Dec 2, 2012

DIALECTICISM




Ass Wr Wb
Jika ingin mendalami DIALECTICISM, silahkan konek:

http://en.wikipedia.org/wiki/Dialectic

http://plato.stanford.edu/entries/dialectical-school/

http://plato.stanford.edu/entries/adorno/

http://www.newworldencyclopedia.org/entry/Dialectic

Wss Wr Wb
Marsigit

11 comments:

  1. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Dialektika (juga dialektika dan metode dialektik) adalah metode argumen untuk menyelesaikan perselisihan yang telah menjadi pusat filsafat Eropa dan India sejak jaman dahulu. Dialecticism adalah cara penyelesaian masalah melalui perdebatan. Perdebatan ini tidak berarti debat usir yang emosional. Untuk memenangkan perdebatan di sini dapat dapat dilakukan dengan membujuk lawan, membuktikan bahwa argumen kita benar dan argumen lawan adalah salah.

    ReplyDelete
  2. Dialektika dapat diartikan sebagai kegiatan menyelidiki argumentasi-argumentasi yang bertitik tolak dari hipotesa atau putusan yang tidak pasti kebenarannya. Ketika ingin menemukan suatu kebenaran maka ada argumen yang diajukan. Argumen-argumen tersebut belum diketahui kebenarannya sehingga disebut hipotesa. Yang dimaksud oleh Hegel dengan dialektika adalah mendamaikan, mengompromikan hal-hal yang berlawanan. Karena dalam dialektika terdapat pro dan kontra artinya dipikirkan hal-hal yang mendukung argumen dan hal-hal yang berlawan atau kekurangan-kekurangan dari suatu argumen. Proses dialektika selalu terdiri atas tesis dihadapi antitesis dan akhirnya timbul sintesis.

    ReplyDelete
  3. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Berdasarkan link yang Bapak berikan dijelaskan bahawa ajaran dialektisme dengan jelas menentang metafisika. Dialektisme mengakui interrelasi (saling berhubungan), perubahan, perkembangan, dan revolusi. Kita harus memahami bahaimana berpikir secara dialektis bila ingin memahami alam. Contohnya, binatang berhubungan dengan lingkungan tetapi juga berbeda dari lingkungan, oleh karena itu dalam arti-arti tertentu mereka saling terpisah dan terasing. Beberapa perubahan pada lingkungan akan mempengaruhi binatang, tapi tidak bagi yang lain.

    ReplyDelete
  4. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Setelah membaca uraian tentang dialecticism, dapat saya simpulkan bahwa dialecticism adalah cara penyelesaian masalah melalui perdebatan yang berupa argumen-argumen.. Dalam hal ini perdebatan tersebut tidak dilakukan secara emosional, namun perdebatan ini dilakukan untuk membuktikan suatu kebenaran. Unsur dialektis sangan kental dalam dialectism, karena memang pendapat lah yang digunakan pada metode ini.

    ReplyDelete
  5. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Menurut Hegel dunia selalu dalam proses perkembangan, dimana proses perkembangan atau perubahan tersebut bersifat dialektis. Dialektis berarti perubahan-perubahan yang berlangsung itu melalui tahap afirmasi (tesis), pengingkaran (antitesis) dan akhirnya sampai pada tahap integrasi atau sintesis. Segala perkembangan, baik itu dalam benda atau dalam ide, terjadi dengan cara mengalahkan kontradiksi misalnya ide tentang ada memunculkan ide tentang tidak ada.

    ReplyDelete
  6. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami, Dialektika yaitu ilmu tentang hukum umum yang mengatur perkembangan alam, masyarakat dan pemikiran. Dan Dialektisisme berarti ideologi filsafat yang menggunakan dialektika dan dialektis dalam pemikirannya. Sedangkan metode dialektis itu sendiri memiliki arti investigasi dan interaksi

    ReplyDelete
  7. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Sebelum membaca link-link yang dibagikan di atas, "dialektisem" dalam gambaran saya adalah suatu proses pencarian kebenaran dengan mengujikan teori kebenaran dari beberapa pihak. Sama halnya dengan dialog, tentu dialektisem memang mencakup beberapa subjek. Sering kali saya berpikiran apakah dialektisem bisa memicu perdebatan? Jawabannya ternyata tidak (berdasarkan salah satu link di atas), dialektisem berbeda dengan perdebatan. Karena "debat" melibatkan aspek emosional dalam mempertahankan pendapat-pendapat rasional. Dalam dialektisem, tidak dikenal istilah si juara dan si pecundang. Banyak ilmu baru yang saya dapat dari link-link tersebut, salah satu di antaranya yaitu tentang metode dialektika naif yang mengandalkan intuisi dan pengalaman pribadi dengan bukti ilmiah pendukung terbatas. Selain itu ada juga dialektika idealistis dan materialistis. Melalui bahan bacaan di atas, saya menjadi terbuka, utamanya yaitu tentang perspektif saya terdahulu yang menyamakan dialektika dengan "debat".

    ReplyDelete
  8. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Ketika membaca kata Dialektika yang terlintas dipikiran saya adalah sebuah kegiatan komunikasi atau saling tukar pendapat. supaya lebih yakin mengenai kebenaran dari apa yang etrlintas dipikiran saya saya membuka kamus besar bahasa indonesia ternya disana dialektika /di·a·lek·ti·ka/ /dialéktika/ berarti (1) hal berbahasa dan bernalar dengan dialog sebagai cara untuk menyelidiki suatu masalah; (2) ajaran Hegel yang menyatakan bahwa segala sesuatu yang terdapat di alam semesta itu terjadi dari hasil pertentangan antara dua hal dan yang menimbulkan hal lain lagi. agak sedikit berbeda dengan apa ang tertulis dalam link http://www.newworldencyclopedia.org/entry/Dialectic, disana tertulis bahwa Dialektika (bahasa Yunani: διαλεκτική) adalah garis pemikiran, yang berasal dari filsafat Yunani kuno, yang menekankan perkembangan melalui gerakan mundur antara proposisi yang berlawanan.

    ReplyDelete
  9. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Dialektika menekankan pada dialog, komunikasi dua arah. Tokohnya adalah Hegel yang menyatakan bahwa tidak ada sesuatu di dunia ini yang bersifat mutlak karena kebenaran itu bersifat dialektik. Maka memang semua di dunia ini tidak ada yang absolut, karena hanya Allah SWT pemiliknya. dialektika dapat tercipta dengan komunikasi dua arah, ada stimulus dan ada respon. aktifnya kedua arah dalam komunikasi itu penyebab dialektika.

    ReplyDelete
  10. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Dialektika merupakan suatu cara berpikir yang berpotensi menghasilkan penjelasan, tetapi dialektika itu sendiri bukan merupakan penjelasan. Dengan kata lain, dialektika adalah salah satu metode untuk mencapai penjelasan, tetapi bukan penjelasan itu sendiri. Dialektika ialah metode argumen untuk menyelesaikan perselisihan yang telah menjadi pusat filsafat Eropa dan India sejak jaman dahulu. Metode dialektika ialah wacana antara dua atau lebih orang yang memegang sudut pandang yang berbeda tentang suatu subjek, yang ingin menegakkan kebenaran dari materi dipandu oleh argumen beralasan. Dialektika memandang agama-agama lain beserta para penganutnya pada saat yang bersamaan secara negatif dan positif. Pandangan ini menganggap dalam semua agama terkandung unsur-unsur kebaikan dan kejahatan; kebenaran dan kesalahan; keagungan dan kenistaan.

    ReplyDelete
  11. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Dialektika dalam pembelajaran dapat dimaknai sebagai proses pemecahan masalah. Di mana masalah yang akan diselesaikan diberi tanggapan, komentar, dan pendapat untuk disusun strateginya kemudian dilanjutkan dengan membuat kesimpulan. Dialektika cocok dengan matematika karena matematika memamg identik dengan pemecahan masaah, sehingga siswa akan terbiasa berpikir secar terstruktur dan sistematis Sebaiknya juga digabungkan dengan diskusi kelas agar siswa semakin aktif dalam berkomunikasi serta dapat mencari kesepakatan atau kesimpulan dari hasil diskusi.

    ReplyDelete