Dec 2, 2012

RATIONALISM





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih jauh tentang RATIONALISM, dapat konek:






Wss Wr Wb

66 comments:

  1. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Berfikir rasional adalah berfikir tanpa melihat unsur lain, dimana hanya berfikir sesuai dengan kenyataan dan logika. Rasionalism mengklaim bahwa konsep dan pengetahuan diperoleh secara independen oleh pengalaman akal pikiran kita. bagi rasionalisme, kebenaran pengetahuan dapat dinyatakan setelah menggunakan akal pikiran kita dan dapat dibuktikan dengan logika lewat pengalaman-pengalaman yang telah ada

    ReplyDelete
  2. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    In epistemology, rationalism is the view that "regards reason as the chief source and test of knowledge" or "any view appealing to reason as a source of knowledge or justification". More formally, rationalism is defined as a methodology or a theory "in which the criterion of the truth is not sensory but intellectual and deductive".
    In an old controversy, rationalism was opposed to empiricism, where the rationalists believed that reality has an intrinsically logical structure. Because of this, the rationalists argued that certain truths exist and that the intellect can directly grasp these truths. That is to say, rationalists asserted that certain rational principles exist in logic, mathematics, ethics, and metaphysics that are so fundamentally true that denying them causes one to fall into contradiction. The rationalists had such a high confidence in reason that empirical proof and physical evidence were regarded as unnecessary to ascertain certain truths – in other words, "there are significant ways in which our concepts and knowledge are gained independently of sense experience".
    Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Rationalism

    ReplyDelete
  3. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Rasionalisme dalam epistemologi merupakan pandangan yang menganggap alasan sebagai sumber utama dan ujian pengetahuan atau pandangan apapun sebagai sumber pengetahuan atau pembenaran. Jadi resionalisme didefinisikan sebagai metodologi atau teori di mana kriteria kebenaran tidak bersifat inderawi tetapi intelektual dan deduktif. Para rasionalis menegaskan bahwa beberapa prinsip rasional ada dalam logika, matematika, etika, dan metafisika yang pada dasarnya benar sehingga menyangkal hal tersebut menyebabkan seseorang jatuh ke dalam kontradiksi. Kaum rasionalis memiliki kepercayaan yang tinggi dengan alasan bahwa bukti empiris dan bukti fisik dianggap tidak perlu untuk memastikan kebenaran tertentu - dengan kata lain, ada beberapa cara penting di mana konsep dan pengetahuan kita diperoleh secara independen dari pengalaman indera.

    ReplyDelete
  4. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dapat kita ketahui bahwa rasionalisme adalah faham atau aliran yang berdasar rasio, ide-ide yang masuk akal. Rasionalisme adalah paham filsafat yang mengatakan bahwa akal (reason) adalah alat terpenting dalam memperoleh pengetahuan dan mengetes pengetahuan. Rasionalisme ada dua macam : ada bidang agama dan dalam bidang filsafat. Dalam bidang agama rasionalisme adalah lawan autoritas, dalam bidang filsafat rasionalisme adalah lawan emperisme. Rasionalisme dalam bidang agama biasanya digunakan untuk mengkritik ajaran agama, rasionalisme dalam bidang filsafat terutama berguna sebagai teori pengetahuan. Sebagai lawan empirisme, rasionalisme berpendapat bahwa sebagian dan bagian penting pengetahuan datang dari penemuan akal.

    ReplyDelete
  5. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Berbicara tentang rasionalisme yang artinya kita membahas tentang epitimologi. Epistimologi adalah tentang bagaimana suatu pengetahuan diperoleh oleh seseorang. Rasionalisme merupakan aliran filsafat yang memberikan pandangan bahwa mereka menganggap logika sebagai sumber utama suatu pengetahuan atau pandangan bahwa akal sebagai sumber pengetahuan atau pembenaran". Dengan kata lain aliran rasionalisme menyatakan bahwa pengetahuan bukan berasal dari indera manusia melainkan akal seseorang. Dimana kaum rasionalis percaya bahwa realitas memiliki struktur logis secara intrinsik.

    ReplyDelete
  6. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Rasionalisme adalah paham yang mengatakan bahwa akal itulah alat pencari dan pengukur pengetahuan. Adapula yang mengatakan bahwa rasionalisme merupakan doktrin filsafat yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, daripada melalui iman, dogma, atau ajaran agama.

    ReplyDelete
  7. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Dalam epistemologi, rasionalisme adalah pandangan bahwa "menganggap alasan sebagai sumber utama dan ujian pengetahuan" [1] atau "pandangan apapun yang menarik bagi akal sebagai sumber pengetahuan atau pembenaran". [2] Secara lebih formal, rasionalisme didefinisikan sebagai metodologi atau teori "di mana kriteria kebenaran tidak bersifat indrawi tapi intelektual dan deduktif" (Bourke, Vernon J., "Rationalism," p. 263 in Runes (1962)). Kita juga tahu bahwa ratiomalsm adalah suatu pandangan yang memandang dunia ini ada karena rational. Rasionalisme sering dikontraskan dengan empirisme. Secara umum, pandangan ini tidak saling eksklusif, karena seorang filsuf dapat menjadi rasionalis dan empiris. [2] Diambil secara ekstrem, pandangan empiris berpendapat bahwa semua gagasan membawa kita pada sebuah posteriori, yaitu melalui pengalaman; Baik melalui indra eksternal atau melalui sensasi batin seperti rasa sakit dan gratifikasi. Empiris pada dasarnya percaya bahwa pengetahuan didasarkan pada atau diturunkan secara langsung dari pengalaman

    ReplyDelete
  8. Desy Dwi Frimadani
    167092501050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Sesuatu yang dianggap benar tentu harus bisa dibuktikan kebernarnya. Cara membuktikan suatu kebenaran tnetu harus dilandasi oleh dasar yang kuat, sesuai logika dan dapat dianalisis dengan fakta. Paham rationalism berpegang teguh pada akal. Proses rationalism ini memperoleh penetahuan dengan cara berfikir sesuai dengan logika dan kaidahnya.

    ReplyDelete
  9. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Rasionalisme adalah sebuah pandangan yang berpegangan bahwa akal merupakan sumber bagi pengetahuan dan pembenaran. Sementara itu, secara terminologis aliran ini dipandang sebagai aliran yang berpegang pada prinsip bahwa akal harus diberi peranan utama dalam penjelasan. Rasionalisme berpikir menjelaskan dan menekankan kala budi sebagai karunia lebih yang dimiliki oleh semua manusia, mampu menyusun sistem-sistem kefilsafatan yang berasal dari manusia.

    ReplyDelete
  10. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya mendapatkan pemahaman baru dari paham filsafat yaitu berupa rationalism. Dimana rationalism ini berpegangan bahwa akal merupakan sumber bagi pengetahuan dan pembenaran. tidak mengingkari nilai pengalaman, melainkan pengalaman hanya dipandang sebagai sejenis perangsang bagi pikiran. Misalnya dalam matematika, Aksioma dasar yang dipakai membangun sistem pemikirannya diturunkan dari ide yang menurut anggapannya adalah jelas, tegas dan pasti dalam pikiran manusia. Pikiran manusia mempunyai kemampuan untuk mengetahui ide tersebut, namun manusia tidak menciptakannya, maupun tidak mempelajari lewat pengalaman.

    ReplyDelete
  11. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Rasionalisme merupakan aliran filsafat yang sangat mementingkan rasio (akal budi). Dalam rasio, terdapat ide-ide dan dengan itu orang dapat membangun suatu ilmu pengetahuan tanpa menghiraukan realitas di luar rasio yang berpengaruh akan perkembangan ilmu pengetahuan yang menjadi ciri terbentuknya masyarakat modern adalah rasionalisme. Aliran ini mengutamakan daya akal budi (rasio) untuk menemukan kebenaran. Dalam perkembangannya rasionalisme diusung oleh banyak tokoh diantaranya Rene Descartes (1596 – 1650 ), Nicholas Malerbranche (1638 – 1775), Baruch De Spinoza (1632 – 1677 M), Gottfried Wilhelm von Leibniz (1946 – 1716), Christian Wolff (1679 – 1754), Blaise Pascal (1623 – 1662 M), Voltaire, Diderot, D’Alembert.

    ReplyDelete
  12. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Rasionalisme mempunyai kemiripan dari segi ideologi dan tujuan dengan humanism dan atheism dalam hal bahwa mereka bertujuan untuk menyediakan sebuah wahana bagi diskursus sosial dan filsafat di luar kepercayaan keagamaan atau takhayul. Rasionalisme atau gerakan rasionalis adalah doktrin filsafat yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, daripada melalui iman, dogma, atau ajaran agama.

    ReplyDelete
  13. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Ratio berarti akal atau budi. Berpikir secara arsional berarti berpikir menggunakan akal dan budi, terlebih lagi dalam pembelajaran matematika. Rasionalisme menentang empirisme, di mana kaum rasionalis percaya bahwa realitas memiliki struktur logis secara intrinsik. Karena itu, para rasionalis berpendapat bahwa ada kebenaran tertentu dan bahwa intelek dapat secara langsung memahami kebenaran ini. Artinya, para rasionalis menegaskan bahwa beberapa prinsip rasional ada dalam logika, matematika, etika, dan metafisika yang pada dasarnya benar sehingga menyangkal hal tersebut menyebabkan seseorang jatuh ke dalam kontradiksi. Kaum rasionalis memiliki kepercayaan yang tinggi dengan alasan bahwa bukti empiris dan bukti fisik dianggap tidak perlu untuk memastikan kebenaran tertentu - dengan kata lain, "ada beberapa cara penting di mana konsep dan pengetahuan kita diperoleh secara independen dari pengalaman indra."

    ReplyDelete
  14. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Rasionalisme adalah paham yang mengatakan bahwa akal itulah alat pencari dan pengukur pengetahuan. Pengetahuan dicari dengan akal, temuannya diukur dengan akal pula. Dicari dengan akal ialah dicari dengan berfikir logis. Diukur dengan akal artinya diuji apakah temuan itu logis atau tidak. Bila logis, benar; bila tidak, salah. Dengan akal itulah, aturan untuk mengatur manusia dan alam itu dibuat. Ini juga berarti bahwa kebenaran itu bersumber pada akal.

    ReplyDelete
  15. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Rasionalisme merupakan sebuah paham yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan atau didasarkan pada akal melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, daripada melalui iman, dogma, atau ajaran agama. Padahal akal manusia itu diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Jika suatu kebenaran didasarkan pada akal daripada melalui iman atau ajaran agama, lantas akal sendiri di dasarkan pada apa? Manusia diciptakan beserta akalnya sehingga manusia dapat berpikir dan lebih tinggi derajatnya dibandingkan dengan makhluk lain. Seharusnya kita bersyukur atas pemberian akal tersebut. salah satu wujud rasa syukur kita adalah dengan cara beriman. Percaya bahwa semua itu tidak terjadi dengan sendirinya. Kita dapat berpikir karena kehendak Sang Pencipta. Jadi menurut saya, kebenaran tertinggi adalah kebenaran yang berasal dari Allah Swt.

    ReplyDelete
  16. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Rasionalisme didefinisikan sebagai metodologi atau teori dimana kriteria kebenaran tidak sensorik tetapi intelektual dan deduktif. Rasionalisme menegaskan bahwa pengetahuan diperoleh dengan cara berfikir. Alat dalam berfikir ialah kaidah-kaidah logis atau kaidah-kaidah logika. Aliran ini dipandang sebagai aliran yang berpegang pada prinsip bahwa akal harus diberi peranan utama dalam penjelasan. Rasionalisme menekankan akal budi sebagai sumber utama pengetahuan, mendahului dan bebas dari pengamatan indrawi.

    ReplyDelete
  17. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Rasionalisme adalah paham filsafat yang menyatakan bahwa akal adalah alat terpenting untuk memperoleh pengetahuan. Menurut aliran rasionalis, suatu pengetahuan diperoleh dengan cara berpikir. Rasionalisme ada dua macam, dalam bidang agama dan dalam bidang filsafat. Dalam bidang agama rasionalisme adalah lawan autoritas. Dalam bidang filsafat rasionalisme adalah lawan empirisme.

    ReplyDelete
  18. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Romantisme merupakan reaksi terhadap Revolusi Industri, itu juga pemberontakan terhadap norma-norma sosial dan politik aristokrat Abad Pencerahan dan reaksi terhadap rasionalisasi ilmiah alam. Hal ini diwujudkan paling kuat dalam seni visual, musik, dan sastra, tetapi memiliki dampak yang besar pada historiografi, pendidikan, dan ilmu-ilmu alam.

    ReplyDelete
  19. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Aliran rasionalisme ini dipelopori oleh Rene Descartes. Rasionalisme atau gerakan rasionalis adalah doktrin filsafat yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, daripada melalui iman, dogma, atau ajaran agama. Rasionalisme juga dapat diartikan sebagai aliran filsafat yang menekankan dan berpendapat bahwa sumber pengetahuan yang dapat dipercaya adalah rasio (akal). Hanya pengetahuan yang dicapai melalui akal yang dinilai memenuhi syarat yang dituntut oleh semua pengetahuan ilmiah.

    ReplyDelete
  20. Rasionalisme merupaka cara pandang atau faham yang mempercayai bahwa pengetahaun yang benar hanya yang berdasarkan pada akal (reason). Hanya akal/rasio yang benar-benar dapat dijadikan pertimbangan terpenting dalam memperoleh pengetahuan dan mengetes pengetahuan. Hal ini disebabkan karena pengetahuan yang diperoleh melalui indera adalah kabur, kadang menipu, dan tidak lengkap. Misal bahwa didunia ini kita akan melihat benda geometri, tetapi benda yang kita lihat tersebut tidak sempurna mesti ada yang cacat. Jika dua garis yang dibuat dalam kertas yang sama akan memperoleh garis yang berbeda atau tidak identik . Padahal garis haruslah sama.

    ReplyDelete
  21. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027
    Merangkum dari sejumlah referensi, secara sederhana rasionalisme dalam filsafat dapat dimaknai sebagai paham yang meyakini bahwa akal itulah alat pencari dan pengukur pengetahuan dan kebenaran. Kebenaran haruslah ditentukan atau didapatkan melalui proses pembuktian, logika, dan analisis yang harus didasarkan pada fakta, bukan hanya sekadar berasal dari pengalaman inderawi, emosi, perasaan, dan asumsi tanpa dasar. Contoh sederhananya adalah ketika kita tengah belajar matematika. Setiap hal yang diungkapkan sebisa mungkin harus dapat dibuktikan secara logis, sehingga apa yang kita ungkapkan kuat dan dapat diterima secara umum.

    ReplyDelete
  22. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Terimakasih Prof atas link-link yang diberikan
    Saya memperoleh penegtahuan baru terkait rasionalisme. Dari beberapa sumber yang saya baca saya melihat bahwa rasionalisme menggunakan memiliki kriteria kebenaran bahwa kebenaran tidaklah bersifat inderawi tapi intelektual dan deduktif. Hal ini menunjukkan jika akal dan metode berpikir menjadi hal yang utama dalam paham rasionalisme. Mohon ijin, maka pertanyaan saya jika rasionalisme bersifat deduktif, maka apakah rasionalisme di sini berangkat melalui hipotesis-hipoteis?

    ReplyDelete
  23. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Dalam http://en.wikipedia.org/wiki/Rationalism dijelaskan bahwa rasionalism memandang suatu kebenaran harus ditentukan atau didapatkan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, bukan berasal dari pengalaman inderawi. Rasionalism juga menyakini bahwa pengetahuan didaasarkan pada asas-asas a priori yang terdapat dalam rasio, bukan pada pengalaman empiris. Tentu saja hal ini bertentangan dengan empirism yang meletakkan pengalaman sebagai suatu dasar dari pengetahuan. Jadi, dapat disimpulkan pula bahwa kebenaran dan ketidakbenaran terletak hanya di dalam ide.

    ReplyDelete
  24. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Rasionalisme adalah pandangan bahwa kita mengetahui apa yang kita pikirkan dan bahwa akal mempunyai kemampuan untuk mengungkapkan kebenaran dengan diri sendiri, atau bahwa pengetahuan itu diperoleh dengan membandingkan ide dengan ide. Bagi seorang rasionalis, pengetahuan hanya terdapat dalam konsep, prinsip dan hukum, dan ciri-ciri penting dari perspektif para rasionalis adalah penolakan terhadap perasaan (emosi), adat istiadat atau kepercayaan yang sedang populer.

    ReplyDelete
  25. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. setahu saya, rasionalisme memiliki esensi yang sama dengan empirisme. Aliran ini menyatakan bahwa suatu kebenaran dikatakan benar jika kebenaran tersebut rasional dan logis. Dalam hal ini, kebenaran harus didapatkan melalui penyelidikan atau penelitian yang berbasis bukti yang valid. Bukti yang dapat diukur melalui penginderaan. Dalam pandangan ini, sesuatu yang tidak bisa dibuktikan adalah tidak eksis. Terkadang rasionalisme depertentangkan dengan spritualitas dalam ajaran agama samawi terutama mengenai konsep keberadaan Tuhan.

    ReplyDelete
  26. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami rasionalisme merupakan aliran filsafat yang memperbesar peran atau lebih mengutamakan argumentasi atau rasio tanpa bantuan dalam memperoleh dan mencari kebenaran akan pengetahuan. Sedangkan pemikiran dengan alasan/argumentasi berdasarkan atas pengalaman indra sebagai sumber pengetahuan dimulai dengan Eleatics, dan berperan penting dalam ideologi/filsafat dalam Platonisme. Tokoh-tokoh rasionalis terutama Descartes, Leibniz, dan Spinoza, sering kali dipertentangkan dengan tokoh empiris Inggris (Locke, Berkeley, dan Hume), namun pertentangan semacam ini biasanya terlalu menyederhanakan gambaran yang sebenarnya sangat kompleks. Sebagai contoh, perlu dicatat sejauh mana Descartes menyetujui penyelidikan empiris, dan sejauh mana Locke membagikan pandangan rasionalis tentang pengetahuan nyata sebagai semacam intuisi intelektual.

    ReplyDelete
  27. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Rasionalis mengklaim bahwa ada banyak cara di mana konsep dan pengetahuan kita diperoleh secara independen dari pengalaman indra, begitu yang tertulis dalam link https://plato.stanford.edu/entries/rationalism-empiricism/, sednagkan kalau dilihat dari arti kata rasionalis berarti orang yang menganut paham rasionalisme, dan rasionalisme itu sendiri berarti teori (paham) yang menganggap bahwa pikiran dan akal merupakan satu-satunya dasar untuk memecahkan problem (kebenaran) yang lepas dari jangkauan indra; paham yang lebih mengutamakan (kemampuan) akal daripada emosi, atau batin.

    ReplyDelete
  28. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Rasionalisme merupakan salah satu paham filsafat yang mementingkan rasio (akal). Menurut paham ini, sumber pengetahuan satu-satunya yang benar adalah rasio (akal budi). Rasionalisme meyakini bahwa akal adalah alat terpenting dalam memperoleh dan mengetes pengetahuan. Di dalam akal terdapat ide-ide untuk membangun ilmu pengetahuan. Rasionalisme cenderung mengabaikan realitas di luar akal. Rasionalisme juga memberikan ajaran bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, daripada melalui iman, dogma, atau ajaran agama.

    ReplyDelete
  29. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Matematika terkenal dengan ilmu yang berpikir nalar dan bersifat rasional artinya dapat dibuktikan kebenarannya. Oleh karena bersifat rasional maka seluruh konsep dalam matematika akan memiliki keterkaitan bahkan solver dapat mengaitkan konsep-konsep tersebut untuk menjadikan suatu pengetahuan matematika bersifat rasional. Hal ini merupakan sifat yang baik apabila dimaknai oleh siswa, karena setiap kegiatan yang dilakukan oleh siswa harus dipikirkan terlebih dahulu kerasionalnnya sehingga harus dibuktikan. Hal ini juga akan mengajarkan siswa agar tidak mudah mempercayai sesuatu yang tidak diketahui kebenarnnya atau berita hoax yang akhir-akhir ini menjadi sarana fitnah paling mudah.

    ReplyDelete
  30. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Rationalism merupakan suatu sudut pandang yang berfokus pada aspek kognitif. Berdasarkan sisi psikologis, manusia berperilaku dikarenakan adanya keterlibatan dalam proses kognitif. Kemudian, dalam aspek kognitif, informasi yang diperoleh dari berbagai sumber disimpan dalam memori jangka pendek dan memori jangka panjang. Sejatinya dalam menuntut ilmu proses kognitif berperan cukup besar. Sebenar-benar pengetahuan adalah jika sudah meresap dari alur pikiran menuju hati yang jernih. Pada proses belajar, kognitif berperan untuk membangun suatu konsep dan mencoba untuk mengaktualisasikannya ke dalam bentuk tindakan tertentu. Sebaik-baiknya pikiran saat diisi dengan kegiatan spiritual.

    ReplyDelete
  31. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Sepemahan saya, aliran rasionalisme adalah paham filsafat yang mengatakan bahwa akal adalah alat terpenting untuk memperoleh pengetahuan. Menurut aliran ini suatu pengetahuan diperoleh dengan cara berpikir. Aliran ini juga mempunyai pandangan atau berpegang pada prinsip bahwa akal harus diberi peranan utama dalam penjelasan.

    ReplyDelete
  32. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Saya ingin mencoba menyimpulkan dari bacan di atas, bahwa rasionalisme merupakan adanya kesenjangan antara idealitas dengan realitas.Kedua item tersebut sebagai alat untuk membangun pengetahuan.Pengetahuan dikatakan bersifat rasional jika kedua-keduanya terpenuhi.Seandainya hanya unsur realitas yang mendominasi kemudian mengingkari adanya idealitas berarti ada sifat ketidakadilan atau lebih kepada rasa egoisentris yang terlalu berlebihan.Yang saya lihat keaadan sekarang begitulah adanya,dimana unsur realitas lebih diadakan padahal realitas tidak akan ada jika unsur idealitas tidak ada.

    ReplyDelete
  33. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Rationalism, asal katanya adalah rasio yang berarti akal dan ism yang berarti aliran atau paham. Paham ini meyakini bahwa akal meupakan alat yang paling penting untuk mengukur dan mencari pengetahuan. Inti dari aliran ini adalah pengetahuan diperoleh dengan cara bepikir. Hal tersebut bertolak belakang dengan paham empirisme yang berkeyakinan bahwa pengetahuan diperoleh dari alam. Tokoh filsuf dalam aliran ini adalah R. Descartes. Menurut descartes sumber pengetahuan yang dapat dipercaya adalah akal. Yang melatabelakangi bedirinya aliran rasionalisme adalah adanya keinginan untuk membebaskan diri dari segala pemikiran tradisional.

    ReplyDelete
  34. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Rasionalisme merupakan suatu paham di mana kriteria kebenaran tidak bersifat indrawi tapi intelektual dan deduktif. Kaum rasionalis memiliki kepercayaan yang tinggi dengan alasan bahwa bukti empiris dan bukti fisik dianggap tidak perlu untuk memastikan kebenaran tertentu - dengan kata lain, "ada beberapa cara penting di mana konsep dan pengetahuan kita diperoleh secara independen dari pengalaman indra."

    ReplyDelete
  35. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Rasionalisme merupakan pandangan yang mengangap bahwa pikiran dan rasio (akal budi) merupakan dasar satu-satunya untuk memecahkan kebenaran lepas dari jangkauan indra. Dalam pandangan Rasionalisme, akal merupakan alat yang sangat penting untuk memperoleh dan menguji pengetahuan. Seiring berkembangnya waktu, manusia semakin menganggap penting kemampuan akal, sehingga saat ini diyakini bahwa melalui kemampuan akal segala macam persoalan dapat dijelaskan, semua permasalahan dapat dipahami dan dipecahkan termasuk seluruh masalah kompleks yang berkaitan dengan kemanusiaan.

    ReplyDelete
  36. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  37. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Rasionalisme merupakan paham dimana penemuan sebuah kebenaran dilandaskan oleh pembuktian secara logika, fakta dan analisis. Dalam berpikir secara rasional harus memiliki landasan agar tidak terjerumus dalam kesesatan. Oleh karena itu, spiritual memegang peranan penting untuk mempengaruhi arah pemikiran secara rasional. Terima Kasih

    ReplyDelete
  38. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Saya ingin mencoba menyimpulkan dari bacan di atas, bahwa rasionalisme merupakan adanya kesenjangan antara idealitas dengan realitas.Kedua item tersebut sebagai alat untuk membangun pengetahuan.Pengetahuan dikatakan bersifat rasional jika kedua-keduanya terpenuhi.Seandainya hanya unsur realitas yang mendominasi kemudian mengingkari adanya idealitas berarti ada sifat ketidakadilan atau lebih kepada rasa egoisentris yang terlalu berlebihan.Yang saya lihat keaadan sekarang begitulah adanya,dimana unsur realitas lebih diadakan padahal realitas tidak akan ada jika unsur idealitas tidak ada.

    ReplyDelete
  39. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa rasionalisme adalah pandangan epistemologis yang menyatakan penalaran sebagai sumber dan penguji utama dari pengetahuan atau pandangan yang menyatakan penalaran sebagai metodologi atau teori di mana kriteria kebenaran bukanlah sensorik namun intelektual dan deduktif.

    ReplyDelete
  40. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Saya tertarik untuk membaca Rasionalisme dari link http://plato.stanford.edu/entries/rationalism-empiricism/ . Dari link tersebut saya mendapatkan bahwa untuk menjadi rasionalis kita seharusnya mengadopsi setidaknya satu dari tiga klaim.
    Sedangkan berdasarkan link http://en.wikipedia.org/wiki/Progressive_rationalism , Menjelaskan tentang Rasionalisme progresif, yaitu keyakinan humanistik bahwa perbaikan dalam kesejahteraan global bergantung pada perubahan politik berdasarkan akal.

    ReplyDelete
  41. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Rasionalisme atau gerakan rasionalis menurut wikipedia adalah doktrin filsafat yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan atau didapatkan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, bukan berasal dari pengalaman inderawi. Rasionalisme menentang paham empirisme, karena kaum rasionalis berpendapat bahwa ada kebenaran yang secara langsung dapat dipahami. Dengan kata lain, orang-orang yang menganut paham rasionalis ini menegaskan bahwa beberapa prinsip rasional yang ada dalam logika, matematika, etika, dan metafisika pada dasarnya benar
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  42. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Dalam sumber lain mengatakan bahwa latarbelakang munculnya rasionalisme adalah keinginan untuk membebaskan diri dari segala pemikiran tradisional (scholastic), yang pernah diterima, tetapi ternyata tidak mampu mengenai hasil-hasil ilmu pengetahuan yang dihadapi. Para tokoh aliran Rasionalisme diantaranya adalah :
    1. Rene Descartes ( 1596- 1650 M ) : sumber pengetahuan yang dapat dipercayai adalah akal.
    2. Spinoza (1632- 1677 M) : aturan atau hukum ynag terdapat pada semua hal itu tidak lain dari aturan dan hukum yang terdapat pada ide.
    3. Leibniz (1646 – 1716 M) : substansi itu memang mencantumkan segala dasar kesanggupannya, dari itu mengandung segala kesungguhan pula.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  43. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dari link yang diberikan diatas dapat saya pahami bahwa rasionalisme adalah paham yang menyatakan kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan dan analisis yang berdasarkan fakta. Filsafat Rasionalisme sangat menjunjung tinggi akal sebagai sumber dari segala pembenaran. Segala sesuatu harus diukur dan dinilai berdasarkan logika yang jelas. Rasionalisme adalah pandangan yang menganggap bahwa akal adalah sumber utama dari pengetahuan.

    ReplyDelete
  44. Junianto
    PM C

    Rasionalis dalam filsafat adalah pandangan epistimologis yang menganggap alasan sebagai sumber utama dan ujian pengetahuan atau anggapan bahwa pendapat apapun yang menarik bagi akan bisa dijadikan sumber pengetahuan. Dengan kata lain, pandangan rasionalis ini lebih mengutamakan rasio/ akal/ logika sebagai sumber pengetahuan sehingga kriteri kebenaran tidak harus bersifat inderawi atau bisa dilihat dengan indera manusia.

    ReplyDelete
  45. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Rasionalisme merupakan aliran filsafat yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, daripada melalui iman, dogma, atau ajaran agama. Rasionalisme mempunyai kemiripan dari segi ideologi dan tujuan dengan humanisme dan atheisme. Rasionalisme dapat diterapkan pada masalah-masalah politik atau sosial. Dalam masalah politik dan sosial yang menjadi ciri-ciri penting dari perpektif para rasionalis adalah penolakan terhadap perasaan, adat-istiadat atau kepercayaan. Mohon koreksinya apabila terdapat kesalahan Prof. Marsigit. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    ReplyDelete
  46. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Dalam filsafat, rasionalisme adalah pandangan epistemologis yang mengganggap alasan merupakan sumber utama pengetahuan. Secara lebih formal, rasionalisme didefinisikan sebagai metodologi atau teori di mana kriteria kebenaran tidak bersifat indrawi tapi intelektual dan deduktif. Paham rasionalisme ini mempercayai bahwa pengetahuan dan kebenaran itu cukuplah melalui rasio atau akal, tidak memerlukan indra. Menurut saya, rasionalism ini tidak sesuai diterapkan dalam pembelanaran sekolah karena bagaimanapun juga, pembuktian secara indrawi atau induktif diperlukan. Pembuktian secara induktif mwmbantu siswa memiliki pengetahuannya sendiri, bukan sekedar pemberian. Pembuktian induktif juga membantu mengembangkan kemampuan intuitifnya.

    ReplyDelete
  47. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Rasionalisme merupakan metode yang menganggap bahwa pikiran dan akal merupakan satu-satunya dasar untuk memecahkan masalah. Menurut filsafat, rasionalisme didefinisikan sebagai pandangan epistemologis yang menganggap akal sebagai sumber utama dan ilmu pengetahuan selalu mempunyai penjelasan yang dapat diterima oleh akal. Rene Decartes dan Baruch Spinoza merupakan salah satu tokoh dari aliran rasionalisme.

    ReplyDelete
  48. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Rasionalisme merupakan paham yang mengatakan bahwa akal ialah alat pencari dan pengukur pengetahuan. Pengetahuan dapat dicari dengan akal, temuannya diukur dengan akal pula. Dicari dengan akal ialah dicari dengan berfikir logis. Diukur dengan akal artinya diuji apakah temuan itu logis atau tidak. Bila logis, berarti benar namun bila tidak, berarti salah. Dengan akal itulah aturan untuk mengatur manusia dan alam itu dibuat. Ini juga berarti bahwa kebenaran itu bersumber pada akal.

    ReplyDelete
  49. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Secara formal, rasionalisme diartikan sebagai metodologi atau teori "di mana kriteria kebenaran tidak bersifat indrawi tapi intelektual dan deduktif". Dalam filsafat, rasionalisme adalah pandangan epistemologis bahwa "menganggap alasan sebagai sumber utama dan ujian pengetahuan" atau "pandangan apapun yang menarik bagi akal sebagai sumber pengetahuan atau pembenaran". Para rasionalis berpendapat bahwa ada kebenaran tertentu dan bahwa intelek dapat secara langsung memahami kebenaran ini. Artinya, para rasionalis menegaskan bahwa beberapa prinsip rasional ada dalam logika, matematika, etika, dan metafisika yang pada dasarnya benar sehingga menyangkal hal tersebut menyebabkan seseorang jatuh ke dalam kontradiksi.

    ReplyDelete
  50. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Rasionalisme selalu menganggap bahwa akal (reason) adalah alat terpenting dalam memperoleh pengetahuan dan mengetes pengetahuan maka rasionalisme mengajarkan bahwa pengetahuan diperoleh dengan cara berpikir.Tokoh-tokohnya adalah Rene Descartes, Benedictus de Spinoza, Leibniz, dan Blaise Pascal. Descartes memandang pengetahuan melalui indera adalah kabur. Untuk meyakinkan orang bahwa dasar filsafat haruslah akal, ia menyusun argumentasi yang amat terkenal. Argumentasi ini tertuang di dalam sebuah metode yang sering disebut Cogito Descartes atau metode keraguan Descartes (Cartesian Doubt). Aku berpikir maka aku ada

    ReplyDelete
  51. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Rasionalisme merupakan suatu aliran atau ajaran yang didasarkan pada ide yang dapat diterima oleh akal. Rasionalisme dipelopori oleh Rene Descartes yang disebut sebagai bapak filsafat modern. Ajaran ini lebih menekankan pada kekuatan akal sebagai alat dalam menggali sumber pengetahuan. Aliran Rasionalisme ini mengacu pada perolehan kebenaran melalui logika, pembuktian serta analisis yang berdasarkan fakta.

    ReplyDelete
  52. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Berdasarkan sumber di atas, rasionalisme didefinisikan sebagai metodologi atau teori dimana kriteria kebenaran tidak bersifat indrawi tapi intelektual dan deduktif. Artinya, rasionalisme tidak akan mempercayai sesuatu jika tidak didasarkan pada logika dan fakta yang ada. Hal yang bisa kita ambil hikmahnya ialah, dalam menanggapi sesuatu sebaiknya harus kita sesuaikan dengan logika dan kenyataan yang ada (bersikap kritis) agar tidak salah dalam melangkah.

    ReplyDelete
  53. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Rasionalisme mengacu pada rasio yakni akal, maka rasionlisme adalah segala sesuatunya berpusat pada akal. Paham ini mengatakan bahwa akal itulah sebenar-benar alat untuk mencari dan mengukur ilmu pengetahuan. Pengetahuan dicari dengan akal, temuannya diukur dengan akal pula. Dicari dengan akal ialah dicari dengan berfikir logis. Diukur dengan akal artinya diuji apakah temuan itu logis atau tidak. Maka segala yang tidak dapat dibuktikan dengan akal pikiran yang logis, maka tidak bisa disebut sebagai sebuah ilmu.

    ReplyDelete
  54. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Dalam filsafat, rationalism adalah pandangan epistemologis bahwa "menganggap alasan sebagai sumber utama dan ujian pengetahuan" atau "pandangan apapun yang menarik bagi akal sebagai sumber pengetahuan atau pembenaran". Secara lebih formal, rasionalisme didefinisikan sebagai metodologi atau teori di mana kriteria kebenaran haruslah ditentukan atau didapatkan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, bukan berasal dari pengalaman inderawi tapi intelektual dan deduktif.

    ReplyDelete
  55. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Rasionalism merupakan paham yang lebih condong memperoleh ilmu atau apa yang benar dari ilmu itu adalah sesuatu yang dapat dirasionalkan atau bisa dilogikakan. Dan jika bertentangan dengan logika atau rasionalnya, maka pengetahuan tersebut dianggap salah. Paham rasionalism tidak bisa bersandingan dengan paham spiritualism. Karena pada dasarnya mereka cenderung memiliki perbedaan yang sangatlah krusial. Jika kedua paham tersebut berdebat, maka tidak akan ada yang kalah maupun yang menang, karena pada dasarnya masing-masing memiliki ego yang sama-sama kuat.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  56. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Rationalism merupakan paham yang memandang bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, daripada melalui iman, dogma, atau ajaran agama. Dengan mengenyampingkan agama maupun kepercayaan, seorang rasionalis akan mengedepankan kemampuan berpikir secara logika berdasarkan fakta dan kemudian menganalisisnya.

    ReplyDelete
  57. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Rasionalisme adalah paham filsafat yang mengatakan bahwa akal (reason) adalah alat terpenting dalam memperoleh pengetahuan dan mengetes pengatahuan. Jika empiris mengatakan bahwa pengetahuan diperoleh dengan alam mengalami objek empiris, maka rasionalisme mengajarkan bahwa pengetahuan diperoleh dengan cara berfikir. Alat dalam berpikir itu ialah kaidah-kaidah logis atau kaidah-kaidah logika. Paham ini beranggapan, ada prinsip – prinsip dasar dunia tertentu, yang diakui benar oleh budi manusia. Dari prinsip-prinsip ini diperoleh pengetahuan deduksi yang ketat tentang dunia. Prinsip-prinsip pertama ini bersumber dalam budi manusia dan tidak dijabarkan dari pengalaman.

    ReplyDelete
  58. Metia Novianti
    17709251021
    PPs PM A

    Secara etimologis Rasionalisme berasal dari kata bahasa Inggris rationalism. Kata ini berakar dari kata bahasa Latin ratio yang berarti “akal”. A.R. Lacey menambahkan bahwa berdasarkan akar katanya rasionalisme adalah sebuah pandangan yang berpegangan bahwa akal merupakan sumber bagi pengetahuan dan pembenaran. Sementara itu, secara terminologis aliran ini dipandang sebagai aliran yang berpegang pada prinsip bahwa akal harus diberi peranan utama dalam penjelasan. Ia menekankan akal budi (rasio) sebagai sumber utama pengetahuan, mendahului atau unggul atas, dan bebas (terlepas) dari pengamatan indrawi.

    ReplyDelete
  59. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Terima kasih Pak atas referensinya. Dari referensi tersebut, saya memperoleh bahwa rasionalisme adalah paham dalam filsafat yang memandang bahwa cara memperoleh pengetahuan adalah dengan berpikir. Sehingga akal (pikiran) adalah alat terpenting untuk memperoleh pengetahuan.

    ReplyDelete
  60. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Rasionalisme merupakan doktrin filsafat yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta daripada melalui iman, dogma atau ajaran agama. Rasionalisme menganut paham bahwa segala sesuatunya haruslah bisa dipikir dengan olah pikir atau masuk akal.

    ReplyDelete
  61. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Rasionalisme didefinisikan sebagai suatu teori dimana kriteria kebenaran tidak bersifat indrawi melainkan bersifat deduktif dan intelektual. Rasionalisme bertentangan dengan paham empirisme. Para rasionalis menyatakan bahwa beberpa prinsip rasional ada dalam logika, matematika, etika, dan metafisika yang pada dasarnya benar, sehingga mereka menyangkal hal tersebut hingga menimbulkan suatu kontradiksi. Kaum rasionalis memiliki kepercayaan yang tinggi dengan alasan bahwa bukti empiris dianggap tidak dibutuhkan untuk memastikan kebenaran tertentu.

    ReplyDelete
  62. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum wr.wb Prof
    Rasionalisme adalah sebuah paham/doktrin filsafat yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan dan didapatkan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, bukan berasal dari pengalaman. Jadi pada paham ini memiliki keyakinan bahwa segala sesuatu haruslah sesuai dengan logika dan fakta, bukan hanya karena pengalaman seseorang.

    ReplyDelete
  63. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Rasionalism adalah paham dalam filsafat yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah didapatkan melalui pembuktian, logika dan analisis yang berdasarkan fakta bukan hanya dari pengalaman indrawi. Berdasrkan sumber yang saya baca, rasionalism memiliki kemiripan dengan humanisme dan atheisme, dimana mereka sama-sama menyediakan pemikiran filsafat diluar kepercayaan agam dan hal gaib. Namun mereka memiliki beberapa perbedaan. Dalam atheisme adalah suatu keadaan tanpa kepercayaan akan adanya Tuhan atau dewa. Dalam rasionalisme mtidak menyatakan mengenai tuhan ataupun dewa, namun rasionalisme menolak kepercayaan apapun yang hanya berdasarkan iman. Sehingga pengaruh atheisme sangat kuat dalam rasionalisme modern, namun tidak semua rasionalis adalah seorang atheis. Terimakasih

    ReplyDelete
  64. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Sesuatu yang dianggap benar tentu harus dapat dibuktikan kebenarannya. Dalam membuktikan sesuatu itu benar atau salah, tentu harus dilandasi oleh dasar yang kuat, sesuai logika dan dapat dianalisis berdasarkan fakta yang ada. Inilah bentuk paham rationalism yang berpegang teguh kepada rasional (masuk akal). Dalam rationalism, proses memeroleh pengetahuan dengan cara berfikir sesuai dengan kaidah dan logika.

    ReplyDelete
  65. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    Pend. Matematika S2 Kelas C

    Rasionalisme adalah paham yang menyatakan kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan dan analisis yang berdasarkan fakta. Filsafat Rasionalisme sangat menjunjung tinggi akal sebagai sumber dari segala pembenaran. Segala sesuatu harus diukur dan dinilai berdasarkan logika yang jelas. Titik tolak pandangan ini didasarkan kepada logika matematika. Saya jadi semakin yakin bahwa pemikiran yang rasional itu akan mengenali diri dan pikiran kita, sementara kenyataannya kita masih melihat adanya ada lain di alam kenyataan.

    ReplyDelete
  66. Gandes Sih Mustika
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241015

    Rasionalisme menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan atau didapatkan melalui pembuktian, logika dan analisis yang berdasarkan fakta, bukan berasal dari pengalaman indrawi. Beberapa prinsip rasionalis yang ada dalam logika, matematika, etika dna metafisika pada dasarnya benar.

    ReplyDelete