Dec 2, 2012

NOUMENA





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang NOUMENA, silahkan konek:






Wss Wr Wb
Marsigit

37 comments:

  1. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Filsafatnya arwah adalah noumena. Transendennya filsafat adalah noumena. Menurut Immanuel Kant segala sesuatu yang bisa terlihat oleh panca indra itu disebut fenomena sedangkan segala keberadaannya hanya bisa dirasakan oleh fikiran disebut sebagai noumena. Noumena itu di luar dari fenomena. Sesuatu yang dapat dipegang, dilihat, didengar, difikirkan merupakan fenomena, sementara itu ruh dan arwah dianggap noumena. Salah satu contoh noumena adalah Tuhan dan arwah keduanya bisa kita fikirkan tapi tidak bisa di panca indera yakni diraba, dilihat, dan, didengar. Jadi keberadaan Tuhan itu ada meskipun kita tidak bisa melihat-Nya namun kita dapat mengimani-Nya dengan segala dzat Tuhan yang Tuhan tunjukkan kepada kita.

    ReplyDelete
  2. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Noumena merupakan lawan dari istilah “fenomena” yang mengkaji tentang tentang gejala-gejala, objek-objek yang nampak. Objek-objek yang dikaji ini diturunkan dari 3 idea yang besifat a priori (transendental) yaitu Allah (Idea teologis), Jiwa (idea psikologis), dan Dunia (idea kosmologis). Tiga idea inilah objek kajiannya “noumena” yaitu tealitas akal budi murni. “Noumena” ini digunakan sebagai prasyarat yang memungkinkan kita untuk dapat memahami objek (Fenomena).

    Refrensi : Yusuf Lubis, Akhyar. 2016. Filsafat ilmu klasik hingga kontemporer. Jakarta : Rajawali Press. Hal 134

    ReplyDelete
  3. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Noumena adalah sesuatu dalam dirinya sendiri. Sedangkan apa yang menjadi citra atau bayangan dari noumena atau IDEA (dalam bahasa plato) oleh kant disebut sebagai fenoumena. Pengetahuan empiris lewat penelitian-penelitian sains merupakan pengetahuan dari fenoumena. Segala sesuatu yang kita tangkap melalui indera kita baik itu perasaan, emosi, gambaran lewat mata, suara dari telinga, rasa dari sentuhan lidah atau kulit, dan segala sesuatunya hanyalah merupakan entitas fenoumena. Waktu, jarak, ruang, benda dan segala sesuatu yang kita cerna hanyalah entitas fenoumena. Yang noumena tak akan pernah dapat kita ketahui. Menurut kant noumena merupakan entitas entitas (jamak) yang menyebabkan adanya fenoumena- fenoumena.

    ReplyDelete
  4. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    noumenon adalah objek mengemukakan atau peristiwa yang ada tanpa rasa atau persepsi. noumenon Istilah umumnya digunakan dalam kontras dengan atau dalam kaitannya dengan fenomena, yang mengacu pada sesuatu yang dapat ditangkap oleh atau merupakan obyek indra. filsafat modern umumnya telah skeptis tentang kemungkinan independen pengetahuan indera, dan Immanuel Kant memberi titik ini melihat ekspresi kanonik nya: bahwa dunia nomenal mungkin ada, tapi itu benar-benar tidak dapat diketahui melalui sensasi manusia.

    ReplyDelete
  5. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Immanuel kant membagi segala sesuatu dalam hidup ini menjadi dua bagian yaitu noumena dan fenoumena. Segala sesuatu yang bisa terlihat oleh panca indra disebut dengan fenoumena dan segala sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh panca indra serta keberadaannya hanya bisa dirasakan oleh fikiran disebut dengan noumena. Noumena merupakan entitas-entitas (jamak) yang menyebabkan adanya fenoumena- fenoumena. Contoh noumena yaitu Allah SWT, arwah, ruh, malaikat, dsb. Arwah itu ada tapi kita tidak bisa melihatnya, Allah SWT itu ada tetapi tidak bisa dilihat oleh manusia.

    ReplyDelete
  6. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Noumena adalah sesuatu yang berasal dari dalam diri individu tersebut dan yang menjadi bayangan dari noumena yaitu idea. Noumena digunakan untuk menyebutkan suatu objek dengan menggunakan panca indera. Menurut Immanuel Kant, Noumenon itu adalah yang dipikirkan atau yang tidak tampak, dunia gagasan, dunia batiniah. Kant memandang dunia noumena terdiri dari hal-hal dalam-dirinya sendiri (jamak) dan Kant menganggap noumena sebagai penyebab dari persepsi manusia.

    ReplyDelete
  7. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Menurut Immanuel Kant, noumena merupakan sesuatu yang ada dalam dirinya sendiri. Sedangkan yang menjadi bayangan noumena ialah fenomena. Immanuel Kant menyebutkan lebih rinci bahwasannya noumena yang besar/banyak dapat menimbulkan adanya fenomena. Salah satu makalah Bapak mengenai Peran Intuisi Dalam Matematika Menurut Immanuel Kant, disebutkan bahwasanya selamanya manusia tidak akan pernah bisa mengungkap hakekat noumena suatu pengeahuan dibalik fenomena pengetahuan.

    ReplyDelete
  8. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)

    Dunia fenomena berbeda dengan dunia noumena, yang mana merupakan dunia pada dirinya sendiri yang disebut dalam Bahasa Jerman sebagai ‘das Ding an sich’ yang berada di luar perspektif kita. Sesuatu dalam sesuatu itu sendiri, berada melampaui pengalaman kita.
    Kant berpendapat, bahwa kita tidak akan bisa mengetahui dunia noumena. Hal ini selamanya tidak dapat diketahui, karena kita tidak dapat keluar dari perspektif kita tentang dunia.

    ReplyDelete
  9. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Nomena adalah suatu penyebab adanya fenomena. Nomena adalah sesuatu yang ada di dalam dirinya sendiri. Nomena tidak dapat di ketahui lewat panca indera, karena nomena bukanlah fenomena yang dapat diketahui melalui panca indera. Sebagai contoh yang nyata, misalnya fenomena yang terjadi di dunia ini seperti tsunami, maka nomenanya adalah mengapa hal itu bisa terjadi, hanya Allah yang tau. Sebagai manusia mungkin kita hanya menebak-nebak saja. Mungkin karena warganya sudah dzalim, durhaka dengan sang pencipta, atau semua itu karena kerusakan yang diperbuat oleh manusia.

    ReplyDelete
  10. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Noumena merupakan lawan dari istilah “fenomena” yang mengkaji tentang tentang gejala-gejala, objek-objek yang nampak.
    Sehingga dalam noumena yang dikaji merupakan gejala-gejala atau objek-objek yang tidak nampak. Tidak nampak diartikan tidak nampak secara fisik.
    Akan tetapi dapat dirasakan atau dipikirkan.

    ReplyDelete
  11. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Istilah noumenon umumnya digunakan dalam kontras dengan atau dalam kaitannya dengan fenomena, yang mengacu pada sesuatu yang dapat ditangkap oleh atau merupakan objek indra. Filosofi modern pada umumnya skeptis terhadap kemungkinan pengetahuan yang terlepas dari indera, dan Immanuel Kant memberikan pandangan ini tentang ekspresi kanoniknya.
    Noumenon dari bahasa Yunani adalah objek atau peristiwa yang diajukan yang ada tanpa pengertian atau persepsi.

    ReplyDelete
  12. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Objek-objek yang dikaji dalam noumena diturunkan dari 3 idea yang besifat a priori yaitu Allah, Jiwa, dan dunia.
    Dimana dalam mempelajari ketiga hal ini yang nantinya akan mendasari kita dalam mempelajari fenomena yang ada.
    Kita harus dapat memikirkan sesuatu yang ada dan mungkin ada dalam pikiran kita terlebih dahulu untuk mempelajari hal-hal yang nampak.

    ReplyDelete
  13. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Noumena adalah sesuatu dalam dirinya sendiri. Kant mengungkapkan bahwa untuk menjelaskan esensi dari noumena adalah diakui, tetapi dengan tanpa adanya perhitungan dari aturan yang tidak mengakui pengecualian; oleh karena itu kita tidak tahu dan tidak dapat mengetahui penjelasan mengenai keberadaan dari noumena, karena konsep murni dari noumena adalah sebuah intuisi murni yang terlepas dari fenomena yang dialami.

    ReplyDelete
  14. ARNY HADA INDA
    16709251079
    Kant menggunakan kata fenomena untuk menunjukkan penampakkan sesuatu dalam kesadaran, sedangkan noumena adalah realitas yang berada di luar kesadaran pengamat. Menurut Kant, manusia hanya dapat mengenal fenomena-fenomena yang nampak dalam kesadaran, bukan noumena yaitu realitas di luar yang kita kenal. Karena rasio bersifat aktif dalam mengkonstruk fenomena menjadi pengetahuan sesuai dengan kategori-kategori rasio, maka pengetahuan manusia tidak mungkin menjangkau noumena. Noumena selalu tetap menjadi teka-teki dan tinggal sebagai “x” yang tidak dapat dikenal karena ia terselubung dari kesadaran kita.

    ReplyDelete
  15. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Fenomena nampak dalam kesadaran kita ketika berhadapan dengan realitas (noumena) yang kita kenal. Melihat warna biru, misalnya tidak lain adalah hasil cerapan indrawi yang membentuk pengalaman batin yang diakibatkan oleh sesuatu dari luar. Warna biru itu sendiri merupakan realitas yang tidak dikenal pada diri sendiri. Ini berarti kesadaran kita tertutup dan terisolasi dari realitas. Demikianlah, Kant sebenarnya mengakui adanya realitas eksernal yang berada di luar diri manusia, yaitu sebuah realitas yang objeknya terletak pada dirinya sendiri atau noumena, tetapi menurutnya, manusia tidak ada sarana ilmiah untuk mengetahuinya.

    ReplyDelete
  16. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Dalam filsafat Immanuel Kant, noumena memiliki sinonim dengan objek transendental yang digunakan untuk mengacu pada sesuatu yang tidak diketahui, realita yang tak terlukiskan yang terletak "di belakang" dunia fenomena yang diamati . Noumena merupakan segala sesuatu yang tidak dapat dirasakan oleh panca indera yang ada, tapi tidak bisa dijelaskan oleh panca indera bentuk/wujudnya. Walaupun ada, tapi berada diluar batas pengetahuan dimana hanya diyakini keberadaannya saja, dimana tidak diberikan pengetahuan yang lebih mengenai noumena itu, hanya sekedar tahu saja bahwa hal tersebut ada

    ReplyDelete
  17. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    The noumenon (/ˈnɒuːmᵻnɒn/, from Greek: [εν]νοούμενον) is a posited object or event that exists without sense or perception. The term noumenon is generally used in contrast with or in relation to phenomenon, which refers to anything that can be apprehended by or is an object of the senses. Modern philosophy has generally been skeptical of the possibility of knowledge independent of the senses, and Immanuel Kant gave this point of view its canonical expression: that the noumenal world may exist, but it is completely unknowable through human sensation. In Kantian philosophy, the unknowable noumenon is often linked to the unknowable "thing-in-itself" (in Kant's German, Ding an sich), although how to characterize the nature of the relationship is a question yet open to some controversy.
    https://en.wikipedia.org/wiki/Noumenon

    ReplyDelete
  18. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Noumena adalah objek atau peristiwa yang diajukan yang ada tanpa pengertian atau persepsi. Istilah noumena umumnya digunakan dalam kaitannya dengan fenomena yang mengacu pada sesuatu yang dapat ditangkap indera atau merupakan objek indera. Noumena dapat memunculkan adanya fenomena – fenomena atau sebaliknya, dan noumena itu berasal dari dalam diri sendiri.

    ReplyDelete
  19. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Menurut Immanuel Kant, noumena adalah sesuatu dalam dirinya sendiri. Sedangkan kebalikan noumena atau IDEA (dalam bahasaPlato) oleh Kant disebut sebagai fenoumena. Pengetahuan empiris lewat penelitian-penelitian sains merupakan pengetahuan dari fenoumena. Segala sesuatu yang kita tangkap melalui indera kita baik itu perasaan, emosi, gambaran lewat mata, suara dari telinga, rasa dari sentuhan lidah atau kulit, dan segala sesuatunya hanyalah merupakan fenoumena. Waktu, jarak, ruang, benda dan segala sesuatu yang kita cerna hanyalah entitas fenoumena. Yang noumena tak akan pernah dapat kita ketahui. Menurut kant noumena merupakan entitas entitas (jamak) yang menyebabkan adanya fenoumena- fenoumena.

    ReplyDelete
  20. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Berdasarkan sumber saya dapatkan bahwa Noumena merupakan istilah dari bahasa Yunani. Noumena adalah objek atau peristiwa muncul tanpa pengertian atau persepsi. Istilah noumena umumnya digunakan dalam kontras dengan dengan fenomena, yang mengacu pada sesuatu yang dapat ditangkap oleh indra. Dalam filsafat memang dikenal pengetahuan yang diperoleh seseorang tetapi ia tidak mengetahui asalnya dari mana. Yang jelas pengetahuan tersebut tidak berdasarkan pengamatan atau lainnya tetapi langsung saja muncul dalam pikirannya. Dengan kata lain pengetahuan itu terlepas dari indera, dan Immanuel Kant memberikan pandangan tentang cara intuisi. Kita mengenal istilah itu dalam filsafat. Intuisi merupakan cara memperoleh pengetahuan dengan pikiran, dimana sebenarnya sesorang tidak mengetahui asalnya atau tiba-tiba saja sesorang itu mendapatkannya.

    ReplyDelete
  21. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    noumena adalah objek mengemukakan atau peristiwa yang ada tanpa rasa atau persepsi dari pengungkap pendapat . Istilah umumnya digunakan dalam kontras dengan atau dalam kaitannya dengan fenomena , yang mengacu pada sesuatu yang dapat ditangkap oleh atau merupakan objek dari indera. Antara noumena dan fenoumena memiliki konsep yang berkebalikan. Noumena digunakan untuk menyebutkan suatu objek dengan menggunakan panca indera, sedangkan fenoumena adalah segala sesuatu yang nampak dengan panca indera.

    ReplyDelete
  22. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Cinta dan benci ibarat noumena dan phenomena. Noumenon (/ nɒuːmᵻnɒn /, dari bahasa Yunani: [εν] νοούμενον) adalah objek atau peristiwa yang diajukan yang ada tanpa perasaan atau persepsi. [1] [2] Istilah noumenon umumnya digunakan dalam kontras dengan atau dalam kaitannya dengan fenomena, yang mengacu pada sesuatu yang dapat ditangkap oleh atau merupakan objek indra. Filosofi modern pada umumnya skeptis terhadap kemungkinan pengetahuan yang terlepas dari indera, dan Immanuel Kant memberikan pandangan ini tentang ekspresi kanoniknya: bahwa dunia nubuat mungkin ada, namun sama sekali tidak dapat diketahui melalui sensasi manusia. Dalam filsafat Kantian, noumenon yang tidak dapat diketahui sering dikaitkan dengan "hal-in-itself" yang tidak dapat diketahui (dalam bahasa Jerman Kant, Ding an sich), walaupun bagaimana mengkarakterisasi sifat hubungan adalah sebuah pertanyaan yang belum menimbulkan kontroversi. Dapat saya katakn bahwa noumena itu terjadi dengan ada tanpa perasaan atau persepsi, muncul ya muncul. Berebda dengan phenomena yang dapat di tangkap oleh indra kita.

    ReplyDelete
  23. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Ada sesutu hal yang mampu dirasakan dengan hati tetapi tidak dapat dijelaskan dengan kata. Hal itu hanya dapat kita ykini dan percaya saja, sulit dijelaskan atau dideksripsikan karena berada pada luar jangkauan pemikiran kita walaupun itu bersifat nyata adanya. Noumena dapat diyakini sesuatu itu ada waaupun keberadaanya tidak bisa dijelaskan. Sepert halnya dengan Allah SWT, kita meyakini danpercaya bahwa Allah itu ada dengan segala kebenaran dan kekuasaanNya.



    ReplyDelete
  24. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Noumena adalah sesuatu yang berasal dari dalam diri individu tersebut dan yang menjadi bayangan dari noumena yaitu idea. Noumena digunakan untuk menyebutkan suatu objek dengan menggunakan panca indera. Sedangkan fenoumena adalah segala sesuatu yang nampak dengan panca indera. Menurut kant noumena merupakan entitas yang menyebabkan adanya fenoumena. Segala sesuatu yang kita tangkap melalui indera kita baik itu perasaan, emosi, gambaran lewat mata, suara dari telinga, rasa dari sentuhan lidah atau kulit, dan segala sesuatunya hanyalah merupakan entitas fenoumena.

    ReplyDelete
  25. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Pandangan Noumena menjadi salah satu sudut pandang dalam filsafat. Seperti pada prinsip-prinsip lainnya, Noumena memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan istilah atau prinsip yang lain. Noumena menurut Husserl adalah bagian yang tidak terpisahkan dengan fenomena. Dalam pengertian kata noumena adalah konsep sesuatu adalah berasal dari diri sesuatu itu sendiri. Dalam menemukan konsep dari sesuatu tersebut dapat dilakukan tindakan analitik-sintetik.

    ReplyDelete
  26. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya memperoleh pemahaman baru dalam faham filsafat yaitu noumena. Dimana naumena erat kaitannya dengan panca indera, sehingga dapat dikatakan bahwa noumena tersebut merupakan sesuatu yang berasal dari dalam diri individu tersebut dan yang menjadi bayangan dari noumena yaitu idea. Noumena digunakan untuk menyebutkan suatu objek di luar panca indra kita. Misalnya dari aspek spiritual, jika tidak ada konsep Tuhan, mungkin tidak adil bagi manusia jika melihat seorang yang berbuat dosa sepanjang hidupnya kemudian tidak ada yang mengadilinya di kemudian hari

    ReplyDelete
  27. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Nomena merupakan benda atau kejadian yang diajukan ada tanpa rasa atau persepsi. Istilah nomena umumnya digunakan terkait dengan fenomena, yang mengacu pada sesuatu yang dapat ditangkap oleh atau merupakan objek indra. Kant masih membedakan antara fenomena dan nomina. Wilayah fenomena masih dapat diketahui oleh akal, sedangkan wilayah nomena tidak dapat diketahui. Tuhan adalah wilayah nomena ini. Fenomena adalah gejala yang tampak yang dapat diamati, sedangkan nomina adalah mengukur Tuhan dengan akal sama dengan menimbang emas gunung dengan timbangan emas (meminjam pemikiran lbn Khaldun) (Imam Sukardi, 2003).

    ReplyDelete
  28. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Noumena adalah sesuatu dalam dirinya sendiri. Sedangkan apa yang menjadi citra atau bayangan dari noumena atau idea oleh Kant disebut sebagai fenoumena. Pengetahuan empiris lewat penelitian-penelitian sains merupakan pengetahuan dari fenoumena. Segala sesuatu yang kita tangkap melalui indera kita baik itu perasaan, emosi, gambaran lewat mata, suara dari telinga, rasa dari sentuhan lidah atau kulit, dan segala sesuatunya hanyalah merupakan entitas fenoumena. Yang noumena tak akan pernah dapat kita ketahui. Menurut Kant noumena merupakan entitas entitas (jamak) yang menyebabkan adanya fenoumena- fenoumena.

    ReplyDelete
  29. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Istilah noumenon umumnya digunakan dalam kontras dengan atau dalam kaitannya dengan fenomena, yang mengacu pada sesuatu yang dapat ditangkap oleh atau merupakan objek indra. Sebuah fenomena bisa saja menjadi noumena jika ada esensinya. Dengan kata lain noumena adalah esensi dibalik fenomena. Noumena merupakan antithesis dari fenomena. Jika fenomena adalah segala sesuatu yang terlihat maka noumena adalah yang tidak terlihat, tidak mampu dipikirkan atau dengan kata lain noumena adalah dibalik fenomena. Noumena dalam hal ini bisa di diskripsikan sebagai solusi dari fenomena matematika, orang awam mengatakannya sebagai rumus atau cara untuk menyelesaikan permasalahan terutama permasalahan matematika.

    ReplyDelete
  30. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Immanuel Kant membagi realitas kedalam dua dunia yaitu fenomena dan noumena. Kedua dunia tersebut saling bertentangan dan asaling melengkapi. Fenomena merupakan segala sesuatu yang bisa kita persepsikan dengan panca indera. Sedangkan noumena adalah arti hakiki dari benda itu sendiri yang tidak dapat kita jelaskan dengan persepsi panca indera. Benda itu sendiri “The thing it self “, yang satu, yang tetap, tidak berubah, yang banyak, yang tunggal, yang cantik, yang kecil, yang hitam, dan lain sebagainya, itu merupakan sebuah fenomena, yakni yang dapat kita definisikan berdasarkan panca indera kita. sedangkan contoh dari noumena adalah Wahyu Tuhan. Kita tidak mampu membayangkannya. Tetapi tedapat buktinya yaitu mushaf Al-Qur’an.

    ReplyDelete
  31. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Noumena umumnya kontras dengan fenomena yang mengacu pada sesuatu yang tampak atau obyek dengan indera. Dalam filsafat Plato, alam noumenal disamakan dengan dunia ide diketahui pikiran filosofis dan berbeda dengan alam fenomenal yang disamakan dengan dunia realitas sensorik. Dalam filsafat Kant, noumenon sering dikaitkan dengan sesuatu dalam dirinya sendiri.

    ReplyDelete
  32. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Dalam filsafat Kant, sebuah objek memiliki bagian dirinya sendiri yang terlepas dari pikiran, yang bertentangan dengan fenomenanya. Juga disebut hal-itu-sendiri, tidak dirasakan atau ditafsirkan, tidak mampu diketahui, namun hanya disimpulkan dari sifat pengalaman. Atau bisa juga diartikan sebagai sebuah objek atau peristiwa yang diajukan seperti yang muncul dalam dirinya sendiri terlepas dari persepsi oleh indera.

    ReplyDelete
  33. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Noumena merupakan sebuah objek atau peristiwa yang dikenal. Dalam filsafat Plato, alam nomenal disamakan dengan dunia ide sedangkan alam fenomenal disamakan dengan dunia realitas sensorik. Menurut Immanuel Kant, dunia nomenal mungkin ada, tapi itu benar-benar tidak bisa diketahui manusia.

    ReplyDelete
  34. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Noumena adalah sesuatu yang berasal dari dalam diri individu tersebut dan yang menjadi bayangan dari noumena yaitu idea. Noumena digunakan untuk menyebutkan suatu objek dengan menggunakan panca indera. Kant merumuskan lebih lanjut mengenai apa yang disebut sebagai NOUMENA. Noumena adalah sesuatu dalam dirinya sendiri. Sedangkan apa yang menjadi citra atau bayangan dari noumena atau IDEA (dalam bahasa plato) oleh kant disebut sebagai fenoumena. Yang noumena tak akan pernah dapat kita ketahui. Menurut kant noumena merupakan entitas entitas (jamak) yang menyebabkan adanya fenoumena- fenoumena.

    ReplyDelete
  35. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Noumena merupakan sebuah obyek atau kejadian yang dapat dirasakan tanpa menggunakan alat indra, tetapi dengan menggunakan olah pikir. Hal ini berarti noumena dapat dirasakan namun sulit untik diartikan. Noumena berkaitkan dengan bagaimana kita mampu berpikir mengemukakan ide-ide kita tanpa kita merasakannya. Kita mampu memahami noumena sesuai dengan apa yang ada dalam pemikiran kita.

    ReplyDelete
  36. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Menurut Immanuel Kant segala sesuatu yang bisa terlihat oleh panca indra itu disebut fenomena sedangkan segala keberadaannya hanya bisa dirasakan oleh pikiran disebut sebagai noumena. Segala sesuatu yang dapat dilihat, dipegang, diraba, didengar merupakan fenomena, roh dan arwah merupakan noumena. Keberadaan noumena hanya bisa dipikirkan namun tidak bisa diketahui melalui panca indera kita. Jadi, keberadaan Tuhan yang adalah Roh bisa kita imani meskipun tidak bisa kita lihat.

    ReplyDelete
  37. Noumena adalah arti hakiki dari benda itu sendiri yang tidak dapat kita jelaskan dengan persepsi panca indera. Noumena yang menyebabkan adanya fenomena. Hal ini menunjukan bahwa untuk menjelaskan suatu hal maka diperlukan istilah-istilah yang akan terus berkebang. Istilah tersbut mungkin hampir sama dengan yang dipakai oleh filsuf dimasa lalu. Misal empiris adalah fenomena dan idea adalah noumena.

    ReplyDelete