Dec 2, 2012

DETERMINISM


Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut perihal DETERMINISM, koneklah ke:

http://en.wikipedia.org/wiki/Determinism





Wss Wr Wb
Marsigit



62 comments:

  1. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Determinisme mengandung maksud menentukan. Menentukan yang dimaksud dalam determinisme adalah pandangan filsafat mengenai ketentuan yang sudah ada untuk manusia serta menentukan batasan-batasan dari manusia. Dalam suatu tindakan manusia, selain karena ketentuan batasan agama, adat, hukum, namun juga karena sesungguhnya Allah telah menentukan. Jika orang terlalu fanatik dengan pandangan determinisme ini, dikhawatirkan manusia akan mudah saja dalam memberi alasan atas perbuatan buruknya, karena hal tersebut telah ditentukan. Dalam menganut suatu paham, sesungguhnya dibutuhkan kejernihan pikir dan kebijaksanaan dalam penggunaannya.

    ReplyDelete
  2. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    determinisme merupakan cara berpikir bahwa semua kejadian di dunia ini sudah direncanakan Tuhan. Bahkan jatuhnya daunpun sudah ditentukan Tuhan. Bahkan secara ekstrim ada yang mengatakan kekalahan timnas PSSI melawan Iran dan Bahrain sudah merupakan takdir. Tentu, cara berpikir yang ekstrim seperti itu berlebihan dan tidak sepenuhnya benar.

    ReplyDelete
  3. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Determinisme adalah keyakinan filosofis bahwa semua peristiwa terjadi sebagai akibat dari adanya beberapa keharusan dan karenanya tak terelakkan. Secara khusus, gagasan bahwa pilihan-pilihan dari para pelaku rasional tertentu di masa lalu dapat saja dilakukan dengan cara berbeda—atau bahkan gagasan bahwa keputusan-keputusan dari para pelaku tersebut di masa mendatang dapat menghasilkan sesuatu yang lain dari apa yang mereka kehendaki—biasanya mendapat tantangan dalam pandangan ini. Dengan demikian, "masalah" kehendak bebas—atau gagasan bahwa kehendak bebas adalah suatu "ilusi"—seringkali timbul sebagai suatu akibat dari klaim utama yang dihasilkan oleh determinisme, yaitu bahwa masa lalu, masa kini, dan masa depan diidentifikasi dengan suatu rangkaian kondisi yang pada hakikatnya tak terputus dan tidak ada satu kondisi pun yang dapat dihindari.

    ReplyDelete
  4. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Berdasarkan link https://en.wikipedia.org/wiki/Determinism , Determinisme adalah posisi filosofis bahwa untuk setiap peristiwa ada kondisi yang tidak dapat menyebabkan kejadian lain. "Ada banyak determinisme, tergantung pada pra-kondisi apa yang dianggap menentukan suatu peristiwa atau tindakan." [1] Teori deterministik sepanjang sejarah filsafat bermunculan dari motif dan pertimbangan yang beragam dan terkadang saling tumpang tindih. Beberapa bentuk determinisme dapat diuji secara empiris dengan gagasan fisika dan filsafat fisika. Kebalikan dari determinisme adalah semacam indeterminisme (jika tidak disebut nondeterminisme). Determinisme sering dikontraskan dengan kehendak bebas. [2] Determinisme sering dianggap sebagai determinisme kausal, yang dalam fisika dikenal sebagai sebab dan akibat. Ini adalah konsep bahwa peristiwa dalam paradigma tertentu terikat oleh kausalitas sedemikian rupa sehingga setiap keadaan (suatu objek atau peristiwa) benar-benar ditentukan oleh negara bagian sebelumnya. Makna ini bisa dibedakan dari varietas determinisme lain yang disebutkan di bawah ini. Determinisme adalah keyakinan filosofis bahwa semua peristiwa terjadi sebagai akibat dari adanya beberapa keharusan dan karenanya tak terelakkan.

    ReplyDelete
  5. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Determinisme adalah ide filosofis bahwa setiap peristiwa atau keadaan, termasuk setiap keputusan dan tindakan manusia, adalah konsekuensi tak terelakkan dan perlu negara yg urusan. Lebih ketat, determinisme harus dibedakan dari pre-determinisme, gagasan bahwa seluruh masa lalu dan juga masa depan ditentukan pada asal usul alam semesta. Untuk determinis, ada tidak ada kontra. Tidak ada yang tidak terjadi mungkin bisa terjadi. Segala sesuatu yang tidak terjadi adalah satu-satunya hal yang mungkin bisa terjadi pada saat itu dalam ruang dan waktu, mengingat penyebab.

    ReplyDelete
  6. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Determinisme sangat penting untuk pertanyaan atas suatu keinginan yang bebas yang muncul dalam benak dan terkadang tidak disadari. Determinisme ketat menyiratkan satu kemungkinan yang terjadi selanjutnya atau dimasa depan. Kesempatan berarti bahwa masa depan tidak dapat diprediksi. Kesempatan memungkinkan alternatif berjangka dan pertanyaannya menjadi bagaimana yang sekarang sebenarnya untuk menyadari dari kemungkinan ini sebagai suatu alternatif.

    ReplyDelete
  7. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Determinism is the philosophical position that for every event there exist conditions that could cause no other event. "There are many determinisms, depending on what pre-conditions are considered to be determinative of an event or action."Deterministic theories throughout the history of philosophy have sprung from diverse and sometimes overlapping motives and considerations. Some forms of determinism can be empirically tested with ideas from physics and the philosophy of physics. The opposite of determinism is some kind of indeterminism (otherwise called nondeterminism). Determinism is often contrasted with free will.
    Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Determinism

    ReplyDelete
  8. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Determinisme adalah posisi filosofis bahwa untuk setiap peristiwa ada kondisi yang tidak dapat menyebabkan kejadian lain. Teori deterministik sepanjang sejarah filsafat bermunculan dari motif dan pertimbangan yang beragam dan terkadang saling tumpang tindih. Beberapa bentuk determinisme dapat diuji secara empiris dengan gagasan fisika dan filsafat fisika. Determinisme sering dikontraskan dengan kehendak bebas. Determinisme juga merupakan gagasan filosofis bahwa setiap peristiwa atau keadaan, termasuk setiap keputusan dan tindakan manusia, adalah konsekuensi yang tak terelakkan dan perlu dari keadaan antecedent. Determinisme harus dibedakan dari pra-determinisme, gagasan bahwa keseluruhan masa lalu (dan juga masa depan) ditentukan pada asal usul alam semesta.

    ReplyDelete
  9. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Determinisme menyangkal adanya kebebasan manusia. Determinisme kalau ditinjau dari aspek etimologinya, yaitu “determinare” (menentukan batas, membatasi), berarti bahwa setiap peristiwa atau kejadian “ditentukan”. Artinya, suatu peristiwa tidak bisa terjadi kalau tidak ditentukan. Menurut teori ini setiap peristiwa di alam semesta ini merupakan konsekuensi yang tak dapat dihindarkan dari sebab-sebab yang mendahuluinya. Mereka juga mengatakan bahwa bentuk jagat raya ini diberikan saat determinisme dan setiap detail dalam alam semesta ini mempunyai hubungan dengan yang akan datang. Determinisme menggarisbawahi bahwa kesadaran manusia akan kebebasan pribadi merupakan putusan yang salah, yang muncul dari ketidaktahuan akan dorongan-dorongan yang tidak sadar. Kalau pandangan tentang kebebasan dari determinisme ini kita cermati kita bisa menyimpulkan bahwa sebenarnya tidak ada kebebasan di dunia manusia ini.

    ReplyDelete
  10. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Secara umum, pemikiran ini berpendapat bahwa keadaan hidup dan perilaku manusia ditentukan oleh faktor-faktor fisik geografis, biologis, psikologis, sosiologis, ekonomis dan keagamaan yang ada. Pandangan lain mengatakan bahwa segala sesuatu di alam semesta diatur oleh hukum kausalitasm (sebab-akibat). Segala sesuatu yang terjadi adalah satu-satunya hal yang mungkin bisa terjadi. Rantai dan jaringan penyebab begitu kuat dan tak terelakkan bahwa setiap hasil tak terelakkan. Menurut kaum determinis, segala sesuatu yang paling mungkin terjadi adalah tidak terjadi. Apabila saya hubungkan dengan matematika, sebagai contoh anggota himpunan yang pasti anggota seluruh himpunan adalah himpunan kosong. Menurut kaum determinis semua pilihan itu ilusi dan memiliki keyakinan akan kehendak bebas.Pemikiran determinisme yang melihat bahwa perilaku etis ditentukan oleh lingkungan, adat istiadat, tradisi, norma dan nilai masyarakat, mengakibatkan dua hal, yaitu: Pertama, adanya berbagai faktor yang memengaruhi perilaku etis manusia menyebabkan perilaku etis manusia bersifat relatif. Perilaku baik ataupun jahat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang ada di luarnya. Kedua, perilaku etis tidak hanya ditentukan oleh faktor-faktor yang mengelilinginya tetapi juga oleh kehendak pelakunya.

    ReplyDelete
  11. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Determinisme merupakan paham yang menganggap setiap kejadian atau tindakan, baik yang menyangkut jasmani maupun rohani, merupakan konsekuensi kejadian sebelumnya dan ada di luar kemauan manusia. Determinisme berisi ide filosofis bahwa setiap peristiwa atau keadaan, termasuk setiap keputusan dan tindakan manusia, adalah konsekuensi tak terelakkan dari setiap manusia. Selanjutnya, determinisme merupakan tesis filosofis yang menyatakan bahwa segala sesuatu di dunia ini, termasuk manusia, ditentukan oleh hukum sebab akibat. Determinisme menyatakan bahwa perilaku manusia ditentukan oleh faktor-faktor yang dapat ditunjukkan secara jelas. Aliran ini berpendapat bahwa apabila manusia mempu mengingat dan mengetahui apa saja yang dapat mempengaruhi dirinya, maka semua tindakan manusia dapat diperhitungkan sebelumnya.

    ReplyDelete
  12. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Bedasarkan wikipedia dinyatakan teori deterministik sepanjang sejarah filsafat bermunculan dari motif dan pertimbangan yang beragam dan terkadang saling tumpang tindih. Beberapa bentuk determinisme dapat diuji secara empiris dengan gagasan fisika dan filsafat fisika. Kebalikan dari determinisme adalah semacam indeterminisme (jika tidak disebut nondeterminisme). Determinisme sering dikontraskan dengan kehendak bebas. Sepengetahuan saya, determine artinya menentukan. Maka determinisme sering dianggap sebagai suatu metode untuk menentukan suatu hal. Dalam filsafat, determinisme dianggap sebuah pandangan atau keyakinan bahwa menentukan sesuatu dapat mewakili keseluruhan.

    ReplyDelete
  13. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    jika dikerucutkan determinism adalah hkum sebab akibat.dalam kehidupan ruang gerak dan sikap manusia penting untuk dibatasi agar manusia sadar akan kodratnya agar dapat menentukan bagaimana harus bersikap. Inilah yang mengajarkan manusia untuk selalu berhati-hati dalam berbuat dan bertutur kata. Jika dipahami bahwa selalu ada sebab akibat, maka akan ada batasan nyata dari segala yang akan adan kelaka kita lakukan atau katakan. selalu akan ada sebab yang menuai akibat sebagai konsekuensinya.

    ReplyDelete
  14. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Determinisme beranggapan bahwa setiap peristiwa atau kejadian telah ditentukan. Artinya, setiap peristiwa tidak bias terjadi jika tidak pernah ditentukan. Determinisme juga diartikan sebagai keyakinan filosofis bahwa semua peristiwa terjadi sebagai akibat dari adanya beberapa keharusan dan karenanya tak terelakkan.

    ReplyDelete
  15. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Determinisme adalah sebuah filosofis yang mengatakan bahwa untuk setiap peristiwa ada kondisi yang tidak dapat menyebabkan kejadian lain. "Ada banyak determinisme, tergantung pada pra-kondisi apa yang dianggap menentukan suatu peristiwa atau tindakan." (A list of a dozen varieties of determinism is provided in Bob Doyle (2011). Free Will: The Scandal in Philosophy. I-Phi Press. pp. 145–146) Teori deterministik sepanjang sejarah filsafat bermunculan dari motif dan pertimbangan yang beragam dan terkadang saling tumpang tindih. Beberapa bentuk determinisme dapat diuji secara empiris dengan gagasan fisika dan filsafat fisika. Kebalikan dari determinisme adalah semacam indeterminisme (jika tidak disebut nondeterminisme). Determinisme sering dikontraskan dengan kehendak bebas.

    ReplyDelete
  16. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Determinisme adalah Semua aktivitas manusia dipengaruhi dan tergantung pada kondisi alam dengan kata lain manusia tidak dapat menentukan hidupnya sendiri, oleh Karl Ritter. Determinisme merupakan tesis filosofis yang menyatakan bahwa segala sesuatu di dunia ini termasuk manusia ditentukan oleh hukum sebab akibat. Determinisme menyatakan bahwa perilaku manusia ditentukan oleh faktor-faktor yang dapat ditunjukkan secara jelas. Faktor-faktor itu berupa motif yang tidak disadari, pengaruh masa kecil, pengaruh keturunan, pengaruh kultural, dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  17. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya dapat pengertian paham filsafat baru yaitu determinism. Dimana determinism tersebut menurut salah satu link wikipedia di atas dapat diartikan bahwa keyakinan filosofis bahwa semua peristiwa terjadi sebagai akibat dari adanya beberapa keharusan dan karenanya tak terelakkan. Jika dipandang dari aspek spiritual, determinism ini sama seperti takdir. Dimana takdir tersebut ada yang menentukan dan kita yang menjalani mempunyai keharusan dan karenanya tak terelakkan kejadiannya.

    ReplyDelete
  18. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Doktrin yang menyatakan bahwa semua peristiwa yang terjadi karena adanya keharusan dan kepastian di awal sehingga tak dapat terelakkan disebut determinisme. Definisi determinisme bercabang bergantung pada sudut pandang, misalnya bergantung pada siapa yang menginisiasi rantai determinisme tersebut atau seberapa `kuat’ determinisme itu. Berbagai macam sudut pandang determinisme diantaranya Causal Determinism, Logical Determinism, Theological Determinism, Predeterminism, dan Fatalism. Apapun bentuk dan istilahnya, pada dasarnya aliran determinisme berpijak pada garis pemikiran yang sama bahwa segala sesuatu di dunia ini ditentukan oleh hukum sebab akibat. Konsekuensi logis dari pemikiran itu adalah bahwa di dunia ini tidak ada kebebasan.

    ReplyDelete
  19. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah....
    Selama mengikuti perkuliahan degan Prof. saya sering mendengar kata-kata determinist. Sebenarnya saya kurang begitu paham maksudnya apa. Dan dari postingan blog ini saya baru mengetahui apa itu determinist. Determinisme merupakan paham yang menekankan bahwa setiap peristiwa atau keadaan, termasuk setiap keputusan dan tindakan manusia adalah konsekuensi sebagai akibat dari adanya beberapa keharusan dan karenanya tak terelakkan. Penganut awal pemikiran determinisme ini adalah Demokritos yang percaya bahwa sebab-akibat menjadi penjelasan bagi semua kejadian. Saya termasuk salah satu orang yang percaya akan adanya hubungan sebab akibat dalam kehidupan manusia, termasuk pula hukum karma. Apa yang kita tanam itulah yang kita petik. Sehingga segala hal atau kejadian yang menimpa kita itu pasti ada sebabnya. Walaupun semua kehendak Allah Swt. kita bisa menelusuri sebabnya dari hikmah yang dapat kita petik pada kejadian tersebut. dengan menyadari tentang adanya hukum sebab akibat dalam kehidupan, maka kita akan lebih berhati-hati dalam bertindak. Jika tidak sekarang kita merasakan akibatnya, mungkin di masa mendatang atau beberapa tahun kedepan kita menuai akibatnya.

    ReplyDelete
  20. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Determinisme dalam filsafat yaitu teori bahwa semua kejadian, termasuk pilihan moral benar-benar ditentukan oleh sebab-sebab yang sudah ada sebelumnya. Teori ini menyatakan bahwa alam semesta rasional. Hal tersebut karena terdapat pengetahuan lengkap tentang situasi tertentu yang menjamin bahwa ketepatan pengetahuan tentang masa depan juga mungkin. Determinisme sering diartikan determinisme kausal, yang dalam fisika dikenal sebagai sebab-akibat. Namun disisi lain terdapat Indeterminisme yang merupakan pandangan bahwa setidaknya beberapa peristiwa di alam semesta tidak memiliki penyebab deterministik tetapi terjadi secara kebetulan.

    ReplyDelete
  21. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Setiap kejadian yang kita alami saat ini akan menentukan kejadian yang berikutnya. Setiap ilmu yang kita pelajari akan menentukan keberlangsungan atau pencapaian ilmu yang berikutnya. Inilah yang dimaksud paham determinisme, artinya menentukan, bahwa setiap yang ada dan mungkin ada ini berlaku hukum sebab-akibat. Banyak model matematis sistem fisik bersifat deterministik. Hal ini berlaku untuk sebagian besar model yang melibatkan persamaan diferensial (terutama, tingkat perubahan yang diukur dari waktu ke waktu). Model matematis yang tidak deterministik karena melibatkan keacakan disebut stochastic. Karena ketergantungan yang sensitif pada kondisi awal, beberapa model deterministik mungkin tampak berperilaku tidak deterministik.

    ReplyDelete
  22. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Determinism berasal dari kata “to determin” yang berarti memberlakukan sifat atau menjatuhkan sifat. Determinisme adalah keyakinan filosofis bahwa semua peristiwa terjadi sebagai akibat dari adanya beberapa keharusan dan karenanya tak terelakkan. Bahaya dari determinism adalah jika merugikan orang lain, determinism kecil merugikan, determinism besar bisa membunuh. Dan bahaya lagi jika yang bersangkutan tidak menyadarinya dan itu telah dilakukan oleh hampir semua guru di Indonesia, karena semua guru suka menutupi murid-muridnya dengan bayang-bayang mereka. Maka hendaknya kita janganlah terlalu cepat untuk menilai orang, karena belum tentu penilaian kita itu adalah benar.

    ReplyDelete
  23. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Determinism merupakan suatu paham yang mengatakan bahwa tidak ada hal yang terjadi berdasarkan kebebasan kehendak atau kebebasan memilih atau secara kebetulan. Segala yang terjadi dapat ditunjukkan sebab dan penyebabnya. Perilaku manusia ditentukan oleh faktor-faktor yang dapat ditunjukkan atau disebutkan secara jeas. Faktor-faktor itu mungkin berupa motif yang tidak disadari, pengaruh masa kecil, pengaruh budaya, dan faktor pengukuhan dari dunia luar dan sebagainya.

    ReplyDelete
  24. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPs PM A

    Determinism ialah paham yang menganggap bahwa semua kehidupan dan aktivitas manusia dipengaruhi dan tergantung pada pemberian yang ada. Hal ini menyebabkan manusia yang cenderung pasif dalam menghadapi alam. Selain itu, respon terhadap kejadian yang terjadi hanya berupa respon menerima apa adanya. Sehingga, manusia tidak dapat menentukan hidupnya sendiri karena ketergantungannya pada alam. Hal ini dapat dilihat dari mata pencaharian, tingkah laku, kebiasaan, serta kebudayaan manusia pada lingkungan tertentu.

    ReplyDelete
  25. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Sepemahaman kami, determinisme adalah ideologi yang meyakini bahwa setiap peristiwa memiliki sebab. Maksudnya adalah bahwa pada setiap peristiwa yang telah terjadi, pasti selalu ada beberapa keadaan atau kejadian pendahulunya, yang terkait sedemikian rupa sehingga bisa melanggar hukum alam karena keadaan pendahulunya, jika tidak ada maka kejadian tersebut tidak akan terjadi. Pernyataan merupakan metafisik murni, dan tidak membawa implikasi apakah pada prinsipnya kita dapat memprediksi kejadian tersebut. Yang menjadi konsentrasi utama dalam determinisme adalah dalam menilai implikasinya untuk kehendak bebas. Namun, pada bidang fisika kuantum pada dasarnya suatu kejadian tidak pasti penyebabnya, namun pandangan bahwa tindakan kita tergantung pada indeterminasi keadaan kuantum hampir tidak memberikan rasa tanggung jawab kita sendiri terhadap kejadian yang terjadi tersebut.

    Sumber:
    Blackburn, S. (1996). The Oxford Dictionary of Philosophy Oxford Paperback Reference. Oxford: Oxford University Press.

    ReplyDelete
  26. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Determinisme merupakan aliran atau paham pemikiran yang menolak adanya kebebasan dalam diri manusia, determinisme mengajarkan bahwa segala sesuatunya sudah ditentukan oleh berbagai faktor dan kondisi tertentu. Determinisme dibedakan menjadi beberapa aliran seperti determinisme biologis, determinisme psikologis, determinisme teologis dan determinisme sosiologis.

    ReplyDelete
  27. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Determinisme adalah gagasan filosofis bahwa setiap peristiwa atau keadaan, termasuk setiap keputusan dan tindakan manusia, adalah konsekuensi yang tak terelakkan dari kondisi/keadaan yang terdahulu. begitu yang saya dari dari apa yang tertulis didalam link http://www.informationphilosopher.com/freedom/determinism.html. kemudian untuk memperkuat pemahaman tentang Determinisme, saya mencari arti katanya didalam KBBI disana dituliskan determinisme /de·ter·min·is·me/ /détérminisme/ n paham yang menganggap setiap kejadian atau tindakan, baik yang menyangkut jasmani maupun rohani, merupakan konsekuensi kejadian sebelumnya dan ada di luar kemauan.

    ReplyDelete
  28. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Determinisme adalah kepercayaan akan sebab-akibat. Segala sesuatu yang terjadi adalah satu-satunya hal yang mungkin terjadi. Bagi seorang determinist, tidak ada yang tidak mungkin terjadi. Segala sesuatu yang terjadi adalah satu-satunya hal yang mungkin terjadi pada saat itu dalam ruang dan waktu, mengingat penyebabnya. Jika kita kembalikan kepada prinsip kausal, maka memprediksi masa depan dapat dilakukan dengan memiliki cukup infofmasi tentang masa kini.

    ReplyDelete
  29. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Sebelum sampai pada postingan ini, beberapa kali saya membaca postingan lain yang membahas tentang determinisme. Pernah saya membaca jika determinisme berasal dari kata "to determine" yang maknanya adalah memberikan sifat atau menjatuhkan sifat. Pernah juga saya membaca jika seorang determinis bisa jadi menjadi orang yang paling berbahaya di dunia, karena telah berlaku agak "sewenang-wenang" dengan menentukan sifat orang yang lainnya. Kedua penegtahuan ini, sedikit banyak menjadi bekal dan penuntun langkah saya dalam membaca beberapa link di atas.
    Berdasarkan beberapa sumber ilmu di atas, saya memahami bahwa determinisme merupakan kepercayaan atau satu aliran filosofis yang mempercayai bahwa semua peristiwa terjadi sebagai akibat dari adanya beberapa keharusan dan karenanya tak terelakkan. Terdapat suatu pola hubungan sebab akibat. Ada pihak yang menjadi penentu, maka ada pula pihak yang menjadi seseorang yang menjalankan ketentuan yang dijatuhkan. Setelah membaca beberapa sumber bacaan di atas, maka refleksi saya, sedapat mungkin janganlah kita menjadi seorang yang determinis. Akan tetapi, di dunia ini tidak ada yang mutlak "nol", maka saya memiliki keyakinan bahwa tidak ada orang yang benar-benar tidak determinis.

    ReplyDelete
  30. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    P. Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. setelah membaca beberapa pembahasan dalam link yang bapak sajikan, saya dapat menyimpulkan bahwa determinisme adalah suatu paham atau pemikiran yang menyatakan bahwa suatu peristiwa di masa sekarang adalah konsekuensi dari peristiwa di masa lalu dan akan menjadi sebab pada peristiwa di masa yang akan datang. Paham ini menekankan bahwa alur waktu adalah suautu kontinuitas yang tidak bisa dipisahkan. Misalnya: kebesaran Islam tidak mungkin kita raih tanpa perjuangan Rasulullah Muhammad SAW. Pada masa silam. Tidak mungkin kemerdekaan dapat kita rasakan tanpa perjangan para pahlawan yang telah mendahului kita.

    ReplyDelete
  31. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    177092510005

    Assalamualaikum prof,
    Determinisme merupakan suatu pandangan yang menyatakan bahwa semua kejadian saat ini dan masa depan secara kausal disebabkan oleh peristiwa masa lalu yang dikombinasikan dengan hukum alam. Oleh karenanya, menurut pemikiran ini, keadaan hidup dan perilaku manusia ditentukan oleh faktor-faktor fisik geografis, biologis, psikologis, sosiologis, ekonomis dan keagamaan yang ada. Determinisme juga berpegangan bahwa perilaku etis manusia ditentukan oleh lingkungan, adat istiadat, tradisi, norma dan nilai etis masyarakat, manusia tidak dapat menentukan hidupnya sendiri.

    ReplyDelete
  32. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)


    Determinisme dapat dimaknai sebagai pembatasan. Apabila diaplikasikan dalam kehidupan maka dapat dipahami bahwa segala sesuatu di dunia ini terdapat batas-batas. Contoh yang paling sederhana adalah batas negara. Batas tersebut berguna untuk menentukan hal yang boleh dilakukan dan hal yang tidak boleh dilakukan. Seseorang tidak boleh sembarangan untuk melampuai perbatasan, seperti batas negara, maka setiap negara lain yang ingin melewati batas maka dia memiliki kewajiban untuk melapor terlebi dahulu dan terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi. Masih banyk contoh lain dalam perbatasan, seperti kelakuan dan sifat manusia yang terbatas dari berbagai macam faktor.

    ReplyDelete
  33. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Mengawali pendapat dalam hal determinism, saya menganalogikan melalui bahasa bahwa sesungguhnya apa yang telah ditanam oleh seseorang maka itu pula yang akan dituai. Inilah yang dapat saya gambarkan sekilas saat saya membaca penjelasan determinism. Jika dilihat dari sisi spiritualnya, Kuasa Tuhan akan diberikan kepada semua ciptaan-Nya tanpa terkecuali. Saat makhluknya lalai dan lupa atau bahkan dalam keadaan sadar dan ingat kehadirat-Nya maka Kuasa Tuhan juga akan diberikan. Maka dari itu dapat dikatakan bahwa hidup memiliki determinisnya masing-masing atau memiliki hukum alam.

    ReplyDelete
  34. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B

    Assalamualaikum wr wb

    Determinisme meruapakan pemahaman yang menyatakan bahwasannya dalam suatu perstiwa atau kejadian yang telah berlalu ada keadaan atau kondisi yang dimana tidak dapat dijadikan sandaran untuk kejadian yang lain.Kehadiran teori determinisme dengan berbagai motif dan pertimbangan terkadang menimbulkan suatu perbedaan.Dan hal ini kontradiksi dengan nondeterminisme karena mengekang suatu kebebasan untuk mengambil sikap.Faktor penyebanya karena mengambil pedoman kejadian di masa sebelumnya sehingga kesannya seolah-olah membatasi keadaan.

    ReplyDelete
  35. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Determinisme merupakan pandangan yang menyatakan bahwa segala sesuatu di dunia ini, termasuk manusia, ditentukan oleh hukum sebab akibat. Pandanggan ini beranggapan bahwa di dunia ini tidak ada hal yang terjadi secara kebetulan sehingga tidak ada hal yang terjadi berdasarkan kebebasan berkehendak atau kebebasan dalam memilih. Determinisme menyatakan bahwa perilaku manusia ditentukan oleh faktor-faktor yang dapat ditunjukkan secara jelas yaitu motif yang tidak disadari, pengaruh masa kecil, pengaruh keturunan, pengaruh kultural, dan lain sebagainya. Secara ekstrim aliran ini berpendapat bahwa seandainya manusia mengingat dan mengetahui apa saja yang dapat mempengaruhinya, maka semua tindakan manusia dapat diperhitungkan sebelumnya.

    ReplyDelete
  36. Rosnida Nurhayati
    17709251042
    PPs PM B 2017


    Determinisme adalah suatu paham yang berpendapat bahwa suatu kejadian kejadian dapat terjadi melalui hukum sebab akibat. Apabila terjadi suatu hal itu merupakan akibat dari suatu hal. oleh karena itu, dalam kita bertindak senantiasa mempertimbangkan sebab akibatnya.

    ReplyDelete
  37. Wisniarti
    17709251037
    PM B Pascasarjana

    Determinisme merupakan suatu paham yang menyatakan bahwa segala sesuatu yang terjadi itu bukan berdasarkan kehendak atau kebebasan dalam memilih atau secara kebetulan. Segala sesuatu yang terjadi itu berdasarkan sebab-akibat. Misalnya seseorang sekolah itu bukan karena dia memilih ingin sekolah, namun kegiatan sekolah itu dilakukan karena orang yang bersangkutan masih kurang pengetahuannya sehingga dia sekolah agar dia menjadi seseorang yang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang mumpuni. Selain itu contoh lainnya, hari hujan bukan karena memang mau hujan, namun hujan itu turun ada penyebabnya dan akibat dari hujan kenapa turun itupun juga dapat dijelaskan.

    ReplyDelete
  38. Arina Husna Zaini
    PEP S2 B
    17701251024
    Assalamualaikum Wr.Wb

    Dalam pandangan determinisme dapat dipahami bahwa setiap fenomen ataupun peristiwa yang terjadi merupakan akibat dari sebuah perencanaan. Artinya tidak bisa terjadi sesuatu jika tidak ditentukan ataupun segala seguatu pasti ada sebabnya.Konsekuensi dari pemikiran ini adalah bahwa di dunia ini tidak ada kebebasan, ada faktor sebab untuk menghasilkan akibat. Oleh karena itu, tidak ada suatu fenomena ataupun kejadian tanpa sebuah proses dan landasan.. Terima Kasih

    ReplyDelete
  39. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Determinisme atau yang sering kita sebut Takdir. Determinisme adalah keyakinan filosofis bahwa semua peristiwa terjadi sebagai akibat dari adanya beberapa keharusan dan karenanya tak terelakkan.
    Ada juga yang beranggapan bahwa determinisme merupakan cara berpikir bahwa semua kejadian di dunia ini sudah direncanakan Tuhan. Bahkan jatuhnya daunpun sudah ditentukan Tuhan. Bahkan secara ekstrim ada yang mengatakan kekalahan timnas PSSI melawan Singapura sudah merupakan takdir. Tentu, cara berpikir yang ekstrim seperti itu berlebihan dan tidak sepenuhnya benar.

    ReplyDelete
  40. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu'alaikum. Determinisme adalah keyakinan yang menentukan hubungan sebab akibat. Segala sesuatu yang terjadi adalah satu-satunya hal yang mungkin bisa terjadi. Menurut kaum determinis, segala sesuatu yang paling mungkin terjadi adalah tidak terjadi. Seperti contoh ketika saya menyalakan lampu , cahaya cukup banyak selalu datang, kecuali beberapa faktor penyebab lain (misalnya , terbakar bola lampu , listrik ) mencegah itu. Namun, tidak ada cara untuk mengatakan apakah ini adalah 100 % tak terelakkan atau hanya probabilitas yang sangat tinggi.

    ReplyDelete
  41. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Dari link yang diberikan diatas dapat saya pahami bahwa determinisme dapat diartikan secara harfiah dari asal katanya "determine" yang berarti menentukan atau ditentukan. Filsafat determinisme ini menyatakan bahwa segalanya sudah ditentukan dan tidak adanya kehendak bebas, semuanya harus tunduk pada hukum alam. Segala sesuatu sudah ada kodratnya. Secara umum pemikiran ini berpendapat bahwa hidup dan perilaku manusia ditentukan oleh faktor lingkungan, adat istiadat, budaya, keluarga, norma dan etika dalam kehidupan bermasyarakat.

    ReplyDelete
  42. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Berdasarkan sumber buku milik Erica L. Panjaitan, secara etimologi, determinisme adalah the believe that people are notfree to choose what they are like or how the behave1 . Pandangan ini mengasumsikan manusia sebagai makhluk yang pasif. Manusia bisa dibentuk secara signifikan oleh suatu faktor di luar dirinya. Manusia tak ubahnya seperti batu dan benda- benda lain yang bisa dikelompokkan dalam kategori- kategori kuantitas tertentu. Pemikiran seperti ini telah mengundang sejumlah kritikan tajam.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  43. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Tidak jauh berbeda dengan maksud dari buku milik Erica, R. Moh Ali juga mengutarakan penjelasannya mengenai determinism dalam bukunya yang berjudul Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia pada halaman 80. Dalam bukunya, ia menyebutkan bahwa apabila masalah itu dipandang sebagai akibat daripada pendapat manusia tentang dirinya, dibedakan menjadi dua yaitu: (a) manusia bebas menentukan nasib sendiri, dengan istilah internasional otonom; (b) manusia tidak bebas menen- tukan nasibnya; nasib manusia ditentukan oleh kekuatan di luar pribadinya; manusia disebut heteronom. Paham bahwa manusia heteronom itulah yang disebut determinism.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  44. Nur Dwi Laili K
    17709251059
    PMC

    Determinisme adalah keyakinan filosofis bahwa semua peristiwa terjadi sebagai akibat dari adanya beberapa keharusan dan karenanya tak terelakkan. Kebalikan dari dererminisme ini adalah indeterminisme. Menurut saya, memang ada peristiwa yang tak terelakkan terjadi karena kita terpilih. Tetapi ada pula saatnya kita memiliki kesempatan memilih untuk menentukan suatu peristiwa. Maka sebagai seorang manusia yang dapat kita lakukan adalah berusaha dan berdoa, serta menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah SWT.

    ReplyDelete
  45. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Determinisme merupakan paham filsafat yang meyakini bahwa semua peristiwa terjadi sebagai akibat dari adanya beberapa keharusan dan karenanya tak terelakkan. Teori deterministik sepanjang sejarah filsafat bermunculan dari motif dan pertimbangan yang beragam dan terkadang saling tumpang tindih. Memang dalam hal lahir, mati, dan jenis kelamin misalnya, manusia tidak bisa mengelak dari takdir tersebut. Namun menurut saya, manusia juga mempunyai potensi untuk memilih dalam hidupnya dan setiap pilihan memiliki konsekuensinya sendiri. Kita dihari ini adalah hasil usaha dari kita yang kemarin. Kita di hari esok adalah hasil dari yang kita diikhtiarkan pada hari ini.

    ReplyDelete
  46. Junianto
    PM C

    Determinisme adalah posisi filosofis dimana setiap peristiwa ada kondisi untuk tidak bisa menyebabakan kejadian yang lain. Dengan kata lain ada kemungkinan bahwa suatu kejadian dengna kejadian yang lain tidak memiliki keterkaitan karena ada kemungkinan bahwa kejadian tidak menjadi penyebab kejadian lain. Masa lalu A bisa jadi tidak menyebabkan masa depan A karena bisa jadi bukan masa lalu A yang menjadi penyebab tetapi masa lalu B adalah penyebabnya.

    ReplyDelete
  47. Latifah Fitriasari
    PM C
    Pada umumnya manusia lebih condong menerima kekuatan di luar pribadinya daripada ia percaya bahwa segala sesuatu ditentukan oleh dirinya sendiri. Hal itu menyangkut faham bahwa manusia itu otonom dalam istilah filsafat disebut indeterminism dan faham heteronom disebut determinism. Sehingga determinisme meruapakan pemahaman yang menyatakan bahwasannya dalam suatu perstiwa atau kejadian yang telah berlalu ada keadaan atau kondisi yang dimana tidak dapat dijadikan sandaran untuk kejadian yang lain

    ReplyDelete
  48. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Determinisme adalah aliran filsafat seputar menentukan atau menetapkan batas atau membatasi. Sifat determinism dapat merugikan orang lain, terutama jika sifat ini ada pada dalam diri guru. Karena manusia yang paling berbahaya adalah manusia yang determin. Sebaik-baik determin adalah determin yang datangnya dari Allah SWT.

    ReplyDelete
  49. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Determinisme adalah posisi filosofis bahwa untuk setiap peristiwa ada kondisi yang tidak dapat menyebabkan kejadian lain. Ada banyak determinisme, tergantung pada pra-kondisi apa yang dianggap menentukan suatu peristiwa atau tindakan. Determinisme sering dianggap sebagai determinisme kausal, yang dalam fisika dikenal sebagai sebab dan akibat.

    ReplyDelete
  50. Ulivia Isnawati Kusuma
    17709251015
    PPs Pend Mat A 2017

    Determinism adalah paham yang menggangap semua kejadian itu sudah ditentukan, dan saling berinteraksi. Maka karena interaksi itulah kemudian muncul berbagai macam pandangan dan pemikiran, kemudian muncul adat istiadat, budaya, norma, yang dipengaruhi oleh interaksi dengan sesama maupun dengan lingkungan. Maka bagaimana lingkungan itu berkembang, akan sangat mempengaruhi perkembangan individu.

    ReplyDelete
  51. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Determinisme adalah pandangan filosofis yang mengatakan bahwa untuk setiap peristiwa tertentu, terdapat kondisi yang tidak dapat menyebabkan kejadian lain. Artinya, tidak selamanya semua yang ada dan mungkin ada di kehidupan ini saling berkaitan satu sama lain atau saling memiliki hubungan sebab akibat. Bisa saja suatu peristiwa terjadi karena memang sudah seharusnya (takdir) bukan akibat dari sesuatu yang sudah dilakukan di masa lampau. Jadi, dengan adanya determinisme ini, hukum karma tidak dapat dipercayai sepenuhnya.

    ReplyDelete
  52. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Hukum sebab akibat merupakan ciri utama dari aliran filsafat determinism. Aliran ini lebih condong pada pemahaman apa yang mereka lakukan pasti ada balasannya. Hal inilah yang menjadi tolak ukur mereka untuk melakukan sesuatu. Jika melakukan hal yang baik, maka akan memungkinkan menyebabkan akibat yang baik. Namun jika sebaliknya, maka akibatnya juga akan beruba akibat yang bisa dibilang buruk atau jelek.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  53. Vidiya Rachmawati
    17709251019
    PM A

    Kata determinisme berasal dari bahasa latin determinare yang berarti menentukan batas atau membatasi. Determinisme merupakan tesis filosofis yang menyatakan bahwa segala sesuatu di dunia ini, termasuk manusia, ditentukan oleh hukum sebab akibat. Determinisme menyatakan bahwa perilaku manusia ditentukan oleh faktor-faktor yang dapat ditunjukkan secara jelas. Faktor-faktor itu berupa motif yang tidak disadari, pengaruh masa kecil, pengaruh keturunan, pengaruh kultural, dan lain sebagainya. Dan aliran ini berpendapat bahwa seandainya manusia mengingat dan mengetahui apa saja yang dapat mempengaruhinya, maka semua tindakan manusia dapat diperhitungkan sebelumnya.

    ReplyDelete
  54. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Determinisme merupakan tesis filosofis yang menyatakan bahwa segala sesuatu di dunia ini, termasuk manusia, ditentukan oleh hukum sebab akibat. Determinisme menyatakan bahwa perilaku manusia ditentukan oleh faktor-faktor berupa motif yang tidak disadari, pengaruh masa kecil, pengaruh keturunan, pengaruh kultural, dan lain sebagainya.

    Determinisme merupakan tesis filosofis yang menyatakan bahwa segala sesuatu di dunia ini, termasuk manusia, ditentukan oleh hukum sebab akibat. Determinisme menyatakan bahwa perilaku manusia ditentukan oleh faktor-faktor berupa motif yang tidak disadari, pengaruh masa kecil, pengaruh keturunan, pengaruh kultural, dan lain sebagainya.

    ReplyDelete
  55. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 2017

    Determinisme adalah aliran filsafat yang menganggap bahwa untuk setiap kejadian, termasuk interaksi manusia, terdapat kondisi yang dapat menyebabkan kejadian tersebut. Dan tidak mungkin kejadian tersebut berbeda, kecuali kondisi yang menyebabkan juga berbeda. Dalam aliran ini, manusia terpaksa dan sama sekali tidak memiliki kebebasan

    ReplyDelete
  56. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Determinism adalah suatu gagasan bahwa setiap peristiwa diharuskan oleh kejadian dan kondisi terdahulu bersamaan dengan hukum alam. Teori determinism sepanjang sejarah filsafat bermunculan dari motif dan pertimbangan yang beragam dan terkadang saling tumpang tindih. Beberapa bentuk determinism dapat diuji secara empiris dengan gagasan fisika dan filsafat fisika.

    ReplyDelete
  57. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Determinism berasalah dari bahasa Latin yang berarti menentukan atau menetapkan batas atau membatasi. Secara umum pemikiran ini berpendapat bahwa keadaan hidup dan perilaku manusia ditentukan oleh faktor-faktor fisik geografis, biologis, psikologis, sosiologis, ekonomis dan keagamaan yang ada.

    ReplyDelete
  58. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Determinisme juga berpendapat bahwa perilaku etis manusia ditentukan oleh lingkungan, adat istiadat, tradisi, norma dan nilai etis masyarakat. Beberapa pengertian lainnya tentang paham determinisme yaitu bahwa determinisme beranggapan bahwa setiap kejadian pasti sudah ditentukan, semua kejadian disebabkan oleh sesuatu, semua di yang ada didunia bekerja berdasarkan hukum sebab-akibat.

    ReplyDelete
  59. Widuri Asmaranti
    17709251035
    S2 Pend Matematika B 2017

    Assalammualaikum wr.wb
    Determinisme adalah keyakinan filosofis bahwa semua peristiwa terjadi sebagai akibat dari adanya beberapa keharusan dan karenanya tak terelakkan. Jadi determminisme adalah sebuah paham dalam kehidupan yang memiliki hukum sebab akibat. Dalam kehidupan jika ada penyebabnya maka akan ada akibat yang akan terjadi. Inilah tesis dan antitesis dalam filsafat ilmu. Namun akibat tidak selalu hal yang buruk, akibat bisa jadi berupa suatu kebanggaan atau yang diharapkan. Ini semua tergantung dengan apa yang kita usahakan, karena usaha kita itulah yang menjadi penyebab dari akibat kita.

    ReplyDelete
  60. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Determinisme berhubungan dengan menentukan, akibatnya ada sebagai yang ditentukan. Paham ini meyakini bahwa setiap yang ada adalah menyoal tentang ditentukan dan menentukan. Dari apa yang ditentukan akan muncul akibat dari apa yang ditentukan tersebut, demikian pula dengan menentukan pasti akan muncul konsekuensi dari apa yang kita lakukan. Dengan kata lain, hidup berkaitan dengan sebab akibat dari penentuan yang dilakukan oleh manusia. Setiap orang berhak dan bebas untuk menentukan sesuatu, namun dari setiap apa yang ditentukan selalu diikuti oleh akibat sebagai konsekuensinya.

    ReplyDelete
  61. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Determinism adalah pandangan bahwa segala fenomena yang terjadi di dunia termasuk pilihan moral ditentukan oleh fenonema sebekumnya. Sehingga segala yang terjadi di dalam kehidupan manusia itu tidak terjadi bergitu saja namun terjadi karena hadir faktor ada yang menentukkannya.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  62. Atik Rodiawati
    17709251025
    S2 Pendidikan Matematika B 2017

    Ruang gerak dan sikap manusia penting untuk dibatasi agar manusia sadar akan kodratnya dan dapat menentukan bagaiamana harus bersikap. Inilah yang mengajarkan manusia untuk selalu berhati-hati dalam bebuat dan betutur kata. Jika kita pahami bahwa selalu ada hukum sebab akibat, maka akan ada batasan nyata dari segala yang akan dan yang telah kita lakukan atau katakan.

    ReplyDelete