Dec 2, 2012

VITALISM


Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang VITALISM, koneklah ke:





Wss Wr Wb
Marsigit

9 comments:

  1. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Vitalisme adalah paham atau aliran dalam filsafat manusia yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat iirasional atau tidak rasional. Vitalisme percaya bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah berupa adalah energi, daya, kekuatan, non fisik yang tidak rasional dan instingtif (liar). Setiap keputusan atau perilaku mausia yang dianggap rasional pada dasarnya adalah rasionalisasi saja dari keputusan-keputusan yang tidak rasional tersebut. Menurut aliran ini rasio hanyalah alat yang berfungsi untuk merasionalisasikan hal-hal atau keputusan-keputusan yang sebetulnya tidak rasional. Tokoh dalam aliran ini adalah Nietzsche, Arthur Schopenheur.

    ReplyDelete
  2. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Vitalism adalah faham bahwa segala yang diciptakan dan hidup memiliki perbedaan dari unsur yang tidak hidup (benda mati). Vitalism ini berbeda dari idealism dan materialism. Faham ini juga menyatakan bahwa suatu organisme disebut makhluk hidup karena mereka memiliki immaterial. Dua buah objek dapat identik secara fisik walaupun yang satu hidup dan lainnya tidak, immaterial ini adalah pembedanya. Sehingga yang hidup dan yang tidak hidup adalah berbeda dari segi pembentukannya.

    ReplyDelete
  3. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami, vitalisme merupakan ideologi yang meyakini bahwa ada beberapa ciri tubuh makhluk hidup hidup yang membuat sifat mereka sepenuhnya tidak dapat dijelaskan secara fisik atau kimiawi. Fitur ini mungkin adalah kehadiran 'hal' lebih lanjut (seperti jiwa/ruh), tapi mungkin juga hanya munculnya hubungan khusus atau prinsip-prinsip terorganisasi yang timbul dari kompleksitas pada organisme biologis. Jenis ideologi yang pertama adalah membayangkan hidup sebagai sejenis cairan berapi-api (listrik hewan, kekuatan hidup), yang perlu dituangkan ke dalam tubuh yang tidak binus agar hal itu menjadi hidup. Pemikiran Aristoteles (De Anima dan De Generatione) merupakansumber utama vitalisme yang lebih mendalam, meyakini bahwa kehidupan hewan terdiri dari jiwa, yang memberikan prinsip penjelasan yang menentukan perkembangan morfologi organisme, dengan prinsip teleologis atau penyebab akhir

    Sumber:
    Blackburn, S. (1996). The Oxford Dictionary of Philosophy Oxford Paperback Reference. Oxford: Oxford University Press.

    ReplyDelete
  4. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Kata vital mungkin tidak asing bagi teman-teman yang SMA/MA jurusan IPA, Ataumungkin yang jurusan alin juga tidak asing dengan kata tersebut, karena sering sekali disebutkan dalam pelajaran biologi bahkan dalm kehidupan sehari-hari sebgai istilah dari bagian penting dalam tubuh manusia yaitu dengan sebutan "Alat Vital". namun itu adalah istilah dalam biologi mungkin akan berbeda dengan istilah vital dalam filsafat, dalam link https://en.wikipedia.org/wiki/Vitalism disebutkan bahwa Vitalisme adalah keyakinan bahwa "organisme hidup pada dasarnya berbeda dari entitas yang tidak hidup karena mengandung unsur non-fisik atau diatur oleh prinsip yang berbeda daripada benda mati".

    ReplyDelete
  5. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Fatal dan Vital. Kali ini "Vitalism". Bagi saya, membutuhkan waktu yang tidak pendek untuk memahami bagaimana vitalism. Maka, setelah beberapa saat berusaha, saya sudah mendapatkan sedikit keberanian untuk menyampaikan gagasan. Berdasarkan beberapa sumber bacaan yang saya baca, saya melihat bahwa vitalism adalah suatu paham atau aliran yang menyatakan bahwa kehidupan ini berada di luar dunia materi dan tidak bisa saling mengintervensi. Akan tetapi, saya pribadi belum memiliki pemahaman terkait pernyataan bahwa kehiduan dan materi yang tidak saling mengintervensi.

    ReplyDelete
  6. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Vitaslisme menjelaskan bahwa segala sesuatu yang ada dan hidup sebenarnya memiliki kekuatan tidak terlihat dan itu vital. Energi atau kekuatan itu yang menyebabkan pergerakan yang menandakan hidup. Selain itu, komponen penting bagi kehidupan ini tidak hanya unsur fisik semata melainkan ada energy, daya, jiwa yang menggerakkan kehidupan ini. hidupnya manusia tidak hanya berasal dari yang terlihat namun dari yang tak terlihat seperti daya juang, energi dll yang menyebabkan manusia tetap dalam pergerakan dan hidup.

    ReplyDelete
  7. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P. Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. sepengetahuan saya, paham ini berasumsi bahwa keseimbangan terletak pada suatu energy yang vital yang berada melampaui kehidupan materi. Jika keseimbangan tergantu maka terjadi suatu yang salah dalam energi vitalnya. Misal dalam ajaran china kuno yang masih mempercayai energy yin dan yang sebagai suatu kesatuan yang vital.

    ReplyDelete
  8. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    177092510005

    Assalamualaikum prof,
    Pandangan ini bertentangan dengan materialisme mekanistis. Vitalisme memiliki doktrin bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi. Kehidupan dan materi, tidak bisa saling mengintervensi. Doktrin ini menghadirkan suatu konsep energi, elan vital, yang menyokong suatu kehidupan dan energi ini bisa disamakan dengan keberadaan suatu jiwa. Oleh karena itu, menurut doktrin ini, makhluk hidup berbeda dengan benda material mati yang lain karena memiliki suatu zat yang membuat makhluk itu hidup. Zat yang berada pada makhluk hidup ini bukanlah benda fisik. Zat tersebut dapat berupa energi yang menjadikan mereka benda hidup. Menurut aliran ini, orang yang kuat, dapat memaksakan dan menekankan kehendaknya agar berlaku dan ditaati oleh orang-orang yang lemah. Manusia hendaknya mempunyai daya hidup atau vitalitas untuk menguasai dunia dan keselamatan manusia tergantung daya hidupnya. Vitalisme juga berpendapat bahwa kehidupan tidak sepenuhnya dijelaskan secara fisika, kimiawi, karena hakikatnya berbeda dengan yang tak hidup.

    ReplyDelete
  9. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Dalam dunia ini kadang terdapat hal yang sangat berbeda. Ada kalanya perbedaan tersebut tidak dapat disatukan karena memang bereda secara konsep dan tidak bisa saing mengintervensi. Menurut literasi yang saya baca vitalism dapat diartikan sebagai paham yang mnyatakan bahwa suatu kehidupan dan materi tidak bisa saling meengintervensi. Apabila saya kaitkan dalam kehidupan sehari-hari dapat saya simpulkan bahwa saat guru menganggap dengan siswanya adalah dunia yang berbeda maka guru dan siswa tidak akan pernah menyatu bagaikan konsep dan materi. Namun apabila guru mau menyatkun diri dengan pemikiran siswa maka guru dapat membantu menyelesaikan permasalahan siswa.

    ReplyDelete