Dec 2, 2012

METAPHYSICS





 Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang METAPHYSICS, koneklah:






Wss Wr Wb
Marsigit

36 comments:

  1. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Kant menyatakan bahwa subyek-subyek metafisika tak mungkin dicapai oleh akal manusia sama sekali. Menanggapi pernyataan Kant tersebut, bagaimana mungkin kita bisa menilai pernyataan Kant ini sebagai salah atau benar, sedangkan pernyataan itu sendiri menyangkut hal yang metafisika yang tidak mungkin dicapai oleh pikiran kita sama sekali?

    ReplyDelete
  2. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Metafisika merupakan istilah yang tak mudah untuk didefinisikan. Metafisika mencoba untuk mengklarifikasi bentuk pokok yang dimengerti orang-orang di dunia mengenai keberadaan sesuatu, obyek dan sifat-sifatnya, ruang dan waktu, sebab dan akibat dan segala kemungkinan yang terjadi di dalamnya. Pusat cabang dari metafisika adalah ontology, kosmologi dan epistemology.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Metafisika berasal dari bahasa Yunani: (meta) = “setelah atau dibalik”, (phusika) = "hal-hal di alam". Metafisika merupakan cabang filsafat yang mempelajari penjelasan asal atau hakekat objek (fisik) di dunia. Metafisika adalah studi keberadaan atau realitas. Dimana metafisika mempersoalkan realitas dan dunia dengan segala struktur dan dimensinya. Apa yang sungguh-sungguh ‘ada’ yang paling utama? Apakah itu ‘kehidupan’? apakah itu ‘dunia fisik’? Apakah keseluruhan kenyataan itu tunggal atau majemuk? Apakah kenyataan itu satu ragam ataukah bermacam ragam? Penggunaan istilah “metafisika” telah berkembang untuk merujuk pada “hal-hal yang diluar dunia fisik”. Menurut para pemikir metafisis seperti Plato dan Aristoteles memberikan asumsi dasar bahwa dunia atau realitas adalah yang dapat dipahami yang mana setiap aliran metafisika mengklaim bahwa akal budi memiliki kapasitas memadai untuk memahami dunia. Seolah – olah akal budi memiliki kualitas “Ampuh” untuk menyibak semua realitas mendasar dari segala yang ada. Sedangkan menurut Hamlyn, metafisika adalah bagian kajian filsafat yang paling abstrak dan dalam pandangan sementara orang merupakan bagian yang paling “tinggi” karena berurusan dengan realitas yang paling utama, berurusan dengan “apa yang sungguh-sungguh ada” yang membedakan sekaligus menentukan bahwa sesuatu itu mungkin ataukah tidak.

    ReplyDelete
  5. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Metafisik adalah istilah sulit untuk menentukan. Bahkan filsuf juga sulit untuk menentukan. Metafisik yang berhubungan dengan sesuatu yang tidak berubah.
    Aristoteles Mengidentifikasi subjek-materi filsafat pertama sebagai penyebab pertama. The berubah pertama penyebab tidak ada tetapi menjadi kesamaan dengan hal-hal bisa berubah karena mereka menyukai kita dan benda-benda dari pengalaman kami, mereka, dan ada kemiripan berhenti.

    ReplyDelete
  6. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Metafisika bukan hanya sekedar mengetahui, namun juga memahami. Pengetahuan inderawi hanya mengetahui dari sisi fisik semata, namun metafisika berusaha memahami apa yang sebenarnya menjadi dasar dari segala hal seperti keberadaan sesuatu di dunia ini, obyek dan sifat-sifatnya, ruang dan waktu, sebab dan akibat dan segala kemungkinan yang terjadi di dalamnya. Metafisika menyiratkan bahwa segala hal yang ada di dunia ini pada dasarnya adalah abstrak, bahwa itulah jawaban atas segala pertanyaan. Segala sesuatunya, senyata apapun, bila ia terus dipertanyakan, maka akan mencapai suatu batas yang tak terelakkan, yang mau tak mau mengarah pada pertanyaan asli. Maka tidak salah bila salah satu cara memahami metafisika adalah melalui repetisi pertanyaan akan suatu realitas hingga pertanyaan itu berhenti dan ia tidak lagi mendapatkan jawaban.

    ReplyDelete
  7. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Metafisika adalah salah satu cabang Filsafat yang mempelajari dan memahami mengenai penyebab segala sesuatu sehingga hal tetrtentu menjadi ada. Jujun S Suriasumantri dalam bukunya “Filsafat Ilmu” mengatakan bahwa metafisika merupakan suatu kajian tentang hakikat keberadaan zat, hakikat pikiran, dan hakikat kaitan zat dengan pikiran. Objek metafisika menurut Aristoteles, ada dua yakni Ada sebagai yang ada; ilmu pengetahuan mengkaji yang ada itu dalam bentuk semurni-murninya, dan ada sebagai yang iLLahi; keberadaan yang mutlak, yang tidak bergantung pada yang lain.

    ReplyDelete
  8. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Metaphysics merupakan ilmu yang mempelajari penyebab segala sesuatu sehingga sesuatu tersebut menjadi ada. Menurut Aristoteles melalui metaphysics manusia dapat mencapai kebenaran akan segala sesuatu. Menurut aristoteles dalam bukunya disebutkan bahwa objek dari metafisika ada 2 yaitu ada sebagai yang ada dan ada sebagai Ilahi. Maksud dari ada dan ada sebagai ilahi yang artinya Tuhan sebagai kesempurnaan tertinggi yang ada untuk ada dalam pemikiran dan perbuatan manusia di bumi.

    ReplyDelete
  9. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Metafisika adalah cabang filsafat yang mengeksplorasi sifat dasar realitas
    Topik penyelidikan metafisik meliputi keberadaan , objek dan sifat , ruang dan waktu , sebab dan akibat , dan kemungkinan . Cabang utama metafisika adalah ontologi , penyelidikan terhadap kategori dasar keberadaan dan bagaimana hubungan mereka satu sama lain. Cabang lain adalah kosmologi metafisik : yang berusaha memahami asal usul dan makna alam semesta oleh pemikiran sendiri.
    Ada dua konsepsi luas tentang apa "dunia" yang dipelajari oleh metafisika. Pandangan klasik yang kuat mengasumsikan bahwa objek yang dipelajari oleh metafisika ada secara independen dari pengamat manapun, sehingga subjeknya adalah ilmu yang paling mendasar. Pandangan yang lebih lemah dan lebih modern mengasumsikan bahwa objek yang dipelajari oleh metafisika ada di dalam pikiran seorang pengamat, sehingga subjek menjadi bentuk introspeksi dan analisis konseptual . Beberapa filsuf, terutama Kant , membahas kedua "dunia" ini dan apa yang bisa disimpulkan tentang masing-masing.

    ReplyDelete
  10. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Metafisika yaitu ilmu yang mempelajari sesuatu yang sebenarnya ada di alam semesta ini, tapi belum terbukti ada. Untuk membuktikan hal tersebut, sangat diperlukan pemikiran dan hati yang bersih, jangan sampai terlena dan terlalu terobsesi untuk menemukannya. Dalam metafisika, apa yang ditangkap oleh pikiran adalah bersifat mental. Maka yang bersifat nyata adalah pikiran, sebab dengan berpikirlah maka sesuatu itu lantas ada. Metafisika juga sering dihubungkan dengan hal-hal yang ghaib, yaitu sesuatu yang tidak dapat ditangkap dengan panca indera. Tapi dengan segala pikiran kita, jika kita yakin hal itu ada, maka semuanya akan ada.

    ReplyDelete
  11. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Metafisika berusaha untuk mengklarifikasi bentuk pokok yang dimengerti orang-orang di dunia mengenai keberadaan sesuatu, obyek dan sifat-sifatnya, ruang dan waktu, sebab dan akibat dan segala kemungkinan yang terjadi di dalamnya.
    Sehingga dalam metafisika sangat sulit sekali untuk mengambil satu definisi yang tetap.
    Hal ini dikarenakan metafisik harus mencoba mengerti setiap individu.

    ReplyDelete
  12. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Secara etimologi, metafisik diartikan sebagai “apa yang datang setelah fisika”. Fisika digambarkan sebagai sesuatu yang lebih empiris dan masuk akal, sedangkan metafisik digambarkan sebagai yang yang bebas, abadi, terpisah. Metafisik menjelaskan mengenai apa yang ada di sebaliknya. Metafisik mencari tahu penyebab adanya dan sifat-sifat dasar dari keberadaan benda. Menurut metafisika, benda-benda itu saling terpisah, tidak ada hubungan satu sama lain. Oleh karena itu mereka dapat dikenali. Menurut metafisika, setiap spesies harus dilihat secara terpisah dan terisolasi. Sangat tidak mungkin, jika spesies manusia berhubungan dengan spesies lain.

    ReplyDelete
  13. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    memang tidak mudah untuk menyatakan apa itu metafisika. tapi berdasarkan wikipedia saya mengetahui bahwa Metafisika adalah cabang filsafat yang mengeksplorasi sifat dasar realitas. Cabang utama metafisika adalah ontologi, penyelidikan terhadap kategori dasar keberadaan dan bagaimana hubungan mereka satu sama lain. Cabang lain adalah kosmologi metafisik: yang berusaha memahami asal usul dan makna alam semesta oleh pemikiran sendiri.

    ReplyDelete
  14. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Salah satu pusat cabang dari metafisika adalah ontology. Ontologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu on/ontos = being atau ada, dan logos = logic atau ilmu.
    Jadi, ontologi bisa diartikan : The theory of being qua being (teori tentang keberadaan sebagai keberadaan), atau Ilmu tentang yang ada.
    Ilmu yang mempelajari hakikat yang ada.

    ReplyDelete
  15. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Berdasarkan link https://www.britannica.com/topic/metaphysics Metafisika, studi filosofis yang objeknya adalah untuk menentukan sifat sebenarnya dari sesuatu dalam hal makna, struktur, dan prinsip apa pun. Dari link yang sama disajikan beberapa makna metafisika sebagai : (1) penyelidikan terhadap apa yang ada, atau apa yang benar-benar ada; (2) ilmu tentang realitas, berlawanan dengan penampilan; (3) studi tentang dunia secara keseluruhan; (4) teori prinsip pertama.

    ReplyDelete
  16. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Metafisika merupakan salah satu cabang ilmu filsafat yang mempelajari dan memahami mengenai penyebab segala sesuatu sehingga hal tertentu menjadi ada, dimana di dalamnya menjelaskan studi keberadaan atau realitas. Belajar dasar-dasar metafisika turut mengarahkan manusia untuk berupaya mengerti lebih dalam keberadaannya. Dengan metafisika orang ingin memahami realitas dalam dirinya sendiri. Berbicara mengenai yang ada berarti bergaul dengan sesuatu yang sungguh-sungguh riil, sejauh yang ada itu sebagai suatu kondisi semua realitas. Metafisika mempunyai objek kajian yang mengatasi pengalaman indrawi yang bersifat individual.

    ReplyDelete
  17. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Metafisika adalah ilmu filsafat mengenai asal muasal sesuatu. Metafisika benar-benar seperti filsafat dalam pengertian saya, saitu memikirkan sesuatu sampai sedetail-detailnya. Seperti asal dari sesuatu, memikirkan hakekatnya, dan pasti sangat berguna. Dikarenakan banyak sekali orang menanyakan, darimana sumbernya, bagaimana bisa tercipta? Segala yang ada dan yang mungkin ada, tentulah erat kaitannya dengan ada, mengada, dan pengada. Tanpa pengada dan mengada, tiadalah sesuatu itu menjadi ada. Pengada yang sejati adalah Allah SWT yang selalu mengada.

    ReplyDelete
  18. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Metafisika merupakan padanan kata yang berasal dari Bahasa Yunani yakni meta yang berarti setelah atau dibalik, dan phisika yang berart hal-hal di alam. Lebih jauh, metafisika berarti studi filsafat yang memiliki objek yang bertujuan untuk menentukan sifat sebenarnya dari hal-untuk menentukan arti, struktur, dan prinsip-prinsip lebih jauh tentang itu. Metafisika mempelajari dan memahami mengenai penyebab segala sesuatu sehingga hal tertentu menjadi ada. Metafisika juga mempelajari penjelasan asal atau hakikat objek (fisik) di dunia.

    ReplyDelete
  19. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Metafisika merupakan cabang filsafat yang mengeksplorasi sifat dasar realitas. Topik penyelidikan metafisik meliputi keberadaan, objek dan sifat, ruang dan waktu, sebab dan akibat, dan kemungkinan. Cabang utama metafisika adalah ontologi, penyelidikan terhadap kategori dasar keberadaan dan bagaimana hubungan mereka satu sama lain. Cabang lain adalah kosmologi metafisik yang berusaha memahami asal usul dan makna alam semesta oleh pemikiran sendiri. Sehingga metafisik mengajarkan kita tentang cara untuk mengetahui apa yang ada dan seperti apa yang dimaksud dengan apa yang ada itu sendiri.

    ReplyDelete
  20. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Topics of metaphysical investigation include existence, objects and their properties, space and time, cause and effect, and possibility. A central branch of metaphysics is ontology, the investigation into the basic categories of being and how they relate to one another. Another branch is metaphysical cosmology: which seeks to understand the origin and meaning of the universe by thought alone.
    There are two broad conceptions about what "world" is studied by metaphysics. The strong, classical view assumes that the objects studied by metaphysics exist independently of any observer, so that the subject is the most fundamental of all sciences. The weaker, more modern view assumes that the objects studied by metaphysics exist inside the mind of an observer, so the subject becomes a form of introspection and conceptual analysis.
    Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Metaphysics

    ReplyDelete
  21. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Metafisika merupakan cabang ilmu Filsafat yang mempelajari dan memahami mengenai penyebab segala sesuatu sehingga hal tertentu menjadi ada. Di samping itu, Hamlyn mendefinisikan metafisika sebagai bagian kajian filsafat yang paling abstrak dan dalam pandangan sementara orang merupakan bagian yang paling “tinggi” karena berurusan dengan realitas yang paling utama, berurusan dengan “apa yang sungguh-sungguh ada” yang membedakan sekaligus menentukan bahwa sesuatu itu mungkin ataukah tidak. Berkaitan dengan pembentukan minat intelektual, maka metafisika mengajarkan mengenai cara berpikir yang serius dan mendalam tentang hakikat-hakikat segala sesuatu yang bersifat enigmatik, hingga pada akhirnya melahirkan sikap ingin tahu yang tinggi sebagaimana mestinya dimiliki oleh para intelektual. Metafisika mengajarkan pada peminat filsafat untuk mencari prinsip pertama sebagai kebenaran akhir
    (http://adipustakawan01.blogspot.co.id/2013/06/metafisika-filsafat-umu.html)

    ReplyDelete
  22. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Dari wikipedia yang diberikan saya memahami bahwa Metafisika adalah cabang filsafat yang mengeksplorasi sifat dasar realitas. Dimana metafisika berusaha menjawab dua pertanyaan mendasar: Apa yang ada? Dan seperti apa itu?
    Ketika kuliah filsafat saya mengetahui bahwa metafisika terdiri dari tiga dasar yaitu ontologi, epistimologi, dan aksiologi. Ontologi adalah objek, epistimologi adalah cara memperolehnya, dan aksiologi adalah manfaat.

    ReplyDelete
  23. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Metafisika adalah salah satu cabang filsafat suatu cabang filsafat yang mempelajari dan memahami mengenai penyebab segala sesuatu sehingga hal tertentu menjadi ada. Filsafat metafisika telah dimulai sejak zaman Yunani kuno. Metafisika pun bagi beberapa orang dianggap sebagai disiplin filsafat terumit dan memerlukan daya abstrak yang tinggi. Topik penyelidikan metafisik meliputi keberadaan objek dan sifat, ruang dan waktu, sebab dan akibat, serta kemungkinan.

    ReplyDelete
  24. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Berbicara masalah metapfisik amka erat kaitannya dengan hal-hal yang tidak bisa dijangkau dengan akal pikiran kita. Metafisika adalah cabang filsafat yang mengeksplorasi sifat dasar realitas.Sementara berbagai pandangan dan metode telah disebut 'metafisika' di sepanjang sejarah, artikel ini mendekati metafisika pertama dari perspektif filsafat analitik kontemporer, dan kemudian mengeksplorasi metafisika dalam tradisi lain.

    ReplyDelete
  25. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Metafiik menjelaskan tentang keberadaan suatu objek karena metafisik bersifat rrealitas. Hal ini menyebabkan metafisik bisa menentukan sendiri maa yang ada dan yang mungkin ada secara jeas. Semua subjek yang ada ada metafisik bersifat nyata, benar-benar ada dan dapat dirasakan oleh panca indra. s

    ReplyDelete
  26. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya memperoleh pemahaman baru dari paham filsafat yaitu metaphysics. Dimana metaphysics ini mempelajari dan memahami mengenai penyebab segala sesuatu sehingga hal tertentu menjadi ada. Sehingga dari sini saya dapat mengatakan bahwa metaphysics ini dapat menjelaskan hakikat keberadaan zat, hakikat pikiran, dan hakikat kaitan zat dengan pikiran. Dalam metaphysics ini memerlukan daya abstraksi sangat tinggi. Kita tahu bahwa dalam proses pertumbuhan kita selalu melalui abstraksi-abstraksi yang terus meningkat, dan hal ini juga sejalan dengan adanya metaphysics ini.

    ReplyDelete
  27. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Metafisika terstruktur dari dua suku kata, yakni meta dan physika. Secara bahasa berasal dari bahasa Yunani yakni meta (sesudah sesuatu atau di balik sesuatu) dan physika berarti nyata, konkret, dapat diukur dan dijangkau panca indera. Eksistensi di balik atau sesudah yang fisik (metafisik) dalam perspektif fisafat perlu dikaji. Metafisika dapat digunakan sebagai studi atau pemikiran tentang sifat tertinggi atau terdalam (ultimate nature) dari keadaan atau kenyataan yang tampak nyata dan variatif. Melalui pengkajian dan penghayatan terhadap metafisika, manusia akan dituntun pada jalan dan penumbuhan moralitas hidup.

    ReplyDelete
  28. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Metafisika adalah salah satu cabang Filsafat yang mempelajari dan memahami mengenai penyebab segala sesuatu sehingga hal tertentu menjadi ada. Metafisika mempelajari penjelasan asal atau hakekat objek (fisik) di dunia. Metafisika mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti: Apakah sumber dari suatu realitas? Apakah Tuhan ada? Apa tempat manusia di dalam semesta?

    ReplyDelete
  29. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Metafisik merupakan salah satu kajian dalam filsafat. Filsafat merupakan kajian tentang segala sesuatu yang ada dan yang mungkin ada, yang menembus ruang dan waktu. Oleh karena nya, untuk mempelajari filsafat kita menggunakan kajian metafisik, dimana hakekat tentang sesuatu objek (fisik) nya dipelajari. Topik penyelidikan metafisik meliputi keberadaan, objek dan sifat, ruang dan waktu, sebab dan akibat, dan kemungkinan. Cabang utama metafisika adalah ontologi, penyelidikan terhadap kategori dasar keberadaan dan bagaimana hubungan mereka satu sama lain. Cabang lain adalah kosmologi metafisik: yang berusaha memahami asal usul dan makna alam semesta oleh pemikiran sendiri.

    ReplyDelete
  30. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Metaphysics berasal dari dua kata yaitu meta yang berarti setelah atau disebalik, dan physics yang berarti hal-hal yang berada di dalam. Dari link yang dibagikan, sangat jelas bahwa metafisika merupakan cabang filsafat yang mempelajari penjelasan atau hakekat objek (fisik) di dunia yang menekankan pada keberadaan atau realitas. Namun seiring zaman, penggunaan istilah ‘metafisika’ telah berkembang untuk merujuk pada ‘hal-hal yang di luar dunia fisik’. Sebagai contoh, toko buku metafisika, bukanlah menjual buku mengenai ontologi, melainkan lebih kepada buku-buku mengenai ilmu gaib atau sihir, pengobatan alternatif, dan hal-hal sejenisnya. Benda-benda itu tidak sepenuhnya tampak sebagaimana adanya, maka tugas metafisika adalah untuk mengungkap apa yang ada didasar pengalaman atau kenyataan apa yang tersembunyi dibalik penampakan indera kita.

    ReplyDelete
  31. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Metafisika merupakan studi filosofis yang objeknya menentukan sifat sebenarnya dari suatu hal untuk menentukan arti, struktur, dan prinsip-prinsip. Metafisika dapat dikatakan sebagai cabang filsafat yang mempelajari penjelasan asal atau hakekat objek di dunia. Metafisika adalah studi keberadaan atau realitas. Metafisika mempersoalkan realitas dan dunia dengan segala struktur dan dimensinya yang berkaitan dengan realitas secara keseluruhan. Sehingga metafisika yaitu bagian kajian filsafat tentang sifat dan fungsi teori tentang realita.

    ReplyDelete
  32. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terima kasih atas sumber-sumber yang telah Bapak berikan. Setelah saya membaca beberapa referensi dari link link di atas yang dapat saya pahami adalah Metafisika merupakan cabang tradisional filsafat yang bersangkutan dengan menjelaskan sifat dasar dari keberadaan dan dunia.

    ReplyDelete
  33. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Secara bahasa, kata Metafisika berasal dari jaman Yunani Kuno, di mana ia menggabungkan dua kata, Meta, yang berarti lebih dan lebih, dan fisika. Dengan demikian, kombinasi itu berarti melampaui dan melampaui fisika. Dalam definisi yang ditemukan di kebanyakan kamus, metafisika disebut sebagai cabang filsafat yang berhubungan dengan sebab pertama dan sifat keberadaan. Hal ini diajarkan sebagai cabang filsafat di kebanyakan universitas akademis dengan label "Filosofi Spekulatif."

    ReplyDelete
  34. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Metaphysics berasal dari Bahasa Yunani yakni meta yang berarti 'setelah' dan phúsika yang berarti 'hal-hal di alam'. Metafisika adalah cabang filsafat yang mempelajari asal atau hakekat objek (fisik) di dunia. Atau Metafisika adalah studi keberadaan atau realitas.

    ReplyDelete
  35. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Menurut Kant metafisika dipahami sebagai suatu ilmu tentang batas-batas rasionalitas manusia. Dalam diri manusia, menurut Kant, ada fakultas yang berperan dalam menghasilkan pengetahuan yaitu sensibilitas yang berperan dalam menerima berbagai kesan inderawai yang tertata dalam ruang dan waktu dan understanding yang memiliki kategori-kategori yang mengatur dan menyatukan kesan-kesan inderawi menjadi pengetahuan. Kant membagi metafisika menjadi empat bagian penting, yaitu (1) Ontology, (2) Rational Physiology, (3) Rational cosmology, dan (4) Rational theology. Metafisika juga merupakan ilmu pengetahuan mengenai sesuatu yang nonfisik baik itu yang ada atau yang mungkin ada. filsafat merupakan refleksi, elegi dibuat salah satu tujuannya adalah supaya para pembaca mampu untuk merefleksikan dirinya, pembaca mampu untuk menerjemahkan hal-hal yang ada di sekitarnya, danjuga untuk menumbuhkan sikap berpikir kritis akan sesuatu.

    ReplyDelete
  36. Metafisik mengkaji sifat-sifat dari suatu fisik tertentu. Misal warna, apa sifat-sifat yang dimiliki warna? Warna merah menunjukkan keberanian. Warna putih kesucian. Atau bentuk geometri, segitiga berarti kokoh, tegas, memimpin. Atau bilangan satu menunjukkan keEsaan. Atau fenomena alam tertentu dapat dicari metafisiknya.

    ReplyDelete