Jan 13, 2013

TELEOLOGICAL ARGUMENT





Ass, jika ingin membaca tentang Teleological Argument, bisa konek berikut:


Wss Wr Wb

34 comments:

  1. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Argumen teleologis atau fisiko-teologis, juga dikenal sebagai argumen dari desain, adalah argumen bagi keberadaan Tuhan atau, lebih umum, untuk pencipta cerdas "berdasarkan bukti dirasakan desain yang disengaja di alam atau fisik". Argumen teleologis untuk keberadaan Tuhan, juga disebut argumen dari desain atau bukti physicotheological, adalah argumen posteriori untuk keberadaan Tuhan berdasarkan desain jelas dan tujuan di alam, di luar ruang lingkup kegiatan manusia seperti. Kita sebagai manusia harus percaya tentang adanya Tuhan. Dalam islam kepercayaan kepada Allah adalah kewajiban karena masuk dalam rukun iman yaitu rukun iman yang pertama.

    ReplyDelete
  2. Argumen teologis adalah argumen mengenai keberadaan Tuhan didasarkan pada bukti yang terdapat di alam atau fisik di dunia. Manusia memang ingin mengetahui segala hal karena nafsu dan juga pikirannya. Seperti ada dimana Tuhan? Ada jawaban Tuhan sangat dekat lebih dekat dari urat leher atau Tuhan ada dimana-mana. Manusia dengan akalnya kadang tertipu. Akal cenderung untuk melihat bukti secara fisik. Padahal Tuhan MahaSuci dari apa yang dapat dibayangkan oleh manusia. Untuk pengetahuan tentang dunia akal atau rasio sangat diperlukan tetapi untuk pengetahuan tentang Tuhan maka hanya Tuhan yang akan memberikannya sejauh mana kita dapat mempunyai pengetahuan tentang Tuhan. Maka jadikanlah keindahan ciptaanNya untuk mendekatkan diri padaNya.

    ReplyDelete
  3. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Argumen teleologis dikenal sebagai argumen dari desain, atau desain argumen cerdas adalah argumen bagi keberadaan Tuhan berdasarkan bukti yang dirasakan dari desain yang disengaja di alam atau fisik dunia. Sementara konsep kecerdasan di balik tatanan alam kuno, argumen rasional yang menyimpulkan bahwa kita dapat mengetahui bahwa alam memiliki desainer, atau kecerdasan penciptaan yang memiliki tujuan yang sempurna seperti penciptaan manusia. Argument ini tampaknya telah dimulai dengan filsafat klasik. Dimana pemikir agama Yahudi, Hindu, Konghucu, Islam dan Kristen juga mengembangkan versi argumen teleologis. Sehingga dalam teori ini sebenarnya telah dibahas tentang adanya penciptaan alam semesta ini yang menjadi penguasa. Dalam agama Islam desainer itu adalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  4. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Teleological Argument berarti argumen teleologis atau fisiko-teologis atau dapat dinyatakan sebagai argumen desain yaitu argumen mengenai keberadaan Tuhan atau Pencipta berdasarkan bukti yang merupakan desain yang disengaja dalam alam semesta atau fisik nyata. Teleological Argument ada sejak Yunani Kuno zaman Socrates. Teleological Argument digunakan oleh Saint Thomas Aquinas untuk bukti rasional keberadaan Tuhan. Maka sebagai manusia di Bumi ini kita harus menjaga apa yang telah di berikan oleh Allah SWT untuk kita jaga dan pelihara dengan sebaik-baiknya tanpa merusak apa yang telah ada dan indah ini.

    ReplyDelete
  5. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Argumen teleologis atau fisiko-teologis, juga dikenal sebagai argumen dari desain, atau desain argumen cerdas adalah argumen bagi keberadaan Tuhan atau, lebih umum, untuk pencipta cerdas "berdasarkan bukti yang dirasakan dari desain yang disengaja di alam atau fisik dunia Ini adalah argumen dalam teologi natural.

    ReplyDelete
  6. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Tidak terlihat bukan berarti tidak ada. Manusia memiliki keterbatasan, keterbatasa ini dalam hal menggunakan panca indra seringkali disalah artikan dalam hal meyakini sesuatu. Untuk konteks keyakinan sebenarnya hatilah yang berperan. Sama halnya keyakinan kita kepada Allah SWT hati kitalah yang berperan. Jangan mencari eksistensi keberadaan Allah jika dalam keadaan hati yang kotor, karena hanya dengan hati yang bersih kita akan merasa dekan denganNya.

    ReplyDelete
  7. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Argumen teleologis atau fisiko-teologis, dikenal juga sebagai argumen dari desain, yaitu argumen bagi keberadaan Tuhan. Menyakini adanya Tuhan yang berarti mengimani serta mempercayai bahwa Tuhan itu ada. Keberadaan-Nya dapat kita rasakan dan Kuasanya dapat kita lihat dari hasil ciptaan-Nya. Seperti halnya sakit, kita tidak dapat mengetahui sakit itu bentuknya seperti apa, namun dapat kita rasakan keberadaanya. Dalam islam kepercayaan kepada Allah adalah kewajiban bagi setiap muslim karena termasuk dalam rukun iman yaitu rukun iman yang pertama.

    ReplyDelete
  8. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Argumen teleologis atau fisiko-teologis, juga dikenal sebagai argumen dari desain, atau desain argumen cerdas adalah argumen bagi keberadaan Tuhan atau, lebih umum, untuk pencipta cerdas "berdasarkan bukti yang dirasakan dari desain yang disengaja di alam atau fisik dunia". Ini adalah argumen dalam teologi natural. Versi paling awal dari argumen ini berhubungan dengan Socrates di Yunani kuno, meskipun berpendapat bahwa ia mengambil argumen yang lebih tua. Plato, muridnya, dan Aristoteles, murid Plato, mengembangkan pendekatan yang kompleks untuk mengusulkan bahwa kosmos memiliki penyebab yang cerdas, tapi itu Stoics yang, di bawah pengaruh mereka, "mengembangkan deretan argumen penciptaan yang dikenal secara luas dengan label 'The argumen dari Desain '". Sebagai seorang muslim, kita mempercayai sepenuhnya bahwa dunia dan seisinya ini mempunyai pencipta, yaitu Allah SWT. Alam semesta tidak ada dengan sendirinya. Di dalam al-qur’an disebutkan bahwa penciptaan alam semesta terjadi selama enam hari. Padahal, baru sebagian kecil dari alam semesta yang diketahui oleh manusia. Hal ini menunjukkan kebesaran Allah SWT dan ketidakberartian manusia di alam semesta ini. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

    ReplyDelete
  9. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Teologi adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan keyakinan beragama. Teologi meliputi segala sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan. Argumen teleologikal merupakan sebuah argumen tentang gagasan yang mendasari segala gejala baik yang lahiriah maupun yang batiniah yang terdapat dalam suatu pribadi mutlak yakni Tuhan, Allah SWT.

    ReplyDelete
  10. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    Argumen teleologis atau fisiko-teologis, juga dikenal sebagai argumen dari desain, adalah argumen bagi keberadaan Tuhan.
    syarat utama yang membedakan kita umat muslim dengan yang lainnya adalah meyakini bahwa Allah itu ada, maka dibuktikan dengan 2 kalimat syahadat. sedangkan keberadaan Allah yang kita yakini harus berdasarkan pada 2 pokok pedoman umat Islam.

    ReplyDelete
  11. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Berdasarkan web yang bapak berikan saya mengambil beberapa pernyataan yang berbunyi: The teleological or physico-theological argument, also known as the argument from design, or intelligent design argument is an argument for the existence of God or, more generally, for an intelligent creator “based on perceived evidence of deliberate design in the natural or physical world". It is an argument in natural theology.
    Jika saya tidak salah dalam menerjemahkannya intisari dari pernyataan di atas yaitu teleological argument ini merupakan argumen keberadaan Tuhan, atau dengan istilah yang lebih umum yaitu keberadaan untuk pencipta cerdas, hal tersebut dilihat dengaan bukti – bukti yang ada, dalam artian isi dari muka bumi (fisik dunia).

    ReplyDelete
  12. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Argumen teleologis atau fisiko-teologis , yang juga dikenal sebagai argumen dari desain , atau argumen desain cerdas adalah argumen untuk keberadaan Tuhan atau, yang lebih umum, bagi seorang pencipta yang cerdas "berdasarkan bukti yang dirasakan tentang rancangan yang disengaja secara alami atau fisik dunia". Ini adalah argumen dalam teologi natural .
    Versi rekaman paling awal dari argumen ini dikaitkan dengan Socrates di Yunani kuno, meskipun telah diperdebatkan bahwa dia mengambil argumen yang lebih tua. Plato, muridnya, dan Aristoteles, siswa Plato, mengembangkan pendekatan kompleks terhadap usulan bahwa kosmos memiliki tujuan cerdas, namun orang-orang Stoa yang, di bawah pengaruhnya, "mengembangkan argumen tentang kreasionis kreasionis secara luas. Dikenal dengan label 'The Argument from Design ' ".

    ReplyDelete
  13. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Banyak hal di alam ini yang masih menjadi misteri yang kadang tidak terpikirkan oleh akal dan pemikiran manusia. Padahal manusia memiliki sifat keingintahuan dan rasa penasaran yang tinggi, sehingga manusia seringkali mempertanyakan segala hal yang ada dan yang mungkin ada, meskipun sebenarnya hal tersebut berada di luar logika berpikir mereka. Mereka berusaha mempertanyakan keberadaan Tuhan sang pencipta alam semesta dengan memahami ciptaan-ciptaannya. Hume berpendapat bahwa gambaran yang ada dalam pemikiran kita merupakan refleksi dari benda-benda ataupun objek-objek yang tak terhitung jumlahnya. Apabila kita melihat dan mengamati dunia dengan seksama, maka kita akan menemukan bahwasanya dunia bekerja layaknya mesin-mesin yang tak terhitung jumlahnya dan saling berkoordinasi serta berkesinambungan satu sama lain, mesin tersebut memiliki sistem yang sangat teratur dan konsisten dalam beroperasi sehingga dunia ini terus berjalan dengan baik. Cara kerja dunia ataupun alam semesta yang terus menunjukkan eksistensinya, membuat manusia berpikir bahwa ada suatu dzat yang menjadi pencipta dari segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada. Mereka berusaha memahami Sang pencipta dengan memahami segala sifat-sifat yang ada dalam ciptaan-ciptannya, dan mengaggap bahwa ciptaan-ciptaannya tersebut mencerminkan sifat-sifat Tuhan Sang Pencipta alam semesta.

    ReplyDelete
  14. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Menyadari dan meyakini adanya tuhan sang pencipta alam, dalam islam merupakan rukun iman yang pertama, yaitu iman kepada Allah SWT. Mengakui keberadaan Allah sebagai pencipta alam semesta, haruslah menjadikan manusia sadar bahwa kekuasaan Allah sangatlah besar dan tidak terbatas, yaitu Allah Sang Maha Kuasa. Dengan menyadari bahwa Allah adalah Dzat yang maha kuasa, maka manusia harus senantiasa berbuat sesuai dengan perintah-perintah Allah, karena manusiapun hanyalah sebagian kecil dari kuasa Allah. Manusia harus takut untuk berbuat kerusakan di atas muka bumi ini, karena dengan merusak bumi sesungguhnya manusia tidak tunduk pada kuasa Allah dan tidak menghargai ciptaan-ciptaan Allah SWT.

    ReplyDelete
  15. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Argumen teleologis adalah argumen mengenai keberadaan Tuhan. Pembuktian teleologis merupakan pembuktian yang lebih spesifik dari pembuktian kosmologis. Alam yang teleologis yaitu alam yang diatur menurut sesuatu tujuan tertentu. Dengan kata lain alam ini dalam keseluruhannya berevolusi dan beredar kepada suatu tujuan tertentu. Bagian-bagian dari alam ini mempunyai hubungan yang erat satu dengan yang lain dan bekerjasama dalam menuju tercapainya satu tujuan tertentu. Di dunia ini manusia lah makhluk yang tertinggi karena mempunyai akal dan pikiran. Di antara segala makhluk yang ada di dunia ini manusia lah yang dapat memikirkan kepentingan dan kebaikan untuk dunia. Maka tujuan dari evolusi di dunia ini ialah terwujudnya manusia yang mempunyai akal yang lebih sempurna dan tinggi untuk dapat memikirkan dan mengusahakan kebaikan dan kesempurnaan dunia ini. Alam dan isinya beredar dan berevolusi bukan dengan cara kebetulan semata, tetapi beredar dan berevolusi kepada tujuan tertentu, yaitu kebaikan universal di bawah pimpinan manusia yang bermoral tinggi, maka mestilah ada suatu dzat yang menentukan tujuan itu dan membuat alam ini beredar dan berevolusi kearah tersebut. Dzat inilah yang disebut Tuhan.

    ReplyDelete
  16. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Berdasarkan sumber bacaan dapat disimpulkan bahwa Argumen teleologi seperti argumen kosmologi. Kosmos (kosmetik) artinya indah dan teratur, kebalikan dari chaos, disorder. Tanpa adanya pencipta, pengatur, dan pengendali, semesta ini tidak terwujud sedemikian indah dan teraturnya. Dalam skala kecil memang terjadi chaos. Tapi jika dikaji secara mendalam, semuanya itu terjadi dan berproses menurut kaidah dan hukum semesta yang berlaku. Sedangkan, yang mengendalikan perilaku semesta ini kalau bukan Yang Maha Kreatif, Maha Indah, dan Maha Pengatur, siapa lagi kalau bukan Allah Aza Wajala. Tentu saja keyakinan dan iman kepada Allah tidak ditentukan oleh kedalaman sebuah argumen. Namun argumen berupa penalaran yang logis dan solid akan membantu kadar keimanan seseorang.

    ReplyDelete
  17. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Teleological berasal dari kata telos, yang berarti tujuan. Dengan kata lain, alam ini berproses dengan adanya menuju ke suatu tujuan tertentu. Dan segala yang ada di dalamnya bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut. William Paley ( 1743 – 1805 M ), seorang teolog Inggris, menyatakan bahwa alam ini penuh dengan keteraturan. Semua yang ada di alam ini seperti bintang, langit, gunung, tumbuhan, dan sebagainya adalah ciptaan Tuhan dan Tuhan menciptakan itu semua ada tujuan tertentu. Dalam paham teleologi, segala sesuatu dipandang sebagai organisasi yang tersusun dari bagian – bagian yang mempunyai hubungan erat dan saling bekerja sama. Tujuan dari itu semua adalah untuk kebaikan dunia dalam keseluruhan. Alam ini beredar dan berevolusi bukan karena kebetulan, tetapi beredar dan berevolusi kepada tujuan tertentu, yaitu kebaikan universal, dan tentunya ada yang menggerakkan menuju ke tujuan tersebut dan membuat alam ini beredar maupun berevolusi ke arah itu. Zat inilah yang dinamakan Tuhan. Dan kita sebagai ummat islam wajib meyakini bahwa Allahlah Tuhan semesta alam yang mengatur semua kehidupan ini.

    ReplyDelete
  18. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Argumen teleologis dikenal juga sebagai argumen yang menyatakan dari keberadaan Tuhan, berdasarkan bukti yang dialami dan dirasakan secara fisik. Maka sebagai manusia yang percaya dengan adanya Tuhan sudah selayaknya jika kita semua menjaga seluruh hasil karya ciptaan Tuhan agar tetap terjaga dan tidak musnah, karena yang berkuasa atas hidup kita dan seluruh yang ada dalam dunia ini adalah Tuhan.

    ReplyDelete
  19. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Teleological argument berasal dari yunani yaitu telos, yang berarti “akhir” atau “tujuan”. Ketika argumen berbicara tentang alam semesta, hal itu berarti bahwa memerintah terhadap akhir atau tujuan. Sedangkan saran merupakan hal yang masuk akal untuk menganggap alam semesta tercipta karena diciptakan oleh makhluk yang cerdas untuk mencapai tujuan dibanding dengan menganggap bahwa cara tersebut kebetulan.

    ReplyDelete
  20. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    argumen teologi adalah argumen untuk keberadaan Tuhan. bagi para pemikir atau filsuf, semua hal yang ada dan yang mungkin ada patut dipikirkan dan digali penjelasannya, termasuk tentang keberadaan Tuhan. fisuf Islam Al-Ghozali juga ingin melakukan hal demikian. namun ditolak oleh para ahli Al-Qur'an, karena keberadaan Tuhan sudah ada di dalamnya, lengkap dengan bukti dan penjelasaanya. kita sebagai umat Islam terkadang ada hal-hal yang terbatas untuk kita pikirkan, dan berhenti pada kita mengimaninya. tindakan ini bertujuan agar kita tidak keluar jalur dan batas yang mengakibatkan kita terjerumus pada hal yang salah. karena pada dasarnya pembahasan trsebut tidak sesuai dengan maqom kita sebagai manusia biasa.

    ReplyDelete
  21. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Argumen teleologis atau fisiko-teologis, yang juga dikenal sebagai argumen dari desain, atau argumen desain cerdas adalah argumen untuk keberadaan Tuhan atau, yang lebih umum, bagi seorang pencipta yang cerdas "berdasarkan bukti yang dirasakan tentang rancangan yang disengaja secara alami atau fisik Dunia ". Ini adalah argumen dalam teologi natural. Versi paling awal dari argumen ini dikaitkan dengan Socrates di Yunani kuno, meskipun telah diperdebatkan bahwa dia mengambil argumen yang lebih tua.Plato, muridnya, dan Aristoteles, siswa Plato, mengembangkan pendekatan kompleks terhadap usulan bahwa kosmos memiliki tujuan cerdas, namun orang-orang Stoa yang, di bawah pengaruhnya, "mengembangkan argumen kreasionis yang dikenal luas di bawah label 'The Argumen dari Desain '".

    ReplyDelete
  22. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Eleological argument adalah suatu argumen atau pendapat tentang keberadaan Tuhan. Kita sebagai manusia kita harus percaya tentang adanya Tuhan. Versi awal argumen ini mungkin timbul di Yunani Kuno dengan Socrates. Plato, muridnya, dan Aristoteles, murid Plato, yang dikembangkan berbeda dan pendekatan yang kompleks untuk masalah ini, tapi filsuf kemudian klasik seperti Plotinus dan Stoa dibawa ini tradisi dan versi dikembangkan yang akhirnya diterima ke dan digunakan oleh agama-agama Abrahamik.

    ReplyDelete
  23. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Pendapat dari teleologikal adalah pendapat mengenai tujuan atau akhir dari cara pandang teleologika. Memeriksa maksud dari keobyektifan dalam memandang organisme alam dalam menyusun sistem penimbangan teleologis. Hal tersebut di antaranya merupakan pengertian menurut glosarium dari Immanuel Kant. Argumen posteriori mengenai keberadaan Tuhan berdasarkan adanya alam.

    ReplyDelete
  24. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Teology dalam kaitannya dengan filsafat ketuhanan dapat dimaknai sebagi tujuan yang bermakna tuhan menjadikan alam ini diatur menurut suatu tujuan tertentu. semua yang ada dalam alam ini, dari yang bernywa sampai yang tak bernyawam, semuanya mempunyai tugas dan bekerjasama untuk tujuan tertentu. jadi menurut teleological argument, alam ini mempunyai tujuan dalam evolusinya. karena sebenarnya segala yang ada didunia ini memiliki fungsi dan tujuan tertentu dalam penciptaanya.

    ReplyDelete
  25. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Argumen teologis menyatakan bahwa alam semesta memperlihatkan rancangan dan tujuan misal benih menjadi pohon, bintang-bintang bergerak menurut jalur yang dapt diramakan, segalanya tampak bekerja berdasarkan suatu tujuan atau suatu rencana. Argumen tersebut dikatakan teologis karena adanya sebuah penjelasan teologis menjabarkan sesuatu berdasarkan tujuan atau sasarannya (Bryan Magee, 2008).

    ReplyDelete
  26. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Argumen teleologis (atau argumen desain) adalah argumen yang meyakini keberadaan Tuhan berdasarkan bukti desain di alam. Saya tertarik dengan teori tentang argumen dasar teleologis sebagai berikut:
    Premis 1: X dirancang secara cerdas,
    Premis 2: X tidak dirancang oleh manusia.
    Premis 3: Satu-satunya makhluk yang bisa dibayangkan yang cerdas adalah manusia (siapa yang ada) dan Tuhan (yang mungkin atau mungkin tidak ada).
    Dari (3): Satu-satunya makhluk yang mungkin mampu merancang X pada khususnya adalah manusia (siapa yang ada) dan Tuhan (yang mungkin atau mungkin tidak ada).
    Ingat (2): X itu tidak dirancang oleh manusia.
    Jika Tuhan tidak ada, maka X juga tidak dirancang oleh Tuhan.
    Jadi jika Tuhan tidak ada, maka tidak ada makhluk yang bisa merancang X yang dirancang X, dalam hal mana X tidak dirancang sama sekali.
    Karena Tuhan yang tidak ada maka menghasilkan kontradiksi (1), Tuhan harus ada jika (1) adalah benar.
    Premis-premis ini disusun berdasarkan logika dan memenuhi hukum dalam alam dan science sehingga dapat diterima kesimpulannya. Bahwa keberadaan dan ke-Esaan Tuhan YME tidak dapat disangkal lagi. Semoga hal ini menambah keimanan kita kepada Tuhan YME.

    ReplyDelete
  27. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Argumen teologis adalah argumen mengenai keberadaan Tuhan didasarkan pada bukti yang terdapat di alam atau fisik di dunia. Bagi umat Islam, tiadalah selain Allah SWT Sang Maha Pencipta atas dunia dan segala isinya. Kita meyakini bahwa Allah SWT itu ada, memperhatikan dan mengawasi segala sesuatu di dunia ini. Sang Maha Berkehendak atas segala sesuatu yang terjadi baik dalam skala besar atau kecil.

    ReplyDelete
  28. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Teleologi berasal dari Yunani telos "akhir", logo "alasan". Teleologi merupakan penjelasan yang mengacu pada beberapa tujuan akhir yang juga dapat digambarkan sebagai kausalitas akhir. Alam yang diatur menurut sesuatu tujuan tertentu. Dengan kata lain alam ini secara keseluruhan mengalami revolusi dan beredar untuk suatu tujuan tertentu. Terdapat fenomena alam yang seperti menunjukkan suatu struktur, fungsi atau keterkaitan. Bagian alam ini layaknya memiliki hubungan yang erat dan bekerjasama dalam menuju tercapainya sutu tujuan tertentu, yaitu menuju kebaikan dunia dalam keseluruhan.

    ReplyDelete
  29. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terima kasih Bapak atas sumber-sumber yang telah diberikan. Teleological argument adalah suatu argumen atau pendapat tentang keberadaan Tuhan. Kita sebagai manusia kita harus percaya tentang adanya Tuhan. Dalam islam kepercayaan kepada Allah adalah kewajiban karena masuk dalam rukun iman yaitu rukun iman yang pertama. Orang yang mempercayai rukun iman adalah orang beriman sedangkan orang yang mengingkarinya adalah orang kafir.

    ReplyDelete
  30. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan sumber yang saya baca dari http://plato.stanford.edu/entries/teleological-arguments/ Beberapa fenomena dalam alam menunjukkan exquisiteness seperti struktur, fungsi atau keterkaitan bahwa banyak orang telah menemukan hal alami jika tidak terhindarkan-untuk melihat pikiran musyawarah dan direktif di balik fenomena. Pikiran tersebut, yang sebelum alam itu sendiri, biasanya dianggap sebagai supernatural. Pemikir filsafati memiliki kedua historis dan saat ini bekerja keras untuk membentuk intuisi yang relevan menjadi lebih formal, inferensi logis ketat. Argumen teistik yang dihasilkan, dalam berbagai bentuk logis mereka, berbagi fokus pada rencana, tujuan, niat dan desain, dan karena itu diklasifikasikan sebagai argumen teleologis (atau, sering, sebagai argumen dari atau ke desain).

    ReplyDelete
  31. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Argumen teleologis atau fisiko-teologis, yang juga dikenal sebagai “argumen cerdas” adalah argumen untuk keberadaan Tuhan atau, yang lebih umum, bagi seorang pencipta yang cerdas "berdasarkan bukti yang dirasakan tentang rancangan yang disengaja secara alami atau fisik Dunia ". Ini adalah argumen dalam teologi natural. Di Yunani klasik, dua pendekatan terhadap argumen teleologis dikembangkan, dibedakan oleh pemahaman mereka tentang apakah tatanan alam secara harfiah diciptakan atau tidak. Pendekatan non-kreasionis dimulai paling jelas dengan Aristoteles, walaupun banyak pemikir, seperti kaum Neoplatonis, percaya bahwa ini sudah dimaksudkan oleh Plato. Pendekatan ini tidak bersifat kreasionis dalam pengertian yang sederhana, karena walaupun setuju bahwa kecerdasan kosmik bertanggung jawab atas tatanan alam, ia menolak usulan bahwa ini memerlukan "pencipta" untuk secara fisik membuat dan mempertahankan tatanan ini. Neoplatonis tidak menemukan argumen teleologis meyakinkan, dan dalam hal ini mereka diikuti oleh filsuf abad pertengahan seperti Al-Farabi dan Avicenna. Kemudian, Averroes dan Thomas Aquinas menganggap argumen tersebut dapat diterima, namun belum tentu argumen terbaik. Berbeda dengan pendekatan para filsuf dan teolog semacam itu, gerakan perancangan cerdas membuat klaim kreasionis untuk intelijen yang melakukan intervensi dalam tatanan alam untuk membuat perubahan tertentu terjadi di alam.

    ReplyDelete
  32. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT

    Argumen taleologis memiliki bentuk keteraturan (tujuan, rancangan, pola) ada dalam semesta. Keteraturan tidak ada tanpa seesuatu yang mengatur dalam hal ini TUhan sebagai sumber keteraturan itu. Juga dapat dikatakan sebagai segala sesuatu yang bergerak menuju tujuan-tujuan, serta telologi argumen menganggap alam semesta sebagai suatu keseluruhan mempunyai suatu tujuan yang merupakan perjuangan arah alam semesta. Allah ada sebagai pencipta dan pemelihara tujuan itu.

    ReplyDelete
  33. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Argumen Teleologis juga dikenal sebagai “Argument from Design” menunjukkan bahwa keteraturan dan kompleksitas di dunia menyiratkan adanya makhluk yang menciptakannya dengan tujuan tertentu seperti penciptaan kehidupan. Alam semesta adalah sistem yang sangat kompleks namun sangat tertata, dan dunia tampak baik untuk memastikan kondisi yang tepat bagi perkembangan dan kelangsungan hidup. Pendukung Argumen dari Desain berpendapat bahwa untuk mengatakan bahwa alam semesta dan objek alam yang kompleks di dalamnya, seperti mata atau otak begitu diperintahkan secara kebetulan tidak memuaskan sebagai penjelasan tentang kemunculan desain disekitar kita, dan hal ini menyiratkan bahwa adanya makhluk ilahi yang mampu merancang, membuat dan memesan sistim semacam itu.

    ReplyDelete
  34. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Konsep dari sebuah kecerdasan akan membawa kita kembali disaat awalnya sebuah filsafat dan pengetahuan, sebuah konsep dari penciptaan sebuah dunia. Pemikir agama seperti hindu, islam atau kristiani merupakan beberapa contoh yang berkembang dari teleological argument. Teleological argument merupakan sebuah argument/ pendapat tentang keberadaan Tuhan atau tentang pencipta berdasar dari bukti mengenai dunia.

    ReplyDelete