Dec 2, 2012

PLURALISM





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang PLURALISM, konek berikut:

http://en.wikipedia.org/wiki/Pluralism



Wss Wr Wb
Marsigit

75 comments:

  1. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016

    Pluralis bahwa ada banyak cara untuk menjadi benar biasanya ditafsirkan sebagai sama saja dengan klaim bahwa jumlah sifat kebenaran lebih besar dari satu.
    Demikian juga, pluralisme tentang kebenaran harus dibedakan dari beberapa pandangan tetangga, seperti subjektivisme, kontekstualisme, relativisme, atau bahkan nihilisme tentang kebenaran. Misalnya, seseorang dapat mempertahankan beberapa bentuk subjektivisme tentang kebenaran sambil tetap agnostik tentang berapa banyak cara menjadi kenyataan

    ReplyDelete
  2. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Pluralisme dalam bahasa Inggris yang berarti kemajemukan. Dari kata dasar plural yang berarti jamak. Dalam filsafat, pluralism adalah salah satu paham yang mencoba menelaah bagaimana dan mengapa terbentuknya suatu penilaian yaitu tentang kebenaran. Tesis dari pluralism tentang kebenaran tersebut adalah menganggap bahwa ada lebih dari satu cara untuk menjadi benar. Kebenaran yang terbentuk muncul karena adanya khalayak banya yang menyetujui suatu ideologi.

    ReplyDelete
  3. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Pluralism terdiri dari dua kata plural yang artinya beragam dan isme yang berarti paham, sehingga pluralism berarti beragam pemahaman. Pluralisme merupakan suatu paham atau pandangan hidup yang mengakui dan menerima adanya kemajemukan atau keanekaragaman dalam suatu kelompok masyarakat yang dapat dilihat dari segi agama, suku, ras, adat-istiadat dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  4. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Pluralism is a term used in philosophy, meaning "doctrine of multiplicity", often used in opposition to monism ("doctrine of unity") and dualism ("doctrine of duality"). The term has different meanings in metaphysics, ontology, epistemology and logic.
    In metaphysics, pluralism is a doctrine that there is more than one reality, while monism holds that there is but one reality, that may have single objective ontology or plural ontology. In one form, it is a doctrine that many substances exist, in contrast with monism which holds existence to be a single substance, often either matter (materialism) or mind (idealism), and dualism believes two substances, such as matter and mind, to be necessary.
    In ontology, pluralism refers to different ways, kinds, or modes of being. For example, a topic in ontological pluralism is the comparison of the modes of existence of things like 'humans' and 'cars' with things like 'numbers' and some other concepts as they are used in science.
    In epistemology, pluralism is the position that there is not one consistent means of approaching truths about the world, but rather many. Often this is associated with pragmatism, or conceptual, contextual, or cultural relativism.
    In logic, pluralism is the view that there is no one correct logic, or alternatively, that there is more than one correct logic. One may, for instance, believe that classical logic is the correct logic generally, but believe that paraconsistent logic is the correct logic for dealing with certain paradoxes.
    Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Pluralism_(philosophy)

    ReplyDelete
  5. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Istilah pluralisme yang digunakan dalam filsafat berarti doktrin keberagaman yang sering digunakan untuk menentang monisme dan dualisme. Istilah ini memiliki arti yang berbeda dalam metafisika, ontologi, epistemologi, dan logika. Dalam metafisika, pluralisme adalah doktrin bahwa ada lebih dari satu kenyataan, sementara monisme berpendapat bahwa hanya ada satu kenyataan yang mungkin ontologi objektif tunggal atau ontologi jamak. Dalam ontologi, pluralisme mengacu pada berbagai cara, jenis, atau bentuk keberadaan. Dalam epistemologi, pluralisme adalah posisi bahwa tidak ada satu cara konsisten untuk mendekati kebenaran tentang dunia, namun lebih dari itu. Dalam logika, pluralisme adalah pandangan bahwa tidak ada logika yang benar, atau alternatifnya, bahwa ada lebih dari satu logika yang benar.

    ReplyDelete
  6. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dapat kita pahami bahwa pluralisme adalah paham yang mengakui dan menerima adanya kemajemukan atau keanekaragaman dalam suatu kelompok masyarakat. Kemajemukan yang dimaksud misalnya dari segi agama, suku, ras, adat-istiadat, dll. Segi-segi inilah yang biasanya menjadi dasar pembentukan aneka macam kelompok lebih kecil, terbatas, dan khas, serta mencirikhaskan dan membedakan kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya, dalam suatu kelompok masyarakat yang majemuk dan yang lebih besar atau lebih luas. Misalnya masyarakat Indonesia yang majemuk, yang terdiri dari berbagai kelompok umat beragama, suku, dan ras yang memiliki aneka macam budaya dan adat istiadat. Menerima kemajemukan artinya menerima adanya perbedaan. Menerima perbedaan bukan berarti menyamaratakan, tetapi mengakui ada hal yang tidak sama. Menerima kemajemukan dalam hal beragama misalnya bukanlah berarti membuat penggabungan di mana ciri masing-masing terlebur atau hilang. Justru di dalam pluralisme , ciri yang membedakan hal (agama) yang satu dengan yang lainnya tetap ada dan tetap dipertahankan.

    ReplyDelete
  7. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Pluralisme saling berkontradiksi dengan paham Monoisme. Dimana Pluralisme menunjukkan keragaman pandangan atau pendirian daripada pendekatan atau metode tunggal. Pluralisme atau pluralis mungkin mengacu pada hal yang sifatnya memiliki keragaman seperti Politik dan hukum. Dalam politik dan hukum Pluralisme (filsafat politik)merupakan pengakuan akan keragaman sistem politik. Dalam filsafat nilai pluralisme bersangkutan pada gagasan bahwa beberapa nilai mungkin sama benar namun bertentangan satu sama lain. Kemudian adama dimana penerimaan semua jalan religius sama validnya, mempromosikan keeksistensinya. Kita fokus pada konteks filsafat, maka Pluralisme merupakan aliran yang memiliki pandangan bahwa pikiran dan fenomena yang ada itu beragam dan memiliki nilai yang berbeda kemudian mungkin saja berkontradiksi atau bertentengan.

    ReplyDelete
  8. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Pluralisme (Pluralism) berasal dari kata Pluralis (jamak). Aliran ini menyatakan bahwa realitas tidak terdiri dari satu substansi atau dua substansi tetapi banyak substansi yang bersifat independen satu sama lain. Sebagai konsekuensinya alam semesta pada dasarnya tidak memiliki kesatuan, kontinuitas, harmonis dan tatanan yang koheren, rasional, fundamental. Para filsuf yang termasuk dalam aliran ini antara lain: Empedakles (490-430 SM), yang menyatakan hakikat kenyataan terdiri dari empat unsur, yaitu api, udara, air dan tanah. Anaxogoras (500-428 SM), yang menyatakan hakikat kenyataan terdiri dari unsur-unsur yang tidak terhitung banyaknya, sebab jumlah sifat benda dan semuanya dikuasai oleh suatu tenaga yang dinamakannodus yaitu suatu zat yang paling halus yang memiliki sifat pandai bergerak dan mengatur.

    ReplyDelete
  9. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Pluralisme adalah istilah yang digunakan dalam filsafat, yang berarti "doktrin keragaman", yang sering digunakan untuk menentang monisme ("doktrin kesatuan") dan dualisme ("doktrin dualitas"). Istilah ini memiliki arti yang berbeda dalam metafisika, ontologi, epistemologi dan logika. Yang mana kebaikan atau lawan dari monoism dan dualisme.Dalam metafisika, pluralisme adalah doktrin bahwa ada lebih dari satu kenyataan, sementara monisme berpendapat bahwa hanya ada satu kenyataan, yang mungkin memiliki ontologi obyektif tunggal atau ontologi jamak. Dalam satu bentuk, itu adalah doktrin bahwa banyak zat ada, berbeda dengan monisme yang memiliki eksistensi sebagai satu substansi, seringkali juga materi (materialisme) atau pikiran (idealisme), dan dualisme percaya dua zat, seperti materi dan pikiran, Menjadi perlu.Dalam ontologi, pluralisme mengacu pada berbagai cara, jenis, atau bentuk keberadaan. Misalnya, topik dalam pluralisme ontologis adalah perbandingan mode eksistensi hal-hal seperti 'manusia' dan 'mobil' dengan hal-hal seperti 'angka' dan beberapa konsep lain seperti yang digunakan dalam sains. (Joshua Spencer (November 12, 2012). "Ways of being". Philosophy Compass. 7 (12): 910–918). Dalam epistemologi, pluralisme adalah posisi bahwa tidak ada satu cara konsisten untuk mendekati kebenaran tentang dunia, namun lebih dari itu. Seringkali ini dikaitkan dengan pragmatisme, atau relativisme konseptual, kontekstual, atau budaya.

    ReplyDelete
  10. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Pluralism merujuk pada bagaimana kita bisa menerima perbedaan yang ada. Perbedaan merupakan hal yang tidak bisa di hidari, sehingga menjadikan perbedaan itu sendiri sebagai keberagaman hidup. Menerima perbedaan tidak berarti menjadikan sama namun lebih kepada pengakuan bahwa banyak hal yang sifatnya tidak sama.

    ReplyDelete
  11. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Pluralisme adalah suatu paham atau pandangan hidup yang mengakui dan menerima adanya “KEMAJEMUKAN” atau “KEANEKARAGAMAN” dalam suatu kelompok masyarakat. Kemajemukan dimaksud misalnya dilihat dari segi agama, suku, ras, adat-istiadat, dll. Segi-segi inilah yang biasanya menjadi dasar pembentukan aneka macam kelompok lebih kecil, terbatas dan khas serta yang mencirikhaskan dan membedakan kelompok yang satu dengan kelompok yang lain dalam suatu kelompok masyarakat yang majemuk dan yang lebih besar atau lebih luas.

    ReplyDelete
  12. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya mendapatkan pemahaman paham baru dari filsafat yaitu pluralism. Dimana pluralism ini mengakui dan menerima adanya keanekaragaman dalam suatu kelompok masyarakat. Paham ini yang perlu kita aplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya pada masyarakat negara Indonesia. Dengan menerima keanekaragaman dalam suatu kelompok masyarakat makat Bhineka Tunggal Ika di negara ini dapat terlaksana dan buka hanya kata-kata biasa saja. Selain itu mungkin jika paham ini kita aplikasikan ada nilai plus tersendiri dari negara kita, misalnya kerukunan dapat terjamin.

    ReplyDelete
  13. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Pluralisme berasal dari kata Pluralis yang berarti jamak. Aliran ini menyatakan bahwa realitas tidak terdiri dari satu substansi atau dua substansi tetapi banyak substansi yang bersifat independen satu sama lain. Sebagai konsekuensinya, alam semesta pada dasarnya tidak memiliki kesatuan, kontinuitas, harmonis dan tatanan yang koheren, rasional, fundamental. Para filsuf yang termasuk dalam aliran pluralisme diantaranya Empedakles (490-430 SM), Anaxogoras (500-428 SM).

    ReplyDelete
  14. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Pluralisme (Pluralism) berasal dari kata Pluralis (jamak). Aliran ini menyatakan bahwa realitas tidak terdiri dari satu substansi atau dua substansi tetapi banyak substansi yang bersifat independen satu sama lain. Sebagai konsekuensinya alam semesta pada dasarnya tidak memiliki kesatuan, kontinuitas, harmonis dan tatanan yang koheren, rasional, fundamental.

    ReplyDelete
  15. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Pluralisme (Pluralism) berasal dari kata Pluralis (jamak). Aliran ini menyatakan bahwa realitas tidak terdiri dari satu substansi atau dua substansi tetapi banyak substansi yang bersifat independen satu sama lain. Sebagai konsekuensinya alam semesta pada dasarnya tidak memiliki kesatuan, kontinuitas, harmonis dan tatanan yang koheren, rasional, dan fundamental. Salah satu filsuf yang termasuk dalam aliran ini adalah Empedakles (490-430 SM), yang menyatakan hakikat kenyataan terdiri dari empat unsur, yaitu api, udara, air dan tanah. Contoh dari pluralism juga terjadi pada manusia, manusia bersifat pluralism dimana setiap manusia di dunia ini tidak ada yang sama. Manusia adalah individu yang berbeda-beda. Manusia memiliki rasa, pikiran, minat, tubuh, suara, dan hal-hal lainnya yang berbeda dengan manusia lainnya.

    ReplyDelete
  16. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Berdasarkan makna secara etimologisnya pluralisme berarti paham tentang keberagaman. Pluralisme adalah aliran yang berpendapat unsur pokok hakikat kenyataan ini adalah banyak artinya bahwa realitas tidak terdiri dari satu substansi atau dua substansi tetapi banyak substansi yang bersifat independen satu sama lain. aliran ini tidak mengakui adanya satu substansi atau dua substansi melainkan banyak substansi, karena menurutnya manusia tidak hanya terdiri dari jasmani dan rohani tetapi juga tersusun dari api, tanah dan udara yang merupakan unsur substansial dari segala wujud.

    ReplyDelete
  17. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Salah satu prasarat terwujudnya masyarakat modern yang demokratis adalah terwujudnya masyarakat yang menghargai kemajemukan bangsa. Kemajemukan ini diapresiasi sebagai sunnatullah. Masyarakat majemuk ini tentu saja memiliki budaya dan aspirasi yang beraneka, tetapi mereka seharusnya memiliki kedudukan yang sama, tidak ada superioritas antara satu suku, etnis atau kelompok sosial dengan yang lainnya. Mereka juga memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial dan politik. Namun kadang-kadang perbedaan-perbedaan ini menimbulkan konflik di antara mereka. Maka sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan ini dimunculkan konsep atau paham kemajemukan (pluralisme). Untuk mewujudkan dan mendukung pluralisme tersebut, diperlukan adanya toleransi. Meskipun hampir semua masyarakat yang berbudaya kini sudah mengakui adanya kemajemukan sosial, namun kenyataannya, permasalahan toleransi ini masih dalam kehidupan sehari-hari. Maka tugas kitalah untuk menjaga kemajemukan yang ada di Indonesia yang kita cintai ini.

    ReplyDelete
  18. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Pluralisme berasal dari kata ‘plural’ yang berarti jamak, beragam. Pluralisme merupakan paham terhadap kebaragaman ataupun paham terhadap berbagai pemahaman. Dalam pluralisme dapat menerima kemajemukan berarti menerima adanya perbedaan. Dalam Indonesia, tentunya paham ini sangat dibutuhkan yaitu agar semua orang menyadari bahwa memang terdapat kemajemukan baik dari segi suku, adat isitiadat, agama, ras, bahasa, dan masih banyak lagi. Perbedaan tersebut seharusnya dijadikan sebagai sebuah keindahan, bukan menjadikannya permusuhan atau perselisihan. Perbedaan menumbuhkan rasa toleransi, saling menghargai, dan saling menerima antara satu dengan yang lain sehingga mewujudkan sebuah kebersamaan.

    ReplyDelete
  19. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Pluralisme adalah suatu paham atau pandangan hidup yang mengakui dan menerima adanya kemajemukan atau keanekaragaman dalam suatu kelompok masyarakat. Pluralisme akan mengakui bahwa terdapat hal maupun beberapa hal yang tidak sama. Tidak hanya menoleransi adanya keragaman pemahaman tersebut, pluralism juga mengakui kebenaran masing-masing pemahaman. Pemahaman tersebut setidaknya menurut logika para pengikutnya.

    ReplyDelete
  20. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika 2016

    Plurarisme berasal dari kata “Pluralis” yaitu jamak. Aliran ini menyatakan bahwa realitas tidak terdiri dari satu substansi atau dua substansi tetapi banyak substansi yang bersifat independen satu sama lain. Sebagai konsekuensinya alam semesta pada dasarnya tidak memiliki kesatuan, kontinuitas, harmonis, dan tatanan yang koheren, rasional, fundamental. Di dalamnya hanya terdapat berbagai jenis tingkatan dan dimensi yang tidak dapat diredusir. Aliran pluralisme tidak mengakui adanya satu substansi atau dua substansi melainkan banyak substansi, karena menurutnya manusia tidak hanya terdiri dari jasmani dan rohani tetapi juga tersusun dari api, tanah, dan udara yang merupakan unsur substansi dari segala wujud.

    ReplyDelete
  21. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Pluralisme (Pluralism) berasal dari kata Pluralis (jamak). Aliran ini menyatakan bahwa realitas tidak terdiri dari satu substansi atau dua substansi tetapi banyak substansi yang bersifat independen satu sama lain. Sebagai konsekuensinya alam semesta pada dasarnya tidak memiliki kesatuan, kontinuitas, harmonis dan tatanan yang koheren, rasional, fundamental. Didalamnya hanya terdapat pelbagi jenis tingkatan dan dimensi yang tidak dapat diredusir. Pandangan demikian mencangkup puluhan teori, beberapa diantaranya teori para filosuf yunani kuno yang menganggap kenyataan terdiri dari udara, tanah, api dan air.

    ReplyDelete
  22. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Dari pemahaman di atas dapat dikemukakan bahwa aliran ini tidak mengakui adanya satu substansi atau dua substansi melainkan banyak substansi, karena menurutnya manusia tidak hanya terdiri dari jasmani dan rohani tetapi juga tersusun dari api, tanah dan udara yang merupakan unsur substansial dari segala wujud.

    ReplyDelete
  23. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Pluralism merupakan paham mengenai keanekaragaman atau kemajemukan dalam kehidupan. paham ini mengakui mengenai adanya keanekaragaman dalam kehidupan. pluralism digunakan dalam arti yang berbeda berdasarkan keberanekaragaman konsep atau pemahaman yang ada yang bersifat lebih dari dua. Keberagaman yang dimaksud biasanya dari segi agama, politik, suku bangsa, adat istiadat, bahasa, dan sebagainya. Hal inilah yang bisasanya menjadi dasar pembentukan kelompok, terbatas dan khas yang membentuk cirri khas dan membedakan kelompok yang satu dengan yang lainnya.

    ReplyDelete
  24. Pandangan Plurasime dipelopori oleh Leibniz dan Russel. Pluralisme merupakan aliran yang beranggapan bahwa kebenaran tidak hanya datang dari sumber yang satu, yang serba ideal, melainkan juga berasal dari sumber lainnya, yang bersifat plural. Pluralisme beranggapan yang ada dan yang mungkin ada itu tidak hanya terdiri dari materi dan roh atau ide, tetapi terdiri dari banyak unsur. Di Inggris pluralisme semakin populer pada awal abad 20 melalui para tokoh seperti F. Maitland, S.G. Hobson, Harold Laski, R.H. Tawney dan GDH Cole.
    Referensi:
    M. Zainuddin, Filsafat Ilmu: Perspektif Pemikiran Islam (Jakarta: Lintas Pustaka, 2006)
    Muhyar Fanani, “Mewujudkan Dunia Damai: Studi atas Sejarah Ide Pluralisme Agama dan Nasionalisme di Barat’ dalam Ijtihad, Jurnal Wacana Hukum Islam (Salatiga: P3M STAIN Salatiga, 2003)
    http://zainuddin.lecturer.uin-malang.ac.id/2013/11/11/perdebatan-di-seputar-pluralisme-agama/

    ReplyDelete
  25. Pluralisme merupakan aliran ini menyatakan bahwa realitas tidak terdiri dari satu substansi atau dua substansi tetapi banyak substansi yang bersifat independen satu sama lain. Menurutnya pluralisme, manusia tidak hanya terdiri dari jasmani dan rohani tetapi juga tersusun dari api, tanah dan udara yang merupakan unsur substansial dari segala wujud. Pluralism berkebalikan dengan monisme. Pluralism biasanya digunakan pada istilah keberagaman faham, agama, suku dan budaya. Seperti Indonesia yang mempunyai semboyan Bhineka Tungga Ika. Bahwa keBhinekaannya adalah karena agama, suku, budaya, bahasa tetapi keBhinekaannya dijadikan sebagai kesatuan Indonesia bukan sebagai perpecahan.

    ReplyDelete
  26. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Istilah pluralisme berakar pada kata dalam bahasa latin pluralis yang berarti jamak atau plurar. Aliran pluralisme secara umum dicirikan oleh keyakinan-keyakinan berikut: 1) realitas fundamental bersifat jamak; 2) ada banyak tingkatan hal-hal dalam alam semesta yang terpisah, yang tidak dapat direduksi, dan pada dirinya independen; 3) alam semesta pada dasarnya tidak tertentukan dalam bentuk; tidak memiliki kesatuan atau kontinuitas harmonis yang mendasar, tidak ada tatanan koheren dan rasional fundamental.
    Dalam sejarah filsafat Yunani klasik, ide pluralisme dapat dilacak pada pemikiran filosofis Anaxagoras dan Empedokles. Empedokles menyatakan bahwa alam jagat raya yang kita saksikan ini terdiri dari empat unsur atau akar, yaitu tanah, udara, api dan air. Pemaparan Empedokles tentang unsur-unsur alam semesta bersifat pluralistik membuat Anaxagoras tertarik dan tidak puas dengan solusi yang ditawarkan Empedokles kemudian setelah melakukan kajian secara seksama, Anaxagoras mencapai kesimpulan bahwa terdapat lebih dari empat unsur yang membentuk alam semesta yaitu terdapat jutaan unsur bahkan substansi yang tak terhitung jumlahnya. (Zaprulkhan, 2016: 53-54).

    ReplyDelete
  27. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Pluralisme digunakan pada berbagai topik permasalahan yang berbeda, terdapat keberagaman pandangan dan lebih pada pendekatan atau metode penafsiran. Pluralisme sudah menjadi bagian dari ideologi nasional yang dirumuskan dengan istilah Bhineka Tunggal Ika ini, yakni suatu istilah dari Empu Tantular, yang artinya kesatuan dalam keberagaman (Unity in diversity). Pluralisme juga tercermin dalam pancasila yang terdiri dari berbagai ideologi-ideologi besar dunia tetapi intinya adalah paham gotong royong, kekeluargaan dan kebersamaan.

    ReplyDelete
  28. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Pluralism merupakan paham atas keberagaman. Pluralism juga dapat berarti kesediaan untuk menerima keberagaman (pluralitas), artinya, untuk hidup secara toleran pada tatanan masyarakat yang berbeda suku, gologan, agama, adat, hingga pandangan hidup. Pluralism ini berakibat pada pada tindakan yang berujung pada pengakuan kebebasan beragama, kebebasan berpikir, atau kebebasan mencari informasi (https://id.wikipedia.org/wiki/Pluralisme). Begitu juga dalam hal sosial, agama, dan lmu pengetahuan. Kesemuanya memiliki makna yang berbeda dan bahkan ada yang bertentangan pula.

    ReplyDelete
  29. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Terimakasih Prof atas link-link yang dibagikan
    Berdasarkan sumber yang telah saya baca, saya melihat jika pluralisme merupakan penengah pada egoisme beberapa pihak yang keukeuh pada kebenaran versi mereka. Pluralisme membawa angin segar, bahwasannya kebenaran dilihat tidak hanya melewati satu jalan saja. Keabsahan teori kebenaran sering kali diamati bervariasi, hal ini memperlihatkan bahwa ada lebih satu cara dala mencari solusi atau jawaban atas permasalahan atau pertanyaan yang sedang kita hadapi. Akan tetapi, kita juga harus senantiasa menyadari bahwa kebenaran yang mutlak hanya ada satu, yaitu ketettapan Sang Illahi.

    ReplyDelete
  30. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Pluralisme adalah toleransi umum terhadap berbagai jenis hal, atau lebih khusus dari deskripsi dunia yang berbeda dan mungkin tidak dapat dibandingkan, tidak ada yang dianggap lebih mendasar daripada yang lain. Pluralisme sering dikaitkan dengan pemikiran Wittgenstein yang menekankan pada permainan bahasa dan bentuk kehidupan yang berbeda (Blackburn, 1996). Ideologi ini juga merupakan doktrin yang penting dalam teori sastra poststrukturalis, yang sering dikaitkan dengan relativisme dan kecurigaan umum tentang gagasan atau ide tentang 'kebenaran'. Terkadang ideologi ini merupakan doktrin yang relatif tidak berbahaya sehingga tidak ada cara untuk menyatakan kebenaran unik atau satu-satunya kebenaran tentang beberapa materi pelajaran, akan tetapi di lain waktu ideologi ini mungkin bisa menjadi doktrin yang sangat berbahaya yaitu bahwa tidak ada pandangan yang benar, atau bahwa semua pandangan sama-sama benar terutama dalam keyakinan kita di dalam hati dalam hal beragama dan beribadah.

    Sumber:
    Blackburn, S. (1996). The Oxford Dictionary of Philosophy Oxford Paperback Reference. Oxford: Oxford University Press.

    ReplyDelete
  31. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Terimakasih atas link yang diberikan pak, dalam link https://en.wikipedia.org/wiki/Pluralism dituliskan Pluralisme secara umum menunjukkan keragaman pandangan atau pendirian daripada pendekatan atau metode tunggal, dan Pluralisme (filsafat), sebuah doktrin yang menurutnya banyak zat dasar membentuk realitas. sedangkan link http://www.historylearningsite.co.uk/pluralism.htm tidak dapat saya akses.

    ReplyDelete
  32. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Pluralisme adalah kontradiksi dari moisme. Artinya jamak, beragam, beragam paham. Jadi, aliran ini memandang bahwa dalam kehidupan ini kita harus mengakui kemajemukan atau keberagaman dalam suatu kelompok masyarakat. Keberagaman tersebut bisa dari agama, ras, suku dll. Sisi sisi inilah yang menjadi dasar dalam membuat kebijakan dalam masyarakat. Mereka menerima perbedaan. Dan keberagaman atau kemajemukan bukan berarti campur dan hilang identitas. Satu kelompok tetap dengan identitas dan kekhasan kelompoknya tapi dengan membaur dan bersosialisasi dengan kelompok lainnya dan menerima perbedaan.pluralisme yang berupaham paham yang banyak mencerminkan pilihan dan perbedaan dari sudut pandang masing, sehingga saling menghormati satu dengan yang lain untuk menciptakan keharmonisan.

    ReplyDelete
  33. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Pluralisme berasal dari bahasa inggris, yang terdiri dari dua kata yaitu plural yang berarti beragam dan isme yang berarti paham, kemudian diartikan sebagai beragam pemahaman atau bermacam-macam paham. Pluralisme adalah suatu paham atau pandangan hidup yang mengakui dan menerima adanya kemajemukan atau keanekaragaman dalam suatu kelompok masyarakat. Realitas tidak terdiri dari satu substansi atau dua substansi tetapi banyak substansi yang bersifat independen satu sama lain. Secara sederhana, pluralisme dapat diartikan sebagai paham yang mentoleransi adanya keragaman pemikiran, peradaban, agama, dan budaya. Bukan hanya mentoleransi adanya keragaman pemahaman tersebut, tetapi bahkan mengakui kebenaran masing-masing pemahaman, setidaknya menurut logika para pengikutnya.

    ReplyDelete
  34. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Pluralisme secara sederhana dapat diartikan sebagai paham unsur yang bersifat banyak. Apabila saya analogikan dalam pembelajaran matematika maka pluralisme banyak ditemukan, seperti bangun persegi panjang memiliki sifat lebih dari satu seperti memiliki 2 panjang yang sama dan 2 lebar yang sama, memiliki empat sudut, memiliki dua diagonal dan masih banyak lagi. Sedangkan dalam kehidupan pembelajaran dapat dianalogikan bahwa setiap siswa memiliki sifat tang berbeda, ada yang pintar dan ada yang slow learner tergantung cara guru dalam mengatasinya dan menanganinya agar siswa memiliki kesempatan yang sama dalam belajar.

    ReplyDelete
  35. Kartika Pramudita
    17701251021
    PEP S2 B

    Pluralisme merupakan pandangan yang bermacam-macam. Pluralisme tidak menganggap pandangan yang tunggal. Pluralisme memandang bahwa suatu hal tidak hanya dianggap benar pada satu pandangan saja. Beberapa cara pandang yang berbeda dapat dinyatakan sama-sama benar. Pluralisme berasal dari kata plural. Dalam kehidupan sehari-hari segala sesuatu yang ada memang diciptakan plural. Pluralisme berfungsi untuk mengelola semua yang plural. Dengan memandang suatu kebenaran dapat dinyatakan dari berbagai perspektif sehingga akan timbul rasa saling menghargai antara satu pandangan dengan yang lainnya. Namun perlu diperhatikan juga bahwa tidak semua hal bersifat plural. Sehingga perlu adanya pengontrol untuk dapat berpandangan dan bertindak sesuai dengan peruntukannya.

    ReplyDelete
  36. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Pluralisme berasal dari kata Pluralis (jamak). Aliran ini aliran ini tidak mengakui adanya satu substansi atau dua substansi melainkan banyak substansi, karena menurutnya manusia tidak hanya terdiri dari jasmani dan rohani tetapi juga tersusun dari api, tanah dan udara yang merupakan unsur substansial dari segala wujud. Isu mengenai pluralisme sering menuai kecaman kerena aliran ini tidak sesuai jika dikaitkan dengan agama karena tidak semua hal bisa dilihat sesuai pandangan aliran ini.

    ReplyDelete
  37. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Tiadalah dapat dijelaskan satu unsur dengan satu unsur saja namun diperlukan unsur-unsur yang lain dalam menjelaskannya. Begitulah pluralism, yang mana tidak berdiri dengan sendirinya. Pluralism merupakan pusatnya berbagai dimensi. Adanya sesuatu yang bersifat plural atau jamak dapat memberikan pandangan bahwa dalam urusan dunia dapat melihat dengan seluas-luasnya. Dalam artian bahwa jika seseorang berfokus pada satu pandangan maka ia tidaklah mampu untuk memperluas pikiran dan pengetahuannya. Sebab pengetahuan dan pengalaman dibentuk dari dimensi-dimensinya.

    ReplyDelete
  38. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Plural yang berarti jamak atau banyak dan isme berarti paham atau aliran. Sehingga paham pluralisme berpendapat bahwa realita itu tidak hanya terdiri dari satu atau dua unsur saja, melainkan banyak unsur lainnya. Contoh yang disampaikan oleh salah satu filsuf pada zaman Yunani kuno bahwasannya alam ini terdiri dari beberapa unsur diantaranya udara, api, tanah, dan air. Seperti halnya juga manusia yang tidak hanya tedii atas roh dan tubuh saja, melainkan tedapat juga unsur air, udara, api, dan juga tanah. Sehingga salah satu penganut alian ini menyimpulkan bahwa hakekat relaita terdiri atas empat unsur yang diantaranya api, air, udara, dan tanah.

    ReplyDelete
  39. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Secara umum, Pluralisme merupakan pandangan tentang keberagaman. Pluralisme adalah pandangan yang menekankan pada unsur pokok hakikat kenyataan ini adalah beragam artinya bahwa dalam memandang realitas haruslah multidimensi dan multiperspektif. Pandangan ini percaya bahwa unsur yang menyusun manusia terdiri dari beragam unsur seperti jasmani, rohani, dan dimensi lainnya. Dalam ralitas kehidupan masyarakat, bersikap plural sangat dibutuhkan, hal ini membuat diri kita sebagai sifat dapat diterima oleh seluruh masyarakat dan komunitas.

    ReplyDelete
  40. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Pluralisme merupakan suatu paham atau pandangan yang mengakui dan menerima adanya keberagaman. Artinya, untuk hidup secara toleran pada tatanan masyarakat yang berbeda suku, gologan, agama,adat, hingga pandangan hidup. Pluralisme mengimplikasikan pada tindakan yang bermuara pada pengakuan kebebasan beragama, kebebasan berpikir, atau kebebasan mencari informasi, sehingga untuk mencapai pluralisme diperlukan adanya kematangan dari kepribadian seseorang dan/atau sekelompok orang.

    ReplyDelete
  41. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017

    PLURALISME di era saat ini meajdi salah satu tantangan besar bagi sebuah negara, dimana penjajah bukan lagi seseorang yang ada di depan kita, tapi ada dalam diri kita. Pluralisme adalah suatu paham atau pandangan hidup yang mengakui dan menerima adanya “KEMAJEMUKAN” atau “KEANEKARAGAMAN” dalam suatu kelompok masyarakat. Kemajemukan dimaksud misalnya dilihat dari segi agama, suku, ras, adat-istiadat, dll. Di Negara kita Indonesia, memiliki banyak sekali keanekaragaman dalam segala hal, ooleh karena itu sebaiknya kita selalu memiliki keteguhan hati dan tidak mudah percaya dengan sebuah issu.

    ReplyDelete
  42. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  43. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Pluralisme merupakan salah satu pandangan dalam filsafat yang memandang adanya keragaman dalam kehidupan. Pluralisme tidak mengakui adanya satu substansi atau dua substansi melainkan banyak substansi, karena menurutnya manusia tidak hanya terdiri dari jasmani dan rohani tetapi juga tersusun dari api, tanah dan udara yang merupakan unsur substansial dari segala wujud. Agar terwujud pluralisme yang ideal maka harus diiringi dengan sikap toleransi dalam berbagai bidang. Membahas pluralisme, K.H Abdurahman Wahid merupakan salah satu tokoh yang nyata bagi kita untuk bersikap toleran ditengah keragaman bahasa, suku, agama, budaya bangsa Indonesia. Tidak menjelek-jelekkan suatu kelompok ataupun mendiskriminasi kelompok minoritas. Oleh karena itu, patut bagi kita untuk meneladani sikap-sikap seperti. Dan terakhir bahwa keragaman merupakan salah satu anugerah dari Tuhan. Terima Kasih

    ReplyDelete
  44. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Bumi ini sifatnya plural.Meliputi berbagai macam golongan dan ras.Ada beragam para ilmuwan yang ahli dalam bidangnya masing –masing dengan membawa atributnya sebagai lambang paham atau teori yang dianutnya .Salah satu yang menjadi masalah paling krusial bagi para ilmuwan bagaimana membuktikan suatu kebenaran teori.Munculnya aliran pluralisme untuk mendinginkan suasana.Menurut paham ini, memahami kenyataan tidak mungkin terbelenggu hanya pada satu cara.Pandangannya ada cara yang berbeda untuk memandang kebenaran.Pluralisme menurut saya menjadi netral diantara pemahaman yang lain dan mencoba mengerti pandangan paham-paham yang lain seperti: subjektivisme, kontektulisme, relativisme, atau atau yang memahami kebenaran sebagai sesuatu yang nihil.

    ReplyDelete
  45. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Pluralism menunjukkan keberagaman dari suatu pandangan. Pluralism memandang bahwa kebenaran tidak hanya berasal dari satu pemikiran atau satu subjek saja. Pluralism menghargai suatu perbedaan pendapat, opini, masukan, pemikiran sebelum menarik kesimpulan suatu kebenaran. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, pluralism terkait dengan toleransi antar suku, ras, dan umat beragama. Pluralism di Indonesia melahirkan suatu semboyan Bhineka Tunggal Ika, yang artinya walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu Indonesia.

    ReplyDelete
  46. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017
    Pluralisme menunjukkan keragaman pandangan atau pendirian daripada pendekatan atau metode tunggal. Pluralisme juga dapat berarti kesediaan untuk menerima keberagaman (pluralitas), artinya, untuk hidup secara toleran pada tatanan masyarakat yang berbeda suku, gologan, agama,adat, hingga pandangan hidup. Pluralisme mengimplikasikan pada tindakan yang bermuara pada pengakuan kebebasan beragama, kebebasan berpikir, atau kebebasan mencari informasi, sehingga untuk mencapai pluralisme diperlukanadanya kematangan dari kepribadian seseorang dan/atau sekelompok orang.

    ReplyDelete
  47. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017
    Terima kasih atas postingannya, Prof. Berdasarkan referensi dari wikipedia yang saya baca, dapat saya simpulkan bahwa pluralisme menyatakan keragaman dalam pandangan atau posisi dan bukan pendekatan atau metode tunggal. Dalam filsafat, pluralisme adalah doktrin yang berdasarkan substansi dasar yang membangun kebenaran atau realitas. Dalam politik dan hukum, pluralisme adalah pengakuan diversiti atau keberagaman sistem politik. Sedangkan dalam agama, pluralisme adalah penerimaan semua jalan agama sebagai sesuatu yang semuanya valid.

    ReplyDelete
  48. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Menurut The Random House Dictionary of the English Language, kata ‘plural’ berarti “pertaining or involving a plurality of persons or things” (berkenaan atau melibatkan banyak orang atau hal). Kata ‘plurality’ (pluralitas) berarti “state or fact of being plural” (keadaan atau fakta yang bercorak majemuk). Kata ‘pluralism’ (pluralisme) berarti “a theory that reality consists of two or more independent elements” (suatu teori bahwa realitas terdiri atas dua unsur independen atau lebih).
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  49. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Dalam konteks berbangsa dan bernegara, pluralitas masyarakat dapat dilihat pada kemajemukan ras, bangsa, dan etnis. Masing-masing kelompok ras, bangsa, dan etnis tadi memiliki warna kulit, rambut, dan ciri-ciri fisik yang berbeda satu sama lain. Ada yang berkulit putih dan berambut pirang, ada yang berkulit kuning dan berambut hitam lurus, ada yang berkulit hitam dan berambut keriting, dan lain sebagainya. Pluralitas bangsa dan etnis ini sudah merupakan “sunnatullah” sebagaimana difirmankan oleh Allah dalam Al-Qur’an, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan langit dan bumi dan aneka ragam bahasamu dan warna kulitmu. Sungguh, dalam keragaman yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.” (QS ar-Rum: 22).
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  50. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Aliran pluralisme bertentangan dengan aliran monism. Aliran ini merupakan suatu paham tentang keberagaman. Dalam kehidupan bermasyarakat, paham ini menjadi suatu acuan adanya interaksi dari beberapa kelompok masyarakat untuk bisa saling menghormati satu sama lain. Pluralisme merupakan salah satu ciri dari masyarakat modern yang menjunjung tinggi keberlangsungan suatu sistem kehidupan yang harus saling berjalan dalam proporsinya masing-masing. Pemahaman yang berbeda tidak perlu dipusingkan justru dengan adanya perbedaan, bermacam-macam paham, membuat wawasan menjadi luas. Walau berbeda sebagian besar pemahaman memiliki isi dan tunjuanya yang sama, yaitu setiap ide dijadikan sebagai titik tolak untuk mengartikulasikan pandangan.

    ReplyDelete
  51. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Pluralisme (Pluralism) berasal dari kata Pluralis yang artinya jamak. Aliran ini menyatakan bahwa realitas tidak terdiri dari satu substansi atau dua substansi tetapi banyak substansi yang bersifat independen satu sama lain. Aliran ini tidak mengakui adanya satu substansi atau dua substansi melainkan banyak substansi, karena menurutnya manusia tidak hanya terdiri dari jasmani dan rohani tetapi juga tersusun dari api, tanah dan udara yang merupakan unsur substansial dari segala wujud. Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    ReplyDelete
  52. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Pluralisme (bahasa Inggris: pluralism), terdiri dari dua kata plural (=beragam) dan isme (=paham) yang berarti paham atas keberagaman. Pluralisme dapat diartikan pula sebagai kesediaan menerima keberagaman. Dalam ilmu sosial, pluralisme diartikan sebagai kerangka dimana terdapat interaksi antar kelompok yang saling menghormati. Maka dalam kehidupan sosial kita seharusnya menghormati kelompok lain.

    ReplyDelete
  53. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C

    Pluralisme ialah sebagai paham atau pandangan mengenai kesediaan untu menerima keberagaman atau kemajemukan.Kemajemukan dimaksud misalnya dilihat dari segi agama, suku, ras, adat-istiadat.Menerima kemajemukan berarti menerima adanya perbedaan. Menerima perbedaan bukan berarti menyamaratakan, tetapi justeru mengakui bahwa ada hal atau ada hal-hal yang tidak sama.

    ReplyDelete
  54. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Pluralisme terdiri dari dua kata plural yang artinya beragam dan isme yang artinya paham. Paham pluralisme dapat diartikan sebagai paham yang menitikberatkan pada keberagaman pandangan atau pendirian daripada pendekatan atau metode tunggal. Indonesia adalah bangsa pluralisme yang terdiri dari macam-macam suku, bahasa daerah, dan agama. Maka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita harus bertoleransi dan menghormati orang lain sehingga persatuan, kesatuan dan kedamaian di Indonesia dapat tercapai.

    ReplyDelete
  55. Junianto
    PM C

    Pluralisme merupakan paham yang menerima dan mengakui adanya keberagaman dan perbedaan. Dalam paham ini keberagaman sangatlah dihargai. Karena memang di dunia ini sangatlah banyak keanekaragaman yang ada. Keberagaman merupakan keniscayaan yang tidak bisa dipungkiri adanya dan ini sudah menrupakan sunatullah. Kewajiban kita sebagai manusia adalah menghargai dan menjadikannya sebagia sebuah kekayaan dan kita bisa bersatu dalam keberagaman.

    ReplyDelete
  56. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Plurarisme berarti kesediaan untuk menerima keberagaman (pluralitas), artinya, untuk hidup secara toleran pada tatanan masyarakat yang berbeda suku, gologan, agama, adat, hingga pandangan hidup. Pluralisme dapat diaplikasikan pada tindakan yang bermuara pada pengakuan kebebasan beragama, kebebasan berpikir, atau kebebasan mencari informasi, sehingga untuk mencapai pluralisme diperlukanadanya kematangan dari kepribadian seseorang dan/atau sekelompok orang.

    ReplyDelete
  57. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Pluralisme (Pluralism) berasal dari kata Pluralis (jamak). Aliran ini menyatakan bahwa realitas tidak terdiri dari satu substansi atau dua substansi tetapi banyak substansi yang bersifat independen satu sama lain. Pluralisme berpandangan bahwa segenap macam bentuk merupakan kenyataan. Para filsuf yang termasuk dalam aliran ini antara lain Empedakles dan Anaxogoras. Empedakles menyatakan bahwa hakikat kenyataan terdiri dari empat unsur, yaitu api, udara, air dan tanah. Anaxogoras menyatakan bahwa hakikat kenyataan terdiri dari unsur-unsur yang tidak terhitung banyaknya, sebab jumlah sifat benda dan semuanya dikuasai oleh suatu tenaga yang dinamakan nous yaitu suatu zat yang paling halus yang memiliki sifat pandai bergerak dan mengatur.

    ReplyDelete
  58. Latifah Fitriasari
    PM C

    Pluralisme dalam hidup keseharian masyarakat berarti mengerti adanya korelasi baik dan benar pada personal by personal atau tiap individu dan kelompok dengan kelompok. Sehingga pandangan seseorang tentang ragam kehidupan di dunia, ataupun kebijakan kebudayaan yang menekankan tentang penerimaan terhadap realitas keragaman, dan berbagai macam budaya (multikultural) yang ada dalam lingkup dalam lingkungan sekitarnya.

    ReplyDelete
  59. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Pluralisme merupakan pemahaman yang lebih dari satu, artinya memiliki berbagai macam pemahaman didalamnya, setiap manusia hidup dengan memahami berbagai macam hal yang ada didunia sebagai sumber pengalaman dan pengetahuan dalam menjalaninya. Setiap manusia selalu memiliki ide-ide atau pendapat yang berbeda-beda mengenai suatu hal misalnya perbedaan dalam berargumen, dan berpendapat.

    ReplyDelete
  60. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Pluralisme menunjukkan keragaman pandangan atau pendirian daripada pendekatan atau metode tunggal. Tidak bisa kita pungkiri bahwa Tuhan dengan semua kuasanya telah menciptakan setiap yang ada di dunia ini unik (berbeda) satu sama lainnya. Sehingga, seyogyanyalah kita tidak bisa memaksakan semuanya untuk sama atau sesuai dengan kehendak kita. Karena sudah fitrahnya bahwa setiap yang ada di dunia ini bersifat pluralisme.

    ReplyDelete
  61. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Pluralism terdiri dari dua kata yaitu plural dan ism. Dimana prular berarti ragam sedangan ism merupakan paham atau pusat dari suatu hal, atau sebagai pusatnya. Maka, pluralism
    adalah suatu paham menganggap suatu keberagaman atau perbedaan. Mengakui adanya perbedaan yang ada pada kehidupan ini. Sehingga dikatakan juga bahwa kaum yang menganut paham ini sifat kebenaran di dunia ini bersifat plural sedangkan benar di akhirat bersifat tunggal yaitu Kuasa Tuhan.

    ReplyDelete
  62. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Pluralism adalah paham yang memandang dunia yang mengakui dan menerima adanya kemajemukan atau kenaekaragaman. Kenaekaragaman ada bermacam-macam, dari kenaekaragaman pemikiran, kenaekaragaman sikap, kenaekaragaman bahasa, kenaekaragaman agama, kenaekaragaman suku, dan masih banyak lagi. Menerima adanya keanekaragaman bukan berarti menyamaratakan, tetapi mengakui bahwa memang ada hal-hal yang tidak sama. Contohnya di Indonesia, Indonesia itu plural, memiliki berbagai macam kebudayaan dengan berbagai macam suku, budaya, ras, adat istiadat, bahasanya, dll. Jika di dalam pembelajaran, siswa di dalam kelas itu juga beragam karakter, maka dibutuhkan toleransi dan saling menghormati kenaekaragaman itu. Olea karenaa itu, guru dalam pembelajaran menggunakan metode yang inovatif untuk memfasilitasi keanekaragaman itu. Sehingga siswa menjadi dihargai.

    ReplyDelete
  63. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Pluralism dalam filsafat adalah sebuah doktrin yang menurutnya banyak hal dasar yang membentuk suatu realitas. Pluralism merupakan suatu kebenaran yang memaknai tesis bahwa ada lebih dari satu cara menjadi kenyataan. Pluralism ini mempunyai pandangan hidup untuk mengakui dan menerima adanya kemajemukan atau keanekaragaman.

    ReplyDelete
  64. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Dalam hidup di dunia ini dimana setiap manusia memiliki ciri khas yang berbeda serta memiliki karakter yang unik, menurut saya paham pluralisme sangatlah cocok diterapkan guna menanamkan sifat toleransi akan adanya perbedaan satu dengan yang lainnya. Sekarnag ini Asia sedang gencar-gencarnya menanamkan sifat pluralism yaitu dengan mengadakan Diversity and Inclusion Youth Conference guna mengenalkan kepada pemuda mengenai hal yang bisa mendamaikan dunia ini adalah adanya sifat kebinekaan dan kesetaraan antara satu dengan yang lainnya
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  65. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PMA

    Pada era globalisasi ini pluralisme (pemahaman yang menyeragamkan suatu ideologi atau pun keyakinan) berkembang dengan pesat. Para ilmuan hingga masyarakat awan terbius dengan paham tersebut. Sejatinya pluralisme tidak bisa diterapkan pada semua aspek kehidupan karena mengedepankan kemajemukan.

    ReplyDelete
  66. Pluralism merupakan paham yang memandang adanya keragaman pandangan atau pendirian. Berbeda halnya dengan monoism yang hanya mutlak pada satu zat tunggal. Misalnya pluralism filsafat politik artinya pengakuan terhadap adanya keragaman sistem politik. Dalam filsafat, pluralism epistemologi atau pluralism metodologis merupakan pandangan bahwa beberapa fenomena memerlukan banyak metode untuk menjelaskan sifat-sifatnya

    ReplyDelete
  67. Metia Novianti
    17709251021
    PPs PM A

    Pluralisme (Pluralism) berasal dari kata Pluralis (jamak). Aliran ini menyatakan bahwa realitas tidak terdiri dari satu substansi atau dua substansi tetapi banyak substansi yang bersifat independen satu sama lain. Sebagai konsekuensinya alam semesta pada dasarnya tidak memiliki kesatuan, kontinuitas, harmonis dan tatanan yang koheren, rasional, fundamental. Didalamnya hanya terdapat berbagai jenis tingkatan dan dimensi yang tidak dapat direduksi. Pandangan demikian mencangkup puluhan teori, beberapa diantaranya teori para filsuf yunani kuno yang menganggap kenyataan terdiri dari udara, tanah, api dan air.

    ReplyDelete
  68. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Yang dapat saya ambil dari referensi di atas adalah pluralisme berasal dari kata Pluralis atau jamak. Aliran ini menyatakan bahwa realitas tidak terdiri dari satu substansi atau dua substansi tetapi banyak substansi yang bersifat independen satu sama lain. Aliran ini tidak mengakui adanya satu substansi atau dua substansi melainkan banyak substansi.

    ReplyDelete
  69. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Pluralisme menyatakan bahwa terdapat banyak substansi dalam alam. Pluralism dalam ilmu sosial, pluralisme adalah sebuah kerangka dimana ada interaksi beberapa kelompok-kelompok yang menunjukan rasa saling menghormati dan toleransi satu sama lain. Pluralisme dalam ilmu pengetahuan bisa diargumentasikan sebagai faktor utama dalam pertumbuhan pesat ilmu. Pluralisme juga menunjukan hak-hak individu dalam memutuskan kebenaran.

    ReplyDelete
  70. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,
    Pluralisme adalah suatau paham atau pandangan hidup yang mengakui dan menerima
    adanya kemajemukan atau keanekaragaman dalam suatu kelompok masyarakat.
    keanekaragaman di sini misalnya agama, suku, ras, adat-istiadat, dan lain lain. Hal-ha;
    inila yang biasanya membentuk berbagai macam kelompok kecil masyarakat yang
    memiliki ciri khas yang membedakan antara satu dengan lainnya. Paham pluralisme
    ini tercermin pada semboyan Negara kita yaitu ‘Bhineka Tunggal Ika’ artinya walau
    berbeda-beda tetapi kita tetap satu yaitu bangsa Indonesia. Meyakini adanya
    keanekaragaman tentu harus disertai dengan adanya sifat toleransi dan persatuan. Agar
    masyarakat yang beragam seperti Indonesia dapat hidup dengan rukun.

    ReplyDelete
  71. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum wr.wb Prof
    Pluralism berasal dari plural artinya banyak/majemuk. Pluralisme sendiri adalah sebuah paham yang didasari dengan keberagaman. Jadi paham ini memaknai segala sesuatu pasti adanya perbedaan. Dengan perbedaan ini maka adanya keberagaman. Keanekaragaman ini yang menjadi pegangan mereka. Keragaman bisa berupa ragam dari segi suku, bahasa, agama dll. Namun dengan berbagai keragaman inilah yang menyatukan setiap manusia.

    ReplyDelete
  72. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Pluralism. Berasal dari dua kata yaitu plural yang artinya beragam. Dan isme yang artinya paham. Jadi pluralism itu artinya paham atas keberagaman. Atau dapat juga diartikan sebagai kesediaan untuk menerima keberagaman. Hal itu dapat diartikan sebagai hidup secara toleran terhadap tatanan masyarakat yang beragam. Beragam suku dan budaya, golongan, agaman dan pandangan hidup. Muara dari pluralism dalam kehidupan adalah adanya pengakuan pada kebebasan beragama, berpikir, mencari informasi. Untuk itu dalam menanggapi suatu keberagaman diperlukan kematangan dan kedewasaan berpikir dari setiap individu dan kelompok. Terimakasih

    ReplyDelete
  73. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Menerima kebhinekaan merupakan salah satu bentuk pluralism yang sudah diajarkan sejak bangku sekolah dasar. Ini merujuk pada bagaimana kita dapat menerima perbedaan yang ada. Perbedaan merupakan hal yang tidak dapat dihindari, sehingga jadikanlah perbedaan suatu bagian dari keberagaman hidup. Menerima perbedaan bukan berarti menyamaratakan namun lebih kepada pengakuan bahwa banyak hal yang sifatnya tidak sama. Proses menerima ini tentu mengajarkan banyak hal seperti toleransi, sikap menghargai dan menghormati.

    ReplyDelete
  74. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  75. Gandes Sih Mustika
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241015

    Pluralism merupakan paham yang mengakui adanya keberagaman. Keberagaman dapat dilihat dari segi agama, suku, ras, adat istiadat, dll. Dengan adanya keberagaman ini diharapkan manusia dapat hidup saling melengkapi satu sama lain, menumbuhkan rasa toleransi, dan saling menghormati&menghargai satu sama lain. Agar kehidupan di dunia ini dapat rukun dan tidak terjadi perpecahan.

    ReplyDelete