Jan 13, 2013

FICTIONALISM





Ass, jika ingin membaca tentang Fictionalism, bisa konek berikut:


Wss

26 comments:

  1. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Fiksi dalam filsafat berarti pandangan terhadap sesuatu sebatat literal dan tafsiran belaka, seharusnya harus dipahami sebagai kasus. Seperti contoh dalam ilmu matematika, kita tidak bisa memandang matematika secara literal artinya hanya permainan angka, namun harus dipandang sebagai pemecahan masalah terhadap kehidupan dan memiliki misi ideologis.

    ReplyDelete
  2. Terimakasih bapak atas sharing ilmunya mengenai fiktionalisme, yang berarti bahwa sesuatu dipandang hanya sebatas literal dan tafsiran belaka, jika kita melihat dalam menerapkan matematika yang menggunakan angka-angka maka pandanglah matematika secara luas yaitu untuk memecahkan permasalahan dalam kehidupan nyata manusia bukan hanya sebatas olah angka saja.


    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  3. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Fiksionalisme merupakan suatu pandangan filsafat terhadap suatu pernyataan deskripsi dunia seharusnya tidak ditafsirkan sebagai mestinya. Pada umunya fiksi-fiksi suatu ilmuah terkait wacana tertentu biasa diucapkan kalimat dalam wacana fiksi, tetapi juga dapat kita gunakan kalimat secara harfiah. Salah satu contohnya pada fiksi suatu ilmiah matematika, ketika kita berpendapat dan kita mengucapkan terdapat suatu bilangan prima dalam konteks biasa, tetapi kita juga dapat menyebutnya dalam ranah fiksi.

    ReplyDelete
  4. Junianto
    PM C

    Fictionalism mempunyai karakter khas tentang sebauh wacana dimana wacana tersebut memiliki tujuan berharga dan klaim bahwa tujuan tersebut bisa disajikan meskipun wacana tersebut tidak sepenuhnya benar. Dalam matematika dapat dianalogikan secara sederhana bahwa ketika siswa mengerjakan/ memecahakan permasalahan sejatinya mereka sedang belajar memecahkan permasalahan kehidupan yang mungkin akan mereka hadapi di masa mendatang.

    ReplyDelete
  5. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Fictionalism disini jika kita terapkan dalam pembelajaran matematika adalah ketika seorang guru memiliki sebuah wacana unttuk memberikan soal mengenai kemampuan literasi matematis, maka guru tersebut memiliki wacana bahwa nanti ketika peserta didiknya menjawab dengan benar maka akan diberikan apresiasi setinggi-tingginya. Namun hal tersebut hanya sebagai wacana belaka yang belum diketahui kebenarannya. Kebenaran dari sebuah wacana akan terlihat ketika wacana tersebut direalisasikan oleh guru matematika tersebut.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  6. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum..
    Setelah membaca referensi dari website http://plato.stanford.edu/entries/fictionalism/ saya memahami pengertian fiksionalisme. Fiksionalisme mencakup mengenai pandangan yang menganggap kebenaran harfiah sebagai semacam fiksi. Fiksionalisme dalam matematika dikembangkan pada tahun 1980 oleh Hartry Field. Fiksionalisme disebut-sebut sebagai gagasan terbaik sebagai reaksi platonisme matematika. Mohon dikoreksi apabila terdapat kesalahan. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

    ReplyDelete
  7. Junianto
    PM C

    Fictionalism mempunyai karakter khas tentang sebauh wacana dimana wacana tersebut memiliki tujuan berharga dan klaim bahwa tujuan tersebut bisa disajikan meskipun wacana tersebut tidak sepenuhnya benar. Dalam matematika dapat dianalogikan secara sederhana bahwa ketika siswa mengerjakan/ memecahakan permasalahan sejatinya mereka sedang belajar memecahkan permasalahan kehidupan yang mungkin akan mereka hadapi di masa mendatang.

    ReplyDelete
  8. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Berdasarkan pemahaman saya dari beberapa referensi yang terdapat dalam postingan di atas, fictionalism merupakan suatu pandangan yang memberi klaim terhadap sebuah wacana dimana tidak dipandang dari tujuan kebenarannya namun lebih condong dianggap sebagai “fiksi” atau berpura-pura melakukan sesuatu yang secara harfiah benar.

    ReplyDelete
  9. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Fictionalism merupakan pandangan dalam filsafat yang pernyataannya mendeskripsikan dunia yang tidak ditafsirkan apa adanya, tetapi seharusnya dipahami sebagai kasus agar dipercaya dan seolah-olah menganggap sesuatu itu benar. Fictionalism setidaknya terdiri dari Klaim yang dibuat atas benar atau salah, Tidak mengurangi arti dari suatu wacana, Tujuan wacana dalam domain yang diberikan bukan kebenaran, namun seperti kesederhanaan, ruang lingkup jelas, dll.

    ReplyDelete
  10. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Fictionalism adalah pandangan dalam filsafat yang menurut pernyataan yang tampaknya deskripsi dunia tidak boleh ditafsirkan seperti itu, melainkan harus dipahami sebagai kasus "membuat percaya", berpura-pura untuk mengobati sesuatu yang benar secara harfiah (a "yang berguna fiksi "). Atau dengan kata lain fiksionalisme adalah keadaan menganggap matematika sebagai dongeng atau cerita fiksi belaka.

    Dua alur penting dari fictionalism yaitu modal fictionalism yang dikembangkan oleh Gideon Rosen, yang menyatakan bahwa kemungkinan dunia, terlepas dari apakah mereka ada atau tidak, mungkin menjadi bagian dari wacana yang berguna, dan mathematics fictionalism yang diusulkan oleh Hartry Field, yang menyatakan bahwa pembicaraan tentang angka dan objek matematika lainnya adalah tidak lebih dari sebuah kemudahan untuk melakukan ilmu pengetahuan

    ReplyDelete
  11. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Plato beranggapan bahwa objek matematika adalah abstrak, kalimat dan teori dalam matematika dapat memberikan gambaran yang benar tentang objek-objek. Fiksionalisme adalah gagasan yang dapat mematahkan pendapat Plato tersebut.
    Paham fiksionalisme merupakan anggapan bahwa suatu pernyataan yang terlihat dapat dideskripsikan namun sesungguhnya dianggap tidak nyata maka untuk dapat mempercayainya harus diuji kebenarannya terlebih dahulu.

    ReplyDelete
  12. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Memandang segala sesuatu sebagai tafsiran atau literasi belaka dapat dikatakan sebagai Fictionalism. Artinya dengan menafsirkan atau meliterasikan sesuatu, kita mencari kebenaran agar dapat dipercayai. Karena Fictionism ini merupakan anggapan yang menyatakan bahwa suatu pernyataan itu memang dapat dideskripsikan atau dijelaskan namun pada kenyataanya sesuatu itu dianggap tidak nyata, maka untuk dapat dipercayai diperlukan suatu pembuktian terlebih dahulu.

    ReplyDelete
  13. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Fiksionalisme adalah sebuah pandangan yang menyatakan bahwa dunia harus dipahami sebagai sesuatu yang benar (bukan fiksi atau kepura-puraan). Dalam matematika, fiksionalisme diartikan sebuah proses yang dapat diandalkan aplikasi fisik bahwa semua benar, meskipun pernyataan salah.

    ReplyDelete
  14. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Fictionalism merupakan pandangan dalam filsafat tentang suatu wilayah wacana dapat dicirikan sebagai pandangan bahwa klaim yang dibuat dalam wacana tersebut tidak paling baik dilihat sebagai tujuan kebenaran literal namun lebih baik dianggap sebagai semacam 'fiksi'. Dalam aliran fiksionalism ini ada yang namanya fiksi ilmiah. Fiksi ilmiaah menurut Hartry Field adalah bahwa pembicaraan tentang angka dan objek matematika lainnya tidak lebih dari sekedar memperoleh kenyamanan untuk melakukan sains.

    ReplyDelete
  15. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Fiksionalisme dalam matematika diperkenalkan dalam tahun 1980 ketika Hartry Field mempublikasikan Science Without Numbers, yang menolak dan bahkan membalikkan argumen Quine. Di mana Quine menganggap bahwa matematika harus ada untuk teori-teori sains terbaik, sehingga diterima sebagai kebenaran yang membicarakan tentang wujud yang ada secara independen. Field menganggap bahwa matematika telah diabaikan, dan oleh karena itu sebaiknya dipandang sebagai kebohongan yang tidak berbicara tentang sesuatu yang riil. Ia melakukan ini dengan memberikan aksiomatisasi lengkap dari mekanika Newton yang tidak membutuhkan bilangan sebagai acuan atau fungsi sama sekali. Ia mulai dengan "keantaraan" dari aksioma Hilbert untuk mengkarakterisasi ruang tanpa mengkoordinasikannya, dan kemudian menambahkan relasi tambahan diantara titik-titik untuk mengerjakan pekerjaan sebelumnya dan menyelesaikannya dengan lapangan vektor (vector fields). Geometri Hilbert adalah matematik, karena berbicara tentang titik-titik yang abstrak, tetapi dalam teori Field, titik-titik ini adalah titik-titik nyata dari ruang fisik, sehingga tidak ada obyek-obyek matematik yang khusus sama sekali yang dibutuhkan.

    ReplyDelete
  16. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Fiksionalisme adalah sebuah tinjauan yang merupakan kalimat dan teori–teori matematika yang menterjemahkan objek-objek matematika yang bersifat abstrak, seperti pendapat-pendapat dalam platonisme. Platonis menyatakan bahwa objek abstrak adalah semua yang bersifat non fisik, non mental, non ruang, non temporal, non sebab. Jadi, angka 3 ada pikiran kita, tetapi tidak ada dalam ruang ataupun waktu, bukan berupa objek fisik atau mental, dan tidak masuk kedalam sebab hubungan dengan objek lain.

    ReplyDelete
  17. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Fiksionalisme adalah salah satu pendapat mengenai asal usul matematika selain paham realisme, intusionalisme dan konstruktivisme. Fiksionaisme matematika adalah gagasan terbaik sebagai sebuah reaksi terhadap tinjauan yang ada tentang obyek matematika yang bersifat abstrak serta teori-teori matematika dimana kita dapat memberikan gambaran yang benar tentang objek-objek. Salah satu contoh fiksionalisme dalam matematika ialah kaimat bahwa “angka 4 merupakan bilangan genap”. Yaitu memberikan sebuah gambaran tentang suatu objek abstrak tertentu. Dalam hal ini obyek abstraknya ialah angka 3. Angka 3 ada bebas dalam pikiran kita, tetapi tida ada di dalam ruang dan waktu, bukan berupa obyek fisik atau mental.

    ReplyDelete
  18. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Menurut Stanford Encyclopedia of Philosophy, Fiksionalisme dalam Filsafat Matematika adalah pandangan bahwa (a) kalimat matematika dan teori-teori yang dimaksudkan untuk menjadi obyek matematika abstrak, seperti yang disarankan Platonisme, tetapi (b) tidak ada hal-hal seperti benda abstrak , dan (c) teori matematika kami tidak benar. Dengan demikian, idenya adalah bahwa kalimat seperti '3 adalah bilangan prima' adalah palsu, atau tidak benar, untuk alasan yang sama bahwa, katakanlah, 'Si Peri gigi yang murah hati' adalah palsu atau tidak benar-karena seperti tidak ada orang seperti gigi peri, demikian juga tidak ada hal seperti nomor 3. Hal ini penting untuk dicatat, bagaimanapun, bahwa meskipun nama, pandangan fungsionalis tidak perlu melibatkan klaim yang sangat kuat tentang analogi antara matematika dan fiksi. Misalnya, tidak ada klaim di sini bahwa wacana matematika adalah semacam wacana fiksi. Dengan demikian, fungsionalis tidak berkomitmen untuk tesis bahwa tidak ada disanalogies penting antara matematika dan fiksi. Akhirnya, juga harus dicatat di awal bahwa fictionalism adalah versi nominalisme matematika, pandangan bahwa tidak ada hal-hal seperti objek matematika.

    ReplyDelete
  19. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Fictionalism adalah aliran filsafat yang berpendapat bahwa semua pernyataan yang dibuat oleh manusia di dunia itu tidak lah sesuai realitas namun dihasilkan dari pemikiran “make believe” atau dari kepura-puraan manusia yang menganggap secara harfiah itu benar
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  20. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Fiksinalisme adalah suatu pandangan dalam filsafat yang berarti bahwa berpura-pura memperlakukan sesuatu secara harfiah benar. Fiksionalisme wacana dapat dicirikan sebagai sebuah pandangan unutk melihat tujuan kebenaran literal namun lebih baik dianggap sebagai semacam 'fiksi'.

    ReplyDelete
  21. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Fiksionalisme adalah cara pandang mengenai suatu hal atau pernyataan yang dapat dideskripsikan, namun sesungguhnya hal tersebut tidak nyata dalam realitas kehidupan. Seperti misalnya angka dan bentuk-bentuk dalam matematika. sebelah dapat dideskripsikan, dan orang-orang menggunakannya dalam kehidupan, namun sebenarnya sebelas sendiri itu tidak nyata.

    ReplyDelete
  22. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Fictionalism adalah pandangan dalam filsafat yang mana pernyataan tidak perlu ditafsirkan akan menjadi deskripsi dari sebuah dunia, melainkan harus dipahami sebagai kasus membuat percaya, berpura-pura untuk mengobati sesuatu yang benar secara harfiah. Dua bagian penting fictionalism adalah fictionalism modal yang dikembangkan oleh Gideon Rosen, yang menyatakan bahwa kemungkinan dunia terlepas dari apakah mereka ada atau tidak, mungkin menjadi bagian dari wacana yang berguna, dan fictionalism matematika dianjurkan oleh Hartry Field, yang menyatakan bahwa pembicaraan tentang angka dan benda-benda matematika lainnya adalah tidak lebih dari sebuah kenyamanan untuk melakukan ilmu.

    ReplyDelete
  23. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Fictionalism memandang suatu wacana bukan dari benar salahnya, namun melihat adanya kebajikan di dalam wacana tersebut. Misalnya wacana berkaitan dengan seorang legenda yang mencuri untuk diberikan kepada masyarakatnya yang miskin. Menurut paham ini, berarti tindakan mencuri diabaikan, lebih fokus kepada kebajikan berupa sifat membantu orang lain yang sedang kesusahan.

    ReplyDelete
  24. Fictionalisme merupakan pandangan filsafat yang memiliki tiga tesis yakni 1) Klaim yang dibuat dalam domain wacana dianggap tepatcArtinya, benar atau salah, 2) Domain wacana harus ditafsirkan pada nilai nominal-tidak dikurangi menjadi makna sesuatu yang lain. 3) Tujuan wacana dalam domain tertentu bukanlah kebenaran, namun beberapa kebajikan lain (mis., Kesederhanaan, cakupan penjelasan). Terima Kasih

    ReplyDelete
  25. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Dalam mempercayai seseuatu yang sifatnya tidak pasti, manusia sering kali ragu dan tidak jarang malah mengabaikannya. Manusia pada hakikatnya sangat membutuhkan penguatan, bukti atau paling tidak rasa diyakinkan sebelum akhirnya mempercayai sesuatu. Apalagi saat harus percaya pada sesuatu yang sifatnya fiksi atau khayal. Butuh penjelasan yang mendalam agar rasa percaya tersbut timbul dan diakui keberadaannya.

    ReplyDelete
  26. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Sesuatu hal yang tidak pasti dan tidak nyata terkadang sangat sulit untuk dipahami dan dipercayai kebenarannya. Namun tuhan telah mengatakan bahwa “tidak aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembahku”. Dari pernyataan tersebut memberikan kita renungan bahwa di dunia ini ada kehidupan yang terjadi selain kehidupan yang sesuai realitas yang seperti saat ini sedang kita jalani atau lakoni. Yang terpenting adalah kita harus selalu yakin dan percaya atas segala ciptaan tuhan yang bersifat fiksi ataupun semu.

    ReplyDelete