Dec 2, 2012

EPOCHE





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang EPOCHE, koneklah:





Wss Wr Wb
Marsigit

40 comments:

  1. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Epoke adalah rumah atau tempat bagi semua yang tidak aku pikirkan. Apa yang tidak terpikirkan maka aku tempatkan di rumah epoke. Apa yang tidak ada dipikiranku dan apa yang tidak pernah aku pikirkan adalah penghuni rumah epoke. Agar kita terampil menembus ruang dan waktu maka kita harus terampil menggunakan rumah epoke. Sesuatu pikiran yang akan menghambat langkah kita menuju kebaikan, haruslah kita penjarakan kedalam rumah epoke karena syaitan dengan segala tipu muslihatnyamenghalangi kita amal kebaikan dan membisikkan kita untuk melakukan keburukan.Oleh karena itu agar kita terampil menembus ruang dan waktu yang bijak, maka kita harus terampil menggunakan rumah epoke.

    ReplyDelete
  2. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Epoche adalah sebuah istilah dalam Yunani kuno yang kegunaannya dalam filsafat mendeskripsikan teoritis yang tepat dimana semua pendapat tentang adanya dunia luar, sebagai konsekuensi semua tindakan di dunia adalah penundaan. Epoche berkaitan dengan skeptisme (keragu-raguan) dan fenomenologi. Di mana setiap fenomena yang ada dan berkaitan dengan dunia luar itu seringkali diragukan kebenarannya, dan perlu dibuktikan dengan penemuan dan pemeriksaan. Dalam kehidupan kita epoche dapat diartikan sebagai penundaan keputusan yang diakibatkan oleh keragu-raguan kita dalam mengambil keputusan dan masih mempertimbangkan dengan keadaan yang dapat mendukung kita dalam mengambil keputusan yang tepat. Demikian pendapat saya Bapak dan mohon maaf jika ada kesalahan.

    ReplyDelete
  3. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Epoche, dalam filsafat Yunani disebut juga dengan istilah “penangguhan keputusan,” prinsip awalnya didukung oleh Skeptis filosofis nondogmatic dari Akademi Yunani kuno yang melihat masalah dari segi pengetahuan yang mengusulkan bahwa, ketika kontroversi muncul, sikap noninvolvement harus diadopsi untuk mendapatkan ketenangan pikiran. Istilah ini digunakan dalam abad ke-20 oleh Edmund Husserl, pendiri fenomenologi yang kemudian ia menekankan epoche atau penangguhan putusan sebagai tahap dalam reduksi fenomenologis.

    ReplyDelete
  4. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    dari link di atas, wawasan Husserl adalah bahwa kita menjalani hidup kita dalam apa yang ia sebut sebagai “pikat-in-an-acceptedness,” yang mengatakan, kita menjalani hidup kita dalam semacam tidak perlu diragukan lagi dari jalan dengan menjadi sepenuhnya diambil dalam keyakinan-kinerja tak terputus kehidupan adat kita di dunia. Kami mengambil begitu saja tubuh kita, budaya, gravitasi, bahasa sehari-hari kita, logika dan segudang aspek lain dari keberadaan kita. Semua ini bersama-sama hadir untuk setiap individu dalam setiap saat dan membuat apa istilah Fink “imanensi manusia”; semua orang menerimanya dan penerimaan ini adalah apa yang membuat kita di penangkaran. EPOCHE adalah prosedur dimana kita tidak lagi menerimanya.

    ReplyDelete
  5. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Epoche merupakan tempat sesuatu yang tidak kita pikirkan. Hubungan pikiran dan hati adalah epoche. Contoh yang dekat dengan kehidupan kita yaitu dalam matematika misalnya ketika kita berbicara tentang suatu segitiga. Segitiga yang kita pikirkan hanya bentuknya. Warna, bau, dan sebagainya itu ditaruh dalam epoche. Ketika kita berdoa maka kita perlu lupa apa yang tidak terkait dengan doa, hal tersebut ditaruh dalam epoche ataupun godaan setan mengenai apa yang masih ada di pikiran yang dapat mengganggu fokus berdoa ditaruh di kotak epoche.

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Epoche merupakan rumah dalam filsafat. Atau berarti mengosongkan diri dari keyakinan tertentu. Dengan epoche seseorang akan sampai pada hakikat dari fenomena yang ada di depannya ataupun dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian agar kehidupan kita bermanfaat maka kita harus selalu berusaha agar dapat mencapai hakikat dari sebuah fenomena.

    ReplyDelete
  8. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)

    Epoché ( ἐποχή epokhē , "suspension" ) adalah istilah Yunani kuno yang, dalam penggunaan filosofisnya, menggambarkan keadaan di mana semua penilaian tentang hal-hal yang tidak jelas ditangguhkan untuk menginduksi keadaan ataraxia (kebebasan dari kekhawatiran dan kegelisahan). Konsep ini dikembangkan oleh sekolah filsafat Pyrrhonisme.
    Epoch memainkan peran implisit dalam pemikiran skeptis berikutnya, seperti pada prinsip epistemis René Descartes tentang keraguan metodis . Istilah ini dipopulerkan dalam filsafat oleh Edmund Husserl . Husserl menguraikan gagasan 'epoché fenomenologis' atau ' bracketing ' dalam Ide I. Melalui prosedur sistematis 'pengurangan fenomenologis', seseorang diperkirakan dapat menunda penghakiman mengenai kepercayaan filosofis umum atau naif terhadap eksistensi dunia luar, dan dengan demikian memeriksa fenomena sebagaimana pada awalnya diberikan kepada kesadaran.
    Epoch memainkan peran penting dalam Pyrrhonism , filosofi skeptis yang dinamai Pyrrho . Pyrrhonisme memberi para praktisi teknik untuk mencapai epoché melalui penggunaan Sepuluh Mode Aenesidemus , Lima Mode Agrippa , dan maksim Pyrrhonist. Pyrrhisme sebagian besar dikenal saat ini melalui tulisan filsuf Pyrrhonist Sextus Empiricus yang karya-karyanya yang masih bertahan tampaknya merupakan ensiklopedia argumen Pyrrhonist untuk mendorong era esok di berbagai aspek filosofis dan intelektual kuno lainnya.

    ReplyDelete
  9. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Epoche berasal dari bahasa Yunani yang berarti menunda keputusan. Epoche diperkenalkan oleh Edmund Husserl, pendiri fenomenologi. Husserl memperkenalkan epoche sebagai teknik untuk melakukan reduksi yaitu mengabaikan sesuatu yang lain saat kita sedang mengerjakan atau memikirkan sesuatu. Misalnya saat melihat segiempat maka yang dipikirkan oleh kita hanyalah bentuk dan ukurannya. Warna, bahan, bau dan lain-lainnya tidak kita pikirkan. Hal-hal yang tidak kita pikirkan tersebut (warna, bahan, bau, dll) kita masukan ke dalam rumah epoke. Keberadaan epoche ini sagatlah penting karena jika kita tidak menggunakannya, kita akan merasa kesulitan untuk mempelajari sesuatu secar fokus.

    ReplyDelete
  10. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    epoche berasal dari bahasa Yunani, yang berarti: “menunda keputusan” atau “mengosongkan diri dari keyakinan tertentu”. Epoche bisa juga berarti tanda kurung (bracketing) terhadap setiap keterangan yang diperoleh dari suatu fenomena yang nampak, tanpa memberikan putusan benar salahnya terlebih dahulu. Fenomena yang tampil dalam kesadaran adalah benar-benar natural tanpa dicampuri oleh presupposisi pengamat. Epoche dalam usaha untuk menyingkirkan segala sesuatu untuk mencapai penyelidikan fenomena memiki tiga macam reduksi (penyaringan). Reduksi ini merupakan usaha untuk mencapai bagian hakikat segala sesuatu (fenomena) yang diselidiki. Yaitu reduksi fenomenologis, eidetis dan transendentalUntuk itu, Keputusan harus ditunda (epoche) atau dikurung dulu dalam kaitan dengan status atau referensi ontologis atau eksistensial objek kesadaran.

    ReplyDelete
  11. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Epoche dimaknai sebagai menunda keputusan. Menunda berarti berhenti untuk sementara. Agar keputusan yang diambil tidak beresiko, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yang pertama adalah harus menentukan tujuan. Jika tujuan sudah jelas, hidup akan terarah dan penuh dengan kejelasan. Selanjutnya, yang harus diperhatikan disaat menunda keputusan adalah mengetahui apa-apa yang harus diperbaiki dan ditingkatkan. Apapun nanti akibatnya, jika itu salah, maka perbaikan sangat penting disini agar hidup semakin maju. Dan setelah semua resiko yang akan terjadi setelah mengambil keputusan diketahui, maka segeralah bertindak mengambil keputusan, apapun yang terjadi hasilnya, kita serahkan kepada Allah.

    ReplyDelete
  12. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Epoche berasal istilah dalam Yunani kuno yang dalam filsafat mendeskripsikan teoritis yang tepat dimana semua pendapat tentang adanya dunia luar, sebagai konsekuensi semua tindakan di dunia adalah penundaan.
    Sehingga semua pendapat yang berasal dari luar tidak serta merta langsung diterima kana tetapi terjadi penundaan sampai semua bukti memberikan keyakinan bahwasannya pendapat yang ada benar adanya.

    ReplyDelete
  13. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Berdasarkan link https://www.britannica.com/topic/epoche Epochē, dalam filsafat Yunani, "penghentian penghakiman," sebuah prinsip yang awalnya didukung oleh filsuf filosofis nondogmatik dari Akademi Yunani kuno yang, melihat masalah pengetahuan sebagai tidak terpecahkan, mengusulkan bahwa, ketika timbul kontroversi, sikap tidak terikat harus diadopsi Untuk mendapatkan ketenangan pikiran untuk kehidupan sehari-hari. Istilah ini digunakan pada abad ke-20 oleh Edmund Husserl, pendiri fenomenologi, yang menganggapnya sebagai teknik, lebih mendasar daripada abstraksi dan pemeriksaan esensi, yang berfungsi untuk menyoroti kesadaran itu sendiri. Filsuf harus mempraktekkan semacam keraguan Cartesian, metodis dan tentatif, berkaitan dengan semua kepercayaan umum; Dia harus menempatkan mereka, dan memang semua hal dari dunia empiris alami, dalam "tanda kurung," yang menundukkan mereka pada penghukuman keyakinan transendental - sampai zaman sekarang. Tanpa berhenti mempercayainya, dia harus menaruh kepercayaannya pada tindakan agar fokus pada penampilan rumah, pohon, dan orang-orang yang sebenarnya, yang kemudian menjadi serupa dengan keberadaan kesadarannya terhadap mereka. Dengan demikian, kesadaran itu sendiri kebal terhadap zaman yang melarutkan benda-bendanya. Epoch telah melakukan pekerjaannya, bagaimanapun, begitu kesadaran telah ditunjukkan pada persepsi batinnya, karena kemudian kesadaran dapat dikenai abstraksi generalisata yang sama dan pemeriksaan esensi yang telah diterapkan pada objeknya. Dengan demikian, fenomenologi murni diproduksi yang melengkapi ontologi (teori keberadaan) untuk area khusus dan menjelaskan bagaimana objek mereka muncul atau diberikan.

    ReplyDelete
  14. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    epoche merupakan istilah Yunani kuno, yang menurut filosofis nya menggambarkan keadaan dimana semua penilaian tentang hal-hal yang tidak jelas ditangguhkan untuk menginduksi keadaan.
    selain itu epoche dapat diartikan penangguhan keputusan yang mana seorang dapat menunda pengkakiman seseorang dikarenakan ada keyakinana filosofis umum terhadap eksistensi dari dunia luar.

    ReplyDelete
  15. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Epoche diartikan tak jauh dari rasa skeptisme (keragu-raguan) dan fenomenologi. Setiap fenomena yang berkaitan dengan dunia luar tak jarang diragukan kebenarannya, dan dibuktikan dengan penemuan dan pemeriksaan untuk dapat memperoleh kebenarannya. Sehingga jika dihubungkan dengan penundaan, maka penundaan ini diartikan untuk memperoleh bukti sebelum mengambil keputusan terhadap fenomena yang ada.

    ReplyDelete
  16. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Reduksi yang pertama adalah reduksi eidetic (eidetic reduction), tindakan yang secara sistematis mengabaikan semua “fakta” yang “mengganggu” esensi.. Eidetic berarti “fokus pada esensi”. Pengabaian ini tidak berarti membatalkan obyek-obyek dari kesadaran sebagai obyek-obyek dari kesadaran, tetapi justru memungkinkan kita untuk menilai hubungannya dengan mereka itu. Dalam Investigations, reduksi eidetic hanya merupakan tindakan untuk sebuah deskripsi fenomenologis. Dan menurut Husserl dalam tulisan berikutnya, jika hanya melakukan reduksi eidetic, kita belum cukup untuk meninggalkan sikap natural. Hanya dengan melakukan reduksi ke dua maka kita masuk dalam sikap fenomenologis, yaitu dengan reduksi transendental, di mana dalam reduksi transendental ini tidak hanya mengabaikan hal-hal faktual sebagai yang berlawanan dengan yang esensial, tetapi setiap hal yang juga dipandang oleh kesadaran sebagai yang “riil”. Dengan menjalankan reduksi eidetic dan reduksi transendental, yang secara kolektif sering dirujuk Husserl sebgai reduksi fenomenologis, atau epoche, kita “menetralkan” semua posisi tindakan dari kesadaran dengan “mengurung” obyek-obyek mereka.

    ReplyDelete
  17. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Reduksi yang pertama adalah reduksi eidetic (eidetic reduction), tindakan yang secara sistematis mengabaikan semua “fakta” yang “mengganggu” esensi.. Eidetic berarti “fokus pada esensi”. Pengabaian ini tidak berarti membatalkan obyek-obyek dari kesadaran sebagai obyek-obyek dari kesadaran, tetapi justru memungkinkan kita untuk menilai hubungannya dengan mereka itu. Dalam Investigations, reduksi eidetic hanya merupakan tindakan untuk sebuah deskripsi fenomenologis. Dan menurut Husserl dalam tulisan berikutnya, jika hanya melakukan reduksi eidetic, kita belum cukup untuk meninggalkan sikap natural. Hanya dengan melakukan reduksi ke dua maka kita masuk dalam sikap fenomenologis, yaitu dengan reduksi transendental, di mana dalam reduksi transendental ini tidak hanya mengabaikan hal-hal faktual sebagai yang berlawanan dengan yang esensial, tetapi setiap hal yang juga dipandang oleh kesadaran sebagai yang “riil”. Dengan menjalankan reduksi eidetic dan reduksi transendental, yang secara kolektif sering dirujuk Husserl sebgai reduksi fenomenologis, atau epoche kita “menetralkan” semua posisi tindakan dari kesadaran dengan “mengurung” obyek-obyek mereka.

    ReplyDelete
  18. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Epoche menekankan pada kenetralan dalam penelitian agar hasilnya bersifat objektif. Penelitian yang dimaksud dalam epoche adalah penelitian mengenai agama, sehingga untuk memperoleh hasil obyektif, perlu dihindari sifat subyektif. Selama ini filsafat dianggap erat kaitannya dengan agama, orang yang berfilsafat tak akan melupakan keagungan Tuhan. Namun muncul pertanyaan dalam benak saya, seorang Muslim seperti Prof.Marsigit,M.A menuliskan beberapa elegi yang berkaitan dengan ajaran agama Islam, apakah seorang protestan yang mendalami tentang filsafat juga akan menuliskan elegi yang berkaitan dengan ajaran agamanya. Lalu apakah hal tersebut bersifat obyektif? Atau mungkin obyektif yang dimaksud adalah obyektif dalam ajaran agamanya, tanpa memihak salah satu aturan dan menentang atuiran agama yang lain.

    ReplyDelete
  19. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Epoche digunakan sebagai metode untuk menunda segala asumsi agar mampu mengungkap dunia kehidupan. Konsep epoche adalah membedakan wilayah data/subjek dengan interpretasi peneliti. Konsep epoche menjadi pusat di mana peneliti menyusun dan mengelompokkan dugaan awal tentang fenomena untuk mengerti tentang apa yang dikatakan oleh responden. Epoche memiliki sifat netral dalam penelitian keagamaan, terhindar dari penilaian yang dikonsepkan sebelumnya oleh seorang pemeluk agama yang meneliti fenomena keagamaan. Prinsip Epoche merupakan salah satu prinsip dari metode fenomenologi Husserl. Prinsip ini mengajarkan untuk menunda keputusan atau mengosongkan diri dari keyakinan tertentu. Dalam pengambilan suatu keputusan, manusia hendaknya jangan melakukannya dengan sembarangan dan tergesa-gesa. Dibutuhkan suatu pemikiran terhadap realitas yang ada. Setiap keterangan yang diperoleh dari suatu fenomena yang tampak, belum pasti benar dan salahnya. Jangan hanya menduga-duga dan berprasangka. Manusia mengamati, melakukan pemikiran dengan karunia akalnya secara sadar, meyakinkannya di dalam hati, kemudian barulah ia mengetahui letak kebenarannya sehingga dapat melakukan pengambilan keputusan yang tepat dan bermanfaat.

    ReplyDelete
  20. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Epoche merupakan salah satu prinsip netral dalam penelitian dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal dan sudut pandang peneliti, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif , epoche awalnya digunakan oleh aliran Pyrrhonisme sekitar abad 272 SM oleh seorang filsuf yang bernama Pyrrhon untuk mengungkapkan keraguan dalam ilmu pengetahuan. Ia dikenal sebagai pria bijak yang selalu berusaha menghindari perselisihan dalam ilmu pengetahuan tertentu dengan cara menangguhkan penilaian (praktik epoche) untuk diteliti terlebih dahulu.

    ReplyDelete
  21. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Epoche adalah istilah Yunani kuno yang dalam penggunaan filosofisnya menggambarkan keadaan di mana semua penilaian tentang hal – hal yang tidak dijelaskan dihentikan untuk menginduksi keadaan ataraxia (kebebasan dari kekhawatiran dan kegelisahan). Konsep ini dikembangkan oleh sekolah filsafat Pyrrhonisme. Epoche memainkan peranan implisit dalam pemikiran skeptis berikutnya. Dengan epoche ini maka kita akan mengetahui bagaimana suatu kebenaran itu dan dapat menerapkan bagaimana penggunaannya.

    ReplyDelete
  22. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Epoché (ἐποχή epokhē, "suspension") is an ancient Greek term which, in its philosophical usage, describes the state where all judgments about non-evident matters are suspended in order to induce a state of ataraxia (freedom from worry and anxiety). This concept was developed by the Pyrrhonism school of philosophy.
    Epoché plays an implicit role in subsequent skeptical thought, as in René Descartes' epistemic principle of methodic doubt. The term was popularized in philosophy by Edmund Husserl. Husserl elaborates the notion of 'phenomenological epoché' or 'bracketing' in Ideas I. Through the systematic procedure of 'phenomenological reduction', one is thought to be able to suspend judgment regarding the general or naive philosophical belief in the existence of the external world, and thus examine phenomena as they are originally given to consciousness.
    Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Epoch%C3%A9

    ReplyDelete
  23. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Berdasarkan wikipedia yang diberikan Prof, saya dapatkan bahwa Epoche merupakan istilah dari Yunani kuno yang, dalam penggunaan filosofisnya, menggambarkan keadaan di mana semua penilaian tentang hal-hal yang tidak jelas dihentikan untuk menginduksi keadaan ataraxia (kebebasan dari kekhawatiran dan kegelisahan). Konsep ini dikembangkan oleh sekolah filsafat Pyrrhonisme. Sehingga menurut saya, Epoche merupakan suatu istilah yang berhubungan dengan pemikiran kita. Dimana kita tahu bahwa manusia memiliki dua jenis pikiran yaitu pikiran positif dan negatif. Maka epoche adalah tentang pemikiran positif untuk mengehentikan keraguan kita tentang suatu hal. Seperti pada prinsip epistemis René Descartes tentang keraguan metodis. Istilah ini dipopulerkan dalam filsafat oleh Edmund Husserl.

    ReplyDelete
  24. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Epoché pada mulanya digunakan oleh aliran Pyrrhonisme, yaitu aliran filsafat Yunani sekitar abad 272 SM yang dibangun oleh seorang filsuf yang bernama Pyrrhon untuk mengungkapkan keraguan dalam ilmu pengetahuan, maka ia pun dianggap sebagai pendiri skeptisisme kuno Yunani. Epoche adalah prinsip netral dalam situasi, sehingga saat kita dalam situasi tertentu, kita tidak langsung memberikan komentar atau penilaian. Sehingga jika kita melakukan penelitian, sebagai peneliti kita harus bersikap objektif.

    ReplyDelete
  25. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Dalam penarikan kesimpulan kita seringkali membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk berpikir seheak dalam menentukan keputusan. Keputusan tidak dapat serta merta dibuat begitu saja, karena ada banyak hal yang harus dipikirkan seg=hingga memperoleh suatu keputusan. Hal pentitng yang merujuk pada pengambilan keputusan ini akan menentukan bagaimana hasil akhirnya nanti. Bisa berakibat baik atau buruk suatu keputusan tergantung bagaimana manusia itu melihat secara bijaksana.

    ReplyDelete
  26. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Berdasarkan artikel yang berkaitan dengan hal itu bahwa.Epoch memainkan peran implisit dalam pemikiran skeptis berikutnya, seperti pada prinsip epistemis René Descartes tentang keraguan metodis. Istilah ini dipopulerkan dalam filsafat oleh Edmund Husserl. Husserl menguraikan gagasan 'fenomenologis epoché' atau 'bracketing' dalam Ideas I. Melalui prosedur sistematis 'reduksi fenomenologis', seseorang diperkirakan dapat menunda penghakiman mengenai keyakinan filosofis umum atau naif terhadap eksistensi dunia luar. , Dan dengan demikian memeriksa fenomena seperti pada awalnya diberikan pada kesadaran.

    ReplyDelete
  27. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Epoche adalah salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama guna memperoleh hasil penelitian yang objektif. Epoche dalam usaha untuk menyingkirkan segala sesuatu untuk mencapai penyelidikan fenomena.

    ReplyDelete
  28. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Epoche adalah salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif.
    Epoché memiliki sifat netral dalam penelitian keagamaan, terhindar dari penilaian yang dikonsepkan sebelumnya oleh seorang pemeluk agama yang meneliti fenomena keagamaan.
    dikutip dari https://id.wikipedia.org/wiki/Epoch%C3%A9

    ReplyDelete
  29. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya memperoleh arti kata baru dari filsafat yaitu epoche. Dimana epoche ini sangat erat kaitannya dengan fenomenologis yang dapat dicerna di akal. Bisa dibilang epoche ini suatu keadaan dimana kita hanya terdiam dalam memikirkan sesuatu terhadap benda atau apapun itu atau menunda suatu perbuatan yang akan kita untuk memutuskan/melakukannya padahal perbuatan tersebut menurut kita sudah benar untuk dilakukan. Hal ini mungkin terjadi dikarenakan dalam diri kita masih terdapat keragu-raguan/kebimbangan antara benar atau salah, baik atau buruk, bagus atau tidak terhadap apa yang kita pikirkan itu. Sehingga kita mengambil tindakan dari sini jangan ragu-ragu dalam bertindak. Menjadi tidak ragu-ragu tersebut kita tentunya memiliki pandangan/ilmu yang luas dalam segala hal.

    ReplyDelete
  30. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Epoché adalah salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif. Selain itu, Epoché menjadi ciri khas dalam fenomenologi Husserl, khususnya dalam kecermatannya memperlihatkan dua hal penting yaitu kecermatan melihat masalah dan kecermatan melihat solusi. Kecermatan melihat masalah menunjuk pada akar permasalahan mendasar yang ada pada zaman modern, yaitu kesalahpahaman dalam memahami sifat dasar dunia dan sifat dasar manusia. Kecermatan melihat solusi menunjuk pada jalan keluar dari permasalahan modern tersebut, yaitu melalui sikap fenomenologis, khususnya epoché.

    ReplyDelete
  31. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Epoché berasal dari bahasa Yunani yang berarti pembatalan, pengurungan (bracketing), dalam konteks ini diartikan sebagai suspension of judgement atau penangguhan keputusan. Kemudian epoché diartikan sebagai salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normative agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif.

    ReplyDelete
  32. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Istilah Epoche digunakan pada abad ke-20 oleh Edmund Husserl, yang sekaligus penemu fenomenologi. Epoche sendiri diartikan sebagai pembatalan atau penangguhan keputusan. Menurut Fink dan Husserl, reduksi fenomenologis terdiri dari dua "momen" epoché dan reduksi sejati. Epoché adalah "momen" di mana kita meninggalkan hukum dunia yang menahan kita dan reduksi sejati yang mengindikasikan "momen" di mana kita sampai pada wawasan transendental bahwa ketaatan dunia adalah sebuah penerimaan dan bukan mutlak.

    ReplyDelete
  33. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Pada sekitar tahun 1906, Husserl mengembangkan metode epoche atau "bracketing". Epoche adalah tanda kurung (bracketing) terhadap setiap keterangan yang diperoleh dari suatu fenomena yang nampak, tanpa terlebih dahulu memberikan putusan benar salahnya. Fenomena yang tampil dalam kesadaran adalah benar-benar natural tanpa dicampuri oleh presupposisi pengamat. Epoche fokus pada aspek-aspek tindakan yang disengaja dan isinya tidak tergantung pada keberadaan objek yang diwakili di dunia ekstra-mental.

    ReplyDelete
  34. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Kata “epoche” berasal dari bahasa Yunani, yang berarti: “menunda keputusan” atau “mengosongkan diri dari keyakinan tertentu. epoché adalah salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif. Sebenarnya saya kurang begitu memahami istilah tersebut. mungkin bagi seseorang yang mempelajari tentang perbandingan agama, paham tersebut sangat mereka perlukan. Akan tetapi untuk saya yang mempelajari matematika, tidak begitu memahami kegunaannya. Namun demikian, saya senang dapat mengetahui istilah tersebut, karena hal ini merupakan pengetahuan baru bagi saya.

    ReplyDelete
  35. Pony Salimah Nurkhaffah
    14301241006
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Terima kasih atas sumber-sumber yang telah Bapak berikan. Berdasarkan sumber yang telah saya baca, Epoche merupakan kata kata dalam bahasa yunani kuno. Epoche diartikan sebagai gambaran suatu keadaan saat dimana semua keputusan tentang keberadaan dunia luar dan akibat dari semua tindakan di dunia ditangguhkan. Maksudnya keputusan dapat diambil jika kita berkonsentrasi untuk memikirkan pengambilan satu keputusan dan menuda memikirkan yang lain. Intinya untuk dapat mengambil keputusan harus memfokuskan diri dan mengeliminasi hal hal yang tak berhubungan dengan itu.

    ReplyDelete
  36. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan sumber diatas, maka dapat diketahui bahwa Epoché merupakan salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara "menangguhkan". Menagguhkan yang dimaksud yaitu dengan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif.

    ReplyDelete
  37. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Epochē, dalam filsafat Yunani, "penghentian penghakiman," sebuah prinsip yang awalnya didukung oleh filsuf filosofis nondogmatik dari sekolah Yunani kuno yang melihat masalah pengetahuan sebagai suatu hal yang tidak terpecahkan. Mereka mengusulkan bahwa, ketika timbul kontroversi, sikap yang harus diambil adalah tidak langsung memberikan penghakiman sehingga mendapatkan ketenangan pikiran untuk kehidupan sehari-hari.

    ReplyDelete
  38. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Epoche berasal dari bahasa Yunani.yang berarti pembatalanatau penangguhan keputusan. Dulunya epoche digunakan sebagai ekspresi keraguan dalam ilmu pengetahuan. Epoche memiliki sifat netral dalam keagamaan, tetap perlu mempertanyakan hakikat sebenarnya sebuah fenomena keagamaan melalui prinsip epoche tanpa harus terlibat untuk merumuskan baik-buruknya agama tersebut.

    ReplyDelete
  39. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  40. Epoche diartikan sebagai menunda keputusan atau mengosongkan diri dari keyakinan tertentu. dalam arti materian merupakan tanda kurung. Terhadap suatu masalah maka harus dikurung terlebih dahulu. Tidak dinilai dari pendapat yang sudah ada, tetapi diteliti tersendiri dari masalah tersebut. Keputusan atau penilaian yang dibuat memang benar-benar hasil dari perenungan dan pemikiran masalah tersebut bukan berdasarkan pendapat atau pemikiran yang telah ada. Seperti Descartes yang terus merenung dan berpikir samapai pada kesimpulan saya ada karena saya berikir (cogito ergo sum).

    ReplyDelete