Dec 2, 2012

HERMENEUTICS





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang HERMENEUTICS, koneklah:





Wss Wr Wb
Marsigit

16 comments:

  1. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Kata “hermeneutika”, secara etimologi berasal dari istilah Yunani, dari kata kerja hermeneuein, yang berarti “menafsirkan”, dan kata benda hermeneia, “interpretasi. Dari asal kata itu berarti ada dua perbuatan yaitu menafsirkan dan hasilnya. Jadi hermeneutika ditujukan kepada suatu proses mengubah sesuatu atau situasi yang tidak bisa dimengerti sehingga dapat dimengerti (Richard E. Palmer). Ada tiga komponen dalam proses tersebut; mengungkapkan, menjelaskan, dan menerjemahkan.

    ReplyDelete
  2. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Hermeneutika merupakan salah satu jenis filsafat yang mempelajari tentang interpretasi makna. Empat tingkatan interpretasi yang berkembang di abad pertengahan, yaitu, literal eksegesis, allegoris eksegesis,tropologikal eksegegis, dan eskatologis eksegesis, direduksi menjadi Literal dan gramatikal eksegesis. Hermenitika dalam kehidupan berarti bagaimana kita mampu memberikan makna dan memahami setap makna yang ada dalam kehidupan kita sehari-hari .

    ReplyDelete
  3. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Hermeneutika berkaitan erat dengan kegiatan menerjemahkan/diterjemahkan suatu hal untuk memperoleh makna yang terkandung di dalamnya. Melakukan kegiatan hermeneutika berarti melakukan kegiatan menerjemahkan/diterjemahkan secara ekstrinsik dan instrinsik. Ketika kita melakukan hal tersebut seringkali kenyataan yang ada tidak sesuai dengan harapan kita. Jika pikiran kita dikomandani oleh hati yang ikhlas, maka dalam setiap titik hidup akan terjadi hermeneutika.

    ReplyDelete
  4. Hermeneutika adalah menerjemahkan dan diterjemahkan. Gejala-gejala fisik yang ada bisa dipikirkan untuk mencari penjelasannya. Manusia misalnya bisa diterjemahkan sebagai ciptaan Allah sama seperti ciptaan Allah lainnya. Kemudian manusia pun bisa menterjemahkan bahwa dirinya sebagai ciptaan harus menyembah kepada penciptnya. Segala sesuatu yang terjadi dalam hidup pasti mengalami hermeneutika. Begitupun pengetahuan digunakan untuk menterjemahkan dan atau pengetahuan itu sendiri yang perlu diterjemahkan.

    ReplyDelete
  5. Nama : iLania Eka Andari
    Kelas : PM C 2017 (S2)
    NIM : 17709251050

    Hermeneutics cycle itu seperti gelombang longitudinal yang terjadi/terbentuk di slinky, dia mempunyai start-end point (fase horizontal) dan titik terndah-tertinggi (fase vertical).
    Ketika kita membicarakan tentang hermeneutics cycle, ini mengingatkan kita dengan pendekatan gunung es dalam pembelajaran matematika, dalam pendekatan tersebut fase horizontal adalah matematika horizontal, sedangkan fase vertical adalah matematika professional/vertikal. Matematika horizontal adalah matematika yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti perkalian, penjumlahan, pembagian, pengurangan, dll. Sedangkan matematika professional adalah “matematikanya para dewa”.

    Dari diagram heremeneutics cycle , dapat kita lihat bahwa matematika vertical hanyalah untuk mereka yang benar-benar ahli di bidang matematika, dengan kata lain matematika vertical bukan untuk sembarang orang. Untuk melewati matematika horizontal kita hanya perlu berjalan maju, bukankah itu mudah? Tetapi untuk melewati matematika vertical adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Kita harus melewati berbagai macam rintangan untuk mencapai titik tertinggi. Untuk orang-orang yang tidak mencintai/menyukai matematika, mereka pada akhirnya bisa jadi hanya akan berakhir di titik bawah.

    Akan tetapi menurut saya, selama kita masih terus belajar dan belajar, meskipun kita bukan “dewa” di bidang matematika, suatu hari nanti kita bisa berada di titik tertinggi matematika vertical.

    ReplyDelete
  6. Assalamu'alaikum wr.wb.

    Hermeneutika merupakan salah satu jenis filsafat yang mempelajari tentang interpretasi makna. Hermeneutika diperkenalkan pertama kali sejak munculnya buku dasar-dasar logika.

    Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    ReplyDelete
  7. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Rupanya ini dia kawan baik noumena. Kedua-duanya sama-sama membuatku bingung. Hasil terawangan google (sama seperti cerita sebelumnya, ku gunakan google untuk sedikit mengenal hermeneutika. Ya sama juga dengan cerita sebelumnya, secara senagaja atau tidak, ku membuka postingan yang mengajak serta hermeneutika), dan hasil terawangan google, salah satunya: "Hermeneutika adalah salah satu jenis filsafat yang mempelajari tentang interpretasi makna."

    Nah, dari ketiga link di atas, ku coba baca baca baca, dan interpretasiku hapir mirip dengan interpretasi sebelumnya (awalnya terawangan google, yang lama-lama membuatku jadi mitos si google). Tapi sungguh, janjiku dalam hati, ku akan berusaha melawan malas untuk membaca lebih dalam dan tajam. Ya Tuhan tetapkan diri ini sebagai seorang yang haus akan ilmu.

    ReplyDelete
  8. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Hermeneutika secara umum didefinisikan sebagai suatu teori atau filsafat mengenai penafsiran/interpretasi makna. Manusia senantiasa melakukan penafsiran dalam berinteraksi dengan sesamanya baik secara objektif maupun subjektif. Secara prinsipil hermeneutika mengajak kita semua untuk menyadari bahwa pemahaman yang benar harus senantiasa dicari terus menerus dan diperbaiki seiring dengan putaran sang waktu, sebab pemahaman dan pencarian kebenaran merupakan proses yang tak pernah selesai dan tetap terbuka untuk setiap perbaikan dan pembaharuan.

    ReplyDelete
  9. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Hermeneutika adalah studi mengenai pemahaman yang berupa mengintepretasikan tindakan dan teks. Tujuan dari hermeutika adalah membuat suatu pemahaman tentang karya dan tindakan manusia dengan cara menginterpretasikan sifat-sifat dan makna pentingnya. Hal Ini dapat berupa memahami perasaan dan maksud orang lain, memhami makna suatu peristiwa, menerjemahkan tindakan suatu kelompok tertentu, atau mengungkap makna dari suatu tulisan. Studi ini mencakup pula filsafat umum pengkajian terhadap pemahaman itu sendiri. Pemaknaan tersebut menurut saya tentu memiliki arti yang berbeda-beda, sehingga dari hermeneutika ini akan lahir berbagai macam pendapat yang kemungkinan memiliki banyak penafsiran.

    ReplyDelete
  10. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami hermeneutika merupakan suatu cabang ilmu filsafat yang mempelajari tentang interpretasi makna atau memahami makna atau arti sesuatu dan biasanya berupa teks. Istilah hermeneutika sebenarnya berasal dari bahasa Yunani yaitu hermeneuien yang artinya menafsirkan, memberi pemahaman, dan menerjemahkan. Sehingga bisa juga dikatakan hermeneutika adalah menerjemahkan dan menyampaikan gagasan kita mengenai penerjemahan tersebut.

    ReplyDelete
  11. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. dari yang saya ketahui (mohon diluruskan jika salah), hermeunitikan adalah suatu metode penafsiran yang lahir dari tradisi yunani. Metode ini menekankan pada rasionalitas suatu teks yang berisi konteks. Di Indonesia sendiri, kita pernah dihebohkan dengan lahirnya gerakan Islam Liberal yang menggunakan hermeunitika sebagai metode dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Quran. Mereka beranggapan bahwa ayat-ayat yang sudah tidak sesuai dengan konteks zamannya secara otomatis sudah tidak logis dan rasional lagi untuk diterapkan. Akbiatnya, JIL (Jringan Islam Liberal) dianggap sebagai suatu ajaran yang menyesatkan oleh sebagaian besar pemuka agama di Indonesia.

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Istilah Hermeneutika sudah tidak asing bagi saya, dulu saya sering mendengar istilah tersebut dari kakak saya karena kedua kakak saya S1 ambil jurusan tafsir hadist dan salah satu dari mereka skripsinya berkaitan dengan hermeneutika, jadi saya sering mendengar mereka mendiskusikan istilah tersebut. namun jujur saja belum paham tentang istilah tersebut karena saya sering mendengarnya saja tapi tidak pernah mencari tau lebih dalam. dalam link https://plato.stanford.edu/entries/hermeneutics/ diatas disebutkan bahwa "Hermeneutics as the methodology of interpretation is concerned with problems that arise when dealing with meaningful human actions and the products of such actions, most importantly texts", yaitu hermeneutika merupakan salah satu metode penafsiran atau istilah dari Prof. Dr. Marsigit,M.A. Hermeneutika adalah terjemah dan diterjemahkan.

    ReplyDelete
  14. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Hermeneutics merupakan salah satu cabang filsafat yang mempelajari tentang penafsiran atau interpretasi makna. Hermenetika paling banyak dikenali oleh masyarakat sebagai penafsiran kitab suci. Namun hermenetika bukan merupakan isi penafsiran, tetapi merupakan metodenya. Hermenetika juga dapat dipandang sebagai metode penafsiran yang lain, yaitu penafsiran pada sesuatu yang sulit untuk ditafsirkan, seperti filologi umum, bahasa, ilmu kemanusiaan, fenomenologi, makna yang terkandung dalam simbol maupun mitos, dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  15. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Hermeneutika adalah metode dalam menterjemahkan. Hermeneutika telah diterapkan secara luas dalam beberapa ilmu seperti humaniora, terutama dalam hukum, sejarah dan teologi. Aliran hermeneutika ada 2 yaitu aliran obyektif (makna secara gramatikal kata-kata serta variasi-variasi historisnya) dan subyektif (maksud dari pengarang). Namun dari beberapa sumber mengatakan kalau hermeneutika berbeda dengan tafsir. Salah satu ulama besar Indonesa menyatakan bahwa lmu tafsir kita jauh lebih kaya dari metode hermeneutika. Selain itu banyak metode-metode yang datang dari Barat yang berbenturan keras dengan hal-hal aksioma dalam agama Islam. Oleh karena itu perlu dipertimbangkan tentang kelayakan hermeneutika untuk menafsirkan Al Qur’an.

    ReplyDelete
  16. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Hermenutika mengajarkan kepada kita bahwa hidup ini akan terus berjalan atau selalu berproses yang tidak ada habis-habisnya sampai kita meninggal. Oleh karena itu segala kejadian di dunia yang telah terjadi tidak akan pernah terjadi lagi atau sama persis segala kejadiannya dengan masa lalu atau hanya terjadi sekali seumur hidup. Oleh karena itu, hal yang dapat dilakukan manusia adalah dengan melakukan segala perbuatan dengan sebaik-baiknya. Karena apabila pada masa lalu kita melakukan keburukan maka pada suatu saat nanti keburukan itu akan berdampak langsung pada kita dan tidak dapat dihindari. Sebaliknya apabila di masa lalu kita melakukan keburukan maka suatu saat nanti kebaikan kita akan berdampak positif bagi kita.

    ReplyDelete