Dec 2, 2012

VITALISM


Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang VITALISM, koneklah ke:





Wss Wr Wb
Marsigit

33 comments:

  1. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Membicarakan tentang kehidupan ailh-alihnya tentu mengaitkan antara yang hidup dengan tak hidup.Kita menyadari sepenuhnya bahwa alam semesta ini dihuni oleh mahluk hidup dan yang tak hidup.Dalam biologi misalnya membahas tentang organisme.Kemudian munculnya teori Darwin dalam memandang awal mula munculnya manusia.Seiring berjalannya waktu banyak para ilmuwan yang melakukan penolakan tehadap teorinya tersebut.Sebagian ahli filsuf dan biologi menolak keseluruhan gagasan dari definisi karena menganggap bahwa kehidupan adalah sesuatu fakta yang tak dapat direduksi secara alami.Terkait bacaan dan penjelasan , Vitalisme menjelaskan tentang organisme atau mahluk hidup dan tak hidup yang memilki perbedaan dan ketergantungan satu sama lain.

    ReplyDelete
  2. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Vitalisme merupakan pandangan yang menganggap makhluk hidup berbeda dengan benda yang tak hidup. Vitalisme juga memiliki sejarah yang berhubungan dengan medis yang menganggap bahwa penyakit disebabkan oleh ketidakseimbangan mental. kekuatan vital ini berkaitan dengan watak dan hati.
    Pada paham vitalisme orang yang berkuasa adalah orang yang kuat dan memiliki daya juang tinggi dalam hidupnya sehingga vitalism berkaitan dengan usaha. Vitalism menganggap kekuatan itu tergantung pada daya dan usaha yang dilakukan manusia.

    ReplyDelete
  3. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Vitalisme merupakan suatu doktrin yang menyatakan adanya kekuatan di ular alam. Kekuatan tersebut memiliki peranan dalam mengatur segala sesuatu yang terjadi di alam semesta. Kaum Vitalisme berangapan bahawa sebuah perbuatan baik adalah orang yang kuat, dapat memaksakan dan menekankan kehendaknya agar berlaku dan ditaati oleh orang-orang yang lemah sehingga rasio hanyalah alat yang berfungsi untuk merasionalisasikan hal-hal atau keputusan-keputusan yang sebetulnya tidak rasional.

    ReplyDelete
  4. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Vitalisme adalah aliran di dalam filsafat yang beranggapan bahwa kekuatan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat irasional atau tidak rasional. Ada manusia yang memiliki kekuatan dalam dirinya, sehingga bisa membentuk suatu pemikiran yang baru, yang sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.

    ReplyDelete
  5. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Vitalisme merupakan suatu paham yang membedakan antara materi dan kehidupan yang memiliki hubungan yang saling bebas. Artinya kehidupan tidak ada hubungannya dengan sesuatu yang tak hidup. Vitalisme juga memandang bahwa kehidupan tidak sepenuhnya dijelaskan secara fisika, kimiawi, karena hakikatnya berbeda dengan yang tak hidup.

    ReplyDelete
  6. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Vitalisme merupakan aliran dalam filsafat yang memandang bahwa adanya kenyataan dalam dunia pada dasarnya tidak terlepas dari entitasnya yakni energy, daya, kekuatan atau nafsu yang bersifat irasional. Pandangan ini mempercayai bahwa seluruh kegiatan ataupun aktivitas manusia merupakan wujud dari energi-energi yang tidak rasional dan liar. Keputusan manusia yang dianggap rasional pada dasarnya adalah wujud dari rasionalisasi saja dari keputusan – keputusan yang tidak rasional. Berdasarkan artikel diatas disampaikan bahwa vitalisme merupakan doktrin yang seringkali digunakan sebagai acuan pada zaman dahulu. Akan tetapi sekarang doktrin ini ditolak oleh para ilmuan aliran utama. Terima Kasih

    ReplyDelete
  7. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Vitalisme adalah aliran di dalam filsafat yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatam, atau nafsu yang bersifat irasional atau tidak rasional. Acuan vitalisme terutama adalah ilmu biologi dan sejarah. Biologi mengajarkan kehidupan ditentukan bukan oleh rasio, melainkan oleh kekuatan untuk bertahan hidup yang bersifat tidak rasional dan liar. Agar organisme tetap bisa, maka tidak ada dan tidak diperlukan oertimbangn rasional, melainkan naluri untuk mempertahankan hidup. Sejarahpun membuktikan hal yang sama bahwa peristiwa-peristiwa penting yang menentukan jalannya sejarah dan peradaban umat manusia, seperti revolusi-revolusi, hampir selalu digerakkan oleh dorongan-dorongan atau energi-energi yang sangat tidak rasional dan liar.

    ReplyDelete
  8. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa vitalisme adalah kepercayaan bahwa makhluk hidup secara fundamental berbeda dengan benda mati karena mengandung unsur non-fisik yang diatur oleh prinsip berbeda dari benda mati.

    ReplyDelete
  9. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dari link yang diberikan diatas dapat saya pahami bahwa vitalisme merupakan suatu aliran yang mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak diluar materi dan kehidupan, dan keduanya tidak bisa saling mengintervensi. Menurut Neitzhe, aliran etika vitalisme yaitu bahwa yang menjadi ukuran baik buruknya perbuatan manusia harus diukur dari ada tidaknya daya hidup atau vitalita yang mengendalikan perbuatan itu. Manusia dikatakan 'hidup segan mati tak mau' jika manusia itu hanya hidup nyawa tanpa produktif berkarya dan bermanfaat untuk lingkunganya. Penilaian vitalitas atau produktivitas menjadi tolok ukur menurut aliran filsafat vitalisme.

    ReplyDelete
  10. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum.Vitalisme adalah paham atau aliran dalam filsafat manusia yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat iirasional atau tidak rasional. Vitalisme percaya bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah berupa adalah energi, daya, kekuatan, non fisik yang tidak rasional dan berdasar insting. Setiap keputusan atau perilaku mausia yang dianggap rasional pada dasarnya adalah rasionalisasi saja dari keputusan-keputusan yang tidak rasional tersebut. Menurut aliran ini rasio hanyalah alat yang berfungsi untuk merasionalisasikan hal-hal atau keputusan-keputusan yang sebetulnya tidak rasional. Wassalamu’alaikum

    ReplyDelete
  11. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Setelah membaca referensi yang Prof. sarankan, dapat saya pahami bahwa vitalisme adalah suatu doktrin yang mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi dan oeleh sebab itu kedua konsep ini, kehidupan dan materi, tidak bisa saling mengintervensi. Dimana doktrin ini menghadirkan suatu konsep energi dan vital yang menyokong suatu kehidupan dan energi ini bisa disamakan dengan keberadaan suatu jiwa. Pada awal perkembangan filosofi di dunia medis, seseorang dinyatakan sakit karena adanya ketidakseimbangan dalam energi vitalnya. Konsep ini sangat kental dalam dunia medis.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  12. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Aliran vitalisme juga merupakan sebuah perbuatan baik. Menurut aliran ini, adalah orang yang kuat, dapat memaksakan dan menekankan kehendaknya agar berlaku dan ditaati oleh orang-orang yang lemah. Manusia hendaknya mempunyai daya hidup atau vitalitas untuk menguasai dunia dan keselamatan manusia tergantung daya hidupnya. Vitalisme juga memandang bahwa kehidupan tidak sepenuhnya dijelaskan secara fisika, kimiawi, karena hakikatnya berbeda dengan yang tak hidup.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  13. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Vitalisme ini merupakan suatu keyakinan bahwa makhluk hidup (organisme hidup) pada dasarnya berbeda dengan yang tidak hidup karena mengandung unsur non-fisik atau diatur oleh prinsip yang berbeda daripada benda mati. Menurut saya, vitalisme ini memang lebih terkait dengan ranah agama, dimana makhluk hidup memiliki ruh yang dicabut ketika ia mati. Tetapi bahkan meskipun sama-sama memiliki ruh, manusia dengan hewan juga berbeda. Manusia memiliki akal pikiran dan hati nurani yang juga sebenarnya membedakan antar manusia hidup dan manusia mati.

    ReplyDelete
  14. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Vitalisme adalah suatu paham yang mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi dan karenanya kedua konsep ini, kehidupan dan materi, tidak bisa saling mengintervensi. Saya baru mengetahui bahwa vitalisme ternyata berhubungan dengan kimia. Konsep vitalisme pada ilmu kimia dapat dilihat kembali pada Jons Jacob Berzelius yang menyebutkan bahwa pada pembagian organik dan anorganik vital force hanya ada pada ikatan organik. Pemikiran mendasar yaitu bahwa materi organik berbeda secara mendasar dengan materi anorganik. Kemudian ahli kimia penganut vitalisme memprediksikan materi organik tidak dapat disintesis atau dibuat dari materi anorganik. Akan tetapi karena perkembangan teknik kimia, Friedrich Wohler dapat membuat urea dari komponen anorganik pada tahun 1828.

    ReplyDelete
  15. Junianto
    PM C

    Vitalisme adalah paham atau aliran dalam filsafat manusia yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat iirasional atau tidak rasional. Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa vitalism merupakan pandangan yang manyatakan bahwa makhluk hidup berbeda dengan benda tak hidup. Hal ini juga menunjukkan bahwa dalam paham ini dikaji tentang perbedaan antara keduanya dan bagaimana keduanya juga memiliki ketergantungan yang cukup tinggi.

    ReplyDelete
  16. Latifah Fitriasari
    PM C

    Vitalisme merupakan suatu doktrin yang menyatakan adanya kekuatan di ular alam. Kekuatan tersebut memiliki peranan yang esensial mengatur segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini. Atau bisa juga merupakan teori ilmiah-filosofis tentang konstitusi batin makhluk hidup (berhayat), organis. Aliran ini berusaha mengembangkan salah satu kekuatan naluri dalam diri manusia. Sehingga mereka berpandangan bahwa makhlk hidup berbeda dengan material mati yang lain, karena memiliki suatu zat yang membuat makhluk itu hidup.

    ReplyDelete
  17. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Vitalism adalah suatu paham yang pusatnya pada kepercayaan akan adanya kekuatan diluar alam. Disebutkan pula dalam sumber lain bahwa Aliran ini merupakan bantahan terhadap aliran natiralisme sebab menurut faham vitalisme yang menjadi ukuran baik dan buruk itu bukan alam tetapi “vitae” atau hidup (yang sangat diperlukan untuk hidup). Tokoh terkenal aliran vitalisme adalah F. Niettsche yang banyak memberikan pengaruh terhadap Adolf Hitler. Vitalisme jika dilihat dalam kehidupan sehari-hari yaitu orang yang tidak percaya pada do’a tidak mau berdo’a. Dia hanya dipenuhi dengan usaha-usaha saja. Maka sebenar-benar hidup itu adalah dinamika interaktif antara fatalisme dan vitalisme.

    ReplyDelete
  18. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Vitalisme adalah suatu doktrin yang mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi dan karenanya, kehidupan dan materi tidak bisa saling mengintervensi. Vitalisme menyatakan bahwa makhluk hidup berbeda dengan makhluk tak hidup karena perbedaan unsur-unsurnya, salah satunya elemen/unsur yang disebut dengan vital/jiwa. Menurut kaum Vitalis kehidupan tak dapat sepenuhnya dijelaskan secara kimiawi dan fisika, karena hakikatnya berbeda dari yang tak hidup. Vitalisme juga menganggap bahwa orang yang dapat hidup adalah orang yang benar-benar memiliki daya untuk hidup, dan orang yang kuat adalah orang yang dapat menekankan keinginannya agar berlaku dan ditaati oleh orang yang lemah

    ReplyDelete
  19. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Untuk menggapai cita-cita tentunya dbutuhkan usaha yang maksimal. Karena usaha yang maksimallah akan melahirkan hasil yang maksimal pula. walaupun tidak semua yang diinginkan terwujud. Ikhtiar manusia dalam menggapai cita-cita yang diinginkan inilah yang disebut dengan Vitalisme.

    ReplyDelete
  20. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Vitalisme adalah keyakinan bahwa makhluk hidup pada dasarnya berbeda dari entitas yang tidak hidup karena mengandung unsur non-fisik atau diatur oleh prinsip yang berbeda daripada benda mati. vitalisme secara eksplisit memanggil sebuah prinsip vital, elemen itu sering disebut sebagai "percikan vital", "energi" atau "élan vital", yang beberapa sama dengan jiwa.

    ReplyDelete
  21. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Vitalisme adalah keyakinan bahwa makhluk hidup pada dasarnya berbeda dari benda tidak hidup karena mengandung unsur non-fisik atau diatur oleh prinsip yang berbeda daripada benda mati. Artinya, hal mendasar yang membedakan antara makhluk hidup dan yang tidak hidup ialah ruh atau jiwa. Setiap makhluk hidup memiliki ruh yang akan dipertanggung jawabkan nantinya. Makhluk hidup selalu melakukan pergerakan menembus ruang dan waktu agar bisa survive sampai sudah habis masanya.

    ReplyDelete
  22. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Aliran filsafat yang sayu ini merupaka lairan dimana memberikan pengertian bahwasannya antara dunia dan materiin itu tidak ada hubungannya satu sama lain. jadi dunia tidak bisa mengintervensi materi, begitujuga sebaliknya bahwa materi tidak bisa mengintervensi dunia. Kdeuanya merupakan hal yang tidak bisa digabungkan satu sama lain, atau bisa dikatakan terpisah satu sama lain. sehingga tidak ada yang namanya saling memberikan timbal balik antara dunia dan materi
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  23. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Vitalism adalah paham yang beranggapan bahwa kenyataan pada dasarnya adalah energi, kekuatan, nafsu yang bersifat irasional atau tidak irasional. Vitalsime mempercayai bahwa segala aktivitas dan perilaku manusia merupakan wujud dari kekuatan agar ditaati oleh orang-orang yang lemah. Di dalam hidup ini, yang diakatakan kuat tidak hanya ditunjukkan dari besarnya kekuatan fisik saja, tetapi dari besarnya intelektual. Oleh karena itu untuk menghadapi era globalisasi sekarang ini dibutuhkan intelektual agar dapat memajukan peradaban bangsa dalam segala hal.

    ReplyDelete
  24. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Orang-orang yang mempercayai doktrin vitalisme ini menganggap bahwa setiap makhluk hidup memiliki energi yang berasal dari alam semesta. Energi yang tidak dapat dilihat secara kasat mata tersebut dianggap mampu menyembuhkan berbagai penyakit melalui berbagai cara tanpa melalui pengobatan modern (rumah sakit). Pengobatan melalui atau menggunakan energi tersebut disebut dengan pengobatan energi. Pengobatan seperti ini juga banyak dikenal dengan sebutan "pengobatan alternatif". Artinya, seseorang yang diobati melalui cara tersebut tidak perlu ke dokter atau rumah sakit atau meminum obat-obat yang berasal dari dokter atau rumah sakit.

    ReplyDelete
  25. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Vitalisme adalah suatu doktrin yang mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi dan karenanya kedua konsep ini, kehidupan dan materi, tidak bisa saling mengintervensi. Dimana doktrin ini menghadirkan suatu konsep energi, yang menyokong suatu kehidupan dan energi ini bisa disamakan dengan keberadaan suatu jiwa. Vitalisme merupakan paham filsafat yang beranggapan bahwa kenyataan sejati adalah energi, daya, kekuatan atau nafsu yang bersifat irrasional atau tidak irrasional. Pada awal perkembangan filosofi di dunia medis, konsep energi ini begitu kental sehingga seseorang dinyatakan sakit karena adanya ketidakseimbangan dalam energi vitalnya.

    ReplyDelete
  26. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Vitalisme adalah ajaran yang mempercayai bahwa setiap benda hidup dalam dirinya terdapat/memiliki kekuatan yang tidak terlihat atau energi yang menyebabkan benda tersebut dinyatakan hidup. Pada doktrin vitalisme, orang-orang yang mempercayai doktrin ini menganggap bahwa setiap makhluk hidup memiliki energi yang berasal dari alam semesta. Energi yang tidak dapat dilihat secara kasat mata tersebut dianggap mampu menyembuhkan berbagai penyakit melalui berbagai cara tanpa melalui pengobatan modern (rumah sakit) atau biasa dikenal dengan pengobatan alternatif.

    ReplyDelete
  27. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Yang saya dapat setelah membaca referensi di atas adalah bahwa vitalisme merupakan pandangan yang mempercayai bahwa setiap benda hidup dalam dirinya terdapat/memiliki kekuatan yang tidak terlihat atau energi yang menyebabkan benda tersebut dinyatakan hidup. dan berbeda dengan benda material mati. Vitalisme juga memandang bahwa kehidupan tidak sepenuhnya dijelaskan secara fisika, kimiawi, karena hakikatnya berbeda dengan yang tak hidup

    ReplyDelete
  28. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  29. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Vitalism merupakan paham atau aliran dalam filsafat yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, kekuatan, atau nafsu yang bersifat irrasional atau tidak rasional. Pada kenyataan yang tidak rasional, maka vitalisme berbeda dari idealisme dan materialisme. Vitalisme percaya bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah berupa energi, kekuatan, non fisik yang tidak rasional. Setiap keputusan atau perilaku manusia yang dianggap rasional pada dasarnya adalah rasionalisasi dari keputusan-keputusan yang tidak rasional tersebut. Menurut aliran ini, rasio hanyalah alat yang berfungsi untuk merasionalisasikan hal-hal atau keputusan-keputusan yang sebetulnya tidak rasional.

    ReplyDelete
  30. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Vitalisme memandang bahwa antara kehidupan dan materi tidaklah bisa disamakan, begitu juga dengan jiwa dan tubuh yang berbeda namun tetap memengaruhi satu sama lain. Vitalisme percaya bahwa kehidupan terletak di luar dunia materi dan percaya bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah berupa adalah energi, daya dan kekuatan. Namun secara logika, antara jiwa dan raga tidak bisa dipisahkan begitu saja. Keduanya mutlak diperlukan bagi seorang individu dalam memahami dirinya secara utuh.

    ReplyDelete
  31. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Dalam pembelajaran biologi ada yang disebut benda hidup dan benda mati/tak hidup. Hidup sering didefinisikan dalam buku biologi yaitu sifat khas yang membedakan sistem kehidupan dari orang yang tidak hidup. Vitalisme adalah paham yang meyakini bahwa yang hidup berbeda dengan yang tak hidup, ini dikarenakan adanya unsur benda mati yang mempengaruhinya, dimana vitalisme secara eksplisit memanggil sebuah prinsip vital.

    ReplyDelete
  32. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Vitalisme memandang ada sesuatu yang sangat penting diluar dari material, yakni sesuatu yang memiliki energi, daya, kekuatan yang berasal dari sesuatu yang tidak rasional. Pemegang paham ini menganggap hal itu ada dan sangat penting, serta tidak perlu adanya bukti empiris seperti sains. Sampai saat ini pandangan semacam ini masih sering ditemui, misalnya saja dalam pengobatan alternatif yang menggunakan kekuatan batin, spiritual, rohani, atau motivasi. Namun bagi para saintis, hal seperti ini tentu bertentangan karena bersifat tidak ilmiah.

    ReplyDelete
  33. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Vitalism memandang bahwa antara kehidupan dan materi tidaklah bisa disamakan, begitu juga dengan jiwa dan tubuh yang berbeda namun tetap memengaruhi satu sama lain. Vitalisme percaya bahwa kehidupan terletak di luar dunia materi dan percaya bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah berupa adalah energi, daya dan kekuatan. Namun secara logika, antara jiwa dan raga tidak bisa dipisahkan begitu saja. Keduanya mutlak diperlukan bagi seorang individu dalam memahami dirinya secara utuh.

    ReplyDelete