Dec 1, 2012

NATURALISM

Ass Wr Wb
Jika ingin mambaca labih lanjut tentang NATURALISM, silahkan konek berikut:











Wss Wr Wb
Marsigit





9 comments:

  1. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Naturalisme di dalam seni rupa adalah usaha menampilkan objek realistis dengan penekanan seting alam. Hal ini merupakan pendalaman lebih lanjut dari gerakan realisme pada abad 19 sebagai reaksi atas kemapanan romantisme. Salah satu perupa naturalisme di Amerika adalah William Bliss Baker, yang lukisan pemandangannya dianggap lukisan realis terbaik dari gerakan ini. Salah satu bagian penting dari gerakan naturalis adalah pandangan Darwinisme mengenai hidup dan kerusakan yang telah ditimbulkan manusia terhadap alam. Naturalisme melukiskan segala sesuatu sesuai dengan nature atau alam nyata, artinya disesuaikan dengan tangkapan mata kita. Basuki Abdullah melukis seorang perawan desa dengan pakaian lusuh justru tampak seperti bidadari. Tokoh Natularisme di Indonesia selain Basuki Abdullah adalah Raden Saleh. Saat ini semisal Choirun Sholeh.

    ReplyDelete
  2. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Naturalisme adalah kepercayaan filsafat bahwa segala sesuatu muncul dari sifat-sifat natural dan penyebabnya, penjelasan supernatural atau spiritual adalah dikeluarkan atau diabaikan. Naturalisme melukiskan segala sesuatu sesuai dengan keadaan natural atau alam nyata disesuaikan dengan tangkapan mata kita dan terbentuk secara alamiah, tanpa dibuat-buat.

    ReplyDelete
  3. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Aliran naturalisme dapat juga disebut sebagai “Paham Alami”. Maksudnya, bahwa setiap manusia yang terlahir ke bumi ini pada dasarnya memiliki kecenderungan atau pembawaan yang baik dan tak ada seorangpun terlahir dengan pembawaan yang buruk. Sehingga para naturalis menganut paham teori yang menerima alam sebagai keseluruhan realitas. Paham ini bertentangan dengan paham supernaturalisme.

    ReplyDelete
  4. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Naturalisme adalah gerakan sastra yang menekankan pengamatan dan metode ilmiah dalam penggambaran fiksi realitas. Novelis menulis dalam modus naturalis termasuk Émile Zola (pendirinya), Thomas Hardy , Theodore Dreiser , Stephen Crane , dan Frank Norris
    Istilah “naturalisme” tidak memiliki arti yang sangat tepat dalam filsafat kontemporer. Ini hanya penggunaan saat ini berasal dari perdebatan di Amerika pada paruh pertama abad lalu. Memproklamirkan diri “naturalis” dari periode yang termasuk John Dewey, Ernest Nagel, Sidney Hook dan Roy Wood Sellars. filsuf ini bertujuan untuk sekutu filsafat lebih dekat dengan ilmu pengetahuan. Mereka mendesak bahwa realitas habis oleh alam, yang berisi apa-apa “supranatural”, dan bahwa metode ilmiah harus digunakan untuk menyelidiki semua bidang realitas, termasuk “roh manusia” Jadi dipahami, “naturalisme” bukan istilah yang sangat informatif diterapkan filsuf kontemporer. Sebagian besar dari filsuf kontemporer akan dengan senang hati menerima naturalisme sebagai hanya ditandai-yaitu, mereka berdua akan menolak “supranatural” entitas, dan memungkinkan ilmu itu adalah rute yang mungkin (jika tidak selalu satu-satunya) untuk kebenaran penting tentang “roh manusia ”.

    ReplyDelete
  5. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Naturalisme adalah teori yang menerima 'natura' (alam) sebagai keseluruhan realitas. Istilah 'natura' telah dipakai dalam filsafat dengan bermacam- macam arti, dari dunia fisika yang dapat dilihat oleh manusia, sampai kepada sistem total dari fenomena ruang dan waktu. Sistem nilai yang bersumber pada paham Naturalisme, berorientasi kepada naturo-centris (berpusat pada alam), kepada tubuh jasmaniah, kepada pancaindra, kepada hal-hal yang bersifat aktual (nyata), kepada kekuatan, kepada kemampuan mempertahankan hidup, dan kepada organisme (makhluk hidup). Oleh karena itu, Naturalisme berpandangan menolak hal-hal yang bersifat spiritual dan moral, sebab kenyataan yang hakiki adalah alam semesta yang bersifat fisik (jasmaniah). Jiwa dapat menurun kualitasnya menjadi kenyataan yang berunsurkan materi. Naturalisme dekat dengan paham materialisme yang menafikan nilai-nilai moral manusia. Tidak ada kenyataan di balik kenyataan alam fisik, hingga tak ada alam metafisis

    ReplyDelete
  6. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Naturalisme terbagi menjadi dua posisi filsafat:

    1. Naturalisme metodologis (atau naturalisme ilmiah) yang berfokus pada epistemologi.
    2. Naturalisme metafisika (atau naturalisme ontologis atau naturalisme filosofis) yang berfokus pada ontologi.

    Gagasan dan asumsi mengenai naturalisme filosofis pertama kali ditemui pada karya filsuf-filsuf pra-Socrates.

    ReplyDelete
  7. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dalam istilah sehari hari sering kita mendengar kata naturalis. misalnya "orang itu naturalis sekali", "aku seeneng sama orang yang naturalis" dan lain sebagainya. Dengan sering mendengar kata ini dalam susunan kalimat kita dapat mengkonstruksikan sendiri definisi dari naturalisme. Kesalahan seseorang dalam mengkonstruksikan sendiri kata naturalisme terjadi karena kata yang ia dengar dari orang, berada pada susunan kata yang salah, atau orang yang mengatakan belum memahami kata naturalisme. Maka perlu untuk membaca referensi yang terpercaya.

    ReplyDelete
  8. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Naturalism adalah teori yang menerima alam sebagai keseluruhan realitas. Natural adalah dunia yang diungkapkan ke kita oleh sains dan alam. Sehingga, aliran naturalism dapat juga disebut sebagai paham alam. Maksudnya setiap manusia yang terlahir ke bumi ini pada dasarnya memiliki kecenderungan atau pembawaan yang baik, dan tak ada seorang pun terlahir dengan pembawaan yang buruk.

    ReplyDelete
  9. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Naturalisme merupakan teori yang menerima “nature” (alam) sebagai keseluruhan realitas.
    Sehingga segala sesuatu yang ada dan mungkin ada akan dikembalikan lagi kepada alam.
    Segala yang ada berawal dari alam dan berakhir pula ke alam. Sehingga alam sebagai keseluruhan realitas atau kenyataan yang ada dan yang mungkin ada.

    ReplyDelete