Jan 13, 2013

IDENTITY THEORY





Ass, jika ingin membaca tentang Identity Theory, bisa konek berikut:


Wss Wr Wb

33 comments:

  1. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Dalam filsafat, identitas adalah hubungan setiap hal beruang hanya untuk dirinya sendiri . Hal ini penting untuk membedakan konsep filosofis identitas dari gagasan yang lebih terkenal identitas digunakan dalam psikologi dan ilmu-ilmu sosial. Konsep filosofis menyangkut relasi, khususnya, hubungan yang x dan y berdiri di jika, dan hanya jika mereka adalah satu dan hal yang sama, atau identik satu sama lain (yaitu jika, dan hanya jika x = y). Gagasan sosiologis identitas, sebaliknya, harus dilakukan dengan konsepsi diri seseorang, presentasi sosial, dan lebih umum, aspek seseorang yang membuat mereka unik, atau kualitatif berbeda dari orang lain (misalnya identitas budaya, identitas gender, nasional identitas, identitas online dan proses pembentukan identitas).

    ReplyDelete
  2. Teori identitas merupakan suatu pandangan dalam materialisme modern yang menyatakan bahwa pikiran dan materi dapat dibedakan secara logis dalam kenyataan tetapi berbeda bentuk dalam realita tunggal yaitu materi. Teori dua aspek serupa dengan pengecualian khusus bahwa kenyataan bukanlah materi, ini adalah mental atau netral. Segala mental dan pikiran manusia dilakukan dalam oleh fisiknya sendiri. Manusia akan mati pikiran dan mental jika jasadnya mati.

    ReplyDelete
  3. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Teori identitas adalah sebuah pandangan tentang hubungan antara pikiran dan materi, namun mampu menjadi logis untuk dibedakan, yang dalam kenyataannya berbeda dari realitas tunggal yang material. Penekanan yang paling kuat ditempatkan pada verifikasi empiris pernyataan seperti: “Pemikiran dapat direduksi menjadi gerak di otak” . David Armstrong membuat klaim radikal bahwa semua keadaan mental (termasuk yang disengaja) identik dengan keadaan fisik.

    ReplyDelete
  4. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Identity Theory dalam bahasa latin artinya identitas atau kesamaan. Identity theory dikemukakan oleh Sheldon Stryker. Teori ini mengenai hubungan yang saling mempengaruhi antara individu dengan masyarakat luas. Individu dibentuk oleh struktur sosialnya melalui interaksi yang ada dalam masyarakat. Teori ini memiliki kelemahan yaitu kreativitas dari sesorang tidak dapat dikembangkan dalam teori ini.

    ReplyDelete
  5. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Identitas atau kesamaan yang menunjuk pada dirinya sendiri. Konsep identitas merupakan pertanyaan ke arah diri sendiri atau self yang menekankan bahwa identitas dibentuk oleh mereka sendiri. Adanya pertanyaan mengenai kesamaan yang merupakan suatu pertanyaan dimana identitas menjadi sesuatu yang dapat dillihat sebagai poin yang memperhatikan keterbukaan infividu terhadap dunia luar melalui hubungan individu lainnya dalam masyarakat. Konsep ini mengacu pada pertanyaan ”siapakah saya?” dimana di dalamnya tercakup simbol-simbol yang diberikan pada diri oleh individu yang bersangkutan untuk menggambarkan dirinya dan membangun identitasnya. misalnya, “saya Siti”,dan kemudian sejalan dengan bertambahnya usia dan interaksi individu dengan lingkungannya, akan semakin banyak pengetahuan individu akan dirinya sendiri, sehingga individu tersebut akan dapat melengkapi keterangan dirinya dengan hal-hal yang lebih kompleks, seperti saya seorang ibu dari dua anak, saya seorang pegawai negeri, dan sebagainya.

    ReplyDelete
  6. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Teori identitas adalah keluarga dari pandangan tentang hubungan antara pikiran dan tubuh. teori jenis Identity berpendapat bahwa setidaknya beberapa jenis (atau jenis, atau kelas) dari keadaan mental yang, sebagai soal fakta kontingen, secara harfiah identik dengan beberapa jenis (atau jenis, atau kelas) dari keadaan otak

    ReplyDelete
  7. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Teori Identitas dikemukakan oleh Sheldon Stryker (1980). Teori ini memusatkan perhatiannya pada hubungan saling mempengaruhi di antara individu dengan struktur sosial yang lebih besar lagi (masyarakat). Individu dan masyarakat dipandang sebagai dua sisi dari satu mata uang. Seseorang dibentuk oleh interaksi, namun struktur sosial membentuk interaksi.

    ReplyDelete
  8. Desy Dwi frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Tubuh dan pikiran adalah kesatuan yang saling mempengaruhi. Ketika tubuh tidak dalam keadaan baik maka pikiranpun tidak akan baik. inilahgambaran sederhana mengenai teori identitas.

    ReplyDelete
  9. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Identitas selalu melekat dalam diri guna memudahkan orang lain mengenali diri kita. Segala yang ada dan yang mungkin ada dalam dirimu adalah identitasmu. Dirimu adalah dirimu itulah identitasmu sesuai ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  10. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Dalam filsafat, identity, yang berasal dari bahasa Latin yaitu identitas yang berarti ‘kesamaan’, adalah hubungan setiap hal yang ditujukan hanya untuk dirinya sendiri. gagasan ini menimbulkan banyak masalah filosofis, salah satunya yaitu identitas indiscernibles (jika x dan y berbagi semua sifat-sifat mereka, berarti mereka satu dan merupakan hal yang sama?), dan pertanyaan tentang perubahan an identitas pribadi dari waktu ke waktu (sesuatu yang telah menjadi kasus si x pada satu waktu dan orang y di lain waktu maka mereka menjadi satu dan merupakan orang yang sama?). pembahasan tentang identitas sangatlah berbeda antara filosofis dalam psikologi dan dalam ilmu-ilmu sosial. Tentunya definisi yang telah diungkapkan di atas tidak cocok dalam ilmu sosial. Gagasan sosiologis identitas, harus dilakukan dengan konsepsi diri seseorang, presentasi sosial, dan lebih umum, aspek seseorang yang membuat mereka unik, atau kualitatif berbeda dari orang lain (misalnya identitas budaya, identitas gender, nasional identitas, identitas online dan proses pembentukan identitas).

    ReplyDelete
  11. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Teori identity adalah pandangan tentang relasi antara pikiran dan tubuh. Sebuah pengalaman yang nampak bahwa kita menggambarkan pengalaman sendiri, maka menjelaskan bagaimana hal-hal yang dapat terjadi seperti warna, rasa, dan suara ini merupakan fenomena seseorang. Sehingga layaknya pengalaman yang kita alami dan apa yang telah kita ketahui tentang bagaimana mengetahui warna, rasa dan mendengar suara dan yang lainnya.

    ReplyDelete
  12. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    Teori identitas memusatkan perhatiannya pada hubungan saling mempengaruhi di antara individu dengan struktur sosial yang lebih besar. Bagi setiap peran yang kita tampilkan dalam berinteraksi dengan orang lain, kita mempunyai definisi tentang diri kita sendiri yang berbeda dengan diri orang lain, yang merupakan keunikan dari diri kita.
    sehingga kita dapat terdefinisikan oleh orang lain dengan karakter yang kita miliki.

    ReplyDelete
  13. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Teori identitas, dalam filsafat, satu pandangan materialisme modern yang menegaskan bahwa pikiran dan materi yang biasa disebutkan dalam perkuliahan merupakan aspek spiritual dan material. Kedua aspek tersebut mampu menjadi logis dibedakan. Mengapa? Dalam kenyataannya, ekspresi yang berbeda dari sebuah realitas merupakan tunggal yang bersifat material. Penekanan yang kuat ditempatkan pada verifikasi empiris pernyataan seperti: "Pikiran adalah direduksi menjadi gerak di otak."

    ReplyDelete
  14. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Dalam filsafat , identitas , dari bahasa Latin : identitas ("kesamaan"), adalah relasi yang dimiliki masing-masing hanya untuk dirinya sendiri. Gagasan tentang identitas memunculkan banyak masalah filosofis , termasuk identitas ketidaksiringan (jika x dan y berbagi semua sifat mereka, apakah mereka satu dan sama?), Dan pertanyaan tentang perubahan dan identitas pribadi selama Waktu (apa yang harus terjadi untuk seseorang x pada satu waktu dan seseorang di lain waktu menjadi satu dan orang yang sama?).
    Penting untuk membedakan konsep filosofis identitas dari pengertian identitas yang lebih dikenal yang digunakan dalam psikologi dan ilmu sosial . Konsep filosofis menyangkut relasi , khususnya, relasi dimana x dan y berdiri jika, dan hanya jika keduanya adalah satu dan sama, atau identik satu sama lain (yaitu jika, dan hanya jika x = y ). Gagasan sosiologis tentang identitas, sebaliknya, berkaitan dengan konsepsi diri seseorang, presentasi sosial, dan lebih umum lagi, aspek seseorang yang membuatnya unik, atau berbeda secara kualitatif dari orang lain (misalnya identitas budaya, identitas gender , nasional Identitas, identitas online dan proses pembentukan identitas ).

    ReplyDelete
  15. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Teori identitas yang pertama adalah teori aspek ganda. Menurut teori ini, baik akal maupun badan tidak merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Jika dianalogikan yaitu seperti sebuah koin mata uang, dimana memiliki dua sisi yang berbeda, setiap sisi tidak bisa disatukan namun ketika salah satunya dihilangkan maka tidak bernilai. Teori identitas yang kedua yaitu Teori identitas kontemporer. Teori ini mengatakan bahwa keadaan-keadaan mental itu sama dengan keadaan otak. Pembenaran yang diberikan kepada teori identitas adalah bahwa otak meskipun bersifat fisik, namun memiliki hubungan yang mungkin cukup rumit dengan akal. Terdapat aliran materialisme dalam teori identitas kontemporer ini, yaitu rasa sakit, pikiran, ingatan, kenangan semua itu memang ada, namun merupakan proses sistem syaraf saja. Pandangan teori ini menghilangkan pemisah antara akal dan badan.

    ReplyDelete
  16. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Menurut Teori Identitas, menjelaskan bahwa fakta keadaan otak tertentu terkait dengan satu keadaan pikiran tidak menunjukkan bahwa ada korelasi absolut antara tipe-tipe keadaan pikiran dengan tipe-tipe keadaan otak. Perbedaan antara tipe dengan yang dapat digambarkan melalui contoh sederhana: kata "green" terdiri dari empat jenis huruf (g, r, e, n) dengan (kemunculan) dua token huruf e dan satu huruf untuk yang lain. Menurut gagasan teori identitas, hanya kemunculan keadaan pikiran tertentu yang identik dengan kemunculan atau penokenan peristiwa fisik tertentu.

    ReplyDelete
  17. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Teori identitas adalah bagian dari pandangan tentang hubungan antara pikiran dan tubuh. Ada banyak teori identitas yang berhubungan dengan kehidupan manusia, di antaranya: identitas sosial, identitas etnik, dan sebagainya. Namun dalam teori identitas dikenal juga adanya teori aspek ganda dan teori identitas kontemporer .Teori identitas, yang pertama mengenai Teori Aspek-Ganda. Menurut teori ini, baik akal maupun badan tidak merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Jika dianalogikan yaitu seperti sebuah koin mata uang, di mana memiliki dua sisi yang berbeda, setiap sisi tidak bisa disatukan namun ketika salah satunya dihilangkan maka tidak bernilai. Teori identitas yang kedua yaitu Teori Identitas kontemporer. Teori ini mengatakan bahwa keadaan-keadaan mental itu sama dengan keadaan otak. Pembenaran yang diberikan kepada teori identitas adalah bahwa otak meskipun bersifat fisik, namun memiliki hubungan yang mungkin cukup rumit dengan akal.

    ReplyDelete
  18. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dari artikel yang saya baca, teori identitas adalah suatu pandangan tentang hubungan antara pikiran dan tubuh. Teori identitas berpendapat bahwa setidaknya beberapa jenis (termasuk keadaan mental) secara harfiah identik dengan beberapa jenis keadaan otak. David Amstrong membuat klaim radikal bahwa semua keadaan mental (termasuk yang disengaja) identik dengan keadaan fisik, filsuf membagi pikiran pada diri mereka sendiri ke dalam kelompok – kelompok masalah ini. Namun demikian masih ada keberatan yang diajukan dari teori identitas ini.

    ReplyDelete
  19. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Teori Indentitas dikemukakan oleh Sheldon Stryker (1980). Teori ini memusatkan perhatiannya pada hubungan saling mempengaruhi di antara individu dengan struktur sosial yang lebih besar lagi (masyarakat).individu dan masyaratakat dilihat sebagai dua sisi mata uang yang berada dalam ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  20. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    identitas dalam pikiran saya masih sekitar grup, yaitu suatu elemen yang jika dikomposisikan atau dipetakan dengan sebarang elemen, maka hasilnya sebarang elemen itu sendiri. Teori Stryker mengatakan bahwa kombinasi konsep peran (dari teori peran) dan konsep diri/self (dari teori interaksi simbolis)dapat menjadi identitas. Bagi setiap peran yang kita tampilkan dalam berinteraksi dengan orang lain, kita mempunyai definisi tentang diri kita sendiri yang berbeda dengan diri orang lain, yang oleh Stryker dinamakan “identitas”. Jika kita memiliki banyak peran, maka kita memiliki banyak identitas. Perilaku kita dalam suatu bentuk interaksi, dipengaruhi oleh harapan peran dan identitas diri kita, begitu juga perilaku pihak yang berinteraksi dengan kita.

    ReplyDelete
  21. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    tipe fisikisme (juga dikenal sebagai materialisme reduktif, teori identitas tipe, teori identitas pikiran-otak dan teori pikiran identitas) adalah teori fisikis, dalam filsafat pikiran. Ini menegaskan bahwa kejadian mental dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, dan kemudian dapat dikorelasikan dengan jenis kejadian fisik di otak. Teori identitas adalah keluarga pandangan tentang hubungan antara pikiran dan tubuh. Teori Tipe Identitas berpendapat bahwa setidaknya beberapa jenis (atau jenis, atau kelas) keadaan mental, sebagai masalah fakta kontingen, secara harfiah identik dengan beberapa jenis (atau jenis, atau kelas) keadaan otak. Pendukung awal Tipe Identitas-U.T. Tempat, Herbert Feigl, dan J.J.C. Pintar, masing-masing mengajukan versi teori mereka sendiri pada akhir 1950an sampai awal 60an. Tapi tidak sampai David Armstrong membuat klaim radikal bahwa semua keadaan mental (termasuk yang disengaja) identik dengan keadaan fisik, bahwa filsuf pikiran membagi diri mereka ke dalam kamp-kamp mengenai masalah ini.

    ReplyDelete
  22. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    teori identitas dalam filsafat merupakan satu pandangan Materialisme modern yang menegaskan bahwa pikiran dan materi, namun mampu menjadi logis dibedakan dalam kenyataannya, tetapi ekspresi yang berbeda dari sebuah realitas tunggal yang bersifat material. Menurut teori ini, baik akal maupun badan tidak merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Jika dianalogikan yaitu seperti sebuah koin mata uang dimana memiliki dua sisi yang berbeda setiap sisi tidak bisa disatukan namun ketika salah satunya dihilangkan maka tidak bernilai.

    ReplyDelete
  23. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Sering kali dalam kehidupan sehiari-hari kita menemui kata identitas. Walaupun begitu belum sepenuhnya kita mengetahui arti dari kata ini. Kita dapat mencerna kata identitas dalam berbagai kehidupan kita, namun pada kenyataanya identitas merupakan suatu yang masih abstrak. Identitas secara bahasa artinya adalah refleksi atau cerminan diri sendiri. Dalam ilmu filsafat, teori identitas artinya antara pikiran dan materi dapat dibedakan. Pikiran adalah gerakan otak, sedangkan material bukanlah pikiran. Identitas adalah sesuatu yang unik pada dirinya sendiri.

    ReplyDelete
  24. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dari salah satu link diatas terdapat informasi bahwa dalam filsafat, identitas bersal dari bahasa latin: indetitas("kesamaan"), yaitu hubungan setiap hal berbeda dalam ruang yang hanya untuk dirinya sendiri (1) (2). Gagasan identitas menimbulkan banyak masalah filosofis, termasuk identitas indiscernibles(jika x dan y berbagi semua sifat mereka, mereka satu dan hal yang sama?), dan pernyataan tentang perubahan dan identitas sesuatu dari waktu ke waktu.

    ReplyDelete
  25. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Teori identitas yang pertama yaitu Teori Aspek-Ganda. Menurut teori ini, baik akal maupun badan tidak merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Jika dianalogikan yaitu seperti sebuah koin mata uang, dimana memiliki dua sisi yang berbeda, setiap sisi tidak bisa disatukan namun ketika salah satunya dihilangkan maka tidak bernilai. Teori identitas yang kedua yaitu Teori Identitas Kontemporer. Teori ini mengatakan bahwa keadaan-keadaan mental itu sama dengan keadaan otak. Pembenaran yang diberikan kepada teori identitas adalah bahwa otak meskipun bersifat fisik, namun memiliki hubungan yang mungkin cukup rumit dengan akal. Terdapat aliran materialisme dalam teori identitas kontemporer ini, yaitu rasa sakit, fikiran, ingatan, kenangan semua itu memang ada, namun merupakan proses sistem syaraf saja. Pandangan teori ini menghilangkan pemisah antara akal dan badan. Kritik mengenai teori ini yaitu kurangnya bukti-bukti yang meyakinkan bahwa keadaan mental itu sama dengan proses mental.

    ReplyDelete
  26. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Salah satu pertanyaan yang mungkin muncul ketika berbicara mengenai identitas yakni jika x dan y identik (sesuatu yang sama), apakah mereka selalu identik? Dalam psikologi, identitas adalah kualitas, kepercayaan, kepribadian, penampilan dan / atau ungkapan yang membuat seseorang (identitas diri) atau kelompok (kategori sosial tertentu atau kelompok sosial). Proses identitas bisa menjadi kreatif atau destruktif. Identitas psikologis berhubungan dengan citra diri (model mental seseorang), harga diri, dan individualitas.

    ReplyDelete
  27. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Teori identitas menyatakan bahwa pengalaman merupakan proses otak. Proses tersebut tidak hanya berkorelasi dengan proses otak. Terdapat beberapa pendapat dari filsuf yaitu bahwa meskipun pengalaman merupakan suatu proses otak namun hal tersebut tetap memiliki fundamental non-fisik, psikis, sifat, yang kadang-kadang disebut 'qualia'. Keadaan mental merupakan keadaan otak yang sebenarnya dan pikiran tersebut dapat direduksi menjadi gerak di otak.

    ReplyDelete
  28. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terima kasih atas sumber-sumber yang telah diberikan. Menurut salah satu link diatas Teori identitas pikiran menyatakan bahwa negara-negara dan proses pikiran yang identik dengan negara dan proses otak. Sebenarnya, hal itu tidak perlu terus bahwa pikiran identik dengan otak. Ideomatik kita menggunakan 'Dia memiliki pikiran yang baik' dan 'Dia memiliki otak yang baik' bergantian tetapi kita tidak akan mengatakan 'Pikirannya beratnya lima puluh ons'. Di sini saya mengambil pikiran mengidentifikasi dan otak sebagai masalah mengidentifikasi proses dan mungkin menyatakan dari pikiran dan otak. Pertimbangkan pengalaman rasa sakit, atau melihat sesuatu, atau memiliki gambaran mental. Teori identitas diingat adalah untuk efek bahwa pengalaman ini hanya merupakan proses otak, tidak hanya berkorelasi dengan proses otak.

    ReplyDelete
  29. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Teori Indentitas dikemukakan oleh Sheldon Stryker (1980). Teori Stryker mengkombinasikan konsep peran (dari teori peran) dan konsep diri/self (dari teori interaksi simbolis). Bagi setiap peran yang kita tampilkan dalam berinteraksi dengan orang lain, kita mempunyai definisi tentang diri kita sendiri yang berbeda dengan diri orang lain, yang oleh Stryker dinamakan “identitas”. Jika kita memiliki banyak peran, maka kita memiliki banyak identitas. Perilaku kita dalam suatu bentuk interaksi, dipengaruhi oleh harapan peran dan identitas diri kita, begitu juga perilaku pihak yang berinteraksi dengan kita. Intinya, teori interaksi simbolis dan identitas mendudukan individu sebagai pihak yang aktif dalam menetapkan perilakunya dan membangun harapan-harapan sosial. Perspektif iteraksionis tidak menyangkal adanya pengaruh struktur sosial, namun jika hanya struktur sosial saja yang dilihat untuk menjelaskan perilaku sosial, maka hal tersebut kurang memadai.

    ReplyDelete
  30. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Teori identitas merupakan suatu teori yang memandang bahwa terdapat hubungan antara pikiran dan tubuh. Teori identitas berpendapat bahwa setidaknya beberapa jenis dari keadaan mental secara harfiah identik dengan beberapa jenis pikiran. Banyak pendapat tentang teori identitas yang hingga saat ini masih diperdebatkan tentang keabsahan teori yang ada tersebut.

    ReplyDelete
  31. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Teori identitas dikembangkan pada tahun 1950an dan dikaitkan dengan filsuf seperti J.J.C. Smart, U.T. Tempat dan Herbert Feigl. Teori ini berlanjut sampai abad ke-17, namun sangat dipengaruhi oleh penelitian modern mengenai fungsi otak yang menunjukkan bahwa berbagai bagian otak tampaknya terkait dengan tindakan yang berbeda. Ini telah lama disarankan oleh penelitian sebelumnya yang dilakukan pada abad ke-19 oleh tokoh-tokoh seperti Dr. Paul Broca (1824-1880) dan Dr. Carl Wernicke (1848-1904). Teorinya hanya menyatakan bahwa ketika kita mengalami sesuatu misalnya rasa sakit hal ini persis tercermin oleh keadaan neurologis yang sesuai di otak (seperti interaksi neuron, akson, dll.). Dari sudut pandang ini, pikiran Anda adalah otak Anda dan ia identik.

    ReplyDelete
  32. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Identity dari bahasa Latin yaitu identitas (kesamaan), yang artinya hubungan dari sesuatu itu merupakan dirinya sendiri. Teori identitas merupakan seseuatu yang ada yang mempunyai 3 landasan yaitu pengetahuan, kesadaran dan kemampuan.

    ReplyDelete
  33. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Teori identitas, yang pertama mengenai Teori Aspek-Ganda. Menurut teori ini, baik akal maupun badan tidak merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Jika dianalogikan yaitu seperti sebuah koin mata uang, dimana memiliki dua sisi yang berbeda, setiap sisi tidak bisa disatukan namun ketika salah satunya dihilangkan maka tidak bernilai. Teori identitas yang kedua yaitu Teori Identitas Kontemporer. Teori ini mengatakan bahwa keadaan-keadaan mental itu sama dengan keadaan otak. Pembenaran yang diberikan kepada teori identitas adalah bahwa otak meskipun bersifat fisik, namun memiliki hubungan yang mungkin cukup rumit dengan akal. Terdapat aliran materialisme dalam teori identitas kontemporer ini, yaitu rasa sakit, fikiran, ingatan, kenangan semua itu memang ada, namun merupakan proses sistem syaraf saja. Pandangan teori ini menghilangkan pemisah antara akal dan badan. Kritik mengenai teori ini yaitu kurangnya bukti-bukti yang meyakinkan bahwa keadaan mental itu sama dengan proses mental.

    ReplyDelete