Jan 13, 2013

COHERENTISM





 Ass jika ingin membaca COHERENTISM, bisa konek berikut:


Wss Wr Wb

59 comments:

  1. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Berdasarkan link di atas bahwa coherentism adalah teori pembenaran epistemik. Ada dua jenis yang berbeda coherentism. Salah satu mengacu pada teori koherensi kebenaran, yang membatasi benar kalimat yang benar berpadu dengan menetapkan ditentukan beberapa kalimat. Kepercayaan seseorang benar hanya dalam kasus ini selaras dengan semua atau sebagian besar keyakinan mereka yang lain. Biasanya, koherensi diambil untuk menyiratkan sesuatu yang lebih kuat daripada sekadar konsistensi. Contoh ilustrasi dari coherentism: ada sebuah proposisi A yaitu, “Dia lapar”. Maka proposisi ini akan terjutifikasi oleh proposisi B, “Dia mau makan”. Ketika proposisi B ingin dijustifikasi, maka proposisi B akan mengambil proposisi A sebagai justifikasi, yakni “Dia mau makan” karena “Dia lapar”. Dengan demikian, setiap proposisi dari ruang lingkup proposisi-proposisi terliputi dengan justifikasinya sendiri. Jadi, proposisi A meliputi pembenaran untuk proposisi B, begitu juga proposisi B untuk pembenaran proposisi A. Sehingga dapat disimpulkan bahwa A koheren dengan B, begitu juga sebaliknya

    ReplyDelete
  2. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Menurut artikel yang saya baca, koherenisme adlaah nama yang diberikan kepada beberapa teori filosofis pada epistemologi modern. Ada dua jenis koherensi yang berbeda yaitu teori koherensi tentang kebenaran dan teori koherensi tentang pembenaran. Sebagai teori epistemologis, koherentisme menentang fondasionalisme dogmatis dan juga infinitisme melalui desakannya terhadap definisi. Dalam pengertian epistemologis, hal ini adalah teori tentang bagaimana kepercayaan dapat dibuktikan secara teoritis.

    ReplyDelete
  3. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    pemahaman saya tentang koherensi adalah keterpaduan. Biasanya, koherensi ini diambil untuk melibatkan tiga komponen: konsistensi logis, hubungan penjelasan, dan berbagai hubungan induktif (tidak jelas). Ada dua jenis koheren yang berbeda yaitu teori koherensi tentang kebenaran dan teori koherensi pembenaran. dua hal yang dipadukan mempunyai hubungan saling membenarkan, maka itulah yang disebut koheren

    ReplyDelete
  4. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Berdasarkan artikel tersebut dapat saya tarik pengertian bahwa coherenisme adalah teori pembenaran epistemis. Ini menyiratkan bahwa karena kepercayaan untuk dibenarkan itu harus termasuk dalam sistem keyakinan yang koheren. Agar sistem kepercayaan menjadi koheren, keyakinan bahwa membentuk sistem itu harus "bersatu" satu sama lain. Biasanya, koherensi ini diambil untuk melibatkan tiga komponen: konsistensi logis, hubungan penjelasan, dan berbagai hubungan induktif (tidak jelas). Rival versi coherentism menguraikan hubungan ini dengan cara yang berbeda. Mereka juga berbeda pada peran koherensi yang tepat dalam membenarkan keyakinan: dalam beberapa versi, koherensi diperlukan dan cukup untuk pembenaran, namun di pihak lain hanya diperlukan.

    ReplyDelete
  5. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Coherentism adalah nama yang diberikan untuk teori-teori filosofis tertentu dalam epistemologi modern studi pengetahuan. Ada dua jenis yang berbeda coherentism salah satunya adalah teori koherensi kebenaran, yang lain teori koherensi pembenaran. Teori coherentist pembenaran ciri pembenaran epistemik sebagai milik kepercayaan hanya jika keyakinan bahwa adalah anggota dari satu set yang koheren. Apa yang membedakan coherentism dari teori lain pembenaran adalah bahwa himpunan adalah pembawa utama pembenaran. Sebagai teori epistemologis, coherentism menentang fondasionalisme dan infinitism dan upaya untuk menawarkan solusi untuk argumen kemunduran.

    ReplyDelete
  6. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Koherentisme berasal dari kata dasar koheren yang artinya adalah beraneka ragam. Koherentisme adalah aliran filsafat yang pandangannya sejalan dengan Holisme, yaitu memandang sesuatu sebagai suatu paket atau sistem yang tidak dapat terpisah satu-persatu unsur-unsurnya. Mempercayai bahwa sesuatu berasal dari unsur-unsur yang beraneka ragam, dan untuk memahaminya haruslah memahami dalam satu paket seperti suatu sistem. Seperti halnya ilmu, ilmu pengetahuan merupakan suatu sistem yang terdiri dari unsur-unsur yang berbeda, namun akan bermakna jika dipahamisecara bersama.

    ReplyDelete
  7. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    ketidaksepakatan atas teori korespondensi yang dilontarkan oleh hegel dan Kant menimbulkan sebuat teori baru yang disebut dengan teori Coherentism. Coherentism biasanya percaya dengan "konsep holism" namun demikian teori konspe holism tidak memberikan jawaban bagaimana cara menberikan justifikasi dari kepercayaan kita. berbeda dengan teori coherentism yang sesuai namanya memberikan jawaban dengan sifat koherensi.

    ReplyDelete
  8. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Koherentisme berasal dari bahasa Latin yaitu cohaerere yang berarti melekat, tetep menyatu, dan bersatu. Menurut teori ini, ukuran kebenaran adalah hamorni internal proposisi-proposisi dalam suatu sistem tertentu. Suatu proposisi dikatakan benar kalau proposisi itu konsisten dengan proposisi lain yang sudah diterima atau diketahui kebenarannya. Dengan kata lain, proposisi baru dikatakan benar kalau proposisi itu dapat dimasukkan ke dalam suatu sistem tanpa mengacaukan keharmonisan internal sistem tersebut. Teori pembenaran koherentisme erat terkait dengan teori kebenaran koheren atau padangan tentang kenyataan yang disebut idealisme. Adapun, filsuf idealis pada abad ke 19 yang menganut teori pembenaran koherentisme diantaranya Hegel dan Bradley.

    ReplyDelete
  9. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Koheren itu tentang kebenaran. Koherenisme adalah pandangan tentang struktur dan sistem pengetahuan, atau keyakinan yang dibenarkan. Tesis koherentis biasanya dirumuskan dalam bentuk penyangkalan yang bertentangan, seperti foundationalism dogmatis, yang tidak memiliki kerangka teori-bukti, atau teori korespondensi, yang tidak memiliki universalisme.

    ReplyDelete
  10. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Koherensi merupakan salah satu epistemologi, yaitu salah satu cara memperoleh pengetahuan. Seperti dalam epistemologi matematika, sebagai matematikawan, sudah sepatutnya kita berpikir secar rasional, koheren, aksiomatis deduktif, dengan alur yang tersruktur sebagai anti-tesis dalam berpikir, sehingga logos yang kita peroleh. Koheren ini juga termasuk dalam salah satu teori tentang kebenaran matematika. Pengetahuan matematika dianggap benar jika pemerolehannya bersifat koheren, artinya saling berkaitan dan berhubungan antara satu konsep dengan konsep yang lain.

    ReplyDelete
  11. Muh Ferry Irwansyah
    15709251054
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Coherentism merupakan teori pembenaran epistemic yang memiliki arti bahwa untuk keyakinan dibenarkan itu harus berada dalam sistem yang koheren dari keyakinan. Agar sistem kepercayaan koheren maka keyakinan yang membentuk sistem tersebut harus "menyatu" antara satu dengan lainnya. Koherensi melibatkan tiga komponen antara lain konsistensi logis, hubungan yang jelas, dan hubungan berbagai induktif. Teori koherensi pembenaran harus dibedakan dari teori koherensi kebenaran. Pertama untuk teori bagi keyakinan atau seperangkat keyakinan yang dibenarkan, atau untuk subjek dapat dibenarkan dalam memegang keyakinan atau seperangkat keyakinan. Kedua untuk teori bagi keyakinan dengan proposisi benar. Kebenaran adalah tujuan dari keyakinan, kepalsuan adalah suatu kesalahan.

    ReplyDelete
  12. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Setelah membaca pendapat yang ada di http://www.iep.utm.edu/coherent coherentism adalah teori pembenaran epistemik. Ini menyiratkan bahwa untuk suatu keyakinan untuk dibenarkan harus milik sistem yang koheren keyakinan. Untuk sistem kepercayaan untuk menjadi koheren, keyakinan yang membentuk sistem yang harus "bersatu" dengan satu sama lain. Biasanya, koherensi ini diambil untuk melibatkan tiga komponen: konsistensi logis, hubungan jelas, dan berbagai hubungan induktif (non-jelas). Versi saingan coherentism menguraikan hubungan ini dengan cara yang berbeda. Mereka juga berbeda pada peran yang tepat dari koherensi dalam membenarkan keyakinan: dalam beberapa versi, koherensi perlu dan cukup untuk pembenaran, tetapi di lain itu hanya diperlukan.

    ReplyDelete
  13. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Coherentism adalah pandangan tentang struktur pembenaran atau pengetahuan. Tesis coherentist ini biasanya diformulasikan dalam bentuk penolakan fondasionalisme bertentangan nya. Coherentism demikian klaim, minimal, bahwa tidak semua pengetahuan dan sisanya keyakinan dibenarkan akhirnya pada dasar pengetahuan noninferential atau keyakinan dibenarkan.

    ReplyDelete
  14. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Koherenisme adalah nama yang diberikan pada beberapa teori filosofis dalam epistemologi modern. Ada dua jenis koheren yang berbeda. Salah satunya adalah teori koherensi tentang kebenaran; Yang lain, teori koherensi pembenaran. Koherenisme adalah pandangan tentang struktur dan sistem pengetahuan, atau keyakinan yang dibenarkan. Tesis koherentis biasanya dirumuskan dalam bentuk penyangkalan yang bertentangan, seperti foundationalism dogmatis, yang tidak memiliki kerangka teori bukti, atau teori korespondensi, yang tidak memiliki universalisme. Kontrafaktualisme, melalui kosa kata yang dikembangkan oleh David K. Lewis dan banyak teori dunianya. Meskipun populer di kalangan filsuf, memiliki efek untuk menciptakan ketidakpercayaan yang luas terhadap universal di antara para akademisi. Banyak kesulitan terletak di antara koherensi hipotetis dan aktualisasi efektifnya. Koherenisme mengklaim, setidak-tidaknya, bahwa tidak semua pengetahuan dan kepercayaan yang dibenarkan pada dasarnya didasarkan pada pengetahuan noninferensial ATAU kepercayaan yang dibenarkan. Untuk mempertahankan pandangan ini, mereka mungkin berpendapat bahwa konjungsi (AND) lebih spesifik, dan dengan demikian dapat dipertahankan lebih banyak, daripada disjunctions (OR).

    ReplyDelete
  15. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Teori kebenaran koherensi atau konsistensi adalah teori kebenaran yang didasarkan kepada kriteria koheren atau konsistensi. Suatu pernyataan disebut benar bila sesuai dengan jaringan komprehensif dari pernyataan-pernyataan yang berhubungan secara logis. Menurut teori ini kebenaran tidak dibentuk atas hubungan antara putusan dengan sesuatu yang lain, yaitu fakta dan realitas, tetapi atas hubungan antara putusan-putusan itu sendiri. Teori ini berpendapat bahwa kebenaran ialah kesesuaian antara suatu pernyataan dengan pernyataan-pernyataan lainnya yang sudah lebih dahulu diketahui, diterima dan diakui sebagai benar. Suatu proposisi benar jika proposisi itu berhubungan (koheren) dengan proposisi-proposisi lain yang benar atau
    pernyataan tersebut bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya yang dianggap benar. Dengan demikian suatu putusan dianggap benar apabila mendapat penyaksian (pembenaran) oleh putusan-putusan lainnya yang terdahulu yang sudah diketahui,diterima dan diakui benarnya. Karena sifatnya demikian, teori ini mengenal tingkat-tingkat kebenaran. Di sini derajat koherensi merupakan ukuran bagi derajat kebenaran.

    ReplyDelete
  16. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Teori koherensi atau konsistensi ini berkembang pada abad ke-19 dibawah pengaruh hegel dan
    diikuti oleh pengikut madzhab idealism. Di antaranya seorang filsuf Britania F. M Bradley (1864-1924). Idealisme epistemology berpandangan bahwa obyek pengetahuan, atau kualitas yang kita serap dengan indera kita itu tidaklah berwujud terlepas dari kesadaran tentang objek tersebut. Karenanya, teori ini lebih sering disebut dengan istilah subjektivisme. Pemegang teori ini, atau kaum idealism berpegang, kebenaran itu tergantung pada orang yang menentukan sendiri kebenaran pengetahuannya tanpa memandang keadaan real peristiwa-peristiwa. Manusia adalah ukuran segala-galanya, dengan cara demikianlah interpretasi tentang kebenaran telah dirumuskan kaum idealisme.

    ReplyDelete
  17. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Perspektif Sudarminta (Zaprulkhan, 2016:112-113), teori kebenaran koherensi berakar pada dua hal: 1) fakta bahwa matematika dan logika adalah sistem deduktif yang ciri hakikinya dalam konsistensi, dan 2) sistem metafisika rasionalistik yang sering kali mengambil inspirasi dari matematika. Karena dua akar ini, maka tidak mengherankan bahwa kaum Rasionalis dan Positivis Logis menekankan teori kebenaran koherensi. Teori kebenaran koherensi secara prinsipil berpijak pada sistem matematika dan logika formal.

    ReplyDelete
  18. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami coherentism atau koherentisme merupakan suatu teori tentang pembenara secara epistimologis. Hal ini bermakna bahwa suatu keyakinan/pendapat dianggap benar apabila keyakinan atau pendapat tersebut berasal dari sistem yang koheren. Suatu sistem keyakinan akan menjadi koheren apabila keyakinan tersebut harus menyatu antara satu keyakinan dengan keyakinan yang lain. Semakin kuat hubungannya maka sistem yang terbentuk juga akan semakin kuat.

    ReplyDelete
  19. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. saya harus jujur, saya butuh waktu yang panjang untuk memahami hal yang satu ini. ketimbang paham-paham yang lain yang telah saya komentari, untuk sementara inilah yang paling sulit saya pahami. Semoga secepatnya saya bisa mendapat pencerahan.

    ReplyDelete
  20. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Coherentism merupakan teori tentang bagaimana kepercayaan dapat dibuktikan secara teoritis. Sehingga di dalam kita mengkaji suatu teori kita harus benar-benar secara mendalam untuk mempelajari baik dari asal-usulnya maupun terhadap perkembangan dari teori tersebut. Dengan melakukan hal tersebut kita dapat melakukan uji coba terhadap teori yang bersangkutan agar diperoleh sebuah pembuktian yang bersifat teoritis.

    ReplyDelete
  21. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    177709251005

    Assalamualaikum prof,
    Koherentisme merupakan teori pembenaran epistemik. Koherentisme menyatakan bahwa semua kepercayaan mempunyai kedudukan epistemik yang sama sehingga tidak perlu ada pembedaan antar kepercayaan dasar dan kepercayaan simpulan. Suatu kepercayaan sudah bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya kalau kepercayaan itu koheren atau konsisten dengan keseluruhan system kepercayaan yang selama ini diterima kebenarannya. Koherentisme meliputi koherentisme garis keras dan koherentisme moderat. Koherentisme garis keras mengatakan bahwa suatu system jaringan disebut koheren, tidak hanya jika komponen kepercayaan yang membentuknya konsisten satu sama lain, tetapi juga jika secara logis saling mengimplikasikan. Sedangkan koherentisme moderat berpandangan bahwa suatu system jaringan kepercayaan disebut koheren apabila komponen kepercayaan yang membentuk system jaringan kepercayaan itu lebih dari sekedar konsisten satu sama lain, namun tidak perlu harus sampai secara logis saling mengimplikasikan.

    ReplyDelete
  22. Gina Sasmita Pratma
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Coherentism merupakan suatu bentuk penalaran di mana kebenaran atau kepalsuan keyakinan didefinisikan oleh koherensi dengan pengetahuan dan pengalaman yang dipercaya (yang ada) sebelumnya. Dengan demikian, coherentism akan menemukan suatu kebenaran atau kepalsuan dengan cara menganalisis apakah terdapat koherensi antara sesuatu yang akan diketahui kebenaran atau kepalsuannya tersebut dengan pengetahuan dan pengalaman yang ada sebelumnya (melakukan kajian). Akan tetapi sebenarnya, kebenaran menurut pandangan manusia itu relatif, hanya kebenaran dari Allah lah yang absolute.

    ReplyDelete
  23. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih prof. Marsigit atas link-link yang diberikan di atas. Kali ini, merupakan ilmu yang baru bagi saya. Koherentisme adalah bentuk penalaran dimana keyakinan dan kebenaran didefinikan dengan pengetahuan dan pengalaman yang dipercaya yang terjadi sebelumnya. Koherentisme berpandangan bahwa semua kepercayaan mempunyai kedudukan epistemik yang sama sehingga tidak perlu ada perdebatan dan perbedaan antar kepercayaan baik secara dasar maupun simpulan. Suatu kepercayaan sudah bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya kalau kepercayaan itu koheren atau konsisten dengan keseluruhan sistem kepercayaan yang selama ini diterima kebenarannya. Sebenarnya saya belum terlalu yakin apakah saya sudah paham dengan materi ini atau belum. Semoga dapat dijelaskan lebih lanjut oleh bapak pada perkuliahan di kelas. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  24. Latifah Pertamawati
    S2 PM B
    17709251026

    Bismillah..
    Koheren sering diartikan sebagai hubungan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain. Sesuatu disebut koheren dengan sesuatu yang lain apabila hal tersebut saling berkaitan dan konsisten satu sama lain. Yang dapat saya pahami dari konsep ini adalah bahwa ilmu yang ada pada seseorang saling berkaitan satu sama lain dari masa lalu ke masa sekarang. Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam menerima suatu pengetahuan baru, terkadang seseorang bias terhadap pengetahuan yang telah dia dapatkan sebelumnya. Dia akan meng-crosscheck kebenaran pengetahuan baru tersebut dan menolak semua pengetahuan baru yang tidak koheren dan konsisten dengan pengetahuan yang ia peroleh sebelumnya. Secara spiritualitas, hal ini mungkin bisa disebut baik karena dengan demikian kepercayaannya terhadap Tuhan tidak bisa diganggu gugat, akan tetapi sebaiknya dalam hal lain seseorang tidak terlalu 'saklek'terhadap pengetahuan-pengetahuan yang ia peroleh sebelumnya karena bisa jadi pengetahuan yang lampau tersebut mempunyai titik kelemahan yang bisa diperbaiki dengan adanya pengetahuan yang baru.

    ReplyDelete
  25. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Menurut wikipedia, coherentism adalah nama yang diberikan untuk teori-teori filosofis tertentu dalam epistemologi modern. Ada dua jenis yang berbeda dari coherentism, salah satunya adalah teori keherensi kebenaran. Teori koherensi menempatkan kebenarannya dalam konsistensi segala pernyataan. Menurut teori koherensi, suatu pertanyaan dianggap benar bila pernyataan tersebut bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya yang dianggap benar.

    ReplyDelete
  26. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Teori Koherensi/Konsistensi memandang bahwa kebenaran ialah kesesuaian antara suatu pernyataan dengan pernyataan-pernyataan lainnya yang sudah lebih dahulu diketahui, diterima dan diakui sebagai benar. Suatu proposisi benar jika proposisi itu berhubungan (koheren) dengan proposisi-proposisi lain yang benar atau pernyataan tersebut bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya yang dianggap benar

    ReplyDelete
  27. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Teori Koherensi/Konsistensi memandang bahwa kebenaran ialah kesesuaian antara suatu pernyataan dengan pernyataan-pernyataan lainnya yang sudah lebih dahulu diketahui, diterima dan diakui sebagai benar. Suatu proposisi benar jika proposisi itu berhubungan (koheren) dengan proposisi-proposisi lain yang benar atau pernyataan tersebut bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya yang dianggap benar

    ReplyDelete
  28. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Bismillah...

    Jujur saya tidak mengerti apa yang dimaksud dengan coheren itu sendiri, saya banyak membaca di web yang telah bapak bagikan. Menurut wikipedia, koherentism adalah nama dari bagian epistemologi modern yang diberikan kepada beberapa teori filosofis. Teori dari coherentism juga dikenal dengan teori pembenaran tentang sebuah sistem pengetahuan atau keyakinan, dan pendekatan pada coherentism ada dua yaitu pendekatan antropologis dan pendekatan universal.
    Dengan arti koheren diatas, dapat dikatakan bahwa setiap ada sebuah informasi, maka dihubungkan dulu dengan sesuatu yang lain. Sehingga kebenaran dari informasi tersebut dapat dijadikan sebuah pengetahuan atau teori yang dapat dibenarkan.

    ReplyDelete
  29. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Koherenisme di dalam epistemilogi membahas tentang seluk beluk kebenaran.Untuk menumbuhkan kepercayaan tersebut maka harus ada koherenisme satu sama lain.Atau mungkin dapat dikatakan hubungan simbiosis mutualisme yang dapat memberikan hubungan timbal balik satu sama lain.Koherenisme di ambil berdasarkan tiga komponen antara lain konsisten logis , hubungan penjelasan , dan hubungan induktif (tidak jelas).Ketiga pilar ini dapat memberikan kepercayaan atau kayakinan terhadap nilai suatu kebanaran

    ReplyDelete
  30. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Coherentism berisi tentang teori kebenaran koherensi, yaitu bahwa kebenaran koherensi merupakan kebenaran yang berdasarkan pada kriteria yang koheren atau konsistensi. Hal ini memperlihatkan jika suatu pernyataan atau pengetahuan akan bernilai benar jika komprehensif dari pernyataan-pernyataan yang berhubungan secara logis. Hal ini pula yang menegaskan bahwa untuk mencapai kebenaran saat ini diperlukan kebenaran kebenaran terdahulu. Maksut saya, suatu kesimpulan berpikir dapat dikatakan benar apabila mendapatkan pembenaran dari teori teori terdahulu (yang sudah pasti nilai kebenarannya). Maka refleksinya bagi kita ialah semakin menyadari bahwa tiadalah kebenaran yang datang sekonyong-konyong, semuanya membutuhkan proses, dan dari keseluruhan proses yang ada lahirlah satu aktivitas, yaitu berpikir kritis.

    ReplyDelete
  31. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Berdasrakan referensi yang saya baca yaitu https://en.wikipedia.org/wiki/Coherentism, koherenisme adalah pandangan tentang struktur dan sistem pengetahuan, atau keyakinan yang dibenarkan caranya yaitu dengan merumuskan dalam bentuk penyangkalan yang bertentangan. Hal yang dapat saya refleksikan dalam koherenisme adalah saat kita mempelajari matematika maka dapat disimpulkan bahwa terdapat keterkaitan antara materi yang satu dengan materi lain. Keterkaitan hal tersebut dapat meyakinkan kita bahwa semuanya saling terhubung dan membenarkan teorema yang sebelumnya. Karena tidak mungkin suatu teorema dikatakan benar apabila tidak sesuai dengan teorema sebelumnya. Sehingga menurut saya koherenisme ini cocok untuk semakin memberikan motivasi siswa dalam belajar matematika dan menanamkan bahwa setiap konsep terkait dnegan konsep lainnya sehingga sebaiknya siswa paham dengan kaitan konsep tersebut.

    ReplyDelete
  32. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    The conclusion of coherenism, coherentism is a view about the structure and system of knowledge, or else justified belief. Coherentism claims, at a minimum, that not all knowledge “and” justified belief rest ultimately on a foundation of noninferential knowledge “or” justified belief. To defend this view, they may argue that conjunctions “and” are more specific, and thus in some way more defensible, than disjunctions “or”.

    ReplyDelete
  33. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Koherensi merupakan salah satu pandangan untuk memperoleh pengetahuan. Seperti dalam epistemologi ilmu, sebagai ilmuwan, sudah sepatutnya kita berpikir secar rasional, koheren, aksiomatis deduktif, dengan alur yang tersruktur sebagai anti-tesis dalam berpikir, sehingga kita dapat mencapai logos. Koheren ini sangat penting dalam pembelajaran matematika, bahwa suatu konsep tidak dapat dipahami kasuistik, melainkan harus saling terhubung antara suatu konsep dengan konsep lainnya.

    ReplyDelete
  34. Pengetahuan yang terstruktur dan memiliki system tersendiri maka itulah yang dinamakan dengan pandangan dalam koherensi. Sebagai seorang manusia yang diberi kemamouan untuk berfikir dalam menggapai ilmu, maka manusia tersebut haruslah bersifat rasional, koheran, aksiomatis, dengan alur terstruktur sebagai anti tesis, untuk menggapai logos. Dalam ilmu matematika, dimana setiap konsep memiliki hubungan dengan konsep lain dan mempengaruhi konsep lainnya.


    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  35. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Koherentism merupakan salah satu teori dalam filsafat yang membahas tentang kebenaran dan pembenaran. Suatu pernyataan dapat dikatakan benar jika sesuai dengan pernyataan yang sudah ada sebelumnya. Jadi, pernyataan baru akan diterima kebenarannya jika pernyataan sebelumnya mengakui atau membenarkan pernyataan baru tersebut. Sehingga antara pernyataan yang baru dan pernyataan lama yang sudah diakui kebenarannya saling berhubungan atau koheren. Sesuai dengan matematika, kita boleh menciptakan teori-teri baru sampai teori seribu kali seribu pangkat seribu, asalkan teori baru tersebut berhubungan dengan teor-teori yang sudah ada sebelumnya.

    ReplyDelete
  36. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa coherentism adalah pandangan mengenai struktur atau sistem pengetahuan. Tesis dalam coherentism biasanya diformulasikan sebagai bentuk penolakan dari kontrasnya. Sebagai teori kebenaran, Coherentism membatasi kalimat yang benar adalah kalimat yang koheren dengan kumpulan kalimat tertentu. Kepercayaan seseorang adalah benar jika dan hanya jika koheren dengan kepercayaan lain dari orang tersebut.

    ReplyDelete
  37. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Berdasar sumber Wikipedia, Koherenisme diartikan sebagai pandangan tentang struktur dan sistem pengetahuan, atau keyakinan yang dibenarkan. Koherenisme sendiri terkait dengan istilah koheren yang artinya berpadu (keterkaitan antara satu bagian atau elemen dengan bagian atau elemen yang lain). Struktur pengetahuan dibangun berdasarkan elemen-elemen atau bagian-bagian dari pengetahuan yang berpadu dan saling terkait.

    ReplyDelete
  38. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Koherentisme ini merupakan suatu teori atau pandangan seseorang mengenai suatu struktur atau sistem pengetahuan atau keyakinan yang dibenarkan. Keyakinan seseorang dapat dikatakan benar jika dan hanya jika itu koheren dengan semua atau sebagian besar keyakinannya yang lain (sebenarnya). Dari salah satu referensi di atas diberikan suatu contoh mengenai koherentisme ini, yaitu mengenai dunia nyata dan dunia maya. mereka bisa melihat burung di pepohonan yang sebenarnya tidak ada. Bukan hanya burung-burung yang tidak benar-benar ada di sana, tapi juga tidak ada pohonnya. Orang-orang mungkin atau mungkin tidak tahu bahwa burung dan pohon itu ada di sana, namun bagaimanapun juga ada koherensi antara dunia maya dan yang asli, yang dinyatakan dalam keyakinan sejati dalam pengalaman yang ada. Sehingga, dengan kata lain koherentisme ini merupakan suatu cara untuk menjelaskan nilai kebenaran sambil menghindari keyakinan yang mungkin salah dengan cara apapun.

    ReplyDelete
  39. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Coherentism ini memberikan pemahaman kepada kita sebagai guru matematika, bahwa sebenar-benarnya koheren yang baik itu yang dapat dipahami peserta didik. Jika guru menerangkan matematika hanya abstrak saja, maka terjadi diskoheren antara siswa dengan apa yang diketahuinya. Selain itu, konsep yang satu dengan yang lainnya harus ditanamkan dengan baik, karena mereka saling berhubungan satu dengan yang lainnya.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  40. Junianto
    PM C

    Saya memahami teori koherentisme sebagai sebuah teori keterpaduan dimana ilmu pengetahuan yang ada haruslah saling menguatkan dan tidak kontradiksi. Dalam konteks pembelajaran, teori ini juga memiliki peran yang sangat penting. Dalam pembelajaran matematika misalnya, teorema dalam matematika harus koheren satu sama lain. Jika tdak koheren/ padu maka teorema itu akan saling kontradiksi dan tidak terpenuhi kebenarannya.

    ReplyDelete
  41. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Berdasarkan apa yang saya baca koherentisme merupaka suatu paham yang menentang fundasionalisme. Paham ini beranggapan masalah bisa diselesaikan melalui metode yang koheren. Koherentisme adalah pandangan tentang struktur dan sistem pengetahuan, atau kebenaran keyakinan. Terdapat dua tipe koherentisme, yaitu teori koherentisme kebenaran dan teori koherentisme pembenaran. Keduanya sangatlah berbeda. Hal yang membedakan koherentisme dengan paham lainnya himpunan adalah pembawa utama pembenaran . Ada yang menyebutkan koherentisme adalah pandangan tentang struktur pembenaran atau pengetahuan. Paham ini percaya pada holisme. Para koherentis berpendapat bahwa pembenaran semata-mata merupakan fungsi dari beberapa hubungan antara keyakinan. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    ReplyDelete
  42. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Coherentism merupakan teori kebenaran. Sebuah pernyataan dikatakan benar jika penyataan lain juga mempunyai pandangan yang sama. Kepercayaan seseorang itu benar jika dan hanya jika sebagian besar juga menganggap kepercayaan itu benar. Berbicara mengenai coherence, bahwa coherence merupakan gaya berbicara yang abstrak mengenai sesuatu hal yang mana orang-orang juga mengetahuinya, tanpa memperhatikan hal tersebut benar adanya.

    ReplyDelete
  43. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Berdasarkaan pemahaman saya dari beberapa referensi yang terdapat dalam postingan di atas, coherentism adalah pandangan tentang struktur dan sistem pengetahuan atau keyakinan yang dibenarkan. Coherentism mengklaim bahwa tidak semua pengetahuan dan kepercayaan yang dibenarkan, didasarkan pada pengetahuan noninferensial atau kepercayaan yang dibenarkan. Untuk mempertahankan pandangan ini, mereka mungkin berpendapat bahwa konjungsi (AND) lebih spesifik, dan dengan demikian dapat dipertahankan lebih banyak, daripada disjunctions (OR).

    ReplyDelete
  44. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Coherentism ialah sebuah teori kebenaran dan pembenaran. Kebenaran ini berdasar pada suatu keyakinan atau kepercayaan, Kepercayaan seseorang adalah benar jika dan hanya jika adalah padu dengan semua atau kebanyakan dari kepercayaan lain nya. Coherentism juga merupakan pandangan tentang struktur pembenaran atau pengetahuan.

    ReplyDelete
  45. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Coherentism adalah paham yang memandang dunia ini sebagai pembenaran. Pembenaran disini adalah apakah ada hubungannya dengan yang lain atu tidak, juga dapat dikaitkan dengan ilmu pengetahuan yang telah dimiliki siswa. Oleh karena itu ketika ingin mempelajari sesuatu dihubungkan dengan informasi yang lain sesuai.

    ReplyDelete
  46. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Matematika adalah bentuk ilmu pengetahuan yang penyusunannya dilakukan pembuktian berdasarkan teori koheren. Sistem matematika disusun di atas beberapa yang dianggap benar yakni aksioma. Dengan beberapa aksioma maka akan disusun suatu teorema.

    ReplyDelete
  47. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Coherentism adalah nama yang diberikan untuk teori-teori filosofis tertentu dalamepistemologi modern, studi tentang pengetahuan. Ada dua jenis yang berbeda daricoherentism. Salah satunya adalah teori koherensi kebenaran; yang lain, teorikoherensi pembenaran. Teori coherentist pembenaran ciri pembenaran epistemiksebagai milik keyakinan hanya jika keyakinan yang merupakan anggota dari satu setyang koheren. Apa yang membedakan coherentism dari teori-teori lain dari pembenaran adalah bahwa himpunan adalah pembawa utama dari pembenaran.
    Sebagai teori epistemologis, coherentism menentang fondasionalisme dan infinitismdan upaya untuk menawarkan solusi untuk argumen regresi. Dalam kapasitasepistemologis ini, itu adalah teori tentang bagaimana keyakinan dapat dibenarkan.[Rujukan?] Coherentism adalah pandangan tentang struktur pembenaran atau pengetahuan. Tesis coherentist ini biasanya diformulasikan dalam bentuk penolakanfondasionalisme bertentangan nya. Coherentism demikian klaim, minimal, bahwa tidak semua pengetahuan dan keyakinan istirahat dibenarkan akhirnya pada dasar pengetahuan noninferential atau keyakinan dibenarkan.

    ReplyDelete
  48. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Matematika adalah bentuk pengetahuan yang penyusunannya dilakukan dengan pembuktian berdasarkan teori koherensi. Plato dan Ariestoteles telah mengembangkan teori koherensi berdasarkan pola pemikiran yang digunakan Euclid dalam menyusun ilmu ukurnya. Teori koherensi menjadi dasar dalam pengembangan ilmu deduktif atau matematika. Namun ilmu deduktif diberikan karena dalam membuktikan suatu kebenaran tidak didasarkan pada pengalaman atau hal-hal yang bersifat faktual, melainkan didasarkan pada deduksi-deduksi atau penjabaran-penjabaran.

    ReplyDelete
  49. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Analitik adalah afektif yang bersifat apriori karena besifat tetap, yang dimaksud tetap di sini adalah konsisten. Maka kebenarannya menjadi koheren, dan filsafatnya disebut koherenism. Koherensim memandang bahwa suatu kebenaran adalah kesesuaian antara pernyataan-pernyataan dengan pernyataan yang sudah diterima sebelumnya dan sudah diakui kebenarannya.

    ReplyDelete
  50. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Teori kebenaran koherensi atau konsistensi adalah teori kebenaran yang didasarkan kepada kriteria koheren atau konsistensi. Suatu pernyataan disebut benar bila sesuai dengan jaringan komprehensif dari pernyataan-pernyataan yang berhubungan secara logis. Menurut teori ini kebenaran tidak dibentuk atas hubungan antara putusan dengan sesuatu yang lain, yaitu fakta dan realitas, tetapi atas hubungan antara putusan-putusan itu sendiri. Teori ini berpendapat bahwa kebenaran ialah kesesuaian antara suatu pernyataan dengan pernyataan-pernyataan lainnya yang sudah lebih dahulu diketahui, diterima dan diakui sebagai benar. Suatu proposisi benar jika proposisi itu berhubungan (koheren) dengan proposisi-proposisi lain yang benar atau pernyataan tersebut bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya yang dianggap benar. Dengan demikian suatu putusan dianggap benar apabila mendapat penyaksian (pembenaran) oleh putusan-putusan lainnya yang terdahulu yang sudah diketahui,diterima dan diakui benarnya. Karena sifatnya demikian, teori ini mengenal tingkat-tingkat kebenaran. Di sini derajat koherensi merupakan ukuran bagi derajat kebenaran.

    ReplyDelete
  51. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Koherentisme adalah pandangan tentang struktur pembenaran atau pengetahuan. yang membedakan coherentism dari teori-teori lain dari pembenaran adalah bahwa himpunan adalah pembawa utama dari pembenaran. Koherentisme juga merupakan istilah dalam epistimologi modern tentang teori filsafat mengenai studi pengetahuaan, yakni pandangan tentang struktur pembenaran dari pengetahuan. Suatu pernyataan dianggap benar ketika pernyataan itu bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya yang dianggap benar.

    ReplyDelete
  52. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Koherentism merupakan aliran filsafat teori pembenaran. Karena “Ism” memiliki arti pusat, sehingga makna dari koherentism yaitu paham yang berpusat pada pembenaran. Kebenaran dalam koherentism yaitu jika ia juga bersifat konsisten. Kebenaran yang konsisten dalam pikiran yang sesuai dan terkait antara yang satu dengan yang lain dinamakan koherentism. Sehingga pengetahuan dalam pikiran itu disebut pengetahuan jiaka ia konsisten dan memiliki sifat koheren.

    ReplyDelete
  53. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Koherentisme adalah teori pembenaran saingan dari teori foundalisme. Tidak seperti foundalisme, koherentisme menolak ide bahwa kepercayaan individu dibenarkan oleh kepercayaan lain. Koherentisme beranggapan bahwa kebenaran kepercayaan berdasarkan koherennya

    ReplyDelete
  54. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Koherenisme adalah suatu kepercayaan tentang teori pembenaran epistemis. Agar sistem tersebut koheren, maka sistem tersebut harus membentuk sistem itu harus "bersatu" satu sama lain. Teori pembenaran koheren, dapat ditafsirkan dengan teori kebenaran koheren, dengan mencirikan pembenaran epistemis sebagai pemilik kepercayaan hanya jika kepercayaan itu adalah anggota yang koheren.

    ReplyDelete
  55. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Koherenisme merupakan istilah yang diberikan pada beberapa teori filosofis dalam epistemologi modern. Teori koherenisme terdiri dari dua jenis teori koheren yaitu teori kebenaran koheren dan teori koherensi pembenaran. Berdasarkan jenisnya tersebut dapat disimpulkan bahwa teori koheren merupakan pandangan tentang struktur kebenaran dan pembenaran.

    ReplyDelete
  56. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Koherentisme adalah aliran filsafat yang memandang bahwa segala sesuatu itu bersifat kohern, atau menjadi sebuah kesatuan yang saling berhubungan. Pandangan ini kalau menurut saya sejalan dengan Holisme, yaitu memandang sesuatu sebagai suatu sistem yang utuh atau tidak dapat terpisah satu-persatu unsur-unsurnya. Seperti misalnya ilmu. Ilmu pengetahuan dapat dipandang sebagai suatu sistem yang terdiri banyak unsur yang berbeda. Ilmu pengetahuan tersebut akan lebih bermakna jika dipahami secara utuh dan menyeluruh sebagai sesuatu yang saling berkaitan..

    ReplyDelete
  57. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Teori ini berpendapat bahwa kebenaran ialah kesesuaian antara suatu pernyataan dengan pernyataan-pernyataan lainnya yang sudah lebih dahulu diketahui, diterima dan diakui sebagai benar. Dalam teori kebenaran, seseorang akan meyakini apa yang ia percaya. Apa yang ia percaya itu sesuai atau koheren dengan sesuatu yang konsisten dan kuat sehingga ia dapat sepenuhnya yakin. Biasanya sesuatu dianggap koheren jika ia begitu yakin dan memahami betul apa yang ia percaya tersebut. Koheren semestinya dapat masuk akal dan dapat dikaitkan dengan hal lain yang menunjang rasa percayanya seseorang.

    ReplyDelete