Dec 1, 2012

Analytic Philosophy


Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut Filsafat Analitik, bisa akses ke:




Wss Wr Wb

Marsigit

61 comments:

  1. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Pusat bagi filsafat analiitis adalah pembentukan definisi linguistik atau non-linguistik, real atau kontekstual. Salah satu pendirian filsafat analitis yang pokok ialah bahwa suatu kalsifikasi arti dan penggunaan kata sangat penting dalam menangani masalah filosofis khususnya metafisis, dengan memperlihatkan bahwa masalah itu terletak pada pemakaian bahasa yang salah.

    ReplyDelete
  2. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Salah satu filsuf yang mengungkap pemikirannya tentang filsafat analaitik adalah G.E Moore yang berpendapat bahwa filsafat analitik tidak menemukan fakta-fakta tentang dunia tetapi sebaliknya mendefinisikan dan menjelaskan konsep. Ludwig Wittgenstein juga mengungkapkan bahwa tujuan filsafat analitik ialah menerjemahkan semua pernyataan yang rumit dan deskriptif (preposisi, ungkapan linguistik) ke dalam pernyataan dasar (Lorens Bagus:249). Dari penjelasan ini dapat disederhanakan bahwa filsafat analitik menganalisis pernyataan-pernyataan yang rumit menjadi lebih jelas dengan bahasa.

    ReplyDelete
  3. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Berdasarkan link https://id.wikipedia.org/wiki/Filsafat_analitik Filsafat analitik adalah aliran filsafat yang muncul dari kelompok filsuf yang menyebut dirinya lingkaran Wina. Filsafat analitik lingkaran Wina itu berkembang dari Jerman hingga ke luar, yaitu Polandia dan Inggris. Pandangan utamanya adalah penolakan terhadap metafisika. Bagi mereka, metafisika tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.


    ReplyDelete
  4. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Dan berdasarkan link http://www.iep.utm.edu/analytic/ Sekolah filsafat analitik telah mendominasi filsafat akademis di berbagai wilayah, terutama Inggris Raya dan Amerika Serikat, sejak awal abad ke-20. Ini berasal sekitar pergantian abad ke-20 karena G. E. Moore dan Bertrand Russell memisahkan diri dari sekolah dominan di universitas-universitas Inggris, Idealisme Mutlak. Banyak juga termasuk Gottlob Frege sebagai pendiri filsafat analitik di akhir abad ke-19, dan isu kontroversial ini dibahas di bagian 2c. Ketika Moore dan Russell mengartikulasikan alternatif mereka terhadap Idealisme, mereka menggunakan idiom linguistik, yang sering mendasarkan argumen mereka pada "makna" istilah dan proposisi. Selain itu, Russell percaya bahwa tatabahasa bahasa alami seringkali secara filosofis menyesatkan, dan bahwa cara untuk menghilangkan ilusi adalah untuk mengungkapkan kembali proposisi dalam bahasa logika simbolik ideal yang ideal, sehingga mengungkapkan bentuk logis sejati mereka. Karena penekanan pada bahasa ini, filosofi analitik secara luas, meski mungkin keliru, diambil untuk melibatkan belokan ke bahasa sebagai pokok bahasan filsafat, dan dibawa untuk melibatkan perubahan metodologis yang menyertainya menuju analisis linguistik. Jadi, menurut pandangan tradisional, filsafat analitik lahir dalam linguistik ini. Konsepsi linguistik filsafat benar dilihat sebagai novel dalam sejarah filsafat. Untuk alasan ini, filosofi analitik dianggap berasal dari sebuah revolusi filosofis dalam skala besar - tidak hanya dalam pemberontakan melawan Idealisme Inggris, namun bertentangan dengan filsafat tradisional secara keseluruhan.

    ReplyDelete
  5. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Pengertian filsafat analitika adalah pemecahan dan penjelajahan problem serta konsep filsafat melalui analisis bahasa, maka sebenarnya atas dasar isi dan materi filsafat analitika bahasa telah berkembang sejak zaman Yunani. Filsafat analitik timbul sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap pemikirasn filsafat modern kala itu. Tatkala para penganut filsafat modern bertikai tentang hakikat kebenaran, kalangan filosof analitika bahasa sadar bahwa sebenarnya problema filsafat dapat dipecahkan, dijelaskan, dan diuraikan dengan menggunakan analisis ungkapan filsafat atau analisis bahasa. Para filosof analitika melihat banyak ungkapan filsafat kaum idealisme, rasionalisme, maupun intuisionisme tak bermakna, bahkan dengan tegas kaum positivisme logis ingin menghilanghkan metafisika.

    ReplyDelete
  6. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    The term "analytic philosophy" can refer to one of several things:
    As a philosophical practice, it is characterized by an emphasis on argumentative clarity and precision, often making use of formal logic, conceptual analysis, and, to a lesser degree, mathematics and the natural sciences.
    As a historical development, analytical philosophy refers to certain developments in early 20th-century philosophy that were the historical antecedents of the current practice. Central figures in this historical development are Bertrand Russell, Ludwig Wittgenstein, G. E. Moore, Gottlob Frege, and the logical positivists.
    The logical-positivist principle that there are not any specifically philosophical facts and that the object of philosophy is the logical clarification of thoughts. This may be contrasted with the traditional foundationalism, which considers philosophy to be a special science (i.e., the discipline of knowledge) that investigates the fundamental reasons and principles of everything. Consequently, many analytic philosophers have considered their inquiries as continuous with, or subordinate to, those of the natural sciences.
    Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Analytic_philosophy

    ReplyDelete
  7. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Filsafat analitik merupakan salah satu perkembangan dari ilmu filsafat. Filosofi analitik secara luas, meski mungkin keliru, diambil untuk melibatkan belokan ke bahasa sebagai pokok bahasan filsafat, dan dibawa untuk melibatkan perubahan metodologis yang menyertainya menuju analisis linguistik.

    ReplyDelete
  8. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Filsafat analitik menolak setiap bentuk filsafat yang berbau metafisik. Juga ingin menyerupai ilmu-ilmu alam yang empirik, sehingga kriteria yang berlaku dalam ilmu eksakta juga harus dapat diterapkan pada filsafat (misalnya harus dapat dibuktikan dengan nyata, istilah-istilah yang dipakai harus berarti tunggal, jadi menolak kemungkinan adanya analogi). Yang pokok bagi filsafat analitik adalah pembentukan definisi baik yang linguistik atau nonlinguistik nyata atau yang konstektual.

    ReplyDelete
  9. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Filsafat analitik sendiri, secara umum, hendak mengklarifikasi makna dari penyataan dan konsep dengan menggunakan analisis bahasa. Filsafat analitik linguistik bukan merupakan suatu bangunan pengetahuan, melainkan suatu aktivitas yang bertujuan menjernihkan istilah-istilah yang dipergunakan. Model analitik linguistik mengandung arti bahwa filsafat sebagai analisis logis tentang bahasa dan penjelasan makna istilah. Para filosof memakai metode analitik linguistik untuk menjelaskan arti sebuah istilah dan pemakaian bahasa. Beberapa filsuf mengatakan bahwa analisis tentang arti bahasa merupakan tugas pokok filsafat dan tugas analisis konsep sebagai satu-satunya fungsi filsafat.

    ReplyDelete
  10. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2


    “Filsafat Analitik” merupakan salah satu perkembangan terbaru dalam ilmu filsafat. Filsafat analitik bukan suatu filafat sistematik sebagaimana idealism, realism, atau pragmatism. Kebanyakan ahli filsafat analitik bekerja dengan hati-hati untuk menanggalkan identitas sebagai filsafat sistematis, mereka berpendapat bahwa pendekatan sistem dalam filsafat lebih banyak membawa masalah daripada memberikan solusi kepada masalah-masalah manusia. Filsafat analitik mungkin lebih baik dilihat sebagai suatu pemberontakan terhadap tujuan dan metode filsafat tradisional. Filsafat analitik bukan sebagai suatu bentuk aliran filsafat, tetapi lebih pada suatu pendekatan dalam berfilsafat.Filsafat analitik merupakan upaya untuk mengklarifikasi, menggunakan analisis, makna dari kalimat dan konsep. Filsafat analitis merupakan hal yang penting dalam dunia akademis. Pandangan utamanya adalah penolakan terhadap metafisika. Bagi mereka, metafisika tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Jadi filsafat analitik memang mirip dengan filsafat sains.

    ReplyDelete
  11. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Filsuf yang memperkenalkan filsafat analitik adalah G. E. Moore dan Bertrand Russell sekitar pergantian abad ke-20 yang memisahkan diri dari sekolah dominan di universitas-universitas Inggris, Idealisme Mutlak. Selain itu, ada Gottlob Frege sebagai pendiri filsafat analitik di akhir abad ke-19. Filosofi analitik mengalami beberapa revolusi mikro internal yang membagi sejarahnya menjadi lima fase. Tahap pertama berjalan kira-kira dari tahun 1900 sampai 1910. Ini ditandai dengan bentuk realisme kuasi-Platonis yang awalnya disahkan oleh Moore dan Russell sebagai alternatif Idealisme. Realisme mereka diungkapkan dan dipertahankan dalam ungkapan proposisi dan makna, jadi dibawa untuk melibatkan belokan menuju bahasa.

    ReplyDelete
  12. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Saya jadi ingat bahwa dalam filsafat mengikuti pemikiran pada filsuf. Oleh karena itu kita harus mengetahui pemikiran/aliran-aliran para filsful-filsuf dunia. Begitu pula pada analytic philosophy ini jika dikaitkan dapat ditandai dengan penekanan pada kejelasan dan ketepatan argumentatif, sering menggunakan logika formal, analisis konseptual, dan, pada tingkat yang lebih rendah, matematika dan ilmu pengetahuan alam.

    ReplyDelete
  13. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Filsafat analitik adalah suatu gerakan filosof Abad ke 20, khususnya di Inggris dan Amerika Serikat yang memusatkan perhatiannya pada bahasa dan mencoba menganalisa pernyataan-pernyataan (konsep-konsep, ungkapan-ungkapan kebahasaan, atau bentuk-bentuk yang logis) supaya menemukan bentuk-bentuk yang paling logis dan singkat yang cocok dengan fakta-fakta atau makna-makna yang disajikan. Filsafat analitik menolak setiap bentuk filsafat yang berbau metafisik dan juga ingin menyerupai ilmu-ilmu alam yang empirik, sehingga kriteria yang berlaku dalam ilmu elsakta juga harus dapat diterapkan pada filsafat (misalnya harus dapat dibuktikan dengan nyata, istilah-istilah yang dipakai harus berarti tunggal, jadi menolak kemungkinan adanya analogi).

    ReplyDelete
  14. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Berdasarkan artikel diaatas, maka filsafat analitik telah mendominasi filsafat akademis di berbagai wilayah, terutama Inggris Raya dan Amerika Serikat, sejak awal abad ke-20. Ini berasal sekitar pergantian abad ke-20 karena G. E. Moore dan Bertrand Russell memisahkan diri dari sekolah dominan di universitas-universitas Inggris, Idealisme Mutlak. Banyak juga termasuk Gottlob Frege sebagai pendiri filsafat analitik di akhir abad ke-19, dan isu kontroversial ini dibahas di bagian 2c. Ketika Moore dan Russell mengartikulasikan alternatif mereka terhadap Idealisme, mereka menggunakan idiom linguistik, yang sering mendasarkan argumen mereka pada "makna" istilah dan proposisi. Selain itu, Russell percaya bahwa tatabahasa bahasa alami seringkali secara filosofis menyesatkan, dan bahwa cara untuk menghilangkan ilusi adalah untuk mengungkapkan kembali proposisi dalam bahasa logika simbolik ideal yang ideal, sehingga mengungkapkan bentuk logis sejati mereka. Karena penekanan pada bahasa ini, filosofi analitik secara luas, meski mungkin keliru, diambil untuk melibatkan belokan ke bahasa sebagai pokok bahasan filsafat, dan dibawa untuk melibatkan perubahan metodologis yang menyertainya menuju analisis linguistik

    ReplyDelete
  15. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Filsafat analitik sendiri secara umum hendak mengklarifikasi makna dari penyataan dan konsep dengan menggunakan analisis bahasa. Di dunia berbahasa Inggris, tradisi filsafat semacam ini telah menjadi bagian penting di dalam refleksi filosofis sejak awal abad ke-20. Para filsuf analitik berpendapat bahwa filsuf Jerman, Gottlob Frege (1848-1925) adalah filsuf terpenting setelah Immanuel Kant. Frege hendak merumuskan logika yang rigorus sebagai metode berfilsafatnya. Dengan kata lain, filsafat itu sendiri pada intinya adalah logika. Dalam hal ini, ia dipengaruhi filsafat analitik, filsafat-logika, dan filsafat bahasa.

    ReplyDelete
  16. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Tokoh yang mengembangkan filsafat ini adalah Bertrand Russell dan Ludwig Wittgenstein. Pandangan utamanya adalah penolakan terhadap metafisika. Bagi mereka, metafisika tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Jadi filsafat analitik memang mirip dengan filsafat sains.Mereka mengadakan analisis bahasa untuk memulihkan penggunaan bahasa untuk memecahkan kesalahpahaman yang dilakukan oleh filsafat terhadap logika bahasa. Bapak Marsigit saat perkuliahan filsafat ilmu di kelas pernah menyampaikan Filsafat analitik menerangkan bahwa duniaku itu adalah kata-kataku. Maka sesungguhnya sebenar-benar kata-katamu menunjukkan duniamu.

    ReplyDelete
  17. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Analytic filosofi merupakan tren dalam filsafat kontemporer dengan metodologi dan konten yang berbeda. Hal ini dimulai di Inggris pada awal abad kedua puluh (GE Moore, B. Russell) bertentangan dengan filsafat idealis spekulatif. Beberapa variasi filsafat analitik dikembangkan terutama di negara-negara di mana bahasa Inggris adalah bahasa utama (esp. Di Amerika Serikat dan Australia).

    ReplyDelete
  18. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Secara umum, filsafat analitik hendak mengklarifikasi makna dari penyataan dan konsep dengan menggunakan analisis bahasa. Pasca filsafat Immanuel Kant dan perkembangan pemikiran neo-Kantian pada akhir abad ke-19, dunia filsafat seolah terbelah dua. Di satu sisi, para filsuf di Eropa Kontinental mengembangkan idealisme Hegelian, eksistensialisme Nietzsche dan Heidegger, dan post-strukturalisme. Sementara, di sisi lain, para filsuf Inggris dan Amerika bergerak ke arah yang hampir sama sekali berlawanan, yakni filsafat analitik. Para filsuf analitik berpendapat bahwa filsuf Jerman, Gottlob Frege (1848-1925), adalah filsuf terpenting setelah Immanuel Kant. Frege hendak merumuskan logika yang rigorus sebagai metode berfilsafatnya. Dengan kata lain, filsafat itu sendiri pada intinya adalah logika. Dalam hal ini, ia dipengaruhi filsafat analitik, filsafat-logika, dan filsafat bahasa. Frege berpendapat bahwa dasar yang kokoh bagi matematika dapat ‘diamankan’ melalui logika dan analisis yang ketat terhadap logika dasar kalimat-kalimat. Cara itu juga bisa menentukan tingkat kebenaran suatu pernyataan.

    ReplyDelete
  19. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Aliran filsafat analitik menolak adanya metafisika. Artinya bahwa semua yang ada mernurut mereka harus dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Filsafat tersebut mirip dengan filsafat sains. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa tidak semua hal dapat dibuktikan secara ilmiah. Karena ilmu Tuhan meliputi semua yang ada dan yang mungkin ada. Dan tugas kita sebagai manusia hanyalah menerima dan mensyukurinya.

    ReplyDelete
  20. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Cara mudah dalam memahami filsafat analitik dalam menjawab pertanyaan filosofis ialah melalui analisis. Caranya yaitu dengan melihat bahasa dan konsep yang digunakan, kemudian menarik keluar maknanya secara jelas. Filsafat yang berbau metafisik ditolak oleh filsafat analitik ini. Serta terdapat hal yang menyerupai ilmu alam yang empirik, sehingga kriteria yang berlaku dalam ilmu eksakta juga harus dapat diterapkan pada filsafat, misalnya harus dapat dibuktikan dengan nyata dan istilah-istilah yang dipakai harus berarti tunggal. Negara yang menjunjung filsafat analitik tepatnya dalam bidang bahasa adalah negara Inggris.

    ReplyDelete
  21. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dalam eegi lain sudah dijelaskan mengenai metafisika, artinya hakekat tentang sesuatu objek (fisik) nya dipelajari, dan setiap pengetahuan harus dipertanggungjawabkan secara ilmiah? Hal ini berlawanan dengan filsafat analitik, dimana pengetahuan yang tidak dapat dibuktikan secara ilmiah tetap berlaku benar. Munculnya filsafat analitik, yang dipahami sebagai pertumbuhan yang relatif kontinu dari sebuah sekolah filosofis baru yang berasal dari "linguistik" Moore, akhirnya diakui sebagai tidak hanya munculnya filsafat sekolah lain, namun sebagai sebuah "revolusi dalam filsafat" pada umumnya.

    ReplyDelete
  22. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    dari link yang bapak share saya mengambil dari link pertama yang berisi Filosofi analitik mengalami beberapa revolusi mikro internal yang membagi sejarahnya menjadi lima fase. Tahap pertama berjalan kira-kira dari tahun 1900 sampai 1910. Ini ditandai dengan bentuk realisme kuasi-Platonis yang awalnya disahkan oleh Moore dan Russell sebagai alternatif Idealisme.

    ReplyDelete
  23. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Filsafat analitik adalah suatu gerakan filosof Abad ke 20, khususnya di Inggris dan Amerika Serikat yang memusatkan perhatiannya pada bahasa dan mencoba menganalisa pernyataan-pernyataan (konsep-konsep, ungkapan-ungkapan kebahasaan, atau bentuk-bentuk yang logis) supaya menemukan bentuk-bentuk yang paling logis dan singkat yang cocok dengan fakta-fakta atau makna-makna yang disajikan. Yang pokok bagi filsafat analitik adalah pembentukan definisi baik yang linguistik atau nonlinguistik nyata atau yang konstektual.Filsafat analitik sendiri, secara umum, hendak mengklarifikasi makna dari penyataan dan konsep dengan menggunakan analisis bahasa.

    ReplyDelete
  24. Sehar Trihatun
    16709251043
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Filosofi analitik mengalami beberapa revolusi mikro internal yang membagi sejarahnya menjadi lima fase. Fase pertama adalah Revolusi Moore dan Russell yaitu realisme Cambridge dan Perubahan Linguistik, Menurut Moore Tugas filsuf bukanlah mempertanyakan kebenaran proposisi akal sehat, tapi untuk memberikan analisis atau penjelasan yang benar. Penggunaan istilah "analisis" Moore dengan cara ini adalah sumber dari nama "filsafat analitik". Fase yang kedua adalah Russell dan Early Wittgenstein yaitu Bahasa Ideal dan Atomisme Logis, Fase yang ketiga merupakan Positivisme logis, Lingkaran Wina, dan Quine. Fase keempat adalah Filsafat Wittgenstein dan Ordinary-Languages . Dan Fase kelima merupakan era eleticsm yang terjadi pada tahun 1960 dan selanjutnya.

    ReplyDelete
  25. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Filsafat analitik merupakan upaya untuk mengklarifikasi, menggunakan analisis, makna dari kalimat dan konsep. Filsafat analitis merupakan hal yang penting dalam dunia akademis. Pandangan utamanya adalah penolakan terhadap metafisika. Bagi mereka, metafisika tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Jadi filsafat analitik memang mirip dengan filsafat sains.

    ReplyDelete
  26. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    filsafat analitik mendominasi filsafat akademik di berbagai daerah, terutama Inggris dan Amerika Serikat, sejak awal abad kedua puluh. Filsafat analitik dianggap telah berasal dari sebuah revolusi filosofis di grand skala-tidak hanya dalam pemberontakan terhadap Idealisme Inggris, tetapi melawan filsafat tradisional secara keseluruhan. Filsafat analitik sulit untuk menentukan dalam hal fitur intrinsik atau komitmen dasar filosofis. Akibatnya, ia selalu bergantung pada kontras dengan pendekatan lain untuk filsafat-terutama pendekatan yang menemukan dirinya menentang fundamental-untuk membantu memperjelas sifat sendiri.

    ReplyDelete
  27. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Filsafat analitik adalah kontradiksi dari metafisik. Filsafat analitik menolak setiap bentuk filsafat yang berkaitan dengan metafisik karena kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Paham filsafat analitik sendiri lebih mirip dengan filsafat itu yang merupakan bidang ilmu yang mempelajari hakikat ilmu, dasar-dasar ilmu , asumsi dan impilkasi dari ilmu yang termasukdidalamnya ilmu sosial dan ilmu alam. Dan pandangan ini berkaitan erat dengan bidang bahasa. Bahasa merupakan elemen penting dalam komunikasi dan pemecahan masalah.

    ReplyDelete
  28. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Berdasarkan informasi dari sumber yang Bapak berikan, dapat saya simpulkan bahwa filsafat analitik merupakan suatu gerakan filosof Abad ke 20, yang muncul di Inggris dan Amerika Serikat. Filsafat ini yang menitikberatkan pada bahasa untuk menganalisa pernyataan, konsep-konsep, atau bentuk-bentuk yang logis untuk menemukan bentuk yang paling logis dan sesuai dengan fakta-fakta atau makna-makna yang disajikan. Sehingga pembentukan definisi yang baik melalui bahasa merupakan hal yang pokok pada filsafat analitik.

    ReplyDelete
  29. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami, filsafat analitik adalah filosofi atau ideologi yang mengambil proses analisis menjadi inti metode dan kemajuan berfilsafat. Pandangan umum para filsuf analitis adalah bahwa bentuk permukaan sebuah bahasa dapat menyembunyikan struktur logis yang tersembunyi, dan dengan struktur ini ada kemungkinan kita bisa tersesat. Hal ini dapat diungkap oleh sebuah proses yang dengan sendirinya memecahkan masalah secara filsafat, atau menunjukkannya sebagai keturunan dari bentuk permukaan bahasa yang tidak biasa.

    Sumber:
    Blackburn, S. (1996). The Oxford Dictionary of Philosophy Oxford Paperback Reference. Oxford: Oxford University Press.

    ReplyDelete
  30. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Filsafat analitik merupakan aliran yang dicetus oleh Ludwig Wittgenstein, aliran ini berprinsip bahwa jangan katakan jika hal itu tidak dapat dikatakan “ batas-batas bahasaku adalah batas-batas duniaku”. Masalah-masalah filsafati seyogyanya dipecahkan melalui analisis bahasa, untuk mendapatkan atau tidak mendapatkan makna di balik bahasa yang digunakan, hanya dalam ilmu pengetahuan alam pernyataan memiliki makna, karena pernyataan tersebut bersifat faktual.(Maksum, 2012: 379)

    ReplyDelete
  31. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    "Filosofi analitik dimulai saat Moore dan kemudian Russell mulai mempertahankan realisme menyeluruh tentang apa yang disebut Moore sebagai "akal sehat" atau "biasa" melihat dunia" begitu yang tercantum dalam link http://www.iep.utm.edu/analytic/, disana juga dituliskan "filsafat analitik terkenal berasal dari sebuah revolusi filosofis dalam skala besar - tidak hanya dalam pemberontakan melawan Idealisme Inggris, namun bertentangan dengan filsafat tradisional secara keseluruhan" sedangkan link http://www.galilean-library.org/site/index.php/page/index.html/_/essays/introducingphilosophy/17-analytic-philosophy-r34 tidak dapat saya akses.

    ReplyDelete
  32. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Filsafat analitik lahir dalam suatu linguistik. Filsafat analitik erat kaitanya dengan pembahasan "bahasa" sebagai media dalam berfilsafat. Beberapa kali saya melihat penekanan pada linguistik dan bahasa sebagai unsur penting dalam filsafat analitik. Akan tetapi, saya juga menemui statement bahwa filsafat analitik sulit didefinisikan terkait dengan komitmen filosofis yang mendasarinya. Hal ini mengakibatkan, dalam perjalanannya, filsafat analitik selalu mengambil kontras atau pertentangan dari aliran filsafat lain. Saat ini, saya berupaya mensintesiskan temuan-temuan saya tersebut, saya berupaya mencari garis yang menghubungkan beberapa poin tersebut, agar saya dapat memahami seutuhnya filsafat analitik. Pertanyaan saya, apakah "bahasa" digunakan fisafat analitik dalam mendebat aliran filsafat lain? Bismillah, mari kita terus belajar

    ReplyDelete
  33. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    177092510005

    Assalamualaikum prof,
    Filsafat analitik adalah aliran dalam filsafat yang berpangkal pada sekelompok filsuf yang menyebut dirinya lingkaran Wina. Filsafat analitik menolak setiap bentuk filsafat yang berbau metafisik. Bagi mereka, metafisik tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Gerakan ini memusatkan perhatiannya pada bahasa dan upaya untuk menganalisis pernyataan seperti konsep, ungkapan kebahasaan, atau bentuk-bentuk logis. Tujuannya adalah untuk menemukan pernyataan-pernyataan yang berbentuk logis, ringkas, dan terbaik, yang cocok dengan fakta atau arti yang disajikan. Dengan kata lain, filsafat analitias merupakan suatu ungkapan yang merangkum semua karya filosofis abad ke 20 yang bersandar kuat pada teknik linguistik dan analisis logis.

    ReplyDelete
  34. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P. Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. terima kasih atas link yang bapak ssajikan. Berpikir analitik akan membawa kita pada objektifitas. Hal tersebut harus dilandasi dengan metodelogi atau paradigma yang jelas. Saya rasa ini sangat bermanfaat bagi kita sebagai mahasiswa matematika. Terlebih kita harus berhadapan dengan logika dan teori-teori yang rumit. Semoga apa yang bapak sajikan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Tidak ada yang sulit jika kita ingin belajar dengan giat.

    ReplyDelete
  35. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Analitik filsafat dapat dianalogikan sebagai paham yang berdasarkan logika sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara logis. Apabila saya kaitkan dengan pembelajran matematika analitik filsafat dapat dipandang memenuhi sifat matematika, hal ini dikarenakan matematika membuat siswa berpikir logis, dengan mengetahui cara mengerjakan, asal mula rumus, alasan pemilihan strategi, atau sering disebut kemampuan pemecahan masalah.Selain itu saat siswa terbiasa berpikir logis. Siswa tidak akan sembarangan dalam membuat keputusan karena harus dipikirkan terlebih dahulu, agar setelah mengambil keputusan tidak terdapat penyesalan.

    ReplyDelete
  36. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Saya mendapati dari hasil bacaan link di atas, dalam filsafat analitik letak penekanannya pada bahasa.Menurut pandangan tradisional, filsafat analitik lahir dalam linguistik dimana konsep linguistiknya dilhat sebagai novel di dalam sejarah filsafat.Terkait alasan ini, filsafat analitik melakukan pengejewantahan terhadap idealisme Inggris juga dengan filsafat tradisional secara menyeluruh.

    ReplyDelete
  37. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Munculnya filsafat analitik merupakan salah satu wujud dari perhatian filosof terhadap bahasa yang semakin besar. Mereka sadar bahwa dalam kenyataannya banyak persoalan-persoalan filsafat, konsep-konsep filosofis akan menjadi jelas dengan menggunakan analisis bahasa. Secara estimologi kata analitik berarti logis, mendalam, sistematis, tajam dan tersusun. Secara umum filsafat analitik merupakan upaya untuk menyelidiki atau memeriksa konsep-konsep dalam rangka mengetahui benar atau tidak, logis atau tidak logis, bermakna atau tidak bermaknanya konsep-konsep tersebut. Konsep dalam hal ini adalah hasil pemikiran atau pandangan seseorang yang diungkapkan dalam bentuk bahasa.

    ReplyDelete
  38. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Dari referensi yang dilinkkan pada halaman tersebut, Filsafat analitik ini memberi perhatian pada bahasa. Filsafat analitik ini untuk memulihkan penggunaan bahasa untuk memecahkan kesalahpahaman yang dilakukan oleh filsafat terhadap logika bahasa. Karena dalam kehidupan saat ini penggunaan bahasa sangat mempengaruhi seberapa paham atau seberapa mudah dimengerti oleh pembaca ataupun pendengar mengenai apa yang kita jelaskan mengenai suatu pengetahuan yang ingin dibangun.

    ReplyDelete
  39. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    Filsafat analitik merupakan salah satu aliran filsafat yang berkembang di jerman. Aliran ini memiliki pandangan tentang penolakan adanya matafisika, karena metafisika tidak dapat dipertanggungjawabkan secara sains. Filsafat analitik dominan dan fokus terhadap bahasa. Aliran ini hendak mengklarifikasi makna dari penyataan dan konsep dengan menggunakan analisis bahasa. Terima Kasih

    ReplyDelete
  40. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017


    Filsafat analitik adalah aliran filsafat yang muncul dari kelompok filsuf yang menyebut dirinya lingkaran Wina. Tokoh yang mengembangkan filsafat ini adalah Bertrand Russell dan Ludwig Wittgenstein. Mereka mengadakan analisis bahasa untuk memulihkan penggunaan bahasa untuk memecahkan kesalahpahaman yang dilakukan oleh filsafat terhadap logika bahasa. Aliran ini berkembang di Inggris dan Amerika serikat.

    ReplyDelete
  41. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Pandangan utama filsafat analitik adalah penolakan terhadap metafisika. Penganut filsafat analitik mengangap metafisika tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Jadi filsafat analitik memang mirip dengan filsafat sains. Tokoh yang mengembangkan filsafat ini adalah Bertrand Russell dan Ludwig Wittgenstein. Mereka mengadakan analisis bahasa untuk memulihkan penggunaan bahasa untuk memecahkan kesalahpahaman yang dilakukan oleh filsafat terhadap logika bahasa.

    ReplyDelete
  42. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dari link yang diberikan diatas yang dapat saya pahami adalah bahwa filsafat analitik adalah aliran filsafat yang muncul dari kelompok filsuf yang menyebut dirinya lingkaran Wina. Pandangan utamanya adalah penolakan terhadap metafisika. Bagi mereka, metafisika tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Metafisika adalah studi keberadaan atau realitas.

    ReplyDelete
  43. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Dari http://www.iep.utm.edu/analytic/, saya memperoleh bahwa awal mula filsafat analitik ini karena serang filsuf bernama Russell percaya bahwa tatabahasa bahasa alami seringkali secara filosofis menyesatkan, dan untuk memperbaikinya adalah dengan menggunakan bahasa formal logika simbolis yang ideal, sehingga mengungkapkan bentuk logis sejati mereka. Karena penekanan pada bahasa ini, filsafat analitik secara luas diambil untuk melibatkan belokan ke bahasa sebagai pokok bahasan filsafat. Aliran ini menekankan penggunaan Bahasa dalam filsafat atau merupakan cabang filsafat yang membahas tentang Bahasa.

    ReplyDelete
  44. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Pada postingann kali ini berbicara mengenai filsafat analitik. Telah kita ketahui sebelumnya bahwa filsafat adalah sebuah olah fikir para filsuf sesuai dengan sudut pandang mereka masing-masing sesuai dengan ruang dan waktu. Sedangkan filsafat analitik ini yaitu aliran filsafat yang muncul dari kelompok filsuf yang menyebut dirinya mempunyai pandangan utamanya adalah penolakan terhadap metafisika. Metafisika sendiri yaitu cabang filsafat yang berkaitan dengan proses analitis atas hakikat fundamental mengenai keberadaan dan realitas yang menyertainya. Jadi filsafat analitik akan berkaitan dengan metafisika.

    ReplyDelete
  45. Junianto
    PM C

    Filsafat analitik muncul sebagai bentuk perhatian para filsuf terhadap bahasa, maka dari itu filsafat ini juga sering disebut filsafat bahasa. Persoalan dalam filsafat diyakini bisa di atasi jika analisis yang dilakukan menggunakan bahasa yang baik dan ilmiah. Bahkan konsep yang bagus sekalipun jika tidak menggunakan bahwa yang baik dan benar akan menimbulkan salah makna. Maka dari itu, bahasa adalah ujung tombak karena menjadi sarana dalam menyampaikan berbagai hal termasuk filsafat.

    ReplyDelete
  46. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Filsafat analitik sangat dominan dalam bidang bahasa. Filsafat analitik menolak terhadap metafisika. Bagi penganut filsafat analitik, metafisika tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Dapat dikatakan bahwa filsafat analitik mirip dengan filsafat sains.

    ReplyDelete
  47. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Filsafat kritis itu kemudian oleh sebagian filsuf disebut filsafat analitik (analytical philosophy). Filsafat analitik memusatkan perhatiannya pada analisis secara cermat terhadap suatu makna. Filsafat analitik muncul dari kelompok filsuf yang menyebut dirinya lingkaran Wina. Filsafat analitik lingkaran Wina itu berkembang dari Jerman hingga ke luar, yaitu Polandia dan Inggris. Pandangan utamanya adalah penolakan terhadap metafisika.

    ReplyDelete
  48. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Pandangan utamanya dari analytic philosophy atau filsafat analitik adalah pandangan yang menolak metafisika. Bagi mereka, metafisika tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Filsafat analitik ini muncul dari kelompok filsuf yang menyebut dirinya lingkaran Wina. Filsafat analitik lingkaran Wina ini berkembang dari Jerman hingga ke luar, yaitu Polandia dan Inggris. Tokoh filsafat analitik salah satunya adalah Ludwig Wittgenstein.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  49. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Filsafat analitis merupakan upaya untuk mengklarifikasi, menggunakan analisis, makna dari kalimat dan konsep . dan filsafat analitik adalah aliran dalam filsafat yang berpangkal pada lingkaran Wina. Filsafat analitik menolak setiap bentuk filsafat yang berbau metafisik. Juga ingin menyerupai ilmu-ilmu alam yang empirik, sehingga kriteria yang berlaku dalam ilmu elsakta juga harus dapat diterapkan pada filsafat.

    ReplyDelete
  50. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Filosofi analitik (kadang-kadang filsafat analitis) adalah gaya filsafat yang menjadi dominan di negara-negara berbahasa Inggris pada awal abad ke-20. filsafat analitik diidentifikasi dengan ciri filosofis yang spesifik (banyak di antaranya ditolak oleh banyak filsuf analitik kontemporer). Tokoh sentral dalam perkembangan historis ini adalah Bertrand Russell, Ludwig Wittgenstein, G. E. Moore, Gottlob Frege, dan positivis logis.

    ReplyDelete
  51. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa filsafat analitik sebagai praktek filsafat dicirikan pada penekanan pada ketepatan argumen biasanya menggunakan logika formal, analisis konseptual dan matematika dan ilmu pengetahuan alam.

    ReplyDelete
  52. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    Pendidikan matematika S2 kls C

    Banyak orang yang telah memegang pandangan analitik inti tentang hakekat filsafat yang mengandalkan teori-teori makna yang berbeda dan kadang-kadang tersirat, tidak pernah cukup jelas, dan seringkali tidak masuk akal. Kegagalan internal positivisme logis yang dikombinasikan dengan kritik eksternal terhadap Wittgenstein dan Quine berkontribusi pada matinya pendekatan bahasa yang ideal.

    ReplyDelete
  53. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Filsafat analitik bukan suatu filafat sistematik sebagaimana idealism, realism, atau pragmatism. Kebanyakan ahli filsafat analitik bekerja dengan hati-hati untuk menanggalkan identitas sebagai filsafat sistematis, mereka berpendapat bahwa pendekatan sistem dalam filsafat lebih banyak membawa masalah daripada memberikan solusi kepada masalah-masalah manusia (Knight:1982).

    ReplyDelete
  54. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Filsafat analitis merupakan aliran filsafat yang muncul dari kelompok filsuf sekitar abad 20. Para penganutnya dengan melakukan analisa dalam bahasa. Bahasa dalah alat yang paling penting dari seorang filsuf serta perantara untuk menemukan ekspresi. Filsafat analitik timbul sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap pemikiran filsafat modern kala itu. Perhatian filosof terhadap bahasa semakin besar. Mereka sadar bahwa dalam kenyataannya banyak persoalan-persoalan filsafat, konsep-konsep filosofis akan memerlukan bahasa.

    ReplyDelete
  55. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Menurut Filsuf analitis melihat filsafat Jerman, Gottlob Frege (1848-1925), sebagai pemikir yang paling berpengaruh sejak Kant. Frege menginginkan logika yang teliti sebagai jantung filsafat. Dia merupakan pengaruh bagi filsafat matematika, logika, dan bahasa. Ia berpikir bahwa dasar dari matematika dapat diturunkan dengan aman melalui logika dan analisis yang teliti tersebut merupakan dasar logika dari kalimat yang dapat membuat kita mampu menentukan kebenaran kalimat tersebut.

    ReplyDelete
  56. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Filsafat analitik dapat didefinisikan, kurang lebih, sebagai serangkaian pendekatan terhadap masalah-masalah filosofis yang menekankan studi bahasa dan analisa logis atas konsep yang terungkapkan lewat bahasa.

    ReplyDelete
  57. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Para filosof analitik dan linguistik sepakat bahwa aktivitas filsafat yang paling tepat adalah mengklarifikasi bahasa atau mengklarifikasi konsep. Tujuan aktivitas ini adalah menyelesaikan berbagai perselisihan filsafat dan memecahkan problem-problem filsafat yang dianggap bersumber dari kekacauan penggunaan bahasa.

    ReplyDelete
  58. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Sebenarnya pandangan analytic philosophy lebih pada paham yang menolak terhadap metafisika. Menurut paham ini, metafisikan itu tidak ilmiah sehingga untuk membuktiakn atau untuk dipertanggungjawabkan tidak lkuat. Jadi, inti dari pandangan ini adalah menganggap sesuatu itu berdasarkan pembuktian secara ilmiah
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  59. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Menganalisis berarti membagi sesuatu menjadi bagian yang terpisah yang saling berkaitan. Filsafat analitis merupakan upaya untuk mengklarifikasi, menggunakan analisis, makna dari kalimat dan konsep. Menurut Filsuf analitis melihat filsafat Jerman, Gottlob Frege (1848-1925), sebagai pemikir yang paling berpengaruh sejak Kant.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  60. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Frege menginginkan logika yang teliti sebagai jantung filsafat. Dia merupakan pengaruh bagi filsafat matematika, logika, dan bahasa. Ia berpikir bahwa dasar dari matematika dapat diturunkan dengan aman melalui logika dan analisis yang teliti tersebut merupakan dasar logika dari kalimat yang dapat membuat kita mampu menentukan kebenaran kalimat tersebut.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  61. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Secara sederhana, dapat dipahami bahwa filsafat analitik adalah sebuah cara pandang yang mengedepankan sifat keilmiahan dari sesuatu hal. Sehingga sangat diperlukan adanya kenyataan yang dapat dilihat dari sesuatu itu untuk mengungkap kebenarannya. Maka dari itu sesuatu yang tidak nyata dianggap tidak benar atau memiliki derajad kebenaran yang lemah. Seperti halnya dalam bahasa, pengertian analitik adalah pengertian dari apa yang ada atau apa yang menempel dari sesuatu yang akan diartikan tersebut.

    ReplyDelete