Jan 13, 2013

CRITICISM




Ass, jika ingin membaca tentang Criticism, bisa konek berikut:


Wss

38 comments:

  1. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Kritisisme adalah filsafat yang memulai perjalanannya dengan terlebih dulu menyelidiki kemampuan rasio dan batas-batasnya. Filsafat kritisisme adalah faham yang mengkritik terhadap faham Rasionalisme dan faham Empirisme, yang mana kedua faham tersebut berlawanan.Kant menjelaskan konsep “Filsafat Kritisisme” yang merupakan sintesis dari rasionalisme dan empirisme. Kata kritik secara harfiah berarti “pemisahan”.Filsafat Kant bermaksud membeda-bedakan antara pengenalan yang murni dan yang tidak murni, yang tiada kepastiannya. Ia ingin membersihkan pengenalan dari keterikatannya kepada segala penampakan yang bersifat sementara.

    ReplyDelete
  2. Kritisisme berasal dari kata kritika yang merupakan kata kerja dari krinein yang atinya memeriksa dengan teliti, menguji, membeda-mbedakan. Menurut I. Kant, kritisime diartikan sebagai pembelajaran yang menyelidiki batasan-batsan kemampuan rasio sebagai sumber pengetahuan manusia. Rasio hanya mampu menjangkau gejala atau fenomenanya saja. Pengenalan manusia atas semua sesuatu itu diperoleh atas perpaduan antara peranan unsur a priori yang berasal dari rasio dan peranan unsur aposteriori yang berasal dari pengalamn yang berupa materi. Pengetahuan-pengetahuan yang diperoleh manusia harus dipertanggungjawabkan. Pengetahuan tersebut harus diuji dan diteliti.

    ReplyDelete
  3. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Terimakasih atas refrensi yang di berikan Prof Marsigit, dari sini dapat menambah kata pengertian paham filsafat baru yaitu criticism dimana pelopor kritisisme adalah Immanuel Kant. Immanuel Kant mengkritisi Rasionalisme dan Empirisme yang hanya mementingkan satu sisi dari dua unsur (akal dan pengalaman) dalam mencapai kebenaran. Menonjolkan satu unsur dengan mengabaikan yang lain hanya akan menghasilkan sesuatu yang berat sebelah. Kant jelas-jelas menolak cara berfikir seperti ini. Karena itu, Kant menawarkan sebuah konsep “Filsafat Kritisisme” yang merupakan sintesis dari rasionalisme dan empirisme. Kata kritik secara harfiah berarti “pemisahan”. Dengan kritisisme, Imanuel Kant mencoba mengembangkan suatu sintesis atas dua pendekatan yang bertentangan ini. Kant berpendapat bahwa masing-masing pendekatan benar separuh, dan salah separuh. Benarlah bahwa pengetahuan kita tentang dunia berasal dari indera kita, namun dalam akal kita ada faktor-faktor yang menentukan bagaimana kita memandang dunia sekitar kita.

    ReplyDelete
  4. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Crtiticism adalah sebuah cabang filsafat yakni kritik terhadap gagasan-gagasan yang telah dibuat oleh orang terdahulu. Dimana dalam sejarah perjalan filsafat Immanuel Kant mengkritik tentang paham rasionalisme dan empirisme. Sehingga criticism adalah sebuah usaha untuk mengkritik dari karya seseorang dengan tujuan untuk perbaikannya dimasa yang akan datang dengan mengemukakan argumen-argumen yang logis.

    ReplyDelete
  5. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Criticism dipandang sebagai kecaman, kecaman bisa disebabka dari apa saja dan datang dari mana saja.Kecaman biasanya munculakibat dari kesenjangan antara yang diharapkan dengan apa yang terjadi. Kritikan ini terjadi sebagai suatu pengungkapan ketidaksetujuan sesorang terhadap suatu fenomena. Kritikan bisa menjadi positif ketika kita menerima dengan ikhlas atas kritikan yang kita dapat, jadikan sebuah krikan sebagai refleksi diri menjadi lebih baik.

    ReplyDelete
  6. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Criticism mempunyai arti untuk teori kritis dalam arti sempit dan luas dalam filsafat dan sejarah ilmu-ilmu sosial. Teori kritis memberdakan tujuan, metode, teori, dan bentuk penjelasan dari pemahaman ilmu alam dan ilmu sosial. Dengan demikian teori ini dapat menjauhkan manusia yang mempunyai ilmu dan keikhlasan hati agar mereka tidak selalu diperalat oleh keadaan yang ada tetapi mereka dapat menolaknya.

    ReplyDelete
  7. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Kritik dilontarkan untuk memberikan komentar yang bertujuan untuk mengungkapkan kekurangan-kekurangan dan kelemahan-kelemahan yang ada pada segala hal dengan harapan dapat diadakan perbaikan-perbaikan selanjutnya. Kritik seringkali diungkapkan ketika kita tidak setuju atau berbeda dengan pendapat-pendapat yang dikemukakan. Manusia haruslah selalu berpikir kritis karena tidak ada satupun di dunia ini yang sempurna, pasti akan selalu memiliki celah dan kekurangan yang harus diperbaiki. Dengan Kritik yang membangun maka sejatinya manusia telah berusaha untuk membuat kemajuan dan perubahan ke arah yang lebih baik. Kritik hanya dilakukan pada sesuatu yang tidak sempurna, maka janganlah sekali-kali manusia mengkritik Allah SWT yang merupakan sang penciptanya, karena sesunggunya Allah adalah Dzat yang Maha Sempurna.

    ReplyDelete
  8. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    salah satu arti dari kritisme merupakan teori dapat dibedakan dari teori tradisional. Menurut tujuan praktis dari teori ini adalah untuk emansipasi manusia, yaitu untuk membebaskan manusia dari keadaan yang memperbudak mereka.

    ReplyDelete
  9. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Criticism berarti kecaman. Biasanya, kata-kata kritik lebih condong ke dalam pengertian negatif. Yaitu yang berkaitan dengan bentuk-bentuk protes yang berupa kata-kata pedas karena tidak sesuai dengan suatu hal. Namun, kritik dapat memberikan dampak positif maupun negatif. Biasanya orang yang mendapat sebuah kritikan, mereka langsung menganggapnya salah pada suatu hal. Padahal, kritik dapat dijadikan sebuah acuan untuk memperbaiki diri. Kritik yang bagus adalah kritik yang membangun, artinya kritikan yang bertujuan untuk memperbaiki sesuatu. Dan lebih baik lagi jika diikuti dengan beberapa saran yang membangun pula. Akan tetapi, dalam mengkiritsi sesuatu tentunya kita harus jeli dan tidak sembarangan. Jangan sampai kita hanya termakan stigma atau hanya ikut-ikutan tanpa mengetahui kebenaran yang sesungguhnya. Maka, jadilah pengkritik yang cerdas, yang tahu apa yang dia kritik dan tidak asal mengkritik.

    ReplyDelete
  10. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Kritik merupakan bentuk penolakan atau protes karena tidak ada kesepahaman diantara mereka. Kritik memiliki dampak positif maupun negatif tergantung ruang dan waktu. Kritik umumnya negatif, namun ada juga yang positif yaitu kritik yang membangun sehingga dapat lebih baik dari sebelumnya. Jadi, criticism menunjuklkan bahwa sebenar-benar manusia tiada sempurna, dan manusia merupakan makhluk sosial yang butuh bantuan orang lain untuk menilai diri kita agar dapat introspeksi diri.

    ReplyDelete
  11. Pelopor kritisisme adalah Immanuel Kant dimana Kant mengkritisi Rasionalisme dan Empirisme yang hanya mementingkan satu sisi dari dua unsur (akal dan pengalaman) dalam mencapai kebenaran. Tugas akal merupakan yang mengatur data-data indrawi, yaitu dengan mengemukakan “putusan-putusan”. Sebgaimana kita melihat sesuatu, maka sesuatu itu ditrasmisikan ke dalam akal, selanjutnya akal mengesaninya. Hasil indra diolah sedemikian rupa oleh akal, selanjutnya bekerja dengan daya fantasi umtuk menyusun kesan-kesan itu sehingga menjadi suatu gambar yang dikuasai oleh bentuk ruang dan waktu. Dengan Kritisisme yang diciptakan oleh Immanuel Kant, hubungan antara rasio dan pengalaman menjadi harmonis, sehingga pengetahuan yang benar bukan hannya pada rasio, tetapi juga pada hasil indrawi. Kant memastikan adanya pengetahuan yang benar-benar “pasti”, artinya menolak aliran skeptisisme, yaitu aliran yang menyatakan tidak ada pengetahuan yang pasti.

    ReplyDelete
  12. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    dalam tujuannya kritik yang diberikan bersifat membangun untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya. dengan demikian kritik bisa saja bersifat positive tapi juga bisa berlawanan jika kita melihat dari sisi bahwa kritik merupakan bentuk dari ketidaksukaan terhadap sesuatu.

    ReplyDelete
  13. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Kritisisme dalam filsafat merupakan pandangan yang dimulai dari menyelediki rasio dan batasannya. Pelopor dari kritisisme adalah Immanuel Kant. Immanuel Kant mengkritisi rasionalisme dan empirisme yang hanya berpihak pada satu sudut pandang dari dua pemahaman, yaitu satunya pengetahuan berasal dari akal dan yang kedua pengetahuan berasal dari pengalaman. Kant menolak pemikiran ini, oleh karena itu ia menawarkan pandangan kritisisme sebagai sintesis dari resionalisme dan empirisme.

    ReplyDelete
  14. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Teori Kritis memiliki makna yang sempit dan luas dalam filsafat dan sejarah ilmu sosial. "Teori Kritis" dalam arti sempit menunjuk beberapa generasi filsuf Jerman dan teoretikus sosial dalam tradisi Marxis Eropa Barat yang dikenal sebagai Sekolah Frankfurt. Menurut teori-teori ini, teori "kritis" dapat dibedakan dari teori "tradisional" sesuai dengan tujuan praktis tertentu: sebuah teori sangat penting sejauh ia menginginkan "emansipasi dari perbudakan" manusia, bertindak sebagai "pengaruh membebaskan ... ", Dan bekerja" untuk menciptakan dunia yang memenuhi kebutuhan dan kekuatan "manusia (Horkheimer 1972, 246). Karena teori semacam itu bertujuan untuk menjelaskan dan mengubah semua keadaan yang memperbudak manusia, banyak "teori kritis" yang lebih luas telah dikembangkan. Mereka telah muncul sehubungan dengan banyak gerakan sosial yang mengidentifikasi beragam dimensi dominasi manusia dalam masyarakat modern. Namun, dalam pengertian yang luas dan sempit, teori kritis memberikan dasar deskriptif dan normatif untuk penyelidikan sosial yang bertujuan mengurangi dominasi dan meningkatkan kebebasan dalam segala bentuknya.

    ReplyDelete
  15. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Adanya kekeliruan dan pertentangan–pertentangan mengenai bermacam-macam ajaran, memaksa kita untuk mempertanggung jawabkan pengetahuan kita. Sistem yang mencoba untuk mempertanggungjawabkan pengetahuan kita itu dinamakan dengan kritika atau kritisisme. Kritisisme berasal dari kata kritika yang merupakan kata kerja dari krinein yang atinya memeriksa dengan teliti, menguji, membeda-bedakan. Adapun pengertian yang lebih lengkap adalah pengetahuan yang memeriksa dengan teliti, apakah pengetahuan kita itu sesuai dengan realita dan bagaimanakah kesesuainnya dengan kehidupan kita. Selain itu kritisime juga diartikan sebagai pembelajaran yang menyelidiki batasan-batasan kemampuan rasio sebagai sumber pengetahuan manusia.

    ReplyDelete
  16. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  17. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Kata kritik yang pertama kali kita pergunakan dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Yunani “krineir” yang berarti mengamati, membandingkan dan menimbang. Dalam ensiklopedia Indonesia dapatnkita baca keterangan bahwa “kritik adalah penilaian (penghargaan) terutama m,engenai hasil-hasil seni dan ciptaan-ciptaan seni. Tradisi kritis berasal dari pemikiran Karl Marx dan Frederich Engels yang disebut ”Marxisme”. kritik adalah bagaimana kita menanggapi sesuatu yang ada sesuai dengan pengetahuan kita. kritik berusaha mengoreksi, membenarkan, dan meluruskan apa yang ada namun yang tidak sesuai jalannya atau tidak sesuai dengan pengetahuan yang kita miliki.

    ReplyDelete
  18. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Filsafat kritisisme adalah faham yang mengkritik terhadap faham Rasionalisme dan faham Empirisme. Yang mana kedua faham tersebut berlawanan. Immanuel Kant (1724 – 1804) mengkritisi Rasionalisme dan Empirisme yang hanya mementingkan satu sisi dari dua unsur (akal dan pengalaman) dalam mencapai kebenaran. Menonjolkan satu unsur dengan mengabaikan yang lain hanya akan menghasilkan sesuatu yang berat sebelah. Kant jelas-jelas menolak cara berfikir seperti ini. Karena itu, Kant menawarkan sebuah konsep “Filsafat Kritisisme” yang merupakan sintesis dari rasionalisme dan empirisme. Kata kritik secara harfiah berarti “pemisahan". Dengan kritisisme, Imanuel Kant mencoba mengembangkan suatu sintesis atas dua pendekatan yang bertentangan ini. Kant berpendapat bahwa masing-masing pendekatan benar separuh, dan salah separuh. Benarlah bahwa pengetahuan kita tentang dunia berasal dari indera kita, namun dalam akal kita ada faktor-faktor yang menentukan bagaimana kita memandang dunia sekitar kita. Ada kondisi-kondisi tertentu dalam manusia yang ikut menentukan konsepsi manusia tentang dunia.

    ReplyDelete
  19. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Timbulnya paham kritisisme ini dikarenakan adanya paham sebelumnya yaitu paham rasionalisme dan paham empirisme. Dimana Kritisisme adalah faham yang mengkritik terhadap faham rasionalisme dan faham empirisme. Yang mana kedua faham tersebut berlawanan. Pelopor kritisisme adalah Immanuel Kant. Immanuel Kant (1724 – 1804) mengkritisi rasionalisme dan empirisme yang hanya mementingkan satu sisi dari dua unsur (akal dan pengalaman) dalam mencapai kebenaran. Menonjolkan satu unsur dengan mengabaikan yang lain hanya akan menghasilkan sesuatu yang berat sebelah. Kant jelas-jelas menolak cara berfikir seperti ini. Karena itu, Kant menawarkan sebuah konsep “Filsafat Kritisisme” yang merupakan sintesis dari rasionalisme dan empirisme. Dengan kritisisme, Imanuel Kant mencoba mengembangkan suatu sintesis atas dua pendekatan yang bertentangan ini. Kant berpendapat bahwa masing-masing pendekatan benar separuh, dan salah separuh. Benarlah bahwa pengetahuan kita tentang dunia berasal dari indera kita, namun dalam akal kita ada faktor-faktor yang menentukan bagaimana kita memandang dunia sekitar kita.

    ReplyDelete
  20. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Terima kasih untuk link yang diberikan Pak. Menurut link yang saya baca, kritisisme merupakan pembelajaran yang menyelidiki batasan kemampuan rasio sebagai sumber pengetahuan manusia. Kritisisme digunakan untuk memperbaiki hal – hal yang perlu dibenahi lagi. Maka pengetahuan yang kita miliki sebenarnya masih terbatas dan diperlukan lagi pembuktian – pembuktian untuk menguji apakah yang sudah didapatkan atau ditemukan memang suatu hal yang sudah benar. Perbaikan terus dilakukan agar hasil semakin terus bertambah baik dan akan terus menjadi lebih baik lagi.

    ReplyDelete
  21. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Kritisisme adalah filsafat yang memulai perjalanannya dengan terlebih dulu menyelidiki kemampuan rasio dan batas-batasnya. Filsafat kritisisme adalah faham yang mengkritik terhadap faham Rasionalisme dan faham Empirisme. Pelopor kritisisme adalah Immanuel Kant. Immanuel Kant (1724 – 1804) mengkritisi Rasionalisme dan Empirisme yang hanya mementingkan satu sisi dari dua unsur (akal dan pengalaman) dalam mencapai kebenaran. Menonjolkan satu unsur dengan mengabaikan yang lain hanya akan menghasilkan sesuatu yang berat sebelah.

    ReplyDelete
  22. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Pandangan criticism emiliki anggapan bahwa semua orang di dunia memiliki berhak untuk mengedit atau mengkritik. Dalam aplikasinya pada kehidupan saat ini bahwa manusia telah diberi kebebasan dalam berbicara. Dalam kehidupan bernegara, negara yang demokrasi memberikan kebebasan kepada rakyatnya untuk menyampaikan pendapat atau kritik atau masukan terhadap pemerintahan.

    ReplyDelete
  23. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Criticism adalah stau jugde atau kritif dalam suatu hal. Kritik juga adalah latihan evaluatif atau koreksi yang dapat terjadi di bidang kehidupan manusia manapun. Mengkritik tidak selalu berarti "menemukan kesalahan", namun kata itu sering dianggap sebagai ekspresi sederhana dari sebuah objek terhadap prasangka, tidak masalah positif atau negatif. Seringkali kritik melibatkan perselisihan aktif, tapi itu hanya berarti "memihak". Ini bisa jadi eksplorasi berbagai sisi dari sebuah isu. Kritik sering disajikan sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan, tapi terkadang, itu tidak mungkin terjadi. Ada juga kritik ramah, dibahas secara damai, dan beberapa orang merasa senang dengan kritik ("menjaga orang tajam", "memberikan sisi kritis").

    ReplyDelete
  24. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Teori kritis merupakan termasuk aliran Neomarxisme yang muncul dari lingkungan Institute Of Social Reserch Universitas Frankfurt. Teori kritik ini dipelopori oleh Felix Weill. Walaupun pada awalnya menjadikan pemikiran Marx sebagai titik tolak pemikiran sosialnya. Akan tetapi, seperti yang pernah ditulis di atas bahwa kritik ini tetap mengambil semangat dan alur pemikiran filosofis idealisme Jerman, yang dimulai dari pemikiran kritisisme ideal Immanuel Kant sampai pada puncak pemikiran kritisisme historis dialektisnya Hegel.

    ReplyDelete
  25. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    teori kritis arti sempit telah memiliki banyak aspek yang berbeda dan fase sejarah yang sangat berbeda yang melintasi beberapa generasi, dari awal efektif dan institut penelitian sosial di tahun 1929-1930,yang melihat kedatangan para filsuf frankfurt sekolah dan perdana kuliah oleh horkheimer, hingga saat ini. kekhasanya sebagai pedekatan filosofis yang meluas ke etika, filsafat sejarah yang palinh jelas ketika dipertimbangkan dalam terang sejarah filsafat ilmu-ilmu sosial.

    ReplyDelete
  26. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Teori kritis ini berkaitan dengan pendekatan filosofi tentang ilmu-ilmu sosial. Dalam perkembangannya, Teori Kritis juga telah lama berusaha untuk membedakan tujuan, metode, teori, dan bentuk penjelasan mereka dari pemahaman standar baik dalam ilmu alam maupun ilmu sosial. Dalam artikel juga dipaparkan mengenai teori kritis sebagai metafilosofi: Filsafat, Ideologi dan Kebenaran.

    ReplyDelete
  27. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Kritik adalah kegiatan yang menilai kebenaran atau kesalahan dari sesuatu. Aliran kritisme ini dipelopori oleh immanuel Kant. Kritik merupakan pembenaran pengetahuan. Kant mengkritisi rasionalisme dan empirisme yang akhirnya disintesiskan bahwa kedunya saling berkaitan dan berhubungan. Manusia harus bisa menerapkan pemikiran dan kemampuan inderanya dalam melakukan tindakan apapun agar memperoleh pengalaman dan pengetahuan yang dapat memunculkan ide-ide baru.

    ReplyDelete
  28. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Terdapat tiga kriteria dalam teori kritis yaitu harus jelas, praktis, dan normatif, semua pada waktu yang sama. Artinya hal tersebut harus menjelaskan hal apa yang salah dengan realitas sosial saat ini, kemudian mengidentifikasi untuk mengubah hal salah terseut, dan kemudian menyediakan norma-norma yang jelas untuk kritik dan tujuan praktis yang akan dicapai untuk transformasi sosial. Inti dari tujuannya ialah untuk mengidentifikasi dan mengatasi semua keadaan yang membatasi kebebasan manusia, yang dapat ditindaklanjuti melalui penelitian interdisipliner. Hal yang perlu ditindaklanjuti meliputi dimensi psikologis, budaya, dan sosial, serta bentuk-bentuk dominasi kelembagaan. Jadi intinya bahwa kritisisme adalah filsafat yang memulai perjalanannya dengan menyelidiki kemampuan rasio dan batas-batasnya terlebih dulu.

    ReplyDelete
  29. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Teori Kritis merupakan produk sekelompok pemikir neo-Marxis Jerman (mazhab Frankfurt) yang tidak puas terhadap teori Marxian. Mereka menentang determinisme ekonomi dalam teori Marx, berangkat dari hal tersebut menjadi titik tolak bagi kritik selanjutnya terhadap positivisme, kritik terhadap masyarakat modern yang disebutnya “didominasi oleh elemen kultural” dan mengalami “penindasan kultural atas individu”, dan kemudian, kritik terhadap kultur. Teori Kritis yakni gerakan pemikiran baru untuk menentang determinisme tunggal teori sosial Marxian tersebut. Kontribusi besar Teori Kritis adalah (1) analisis kebudayaan (fokus pada super-struktur kultural), yang berawal dari penggeseran orientasi pemikiran basis (struktur) ekonomi dari tradisi Marxian ke arah elemen subyektif dan kultural dari kehidupan sosial dan (2) pendekatan dialektika (fokus pada totalitas sosial) yang ditandai dengan pemikiran mengenai “umpan balik” dan interaksi timbal balik secara terus-menerus antara berbagai sektor masyarakat.

    ReplyDelete
  30. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Kritisisme yang dipelopori oleh Immanuel Kant (1724-1804 M) adalah filsafat yang memulai perjalanannya dengan terlebih dahulu menyelidiki kemampuan rasio dan batas-batasnya. Aliran Kritisisme adalah aliran yang mengkritisi terhadap aliran rasionalisme dan empirisme sebagai dua pandangan yang bertentangan dalam filsafat, terutama sejak renaisans dan pencerahan. Kant kemudian menyatakan bahwa kedua pandangan ini berat sebelah. Kant berusaha menganalisis syarat-syarat serta batas-batas kemampuan rasional manusia serta dimensinya yang murni teoritis dan praktis-etis dengan menggunakan rasio itu sendiri. Titik tolak analisis kant bertolak dari analisis terhadap kegiatan akal-budi, lalu mencoba memahami kemampuan serta batas-batas akal budi itu. Analisis itu bersifat kritis dan bukan psikologi dengan mencari potensi yang berperan dalam proses ilmiah. Analisisnya lebih bersifat kritis logis yang meneliti hubungan antar unsur-unsur isi pengertian satu sama lain.

    ReplyDelete
  31. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...
    Kritik adalah praktik menilai kelebihan dan kekurangan sesuatu. Judger disebut kritikus. Kritik adalah latihan evaluatif atau koreksi yang dapat terjadi di bidang kehidupan manusia manapun. Kritik dapat mengambil banyak bentuk (lihat di bawah). Mengkritik tidak selalu berarti "menemukan kesalahan", namun kata itu sering dianggap sebagai ekspresi sederhana dari sebuah objek terhadap prasangka, tidak masalah positif atau negatif. Seringkali kritik melibatkan perselisihan aktif, tapi itu hanya berarti "memihak". Ini bisa jadi eksplorasi berbagai sisi dari sebuah isu. Sehingga, criticism merupakan faham yang dimiliki seseorang yang senang menyampaikan kritikan.

    ReplyDelete
  32. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terima kasih atas link yang telah diberikan. Teori Kritis dalam arti sempit, teori kritis ini merupakan teori dapat dibedakan dari teori tradisional. Menurut tujuan praktis dari teori ini adalah untuk emansipasi manusia, yaitu untuk membebaskan manusia dari keadaan yang memperbudak mereka.

    ReplyDelete
  33. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Kritisisme merupakan paham dalam filsafat yang memulai perjalanannya dengan terlebih dulu menyelidiki kemampuan rasio dan batas-batasnya yang dipelopori oleh Immanuel Kant. Ia mengkritisi Rasionalisme dan Empirisme yang hanya mementingkan satu sisi dari dua unsur (akal dan pengalaman) dalam mencapai kebenaran. Menonjolkan satu unsur dengan mengabaikan yang lain hanya akan menghasilkan sesuatu yang berat sebelah. Kritisisme lahir dari Kant yang menawarkan Kata kritik secara harfiah berarti “pemisahan”. Filsafat Kant bermaksud membeda-bedakan antara pengenalan yang murni dan yang tidak murni, yang tiada kepastiannya. Ia ingin membersihkan pengenalan dari keterikatannya kepada segala penampakan yang bersifat sementara.

    ReplyDelete
  34. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Kritisisme adalah filsafat yang memulai perjalanannya dengan terlebih dulu menyelidiki kemampuan rasio dan batas-batasnya. Sehingga elemen paling mendasar dari kritisisme adalah akal sehat. Aliran kritisisme menolak paham salinan yang menyangkut penerapan dan pengetahuan berdasarkan alasan-alasan. Tokoh utama Kritisisme adalah Immanuel kant yang melahirkan Kantianisme yang merupakan perpaduan antara rasionalisme dan empirisme.

    ReplyDelete
  35. Kritik digunakan untuk menyelidiki kelebihan dan kekurangan sesuatu. Kritik sebagai evaluatif atau koreksi yang dapat terjadi di bidang kehidupan manusia manapun. Mengkritik tidak selalu berarti "menemukan kesalahan", tetapi kadang memberi masukan agar memperbaiki pada bagian tertentu. Seperti pada frasa berpikir kritis, berarti menyelidiki segala kemungkinan yang dapat terjadi dari suatu pengetahuan. Dimulai dari pemahaman yang paling sederhana sampai pada hal yang kompleks. Hal kritik sesuai dengan ruang dan tempatnya. Di suatu bidang kritik sangatlah penting, di bidang lain kadang kritik merupakan hal yang dihindari.

    ReplyDelete
  36. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Criticsm merupakan paham yang menyederhanakan atau mensintesis paham rasionalism dan empirism. Adanya paham critism memberikan keadilan karena tidak memihak satu sisi dari 2 unsur (akal dan pengalaman) dalam mencapai kebenaran. Dua unsur tersebut saling mendukung dan saling mempengaruhi.

    ReplyDelete
  37. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Ada hal yang unik pada manusia. Kita semua terdorong untuk mencapai sesuatu, kita ingin berlari lebih cepat, menjadi lebih kreatif, memenangkan lebih banyak penghargaan, menyembuhkan lebih banyak penyakit, mendapatkan lebih banyak uang. Tapi satu masalahnya: jika orang lain ingin membantu kita mewujudkan potensi dengan menilai apa yang kita lakukan dan menunjukkan kekurangan dalam diri yang dapat kita tingkatkan; jika mereka ingin menawarkan kata-kata hangat penuh kebijaksanaan, kritik konstruktif, atau masukan yang berguna, kebanyakan dari kita lebih suka tidak mendengarnya. Ini sebagian dikarenakan ego yang rapuh. Kita semua ingin memenuhi harapan kita akan diri sendiri, dan dikritik atau bahkan hanya kemungkinan untuk dikritik, dapat menjadi ancaman besar untuk harga diri dan perasaan positif akan identitas diri. Namun seperti yang ditunjukan teori dan riset psikologi dan penelitian selama puluhan tahun, orang selalu punya taktik cerdik untuk tetap positif dalam menghadapi kritik.

    ReplyDelete
  38. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Seni mengelak dari kritik membutuhkan perhatian yang selektif dan kepiawaian dalam teknik membohongi diri sendiri. Banyak orang secara hati-hati hanya mencari pujian, misalnya, meminta kritik hanya dari kawan yang suportif, dan hanya tentang urusan yang menjadi keahliannya. Tapi mungkin teknik mengelak yang paling sederhana ialah menghindari kritik sama sekali. Kita menemukan reaksi "menutup telinga" ini dalam sistem pendidikan, yang mana murid seringkali tak mau menerima saran atau nasihat tentang tugas sekolah mereka. Mungkin orang yang paling pantas dicela ketika menghadapi kritik ialah orang yang memberikannya. Namun mendiskreditkan si pemberi kritik tidak selalu cukup, dan langkah selanjutnya bisa jadi ialah menyalahkan mereka atas kegagalan kita. Bahkan, cara kita menyalahkan si pemberi kritik terkadang dapat mengungkap prasangka terburuk kita.

    ReplyDelete