Dec 2, 2012

A PRIORI dan A POSTERIORI





Ass Wr Wb
Jika ingin mendalami lebih lanjut tentang A PRIORI dan A POSTERIORI, koneklah:








Wss Wr Wb
Marsigit

7 comments:

  1. Fitri Wulandari
    16701261018
    PEP Kelas A PPs UNY

    Istilah a priori dan a posteori digunakan untuk membedakan dasar-dasar pengetahuan. Perbedaan keduanya terletak pada pembenaran atau argumen. A priori adalah pembenaran yang independen dari pengalaman atau terlepas dari pengalaman, contohnya adalah kita tidak perlu bagun dari kursi dan pergi keluar untuk memeriksa segala sesuatu yang ada di dunia ini. Sedangkan posteori adalah pembenaran yang tergantung dari bukti empiris, misalnya beberapa siswa merasa merasa kesulitan belajar matematika dikelas.

    ReplyDelete
  2. Fitri Wulandari
    16701261018
    PEP Kelas A PPs UNY

    Kaum rasionalis mempunyai dalil bahwa pikiran karena seseorang dapat memahami sebuah prinsip, maka prinsip itu ada, artinya prinsip harus benar dan nyata. Jika prinsip itu tidak ada maka bagaimana mungkin seseorang itu dapat menggambarkannya. Prinsip dianggap sebagai apriori, sehingga prinsip tidak dikembangkan dari pengalaman, dan sebaliknya pengalaman dapat dimengerti bila ditinjau dari prinsip tersebut.

    ReplyDelete
  3. Fitri Wulandari
    16701261018
    PEP Kelas A PPs UNY

    Immanuel Kant salah seorang filsuf abad 18 mengatakan bahwa kebenaran-kebenaran dari geometri, aritmetika dan aljabar bersifat sintetik a priori yang berdasarkan pada intuisi.

    ReplyDelete
  4. Fitri Wulandari
    16701261018
    PEP Kelas A PPs UNY

    Menurut Hume, dalam aliran empiris terdapat tiga prinsip utama berkaitan dengan ide yaitu prinsip kemiripan, prisip kedekatan dan prisip sebab akibat. Ilmu pengetahuan tidak pernah mampu memberi pengetahuan yang niscaya tentang dunia. Kebenaran yang bersifat a priori seperti dalam matematika, logia dan geometri memang ada namun tidak menambah pengetahuan kita tentang dunia. Dan untuk menambah pengetahuan itu maka diperlukan pengamatan empiris atau secara a posteori

    ReplyDelete
  5. Fitri Wulandari
    16701261018
    PEP Kelas A PPs UNY

    Perbedaan anatara rasionalisme dengan empiris secara umum adalah jika aliran rasionalisme menyatakan bahwa pengetahuan itu adalah apriori yang bersumber dari penalaran dan pembuktian pada logika dan matematika melalui deduksi, sedangkan emprisme menyatakan bahwa pengetahuan bersumber pada pengalaman, terutama pada pengetahuan dalam pembuktian melalui eksperimentasi, observasi dan induksi

    ReplyDelete
  6. Fitri Wulandari
    16701261018
    PEP Kelas A PPs UNY

    Berdasarkan perbedaan dan persamaan dari kedua paham yaitu rasionalisme dan empirisisme, maka kontribusi kedua paham tersebut terhadap perkembangan matematika antara lain yaitu dalam hal pembuktian-pembuktian suatu teorema, dengan menggunakan akal atau rasio dan pengalaman indera atau empirisis untuk merangsang ingatan dan membawa kesadaran terhadap pengetahuan yang selama itu sudah ada dalam pikiran.

    ReplyDelete
  7. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Seperti halnya, analytic dan syntetic, a priori dan aposteriori pun berada pada dua ranah yang berbeda. Kedua hal ini sangat dikenal dalam buku “Critique of Pure Reason” yang dibuat oleh Immanuel Kant.
    Mengingat kembali sejarah dua kubu David Hume dan Rene Descartes dengan Apriori dan Aposteriori nya, mengingatkan kita akan sang juru damai yakni Bapak Immanuel Kant dengan “Sintetik Apriori”.nya.

    ReplyDelete


Note: Only a member of this blog may post a comment.