Jan 13, 2013

CRITICISM




Ass, jika ingin membaca tentang Criticism, bisa konek berikut:


Wss

50 comments:

  1. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Timbulnya paham kritisisme ini dikarenakan adanya paham sebelumnya yaitu paham rasionalisme dan paham empirisme. Dimana Kritisisme adalah faham yang mengkritik terhadap faham rasionalisme dan faham empirisme. Yang mana kedua faham tersebut berlawanan. Pelopor kritisisme adalah Immanuel Kant. Immanuel Kant (1724 – 1804) mengkritisi rasionalisme dan empirisme yang hanya mementingkan satu sisi dari dua unsur (akal dan pengalaman) dalam mencapai kebenaran. Menonjolkan satu unsur dengan mengabaikan yang lain hanya akan menghasilkan sesuatu yang berat sebelah. Kant jelas-jelas menolak cara berfikir seperti ini. Karena itu, Kant menawarkan sebuah konsep “Filsafat Kritisisme” yang merupakan sintesis dari rasionalisme dan empirisme. Dengan kritisisme, Imanuel Kant mencoba mengembangkan suatu sintesis atas dua pendekatan yang bertentangan ini. Kant berpendapat bahwa masing-masing pendekatan benar separuh, dan salah separuh. Benarlah bahwa pengetahuan kita tentang dunia berasal dari indera kita, namun dalam akal kita ada faktor-faktor yang menentukan bagaimana kita memandang dunia sekitar kita.

    ReplyDelete
  2. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Terima kasih untuk link yang diberikan Pak. Menurut link yang saya baca, kritisisme merupakan pembelajaran yang menyelidiki batasan kemampuan rasio sebagai sumber pengetahuan manusia. Kritisisme digunakan untuk memperbaiki hal – hal yang perlu dibenahi lagi. Maka pengetahuan yang kita miliki sebenarnya masih terbatas dan diperlukan lagi pembuktian – pembuktian untuk menguji apakah yang sudah didapatkan atau ditemukan memang suatu hal yang sudah benar. Perbaikan terus dilakukan agar hasil semakin terus bertambah baik dan akan terus menjadi lebih baik lagi.

    ReplyDelete
  3. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Kritisisme adalah filsafat yang memulai perjalanannya dengan terlebih dulu menyelidiki kemampuan rasio dan batas-batasnya. Filsafat kritisisme adalah faham yang mengkritik terhadap faham Rasionalisme dan faham Empirisme. Pelopor kritisisme adalah Immanuel Kant. Immanuel Kant (1724 – 1804) mengkritisi Rasionalisme dan Empirisme yang hanya mementingkan satu sisi dari dua unsur (akal dan pengalaman) dalam mencapai kebenaran. Menonjolkan satu unsur dengan mengabaikan yang lain hanya akan menghasilkan sesuatu yang berat sebelah.

    ReplyDelete
  4. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Pandangan criticism emiliki anggapan bahwa semua orang di dunia memiliki berhak untuk mengedit atau mengkritik. Dalam aplikasinya pada kehidupan saat ini bahwa manusia telah diberi kebebasan dalam berbicara. Dalam kehidupan bernegara, negara yang demokrasi memberikan kebebasan kepada rakyatnya untuk menyampaikan pendapat atau kritik atau masukan terhadap pemerintahan.

    ReplyDelete
  5. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Criticism adalah stau jugde atau kritif dalam suatu hal. Kritik juga adalah latihan evaluatif atau koreksi yang dapat terjadi di bidang kehidupan manusia manapun. Mengkritik tidak selalu berarti "menemukan kesalahan", namun kata itu sering dianggap sebagai ekspresi sederhana dari sebuah objek terhadap prasangka, tidak masalah positif atau negatif. Seringkali kritik melibatkan perselisihan aktif, tapi itu hanya berarti "memihak". Ini bisa jadi eksplorasi berbagai sisi dari sebuah isu. Kritik sering disajikan sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan, tapi terkadang, itu tidak mungkin terjadi. Ada juga kritik ramah, dibahas secara damai, dan beberapa orang merasa senang dengan kritik ("menjaga orang tajam", "memberikan sisi kritis").

    ReplyDelete
  6. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Teori kritis merupakan termasuk aliran Neomarxisme yang muncul dari lingkungan Institute Of Social Reserch Universitas Frankfurt. Teori kritik ini dipelopori oleh Felix Weill. Walaupun pada awalnya menjadikan pemikiran Marx sebagai titik tolak pemikiran sosialnya. Akan tetapi, seperti yang pernah ditulis di atas bahwa kritik ini tetap mengambil semangat dan alur pemikiran filosofis idealisme Jerman, yang dimulai dari pemikiran kritisisme ideal Immanuel Kant sampai pada puncak pemikiran kritisisme historis dialektisnya Hegel.

    ReplyDelete
  7. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    teori kritis arti sempit telah memiliki banyak aspek yang berbeda dan fase sejarah yang sangat berbeda yang melintasi beberapa generasi, dari awal efektif dan institut penelitian sosial di tahun 1929-1930,yang melihat kedatangan para filsuf frankfurt sekolah dan perdana kuliah oleh horkheimer, hingga saat ini. kekhasanya sebagai pedekatan filosofis yang meluas ke etika, filsafat sejarah yang palinh jelas ketika dipertimbangkan dalam terang sejarah filsafat ilmu-ilmu sosial.

    ReplyDelete
  8. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Teori kritis ini berkaitan dengan pendekatan filosofi tentang ilmu-ilmu sosial. Dalam perkembangannya, Teori Kritis juga telah lama berusaha untuk membedakan tujuan, metode, teori, dan bentuk penjelasan mereka dari pemahaman standar baik dalam ilmu alam maupun ilmu sosial. Dalam artikel juga dipaparkan mengenai teori kritis sebagai metafilosofi: Filsafat, Ideologi dan Kebenaran.

    ReplyDelete
  9. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Kritik adalah kegiatan yang menilai kebenaran atau kesalahan dari sesuatu. Aliran kritisme ini dipelopori oleh immanuel Kant. Kritik merupakan pembenaran pengetahuan. Kant mengkritisi rasionalisme dan empirisme yang akhirnya disintesiskan bahwa kedunya saling berkaitan dan berhubungan. Manusia harus bisa menerapkan pemikiran dan kemampuan inderanya dalam melakukan tindakan apapun agar memperoleh pengalaman dan pengetahuan yang dapat memunculkan ide-ide baru.

    ReplyDelete
  10. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Terdapat tiga kriteria dalam teori kritis yaitu harus jelas, praktis, dan normatif, semua pada waktu yang sama. Artinya hal tersebut harus menjelaskan hal apa yang salah dengan realitas sosial saat ini, kemudian mengidentifikasi untuk mengubah hal salah terseut, dan kemudian menyediakan norma-norma yang jelas untuk kritik dan tujuan praktis yang akan dicapai untuk transformasi sosial. Inti dari tujuannya ialah untuk mengidentifikasi dan mengatasi semua keadaan yang membatasi kebebasan manusia, yang dapat ditindaklanjuti melalui penelitian interdisipliner. Hal yang perlu ditindaklanjuti meliputi dimensi psikologis, budaya, dan sosial, serta bentuk-bentuk dominasi kelembagaan. Jadi intinya bahwa kritisisme adalah filsafat yang memulai perjalanannya dengan menyelidiki kemampuan rasio dan batas-batasnya terlebih dulu.

    ReplyDelete
  11. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Teori Kritis merupakan produk sekelompok pemikir neo-Marxis Jerman (mazhab Frankfurt) yang tidak puas terhadap teori Marxian. Mereka menentang determinisme ekonomi dalam teori Marx, berangkat dari hal tersebut menjadi titik tolak bagi kritik selanjutnya terhadap positivisme, kritik terhadap masyarakat modern yang disebutnya “didominasi oleh elemen kultural” dan mengalami “penindasan kultural atas individu”, dan kemudian, kritik terhadap kultur. Teori Kritis yakni gerakan pemikiran baru untuk menentang determinisme tunggal teori sosial Marxian tersebut. Kontribusi besar Teori Kritis adalah (1) analisis kebudayaan (fokus pada super-struktur kultural), yang berawal dari penggeseran orientasi pemikiran basis (struktur) ekonomi dari tradisi Marxian ke arah elemen subyektif dan kultural dari kehidupan sosial dan (2) pendekatan dialektika (fokus pada totalitas sosial) yang ditandai dengan pemikiran mengenai “umpan balik” dan interaksi timbal balik secara terus-menerus antara berbagai sektor masyarakat.

    ReplyDelete
  12. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Kritisisme yang dipelopori oleh Immanuel Kant (1724-1804 M) adalah filsafat yang memulai perjalanannya dengan terlebih dahulu menyelidiki kemampuan rasio dan batas-batasnya. Aliran Kritisisme adalah aliran yang mengkritisi terhadap aliran rasionalisme dan empirisme sebagai dua pandangan yang bertentangan dalam filsafat, terutama sejak renaisans dan pencerahan. Kant kemudian menyatakan bahwa kedua pandangan ini berat sebelah. Kant berusaha menganalisis syarat-syarat serta batas-batas kemampuan rasional manusia serta dimensinya yang murni teoritis dan praktis-etis dengan menggunakan rasio itu sendiri. Titik tolak analisis kant bertolak dari analisis terhadap kegiatan akal-budi, lalu mencoba memahami kemampuan serta batas-batas akal budi itu. Analisis itu bersifat kritis dan bukan psikologi dengan mencari potensi yang berperan dalam proses ilmiah. Analisisnya lebih bersifat kritis logis yang meneliti hubungan antar unsur-unsur isi pengertian satu sama lain.

    ReplyDelete
  13. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...
    Kritik adalah praktik menilai kelebihan dan kekurangan sesuatu. Judger disebut kritikus. Kritik adalah latihan evaluatif atau koreksi yang dapat terjadi di bidang kehidupan manusia manapun. Kritik dapat mengambil banyak bentuk (lihat di bawah). Mengkritik tidak selalu berarti "menemukan kesalahan", namun kata itu sering dianggap sebagai ekspresi sederhana dari sebuah objek terhadap prasangka, tidak masalah positif atau negatif. Seringkali kritik melibatkan perselisihan aktif, tapi itu hanya berarti "memihak". Ini bisa jadi eksplorasi berbagai sisi dari sebuah isu. Sehingga, criticism merupakan faham yang dimiliki seseorang yang senang menyampaikan kritikan.

    ReplyDelete
  14. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terima kasih atas link yang telah diberikan. Teori Kritis dalam arti sempit, teori kritis ini merupakan teori dapat dibedakan dari teori tradisional. Menurut tujuan praktis dari teori ini adalah untuk emansipasi manusia, yaitu untuk membebaskan manusia dari keadaan yang memperbudak mereka.

    ReplyDelete
  15. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Ada hal yang unik pada manusia. Kita semua terdorong untuk mencapai sesuatu, kita ingin berlari lebih cepat, menjadi lebih kreatif, memenangkan lebih banyak penghargaan, menyembuhkan lebih banyak penyakit, mendapatkan lebih banyak uang. Tapi satu masalahnya: jika orang lain ingin membantu kita mewujudkan potensi dengan menilai apa yang kita lakukan dan menunjukkan kekurangan dalam diri yang dapat kita tingkatkan; jika mereka ingin menawarkan kata-kata hangat penuh kebijaksanaan, kritik konstruktif, atau masukan yang berguna, kebanyakan dari kita lebih suka tidak mendengarnya. Ini sebagian dikarenakan ego yang rapuh. Kita semua ingin memenuhi harapan kita akan diri sendiri, dan dikritik atau bahkan hanya kemungkinan untuk dikritik, dapat menjadi ancaman besar untuk harga diri dan perasaan positif akan identitas diri. Namun seperti yang ditunjukan teori dan riset psikologi dan penelitian selama puluhan tahun, orang selalu punya taktik cerdik untuk tetap positif dalam menghadapi kritik.

    ReplyDelete
  16. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Seni mengelak dari kritik membutuhkan perhatian yang selektif dan kepiawaian dalam teknik membohongi diri sendiri. Banyak orang secara hati-hati hanya mencari pujian, misalnya, meminta kritik hanya dari kawan yang suportif, dan hanya tentang urusan yang menjadi keahliannya. Tapi mungkin teknik mengelak yang paling sederhana ialah menghindari kritik sama sekali. Kita menemukan reaksi "menutup telinga" ini dalam sistem pendidikan, yang mana murid seringkali tak mau menerima saran atau nasihat tentang tugas sekolah mereka. Mungkin orang yang paling pantas dicela ketika menghadapi kritik ialah orang yang memberikannya. Namun mendiskreditkan si pemberi kritik tidak selalu cukup, dan langkah selanjutnya bisa jadi ialah menyalahkan mereka atas kegagalan kita. Bahkan, cara kita menyalahkan si pemberi kritik terkadang dapat mengungkap prasangka terburuk kita.

    ReplyDelete
  17. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Paham yang diprakarsai oleh Immanuel Kant menegaskan bahwa rasio bukalah hal mutlak untuk menemukan kebenaran, demikian juga pengalaman tidak dapat dijadikan patokan. Karena belum tentu semua pengalaman benar-benar nyata. Kritisisme memulai dengan menyelidiki kemampuan kritik atas rasio murni, lalu kritik atas rasio praktis, dan terakhir adalah kritik atas daya pertimbangan. Paham kritik ini dalam menentukan atau menyelidiki sesuatu melalu langkat kritik yang ada.

    ReplyDelete
  18. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami “kritisisme” adalah suatu istilah yang digunakan untuk menyebut filsafat Immanuel Kant (Hardiman, 2007 : 133). Filsafat ini bertentangan dengan dogmatisme. Dogmatisme merupakan idelogi yang menerima begitu saja kemampuan rasio tanpa menguji batas-batasnya, akan tetapi pada kritisisme meyakini bahwa terlebih dahulu menyelidiki kemampuan dan batas-batas rasio sebelum memulai penyelidikannya. Dengan kata lain, Immanuel Kant mengatakan bahwa kritisisme adalah filsafat yang lebih dahulu menyelidiki syarat-syarat kemungkinan pengetahuan kita.

    ReplyDelete
  19. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Criticism ialah paham yang meyakini bahwa perlu dilakukan suatu penyelidikan dan analisis terlebih dahulu terhadap sesuatu. Criticism mengajarkan keppada kita agar tidak serta merta menelah mentah-mentah informasi apa saja yang kita terima dari siapapun dan darimanapun. Informasi yang kita terima baiknya diperiksa terlebih dahulu, diselidiki, dianalisis, lebih-lebih dapat menyimpulkan apakah informasi tersebut benar atau tidak setelah dikritisi.

    ReplyDelete
  20. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Aliran Kritisisme adalah faham yang mengkritik kehadiran aliran rasionalisme (faham yang menjunjung tinggi akal sebagai sumber dari segala pembenaran) dan empirisme (faham yang menjunjung tinggi pengalaman sebagai sumber dari segala pembenaran). Immanuel Kant (1724-1804 M) yang merupakan filsuf yang mempelopori aliran kritisisme, ia mengkritisi aliran rasionalisme dan empirisme yang hanya melihat satu sisi dari dua unsur yang yang diperlukan untuk memperoleh kebenaran, sebab menurut Kant pengetahuan diperoleh oleh manusia didasarkan oleh kedua unsur tersebut yaitu akal dan pengalaman.

    ReplyDelete
  21. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Kritisisme merupakan pandangan filsafat yang menggabungkan antara aliran filsafat sebelumnya yaitu rasionalisme dan empirisme. Rasionalisme adalah doktrin filsafat yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta. Sedangkan empirisme adalah suatu doktrin filsafat yang menekankan peranan pengalaman dalam memperoleh pengetahuan dan mengecilkan peranan akal. Menurut pandangan kritisisme, rasio tidak mutlak dapat menemukan kebenaran, karena rasio tidak membuktikan. Demikian pula dengan pengalaman, pengalaman tidak dapat dijadikan tolak ukur, karena tidak semua pengalaman benar-benar nyata.

    ReplyDelete
  22. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih prof. Marsigit atas artikel menarik diatas.Dari yang pernah saya baca bahwa “kritisisme” adalah suatu istilah yang digunakan untuk menyebut filsafat dari tokoh filsuf Immanuel Kant. Aliran Kritisisme adalah paham yang mengkritik kehadiran aliran rasionalisme (paham yang menjunjung tinggi akal) dan empirisme (paham yang menjunjung tinggi pengalaman). Namun demikian, paham ini baik untuk siapapun terutama generasi muda masa kini. Sebagai mahasiswa dan pemuda yang hidup di jaman kontemporer modern, kita dianjrkan untuk tidak serta merta menelan dan menerima mentah-mentah informasi apa saja yang kita terima dari siapapun, kapanpun dan darimanapun. Karena, dengan sifat kritis ini dapat menjadikan kita tahu sesuatu hal secara utuh, baik seluk beluk, sebab dan akibatnya. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  23. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Bismillah...

    Criticisme adalah sebuah aliran atau pandangan ilmu filsafat yang dipakai oleh Immanuel Kant untuk mengkritisi terhadap faham Rasionalisme dan Empirisme. Bagi Kant, kedua faham tersebut penting untuk digunakan dalam pembuktian sebuah pengetahuan. Rasionalism adalah sebuah kebenaran yang harus dibuktikan dengan logika, sedangkan empiricsm adalah kebenaran yang dibuktikan dengan bukti atau pengalaman. Maka dari itu Kant berpendapat bahwa, kedua faham itu diperlukan dalam pembuktian sebuah pengetahuan.

    Criticism pada era saat ini adalah mempunyai pandangan terhadap informasi atau perihal apapun yang terjadi haruslah dibuktikan kebenarannya terlebih dahulu, baik secara logika atau bukti-bukti yang ada. Sehingga informasi yang diperoleh dapat diterima dengan baik dan tidak terjadi pertentangan, dan satu hal yang pasti dalam criticism tidak menerima informasi begitu saja tanpa perlu diselidiki bukti atau kebenaran informasi tersebut.

    ReplyDelete
  24. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Dari dua artikel diatas yang dapat saya simpulkan adalah kritisisme diartikan sebagai pembelajaran yang menyelidiki batasan-batsan kemampuan rasio sebagai sumber pengetahuan manusia. keseluruhan pengertian tersebut adalah hasil dari buah pemikiran seorang filsuft terkenal yang bernama Immanuel kant

    ReplyDelete
  25. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Poin penting yang saya pahami dari critism yaitu adanya upaya pengujian lewat analisis dan jalan lainnya. Maksut dari pengujian dan analisis di sini adalah keadaan di mana manusia tidak menerima begitu saja pengetahuan yang ada. Berdasarkan salah satu sumber bacaan di atas, saya memperoleh informasi jika critism harus dibangun melalui tiga pilar utama yaitu, harus jelas, praktis, dan normatif. Artinya, seseorang yang tengah menjalankan tugas diri sebagai kritikus harus menjelaskan apa yang salah dengan realitas yang sedang ia kritisi, mengidentifikasi alternatif tindakan untuk mengubahnya, dan memberikan norma yang jelas untuk dikritik. Refleksi nya bagi diri saya ialah ketika saya tengah memberikan kritik terhadap suatu hal, maka sesungguhnya dan seharusnya bukan mengkritik saja yang menjadi tugas saya, melainkan memberikan solusi atas apa yang saya kritisi. Sekali lagi, bukankah hidup kita ini selalu berhermeneutika?

    ReplyDelete
  26. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Teori kritis berasal dari pemikiran Karl Marx yang bertujuan untuk mengurangi dominasi dan meningkatkan kebebasan, apapun bentuknya. Teori Kritis memiliki pandangan bahwa sistem, struktur kekuasaan dan keyakinan atau ideologi yang mendominasi masyarakat harus dilawan karena tidak sesuai dengan prinsip keadilan. Dalam pemikir sosial, teori kritis menganggap merekalah yang bertugas mengungkap penindasan-penindasan yang terjadi dalam masyarakat melalui tradisi dialektika.

    ReplyDelete
  27. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Di jaman now, konsep berpikir kritis sangatlah penting untuk diterapkan dalam proses belajar mengajar. Pola berpikir kritis dapat membantu siswa dalam menyelesaikan masalah, mengambil keputusan secara selektif dan lain sebagainya. Berpikir kritis juga melibatkan kaahlian berpikir induktif “mengenali permasalah yang bersifat terbuka, mengenali hubungan, mampu menemukan sebab dan akibat, membuat kesimpulan dengan data yang relevan. Selain keahlian berpikir induktif juga terdapat keahlian berpikir deduktif yakni kemampuan memecahkan masalah spasial, mampu membedakan antara fakta dan opini.

    ReplyDelete
  28. Teori kritis yang pada awal mulanya adalah untuk mengkritisi system, struktur kekuasaan, keyakinan terhadap suatu ideology yang tidak sesuai dengan keadilan pada keadaan yang sesungguhnya pada manusia, maka para pemikir yang mendukung teori inilah yang melakukan gerakan dalam perubahan dalam masyarakat. Dalam hal pendidkan zaman sekarang, siswa dituntut untuk berfikir kritis guna untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam memecahkan masalah-masalah yang non rutin dihadapi.


    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  29. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Filsuf yang mempelopori paham kritikism adalah I.kant. Kritik yang berarti pemisah, pada paham ini I.Kant menggunakan kritik untuk memisahkan antara paham rasionalisme dan empirisme yang saling bertentangan. Dengan adanya dua paham yang bertentangan inilah I.Kant mensintesiskan keduanya sehingga terebntuk paham kritikism. I.Kant berargumen bahwa setiap pendekatan masing-masing memiliki nilai kebenaran setengah dan kesalahan setengah, artinya benarlah jika pengetahuan kita tentang dunia berasal dari indera kita sendiri, namun di dalam akal kita terdapat faktor-faktor yang menentukan kita untuk memandang dunia sekitar kita.

    ReplyDelete
  30. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Tokoh kritisisme yang popular adalah Imanuel Kant. Menurutnya, dengan teori kritis ini hubungan antara rasio dan pengalaman dapat menjadi harmonis. Ia juga menambahkan bahwa pengetahuan yang benar bukan hannya pada rasio, tetapi juga pada hasil indrawi. Seperti halnya dalam berfikir kritis, seorang siswa , anak didik, atau mahasiswa tidak begitu saja menerima informasi dari guru atau dosen, melainkan mereka harus bisa berfikir kritis tentang segala sesuatu agar menjadi pengetahuan yang berarti.

    ReplyDelete
  31. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Criticism merupakan hal yang akan membuat kita akan semakin sadar bahwa kehidupan kita itu perlu untuk memberikan pemikiran yang kritis guna memberikan kehidupan yang layak bahkan lebih baik. Aliran criticism ini merupakan aliran yang memiliki pemikiran bahwa keharmonisan antara rasio dan pengalaman yang akan membuat suatu subyek itu berkembang, jadi tidak hanya rasio saja yang ditekankan maupun pengalaman saya yang ditekankan, melainkan keduanya. Imanuel Kant merupakan tokoh yang mengembangkannya yang berlandaskan pada perbedaan antara David Hume dan Rene De Scrates.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  32. Junianto
    PM C

    Criticism mengajarkan kepada kita untuk senantiasa berpikir secara mendalam akan sesuatu. Hal ini bisa dikaitkan dengan kekritisan kita terhadap kebijakan, sistem, dsb yang ada di negara. Kekritisan ini juga menjadi penyeimbang sebuah kekuasaan negara yang bertujuan agar apapun yang terjadi bisa terkontrol pelaksanaannya. Kaitannya dengan dunia pendidikan maka budaya berpikir kritis harus diajarkan kepada siswa agar mereka selalu berpikir secara mendalam dan menyeluruh.

    ReplyDelete
  33. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum.. Berikut pemahaman saya mengenai Criticism setelah membaca website wikipedia dan plato stanford. Pada link plato standford yang Prof. Marsigit berikan disebutkan mengenai Critical Theory, teori kritis adalah sebuah aliran pemikiran yang menekankan penilaian reflektif dan kritik dari masyarakat dan budaya dengan menerapkan pengetahuan dari ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Teori Kritis memiliki sempit dan arti luas dalam filsafat dan dalam sejarah ilmu-ilmu sosial. Teori Kritis dalam arti sempit dikembangkan oleh filsuf Jerman dan dikenal sebagai Sekolah Frankfurt. Menurut teori ini, sebuah teori kritis dapat dibedakan dari teori tradisional menurut tujuan praktis tertentu. Teori kritis memberikan dasar deskriptif dan normatif untuk penyelidikan sosial yang bertujuan untuk mengurangi kekuasaanserta meningkatkan kebebasan dalam segala bentuknya. Mohon dikoreksi apabila terdapat kesalahan. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    ReplyDelete
  34. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Berdasarkan pemahaman saya dari beberapa referensi yang terdapat dalam postingan di atas, secara umum criticism merupakan dasar deskriptif dan normatif untuk penyelidikan sosial yang bertujuan mengurangi dominasi dan meningkatkan kebebasan dalam segala bentuknya. Criticism ini memiliki makna dalam artian luas dan sempit. Dalam makna sempit, criticism merupakan teori yang memperjuangkan emansipasi dan menciptakan kekuatan manusia dalam memenuhi kebutuhan dunia. Sedangkan dalam makna luas, criticism terkait dengan gerakan sosial yang mengidentifikasi beragam dimensi dominasi manusia dalam masyarakat modern.

    ReplyDelete
  35. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Critism merupakan paham yang menyederhanakan atau mensintesis paham rasionalism dan empirism. Critism dipelopori oleh Immanuel Kant (1724 - 1804). Kant mengkritisi Rasionalisme dan Empirisme yang hanya mementingkan satu sisi dari dua unsur (akal dan pengalaman) dalam mencapai kebenaran. Dengan adanya paham critism, memberikan keadilan, dimana tidak memihak satu sisi dari 2 unsur (akal dan pengalaman) dalam mencapai kebenaran. Karena dengan menonjolkan satu unsur dengan mengabaikan yang lain hanya akan menghasilkan sesuatu yang berat sebelah dan ketidakadilan. Dua unsur tersebut saling mendukung dan saling mempengaruhi.

    ReplyDelete
  36. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Salah satu cara seseorang untuk membangun pengetahuan dengan mengkritisi apa yang dia temui. Sehingga tidak heran kenapa guru-guru sering mengatakan salah satu indikator untuk melihat siswa berpikir itu yaitu dengan melihat apakah siswa memiliki kemampuan kritis atau tidak. Criticism ini dipelopori oleh Immanuel Kant yang mengkritisi paham rasionalisme dan empirisme dengan mensisntesis kedua paham tersebut menjadi lebih sederhana dan lebih kompleks. Karena seseorang itu dalam membangun pengetahuan tidak hanya dari a priori atau aposteori saja melainkan dari keduanya.

    ReplyDelete
  37. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Critical teori dapat dibedakan dari teori "tradisional" menurut tujuan praktis tertentu: teori sangat penting untuk sejauh bahwa ia berusaha manusia "emansipasi dari perbudakan", bertindak sebagai "membebaskan ... pengaruh", dan karya "untuk menciptakan dunia yang memenuhi kebutuhan dan kekuatan" manusia (Horkheimer 1972, 246). teori-teori tersebut bertujuan untuk menjelaskan dan mengubah semua keadaan yang memperbudak manusia, banyak critical teory dalam arti yang lebih luas telah dikembangkan seperti pendapat teman-teman saya di atas.

    ReplyDelete
  38. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Immanuel kant mempelopori kritisisme. Kritisisme adalah filsafat yang memulai pembelajarannya dengan terlebih dahulu menyelidiki rasio dan batas-batasnya. Immanuel kant mengkritisi Rasionalisme dan Empirisme dimana kedua faham tersebut bertentangan. Filsafat kritisisme menawarkan sintesis dari rasionalisme dan empirisme, dalam hal ini kritisisme berarti pemisahan. Pada pembelajaran siswa, siswa dapat memahami suatu konsep bukan hanya dari pemikirannya saja, namun ada tahapan-tahapan yang berbeda mulai dari observasi hingga praktik langsung.

    ReplyDelete
  39. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Aliran ini bermula di Inggris hingga menyebar ke seluruh Eropa. Kritisime ini pertama kali dikenalkan oleh Immanuel Kant. Dalam aliran ini mempelajari tentang batas-batas kemampuan rasio sebagai sumber pengetahuan manusia. Kritisisme memiliki ciri taiyu menganggap bahwa objek pengenalan berpusat pada subjek bukan obje serta menegaskan keterbatasan kemampuan rasio manusia untuk mengetahui realitas kehidupan. Immanuel Kant memulai dengan menyelediki kritik atas rasio murni, kritik atas dasar pertimbangan, serta kritik rasio praktis.

    ReplyDelete
  40. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Teori kritis muncul karena banyaknya gerakan sosial yang mengidentifikasi beragam dimensi dominasi manusia dalam masyarakat modern. Teori kritis memberikan dasar deskriptif dan normatif untuk penyelidikan sosial yang bertujuan mengurangi dominasi dan meningkatkan kebebasan dalam segala bentuknya. Maka teori kritis ini berguna untuk mengkritisi berbagai dominasi sehingga memberikan kebebasan bagi masyarakat.

    ReplyDelete
  41. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Kritis adalaH tuntutan internal dari berpikir filosofis itu sendiri. Berfilsafat dengan demikian merupakan berpikir kritis, selalu harus bertanya secara fundamental dan mencari jawaban rasional. Di sinilah terletak tanggung jawab filsafat, yakni dimana Filsafat secara kritis terus menerus mempertanyakan dan juga harus berani menawarkan jawaban-jawaban rasionalnya bagi permasalahan-permasalahan manusia. Seperti halnya pada pelopor kritisisme yaitu Immanuel Kant yang mengkritisi paham rasionalisme dan empirisme lalu mencoba menawarkan jalan keluar atau jalan tengah di antara keduanya. Dengan kritisisme, Imanuel Kant mencoba mengembangkan suatu sintesis atas dua pendekatan yang bertentangan tersebut.

    ReplyDelete
  42. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Kritisisme ialah paham yang memulai perjalanan dengan terlebih dahulu menyelidiki kemampuan rasio dan batas-batasnya. Yaitu faham yang mengkritisi fahan rasionalisme dan empirisisme. Faham rasionalisme ialah faham yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, pemikiran, logika, dan analisis berdasarkan fakta. Sedangkan empirisisme ialah pencarian kebenaran melalui pembuktian-pembuktian indrawi atau dirasakan menggunakan alat indera. Artinya kritisisme ialah penengah diantara kedua paham tersebut yaitu paham yang hanya mementingkan logika dan yang satunya lagi paham yang hanya mementingkan pengalaman. Kritisisme beranggapan bahwa baik logika dan pengalaman sama-sama penting dalam kehidupan manusia.

    ReplyDelete
  43. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Kritikisme berarti filsafat untuk berbicara, membahas atau menulis tentang sesuatu atau seseorang karena masalah pribadi dan publik. Ini tidak berarti dalam cara yang buruk. Ada juga pengritikan yang baik. Namun membuat kritik terhadap sesuatu atau seseorang, umumnya dalam cara yang buruk. Seperti ketika orang berbicara omong kosong terhadap orang lain. Ini berarti untuk menemukan kesalahan dengan sesuatu. "Aku merasa tidak enak ketika guru mengkritik pekerjaan saya di depan kelas (dihadapan teman-teman)."

    ReplyDelete
  44. Ilania Eka Andari
    17709251050 ``
    S2 pmat c 207

    Yang saya dapat dari beberapa referensi antara lain bahwa aliran Kritisisme adalah aliran yang mengkritisi terhadap aliran rasionalisme dan empirisme. Aliran ini dipelopori oleh immanuel Kant. Aliran kritisisme menunjukkan bahwa daya pemikiran, pengalaman adalah hal penting untuk pengetahuan manusia. Karena itu, kritisisme juga diartikan sebagai pembelajaran yang menyelidiki batasan-batsan kemampuan rasio sebagai sumber pengetahuan manusia

    ReplyDelete
  45. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Kritisme memuat teori tentnag teori kritis. Teori kritis dapat dimaknai secara sempit dan secara luas. Secara sempit, teori kritis dapat dibedakan dari teori tradisional sesuai dengan tujuan praktis tertentu. Sedangkan secara luas teori ini berhubungan dengan banyak gerakan sosial yang mengidentifikasi beragam dimensi dominasi manusia dalam masyarakat modern.

    ReplyDelete
  46. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Critism adalah pemikiran tidak setuju terhadap seseorang atau sesuatu karena dirasa atau dianggap tidak sesuai/benar. Untuk mampu melakukan ini memerlukan kemampuan berpikir yang lebih ekstra karena critism itu berarti kita diajak untuk berpikir untuk bertentangan atau berbeda dari yang sudah ada.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  47. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Menurut persepsi saya setelah membaca beberapa sumber, kritisisme ini merupakan aliran filsafat yang sejarah kemunculannya diawali oleh kritikan Imanuel Kant terhadap rasionalisme dan empirisme. Rasionalisme menganggap bahwa pengetahuan hanya dapat diperoleh dari pemikiran, rasio, atau logika, sedangkan empirisme menyatakan sebaliknya bahwa pengetahuan hanya dapat diperoleh dari pengalaman nyata. Kemudian Kant mengungkap bahwa ada batasan-batasan kemampuan pikiran atau rasio manusia dalam menciptakan pengetahuan, pandangan ini kemudian disebut dengan paham kritisisme. Karena adanya batasan kemampuan pikiran tersebut, kemudian Kant menyebutkan pengalaman dapat meutupi kelemahan dari pikiran manusia tersebut. Oleh sebab itu pengetahuan dapat diperoleh dengan memadukan antara pikiran dan pengalaman.

    ReplyDelete
  48. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Ditengah perdebatan filsafat logicism dan realism, muncul I. Kant dengan filsafat kritisnya, juga sering disebut filsafat solusi atau filsafat tengah. Dia mengambil sebagian dari realism dan sebagian dari logicism. Periode ini disebut periode modern, muncul setelah abad kegelapan di Eropa. Disebut aliran kritis karena I. Kant mengkritisi rasionalis dan empiris.

    ReplyDelete
  49. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Criticism lebih dipandang sebagai kecaman. Dan kecaman bisa datang dari mana saja dan seibebakan oleh banyak hal. Kecaman muncul karena adanya kesenjangan antara yang diharapkan dengan apa yang terjadi. Biasanya kecaman atau kritikan ini terjadi untuk menunjukkan ketidaksetujuannya seseorang terhadap fenomena yang terjadi. harapannya kritikan dapat membangun pribadi atau prilaku seseornag menjadi lebih baik. jadikanlah kritikan itu sebuah refleksi diri.

    ReplyDelete
  50. Imanuel Kant sebagai pelopor gerakan mengkritisi Rasionalisme dan Empirisme yang hanya mementingkan satu sisi dari dua unsur (akal dan pengalaman) dalam mencapai kebenaran menyebabkan lahirnya criticism. Dimana dalam aliran ini proses dalam memperoleh kebenaran dilakukan dengan terlebih dahulu menyelidiki kemampuan rasio dan batas-batasnya. Terima Kasih

    ReplyDelete