Dec 2, 2012

NOUMENA





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang NOUMENA, silahkan konek:






Wss Wr Wb
Marsigit

29 comments:

  1. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Noumena menurut Immanuel Kant yaitu yang ada pada diri kita sendiri. Nouemena yang ada pada orang lain itu tidak ada yang mampu mendefinisikannya. Begitupun dengan apa yang ada pada diri saya, tidak ada orang lain yang mampu mendefinisikan noumena yang ada pada diri saya. Karena yang kita ketahui dari orang lain hanyalah yang mampu kita lihat, kita rasakan dari orang tersebut. Misalnya, kita tidak tahu apa yang sedang terlintas dari pikiran orang yang duduk di depan kita, kita hanya mengetahui dia menggunakan pakaian berwarna apa, hidung, matanya bagaimana. Namun kita tidak mengetahui apapun yang sedang dia fokuskan dalam pengelihatannya, atau dia sedang mencium bau apa. Itulah yang dinamakan noumena, keterbatasan kita mengetahui tentang suatu hal yang tidak dapat kita rasakan melalui alat indera.

    ReplyDelete
  2. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Noumena adalah sesuatu dalam dirinya sendiri. Sedangkan apa yang menjadi citra atau bayangan dari noumena disebut sebagai fenoumena. Dengan kata lain noumena merupakan esensi dibalik fenomena. Jika fenomena sebagai sesuatu yang terlihat atau ditangkap oleh indera lainnya maka noumena adalah yang tidak terlihat, tidak mampu dipikirkan atau dengan kata lain noumena adalah dibalik fenomena.

    ReplyDelete
  3. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Fenomena sudah tak asing lagi ditelinga sedangkan noumena tidak banyak orang mengenalnya termasuk kami. Berdasarkan belajar dari apa yang disampaikan imanuel kant bahwa noumena merupakan entitas, tak terwujud namun memiliki bayangan. Noumena ada dalam diri setiap manusia tertuang dalam ide dan dibayangkan berupa fenomena. Oleh karena itu untuk menghasilkan fenomena-fenomena yang baik dan menarik harus didasari dari neoumena yang apik dan menarik pula. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  4. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Berdasarkan web diatas, noumena adalah objek atau peristiwa yang diajukan yang ada secara independen dari pengertian dan / atau persepsi manusia. Istilah noumenon umumnya digunakan bila dibandingkan dengan, atau dalam kaitannya dengan, istilah fenomena, yang mengacu pada sesuatu yang dapat ditangkap oleh atau merupakan objek indra. Filosofi modern pada umumnya skeptis terhadap kemungkinan pengetahuan yang terlepas dari indera, dan Immanuel Kant memberikan pandangan ini tentang ekspresi kanoniknya: bahwa dunia nakal ada, tapi sama sekali tidak dapat diketahui melalui sensasi manusia.

    ReplyDelete
  5. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa Noumea yang berasal dari istilah Yunani yang berarti objek atau kejadian yang ada secara terpisah dengan indera dan/atau persepsi manusia. Istilah Noumea lazimnya dignakan sebagai lawan atau dihubungkan dengan istilah fenomena, yang menyatakan segala sesuatu yang dapat diterima oleh indera. Salah satu pernyataan Kant mengenai Noumea adalah bahwa dunia Noumea kemungkinan ada, namun tidak dapat diketahui melalui sensasi manusia.

    ReplyDelete
  6. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Berdasarkan beberapa sumber yang saya baca, Noumena adalah sesuatu dalam dirinya sendiri. Sedangkan apa yang menjadi citra atau bayangan dari noumena atau IDEA (dalam bahasa plato) oleh Kant disebut sebagai fenoumena. Pengetahuan empiris melalui penelitian-penelitian sains merupakan pengetahuan dari fenoumena. Segala sesuatu yang kita tangkap melalui indera kita baik itu perasaan, emosi, gambaran lewat mata, suara dari telinga, rasa dari sentuhan lidah atau kulit, dan segala sesuatunya hanyalah merupakan entitas fenoumena. Waktu, jarak, ruang, benda dan segala sesuatu yang kita cerna hanyalah entitas fenoumena. Yang noumena tak akan pernah dapat kita ketahui. Menurut kant noumena merupakan entitas entitas (jamak) yang menyebabkan adanya fenoumena- fenoumena.

    ReplyDelete
  7. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Imanuel Kant mengatakan bahwa noumena merupakan entitas, tak terwujud namun memiliki bayangan. Berdasarkan beberapa referensi yang saya baca, noumena adalah sesuatu yang ada dalam diri sendiri, sedangkan apa yang menjadi citra atau bayangan dari noumena disebut sebagai fenoumena. Dengan kata lain fenomena sebagai sesuatu yang terlihat atau ditangkap oleh panca indera, sebaliknya noumena adalah yang tidak terlihat atau tidak mampu dipikirkan.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  8. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Implikasi Noumena dalam ilmu pengetahuan dapat dijabarkan sebagai berikut. Pengetahuan empiris yang melalui penelitian-penelitian sains merupakan pengetahuan dari fenoumena. Segala sesuatu yang kita tangkap melalui indera kita baik itu perasaan, emosi, gambaran lewat mata, suara dari telinga, rasa dari sentuhan lidah atau kulit, dan segala sesuatunya hanyalah merupakan entitas fenoumena. Waktu, jarak, ruang, benda dan segala sesuatu yang kita cerna hanyalah entitas fenoumena. Sedangkan noumena tidak akan pernah dapat kita ketahui karena noumena merupakan entitas entitas (jamak) yang menyebabkan adanya fenoumena- fenoumena.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  9. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Immanuel Kant membedakan antara fenomena dan noumena. Fenomena menunjukkan kepada suatu hal yang dapat kita tangkap dengan kesadaran atau indra, sedangkan noumena atau bisa disebut sebagai "ilmu titen" adalah kenyataan yang berbeda dari apa yang ditangkap oleh mata. Noumena itu nyata hanya saja di bawah kendali dan kesadaran manusia. Realitas dunia yang dapat kita lihat ini terkadang menunjukkan sesuatu yang berbeda dan tidak dapat kita pahami secara empiris. Menurut Kant noumena merupakan hal yang tidak sama dengan pengalaman manusia. Pengalaman itu berdasar fenomena, akan tetapi tidak dengan noumena. Noumena itu samar. Oleh karena itulah manusia tidak dapat mengatakan hal-hal mengenai noumena selain hanya menyadari bahwa hal tersebut ada. Noumena itulah yang berinteraksi dengan pikiran manusia sehingga melahirkan pengalaman.Noumena merupakan antithesis dari fenomena.

    ReplyDelete
  10. Junianto
    PM C

    Dari sumber di atas disebutkan bahwa noumena adalah apa yang terjadi pada diri kita sendiri. Wujud dari noumena adalah fenomena. Noumena hanya diri kita yang mampu mengetahui secara detail dan pasti, sedangkan orang lain hanyalah melihat secara parsial dalam bentuk fenomena. Jadi, apapun yang diliha orang lain terhadap diri kita tidak akan menyamai apa yang sejatinya terjadi pada diri kita. Hal ini disebabkan karena tidak ada orang yang lebih paham tentang diri kita kecuali diri kita sendiri.

    ReplyDelete
  11. Nur Dwi Laili
    17709251059
    PMC

    Noumena terkait dengan metafisik. Noumena merupakan suatu objek yang ditangkap dengan persepsi. Istilah noumenon umumnya digunakan bila dibandingkan dengan istilah fenomena, yang mengacu pada sesuatu yang dapat ditangkap oleh indra. Jika fenomena adalah apa yang tampak nyata maka noumena merupakan sesuatu yang tidak tampak atau ada dalam pikiran kita.

    ReplyDelete
  12. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Noumena berkaitan dengan fenomena. Fenomena dapat diamati oleh panca indra pengamat. Sedangkan Noumena dapat diartikan sebagai sesuatu itu sendiri yang tidak dapat dijelaskan dengan persepsi panca indera. Kant berpendapat bahwa manusia hanya bisa mengetahui fenomena dan tidak pernah bisa menembus ke noumenon.

    ReplyDelete
  13. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Dalam nomena, segala sesuatu itu ada, namun tidak bisa dijelaskan oleh panca indera, bentu maupun wujudnya seperti apa, rasanya bagaimana, yang jelas tidak bisa dilihat, dirasa, dicium, atau dibicarakan. Meskipun ada, tapi ia ada diluar batas pengetahuan kita dan kita hanya meyakini keberadaannya saja. Membayangkannya saja kita tidak bisa. Dapat dimisalkan surga, kita hanya tahu surga itu ada, namun surga itu tidak dapat kita rasakan, untuk membayangkannya saja kita tidak tahu. Kita tidak diberikan pengetahuan yang lebih mengenai nemona itu, hanya sekedar tahu saja bahwa itu ada.

    ReplyDelete
  14. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Fenomena adalah segala sesuatu yang bisa terlihat oleh panca indra sedangkan noumena adalah segala sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh panca indra dan keberadaannya hanya bisa dirasakan oleh fikiran. Contoh noumena adalah , Tuhan bisa kita fikirkan tapi tidak bisa di panca indera yakni diraba, dilihat. Jadi keberadaan Tuhan itu ada meskipun kita tidak bisa melihatnya tapi kita hanya bisa merasakan dan meyakini keberadaanya.

    ReplyDelete
  15. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Jika fenomena merupkakan segala sesuatu yang bisa kita persepsikan dengan panca indera. Sedangkan noumena merupakan arti hakiki dari benda itu sendiri yang tidak dapat kita jelaskan dengan persepsi panca indera. Jadi, noumena merupakan hakikat dari objek itu sendiri. Misalnya, fikiran atau perasaan tidak dapat kita lihat dengan panca indera, tetapi fikiran atau perasaan tersebut dapat kita rasakan keberadaannya dan dapat kita maknai sendiri. Hal ini juga menandakan bahwa kemampuan manusia sesungguhnya terbatas. Sehingga, hindarilah sifat-sifat yang sepatutnya tidak pantas kita punyai seperti sombong dan merasa diri lebih baik dari yang lain.

    ReplyDelete
  16. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Naumena erat kaitannya dengan fenomena. Jika kita memahami fenomena adalah apa yang terjadi dan dapat kita tangkat dengan panca indra kita, maka apa yang berada dibaliknya adalah yang disebut neumena. Neumena sendiri secara sederhana bisa dikatakan adalah sebagai suatu ide, ia tak nampak, tidak dapat di panca indra, namun kebenaran adanya ada. Perwujudan dari naumena ini adalah fenomena.

    ReplyDelete
  17. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Secara sederhana neumena merupakan objek atau peristiwa yang diajukan yang ada secara independen dari pengertian dan / atau persepsi manusia. Menurut Immanuel Kant, dalam filsafat neumena adalah ungkapan yang hampir sama yang digunakan untuk merujuk pada realitas yang tidak dapat diketahui dan tak terlukiskan bahwa terletak "di belakang" dunia fenomena yang teramati. Bagi Kant, kita sama sekali tidak bisa mengatakan hal-hal selain hal yang kita lihat berdasarkan persepsi indra kita. Karena dalam ruang dan waktu, bentuk intuisi kita diproses dengan bentuk dasar (kategori) pemahaman kita atau yang disebut dengan fenomena.

    ReplyDelete
  18. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Sebagaimana, kita mengetahui bahwasannya di dunia ini terdiri dari dua jenis objek yang berbeda, yaitu mereka yang nampak dan yang tak nampak. Dalam hal ini, kita telah mengetahui bahwa yang mengkaji mengenai hal yang nampak adalah fenomena. Jadi noumena bisa dikatakan lawan dari fenomena, yaitu mengkaji mengenai objek-objek yang tak nampak
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  19. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Menurut Immanuel Kant, noumena memiliki sinonim dengan objek transendental yang digunakan untuk mengacu pada sesuatu yang tidak diketahui. Artinya noumena merupakan segala sesuatu yang tidak dapat dirasakan oleh pancaindera, namun keberadaannya mungkin ada. Berbeda halnya dengan fenomena, yang dapat dirasakan oleh pancaindera. Maka noumena sering dikatakan yang ada disebalik fenomena, realita yang tak terlukiskan yang terletak "di belakang" dunia fenomena yang diamati.

    ReplyDelete
  20. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Nomena, sebuah paham yang memandang sesuatu adalah tidak bisa diungkapkan. Tapi mengungkap dirinya sendiri. Tidak bisa dideskripsikan, karena pendeskripsian hanyalah subjeksi. Tapi mendeskripsi dirinya sendiri. Lepas dari semua pendapat, pembenaran, maupun penyalahan akan dirinya. Semua orang mampu mendefinisikannya. Namun tidak seorangpun benar. Karena dia, mendefinisikan dirinya sendiri. (Bicky Perdana Putra: 2008)

    ReplyDelete
  21. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Noumena dan fenoumena memilki konsep yang berkebalikan. Noumena adalah sesuatu yang berasal dari dalam diri individu tersebut dan yang menjadi bayangan dari noumena yaitu idea. Noumena digunakan untuk menyebutkan suatu objek dengan menggunakan panca indera. Sedangkan fenoumena adalah segala sesuatu yang nampak dengan panca indera.

    ReplyDelete
  22. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Noumena bukanlah suatu aliran atau paham, melainkan suatu kriteria atau pembagian. Noumena adalah kebalikan dari fenomena. Jika fenomena melihat atau menyebut suatu objek yang dapat dilihat dengan panca indera. Noumena dapat menyebutkan hal-hal yang tidak dapat dilihat oleh panca indera. Keberadaan noumena hanya dapat dirasakan oleh pikiran manusia.

    ReplyDelete
  23. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Noumena adalah mengemukakan suatu peristiwa yang dikenal tanpa menggunakan indera. Dalam filsafatnya Plato, noumena disamakan dengan dunia ide dalam pikiran filosofis.

    ReplyDelete
  24. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum wr.wb Prof
    Noumena adalah sesuatu yang bisa kita lihat. Noumena itu kontradiksi dengan metafisik. Noumena itu berfokus apa yang sedang kita lihat kita kenal kita alami . Misal, saya sedang membaca buku halaman 2, maka yang ada di halaman 2 adalah noumena yang saya baca, tapi halaman yang lain merupakan metafisiknya.

    ReplyDelete
  25. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Nomena merupakan kontrasnya dari fenomena. Jika fenomena adalah segala yang ada dan mungkin ada yang dapat dipersepsikan oleh panca indera manusia, maka nomena adalah segala yang aada dan mungkin ada yang tidak dapat dipersepsikan oleh panca indera manusia. Sehingga dalam nomena, segala sesuatu itu ada, tapi tidak dapat dijelaskan oleh indera bentuk dan wujudnya bagaimana, tidak dapat dilihat, dicium, dan dirasa. Sehingga jika adapun, dia berada diluar batas pengetahuan manusia atau dengan kata lain hanya meyakini keberadaannya saja.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  26. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Membahas noumena tidak dapt akan jauh-jauh dari fenomene. Naumena-fenomena merupakan gagasan dari Imanuel Khan. Naumena merupakan realitas dalam dirinya sendiri. Sesuatu yang menjadi bayangan dari naumena disebut sebagai fenomena. Menurut Khan, hakikat sebenarnya dari realitas itu tidak penah dapat diketahui, yang dapat kita ketahui hanyanya gejaanya atau fenomenanya. Dalam hal ini Khan memahami bahwa akal manusia itu terbatas untuk memperoleh pengetahuan dibalik dari penampakannya. Terimakasih

    ReplyDelete
  27. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  28. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    Pend. Matematika S2 Kelas C

    Nomena merupakan lawan dari fenomena. Kalau fenomena adalah segala sesuatu yang dapat dirasakan oleh panca indera sedangkan nomena adalah segala sesuatu yang tidak dapat dirasakan oleh panca indera. Dalam nomena, segala sesuatu itu ada, tapi tidak bisa dijelaskan oleh panca indera, bentuk/wujudnya seperti, rasanya bagaimana, yang jelas tidak bisa dilihat, dirasa, dicium, atau dibicarakan. Walaupun ada, tapi ia ada diluar batas pengetahuan kita/kita hanya meyakini keberadaannya saja. Membayangkannya saja kita tidak bisa. Misalnya surga, kita hanya tahu surga itu ada, namun surga itu tidak dapat kita rasakan, untuk membayangkannya saja kita tidak tahu. Kita tidak diberikan pengetahuan yang lebih mengenai nemona itu, hanya sekedar tahu saja bahwa itu ada

    ReplyDelete
  29. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Kadang ada sesuatu yang hanya dapat dirasakan keberadaannya tanpa mampu kita jelaskan. Hal itu hanya dapat kita yakini dan percaya saja, sulit dideskripsikan karena berada di luar jangkauan pemikiran walaupun itu nyata adanya. Berbicara tentang noumena, kita dapat meyakini sesuatu itu ada walaupun keberadaannya tidak dapat dijelaskan seperti halnya keyakinan kita akan adanya Allah SWT. Kita yakin dan percaya bahwa Allah itu ada dengan segala kekuasaan dan kebenaranNya.

    ReplyDelete