Dec 2, 2012

EPOCHE





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang EPOCHE, koneklah:





Wss Wr Wb
Marsigit

21 comments:

  1. Epoche diartikan sebagai menunda keputusan atau mengosongkan diri dari keyakinan tertentu. dalam arti materian merupakan tanda kurung. Terhadap suatu masalah maka harus dikurung terlebih dahulu. Tidak dinilai dari pendapat yang sudah ada, tetapi diteliti tersendiri dari masalah tersebut. Keputusan atau penilaian yang dibuat memang benar-benar hasil dari perenungan dan pemikiran masalah tersebut bukan berdasarkan pendapat atau pemikiran yang telah ada. Seperti Descartes yang terus merenung dan berpikir samapai pada kesimpulan saya ada karena saya berikir (cogito ergo sum).

    ReplyDelete
  2. Assalamu'alaikum wr.wb.

    Epoché adalah salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif. Epoché memiliki sifat netral dalam penelitian keagamaan, terhindar dari penilaian yang dikonsepkan sebelumnya oleh seorang pemeluk agama yang meneliti fenomena keagamaan.

    Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    ReplyDelete
  3. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Ini pertama kali ku dengar. Ini perkenalan. Rupanya aku masih agak malu-malu mendekatinya. Oleh karena itu ku meminta bantuan seorang teman, dengan agak malu ku meminta keringanan tangan si google translate. Benar saja, dia menjawabnya. Dia bilang epoche adalah istilah Yunani kuno yang dalam penggunaan filosofisnya, menggambarkan keadaan di mana semua penilaian tentang hal-hal yang tidak jelas ditangguhkan untuk menginduksi keadaan ataraxia (kebebasan dari kekhawatiran dan kegelisahan). Konsep ini dikembangkan oleh sekolah filsafat Pyrrhonisme.

    Terimakasih teman sudah menjawab. Tapi apa? bukan berarti aku meragukan jawabanmu, tapi kesalahan sepenuhnya ada padaku, aku sama sekali belum mengenalnya. Memang iya kan? aku baru mengenalnya dari orang lain, yaitu si google translate. Awalnya kukiran epoche ini semacam skeptis dalam penelitian atau ilmu pengetahuann. Ah entahlah, rupanya kami masih membutuhkan waktu untuk pendekatan. Benar juga, tak kenal maka tak sayang

    ReplyDelete
  4. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    PEP S2 B

    Setelah saya renungkan sepertinya epoche adalah dasar pemikiran yang membawa damai. Memposisikan diri menjadi orang lain atau objek lain tentu akan membawa refleksi yang mendalam mengenai kehidupan. Manusia akan terkesan subyektif dan egois ketika hanya memandang dari sisinya saja. Semua akan lebih terbuka ketika kita melihatnya dari sisi yang lain, objek yang lain. Memang imajinatif, tetapi kita jadi sedikit lebih memahami mengapa orang tersebut mengambil keputusan ini, mengapa orang tersebut memandang sesuatu hal begini, mengapa objek ini menjadi begitu. Jika semua memiliki epoche mungkin tak akan ada konflik mengenai perbedaan, karena semua orang dapat menetralkan pikirannya dan merenungkan lebih dalam ketika dirinya ada di posisi orang atau objek lain.

    ReplyDelete
  5. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Daam Fenomenologi, Husserl mengajukan suatu prosedur yang dinamakan epoche (penundaan semua asumsi tentang kenyataan demi memunculkan esensi). Tanpa penundaan asumsi naturalisme dan psikologisme, kita akan terjebak pada dikotomi (subjek-subjek yang menyesatkan atau bertentangan satu sama lain). Tujuan Epoche adalah mengembalikan sikap kita kepada dunia, yakni sikap yang menghayati, bukan memikirkan benda-benda.

    ReplyDelete
  6. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Berdasarkan link sebagai sumber yang Bapak share, epoche adalah istilah Yunani kuno yang dalam penggunaan filosofisnya, menggambarkan keadaan di mana semua penilaian tentang hal-hal yang tidak jelas ditangguhkan untuk menginduksi keadaan ataraxia (kebebasan dari kekhawatiran dan kegelisahan). Dalam kuliah sebelumnya, Bapak pernah memberikan contoh dalam pembelajaran bangun ruang. Guru meminta siswa untuk memperhatikan ruangan kelas sebagai bentuk dari kubus, maka benda-benada lain yang ada di kelas seperti jam, jendela, atau papan tulis tidak perlu diperhatikan. Karena itu sudah dimasukkan ke dalam epoche. Dan biasa dikenal dengan matematika abstraksi.

    ReplyDelete
  7. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Istilah epoche yang dikemukakan oleh Husserl juga terkait dengan prosedur penelitian fenomenologi. Kebetulan saya juga menemukan istilah epoche ketika mengerjakan Tugas Mata Kuliah Metode Penelitian Kualitatif. Untuk menghindari pandangan subjektif peneliti, maka peneliti dalam melakukan penelitian fenomenologi harus mengurung (bracket) pengetahuan dan kepercayaan-kepercayaan yang selama ini dimiliki dan diyakininya dalam rangka untuk mendapatkan true essence atau esensi murni atas fenomena yang ditelitinya. Kemudian Huserl menyebut istilah bracketing tersebut dengan epoche. Contohnya ketika kita melakukan penelitian fenomenologi tentang fenomena upacara membakar mayat (Ngaben) di Bali. Kita harus mengurung atau menyembunyikan pengetahuan dan keyakinan-keyakinan kita tentang benar atau salah, boleh atau haramnya tentang upacara ngaben tersebut, supaya kita mendapat esensi murni atas fenomena tersebut (tanpa adanya campur tangan subjektivitas peneliti).

    ReplyDelete
  8. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Selain sebagai suatu prinsip, epoche juga berperan sebagai filsafat sekaligus teologi. Aliran Pyrrhonisme adalah pengguna Epoche yang pertama kali. Aliran ini merupakan atiran filsafat Yunani sekitar abad 272 SM yang dibangun oleh seorang filsuf yang bernama Pyrrhon untuk mengungkapkan keraguan dalam ilmu pengetahuan, maka ia pun dianggap sebagai pendiri skeptisisme kuno Yunani. (https://id.wikipedia.org/wiki/Epoch%C3%A9). Semua kenyataan yang ada di belakang dan tidak terlihat/ terperhatikan disebut sebagai Epoche. Sebagai contohnya, seseorang punya anak, punya cucu, punya istri punya rumah, tapi saat ini tidak ada di hadapan orang tersebut, sehingga pemikiran tentang mereka perlu dimasukkan ke dalam epoche. Oleh karena itu, segala yang ada dibelakang seseorang akan dimasukkan kedalam epoche, dan cukup menghadapi apa yang ada di depannya.

    ReplyDelete
  9. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Menempatkan sesuatu di antara dua tanda kurung atau bracketing, pengurungan/( ), yang berarti penundaan atau penghentian disebut epoche. Epoche adalah melupakan pengetahuan-pengetahuan tentang objek untuk sementara dan berusaha melihat objek secara langsung dengan intuisi tanpa bantuan pengetahuan-pengetahuan yang ada sebelumnya. Husserl menyarankan menggunakan metode ini dalam penelitian fenomenologis terutama dalam tahap reduksi data dari hasil yang diperoleh melalui prosedur penelitian yang dilakukan, yaitu reduksi eidetis (intisai atau esensi sesuatu). Reduksi eidetis yaitu berupaya melakukan penyaringan dan penundaan penilaian dengan menempatkan dalam kurung (epoche) terhadap segala hal yang bukan intisari ataupun bukan esensi dari sebuah objek penelitian.

    ReplyDelete
  10. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Dari link http://en.wikipedia.org/wiki/Epoch%C3%A9 dijelaskan bahwa epoche merupakan pembatalan atau pengurungan. Tetapi saya belum bisa memahami isi dari link tersebut dan belum bisa berhermeneutika. Tetapi saya sedikit memahami apa itu epoche dari apa yang pernah disampaikan Bapak pada pertemuan ke 2. Kala itu tes jawab singkat dengan soalnya “siapa dibelakang mu?” dan jawabannya adalah “epoche”. Dalam hal ini jika tidak salah epoche memiliki arti gudang penyimpanan karena letaknya ada di belakang. Sehingga tiap masing-masing diri meskipun memiliki epoche tetapi tidak mampu untuk melihatnya, maka itu lah sebenar-benar yang fisik yang telah dikaruniakan oleh Tuhan kepada hamba-hamba Nya.

    ReplyDelete
  11. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb
    Sesuai dengan penjelasan yang telah diberikan prof. Marsigit dikelas PM B, epoche adalah gudang pemikiran. Dengan adanya epoche kita bisa fokus terhadap suatu hal, dimana yang awalnya banyak subyek yang kita lihat dan kita pikirkan setelah kita memilih satu subyek yang sesuai dengan pemikiran kita, maka untuk menghidari disorientasi subyek-subyek yang lain kita masukkan ke dalam ke dalam gudang pemikiran atau gudang di dalam otak yang disebut dengan epoche.

    ReplyDelete
  12. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari artikel yang kami baca, istilah epoche pada awalnya digunakan pada filsafat yang berideologi Pyrrhonisme untuk mengungkapkan suatu keraguan dalam ilmu pengetahuan, dan merupakan awal dari ideologi skeptisisme. Pada dasarnya epoche merupakan sutau prinsip netral dalam suatu hal dalam artian ketika kita melihat sesuatu kita tidak langsung memberkan komentar atau menilai hal tersebut dengan kata lain kita menunda untuk mengambil keputusan untuk hal tersebut.

    ReplyDelete
  13. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. dari hasil bacaas, saya dapat menyimpulkan bahwa epoche adalah salah-satu bagian dalam etika penelitian ilmiah. Epoche adalah suatu prinsip yang berdiri di atas netralitas dengan cara menanggalkan setiap identitas-identitas diri yang mengganggu objektifitas dalam penelitian fenomenologi seperti keyakinan/agama yang dianut atau kepercayaan dan ideology yang dipercayai. Epoche adalah jalan menuju objektifitas dalam penelitian fenomenologi.

    ReplyDelete
  14. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Dalam link http://www.iep.utm.edu/phen-red/ dikatakan bahwa Epoché adalah prosedur dimana kita tidak lagi menerimanya. dalam bahasa jerman epoche berarti "era" dan dalam kamus besar bahasa indonesia era /éra/ berarti kurun waktu dalam sejarah, atau sejumlah tahun dalam jangka waktu antara beberapa peristiwa penting dalam sejarah, atau masa. tidak jauh berbeda dengan definisi yang tercantum di link http://www.iep.utm.edu/phen-red/.

    ReplyDelete
  15. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    Epoche adalah suatu proses pemikiran, dimana saat kita menemui suatu hal yang baru kita bisa meneliti secara netral tentang hal tersebut, dalam pengambilan keputusan akan banyak pemikiran yan digunakan, kita bisa mereduksi menjadi bagian-bagian yang penting sehingga bersifat netral terhadap sebuah pandangan dalam mengambil keputusan.

    ReplyDelete
  16. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Epoche yang saya ketahui yaitu muncul pada fenomena yang diajukan oleh Husserl. Dimana menurut sumber yang saya dapatkan Husserl dalam hal ini mengajukan metode epoche’. Kata epoche berasal dari bahasa Yunani, yang berarti: “menunda putusan” atau “mengosongkan diri dari keyakinan tertentu.” Epoche bisa juga berarti tanda kurung (breaketing) terhadap setiap keterangan yang diperoleh dari sesuatu fenomena yang tampil, tanpa memberikan putusan benar salahnya terlebih dahulu. Dalam hal ini Husserl mengatakan, bahwa epoche merupakan thesis of natural standpoints (tesis tentang pendirian yang natural), dalam arti bahwa fenomena yang tampil dalam kesadaran adalah benar-benar natural tanpa dicampuri oleh presupposisi pengamat.
    Kemudian, sepemahaman saya saat perkuliahan Bapak juga pernah mengatakan tentang epoche, bahwa epoche adalah tempat disimpannya apa yang seharusnya kita lupakan. Karena semua hal itu memang tidak kita ingat, ada beberapa dan banyak hal yang memang seharusnya dilupakan.

    ReplyDelete
  17. Dewi saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr. Wb

    Epoche satu kata yang berasal dari bahasa yunani, yang bisa diartikan adalah menunda putusan terhadap setiap keterangan yang diperoleh dari sesuatu fenomena yang ada, tanpa memberikan keputusan benar atau salahnya, karena memang sebenarnya tidak untuk diputuskan atau brsifat seseuatu yang tidak perlu diingat. Dan dari apa yang dilakukan kita akan mendapatkan ketenagan dalam hidup karena tidak perlu mengingat yang memang seharusnya tidak perlu diingat.

    ReplyDelete
  18. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Epoche merupakan istilah pada zaman yunani kuno. Epoche diartikan sebagai gambaran suatu keadaan saat dimana semua keputusan tentang keberadaan dunia luar dan akibat dari semua tindakan di dunia ditangguhkan. Epoche bisa juga berarti tanda kurung (bracketing) terhadap setiap keterangan yang diperoleh dari suatu fenomena yang nampak, tanpa memberikan putusan benar salahnya terlebih dahulu. Maksud dari konsep Epoche ini adalah kita hanya memfokuskan satu masalah dan membiarkan terlebih dahulu semua hal yng tidak berkaitan dengan masalah tersebut. Konsep ini dikembangkan oleh Rene Descartes yang kemudian dipopulerkan oleh Edmund Husserl.

    ReplyDelete
  19. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Assalamu'alaikum wr wb.

    Saya pertama kali mendengar epoche ini ketika berada di kelas Pak Prof. Pak Prof pernah menjelaskan bahwa epoche adalah gudang pemikiran manusia, yang di epoche ini gudang penyimpanan terhadap apa yang ingin dilupakan. Tidak akan mungkin semua hal yang terjadi, akan diingat semuanya, sehingga ada beberapa hal yang harus terlupakan.

    Epoche adalah prinsip untuk menangguhkan atau menundakan sebuah jawaban. Penagguhan jawaban bukan berarti karena ketidaktahuan, akan tetapi karena ada beberapa hal yang perlu dikaji ulang agar semua jawaban tersebut bernilai benar dan pasti (tidak ada kekhawatiran dan kegelisahan).

    ReplyDelete
  20. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Epoche dapat dimaknai sebagai pengetahuan yangg telah kita ketahui namun tidak selamanya diingat. Epoche dalam pembelajaran berkaitan dengan pengambilan keputusan. Dalam pembelajaran matematika, pengambilan keputusan merupakan hal yang tidak dipisahkan. Karena saat siswa dihadapkan oleh masalah kemudian terdapat strategi penyelesaian yang banyak. Maka siswa harus bijaksana dalam mengambil keputusan. Epoche tidak hanya terbatas saat kita menunda mengambil keputusan namun hal ini mengajarkan kepada kita bahwa dalam mengambil keputusan hendaknya tidak tergesa-geda, semua harus dipikirkan akibat yang akan ditimbulkan karena agar setiap keputusan yang diambil tersebut tidak menyesal di kemudian hari.

    ReplyDelete