Jan 13, 2013

PANTHEISM





Ass, jika ingin membaca tentang Pantheism, bisa konek berikut:


Wss

12 comments:

  1. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Panteisme mirip dengan politeisme (kepercayaan pada banyak allah) namun melebihi politeisme karena mengajarkan bahwa segala sesuatu adalah Allah. Pohon adalah Allah, batu adalah Allah, binatang adalah Allah, langit adalah Allah, matahari adalah Allah, Anda adalah Allah, dll. Panteisme adalah pemikiran yang melatari banyak sekte dan agama sesat (misal saja, Hinduisme dan Budhisme pada tahap tertentu, dan berbagai sekte yang mengajarkan kesatuan dan persatuan, serta penyembah "alam semesta.")

    ReplyDelete
  2. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Tuhan dalam bentuk personal inilah yang kemudian bagi banyak pandangan panteisme tidak diterima. Sebagai alternatif, panteisme pun tidak mengafirmasi bentuk Tuhan yang berada dalam kondisi sepenuhnya transenden, sepenuhnya secara ontologis berbeda dengan dunia ini. Salah satu isu yangmenjadi kontraposisi panteistik terhadap transendensi Tuhan yang absolut adalah jika Tuhan diandaikan secara ontologis berada dalam sesuatu yang melewati dunia dan semesta, maka bagaimana mungkin adanya pengetahuan tentang Tuhan, indikasinya, jika sistem pengetahuan tentang Tuhan tidak mungkin adanya, bagaimana seseorang berbicara atau bahkan mengkonseptualisasikan Tuhan itu sendiri.

    ReplyDelete
  3. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Seingat saya, saya mengenal istilah panteisme dari novel Dunia Shopie karangan Joestin Gardner yang saya baca beberapa tahun yang lalu (lupa-lupa ingat). Sebelum saya membuka link yang bapak sajikan, setahu saya, Panteisme adalah suatu paham yang menegasikan konsep Tuhan sebagai entitas tunggal sebagaimana yang dipercayai oleh penganut monoteis. Menurut pandangan ini, kesatuan alam semesta ini (materi dan kehidupan-kehidupam di dalamnya) adalah manifestasi dari Tuhan. Seingat saya, paham ini dipelopori oleh filsuf yang bernama Spinoza. Wassalam!

    ReplyDelete
  4. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Pantheisme merupakan Tuhan abstrak iman yang mencakup semuanya; atau bahwa Alam Semesta, atau alam, dan Tuhan adalah sama. Definisi yang lebih mendetail cenderung menekankan gagasan bahwa hukum kodrat, Keadaan, dan Alam Semesta (jumlah total dari semuanya adalah dan akan selalu) diwakili atau dipersonifikasikan dalam prinsip teologis 'Tuhan' atau 'Dewa' yang abstrak. Walau begitu, perlu dimengerti bahwa kaum panteis tidak percaya terhadap seorang Dewa atau Dewa-Dewa yang pribadi dan kreatif dalam segala bentuk, yaitu merupakan ciri khas utama yang membedakan mereka dari kaum panenteis dan pandeis. Dengan begitu, meskipun banyak agama mungkin mengklaim memiliki unsur-unsur panteis, mereka biasanya sebenarnya sejatinya panenteis atau pandeistik. s=dalam pengertian lain dapat diartikan bahwa Pantheisme erat kaitannya dengan keTuhanan dan alam. Nilai-nilai dari panteisme di alam semesta dapat dilihat melalui penekanan alam dan manusia. Penekanan alam ditandai dengan cinta yang mendalam dan rasa hormat untuk alam karena merupakan hasil ciptaan Tuhan. Semoga kita bisa menjaga alam dan menjadi bayangan Allah yang baik.

    ReplyDelete
  5. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Istilah Panteism merupakan keyakinan kaum yang menganggap bahwa Tuhan adalah alam semesta ini. Panteisme beranggapan bahwa Tuhan adalah no n personal. Artinya bahwa apa yang mereka sebut Tuhan adalah kesatuan dari alam semesta. Panteisme dipopulerkan di Barat dengan baik. Baik sebagai teologi pada karya filsuf abad ke-17 Brunch Spinoza. Panteisme mempunyai kemiripan dengan ateisme. Sama – sama tidak mengetahui adanya Tuhan secara personal. Namun panteisme meyakini bahwa tuhan sebagai semesta, sedangkan ateisme sama sekali tidak mengakui adanya Tuhan.

    ReplyDelete
  6. Gamarina Isti Ratnasari
    17709251036
    PPs PM B

    Tuhan menciptakan manusia dengan akal dan pemikirannya, segala bentuk kejadian yang terjadi menunjukkan bahwa Tuhan ada dan mengatur semua dengan sempurna pada posisinya dengan akurat tidak salah apapun. Saya teringat dengan kisah Nabu Musa yang ingin membuktikan kuasa Tuhan yaitu dengan menungu barang agar tidak jatuh, Nabi Musa terus saja menunggu barang tersebut dan menjaga agar tidak jatuh. Namun, saat Nabi Musa diberikan rasa kantuk dengan sekejab saja barang tersebut itu jatuh. Sungguh luar biasa yang hikmah yang diperoleh dari kisah Nabu Musa ini, hal tersebut menggambarkan bahwa sebagai manusia biasa yang tidak memiliki kuasa apapun untuk mengatur dunia ini kita tidak bisa menjaga suatu benda bahkan satu benda pada posisinya dengan lama, akurat bahkan untuk selamanya. Sedangkan sistem tata surya ini selalu berada pada posisinya ada yang diam, bergerak, bergerak saja ada yang cepat ada yang lambat sedangkan tata surya sagat luas tidak terhingga, maka apakah masih ragu dalam menyadari kuasa Tuhan? Tentu hal tersebut tidak masuk akal.

    ReplyDelete
  7. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami phantheisme adalah ideologi yang meyakini bahwa semua realitas identik dengan keilahian, atau bahwa segala sesuatu menyusun dan mencakup segalanya. Artinya Tuhan tidak berwujud secara nyata, akan tetapi Tuhan itu terdapat pada wujud segala hal yang telah Dia ciptakan selama ini. Konsep ini lebih banyak dipahami oleh agama-agama di belahan dunia Timur termasuk di Indonesia.

    ReplyDelete
  8. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Pantheism merupakan paham yang menyatakan bahwa semua realitas yang ada identik dengan keilahian (ketuhanan). Menurut paham ini Tuhan adalah alam semesta itu sendiri. Dengan kata lain, Tuhan itu adalah semuanya dan semuanya adalah Tuhan. Menurut saya hal ini bertentangan dengan prinsip Tuhan itu Maha Esa atau Maha Tunggal. Dalam agam Islam, kita meyakini bahwa Tuhan itu Tunggal yaitu hanya Allah SWT semata, tetapi Dia lah yang mengatur semua realitas yang ada di muka bumi.

    ReplyDelete
  9. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Pantheism merupakan keyakinan kepada tuhan namun akan benar-benar yakin dan percaya apabila bersifat nyata dan ada pembuktian yang bersifat empiris. Orang yang mempunyai paham seperti ini hidupnya akan selalu ragu terhadap kuasa tuhan. Padahal tuhan itu benar-benar ada dan hukum tuhan juga benar-benar berlaku di dalam kehidupan, dan apa kata tuhan yaitu kun fayakun maka tidak ada yang tidak mungkin terjadi di dunia ini. Kalau mau bukti dan yakin bahwa tuhan itu sanagt dekat sama kita, apabila kita ketemu seseorang terus kita pukul dia, maka secara spontanitas orang tersebut akan membalas dan melakukan hal yang sama kepada kita itulah bukti tuhan dan hukum tuhan benar-benar nyata.

    ReplyDelete
  10. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Panteisme merupakan aliran yang meyakini bahwa Tuhan adalah semuanya dan semuanya adalah Tuhan. Pendapat ini beranggapan bahwa segala barang merupakan Tuhan abstrak imanen yang mencangkup semuanya. Tidak ada satupun yang tidak tercakup di dalam Tuhan dan tidak satupun yang bisa berada tanpa Tuhan. Dengan kata lain bahwa segala realitas di dunia ini merupakan elemen pembentuk Tuhan. Mereka tidak percaya terhadap seorang Tuhan atau seorang dewa sebagai personal.

    ReplyDelete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih prof. Marsigit atas link-link yang disajikan diatas. Disini saya mempelajari bahwa pantheisme merupakan Tuhan abstrak iman yang mencakup semuanya; atau bahwa Alam Semesta, atau alam, dan Tuhan adalah sama. Tidak ada satupun yang tidak tercakup di dalam Tuhan dan tidak satupun yang bisa berada tanpa Tuhan. Dengan kata lain bahwa segala realitas di dunia ini merupakan elemen pembentuk Tuhan. Tumbuhan adalah Tuhan, binatang adalah Tuhan, langit adalah Tuhan, matahari adalah Tuhan, Anda adalah Tuhan, dan lain sebagainya, dan kesemuanya dianggap Tuhan. Menurut saya, konsep dan anggapan ini bertentangan dengan konsep Ketauhidan Tuhan dalam agama islam, dimana kita meyakini bahwa Tuhan itu Tunggal yaitu hanya Allah SWT semata, tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan hanya Dia lah yang mengatur semua yang ada dan yang mungkin ada, baik itu di dunia maupun di akhirat. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete