReplyDelete
  50. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Perfeksionisme secara filsafat dapat diartikan sebagai sebuah ketekunan kehendak (Wikipedia,org). Secara historis, perfeksionisme dikaitkan dengan teori etika yang mencirikan kebaikan manusia dalam hal perkembangan sifat manusia (https://plato.stanford.edu/entries/perfectionism-moral/). Maka perfeksionis bukan semata-mata tentang keinginan menjadi sempurna. Perfeksionis dapat diartikan sebagai sebuah ketekunan kehendak. Dimana seseorang yang perfeksionis berarti bukan semata-mata menginginkan sesuatu yang sempurna tetapi juga diiringi dengan kehendak dan ketekunan yang kuat.

    ReplyDelete
  51. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Perfeksionisme beranggapan bahwa seseorang harus dapat menjadi sempurna. Sempurna yang dimaksud adalah dalam segala hal baik yang bersifat fisik maupun materi. Orang memiliki pandangan perfeksionisme dinamakan perfeksionis. Perfeksionis dapat mengarah ke bentuk negatif maupun positif. Perfeksionis dikatakan positif jika pandangan tersebut mampu mengantarkan manusia dalam hal mengatur dirinya agar lebih teratur dalam menjalani aktivitas. Dapat dikatakan negatif apabila pandangan tersebut menutup mata manusia dalam hal pekerjaannya yang enggan menerima kesalahan maupun kritik dari tindakan yang telah dilakukan. Oleh karenanya perlu dicermati bahwa perfeksionis mampu digunakan dan dimanfaatkan sesuai situasi dan kondisi yang ada.

    ReplyDelete
  52. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Perfeksionisme merupakan paham yang mengharuskan seseorang untuk melakukan atau memiliki segala hal secara sempurna. Seseorang yang perfeksionis akan memperhatikan segala hal secara mendetail, ia tidak ingin terdapat kesalahan dengan apa yang dia lakukan. Seseorang yang perfeksionis tidak jarang akan mengalami ketidak nyamana ketika berada di situasi yang dirinya anggap tidak sempurna. Perfeksionis harus digunakan dengan bijak menurut saya. Karena perfeksionis dapat merugikan orang lain maupun dirinya sendiri. Sehingga perfeksionis juga harus disesuaikan dengan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  53. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C


    Perfectionism adalah suatu ciri kepribadian dimana ia memasang target terlalu tinggi dan terlalu kritis dan khawatir akan evaluasi yang dilakuan orang lain. Menurut saya ciri kepribadian ini kurang baik karena segala sesuatu yang terlalu berlebihan itu kurang baik. Karena Allah tidak suka yang terlalu berlebihan.

    ReplyDelete
  54. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Hakikat hidup manusia adalah menggapai kesempurnaan dari segala sesuatu. Oleh karena itu segala pikiran, perkataan, dan perbuatan diupayakan untuk selalu sempurna. Kecenderungan untuk mencapai kesempurnaan adalah hal yang wajar bagi manusia. Namun perlu diingat bahwa sebaik apapun manusia hanya mampu mendekati kesempurnaan. Kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Allah adalah aturan yang 'maha' dan absolut sehingga perfeksionisme dalam diri manusia tak lain hanya mencapai batas 'mendekati' sempurna.

    ReplyDelete
  55. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Istilah perfeksionisme digunakan untuk merujuk pada kisah kehidupan manusia yang baik, cacatan tentang kesejahteraan manusia, teori moral, dan pendekatan terhadap politik. Yaitu sebuah teori yang mencirikan kebaikan manusia dalam hal perkembangan manusia, teori ini erat kaitannya dengan teori etika. Salah satu penggunaan kata perfeksionisme ialah menggambarkan seseorang yang selalau memperhatikan kualitas kehidupannya atau kualitas dari apa yang ia lakukan. Contoh: wanita tersebut perfeksionis, ia menginginkan pelayanan yang sempurna ketika ia menjadi tamu di sebua hotel, tidak ada yang boleh melakukan kesalahan atau tidak sesuai dengan keinginannya.

    ReplyDelete
  56. Contoh lain ialah seorang guru perfeksionis dalam melakukan kegiatan belajar mengajar, sehingga ia selalu mempersiapkan dengan matang segala yang digunakan dalam menungjang proses pembelajaran seprti RPP, silabus, latihan soal, media pembelajaran dan lain-lain, ia ingin kegiatan pembelajaran yang ia laukan sesempurna mungkin. Perfectionis bagi manusia tentu saja bukan sempurna yang mutlak melainkan sempurna relatif, tergantung dari pemikiran setiap manusia itu sendiri. karena kesempurnaan yang absolut itu adalah milik Allah SWT.

    ReplyDelete
  57. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Istilah perfectionism sering dipakai untuk menunjukkan keinginan untuk menjadi sempurna dalam semua hal seperti sempurna secara fisik, non fisik, materi. Saya pribadi melihat ada sisi positif dan negatif dari sikap ini. Dilihat dari sisi positifnya, maka perfeksionis mengajarkan untuk terus berusaha sampai meraih apa yang ideal sehingga dirasa sempurna. Seseorang tidak akan berhenti berusaha sebelum ia merasa puas. Rasa puas ini didapat ketika ia merasa apa yang ia dapat telah sempurna. Namun ada sisi negatif dari sifat ini, tak jarang untuk mencapai kesempurnaan seseorang akan menjadi sangat ambisius dan mengesampingkan norma dan etika. Tentu tak ada yang sempurna di dunia ini, tapi setidaknya kita berusaha mendekati sempurna itu tanpa mengesampingkan norma dan etika yang berlaku.

    ReplyDelete
  58. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Menurut pemahaman saya, dalam artian tingkah laku, perfeksionisme berarti tingkah laku yang selalu berusaha untuk mencapai kondisi terbaik atau sempurna. Dalam filsafat, perfeksionisme berarti aliran yang berdasar pada kehendak yang kuat untuk mencapai sesuatu.

    ReplyDelete
  59. Seseorang yang menginginkan kesempurnaan dalam setiap kehidupannya dinamakan perfeksionis. Namun bagi manusia apakah sesungguhnya kesempurnaan itu ada? Tentu tidak, kesempurnaan hanya milik Tuhan, Allah SWT. manusia hanya bisa berusaha semaksimal, tidak untuk mengejar kesempurnaan tersebut.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  60. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Perfectionism adalah keinginan manusia untuk memiliki kesempurna, tidak ada kesalahan satu pun, menjadi yang terbaik. Padahal manusia adalah makhluk yang terbatas, dan tidak sempurna, pasti ada saja yang belum diketahuinya, pasti ada saja kesalahan yang dapat dilakukannya, karena kesempurnaan sejati hanyalah milik Tuhan YME. Sehingga perfectionism pada akhirnya akan berlaku subjektif, dan hanya sempurna di pikiran kita saja.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  61. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Perseksionisme adalah kepribadian yang ingin terlihat sempurna. Seseorng ingin yang terbaik unutk hidupnya, ingin terlihat sempurna. Padahal kesempurnaan hanyalah milik Allah semata, yang bisa kita lakukan adalah berusaha sebaik mungkin dan selebihnya biarlah Allah yang menentukan.

    ReplyDelete
  62. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Perfectionisme mengarah pada paham apapun harus sempurna. Para penganut paham ini, menginginkan apapun ideal atau secara sempurna, baik fisik, material, pikiran, dan banyak hal lainnya. Untuk mendapatkan kesempurnaan yang diinginkan, mereka akan melakukan kerja keras, apapun akan dilakukan. Hal ini tentu sangat bagus jika mampu dikelola dengan baik. Namun tentu ada sisi bahayanya. Jika tidak mampu mengontrol atau mengendalikan diri, sifat egois cenderung akan melekat. Yang mereka pikirkan adalah kesempurnaan dari apa yang mereka miliki. Perfeksionisme pada terapan yang salah juga sangat berpotensi menjadi sombong, rasa sempurna yang melkat pada diri mreka.

    ReplyDelete
  63. Arina Husna Zaini
    17701251024
    PEP S2 B

    Assalamualaikum Wr.Wb
    Perfeksionalism merupakan salah satu cabang dalam filsafat yang membahas tentang pemikiran yang menekankan pada pencapaian secara sempurna atas apa yang akan digapainya. Tentunya pemikiran seperti ini cukup baik. Namun, seringkali terjadi ketimpangan dengan pemikiran yang perfeksionalism karena seseorang yang memiliki pemikiran perfeksionalism cenderung ersifat obsesif-kompulsif, sensitif terhadap kritik, cemas berkepanjangan, keras kepala, berpikir sempit, dan suka menunda.
    Semoga kita terhindar dari sifat-sifat yang merugikan. Terima Kasih

    ReplyDelete
  64. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Menjadi sempurna tentulah dambaan setiap manusia. Namun apakah bisa kesempurnaan itu melekat pada diri dan sikap seorang manusia? Menurut saya, tidak. Karena yang Maha Sempurna hanya the only One, Allah SWT. Manusia hanya berupaya menuju sempurna. Proses inilah yang menjadikan manusia lebih baik. Proses menjadi sempurna mengajarkan banyak hal postif bagi manusia, misalnya ketelitian, kesabaran, giat dan semangat. Namun dalam beberapa kasus, seseorang yang perfectionist seringkali salah langkah dalam bersikap. Mereka akan cendrung egois dan mementingkan diri sendir demi tercapainya kata sempurna dalam persepsi mereka.

    ReplyDelete
  65. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Kesempurnaan di alam semesta ini hanya milik tuhan. Tidak ada manusia yang hidup dengan kesempurnaan, namun manusia dapat berusaha seoptimal mungkin agar mendekati sifat-sifat yang mendekati sempurna. Banyak hal yang harus dipelajari dan dipaham agar menjadi manusia yang utuh, baik dari segi ilmu pengetahuan maupun dari segi sifat dan prilaku. Seseorang harus menjadikan agama serta norma-normanya sebagai acuan dalam mencapai sifat perfect agar tetap berada pada line kehidupan yang bernilai positif.

    ReplyDelete