Jan 13, 2013

STOICISM





Ass, jika ingin membaca tentang Stoicism, bisa konek berikut:


Wss

18 comments:

  1. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Istilah apatheia pertama kali digunakan filsuf Aristoteles untuk menggambarkan suasana ketenangan atau pingsan. Kemudian, istilah ini dimasukkan ke sekolah filsafat yang didirikan oleh Zeno, yang disebut Stoicisme, untuk mengekspresikan suasana hati yang ideal dicapai manusia selama hidupnya. Cita-cita Stoicisme adalah mencapai apatheia, yaitu penerimaan dari peristiwa alam, sikap pasif terhadap rasa sakit dan kesenangan, penghapusan reaksi emosional, dan kurangnya gairah apa pun.

    ReplyDelete
  2. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Secara teoritis Stoa besifat materialis, secara praktis bermaksud membebaskan manusia dari belenggu benda, dengan hidup rohani orang memperoleh ketenangan batin. Manusia dihinggapi penyakit bila mencita-citakan kekayaan, kehoramatan dan tanda-tanda kebesaran dari yang tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, orang bijaksana tidak mempunyai nafsu yang meluap-luap ia dapat menerima segala sesuatu dengan sabar. Menjadikan manusia merdeka menurut hukum alam, manusia dapat berbuat leih dari binatang, ia dapat membanding dan dapat menentukan apa yang sesuai dengan sifatnya atau tidak, hal ini tergantung dari kemampuaannya untuk menimbang secara rasional. Hukum kausalitas umum menjelaskan bahwa tidak ada kemauan yang tidak mempunyai sebab, kemauan yang didorong oleh rasio dan timbangan yang akan melahirkan kesadaran kebijaksanaan yang melandasi sebab tindakannya, manusia hidup menurut alamnya adalah manusia yang tunduk pada hukum kausalitas, kemerdekaan tidak bertentangan dengan kemestian, melainkan berporos padanya. Aliran stoisisme atau stoa didirikan oleh zeno dari citium siprus (336-264 sM). Prinsip penting di kalangan aliran stoa adalah pandangannya yang bersifat materialistis, dengan kata lain yang ada itu adalah benda.

    ReplyDelete
  3. Elli Susilawati
    16709251073
    Pmat D pps16

    Bagi kaum stoic, filsafat itu adalah jalan hidup (way of life). Filsafat adalah practical art, seni melatih diri agar menjadi manusia yang bijak, the sage. Apakah teori tidak penting dalam Stoicisme? Dengan menekankan filsafat sebagai way of life, kaum stoic tidak menyingkirkan pentingnya teori. Bagi mereka, teori juga penting. Tapi yang paling penting dan sangat ditekankan dalam Stoicisme adalah habituation and digestion(pembiasaan dan pencernaan). Artinya adalah kita mesti mengaksikan atau mentransferkan teori-teori itu ke dalam praktek hidup sehari-hari (Sam, 2013)

    ReplyDelete
  4. Anisa Safitri
    17701251038
    PEPB

    Stoikisme mengajarkan kita untuk menerima takdir, mengatur emosi agar kita bisa bertahan dan survive di kehidupan ini. Stoikisme juga memandang bahwa kebajikan adalah hal yang baik diluar itu adalah keburukan. Stoikisme juga merupakan sikap dimana kita tabah dalam menghadapi takdir, menerima dengan lapang semua yang terjadi, dan selalu bertahan dalam keadaan apapun, karena keyakinan bahwa cobaan yang diberikan oleh Allah tidak akan melebihi kemampuan manusia untuk menerimanya.

    ReplyDelete
  5. Anisa SAFITRI
    17701251038
    PEP B

    stoikisme erat kaitannya dengan sikap keteguhan mental dalam situasi apapun, atau sikap teguh, tabah dalam menghadapi suatu permasalahan yang ada. Stoikisme mengajarkan kita untuk menerima takdir, mengatur emosi agar kita bisa bertahan dan survive di kehidupan ini. Stoikisme juga memandang bahwa kebajikan adalah hal yang baik diluar itu adalah keburukan. Stoikisme juga merupakan sikap dimana kita tabah dalam menghadapi takdir, menerima dengan lapang semua yang terjadi, dan selalu bertahan dalam keadaan apapun, karena keyakinan bahwa cobaan yang diberikan oleh Allah tidak akan melebihi kemampuan manusia untuk menerimanya.

    ReplyDelete
  6. Gamarina Isti R
    17790251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Segala kejadian dan peristiwa yang terjadi di dunia ini adalah kehendak Tuhan dan merupakan pilihan terbaik yang ditakdirkan kepada manusia. Peristiwa yang terjadi hendaknya diikuti oleh rasa syukur dan pasrah terhadap yang telah diberikan. Apabila manusia terus meningkatka rasa syukurnya, maka Tuhan akan menambah kenikmatan. Paham ini sesuai dengan stoikisme yang meliputi perkembangan logika (terbagi dalam retorika dan dialektika), fisika, dan etika (memuat teologi dan (politik). Seperti bagaimana manusia memilih sikap hidup dengan menekankan apatheia, hidup pasrah atau tawakal menerima keadaannya di dunia. Sikap tersebut merupakan cerminan dari kemampuan nalar manusia, bahkan kemampuan tertinggi dari semua hal.

    ReplyDelete
  7. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Stoicism merupakan paham yang dianut oleh yunani kuno bermula pada awal abad ke-3 SM. Inti dari paham ini adalah bagaimana cara menjalani hidup. Secara bahasa, stoic berarti sikap keteguhan mental dalam situasi apapun. Seseorang yang mempunyai sifat stoic dapat dikatakan ia mampu tabah dan berpikiran jernih dalam menghadapi permasalahan. Tokoh-tokoh paham ini antara lain Zeno dari Citium, Posidonius, dan Marcus Aurelius. Mereka adalah model filsuf yang menekankan keteguhan mental dalam keadaan baik dalam situasi senang maupun sedih. Saya rasa para penganut stoicism ini adalah mereka yang mempunyai kematangan mental yang baik sehingga dalam situasi apapun tetap bisa tenang dan mempu mengendalikan emosinya.

    ReplyDelete
  8. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Stoicism berarti keteguhan mentaldalam situasi apapun. Mereka yang menganut paham stoicism memiliki mental dan sikap yang teguh dalam keadaan apapun. Menurut para filsuf yang menganut paham stoicism mereka menekankan pentingnya keteguhan mental, baik disaat senang maupun sedih. Kaum stoics juga berpandangan bahwa ada saatnya orang harus mengubah atau menerima. Jadi, apabila peristiwa tersebut bisa diperbaiki, maka mereka akan memperbaikinya, tetapi jika peristiwa yang mereka alami tidak bisa diperbaiki, mereka akan belajar untuk menerima. Bagi mereka peristiwa yang tidak dapat diperbaiki ini diangap sebagai ketetapan semesta. Kaum stoicism ini mengutamakan ketenangan batin, tetapi bukan berarti tidak memiliki emosi, melainkan mereka memanaj emosinya.

    ReplyDelete
  9. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Stoicisme merupakan salah satu gerakan filsafat baru periode Helenistik. Nama ini berasal dari teras (Stoa Poikile) di Agora di Athena yang dihiasi dengan lukisan mural, di mana anggota sekolah berkumpul, dan tempat di mana mereka mengadakan kuliah. Dalam filsafat ini menyatakan bahwa filsafat individu adalah terletak pada bagaimana seseorang berperilaku atau bertindak sehari-hari. Inilah definisi dari filsafat individu itu sendiri. Untuk menjalani sebuah kehidupan yang baik, kita harus memahami aturan tatanan alam karena mereka mengajarkan bahwa segala sesuatu berakar di alam.

    ReplyDelete
  10. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. Menurut Wikipedia berbahsa Indonesia, stoicism adalah salah-satu aliran pada masa Yunani-Romawi yang dipelopori oleh Zeno. Saya mengenal zeno dengan beberapa paradoksnya. Paradoks achiles dan kura-kura adalah paradoks yang paling sering saya dengar. Salah-satu yang saya suka dari ajaran stoicism adalah kebijaksanaan lahir dari keselarasan antara manusia dengan alam semesta. Tidak jauh beda dengan tugas manusia dalam ajaran Islam yaitu sebagai wakil Tuhan di Bumi untuk merawat alam semesta

    ReplyDelete
  11. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Stoicisme adalah sekolah filsafat Helenistik yang berkembang di Romawi dan Yunani hingga abad ke-3 Masehi. Stoicisme sebagian besar merupakan filsafat etika pribadi yang berasal dari sistem logika dan pandangannya tentang alam. Menurut ajarannya, sebagai makhluk sosial, jalan menuju kebahagiaan bagi manusia ialah menerima keadaan saat ini, tidak membiarkan diri dikendalikan oleh keinginan untuk bersenang-senang atau rasa takut akan rasa sakit atau kecewa, menggunakan pikiran untuk mengerti dunia di sekitar, berinteraksi dengan dalam, dan bekerja sama dan memperlakukan orang lain secara adil. Dengan kata lain, stoicisme ini idelanya merupakan manusia bijaksana yang hidup selaras dengan alam. Hal ini sangat bagus jika kita bisa terapkan dalam kehidupan sehari-hari, yakni bijaksana, sesuai dengan ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  12. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Stoicism adalah Salah satu aliran filsafat pada masa Hellenisme yang didirikan oleh Zeno pada awal abad ke-3 SM. Ajaran ini memandang hidup itu selaras dengan alam. Etika ajaran ini bahwa manusia itu juga bagian dari alam. Semua kejadian yang ada di alam sudah seimbang maka apa yang sudah ditentukan oleh alam tidak bisa dibantah dan dipungkiri lagi.

    ReplyDelete
  13. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Stoisisme merupakan filososofi cara hidup. Kaum Stoisis menggabungkan ajaran filsuf kuno dengan pemikiran Plato dan Aristoteles dengan keyakinan besar bahwa mereka mengajarkan etos dan sikap baru yang mempunyai pengaruh mendalam terhadap etika. Mereka meyakini bahwa indikasi terbaik filsafat seseorang bukan pada apa yang dikatakan tetapi bagaimana ia berperilaku. Stoisisme ideal adalah manusia bijaksana yang hidup selaras dengan alam, mengendalikan afeksinya, dan menghadapi penderitaan dengan tenang. Tujuan kehidupan kaum stoisis adalah rasa puas dengan kebajikan sebagai satu-satunya sumber kebahagiaan. Stoisme bukan filsafat spekulatif dan sistematik melainkan pandangan tentang kehidupan secara mendalam yang memperhatikan emosi-emosi.

    ReplyDelete
  14. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  15. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Stoicisme adalah sekolah filsafat Helenistik yang berkembang di seluruh dunia Romawi dan Yunani hingga abad ke-3 Masehi. Dari informasi artikel bapak Prof di atas ternyata untuk memperdalam ilmu filsafat ada sekolah khusus pendidikan filsafat itu sendiri. Dari hal tersebut terlihat jelas bahwa filsafat mempunyai pengaruh yang cukup besar tidak hanya dari sudut pandang kehidupan tetapi juga di dalam dunia pendidikan.

    ReplyDelete
  16. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, thank you prof. Marsigit over the links presented above. The article is a new science to me as well. Stoicism was a school of Hellenistic philosophy that flourished in Rome and Greece until the 3rd century AD. Stoicism is largely a personal ethical philosophy derived from a system of logic and its view of nature. In this doctrine, the way to get happiness for every human living today is to accept the present state of affairs. Man must be in harmony with nature and everything that exists and that may exist in this world. If linked in the realm of spiritualism, this trait is called qonaah, it means accepting everything that happens and what he has given God in life. Therefore, the nature is very good if it can be applied in everyday life. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  17. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Stoaisme merupakan ajaran oleh Zeno (366-264 SM), pokok dari ajaran ini adalah bagaimana manusia dapat bahagia dalam hidupnya. Untuk mencapai kebahagian tersebut manusia harus harmoni terhadap dunia (alam) dan harmoni dengan dirinya sendiri. Manusia harus harmoni dengan alam karena ia merupakan bagian dari alam, dan sebelum harmoni dengan alam tentu manusia harus terlebih dahulu harmoni dengan dirinya sendiri dan bila itu telah terpenuhi maka kebahagiaan bukanlah lagi sebagai tujuan hidup, akan tetapi dalam keadaan harmoni dengan dirinya sendiri. Itulah sesungguhnya manusia dalam keadaan yang disebut “apatheia” yaitu keadaaan manusia dimana dirinya dapat menguasai segala perasaannya.

    ReplyDelete
  18. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Stoicism adalah sikap keteguhan mental dalam situasi apapun. Seseorang yang stoic dapat tabah dan berpikiran jernih dalam menghadapi persoalan. Ajaran ini menekankan pentingnya keteguhan mental baik itu di saat senang maupun sedih. Mazhab ini termasuk yang paling berpengaruh dalam sejarah

    ReplyDelete