Jan 13, 2013

CRITICISM




Ass, jika ingin membaca tentang Criticism, bisa konek berikut:


Wss

8 comments:

  1. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Ada hal yang unik pada manusia. Kita semua terdorong untuk mencapai sesuatu, kita ingin berlari lebih cepat, menjadi lebih kreatif, memenangkan lebih banyak penghargaan, menyembuhkan lebih banyak penyakit, mendapatkan lebih banyak uang. Tapi satu masalahnya: jika orang lain ingin membantu kita mewujudkan potensi dengan menilai apa yang kita lakukan dan menunjukkan kekurangan dalam diri yang dapat kita tingkatkan; jika mereka ingin menawarkan kata-kata hangat penuh kebijaksanaan, kritik konstruktif, atau masukan yang berguna, kebanyakan dari kita lebih suka tidak mendengarnya. Ini sebagian dikarenakan ego yang rapuh. Kita semua ingin memenuhi harapan kita akan diri sendiri, dan dikritik atau bahkan hanya kemungkinan untuk dikritik, dapat menjadi ancaman besar untuk harga diri dan perasaan positif akan identitas diri. Namun seperti yang ditunjukan teori dan riset psikologi dan penelitian selama puluhan tahun, orang selalu punya taktik cerdik untuk tetap positif dalam menghadapi kritik.

    ReplyDelete
  2. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Seni mengelak dari kritik membutuhkan perhatian yang selektif dan kepiawaian dalam teknik membohongi diri sendiri. Banyak orang secara hati-hati hanya mencari pujian, misalnya, meminta kritik hanya dari kawan yang suportif, dan hanya tentang urusan yang menjadi keahliannya. Tapi mungkin teknik mengelak yang paling sederhana ialah menghindari kritik sama sekali. Kita menemukan reaksi "menutup telinga" ini dalam sistem pendidikan, yang mana murid seringkali tak mau menerima saran atau nasihat tentang tugas sekolah mereka. Mungkin orang yang paling pantas dicela ketika menghadapi kritik ialah orang yang memberikannya. Namun mendiskreditkan si pemberi kritik tidak selalu cukup, dan langkah selanjutnya bisa jadi ialah menyalahkan mereka atas kegagalan kita. Bahkan, cara kita menyalahkan si pemberi kritik terkadang dapat mengungkap prasangka terburuk kita.

    ReplyDelete
  3. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Paham yang diprakarsai oleh Immanuel Kant menegaskan bahwa rasio bukalah hal mutlak untuk menemukan kebenaran, demikian juga pengalaman tidak dapat dijadikan patokan. Karena belum tentu semua pengalaman benar-benar nyata. Kritisisme memulai dengan menyelidiki kemampuan kritik atas rasio murni, lalu kritik atas rasio praktis, dan terakhir adalah kritik atas daya pertimbangan. Paham kritik ini dalam menentukan atau menyelidiki sesuatu melalu langkat kritik yang ada.

    ReplyDelete
  4. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami “kritisisme” adalah suatu istilah yang digunakan untuk menyebut filsafat Immanuel Kant (Hardiman, 2007 : 133). Filsafat ini bertentangan dengan dogmatisme. Dogmatisme merupakan idelogi yang menerima begitu saja kemampuan rasio tanpa menguji batas-batasnya, akan tetapi pada kritisisme meyakini bahwa terlebih dahulu menyelidiki kemampuan dan batas-batas rasio sebelum memulai penyelidikannya. Dengan kata lain, Immanuel Kant mengatakan bahwa kritisisme adalah filsafat yang lebih dahulu menyelidiki syarat-syarat kemungkinan pengetahuan kita.

    ReplyDelete
  5. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Criticism ialah paham yang meyakini bahwa perlu dilakukan suatu penyelidikan dan analisis terlebih dahulu terhadap sesuatu. Criticism mengajarkan keppada kita agar tidak serta merta menelah mentah-mentah informasi apa saja yang kita terima dari siapapun dan darimanapun. Informasi yang kita terima baiknya diperiksa terlebih dahulu, diselidiki, dianalisis, lebih-lebih dapat menyimpulkan apakah informasi tersebut benar atau tidak setelah dikritisi.

    ReplyDelete
  6. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Aliran Kritisisme adalah faham yang mengkritik kehadiran aliran rasionalisme (faham yang menjunjung tinggi akal sebagai sumber dari segala pembenaran) dan empirisme (faham yang menjunjung tinggi pengalaman sebagai sumber dari segala pembenaran). Immanuel Kant (1724-1804 M) yang merupakan filsuf yang mempelopori aliran kritisisme, ia mengkritisi aliran rasionalisme dan empirisme yang hanya melihat satu sisi dari dua unsur yang yang diperlukan untuk memperoleh kebenaran, sebab menurut Kant pengetahuan diperoleh oleh manusia didasarkan oleh kedua unsur tersebut yaitu akal dan pengalaman.

    ReplyDelete
  7. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Kritisisme merupakan pandangan filsafat yang menggabungkan antara aliran filsafat sebelumnya yaitu rasionalisme dan empirisme. Rasionalisme adalah doktrin filsafat yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta. Sedangkan empirisme adalah suatu doktrin filsafat yang menekankan peranan pengalaman dalam memperoleh pengetahuan dan mengecilkan peranan akal. Menurut pandangan kritisisme, rasio tidak mutlak dapat menemukan kebenaran, karena rasio tidak membuktikan. Demikian pula dengan pengalaman, pengalaman tidak dapat dijadikan tolak ukur, karena tidak semua pengalaman benar-benar nyata.

    ReplyDelete
  8. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih prof. Marsigit atas artikel menarik diatas.Dari yang pernah saya baca bahwa “kritisisme” adalah suatu istilah yang digunakan untuk menyebut filsafat dari tokoh filsuf Immanuel Kant. Aliran Kritisisme adalah paham yang mengkritik kehadiran aliran rasionalisme (paham yang menjunjung tinggi akal) dan empirisme (paham yang menjunjung tinggi pengalaman). Namun demikian, paham ini baik untuk siapapun terutama generasi muda masa kini. Sebagai mahasiswa dan pemuda yang hidup di jaman kontemporer modern, kita dianjrkan untuk tidak serta merta menelan dan menerima mentah-mentah informasi apa saja yang kita terima dari siapapun, kapanpun dan darimanapun. Karena, dengan sifat kritis ini dapat menjadikan kita tahu sesuatu hal secara utuh, baik seluk beluk, sebab dan akibatnya. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete