Jan 13, 2013

TELEOLOGICAL ARGUMENT





Ass, jika ingin membaca tentang Teleological Argument, bisa konek berikut:


Wss Wr Wb

12 comments:

  1. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Argumen teleologis atau fisiko-teologis, juga dikenal sebagai argumen dari desain, adalah argumen bagi keberadaan Tuhan atau, lebih umum, untuk pencipta cerdas "berdasarkan bukti dirasakan desain yang disengaja di alam atau fisik". Argumen teleologis untuk keberadaan Tuhan, juga disebut argumen dari desain atau bukti physicotheological, adalah argumen posteriori untuk keberadaan Tuhan berdasarkan desain jelas dan tujuan di alam, di luar ruang lingkup kegiatan manusia seperti. Kita sebagai manusia harus percaya tentang adanya Tuhan. Dalam islam kepercayaan kepada Allah adalah kewajiban karena masuk dalam rukun iman yaitu rukun iman yang pertama.

    ReplyDelete
  2. Argumen teologis adalah argumen mengenai keberadaan Tuhan didasarkan pada bukti yang terdapat di alam atau fisik di dunia. Manusia memang ingin mengetahui segala hal karena nafsu dan juga pikirannya. Seperti ada dimana Tuhan? Ada jawaban Tuhan sangat dekat lebih dekat dari urat leher atau Tuhan ada dimana-mana. Manusia dengan akalnya kadang tertipu. Akal cenderung untuk melihat bukti secara fisik. Padahal Tuhan MahaSuci dari apa yang dapat dibayangkan oleh manusia. Untuk pengetahuan tentang dunia akal atau rasio sangat diperlukan tetapi untuk pengetahuan tentang Tuhan maka hanya Tuhan yang akan memberikannya sejauh mana kita dapat mempunyai pengetahuan tentang Tuhan. Maka jadikanlah keindahan ciptaanNya untuk mendekatkan diri padaNya.

    ReplyDelete
  3. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Argumen teleologis dikenal sebagai argumen dari desain, atau desain argumen cerdas adalah argumen bagi keberadaan Tuhan berdasarkan bukti yang dirasakan dari desain yang disengaja di alam atau fisik dunia. Sementara konsep kecerdasan di balik tatanan alam kuno, argumen rasional yang menyimpulkan bahwa kita dapat mengetahui bahwa alam memiliki desainer, atau kecerdasan penciptaan yang memiliki tujuan yang sempurna seperti penciptaan manusia. Argument ini tampaknya telah dimulai dengan filsafat klasik. Dimana pemikir agama Yahudi, Hindu, Konghucu, Islam dan Kristen juga mengembangkan versi argumen teleologis. Sehingga dalam teori ini sebenarnya telah dibahas tentang adanya penciptaan alam semesta ini yang menjadi penguasa. Dalam agama Islam desainer itu adalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  4. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Teleological Argument berarti argumen teleologis atau fisiko-teologis atau dapat dinyatakan sebagai argumen desain yaitu argumen mengenai keberadaan Tuhan atau Pencipta berdasarkan bukti yang merupakan desain yang disengaja dalam alam semesta atau fisik nyata. Teleological Argument ada sejak Yunani Kuno zaman Socrates. Teleological Argument digunakan oleh Saint Thomas Aquinas untuk bukti rasional keberadaan Tuhan. Maka sebagai manusia di Bumi ini kita harus menjaga apa yang telah di berikan oleh Allah SWT untuk kita jaga dan pelihara dengan sebaik-baiknya tanpa merusak apa yang telah ada dan indah ini.

    ReplyDelete
  5. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Argumen teleologis atau fisiko-teologis, juga dikenal sebagai argumen dari desain, atau desain argumen cerdas adalah argumen bagi keberadaan Tuhan atau, lebih umum, untuk pencipta cerdas "berdasarkan bukti yang dirasakan dari desain yang disengaja di alam atau fisik dunia Ini adalah argumen dalam teologi natural.

    ReplyDelete
  6. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Tidak terlihat bukan berarti tidak ada. Manusia memiliki keterbatasan, keterbatasa ini dalam hal menggunakan panca indra seringkali disalah artikan dalam hal meyakini sesuatu. Untuk konteks keyakinan sebenarnya hatilah yang berperan. Sama halnya keyakinan kita kepada Allah SWT hati kitalah yang berperan. Jangan mencari eksistensi keberadaan Allah jika dalam keadaan hati yang kotor, karena hanya dengan hati yang bersih kita akan merasa dekan denganNya.

    ReplyDelete
  7. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Argumen teleologis atau fisiko-teologis, dikenal juga sebagai argumen dari desain, yaitu argumen bagi keberadaan Tuhan. Menyakini adanya Tuhan yang berarti mengimani serta mempercayai bahwa Tuhan itu ada. Keberadaan-Nya dapat kita rasakan dan Kuasanya dapat kita lihat dari hasil ciptaan-Nya. Seperti halnya sakit, kita tidak dapat mengetahui sakit itu bentuknya seperti apa, namun dapat kita rasakan keberadaanya. Dalam islam kepercayaan kepada Allah adalah kewajiban bagi setiap muslim karena termasuk dalam rukun iman yaitu rukun iman yang pertama.

    ReplyDelete
  8. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Argumen teleologis atau fisiko-teologis, juga dikenal sebagai argumen dari desain, atau desain argumen cerdas adalah argumen bagi keberadaan Tuhan atau, lebih umum, untuk pencipta cerdas "berdasarkan bukti yang dirasakan dari desain yang disengaja di alam atau fisik dunia". Ini adalah argumen dalam teologi natural. Versi paling awal dari argumen ini berhubungan dengan Socrates di Yunani kuno, meskipun berpendapat bahwa ia mengambil argumen yang lebih tua. Plato, muridnya, dan Aristoteles, murid Plato, mengembangkan pendekatan yang kompleks untuk mengusulkan bahwa kosmos memiliki penyebab yang cerdas, tapi itu Stoics yang, di bawah pengaruh mereka, "mengembangkan deretan argumen penciptaan yang dikenal secara luas dengan label 'The argumen dari Desain '". Sebagai seorang muslim, kita mempercayai sepenuhnya bahwa dunia dan seisinya ini mempunyai pencipta, yaitu Allah SWT. Alam semesta tidak ada dengan sendirinya. Di dalam al-qur’an disebutkan bahwa penciptaan alam semesta terjadi selama enam hari. Padahal, baru sebagian kecil dari alam semesta yang diketahui oleh manusia. Hal ini menunjukkan kebesaran Allah SWT dan ketidakberartian manusia di alam semesta ini. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

    ReplyDelete
  9. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Teologi adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan keyakinan beragama. Teologi meliputi segala sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan. Argumen teleologikal merupakan sebuah argumen tentang gagasan yang mendasari segala gejala baik yang lahiriah maupun yang batiniah yang terdapat dalam suatu pribadi mutlak yakni Tuhan, Allah SWT.

    ReplyDelete
  10. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    Argumen teleologis atau fisiko-teologis, juga dikenal sebagai argumen dari desain, adalah argumen bagi keberadaan Tuhan.
    syarat utama yang membedakan kita umat muslim dengan yang lainnya adalah meyakini bahwa Allah itu ada, maka dibuktikan dengan 2 kalimat syahadat. sedangkan keberadaan Allah yang kita yakini harus berdasarkan pada 2 pokok pedoman umat Islam.

    ReplyDelete
  11. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Berdasarkan web yang bapak berikan saya mengambil beberapa pernyataan yang berbunyi: The teleological or physico-theological argument, also known as the argument from design, or intelligent design argument is an argument for the existence of God or, more generally, for an intelligent creator “based on perceived evidence of deliberate design in the natural or physical world". It is an argument in natural theology.
    Jika saya tidak salah dalam menerjemahkannya intisari dari pernyataan di atas yaitu teleological argument ini merupakan argumen keberadaan Tuhan, atau dengan istilah yang lebih umum yaitu keberadaan untuk pencipta cerdas, hal tersebut dilihat dengaan bukti – bukti yang ada, dalam artian isi dari muka bumi (fisik dunia).

    ReplyDelete
  12. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Argumen teleologis atau fisiko-teologis , yang juga dikenal sebagai argumen dari desain , atau argumen desain cerdas adalah argumen untuk keberadaan Tuhan atau, yang lebih umum, bagi seorang pencipta yang cerdas "berdasarkan bukti yang dirasakan tentang rancangan yang disengaja secara alami atau fisik dunia". Ini adalah argumen dalam teologi natural .
    Versi rekaman paling awal dari argumen ini dikaitkan dengan Socrates di Yunani kuno, meskipun telah diperdebatkan bahwa dia mengambil argumen yang lebih tua. Plato, muridnya, dan Aristoteles, siswa Plato, mengembangkan pendekatan kompleks terhadap usulan bahwa kosmos memiliki tujuan cerdas, namun orang-orang Stoa yang, di bawah pengaruhnya, "mengembangkan argumen tentang kreasionis kreasionis secara luas. Dikenal dengan label 'The Argument from Design ' ".

    ReplyDelete