Jan 13, 2013

HOLISM





Ass, jika ingin membaca Holism, bisa konek berikut:


Wss

35 comments:

  1. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Holisme merupakan suatu paham bahwa suatu sistem tidak dapat dipandang dari sebagian-sebagiannya saja. Konfirmasi Holisme adalah suatu pemikiran dalam fisafat ilmu. Pemikiran ini bertentangan dengan pemikiran reduksionisme. Prinsip holisme sendiri diutarakan dengan indah oleh Aristoteles "keseluruhan lebih dari bagian dari anggota-anggotanya.Konfirmasi holisme dalam sebuah teori tidak dapat dites secara terpisah dari keseluruhan sistem. Sebuah teori bisa diisolasi dan diuji secara terpisah dari pendukung-pendukung yang lain.Sistem alam tidak dapat dipahami apabila kita mempelajarinya dengan cara memisahkan bagian-bagiannya, sistem harus dipelajari secara utuh sebagai suatu kesatuan.

    ReplyDelete
  2. Holisme adalah gagasan bahwa sistem (fisik, biologi, kimia, sosial, ekonomi, mental, linguistik, dll) dan sifat mereka harus dilihat sebagai keutuhan, bukan hanya sebagai koleksi bagian. Mungkin ini yang mendasari pembelajaran di SD dilakukan berbasis pada Tema bukan pada mata pelajaran. Dalam Tema yang diajarkan di dalamnya dapat dipelajari tentang matematika, bahasa, sosial, mental, serta sikap. Segala hal yang ada di dunia mempunyai kekurangan dan kelebihan. Begitupun dengan holism mempunyai kelebihan dan tentu ada kekurangan. Bukan dengan membanggakan holism untuk melakukan sesuatu tetapi juga tidak menjelekkan holism. Holis dapat digunakan sesuai dengan ruang dan waktu. Mengajarkan berhitung pada siswa SD tanpa konteks kadang terasa kosong tetapi kadang menyenangkan bagi siswa SD. Memaksakan konteks pada materi kalkulus akan sangat sulit walaupun kalkulus berguna untuk melakukan perhitungan pada bidang teknik. Holism seperti manajer yang memimpin suatu bidang usaha harus mengetahui segala sesuatu tetapi manajer hanya sendiri sedangkan yang lain adalah karyawan yang punya spesialisasi pekerjaan artinya ada reduksi.

    ReplyDelete
  3. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Holisme berasal dari bahasa Yunani yaitu Holos "semua atau seluruh") adalah gagasan bahwa sistem (fisik, biologi, kimia, sosial, ekonomi, mental, linguistik, dll) yang merupakan sifat mereka harus yang harus dilihat sebagai keutuhan, bukan hanya sebagai koleksi bagian. Istilah The Holisme ini diciptakan oleh J C Smuts dalam Holisme dan Evolution. Pendapat Smuts' tentang Holisme adalah konsep yang mewakili semua keutuhan di alam semesta, dan keutuhan ini adalah faktor nyata di alam semesta. Selanjutnya, yang Holisme juga dilambangkan teori alam semesta yang sama seperti Materialisme dan Spiritualisme. Dalam satu interpretasinya, holisme adalah tesis metodologis yang menyatakan bahwa cara terbaik untuk mempelajari perilaku sistem yang kompleks adalah dengan memperlakukannya secara keseluruhan, dan bukan hanya untuk menganalisis struktur dan perilaku dari bagian-bagian komponennya . Atau, holisme dapat diambil sebagai tesis metafisik.

    ReplyDelete
  4. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Bersama berarti utuh, jika sebagian ada yang hilang maka itu tidak utuh. Paham ini memandang bahwa semua hal itu diciptakan secara utuh dan tidak terpisahkan dalam sebuah sistem kehidupan. Ketika ketidakutuhan terjadi maka arti dari sesuatu itu akan hilang. Reduksi akan tetap mungkin terjadi. Selanjutnya tinggal bagaimana memaknainya lagi menjadikan sebuah proses pembelajaran.

    ReplyDelete
  5. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Holism merupakan pemikiran mengenai sistem alam semesta, serta segala kelengkapannya yang dipandnag sebagai sesuatu yang utuh bukan merupakan kesatuan dari bagian yang terpisah. Mempelajari sistem alam harus secara utuh tidak dapat terpisah antara satu dengan yang lainnya. Smuts mendefinisikan holism sebagai kecenderungan alam untuk membentuk sesuatu yang utuh sehingga dapat digabungkan menjadi sesuatu yang besar. Lawan holism ialah reduksionisme yaitu paham mengenai suatu sistem yanng kompleks dengan mempelajari hal-hal yang menjadi dasar sistem tersebut.

    ReplyDelete
  6. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    Dalam usaha memahami manusia, pendekatan holism akan mempelajarinya secara keseluruhan sebagai individu yang utuh. Keutuhan yang dimaksud termasuk pengalaman dan kesadaran individu tersebut. Dengan cara inilah kita akan mendapatkan pemahaman mengenai manusia.

    ReplyDelete
  7. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Holisme berasal dari bahasa Yunani yaitu Holos yang berarti "semua atau seluruh". Pandangan ini memiliki gagasan bahwa sistem (fisik, biologi, kimia, sosial, ekonomi, mental, linguistik, dll) dan sifat mereka harus dilihat sebagai keutuhan, bukan hanya sebagai bagian-bagian. Istilah ini diciptakan oleh J C Smuts di Holisme dan Evolution. Smuts' berpendapat, Holisme adalah konsep yang mewakili semua keutuhan di alam semesta, dan keutuhan ini adalah faktor nyata di alam semesta. Selanjutnya, Holisme juga dilambangkan teori alam semesta di urat yang sama seperti Materialisme dan Spiritualisme. Suatu sistem yang utuh akan memuat bagian-bagian yang bekerja sesuai dengan kedudukannnya masing-masing. Bagian-bagian tersebut saling berkoordinasi sehingga suatu sistem tetap berjalan. Jika salah satu bagian tidak berfungsi atau rusak, maka rusaklah seluruhnya. Artinya sistem tersebut juga akan rusak atau tidak berfungsi. Inilah mengapa kita harus memandang sebuah sistem menjadi satu kesatuan yang utuh.

    ReplyDelete
  8. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Holism yang berarti sebagai sistem yang dipandang secara utuh/keseluruhan. Jangan memandang suatu sistem secara sepihak atau separoh, jikalau demikian maka yang akan kau temukan hanyalah separoh duniamu saja. Nah untuk mendapatkan separoh dunia yang lain maka perlu dipandang secara keseluruhan atau utuh agar tidak salah tafsir.

    ReplyDelete
  9. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016


    Holisme menekankan bahwa organisme selalu bertingkahlaku sebagai kesatuan yang utuh, bukan sebagai rangkaian bagian/komponen yang berbeda. Jiwa dan tubuh bukan dua unsur yang terpisah tetapi bagian dari satu kesatuan dan apa yang terjadi di bagian satu akan mempengaruhi bagian lain. Pandangan mereka bukan merupakan kesatuan yang terpisah-pisah. Sehingga pemikirannya dari sitem alam semesta baik yang bersifat fisik, sosial , ekonomi, mental-psikis, kebahasaannya sesuatu yang lengkap.

    ReplyDelete
  10. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    suatu pemikiran yang menyatakan bahwa sistem alam semesta, baik yang bersifat fisik, kimiawi, hayati, sosial, ekonomi, mental-psikis, dan kebahasaan, serta segala kelengkapannya harus dipandang sebagai sesuatu yang utuh dan bukan merupakan kesatuan dari bagian-bagian yang terpisah.
    ada suatu paham yang hampir sama dengan holism yaitu nonseparability, tapi keduanya memiliki perbedaan dengan keunikan masing-masing.

    ReplyDelete
  11. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Holism merupakan istilah yang diciptakan oleh J C Smuts di holism dan evolution. Pendapat Smuts tentang holism adalah konsep yang mewakili semua keselruhan dari alam semesta. Keutuhan di sini adalah faktor nyata yang berada di alam semesta. Holisme dilambangkan teori alam semesta seperti materialisme dan spiritualisme, seperti yang disampaikan oleh Pak Marsigit dunia ini tidak terlepas dari aspek spiritual dan material. Dua hal tersebut merupakan fondasi dari filsafat yang dapat diaplikasikan di dalam model matematika.

    ReplyDelete
  12. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Holisme (dari bahasa Yunani ὅλος holos "semua, keseluruhan, keseluruhan ") adalah gagasan bahwa sistem (fisik, biologi, kimia, sosial, ekonomi, mental, bahasa , dll) dan propertinya harus dipandang sebagai keseluruhan, bukan hanya sebagai Koleksi bagian
    Istilah Holism diciptakan oleh JC Smuts di Holism and Evolution . Itu adalah pendapat Smuts bahwa Holisme adalah konsep yang mewakili keseluruhan kekayaan di alam semesta, dan keseluruhan ini adalah faktor nyata di alam semesta. Selanjutnya, Holisme juga melambangkan teori alam semesta dalam nada yang sama dengan Materialisme dan Spiritualisme.

    ReplyDelete
  13. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Holism merupakan suatu konsep yang mana melihat sesuatu secara keseluruhan. Keseluruhan mencerminkan isi yang sebenarnya dari suatu hal. Meskipun pikiran manusia terbatas, tetapi manusia harus terus berusaha untuk memaknai segala sesuatu secara keseluruhan. Banyak kejadian-kejadian tidak menyenangkan yang dapat terjadi akibat kekurangtahuan manusia akan sesuatu secara keseluruhan, misalnya banyak kesalahpahaman yang terjadi akibat ketidaktoleransian manusia yang selalu menganggap bahwa hanya pendapatnya saja dan pemikirannya saja yang harus diterima, sehingga menimbulkan konflik yang berkepanjangan. Mengartikan suatu aturan-aturan hanya sebagian saja untuk mencari celah dalam melancarkan dan mempermudah kepentingan pribadinya ataupun untuk mencari kelemahan serta bermaksud menyerang pihak lain, dsb.

    ReplyDelete
  14. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Holisme adalah suatu pemikiran yang menyatakan bahwa sistem alam semesta, baik yang bersifat fisik, kimiawi, hayati, sosial, ekonomi, mental-psikis, dan kebahasaan, serta segala kelengkapannya harus dipandang sebagai sesuatu yang utuh dan bukan merupakan kesatuan dari bagian-bagian yang terpisah. Sistem alam tidak dapat dipahami apabila kita mempelajarinya dengan cara memisahkan bagian-bagiannya. Sistem harus dipelajari secara utuh sebagai suatu kesatuan. Holisme menegaskan bahwa organisme selalu bertingkah laku sebagai kesatuan yang utuh, bukan sebagai rangkaian bagian/komponen yang berbeda. Jiwa dan tubuh bukan dua unsur yang terpisah tetapi bagian dari satu kesatuan, dan apa yang terjadi dibagian satu akan mempengaruhi bagian lain. Hukum yang berlaku umum mengatur fungsi setiap bagian. Hukum inilah yang mestinya ditemukan agar dapat difahami berfungsinya tiap komponen.

    ReplyDelete
  15. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Berdasarkan wikipedia, holism berasal dari kata holos yang berarti “all, whole time”. Holism memandang bahwa sistem alam dan sifat-sifatnya harus dilihat sebagai sesuatu secara menyeluruh bukan sebagai koleksi dari bagian-bagiannya. Definisi secara holistik dari holism menolak pembagian antara fungsi dari bagian yang dipisahkan dan kerja dari keseluruhan. Karakter kunci dari konsep holisme adalah kesadaran akan kebenaran dasar dari pengalaman tertentu. Hal ini ada di kontradiksi bahwa apa yang diamati sebagai kepercayaan reduktivis pada metode induktif merupakan kunci untuk memverifikasi konsep mengenai bagaimana suatu bagian berfungsi dalam keseluruhan. Menurut holisme seluruh kepercayaan kita saling terkait seperti jaring. Lawan dari holism adalah reduksionisme.

    ReplyDelete
  16. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Holisme adalah suatu pemikiran yang menyatakan bahwa sistem alam semesta, baik yang bersifat fisik, kimiawi, hayati, sosial, ekonomi, mental-psikis, dan kebahasaan, serta segala kelengkapannya harus dipandang sebagai sesuatu yang utuh dan bukan merupakan kesatuan dari bagian-bagian yang terpisah. Sistem alam tidak dapat dipahami apabila kita mempelajarinya dengan cara memisahkan bagian-bagiannya: sistem harus dipelajari secara utuh sebagai suatu kesatuan.

    ReplyDelete
  17. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Holisme adalah suatu pemikiran yang menyatakan bahwa semua yang ada tidak merupakan sesuatu yang terpisah-pisah. semuanya merupakan sesuatu yang utuh. Holisme memandang semua yang ada adalah sesuatu yang tidak terpartisi satu sama lain. Istilah Holisme diciptakan oleh J C Smuts dalam Holism and Evolution. Pendapat Smuts bahwa Holism adalah konsep yang mewakili keseluruhan kekayaan di alam semesta, dan keseluruhan ini adalah faktor nyata di alam semesta. Selanjutnya, Holisme juga melambangkan teori alam semesta dalam nada yang sama dengan Materialisme dan Spiritualisme

    ReplyDelete
  18. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Holisme merupakan gagasan bahwa sistem yang ada (fisik, biologi, kimia, sosial, ekonomi, mental, linguistik, dll) dan sifat mereka harus dilihat sebagai keseluruhan, bukan sebagai koleksi bagian. Dalam KBBI, holisme berarti cara pendekatan terhadap suatu masalah atau gejala, dengan memandang masalah atau gejala itu sebagai suatu kesatuan yang utuh. Contoh holisme dapat ditemukan di seluruh sejarah manusia dan dalam konteks sosial budaya paling beragam, seperti yang telah dikonfirmasi oleh banyak penelitian etnologis. Sama halnya dalam proses pembelajaran di kelas, dari berbagai atau sejumlah siswa yang mempunyai karakteristik yang berbeda, maka hendaknya guru tidak hanya terfokus pada satu siswa atau sekelompok anak saja yang mempunyai tingkat pengetahuan yang lebih tinggi, tetapi juga harus memperhatikan siswa yang tingkat intelegensinya menengah ke bawah agar tujuan dari pembelajaran dapat dicapai oleh seluruh siswa dalam kelas tersebut. Maka dengan cara seperti ini semua siswa akan merasakan perhatian dari guru.

    ReplyDelete
  19. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dari link yang saya baca, holisme berasal dari bahasa Yunani (holos) yang artinya semua, keseluruhan. Jadi holisme adalah gagasan bahwa suatu sistem dan propertinya harus dipandang sebagai keseluruhan, bukan hanya sebagai cadangan. Smuts berpendapat bahwa holisme adalah konsep yang mewakili keseluruhan kekayaan di alam semesta. Selanjutnya holisme juga melambangkan teori alam semesta dalam nada yang sama dengan materialisme dan spiritualisme. Dalam implementasi di bidang pendidikan, guru harus memandang suatu proses pembelajaran sebagai sistem yang utuh yang di dalamnya termasuk siswa. Oleh karena itu hendaknya guru mampu menyusun pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

    ReplyDelete
  20. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Holisme adalah suatu pemikiran yang menyatakan bahwa sistem alam semesta, baik yang bersifat fisik, kimiawi, hayati, sosial, ekonomi, mental-psikis, dan kebahasaan, serta segala kelengkapannya harus dipandang sebagai sesuatu yang utuh dan bukan merupakan kesatuan dari bagian-bagian yang terpisah. Sistem dari alam semesta ini memiliki hubungan satu sama lain, dan lebih mudah untuk kita memahami jika kita memahaminya secara berhubungan, utuh, dan tidak dipisah-pisahkan.

    ReplyDelete
  21. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Holisme (dari bahasa Yunani ὅλος holos "semua, keseluruhan, keseluruhan") adalah gagasan bahwa sistem (fisik, biologi, kimia, sosial, ekonomi, mental, bahasa, dll) dan propertinya harus dipandang sebagai keseluruhan, bukan hanya sebagai Koleksi suku cadang. Istilah Holisme diciptakan oleh J C Smuts dalam Holism and Evolution. Pendapat Smuts bahwa Holism adalah konsep yang mewakili keseluruhan kekayaan di alam semesta, dan keseluruhan ini adalah faktor nyata di alam semesta. Selanjutnya, Holisme juga melambangkan teori alam semesta dalam nada yang sama dengan Materialisme dan Spiritualisme. Struktur holism juga adalah Seluruh komposit yang memiliki struktur internal, fungsi atau karakter yang membedakannya dengan jelas dari penambahan mekanik, agregat, dan konstruksi, seperti sains mengasumsikan pada hipotesis mekanis: 106 Konsep struktur tidak terbatas pada domain fisik. (Misalnya bahan kimia, biologi dan artifak); Ini juga berlaku untuk domain metafisik (misalnya struktur mental, properti, atribut, nilai, cita-cita, dll.)

    ReplyDelete
  22. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Definisi Kata Holisme, cara pendekatan terhadap suatu masalah atau gejala dengan memandang masalah atau gejala itu sebagai suatu kesatuan yang utuh Itulah definisi dari Holisme. Holisme menekankan bahwa organisme selalu bertingkahlaku sebagai kesatuan yang utuh, bukan sebagai rangkaian bagian atau komponen yang berbeda. Jiwa dan tubuh bukan dua unsur yang terpisah tetapi bagian dari satu kesatuan dan apa yang terjadi di bagian satu akan mempengaruhi bagian lain.

    ReplyDelete
  23. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Holisme memandang sesuatu sebagai satu kesatuan, bisa juga dipandang sebagai suatu sistem yang terdiri dari jaringan-jaringan yang saling berhubungan bekerja sama. Seperti halnya ilmu pengetahuan, ilmu tidak akan menjadi ilmu jika dipahami secara terpisah-pisah, ilmu pengetahuan adalah suatu sistem kesatuan. Sebagai seorang guru, haruslah dalam menyampaikan ilmu haruslah tersampaikan semuanya dalam satu bab misalnya, jangan sampai tertinggal meski itu hanya satu syarat, namun itu akan menimbulkan persepsi yang berbeda, bahkan tidak menutup kemungkinan terjadi kontradiksi dalam ilmu tersebut. Solusinya adalah seorang guru harus mempersiapkan pembelajaran yang sistematis untuk menghindari keterceceran materi.

    ReplyDelete
  24. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Paham holisme dalam filsafat adalah suatu teori bahwa kepercayaan kita datang secara paket. Paham ini mengatakan bahwa suatu sistem tidak bisa dipandang dari bagian-bagiannya saja. sistem secara keseluruhan mempengaruhi bagaimana bagian bekerja. Untuk mengetahui konsep raja maka kita harus tahu konsep kerajaan dan kekuasaaan. jadi menurut pandangan ini kita harus memandang segala sesuatu secara keseluruhan agar mendapatkan kebenaran.

    ReplyDelete
  25. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Paham holisme dalam artikel yang ada di share dalam link di atas merupakan paham yang menganut sistem secara keseluruhan (menyeluruh) dalam mencapai sesuatu, termasuk pengetahuan. Misalnya dalam pembelajaran matematika, maka kita harus berpikir secara ekstensi atau menyeluruh sehingga mencapai pengetahuan matematika tersebut. Lawan dari holisme adalah reduksionisme, yaitu suatu paham yang menyatakan bahwa suatu sistem yang kompleks dapat dijelaskan dengan cara mempelajari hal-hal yang menjadi dasar sistem tersebut (reduction).

    ReplyDelete
  26. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Holisme merupakan suatu pendekatan terhadap masalah atau gejala dengan memandang masalah atau gejala. Masalah ini dianggap sebagai suatu kesatuan utuh yang menyatakan bahwa sistem alam semesta, baik yang bersifat fisik, hayati, sosial, ekonomi, mental-psikis, dan kebahasaan, serta segala kelengkapannya. Hal tersebut harus dipandang sebagai sesuatu yang utuh, bukanlah kesatuan yang terpisah antar bagian-bagian. Jadi dalam memahami sistem alam sebaiknya dipelajari secara utuh, tidak dengan cara memisahkan bagian-bagiannya.

    ReplyDelete
  27. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Menurut Wikipedia, holisme merupakan suatu pemikiran yang menyatakan bahwa sistem alam semesta dengan segala kelengkapannya harus dipandang sebagai sesuatu yang utuh dan bukan merupakan kesatuan dari bagian-bagian yang terpisah. Terkait dengan ontologi individu yaitu bagaimana seharusnya cara memahami individu, paham holisme melihat individu selalu dalam sebuah konteks, dalam keseluruhan kaitan sosialnya (F. M. Suseno, 2009).

    ReplyDelete
  28. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Holisme berasal dari kata kata bahasa Yunani yaitu holos yang berarti semua, seluruh, seluruh, total. Sedangkan yang dapat saya pahami dari holisme adalah bahwa holisme merupakan suatu paham yang menyatakan bahwa kita harus melihat segala sesuatunya secara keseluruhan bukan hanya sebagia sebagian saja.

    ReplyDelete
  29. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Istilah Holisme dicetus oleh J C Smuts dalam Holism and Evolution. Menurut Smuts, Holism adalah konsep yang mewakili keseluruhan kekayaan di alam semesta, dan keseluruhan ini adalah faktor nyata di alam semesta. Selanjutnya, Holisme juga melambangkan teori alam semesta yang sama dengan Materialisme dan Spiritualisme. Holisme berasal dari bahasa Yunani: holos artinya "semua, keseluruhan, keseluruhan" adalah gagasan bahwa sistem (fisik, biologi, kimia, sosial, ekonomi, mental, bahasa, dll) dan propertinya harus dipandang sebagai keseluruhan, bukan hanya sebagai Koleksi suku cadang. Kata sifat yang diturunkan holistik telah diterapkan pada berbagai bidang di mana mereka menggabungkan konsep holisme.

    ReplyDelete
  30. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Hollisme merupakan suatu pemikiran yang menyatakan bahwa sistem alam semesta, baik yang bersifat fisik, kimiawi, hayati, sosial, ekonomi, mental-psikis, dan kebahasaan, serta segala kelengkapannya harus dipandang sebagai sesuatu yang utuh dan bukan merupakan kesatuan dari bagian-bagian yang terpisah. Holiisme juga merupakan cara pendekatan terhadap suatu masalah atau gejala.

    ReplyDelete
  31. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Mungkin yang bisa kita ambil pelajaran melalui portal link-link yang di share oleh Prof Marsigit ini tentang Holisme ini yaitu suatu paham bahwa suatu sistem tidak bisa dipandang dari bagian-bagiannya saja. Sistem secara keseluruhan mempengaruhi bagaimana bagian bekerja. Diambil dari kata Holos yang artinya “Total” atau “semua”. Prinsip Holisme sendiri diutarkan dengan indah oleh Aristoteles “keseluruhan lebih dari bagian dari anggota-anggotanya” Kata holisme ini sendiri pertamakali digunakan Jan Smuts tahun 1926. Dalam Konfirmasi Holisme sebuah teori tidak bisa di tes secara terpisah dari keseluruhan sistem. Sebuah teori tidak bisa diisolasi dan diuji secara terpisah dari teori-teori pendukung yang lain. Ini karena sebuah teori selalu didukung dengan teori-teori yang lain. Ini mengingatkan pada Quine-Duham tesis mengenai teori.

    ReplyDelete
  32. Holisme adalah suatu pemikiran yang menyatakan bahwa sistem alam semesta, baik yang bersifat fisik, kimiawi, hayati, sosial, ekonomi, mental-psikis, dan kebahasaan, serta segala kelengkapannya harus dipandang sebagai sesuatu yang utuh dan bukan merupakan kesatuan dari bagian-bagian yang terpisah. Sistem alam tidak dapat dipahami apabila kita mempelajarinya dengan cara memisahkan bagian-bagiannya. Holism pun berdimensi-dimensi.
    Dalam pembelajaran holism berarti berarti menyiapkan perencanaan dari awal tahun sampai akhir tahun. Sehingga pemikiran global bagaimana pembelajaran akan berlangsung telah diketahui kemudian disiapkan bahan, alat, sumber pada setiap pertemuannya. Apa kompetensi yang akan dipelajari siswa selama setahun telah diketahui, sehingga hasilnya dapat diukur dan dievaluasi.

    ReplyDelete
  33. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  34. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Kata 'holisme' pertama kali diperkenalkan pada tahun 1926 oleh Jan Smuts, seorang negarawan dari Afrika Selatan, dalam bukunya yang berjudul Holism and Evolution. Asal kata 'holisme' diambil dari bahasa Yunani, holos, yang berarti semua atau keseluruhan. Smuts mendefinisikan holisme sebagai sebuah kecenderungan alam untuk membentuk sesuatu yang utuh sehingga sesuatu tersebut lebih besar daripada sekedar gabungan-gabungan bagian hasil evolusi.
    Lawan dari holisme adalah reduksionisme, yaitu suatu paham yang menyatakan bahwa suatu sistem yang kompleks dapat dijelaskan dengan cara mempelajari hal-hal yang menjadi dasar sistem tersebut (reduction). Misalnya, suatu proses biologis dapat dijelaskan melalui proses kimiawi. Lalu proses kimiawi tersebut dapat diterangkan melalui proses fisika. Akibatnya, proses fisika dapat menjelaskan proses kimiawi yang menjadi dasar terjadinya proses biologis.

    ReplyDelete
  35. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Holism merupakan sebuah doktrin yang memandang keseluruhan menjadi satu kesatuan atau merupakan sebuah pendapat bahwa sebuah sistem dan kelengkapannya seharusnya dipandang menjadi satu kesatuan, bukan merupakan sebuah kumpulan dari bagian-bagian.

    ReplyDelete