Jan 13, 2013

STOICISM





Ass, jika ingin membaca tentang Stoicism, bisa konek berikut:


Wss

9 comments:

  1. Stoicism secara esensial adalah sistem etika yang dikendalikan oleh logika sebagai teori metode dan fisika sebagai landasan. Stoicism berpandangan bahwa kesakitan dan kesenangan, kemiskinan dan kekayaan, kesakitan dan kesehatan dianggap sama-sama tidak penting. jalan menuju kebahagiaan bagi manusia ditemukan dalam menerima apa yang kita telah diberikan dalam hidup, dengan tidak membiarkan diri kita dikuasai oleh keinginan kita untuk kesenangan atau ketakutan kita sakit, dengan menggunakan pikiran kita untuk memahami dunia di sekitar kita dan untuk melakukan bagian kita dalam rencana alam, dan dengan bekerja bersama-sama dan memperlakukan orang lain secara adil dan adil. Nafsu manusia yang menggebu-gebu berusaha diredam dan diseimbangkan dengan kebutuhan. Kontrol nafsu manusia menjadi penting untuk menjaga keseimbangan. Kebahagiaan bukan dengan memperturutkan nafsu manusia itu sendiri. bersyukur dengan apa yang ada, di waktu sekarang.

    ReplyDelete

  2. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Stoicisme adalah sekolah filsafat Helenistik yang berkembang di seluruh dunia Romawi dan Yunani sampai abad ke-3. Stoicisme didominasi filsafat etika pribadi yang diinformasikan oleh sistemnya logika dan pandangan pada dunia alam. Menurut ajaran-ajarannya, sebagai makhluk sosial, jalan menuju kebahagiaan bagi manusia ditemukan dalam menerima apa yang kita telah berikan dalam hidup, dengan tidak membiarkan diri kita dikuasai oleh keinginan kita untuk kesenangan atau ketakutan kita, dengan menggunakan pikiran kita untuk memahami dunia di sekitar kita dan untuk melakukan bagian kita di dalam alam ini, dan dengan bekerja bersama-sama dan memperlakukan orang lain secara adil.

    Didirikan di Athena oleh Zeno dari Citium pada abad ke-3 SM awal. Stoa mengajarkan bahwa emosi mengakibatkan kesalahan penilaian yang destruktif, karena hubungan aktif antara determinisme kosmik dan kebebasan manusia, dan keyakinan bahwa itu adalah berbudi luhur untuk mempertahankan kehendak (disebut prohairesis) yang sesuai dengan alam. Karena itu, kaum Stoik menyajikan filosofi sebagai cara hidup mereka (lex divina), dan mereka berpikir bahwa indikasi terbaik filsafat individu bukan apa yang dikatakan seseorang tapi bagaimana orang itu berperilaku. Untuk menjalani kehidupan yang baik, seseorang harus memahami aturan tatanan alam karena mereka mengajarkan bahwa segala sesuatu berakar di alam.

    ReplyDelete
  3. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Stoicism merupakan ilmu yang memperlajari tentang cara mengatasi rasa panik, depresi, kegagalan, kemarahan ataupun segala emosi yang bersifat destruktif dalam mecapai kebahagiaan hidup seseorang. Sehingga stoicism ini persiapan manusia dalam menghadapi hal buruk yang akan terjadi. Dengan demikian stoicism mengajarkan seseorang untuk melihat halangan dan rintangan yang ada di depan mata bukan sebagai sesuatu yang dapat menghentikan langkah seseorang untuk maju dalam kehidupan.

    ReplyDelete
  4. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Stoicism merupakan pengendali diri dari sifat-sifat yang dapat merusak seseorang. Stoicism ini seperti halnya rasa takut, iri, menyukai sesuatu secara berelebihan, atau tidak sabar. Secara manusiawi manusia memang memiliki hasrat untuk melakukan hal yang buruk tersebut. Disini kontrol dirilah memegang pernanan penting untuk menahan keinginan buruk sehingga tidak merugikan dirinya sendiri dan orang lain.


    ReplyDelete
  5. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Meskipun saya baru mengetahui istilah sticism, saya akan mencoba untuk mengungkap sebenarnya apa itu stoicism. Stoicism merupakan salah satu aliran filsafat yang berkembang di seluruh Romawi dan Yunani. Inti dari ajaran yang dikemukakan oleh stoicism yakni kebahagiaan kita ditentukan oleh apa yang telah kita berikan untuk dunia. Jika kita analogikan dengan bahasa yang sering kita dengar yakni apa yang kita tanam maka itulah yang akan kita petik. Jika kita menanam kebaikan, maka kebaikan lah yang akan kita petik, begitu pula jika kita menanam keburukan maka keburukan pula yang akan kita peroleh. Apa yang kita beri maka itulah juga yang akan kita terima. Hal ini tidak bisa diartikan secara harfiah, namun maksud yang terdapat dalam kalimat itu merupakan makna yang tersirat. Dan seringkali kita harus menunggu waktu panen atau saat-saat ketika menerima hasil dari apa yang kita tanam. Jika kita sabar tentunya hal itu akan datang. Akan tetapi bagi orang-orang yang tidak sabar, dengan kata lain ingin yang instan-instan, maka yang mereka peroleh pun juga akan cepat menghilang.

    ReplyDelete
  6. Wahyu Lestari
    16709251074
    PPS P.Mat D

    stoicsm mngajarkan kita salah satunya untuk memahami dunia di sekitar kita dan untuk melakukan bagian kita dalam rencana alam, dan dengan bekerja bersama-sama dan memperlakukan orang lain secara adil dan adil.

    ReplyDelete
  7. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Siapa yang menanam pasti akan memetik hasilnya, entah itu sedikit atau pun banyak. Hukum alam selalu berlaku bagi semua yang tinggal di alam semesta. Meski beramal sebesar biji zarah pun pasti akan dipetik. Menanam kebaikan maupun keburukan, baik itu sedikit maupun banyak pasti akan memetik sesuai dengan apa yang kita tanam. Dan sebenar-benar orang yang beruntung ialah yang hari esok lebih baik dari hari ini.

    ReplyDelete
  8. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Stoisisme adalah ajaran etika, menurut ajaran ini, manusia itu adalah bagian dari alam, sehingga ia wajib untuk hidup selaras dengan alam. Dalam Stoicisme, filsafat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu fisika, etika dan logika. Karena Stoa menilai segala sesuatu adalah satu kesatuan tak terpisahkan, maka keteraturan dalam ini sebagai takdir. Seperti halnya menilai alam semesta ini adalah proses penciptaan yang terus menerus.

    ReplyDelete
  9. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    Stoicisme merupakan filsafat etika pribadi yang diinformasikan oleh sistem logika dan pandangannya tentang alam. Menurut ajarannya, sebagai makhluk sosial, jalan menuju kebahagiaan bagi manusia ditemukan dalam menerima apa yang telah kita berikan dalam hidup, dengan tidak membiarkan diri kita dikendalikan oleh keinginan kita untuk kesenangan atau ketakutan akan rasa sakit, dengan menggunakan pikiran kita.
    pada intinya kita harus bersyukur dengan apa yang kita miliki.

    ReplyDelete