Jan 13, 2013

TELEOLOGICAL ARGUMENT





Ass, jika ingin membaca tentang Teleological Argument, bisa konek berikut:


Wss Wr Wb

51 comments:

  1. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Teleological berasal dari kata telos, yang berarti tujuan. Dengan kata lain, alam ini berproses dengan adanya menuju ke suatu tujuan tertentu. Dan segala yang ada di dalamnya bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut. William Paley ( 1743 – 1805 M ), seorang teolog Inggris, menyatakan bahwa alam ini penuh dengan keteraturan. Semua yang ada di alam ini seperti bintang, langit, gunung, tumbuhan, dan sebagainya adalah ciptaan Tuhan dan Tuhan menciptakan itu semua ada tujuan tertentu. Dalam paham teleologi, segala sesuatu dipandang sebagai organisasi yang tersusun dari bagian – bagian yang mempunyai hubungan erat dan saling bekerja sama. Tujuan dari itu semua adalah untuk kebaikan dunia dalam keseluruhan. Alam ini beredar dan berevolusi bukan karena kebetulan, tetapi beredar dan berevolusi kepada tujuan tertentu, yaitu kebaikan universal, dan tentunya ada yang menggerakkan menuju ke tujuan tersebut dan membuat alam ini beredar maupun berevolusi ke arah itu. Zat inilah yang dinamakan Tuhan. Dan kita sebagai ummat islam wajib meyakini bahwa Allahlah Tuhan semesta alam yang mengatur semua kehidupan ini.

    ReplyDelete
  2. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Argumen teleologis dikenal juga sebagai argumen yang menyatakan dari keberadaan Tuhan, berdasarkan bukti yang dialami dan dirasakan secara fisik. Maka sebagai manusia yang percaya dengan adanya Tuhan sudah selayaknya jika kita semua menjaga seluruh hasil karya ciptaan Tuhan agar tetap terjaga dan tidak musnah, karena yang berkuasa atas hidup kita dan seluruh yang ada dalam dunia ini adalah Tuhan.

    ReplyDelete
  3. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Teleological argument berasal dari yunani yaitu telos, yang berarti “akhir” atau “tujuan”. Ketika argumen berbicara tentang alam semesta, hal itu berarti bahwa memerintah terhadap akhir atau tujuan. Sedangkan saran merupakan hal yang masuk akal untuk menganggap alam semesta tercipta karena diciptakan oleh makhluk yang cerdas untuk mencapai tujuan dibanding dengan menganggap bahwa cara tersebut kebetulan.

    ReplyDelete
  4. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    argumen teologi adalah argumen untuk keberadaan Tuhan. bagi para pemikir atau filsuf, semua hal yang ada dan yang mungkin ada patut dipikirkan dan digali penjelasannya, termasuk tentang keberadaan Tuhan. fisuf Islam Al-Ghozali juga ingin melakukan hal demikian. namun ditolak oleh para ahli Al-Qur'an, karena keberadaan Tuhan sudah ada di dalamnya, lengkap dengan bukti dan penjelasaanya. kita sebagai umat Islam terkadang ada hal-hal yang terbatas untuk kita pikirkan, dan berhenti pada kita mengimaninya. tindakan ini bertujuan agar kita tidak keluar jalur dan batas yang mengakibatkan kita terjerumus pada hal yang salah. karena pada dasarnya pembahasan trsebut tidak sesuai dengan maqom kita sebagai manusia biasa.

    ReplyDelete
  5. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Argumen teleologis atau fisiko-teologis, yang juga dikenal sebagai argumen dari desain, atau argumen desain cerdas adalah argumen untuk keberadaan Tuhan atau, yang lebih umum, bagi seorang pencipta yang cerdas "berdasarkan bukti yang dirasakan tentang rancangan yang disengaja secara alami atau fisik Dunia ". Ini adalah argumen dalam teologi natural. Versi paling awal dari argumen ini dikaitkan dengan Socrates di Yunani kuno, meskipun telah diperdebatkan bahwa dia mengambil argumen yang lebih tua.Plato, muridnya, dan Aristoteles, siswa Plato, mengembangkan pendekatan kompleks terhadap usulan bahwa kosmos memiliki tujuan cerdas, namun orang-orang Stoa yang, di bawah pengaruhnya, "mengembangkan argumen kreasionis yang dikenal luas di bawah label 'The Argumen dari Desain '".

    ReplyDelete
  6. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Eleological argument adalah suatu argumen atau pendapat tentang keberadaan Tuhan. Kita sebagai manusia kita harus percaya tentang adanya Tuhan. Versi awal argumen ini mungkin timbul di Yunani Kuno dengan Socrates. Plato, muridnya, dan Aristoteles, murid Plato, yang dikembangkan berbeda dan pendekatan yang kompleks untuk masalah ini, tapi filsuf kemudian klasik seperti Plotinus dan Stoa dibawa ini tradisi dan versi dikembangkan yang akhirnya diterima ke dan digunakan oleh agama-agama Abrahamik.

    ReplyDelete
  7. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Pendapat dari teleologikal adalah pendapat mengenai tujuan atau akhir dari cara pandang teleologika. Memeriksa maksud dari keobyektifan dalam memandang organisme alam dalam menyusun sistem penimbangan teleologis. Hal tersebut di antaranya merupakan pengertian menurut glosarium dari Immanuel Kant. Argumen posteriori mengenai keberadaan Tuhan berdasarkan adanya alam.

    ReplyDelete
  8. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Teology dalam kaitannya dengan filsafat ketuhanan dapat dimaknai sebagi tujuan yang bermakna tuhan menjadikan alam ini diatur menurut suatu tujuan tertentu. semua yang ada dalam alam ini, dari yang bernywa sampai yang tak bernyawam, semuanya mempunyai tugas dan bekerjasama untuk tujuan tertentu. jadi menurut teleological argument, alam ini mempunyai tujuan dalam evolusinya. karena sebenarnya segala yang ada didunia ini memiliki fungsi dan tujuan tertentu dalam penciptaanya.

    ReplyDelete
  9. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Argumen teologis menyatakan bahwa alam semesta memperlihatkan rancangan dan tujuan misal benih menjadi pohon, bintang-bintang bergerak menurut jalur yang dapt diramakan, segalanya tampak bekerja berdasarkan suatu tujuan atau suatu rencana. Argumen tersebut dikatakan teologis karena adanya sebuah penjelasan teologis menjabarkan sesuatu berdasarkan tujuan atau sasarannya (Bryan Magee, 2008).

    ReplyDelete
  10. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Argumen teleologis (atau argumen desain) adalah argumen yang meyakini keberadaan Tuhan berdasarkan bukti desain di alam. Saya tertarik dengan teori tentang argumen dasar teleologis sebagai berikut:
    Premis 1: X dirancang secara cerdas,
    Premis 2: X tidak dirancang oleh manusia.
    Premis 3: Satu-satunya makhluk yang bisa dibayangkan yang cerdas adalah manusia (siapa yang ada) dan Tuhan (yang mungkin atau mungkin tidak ada).
    Dari (3): Satu-satunya makhluk yang mungkin mampu merancang X pada khususnya adalah manusia (siapa yang ada) dan Tuhan (yang mungkin atau mungkin tidak ada).
    Ingat (2): X itu tidak dirancang oleh manusia.
    Jika Tuhan tidak ada, maka X juga tidak dirancang oleh Tuhan.
    Jadi jika Tuhan tidak ada, maka tidak ada makhluk yang bisa merancang X yang dirancang X, dalam hal mana X tidak dirancang sama sekali.
    Karena Tuhan yang tidak ada maka menghasilkan kontradiksi (1), Tuhan harus ada jika (1) adalah benar.
    Premis-premis ini disusun berdasarkan logika dan memenuhi hukum dalam alam dan science sehingga dapat diterima kesimpulannya. Bahwa keberadaan dan ke-Esaan Tuhan YME tidak dapat disangkal lagi. Semoga hal ini menambah keimanan kita kepada Tuhan YME.

    ReplyDelete
  11. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Argumen teologis adalah argumen mengenai keberadaan Tuhan didasarkan pada bukti yang terdapat di alam atau fisik di dunia. Bagi umat Islam, tiadalah selain Allah SWT Sang Maha Pencipta atas dunia dan segala isinya. Kita meyakini bahwa Allah SWT itu ada, memperhatikan dan mengawasi segala sesuatu di dunia ini. Sang Maha Berkehendak atas segala sesuatu yang terjadi baik dalam skala besar atau kecil.

    ReplyDelete
  12. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Teleologi berasal dari Yunani telos "akhir", logo "alasan". Teleologi merupakan penjelasan yang mengacu pada beberapa tujuan akhir yang juga dapat digambarkan sebagai kausalitas akhir. Alam yang diatur menurut sesuatu tujuan tertentu. Dengan kata lain alam ini secara keseluruhan mengalami revolusi dan beredar untuk suatu tujuan tertentu. Terdapat fenomena alam yang seperti menunjukkan suatu struktur, fungsi atau keterkaitan. Bagian alam ini layaknya memiliki hubungan yang erat dan bekerjasama dalam menuju tercapainya sutu tujuan tertentu, yaitu menuju kebaikan dunia dalam keseluruhan.

    ReplyDelete
  13. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terima kasih Bapak atas sumber-sumber yang telah diberikan. Teleological argument adalah suatu argumen atau pendapat tentang keberadaan Tuhan. Kita sebagai manusia kita harus percaya tentang adanya Tuhan. Dalam islam kepercayaan kepada Allah adalah kewajiban karena masuk dalam rukun iman yaitu rukun iman yang pertama. Orang yang mempercayai rukun iman adalah orang beriman sedangkan orang yang mengingkarinya adalah orang kafir.

    ReplyDelete
  14. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan sumber yang saya baca dari http://plato.stanford.edu/entries/teleological-arguments/ Beberapa fenomena dalam alam menunjukkan exquisiteness seperti struktur, fungsi atau keterkaitan bahwa banyak orang telah menemukan hal alami jika tidak terhindarkan-untuk melihat pikiran musyawarah dan direktif di balik fenomena. Pikiran tersebut, yang sebelum alam itu sendiri, biasanya dianggap sebagai supernatural. Pemikir filsafati memiliki kedua historis dan saat ini bekerja keras untuk membentuk intuisi yang relevan menjadi lebih formal, inferensi logis ketat. Argumen teistik yang dihasilkan, dalam berbagai bentuk logis mereka, berbagi fokus pada rencana, tujuan, niat dan desain, dan karena itu diklasifikasikan sebagai argumen teleologis (atau, sering, sebagai argumen dari atau ke desain).

    ReplyDelete
  15. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Argumen teleologis atau fisiko-teologis, yang juga dikenal sebagai “argumen cerdas” adalah argumen untuk keberadaan Tuhan atau, yang lebih umum, bagi seorang pencipta yang cerdas "berdasarkan bukti yang dirasakan tentang rancangan yang disengaja secara alami atau fisik Dunia ". Ini adalah argumen dalam teologi natural. Di Yunani klasik, dua pendekatan terhadap argumen teleologis dikembangkan, dibedakan oleh pemahaman mereka tentang apakah tatanan alam secara harfiah diciptakan atau tidak. Pendekatan non-kreasionis dimulai paling jelas dengan Aristoteles, walaupun banyak pemikir, seperti kaum Neoplatonis, percaya bahwa ini sudah dimaksudkan oleh Plato. Pendekatan ini tidak bersifat kreasionis dalam pengertian yang sederhana, karena walaupun setuju bahwa kecerdasan kosmik bertanggung jawab atas tatanan alam, ia menolak usulan bahwa ini memerlukan "pencipta" untuk secara fisik membuat dan mempertahankan tatanan ini. Neoplatonis tidak menemukan argumen teleologis meyakinkan, dan dalam hal ini mereka diikuti oleh filsuf abad pertengahan seperti Al-Farabi dan Avicenna. Kemudian, Averroes dan Thomas Aquinas menganggap argumen tersebut dapat diterima, namun belum tentu argumen terbaik. Berbeda dengan pendekatan para filsuf dan teolog semacam itu, gerakan perancangan cerdas membuat klaim kreasionis untuk intelijen yang melakukan intervensi dalam tatanan alam untuk membuat perubahan tertentu terjadi di alam.

    ReplyDelete
  16. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman istilah teleologis berasal dari istilah bahasa Yunani yaitu telos yang bermakna “tujuan”. Sedangkan teleologikal argument adalah suatu argumen tentang keberadaan Tuhan sebagai pencipta segala sesuatu, dan Tuhan merupakan tujuan dari segala sesuatu. Maka dalam menjalani kehidupan kita hendaknya memandang bahwa kelak kita akan menuju ke Tuhan dan menghadap ke Tuhan. Maka dengan tujuan tersebut kita hendaknya mengikuti jalan yang ditunjukkan Tuhan kepada kita melalui kitab suci dan utusan-Nya.

    ReplyDelete
  17. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. secara singkat, berdasar pada link yang baca sajikan, saya mengartikan teleological argument sebagai suatu pemikiran tentang konsep penciptaan oleh suatu zat yang maha cerdas. Dalam agama-agama samawai termasuk Islam di dalamnya, zat yang maha cerdas adalah Allah SWT. Kemahacerdasan Allah bukan suatu hal yang lahir dari dugaan melainkan melalui bukti-bukti kebesaran-Nya yang bersumber dari Al-Quran dan As-Sunnah. Wallahualam bi shawab.

    ReplyDelete
  18. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    177709251005

    Assalamualaikum prof,
    Teleological argument adalah suatu pendapat tentang keberadaan Tuhan. Argumen teleologi tentang Tuhan merupakan bangunan pemikiran berdasarkan keteraturan alam semesta, keindahan alam semesta, dan juga kebertujuan kehidupan di alam semesta. Menurut pendapat ini semuanya itu mengarah pada kondisi tertentu yang sudah final. Perencana yang menciptakan alam semesta dan tujuan akhir dari alam semesta yang dimaksud oleh pendapat ini adalah Tuhan YME.

    ReplyDelete
  19. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Teleological argument ialah sebuah argumen tentang keberadaan Tuhan berdasarkan bukti yang ada. Dari sisi agama Islam, percaya akan keberadaan Tuhan (Allah SWT) disebut sebagai iman yakni rukun iman yang pertama (percaya kepada Allah SWT). Keberadaan Allah SWT itu ada dapat kita lihat dari semua ciptaannya. Seperti firman Allah dalam QS Al-Baqarah : 164 yang berbunyi "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, . . . ; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan". Oleh karena itu,orang yang cerdasialah orang yang dapat melihat tanda-tanda keesaan Allah SWT dan beriman kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  20. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Salah satu bukti rasional bahwa Allah itu benar-benar ada oleh beberapa filsuf terkenal seperti Anselmus, Descartes, Thomas Aquinas, dan Immanuel Kant adalah Teleological Argument, bahwa segala sesuatu ada tujuannya. Misalnya: mata untuk melihat, telinga untuk mendengar. Karena segala sesuatu memiliki tujuan, berarti seluruh realitas tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan dijadikan oleh yang mengatur tujuan itu, di mana pengatur tujuan tersebut adalah Allah.

    ReplyDelete
  21. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih prof. Marsigit atas link-link yang diberikan di atas. Paham atau konsep teleologika ini benar-benar menunjukkan kekuasaan Tuhan dan manusia harus berhati hati dalam menguasai konsep ini. Teleologikal argument adalah suatu argumen tentang keberadaan Tuhan sebagai pencipta segala sesuatu, dan Tuhan merupakan tujuan dari segala sesuatu. Mempertanyakan keberadaan Tuhan diluar batas akal dan pikiran bukanlah sesuatu yang boleh dan sah-sah dilakukan. Sebagai manusia beriman dan berlandaskan islam sebagai pedoman, terdapat batas-batas kita dalam mengetahui seluk beluk tentang Tuhan. Semakin kita ingin tahu semakin kita mencari dan khawatirnya semkain kita tidak mempercayaiNya. Oleh karenanya, akal pikiran yang dikaruniai Allah tentu harus digunakan sebaik mungkin tanpa harus keluar dan menyimpang dari koridor yang sewajarnya. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  22. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillaah..
    Teleologi bertitik berat pada tujuan dari suatu kejadian. Baik buruknya suatu hal dinilai dari tujuan atau akibat dari dari hal tersebut. Sedangkan argumen teleologikal merupakan argumen mengenai keberadaan Tuhan dilihat dari sesuatu yang ada di alam semesta. Sebagai manusia yang bisa berpikir sebaiknya kita bisa menyadari adanya Tuhan dengan melihat penciptaan alam semesta. Penciptaan yang didesain secara sempurna ini tidak mungkin dilakukan oleh makhluk yang tidak sempurna, apalagi manusia sehingga kebenaran dzat yang agung adalah benar adanya. Kita sebaiknya percaya akan keberadaan Tuhan yang memulai penciptaan alam semesta, kita juga sebaiknya percaya bahwa tujuan akhirnya adalah Tuhan juga, untuk menggapai ridho Allah SWT.

    ReplyDelete
  23. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Bismillah...

    Menurut link yang dibagikan, Teleological argument juga dikenal sebagai argumen cerdas atau teologi natural untuk keberadaan Tuhan yang berdasarkan bukti yang secara alami atau fisik adanya. Sehingga dapat dikatakan bahwa teological argument dapat diartikan sebuah argumen atau pendapat tentang kekuasaan Tuhan yang telah menciptakan suatu zat dengan Maha Segalanya berdasarkan bukti-bukti yang ada. Sangat bukti kekuasaan Allah yang tanpa bisa dijelaskan oleh ilmu dunia ini, misalnya dua air yang berbeda zat nya tapi bisa mengalir secara berdampingan. Hal itu sesuai dengan Surat Ar-Rahman 19-20 di dalam Al-Quran (kalam Allah SWT).

    ReplyDelete
  24. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Argumen teleologis adalah argumen dari tatanan alam semesta terhadap eksistensi Tuhan. Argumen ini percaya akan keberadaan Tuhan. Menurut saya, orang yang percaya akan Tuhan adalah orang-orang yang berfikir sebab bagaiman sistem kehidupan ini bisa berjalan begitu teratur tanpa adanya sang pencipta.

    ReplyDelete
  25. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Teleological argument merupakan paham yang menyadari dan mengakui akan keberadaan tuhan sebagai penguasa alam dan pencipta mahkluk di muka bumi ini. Hal ini wajib kita lakukan dan realisasikan sebagai wujud keimanan kita kepada Allah swt. Namun dengan zaman yang super sibuk banyak orang yang telah melupakan keberadaan tuhannya sebagai pengawas gerak-gerik kehidupan. Maka dari itu tetapkanlah hati dan prilaku agar tetap memegang teguh Al-qur’an sebagai pedoman diri.

    ReplyDelete
  26. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Saya melihat teological argument mengusung dua konsep besar, yaitu tentang Tuhan dan tujuan. Maka menurut apa yang saya pahami, teological argument merupakan keadaan di mana kita sangat mengakui keberadaan Tuhan, dan segala aktivitas serta tarikan nafas kita tidak lain tidak bukan dilakukan dengan satu tujuan, yaitu ridho-Nya. Membaca beberapa sumber tentang teological argument, sesungguhnya membawa saya pada keadaan yang bisa dibilang berupaya seimbang. Maksutnya, saya berusaha menyeimbangkan sudut pandang. Tidak semua hal harus kita cari jawabannya lewat metode logis. Ada beberapa hal yang harus kita percayai tanpa diiringi dengan pembuktian yang logis (menurut kebanyakan orang). Adalah spiritualitas salah satunya, yang kita percaya, yang kita imani, tanpa kita harus mematok alasan logis untuk kita mengimani semua itu.

    ReplyDelete
  27. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Berdasarkan referensi yang saya baca yaitu https://id.wikipedia.org/wiki/Argumen_teleologis, maka saya dapat menyimpulkan bahwa argumen teleological adalah argumen atas keberadaan Tuhan. Dalam hal ini terdapat bukti-bukti atau peristiwa yang membuat kita semakin yakin bahwa Tuhan benar-benar ada. Contoh yang saya ingat adalah kisah Nabi Musa yang diminta untuk menjaga barang agar tidak jatuh. Namun karena dia mengantuk maka barang tersebut jatuh. Hal ini menunjukkan bahwa manusia memiliki keterbatasannya sendiri di mana tidak semua yang kita inginkan dapat dikendalikan sesuai yang diinginkan masih ada faktor lain yang lebih berkuasa, yaitu Kuasa Tuhan dalam mengatur seluruh alam semesta ini.

    ReplyDelete
  28. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Manusia merupakan makhluk ciptaan tuhan yang dapat dikatakan sempurna, oleh karenanya ia memiliki kewajiban untuk mencari tahu tentang gejala-gejala alam, kehidupan hingga mencari Tuhan. Agrumen teleologi merupakan argument yang dibangun secara rasional untuk memperkuat keyakinan terhadap Tuhan. Agrumen Teleologi berusaha untuk mewadahi segala argumen tentang Tuhan, karena segala pandangan atau pendapat tentang Tuhan tidak dapat dipahami secara terpisah.

    ReplyDelete
  29. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Argumen teleologi merupakan argumen atas keberadaan Tuhan. manusia diciptakan memiliki akal, akal tersebut digunakan dalam memikirkan segala hal. Bahkan berpikir tentang keberadaan Tuhan dan membuktikan keberadaan Tuhan. alam ini ada dengan keteraturannya, pohon-pohon dapat tumbuh dari sebuah biji, dan manusia dengan keunikannya, semua pasti ada yang mengaturnya. Semua itu menjadi bukti bahwa Tuhan ada. Dan banyak sekali bukti yang menunjukkan keberadaan Tuhan. Dengan argumen-argumen tersebut dapat meyakinkan manusia tentang Tuhan dan selalu tunduk kepada Tuhan, bertaqwa dan berusaha menggapai ridhonya.

    ReplyDelete
  30. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa teological argument adalah argumen mengenai keberadaan Tuhan,atau secara umum pencipta cerdas berdasarkan bukti yang didapatkan dari desain yang disengaja dari dunia secara alami atau fisik. Argumen ini merupakan bagian dari seri filsafat agama.

    ReplyDelete
  31. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Telos yang memiliki arti tujuan dan teleologis yang berarti serba tujuan. Sehingga, teleologis adalah alam yang diatur menurut suatu tujuan tertentu. Ingat bahwa alam ini selalu berputar dan mengelilingi matahari, dengan kata lain alam ini secara keseluruhan berevolusi dan beredar pada suatu tujuan tertentu. Setiap bagian-bagian yang ada di dalam alam ini satu sama lain bekerjasama untuk menuju tercapainya tujuan tertentu. Alam tidak akan berevolusi dan beredar dengan baik tanpa adanya peran manusi sebagai oenghuni alam yang paling sempurna. Peran manusia sebagai makhluk yang memiliki akal paling sempurna dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya sangat dibutuhkan sekali untk dapat memikirkan dan mengusahakan kebaikan dan kesempurnaan dunia untuk berevolusi dan beredar dengan baik.

    ReplyDelete
  32. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Argumen Teologi ini membahas mengenai keberadaan Tuhan. Bagi umat yang memiliki keyakinan spiritual, sudah tentu meyakini dengan penuh keberadaan Tuhan, karena Tuhan bersifat absolut. Namun, kehidupan ini kontradiksi ketika ingin mendapatkan pengetahuan baru maka timbulah skeptis mengenai keberadaan Tuhan karena mengkontradiksikan keabsolutan Tuhan. Argumen Teologi ini berdasarkan referensi di atas pertama kali dikeluarkan oleh Sokrates, kemudian munculah argumen-argumen teologi lainnya seperti teori mengenai kosmos sebagai asal mula manusia, dan lain sebaganya.

    ReplyDelete
  33. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Sebuah pendapat mengenai dimana keberadaan Tuhan ini menjadi perdebatan yang sangatlah sensitif. Pasalnya, pandangan muslim khususnya mereka yang memiliki ilmu tinggi berbeda satu sama lain. karena perbedaan memang merupakan ciri khas dari manusia. Dalam memberikan argumen mengenai keberadaan Tuhan haruslah hati-hati, karena pasalnya kita harus membedakan sifat yang ada pada DzatNya itu berbeda sangat dengan manusia, sehingga harus hati-hati menyamakan Tuhan dengan Manusia karena hal tersebut itu merupakan perbuatan yang salah.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  34. Junianto
    PM C

    Argumen ini berisi sekumpulan argument yang digunakan untuk memeperkuat kedudukan/ keberadaan Tuhan sebagai pengatur alam semesta. Tentu argumen-argumen dalam teori ini disusun oleh mereka yang meyakini keberadaan Tuhan, dan akan berkebalikan dengan penganut atheis yang tidak meyakini keberadaan Tuhan. Logika sederhananya adalah bahwa alam semesta yang begitu luas dan dahsyat dengan segala keteraturan dan kompleksitasnya tidak mungkin ada begitu saja. Tentu semua ini terjadi karena ada kekuatan Maha Dahsyat yang mengaturnya. Kekuatan itulah yang bersumber dari Tuhan.

    ReplyDelete
  35. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Teleologikal berhubungan dengan keteraturan seperti struktur , fungsi atau keterkaitan. Pada paham ini menyebutkan bahwa baik buruknya sesuatu itu ditentukan berdasarkan pandangan etika berdasarkan tujuan tertentu. Paham ini merupakan bagian dari filsafat moral. Saya juga belajar mengenai etika teleologi kosmik dimana menurut paham ini manusia merupakan bagian dari alam dan kosmos, yang memiliki tujuan moral untuk mengembangkan alam secara terus menerus. Paham ini menghubungkan kegiatan moral manusia dan sosial. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    ReplyDelete
  36. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Konsep dari sebuah kecerdasan akan membawa kita kembali disaat awalnya sebuah filsafat dan pengetahuan, sebuah konsep dari penciptaan sebuah dunia. Pemikir agama seperti hindu, islam atau kristiani merupakan beberapa contoh yang berkembang dari teleological argument. Teleological argument merupakan sebuah argument/ pendapat tentang keberadaan Tuhan atau tentang pencipta berdasar dari bukti mengenai dunia.

    ReplyDelete
  37. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Berdasarkaan pemahaman saya dari beberapa referensi yang terdapat dalam postingan di atas, istilah teleologi berasal dari bahasa Yunani yaitu telos, "end," dan logo, "reason ". Menurut Aristoteles, teleologi adalah tentang sesuatu harus mempertimbangkan penyebab akhirnya seperti efisien, material, dan formal. Sedangkan menurut pendapat lainnya teleological argument adalah argumen untuk keberadaan Tuhan berdasarkan bukti desain di alam. Dimana secara umum keberadaan Tuhan didapat dari bukti yang disadari secara alami atau bukti fisik yang ada di bumi.

    ReplyDelete
  38. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Memang bisa kita akui bahwa beberapa argumen mengenai keindahan, keteraturan, dan kebesaran dari alam semesta ini pada dasarnya belum begitu meyakinkan untuk membuktikan adanya Allah. Tetapi, semuanya tetap mengisyaratkan akan suatu kekuatan yang begitu superior atas diri manusia dan segala sesuatu yang ada disekitar manusia. Bagaimanapun juga penedekatan intuitif dapat dijadikan titik pijak untuk melangkah lebih jauh.

    ReplyDelete
  39. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Argumen teleologis adalah argumen mengenai keberadaan Tuhan yang berdasarkan pada bukti fisik yang bisa dirasakan di alam semesta ini. Alam semesta dulu, sekarang dan yang akan datang terus mengalami perubahan dengan tujuan tertentu. Banyak hal yang dapat diambil oleh manusia dari alam, hanya atas kebesaran Tuhan hal-hal tersebut dapat terjadi.

    ReplyDelete
  40. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Berdasarkan https://plato.stanford.edu/entries/teleological-arguments/ , menceritakan tentang Argumen Teleologis untuk Keberadaan Tuhan. Beberapa fenomena di alam menunjukkan eksistensi struktur, fungsi atau keterkaitan yang banyak orang alami - jika tidak dapat dihindari - untuk melihat pemikiran deliberatif dan arahan di balik fenomena tersebut. Pikiran yang dimaksud, sebelum sifat itu sendiri, biasanya dianggap supranatural. Pemikir filosofis cenderung memiliki sejarah dan saat ini bekerja untuk membentuk intuisi yang relevan ke dalam kesimpulan formal yang lebih formal dan logis. Argumen teistik yang dihasilkan, dalam berbagai bentuk logisnya, berbagi fokus pada rencana, tujuan, niat dan desain, dan oleh karena itu diklasifikasikan sebagai argumen teleologis (atau, sering, sebagai argumen dari atau untuk disain).

    ReplyDelete
  41. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Teleological argument pada dasarnya adalah suatu argumen tentang adanya keberadaan Tuhan yang maha pencipta dan maha mengatur segalanya. Di dalamnya ada keyakinan bahwa segala peristiwa yang terjadi di alam semesta ini bukan hanya sebuah kebetulan, melainkan sudah ada yang mengaturnya. Ada salah satu paham teleologis yaitu Eudaimonisme yang beranggapan bahwa tujuan akhir hidup manusia adalah kebahagiaan. Kebahagiaan hidup dapat diraih apabila dalam hidup kita mengikuti pedoman hidup yang sudah ada dalam Al-Quran. Di dalamnya terdapat petunjuk, perintah, dan larangan agar manusia mencapai kebahagiaan hidup.

    ReplyDelete
  42. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Argumen teologis adalah argument tentang keberadaan Tuhan atau, yang lebih umum, bagi pencipta yang cerdas "berdasarkan bukti yang disadari tentang disain yang disengaja secara alami atau fisik. dunia " (https://en.wikipedia.org/wiki/Teleological_argument). Beberapa argument teologis yang ada adalah pemahaman mereka tentang apakah tatanan alam secara harfiah diciptakan atau tidak dan argumenn yang menolak usulan bahwa ini memerlukan pencipta untuk secara fisik membuat dan mempertahankan tatanan ini. Maka sebagai seorang muslim kita harus berhati-hati. Kita harus meyakini bahwa Allah SWT itu ada, dan yang menciptakan alam semesta ini adalah Allah SWT. Jangan sampai kita begitu saja termakan argument yang menyatakan bahwa tidak diperlukan pencipta dalam membuat alam semesta ini.

    ReplyDelete
  43. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Teleological argument adalah suatu pendapat tentang keberadaan Tuhan. Argumen teleologi tentang Tuhan merupakan bangunan pemikiran berdasarkan keteraturan alam semesta, keindahan alam semesta, dan juga kebertujuan kehidupan di alam semesta. Menurut pendapat ini semuanya itu mengarah pada kondisi tertentu yang sudah final. Perencana yang menciptakan alam semesta dan tujuan akhir dari alam semesta yang dimaksud oleh pendapat ini adalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  44. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Banyak argumen rasiona dalam filsafat ketuhanan untuk memperkuat keyakinan, mengapa orang percaya kepada Tuhan. Argumen teleologis juga merupakan salah satu kajian dari sekian banyak argumen yang lain. Dalam bahasa Yunani, telos artinya tujuan akhir, bahwa semua yang hidup itu secara intrinsik selalu mengarah pada tujuan yang pasti. Argumen teleologi ini sesungguhnya juga mirip dengan argumen kosmologi. Pertanyaan-pertanyaan seputar kosmologi selalu berujung pada "Siapa lagi yang menciptakan alam semesta kalau bukan Sang Pencipta?" Tentu saja keyakinan dan iman kepada Tuhan tidak ditentukan oleh kedalaman sebuah argumen. Namun argumen berupa penalaran yang logis dan solid akan membantu kadar keimanan seseorang.

    ReplyDelete
  45. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Argumen teleologis dikenal sebagai argumen untuk keberadaan Tuhan atau, lebih umum lagi, bagi para kaum cendikiawan argument tersebut berdasarkan bukti yang konkret dan adanya disain alam. Ini adalah argumen dalam teologi natural, karena bersifat secara alami. Sebagai seorang yang beriman, artinya keberadaan Allah sebagai Sang Maha Pencipta dibukikan dengan penciptaan benda-benda di langit maupun bumi beserta isinya. Maka tidak bisa dipungkiri, bahwa tidak mungkin semua hal tersebut ada dengan sendirinya tanpa ada yang menciptakannya.

    ReplyDelete
  46. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Argumen teleologi atau argumen tentang Tuhan. Argumen ini membicarakan tentang keberadaan Tuhan. Teleologi berurusan dengan segala pembuktian tentang keberadaan Tuhan. Pembuktian itu didasarkan pada pikiran atau penalaran manusia. Namun, Keberadaan dan keagungan Tuhan terungkap sendiri melalui bukti-bukti yang tak terhitung di alam semesta karena akal manusia tidak akan dapat menjangkau hal-hal tersebut.

    ReplyDelete
  47. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Teleological argument adalah argument yang dibuat untuk membuktikan keberadaan Tuhan. Hal ini berarti walau sedang mengargumenkan keberadaan Tuhan, sebenarnya orang yang sedang berargumen telah meyakini keberadaan Tuhan. Spiritual adalah ranah kajian yang tertinggi dan jika itu merupakan batas manusia. Sehingga manusia pun jika sudah berususan dengan spiritual tidak hanya bisa dengan menggunkan pikiran saja,namun juga perlu menggunakan hati.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  48. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Argument teleologis adalah sebuah argument tentang keberadaan Tuhan, Pencipta Alam berdasarkan bukti yang disadari tentang disain yang disengaja di alam. Fenomena yang ada di alam menunjukkan eksistensi struktur, fungsi atau keterkaitan yang banyak orang alami digunakan untuk objek pemikiran deliberatif dan arahan di balik fenomena tersebut.

    ReplyDelete
  49. Dalam filsafat ketuhanan dikenal berbagai macam argument rasional untuk memperkuat keyakinan, mengapa orang pecaya kepada Tuhan. Jika berdiri sendiri maka aka nada terlalu tampak kelemahannya, sehingga mereka yang tidak percaya Tuhan, akan selalu mencari argument untuk menentang keberadaan Tuhan. Oleh karena itu terbentuklah argument teologis atau filsafat tentang pembuktian adanya Tuhan.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  50. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Tidak terlihat bukan berarti tidak ada. Keterbatasan manusia dalam menggunakan panca indra nya ini sering kali disalah artikan dalam meyakini sesuatu. Dalam meyakini sesuatu, sesungguhnya hatilah yang berperan dalam melihat, mendengar dan merasa. Begitu juga dalam hal mempercayai keberadaan Allah SWT. Jangan mencari-cari eksistensi keberadaan Allah, karena hanya insan berhati bersihlah yang menemukan bahwa keberadaan Allah itu dekat dengannya.

    ReplyDelete
  51. Arina Husna Zaini
    PEP S2
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    membahas filsafat ketuhanan memang tidak terlepas dari argumen-argumen yang salah satunya dibahas melalui Teleological argument. Teleological argumen merupakan bahasan tentang keberadaan Tuhan melalui fenomena ataupun kejadian dialam semesta ini. Dalam hal ini mengungatkan kami pada kata-kata mutiara bahwa " Jangan beroikir tentang Tuhan, tetapi pikirkan tentang ciptaan Nya". Dari kata mutiara ini dapat di serapi bahwa pikiran manysia tidak akan sampai memikirkan tentang adanya Tuhan karena itu sudah paska maka melalui ciptaan Nyalah kita berpikir betapa Maha nya Tuhan itu. Terima Kasih

    ReplyDelete