Dec 2, 2012

EPOCHE





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang EPOCHE, koneklah:





Wss Wr Wb
Marsigit

81 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Epoche menekankan pada kenetralan dalam penelitian agar hasilnya bersifat objektif. Penelitian yang dimaksud dalam epoche adalah penelitian mengenai agama, sehingga untuk memperoleh hasil obyektif, perlu dihindari sifat subyektif. Selama ini filsafat dianggap erat kaitannya dengan agama, orang yang berfilsafat tak akan melupakan keagungan Tuhan. Namun muncul pertanyaan dalam benak saya, seorang Muslim seperti Prof.Marsigit,M.A menuliskan beberapa elegi yang berkaitan dengan ajaran agama Islam, apakah seorang protestan yang mendalami tentang filsafat juga akan menuliskan elegi yang berkaitan dengan ajaran agamanya. Lalu apakah hal tersebut bersifat obyektif? Atau mungkin obyektif yang dimaksud adalah obyektif dalam ajaran agamanya, tanpa memihak salah satu aturan dan menentang atuiran agama yang lain.

    ReplyDelete
  2. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Epoche digunakan sebagai metode untuk menunda segala asumsi agar mampu mengungkap dunia kehidupan. Konsep epoche adalah membedakan wilayah data/subjek dengan interpretasi peneliti. Konsep epoche menjadi pusat di mana peneliti menyusun dan mengelompokkan dugaan awal tentang fenomena untuk mengerti tentang apa yang dikatakan oleh responden. Epoche memiliki sifat netral dalam penelitian keagamaan, terhindar dari penilaian yang dikonsepkan sebelumnya oleh seorang pemeluk agama yang meneliti fenomena keagamaan. Prinsip Epoche merupakan salah satu prinsip dari metode fenomenologi Husserl. Prinsip ini mengajarkan untuk menunda keputusan atau mengosongkan diri dari keyakinan tertentu. Dalam pengambilan suatu keputusan, manusia hendaknya jangan melakukannya dengan sembarangan dan tergesa-gesa. Dibutuhkan suatu pemikiran terhadap realitas yang ada. Setiap keterangan yang diperoleh dari suatu fenomena yang tampak, belum pasti benar dan salahnya. Jangan hanya menduga-duga dan berprasangka. Manusia mengamati, melakukan pemikiran dengan karunia akalnya secara sadar, meyakinkannya di dalam hati, kemudian barulah ia mengetahui letak kebenarannya sehingga dapat melakukan pengambilan keputusan yang tepat dan bermanfaat.

    ReplyDelete
  3. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Epoche merupakan salah satu prinsip netral dalam penelitian dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal dan sudut pandang peneliti, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif , epoche awalnya digunakan oleh aliran Pyrrhonisme sekitar abad 272 SM oleh seorang filsuf yang bernama Pyrrhon untuk mengungkapkan keraguan dalam ilmu pengetahuan. Ia dikenal sebagai pria bijak yang selalu berusaha menghindari perselisihan dalam ilmu pengetahuan tertentu dengan cara menangguhkan penilaian (praktik epoche) untuk diteliti terlebih dahulu.

    ReplyDelete
  4. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Epoche adalah istilah Yunani kuno yang dalam penggunaan filosofisnya menggambarkan keadaan di mana semua penilaian tentang hal – hal yang tidak dijelaskan dihentikan untuk menginduksi keadaan ataraxia (kebebasan dari kekhawatiran dan kegelisahan). Konsep ini dikembangkan oleh sekolah filsafat Pyrrhonisme. Epoche memainkan peranan implisit dalam pemikiran skeptis berikutnya. Dengan epoche ini maka kita akan mengetahui bagaimana suatu kebenaran itu dan dapat menerapkan bagaimana penggunaannya.

    ReplyDelete
  5. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Epoché (ἐποχή epokhē, "suspension") is an ancient Greek term which, in its philosophical usage, describes the state where all judgments about non-evident matters are suspended in order to induce a state of ataraxia (freedom from worry and anxiety). This concept was developed by the Pyrrhonism school of philosophy.
    Epoché plays an implicit role in subsequent skeptical thought, as in René Descartes' epistemic principle of methodic doubt. The term was popularized in philosophy by Edmund Husserl. Husserl elaborates the notion of 'phenomenological epoché' or 'bracketing' in Ideas I. Through the systematic procedure of 'phenomenological reduction', one is thought to be able to suspend judgment regarding the general or naive philosophical belief in the existence of the external world, and thus examine phenomena as they are originally given to consciousness.
    Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Epoch%C3%A9

    ReplyDelete
  6. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Berdasarkan wikipedia yang diberikan Prof, saya dapatkan bahwa Epoche merupakan istilah dari Yunani kuno yang, dalam penggunaan filosofisnya, menggambarkan keadaan di mana semua penilaian tentang hal-hal yang tidak jelas dihentikan untuk menginduksi keadaan ataraxia (kebebasan dari kekhawatiran dan kegelisahan). Konsep ini dikembangkan oleh sekolah filsafat Pyrrhonisme. Sehingga menurut saya, Epoche merupakan suatu istilah yang berhubungan dengan pemikiran kita. Dimana kita tahu bahwa manusia memiliki dua jenis pikiran yaitu pikiran positif dan negatif. Maka epoche adalah tentang pemikiran positif untuk mengehentikan keraguan kita tentang suatu hal. Seperti pada prinsip epistemis René Descartes tentang keraguan metodis. Istilah ini dipopulerkan dalam filsafat oleh Edmund Husserl.

    ReplyDelete
  7. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Epoché pada mulanya digunakan oleh aliran Pyrrhonisme, yaitu aliran filsafat Yunani sekitar abad 272 SM yang dibangun oleh seorang filsuf yang bernama Pyrrhon untuk mengungkapkan keraguan dalam ilmu pengetahuan, maka ia pun dianggap sebagai pendiri skeptisisme kuno Yunani. Epoche adalah prinsip netral dalam situasi, sehingga saat kita dalam situasi tertentu, kita tidak langsung memberikan komentar atau penilaian. Sehingga jika kita melakukan penelitian, sebagai peneliti kita harus bersikap objektif.

    ReplyDelete
  8. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dalam penarikan kesimpulan kita seringkali membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk berpikir seheak dalam menentukan keputusan. Keputusan tidak dapat serta merta dibuat begitu saja, karena ada banyak hal yang harus dipikirkan seg=hingga memperoleh suatu keputusan. Hal pentitng yang merujuk pada pengambilan keputusan ini akan menentukan bagaimana hasil akhirnya nanti. Bisa berakibat baik atau buruk suatu keputusan tergantung bagaimana manusia itu melihat secara bijaksana.

    ReplyDelete
  9. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Berdasarkan artikel yang berkaitan dengan hal itu bahwa.Epoch memainkan peran implisit dalam pemikiran skeptis berikutnya, seperti pada prinsip epistemis René Descartes tentang keraguan metodis. Istilah ini dipopulerkan dalam filsafat oleh Edmund Husserl. Husserl menguraikan gagasan 'fenomenologis epoché' atau 'bracketing' dalam Ideas I. Melalui prosedur sistematis 'reduksi fenomenologis', seseorang diperkirakan dapat menunda penghakiman mengenai keyakinan filosofis umum atau naif terhadap eksistensi dunia luar. , Dan dengan demikian memeriksa fenomena seperti pada awalnya diberikan pada kesadaran.

    ReplyDelete
  10. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Epoche adalah salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama guna memperoleh hasil penelitian yang objektif. Epoche dalam usaha untuk menyingkirkan segala sesuatu untuk mencapai penyelidikan fenomena.

    ReplyDelete
  11. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Epoche adalah salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif.
    Epoché memiliki sifat netral dalam penelitian keagamaan, terhindar dari penilaian yang dikonsepkan sebelumnya oleh seorang pemeluk agama yang meneliti fenomena keagamaan.
    dikutip dari https://id.wikipedia.org/wiki/Epoch%C3%A9

    ReplyDelete
  12. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya memperoleh arti kata baru dari filsafat yaitu epoche. Dimana epoche ini sangat erat kaitannya dengan fenomenologis yang dapat dicerna di akal. Bisa dibilang epoche ini suatu keadaan dimana kita hanya terdiam dalam memikirkan sesuatu terhadap benda atau apapun itu atau menunda suatu perbuatan yang akan kita untuk memutuskan/melakukannya padahal perbuatan tersebut menurut kita sudah benar untuk dilakukan. Hal ini mungkin terjadi dikarenakan dalam diri kita masih terdapat keragu-raguan/kebimbangan antara benar atau salah, baik atau buruk, bagus atau tidak terhadap apa yang kita pikirkan itu. Sehingga kita mengambil tindakan dari sini jangan ragu-ragu dalam bertindak. Menjadi tidak ragu-ragu tersebut kita tentunya memiliki pandangan/ilmu yang luas dalam segala hal.

    ReplyDelete
  13. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Epoché adalah salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif. Selain itu, Epoché menjadi ciri khas dalam fenomenologi Husserl, khususnya dalam kecermatannya memperlihatkan dua hal penting yaitu kecermatan melihat masalah dan kecermatan melihat solusi. Kecermatan melihat masalah menunjuk pada akar permasalahan mendasar yang ada pada zaman modern, yaitu kesalahpahaman dalam memahami sifat dasar dunia dan sifat dasar manusia. Kecermatan melihat solusi menunjuk pada jalan keluar dari permasalahan modern tersebut, yaitu melalui sikap fenomenologis, khususnya epoché.

    ReplyDelete
  14. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Epoché berasal dari bahasa Yunani yang berarti pembatalan, pengurungan (bracketing), dalam konteks ini diartikan sebagai suspension of judgement atau penangguhan keputusan. Kemudian epoché diartikan sebagai salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normative agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif.

    ReplyDelete
  15. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Istilah Epoche digunakan pada abad ke-20 oleh Edmund Husserl, yang sekaligus penemu fenomenologi. Epoche sendiri diartikan sebagai pembatalan atau penangguhan keputusan. Menurut Fink dan Husserl, reduksi fenomenologis terdiri dari dua "momen" epoché dan reduksi sejati. Epoché adalah "momen" di mana kita meninggalkan hukum dunia yang menahan kita dan reduksi sejati yang mengindikasikan "momen" di mana kita sampai pada wawasan transendental bahwa ketaatan dunia adalah sebuah penerimaan dan bukan mutlak.

    ReplyDelete
  16. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Pada sekitar tahun 1906, Husserl mengembangkan metode epoche atau "bracketing". Epoche adalah tanda kurung (bracketing) terhadap setiap keterangan yang diperoleh dari suatu fenomena yang nampak, tanpa terlebih dahulu memberikan putusan benar salahnya. Fenomena yang tampil dalam kesadaran adalah benar-benar natural tanpa dicampuri oleh presupposisi pengamat. Epoche fokus pada aspek-aspek tindakan yang disengaja dan isinya tidak tergantung pada keberadaan objek yang diwakili di dunia ekstra-mental.

    ReplyDelete
  17. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Kata “epoche” berasal dari bahasa Yunani, yang berarti: “menunda keputusan” atau “mengosongkan diri dari keyakinan tertentu. epoché adalah salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif. Sebenarnya saya kurang begitu memahami istilah tersebut. mungkin bagi seseorang yang mempelajari tentang perbandingan agama, paham tersebut sangat mereka perlukan. Akan tetapi untuk saya yang mempelajari matematika, tidak begitu memahami kegunaannya. Namun demikian, saya senang dapat mengetahui istilah tersebut, karena hal ini merupakan pengetahuan baru bagi saya.

    ReplyDelete
  18. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terima kasih atas sumber-sumber yang telah Bapak berikan. Berdasarkan sumber yang telah saya baca, Epoche merupakan kata kata dalam bahasa yunani kuno. Epoche diartikan sebagai gambaran suatu keadaan saat dimana semua keputusan tentang keberadaan dunia luar dan akibat dari semua tindakan di dunia ditangguhkan. Maksudnya keputusan dapat diambil jika kita berkonsentrasi untuk memikirkan pengambilan satu keputusan dan menuda memikirkan yang lain. Intinya untuk dapat mengambil keputusan harus memfokuskan diri dan mengeliminasi hal hal yang tak berhubungan dengan itu.

    ReplyDelete
  19. Epoche diartikan sebagai menunda keputusan atau mengosongkan diri dari keyakinan tertentu. dalam arti materian merupakan tanda kurung. Terhadap suatu masalah maka harus dikurung terlebih dahulu. Tidak dinilai dari pendapat yang sudah ada, tetapi diteliti tersendiri dari masalah tersebut. Keputusan atau penilaian yang dibuat memang benar-benar hasil dari perenungan dan pemikiran masalah tersebut bukan berdasarkan pendapat atau pemikiran yang telah ada. Seperti Descartes yang terus merenung dan berpikir samapai pada kesimpulan saya ada karena saya berikir (cogito ergo sum).

    ReplyDelete
  20. Assalamu'alaikum wr.wb.

    Epoché adalah salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif. Epoché memiliki sifat netral dalam penelitian keagamaan, terhindar dari penilaian yang dikonsepkan sebelumnya oleh seorang pemeluk agama yang meneliti fenomena keagamaan.

    Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    ReplyDelete
  21. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Ini pertama kali ku dengar. Ini perkenalan. Rupanya aku masih agak malu-malu mendekatinya. Oleh karena itu ku meminta bantuan seorang teman, dengan agak malu ku meminta keringanan tangan si google translate. Benar saja, dia menjawabnya. Dia bilang epoche adalah istilah Yunani kuno yang dalam penggunaan filosofisnya, menggambarkan keadaan di mana semua penilaian tentang hal-hal yang tidak jelas ditangguhkan untuk menginduksi keadaan ataraxia (kebebasan dari kekhawatiran dan kegelisahan). Konsep ini dikembangkan oleh sekolah filsafat Pyrrhonisme.

    Terimakasih teman sudah menjawab. Tapi apa? bukan berarti aku meragukan jawabanmu, tapi kesalahan sepenuhnya ada padaku, aku sama sekali belum mengenalnya. Memang iya kan? aku baru mengenalnya dari orang lain, yaitu si google translate. Awalnya kukiran epoche ini semacam skeptis dalam penelitian atau ilmu pengetahuann. Ah entahlah, rupanya kami masih membutuhkan waktu untuk pendekatan. Benar juga, tak kenal maka tak sayang

    ReplyDelete
  22. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    PEP S2 B

    Setelah saya renungkan sepertinya epoche adalah dasar pemikiran yang membawa damai. Memposisikan diri menjadi orang lain atau objek lain tentu akan membawa refleksi yang mendalam mengenai kehidupan. Manusia akan terkesan subyektif dan egois ketika hanya memandang dari sisinya saja. Semua akan lebih terbuka ketika kita melihatnya dari sisi yang lain, objek yang lain. Memang imajinatif, tetapi kita jadi sedikit lebih memahami mengapa orang tersebut mengambil keputusan ini, mengapa orang tersebut memandang sesuatu hal begini, mengapa objek ini menjadi begitu. Jika semua memiliki epoche mungkin tak akan ada konflik mengenai perbedaan, karena semua orang dapat menetralkan pikirannya dan merenungkan lebih dalam ketika dirinya ada di posisi orang atau objek lain.

    ReplyDelete
  23. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Daam Fenomenologi, Husserl mengajukan suatu prosedur yang dinamakan epoche (penundaan semua asumsi tentang kenyataan demi memunculkan esensi). Tanpa penundaan asumsi naturalisme dan psikologisme, kita akan terjebak pada dikotomi (subjek-subjek yang menyesatkan atau bertentangan satu sama lain). Tujuan Epoche adalah mengembalikan sikap kita kepada dunia, yakni sikap yang menghayati, bukan memikirkan benda-benda.

    ReplyDelete
  24. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Berdasarkan link sebagai sumber yang Bapak share, epoche adalah istilah Yunani kuno yang dalam penggunaan filosofisnya, menggambarkan keadaan di mana semua penilaian tentang hal-hal yang tidak jelas ditangguhkan untuk menginduksi keadaan ataraxia (kebebasan dari kekhawatiran dan kegelisahan). Dalam kuliah sebelumnya, Bapak pernah memberikan contoh dalam pembelajaran bangun ruang. Guru meminta siswa untuk memperhatikan ruangan kelas sebagai bentuk dari kubus, maka benda-benada lain yang ada di kelas seperti jam, jendela, atau papan tulis tidak perlu diperhatikan. Karena itu sudah dimasukkan ke dalam epoche. Dan biasa dikenal dengan matematika abstraksi.

    ReplyDelete
  25. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Istilah epoche yang dikemukakan oleh Husserl juga terkait dengan prosedur penelitian fenomenologi. Kebetulan saya juga menemukan istilah epoche ketika mengerjakan Tugas Mata Kuliah Metode Penelitian Kualitatif. Untuk menghindari pandangan subjektif peneliti, maka peneliti dalam melakukan penelitian fenomenologi harus mengurung (bracket) pengetahuan dan kepercayaan-kepercayaan yang selama ini dimiliki dan diyakininya dalam rangka untuk mendapatkan true essence atau esensi murni atas fenomena yang ditelitinya. Kemudian Huserl menyebut istilah bracketing tersebut dengan epoche. Contohnya ketika kita melakukan penelitian fenomenologi tentang fenomena upacara membakar mayat (Ngaben) di Bali. Kita harus mengurung atau menyembunyikan pengetahuan dan keyakinan-keyakinan kita tentang benar atau salah, boleh atau haramnya tentang upacara ngaben tersebut, supaya kita mendapat esensi murni atas fenomena tersebut (tanpa adanya campur tangan subjektivitas peneliti).

    ReplyDelete
  26. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Selain sebagai suatu prinsip, epoche juga berperan sebagai filsafat sekaligus teologi. Aliran Pyrrhonisme adalah pengguna Epoche yang pertama kali. Aliran ini merupakan atiran filsafat Yunani sekitar abad 272 SM yang dibangun oleh seorang filsuf yang bernama Pyrrhon untuk mengungkapkan keraguan dalam ilmu pengetahuan, maka ia pun dianggap sebagai pendiri skeptisisme kuno Yunani. (https://id.wikipedia.org/wiki/Epoch%C3%A9). Semua kenyataan yang ada di belakang dan tidak terlihat/ terperhatikan disebut sebagai Epoche. Sebagai contohnya, seseorang punya anak, punya cucu, punya istri punya rumah, tapi saat ini tidak ada di hadapan orang tersebut, sehingga pemikiran tentang mereka perlu dimasukkan ke dalam epoche. Oleh karena itu, segala yang ada dibelakang seseorang akan dimasukkan kedalam epoche, dan cukup menghadapi apa yang ada di depannya.

    ReplyDelete
  27. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Menempatkan sesuatu di antara dua tanda kurung atau bracketing, pengurungan/( ), yang berarti penundaan atau penghentian disebut epoche. Epoche adalah melupakan pengetahuan-pengetahuan tentang objek untuk sementara dan berusaha melihat objek secara langsung dengan intuisi tanpa bantuan pengetahuan-pengetahuan yang ada sebelumnya. Husserl menyarankan menggunakan metode ini dalam penelitian fenomenologis terutama dalam tahap reduksi data dari hasil yang diperoleh melalui prosedur penelitian yang dilakukan, yaitu reduksi eidetis (intisai atau esensi sesuatu). Reduksi eidetis yaitu berupaya melakukan penyaringan dan penundaan penilaian dengan menempatkan dalam kurung (epoche) terhadap segala hal yang bukan intisari ataupun bukan esensi dari sebuah objek penelitian.

    ReplyDelete
  28. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Dari link http://en.wikipedia.org/wiki/Epoch%C3%A9 dijelaskan bahwa epoche merupakan pembatalan atau pengurungan. Tetapi saya belum bisa memahami isi dari link tersebut dan belum bisa berhermeneutika. Tetapi saya sedikit memahami apa itu epoche dari apa yang pernah disampaikan Bapak pada pertemuan ke 2. Kala itu tes jawab singkat dengan soalnya “siapa dibelakang mu?” dan jawabannya adalah “epoche”. Dalam hal ini jika tidak salah epoche memiliki arti gudang penyimpanan karena letaknya ada di belakang. Sehingga tiap masing-masing diri meskipun memiliki epoche tetapi tidak mampu untuk melihatnya, maka itu lah sebenar-benar yang fisik yang telah dikaruniakan oleh Tuhan kepada hamba-hamba Nya.

    ReplyDelete
  29. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb
    Sesuai dengan penjelasan yang telah diberikan prof. Marsigit dikelas PM B, epoche adalah gudang pemikiran. Dengan adanya epoche kita bisa fokus terhadap suatu hal, dimana yang awalnya banyak subyek yang kita lihat dan kita pikirkan setelah kita memilih satu subyek yang sesuai dengan pemikiran kita, maka untuk menghidari disorientasi subyek-subyek yang lain kita masukkan ke dalam ke dalam gudang pemikiran atau gudang di dalam otak yang disebut dengan epoche.

    ReplyDelete
  30. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari artikel yang kami baca, istilah epoche pada awalnya digunakan pada filsafat yang berideologi Pyrrhonisme untuk mengungkapkan suatu keraguan dalam ilmu pengetahuan, dan merupakan awal dari ideologi skeptisisme. Pada dasarnya epoche merupakan sutau prinsip netral dalam suatu hal dalam artian ketika kita melihat sesuatu kita tidak langsung memberkan komentar atau menilai hal tersebut dengan kata lain kita menunda untuk mengambil keputusan untuk hal tersebut.

    ReplyDelete
  31. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. dari hasil bacaas, saya dapat menyimpulkan bahwa epoche adalah salah-satu bagian dalam etika penelitian ilmiah. Epoche adalah suatu prinsip yang berdiri di atas netralitas dengan cara menanggalkan setiap identitas-identitas diri yang mengganggu objektifitas dalam penelitian fenomenologi seperti keyakinan/agama yang dianut atau kepercayaan dan ideology yang dipercayai. Epoche adalah jalan menuju objektifitas dalam penelitian fenomenologi.

    ReplyDelete
  32. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Dalam link http://www.iep.utm.edu/phen-red/ dikatakan bahwa Epoché adalah prosedur dimana kita tidak lagi menerimanya. dalam bahasa jerman epoche berarti "era" dan dalam kamus besar bahasa indonesia era /éra/ berarti kurun waktu dalam sejarah, atau sejumlah tahun dalam jangka waktu antara beberapa peristiwa penting dalam sejarah, atau masa. tidak jauh berbeda dengan definisi yang tercantum di link http://www.iep.utm.edu/phen-red/.

    ReplyDelete
  33. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Epoche adalah suatu proses pemikiran, dimana saat kita menemui suatu hal yang baru kita bisa meneliti secara netral tentang hal tersebut, dalam pengambilan keputusan akan banyak pemikiran yan digunakan, kita bisa mereduksi menjadi bagian-bagian yang penting sehingga bersifat netral terhadap sebuah pandangan dalam mengambil keputusan.

    ReplyDelete
  34. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Epoche yang saya ketahui yaitu muncul pada fenomena yang diajukan oleh Husserl. Dimana menurut sumber yang saya dapatkan Husserl dalam hal ini mengajukan metode epoche’. Kata epoche berasal dari bahasa Yunani, yang berarti: “menunda putusan” atau “mengosongkan diri dari keyakinan tertentu.” Epoche bisa juga berarti tanda kurung (breaketing) terhadap setiap keterangan yang diperoleh dari sesuatu fenomena yang tampil, tanpa memberikan putusan benar salahnya terlebih dahulu. Dalam hal ini Husserl mengatakan, bahwa epoche merupakan thesis of natural standpoints (tesis tentang pendirian yang natural), dalam arti bahwa fenomena yang tampil dalam kesadaran adalah benar-benar natural tanpa dicampuri oleh presupposisi pengamat.
    Kemudian, sepemahaman saya saat perkuliahan Bapak juga pernah mengatakan tentang epoche, bahwa epoche adalah tempat disimpannya apa yang seharusnya kita lupakan. Karena semua hal itu memang tidak kita ingat, ada beberapa dan banyak hal yang memang seharusnya dilupakan.

    ReplyDelete
  35. Dewi saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr. Wb

    Epoche satu kata yang berasal dari bahasa yunani, yang bisa diartikan adalah menunda putusan terhadap setiap keterangan yang diperoleh dari sesuatu fenomena yang ada, tanpa memberikan keputusan benar atau salahnya, karena memang sebenarnya tidak untuk diputuskan atau brsifat seseuatu yang tidak perlu diingat. Dan dari apa yang dilakukan kita akan mendapatkan ketenagan dalam hidup karena tidak perlu mengingat yang memang seharusnya tidak perlu diingat.

    ReplyDelete
  36. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Epoche merupakan istilah pada zaman yunani kuno. Epoche diartikan sebagai gambaran suatu keadaan saat dimana semua keputusan tentang keberadaan dunia luar dan akibat dari semua tindakan di dunia ditangguhkan. Epoche bisa juga berarti tanda kurung (bracketing) terhadap setiap keterangan yang diperoleh dari suatu fenomena yang nampak, tanpa memberikan putusan benar salahnya terlebih dahulu. Maksud dari konsep Epoche ini adalah kita hanya memfokuskan satu masalah dan membiarkan terlebih dahulu semua hal yng tidak berkaitan dengan masalah tersebut. Konsep ini dikembangkan oleh Rene Descartes yang kemudian dipopulerkan oleh Edmund Husserl.

    ReplyDelete
  37. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Assalamu'alaikum wr wb.

    Saya pertama kali mendengar epoche ini ketika berada di kelas Pak Prof. Pak Prof pernah menjelaskan bahwa epoche adalah gudang pemikiran manusia, yang di epoche ini gudang penyimpanan terhadap apa yang ingin dilupakan. Tidak akan mungkin semua hal yang terjadi, akan diingat semuanya, sehingga ada beberapa hal yang harus terlupakan.

    Epoche adalah prinsip untuk menangguhkan atau menundakan sebuah jawaban. Penagguhan jawaban bukan berarti karena ketidaktahuan, akan tetapi karena ada beberapa hal yang perlu dikaji ulang agar semua jawaban tersebut bernilai benar dan pasti (tidak ada kekhawatiran dan kegelisahan).

    ReplyDelete
  38. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Epoche dapat dimaknai sebagai pengetahuan yangg telah kita ketahui namun tidak selamanya diingat. Epoche dalam pembelajaran berkaitan dengan pengambilan keputusan. Dalam pembelajaran matematika, pengambilan keputusan merupakan hal yang tidak dipisahkan. Karena saat siswa dihadapkan oleh masalah kemudian terdapat strategi penyelesaian yang banyak. Maka siswa harus bijaksana dalam mengambil keputusan. Epoche tidak hanya terbatas saat kita menunda mengambil keputusan namun hal ini mengajarkan kepada kita bahwa dalam mengambil keputusan hendaknya tidak tergesa-geda, semua harus dipikirkan akibat yang akan ditimbulkan karena agar setiap keputusan yang diambil tersebut tidak menyesal di kemudian hari.

    ReplyDelete
  39. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Berdasarkan pada referensi beberapa link yang Bapak berikan saya merasa diajak untuk menggambarkan epoche melalui berbagai fenomena dalam hidup. Tentunya fenomena yang ada dapat dijadikan sebagai sumber daripada ilmu bagi seseorang yang dapat menyadari keberadaan fenomena tersebut. Namun, dikarenakan manusia memiliki keterbatasan dalam penyimpanan informasi pada stimulus yang satu dengan stimulus yang lain maka informasi hanya berfokus pada area tertentu. Inilah yang menggambarkan bahwa tidaklah mampu dengan sempurna manusia memikirkan segala informasi yang ditangkap dari lingkungannya. Dengan begitu, manusia terkadang hanya memikirkan secara parsialnya saja.

    ReplyDelete
  40. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Saya pertama kali mendengar istilah Epoche pada kuliah filsafat dengan Prof Marsigit. Dari link tersebut saya membaca bahwa istilah Epoche berasal dari bahasa Yunani. Epoche adalah apa yang ada di belakang kita. Untuk menjalani kehidupan sehari-hari manusia tidak akan pernah lepas dari keterbatasan. Dalam dirinya, yang ada dan yang mungkin ada terdapat banyak sekali sifat yang tidak bisa dipikirkan semua. Ketika membicarakan suatu hal maka seseorang menyimpan sejenak atau menangguhkan sejenak pikirannya tentang hal-hal yang ada pada dirinya dan tidak berhubungan dengan pembicaraannya dan menyimpannya di dalam epoche. Dengan epoche manusia dapat berdiskusi dengan topik tertentu.

    ReplyDelete
  41. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Epoche merupakan ruang kosong atau gudang yang ada di dalam pemikiran kita. Dengan adanya epoche kita dapat memilah dan membuat sebuah prioritas terhadap apa yang menjadi pilihan hidup. Selain itu, epoche juga berperanan penting di dalam menjaga ketenangan hati dan pikiran karena sesuatu yang tidak penting dapat dibuang di dalam epoche itu sendiri.

    ReplyDelete
  42. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Terima kasih Prof atas sumber-sumber informasi yang diberikan. Istilah ‘epoche’ pertama kali saya dengar pada perkuliahan Prof Marsigit. Jujur saja istilah ini masih sangat asing untuk saya. Setelah beberapa kali searching di internet, istilah epoche ini ternyata banyak digunakan pada penelitian kualitatif. Salah satu sumber yang saya baca menyebutkan bahwa Penundaan biasa disebut epoche. Konsep epoche adalah membedakan wilayah data dengan interpretasi peneliti. Sedang secara filsafat msepertinya epoche ini adalah semacam ruang penimpanan di dalam fikiran manusia.

    ReplyDelete
  43. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Melihat beban masalah pengetahuan yang tak terpecahkan.Keagaluan dan kegelisihan muncul silih berganti.Maka dibutuhkan obat penawar yang mendamaikannya yang kita sebut dengan apoche.Dimana ada ruang untuk istrahat di dalam melakukan pemberhentian penilaian.Tolak ukurnya menyandarkan kesadaran sebagai sebuah kesaksian kebenaran. Yang mengharuskan atau memaksakan seseorang percaya pada pernyataan umum .

    ReplyDelete
  44. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Pada salah satu web yang terhubung dengan link di atas ada yang menguraikan mengenai reduksi fenomenologi dan pada halaman lainnya menguraikan mengenai sosok pemikir mengenai Fenomenologi yaitu Edmund Hesserl serta penjelasan mengeani Epoche itu sendiri. Menurut saya Epoche itu merupakan suatu fenomena yang direduksi untuk memfokuskan kepada suatu hal yang lainnya. Pereduksian fenomena ini diperlukan agar suatu pengetahuan yang ingin dibangun itu tidak terpolarisasi dengan pengetahuan lainnya yang kurang berhubungan. Contohnya ketika belajar matematika, objek dan cabang matematika itu sangat banyak, namun kita harus mampu mereduksi berbagai cabang tersebut agar dapat fokus pada salah satu cabang saja, kegiatan ini menurut saya merupakan salah satu contoh epoche.

    ReplyDelete
  45. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Pada mulanya istilah Epoche mulai digunakan pada abad ke-20 oleh Edmund Husserl, yang merupakan tokoh dari fenomenologi. Epoche memiliki arti pembatalan atau penangguhan keputusan yang berarti lebih mendasar adar abstraksi atau esensi, ia lebih mencoroti kesadaran itu sendiri. Reduksi fenomenologis terdiri dari dua "momen" epoché dan reduksi sejati. Epoché adalah "momen" di mana kita meninggalkan hukum dunia yang menahan kita dan reduksi sejati yang mengindikasikan "momen" di mana kita sampai pada wawasan transendental bahwa ketaatan dunia adalah sebuah penerimaan dan bukan mutlak.

    ReplyDelete
  46. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb
    epoche berasal dari bahasa Yunani, yang berarti: “menunda keputusan” atau “mengosongkan diri dari keyakinan tertentu”. Epoche bisa juga berarti tanda kurung (bracketing) terhadap setiap keterangan yang diperoleh dari suatu fenomena yang nampak, tanpa memberikan putusan benar salahnya terlebih dahulu. Belajar dari teorinya Husserl bahwa epoche merupakan keputusan yang harus ditunda atau dikurung untuk memahami fenomena. Pengetahuan yang kita miliki tentang fenomena itu harus kita tinggalkan atau lepaskan dulu, agar fenomena itu dapat menampakkan dirinya sendiri. Oleh karena itu dalam berfilsafat, dapat dipahami bahwa dalam menggapai pengetahuan yang ilmiah terkadang kita harus menunda ataupun mereduksi pengetahuan yang ambigu.Terima Kasih

    ReplyDelete
  47. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  48. Husserl mengembangkan metode epoche atau "bracketing" sekitar tahun 1906. Epoche adalah tanda kurung (bracketing) terhadap setiap keterangan yang diperoleh dari suatu fenomena yang nampak, tanpa terlebih dahulu memberikan putusan benar salahnya. Maksudnya adalah suatu fenomena sebuah studi tentang struktur kesadaran yang memungkinkan kesadaran-kesadaran tersebut menunjuk kepada objek-objek di luar dirinya. Epoche fokus pada aspek-aspek tindakan yang disengaja dan isinya tidak tergantung pada keberadaan objek.

    ReplyDelete
  49. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Berdasarkan salah stu web diatas, epoche merupakan suatu “penghentian penghakiman”. Istilah ini digunakan oleh Edmund Husserl pada abad ke 20. Menurut Edmund, epoche tersebut dianggap sebagai sebuah teknik yang berfungsi untuk menyoroti kesadaran itu sendiri. Beliau harus menempatkan hal hal dari dunia empiris alami ke dalam epoche agar fokus kepada penampilan wujud yang sebenarnya dia lihat atau alami. Sehingga kesadaran tersebut membuat kebal terhadap zaman yang menghilangkan bendanya dengan kata lain kita masih ingat akan benda/sesuatu tersebut walupun benda/sesuatu tersebut telah hilang dari pandangan.

    ReplyDelete
  50. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa epoche yang dalam bahasa Yunani Kuno berarti ‘suspension’ atau penangguhan adalah keadaan di mana semua penilaian mengenai sesuatu yang tidak jelas ditangguhkan untuk memunculkan keadaan ataraksia atau keadaan bebas dari rasa khawatir dan cemas. Konsep epoche ini menjadi dasar dari filsafat skeptis.

    ReplyDelete
  51. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Beberapa kali dalam perkuliahan bapak sering menyebut-nyebut tentang epoche. Sepemahaman saya, epoche adalah suatu keadaaan dimana kita sengaja menghilangkan atau melupakan suatu hal. misalkan, setiap hari kita kuliah bertemu dengan banyak orang kita tidak perlu mengingat-ingat terus orang yang kita temui, tapi masukkan saja ke epoche (lupakan) karna kalau diingat terus maka kita tidak bisa tidur karna hanya terbayang-bayang oleh wajah orang yang kita temui pada hari itu. Jadi, epoche juga penting dalam hidup.

    ReplyDelete
  52. Epoche menurut https://en.wikipedia.org/wiki/Epoch%C3%A9 adalah istilah Yunani kuno yang dalam penggunaan filosofisnya menggambarkan keadaan di mana semua penilaian tentang hal-hal yang tidak jelas ditangguhkan untuk menginduksi keadaan ataraxia. Epochē, dalam filsafat Yunani, merupakan penghentian penghakiman. Edmund Husserl adalah pencetus fenomenologi dan merupakan salah satu filsuf paling berpengaruh abad ke-20.

    Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    ReplyDelete
  53. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Bagi saya epoche merupakan istilah asing, namun menjadi terbiasa ketika dalam perkuliahan ilmu filsafat sering membahas tentang epoche. Pada kuis pertama istilah epoche adalah saat pertama kali saya dengar. Wikipedia memaknai epoche sebagai penggambaran keadaan di mana semua penilaian tentang hal-hal yang tidak jelas ditangguhkan untuk menginduksi keadaan ataraxia (ketenangan dalam pikir dan tubuh). Jadi ketika saya mengikuti kuliah filsafat, saya tidak memikirkan ayah dan ibu saya di rumah karena saya memasukkan memori tentang orang tua saya ke dalam epoche.

    ReplyDelete
  54. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Epoche diibaratkan seperti tempat khusus untuk menyimpan hal-hal yang tidak berguna untuk diri kita. Dengan menyimpannya di rumah epoche kita menjadi lebih fokus dengan kegiatan atau aktifitas yang sedang kita lakukan.

    ReplyDelete
  55. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  56. Junianto
    PM C

    Epoche merupakan salah satu cara kita mereduksi suatu hal dalam pikiran sehingga kita bisa terfokus dengan hal lain. Secara sederhana, epoche adalah kita fokus pada satu hal yang sedang kita pikirkan atau pelajari dan mengabaikan hal lain yang tidak berhubungan dengannya. Misalnya ketika siswa belajar di ruang kelas mata pelajaran matematika maka siswa akan fokus pada matematika dan mata pelajaran lain yang tidak mendukung kemudian mereka abaikan. Ini merupakan salah satu contoh konkret tentang penerapan epoche dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  57. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Epoché (ἐποχή epokhē, "suspension") adalah istilah Yunani kuno yang, dalam penggunaan filosofisnya, menggambarkan keadaan di mana semua penilaian tentang hal-hal yang tidak jelas ditangguhkan untuk menginduksi keadaan ataraxia (kebebasan dari kekhawatiran dan kegelisahan) (https://en.wikipedia.org/wiki/Epoch%C3%A9). Secara lebih mudah, epoche dapat diartikan sebagai meletakkan hal-hal yang kurang penting atau tidak terkait dengan sesuatu yang sedang kita lakukan ke belakang. Epoche ini membantu kita untuk fokus dalam melakukan sesuatu. Sebagai contoh ketika kita sedang belajar kita melihat ada orang yang sedang bermain, jika kita tidak membuang orang yang sedang bermain tersebut ke epoche maka kita tidak akan fokus belajar dan malah ikut bermain.

    ReplyDelete
  58. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Epoche merupakan suatu keadaan dimana kita hanya terdiam dalam memikirkan sesuatu terhadap benda/apapun itu atau menunda suatu perbuatan yang akan kita untuk putuskan/lakukannya padahal perbuatan tersebut menurut kita sudah benar untuk dilakukan. Hal tersebut terjadi mungkin karena dalam diri kita masih terdapat keragu-raguan ataupun kebimbangan antara benar atau salah, baik atau buruk, bagus atau tidak terhadap apa yang kita pikirkan itu.

    ReplyDelete
  59. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Epoche berasal dari bahasa Yunani yang berarti menunda keputusan. Epoche diperkenalkan oleh Edmund Husserl, pendiri fenomenologi. Husserl memperkenalkan epoche sebagai teknik untuk melakukan reduksi yaitu mengabaikan sesuatu yang lain saat kita sedang mengerjakan atau memikirkan sesuatu. Misalnya saat melihat segiempat maka yang dipikirkan oleh kita hanyalah bentuk dan ukurannya. Warna, bahan, bau dan lain-lainnya tidak kita pikirkan. Hal-hal yang tidak kita pikirkan tersebut (warna, bahan, bau, dll) kita masukan ke dalam rumah epoke. Keberadaan epoche ini sagatlah penting karena jika kita tidak menggunakannya, kita akan merasa kesulitan untuk mempelajari sesuatu secar fokus

    ReplyDelete
  60. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Epoke merupakan komponen metode fenomenologi. Inti dari fenomenologi itu abstraksi (memilih) dan idealisasi, maka dengan epoke orang dapat memilih hal mana yang akan dilakukannya. Sebagai contoh: Ketika aku menghadap ke utara, maka semua yang ada di selatan aku masukkan ke dalam epoke. Begitu pentingnya menggunakan epoke, maka orang yang tidak menggunakan epoke adalah orang yang tidak bisa memilih. Padahal, orang yang tidak bisa memilih adalah disebut disorientasi, orang awam menyebut disorientasi dengan gila. Maka, orang bisa gila ketika orang tersebut tidak punya epoke atau tidak menggunakan epoke.

    ReplyDelete
  61. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Epoche merupakan istilah dari Yunani kuno yang menggambarkan keadaan di mana semua penilaian tentang hal-hal yang tidak jelas dihentikan agar bebas dari kekhawatiran dan kecemasan. Konsep ini dikembangkan oleh sekolah filsafat Pyrrhonisme. Apa yang sedang ada di depan mata (yang sedang dihadapi) maka fokuslah untuk memikirkan hal tersebut. Hal-hal lain yang tidak diperlukan atau dapat difikirkan nanti maka masukanlah ke dalam epoche. Epoche ini juga mengingatkan kepada kita bahwa sesungguhnya kemampuan manusia itu terbatas dalam memikirkan suatu hal. Oleh karena itu, tidak sepatutnya sombong itu ada di dalam kehidupan kita.

    ReplyDelete
  62. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017
    Terkadang kita perlu mengedepankan epoche dalam kehidupan sehari-hari, karena akan membantu kita untuk membuat pikiran menjadi terbuka dan menemukan solusi atas suatu permasalahan dengan sudut pandang yang luas. Dalam mengerjakan suatu proyek, akan lebih cepat selesai apabila pikiran terfokus pada proyek tersebut.

    ReplyDelete
  63. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Secara sederhana saya menganalogikan epoche sebagai suatu gudang penyimpanan pikiran. Segala sesuatu yang sedang tidak kita pikirkan, kita simpan di epoche. Adanya epoche ini sangat penting, karena dengan adanya epoche kita bisa menjadi fokus pada suatu hal. Misalnya saja kita tengah fokus untuk belajar filsafat, maka segala sesuatu yang tidak terkait dengan kegiatan belajar filsafat kita masukkan ke dalam epoche supaya tidak mengganggu, dengan demikian kita bisa mencapai tujuan kita dengan baik.

    ReplyDelete
  64. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Epoche berasal dari istilah Yunani “suspension of jugdment” atau penghentian penghakiman. Dimana saat awal munculnya istilah epoche ini berasal dari sebuah prinsip yang awalnya didukung oleh filsuf filosofis nondogmatik dari Akademi Yunani kuno yang melihat masalah pengetahuan yang tidak terpecahkan, untuk mengusulkan ketika timbul kontroversi, sikap tidak terikat harus diadopsi untuk mendapatkan ketenangan pikiran untuk kehidupan sehari-hari. Epoche menggambarkan keadaan di mana semua penilaian tentang hal-hal yang tidak jelas ditangguhkan untuk menginduksi keadaan yang bebas dari rasa khawatir dan gelisah.

    ReplyDelete
  65. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Jika kita menginginkan fokus terhadap sesuatu hal, maka kita harus menaruh apa yang tidak ada sangkut pautnya di dalam epoche. Disini, sebagai seorang guru kita harus fokus terhadap pembelajaran yang bermakna bagi siswa, buka pembelajaran yang akan membuat bencana bagi mereka. Hermeneutika pembelajaran sangat dibutuhkan guna memberikan pembelajaran yang bermakna. Hermeneutika disini adalah menjalin interaksi positif dengan siswa dan berusaha membuang apa yang tidak ada sangkut pautnya dalam mengembangkan kemampuan peserta didik. Epoche disini sangatlah berpengaruh sekali, karena jika tidak ada epoche seorang guru tidak akan bisa fokus untuk memberikan permbelajaran yang bermanfaat untuk peserta didik, bahkan mereka juga tidak mampu untuk hidup di Dunia ini karnea banyak sekali yang dipikirkan.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  66. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Epoche merupakan salah satu prinsip dalam penelitian dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal dan sudut pandang peneliti, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif. Dalam pembelajaran, dapat guru terapkan dalam melakukan penilaian terhadap siswa. Bersikap netral dan tidak membanding-banding antara satu murid dengan murid lainnya. Penilaian yang subjektif yang dianggap akan merusak atau mengganggu penilaian yang sebenarnya ditangguhkan terlebih dulu, dengan demikian akan mencapai penilaian yang objektif.

    ReplyDelete
  67. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Konsep epoche adalah membedakan wilayah data (subjek) dengan interpretasi peneliti. Konsep epoche menjadi pusat dimana peneliti menyusun dan mengelompokkan dugaan awal tentang fenomena untuk mengerti tentang apa yang dikatakan oleh responden. Kita dapat menjelaskan bahwa “epoche adalah rumah pengabaian yang berarti tidak memikirkan apa yang tidak perlu dipikirkan” adalah hasil dari intuisi kita. Tidak hanya anak kecil, namun orang dewasa juga menggunakan intuisi dalam meningkatkan dimensi pikir.

    ReplyDelete
  68. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Epoché pada mulanya digunakan oleh aliran Pyrrhonisme, yaitu aliran filsafat Yunani sekitar abad 272 SM yang dibangun oleh seorang filsuf yang bernama Pyrrhon untuk mengungkapkan keraguan dalam ilmu pengetahuan, maka ia pun dianggap sebagai pendiri skeptisisme kuno Yunani. Epoché adalah salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif. Epoché menjadi ciri khas dalam fenomenologi Husserl, khususnya dalam kecermatannya memperlihatkan dua hal penting, yaitu masalah dan solusi.

    ReplyDelete
  69. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Epoche merupakan istilah Yunani kuno yang digunakan dalam filsafat dan menjelaskan suatu teoritis tentang penilaian keberadaan dunia luar dan akibatnya semua tindakan di dunia ditangguhkan. Istilah ini dipopulerkan dalam filsafat oleh Edmund Husserl. Husserl menguraikan tentang gagasan fenomena epoche. Prosedur sistematis atau pengurangan fenomenologis merupakan salah satu hal yang dianggap dapat menangguhkan penilaian tentang keyakinan filosofis umum atau naif akan keberadaan dunia luar.

    ReplyDelete
  70. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Berjuta-juta fenomena terjadi kepada manusia dala 1 harinya. Agar ia mampu hidup dan menggunakan pikirannya maka berjuta-juta fenomena tersebut perlu direduksi. Memilih fenomena yang diperlukan dan menyimpan/mengabaikan fenomena yang tidak penting terlebih dahulu, kemudian fenomena yang tidak penting tersebut masuk ke epoche. Sehingga epoche itu dapat diibaratkan sebagai suatu tempat untuk menyimpan fenomena-fenomena yang tidak penting untuk kegiatan berpikirnya.

    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  71. Assalamualaikum, wr.wb.
    Adanya epoche membuat manusia dapat lebih fokus berpikir. Karena berjuta-juta fenomena-fenomena itu jika tidak direduksi hanya akan membuat manusia menjadi tidak dapat berpikir/menjadi stress. Misalnya kita ingin menjawab soal “6x7”, jika kita tidak mengabaikan fenomena-fenomena yang tidak penting misalnya sarapan yang baru dimakan, jalan rusak, dsb maka bukan “42” lah yang akan keluar.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  72. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Epoche merupakan gudang penyimpanan pikiran manusia yang dianggp tidak penting. Manusia bukanlah mahluk yang sempurna, mereka memiliki memori ingatan yang terbatas. Sehingga memori dan kejadian yang tidak penting biasanya direduksi dan dimasukan dalam epoche. Dengan melakukan reduksi pikiran tersebut, maka manusia dapat menjadi fokus pada apa yang sedang ia pikirkan atau kerjakan. Terimakasih

    ReplyDelete
  73. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum wr.wb Prof
    Berdasarkan fenomenologis epoché digambarkan sebagai proses yang melibatkan pemblokiran bias dan asumsi untuk menjelaskan suatu fenomena dalam bentuk sistem makna inherennya sendiri. Maksudnya adalah bahwa epoche akan membawa kita untuk fokus ke satu tujuan/satu arah/satu pilihan, sehingga kita akan melupakan dan mengabaikan tujuan/arah/pilihan lain. Jadi disini diibaratkan bahwa epoche adalah tempat penyimpanan, penyimpanan yang kita abaikan, untuk fokus ke satu. Contoh, ketika kita ingin membeli tas ransel, maka kita akan mengabaikan bentuk tas lain seperti tas selempang dll ketika kita berada di suatu toko tas. Ini berarti ada sesuatu pilihan tas lain yang kita abaikan. Sesuatu yang kita abaikan sebenar benarnya telah masuk kedalam epoche kita.

    ReplyDelete
  74. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    Pend. Matematika S2 Kelas C

    Dalam sebuah penilaian terhadap suatu masalah kita harus melepas aspek-aspek yang sekiranya akan memberikan dampak berlebih dalam proses tersebut. Bahkan dalam sebuah keinginan untuk mencapai kemurnian kita harus mengesampingkan pengalaman dan pengetahuan yang telah kita miliki. Epoche akan membuahkan sikap dan mental menuju kebebasan pemahaman tanpa dipagari oleh berbagai aspek lain.


    ReplyDelete
  75. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Seringkali dalam menarik kesimpulan, kita membutuhkan sedikit waktu untuk berfikir sejenak dalam menentukan keputusan. Keputusan tidak dapat serta merta dibuat begitu saja, karena harus ada pertimbangan yang dipikirkan sebelum memutuskan. Hal penting yang merujuk pada pengambilan keputusan ini akan menentukan bagaimaa hasil akhirnya nanti. Bisa berakibat baik atau buruk, tergantung bagaimana manusia dapat melihatnya secara bijaksana.

    ReplyDelete
  76. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Epoche adalah wadah atau ruang tempat berkumpulnya pemikiran-pemikiran yang dapat mengusik pemikiran seseorang. Dengan adanya epoche seseorang dapat berpikir jernih dengan fokus pada satu tujuan atau kejadian. Pemikiran-pemikirang yang tidak terlalu penting sebaiknya dimasukkan ke dalam epoche karena sebenar-benarnya filsafat adalah jika mampu menempatkan sesuatu pada tempat dan porsinya masing-masing.

    ReplyDelete
  77. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    istilah epoche baru saya dengar saat perkuliahan filsafat dengan Prof. Marsigit. ternyata dalam kehidupan ini kita selalu berepoche yaitu mereduksi hal-hal yang belum/tidak dibutuhkan agar bisa fokus ke satu hal. Misalnya saat membaca buku maka pikiran kita hanya tertuju kepada bahan bacaan, tidak memikirkan hal lain seperti memikirkan tanggal ujian, nama dosen, tugas kuliah dan sebagainya. Penting sekali untuk berepoche agar apa yang kita lakukan menjadi terarah mampu mencapai tujuan. Dari referensi yang saya baca, epoche adalah istilah yang berasal dari Yunani kuno yang secara filosofis menggambarkan keadaan dalam menangguhkan hal-hal yang tidak jelas untuk membebaskan diri dari kekhawatiran dan kecemasan. dengan demikian keahlian dalam berepoche dapat mengurangi bahkan menghindari stress.

    ReplyDelete
  78. Epoche adalah istilah yang enyenangkan, hal ini karena banyak sekali digunakan dalam percakapan teman sekelas setelah kami mengetahui apa itu epoche. akan tetapi konsep epoche ini adalah sesuatu yang baik karena kita jadi tau mengapa kadang kita jadi fokus dan terkadang tidak fokus tergantung. kadang fokus itu penting akan tetapi kurang fokus terkadang juga bukan pilihan yang salah.

    ReplyDelete
  79. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  80. Gandes Sih Mustika
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241015

    Epoche merupakan suatu kemampuan seseorang untuk bertindak sesuai dengan kemampuan yang dia miliki untuk menghadapi suatu keadaan saat itu. Epoche mendorong seseorang untuk fokus terhadap suatu keadaan yang sedang dihadapi untuk mencapai tujuan tertentu.

    ReplyDelete