Jan 13, 2013

COHERENTISM





 Ass jika ingin membaca COHERENTISM, bisa konek berikut:


Wss Wr Wb

15 comments:

  1. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Sepenangkapan saya koherentisme menyatakan suatu kebenaran jika proposisi itu konsisten dengan proposisi lain yang sudah diterima atau diketahui kebenarannya. Kebenaran yang tidak dapat diragukan lagi, suatu kepercayaan yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya jika kepercayaan itu koheren atau kosisten dengan keseluruhan sistem kepercayaan yang selama ini diterima kebenarannya. Jika ada kesalahan mohon koreksinya, terimakasih.

    ReplyDelete
  2. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Teori kebenaran koherensi adalah teori kebenaran yang didasarkan kepada kriteria koheren atau konsistensi. Suatu pernyataan disebut benar bila sesuai dengan jaringan komprehensif dari pernyataan-pernyataan yang berhubungan secara logis. Pernyataan-pernyataan ini mengikuti atau membawa kepada pernyataan yang lain. Seperti sebuah percepatan terdiri dari konsep-konsep yang saling berhubungan dari massa, gaya dan kecepatan dalam fisika. Teori Koherensi memandang bahwa kebenaran ialah kesesuaian antara suatu pernyataan dengan pernyataan-pernyataan lainnya yang sudah lebih dahulu diketahui, diterima dan diakui sebagai benar. Suatu proposisi benar jika proposisi itu berhubungan (koheren) dengan proposisi-proposisi lain yang benar atau pernyataan tersebut bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya yang dianggap benar.

    ReplyDelete
  3. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Koherentism yang merupakan paham tentang sebuah kebenaran dimana sesuatu pernyataan akan benar jika konsisten dengan pernyataan yang lain yang dapat diterima sebagai benar atau kepercayaan untuk menjadi koheren, keyakinan yang membentuk harus "menyatu" dengan satu sama lain. Pernyataan benar ini lazimnya bersifat khusus untuk suatu bidang tertentu. Seperti kebenaran religius diterima benar dan valid hanya yang meyakininya saja sebagai pemeluk agamanya. Oleh karena itu, kebenaran koheren merupakan indikasi atau teori kebenaran.

    ReplyDelete
  4. Ada dua jenis yang berbeda dari coherentism yaitu teori koherensi kebenaran; dan teori koherensi keputusan. Coherentism adalah pandangan tentang struktur dan sistem pengetahuan, atau pembenaran keyakinan. Sebagai teori kebenaran, coherentism membatasi kalimat yang benar dengan beberapa set tertentu dari kalimat. Kebenaran seseorang jika dan hanya koheren dengan semua atau sebagian keyakinan orang lainnya. Matematika sebagai ilmu mungkin bagi yang menggeluti matematika akan mengatakan benar kemudian akan dikembangkan matematika menjadi sebuah ilmu.

    ReplyDelete
  5. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Coherentism adalah nama yang diberikan untuk beberapa teori-teori filsafat dalam epistemologi modern. Ada dua jenis yang berbeda dari coherentism yakni teori koherensi kebenaran dan teori koherensi pembenaran. kebenaran koheren dibagi antara pendekatan antropologis, yang hanya berlaku untuk jaringan lokal ( 'benar dalam sampel yang diberikan dari suatu populasi, mengingat pemahaman kita tentang populasi'), dan pendekatan yang dinilai atas dasar universal. Pendekatan antropologis lebih tepat untuk teori korespondensi kebenaran, sedangkan teori-teori universalnya adalah pengembangan kecil dalam filsafat analitik. Teori coherentist pembenaran, dapat ditafsirkan baik yang berkaitan dengan teori kebenaran koheren. Coherentism adalah pandangan tentang struktur dan sistem pengetahuan, atau keyakinan lain yang dibenarkan. Tesis coherentist ini biasanya diformulasikan dalam bentuk penolakan sebaliknya, seperti fondasionalisme dogmatis, yang tidak memiliki kerangka bukti-teoritis, atau teori korespondensi, yang tidak memiliki universalisme.

    ReplyDelete
  6. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Coherentism merupakan teori filsafat dalam epistemologi modern. Coherentism dibedakan menjadi 2 yaitu teori koherensi kebenaran dan teori koherensi pembenaran. Sedangkan teori koherensi kebenaran dibagi menjadi dua yaitu pendekatan antropologis dan pendekatan universal yang merupakan pengembangan dari filsafat analitik. Dengan demikian Coherentism merupakan bentuk penalaran mengenai kebenaran keyakinan yang dipadukan secara koheren antara pengetahuan seseorang dan pengalaman seseorang menenai segala macam hal.

    ReplyDelete
  7. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Teori kebenaran koherensi dianut oleh kaum rasionalis. Menurut teori ini, kebenaran tidak ditemukan dalam kesesuaian antara proposisi dengan kenyataan, melainkan dalam relasi antara proposisi baru dengan proposisi yang sudah ada sebelumnya dan telah diakui kebenarannya. Suatu pengetahuan, teori, pernyataan proposisi, atau hipotesis dianggap benar kalau sejalan dengan pengetahuan, teori, proposisi, atau hipotesis lainnya. Artinya proposisi itu konsisten dengan proposisi sebelumnya yang dianggap benar. Matematika dan ilmu-ilmu pasti sangat menekankan teori kebenaran koherensi.

    ReplyDelete
  8. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Coherentism adalah pandangan tentang struktur pembenaran atau pengetahuan. Tesis coherentist ini biasanya diformulasikan dalam bentuk penolakan fondasionalisme bertentangan nya. Coherentism demikian klaim, minimal, bahwa tidak semua pengetahuan dan keyakinan istirahat dibenarkan akhirnya pada dasar pengetahuan noninferential atau keyakinan dibenarkan.

    ReplyDelete
  9. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Coherentism adalah aliran filsafat tentang teori kebenaran yang didasarkan kepada kriteria koheren atau konsisten. Teori koherensi memandang bahwa suatu pernyataan dianggap benar bila pernyataan itu dapat diterima secara logis, teori ini juga memandang bahwa kebenaran adalah kesesuaian antara suatu pernyataan dengan pernyataan yang lain sudah lebih dahulu diketahui, diterima dan diakui sebagai sesuatu yang benar. Nilai kebenaran pengetahuan yang ada dalam pikiran adalah koheren atau konsisten. Benarnya aksioma itu konsisten atau koheren. Yang konsisten atau koheren tersebut merupakan matematika sebagai ilmu untuk orang dewasa. Yang konsisten atau koheren tersebut bila dinaikkan menjadi transendentalisme, dinaikkan lagi menjadi spiritual dan semakin ke atas menjadi kebenaran tunggal yaitu mono dan menjadi aliran monisme.

    ReplyDelete
  10. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    COHERENTISM adalah suatu teori kebenaran. Dalam teori kebenaran, seseorang akan meyakini apa yang ia percaya. Apa yang ia percaya itu sesuai atau koheren dengan sesuatu yang konsisten dan kuat sehingga ia dapat sepenuhnya yakin. Biasanya sesuatu dianggap koheren jika ia begitu yakin dan memahami betul apa yang ia percaya tersebu

    ReplyDelete
  11. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Coherentism merupakan suatu paham kebenaran dari proposisi-proposisi yang telah ada yang telah diyakini kebenarannya dan dapat dipertanggungjawabkan isinya.

    ReplyDelete
  12. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Coherentism adalah nama yang diberikan untuk teori-teori filsafat dalam epistemologi modern. Ada dua jenis coherentism. Salah satunya adalah teori koherensi kebenaran; yang lain, teori koherensi pembenaran. Suatu hal dikatakan benar apabila pernyataan dan kesimpulan yang ditariknya adalah konsisten dengan pernyataan dan kesimpulan terdahulu yang dianggap benar. Teori kebenaran ini juga sering disebut dengan teori konsistensi. Teori ini sama dengan penarikan kesimpulan secara deduktif yakni dari pernyataan yang bersifat umum ke pernyataan yang bersifat khusus. Kebenaran matematika lebih condong kepada teori kebenaran koherensi (konsistensi). Matematika ialah bentuk pengetahuan yang penyusunannya dilakukan pembuktian berdasarkan teori koheren. Sistem matematika disusun di atas beberapa dasar pernyataan yang dianggap benar yakni aksioma. Aksioma-aksioma tersebut kemudian diturunkan menjadi beberapa teorema. Di atas teorema maka dikembangkan kaidah-kaidah matematika yang secara keseluruhan merupakan suatu sistem yang konsisten. Plato dan Aristoteles mengembangkan teori koherensi berdasarkan pola pemikiran yang dipergunakan Euclid dalam menyusun ilmu ukurnya. Selain itu, teori koherensi juga terdapat pada penarikan kesimpulan secara logis dalam logika matematika yakni silogisme. Silogisme ditandai dengan adanya dua pernyataan majemuk yang dihubungkan dengan kata logika berupa implikasi misal jika a maka b dan jika b maka c. Berdasarkan metode silogisme, maka dari kedua premis tersebut dapat ditarik kesimpulan yaitu jika a maka c.

    ReplyDelete
  13. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    jika ditelusuri dari segi bahasa coherentism (terhitung) (filsafat) Suatu bentuk penalaran di mana kebenaran atau kepalsuan keyakinan didefinisikan oleh koherensi dengan sisa pengetahuan dan pengalaman orang percaya.
    Teori coherentist pembenaran ciri pembenaran epistemik sebagai milik keyakinan hanya jika keyakinan yang merupakan anggota dari satu set yang koheren.
    dengan demikian dapat disimpulkan bahwa koherensi merupakan keyakinan yang dimiliki sesuai dengan pengalaman seseorang yang terpercaya dan dapat dibuktikan kebenaran tersebut.

    ReplyDelete
  14. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Coherentism adalah teori pembenaran yang epistemic. Hal ini menyiratkan bahwa untuk sebuah kebenaran harus memiliki system yang koheren dimana semua itu berawal dari keyakinan. Koherensi digunakan untuk melibatkan beberapa komponen, yaitu konsistensi logis, hubungan jelas, dan berbagai hubungan yang induktif. Selain itu tesis dari coherentist ini biasanya diformulasikan dalam bentuk penolakan sebaliknya, seperti fondasionalisme dogmatis, yang tidak memiliki kerangka bukti-teoritis, atau teori korespondensi, yang tidak memiliki universalisme.

    ReplyDelete
  15. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Sebagai teori kebenaran, koherensi membatasi kalimat yang benar kepada orang-orang yang bersatu dengan beberapa rangkaian kalimat tertentu. Keyakinan seseorang adalah benar jika dan hanya jika itu koheren dengan semua atau sebagian besar keyakinannya yang lain (sebenarnya). Terminologi koherensi kemudian dikatakan berkorelasi dengan kebenaran melalui beberapa konsep tentang apa yang memenuhi semua kebenaran, seperti kemutlakan atau universalisme. Istilah selanjutnya menjadi kualifikasi dari apa yang dimaksud dengan pernyataan kebenaran, dan pernyataan kebenaran kemudian memutuskan apa yang dimaksud dengan keyakinan sejati. Biasanya, koherensi diambil untuk menyiratkan sesuatu yang lebih kuat daripada sekadar konsistensi. Pernyataan yang komprehensif dan memenuhi persyaratan pisau cukur Madam biasanya lebih diutamakan.

    ReplyDelete