Dec 2, 2012

HERMENEUTICS





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang HERMENEUTICS, koneklah:





Wss Wr Wb
Marsigit

10 comments:

  1. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Ketika membicarakan Hermeneutika, maka akan berkaitan erat dengan kegiatan menerjemahkan/diterjemakan sesuatu hal untuk memperoleh makna yang terkandung di baliknya. Jika hidup kita dikomandani oleh spiritual maka pada setiap titiknya akan terjadi hermenitika kehidupan yaitu titik awal, selanjutnya fenomena menajam (dengan saintifik), kemudian fenomena mendatar (membudayakan), dan fenomena mengembang (konstruksi-membangun hidup).

    ReplyDelete
  2. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Hermenetika merupakan sebuah istilah filsafat yang menginterpretasikan sebuah makna. Istilah ini pertama kali di gunakan oleh tokoh filsafat dunia yaitu Aristoteles. Empat tingkatan interpretasi yang berkembang di abad pertengahan, yaitu, literal eksegesis, allegoris eksegesis,tropologikal eksegegis, dan eskatologis eksegesis, direduksi menjadi Literal dan gramatikal eksegesis. Hermenitika dalam kehidupan berarti bagaimana kita mampu memberikan makna dan memahami setap makna yang ada dalam kehidupan kita sehari-hari. Manusia hidup didunia ini memiliki dua tujuan yaitu masalah spritual dan material. Jika ditarik keatas maka berhuhungan dengan urusan spritual adalah berkaitan dengan tuhan. Dan gambar lingkaran untuk material berhubungan dengan lingkup duniawi. Gambar gelombang garis tersebut menggabarkan harus sejalannya hubungan antara arus formal dan normatif dalam menjalankan hidup dan ini diinterpretasikan bahwa semasa hidup kita harus mengejar keduanya dengan maksimal sehingga gambar gelombang tersebut semakin membesar. Namun pada akhirnya tujuan hidup itu lambat laun akan mengecil dan semakin tajam menuju satu titik yaitu kematian. Kematian harus dipersiapkan baik dari sisi spritual maupun material. Sehingga pada akhirnya akan berakhir pada tujuan yang satu yaitu mempersiapkan menuju Allah Swt Tuhan yang maha esa.
    Pendapat ini merupakan konversi dari link Blog Bapak Prof. Marsigit tentang “Hermeneutika Hidup” pada https://powermathematics.blogspot.co.id/2013/04/hermeneutika-hidupoleh-marsigit.html

    ReplyDelete
  3. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Istilah “hermeneutika” (bahasa Inggris: hermeneutics) berasal dari ”hermeneuein” (Yunani) yang diambil dari kata hermeneia yang secara harfiah berarti penafsiran/ interpretasi. Sedangkan, hermeneutes bermakna penafsir. Dengan diasosiasikan dengan Hermes, hermeneutika memiliki unsur triadik (tiga): pesan atau teks, penafsir (interpreter) yang diasosiakan dengan Hermes yang menyampaikan pesan kepada manusia, dan penyampaian pesan tersebut kepada manusia (audiens). Hermeneutika secara umum (baik yang diterapkan dalam kajian teks maupun yang diterapkan dalam ilmu-ilmu sosial) melihat “teks” sebagai sesuatu yang bisa dibaca, diamati, atau dipikirkan, sehingga “teks” mengandung dua pengertian: teks tertulis (seperti buku, dokume, kitab suci, dsb.) dan teks tak tertulis atau realitas, namun juga bisa dibaca, seperti realitas sosial.

    ReplyDelete
  4. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Hermeneutika istilah teori interpretasi ekspresi linguistik dan non-linguistik. Dengan munculnya romantisme Jerman dan idealisme status perubahan hermeneutika. Hermeneutika ternyata filosofis. Hermeneutika tidak hanya tentang komunikasi simbolik. Luas wilayahnya bahkan lebih mendasar yang kehidupan manusia dan keberadaan mereka.

    ReplyDelete
  5. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Hermeneutika adalah menerjemahkan dan diterjemahkan. Segala sesuatu yang terjadi dalam hidup pasti mengalami hermeneutika. Untuk membangun hidup, kita memerlukan ilmu pengetahuan untuk menerjemahkan segala sesuatu yang kita hadapi, menerjemahkan pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain sehingga kita bisa belajar dari pengalaman tersebut, sehingga kita bisa eksplorasi sesuatu yang baik dan menghindari sesuatu yang berdampak buruk. Diterjemahkan artinya bagaimana ilmu dan pengalaman yang kita miliki bermanfaat tidak hanya untuk diri kita sendiri tapi juga untuk orang lain. Dalam proses pembelajaran matematika pun terjadi proses menerjemahkan dan diterjemahkan antara guru, siswa dan sumber belajar. Tak ada satu komponen pun dalam hidup ini yang terlepas dari berhermeneutika.

    ReplyDelete
  6. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Kata “hermeneutika”, dalam bahasa Indonesianya yang kita kenal, secara etimologi berasal dari istilah Yunani, dari kata kerja hermeneuein, yang berarti “menafsirkan”, dan kata benda hermeneia, “interpretasi. Hermeneutika merupakan studi tentang prinsip-prinsip metodologis interpretasi dan eksplanasi yang berarti juga menerjemahkan. Hermeneutika juga bisa dikatakan sebagai cabang dari filsafat dengan adanya perubahan dari “metafisika menjadi hermeneutika”. Hal ini terlihat dari sebuah kritik epistimologi Immanuel Kant. Kritik tersebut ditujukan atas metafisika. Dalam bukunya “Critique of Pure Reason”, Kant mengecam metafisika yang telah berumur lebih seribu tahun yang digunakan untuk memperoleh pengetahuan. Menurutnya metafisika hanya melahirkan pengetahuan yang subjektif. Pengetahuan itu dihasilkan atas dasar otoritas suatu konsep berpikir yang menghasilkan ide. Ia menawarkan sebuah terobosan metafisika baru yang berupa hermeneutika.

    ReplyDelete
  7. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Hermeneutika ( / h ɜːr m ə nj uː t ɪ k s / ) adalah teori dan metodologi penafsiran, terutama penafsiran teks alkitabiah , literatur kebijaksanaan , dan teks filosofis .
    Hermeneutika modern mencakup komunikasi verbal dan non-verbal serta semiotika , prasangka , dan pra-pemahaman. Hermeneutika telah diterapkan secara luas dalam humaniora, terutama dalam hukum, sejarah dan teologi.
    Hermeneutika pada awalnya diterapkan pada interpretasi, atau eksegesis , tulisan suci , dan kemudian diperluas ke pertanyaan-pertanyaan penafsiran umum. Istilah "hermeneutika" dan "tafsir" kadang-kadang digunakan secara bergantian. Hermeneutika adalah disiplin yang lebih luas yang mencakup komunikasi tertulis, lisan, dan non-verbal . Eksegesis berfokus terutama pada teks. Hermeneutik, sebagai kata benda tunggal, mengacu pada beberapa metode interpretasi tertentu

    ReplyDelete
  8. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Hermeneutics berasal dari bahasa Yunani kuno dan diambil dari nama dewa Hermes yang berarti menafsirkan, memberi pemahaman, menterjemahkan dan diterjemahkan. Hermeneutics merupakan cabang filsafat yang mempelajari tentang interprestasi makna. Lahirnya Hermeneutics memunculkan tindakan dalam pengambilan konsep logika dan rasionalitas. Pada awal penggunaannya para filsuf berpendapat bahwa hanya orang yang mempunyai penafsiran rasional yang dapat menentukan kebenaran atau kepalsuan suatu pesan.

    ReplyDelete
  9. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Hermeneutics adalah sebagai suatu penafsiran. Hal yang ditafsirkan meliputi karya-karya kuno. Seperti salah satunya adalah menafsirkan Al Quran. Setelah adanya ilmu penafsiran, maka sekelompok orang dapat menafsirkan Al Quran. Jika tidak ada suatu ilmu penafsiran atau hermeneutics, maka akan banyak sekali pertentangan-pertentangan. Ilmu hermeneutics sangatlah penting dalam penunjuk atau pencerah kehidupan manusia pada umumnya.

    ReplyDelete
  10. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Hermenetika merupakan istilah filsafat yang menginterpretasikan sebuah makna. Makna yang ada dan yang mungkin ada.
    Layaknya kita harus dapat memaknai hidup yang kita jalani dan memberi makna dalam sehari-harinya, agar kita dapat memperoleh makna dan membuat hidup lebih bermakna.

    ReplyDelete