Dec 2, 2012

ANALYTIC -SYNTHETIC





Ass Wr Wb
Jika ingin mendalami lebih lanjut apa yang disebut ANALYTIC - SYNTHETIC, koneklah:





Wss Wr Wb

Marsigit

28 comments:

  1. Sintha Sih Dewanti
    18701261013
    PPs S3 PEP UNY

    Dalam berfilsafat memang membutuhkan analitik dan sintetik. Analisis digunakan menguraikan permasalahan yang ditemukan. Disini dapat membuat perbandingan-perbandingan antara satu sumber bacaan dengan sumber bacaan lainnya, dapat mengulas kelemahan-kelemahan yang ditemukan dalam sumber-sumber bacaan, dapat pula mengulas kelebihan-kelebihan yang ditemukan, dan manfaat yang dapat dipetik dari sumber tulisan yang ada. Hasil perbandingan tersebut kemudian disatukan menjadi suatu kesatuan yang menyeluruh dan utuh (holistik). Sintesis digunakan untuk mengemukakan ide atau gagasan baru untuk memecahkan masalah yang ditemukan. Disini dapat secara luas memberikan komentar, membahas, atau bentuk lainnya secara argumentatif.

    ReplyDelete
  2. Fabri Hidayatullah
    18709251028
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Analitik dan sintetik memiliki perbedaan secara konseptual. Analitik merupakan proposisi yang benar apabila sesuai dengan maknanya dan dapat dikatakan sebagai konsistensi ide. Analitik merupakan konsep subyek yang didalamnya terdapat konsep predikat. Sedangkan sintetik merupakan proposisi yang benar apabila dihubungkan dengan dunia nyata. Sintetik ialah ketika konsep predikat tidak terkandung dalam subyek. Beberapa kegiatan analitik yang mungkin dilakukan pada pembelajaran matematika adalah menganalisis suatu masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih sederhana, seperti menganalisis elemen, menganalisis hubungan, menganalisis pola, dan menganalisis aturan. Sementara kegiatan sintetik yang mungkin dilakukan dalam pembelajaran matematika adalah adalah memadukan bagian-bagian secara logik sehingga diperoleh penyeleseaian suatu masalah, seperti menemukan hubungan, menemukan konsep, menemukan konjektur, dan menyusun pembuktian.

    ReplyDelete
  3. Agnes Teresa Panjaitan
    S2 Pendidikan Matematika A 2018
    18709251013

    Menurut Immanuel kant, perbedaan analytic dan synthetic adalah pernyataan yang prediketnya termasuk dalam subjek(analytic) sedangkan sythetic merupakan penyataan yang prediketnya tidak termasuk dalam subjek. Dalam berfilsafat kedua hal ini dapat saling melengkapi satu dengan yang lain dan merupakan hal yang penting untuk diperhatikan.

    ReplyDelete
  4. Ady Ferdian Noor
    S3 DikDas / 18706261004

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.

    Analitik dan sintetik. Dalam penelitian kita dapat menggunakan pendekatan analitik atau sintetik. Pendekatan analitik berupaya memecahkan suatu masalah dari hal yang rumit yang menurut pandangan peneliti menjadi beberapa hal yang mudah dipahami tetapi merupakan bagian dari konsep teori itu sendiri. Sedangkan pendekatan analitik berupaya memecahkan suatu masalah dengan melihat hal-hal yang terkait dengan konsep teori itu sendiri di dunia. Hubungan kedua pendekatan itu seharusnya dapat digunakan menjadi satu jadi penjelasan secara teori terungkap dan dapat dihubungkan dengan realitas dalam ruang dan waktu di dunia. A priori pun dapat dijelaskan kebenarannya meskipun empirisme belum dilaksanakan. Terima kasih.

    ReplyDelete
  5. Herlingga Putuwita Nanmumpuni
    18709251033
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Analitik-sintetik dapat pula dipandang sebagai kegiatan yang menampilkan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran. Munandar (1999), mengatakan bahwa kegiatan analitik adalah kegiatan yang menampilkan aktivitas siswa dalam hal membedakan, menguji, menggolongkan, menyususn, menguraikan, membandingkan, membuat deduksi, dan memeriksa. Sementara kegiatan sintetik meliputi merancang, menggabungkan, menambah, membangun, mengembangkan, mengelola, merencanakan, mengusulkan, dan membuat hipotesis.

    ReplyDelete
  6. Janu Arlinwibowo
    18701261012
    PEP 2018

    Analitik merupakan sebuah urutan untuk mengetahui suatu tujuan ilmu dimulai dari ketidak tahuan dengan ilmu tersebut. Mencermati hal tersebut maka pendekat ini memngharuskan penganut untuk menjalankan berbagai tahapan secara sistematik. Proses penemuan pengetahuan adalah dari hal yang belum diketahui menuju hal yang diketahui. Proses analitik memiliki proses yang relatif panjang.

    Menurut Ki Hajar Dewantara, pendekatan sintetik ialah apabila seorang siswa akan mampu menjelaskan struktur atau pola dari sebuah skenario yang sebelumnya tidak terlihat dan mampu mengenali data atau informasi yang harus didapatkan untuk menghasilkan solusi yang dibutuhkan. Sintetik merupakan kebalikan dari analitik dimana suatu proses bermula dari apa yang telah diketahui menuju yang belum diketahui. Untuk kasus sintetik kita diharuskan untuk mengetahui dunia luar terlebih dahulu untuk masuk dalam ilmu. Secara umum sintetik memiliki proses dan tahapan yang lebih singkat dibanding dengan analitik.

    ReplyDelete
  7. Anggoro Yugo Pamungkas
    18709251026
    S2 Pend.Matematika B 2018

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Berdasarkan judul diatas, Analitik-sintetik dapat dipandang sebagai pendekatan dan metode pembelajaran. metode analitik adalah cara menyelesaikan masalah dimulai dari yang tidak diketahui, mencari hubungan antara yang tidak diketahui dengan yang diketahui, memikirkan langkah-langkah penyelesaiannya, akhirnya mendapatkan hasil yang dikehendaki. Sementara metode sintetik merupakan lawan dari metode analitik. Contoh kegiatan analitik yang mungkin dilakukan pada pembelajaran matematika adalah menganalisis suatu masalah menjadi bagian bagian yang lebih kecil dan lebih sederhana, seperti menganalisis elemen, menganalisis hubungan, menganalisis pola, dan menganalisis aturan. Sedangkan kegiatan sintetiknya adalah memadukan bagian-bagian secara logik sehingga diperoleh penyeleseaian suatu masalah, seperti menemukan hubungan, menemukan konsep, menemukan konjektur, dan menyusun pembuktian.

    ReplyDelete
  8. Tiara Cendekiawaty
    18709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Analitik dan sintetik merupakan dua hal yang sangat berkaitan dengan filsafat. Analitik adalah menguraikan sesuatu yang rumit ke dalam bentuk yang lebih sederhana, sedangkan sintetik adalah kombinasi bagian-bagian atau elemen-elemen yang membentuk satu kesatuan. Analitik membuat pengetahuan semakin luas/bertambah dan sintetik membuat lebih memahami/mendalami suatu konsep.

    ReplyDelete
  9. Fany Isti Bigo
    18709251020
    PM A PPs UNY 2018

    Analitik sintetik merupakan perpaduan dari dua bentuk proses berpikir yaitu analitik dan sintetik. Berpikir analitik berarti pemahaman konsep yang telah ada dalam pikiran sebagai akibat adanya aktifitas berpikir tersebut. Berpikir sintetik berarti pemahaman konsep yang berdasar pada pengalaman di luar pikiran. Berpikir analitik sintetik berarti pemahaman konsep dan informasi-informasi sesuai dengan apa yang telah ada atau konsep yang ada sebelumnya dan beradasrkan pengalaman sehingga mampu menghasilkan pengetahuan yang baru.

    ReplyDelete
  10. Nani Maryani
    18709251008
    S2 Pendidikan Matematika (A) 2018
    Assalamu'alaikum Wr.Wb

    Filsafat sebenarnya bukanlah teori, bukan ideologi, bukan pula agama. Filsafat pada awalnya hanyalah sebuah pemikiran. Jika filsafat adalah pemikiran, maka pasti ada yang namanya proses berpikir. Seiring berkembangnya kebutuhan manusia terhadap hasil pemikiran filsafat, filsafat kemudian dibukukan sebagai analisis atau sebagai pisau bedah pegetahuan. Ketidaksempurnaan dari hasil pemikiran kemudian dikumpulkan dan dipadupadankan sebagai bentuk sintesis dengan formulasi lain dan dibukukan. Hasil pemikiran tersebut kemudian dijadikan rujukan sejarah perilaku keseharian manusia.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb

    ReplyDelete
  11. Amalia Nur Rachman
    18709251042
    S2 Pendidikan Matematika B UNY 2018

    Analisis merupakan proses berpikir secara rinci terhadap istilah-istilah atau pernyataan-pernyataan ke dalam bagian-bagiannya agar dapat menangkap makna yang dikandungnya atau memahami komponen terlebih dahulu kemudian menguraikan komponen. Sintesis merupakan kombinasi bagian untuk menghasilkan sistem yang lebih lengkap atau sempurna. Koherensi yang dihasilkan dianggap mampu menunjukkkan kebenaran secara lengkap daripada hanya sebagai kumpulan dari bagian-bagaian. Dengan demikian, analisis dan sintesis merupakan bentuk kegiatan berpikir atau berlogika yang menggunakan bahasa dan referensinya sebagai alat bernalar untuk menyatakan kebenaran sebuah pernyataan.

    ReplyDelete
  12. Septia Ayu Pratiwi
    18709251029
    S2 Pendidikan Matematika 2018

    Secara etimologis, kata ‘analisis’ yang dalam Bahasa Inggris ‘analysis’ berasal dari leksem bahasa Yunani analyein (gabungan morfem ana- dan lyein) berarti ‘melonggarkan’ atau ‘memisahkan’ (memisahkan keseluruhan menjadi bagian-bagian). Menurut istilah, ‘analisis’ merupakan bentuk kegiatan logika yang menyarikan kebenaran konkret suatu proposisi, dan memusatkan perhatian mula-mula dan terutama pada forma telanjangnya (yang pada dasarnya matematis), yaitu nilai kebenarannya (Palmquist, 2000). Di samping itu Secara etimologis, sintesis berasal dari bahasa Yunani syntithenai (syn- + tithenai) yang berarti ‘meletakkan’ atau ‘menempatkan’ (Meriam-Webster Dictionary, 2009). Selain itu, sintesis juga diartikan sebagai kombinasi konsep yang berlainan menjadi satu secara koheren, dan penalaran induktif atau kombinasi dialektika dari tesis dan antitesis untuk memperoleh kebenaran yang lebih tinggi. Sehingga Analisis-Sintetik merupakan tesis dan anti tesis dari suatu logika , yaitu menemukan kembali kebenaran konkrit dari suatu hal.

    ReplyDelete
  13. Rosi Anista
    18709251040
    S2 Pendidikan Matematika B

    Pada pendekatan analitik, masalah yang ingin diselesaikan perlu dipecah-pecah hingga jelas hubungan antara bagian-bagian yang belum diketahui dengan yang sudah diketahui. sintetik merupakan pendekatan yang logis, sering kali pembahasan dengan pendekatan sintetik lebih singkat daripada analitik, penggunaan kombinasi pendekatan sintetik dan analitik akan mengurangi kelemahan pendekatan analitik.

    ReplyDelete
  14. Aizza Zakkiyatul Fathin
    18709251014
    Pps Pendidikan Matematika A

    Berdasarkan link pada postingan ini menjelaskan mengenai perbedaan analitik-sintetik. Perbedaan analitik-sintetik adalah perbedaan semantik yang digunakan terutama dalam filsafat untuk membedakan proposisi menjadi dua jenis yaitu proposisi analitik dan proposes sintetik. Proposisi analitik benar berdasarkan maknanya sementara proposisi sintetik benar dengan bagaimana maknaya berhubungan dengan dunia.

    ReplyDelete
  15. Ibrohim Aji Kusuma
    18709251018
    S2 PMA 2018

    Pendekatan analitik adalah pembahasan bahan pelajaran bisa dimulai dari hal yang tidak di ketahui sampai kepada yang sudah di ketahui atau sebaliknya dari yang sudah diketahui menghasilkan apa yang ingin diketahui. Bila prosedur yang ditempuh adalah dari yang apa yang belum diketahui ke yang sudah diketahui, maka dikatakan menggunakan pendekatan analitik.

    ReplyDelete
  16. Ibrohim Aji Kusuma
    18709251018
    S2 PMA 2018

    Pendekatan sintetik adalah pendekatan dimana pembahasan bahan pelajarannya dimulai dari hal yang diketahui ke hal yang belum diketahui. Pendekatan sintetik menggunakan langkah-langkah secara berurutan dengan mengaitkan hal yang diketahui dengan hal-hal lain dan yang diperlukan dan tidak diketahui dari soal sehingga akhirnya apa yang tidak dicari dapat ditemukan.

    ReplyDelete
  17. Nur Afni
    18709251027
    S2 Pendidikan Matematika B 2018

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    menurut Immanuel Kant menggunakan istilah "analitik" dan "sintetis" untuk membagi proposisi menjadi dua jenis. Kant memperkenalkan perbedaan analitik-sintetik dalam Pendahuluan pada Critique of Pure Reason (1781/1998, A6-7 / B10-11). Di sana, ia membatasi perhatiannya pada pernyataan yang merupakan penilaian predikat subjek afirmatif dan mendefinisikan "proposisi analitik" dan "proposisi sintetik" sebagai proposisi analitik: proposisi yang konsep predikatnya terkandung dalam konsep subjeknya. Serta proposisi sintetis: proposisi yang konsep predikatnya tidak terkandung dalam konsep subjeknya tetapi terkait. Terimakasih

    ReplyDelete
  18. Dita Aldila Krisma
    18709251012
    PPs Pendidikan Matematika A 2018

    Berdasarkan karakterisasi epistemologis kalimat analitik merupakan yang kebenarannya dapat diketahui hanya dengan mengetahui arti dari istilah-istilah konstituen juga mengetahui sesuatu tentang dunia yang diwakili. Sementara sintesis, membutuhkan bukti-bukti untuk menunjukkan kebenaran. Para filsuf secara standar merujuk pada kalimat-kalimat dari kelas ini Some doctors that specialize on eyes are rich, Some ophthalmologists are rich, dan Many bachelors are ophthalmologists sebagai sintesis. Sedangkan kalimat ini All doctors that specialize on eyes are doctors, All ophthalmologists are doctors, dan All bachelors are unmarried adalah analitik.

    ReplyDelete
  19. Kartianom
    18701261001
    S3 PEP 2018

    Analisis berasal dari kata ‘analyein’ yang berarti memisahkan dan sintesis berasal dari kata ‘syntithenai’ yang berarti meletakkan. Analisis dan sintesis merupakan satu kesatuan. Analisis merupakan cara berpikir dalama mengungkapkan pengetahuan yang didalamnya terdapat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur untuk menguraikan hasil pemikiran. Sintesis adalah gabungan dari beberapa konsep atau pengetahuan yang menjadi satu yang koheren.

    ReplyDelete
  20. Bayuk Nusantara Kr.J.T
    18701261006
    PEP S3


    This is a definition of analytic and synthetic. The distinction (derived from Immanuel Kant) between statements whose predicate is included in the subject (analytic statements) and statements whose predicate is not included in the subject (synthetic statements). The distinction is from the place of predicate.

    ReplyDelete
  21. Jefri Mailool
    PEP 18701261002

    Perbedaan analitik-sintetis adalah perbedaan semantik, yang digunakan terutama dalam filsafat untuk membedakan proposisi (khususnya, pernyataan yang merupakan penilaian predikat subjek-afirmatif) menjadi dua jenis: proposisi analitik dan proposisi sintetik. Proposisi analitik benar berdasarkan maknanya, sementara proposisi sintetik benar dengan bagaimana maknanya berhubungan dengan dunia.

    ReplyDelete
  22. Elsa Apriska
    18709251005
    S2 PM A 2018

    Terimakasih atas link yang telah diberikan Prof. Dari salah satu link yang saya buka dikatak perbedaan analitik-sintesis yang juga disebut dikotomi analitik-sintesis adalah perbedaan semantik, yang digunakan terutama dalam filsafat untuk membedakan proporsi (khususnya, pernyataan yang merupakan penilaian predikat subjek-afirmatif) menjadi dua jenis : proporsi analitik dan proposisi sintetik. Proposisi analitik benar berdasarkan makanya, sementara proposisi sintetik benar dengan bagaimana maknanya berhubungan dengan dunia. Namun para filsuf telah menggunakan istilah-istilah itu dengan cara yang sangat berbeda. Lebih jauh, para filsuf telah memperdebatkan apakah ada perbedaan yang sah.

    ReplyDelete
  23. Rizki Nisa Setyowati
    19701251013
    PEP S2 A

    Analitik adalah proses mengurai suatu konsep menjadi elemen-elemen yang lebih sederhana, sedangkan sintetik adalah proses menyusun konsep dari elemen-elemen yang ada di luar dunia pikiran manusia. Merujuk pada pengertian tersebut, dapat disimpulkan analitik memperluas khasanah ilmu dengan pengetahuan-pengetahuan baru (ekstensi) sedangkan sintetik memperdalam pemahaman terhadap satu konsep tertentu (intensi).

    ReplyDelete
  24. Ardhya Handayani
    19701251015
    S2 PEP 2019 A

    Analitic Sintetic distinction adalah pembedaan dalam filsafat untuk membedakan beberapa statmen dalil, menjadi dua bentuk kebenaran, yaitu sintetik dan analitik. Sintetik berarti kebenaran dilihar dari makna dan adanya dunia ini, sedangkan analitik hanya pada makna atau kebenaran dari hal tersebut saja.

    ReplyDelete
  25. Choirul Amri
    (19709251078 S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2019)

    Bismillah, analisis merupakan bentuk kegiatan logika yang mencari kebenaran konkret suatu proposisi, dan memusatkan perhatian mula-mula dan terutama pada forma tanpa ditutupi (yang pada dasarnya matematis), yaitu nilai kebenarannya, dikategorikan sebagai metode berpikir dalam mengungkapkan pengetahuan dan kebijaksanaan, maka tentu di dalamnya terdapat serangkaian fakta, konsep, prinsip dan prosedur yang digunakan untuk menguraikan ataupun menyederhanakan ungkapan atau hasil pemikiran. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya menjelaskan setiap entitas yang dikandung dalam ungkapan pemikiran dan perasaan manusia. Sementara sintesis diartikan sebagai komposisi atau kombinasi bagian-bagian atau elemen-elemen yang membentuk satu kesatuan. Selain itu, sintesis juga diartikan sebagai kombinasi konsep yang berlainan menjadi satu secara koheren, dan penalaran induktif atau kombinasi dialektika dari tesis dan antitesis untuk memperoleh kebenaran yang lebih tinggi. Terimakasih

    ReplyDelete
  26. Lovie Adikayanti
    19709251068
    S2 Pendidikan Matematika D
    Assalamualaikum wr.wb
    Perbedaan antara analytic dan synthetic menurut Immanuel Kant adalah bahwa analytic merupakan pernyataan yang predikatnya termasuk dalam subjek sedangkan synthetic merupakan pernyataan yang predikatnya tidak termasuk dalam subjek. Sementara itu menurut beberapa filsuf lainnya mendefinisikan sebagai analisis semua pernyataan yang penyangkalannya akan bertentangan dengan diri sendiri dan untuk mendefinisikan istilah sintetis sebagai makna "tidak analitik."

    ReplyDelete
  27. Rifki Rinaldo
    19709251070
    S2 Pendidikan Matematika D 2019

    Analisis dan sintetik adalah dua hal yang berbeda. Proposisi analitik benar berdasarkan maknanya, sementara proposisi sintetik benar dengan bagaimana maknanya berhubungan dengan dunia. Selain daripada itu, Filsuf Immanuel Kant menggunakan istilah "analitik" dan "sintetis" untuk membagi proposisi menjadi dua jenis. Di sana, ia membatasi perhatiannya pada pernyataan yang merupakan subjek afirmatif - penilaian predikat dan mendefinisikan "proposisi analitik" dan "proposisi sintetik". Proposisi analitik adalah proposisi yang konsep predikatnya terkandung dalam konsep subjeknya. Proposisi sintetik adalah proposisi yang konsep predikatnya tidak terkandung dalam konsep subjeknya tetapi terkait.

    ReplyDelete
  28. sintha afardu anggraeni
    19709251071
    S2 pend matematika D/ 2019

    Perbedaan analitik-sintetik atau sering juga disebut sebagai dikotomi analitik-sintetik merupakan perbedaan yang lebih bersifat konseptual, analitik-sintetik ini pada filsafat digunakan untuk membedakan preposisi khususnya tentang perynataan yang bersifat afirmatif terhadap penilaian subjek dan predikatnya.

    ReplyDelete