Dec 1, 2012

UTILITARIANISM

Ass Wr Wb

Jika ingin membaca lebih lanjut tentang UTILITARIANISM, silahkan konek ke:










Wss Wr Wb

Marsigit





40 comments:

  1. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Utilitarianisme adalah suatu teori dari segi etika normatif yang menyatakan bahwa suatu tindakan yang patut adalah yang memaksimalkan penggunaan (utility), biasanya didefinisikan sebagai memaksimalkan kebahagiaan dan mengurangi penderitaan. "Utilitarianisme" berasal dari kata Latin utilis, yang berarti berguna, bermanfaat, berfaedah, atau menguntungkan. Istilah ini juga sering disebut sebagai teori kebahagiaan terbesar (the greatest happiness theory). Utilitarianisme sebagai teori sistematis pertama kali dipaparkan oleh Jeremy Bentham dan muridnya, John Stuart Mill. Utilitarianisme merupakan suatu paham etis yang berpendapat bahwa yang baik adalah yang berguna, berfaedah, dan menguntungkan. Sebaliknya, yang jahat atau buruk adalah yang tak bermanfaat, tak berfaedah, dan merugikan. Karena itu, baik buruknya perilaku dan perbuatan ditetapkan dari segi berguna, berfaedah, dan menguntungkan atau tidak.

    ReplyDelete
  2. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Utilitarianism is an effort to provide an answer to the practical question “What ought a man to do?” Its answer is that he ought to act so as to produce the best consequences possible. Yaitu apa yang harus dilakukan? Bertindak sehingga menghasilkan dengan kemungkinan konsekuensi yang baik. Maka paham Utilitarianisme merupakan Teori Kebahagiaan Terbesar yang mengajarkan tiap manusia untuk meraih kebahagiaan (kenikmatan) terbesar untuk orang terbanyak. Karena, kenikmatan adalah satu-satunya kebaikan intrinsik, dan penderitaan adalah satu-satunya kejahatan intrinsik.
    https://www.utilitarianism.com/utilitarianism.html

    ReplyDelete
  3. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Utilitarianisme berasal dari kata Latin utilis, yang berarti berguna, bermanfaat, berfaedah, atau menguntungkan. Utilitarianisme adalah suatu paham etis yang berpendapat bahwa baik buruknya perbuatan atau tindakan manusia bergantung dari segi berguna, bermanfaat dan menguntungkan atau tidak perbuatan tersebut. Menurut kaum utilitarianisme, tujuan perbuatan sekurang-kurangnya menghindari atau mengurangi kerugian yang diakibatkan oleh perbuatan yang dilakukan, baik bagi diri sendiri ataupun orang lain.dengan demikian perbuatan yang dilakukan haruslah mengarah pada sesuatu yang bermanfaat sehingga kebahagiaan dalam hidup dapat dicapai.

    ReplyDelete
  4. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)

    Utilitarianism is an effort to provide an answer to the practical question “What ought a man to do?” Its answer is that he ought to act so as to produce the best consequences possible.
    In the notion of consequences the Utilitarian includes all of the good and bad produced by the act, whether arising after the act has been performed or during its performance. If the difference in the consequences of alternative acts is not great, some Utilitarians do not regard the choice between them as a moral issue. According to Mill, acts should be classified as morally right or wrong only if the consequences are of such significance that a person would wish to see the agent compelled, not merely persuaded and exhorted, to act in the preferred manner.

    References:
    https://www.utilitarianism.com/utilitarianism.html

    ReplyDelete
  5. Nahrul Pintoko Aji
    14301244008
    Pendidikan Matematika A 2014

    Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
    John Stuart Mill

    Utilitarianisme adalah suatu teori dari segi etika normatif yang menyatakan bahwa suatu tindakan yang patut adalah yang memaksimalkan penggunaan (utility), biasanya didefinisikan sebagai memaksimalkan kebahagiaan dan mengurangi penderitaan. "Utilitarianisme" berasal dari kata Latin utilis, yang berarti berguna, bermanfaat, berfaedah, atau menguntungkan.[1] Istilah ini juga sering disebut sebagai teori kebahagiaan terbesar (the greatest happiness theory).[2] Utilitarianisme sebagai teori sistematis pertama kali dipaparkan oleh Jeremy Bentham[3] dan muridnya, John Stuart Mill.[2][4] Utilitarianisme merupakan suatu paham etis yang berpendapat bahwa yang baik adalah yang berguna, berfaedah, dan menguntungkan.[1][5] Sebaliknya, yang jahat atau buruk adalah yang tak bermanfaat, tak berfaedah, dan merugikan.[1] Karena itu, baik buruknya perilaku dan perbuatan ditetapkan dari segi berguna, berfaedah, dan menguntungkan atau tidak. Dari prinsip ini, tersusunlah teori tujuan perbuatan.[1]

    ReplyDelete
  6. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Utilitarianisme adalah suatu teori dari segi etika normatif yang menyatakan bahwa suatu tindakan yang patut adalah yang memaksimalkan penggunaan (utility), biasanya didefinisikan sebagai memaksimalkan kebahagiaan dan mengurangi penderitaan.Mangunhardjo mengungkapkan secara terminology utilitarianisme merupakan suatu paham etis yang berpendapat bahwa yang baik adalah yang berguna, berfaedah, dan menguntungkan. Sebaliknya yang jahat atau buruk adalah yang tidak bermanfaat, tidak berfaedah, dan merugikan. Karena itu, baik buruknya perilaku dan perbuatan ditetapkan dari segi berguna, berfaedah, dan menguntungkan atau tidak. Jhon Stuart Mill mengatakan sebagaimana dikutip oleh Jalaluddin Rakhmat bahwa utilitarianisme adalah aliran yang menerima kegunaan atau prinsip kebahagiaan terbesar sebagai landasan moral, berpendapat bahwa tindakan benar sebanding dengan apakah tindakan itu meningkatkan kebahagian, dan salah selama tindakan itu menghasilkan lawan kebahagiaan. Sedangkan kebahagiaan adalah kesenangan dan hilangnya derita; yang dimaksud dengan ketidak bahagiaan adalah derita dan hilangya kesenangan.

    ReplyDelete
  7. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Utilitarianism adalah teori dari segi etika normative yang menyatakan bahwa suatu tindakan yang patut adalah memaksimalkan penggunaan (utility) yang berasal dari bahasa latin yang artinya berguna, bermanfaat, berfaedah atau menguntungkan. Utilitarianism berpendapat bahwa yang baik adalah yang berguna, bermanfaat, berfaedah dan menguntungkan. Sebaliknya, yang jahat atau buruk adalah yang tidak berguna, tidak bermanfaat, tidak berfaedah dan merugikan. Oleh karena itu, baik atau buruknya perilaku dan perbuatan ditentukan dari segi berguna, bermanfaat, berfaedah dan menguntungkan atau tidak.

    ReplyDelete
  8. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Utilitarianism merupakan teori normatif mengenai suatu tindakan yang baik ialah dengan memaksimalkan kebahagiaan dan mengurangi penderitaan. Utilitarianism sering disebut sebagai teori kebahagiaan terbesar. Tujuan dari teori ini ialah menghindari atau mengurangi kerugian yang diakibatkan oleh perbuatan yang dilakukan oleh diri sendiri atau orang lain dengan kata lain untuk mengantisipasi penderitaan yang pernah dialami. Perbuatan yang kita lakukan dengan baik, insyaAllah akan berakhir baik juga. Apapun yang kita lakukan pasti ada akibatnya. Jika kita berbuat baik kepada orang lain niscaya orang lain juga akan berbuat baik kepada kita.

    ReplyDelete
  9. Syahlan Romadon
    PM C 2016 / 16709251047

    Utilitarianisme secara etimologi berasal dari bahasa Latin dari kata Utilitas, yang berarti useful, berguna, berfaedah dan menguntungkan. Sedangkan secara terminology utilitarianisme merupakan suatu paham etis yang berpendapat bahwa yang baik adalah yang berguna, berfaedah, dan menguntungkan. Sebaliknya, yang jahat atau buruk adalah yang tidak bermanfaat, tak berfaedah, merugikan. Karena itu, baik buruknya perilaku dan perbuatan ditetapkan dari segi berguna, berfaedah, dan menguntungkan atau tidak. Utilitarianisme mulai berkembang pada abad ke 19. Kemunculannya di latarbelakangi oleh keinginan besar untuk melepaskan diri dari belenggu doktrin hukum alam. David Hume dan Helvetius, dan Beccaria adalah arsitek utama doktrin Utilitarianisme tersebut. Namun, Jemery Betham lah yang berhasil merumuskannya dalam sebuah teori formal tentang refomasi sosial sehingga menjadi kiblat bagi kelas menengah. Utilitarianisme disebut sebagai teori kebahagiaan terbesar (the greatest happines theory). Karena utilitiarianisme dalam konsepsi Bentham berprinsip the greatest happiness of the greatest number. Kebahagiaan tersebut menjadi landasan moral utama kaum utilitarianisme, tetapi kemudian konsep tersebut di rekonstruksi Mill menjadi bukan kebahagiaan pelaku saja, melainkan demi kebahagiaan semua.

    ReplyDelete
  10. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Utilitarianisme" berasal dari kata Latin utilis, yang berarti berguna, bermanfaat, berfaedah, atau menguntungkan.
    Istilah ini juga sering disebut sebagai teori kebahagiaan terbesar (the greatest happiness theory).
    Sehingga dalam teori utilitarianisme kebahagiaan dapat diraih ketika dapat berguna, ber,manfaat, berfaedah, atau menguntungkan.

    ReplyDelete
  11. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Utilitarianisme merupakan suatu teori dari segi etika normatif yang menyatakan bahwa suatu tindakan yang patut adalah yang memaksimalkan penggunaan (utility).
    Segala tindakan yang dilakukian sebisa mungkin harus memaksimalkan segala yang ada.
    Memaksimalkan disini dapat diartikan sebagai memaksimalkan kebahagiaan dan mengurangi penderitaan.

    ReplyDelete
  12. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Utilitarianisme telah didefinisikan sebagai upaya untuk mencapai kebaikan terbesar dalam jumlah terbesar. Merupakan suatu paham yang menilai segala sesuatu dari manfaat atau kegunaanya. Sesuatu bernilai (baik) jika mendatangkan manfaat dan sebaliknya tidak bernilai jika tidak mempunyai manfaat apa-apa

    ReplyDelete
  13. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Manusia mungkin telah memiliki pikiran utilitarian untuk waktu yang sangat lama, tetapi dalam catatan tertulis, perumusan pertama konsep ini tercatat dilakukan oleh filsuf Yunani, Epicurus. Asal-usul utilitarianisme modern dapat ditelusuri ke abad ke-18 melalui filsuf Inggris, Jeremy Bentham. Bentham menyebut perumusannya sebagai “prinsip kebahagiaan terbesar.”

    ReplyDelete
  14. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Berdasarkan link https://plato.stanford.edu/entries/utilitarianism-history/, Utilitarianisme adalah salah satu pendekatan yang paling kuat dan persuasif terhadap etika normatif dalam sejarah filsafat. Meskipun tidak sepenuhnya diartikulasikan sampai abad ke-19, posisi proto-utilitarian dapat dilihat sepanjang sejarah teori etis.Utilitarianisme juga dibedakan oleh ketidakberpihakan dan netralitas agen. Kebahagiaan setiap orang sama. Bila seseorang memaksimalkan kebaikan, itu adalah pertimbangan yang tidak memihak secara tepat. Jumlah baik saya tidak lebih dari orang lain baik. Lebih jauh lagi, alasan saya harus mempromosikan keseluruhan kebaikan adalah alasan yang sama sehingga orang lain harus mempromosikan kebaikan.

    ReplyDelete
  15. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Berdasarkan link https://www.utilitarianism.com/utilitarianism.html, Utilitarianisme adalah upaya untuk memberikan jawaban atas pertanyaan praktis "Apa yang harus dilakukan manusia?" Jawabannya adalah bahwa dia harus bertindak untuk menghasilkan konsekuensi terbaik. Dalam pengertian konsekuensi Utilitarian mencakup semua hal baik dan buruk yang dihasilkan oleh tindakan tersebut, baik yang muncul setelah tindakan tersebut dilakukan atau selama kinerjanya. Jika perbedaan konsekuensi tindakan alternatif tidak besar, beberapa Utilitarian tidak menganggap pilihan di antara mereka sebagai isu moral. Menurut Mill, tindakan harus diklasifikasikan sebagai benar atau salah secara moral hanya jika konsekuensinya sangat penting sehingga seseorang ingin melihat agen tersebut dipaksa, tidak hanya diyakinkan dan didesak, untuk bertindak dengan cara yang lebih disukai.

    ReplyDelete
  16. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    Utilitarianisme merupakan bagian dari etika filsafat mulai berkembang pada abad ke 19 sebagai kritik atas dominasi hukum alam.Kemunculannya di latarbelakangi oleh keinginan besar untuk melepaskan diri dari belenggu doktrin hukum alam. Utilitarianisme terkadang disebut dengan Teori Kebahagiaan Terbesar yang mengajarkan tiap manusia untuk meraih kebahagiaan (kenikmatan) terbesar untuk orang terbanyak. Karena, kenikmatan adalah satu-satunya kebaikan intrinsik, dan penderitaan adalah satu-satunya kejahatan intrinsik.

    ReplyDelete
  17. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Utilitarianism is an ethical theory that states that the best action is the one that maximizes utility. "Utility" is defined in various ways, usually in terms of the well-being of sentient entities, such as human beings and other animals. Jeremy Bentham, the founder of utilitarianism, described utility as the sum of all pleasure that results from an action, minus the suffering of anyone involved in the action. Utilitarianism is a version of consequentialism, which states that the consequences of any action are the only standard of right and wrong. Unlike other forms of consequentialism, such as egoism, utilitarianism considers all interests equally.
    Sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/Utilitarianism

    ReplyDelete
  18. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Utilitarianisme adalah salah satu pendekatan yang paling kuat dan persuasif terhadap etika normatif dalam sejarah filsafat. Meskipun tidak sepenuhnya diartikulasikan sampai abad ke-19, posisi proto-utilitarian dapat dilihat sepanjang sejarah teori etis. Meskipun ada banyak variasi pandangan yang dibahas, utilitarianisme pada umumnya dianggap sebagai pandangan bahwa tindakan yang benar secara moral adalah tindakan yang menghasilkan yang paling baik. Pada pandangan utilitarian seseorang harus memaksimalkan kebaikan secara keseluruhan, yaitu mempertimbangkan kebaikan orang lain sebaik kebaikannya sendiri.

    ReplyDelete
  19. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Dapat kita ketahui bahwa teori utilitarianisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa tindakan dan kebijakan perlu dievaluasi berdasarkan manfaat dan biaya yang dibebankan pada masyarakat. Dalam situasi apa pun, tindakan atau kebijakan yang “benar” adalah yang memberikan manfaat paling besar atau biaya paling kecil (bila semua alternatif hanya membebankan biaya bersih). Sebuah prinsip moral yang mengklaim bahwa sesuatu dianggap benar apabila mampu menekan biaya sosial (social cost) dan memberikan manfaat sosial (social benefit). Dalam rangka pemikiran utilitarianisme, kriteria untuk menentukan baik buruknya suatu perbuatan adalah “the greatest happiness of the greatest number”, kebahagiaan terbesar dari jumlah orang yang terbesar. Utilitarianisme, dibedakan menjadi dua macam : Utilitarianisme Perbuatan (Act Utilitarianism) dan Utilitarianisme Aturan (Rule Utilitarianism. Prinsip dasar utilitarianisme (manfaat terbesar bagi jumlah orang terbesar) diterpakan pada perbuatan.Utilitarianisme aturan membatasi diri pada justifikasi aturan-aturan moral.

    ReplyDelete
  20. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Utilitarianisme adalah suatu teori dari segi etika normatif yang menyatakan bahwa suatu tindakan yang patut adalah yang memaksimalkan penggunaan (utility), biasanya didefinisikan sebagai memaksimalkan kebahagiaan dan mengurangi penderitaan. "Utilitarianisme" berasal dari kata Latin utilis, yang berarti berguna, bermanfaat, berfaedah, atau menguntungkan. Ini adalah bagian dari anggota powernow saat ini.

    ReplyDelete
  21. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Utilitarianisme pada umumnya dianggap sebagai pandangan bahwa tindakan yang benar secara moral adalah tindakan yang menghasilkan yang paling baik. Ada banyak cara untuk menguraikan klaim umum ini. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa teori tersebut merupakan bentuk konsekuensialisme: tindakan yang benar sepenuhnya dipahami dalam hal konsekuensi yang dihasilkan. Yang membedakan utilitarianisme dari egoisme berkaitan dengan ruang lingkup konsekuensi yang relevan. Pada pandangan utilitarian seseorang harus memaksimalkan kebaikan secara keseluruhan yaitu mempertimbangkan kebaikan orang lain sebaik kebaikannya sendiri.

    ReplyDelete
  22. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Teori utilitarianisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa tindakan dan kebijakan perlu dievaluasi berdasarkan manfaat dan biaya yang dibebankan pada masyarakat. Dalam situasi apa pun, tindakan atau kebijakan yang “benar” adalah yang memberikan manfaat paling besar atau biaya paling kecil (bila semua alternatif hanya membebankan biaya bersih). Sebuah prinsip moral yang mengklaim bahwa sesuatu dianggap benar apabila mampu menekan biaya sosial (social cost) dan memberikan manfaat sosial ( social benefit). Utilitarianisme juga dimaknai sebagai suatu teori dari segi etika normatif yang menyatakan bahwa suatu tindakan yang patut adalah yang memaksimalkan penggunaan (utility), biasanya didefinisikan sebagai memaksimalkan kebahagiaan dan mengurangi penderitaan.

    ReplyDelete
  23. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Aliran Utilitarianisme merupakan reaksi terhadap ciri metafisis dan abstrak dari filsafat hukum pada abad ke delapan belas. Jeremy Bentham sebagai penemunya menunjuk banyak dari karyanya pada kecaman-kecaman yang hebat atas seluruh konsepsi hukum alam. Bentham tidak puas dengan kekaburan dan ketidaktetapan teori-teori tentang hukum alam, dimana Utilitarianisme mengetengahkan salah satu dari gerakan-gerakan periodik dari yang abstrak hingga yang konkret, dari yang idealitis hingga yang materialistis, dari yang apriori hingga yang berdasarkan pengalaman. Utilitarianisme terkadang disebut dengan Teori Kebahagiaan terbesar yang mengajarkan tiap manusia untuk meraih kebahagiaan (kenikmatan) terbesar untuk orang terbanyak. Karena, kenikmatan adalah satu-satunya kebaikan intrinsik, dan penderitaan adalah satu-satunya kejahatan intrinsik.

    ReplyDelete
  24. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Sesuatu hal dapat dikatakan bermanfaat atau penting bisa dilihat dari kebermanfaatannya dalam kehidupan. Utlitarianism menekankan pada azas kebermanfaatan sebagai prinsipnya. Mungkin hal seperti ini akan mempengaruhi dalam pengambilan keputusan karena telah memiliki dasar kegunaan tententu dan memperhitungkan dampaknya kelak.

    ReplyDelete
  25. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Utilitarianisme merupakan aliran filsafat dengan pandangan atau kepercayaan bahwa tujuan manusia hidup adalah melakukan hal yang berguna. Segala tindakan manusia yang baik adalah yang memiliki kegunaan, sedangkan yang bersifat tidak berguna atau merugikan adalah suatu keburukan. Sifat berguna itu relatif, oleh karena itu setiap manusia harus bijaksana jika menghadapi suatu tindakan orang lain yang mungkin berguna baginya namun merugikan anda. Sifat utilitarianisme harus diimbangi dengan rasa peduli dan menghormati kepentingan orang lain, serta menghindari membuat kerugian pada orang lain, pada intinya menghindari sikap egois.

    ReplyDelete
  26. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Jeremy Bentham (1748 – 1832) sebagai pendukung utama faham utilitarianisme ini menjelaskan bahwa moralitas adalah tindakan untuk memperoleh kebahagiaan di dunia dan tidak ada kaitannya dengan upaya untuk menyenangkan Tuhan atau mematuhi aturan-aturan yang bersifat abstrak. Ia mengatakan bahwa dalam proses pengambilan keputusan terhadap banyak pilihan, semestinya dipilih alternatif yang mempunyai konsekuensi yang secara menyeluruh paling baik bagi setiap orang yang terlibat atau dilibatkan di dalamnya. Menurut faham ini, suatu tindakan dikatakan benar apabila membawa manfaat bagi sebanyak-banyaknya anggota masyarakat dan dianggap pula bahwa setiap orang sama pentingnya.

    ReplyDelete
  27. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016
    Dengan istilah: “the greatest happiness of the greatest numbers”. Ukuran baik-buruknya suatu tindakan dilihat dari akibat, konsekuensi dan tujuan dari tindakan itu. Oleh karena itu faham ini juga disebut sebagai faham teleologis, yang berarti tujuan. Teori ini mendapat dukungan luas karena mengkaitkan moralitas dengan kepentingan masyarakat luas maupun kelestarian alam. Teori ini juga menjadi dasar pijakan dalam ilmu ekonomi dan manajemen dengan adanya konsep biaya-manfaat maupun faham para pihak (stakeholders). Namun, ada kritik terhadap teori ini yaitu dapat hilangnya hak individual akibat kepentingan masyarakat luas atau kepentingan umum.

    ReplyDelete
  28. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya mendapatkan pemahaman kata ilsafat baru yaitu ultilitarianism, dimana ultilitarianism ini dapat berarti suatu teori dari segi etika normatif yang menyatakan bahwa suatu tindakan yang patut adalah yang memaksimalkan penggunaan (utility), biasanya didefinisikan sebagai memaksimalkan kebahagiaan dan mengurangi penderitaan. Dari ilmu-ilmu yang kita dapatkan ini semoga kita dapat mengertinya dan dapat kita aplikasian tentunya yang bersifat baik bagi masyarakat kita. Sehingga dapat berdampak pada kita di terima di lingkungan masyarakat kita.

    ReplyDelete
  29. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016
    Utilitarianisme merupakan suatu paham etis yang berpendapat bahwa yang baik adalah yang berguna, berfaedah, dan menguntungkan. Menurut kaum utilitarianisme, tujuan perbuatan sekurang-kurangnya menghindari atau mengurangi kerugian yang diakibatkan oleh perbuatan yang dilakukan, baik bagi diri sendiri ataupun orang lain. Adapun maksimalnya adalah dengan memperbesar kegunaan, manfaat, dan keuntungan yang dihasilkan oleh perbuatan yang akan dilakukan. Oleh karena itu perbuatan yang kita lakukan harus diusahakan agar mendatangkan kebahagiaan daripada penderitaan, manfaat daripada kesia-siaan.

    ReplyDelete
  30. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Utilitarisme berasal dari kata Latin utills yang berarti “bermanfaat”. Menurut aliran ini suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat. Tapi manfaat itu harus menyangkut bukan saja satu dua orang melainkan masyarakat sebagai keseluruhan. Jadi, utilitarisme ini tidak boleh dimengerti dengan cara egoistis. Menurut suatu perumusan terkenal, dalam rangka pemikiran utilitarisme (utilitarianism) kriteria untuk menentukan baik buruknya suatu perbuatan adalah the greatest happiness of the greatest number, kebahagiaan terbesar dari jumlah orang terbesar. Perbuatan yang sempat mengakibatkan paling banyak orang merasa senang dan puas adalah perbuatan yang terbaik (Kees Bertens, 2009). Adapun tokoh-tokoh penganut aliran utilitarianisme adalah Jeremy Bentham (1748-1783), John Stuart Mill (1806-1873), dan Rudolf von Jhering (1800-1889).


    ReplyDelete
  31. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Utilitarianisme adalah salah satu pendekatan yang paling kuat dan persuasif terhadap etika normatif dalam sejarah filsafat. Meskipun tidak sepenuhnya diartikulasikan sampai abad ke-19, posisi proto-utilitarian dapat dilihat sepanjang sejarah teori etis.
    Beberapa pemikir utilitarian paling awal adalah utilitarian 'teologis' seperti Richard Cumberland (1631-1718) dan John Gay (1699-1745). Mereka percaya bahwa mempromosikan kebahagiaan manusia adalah kewajiban pada kita karena hal itu disetujui oleh Tuhan. Setelah menyebutkan cara-cara di mana manusia berada di bawah kewajiban (dengan memahami "konsekuensi alami dari segala sesuatu", kewajiban untuk menjadi saleh, kewajiban sipil kita yang timbul dari undang-undang, dan kewajiban yang timbul dari "otoritas Allah") John Gay menulis: "... dari pertimbangan keempat jenis kewajiban ini ... terbukti bahwa kewajiban penuh dan lengkap yang akan mencakup semua kasus, hanya dapat terjadi karena otoritas Allah; Karena Tuhan hanya bisa dalam semua kasus membuat seseorang bahagia atau menderita: dan oleh karena itu, karena kita selalu berkewajiban agar kesesuaian tersebut disebut kebajikan, jelaslah bahwa peraturan atau kriteria langsung darinya adalah kehendak Allah "(R, 412)

    ReplyDelete
  32. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    Merupakan sebuah pandangan yang menyataka bahwa baik buruknya perbuatan manusia itu tergantung pada apakah perbuatan tersebut bermanfaat bagi orang lain. Jika kita mengamati, paham tersebut memang benar adanya. Tentu saja hal yang tidak bermanfaat untuk orang lain itu merupakan perbuatan yang tidak benar untuk dilakukan meskipun perbuatan tersebut bukan berarti sesuatu yang buruk. Lagipula, mengapa kita melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat?? Di dalam ajaran agama pun kita diajarkan untuk menghindarkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat. Lebih baik waktu kita yang singkat di dunia ini kita pergunakan semaksimal mungkin untuk beribadah kepada Alla Swt. daripada melakukan hal-hal yang belum tentu membawa kita ke syurga-Nya.

    ReplyDelete
  33. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Utilitarianisme merupakan suatu pendekatan yang paling kuat dan persuasif dengan etika normatif dalam sejarah filsafat. Utilitarianisme umumnya diartikan sebagai pandangan bahwa tindakan yang secara moral benar akan menghasilkan tindakan paling baik. Utilitarianisme merupakan suatu paham etis yang berpendapat bahwa yang baik adalah yang berguna, berfaedah, dan menguntungkan. Sebaliknya, yang jahat atau buruk adalah yang tak bermanfaat, tak berfaedah, dan merugikan.

    ReplyDelete
  34. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Utilitarianisme biasa disebut juga dengan Teori Kebahagiaan karena secara etimologis "Utilitarianisme" berasal dari kata Latin utilis, yang berarti berguna, bermanfaat, berfaedah, atau menguntungkan. Utilitarianisme adalah suatu teori dari segi etika normatif yang menyatakan bahwa suatu tindakan yang patut adalah yang memaksimalkan penggunaan (utility), biasanya didefinisikan sebagai memaksimalkan kebahagiaan dan mengurangi penderitaan. Perbuatan yang benar secara moral ialah yang paling banyak memberikan jumlah kenikmatan dan kebahagiaan pada manusia.

    ReplyDelete
  35. Zuliyanti
    14301241009
    S1 Pendidikan Matematika I

    Dari alamat web yang diberikan di atas, saya menyimpulkan bahwa meskipun ada banyak variasi pandangan tentang utilitaranisme yang dibahas, pada umumnya utilitarianisme dianggap sebagai pandangan bahwa tindakan yang benar secara moral adalah tindakan yang menghasilkan yang paling baik.

    ReplyDelete
  36. Zuliyanti
    14301241009
    S1 Pendidikan Matematika

    Yang membedakan utilitarianisme dari egoisme berkaitan dengan ruang lingkup konsekuensi yang relevan. Pada pandangan utilitarian seseorang harus memaksimalkan kebaikan secara keseluruhan - yaitu mempertimbangkan kebaikan orang lain sebaik kebaikannya sendiri. Sedangkan egoisme yaitu hanya mengutamakan kepentingan pribadi dibandingkan orang lain.

    ReplyDelete
  37. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Utilitarianisme adalah pandangan bahwa tindakan itu benar karena berguna. Utilitarianisme berawal dari dasar bahwa kesenangan dan kebahagiaan secara intrinsik berharga, bahwa rasa sakit dan penderitaan secara intrinsik tidak berharga, dan hal lain hanya bernilai dalam menyebabkan kebahagiaan atau mencegah penderitaan (yaitu "instrumental", atau sebagai alat untuk mencapai tujuan). Fokus pada kebahagiaan atau kesenangan sebagai ujung akhir keputusan moral, menjadikannya jenis Hedonisme (dan kadang-kadang dikenal sebagai Hedlandistic Utilitarianism). Utlitarianisme kadang-kadang disebut sebagai Benthamisme, sebuah referensi untuk Jeremy Bentham, seorang filsuf Inggris (wafat 1832) yang menganjurkan doktrin politik ini.

    ReplyDelete
  38. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Utilitarianisme adalah suatu teori dari segi etika normatif yang menyatakan bahwa suatu tindakan yang patut adalah yang memaksimalkan penggunaan (utility), biasanya didefinisikan sebagai memaksimalkan kebahagiaan dan mengurangi penderitaan.Utilitarianisme sebagai teori sistematis pertama kali dipaparkan oleh Jeremy Bentham dan muridnya, John Stuart Mill.

    ReplyDelete
  39. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Utilitarianisme merupakan suatu paham etis yang berpendapat bahwa yang baik adalah yang berguna, berfaedah, dan menguntungkan. Sebaliknya, yang jahat atau buruk adalah yang tak bermanfaat, tak berfaedah, dan merugikan. Karena itu, baik buruknya perilaku dan perbuatan ditetapkan dari segi berguna, berfaedah, dan menguntungkan atau tidak. Dari prinsip ini, tersusunlah teori tujuan perbuatan.

    ReplyDelete
  40. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Utilitarianisme adalah suatu teori dari segi etika normatif yang menyatakan bahwa suatu tindakan yang patut adalah yang memaksimalkan penggunaan (utility), biasanya didefinisikan sebagai memaksimalkan kebahagiaan dan mengurangi penderitaan. Utilitarianisme sebagai teori sistematis pertama kali dipaparkan oleh Jeremy Bentham dan muridnya, John Stuart Mill. Utilitarianisme merupakan suatu paham etis yang berpendapat bahwa yang baik adalah yang berguna, berfaedah, dan menguntungkan

    ReplyDelete