Jan 13, 2013

CONSTRUCTIVISM




Ass, jika ingin membaca tentang Constructivism, bisa konek berikut:


Wss

27 comments:

  1. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Konstruktivisme secara umum dapat diartikan sebagai membangun, namun secara khusus dapat dimaknai berbeda sesuai dengan konteks penggunaannnya. Konteks tersebut dapat berupa bidang seni, pendidikan, sosial, dan lain sebagainya. Hal yang menjadi titik perhatian saya adalah konstruktivisme dalam pendidikan. Pembelajaran dalam pandangan konstruktivisme merupakan tindakan mencipta sesuatu dari apa yang dipelajari oleh peserta didik. Dalam hal ini, anak didiorong untuk aktif membina pengetahuan berdasarkan pengalaman belajarnya sendiri, harapannya proses ini dapat mempengaruhi antara pembelajarannya yang lalu terhadap pembelajarannya kini.

    ReplyDelete
  2. Terimakasih atas sharing alamat web nya bapak. Kontruktivisme secara bahasa berarti membangun. Dalam dunia pendidikan istilah konstruktivisme sangat erat hubungannya dalam proses pembelajaran. Belajar adalah proses dalam mengkontruksi/membangun pengetahuan dari diri siswa dengan menggunakan akal pikiran siswa sendiri. Guru memfasilitasi siswa atau membantu siswa untuk mengkontruksi pengetahuannya melalui pendidikan.


    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  3. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Konstruktivisme merupakan pandangan filsuf mengenai pengetahuan. Para filsuf meyakini bahwa pengetahuan manusia bukanlah hasil tiruan dari realitas melainkan konstruksi diri kita sendiri. Artinya pengetahuan yang ada dalam diri kita merupakan ciptaan manusia yang dikonstruksikan dari pengalamannya, baik pengalaman melihat, mendengar, meraba, maupun merasa. Seperti contohnya pada waktu perkuliahan filsafat ilmu, Pak Masigit membawa sebuah benda X di mana mahasiswa tidak mengetahui apa benda X tersebut, ketika benda X sudah diberitahukan namanya, untuk menambah pengetahuan mahasiswa, Pak Masigit memberikan benda tersebut kepada seluruh mahasiswa, sehingga mahasiswa dapat merasakannya. Itulah salah satu contoh dari mengkonstruksikan pengetahuan.

    ReplyDelete
  4. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa constructivism atau konstruktivisme dapat ditinjau dari berbagai sudut pandang keilmuan. Dalam filsafat pendidikan, konstruktivisme adalah teori yang menekankan pada sifat pembelajaran yang berfokus pada bagaimana seseorang memaknai pengalamannya. Berangkat dari hal itu, metode pembelajaran konstruktivis adalah metode pembelajaran yang memfasilitasi siswa dalam memaknai pengalaman belajarnya.

    ReplyDelete
  5. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Konstruktivisme erat kaitannya dengan istilah “membangun” atau “build”. Dalam suatu sumber disebutkan bahwa Konstruktivisme didefinisikan sebagai pembelajaran yang bersifat generatif, yaitu tindakan mencipta sesuatu makna dari apa yang dipelajari. Sumber lain menyebutkan bahwa Konstruktivisme merupakan landasan berfikir atau filosofi dari pembelajaran konstektual yaitu bahwa pengetahuan disusun oleh manusia sedikit demi sedikit, yang hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas dan tidak sekonyong-konyong. Disebutkan pula bahwa pengetahuan bukanlah konsep atau seperangkat fakta-fakta, atau kaidah yang diambil dan diingat. Seseorang harus mengkontruksi pengetahuan tersebut dan memberi makna lewat pengalaman nyata.

    ReplyDelete
  6. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Seorang guru seharusnya berfikir terhadap muridnya secara constructivisme, dimana mereka beranggapan bahwa kemampuan seorang murid itu akan berkembang dengan baik dan sesuai dengan harapan murid jika mereka mulai membangun epengetahuan mereka secara mandiri dengan bimbingan dari fasilitator yang memumpuni seperti guru salah satu contohnya.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  7. Junianto
    PM C

    Konstruktivisme mengandung makna membangun. Dalam dunia pendidikan, paham ini percaya bahwa belajar adalah proses membangun pengetahuan dan tidak harus ada perubahan tingkah laku. Hal ini disebabkan karena proses membangun itu terjadi di pikiran siswa. Teori ini juga mengandung arti bahwa dalam belajar, siswa harus melakukan kegiatan untuk mendapatkan pengalaman guna membangun pengetahuannya.

    ReplyDelete
  8. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum..
    Secara filsafat menurut wikipedia, konstruktivisme merupakan sudut pandang filosofis tentang sifat pengetahuan. Terdapat banyak aliran dalam konstruktivisme, tetapi yang paling terkenal ialah Jean Piaget, teorinya fokus pada bagaimana manusia memaknai interaksi antara pengalaman dan ide mereka. Konstruktivisme tidak asing dalam pendidikan dan pembelajaran. Paham ini menekankan bahwa pengetahuan kita merupakan suatu konstruksi kita sendiri. Kita harus membangun pengetahuan kita sendiri. Pengetahuan didapat setelah seseorang atau sebagai akibat suatu pengalaman yang mengkonstruksi kognitif. Pengetahuan itu tidak dapat dipindahkan seperti kita menuang air kedalam botol. Berdasarkan paham ini seseorang tersebut harus dapat menyesuaikan dengan keadaan dan melakukan konstruksi terhadap pengetahuan itu. Konstruktivisme berhubungan dengan pengalaman, pengalaman seseorang tentang dunia akan membuat dirinya membangun dan membentuk dunia sebagaimana mestinya. Menurut paham ini tanpa pengalaman seseorang tidak akan membentuk pengetahuan. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    ReplyDelete
  9. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Berdasarkan pemahaman saya dari beberapa referensi yang terdapat dalam postingan di atas, constructivism merupakan suatu pandangan tentang sifat pembelajaran yang berfokus pada bagaimana manusia membuat makna dari pengalaman mereka. Metafisik dari constructivism ini sebenarnya terkait dengan sejauh ada kebenaran normatif, fakta-fakta normatif yang tidak dipatuhi oleh fakta-fakta normatif yang independen, sesuai dengan beberapa kondisi pilihan yang ditentukan, dimana keberadaan kebenaran normatif bersifat obyektif dan terlepas dari penilaian yang sebenarnya.

    ReplyDelete
  10. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Contructivism merupakan landasan berfikir dalam pembelajaran kontekstual. Contructivism merupakan sebuah teori dalam pembelajaran. Manusia harus mengkontruksi pengetahuan dan memberi makna melalui pengalaman. Sehingga pengalaman belajar itu penting dalam membangun pengetahuan itu sendiri. Mengkonstruk pengetahuan terjadi ketika pengetahuan baru yang kita peroleh bertemu dengan pengetahuan yang telah kita peroleh sebelumnya. Diharapkan dengan pengalaman belajar, seseorang akan lebih memahami dan mengerti dikarenakan pembelajaran tersebut lebih bermakna karena terlibat langsung dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  11. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Pembelajaran kontekstual berlandasakan dengan Kontruktivisme. Karena kontruktivisme ini memang terkenal dalam pembelajaran. Kontruktivisme memiliki pandangan bahwa pengetahuan itu diperoleh dari proses baik melihat, mendengar, mencoba dan lain sebagainya. Sehingga pengalaman-pengalaman belajar itu sangat baik untuk siswa, karena dengan pengalaman belajar tersebut proses membangun pengetahuan terjadi, dengan melalui proses itu pengetahuan siswa akan terbentuk.

    ReplyDelete
  12. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Konstruktivisme menganggap dunia ini sebagai konstruksi pengetahuan. Pengetahuan itu dibangun oleh diri sendiri, bagaimana pemikiran itu berkembang dalam diri setiap individu. Maka konstruktivism dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor yang paling mempengaruhi konstruksi pengetahuan adalah banyaknya pengalaman. Semakin banyak pengalaman, maka semakin kompleks kontruksi pengetahuan yang terbentuk dalam diri individu. Orang belajar karena mereka menemukan masalah, masalah ditemukan ketika mereka melakukan sesuatu. Maka orang yang tidak melakukan apa-apa sama halnya dengan orang yang tidak belajar. Oleh karena itu, kita sebaiknya terus belajar, belajar bukan hanya diperoleh dari sekolah saja tetapi bisa juga diperoleh dari sebuah pengalaman hidup.

    ReplyDelete
  13. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Konstruksivisme marupakan teori yang menjelaskan mengenai bagaimana manusia belajar atau mendapat sesuatu. Dalam dunia pendidikan, konstruksivime sangat dibutuhkan. Dengan kontruksivisme siswa diajak untuk mencari tahu apa yang dibutuhkan dalam pelajaran, siswa akan lebih aktif karena pembelajaran berpusat pada siswa bukan lagi berpusat dengan guru. Disini akan melatih siswa untuk berani mengungkapkan ide.

    ReplyDelete
  14. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Konstruktivisme merupakan landasan berfikir (filosofi) pembelajaran konstektual yaitu bahwa pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit, yang hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas dan tidak sekonyong-konyong. Pengetahuan bukanlah seperangkat fakta-fakta, konsep, atau kaidah yang siap untuk diambil dan diingat. Manusia harus mengkontruksi pengetahuan itu dan memberi makna melalui pengalaman nyata.
    Menurut faham konstruktivis pengetahuan merupakan konstruksi (bentukan) dari orang yang mengenal sesuatu (skemata). Pengetahuan tidak bisa ditransfer dari guru kepada orang lain, karena setiap orang mempunyai skema sendiri tentang apa yang diketahuinya. Pembentukan pengetahuan merupakan proses kognitif di mana terjadi proses asimilasi dan akomodasi untuk mencapai suatu keseimbangan sehingga terbentuk suatu skema (jamak: skemata) yang baru. Seseorang yang belajar itu berarti membentuk pengertian atau ……pengetahuan secara aktif dan terus-menerus (Suparno, 1997).

    ReplyDelete
  15. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  16. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Konstruktivisme ialah pembelajaran yang bersifat generatif dimana suatu tindakan yang menciptakan sesuatu dari apa yang telah dipelajari. Jadi lebih ditekankan pada pemikiran pribadi dalam menciptakan sesuatu atau membangun sendiri pengetahuannya. Meskipun pada realitasnya ada beberapa pengaruh yang mengakibatkan seseorang memiliki pengetahuannya sendiri, misalnya lingkungan sosial

    ReplyDelete
  17. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Dari https://en.wikipedia.org/wiki/Constructivism saya peroleh bahwa konstruktivisme dalam filsafat pendidikan adalah sebuah teori tentang sifat pembelajaran yang berfokus pada bagaimana manusia membuat makna dari pengalaman mereka. Sedangkan konstruktivisme dalam matematika merupakan pandangan yang menegaskan perlunya membangun sebuah objek matematik untuk membuktikan bahwa ia ada. Maka dalam pendidikan matematika, konstruktivisme merupakan sebuah metode yang berfokus bagaimana siswa memperoleh makna dari pengalaman mereka untuk membuktikan bahwa sebuah objek matematika itu ada.

    ReplyDelete
  18. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  19. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Konstruktivisme merupakan landasan berfikir dari pembelajaran konstektual yang meyakini bahwa pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit, yang hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas dan tidak tiba-tiba. Pengetahuan bukanlah seperangkat fakta-fakta, konsep, atau kaidah yang sudah siap untuk diambil dan dihafalkan. Manusia harus mengkontruksi pengetahuan itu dan memberi makna melalui pengalaman nyata.

    ReplyDelete
  20. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Teori konstruktivisme ialah teori belajar dimana siswa atau anak menciptakan suatu makna dari apa yang dipelajari. Implikasinya dalam pembelajaran ialah sebagai berikut:
    1. Siswa aktif membangun pengetahuannya melaui pengalaman yang ia peroleh atau miliki
    2. Siswa mampu membangun pengetahuannya sendiri
    3. Siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dulu dengan pengetahuan yang sekarang untuk mencipatakan pengetahuan baru
    4. Guru menggunakan metode pembelajaran yang menarik agar siswa termotivasi untuk belajar

    ReplyDelete
  21. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PMA

    Menurut EduTech Wiki, Konstruktivisme adalah teori pembelajaran pertama berdasarkan pada gagasan bahwa pengetahuan dibangun oleh orang yang berpengetahuan berdasarkan aktivitas mental. Peserta didik dianggap organisme aktif mencari makna. Konstruktivisme didirikan pada premis bahwa, dengan merefleksikan pengalaman kita, kita membangun pemahaman kita sendiri hidup didunia secara sadar . Setiap dari kita menghasilkan "aturan" kita sendiri dan "model mental," yang kita gunakan untuk memahami pengalaman kita. Belajar, oleh karena itu, hanya proses penyesuaian model mental kita untuk mengakomodasi pengalaman baru. Konstruksi makna awalnya mungkin menanggung sedikit hubungan dengan realitas (seperti dalam teori naif anak-anak), tetapi akan menjadi semakin lebih kompleks, berbeda dan realistis seiring berjalannya waktu.

    ReplyDelete
  22. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Constructivism adalah teori yang berkaitan dengan sifat belajar manusia yang berfokus pada bagaimana manusia membuat arti dari pengalamannya. Atau dengan kata lain contructivism adalah teori yang mengatakan bahwa pembelajaran/pengetahuan manusia terbentuk melalui aktivitas/interaksi yang dilakukannya untuk membangun penegtahuan.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  23. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Konstruksivisme dalam filsafat pendidikan adalah suatu pandangan dimana seseorang membuat makna dari pengalaman yang telah dilaluinya. Orang tersebut membangun sendiri pengalamannya unutk membentuk pengetahuan yang baru, baik untuk diri sendiri mapuan orang lain.

    ReplyDelete
  24. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Konstruktivisme adalah aliran yang memandang bahwa pengetahuan, ide, gagasan, dan sebagainya adalah hasil dari konstruksi atau membangun. Paham ini yang saat ini tengah dikampanyekan sebagai paradigma dalam pendidikan, khususnya dalam proses pembelajaran. Di era saat ini, proses belajar mengajar bukan lagi kegiatan transfer ilmu dari guru ke siswa. Namun lebih kepada bagaimana siswa membangun pengetahuannya secara mandiri dengan bantuan atau bimbingan guru. Siswa menjadi pusat dari kegiatan, siswa adalah yang aktif, siswa yang mencari dan mengkonstruksi pengetahuan. Dengan demikian potensi dalam diri siswa akan berkembang lebih optimal dibanding dengan ketika hanya menerima pengetahuan dari guru.

    ReplyDelete
  25. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Kalau di dunia pendidikan, ada yang namanya aliran konstruktivism. Pengetahuan dibentuk dalam stuktur konsep seseorang. Struktur konsep membentuk pengetahuan jika konsep itu berlaku dalam berhadapan dengan pengalaman-pengalaman seseorang. Jadi pengetahuan itu dibangunbukan dipersesi secara langsung oleh indra. Semua pengetahuan terbentuk di dalam pikiran kemudian mengkonstruksikan apa yang diketahuinya berdasarkan pengalaman.

    ReplyDelete
  26. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Ada banyak aliran dan paham dalam pendidikan matematika, salah satunya adalah konstruktivisme. Konstruktivisme merupakan salah satu aliran filsafat pengetahuan yang menekankan bahwa pengetahuan kita merupakan hasil dari konstruksi (bentukan) kita sendiri. Paham ini dikenal sebagai salah satu dasar dalam pembelajaran kontekstual yang menekankan pada adanya kemampuan siswa memperoleh informasi dari pengetahuan sebelumnya dan membangun pengetahuan baru dari masalah yang dihadapi siswa. pembiasaan penerapannya dalam pembelajaran tentu diharapkan akan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan pembelajaran matematika akan dirasa lebih bermakna.

    ReplyDelete
  27. Aliran kontruktifiksme memandnag bahwa proses kebenaran dibangun secara generatif. Dalam proses Pendidikan aliran kontruktivisme menghendaki bahwa siswa dapat menggunakan kemampuan yang dimilikinya secara maksimal dan kontruktif untu menyesuaiakan diri menggapai tujuan pembelajaran dan tuntutan perkembangan ilmu dan teknologi. Selain itu siswa harus aktif dalam mengembangkan kemampuan dan kreatif menciptakan hal hal baru. Terima Kasih

    ReplyDelete