Dec 2, 2012

INDUCTIVISM





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang INDUCTIVISM, koneklah:







Wss Wr Wb

8 comments:

  1. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Induktivisme merupakan bagian dari empirik dengan cara pandang atau cara mengetahui pengetahuan yang berdasarkan pengalaman. Adapun proses mendapatkan pengetahuan tersebut dengan menggunakan metode induksi, yaitu prosedur yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Kemunculan pemikiran ini adalah atas tidak adanya kesamaan pemahaman tentang sumber pengetahuan berasal dari akal, yaitu pemahaman dari kelompok rasionalisme. Dalam induksi, tidak ada kesimpulan yang memiliki nilai kebenaran yang pasti. Yang ada hanyalah kesimpulan dengan probabilitas benar atau peluang kebenaran.

    ReplyDelete
  2. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Induktif merupakam model tradisional dalam metode saintifik yang diterangkan pada tahun 1620 oleh Francis Bacon. Induktivisme dipandang sebagai aliran yang menggunakan landasan berpikir induktif adalah yang ingin dikaji karena kedudukannya yang sangat penting dalam metode ilmiah. Penalaran induktif merupakan prosedur yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum.

    ReplyDelete
  3. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Induksi adalah cara mempelajari sesuatu yang bertolak dari hal-hal atau peristiwakhusus untuk menentukan hukum yang umum. Induksi merupakan cara berpikir dimana ditarik suatu kesimpulan yang bersifat umum dari berbagai kasus yang bersifat individual. Penalaran secara induktif dimulai dengan mengemukakan pernyataan-pernyataan yang mempunyai ruang lingkup yang khas dan terbatas dalam menyusun argumentasi yang diakhiri dengan pernyataan yang bersifat umum.

    ReplyDelete
  4. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    induktifisme terbagi atas 2 bagian yaitu Versi naif dan versi modern. Contoh versi naif adalah seperti yang dinyatakan David Hume bahwa pernyataan umum (teori) harus didasarkan pada pengamatan empiris, yang kemudian digeneralisasi ke dalam laporan yang baik dapat dianggap sebagai benar atau mungkin benar.Contoh klasik berangkat dari serangkaian pengamatan: angsa pertama adalah putih, angsa kedua putih ... angsa ketiga putih ... dengan pernyataan umum: Semua angsa berwarna putih.begitulah pernyataan umum dengan menyimpulkan secara induktif

    ReplyDelete
  5. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Induktivisme dan empirisme sebagai aliran yang menggunakan landasan berpikir induktif adalah yang ingin dikaji karena kedudukannya yang sangat penting dalam metode ilmiah. Dalam induksi, tidak ada kesimpulan yang memiliki nilai kebenaran yang pasti. Yang ada hanyalah kesimpulan dengan probabilitas benar atau peluang kebenaran. Menurut Chalmer (1983), kondisi yang harus dipenuhi agar generalisasi atau kesimpulan dianggap benar dan sah oleh induktivis disebutkan sebagai berikut : makin besar jumlah observasi yang membentuk dasar induksi, makin besar variasi kondisi dimana observasi dilakukan, dan keterangan observasi yang sudah diterima tidak boleh bertentangan dengan hukum universal yang menjadi simpulannya.

    ReplyDelete
  6. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Inductivism adalah model tradisional metode ilmiah yang dikaitkan dengan Francis Bacon , yang pada tahun 1620 berjanji untuk menumbangkan pemikiran tradisional yang diduga. Dalam model Baconian, seseorang mengamati alam, mengusulkan sebuah undang-undang sederhana untuk menggeneralisasi pola yang teramati, membenarkannya dengan banyak pengamatan, menghasilkan hukum yang lebih rendah, dan mengonfirmasikannya juga, oleh lebih banyak pengamatan, sambil membuang undang-undang yang diputuskan. Undang-undang tumbuh semakin luas namun tidak pernah jauh melebihi pengamatan yang cermat dan cermat. Dengan demikian terbebas dari prasangka, para ilmuwan secara bertahap mengungkap struktur sebab-akibat dan material alami.
    Pada 1740, David Hume menemukan banyak hambatan untuk menggunakan pengalaman untuk menyimpulkan kausalitas. Hume mencatat ketidaktahuan induksi enumeratif - generalisasi yang tidak pasti untuk kasus tertentu terhadap semua kejadian, dan menyatakan sebuah hukum universal - sejak manusia mengamati urutan kejadian sensorik, bukan sebab dan akibat. Oleh karena itu, manusia memandang baik kebutuhan logis maupun alami atau kemustahilan di antara berbagai peristiwa. Kemudian para filsuf akan memilih, menyoroti, dan menjuluki prinsip Humean - garpu Hume , masalah induksi , dan hukum Hume - meskipun Hume menerima ilmu empiris sebagai sesuatu yang pasti bersifat induktif.

    ReplyDelete
  7. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Inductivism merupakan model tradisional pada metode ilmiah yang bertujuan untuk mematahkan pemikiran tradisional yang telah diduga pada zaman Francis Bacon. David Hume menemukan banyak hambatan dalam penggunaan pengalaman guna menyimpulkan kausalitas. Hume mencatat ketidaktahuan dari induksi induksi-generalisasi tak terbatas untuk kasus tertentu terhadap semua kejadian, dan menyatakan hukum universal bukan sebab dan akibat. Inductivism berasal dari pengamatan akibat terhadap penyebab yang serupa, dan menggeneralisasi secara tak terbatas dengan induksi pencacahan - terhadap hukum universal. Perluasan inductivism, menurut positivisme Comtean secara eksplisit bertujuan menentang metafisika, menghindari pemikiran imajinatif, menekankan pengamatan, lalu membuat prediksi, mengkonfirmasikannya.

    ReplyDelete
  8. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Induktivisme mengatakan bahwa pernyataan umum (teori) harus didasarkan pada pengamatan empiris, yang kemudian menjadi pernyataan umum yang dapat dianggap sebagai benar atau mungkin benar. Sehingga yang benar atau yang mungkin benar itu berdasar pada pengamatan empiris. Menurut induktivisme, ilmu adalah pengetahuan yang diturunkan dari fakta-fakta pengalaman. Teori-teori ilmiah diturunkan dari fakta-fakta pengalaman yang diperoleh melalui observasi dan eksperimen. Ilmu pengetahuan didasarkan pada apa yang dapat kita lihat, dengar dan raba.

    ReplyDelete