Dec 2, 2012

NOUMENA





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang NOUMENA, silahkan konek:






Wss Wr Wb
Marsigit

54 comments:

  1. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Noumena adalah sesuatu dalam dirinya sendiri. Sedangkan apa yang menjadi citra atau bayangan dari noumena atau idea oleh Kant disebut sebagai fenoumena. Pengetahuan empiris lewat penelitian-penelitian sains merupakan pengetahuan dari fenoumena. Segala sesuatu yang kita tangkap melalui indera kita baik itu perasaan, emosi, gambaran lewat mata, suara dari telinga, rasa dari sentuhan lidah atau kulit, dan segala sesuatunya hanyalah merupakan entitas fenoumena. Yang noumena tak akan pernah dapat kita ketahui. Menurut Kant noumena merupakan entitas entitas (jamak) yang menyebabkan adanya fenoumena- fenoumena.

    ReplyDelete
  2. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Istilah noumenon umumnya digunakan dalam kontras dengan atau dalam kaitannya dengan fenomena, yang mengacu pada sesuatu yang dapat ditangkap oleh atau merupakan objek indra. Sebuah fenomena bisa saja menjadi noumena jika ada esensinya. Dengan kata lain noumena adalah esensi dibalik fenomena. Noumena merupakan antithesis dari fenomena. Jika fenomena adalah segala sesuatu yang terlihat maka noumena adalah yang tidak terlihat, tidak mampu dipikirkan atau dengan kata lain noumena adalah dibalik fenomena. Noumena dalam hal ini bisa di diskripsikan sebagai solusi dari fenomena matematika, orang awam mengatakannya sebagai rumus atau cara untuk menyelesaikan permasalahan terutama permasalahan matematika.

    ReplyDelete
  3. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Immanuel Kant membagi realitas kedalam dua dunia yaitu fenomena dan noumena. Kedua dunia tersebut saling bertentangan dan asaling melengkapi. Fenomena merupakan segala sesuatu yang bisa kita persepsikan dengan panca indera. Sedangkan noumena adalah arti hakiki dari benda itu sendiri yang tidak dapat kita jelaskan dengan persepsi panca indera. Benda itu sendiri “The thing it self “, yang satu, yang tetap, tidak berubah, yang banyak, yang tunggal, yang cantik, yang kecil, yang hitam, dan lain sebagainya, itu merupakan sebuah fenomena, yakni yang dapat kita definisikan berdasarkan panca indera kita. sedangkan contoh dari noumena adalah Wahyu Tuhan. Kita tidak mampu membayangkannya. Tetapi tedapat buktinya yaitu mushaf Al-Qur’an.

    ReplyDelete
  4. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Noumena umumnya kontras dengan fenomena yang mengacu pada sesuatu yang tampak atau obyek dengan indera. Dalam filsafat Plato, alam noumenal disamakan dengan dunia ide diketahui pikiran filosofis dan berbeda dengan alam fenomenal yang disamakan dengan dunia realitas sensorik. Dalam filsafat Kant, noumenon sering dikaitkan dengan sesuatu dalam dirinya sendiri.

    ReplyDelete
  5. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Noumena adalah sesuatu yang berasal dari dalam diri individu tersebut dan yang menjadi bayangan dari noumena yaitu idea. Noumena digunakan untuk menyebutkan suatu objek dengan menggunakan panca indera. Kant merumuskan lebih lanjut mengenai apa yang disebut sebagai NOUMENA. Noumena adalah sesuatu dalam dirinya sendiri. Sedangkan apa yang menjadi citra atau bayangan dari noumena atau IDEA (dalam bahasa plato) oleh kant disebut sebagai fenoumena. Yang noumena tak akan pernah dapat kita ketahui. Menurut kant noumena merupakan entitas entitas (jamak) yang menyebabkan adanya fenoumena- fenoumena.

    ReplyDelete
  6. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Noumena merupakan sebuah obyek atau kejadian yang dapat dirasakan tanpa menggunakan alat indra, tetapi dengan menggunakan olah pikir. Hal ini berarti noumena dapat dirasakan namun sulit untik diartikan. Noumena berkaitkan dengan bagaimana kita mampu berpikir mengemukakan ide-ide kita tanpa kita merasakannya. Kita mampu memahami noumena sesuai dengan apa yang ada dalam pemikiran kita.

    ReplyDelete
  7. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Menurut Immanuel Kant segala sesuatu yang bisa terlihat oleh panca indra itu disebut fenomena sedangkan segala keberadaannya hanya bisa dirasakan oleh pikiran disebut sebagai noumena. Segala sesuatu yang dapat dilihat, dipegang, diraba, didengar merupakan fenomena, roh dan arwah merupakan noumena. Keberadaan noumena hanya bisa dipikirkan namun tidak bisa diketahui melalui panca indera kita. Jadi, keberadaan Tuhan yang adalah Roh bisa kita imani meskipun tidak bisa kita lihat.

    ReplyDelete
  8. Noumena adalah arti hakiki dari benda itu sendiri yang tidak dapat kita jelaskan dengan persepsi panca indera. Noumena yang menyebabkan adanya fenomena. Hal ini menunjukan bahwa untuk menjelaskan suatu hal maka diperlukan istilah-istilah yang akan terus berkebang. Istilah tersbut mungkin hampir sama dengan yang dipakai oleh filsuf dimasa lalu. Misal empiris adalah fenomena dan idea adalah noumena.

    ReplyDelete
  9. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari sini saya mendapatkan informasi baru yaitu noumena/noumenon. Dari literasi yang saya baca, Immanuel Kant menggambarkan benda secara fenomenon (penampakan benda) dan noumenon (Das Ding an Sich/ Benda pada dirinya) yang tidak kita ketahui.(Hardiman, 2007: 138). Yang kita tangkap sebagai penampakan merupakan sintesis dari efk subjek dan objek dan unsur a priori, yaitu formalitas ruang dan waktu yang sudah ada pada subjek.

    ReplyDelete
  10. Assalamu'alaikum wr.wb.

    Dalam filsafat, noumena adalah "the thing its self" benda itu sendiri yang tidak dapat kita jelaskan dalam persepsi panca indera. Sedangkan yang dapat dijelaskan dengan persepsi panca indera itu namanya fenomena.Menurut Immanuel Kant, pengalaman itu hanya terjadi pada fenomena.

    Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    ReplyDelete
  11. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Nah ini. Ini benar-benar baru bagiku. Oleh karenanya sering ku dibikin pusing olehnya. Lah gimana ndak pusing? beberapa kali ku baca elegi, muncul beberapa kali pula si neumena. Dan sebanyak kali-kali itulah ku dibuat pusing. Sama seperti cara-cara sebelumnya, ku tanya google, ku dapat jawaban, salah satunya bilang padaku noumena adalah "sesuatu dalam dirinya sendiri". Nah ternyata, makin ku baca, makin bingung aku diajaknya. Dan sekarang melalui link-link di atas, ku mulai membangun kembali pondasi rumahku, ku dapat pengertian (salah satunya):

    "noumenon (Das Ding an Sich) benda yang ada pada dirinya yang tidak kita ketahui"

    Sejujurnya, ini masih menahan saya dalam ruang kebingunngan, pak. Mohon pencerahan, misal denga elegi-elegi

    ReplyDelete
  12. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Noumena itu sebagai kebalikan dari fenomena. Kalau fenomena adalah sesuatu yang dapat diindera, sebaliknya noumena tidak dapt diindera. Jika fenomena dikaitkan dengan dunia alam lahir yang dapat di inderai, maka noumena adalah berkaitan pada dunia gaib metafisik yang keberadaannya di luar pengalaman inderawi. Noumena biasanya dicontohkan sebagai wahyu, arwah, dan lain-lain. Mohon maaf, saya belum terlalu jauh memahami apa itu noumena, apakah itu ruh, arwah, atau itu hanya implisit atau ada sesuatu dibalik itu,, saya masih belum memahami.

    ReplyDelete
  13. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Awalnya saya berpikir bahwa noumena sama dengan fenomena yang artinya kejadian atau peristiwa. Ternyata maksud dari keduanya berbeda namun memiliki keterkaitan. Noumena adalah sesuatu dalam dirinya sendiri. Sedangkan apa yang menjadi bayangan dari noumena oleh kant disebut sebagai fenomena. Segala sesuatu yang kita tangkap melalui indera yang berupa perasaan, emosi, apa yang dilihat mata, di dengar dari telinga, dan segala sesuatunya hanyalah merupakan penggambaran dari fenoumena. Menurut kant pula, noumena merupakan entitas-entitas (jamak) yang menyebabkan adanya fenomena- fenomena. Sehingga apa yang menjadi noumena tidak akan pernah dapat kita ketahui. Atau dengan kata lain, noumena dapat dirasakan namun tidak dapat diungkapkan secara inderawi manusia.

    ReplyDelete
  14. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Noumena adalah sesuatu yang tidak bisa dipahami dengan panca indera, jadi istilah noumena ini digunakan untuk menyebutkan sesuatu yang berkaitan dengan hal-hal ghoib misalnya seperti arwah, cara untuk memahaminya adalah melalui spiritual yaitu yang bisa kita pahami dan temukan maksudnya melalui penjelasan dalam Al-qur’an dan Hadis sehingga dari sanalah kita memahami dan percaya bahwa ada sesuatu atau istilah yang tidak bisa kita pahami melalui panca indera misalnya seperti alam kandungan, alam barzah, dll. Begitulah sepengetahuan saya tentang noumena yang saya peroleh melalui perkuliahan bapak sebelumnya.

    ReplyDelete
  15. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Manusia dikarunia dengan intuisi untuk membedakan mana yang termasuk fenomena ataupun neumena. Fenomena merupakan segala sesuatu yang dapat diamati dan dicermati melalui panca indra, sedangkan naumena merupakan kebalikan dari sebuah fenomena contonya seperti jiwa atau roh manusia, karena jiwa atau roh merupakan sesuatu hal yang tidak dapat di tangkap dengan kemampuan panca indra manusia.

    ReplyDelete
  16. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. Noumena adalah lawan kata dari fenomena (dalam filsafat, dua istilah ini saling diperhadadapkan). Fenomena dapat diartika sebagai segala sesuatu yang dapat dirasakan atau menjadi objek pengalaman dari pancaindera (segala suatu hal yang dapat dipersepsi oleh pencaindera). Sedangkan nomena adalah sesuatu yang melampaui kapasitas pancaindera (suatu hakikat yang berada di luar dari pengalaman material) seperti keberadaan Tuhan dan makhluk gaib lainnya. Wallahualam bisahwab!

    ReplyDelete
  17. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Istilah Noumena merupakan istilah yang baru bagi saya, ketika S1 saya juga pernah belajar Filsafat Ilmu namun belum pernah mendengar istilah ini, merujuk pada salah satu link yang Bp. berikan (http://www.newworldencyclopedia.org/entry/Noumenon), disana tertulis bahwa "In the philosophy of Immanuel Kant, noumenon, thing in itself (German Ding an sich), and transcendental object are nearly synonymous expressions used to refer to the unknowable, indescribable reality that, in some way, lies "behind" the world of observed phenomena". dapat disimpulkan bahwa menurut imanuel kant, Noumena merupakan realitas yang tidak dapat diketahui dan tak terlukiskan bahwa, entah bagaimana, terletak "di belakang" dunia fenomena yang teramati.

    ReplyDelete
  18. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Noumena bukan merupakan suatu paham, melainkan pembagian atau kriteria. Noumena merupakan makna hakiki dari segala sesuatu yang tidak bisa diketahui atau dipersepsi dengan panca indera. Menurut I Kant, noumena merupakan entitas yang menyebabkan adanya fenomena. Segala sesuatu yang tidak dapat dipersepsi oleh panca indera tersebut dipikirkan sehingga menjadi ada. Misalnya Tuhan. Tuhan tidak dapat dipersepsi melalui panca indera, tetapi sudah jelas sekali bahwa Tuhan itu ada. Jadi, Tuhan itu ada karena bisa dipikir tapi tak bisa dilihat dan itu merupakan noumena.

    ReplyDelete
  19. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Assalamu'alaikum wr wb.
    Fenomena dan Noumena adalah dua kejadian atau peristiwa (objek) yang ada di dalam dunia ini. Noumena adalah suatu objek atau peristiwa yang terpisah atau diluar dari persepsi atau panca indra manusia. Sedangkan Fenomena adalah kebalikan dari Noumena, yaitu peristiwa atau objek yang dapat dirasakan oleh panca indra atau pengalaman manusia. Contoh dari Noumena adalah objek surga dan neraka, yang secara noumena itu ada dan diyakini oleh manusia, tapi fenomena belum dilihatkan secara langsung oleh manusia.

    ReplyDelete
  20. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Nomena secara sederhana dapat diartikan sebagai hal yang terdapat dalam diri sendiri dan tidak nampak. Hal inilah yang masih menjadi kendala guru dalam memahami siswanya, apabila guru tidak mau mendekati siswa dan menganali satu-satu psikologi siswa. Hal ini akan berpengaruh pada ketertarikan siswa dalam pembelajaran. Maksdunya apabila guru tidak mengenal nomena masing-masing atau secara garis besar siswa dikelasnya akan meemungkinkan strategi yang digunakan guru dalam pembelajaran tidak sesuai dengan kondisi siswanya. Oleh karena itu menurut saya karena tugas seorang guru sebagai fasilitator maka dia wajib memfasilitasi siswanya dengan salah satu caranya mengetahui nomena siswanya.

    ReplyDelete
  21. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Noumena, something that can be seen but can not be explained by logic intact. Even noemena can exist in every human being. If analogy like a human spirit itself. Everyone believes that they have a spirit but can not really explain the form of the spirit itself. This is proof that all things are incapable of thinking but need to be believed to exist. Like a belief and consciousness that can not be debated only with the mind alone. Both are true in human beings.

    ReplyDelete
  22. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Kebalikan dari fenomena yang membicarakan segala seuatu yang tampak atau menampakka diri, Noumena membicarakan sesuatu yang tidak dapat kita jelaskan dengan persepsi panca indera. Misalnya surga, kita hanya tahu surga itu ada, namun surga itu tidak dapat kita rasakan, untuk membayangkannya saja kita tidak tahu. Kita tidak diberikan pengetahuan yang lebih mengenai nemona itu, hanya sekedar tahu saja bahwa itu ada.

    ReplyDelete
  23. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015

    Noumena adalah hal yang tidak dapat ditangkap oleh indera. Kebalikan dari naumena adalah fenomena. Fenomena adalah segala sesuatu yang dapat ditangkap oleh panca indera. Kita hanya dapat membayangkan dari informasi-informasi yang ada, yang kita pun belum membuktikan kebenarannya, hanya mempercayainya. Seperti adanya arwah, kita tau bahwa arwah itu ada. Tetapi kita tidak bisa melihat arawah dengan panca indera.

    ReplyDelete
  24. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Noumena adalah penyebab utama dari sebuah fenomena, dimana Naomena adala sesuatu hal ayang ada dalam dirinya sendiri, yang tidak dapat kita ketahui. Hasil dari Naomena biasa disebut dengan fenomena. Mungkin yang bisa dicerna adalah entitasnya, seperti ruang dan waktu

    ReplyDelete
  25. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Menurut Khant sejatinya manusia tidak akan mampu menembus ke neumena , jika ada itu merupakan perkiraan manusia.Yang sebenarnya manusia hanya dapat mengetahui fenomena.Manusia hanya dapat memberikan alasan yang praktis.Saya menangkap kalau benda di dalam dirinya sendiri memang sukar untuk diterka maka dikatakanlah noumena.Sebab suatu objek dapat berubah-ubah.Dirinya yang tadi dan sekarang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  26. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Noumena menurut Immanuel Kant yaitu yang ada pada diri kita sendiri. Nouemena yang ada pada orang lain itu tidak ada yang mampu mendefinisikannya. Begitupun dengan apa yang ada pada diri saya, tidak ada orang lain yang mampu mendefinisikan noumena yang ada pada diri saya. Karena yang kita ketahui dari orang lain hanyalah yang mampu kita lihat, kita rasakan dari orang tersebut. Misalnya, kita tidak tahu apa yang sedang terlintas dari pikiran orang yang duduk di depan kita, kita hanya mengetahui dia menggunakan pakaian berwarna apa, hidung, matanya bagaimana. Namun kita tidak mengetahui apapun yang sedang dia fokuskan dalam pengelihatannya, atau dia sedang mencium bau apa. Itulah yang dinamakan noumena, keterbatasan kita mengetahui tentang suatu hal yang tidak dapat kita rasakan melalui alat indera.

    ReplyDelete
  27. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Noumena adalah sesuatu dalam dirinya sendiri. Sedangkan apa yang menjadi citra atau bayangan dari noumena disebut sebagai fenoumena. Dengan kata lain noumena merupakan esensi dibalik fenomena. Jika fenomena sebagai sesuatu yang terlihat atau ditangkap oleh indera lainnya maka noumena adalah yang tidak terlihat, tidak mampu dipikirkan atau dengan kata lain noumena adalah dibalik fenomena.

    ReplyDelete
  28. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Fenomena sudah tak asing lagi ditelinga sedangkan noumena tidak banyak orang mengenalnya termasuk kami. Berdasarkan belajar dari apa yang disampaikan imanuel kant bahwa noumena merupakan entitas, tak terwujud namun memiliki bayangan. Noumena ada dalam diri setiap manusia tertuang dalam ide dan dibayangkan berupa fenomena. Oleh karena itu untuk menghasilkan fenomena-fenomena yang baik dan menarik harus didasari dari neoumena yang apik dan menarik pula. Terima Kasih.

    ReplyDelete
  29. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Berdasarkan web diatas, noumena adalah objek atau peristiwa yang diajukan yang ada secara independen dari pengertian dan / atau persepsi manusia. Istilah noumenon umumnya digunakan bila dibandingkan dengan, atau dalam kaitannya dengan, istilah fenomena, yang mengacu pada sesuatu yang dapat ditangkap oleh atau merupakan objek indra. Filosofi modern pada umumnya skeptis terhadap kemungkinan pengetahuan yang terlepas dari indera, dan Immanuel Kant memberikan pandangan ini tentang ekspresi kanoniknya: bahwa dunia nakal ada, tapi sama sekali tidak dapat diketahui melalui sensasi manusia.

    ReplyDelete
  30. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa Noumea yang berasal dari istilah Yunani yang berarti objek atau kejadian yang ada secara terpisah dengan indera dan/atau persepsi manusia. Istilah Noumea lazimnya dignakan sebagai lawan atau dihubungkan dengan istilah fenomena, yang menyatakan segala sesuatu yang dapat diterima oleh indera. Salah satu pernyataan Kant mengenai Noumea adalah bahwa dunia Noumea kemungkinan ada, namun tidak dapat diketahui melalui sensasi manusia.

    ReplyDelete
  31. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Berdasarkan beberapa sumber yang saya baca, Noumena adalah sesuatu dalam dirinya sendiri. Sedangkan apa yang menjadi citra atau bayangan dari noumena atau IDEA (dalam bahasa plato) oleh Kant disebut sebagai fenoumena. Pengetahuan empiris melalui penelitian-penelitian sains merupakan pengetahuan dari fenoumena. Segala sesuatu yang kita tangkap melalui indera kita baik itu perasaan, emosi, gambaran lewat mata, suara dari telinga, rasa dari sentuhan lidah atau kulit, dan segala sesuatunya hanyalah merupakan entitas fenoumena. Waktu, jarak, ruang, benda dan segala sesuatu yang kita cerna hanyalah entitas fenoumena. Yang noumena tak akan pernah dapat kita ketahui. Menurut kant noumena merupakan entitas entitas (jamak) yang menyebabkan adanya fenoumena- fenoumena.

    ReplyDelete
  32. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Imanuel Kant mengatakan bahwa noumena merupakan entitas, tak terwujud namun memiliki bayangan. Berdasarkan beberapa referensi yang saya baca, noumena adalah sesuatu yang ada dalam diri sendiri, sedangkan apa yang menjadi citra atau bayangan dari noumena disebut sebagai fenoumena. Dengan kata lain fenomena sebagai sesuatu yang terlihat atau ditangkap oleh panca indera, sebaliknya noumena adalah yang tidak terlihat atau tidak mampu dipikirkan.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  33. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Implikasi Noumena dalam ilmu pengetahuan dapat dijabarkan sebagai berikut. Pengetahuan empiris yang melalui penelitian-penelitian sains merupakan pengetahuan dari fenoumena. Segala sesuatu yang kita tangkap melalui indera kita baik itu perasaan, emosi, gambaran lewat mata, suara dari telinga, rasa dari sentuhan lidah atau kulit, dan segala sesuatunya hanyalah merupakan entitas fenoumena. Waktu, jarak, ruang, benda dan segala sesuatu yang kita cerna hanyalah entitas fenoumena. Sedangkan noumena tidak akan pernah dapat kita ketahui karena noumena merupakan entitas entitas (jamak) yang menyebabkan adanya fenoumena- fenoumena.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  34. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Immanuel Kant membedakan antara fenomena dan noumena. Fenomena menunjukkan kepada suatu hal yang dapat kita tangkap dengan kesadaran atau indra, sedangkan noumena atau bisa disebut sebagai "ilmu titen" adalah kenyataan yang berbeda dari apa yang ditangkap oleh mata. Noumena itu nyata hanya saja di bawah kendali dan kesadaran manusia. Realitas dunia yang dapat kita lihat ini terkadang menunjukkan sesuatu yang berbeda dan tidak dapat kita pahami secara empiris. Menurut Kant noumena merupakan hal yang tidak sama dengan pengalaman manusia. Pengalaman itu berdasar fenomena, akan tetapi tidak dengan noumena. Noumena itu samar. Oleh karena itulah manusia tidak dapat mengatakan hal-hal mengenai noumena selain hanya menyadari bahwa hal tersebut ada. Noumena itulah yang berinteraksi dengan pikiran manusia sehingga melahirkan pengalaman.Noumena merupakan antithesis dari fenomena.

    ReplyDelete
  35. Junianto
    PM C

    Dari sumber di atas disebutkan bahwa noumena adalah apa yang terjadi pada diri kita sendiri. Wujud dari noumena adalah fenomena. Noumena hanya diri kita yang mampu mengetahui secara detail dan pasti, sedangkan orang lain hanyalah melihat secara parsial dalam bentuk fenomena. Jadi, apapun yang diliha orang lain terhadap diri kita tidak akan menyamai apa yang sejatinya terjadi pada diri kita. Hal ini disebabkan karena tidak ada orang yang lebih paham tentang diri kita kecuali diri kita sendiri.

    ReplyDelete
  36. Nur Dwi Laili
    17709251059
    PMC

    Noumena terkait dengan metafisik. Noumena merupakan suatu objek yang ditangkap dengan persepsi. Istilah noumenon umumnya digunakan bila dibandingkan dengan istilah fenomena, yang mengacu pada sesuatu yang dapat ditangkap oleh indra. Jika fenomena adalah apa yang tampak nyata maka noumena merupakan sesuatu yang tidak tampak atau ada dalam pikiran kita.

    ReplyDelete
  37. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Noumena berkaitan dengan fenomena. Fenomena dapat diamati oleh panca indra pengamat. Sedangkan Noumena dapat diartikan sebagai sesuatu itu sendiri yang tidak dapat dijelaskan dengan persepsi panca indera. Kant berpendapat bahwa manusia hanya bisa mengetahui fenomena dan tidak pernah bisa menembus ke noumenon.

    ReplyDelete
  38. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Dalam nomena, segala sesuatu itu ada, namun tidak bisa dijelaskan oleh panca indera, bentu maupun wujudnya seperti apa, rasanya bagaimana, yang jelas tidak bisa dilihat, dirasa, dicium, atau dibicarakan. Meskipun ada, tapi ia ada diluar batas pengetahuan kita dan kita hanya meyakini keberadaannya saja. Membayangkannya saja kita tidak bisa. Dapat dimisalkan surga, kita hanya tahu surga itu ada, namun surga itu tidak dapat kita rasakan, untuk membayangkannya saja kita tidak tahu. Kita tidak diberikan pengetahuan yang lebih mengenai nemona itu, hanya sekedar tahu saja bahwa itu ada.

    ReplyDelete
  39. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Fenomena adalah segala sesuatu yang bisa terlihat oleh panca indra sedangkan noumena adalah segala sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh panca indra dan keberadaannya hanya bisa dirasakan oleh fikiran. Contoh noumena adalah , Tuhan bisa kita fikirkan tapi tidak bisa di panca indera yakni diraba, dilihat. Jadi keberadaan Tuhan itu ada meskipun kita tidak bisa melihatnya tapi kita hanya bisa merasakan dan meyakini keberadaanya.

    ReplyDelete
  40. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Jika fenomena merupkakan segala sesuatu yang bisa kita persepsikan dengan panca indera. Sedangkan noumena merupakan arti hakiki dari benda itu sendiri yang tidak dapat kita jelaskan dengan persepsi panca indera. Jadi, noumena merupakan hakikat dari objek itu sendiri. Misalnya, fikiran atau perasaan tidak dapat kita lihat dengan panca indera, tetapi fikiran atau perasaan tersebut dapat kita rasakan keberadaannya dan dapat kita maknai sendiri. Hal ini juga menandakan bahwa kemampuan manusia sesungguhnya terbatas. Sehingga, hindarilah sifat-sifat yang sepatutnya tidak pantas kita punyai seperti sombong dan merasa diri lebih baik dari yang lain.

    ReplyDelete
  41. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Naumena erat kaitannya dengan fenomena. Jika kita memahami fenomena adalah apa yang terjadi dan dapat kita tangkat dengan panca indra kita, maka apa yang berada dibaliknya adalah yang disebut neumena. Neumena sendiri secara sederhana bisa dikatakan adalah sebagai suatu ide, ia tak nampak, tidak dapat di panca indra, namun kebenaran adanya ada. Perwujudan dari naumena ini adalah fenomena.

    ReplyDelete
  42. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Secara sederhana neumena merupakan objek atau peristiwa yang diajukan yang ada secara independen dari pengertian dan / atau persepsi manusia. Menurut Immanuel Kant, dalam filsafat neumena adalah ungkapan yang hampir sama yang digunakan untuk merujuk pada realitas yang tidak dapat diketahui dan tak terlukiskan bahwa terletak "di belakang" dunia fenomena yang teramati. Bagi Kant, kita sama sekali tidak bisa mengatakan hal-hal selain hal yang kita lihat berdasarkan persepsi indra kita. Karena dalam ruang dan waktu, bentuk intuisi kita diproses dengan bentuk dasar (kategori) pemahaman kita atau yang disebut dengan fenomena.

    ReplyDelete
  43. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Sebagaimana, kita mengetahui bahwasannya di dunia ini terdiri dari dua jenis objek yang berbeda, yaitu mereka yang nampak dan yang tak nampak. Dalam hal ini, kita telah mengetahui bahwa yang mengkaji mengenai hal yang nampak adalah fenomena. Jadi noumena bisa dikatakan lawan dari fenomena, yaitu mengkaji mengenai objek-objek yang tak nampak
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  44. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Menurut Immanuel Kant, noumena memiliki sinonim dengan objek transendental yang digunakan untuk mengacu pada sesuatu yang tidak diketahui. Artinya noumena merupakan segala sesuatu yang tidak dapat dirasakan oleh pancaindera, namun keberadaannya mungkin ada. Berbeda halnya dengan fenomena, yang dapat dirasakan oleh pancaindera. Maka noumena sering dikatakan yang ada disebalik fenomena, realita yang tak terlukiskan yang terletak "di belakang" dunia fenomena yang diamati.

    ReplyDelete
  45. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Nomena, sebuah paham yang memandang sesuatu adalah tidak bisa diungkapkan. Tapi mengungkap dirinya sendiri. Tidak bisa dideskripsikan, karena pendeskripsian hanyalah subjeksi. Tapi mendeskripsi dirinya sendiri. Lepas dari semua pendapat, pembenaran, maupun penyalahan akan dirinya. Semua orang mampu mendefinisikannya. Namun tidak seorangpun benar. Karena dia, mendefinisikan dirinya sendiri. (Bicky Perdana Putra: 2008)

    ReplyDelete
  46. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Noumena dan fenoumena memilki konsep yang berkebalikan. Noumena adalah sesuatu yang berasal dari dalam diri individu tersebut dan yang menjadi bayangan dari noumena yaitu idea. Noumena digunakan untuk menyebutkan suatu objek dengan menggunakan panca indera. Sedangkan fenoumena adalah segala sesuatu yang nampak dengan panca indera.

    ReplyDelete
  47. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Noumena bukanlah suatu aliran atau paham, melainkan suatu kriteria atau pembagian. Noumena adalah kebalikan dari fenomena. Jika fenomena melihat atau menyebut suatu objek yang dapat dilihat dengan panca indera. Noumena dapat menyebutkan hal-hal yang tidak dapat dilihat oleh panca indera. Keberadaan noumena hanya dapat dirasakan oleh pikiran manusia.

    ReplyDelete
  48. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Noumena adalah mengemukakan suatu peristiwa yang dikenal tanpa menggunakan indera. Dalam filsafatnya Plato, noumena disamakan dengan dunia ide dalam pikiran filosofis.

    ReplyDelete
  49. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum wr.wb Prof
    Noumena adalah sesuatu yang bisa kita lihat. Noumena itu kontradiksi dengan metafisik. Noumena itu berfokus apa yang sedang kita lihat kita kenal kita alami . Misal, saya sedang membaca buku halaman 2, maka yang ada di halaman 2 adalah noumena yang saya baca, tapi halaman yang lain merupakan metafisiknya.

    ReplyDelete
  50. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Nomena merupakan kontrasnya dari fenomena. Jika fenomena adalah segala yang ada dan mungkin ada yang dapat dipersepsikan oleh panca indera manusia, maka nomena adalah segala yang aada dan mungkin ada yang tidak dapat dipersepsikan oleh panca indera manusia. Sehingga dalam nomena, segala sesuatu itu ada, tapi tidak dapat dijelaskan oleh indera bentuk dan wujudnya bagaimana, tidak dapat dilihat, dicium, dan dirasa. Sehingga jika adapun, dia berada diluar batas pengetahuan manusia atau dengan kata lain hanya meyakini keberadaannya saja.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  51. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Membahas noumena tidak dapt akan jauh-jauh dari fenomene. Naumena-fenomena merupakan gagasan dari Imanuel Khan. Naumena merupakan realitas dalam dirinya sendiri. Sesuatu yang menjadi bayangan dari naumena disebut sebagai fenomena. Menurut Khan, hakikat sebenarnya dari realitas itu tidak penah dapat diketahui, yang dapat kita ketahui hanyanya gejaanya atau fenomenanya. Dalam hal ini Khan memahami bahwa akal manusia itu terbatas untuk memperoleh pengetahuan dibalik dari penampakannya. Terimakasih

    ReplyDelete
  52. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  53. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    Pend. Matematika S2 Kelas C

    Nomena merupakan lawan dari fenomena. Kalau fenomena adalah segala sesuatu yang dapat dirasakan oleh panca indera sedangkan nomena adalah segala sesuatu yang tidak dapat dirasakan oleh panca indera. Dalam nomena, segala sesuatu itu ada, tapi tidak bisa dijelaskan oleh panca indera, bentuk/wujudnya seperti, rasanya bagaimana, yang jelas tidak bisa dilihat, dirasa, dicium, atau dibicarakan. Walaupun ada, tapi ia ada diluar batas pengetahuan kita/kita hanya meyakini keberadaannya saja. Membayangkannya saja kita tidak bisa. Misalnya surga, kita hanya tahu surga itu ada, namun surga itu tidak dapat kita rasakan, untuk membayangkannya saja kita tidak tahu. Kita tidak diberikan pengetahuan yang lebih mengenai nemona itu, hanya sekedar tahu saja bahwa itu ada

    ReplyDelete
  54. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Kadang ada sesuatu yang hanya dapat dirasakan keberadaannya tanpa mampu kita jelaskan. Hal itu hanya dapat kita yakini dan percaya saja, sulit dideskripsikan karena berada di luar jangkauan pemikiran walaupun itu nyata adanya. Berbicara tentang noumena, kita dapat meyakini sesuatu itu ada walaupun keberadaannya tidak dapat dijelaskan seperti halnya keyakinan kita akan adanya Allah SWT. Kita yakin dan percaya bahwa Allah itu ada dengan segala kekuasaan dan kebenaranNya.

    ReplyDelete