Jan 13, 2013

STOICISM





Ass, jika ingin membaca tentang Stoicism, bisa konek berikut:


Wss

27 comments:

  1. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Stoicsm merupakan pandangan filosofi yang lahir pada periode Hellenistic. Hal yang menarik dari Stoa ini adalah ia berusaha untuk menahan emosi, nafsu, iri, dan ketakutan. Menurut mereka bahwa sesungguhnya orang yang dikatakan bijak adalah orang yang berhasil mencapai kesempurnaan moral dan intelektual. Sungguh pandangan yang sangat luas ketika kita bandingkan dengan realita di masa kini. Di era sekarang justru kita menganggap antara moral dan intelektual merupakan hal yang berseberangan. Seperti contoh orang-orang yang sering berbicara tentang moral mennganggap bahwa intelektual akan melunturkan moral yang selama ini dibangun, begitu pula sebaliknya oleh intelektual tertentu menganggap bahwa moral tidak dibutuhkan dalam pembentukan intelektualitas seseorang.

    ReplyDelete
  2. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    stoicism sebagian besar menjelaskan tentang filsafat etika pribadi,dimana untuk mencapai kebahagiaan maka manusia harus menerima apa yang diperoleh saat ini atau keaadaan saat ini dan dapat mengendalikan keinginan untuk bersenang-senang serta berbuat adil pada sesama. Filsafat etika pribadi ang baik bukan berbentuk ucapan namun berupa perbuatan yang baik. Dapat diartikan disini bahwa manusia yang beretika adalah yang berperilaku baik kepada sesama dan bisa berlaku adil.

    ReplyDelete
  3. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Berdasarkan sumber di atas stoicism merupakan sekolah filsafat yang didirikan di Yunani. Ajaran dalam sekolah ini ditekankan pada logika, fisika, dan etika. Pandangan yang ditekankan dalam etika adalah hidup yang tawakal dan pasrah menerima keadaannya dunia. Dalam ajaran stoicism untuk memperoleh kebahagiaan di dunia ini maka hendaknya dapat menerima segala macam keadaan. Selain itu juga tidak membiarkan adanya keinginan untuk bersenang-senang atau takut akan rasa sakit.
    Menurut saya ajaran etika stoicism ini yang dalam istilah jawa sering disebut “nrimo ing pandum”. Menerima segala jalan hidup tanpa ada penolakan atau pemberontakan tentang suatu hal, dan juga tidak neko-neko.

    ReplyDelete
  4. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang dapat saya pahami mengenai stoicism adalah bahwa stoicism merupakan paham atau aliran atau ajaran filsafat yang mengajarkan pengikutnya untuk senantiasa menerima keadaan yang ia alami atau dapati sekarang dan tidak membiarkan hasrat atau ketakutan terhadap sesuatu yang belum pasti mengendalikan dirinya.

    ReplyDelete
  5. Junianto
    PM C

    Stoicism merupakan paham yang mengatakan bahwa untuk memeperoleh kebahagiaan di dunia maka ia harus menerima dan pasrah terhadap apa yang ia terima dan alami. Hal ini juga menunjukkan bahwa tidak boleh ada egoisme untuk memperoleh segala sesuatu yang tidak kita peroleh. Maka hal yang pantas dilakukan adalah menerima dengan lapang dada terhadap apa yang diterima saat ini.

    ReplyDelete
  6. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum.. Menurut paham stoicisme orang-orang bijak tidak akan mengalami emosi karena telah mencapai kesempurnaan intelektual. stoicisme adalah filsafat yang mengajarkan latihan untuk hidup.Hal yang paling mendasar dari konsep kehidupan stoikisme adalah hidup berdasarkan alam. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

    ReplyDelete
  7. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Stoicism merupakan bagian dari ilmu filsafat yang menafsirkan bahwa emosi yang timbul dari diri manusia merupakan akibat kesalahan penilaian terhadap sesuatu. Paham ini menjelaskan bahwa orang yang baik dan bijak akan memiliki kesempurnaan moral dan intelektual sehingga tidak akan menderita emosi. Emosi berkaitan dengan kondisi pikiran dan perasaan seseorang yang diekspresikan seseorang, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. Apabila seseorang emosi, maka dampaknya bukan saja merugikan dirinya sendiri, melainkan juga orang lain.

    ReplyDelete
  8. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Pemahaman yang diberikan dari Stoicism menurut saya itu tidak dapat saya ikuti. Karena pandangan saya sendiri, seseorang khususnya mereka yang muslim juga dituntut untuk berusaha dahulu sebelum mereka pasrah atau bahasa lainnya yaitu tawakkal. Hanya orang-orang yang malas saja yang menunggu dan menunggu pasrah atas apa yang mereka akan atau telah mereka terima. Kita hidup di Dunia ini bukan untuk selalu pasrah dan mengatakan segala hal itu karena takdir. Sebnarnya takdir itu kita yang menentukan karena kita melakukan sesuatu dan pada akhirnya itu merupakan sebab dari apa yang kita lakukan. Jadi konsep takdir tidak bisa dikatakan oleh mereka yang tidak mau berusaha, takdir itu hanya buat mereka yang berusaha.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  9. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Berdasarkan pemahaman saya dari beberapa referensi yang terdapat dalam postingan di atas, stoicism merupakan suatu paham atau pandangan filsafat bahwa dalam menuju kebahagiaan seseorang harus mampu mengendalikan dirinya sendiri serta tidak membiarkan hasrat atau keinginan yang justru akan membuat dirinya berada dalam keadaan sulit. Dalam artian bahwa stoicism ini merupakan wujud pengendalian hawa nafsu seseorang terhadap urusan-urusan dunia.

    ReplyDelete
  10. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb

    Stoikisme meliputi perkembangan logika (terbagi dalam retorika dan dialektika), fisika, dan etika (memuat teologi dan(politik). Seperti bagaimana manusia memilih sikap hidup dengan menekankan apatheia, hidup pasrah atau tawakal menerima keadaannya di dunia. Sikap tersebut merupakan cerminan dari kemampuan nalar manusia, bahkan kemampuan tertinggi dari semua hal

    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  11. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Stoikisme adalah keadaan yang meyakini beberapa pijakan diantaranya meliputi perkembangan logika (terbagi dalam retorika dan dialektika), fisika, dan etika (memuat teologi dan (politik).
    Pandangan yang mencolok tentang etika adalah bagaimana manusia memilih sikap hidup dengan menekankan apatheia, hidup pasrah atau tawakal menerima keadaannya di dunia. Mungkin jika di dalam islam dinamakan Qanaah.

    ReplyDelete
  12. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Stoicisme adalah filsafat sistematis yang memegang prinsip-prinsip pemikiran logis. Stoikisme meliputi perkembangan logika , fisika, dan etika. Hal ini sangat penting untuk dimiliki manusia, manusia memang tidak seharusnya hanya fokus pada peristiwa apa yang sedang terjadi, namun lebih pada pemikiran terhadap peristiwa tersebut.

    ReplyDelete
  13. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Stoicisme adalah orang-orang yang tidak menunjukkan ekspresi apapun saat mereka merasakan hal-hal yang baik maupunyang buruk. Atau dapat dikatakan meraka yang tidak banyak bicara. Mereka memiliki tujuan untuk membuat hidup lebih bahagia tanpa beban dengan cara mengendalikan emosi atau hal-hal negatif yang menghampirinya. Stoicisme memberikan pelajaran bahwa manusia harus dapat menahan hawa nafsu, dapat menerima takdir yang telah digariskan, tidak mudah mengeluh, dan senantiasa bersyukur kepada sang PEncipta. Kebaikan adalah harus dilakukan dan keburukan harus ditinggalkan.

    ReplyDelete
  14. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Menurut Stoicisme sebagai makhluk sosial, jalan menuju kebahagiaan bagi manusia ditemukan dalam menerima saat ini karena menghadirkan dirinya sendiri, dengan tidak membiarkan diri kita dikendalikan oleh keinginan kita untuk bersenang-senang atau rasa takut akan rasa sakit, dengan menggunakan pikiran kita untuk mengerti (https://en.m.wikipedia.org/wiki/Stoicism). Menurut orang stoicisme, emosi harus ditinggalkan karena dapat membawa kepada kerusakan. Selain itu, mereka beranggapan bahwa yang terpenting adalah apa yang dikerjakan bukan apa yang dikatakan. Maka penganut stoicisme ini ialah orang yang memendam emosinya dalam dirinya sendiri, tidak banyak bicara, dan lebih suka melakukan aksi nyata.

    ReplyDelete
  15. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Stoicisme merupakan paham yang berfoku pada logika, fisik dan etik. Paham ini mengajarkan bahwa kita dapat mengendalikan logika dengan etik atau perasaan kita. Kita tidak dikendalikan oleh logika. Begitupun dengan perasaan atau etik kita dapat dikendalikan dengan logika. Paham Orang yang memiliki paham Stoicisme ini mampu mengendalikan emosi diri sendiri, lebih suka melakukan hal-hal yang nyata dibandingkan dengan melakukan hal-hal yang menurutnya akan membawa kerusuhan dan perpecahan.

    ReplyDelete
  16. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C


    Stoicisme adalah sekolah filsafat Helenistik didirikan di Athena oleh Zeno dari Citium pada awal abad ke-3 SM. Kaum Stoa mengajarkan bahwa emosi destruktif akibat kesalahan dalam penilaian, dan bahwa orang bijak, atau orang yang "kesempurnaan moral dan intelektual," tidak akan menderita emosi tersebut. Stoik khawatir dengan hubungan aktif antara determinisme kosmik dan kebebasan manusia, dan keyakinan bahwa itu adalah murni untuk mempertahankan kehendak (disebut prohairesis) yang sesuai dengan alam. Karena itu, kaum Stoik disajikan filosofi mereka sebagai cara hidup, dan mereka berpikir bahwa indikasi terbaik filsafat seseorang bukan apa yang orang katakan tetapi bagaimana ia berperilaku. Kemudian Stoa, seperti Seneca dan Epictetus, menekankan bahwa karena "kebajikan cukup untuk kebahagiaan", bijak kebal terhadap kemalangan. Keyakinan ini mirip dengan arti dari kalimat "tabah tenang", meskipun kalimat tidak termasuk "radikal etis" pandangan Stoic bahwa hanya bijak dapat dianggap benar-benar bebas, dan bahwa semua korupsi moral yang sama-sama setan.

    ReplyDelete
  17. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Berdasarkan salah satu sumber bacaan yang bapak berikan di atas, pada zaman Romawi Kuno sudah berkembang suatu doktrin bahwa orang yang bijak adalah orang yang kebal terhadap kemalangan sehingga kebaikan saja sudah cukup untuk meraih kebahagiaan. Karena itulah lukisan-lukisan pada zaman tersebut selalu menunjukkan ekspresi yang tenang. Orang-orang yang menganut paham ini benar-benar menahan diri mereka dari segala sesluatu yang dapat menimbulkan ekspresi berlebihan seperti cinta, seksual, takut, iri, dendam, dan lainnya.

    ReplyDelete
  18. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Scoitism mengajarkan tentang pengembangan kontrol diri dan ketabahan sebagai sarana untuk mengatasi emosi destruktif. Kontrol diri diperlukan dalam kehidupan kita, salah satu kontrol diri adalah sabar. Dengan bersabar maka kita melakukan kontrol diri dan dengan bersabar pula kita dapat mengatasi hal-hal seperti emosi destruktif. Ada suatu pepatah yang mengatakan bahwa orang sabar maka disayang Tuhan.

    ReplyDelete
  19. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Stoicism ialah paham dimana manusia yang bijak ialah ia yang mampu mengendalikan emosi dan hawa nafsunya contohnya mara, iri, dengki, nafsu seksual, dan lain lain. Orang dengan paham stoicism yakin bahwa orang bijak akan bebas sedangkan yang lainnya ialah budak. Budak di sini artinya ialah budah emosi dan hawa nafsu. Hikmah dari paham stoicism ini ialah agar kita dapat menahan emosi serta hawa nafsu kita. karena sesungguhnya emosi itu muncul dari ketidaksiapan pikir serta hawa nafsu itu datanganya dari bisikan syaitan. artinya seseorang yang terbawa emosi dan mengikuti hawa nafsu ialah orang yang sedang mengalami kekacauan di dalam pikiran dan hatinya.

    ReplyDelete
  20. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Stoisisme dirintis oleh zeno (336-264)SM, berasal dari kata Stoa (gang-gang). Inti dari ajaran Stoa adalah etika, menurut ajaran ini, manusia itu adalah bagian dari alam, sehingga ia wajib untuk hidup selaras dengan alam. Bagaimanapun alam ini sudah berjalan sebagaimana adanya menurut rasio(logos)-nya sendiri, sehingga kejadian yang sudah ditentukan oleh alam itu tidak mungkin dapat dielakkan oleh manusia. Sebelum dapat mencapai keselarasan dengan alam itu, manusia harus terlebih dahulu menyelaraskan dirinya sediri, yakni dengan selalu menyesuaikan perilaku dengan akalnya. Kebajikan tidak lain adalah akal yang benar (recta ratio). dengan demikian akal atau rasio yang dimaksud disini tidak lagi sekadar akal pribadi manusia itu, melainkan juga akal alam yang juga dapat diartikan sebagai hukum alam yang bersifat Ilahi.

    ReplyDelete
  21. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Berdasar referensi yang saya baca, Stoisisme dirintis oleh zeno (336-264)SM, berasal dari kata Stoa (gang-gang). Aliran Stoisisme berpandangan bahwa kebaikan adalah kebahagian. Kebahagiaan tersebut dicapai dalam perjalanan hidup yang sesuai dengan alam. Atau bisa dibilang inti ajaran ini adalah mengajak untuk hidup sesuai atau selaras dengan alam.

    ReplyDelete
  22. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017
    Assalamualaikum, wr.wb.
    Berdasarkan sumber yang diberikan, Stoicism adalah sebuah sekolah filsafat Yunani Kuno yang berpijak pada perkembangan logika, fisika, dan etika, namun yang mencolok darinya adalah bagaimana manusia memilih sikap hidup . Atau dengan kata lain berarti stoicism adalah aliran filsafat yang berfokus pada sikap manusia dalam menjalani kehidupannya atau etika manusia.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  23. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Stoicism adalah aliran tentang etika pribadi yang diinformasikan oleh logika dan pandangannya tentang alam. Menurut ajarannya, sebagai makhluk sosial, jalan menuju kebahagiaan bagi manusia ditemukan dalam menerima saat ini karena menghadirkan dirinya sendiri, dengan tidak membiarkan diri kita dikendalikan oleh keinginan kita untuk bersenang-senang atau rasa takut akan rasa sakit, dengan menggunakan pikiran kita untuk mengerti.

    ReplyDelete
  24. Sejujurnya baru kali ini saya mendnegar istilah stoicism. Yang berasal dari sebuah sekolah. Dengan adanya perkembangan logika, fisika, dan etika dan politik, pandangan tentang etika adalah bagaimana manusia memilih sikap hidup dengan menekankan apatheia, hidup pasrah atau tawakal menerima keadaanya di dunia. Menurut saya ada hal yang baik dalam paham ini mengenai tawakal dan ilmu sains lainnya yang berhubungan dengan kehidupan manusia. Namun saat etika hanya menerapkan kepasrahan, maka hal ini kurang menekankan untuk melakukan ikhtiar atau usaha.

    Nama : Frenti Ambaranti
    NIM : 17709251034
    Kelas : S2 Pendidikan Matematika B

    ReplyDelete
  25. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Setelah mencoba memahami dari beberapa referensi, secara sederhana saya mengambil ksebuah simpulan bahwa stoicisme adalah paham yang menganggap kebahagiaan hidup berasal dari kemampuan diri mengendalikan apa yang ada didalamnya, termasuk emosi dan pikiran. Setinggi-tingginya hidup adalah hidup yang mampu selaras dengan kodrat alam, menerima dengan lapang dada apa yang dialami.

    ReplyDelete
  26. Arina Husna Zaini
    11701251024
    PEP S2 B

    Assalamualaikum Wr. Wb
    Stoicism merupakan kosa kata yang masih asing di dengar oleh saya. Namun, setelah mencoba memahami isi artikel diatas diketahui bahwa stoicism merupakan suatu aliran filsafat yunani-romasi. Aliran ini memiliki beberapa pikiran pokok yang terdiri dari 5 bagian meliputi, Pertama : penggabungan pemikiran aristotales dan plato dengan keyakinan besar bahwa mereka mengajarkan etos dan sikap baru yang mempunyai pengaruh mendalam terhadap etika; kedua : idealisme stoicism bahwa manusia bijaksana yang hidup selaras dengan alam, mengendalikan afeksinya, menanggung penderitaan secara tenang dan sebagai tujuan kehidupannya ialah rasa puas dengan kebajikan sebagai satu-satunya sumber kebahagiaan; Ketiga :Tuhan adalah spesies dunia; Keempat: Stoicism memandangan bahwa kehidupan secara mendalam memperhatikan emosi-emosi manusia. Kelima, anjuran kesamaan semua manusia merupakan karakteristik sebagaimana juga suatu kosmopolitanisme tertentu. Pada poin ketiga kami masih merasa kebingungan karena bahasa yang sulit kami cerna. Mohon pencerahannya Prof. Terima Kasih

    ReplyDelete
  27. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Stoicism merupakan pengendalian diri dari sifat-sifat yang dapat merusak diri seseorang seperti rasa takut, iri, berlebihan menyukai sesuatu, atau tidak sabaran. Meskipun memang secara manusiawi setiap manusia pasti memiliki hasrat untuk melakukan hal-hal buruk tersebut. Namun disini kontrol dirilah yang berperan. Bagaimana seorang manusia menahan hasrat atau keinginan buruknya sehingga tidak merugikan dirinya sendiri atau bahkan orang lain.

    ReplyDelete