Dec 2, 2012

METAPHYSICS





 Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang METAPHYSICS, koneklah:






Wss Wr Wb
Marsigit

30 comments:

  1. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Definisi metafisik yang diuraikan pada link-link di atas hampir memiliki kesamaan yaitu mengungkapkan bahwa Metafisika adalah cabang filsafat yang mengeksplorasi pertanyaan mendasar, termasuk sifat konsep seperti keberadaan, eksistensi dan kenyataan. Artinya metafisik itu yang mempelajari dan memahami mengenai penyebab segala sesuatu sehingga hal tetrtentu menjadi ada.

    ReplyDelete
  2. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Dalam kajian filsafat, Metafisik merupakan bagian dalam aspek telaah ontologis. Secara umum metafisika adalah sesuatu yang tidak dapat di lihat secara fisik, sehingga tidak bisa di uji secara empiris karena keberadaanya yang abstrak. Metafisik sangat berguna ketika kita ingin memahami sesuatu dibalik fisik dari objek sehingga kita dapat menghasilkan berbagai macam kemungkinan dan perspektif yang akan menambah pemahaman kita terhadap suatu objek tersebut.

    ReplyDelete
  3. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Berdasarka link–link diatas dapat kita ketahui bahwa metafisik merupakan analisis terhadap hakikat suatu subyek maupun obyek. Matefisik membahas sesuatu hal yang mendasar , keberadaan realita dan eksistensi suatu obyek dan subyek . Oleh karena itu, untuk mencari hakikat tidak cukup melihat secara fisik namun juga metafisiknya. Terima Kasih

    ReplyDelete
  4. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Berdsarkan salah satu web diatas, kajian pada abad ke-20 memiliki kesan bahwa metafisika adalah studi yang entah bagaimana "melampaui teori fisika, sebuah studi yang ditujukan untuk hal-hal yang mengatasi masalah duniawi Newton dan Einstein dan Heisenberg. Namun kesan ini salah. Kata 'metafisika' berasal dari sebuah judul kolektif dari keempat belas buku karya Aristoteles yang saat ini kita anggap sebagai pembuatan Metafisika Aristoteles. Aristoteles sendiri tidak tahu kata-katanya. Dia memiliki empat nama untuk cabang filsafat yang menjadi subjek materi Metafisika: 'filsafat pertama', 'sains pertama', 'kebijaksanaan', dan 'teologi'.

    ReplyDelete
  5. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa metafisik adalah cabang filsafat yang mengeksplor pertanyaan mendasar mengenai keadaan dan realitas. Metafisik tradisional mencoba menjawab pertanyaan seperti : “Apa yang ada?’ dan “Seperti apa yang ada itu?”. Istilah metafisik diambil dari bahasa Yunani, meta yang berarti ‘lebih dari sekedar’ atau ‘setelah’ dan physika yaitu fisik. Namun metafisik ini memperoleh kritikan dari kaum positivis logis dan menganggapnya tidak berarti.

    ReplyDelete
  6. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Terdapat berbagai pandangan tentang metafisik. Berdasarkan sumber yang saya baca, Metafisik adalah cabang filsafat yang berkaitan dengan proses analitis atas hakikat fundamental mengenai keberadaan dan realitas yang menyertainya. Kajian mengenai metafisika umumnya berporos pada pertanyaan mendasar mengenai keberadaan dan sifat-sifat yang meliputi realitas yang dikaji.

    ReplyDelete
  7. pada saat perkuliahan, Prof Marsigit pernah memberikan penejelasan yang sangat menarik terkait metafisik, beliau memberikan contoh terkait warna handphone beliau yang kalau kita belum belajar fisafat pasti akan menjawab hitam. Akan tetapi menurut filsafat, warna tersebut justru selain hitam. Disebut warna selain hitam, karena sesungguhnya buku tersebut mengambil dan menyerap semua gelombang warna selain hitam masuk ke dalam dirinya sedangkan gelombang warna hitam dia tolak sehingga tampaklah warna tersebut hitam.

    Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    ReplyDelete
  8. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Berdasarkan referensi tersebut dapat saya simpulkan bahwa metafisik diartikan sebagai cabang filsafat yang mengeksplorasi pertanyaan mendasar, termasuk sifat konsep seperti keberadaan, eksistensi, dan kenyataan. Tema yang dipelajari metafisik meliputi eksistensi, objek dan sifat, ruang dan waktu, sebab dan akibat, dan kemungkinan. Cabang utama metafisik adalah ontologi. Ontologi adalah studi filosofis tentang sifat keberadaan, keberadaan, eksistensi, atau kenyataan.

    ReplyDelete
  9. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Kata metafisik sering saya dengar pada perkuliahan ilmu filsafat. Misalkan warna daun adalah hujau, maka secara metafisik warna daun adalah selain hijau. Jika kita melihat daun di kegelapan, maka warna daun menjadi hitam. Jika melihat daun di bawah lampu merah maka warna pun akan berbeda lagi.

    ReplyDelete
  10. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dari berbagai sumber diatas metafisika berasal dari bahasa yunani ta meta ta physica yang artinya “yang datang setelah fisika”
    Metafisika sering disebut sebagai disiplin filsafat yang terumit dan memerlukan daya abstraksi sangat tinggi Objek metafisika menurut Aristoteles, ada dua yakni: ada sebagai yang ada; ilmu pengetahuan mengkaji yang ada itu dalam bentuk semurni-murninya, bahwa suatu benda itu sungguh-sungguh ada dalam arti kata tidak terkena perubahan, atau dapat diserapnya oleh panca indera dan ada sebagai yang illahi; keberadaan yang mutlak, yang tidak bergantung pada yang lain, yakni TUHAN. Metafisika ini terkait dengan kepercayaan yang dikaitkan pada arah hal gaib, dari hasil membaca artikel mengenai metafisika ini menurut definisi masih sulit untuk didefinisikan oleh karena itu para filsuf memberikan pendapat, arti atau pengertian metafisika. Metafisika merupakan bagian sentral dari penyelidikan akademik dan pendidikan ilmiah. Secara tradisonal metafisika upaya untuk menjawab dua pertanyaan dasar dalam istilah yang seluas-luasnya. Pertanyaan dasar tersebut: Apa akhirnya ada dan seperti apa.

    ReplyDelete
  11. Junianto
    PM C

    Dari salah satu sumber di atas bisa saya pahami bahwa metafisik adalah caang filsafat yang mengeksplorasi pertanyaan mendasar, termasuk sifat konsep seperti keberadaan, eksistensi, dan kenyataan. Topik yang berusaha untuk digali informasinya dalam metafisik antara lain eksistensi, objek atau sifat, ruang dan waktu, sebab akibat, dan kemungkinan. Cabang utama metafisik adalah ontologi yatu penyeledikan terhadap kategori dasar keberadaan dan bagaimana hubungan mereka satu sama lain.

    ReplyDelete
  12. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Metafisik dapat diartikan sebagai sesuatu yang dibalik fisik, maka tidaklah mudah memahami metafisik. Dalam https://en.wikipedia.org/wiki/Metaphysics dijelaskan bahwa metafisika adalah cabang filsafat yang mengeksplorasi pertanyaan mendasar, termasuk sifat konsep seperti keberadaan, eksistensi, dan kenyataan. Maka untuk dapat memahami metafisik dari sesuatu kita harus bersikap kritis untuk menggali sesuatu itu dari dasar. Kita juga harus memiliki pengetahuan yang luas sehingga lebih mudah untuk kita menggali dan mengeksplorasi dan tetap sejalan dengan sesuatu yang kita dari metafisiknya.

    ReplyDelete
  13. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Dalam mendefinisikan metafisika membutuhkan pemikiran yang khusus dan mendalam namun setidaknya kita tahu apa itu metafisika. Metafisika ialah cabang filsafat yang mempelajari mengenai bagaimana segala sesuatu itu bisa terjadi dan menjadi ada. Para filsuf berbeda pendapat mengenai penyebab terjadinya, ada yang mengatakan sebab terjadinya itu karena terdapat unsur gaib, sebaliknya ada yang mengatakan bahwa sebab terjadinya itu karena dalam dirinya mempunyai kekuatan untuk melakukannya. Bagi yang beragama islam tentu tahu mengapa sebab terjadinya, karena semua ini sudah ada yang menciptakan dan mengatur yaitu Allah SWT.

    ReplyDelete
  14. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Secara etimologi, metafisik diartikan sebagai “apa yang datang setelah fisika”. Fisika digambarkan sebagai sesuatu yang lebih empiris dan masuk akal, sedangkan metafisik digambarkan sebagai yang yang bebas, abadi, terpisah. Metafisik menjelaskan mengenai apa yang ada di sebaliknya. Metafisik mencari tahu penyebab adanya dan sifat-sifat dasar dari keberadaan benda. Menurut metafisika, benda-benda itu saling terpisah, tidak ada hubungan satu sama lain. Oleh karena itu mereka dapat dikenali. Menurut metafisika, setiap spesies harus dilihat secara terpisah dan terisolasi. Sangat tidak mungkin, jika spesies manusia berhubungan dengan spesies lain.

    ReplyDelete
  15. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Semua bidang dapat diselidiki secara metafisik: manusia, sejarah, moral, hukum, dan Tuhan. Penelitian khusus demikian menghasilkan metafisika terbatas. Jika penelitin metafisik diperluas meliputi segala-galanya yang sekaligus ada, maka menjadi metafisika umum. Metafisika umum bermaksud menyatukan seluruh kenyataan dalam satu visi menyeluruh, menurut intinya yang paling mutlak

    ReplyDelete
  16. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Metafisik ialah melihat sesuatu dari sebaliknya. Berdasarkan sumber yang ada, metafisik adalah cabang filsafat yang mengeksplorasi pertanyaan mendasar, termasuk sifat konsep seperti keberadaan, eksistensi, dan kenyataan. Filsafat memanglah emikirkan hal sedalam mungkin, bahkan yang tidak pernah dipikirkan oleh orang pada umumnya. Sesuatu yang ada dibalik sebuah objekpun dapat menjadi kajian dan dikembangkan keberadaannya. Jika ditarik dalam kehidupan sehari-hari, sebaiknya dalam menilai orang lain maka jangan hanya melihat luarnya saja, tetapi lihatlah juga apa yang ada disebaliknya.

    ReplyDelete
  17. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Metafisik adalah ilmu yang mempelajari bagaimana sesuatu itu ada. Filsafat yang berkaitan dengan proses mengenai keberadaan dan realitas yang menyertainya. Metafisik menurut Emanuel Kant dibagi menjadi 4 macam, ontologi, rasional fisiologi, rasional kosmologi, dan teologi rasional. Metafisik bukan semata-mata hal empiris atau hal yang dapat dijangkau oeh pengalaman individual, melainkan merupakan aspek-aspek yang menjadi dasar realitas itu sendiri.

    ReplyDelete
  18. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Dalam memahami suatu fenomena terkadang kita membutuhkan sebuah alasan. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah memahami konsep dari fenomena itu secara umum. Lalu kita harus memahami fenomena tersebut dengan intuisi kita. Ini dapat dibatu dari pengalaman kita sendiri. Kita hanya perlu mengungkapkan fenoma tersebut dengan cara lain. Akhirnya kita dapat memperoleh pemahaman yang sebenarnnya , mungkin juga melalui pengalaman itu sendiri.a

    ReplyDelete
  19. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  20. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Istilah metaphysics pertama kali berasal dari Aristoteles, dimana maksud dari metaphysics pada saat itu adalah sebagai peringatan kepada siswa bahwa mereka seharusnya mencoba metaphysics hanya jika setelah mereka menguasai “hal yang bersifat fisik” tentang suatu hal. Selanjutnya diketahui bahwa metaphysics merupakan cabang filsafat yang mengeksplorasi pertanyaan mendasar, termasuk sifat konsep seperti keberadaan, eksistensi, dan kenyataan. Topik dari penyelidikan metaphysics meliputi eksistensi atas objek dan sifat, ruang dan waktu, sebab dan akibat, dan kemungkinan. Sedangkan cabang pusat metaphysics adalah ontologi, yaitu penyelidikan terhadap kategori relativitas.

    ReplyDelete
  21. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Kita sebagai para pencari ilmu, kita seharusnya tidak hanya fokus pada apa yang kita pelajari. Karena pada hakikatnya, jika kita ingin mnegetahui secara pasti ilmu yang kita pelajari, maka kita hendaknya melihat metafisik dari ilmu yang kita pelajari. Metafisik merupaka sesuatu yang berada di luar objek yang kita pelajari. Metafisik disini mendukung pemikiran terbuka dari penggitan ilmu.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  22. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Metafisik adalah semua yang ada dalam suatu objek, kecuali yang dapat dilihat dan didengar oleh panca indera. Contohnya panca indera kita menangkap bahwa daun berwarna hijau, maka metafisik daun ialah selain warna hijau. Karena hijau yang kita lihat adalah warna yang dipantulkan ke mata kita, sedangkan warna-warna lain selain hijau diserap oleh daun sehingga tidak nampak oleh penglihatan kita.
    Setiap yang ada di dunia memiliki metafisik, baik itu manusia, hewan, tumbuhan, maupun benda mati. Metafisik suatu objek tidak hanya satu macam saja. Contohnya seekor ayam jago warnanya merah, maka metafisiknya ayam jago itu adalah warna selain merah. Kemudian pagi-pagi ayam jago itu berbunyi kukuruyuk, maka metafisiknya ayam jago itu selain suara kukuruyuk. Ilmu pun merupakan sebuah metafisik, maka senbenar-benar seorang sedang berilmu ialah ketika ia merasa tidak memiliki atau mengetahui apa-apa tentang ilmu tersebut.

    ReplyDelete
  23. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Metafisik adalah dibalik kondisi fisik itu ada sesuatu tersimpan di dalamnya. Layaknya tubuh kita. Misal kita melihat seseorang dengan badan yang tegap, terlihat bugar dari luar, padahal kita tidak tahu di dalamnya, seperti memiliki penyakit jantung, kanker, atau semacamya. Seperti halnya cuaca, kita merasakan panas yang sangat, lalu kita mengeluarkan jemuran, padahal di balik itu sedang terjadi penguapan pertanda akan turun hujan. Metafisik adalah melihat sesuatu dibalik apa yang sebenarnya terjadi dan sangat jarang dilakukan orang. Filsafat tidak melihat kebenaran berdasarkan apa yang kebanyakan orang anggap benar, namun metafisik melihat ada apa dibalik itu semua.

    ReplyDelete
  24. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Sepemahaman saya metafisika sering disebut sebagai disiplin filsafat yang terumit dan memerlukan daya abstraksi sangat tinggi (ibarat seorang mahasiswa untuk mempelajarinya menghabiskan beribu-ribu ton beras), ber-metafisika membutuhkan energi intelektual yang sangat besar sehingga membuat tidak semua orang berminat menekuninya.

    ReplyDelete
  25. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Setelah saya membaca beberapa referensi dari link link di atas yang dapat saya pahmi adalah Metafisika merupakan cabang tradisional filsafat yang bersangkutan dengan menjelaskan sifat dasar dari keberadaan dan dunia. Metafisika mencoba menjelaskan pengertian mendasar dimana orang memahami dunia. Misalnya, keberadaan, benda dan sifat, ruang dan waktu, sebab dan akibat, dan kemungkinan.

    ReplyDelete
  26. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Metafisika merupakan salah satu cabang filsafat yang mempelajari penjelasan asal atau hakikat objek (fisik) di dunia. Manfaat metafisika bagi pengembangan ilmu dikatakan oleh Thomas S. Kuhn yakni ketika kumpulan kepercayaan belum lengkap faktanya, maka ia mesti dipasok dari luar, antara lain adalah ilmu pengetahuan lain, peristiwa sejarah, pengalaman personal, dan metafisika, misalnya adalah upaya-upaya untuk memecahkan masalah yang tak dapat dipecahkan oleh paradigm keilmuan yang lama dan selama ini dianggap mampu memecahkan masalah dan membutuhkan paradigm baru, pemecahan masalah baru.

    ReplyDelete
  27. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Metafisika adalah cabang tradisional filsafat yang bersangkutan dengan menjelaskan sifat dasar dari keberadaan dunia dan yang meliputinya. Metafisika mencoba menjelaskan pengertian mendasar tentang cara orang dalam memahami dunia misalnya keberadaan, benda-benda dan sifat-sifatnya, ruang dan waktu, sebab dan akibat, dan kemungkinan-kemungkinan yang ada. Cabang utama metafisika adalah ontologi, penyelidikan kategori dasar dan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain.

    ReplyDelete
  28. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Metafisik muncul dari karya Aristoteles. Metafisik sendiri merupakan cabang filsafat yang berkaitan dengan proses analitis atas hakikat fundamental mengenai keberadaan dan realitas yang menyertainya. Objek bahasan dalam metafisika bukan hanya hal yang empiris atau hal yangterjangkau oleh pengamatan indrawi, namun menyangkut hal-hal yang menjadi dasar realitas itu sendiri. Sehingga metafisik itu memandang seluatu bukan hanya dari luarnynya saja, namun mekanai sesuatu yang ada di balik wujudnya. Metafisik ini, dibantah keras salah satunya oleh David Hume. Dia mengangap bahwa pengetahuan sejati itu dibentuk oleh fakta dan serangkain matematis. Terimakasih

    ReplyDelete
  29. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum wr.wb Prof
    Metafisik adalah cabang filsafat yang menjawab pertanyaan filsafat secara mendasar. Biasanya pertanyaan yang memerlukan jawaban secara mendasar yaitu ada apa? dan bagaimana?. Namun metafisik menjawab sesuatu sesuai dengan apa yang ada difikirkaannya, dalah cabang filsafat yang berkaitan dengan proses analitis atas hakikat fundamental mengenai keberadaan dan realitas yang menyertainya. Kajian mengenai metafisika umumnya berporos pada pertanyaan mendasar mengenai keberadaan dan sifat-sifat yang meliputi realitas yang dikaji.

    ReplyDelete
  30. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017
    Kehidupan dipenuhi oleh bayak pertanyaan yang kadangkala sulit untuk dapat ditemukan jawabannya. Metafisik dapat menjelaskan hakikat keberadaan suatu objek karena metafisik sifatnya realitas. Hal ini menyebabkan metafisik dapat menentukan mana yang ada dan yang mungkin ada secara gamblang. Dalam kaitan ilmu pengetahuan, semua subjek maupun objeknya bersifat nyata, benar-benar ada dan dapat dirasakan oleh panca indra. Sehingga banyak yang berpendapat, metafisik hanya dapat dipelajari jika telah mampu mengoptimalkan segenap kemampuan (tidak hanya panca indra saja) namun hati dan pikiran juga.

    ReplyDelete