Jan 13, 2013

FUNCTIONALISM





Ass, jika ingin membaca tentang Functionalism, bisa konek berikut:


Wss

8 comments:

  1. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Fungsionalisme mengartikan nilai-nilai sebagai hal yang diinginkan, hal-hal yang dikejar oleh manusia, dengan derajat kedalaman upaya yang berbeda untuk mencapainya. Nilai-nilai itu ada yang bersifat abstrak berupa prinsip-prinsip hidup yang dianggap baik seperti keadilan, keamanan, kebebasan, persamaan, demokrasi, kepercayaan kepada Tuhan yang Maha Esa, kemanusiaan, kehormatan, dan nasionalisme, da nada pula nilai-nilai yang bersifat konkret, seperti pangan, sandang, perumahan, fasilitas kesehatan, fasilitan pendidikan, sarana perhubungan dan komunikasi, dan rekreasi.

    ReplyDelete
  2. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    fungsionalisme merupakan teori yang menganggap fenomena mental dalam kesatuan dinamis sebagai suatu sistem dari fungsi untuk pemuasan kebutuhan yang sifatnya biologis. Fungsionalisme menekankan pada fungsi-fungsi dan bukan hanya fakta-fakta dari fenomena mental, atau berusaha menafsirkan fenomena mental dalam kaitan dengan peranan yang dimainkannya dalam kehidupan. Ini tersusun atas beberapa bagian yang saling terhubung satu sama lain.

    ReplyDelete
  3. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Fungsi berarti berguna, namun functionalism adalah tingkat atau level teoritis yang menyatakan hubungan antara fisik dan outputnya yaitu perilaku. Keadaan Mental diidentifikasi oleh para fungsional, mental dapat diwujudkan dalam berbagai sistem, bahkan mungkin komputer. Komputer dan otak memiliki kesamaan yaitu hubungan fungsionalnya. Komputer merupakan perangkat fisik yang melakukan perhitungan pada input hingga menghasilkan output, begitu juga dengan otak kita, menghasilkan sebuah output berupa perilaku atau tingkah laku.

    ReplyDelete
  4. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Fungsionalisme sering disebut juga sebagai filsafat pikiran, teori pikiran dalam filsafat kontemporer, merupakan alternatif dari teori identias pikiran serta behaviorisme. Menurut John Dewey, fungsionalisme bukan ilmu formal melainkan preskriptif yang telah berperan sebagai peghubung bersejarah dalam evolusi filsafat yang menghubungkan perhatian strukturalis dengan anatomi pikiran untuk konsentrasi pada fungsi dari pikiran dan kemudian berperan dalam pengembangan dan pertumbuhan behaviorisme.

    ReplyDelete
  5. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. jujur, ketika saya membaca tentang paham ini, saya sangat sulit untuk memahami apa itu functionalism hingga saat ini. satu hal yang saya bisa tangkap bahwa functionalism adalah paham yang menganggap bahwa setiap komponen dalam kehidpan ini merupakan suatu sistem yang terdiri dari beberapa unsur-unsur penyusun yang saling berkait yang diatur oleh suatu kekuatan tunggal. Misalnya, mungkin secara fungsionalis, dapat kita katakana bahwa agama adalah suatu sistem yang kokoh yang dikendalikan oleh kekuatan absolut yaitu Allah SWT. Begitupun dengan organisasi-organisasi seperti institusi perguruan tinggi yang secara fungsionalis dapat disebut sebagai suatu sistem.

    ReplyDelete
  6. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Berdasarkan sumber dari wikipedia, fungsionalisme adalah teori pikiran dalam filsafat kontemporer. Ide utamanya ialah bahwa keadaan mental (keyakinan, keinginan, menjadi sakit, dll) dibentuk semata-mata karena peran fungsional mereka. Sehingga jika dikaitkan dalam kehidupan sehari-hari, seseorang yang berperan sebagai kepala sekolah dan seseorang yang berperan sebagai guru akan beda keadaan mentalnya dikarenakan fungsi atau kedudukan mereka yang berbeda. Jadi keadaan mental setiap orang akan berbeda sesuai dengan fungsional mereka.

    ReplyDelete
  7. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Fungsionalisme adalah aliran yang berpandangan bahwa fenomena mental dalam kesatuan dinamis sebagai suatu sistem dari fungsi. Mereka lebih menekankan pada fungsi mental daripada elemen-elemen mental. Fungsionalisme melihat masyarakat sebagai sebuah sistem dari beberapa bagian yang saling berhubungan satu dengan lainnya. Satu bagian tidak bisa dipahami terpisah dari keseluruhan. Dengan demikian, dalam perspektif fungsionalisme ada beberapa persyaratan atau kebutuhan fungsional yang harus dipenuhi agar sebuah sistem sosial di masyarakat bisa bertahan. Sistem tersebut harus bekerja sama untuk mempromosikan solidaritas dan stabilitas.

    ReplyDelete
  8. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, thank you prof. Marsigit over the links you have presented. Based on the above articles, I came to understand that functionalism defines values ​​as desirable, things that are pursued by humans, with different degrees of depth of effort to achieve them. Functionalism emphasizes the functions and not just the facts of the mental phenomena, or attempts to interpret the mental phenomena in terms of the role it plays in life. One thing I understand is that every component in life is a system consisting of several interrelated and united constituent elements arranged by a single force. For example, the religion of Islam is a solid system controlled by absolute forces namely Allah SWT. Thus, in the perspective of functionalism there are some requirements or functional needs that must be fulfilled and become committed and consistent together, so that a social system in society can survive and orderly. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete