Jan 13, 2013

IDENTITY THEORY





Ass, jika ingin membaca tentang Identity Theory, bisa konek berikut:


Wss Wr Wb

46 comments:

  1. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Teori identitas adalah bagian dari pandangan tentang hubungan antara pikiran dan tubuh. Ada banyak teori identitas yang berhubungan dengan kehidupan manusia, di antaranya: identitas sosial, identitas etnik, dan sebagainya. Namun dalam teori identitas dikenal juga adanya teori aspek ganda dan teori identitas kontemporer .Teori identitas, yang pertama mengenai Teori Aspek-Ganda. Menurut teori ini, baik akal maupun badan tidak merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Jika dianalogikan yaitu seperti sebuah koin mata uang, di mana memiliki dua sisi yang berbeda, setiap sisi tidak bisa disatukan namun ketika salah satunya dihilangkan maka tidak bernilai. Teori identitas yang kedua yaitu Teori Identitas kontemporer. Teori ini mengatakan bahwa keadaan-keadaan mental itu sama dengan keadaan otak. Pembenaran yang diberikan kepada teori identitas adalah bahwa otak meskipun bersifat fisik, namun memiliki hubungan yang mungkin cukup rumit dengan akal.

    ReplyDelete
  2. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dari artikel yang saya baca, teori identitas adalah suatu pandangan tentang hubungan antara pikiran dan tubuh. Teori identitas berpendapat bahwa setidaknya beberapa jenis (termasuk keadaan mental) secara harfiah identik dengan beberapa jenis keadaan otak. David Amstrong membuat klaim radikal bahwa semua keadaan mental (termasuk yang disengaja) identik dengan keadaan fisik, filsuf membagi pikiran pada diri mereka sendiri ke dalam kelompok – kelompok masalah ini. Namun demikian masih ada keberatan yang diajukan dari teori identitas ini.

    ReplyDelete
  3. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Teori Indentitas dikemukakan oleh Sheldon Stryker (1980). Teori ini memusatkan perhatiannya pada hubungan saling mempengaruhi di antara individu dengan struktur sosial yang lebih besar lagi (masyarakat).individu dan masyaratakat dilihat sebagai dua sisi mata uang yang berada dalam ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  4. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    identitas dalam pikiran saya masih sekitar grup, yaitu suatu elemen yang jika dikomposisikan atau dipetakan dengan sebarang elemen, maka hasilnya sebarang elemen itu sendiri. Teori Stryker mengatakan bahwa kombinasi konsep peran (dari teori peran) dan konsep diri/self (dari teori interaksi simbolis)dapat menjadi identitas. Bagi setiap peran yang kita tampilkan dalam berinteraksi dengan orang lain, kita mempunyai definisi tentang diri kita sendiri yang berbeda dengan diri orang lain, yang oleh Stryker dinamakan “identitas”. Jika kita memiliki banyak peran, maka kita memiliki banyak identitas. Perilaku kita dalam suatu bentuk interaksi, dipengaruhi oleh harapan peran dan identitas diri kita, begitu juga perilaku pihak yang berinteraksi dengan kita.

    ReplyDelete
  5. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    tipe fisikisme (juga dikenal sebagai materialisme reduktif, teori identitas tipe, teori identitas pikiran-otak dan teori pikiran identitas) adalah teori fisikis, dalam filsafat pikiran. Ini menegaskan bahwa kejadian mental dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, dan kemudian dapat dikorelasikan dengan jenis kejadian fisik di otak. Teori identitas adalah keluarga pandangan tentang hubungan antara pikiran dan tubuh. Teori Tipe Identitas berpendapat bahwa setidaknya beberapa jenis (atau jenis, atau kelas) keadaan mental, sebagai masalah fakta kontingen, secara harfiah identik dengan beberapa jenis (atau jenis, atau kelas) keadaan otak. Pendukung awal Tipe Identitas-U.T. Tempat, Herbert Feigl, dan J.J.C. Pintar, masing-masing mengajukan versi teori mereka sendiri pada akhir 1950an sampai awal 60an. Tapi tidak sampai David Armstrong membuat klaim radikal bahwa semua keadaan mental (termasuk yang disengaja) identik dengan keadaan fisik, bahwa filsuf pikiran membagi diri mereka ke dalam kamp-kamp mengenai masalah ini.

    ReplyDelete
  6. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    teori identitas dalam filsafat merupakan satu pandangan Materialisme modern yang menegaskan bahwa pikiran dan materi, namun mampu menjadi logis dibedakan dalam kenyataannya, tetapi ekspresi yang berbeda dari sebuah realitas tunggal yang bersifat material. Menurut teori ini, baik akal maupun badan tidak merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Jika dianalogikan yaitu seperti sebuah koin mata uang dimana memiliki dua sisi yang berbeda setiap sisi tidak bisa disatukan namun ketika salah satunya dihilangkan maka tidak bernilai.

    ReplyDelete
  7. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Sering kali dalam kehidupan sehiari-hari kita menemui kata identitas. Walaupun begitu belum sepenuhnya kita mengetahui arti dari kata ini. Kita dapat mencerna kata identitas dalam berbagai kehidupan kita, namun pada kenyataanya identitas merupakan suatu yang masih abstrak. Identitas secara bahasa artinya adalah refleksi atau cerminan diri sendiri. Dalam ilmu filsafat, teori identitas artinya antara pikiran dan materi dapat dibedakan. Pikiran adalah gerakan otak, sedangkan material bukanlah pikiran. Identitas adalah sesuatu yang unik pada dirinya sendiri.

    ReplyDelete
  8. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dari salah satu link diatas terdapat informasi bahwa dalam filsafat, identitas bersal dari bahasa latin: indetitas("kesamaan"), yaitu hubungan setiap hal berbeda dalam ruang yang hanya untuk dirinya sendiri (1) (2). Gagasan identitas menimbulkan banyak masalah filosofis, termasuk identitas indiscernibles(jika x dan y berbagi semua sifat mereka, mereka satu dan hal yang sama?), dan pernyataan tentang perubahan dan identitas sesuatu dari waktu ke waktu.

    ReplyDelete
  9. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Teori identitas yang pertama yaitu Teori Aspek-Ganda. Menurut teori ini, baik akal maupun badan tidak merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Jika dianalogikan yaitu seperti sebuah koin mata uang, dimana memiliki dua sisi yang berbeda, setiap sisi tidak bisa disatukan namun ketika salah satunya dihilangkan maka tidak bernilai. Teori identitas yang kedua yaitu Teori Identitas Kontemporer. Teori ini mengatakan bahwa keadaan-keadaan mental itu sama dengan keadaan otak. Pembenaran yang diberikan kepada teori identitas adalah bahwa otak meskipun bersifat fisik, namun memiliki hubungan yang mungkin cukup rumit dengan akal. Terdapat aliran materialisme dalam teori identitas kontemporer ini, yaitu rasa sakit, fikiran, ingatan, kenangan semua itu memang ada, namun merupakan proses sistem syaraf saja. Pandangan teori ini menghilangkan pemisah antara akal dan badan. Kritik mengenai teori ini yaitu kurangnya bukti-bukti yang meyakinkan bahwa keadaan mental itu sama dengan proses mental.

    ReplyDelete
  10. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Salah satu pertanyaan yang mungkin muncul ketika berbicara mengenai identitas yakni jika x dan y identik (sesuatu yang sama), apakah mereka selalu identik? Dalam psikologi, identitas adalah kualitas, kepercayaan, kepribadian, penampilan dan / atau ungkapan yang membuat seseorang (identitas diri) atau kelompok (kategori sosial tertentu atau kelompok sosial). Proses identitas bisa menjadi kreatif atau destruktif. Identitas psikologis berhubungan dengan citra diri (model mental seseorang), harga diri, dan individualitas.

    ReplyDelete
  11. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Teori identitas menyatakan bahwa pengalaman merupakan proses otak. Proses tersebut tidak hanya berkorelasi dengan proses otak. Terdapat beberapa pendapat dari filsuf yaitu bahwa meskipun pengalaman merupakan suatu proses otak namun hal tersebut tetap memiliki fundamental non-fisik, psikis, sifat, yang kadang-kadang disebut 'qualia'. Keadaan mental merupakan keadaan otak yang sebenarnya dan pikiran tersebut dapat direduksi menjadi gerak di otak.

    ReplyDelete
  12. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terima kasih atas sumber-sumber yang telah diberikan. Menurut salah satu link diatas Teori identitas pikiran menyatakan bahwa negara-negara dan proses pikiran yang identik dengan negara dan proses otak. Sebenarnya, hal itu tidak perlu terus bahwa pikiran identik dengan otak. Ideomatik kita menggunakan 'Dia memiliki pikiran yang baik' dan 'Dia memiliki otak yang baik' bergantian tetapi kita tidak akan mengatakan 'Pikirannya beratnya lima puluh ons'. Di sini saya mengambil pikiran mengidentifikasi dan otak sebagai masalah mengidentifikasi proses dan mungkin menyatakan dari pikiran dan otak. Pertimbangkan pengalaman rasa sakit, atau melihat sesuatu, atau memiliki gambaran mental. Teori identitas diingat adalah untuk efek bahwa pengalaman ini hanya merupakan proses otak, tidak hanya berkorelasi dengan proses otak.

    ReplyDelete
  13. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Teori Indentitas dikemukakan oleh Sheldon Stryker (1980). Teori Stryker mengkombinasikan konsep peran (dari teori peran) dan konsep diri/self (dari teori interaksi simbolis). Bagi setiap peran yang kita tampilkan dalam berinteraksi dengan orang lain, kita mempunyai definisi tentang diri kita sendiri yang berbeda dengan diri orang lain, yang oleh Stryker dinamakan “identitas”. Jika kita memiliki banyak peran, maka kita memiliki banyak identitas. Perilaku kita dalam suatu bentuk interaksi, dipengaruhi oleh harapan peran dan identitas diri kita, begitu juga perilaku pihak yang berinteraksi dengan kita. Intinya, teori interaksi simbolis dan identitas mendudukan individu sebagai pihak yang aktif dalam menetapkan perilakunya dan membangun harapan-harapan sosial. Perspektif iteraksionis tidak menyangkal adanya pengaruh struktur sosial, namun jika hanya struktur sosial saja yang dilihat untuk menjelaskan perilaku sosial, maka hal tersebut kurang memadai.

    ReplyDelete
  14. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Teori identitas, yang pertama mengenai Teori Aspek-Ganda. Menurut teori ini, baik akal maupun badan tidak merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Jika dianalogikan yaitu seperti sebuah koin mata uang, dimana memiliki dua sisi yang berbeda, setiap sisi tidak bisa disatukan namun ketika salah satunya dihilangkan maka tidak bernilai. Teori identitas yang kedua yaitu Teori Identitas Kontemporer. Teori ini mengatakan bahwa keadaan-keadaan mental itu sama dengan keadaan otak. Pembenaran yang diberikan kepada teori identitas adalah bahwa otak meskipun bersifat fisik, namun memiliki hubungan yang mungkin cukup rumit dengan akal. Terdapat aliran materialisme dalam teori identitas kontemporer ini, yaitu rasa sakit, fikiran, ingatan, kenangan semua itu memang ada, namun merupakan proses sistem syaraf saja. Pandangan teori ini menghilangkan pemisah antara akal dan badan. Kritik mengenai teori ini yaitu kurangnya bukti-bukti yang meyakinkan bahwa keadaan mental itu sama dengan proses mental.

    ReplyDelete
  15. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman teori identitas adalah suatu teori yang dikemukakan oleh Sheldon Stryker (1980). Teori ini pada dasarga memusatkan atensinya terhadap hubungan saling mempengaruji antara individu dengan struktur sosial (masyarakat). Individu dan masyarakat adalah hal yang berbeda akan tetapi satu kesatuan, seperti dua sisi pada sebuah koin. Misalkan dalam matematika dikatakan bahwa 2 + 3 = 5, akan tetapi dalam filsafat kedua hal tersebut merupakan hal yang berbeda, karena tidak ada 5 dalam 2 + 3 dan sebaliknya tidak ada 2 + 3 di dalam 5.

    ReplyDelete
  16. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Identitas merupakan segala bukti realitas yang ada di dunia, karena identitas adalah cara untuk memperlihatkan karekateristik dan jati diri seseorang. Selain itu, identitas juga merupakan cara berfikir spiritual manusia terhadap tuhan sang pencipta alam. Jika ditinjau dari segi filsafat ilmu pengetahuan harus berada dalam konteks kontradiksi, karena kalau cuma sekedar sebuah identitas memiliki makna bahwa tidak ada yang baru dari sebuah ilmu pengetahuan, dengan istilah lain berarti namanya tidak berilmu.

    ReplyDelete
  17. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    177709251005

    Assalamualaikum prof,
    Identitas berarti kesamaan. Teori identitas dalam filsafat merupakan suatu pandangan materialisme modern. Teori identitas yang pertama adalah mengenai Teori Aspek-Ganda. Menurut teori ini, baik akal maupun badan bukan merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Jika dianalogikan yaitu seperti sebuah koin mata uang, dimana memiliki dua sisi yang berbeda, setiap sisi tidak bisa disatukan namun ketika salah satunya dihilangkan maka tidak bernilai. Teori identitas yang kedua yaitu Teori Identitas Kontemporer. Teori ini mengatakan bahwa keadaan-keadaan mental itu sama dengan keadaan otak. Pembenaran yang diberikan kepada teori identitas adalah bahwa meskipun otak bersifat fisik ia memiliki hubungan yang mungkin cukup rumit dengan akal. Terdapat aliran materialisme dalam teori identitas kontemporer tersebut, yaitu rasa sakit, pikiran, ingatan, dan kenangan semua itu memang ada tetapi merupakan proses sistem syaraf saja. Pandangan teori ini menghilangkan pemisah antara akal dan badan.

    ReplyDelete
  18. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Identity atau dentitas berasal dari bahasa Latin yang berarti "kesamaan". Identitas adalah relasi yang hanya untuk dirinya sendiri. Identitas hanya ada di dalam pikiran. 1 = 1 hanya ada di dalam pikiran saja. Jika dalam kenyataan, 1 bisa jadi tidak sama dengan 1. Misalnya 1 rumah berbeda dengan 1 mobil, 1 kucing berbeda dengan 1 harimau, dan lain-lainnya. Identitas tidak ada jika di dunia nyata. Misalnya, aku sekarang berbeda dengan aku satu detik yang akan datang, waktu sekarang ebrbeda dengan waktu satu detik yang akan datang. Di dunia real, semuanya relatif sesuai dengan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  19. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih prof. Marsigit atas link-link yang disajikan di atas. Teori identitas adalah suatu pandangan materialisme modern. Namun menurut saya, identitas hanya merupakan segala bukti realitas yang ada di dunia, karena identitas adalah cara untuk memperlihatkan karekateristik dan jati diri seseorang. Namun, teringat pula penjelasan dari bapak, bahwa identitas adalah relasi yang hanya untuk dirinya sendiri. Identitas hanya ada di dalam pikiran. 2 = 2 hanya ada di dalam pikiran saja. Jika dalam kenyataan, 2 bisa jadi tidak sama dengan 2. Maka sifat kehakikian identitas akan sesuatu itu, terkadang bukanlah seperti yang kita tahu selama ini, dan bukan lah seperti yang kita lihat dari luar saja. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  20. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Teori identitas tentu membahas tentang hukum identitas. Dalam filsafat sendiri, hukum identitas atau teori identitas hanya ada dalam pikiran kita. Karena di luar pikiran kita, yang ada ialah segala "yang ada" dan "yang mungkin ada", bisa saja segala "ada" yang ada dan yang mungkin ada itu melahirkan suatu hukum kontradiktif. Oleh karena itu, sekali lagi, teori identitas hanya ada dalam pikiran kita. Jadi aku adalah aku hanya ada dalam pikiran kita. Di luar pikiran kita, aku bisa jadi adalah aku dan bukan aku.

    ReplyDelete
  21. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Teori identitas dapat dipandang dari berbagai cabang ilmu, teori identitas dalam filsafat adalah kesamaan atau relasi yang dimiliki untuk dirinya sendiri. Dalam matematika identitas merupakan A = A. namun A=A hanya ada di dalam pikiran karena dalam kenyataan tidak ada yang sama bahkan A pun tidak akan sama dengan A karena A tersebut ditulis sebagai A awal dan A akhir. Namun secara sosiologi identitas merupakan konsep seseorang yang membedakan dengan orang lain, identitas tersebut dapat berupa identitas gender, identitas nasional, dan nama seseorang juga merupakan identitas menurut teori sosiologi.

    ReplyDelete
  22. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Secara garis besar teori identitas adalah kajian yang memandang hubungan antara tubuh dan pikiran. Seperti contoh pada era 90an, rambut gondrong dianggap sebagai perlawanan atas kediktatoran rezim dan perlawanan kuasa atas hak individu, namun sekarang rambut gondrong diidentikan dengan pelaku kriminal, hal ini terjadi karena tayangan televisi berhasil menyampaikan informasi bahwa orang yang berambut gondrong adalah karakter criminal, walaupun hal tersebut hanya fiksi. Hal ini berarti pikiran yang menerima informasi lebih dominan atas persepsi tentang tubuh seseorang. Hal ini sejalan dengan filsuf yang berpendapat bahwa meskipun pengalaman adalah proses otak, mereka tetap memiliki properti non fisik, psikis, yang terkadang disebut 'qualia.

    ReplyDelete
  23. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa Identity atau identitas adalah relasi yang dimiliki oleh satu objek tertentu dengan dirinya sendiri. Istilah identitas ini banyak dipermasalahkan oleh para filsuf. Salah satu pertanyaan mereka adalah “apakah satu objek masih sama dengan dirinya sendiri (identitas) seiring berubahnya waktu?”. Beberapa filsuf juga menolak adanya relasi identitas, salah satunya adalah Ludwig Wittgenstein yang menyatakan “Roughly speaking: to say of two things that they are identical is nonsense, and to say of one thing that it is identical with itself is to say nothing.”

    ReplyDelete
  24. Terimakasih bapak karena telah berbagi pengetahuan tentang teori identitas, jika dalam filsafat teori identitas yang berarti diriku sama dengan diriku yang hanya terjadi dalam pikir seorang manusia, tidak dalam praktek kehidupan nyatanya, karena pada kenyataannya tidaka aka nada yang sama seperti itu, karena dalam satu detik saja saat aku menyatakan diriku sebagai A, maka saat itu juga diriku sudah berubah.


    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  25. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Teori identitas memusatkan perhatiannya pada hubungan saling mempengaruhi antara individu dengan masyarakat. Jika diibaratkan, antara individu dan masyarakat adalaha sebagai dua sisi mata uang. Seorang individu dibentuk karena adanya interaksi, namun struktur sosial membentuk suatu interaksi. Terdapat tiga landasan yang mendasari teori identitas ini, diantaranya pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan. Pengetahuan seseorang terhadap suatu identitas khususnya identitas kebudayaan dan mampu melihat perbedaannya. Kesadaran akan kesiapan adanya pergantian perspektif baru. Dan yang ketiga kemampuan untuk menegosiasi identitas melalui proses observasi.

    ReplyDelete
  26. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Teori identitas memusatkan perhatiannya pada hubungan saling mempengaruhi antara individu dengan masyarakat. Jika diibaratkan, antara individu dan masyarakat adalaha sebagai dua sisi mata uang. Seorang individu dibentuk karena adanya interaksi, namun struktur sosial membentuk suatu interaksi. Terdapat tiga landasan yang mendasari teori identitas ini, diantaranya pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan. Pengetahuan seseorang terhadap suatu identitas khususnya identitas kebudayaan dan mampu melihat perbedaannya. Kesadaran akan kesiapan adanya pergantian perspektif baru. Dan yang ketiga kemampuan untuk menegosiasi identitas melalui proses observasi.

    ReplyDelete
  27. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Identitas adalah hubungan antara pikiran dan fisik. Jasmani dengan rohani. Identitas dalam matematika dimisalkan dengan A=A. Artinya A sama dengan A. Dalam kehidupan nyata identitas tidak pernah bisa menjadi sebenar-benarnya identitas, karena manusia sifatnya dinamis, yang bersifat absolut hanyalah kuasa Tuhan. Perubahan-perubahan yang dilakukan oleh manusia baik yang secara sadar maupun tidak sadar menunjukkan bahwa manusia tidak bisa menggapai hakekat identitas itu sendiri, akan tetapi hal itu bisa diwujudkan di dalam pikiran.

    ReplyDelete
  28. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidikan Matematika Pascasarjana Kelas B

    Berdasarkan sumber yang saya bacar dari https://en.wikipedia.org/wiki/Identity_(philosophy) identitas teori adalah relasi yang dimiliki masing-masing hanya untuk dirinya sendiri. Sesuatu dapat dikatakan benar-benar identitas ketika segala predikat dan unsur antara objek-objek tersebut berlaku sama persis dengan objek yang kita identitaskan. Saya tertarik dengan pendapat Hegel berpendapat bahwa “gagasan tentang sesuatu yang identik dengan dirinya hanya masuk akal jika tidak identik atau berbeda dari dirinya sendiri”. Hal ini mengindikasikan bahwa identitas hanya ada dalam pikiran manusia saja namun dalam kenyataannnya tidak ada yang benar-benar persis dan memiliki identitasnya sendiri. Contohnya saja sebagai manusia, diri kita bukanlah identitas kita karena setiap detiknya dirikita yang kita anggap identitas kita adalah sudah menjadi identitas yang lain karena pasti telah berubah bak dari segi pikiran, fisik, dan hati.

    ReplyDelete
  29. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Teori Identitas merupakan hubungan yang dimiliki hanya untuk dirinya sendiri, atau jika dimaknai menjadi aku sama dengan diriku sendiri dan apabila dituliskan dalam simbol menjadi A = A. Pembahasan mengenai teori identitas ini seringkali diperoleh ketika pembelajaran di kelas. Teori hidentitas ini berlaku dalam pikiran kita. Kenapa demikian? karena belum tentu A itu selalu sama dengan A jika dipandang dari sisi yang lainnya. Hal ini sering dianalogikan pada manusia. Misalnya, Tanti hari ini tidak akan sama dengan tanti kemarin. Tanti hari ini menggunakan baju berwarna biru, sedangkan tanti kemarin menggunakan baju berwarna merah. Tanti hari ini dan kemarin tidaklah sama karena sifat-sifat yang ada pada dirinya setiap waktu tidaklah sama.

    ReplyDelete
  30. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Sebenar-benarnya identity theory yang nyata itu adalah di atas atau di dalam pikiran seseorang. Karena sebenar-benanrnya dunia nyata itu tidak memiliki sifat identitas, karena identity theory tidak kebal terhadap ruang dan waktu. Identity theory hanya berpengaruh pada sesuatu yang terbebas dari ruang dan waktunya saja
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  31. Junianto
    PM C

    Teori identitas meupakan teori yang sudah tidak asing lagi dalam dunia matematika. Teori ini bisa dikatakan sebagai bentuk relasi yang dimiliki oleh suatu objek dtertentu dengan dirinya sendiri. Namun, secara filsafat teori ini haruslah terbebas dari ruang dan waktu karena jika terikat ruang dan waktu maka teori ini tidak bisa terpenuhi. Misalnya, 2=2. Jika mengacu pada teori identitas yang terbebas ruang dan waktu makan hal ini bernilai benar. Namun jika terikat ruang dan waktu maka akan bernilai salah, karena angka 2 yang pertama dan angka 2 yang kedua menempati ruang yang berbeda dan ditulis pada waktu yang berbeda pula.

    ReplyDelete
  32. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Dikarenakan keterbatasan saya, saya kurang dapat memahami apa itu teori identias pikiran. Saya mencoba membuat refleksi dari website pato stanford. Teori identitas pikiran menyatakan bahwa keadaan dan proses pikiran yang identik dengan kondisi dan proses otak. Sebenarnya tidak harus berpegang bahwa pikiran merupakan hal yang identik dengan otak. Mengidentifikasi pikiran dan otak sebagai merupakan masalah mengenali proses dan mungkin keadaan pikiran dan otak. Pertimbangkan pengalaman rasa sakit, atau melihat sesuatu, atau memiliki gambaran mental. Teori identitas pikiran adalah yang menyatakan bahwa pengalaman ini hanya merupakan proses otak, tidak hanya berkorelasi dengan proses otak. Beberapa filsuf berpendapat bahwa meskipun pengalaman adalah proses otak mereka tetap memiliki dasar non-fisik, psikis, properti, kadang-kadang disebut 'qualia'. Beberapa ahli teori identitas memberikan analisis behaviouristik dari keadaan mental, seperti keyakinan dan keinginan, tetapi yang lain mengatakan bahwa keadaan mental merupakan keadaan otak yang sebenarnya. Mohon koreksinya bila terdapat kesalahan.

    ReplyDelete
  33. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Identity dari bahasa Latin yaitu identitas (kesamaan), yang artinya hubungan dari sesuatu itu merupakan dirinya sendiri. Teori identitas merupakan seseuatu yang ada yang mempunyai 3 landasan yaitu pengetahuan, kesadaran dan kemampuan. Dalam filsafat, Teori identitas ini berada di dalam pikiran bersifat abstrak sehingga tidak terikat oleh ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  34. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Berdasarkaan pemahaman saya dari beberapa referensi yang terdapat dalam postingan di atas, identity berasal dari bahasa Latin yang berarti kesamaan. Sebenarnya pengertian dan konsep identity ini berbeda-beda, tergantung dalam bidang ilmu apa ia dibicarakan.
    Dalam filsafat, identity adalah relasi yang dimiliki oleh masing-masing objek tertentu dan hanya untuk dirinya sendiri.

    ReplyDelete
  35. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Teori identitas ialah teori mengenai hubungan saling mempengaruhi di antara individu dengan struktur sosial yang lebih besar lagi atau masyarakat. Individu dan masyarakat dipandang sebagai dua sisi dari satu mata uang. Seseorang dibentuk oleh interaksi, namun struktur sosial membentuk interaksi. Intinya, teori interaksi simbolis dan identitas mendudukan individu sebagai pihak yang aktif dalam menetapkan perilakunya dan membangun harapan-harapan sosial.

    ReplyDelete
  36. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Teori identitas menegaskan hubungan antara pikiran dan tubuh. Teori identitas terbagi atas 3 yaitu teori identitas pikiran yaitu apa yang ada diotak identik dengan keadaan mental, teori identitas murni lebih kepada segala hal yang ada dalam logika, teori identitas sosial yang berkaitan dengan ilmu sosial.

    ReplyDelete
  37. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Berdasarkan https://plato.stanford.edu/entries/mind-identity/ ,Teori identitas pikiran berpendapat bahwa keadaan dan proses pikiran identik dengan keadaan dan proses otak. Sebenarnya, tidak perlu dipegang bahwa pikiran identik dengan otak. Idiomatically kita menggunakan 'Dia memiliki pikiran yang baik' dan 'Dia memiliki otak yang baik' secara bergantian tapi kita tidak akan mengatakan 'Pikirannya memiliki berat lima puluh ons'. Di sini saya mengidentifikasi pikiran dan otak sebagai masalah dalam mengidentifikasi proses dan mungkin keadaan pikiran dan otak. Pertimbangkan pengalaman rasa sakit, atau melihat sesuatu, atau memiliki citra mental. Teori identitas pikiran adalah efek bahwa pengalaman ini hanya proses otak, tidak hanya berkorelasi dengan proses otak.

    ReplyDelete
  38. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Teori identitas dalam filsafat merupakan suatu pandangan materialisme modern yang menegaskan bahwa pikiran dan materi, namun mampu dikenali secara logis, sebenarnya hanyalah ungkapan realitas tunggal yang berbeda (https://www.britannica.com/topic/identity-theory) . Maka yang disebut identitas adalah ketika aku sama dengan aku, ketika A sama dengan A. Tetapi pemikiran tentang teori identitas ini hanya ada di pikiran.

    ReplyDelete
  39. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Teori identitas, yang pertama mengenai Teori Aspek-Ganda. Menurut teori ini, baik akal maupun badan tidak merupakan kesatuan yang terpisah dan berdiri sendiri, sehingga disebutkan bahwa sifatnya identik. Jika dianalogikan yaitu seperti sebuah koin mata uang, dimana memiliki dua sisi yang berbeda, setiap sisi tidak bisa disatukan namun ketika salah satunya dihilangkan maka tidak bernilai. Teori identitas yang kedua yaitu Teori Identitas Kontemporer. Teori ini mengatakan bahwa keadaan-keadaan mental itu sama dengan keadaan otak. Pembenaran yang diberikan kepada teori identitas adalah bahwa otak meskipun bersifat fisik, namun memiliki hubungan yang mungkin cukup rumit dengan akal. Terdapat aliran materialisme dalam teori identitas kontemporer ini, yaitu rasa sakit, pikiran, ingatan, kenangan semua itu memang ada, namun merupakan proses sistem syaraf saja. Pandangan teori ini menghilangkan pemisah antara akal dan badan. Kritik mengenai teori ini yaitu kurangnya bukti-bukti yang meyakinkan bahwa keadaan mental itu sama dengan proses mental.

    ReplyDelete
  40. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Teori identitas merupakan suatu teori yang memandang bahwa terdapat hubungan antara mind and body. Setidaknya beberapa jenis dari keadaan mental secara harfiah identik dengan beberapa jenis pikiran. Banyak pendapat tentang teori identitas yang hingga saat ini masih diperdebatkan kebenarannya. Individu dan masyarakat dipandang sebagai dua sisi dari satu mata uang. Seseorang dibentuk oleh interaksi, namun struktur sosial membentuk interaksi.

    ReplyDelete
  41. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Dalam filsafat, identitas artinya kesamaan merupakan relasi yang dimiliki oleh diri masing-masing hanya untuk dirinya sendiri. Dalam matematika, teori identitas ini dimisalkan sebagai A=A, misalkan 5=5 akan berbeda dengan kenyataannya, misalkan 5 yang di kiri dengan 5 yang di kanan, atau 5 yang dituliskan terlebih dulu dengan 5 yang dituliskan setelahnya. Hal ini menandakan bahwa adanya kontradiksi dalam teori tersebut Gagasan sosiologis tentang identitas, sebaliknya, berkaitan dengan konsepsi diri seseorang, presentasi sosial, dan lebih umum lagi, aspek seseorang yang membuatnya unik, atau berbeda secara kualitatif dari orang lain (misalnya identitas budaya, identitas gender, identitas negara, dll).

    ReplyDelete
  42. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Teori identias ialah teori yang memandang hubungan antara fisik dan pikiran yang selaras atau sama. Dalam matematika, teori identitas berarti suatu obyek dan subyek matematika itu sama. Serang dapat memiliki beberapa identitas tergantung dari peran yang ia lakukan. Artinya seseorang dipandang dengan identitas seperti apa tergantung dari perannya di masyarakat. contohnya seorang wanita yang mengajar di sekolah memiliki identitas sebagai guru, ketika ia diruma merawat anaknya ia memiliki identitas sebagai ibu, dan ketika ia berbakti kepada orangtuanya ia memiliki identitas sebagai anak yang berbakti. Intinya kita perlu melakukan yang terbaik dalam memilih perilaku atau dalam melakukan perbuatan kita.

    ReplyDelete
  43. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Identity Theory adalah teori yang menyatakan bahwa dua hal atau lebih itu memiliki sifat sama. Di dalam filsafat teori itu hanya terjadi di pikiran, sedangkan di kenyataanya tidak. Misalnya di pikiran 5=5 akan tetapi di dunia 5≠ 5. Hal ini karena 5 yang kiri pasti berbeda dengan 5 yang kanan, sedangkan di pikiran hal itu bisa sama karena merupakan hasil reduksi/abstraksi dari apa yang ada di kenyataan.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  44. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Teori identitas adalah suatu teori tentang hubungan yang dimiliki oleh masing masing dirinya sendiri. terdapat perbedaan konsep identitas dalam konsep filosofis identitas, psikologi dan ilmu sosial. Konsep filosofis menyangkut relasi, khususnya, relasi yang x dan y masuk jika, dan hanya jika keduanya adalah satu dan sama, atau identik satu sama lain. Sedangkan dalam psikologi merupakan tentang konsepsi diri seseorang, presentasi sosial, identitas diri.

    ReplyDelete
  45. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Tubuh dan pikiran memiliki hubungan yang saling memengaruhi satu sama lain. Ketika tubuh lelah, maka pikiranpun akan sulit untuk fokus. Begitu juga sebaliknya, jika pikiran sudah buntu maka tubuh pun akan lesu. Hubungan inilah yang disebut dengan Identitas Teori, dimana antara tubuh dan pikiran saling memiliki hubungan.

    ReplyDelete
  46. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024

    Identity teori membahaa tentang hakikat identitas manusia dimana manusia dengan manusia yang lain tidak bisa terlepas dari hubungan dan interaksi. Melalui interaksi ini maka terbentuklah identitas diri dari manusia itu sendiri. Manusia dengan manusia yang lain ibarat uang koin yang memiliki dua sisi berbesa namun pada tubuh yang sama. Hal ini daoat diartikan bahwa meskipun individual berbeda, namun manusia harus saling berkoordinasi berkerjasama untuk mewujudkan tujuan bersama. Terima Kasih

    Assalamualaikum Wr.Wb
    identity theori

    ReplyDelete