Jan 13, 2013

IDENTITY THEORY





Ass, jika ingin membaca tentang Identity Theory, bisa konek berikut:


Wss Wr Wb

6 comments:

  1. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Teori identitas, yang pertama mengenai Teori Aspek-Ganda. Menurut teori ini, baik akal maupun badan tidak merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Jika dianalogikan yaitu seperti sebuah koin mata uang, dimana memiliki dua sisi yang berbeda, setiap sisi tidak bisa disatukan namun ketika salah satunya dihilangkan maka tidak bernilai. Teori identitas yang kedua yaitu Teori Identitas Kontemporer. Teori ini mengatakan bahwa keadaan-keadaan mental itu sama dengan keadaan otak. Pembenaran yang diberikan kepada teori identitas adalah bahwa otak meskipun bersifat fisik, namun memiliki hubungan yang mungkin cukup rumit dengan akal. Terdapat aliran materialisme dalam teori identitas kontemporer ini, yaitu rasa sakit, fikiran, ingatan, kenangan semua itu memang ada, namun merupakan proses sistem syaraf saja. Pandangan teori ini menghilangkan pemisah antara akal dan badan. Kritik mengenai teori ini yaitu kurangnya bukti-bukti yang meyakinkan bahwa keadaan mental itu sama dengan proses mental.

    ReplyDelete
  2. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman teori identitas adalah suatu teori yang dikemukakan oleh Sheldon Stryker (1980). Teori ini pada dasarga memusatkan atensinya terhadap hubungan saling mempengaruji antara individu dengan struktur sosial (masyarakat). Individu dan masyarakat adalah hal yang berbeda akan tetapi satu kesatuan, seperti dua sisi pada sebuah koin. Misalkan dalam matematika dikatakan bahwa 2 + 3 = 5, akan tetapi dalam filsafat kedua hal tersebut merupakan hal yang berbeda, karena tidak ada 5 dalam 2 + 3 dan sebaliknya tidak ada 2 + 3 di dalam 5.

    ReplyDelete
  3. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Identitas merupakan segala bukti realitas yang ada di dunia, karena identitas adalah cara untuk memperlihatkan karekateristik dan jati diri seseorang. Selain itu, identitas juga merupakan cara berfikir spiritual manusia terhadap tuhan sang pencipta alam. Jika ditinjau dari segi filsafat ilmu pengetahuan harus berada dalam konteks kontradiksi, karena kalau cuma sekedar sebuah identitas memiliki makna bahwa tidak ada yang baru dari sebuah ilmu pengetahuan, dengan istilah lain berarti namanya tidak berilmu.

    ReplyDelete
  4. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    177709251005

    Assalamualaikum prof,
    Identitas berarti kesamaan. Teori identitas dalam filsafat merupakan suatu pandangan materialisme modern. Teori identitas yang pertama adalah mengenai Teori Aspek-Ganda. Menurut teori ini, baik akal maupun badan bukan merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Jika dianalogikan yaitu seperti sebuah koin mata uang, dimana memiliki dua sisi yang berbeda, setiap sisi tidak bisa disatukan namun ketika salah satunya dihilangkan maka tidak bernilai. Teori identitas yang kedua yaitu Teori Identitas Kontemporer. Teori ini mengatakan bahwa keadaan-keadaan mental itu sama dengan keadaan otak. Pembenaran yang diberikan kepada teori identitas adalah bahwa meskipun otak bersifat fisik ia memiliki hubungan yang mungkin cukup rumit dengan akal. Terdapat aliran materialisme dalam teori identitas kontemporer tersebut, yaitu rasa sakit, pikiran, ingatan, dan kenangan semua itu memang ada tetapi merupakan proses sistem syaraf saja. Pandangan teori ini menghilangkan pemisah antara akal dan badan.

    ReplyDelete
  5. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Identity atau dentitas berasal dari bahasa Latin yang berarti "kesamaan". Identitas adalah relasi yang hanya untuk dirinya sendiri. Identitas hanya ada di dalam pikiran. 1 = 1 hanya ada di dalam pikiran saja. Jika dalam kenyataan, 1 bisa jadi tidak sama dengan 1. Misalnya 1 rumah berbeda dengan 1 mobil, 1 kucing berbeda dengan 1 harimau, dan lain-lainnya. Identitas tidak ada jika di dunia nyata. Misalnya, aku sekarang berbeda dengan aku satu detik yang akan datang, waktu sekarang ebrbeda dengan waktu satu detik yang akan datang. Di dunia real, semuanya relatif sesuai dengan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  6. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih prof. Marsigit atas link-link yang disajikan di atas. Teori identitas adalah suatu pandangan materialisme modern. Namun menurut saya, identitas hanya merupakan segala bukti realitas yang ada di dunia, karena identitas adalah cara untuk memperlihatkan karekateristik dan jati diri seseorang. Namun, teringat pula penjelasan dari bapak, bahwa identitas adalah relasi yang hanya untuk dirinya sendiri. Identitas hanya ada di dalam pikiran. 2 = 2 hanya ada di dalam pikiran saja. Jika dalam kenyataan, 2 bisa jadi tidak sama dengan 2. Maka sifat kehakikian identitas akan sesuatu itu, terkadang bukanlah seperti yang kita tahu selama ini, dan bukan lah seperti yang kita lihat dari luar saja. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete