Dec 2, 2012

VITALISM


Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang VITALISM, koneklah ke:





Wss Wr Wb
Marsigit

68 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Kehidupan tidak dipengaruhi oleh adanya materi, namun dipengaruhi oleh hal yang bersifat non materi. Seringkali disebutkan bahwa organ vital dari manusia di antaranya adalah jantung dan otak, mengapa disebut organ vital? Karena sifatnya penting dan utama, begitu pula jiwa dan energi manusia adalah vitalnya suatu kehidupan. Sampai saat ini pandangan sejenis ini masih sering digunakan, dalam pengobatan alternatif yang menggunakan siraman rohani, atau motivasi. Namun bagi para ilmuwan ilmiah, hal tersebut tentu bertentangan karena bersifat tidak ilmiah. Kebenara itu relatif, begitu pula kebenaran dari vitalisme ini. Tergantung dari sudut pandang yang mana, sehingga tidak bisa saling menyalahkan.

    ReplyDelete
  2. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Mitologi terkait dekat dengan legenda maupun cerita rakyat. Mitologi dapat mencakup kisah penciptaan dunia sampai asal mula suatu bangsa. Tidak seperti mitologi, pada cerita rakyat, waktu dan tempat tidak spesifik dan ceritanya tidak dianggap sebagai kisah suci yang dipercaya kebenarannya. Sedangkan pada legenda, pelaku-pelakunya adalah manusia dan meskipun kejadiannya dianggap benar-benar terjadi, dapat mengandung kisah makhluk supranatural (dewa, setan, dsb.) dan kejadian luar biasa (kutukan, keajaiban, dsb.) seperti pada mitologi. Biasanya latar pada legenda adalah masa-masa pada saat manusia sudah ada dan dikaitkan dengan sejarah dan asal mula suatu tempat.

    ReplyDelete
  3. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Vitalisme adalah suatu doktrin yang mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi dan karenanya kedua konsep ini, kehidupan dan materi, tidak bisa saling mengintervensi. Dimana doktrin ini menghadirkan suatu konsep energi, elan vital, yang menyokong suatu kehidupan dan energi ini bisa disamakan dengan keberadaan suatu jiwa. Vitalisme merupakan doktrin yang seringkali digunakan sebagai acuan pada zaman dahulu. Akan tetapi sekarang doktrin ini ditolak oleh para ilmuan aliran utama. “organisme hidup secara mendasar berbeda dari wujud yang tidak hidup karena mereka mengandung beberapa elemen non-fisik atau dikendalikan oleh dasar yang berbeda yang mana bukan merupakan benda tidak bernyawa”.

    ReplyDelete
  4. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Berdasarkan link https://en.wikipedia.org/wiki/Vitalism ,Vitalisme adalah keyakinan bahwa "organisme hidup pada dasarnya berbeda dari entitas yang tidak hidup karena mengandung unsur non-fisik atau diatur oleh prinsip yang berbeda daripada benda mati". [1] A Dimana vitalisme secara eksplisit memanggil sebuah prinsip penting, elemen itu sering disebut sebagai "percikan vital", "energi" atau "vital vital", yang beberapa sama dengan jiwa. Pada abad ke 18 dan ke-19 vitalisme dibahas di antara ahli biologi, dalam sebuah diskusi antara mereka yang merasa bahwa mekanika fisika yang diketahui pada akhirnya akan menjelaskan perbedaan antara kehidupan dan non-kehidupan dan vitalis yang berpendapat bahwa kehidupan tidak dapat dikurangi menjadi proses mekanistik. . Beberapa ahli biologi vitalis mengajukan hipotesis yang dapat diuji yang dimaksudkan untuk menunjukkan kekurangan dengan penjelasan mekanistik, namun percobaan ini gagal memberikan dukungan untuk vitalisme. Ahli biologi sekarang menganggap vitalisme telah dibantah oleh bukti empiris, dan karenanya tergolong dalam ranah agama dan bukan ilmu pengetahuan.



    ReplyDelete
  5. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Vitalisme merupakan salah satu paham yang memandang bahwa Orang-orang yang mempercayai adanya kekuatan atau energi tertentu dalam setiap tubuh makhluk hidup beranggapan bahwa kehidupan dimulai atau diawali dari kombinasi zat yang sangat kompleks. Dengan demikian, doktrin vitalisme ini bertolak belakang dengan doktrin materialisme mekanistik yang mengatakan bahwa alam semesta (jagat raya) ini hanya berawal dan terdiri dari satu zat, yakni zat fisikal, empiris, atau materi. Artinya, jagat raya ini hanya berawal dan terdiri dari zat yang dapat dilihat dan dirasakan secara fisik, melalui indera manusia. Nama lain dari doktrin materialisme mekanistik adalah fisikalisme.

    ReplyDelete
  6. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Vitalisme merupakan hipotesis ilmiah yang tidak mempercayai bahwa organisme hidup pada dasarnya berbeda dari benda tidak hidup karena mengandung beberapa unsur non-fisik yang diatur oleh prinsip-prinsip yang berbeda daripada prinsip benda-benda mati. Selain itu vitslisme merupakan paham atau aliran dalam filsafat manusia yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat iirasional atau tidak rasional.

    ReplyDelete
  7. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Vitalism is the belief that "living organisms are fundamentally different from non-living entities because they contain some non-physical element or are governed by different principles than are inanimate things". Where vitalism explicitly invokes a vital principle, that element is often referred to as the "vital spark", "energy" or "élan vital", which some equate with the soul. In the 18th and 19th century vitalism was discussed among biologists, in a discussion between those who felt that the known mechanics of physics would eventually explain the difference between life and non-life and vitalists who argued that life could not be reduced to a mechanistic process. Some vitalist biologists proposed testable hypotheses meant to show inadequacies with mechanistic explanations, but these experiments failed to provide support for vitalism. Biologists now consider vitalism to have been refuted by empirical evidence, and hence as belonging to the realm of religion rather than that of science.
    Vitalism has a long history in medical philosophies: most traditional healing practices posited that disease results from some imbalance in vital forces.
    Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Vitalism

    ReplyDelete
  8. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Vitalisme adalah keyakinan bahwa organisme hidup pada dasarnya berbeda dari entitas yang tidak hidup karena mengandung unsur non-fisik atau diatur oleh prinsip yang berbeda daripada benda mati. Pada abad ke 18 dan ke-19 vitalisme dibahas di antara ahli biologi, dalam sebuah diskusi antara mereka yang merasa bahwa mekanika fisika yang diketahui pada akhirnya akan menjelaskan perbedaan antara kehidupan dan non-kehidupan dan vitalis yang berpendapat bahwa kehidupan tidak dapat dikurangi menjadi proses mekanistik. Doktrin vitalisme menegaskan bahwa fungsi organisme hidup tidak dapat dihasilkan dari kekuatan fisik dan kimia saja.

    ReplyDelete
  9. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Vitalisme merupakan suatu doktrin yang menyatakan adanya kekuatan di luar alam. Kekuatan itu memiliki peranan yang esensial mengatur segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini ( misalnya Tuhan ). Pendapat ini ditantang oleh beberapa orang lain, karena dalam ilmu alamiah dikatakan bahwa segala sesuatunya harus dapat dianalisis secara eksperimen atau harus cocok dengan metode ilmiah.

    ReplyDelete
  10. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dari link di atas dapat kita ketahui bahwa vitalisme adalah suatu paham yang mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi dan karenanya kedua konsep ini, kehidupan dan materi, tidak bisa saling mengintervensi. Vitalisme percaya bahwa seluruh aktivitas atau perilaku manusia pada dasarnya merupakan perwujudan dari energi-energi atau kekuatan-kekuatan yang tidak rasional dan instingtif.Manusia merasa bahwa perilakuya seolah-olah dilandasi oleh keputusan-keputusan yang rasional, tetapi sesungguhnya didasari oleh energi, naluri, atau nafsu yang tidak rasional. Rasio hanyalah alat yang berfungsi untuk merasionalisasikan hal-hal atau keputusan-keputusan yang sebetulnya tidak rasional. Acuan vitalisme terutama adalah ilmu biologi dan sejarah. Biologi mengajarkan bagaimana kehidupan ditentukan bukan oleh rasio, melainkan oleh kekuatan untuk bertahan hidup (survive) yang sifatnya tidak rasional dan instingtif.

    ReplyDelete
  11. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Vital artinya sangat penting atau tepat. Vitalisme dalam filsafat adalah padangan atau keyakinan bahwa organisme hidup pada dasarnya berbeda dari entitas yang tidak hidup karena mengandung unsur non-fisik atau diatur oleh prinsip yang berbeda daripada benda mati. A Dimana vitalisme secara eksplisit memanggil sebuah prinsip penting, elemen itu sering disebut sebagai "percikan vital", "energi" atau "vital", yang beberapa sama dengan jiwa.

    ReplyDelete
  12. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Vitalisme adalah pandangan bahwa makhluk hidup berbeda dengan benda material mati yang lain karena memiliki suatu zat yang membuat makhluk itu hidup. Suatu kehidupan terletak di luar dunia materi, kehidupan dan materi, tidak bisa saling mengintervensi. Menurut kaum Vitalis hanya dari sudut fisik dan kimia tidak bisa menjelaskan fungsi hidup, tetapi menghadirkan suatu konsep energi yang menyokong suatu kehidupan dan energi ini bisa disamakan dengan keberadaan suatu jiwa.

    ReplyDelete
  13. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Vitalisme adalah keyakinan bahwa "organisme hidup pada dasarnya berbeda dari entitas yang tidak hidup karena mengandung unsur non-fisik atau diatur oleh prinsip yang berbeda daripada benda mati" dari hal demikian maka dapat lah kita mengerti bahwa vitalsm adalah suatu paham atau kepercayaan yang mengatakan bahwa hidup itu terdiri dari unsur biologi.

    ReplyDelete
  14. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Vitalisme adalah paham atau aliran dalam filsafat manusia yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat irasional atau tidak rasional. Vitalisme merupakan suatu doktrin yang menyatakan adanya kekuatan di luar alam. Kekuatan tersebut memiliki peranan yang esensial mengatur segala sesuatu yang terjadi di alam semesta. Pendapat ini ditantang oleh beberapa orang lain karena dalam ilmu alamiah dikatakan bahwa segala sesuatunya harus dapat dianalisis secara eksperimen.

    ReplyDelete
  15. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Vitalism ini berpandangan bahwa antara kehidupan dan materi tidak bisa disamakan, sma hanya dengan jiwa dan tubu yang berbeda namun saling mempengaruhi satu dengan yang lan. Vitalism mempercayai, kehidupan berada diluar dunia materi dan mempercayai bahwa kenyataan sejati pada dasarnya berupa energi, daya dan kekuatan. Namun secara logika, jiwa dan raga sendiri tidak bisa dipisahkan, keduanya mutlak diperlukan bagi seseorang individu dalam memahami diri secara utuh.

    ReplyDelete
  16. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya mendapatkan pengertian paham baru dalam filsafat yaitu tentang vitalism. Dimana vitalism ini sangat erat kaitannya dengan kehidupan dan materi. Kehidupan dan materi ini dikatakan dalam paham ini bahwa tidak bisa saling mengintervensi. Memahami hal ini (kehidupan dan materi) jangan sampai kita terlena karenanya. Kita juga punya kewajiban dalam aspek spiritual kita dan lebih-lebih untuk dapat memikirkan lebih dalam aspek spiritual kita.

    ReplyDelete
  17. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Vitalisme adalah pandangan bahwa makhluk hidup berbeda dengan benda material mati yang lain karena memiliki suatu zat yang membuat makhluk itu hidup. Aliran Vitalisme ini juga menganggap sebuah perbuatan baik jika orang yang kuat dapat memaksakan dan menekankan kehendaknya agar berlaku dan ditaati oleh orang-orang yang lemah. Tokoh-tokoh yang menganut aliran vitalisme diantaranya adalah Henry Bergson, Nicholas Lemery, Antoine Laurent Lavoisier.

    ReplyDelete
  18. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Sebenarnya, saya susah memahami istilah vitalisme. Dari yang saya peroleh, vitalisme adalah paham atau aliran dalam filsafat yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat irrasional atau tidak rasional. Setiap keputusan manusia dalam berperilaku dianggap rasional pada dasarnya adalah rasionalisasi saja dari keputusan-keputusan yang tidak rasional tersebut. Menurut aliran ini rasio hanyalah alat yang berfungsi untuk merasionalisasikan hal-hal atau keputusan-keputusan yang sebetulnya tidak rasional. Kita ketahui bahwa manusia dicipatakan oleh Tuhan Yang Maha Esa beserta akal atau rasio yang dapat digunakan untuk berpikir. Itulah yang menjadikan manusia disebut sebagai makhluk sempurna, karena memiliki akal dan hati.

    ReplyDelete
  19. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Paham vitalisme merupakan paham bahwa pada dasarnya organisme hidup berbeda dari entitas non-hidup, karena mengandung beberapa unsur non-fisik atau diatur oleh prinsip-prinsip yang berbeda dari hal-hal mati. Vitalisme memiliki sejarah panjang dalam filsafat medis. Praktek dalam penyembuhan paling tradisional menyatakan bahwa penyakit mencerminkan beberapa ketidakseimbangan pada energi vital mereka yang membedakan hidup dengan materi yang tidak hidup. Dalam tradisi Barat yaitu dapat diperoleh dari adanya kekuatan penting yang diidentifikasi yaitu sebagai humor. Sedangkan dalam tradisi Timur diusulkan kekuatan yang sama, seperti qi dalam akupunktur dan prana dalam Yoga.

    ReplyDelete
  20. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Berdasarkan artikel dalam link di atas, terdapat perbedaan mendasar antara makhluk hidup dan non-hidp, yaitu mengenai vitalitas. Vitalisme adalah keyakinan bahwa "organisme hidup pada dasarnya berbeda dari entitas yang tidak hidup karena mengandung unsur non-fisik atau diatur oleh prinsip yang berbeda daripada benda mati. Keyakinan inilah yang mengakibatkan perbedaan pada pola pikir makhluk hidup yang berbeda karena vitalitasnya juga berbeda pula. Seperti dari cara berpikir secara rasionalnya, karena rasio setiap makhluk berbeda-beda. Berbeda pula pemerolehan pengetahuannya karena daya serap atau kapasitas otak setiap orang juga berbeda-beda.

    ReplyDelete
  21. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika 2016

    Vitalisme adalah pandangan bahwa makhluk hidup berbeda dengan bendamaterial mati yang lain karena memiliki suatu zat yang membuat makhluk itu hidup.Aliran Vitalisme ini juga menganggap sebuah perbuatan baik jika orang yang kuat dapatmemaksakan dan menekankan kehendaknya agar berlaku dan ditaati oleh orang orang yang lemah. Manusia hendaknya mempunyai daya hidup atau vitalitas untuk menguasaidunia dan keselamatan manusia tergantung daya hidupnya

    ReplyDelete
  22. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Hidup sering didefinisikan dalam buku teks biologi dasar sebagai sifat khas yang membedakan sistem kehidupan dari orang yang tidak hidup. Meskipun ada beberapa tumpang tindih, definisi ini seringkali berbeda, tergantung pada kepentingan penulis. Setiap usaha pada definisi terkait erat dengan teori yang darinya ia memperoleh maknanya (Benner 2010). Beberapa ahli biologi dan filsuf bahkan menolak keseluruhan gagasan bahwa ada kebutuhan untuk sebuah definisi, karena kehidupan untuk mereka adalah fakta yang tak dapat direduksikan tentang dunia alami. Yang lain melihat hidup hanya seperti yang dipelajari oleh para ahli biologi. Ada tiga pendekatan filosofis utama terhadap masalah mendefinisikan kehidupan yang tetap relevan saat ini yaitu pandangan Aristoteles tentang kehidupan sebagai animasi, sifat-sifat alam yang mendasar dan tak dapat direduksi. Pandangan Descartes tentang kehidupan sebagai mekanisme. Dan pandangan Kant tentang kehidupan sebagai organisasi, yang perlu ditambahkan konsep Darwin tentang variasi dan evolusi melalui seleksi alam (Gayon 2010; Morange 2008). Selain itu, kita dapat menambahkan gagasan untuk mendefinisikan kehidupan sebagai sifat yang muncul dari jenis sistem tertentu yang kompleks.

    ReplyDelete
  23. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Kata-kata terakhir yang ditulis oleh Shelley dalam puisi yang belum selesai The Triumph of Life adalah "Lalu, apa itu kehidupan? Saya berteriak. "Jelas Shelley berarti dalam hal ini makna kehiduapn ini merupakan penggunaan teknis dari apa yang membedakan yang bernyawa dari benda mati. C.U.M Smith (1976) dalam The Problem of Life menetapkan untuk menjawab pertanyaan Shelley masalahnya tidak hanya tentang bagaimana materi bisa tetap hidup tetapi juga sadar. Meski sadar, materi hidup adalah masalah bagi para filsuf Democritean. "Fenomena yang tampaknya [Aristoteles] paling mendasar dalam fluks nyata dunia adalah persatuan dan persistensi makhluk hidup individu" (Smith 1976, hal 72). Memang, biologi Aristoteles dan filosofi yang dikembangkannya dari itu canggih dan abadi (Lennox 2001). Jadi untuk Aristoteles tidak ada masalah kehidupan, meski ada masalah bagi pandangan atomis tentang alam yang nampaknya tidak sesuai dengan fenomena biologis (Rosen 1991). Descartes secara radikal mengkonseptualisasikan masalah tersebut oleh dualisme materi dan pikirannya. Hidup adalah masalah dimana sebuah penjelasan harus dicari dalam interaksi mekanistik materi, dan ada pertanyaan tentang bagaimana pikiran berhubungan dengan masalah makhluk hidup. Seiring perkembangan kimia sebagai disiplin pada abad kedelapan belas dan kesembilan belas, tujuan pemikir paling maju adalah mengembangkan teori penjelasan tentang makhluk hidup dalam hal materi dan mekanisme kimia. Upaya semacam itu mengenai apa yang harus diakui sebagai pengurangan dini ditentang oleh kritikus, termasuk beberapa tokoh vitalis, yang posisinya mencakup beragam anti-materialis romantis, melalui ahli kimia yang mencari jenis gaya Newton baru ("kekuatan vital") di alam, terhadap materialis yang memiliki intuisi tentang pentingnya keseluruhan yang terorganisir (Fruton 1972, 1999).

    ReplyDelete
  24. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Vitalisme adalah paham atau aliran dalam filsafat manusia yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat iirasional atau tidak rasional. Vitalisme percaya bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah berupa adalah energi, daya, kekuatan, non fisik yang tidak rasional dan instingtif (liar). Setiap keputusan atau perilaku mausia yang dianggap rasional pada dasarnya adalah rasionalisasi saja dari keputusan-keputusan yang tidak rasional tersebut. Menurut aliran ini rasio hanyalah alat yang berfungsi untuk merasionalisasikan hal-hal atau keputusan-keputusan yang sebetulnya tidak rasional. Tokoh dalam aliran ini adalah Nietzsche, Arthur Schopenheur.

    ReplyDelete
  25. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Vitalism adalah faham bahwa segala yang diciptakan dan hidup memiliki perbedaan dari unsur yang tidak hidup (benda mati). Vitalism ini berbeda dari idealism dan materialism. Faham ini juga menyatakan bahwa suatu organisme disebut makhluk hidup karena mereka memiliki immaterial. Dua buah objek dapat identik secara fisik walaupun yang satu hidup dan lainnya tidak, immaterial ini adalah pembedanya. Sehingga yang hidup dan yang tidak hidup adalah berbeda dari segi pembentukannya.

    ReplyDelete
  26. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami, vitalisme merupakan ideologi yang meyakini bahwa ada beberapa ciri tubuh makhluk hidup hidup yang membuat sifat mereka sepenuhnya tidak dapat dijelaskan secara fisik atau kimiawi. Fitur ini mungkin adalah kehadiran 'hal' lebih lanjut (seperti jiwa/ruh), tapi mungkin juga hanya munculnya hubungan khusus atau prinsip-prinsip terorganisasi yang timbul dari kompleksitas pada organisme biologis. Jenis ideologi yang pertama adalah membayangkan hidup sebagai sejenis cairan berapi-api (listrik hewan, kekuatan hidup), yang perlu dituangkan ke dalam tubuh yang tidak binus agar hal itu menjadi hidup. Pemikiran Aristoteles (De Anima dan De Generatione) merupakansumber utama vitalisme yang lebih mendalam, meyakini bahwa kehidupan hewan terdiri dari jiwa, yang memberikan prinsip penjelasan yang menentukan perkembangan morfologi organisme, dengan prinsip teleologis atau penyebab akhir

    Sumber:
    Blackburn, S. (1996). The Oxford Dictionary of Philosophy Oxford Paperback Reference. Oxford: Oxford University Press.

    ReplyDelete
  27. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Kata vital mungkin tidak asing bagi teman-teman yang SMA/MA jurusan IPA, Ataumungkin yang jurusan alin juga tidak asing dengan kata tersebut, karena sering sekali disebutkan dalam pelajaran biologi bahkan dalm kehidupan sehari-hari sebgai istilah dari bagian penting dalam tubuh manusia yaitu dengan sebutan "Alat Vital". namun itu adalah istilah dalam biologi mungkin akan berbeda dengan istilah vital dalam filsafat, dalam link https://en.wikipedia.org/wiki/Vitalism disebutkan bahwa Vitalisme adalah keyakinan bahwa "organisme hidup pada dasarnya berbeda dari entitas yang tidak hidup karena mengandung unsur non-fisik atau diatur oleh prinsip yang berbeda daripada benda mati".

    ReplyDelete
  28. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Fatal dan Vital. Kali ini "Vitalism". Bagi saya, membutuhkan waktu yang tidak pendek untuk memahami bagaimana vitalism. Maka, setelah beberapa saat berusaha, saya sudah mendapatkan sedikit keberanian untuk menyampaikan gagasan. Berdasarkan beberapa sumber bacaan yang saya baca, saya melihat bahwa vitalism adalah suatu paham atau aliran yang menyatakan bahwa kehidupan ini berada di luar dunia materi dan tidak bisa saling mengintervensi. Akan tetapi, saya pribadi belum memiliki pemahaman terkait pernyataan bahwa kehiduan dan materi yang tidak saling mengintervensi.

    ReplyDelete
  29. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Vitaslisme menjelaskan bahwa segala sesuatu yang ada dan hidup sebenarnya memiliki kekuatan tidak terlihat dan itu vital. Energi atau kekuatan itu yang menyebabkan pergerakan yang menandakan hidup. Selain itu, komponen penting bagi kehidupan ini tidak hanya unsur fisik semata melainkan ada energy, daya, jiwa yang menggerakkan kehidupan ini. hidupnya manusia tidak hanya berasal dari yang terlihat namun dari yang tak terlihat seperti daya juang, energi dll yang menyebabkan manusia tetap dalam pergerakan dan hidup.

    ReplyDelete
  30. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P. Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. sepengetahuan saya, paham ini berasumsi bahwa keseimbangan terletak pada suatu energy yang vital yang berada melampaui kehidupan materi. Jika keseimbangan tergantu maka terjadi suatu yang salah dalam energi vitalnya. Misal dalam ajaran china kuno yang masih mempercayai energy yin dan yang sebagai suatu kesatuan yang vital.

    ReplyDelete
  31. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    177092510005

    Assalamualaikum prof,
    Pandangan ini bertentangan dengan materialisme mekanistis. Vitalisme memiliki doktrin bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi. Kehidupan dan materi, tidak bisa saling mengintervensi. Doktrin ini menghadirkan suatu konsep energi, elan vital, yang menyokong suatu kehidupan dan energi ini bisa disamakan dengan keberadaan suatu jiwa. Oleh karena itu, menurut doktrin ini, makhluk hidup berbeda dengan benda material mati yang lain karena memiliki suatu zat yang membuat makhluk itu hidup. Zat yang berada pada makhluk hidup ini bukanlah benda fisik. Zat tersebut dapat berupa energi yang menjadikan mereka benda hidup. Menurut aliran ini, orang yang kuat, dapat memaksakan dan menekankan kehendaknya agar berlaku dan ditaati oleh orang-orang yang lemah. Manusia hendaknya mempunyai daya hidup atau vitalitas untuk menguasai dunia dan keselamatan manusia tergantung daya hidupnya. Vitalisme juga berpendapat bahwa kehidupan tidak sepenuhnya dijelaskan secara fisika, kimiawi, karena hakikatnya berbeda dengan yang tak hidup.

    ReplyDelete
  32. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Dalam dunia ini kadang terdapat hal yang sangat berbeda. Ada kalanya perbedaan tersebut tidak dapat disatukan karena memang bereda secara konsep dan tidak bisa saing mengintervensi. Menurut literasi yang saya baca vitalism dapat diartikan sebagai paham yang mnyatakan bahwa suatu kehidupan dan materi tidak bisa saling meengintervensi. Apabila saya kaitkan dalam kehidupan sehari-hari dapat saya simpulkan bahwa saat guru menganggap dengan siswanya adalah dunia yang berbeda maka guru dan siswa tidak akan pernah menyatu bagaikan konsep dan materi. Namun apabila guru mau menyatkun diri dengan pemikiran siswa maka guru dapat membantu menyelesaikan permasalahan siswa.

    ReplyDelete
  33. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Jika dilihat dari sisi psikologis maka vitalism dapat berupa adversity quotient atau dapat juga dikatakan daya resiliensi dalam kondisi tertentu. Dalam hidup sangat penting memiliki keduanya. Hidup akan semakin memiliki kekuatan yang luar biasa dorongannya saat dipicu oleh dorongan-dorongan dari dalam diri. Namun, sekilas terkadang sering terabaikan oleh individu saat menghadapi ketidakseimbangan dalam hidup. Seakan-akan hidup akan berakhir begitu saja. Ibarat setiap penyakit yang diderita oleh seseorang, maka penyakit tersebut dapat disembuhkan dengan adanya semangat dalam diri sendiri. Orang lain hanya dapat memberikan support yang pengaruhnya bersifat relatif, dalam artian belum tentu benar-benar signifikan. Upaya menghidupkan jiwa dapat dikatakan sebagai salah satu upaya untuk memperkuat dorongan.

    ReplyDelete
  34. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Membicarakan tentang kehidupan ailh-alihnya tentu mengaitkan antara yang hidup dengan tak hidup.Kita menyadari sepenuhnya bahwa alam semesta ini dihuni oleh mahluk hidup dan yang tak hidup.Dalam biologi misalnya membahas tentang organisme.Kemudian munculnya teori Darwin dalam memandang awal mula munculnya manusia.Seiring berjalannya waktu banyak para ilmuwan yang melakukan penolakan tehadap teorinya tersebut.Sebagian ahli filsuf dan biologi menolak keseluruhan gagasan dari definisi karena menganggap bahwa kehidupan adalah sesuatu fakta yang tak dapat direduksi secara alami.Terkait bacaan dan penjelasan , Vitalisme menjelaskan tentang organisme atau mahluk hidup dan tak hidup yang memilki perbedaan dan ketergantungan satu sama lain.

    ReplyDelete
  35. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Vitalisme merupakan pandangan yang menganggap makhluk hidup berbeda dengan benda yang tak hidup. Vitalisme juga memiliki sejarah yang berhubungan dengan medis yang menganggap bahwa penyakit disebabkan oleh ketidakseimbangan mental. kekuatan vital ini berkaitan dengan watak dan hati.
    Pada paham vitalisme orang yang berkuasa adalah orang yang kuat dan memiliki daya juang tinggi dalam hidupnya sehingga vitalism berkaitan dengan usaha. Vitalism menganggap kekuatan itu tergantung pada daya dan usaha yang dilakukan manusia.

    ReplyDelete
  36. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Vitalisme merupakan suatu doktrin yang menyatakan adanya kekuatan di ular alam. Kekuatan tersebut memiliki peranan dalam mengatur segala sesuatu yang terjadi di alam semesta. Kaum Vitalisme berangapan bahawa sebuah perbuatan baik adalah orang yang kuat, dapat memaksakan dan menekankan kehendaknya agar berlaku dan ditaati oleh orang-orang yang lemah sehingga rasio hanyalah alat yang berfungsi untuk merasionalisasikan hal-hal atau keputusan-keputusan yang sebetulnya tidak rasional.

    ReplyDelete
  37. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Vitalisme adalah aliran di dalam filsafat yang beranggapan bahwa kekuatan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat irasional atau tidak rasional. Ada manusia yang memiliki kekuatan dalam dirinya, sehingga bisa membentuk suatu pemikiran yang baru, yang sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.

    ReplyDelete
  38. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Vitalisme merupakan suatu paham yang membedakan antara materi dan kehidupan yang memiliki hubungan yang saling bebas. Artinya kehidupan tidak ada hubungannya dengan sesuatu yang tak hidup. Vitalisme juga memandang bahwa kehidupan tidak sepenuhnya dijelaskan secara fisika, kimiawi, karena hakikatnya berbeda dengan yang tak hidup.

    ReplyDelete
  39. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Vitalisme merupakan aliran dalam filsafat yang memandang bahwa adanya kenyataan dalam dunia pada dasarnya tidak terlepas dari entitasnya yakni energy, daya, kekuatan atau nafsu yang bersifat irasional. Pandangan ini mempercayai bahwa seluruh kegiatan ataupun aktivitas manusia merupakan wujud dari energi-energi yang tidak rasional dan liar. Keputusan manusia yang dianggap rasional pada dasarnya adalah wujud dari rasionalisasi saja dari keputusan – keputusan yang tidak rasional. Berdasarkan artikel diatas disampaikan bahwa vitalisme merupakan doktrin yang seringkali digunakan sebagai acuan pada zaman dahulu. Akan tetapi sekarang doktrin ini ditolak oleh para ilmuan aliran utama. Terima Kasih

    ReplyDelete
  40. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Vitalisme adalah aliran di dalam filsafat yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatam, atau nafsu yang bersifat irasional atau tidak rasional. Acuan vitalisme terutama adalah ilmu biologi dan sejarah. Biologi mengajarkan kehidupan ditentukan bukan oleh rasio, melainkan oleh kekuatan untuk bertahan hidup yang bersifat tidak rasional dan liar. Agar organisme tetap bisa, maka tidak ada dan tidak diperlukan oertimbangn rasional, melainkan naluri untuk mempertahankan hidup. Sejarahpun membuktikan hal yang sama bahwa peristiwa-peristiwa penting yang menentukan jalannya sejarah dan peradaban umat manusia, seperti revolusi-revolusi, hampir selalu digerakkan oleh dorongan-dorongan atau energi-energi yang sangat tidak rasional dan liar.

    ReplyDelete
  41. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa vitalisme adalah kepercayaan bahwa makhluk hidup secara fundamental berbeda dengan benda mati karena mengandung unsur non-fisik yang diatur oleh prinsip berbeda dari benda mati.

    ReplyDelete
  42. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dari link yang diberikan diatas dapat saya pahami bahwa vitalisme merupakan suatu aliran yang mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak diluar materi dan kehidupan, dan keduanya tidak bisa saling mengintervensi. Menurut Neitzhe, aliran etika vitalisme yaitu bahwa yang menjadi ukuran baik buruknya perbuatan manusia harus diukur dari ada tidaknya daya hidup atau vitalita yang mengendalikan perbuatan itu. Manusia dikatakan 'hidup segan mati tak mau' jika manusia itu hanya hidup nyawa tanpa produktif berkarya dan bermanfaat untuk lingkunganya. Penilaian vitalitas atau produktivitas menjadi tolok ukur menurut aliran filsafat vitalisme.

    ReplyDelete
  43. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dari link yang diberikan diatas dapat saya pahami bahwa vitalisme merupakan suatu aliran yang mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak diluar materi dan kehidupan, dan keduanya tidak bisa saling mengintervensi. Menurut Neitzhe, aliran etika vitalisme yaitu bahwa yang menjadi ukuran baik buruknya perbuatan manusia harus diukur dari ada tidaknya daya hidup atau vitalita yang mengendalikan perbuatan itu. Manusia dikatakan 'hidup segan mati tak mau' jika manusia itu hanya hidup nyawa tanpa produktif berkarya dan bermanfaat untuk lingkunganya. Penilaian vitalitas atau produktivitas menjadi tolok ukur menurut aliran filsafat vitalisme.

    ReplyDelete
  44. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum.Vitalisme adalah paham atau aliran dalam filsafat manusia yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat iirasional atau tidak rasional. Vitalisme percaya bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah berupa adalah energi, daya, kekuatan, non fisik yang tidak rasional dan berdasar insting. Setiap keputusan atau perilaku mausia yang dianggap rasional pada dasarnya adalah rasionalisasi saja dari keputusan-keputusan yang tidak rasional tersebut. Menurut aliran ini rasio hanyalah alat yang berfungsi untuk merasionalisasikan hal-hal atau keputusan-keputusan yang sebetulnya tidak rasional. Wassalamu’alaikum

    ReplyDelete
  45. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Setelah membaca referensi yang Prof. sarankan, dapat saya pahami bahwa vitalisme adalah suatu doktrin yang mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi dan oeleh sebab itu kedua konsep ini, kehidupan dan materi, tidak bisa saling mengintervensi. Dimana doktrin ini menghadirkan suatu konsep energi dan vital yang menyokong suatu kehidupan dan energi ini bisa disamakan dengan keberadaan suatu jiwa. Pada awal perkembangan filosofi di dunia medis, seseorang dinyatakan sakit karena adanya ketidakseimbangan dalam energi vitalnya. Konsep ini sangat kental dalam dunia medis.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  46. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Aliran vitalisme juga merupakan sebuah perbuatan baik. Menurut aliran ini, adalah orang yang kuat, dapat memaksakan dan menekankan kehendaknya agar berlaku dan ditaati oleh orang-orang yang lemah. Manusia hendaknya mempunyai daya hidup atau vitalitas untuk menguasai dunia dan keselamatan manusia tergantung daya hidupnya. Vitalisme juga memandang bahwa kehidupan tidak sepenuhnya dijelaskan secara fisika, kimiawi, karena hakikatnya berbeda dengan yang tak hidup.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  47. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Vitalisme ini merupakan suatu keyakinan bahwa makhluk hidup (organisme hidup) pada dasarnya berbeda dengan yang tidak hidup karena mengandung unsur non-fisik atau diatur oleh prinsip yang berbeda daripada benda mati. Menurut saya, vitalisme ini memang lebih terkait dengan ranah agama, dimana makhluk hidup memiliki ruh yang dicabut ketika ia mati. Tetapi bahkan meskipun sama-sama memiliki ruh, manusia dengan hewan juga berbeda. Manusia memiliki akal pikiran dan hati nurani yang juga sebenarnya membedakan antar manusia hidup dan manusia mati.

    ReplyDelete
  48. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Vitalisme adalah suatu paham yang mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi dan karenanya kedua konsep ini, kehidupan dan materi, tidak bisa saling mengintervensi. Saya baru mengetahui bahwa vitalisme ternyata berhubungan dengan kimia. Konsep vitalisme pada ilmu kimia dapat dilihat kembali pada Jons Jacob Berzelius yang menyebutkan bahwa pada pembagian organik dan anorganik vital force hanya ada pada ikatan organik. Pemikiran mendasar yaitu bahwa materi organik berbeda secara mendasar dengan materi anorganik. Kemudian ahli kimia penganut vitalisme memprediksikan materi organik tidak dapat disintesis atau dibuat dari materi anorganik. Akan tetapi karena perkembangan teknik kimia, Friedrich Wohler dapat membuat urea dari komponen anorganik pada tahun 1828.

    ReplyDelete
  49. Junianto
    PM C

    Vitalisme adalah paham atau aliran dalam filsafat manusia yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat iirasional atau tidak rasional. Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa vitalism merupakan pandangan yang manyatakan bahwa makhluk hidup berbeda dengan benda tak hidup. Hal ini juga menunjukkan bahwa dalam paham ini dikaji tentang perbedaan antara keduanya dan bagaimana keduanya juga memiliki ketergantungan yang cukup tinggi.

    ReplyDelete
  50. Latifah Fitriasari
    PM C

    Vitalisme merupakan suatu doktrin yang menyatakan adanya kekuatan di ular alam. Kekuatan tersebut memiliki peranan yang esensial mengatur segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini. Atau bisa juga merupakan teori ilmiah-filosofis tentang konstitusi batin makhluk hidup (berhayat), organis. Aliran ini berusaha mengembangkan salah satu kekuatan naluri dalam diri manusia. Sehingga mereka berpandangan bahwa makhlk hidup berbeda dengan material mati yang lain, karena memiliki suatu zat yang membuat makhluk itu hidup.

    ReplyDelete
  51. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Vitalism adalah suatu paham yang pusatnya pada kepercayaan akan adanya kekuatan diluar alam. Disebutkan pula dalam sumber lain bahwa Aliran ini merupakan bantahan terhadap aliran natiralisme sebab menurut faham vitalisme yang menjadi ukuran baik dan buruk itu bukan alam tetapi “vitae” atau hidup (yang sangat diperlukan untuk hidup). Tokoh terkenal aliran vitalisme adalah F. Niettsche yang banyak memberikan pengaruh terhadap Adolf Hitler. Vitalisme jika dilihat dalam kehidupan sehari-hari yaitu orang yang tidak percaya pada do’a tidak mau berdo’a. Dia hanya dipenuhi dengan usaha-usaha saja. Maka sebenar-benar hidup itu adalah dinamika interaktif antara fatalisme dan vitalisme.

    ReplyDelete
  52. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Vitalisme adalah suatu doktrin yang mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi dan karenanya, kehidupan dan materi tidak bisa saling mengintervensi. Vitalisme menyatakan bahwa makhluk hidup berbeda dengan makhluk tak hidup karena perbedaan unsur-unsurnya, salah satunya elemen/unsur yang disebut dengan vital/jiwa. Menurut kaum Vitalis kehidupan tak dapat sepenuhnya dijelaskan secara kimiawi dan fisika, karena hakikatnya berbeda dari yang tak hidup. Vitalisme juga menganggap bahwa orang yang dapat hidup adalah orang yang benar-benar memiliki daya untuk hidup, dan orang yang kuat adalah orang yang dapat menekankan keinginannya agar berlaku dan ditaati oleh orang yang lemah

    ReplyDelete
  53. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Untuk menggapai cita-cita tentunya dbutuhkan usaha yang maksimal. Karena usaha yang maksimallah akan melahirkan hasil yang maksimal pula. walaupun tidak semua yang diinginkan terwujud. Ikhtiar manusia dalam menggapai cita-cita yang diinginkan inilah yang disebut dengan Vitalisme.

    ReplyDelete
  54. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Vitalisme adalah keyakinan bahwa makhluk hidup pada dasarnya berbeda dari entitas yang tidak hidup karena mengandung unsur non-fisik atau diatur oleh prinsip yang berbeda daripada benda mati. vitalisme secara eksplisit memanggil sebuah prinsip vital, elemen itu sering disebut sebagai "percikan vital", "energi" atau "élan vital", yang beberapa sama dengan jiwa.

    ReplyDelete
  55. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Vitalisme adalah keyakinan bahwa makhluk hidup pada dasarnya berbeda dari benda tidak hidup karena mengandung unsur non-fisik atau diatur oleh prinsip yang berbeda daripada benda mati. Artinya, hal mendasar yang membedakan antara makhluk hidup dan yang tidak hidup ialah ruh atau jiwa. Setiap makhluk hidup memiliki ruh yang akan dipertanggung jawabkan nantinya. Makhluk hidup selalu melakukan pergerakan menembus ruang dan waktu agar bisa survive sampai sudah habis masanya.

    ReplyDelete
  56. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Aliran filsafat yang sayu ini merupaka lairan dimana memberikan pengertian bahwasannya antara dunia dan materiin itu tidak ada hubungannya satu sama lain. jadi dunia tidak bisa mengintervensi materi, begitujuga sebaliknya bahwa materi tidak bisa mengintervensi dunia. Kdeuanya merupakan hal yang tidak bisa digabungkan satu sama lain, atau bisa dikatakan terpisah satu sama lain. sehingga tidak ada yang namanya saling memberikan timbal balik antara dunia dan materi
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  57. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Vitalism adalah paham yang beranggapan bahwa kenyataan pada dasarnya adalah energi, kekuatan, nafsu yang bersifat irasional atau tidak irasional. Vitalsime mempercayai bahwa segala aktivitas dan perilaku manusia merupakan wujud dari kekuatan agar ditaati oleh orang-orang yang lemah. Di dalam hidup ini, yang diakatakan kuat tidak hanya ditunjukkan dari besarnya kekuatan fisik saja, tetapi dari besarnya intelektual. Oleh karena itu untuk menghadapi era globalisasi sekarang ini dibutuhkan intelektual agar dapat memajukan peradaban bangsa dalam segala hal.

    ReplyDelete
  58. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Orang-orang yang mempercayai doktrin vitalisme ini menganggap bahwa setiap makhluk hidup memiliki energi yang berasal dari alam semesta. Energi yang tidak dapat dilihat secara kasat mata tersebut dianggap mampu menyembuhkan berbagai penyakit melalui berbagai cara tanpa melalui pengobatan modern (rumah sakit). Pengobatan melalui atau menggunakan energi tersebut disebut dengan pengobatan energi. Pengobatan seperti ini juga banyak dikenal dengan sebutan "pengobatan alternatif". Artinya, seseorang yang diobati melalui cara tersebut tidak perlu ke dokter atau rumah sakit atau meminum obat-obat yang berasal dari dokter atau rumah sakit.

    ReplyDelete
  59. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Vitalisme adalah suatu doktrin yang mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi dan karenanya kedua konsep ini, kehidupan dan materi, tidak bisa saling mengintervensi. Dimana doktrin ini menghadirkan suatu konsep energi, yang menyokong suatu kehidupan dan energi ini bisa disamakan dengan keberadaan suatu jiwa. Vitalisme merupakan paham filsafat yang beranggapan bahwa kenyataan sejati adalah energi, daya, kekuatan atau nafsu yang bersifat irrasional atau tidak irrasional. Pada awal perkembangan filosofi di dunia medis, konsep energi ini begitu kental sehingga seseorang dinyatakan sakit karena adanya ketidakseimbangan dalam energi vitalnya.

    ReplyDelete
  60. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Vitalisme adalah ajaran yang mempercayai bahwa setiap benda hidup dalam dirinya terdapat/memiliki kekuatan yang tidak terlihat atau energi yang menyebabkan benda tersebut dinyatakan hidup. Pada doktrin vitalisme, orang-orang yang mempercayai doktrin ini menganggap bahwa setiap makhluk hidup memiliki energi yang berasal dari alam semesta. Energi yang tidak dapat dilihat secara kasat mata tersebut dianggap mampu menyembuhkan berbagai penyakit melalui berbagai cara tanpa melalui pengobatan modern (rumah sakit) atau biasa dikenal dengan pengobatan alternatif.

    ReplyDelete
  61. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Yang saya dapat setelah membaca referensi di atas adalah bahwa vitalisme merupakan pandangan yang mempercayai bahwa setiap benda hidup dalam dirinya terdapat/memiliki kekuatan yang tidak terlihat atau energi yang menyebabkan benda tersebut dinyatakan hidup. dan berbeda dengan benda material mati. Vitalisme juga memandang bahwa kehidupan tidak sepenuhnya dijelaskan secara fisika, kimiawi, karena hakikatnya berbeda dengan yang tak hidup

    ReplyDelete
  62. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  63. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Vitalism merupakan paham atau aliran dalam filsafat yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, kekuatan, atau nafsu yang bersifat irrasional atau tidak rasional. Pada kenyataan yang tidak rasional, maka vitalisme berbeda dari idealisme dan materialisme. Vitalisme percaya bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah berupa energi, kekuatan, non fisik yang tidak rasional. Setiap keputusan atau perilaku manusia yang dianggap rasional pada dasarnya adalah rasionalisasi dari keputusan-keputusan yang tidak rasional tersebut. Menurut aliran ini, rasio hanyalah alat yang berfungsi untuk merasionalisasikan hal-hal atau keputusan-keputusan yang sebetulnya tidak rasional.

    ReplyDelete
  64. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Vitalisme memandang bahwa antara kehidupan dan materi tidaklah bisa disamakan, begitu juga dengan jiwa dan tubuh yang berbeda namun tetap memengaruhi satu sama lain. Vitalisme percaya bahwa kehidupan terletak di luar dunia materi dan percaya bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah berupa adalah energi, daya dan kekuatan. Namun secara logika, antara jiwa dan raga tidak bisa dipisahkan begitu saja. Keduanya mutlak diperlukan bagi seorang individu dalam memahami dirinya secara utuh.

    ReplyDelete
  65. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Dalam pembelajaran biologi ada yang disebut benda hidup dan benda mati/tak hidup. Hidup sering didefinisikan dalam buku biologi yaitu sifat khas yang membedakan sistem kehidupan dari orang yang tidak hidup. Vitalisme adalah paham yang meyakini bahwa yang hidup berbeda dengan yang tak hidup, ini dikarenakan adanya unsur benda mati yang mempengaruhinya, dimana vitalisme secara eksplisit memanggil sebuah prinsip vital.

    ReplyDelete
  66. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Vitalisme memandang ada sesuatu yang sangat penting diluar dari material, yakni sesuatu yang memiliki energi, daya, kekuatan yang berasal dari sesuatu yang tidak rasional. Pemegang paham ini menganggap hal itu ada dan sangat penting, serta tidak perlu adanya bukti empiris seperti sains. Sampai saat ini pandangan semacam ini masih sering ditemui, misalnya saja dalam pengobatan alternatif yang menggunakan kekuatan batin, spiritual, rohani, atau motivasi. Namun bagi para saintis, hal seperti ini tentu bertentangan karena bersifat tidak ilmiah.

    ReplyDelete
  67. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Vitalism memandang bahwa antara kehidupan dan materi tidaklah bisa disamakan, begitu juga dengan jiwa dan tubuh yang berbeda namun tetap memengaruhi satu sama lain. Vitalisme percaya bahwa kehidupan terletak di luar dunia materi dan percaya bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah berupa adalah energi, daya dan kekuatan. Namun secara logika, antara jiwa dan raga tidak bisa dipisahkan begitu saja. Keduanya mutlak diperlukan bagi seorang individu dalam memahami dirinya secara utuh.

    ReplyDelete