Dec 3, 2012

WISDOM





 Ass Wr Wb
Jika ingin mempelajari lebih lanjut tentang WISDOM, bacalah berikut:

http://en.wikipedia.org/wiki/Wisdom









Wss Wr Wb
Marsigit

19 comments:

  1. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Wisdom adalah suatu pengertian dan pemahaman yang dalam mengenai orang, barang, kejadian atau situasi, yang menghasilkan kemampuan untuk menerapkan persepsi, penilaian dan perbuatan sesuai pengertian tersebut.Wisdom adalah proses untuk memahami diri kita sendiri, yang diperoleh melalui proses eksplorasi diri sepanjang hidup, mengalahkan tantangan hidup, dan menghormati diri sendiri atas pilihan-pilihan pribadi yang diambil.

    ReplyDelete
  2. Kebijaksanaan digunakan untuk menakar atau menimbang suatu pengetahuan. Pengetahuan berkembang dengan pesat sesuai dengan dorongan dan dukungan dan SDA dan SDM. Pengetahuan seperti hal lainnya akan mempunyai dua sisi yaitu baik dan buruk yang berkebalikan dan bertolak belakang. Dengan kebijaksanaan maka pengetahuan akan selalu diarahkan untuk mencapai kebaikan untuk semuanya. Pengetahuan dan penelitian dilakukan dengan cara-cara yang beradab, terutama penelitian tentang manusia atau hewan. Pengetahuan tentang teknologi seyogyanya yang tidak mempunyai dampak buruk bagi lingkungan atau masyarakat.

    ReplyDelete
  3. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika

    Assalamualaikum, pak Prof. Dalam bahasa Indonesia, kebanyakan dari kita mengartikan wisdom adalah kebijaksanaan yang sering dipersamakan dengan kata "kebijakan". Namun, dalam studi kebijakan, saya sangat jarang mendengar frasa kebijaksanaan publik, yang ada adalah kebijakan publik. Pertanyaannya, jika kedua istilah tersebut sama, namun pada konteks seperti apa kita menggunakan dua istilah tersebut? Jika berbeda, apa perbedaan mendasar (setidaknya secara filosofis) dari kedua istilah tersebut?

    ReplyDelete
  4. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Wisdom merupakan salah satu aspek yang dikembangkan dalam Character strength yang merupakan komponen dari substantif psikologi positif.
    Ada empat wisdom dapat dibedakan, yaitu : sebagai karakter, wisdom sebagai social professional skill, wisdom sebagai postformal-expert thinking, dan wisdom sebagai spiritual transcendental thought.
    Sosok yang punya wisdom sebagai social professional skill menampilkan kemampuan untuk melerai kontradiksi, paradoksi, konflik menjadi keharmonisan.
    Sosok yang punya wisdom sebagai postformal-expert thinking mampu menampilkan pemikiran intuitif-inspiratif dengan angle yang sama sekali tidak baru, tidak konvensional, dan secara suprising diterima semua orang.
    Sosok yang punya wisdom sebagai spiritual transcendental thought mampu menampilkan pemikiran dan pemaknaan yang spritual dan transenden.

    ReplyDelete
  5. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Wisdom, atau yang oleh banyak orang dimaknai sebagai kebijaksanaan, adalah suatu kemampuan untuk berpikir dan bertindak dengan menggunakan pengetahuan , pengalaman , pemahaman , akal sehat , dan wawasan yang dimiliki sehingga seseorang mampu mengambil keputusan atau tindakan yang tepat. Hal ini melibatkan pemahaman mengenai orang, benda, peristiwa , situasi , dan kemauan serta kemampuan untuk menerapkan persepsi , penilaian , dan tindakan sesuai dengan pemahaman tentang nilai kebenaran. Dengan kata lain kebijaksanaan adalah disposisi untuk menemukan kebenaran yang dilakukan dengan penilaian yang optimal untuk tindakan apa yang harus diambil dalam rangka memberikan hasil yang terbaik. Tingkat kebijaksanaan seseorang tentunya akan berbeda tergantung dengan seberapa kaya pengetahuan, pengalaman, pemahaman, dan wawasan yang ia miliki.

    ReplyDelete
  6. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Dalam bahasa Indonesia wisdom disebut dengan kebijksanaan. Berbicara tentang kebijaksanaan, beberapa saya menjumpai orang yang berpikir bahwa kebijaksanaan sama halnya dengan kebijakan. Bahkan, jika saya tidak salah saya pernah membaca sebuah buku dengan penulis yang sama, judul yang sama, tetapi beda edisi, buku tersebut mengangkat topik tentang kebijakan publik, akan tetapi pada edisi awal, judul yang diangkat adalah kebijaksanaan publik. Dari situlah awal dari kebingungan-kebingungan saya. Apakah di antara keduanya itu memiliki makna yang sama. Akan tetapi, pada laporan peneitian saya (saat itu saya semester 6), pada bagaian bab II, saya mengutip teori yang berisi penejelasan berikut:
    "Kebanyakan orang berpandangan bahwa istilah kebijakan senantiasa disamakan dengan istilah kebijaksanaan. Padahal apabila dicermati, berdasarkan tata bahasa, istilah kebijaksanaan berasal dari kata “wisdom”. Pendapat Anderson yang dikutip oleh Wahab, merumuskan kebijaksanaan sebagai langkah tindakan yang secara sengaja dilakukan oleh seseorang aktor atau sejumlah aktor berkenaan dengan adanya masalah atau persoalan tertentu yang sedang dihadapi (Anderson dalam Wahab, 2001:3). Oleh karena itu, kebijaksanaan menurut Anderson merupakan langkah tindakan yang sengaja dilakukan oleh aktor yang berkenaan dengan adanya masalah yang sedang di hadapi"

    Oh alangkah begini indahnya hidup, dikarenakan saya membaca postingan ini, saya kembali membuka laporan-laporan lama dan menjumapai betapa lucunya pola kalimat saya kala itu

    ReplyDelete
  7. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Wisdom adalah kebijaksanaan. Sebuah karakter yang menunjukkan tindakan atau sikap kelas tinggi bahkan tertinggi. Ia mampu berpikir, menghargai ruang dan waktu, menunaikan hak dan kewajibannya serta menggunakan pengetahuan, pengalaman, pemahaman mendalam tentang orang,kejadian atau situasi apapun. Kebijaksanaan dalam berperilaku dan bertindak adalah penggunaan pengethuan dan pengetahuan yang diiliki oleh seseorang, sehingga bijak dalam menepatkan diri juga hal yang penting. Orang orang bijaksana adalah orang yang bisa berfikir luas dan mendalam. Semoga kita termasuk orang orang bijak Aamin.

    ReplyDelete
  8. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Dalam http://en.wikipedia.org/wiki/Wisdom pengertian wisdom (kebijaksanaan atau ketulusan) adalah kemampuan untuk berpikir dan bertindak menggunakan pengetahuan, pengalaman, pemahaman, akal sehat, dan wawasan. Tidak hanya itu saja, setelah saya membaca melalui sumber tersebut, ternyata “wisdom” memiliki definisi yang bermacam-macam. Selain itu, dari beberapa pendapat, ada yang menyebutkan bahwa dalam filsafat terdapat frase “Love of wisdom” atau cinta kebijaksanaan. Hal tersebut memiliki makna seorang filsuf tidak akan mudah menyalahkan orang lain dan suka menghakimi orang lain. Bijaksana adalah orang yang mampu mengatur sikap baik dalam bentuk tindakan maupun lisan. Bijaksana dapat tercapai jika akal berfungsi secara maksimal. Setiap tindakan harus dipikirkan terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan. Sehingga, Orang yang mencintai kebijaksanaan senantiasa berada didalam kehati-hatian, kritis dan selalu berpikir yang logis.

    ReplyDelete
  9. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Wisdom adalah kebijaksanaan atau ketulusan merupakan kemampuan untuk berpikir dan bertindak menggunakan pengetahuan, pengalaman, pemahaman, akal sehat, dan wawasan. Kebijaksanaan dikaitkan dengan atribut seperti welas asih, pengetahuan diri eksperimental, non-lampiran dan kebajikan seperti etika (Wikipedia). Dengan kebijaksanaan dapat melatih kemampuan berpikir, karena sesorang yang memiliki kebijaksanaan akan berpikir logis, kritis dan konteks. Selanjutnya, kebijaksanaan merupakan koordinasi antara pengetahuan dan pengalaman. Adanya kemampuan pemecahan masalah, kontekstual, toleransi, empati merupakan komponen untuk mencapai kebijaksanaan tersebut.

    ReplyDelete
  10. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Wisdom menurut http://en.wikipedia.org/wiki/Wisdom adalah kebijaksanaan atau ketulusan. Menurut perspektif pendidikan dengan filsuf yang terkenalnya adalah Benjamin Franklim mengatakan bahwa tempat pendidikan atau sekolah berbagi tanggung jawab bersama orang tua dan masyarakat untuk membangun karakter dan kebijaksaan. Sedangkan menurut Nicholas Maxwell mengatakan bahwa, dalam proses belajar tidak hanya untuk memperoleh pengetahuan saja, melainkan bagaimana individu itu sadar apa yang bernilai dalam hidup untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain.

    ReplyDelete
  11. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Istilah wisdom, sepemahaman kami adalah kebijaksanaan. Dalam filsamat wisdom diartikan sebagai hikmat atau hasil pemikiran yang jernih, yaitu pemanfaatan suatu pengetahuan secara benar. Dalam berfilsafat hendaknya seseorang mampu menggunakan pengetahuan dan pemikirannya secara benar, sehingga mampu mencapai atau menggapai kebijaksanaan.

    ReplyDelete
  12. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. dalam pengertiannya yang paling umum (dalam bahasa sehari-hari). Wisdom dapat diartikan sebagai kebijaksanaan. Secara etimologi, filsafat diartikan sebagai “cinta akan kebijaksanaan”. Dalam Wikipedia, wisdom diartikan sebagai kemampuan dalam berfikir dan bertindak yang didasari oleh ilmu pengetahuan, pengalaman, pemahaman, common sense, dan ide-ide. Wisdom hanya bisa dicapai melalui proses pendidikan yang memanusiakan. Oleh karena itu, filsafat bukanlah entitas pasif. Filsafat hanya akan bisa dipahami melalui proses pendidikan dan tentu saja untuk mencapai kebijaksanaan.

    ReplyDelete
  13. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih prof. Marsigit atas link-link yang telah bapak berikan di atas. Wisdom berarti kebijaksanaan atau ketulusan, bagi saya merupakan suatu karakter yang harus tumbuh didalam hati dan pikiran setiap manusia. Menurut sudut pandang pendidikan dengan tokoh filsuf Benjamin Franklim menyatakan bahwa tempat pendidikan atau sekolah berbagi tanggung jawab bersama orang tua dan masyarakat untuk membangun karakter dan kebijaksaan. Karakter bijaksana hanya bisa dicapai melalui proses pendidikan yang memanusiakan, seperti halnya sekolah. Maka menurut saya, salah satu media perantara dan penstimulus lahirnya karakter kebijaksanaan adalah melalui pemahaman filsafat, belajar filsafat, mencari tahu bagaimana pemikiran-pemikiran para filsuf terdahulu, sehingga akan timbul perasaan toleran, saling terbuka, mau belajar, tepat dalam mengambil keputusan, dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah, dapat menempatkan diri dan emosinya pada ruang dan waktu yang sesuai. Sehingga proses belajar tidak hanya bersifat untuk memperoleh pengetahuan saja, melainkan bagaimana individu itu mampu berhermenetika dalam hidup, dan bermanfaat untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  14. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Wisdom atau didalam bahasa indonesia adalah kebijaksanaan. Dimana kebijaksanaan adalah suatu sikap yang penting didalam setiap langkah dalam meyikapi permasalahan didalam kehidupan. dengan dapat berprilaku secara wisdom atau bijaksana kita dapat memecahkan masalah-masalah yang ada dengan baik dan adil. Sikap yang bijaksana seharusnya harus ada pada setiap diri manusia, sehingga ketika dihadapai dengan berbagi masalah dapat menyikapi permasalahan dengan baik.

    ReplyDelete
  15. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Wisdom merupakan proses untuk memahami diri kita sendiri, yang diperoleh melalui proses eksplorasi diri sepanjang hidup, mengalahkan tantangan hidup, dan menghormati diri sendiri atas pilihan-pilihan pribadi yang diambil. Individu yang baik adalah individu yang dapat memahami dirinya sendiri. Individu tersebut mengetahui kelemahan dan kekuatan dirinya sendiri. Namun, hal itu tidak mudah. Individu harus bergelut dengan banyak pengalaman agar dapat memaami dirinya sendiri.

    ReplyDelete
  16. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Wisdom didefinisikan sebagai suatu kemampuan untuk berpikir dan bertindak menggunakan pengetahuan, pengalaman, pemahaman, dan pandangan yang dimiliki seseorang. Wisdom didefinisikan secara beragam. Tapi yang paling umum dikenal adalah sebagai kebijaksanaan. Bijaksana artinya berpikir dan bertindak sesuai dengan norma dan aturan-aturan yang berlaku.

    ReplyDelete
  17. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Assalamu'alaikum wr wb.

    Wisdom memiliki arti kebijaksanaan yang memiliki arti suatu kemampuan berpikir dan bertindak yang sesuai dengan pengetahuan, pengalaman, wawasan, akal sehat, dan keharmonisan, serta kemampuan dalam menerapkan tindakan dan penilaian. Menurut saya kebijaksaan adalah kepandaian seseorang dalam meletakkan suatu masalah pada tempatnya, dan pengambilan keputusan yang tepat dan sesuai dengan masalah. Sehingga ketika seseorang dalam pengambilan sebuah keputusan diharapkan kebijaksanaannya, maka haruslah seseorang itu memiliki pengetahuan dan keharmonisan serta pengalaman yang baik pula.

    ReplyDelete
  18. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Hal yang dapat saya refleksikan dari wisdom dalam pembelajaran sejenia sebagai seorang pendidik kita menggunakan ilmu dengan bijaksana atau dengan tepat dan benar. Maksudnya pengetahuan yang kita peroleh merupakan pengetahuan yang baik sehingga dalam menggunakan pengetahuan yang kita miliki juga digunakan untuk hal yang baik juga. Bukannya menggunakan pengetahuan untuk hal-hal buruk seperti mencuri, korupsi, menipu atau menjebak orang lain.Hal ini juga dapat diajarkan kepada siswa saat siswa akan menggunakna suatu pengetahuan atau rumus dalam mateatika dapat menggunakan dengan situasi, masalah dan kondisi yang tepat. Agar siswa tidak salah langkah dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.

    ReplyDelete
  19. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Tidaklah sama antara satu orang dengan yang lainnya dalam menyikapi kebijaksanaan. Bagi saya, bijaksana adalah suatu sikap yang mengantarkan seseorang untuk dapat mengatur dan mengelola tindakan, perasaan, dan pikirannya. Contohnya, saat seseorang mendapatkan informasi yang buruk dan berhenti pada dirinya saja ini dapat pula dikatakan bahwa seseorang telah bersikap bijak. Berdasarkan fase kehidupan manusia secara psikologis, untuk menggapai sikap bijaksana cenderung diperoleh pada masa usia lanjut atau masa dewasa akhir. Dapat disimpulkan bahwa menggapai sikap bijaksana membutuhkan penghayatan sepanjang hidup.

    ReplyDelete