Jan 13, 2013

NOMINALISM





Ass, jika ingin membaca tentang Nominalism, bisa konek berikut:


Wss

13 comments:

  1. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Pemikiran ontologis yang melihat dunia empiris dari pandangan subyektif disebut sebagai pemikiran nominalism. Aliran nominalism digambarkan Burell dan Morgan (1979, 4) mendasarkan diri pada asumsi bahwa dunia sosial berada di luar individu dan tidak lebih dari nama, konsep dan label yang digunakan untuk membentuk realitas. Nominalisme adalah salah satu aliran ilmu filsafat dan teologi yang muncul pada Abad pertengahan atau sejak abad ke-12. Aliran nominalisme ini menganggap bahwa gagasan atau konsep umum yang ada tidak menunjuk pada kenyataan apapun, maka gagasan hanya kata-kata saja (dalam bahasa Latin nomina) yang disusun akal budi sebagai tanda belaka untuk mengatur keanekaan individual. Terdapat pernyataan umum, tetapi bukan hal yang umum. Hanya yang individuallah yang nyata. Kenyataan adalah kumpulan rupa benda dan mahluk individual yang sama sekali berbeda karena tidak dapat dirangkum di bawah gagasan umum, sebab yang umum tidak menunjuk pada sesuatu dalam realitas. Berbagai hal diterangkan menurut apa adanya. Wahyu dan norma moral diterima seperti dan hanya karena dikehendakai oleh Tuhan tanpa alasan lain. Melalui Ockham dan Gabriel Biel, aliran nominalisme ini mempengaruhi Martin Luther dan positivisme modern yang menolak hak asasi sebagai asasi walau bukan sebagai pemberian pemerintah.

    ReplyDelete
  2. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Nominalisme menyangkal keberadaan universal. Motivasi untuk ini mengalir dari berbagai kekhawatiran, yang pertama adalah di mana mereka mungkin ada. Plato terkenal diadakan, pada satu interpretasi, bahwa ada ranah bentuk abstrak atau universal terlepas dari dunia fisik (lihat teori bentuk). Benda-benda fisik tertentu hanya contoh atau instantiate universal. Tapi ini menimbulkan pertanyaan: Di mana alam semesta ini? Salah satu kemungkinan adalah bahwa itu adalah luar ruang dan waktu. Pandangan simpatik dengan kemungkinan ini menyatakan bahwa, justru karena beberapa bentuk yang imanen dalam beberapa benda-benda fisik, juga harus mengatasi masing-masing benda-benda fisik; dengan cara ini, bentuk-bentuk yang "transenden" hanya sejauh mereka "imanen" dalam banyak benda-benda fisik. Dengan kata lain, imanensi menyiratkan transendensi; mereka tidak bertentangan satu sama lain. (Nor, pada tampilan ini, akan adaterpisah "dunia" atau "alam" bentuk yang berbeda dari dunia fisik, sehingga melalaikan banyak khawatir tentang di mana untuk menemukan "dunia yang universal".) Namun, naturalis menegaskan tidak ada yang berada di luar ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  3. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Nominalisme dalam metafisika, adalah pandangan filosofis yang menyangkal keberadaan universal dan benda-benda abstrak, tetapi menegaskan keberadaan istilah umum atau abstrak dan predikat. Ada setidaknya dua versi utama nominalisme. Satu versi menyangkal keberadaan universal - hal yang dapat diturunkan atau dicontohkan oleh banyak hal tertentu (misalnya, kekuatan, manusia). Versi lainnya khusus menyangkal keberadaan benda abstrak - benda yang tidak ada dalam ruang dan waktu. (https://en.wikipedia.org/wiki/Nominalism)

    ReplyDelete
  4. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Nominalisme dalam metafisika, adalah pandangan filosofis yang menyangkal keberadaan universal dan benda-benda abstrak, tetapi menegaskan keberadaan istilah umum atau abstrak dan predikat. Ada setidaknya dua versi utama nominalisme. Satu versi menyangkal keberadaan universal - hal yang dapat diturunkan atau dicontohkan oleh banyak hal tertentu (misalnya, kekuatan, manusia). Versi lainnya khusus menyangkal keberadaan benda abstrak - benda yang tidak ada dalam ruang dan waktu. (https://en.wikipedia.org/wiki/Nominalism)

    ReplyDelete
  5. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Nasionalisme adalah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara (dalam bahasa Inggris nation) dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia yang mempunyai tujuan atau cita-cita yang sama dalam mewujudkan kepentingan nasional, dan nasionalisme juga rasa ingin mempertahankan negaranya, baik dari internal maupun eksternal. Nasionalism dalam pandangan lain merupakan Penganut nominalism berpegang pada asumsi bahwa dunia sosial yang berada di luar alam pikiran seseorang adalah tidak lebih daripada nama-nama, konsep dan label yang digunakan untuk menstrukturkan kenyataan. Nominalism dalam filsafat ada dua yaitu yang pertama adalah pandangan yang menyatakan bahwa nominalism merupakan Penolakan terhadap suatu yang abstrak. Sedangkan yang kedua adalah pandangan yang menyatakan bahwa Nominalism merupakan Penolakan terhadap suatu yang universal.

    ReplyDelete
  6. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Aliran nominalisme menganggap pemikiran atau gagasan umum yang ada tidak menunjuk pada kenyataan. Gagasan tersebut hanya berupa suatu kata-kata (nomina) saja yang di dalamnya memuat pernyataan umum, namun bukan hal yang umum. Menurut paham ini, apa yang nyata itulah yang benar dan apa yang tidak nyata dan abstrak bukan merupakan suatu kebenaran. Kemudian sesuatu tidak ada yang bersifat umum atau universal, karena satu dengan yang lainnya memiliki maksa yang berbeda. Dengan kata lain, nominalism menolak sesuatu yang abstrak dan universal.

    ReplyDelete
  7. Gamarina Isti Ratnasari
    17709251036
    PPs PM B


    Rumus matematika, fisika, kimia, ekonomi, akutansi, dll akan dinyatakan benar apabila rumus tersbut berlaku umum. Sama saat kita berusaha untuk menemukan rumus yang telah ada dengan cara kita sendiri pada tingkatan dasar. Apabila rumus itu telah sesuai dengan rumus yang sebenarnya maka rumus itu benar dan biasanya disebut dengan pembuktian. Sedangkan pada tingakatan selanjutnya apabila kita ingin menemukan rumus baru atau membantah rumus yang telah ada kita juga harus membuktikan bahwa rumus itu berlaku umum. Hal tersebut bisa dibuktikan dalam logika matematika ada yang tautologi ada yang menggunakan metode kontradiksi. Kegiatab mengeneralisasikan rumus tersbut sangat disarankan untuk dipelajari oleh siswa hal tersebut karena siswa akan menyatukan skema yang diperolehnya untuk mengabstraksi menjadi formula yang berlaku umum.Selain itu siswa akan lebih memaknai rumus yang mereka temukan sendiri dari pada rumus yang diberikan oleh guru dan tentu saja siswa akan lebih lama dalam mengingat rumus tersebut bahkan ketika lupa siswa tahu bagaimana cara menemukn rumus tersebut.

    ReplyDelete
  8. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami nominalism sangat erat hubungannya dengan metafisika. Nominalisma adalah suatu ideologi atau pandangan filosofis yang menyangkal keberadaan universal dan benda-benda abstrak, akan tetapi menegaskan keberadaan syarat umum atau abstrak. Setidaknya terdapat dua arti utama dari isttilah nominalisme, yaitu berarti menyangkal keberadaan universal hal yang dapat diturunkan atau dicontohkan oleh banyak hal tertentu (misalnya, kekuatan, manusia). Sedangkan arti yang lainnya adalah secara khusus menyangkal keberadaan benda abstrak, yaitu benda yang tidak ada dalam ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  9. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. nominalism kurang lebih adalah suatu paham yang menolak suatu kebenaran tunggal. Tidak ada kebenaran tunggal (gagasan umum), sebab individu-individu memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Paham ini kurang lebih (semoga tidak salah) adalah paham yang menekankan pada kebebasan individu yang berdiri di atas prinsip hak asasi manusia. Saya tidak tahu, apakah nominalism memilik hubungan dengan liberalism. Tentunya, hal tersebut sangat penting untuk kita pelajari.

    ReplyDelete
  10. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Nominalism menurut yang saya baca ialah pandangan yang menyangkal keberadaan benda-benda universal dan abstrak namun menegaskan adanya istilah universal dan abstrak. Menyangkal adanya benda-benda universal maksudnya ialah menyangkal adanya benda-benda yang dapat mewakili banyak hal tertentu. Menyangkal benda-benda abstrak maksudnya ialah menyangkal adanya objek abstrak yakni objek yang tidak ada dalam ruang dan waktu. Menurut saya, paham ini lebih merujuk kepada hal-hal real yang ada. Ia tidak begitu menaruh perhatian pada benda-benda atau obyek fikir, karena benda-benda pada obyek fikir itulah yang bersifat abstrak dan universal.

    ReplyDelete
  11. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Nominalisme merupakan aliran filsafat yang menganggap bahwa gagasan atau konsep umum yang ada tidak menunjuk pada kenyataan apapun, maka gagasan hanya sebatas kata-kata yang disusun akal budi untuk mengatur keanekaan individu. Menurut pandangan ini, kumpulan benda dan makhluk tidak dapat dirangkum di dalam satu gagasan umum karana yang umum tidak menunjuk pada sesuatu dalam realitas. Kebanyakan nominalis menyatakan bahwa hanya fisik di dalam ruang dan waktulah yang nyata, dan yang lainnya hanyalah khayal. Namun beberapa versi nominalisme menyatakan bahwa beberapa ialah berwujud abstrak, misalnya angka, sementara yang lainnya adalah wujud-wujud yang memang ada di dalam ruang dan waktu, misalnya batu, meja, dan lain-lain.

    ReplyDelete
  12. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    nominalism kurang lebih adalah suatu paham yang menolak suatu kebenaran tunggal. Tidak ada kebenaran tunggal (gagasan umum), sebab individu-individu memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Paham ini kurang lebih (semoga tidak salah) adalah paham yang menekankan pada kebebasan individu yang berdiri di atas prinsip hak asasi manusia. Saya tidak tahu, apakah nominalism memilik hubungan dengan liberalism. Tentunya, hal tersebut sangat penting untuk kita pelajari.

    ReplyDelete
  13. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, thank you prof. Marsigit over the links you have presented. Actually the topic has been explained by the father in the class, but because I have not read this elegi so I do not understand when class. Based on the above links, I just found out that nominal thinking is an onotlogic thought that sees the empirical world from a subjective view. Nominalism is one of the schools of philosophy and theology that emerged in the Middle Ages or since the 12th century. The flow of nominalism assumes that the prevailing general notions or concepts do not refer to any fact, then the only wording (in Latin noun) is composed with reason as a mere sign to regulate the diversity of individuals. Thus, according to my understanding nominalism is a notion that emphasizes the freedom of the individual who stands on the principle of human rights. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete