Dec 1, 2012

NOMINALISM

Ass Wr Wb
Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang NOMINALISM, silahkan konek ke:


http://plato.stanford.edu/entries/nominalism-metaphysics/

Wss Wr Wb

Marsigit




10 comments:

  1. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Kaum nominalis beranggapan bahwa realitas sosial yang dianggap merupakan sesuatu yang berada di luar diri seseorang hanyalah sekedar nama-nama (names), konsep atau label yang digunakan menjelaskan realitas sosial. Mereka tidak menerima adanya kenyataan masyarakat di manapun yang benar-benar dapat dijelaskan oleh konsep semacam itu. Penamaan itu hanyalah rekaan saja untuk menjelaskan, memberi pengertian dan memahami realitas. Nominalisme sering disejajarkan dengan paham konvensionalisme. Keduanya sulit dibedakan.

    ReplyDelete
  2. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Nominalisme adalah penolakan sesuatu yang abstrak. Suatu aliran yang berpegang hanya pada kata-kata yang disusun dari akan untuk mengatur keanekaragaman individual atau konsep umum yang tidak merujuk pada suatu kenyataan apapun. Segala yang berkaitan dengan universal dilawab karena dianggap tidak memiliki esensi. Nominalisme berpegang bahwa pada asumsi bahwa dunia sosial yang berada di luar alam pikiran seseorang adalah tidak lebih daripada nama-nama, konsep dan label yang digunakan untuk menstrukturkan kenyataan atau ilmu pengetahuan. Jadi, penganut nominalisme menganggap bahwa masalah atau interaksi sosial itu merupakan sesuatu dari hasil pemikiran seseorang sebagai contoh nama benda atau nama orang merupakan kreasi seseorang untuk mendeskripsikan sesuatu atau mempunyai arti tertentu dalam setiap nama yang disusun oleh manusia.

    ReplyDelete
  3. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Nominalisme merupakan aliran filsafat yang bertolak belakang dengan aliran realisme. Aliran ini juga menyangkal eksistensi hal-hal universal baik dalam alam pikiran maupun dalam dunia benda-benda. Menurut aliran nominalisme masalah sosial merupakan sesuatu yang subyektif. Contohnya pada penamaan suatu benda atau seseorang merupakan gagasan atau konsep umum seseorang untuk mendeskripsikan sesuatu.

    ReplyDelete
  4. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Arti nominalisme yang digunakan para fisuf kontemporer adalah ambigu. Sedangkan menurut abad pertengahan Nominalisme berarti penolakan unversal, dan menurut yang lebih modern nominalisme berarti penolakan benda abstrak. Tapi nominalisme bukan hanya penolakan universal atau benda abstrak. Karena jika terjadi, sebuah nihilis, seseorang yang percaya bahwa tidak ada entitas sama sekali, akan dihitung sebagai nominalis. Demikian pula, seseorang yang menolak universal atau benda abstrak tetap agnostik tentang keberadaan khusus atau benda konkret akan dihitung sebagai nominalis.

    ReplyDelete
  5. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. nominalism kurang lebih adalah suatu paham yang menolak suatu kebenaran tunggal. Tidak ada kebenaran tunggal (gagasan umum), sebab individu-individu memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Paham ini kurang lebih (semoga tidak salah) adalah paham yang menekankan pada kebebasan individu yang berdiri di atas prinsip hak asasi manusia. Saya tidak tahu, apakah nominalism memilik hubungan dengan liberalism. Tentunya, hal tersebut sangat penting untuk kita pelajari.

    ReplyDelete
  6. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami, nominalisme merupakan ideologi yang memiliki pandangan bahwa hal-hal yang didenominasikan dengan istilah yang sama tidak menghasilkan apa-apa kecuali fakta tentang hal tersebut. Misalkan semua kursi memiliki kesamaan adalah bahwa mereka disebut 'kursi'. Doktrin ini biasanya terkait dengan pemikiran bahwa segala sesuatu yang ada adalah individu tertentu, dan karena itu tidak ada hal-hal seperti universal. Klasifikasi umum kita hanyalah sekadar nada datar atau nafas suara. Nominalisme dicetuskan oleh Boethius, dan merupakan salah satu elemen terpenting dalam filsafat Ockham. Namun, tidak mudah untuk menyatakan doktrin ini secara stabil, karena jika kursi dapat berbagi fitur yang disebut 'kursi', maka mereka juga seharusnya bisa berbagi fitur lain; Masalahnya seharusnya tidak berapa banyak kasus fitur bersama ada, tapi bagaimana dengan berbagi fitur, dan apakah bahasa memainkan peran mendasar dalam menciptakan fenomena tersebut. Nominalisme adalah versi ekstrim dari gagasan yang menarik secara permanen bahwa ciri umum dari berbagai hal adalah semacam penciptaan tanggapan dan gagasan manusia.

    Sumber:
    Blackburn, S. (1996). The Oxford Dictionary of Philosophy Oxford Paperback Reference. Oxford: Oxford University Press.

    ReplyDelete
  7. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    "Nominalism". Beberapa kali saya menjumpai statement bahwa nominalisme adalah suatu paha yang memberikan penolakan terhadap dua sifat, yaitu "abstrak" dan "universal". Nominalism tidak mempercayai kebenaran tentang hal-hal yang abstrak dan berlaku universal. Akan tetapi, saya juga menemukan catatan penting, bahwa nominalisme bukan sekadar penolakan terhadap universal atau objek abstrak. Karena paha yang menolak universal dan objek abstrak bisa jadi masuk pada paha nihilsm yang mempercayai tidak ada entitas sama sekali. Penekanannya, nominalisme menegaskan bahwa ada benda tertentu yang sifatnya khusus, dan yang lainnya menegaskan bahwa ada benda konkret dan semuanya bersifat konkret. Ada seseorang yang kemungkinan menjadi nominalis di suatu hal, dan tidak di sisi lain. Digambarkan seperti ini, ada seseorang yang tidak mempercayai objek abstrak, akan tetapi dia mengimani kebenaran universal. Berarti orang tersebut adalah tidak nominalism dalam arti menolak objek abstrak. Refleksi saya, untuk menentuka apakah seseorang itu niminalism atau bukan, harus dilakukan analisis terhadap pandangannya terhadap objek abstrak dan kebenaran universal.

    ReplyDelete
  8. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Dalam link https://plato.stanford.edu/entries/nominalism-metaphysics/#WhaNom dituliskan bahwa setidaknya dua jenis Nominalisme, satu diantaranya berpendapat bahwa tidak ada universal dan satu yang lainnya mempertahankan pendapat bahwa tidak ada benda abstrak. ini menunjukkan bahwa Nominalisme bertolak belakang dengan realisme namun sejalan dengan platonisme (doktrin bahwa ada benda-benda abstrak). dalam kamus besar bahasa Indonesia dituliskan nominalisme /no·mi·na·lis·me/ berarti aliran filsafat yang mengajarkan bahwa pengertian umum tidak mencerminkan aspek umum dan aspek yang mempunyai kesamaan tentang eksistensi suatu benda.

    ReplyDelete
  9. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    177092510005

    Assalamualaikum prof,
    Paham nominalisme menghubungkan universalia dengan nama-nama semata. Pandangan ini bertentangan dengan pandangan yang memperlihatkan suatu pemahaman arti-arti universal sebagai dasar dari semua nama universal. Nominalisme condong kepada materialis yang mengakui bahwa benda-benda justru yang primer sedangkan konsep-konsep adalah yang sekunder. Kaum nominalis menegaskan bahwa yang sungguh-sungguh ada hanyalah benda-benda individu dengan ciri-ciri individualnya. Dengan kata lain hanya benda-benda fisik di dalam ruang dan waktulah yang nyata, dan yang lainnya hanyalah khayal. Konsep-konsep umum yang diciptakan oleh pikiran manusia sama sekali tidak berada secara independen dari benda-benda, bahkan konsep-konsep umum tersebut tidak mencerminkan ciri dan kualitas benda-benda. Sehingga kumpulan benda dan makhluk tidak dapat dirangkum di dalam satu gagasan umum karana konsep umum tidak menunjuk pada sesuatu dalam realitas.

    ReplyDelete
  10. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Nominalisme adalah faham filsuf yang menyangkal adanya realitas di dunia dan menyatakan bahwa dunia adalah seperti apa yang kita jelaskan. Seseorang yang menyangkal realitas itu ada dan melampaui cara munculnya fenomena biasa bagi kita kadang disebut dengan istilah nominalis, karena mereka percaya bahwa ide-ide abstrak hanyalah sebuah nama.

    ReplyDelete