Jan 13, 2013

PANTHEISM





Ass, jika ingin membaca tentang Pantheism, bisa konek berikut:


Wss

5 comments:

  1. Aan Andriani
    18709251030
    S2 Pendidikan Matematika B

    Assalamualaikum wr.wb
    Panteisme merupakan pandangan bahwa segala sesuatu adalah bagian dari Tuhan yang utuh dan abadi, sehingga semua bentuk realitas dapat dianggap sebagai salah satu wujud dari Tuhan. Ada juga yang menyatakan bahwa panteisme merupakan pandangan bahwa alam semesta dan Tuhan adalah identik. Kaum ini menganggap bahwa Tuhan dan alam semesta sama, padahal sesungguhnya Tuhan-lah yang menciptakan alam semesta. Ada dua jenis pandangan dalam panteisme. Yang pertama lebih religius dan yang kedua lebih filosofis. Panteisme yang lebih religius memandang bahwa Tuhan abadi, tidak terbatas, dan bisa melihat segalanya, sedangkan pateisme yang lebih filosofis memandang bahwa tidak ada yang berbeda dari Tuhan karena Tuhan adalah alam semesta.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  2. Agnes Teresa Panjaitan
    S2 Pendidikan Matematika A 2018
    18709251013

    Berdasarkan pemahaman saya dari beberapa referensi yang diberikan diatasm istilah pantheism pertama kali dicetuskan oleh Joseph Raphson pada tahun 167 dan istilah ini digunakan untuk menggambarkan kepercayaan suatu kelompok ataupun golongan tertenti. Kepercayaan yang dianut dalam aliran ini adalah keberadaan Tuhan di alam semesta. Sehingga dapat dikatakan bahwa segala hal yang terjadi di dunia ini memiliki kaitan dan hubungan dengan Tuhan.

    ReplyDelete
  3. Janu Arlinwibowo
    18701261012
    PEP 2018

    Paham panteis adalah paham yang memposisikan semua adalah Tuhan, atau Tuhah adalah semua. Sekilas saya berpikir, paham ini memaknai semua ciptaan adalah jelmaan. Pemikiran ini mirip dengan politeisme, yang beranggapan ada banyak Tuhan. Jelas jika dipahami secara tekstual sangat menyimpang. Benarnya dalam kalimat di atas adalah mengakui bahwa semua yang ada dialam itu berhubungan dengan Tuhan. Tapi bukan jelmaan melainkan ciptaan.
    Modal awal mempercayai kekuasaan Tuhan dalam menciptakan alam semesta, tidak diikuti dengan pemaknaan yang bijaksana. Memang semua manusia dituntut untuk menirukan sifat-sifat Tuhan namun manusia jelas memiliki batasan, tidak akan mampu menjelma seideal Tuhan. Seharusnya modal awal tersebut dimaknai dengan pemahaman kuasa Tuhan. Bukankah kita diarahkan untuk berpikir bukti kekuasaan Tuhan melalui ciptaanNya.

    ReplyDelete
  4. Diana Prastiwi
    18709251004
    S2 P. Mat A 2018

    Definisi pantheisme cenderung menekankan gagasan bahwa hukum kodrat, Keadaan, dan Alam Semesta (jumlah total dari semuanya adalah dan akan selalu) diwakili atau dipersonifikasikan dalam prinsip teologis 'Tuhan' atau 'Dewa' yang abstrak. Walau begitu, perlu dimengerti bahwa kaum panteis tidak percaya terhadap seorang Dewa atau Dewa-Dewa yang pribadi dan kreatif dalam segala bentuk, yaitu merupakan ciri khas utama yang membedakan mereka dari kaum panenteis dan pandeis. Dengan begitu, meskipun banyak agama mungkin mengklaim memiliki unsur-unsur panteis, mereka biasanya sebenarnya sejatinya panenteis atau pandeistik. s=dalam pengertian lain dapat diartikan bahwa Pantheisme erat kaitannya dengan keTuhanan dan alam. Nilai-nilai dari panteisme di alam semesta dapat dilihat melalui penekanan alam dan manusia. Penekanan alam ditandai dengan cinta yang mendalam dan rasa hormat untuk alam karena merupakan hasil ciptaan Tuhan. Semoga kita bisa menjaga alam dan menjadi bayangan Allah yang baik.

    ReplyDelete
  5. Herlingga Putuwita Nanmumpuni
    18709251033
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Panteisme merupakan pandangan yang secara harafiah artinya adalah "Tuhan adalah Semuanya" dan "Semua adalah Tuhan". Bisa dikatakan, panteisme adalah sexed-up atheism, karena ateis dan panteis pada prinsipnya tidak memercayai keberadaan Tuhan Personal. Singkatnya, panteisme adalah ateisme, dengan sedikit perbedaan semantik mengenai apa definisi Tuhan.

    ReplyDelete