Dec 2, 2012

A PRIORI dan A POSTERIORI





Ass Wr Wb
Jika ingin mendalami lebih lanjut tentang A PRIORI dan A POSTERIORI, koneklah:








Wss Wr Wb
Marsigit

44 comments:

  1. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Dalam filsafat, kita mengenal suatu istilah mengenai pengetahuan yang disebut dengan a priori dan a posteriori. Pengetahuan apriori bersumber dari sebelum pengalaman, sedangkan pengetahuan aposteriori didapat setelah pengalaman. Sehingga pengetahuan apriori bersifat abstrak dan maya, hanya ada dalam pikiran dan hanyalah bersifat keterangan-keterangan. Sementara itu pengetahuan aposteriori dapat diperoleh dengan bantuan menggunakan panca indera untuk mengalami kemudian mempersepsi. Jadi pengetahuan a posteriori diperoleh melalui persepsi-persepsi. Perbedaan mendasar dari pengetahuan a priori dan a posteriori adalah jika pengetahuan a priori dibangun atas dasar konsistensi antara keterangan yang satu dengan keterangan yang lainnya, sedangkan pengetahuan a posteriori dibangun atas dasar kemampuan imajinasi dan intuisi dalam ruang dan waktu. Dalam kehidupan kedua pengetahuan ini saling bergantung satu sama lain, dan kita membutuhkan keduanya agar bisa berpikir dengan baik. Jadi tidak ada yang lebih utama dari keduanya,

    ReplyDelete
  2. Fitri Nur Hidayah
    14301241001
    S1 Pendidikan Matematika 2014 A

    Berdasarkan perkuliahan yang saya dapatkan pada tanggal 17 Maret 2017, A Posteriori yang berarti paham setelah melihat merupakan salah satu ciri dari fenomena yang berubah(cocok dengan kenyataan). Sedangkan A Priori yang berarti mengetahui walaupun belum terlaksana merupakan salah satu ciri dari fenomena yang tetap (konsisten).

    ReplyDelete
  3. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Pengetahuan a priori adalah pengetahuan yang bersumber tidak dari pengalaman langsung, melainkan dari ‘aturan umum’ yang ‘dipinjam’ dari pengalaman. Menurut Kant, kriteria pengetahuan a priori ada dua yaitu Idea of necessity (keharusan) misalnya setiap peristiwa tentu ada penyebabnya dan Strict-absolute (benar-benar absolut) misalnya semua benda memiliki berat. Menurut Kant, ada jenis pengetahuan yang bersumber dari dunia empirik yang bisa mencapai tingkat absolut karena kebenarannya mencapai tingkat kepastian. Sedangkan, pengetahuan a posteriori atau pengetahuan empirik adalah pengetahuan yang bersumber dari pengalaman.

    ReplyDelete
  4. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Istilah a priori (sebelum) dan a posteriori (sesudah) digunakan dalam ilmu filsafat untuk membedakan dua jenis pengetahuan yaitu pembenaran dan argumen. A priori adalah pembenaran yang independen dari pengalaman, misalnya “semua bujangan belum menikah”.Galen Strawson telah menyatakan bahwa argumen a priori adalah dimana kita dapat melihat bahwa itu benar hanya dengan duduk di rumah, kita tidak harus pergi keluar untuk memeriksa segala sesuatu yang ada di dunia ini, kita tidak perlu melakukan ilmu apapun. A posteriori adalah pembenaran yang tergantung pada pengalaman atau bukti empiris.

    ReplyDelete
  5. Wahyu Lestari
    16709251024
    PPs P.Matematika Kelas D

    Sebuah pengetahuan apriori adalah pengetahuan yang bertumpu pada pembenaran priori. Sebuah pembenaran priori adalah jenis pembenaran epistemik yang dalam arti tertentu dan independen dari pengalaman.

    ReplyDelete
  6. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Dalam filsafat, kita mengenal istilah a priori dan a posteriori. Istilah a priori menunjukkan pengetahuan yang ada sebelum bertemu dengan pengalaman. A priori tidak bergantung pada pengalaman indrawi. Istilah ini digunakan dalam konsep-konsep seperti “niscaya”, “pasti”, “deduktif”, “benar secara universal”, “bawaan”, “intuitif”. Sedangkan istilah a posteriori menunjukkan pengetahuan yang dapat dicapai hanya dari pengalaman atau bukti empiris. Maka dari itu pengetahuan bisa dirumuskan hanya setelah dibuktikan dengan observasi, eksperimen atau kegiatan lainnya. A posteriori digunakan dalam konteks-konteks seperti “empiris”, “induksi”, “dapat diverifikasi”, “sintetis”, “faktual”, “pengalaman”, “kenyataan”, dsb.

    ReplyDelete
  7. Windi Agustiar Basuki
    16709251055
    S2 Pend. Mat Kelas C – 2016

    Apriori adalah cara berpikir yang dilakukan sebelum melihat atau mengalami, sedangkan Posteriori adalah cara berpikir yang dilakukan setelah melihat atau mengalami. Kedua cara ini perbedaanya yaitu cara berpikir a Priori misalnya lebih mengandalkan pada kemampuan visualisasi seseorang dalam mengimajinasikan sesuatu dengan menggunakan pendekatan-pendekatan logika tanpa harus merasakan atau mengalaminya terlebih dahulu dan Posteriori lebih mengandalkan pada pengalaman. Artinya apa yang dihasilkan merupakan apa yang dia rasakan (merasakan langsung kejadian tersebut).

    ReplyDelete
  8. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Dalam ilmu pengetahuan ada istilah a priori dan a posteriori. Pengetahuan a priori artinya pengatahuan yang terlepas dari pengalaman atau tidak bergantung pada bukti pengalaman, sebaliknya jika pengalaman a posteriori artinya pengetahuan berdasarkan pada pengalaman. Perbedaan antara pengetahuan apriori dan posteriori dapat dipahami sesuai dengan perbedaan antara pengetahuan non empiris dan empiris. Contoh dari a priori, misalnya bujangan tidak menikah, 5+2=7.

    ReplyDelete
  9. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)



    Suatu pernyataan disebut benar secara a priori, jika kebenarannya ditentukan sebelum pengalaman, atau tanpa referensi pada pengalaman.
    - Suatu pernyataan disebut benar secara a posteriori, jika pernyataan tersebut ditentukan kebenarannya melalui referensi pada pengalaman. Artinya kebenarannya hanya dapat ditentukan melalui acuan bukti empiris.

    Seluruh pernyataan analitik bersifat a priori dengan alasan, bahwa kebenaran logika pernyataan tersebut terlepas dari pengalaman yang kita alami. Pernyataan ini tidak membutuhkan bukti empris untuk penilaian kebenarannya.
    Seluruh pernyataan a posteriori dengan sendirinya pasti bersifat sintetik, karena terdapat informasi tambahan pada subjek yang didapatkan melalui pengalaman. Pada pernyataan di atas, misalkan kita mengamati bola berwarna merah, maka pernyataan sintetik ini menambahkan predikat ‘merah’ yang tidak terdapat pada subjek (didapatkan melalui pengamatan) ke dalam subjek ‘bola’.

    ReplyDelete
  10. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Apriori berasal dari kata latin prius artinya sebelum, karena itu ilmu-ilmu ini ingin menentukan apa kiranya yang mendahului adanya kenyataan itu. Apriori berada di ruang lingkup ilmu-ilmu pasti yang biasanya disebut dengan cara deduksi, karena lingkup mendahului adanya kenyataan itu, maka sangat mengandalkan rasio. Apriori juga merupakan aliran yang mengakui bahwa pengetahuan itu pada hakikatnya berdasar pada akal/rasio. Aposteriori berasal dari kata latin post yang maknanya sesudah, oleh karenanya segala ungkapan ilmu baru terjadi ketika seseorang melakukan pengamatan melalui inderanya. Aposteriori berada pada ruang lingkup ilmu-ilmu empiris yang sering disebut dengan cara induksi. Aposteriori merupakan aliran yang megakui bahwa pengetahuan itu pada hakikatnya berdasarkan pengalaman atau empiris melalui alat indera.

    ReplyDelete
  11. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016


    A priori merupakan pengetahuan yang berdasarkan dari logika, berdasarkan pengetahuan yang telah diperoleh, sehingga belum pernah mempraktekan/ membuktikan pengetahuan yang ada.
    Hal ini dikarena pengetahuan yang ada sudah pikirkan sebelum melihat atau mendapatkan pengalaman tentangnya.

    ReplyDelete
  12. Resvita Febrima
    16709251076
    P-Mat D 2016
    mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan dua kata diatas ketika belajar filsafat di semester 1, a priori dan a posteriori. definisi dan penggunaan istilah telah bervariasi dalam sejarah filsafat, namun secara konsisten diberi label dua pengertian epistemologis yang terpisah. Ungkapan Latin a priori dan a posteriori adalah istilah filosofis seni yang dipopulerkan oleh Kritik Immanuel Kant tentang Nalar Murni. Istilah ini digunakan sehubungan dengan penalaran (epistemologi) untuk membedakan "kesimpulan yang diperlukan dari premis pertama" (yaitu, apa yang harus dilakukan sebelum pengamatan indra) dari "kesimpulan berdasarkan pengamatan indra" (yang harus diikuti). Dengan demikian, dua jenis pengetahuan, pembenaran, atau argumen dapat dilukiskan

    ReplyDelete
  13. Nurwanti Adi Rahayu
    16709251067
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    A posteiori merupakan pengetahuan yang berdasarkan dari pengalaman yang telah diperoleh, sehingga belum pernah mempraktekan/ membuktikan pengetahuan yang ada maka pengetahuanpun belum ada.
    Hal ini dikarena pengetahuan yang diperoleh berdasarkan hasil pengalaman yang dilakukan.

    ReplyDelete
  14. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  15. Yosepha Patricia Wua Laja
    16709251080
    S2 Pendidikan Matematika D 2016

    Berdasarkan link https://en.wikipedia.org/wiki/A_priori_and_a_posteriori Pengetahuan atau justifikasi posteriori bergantung pada pengalaman atau bukti empiris, seperti kebanyakan aspek sains dan pengetahuan pribadi. Metode ilmiah deduksi bersifat a posteriori dimana proses ini berangkat data-data empiris dan melalui proses abstraksi memasuki akal budi. Sebelum akal budi membentuk kesimpulan sebagai prinsip universal, sejumlah data empiris dikumpulkan, diobservasi, diteliti, dikaji dan dianalisis. Sedangkan metode ilmiah deduksi merupakan metode ilmiah a priori dimana metode ini tidak berangkat dari data-data empiris atau pengalaman melainkan berangkat dari suatu kebenaran, konsep yang diandaikan. Kebenaran atau konsep ini telah termuat dalam pikiran seseorang.

    ReplyDelete
  16. ARNY HADA INDA
    16709251079
    PPS-MAT D 2016 (S2)
    Dalam perkembangannya, apriori diidentikkan dengan sikap tidak suka menerima dan mendengarkan kebenaran. Beberapa contoh sikap yang mencerminkan apriori di antaranya sikap acuh tak acuh terhadap pelanggan, sikap angkuh dan tidak sabar dalam menghadapi kolega, serta menganggap remeh rekan sebaya. Lawan kata dari apriori adalah aposteriori. Baik apriori maupun aposteriori digunakan sebagai kata sifat untuk memodifikasi kata benda pengetahuan. Namun, istilah apriori juga terkadang digunakan untuk memodifikasi nomina lain, seperti kebenaran.

    ReplyDelete
  17. Sefti Lailatifah
    14301241040
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    A priori dan a posteriori sudah pernah saya dengar sebelumnya sewaktu sekolah. Dan ketika kuliah etnomatematika saya juga mendapat materi ini. A posteriori ialah paham setelah melihat, sedangkan a priori ialah paham walaupun belum melihat. Link-link tersebut sangatlah bermanfaat bagi kita yang ingin tahu lebih lanjut mengenai a priori dan a posteriori.

    ReplyDelete
  18. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    A priori adalah argumen atau pernyataan yang dinyatakan sebelum melihat kenyataan atau suatu pengalaman. A priori dekat dengan yang disebut ide atau gagasan, untuk memperoleh suatu ide bisa dilakukan tanpa mempertimbangkan suatu pengalaman, bebas saja untuk memunculkan ide. A posteriori adalah pernyataan setelah adanya percobaan atau suatu pengalaman berdasarkan kenyataan. A posteriori dekat dengan empirisme, pernyataan berdasarkan atas kenyataan. Namun jika seseorang hanya fanatik kepada a posteriori saja, pernyataan hanya dari kenyataan yang ada tanpa mencoba untuk melakukan inovasi maka tak akan membuat suatu kemajuan.

    ReplyDelete
  19. Kunny Kunhertanti
    16709251060
    PPs Pendidikan Matematika kelas C 2016

    Pengetahuan a priori adalah pengetahuan dimana seseorang itu tidak mengalami kejadian itu secara langsung dan hanya mendengarnya dari orang lain yang memberikan kesaksian. Sehingga pengetahuan tersebut bisa saja benar, bisa saja yang salah. Sedangkan a posteriori adalah seseorang yang memiliki pengetahuan setelah dia sendiri mengalaminya sendiri, sehingga pengetahuan itu memang benar-benar dialaminya sendiri. Namun tidak ada yang baik maupun tidak ada yang kurang baik, keduanya bisa beriringan dengan baik dalam menyusun pengetahuan.

    ReplyDelete
  20. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Pengetahuan dapat dibagi ke dalam 2 jenis yaitu apriori dan aposteriori Apriori adalah pengetahuan yang ada sebelum bertemu dengan pengalaman. Atau dengan kata lain, sebuah istilah yang dipakai untuk menjelaskan bahwa seseorang dapat berpikir dan memiliki asumsi tentang segala sesuatu, sebelum bertemu dengan pengalaman dan akhirnya mengambil kesimpulan. aposteriori adalah pengetahuan yang menekankan yang logis, yang dialami, yaitu selalu bergantung pada pengalaman seperti kebanyakan aspek ilmu dan pengetahuan pribadi.

    ReplyDelete
  21. Lana Sugiarti
    16709251062
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Dari link yag diberikan, saya dapat mengambil kesimpulan bahwa pengetahuan a priori tidak tergantung pada pengalaman dan deduksi dari alasan murni misalnya bukti ontologis, sedangkan pengetahuan a posteriori bergantung pada pengalaman atau bukti empiris, seperti aspek yang terdapat dalam sains dan pengetahuan pribadi. Sehingga dalam penggunaannya kita dapat menggolongkan pengetahuan yang kita peroleh itu apakah a priori atau a posteriori berdasarkan dari cara bagaimana pengetahuan kita diperoleh.

    ReplyDelete
  22. Syaifulloh Bakhri
    16709251049
    S2 Pendidikan Matematika C 2016

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Apriori berasal dari kata latin “prius” yang maknanya “sebelum”, oleh karena itu ilmu-ilmu ini ingin menentukan apa kiranya yang mendahului adanya kenyataan itu. Apriori cara kerjanya berada ruang lingkup ilmu-ilmu pasti yang biasanya disebut dengan cara “deduksi”, karena lingkup mendahului adanya kenyataan itu [prius], maka sangat mengandalkan “rasio” rasionalisme. Rasionalisme merupakan aliran yang mengakui bahwa pengetahuan itu pada hakikatnya berdasar pada akal [rasio]. Akal merupakan penggerak dari sebuah kesanggupan untuk berpikir. Tanpa pikiran, tentu tidak ada sesuatu yang dipikirkan , dan tidak ada yang diketahuinya. Rasionalisme menolak pengetahuan yang hanya berdasarkan pengamatan dan pengalaman. Tiga tokoh terkenal dalam kelompok yang mewakili wilayah rasionalisme ini antara lain: Rene Descartes, Leibnitz, Wolff.
    Aposteriori berasal dari kata latin “post” yang maknanya “sesudah”, oleh karenanya segala ungkapan ilmu baru terjadi ketika seorang-orang melakukan pengamatan melalui inderanya. Aposteriori cara kerjanya berada pada ruang lingkup ilmu-ilmu empiris yang sering disebut dengan cara “induksi”. Empirisme merupakan aliran yang megakui bahwa pengetahuan itu pada hakikatnya berdasarkan pengalam atau empiris melalui alat indera. Empirisme menolak pengetahuan yang semata-mata berdasarkan akal karena dipandang sebagai spekulasi belaka yang tidak berdasarkan realitas, sehingga berisiko tidak sesuai dengan kenyataan. Pengetahuan sejati harus dan seharusnya berdasarkan kenyataan sejati yakni realitas. Tiga tokoh terkenal dalam kelompok yang mewakili wilayah empiris ini antara lain : John Locke, George Berckeley, David Hume.
    Sumber: http://filsafat-ilmu.blogspot.co.id/2008/01/aposteriori-apriori.html

    ReplyDelete
  23. Supriadi / 16709251048
    Kelas C 2016 Pendidikan matematika – S2

    Berdasarkan pada link di atas dapat kita ketahui bahwa para filsuf menggolongkan pengetahuan ilmiah menjadi dua yaitu a priori dan a posteriori. Pengetahuan a priori diperoleh berdasarkan hasil pemikiran semata dan tidak didasarkan pada pengalaman (metode deduksi). Pendapat ini pertama dikemukakan oleh Kant. Kant menawarkan dua kriteria analisis, yaitu keniscayaan dan universalitas, yang ia klaim tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Sedangkan pengetahuan a posteriori adalah pengetahuan yang diperkuat oleh hasil pengalaman (metode induksi). Pernyataan-pernyataan dan argumen dapat menjadi a posteriori jika ditemukan bukti empiris. Dalam sains, bukti empiris dibutuhkan bagi sebuah hipotesis untuk dapat diterima dalam komunitas ilmiah. A posteriori menunjukkan bahwa semua ide dan konsep berasal dari pengalaman dan bahwa kebenaran hanya dapat dibangun berdasarkan pengalaman.

    ReplyDelete
  24. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    A priopi dan a postriori juga merupakan dua dikotomi filsafat yang memiliki arti yang berbeda. A priori adalah logika sedangkan a postriori adalah pengalaman. Dua istilah ini dikenalkan oleh filsuf Immanuel Kant dalam bukunya critique and pure reason. Dengan isitilah ini munculah analitik dan sintetik. Karena a priopi dan a postriori digunakan sebagai pengetahuan a priopi yaitu pengetahuan yang berasal dari logika dan pengetahuan a postriori pengetahuan yang dihasilkan berdasarkan pengalaman empirik.

    ReplyDelete
  25. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Memahami dan mencari dari suatu makna dibutuhkan dasar yang kuat. Oleh karena itu, muncullah sintetik a priori yang menjadi dasar daripada kenyataan yang sebenarnya. Sedangkan a posteriori kebalikan dari a priori dimana pengalamanlah yang mengajarkan segalanya. Kombinasi keduanyalah yang dapat digunakan agar mampu memaknai sesuatu secara utuh. Keduanya saling menguatkan satu dengan yang lainnya.

    ReplyDelete
  26. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    S2 Pendidikan Matematika D

    Berbicara masalah a priori dan a apoterieori . dua hal itu yang snagat saya sukai. Mengapa demikian . karena dua hal itu adalah pembentuk suatau ilmu pengetahuan,. diaman pengetahuan dengan apriori dan aposteriori adalah suatau ilmu yanag mana ilmu yang kita dapat datang nya begitu saja. Seperti ya kita tahu aja. Dan kita bisa menjawab apa yang ditanyakan, sedangkan untuk aposteriori adalah dengan adanya pengalaman. Sebagai contoh.istilah ini digunakan sehubungan dengan penalaran (epistemologi) untuk membedakan "kesimpulan yang diperlukan dari premis pertama" (yaitu, apa yang harus dilakukan sebelum pengamatan indra) dari "kesimpulan berdasarkan pengamatan indra" (yang harus diikuti). Dengan demikian, dua jenis pengetahuan, pembenaran, atau argumen dapat dilukiskan: Pengetahuan atau justifikasi apriori tidak tergantung pada pengalaman, seperti matematika (3 000 + 2 000 = 5 000), tautologi ("Semua bujangan belum menikah"), dan deduksi dari alasan murni (misalnya bukti ontologis). [3]
    Pengetahuan atau justifikasi posteriori bergantung pada pengalaman atau bukti empiris, seperti kebanyakan aspek sains dan pengetahuan pribadi.

    ReplyDelete
  27. Ardeniyansah
    16709251053
    S2 Pend. Matematika Kelas C_2016

    Assalamualaikum wr. . wb.
    Cara berpikir manusia terbagi menjadi dua macam yaitu: Analitik a Priori dan Sintetik a Posteriori. Analitik a Priori adalah cara berpikir yang dilakukan sebelum melihat atau mengalami sedangkan Sintetik a Posteriori adalah cara berpikir yang dilakukan setelah melihat atau mengalami. Menurut immanuel kant analitik apriori bukan ilmu dan sintetik aposteriori juga bukan merupakan ilmu. Mereka hanya merupakan separuh ilmu agar menjadi ilmu yang utuh maka analitik apriori diturunkan sedikit sedangkan sintesis a posteriori dinaikkan sehingga ilmu yang utuh itu adalah sintesis apriori. Sintesis apriori menurut kant pengetahuan harus permanen dan sifatnya universal. Ia permanen tetapi tidak memberikan pengetahuan baru.

    ReplyDelete
  28. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Apriori dan aposteriori digunakan dalam filsafat untuk membedakan dua jenis pengetahuan yaitu pengetahuan apriori dan pengetahuan aposteriori. Pengetahuan apriori merupakan pengetahuan yang berasal dari sebelum pengalaman, sedangkan aposterori merupakan pengetahuan yang didapat setelah pengalaman. Hal ini berarti konsep pengetahuan apriori sudah ada sebelumnya berupa sesuatu yang rasional, sedangkan konsep pengetahuan aposteriori diperoleh dari pengalaman yang diperoleh seseorang.

    ReplyDelete
  29. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Apriori dan aposteriori. Priori adalah langit pikiran, ideal. Sedangkan aposteriori adalah bumi pengalaman, fakta. Sebenar-benarnya ilmu adalah yang mempertemukan apriori dan aposteriori, melakukan sintesis dari keduanya. Oleh karena itu penting untuk mempertemukan pengetahuan dan pengalaman dalam belajar agar menggapai optimal.

    ReplyDelete
  30. Loviga Denny Pratama
    16709251075
    S2 P.Mat D

    Dari sini saya mendapatkan pemahaman baru tentang filsafat yaitu apriori dan apesteriori. Dimana apriori dan posteriori selalu bertentangan bagaikan langit dan tanah dimana perbedaannya sangat jauh. Kedua konsep ini juga dapat menceritakan bagaimana pengetahuan itu dapat di pelajari. Dimana apriori itu berfikir secara logika. Sedangkan pada posteriori menerima pengalaman sebagai proses berfikir. Misalkan dalam permasalahan lajang, dalam apriori berpikir dimana lajang tersebut yang pasti belum menikah. Sedangkan jika kita pandang jika lajang itu sebagai dokter, maka kita harus tahu dulu orang tersebut apakah benar sebagai dokter atau tidak, sehingga di situlah diperlukannya posteriori.

    ReplyDelete
  31. Cendekia Ad Dien
    16709251044
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Teori ilmiah tidak dimiliki oleh pengetahuan non ilmiah maupun ilmu semu. Para filsuf menggolongkan pengetahuan ilmiah menjadi dua yaitu pengetahuan a priori dan pengetahuan a posteriori. Pengetahuan a priori merupakan pengetahuan yang diperoleh berdasarkan hasil pemikiran semata tanpa didasarkan pada pengalaman (metode deduksi). Sedangkan pengetahuan a posteriori merupakan pengetahuan yang diperoleh melalui pengalaman (metode induksi).

    ReplyDelete
  32. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Dalam rangka memperoleh suatu ilmu, dapat secara a priori maupun a posteriori. A priori yaitu dengan cara diberitahu terlebih dahulu dan belum pernah melihat objek pengetahuan. Sedangkan a posteriori yaitu pengetahuan yang diperoleh melalui pengamatan langsung melalui panca indra, serta dibangun dengan dasar imajinasi dan intuisi dalam ruang dan waktu. Maka ketika memahami suatu pengetahuan sebesar seratus persen, maka yang terjadi adalah pengetahuan a priori yang datangnya dari atas (superserve), bertemu dengan pengetahuan a posteriori yang datangnya dari bawah (subserve).

    ReplyDelete
  33. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Keduanya a priori dan a posteriori adalah epistemologi sebagai upaya dalam mencapai pengetahuan. Perbedaan keduanya terletak pada ada dan tidaknya pengalaman. Pengetahuan atau justifikasi a priori tidak tergantung pada pengalaman, seperti matematika (3 000 + 2 000 = 5 000), tautologi ("Semua bujangan belum menikah"), dan deduksi dari alasan murni (misalnya bukti ontologis). Sedangkan pengetahuan atau justifikasi a posteriori bergantung pada pengalaman atau bukti empiris, seperti kebanyakan aspek sains dan pengetahuan pribadi.

    ReplyDelete
  34. Sumandri
    16709251072
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Apriori adalah pengetahuan yang ada sebelum bertemu dengan pengalaman. Atau dengan kata lain, sebuah istilah yang dipakai untuk menjelaskan bahwa seseorang dapat berpikir dan memiliki asumsi tentang segala sesuatu, sebelum bertemu dengan pengalaman dan akhirnya mengambil kesi mpulan.Hal ini dipakai untuk mengkritik filsafatempirisme yang hanya menekankan yang logis, yang dialami, yaitu selalu bergantung pada pengalaman, hal itu disebut sebagai aposteriori.

    ReplyDelete
  35. Hajarul Masi Hanifatur Rohman
    S2 Pendidikan Matematika C 2016
    16709251052

    Bismillaah...
    A priori dan a posteriori merupakan penggolongan cara membentuk pengetahuan ilmiah yang dilakukan oleh filsuf. Pengetahuan a priori merupakan pengetahuan yang diperoleh berdasarkan hasil pemikiran semata tanpa didasarkan pada pengalaman (metode deduksi). Seseorang sudah dapat memahami meskipun belum mengalami. Contoh lainnya adalah seseoarang yang merasa takut kepada buaya di sungai Amazon, padahal belum pernah melihatnya. Hal itu merupakan bah dari pengetahuan a priori. Sedangkan pengetahuan a posteriori merupakan pengetahuan yang diperoleh melalui pengalaman (metode induksi) yang berarti a posteriori itu paham setelah melihat dari proses penginderaan dan sangat tergantung pada bukti empiris. Keduanya saling berhubungan, dan kita tidak bisa hanya menganut salah satunya. Karena dalam kehidupan, kita pasti membutuhkan sebuah pengalaman dan sebuah pemikiran. Pengalaman tidak hanya diperoleh dari diri sendiri, tetapi dapat dari orang lain dan melalui berbagai media. Dan a priori dibutuhkan agar kita selalu waspada atau berhati-hati sehingga tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

    ReplyDelete
  36. Muh Ferry Irwansyah
    15709251062
    Pendidikan Matematika PPS UNY
    Kelas D
    Pengetahuan apriori adalah jenis pengetahuan epistemik yaitu dalam arti tertentu, independen atau tidak bergantung pengalaman. Istilah "a priori" dan "a posteriori" digunakan dalam menunjukkan dasar-dasar mana proposisi dikenal. Pengetahuan apriori mengacu pada pengetahuan yang dibenarkan secara independen dari pengalaman, yaitu pengetahuan yang tidak bergantung pada bukti pengalaman. Pengetahuan posteriori dibenarkan melalui pengalaman karena itu tergantung pada bukti pengalaman. Perbedaan antara a priori dan pengetahuan posteriori dapat dipahami sebagai perbedaan antara pengetahuan non-empiris dan empiris.

    ReplyDelete
  37. Kusuma Wardani D.S
    14301241027
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    A apriori itu langit, biasanya ada di pikiran, cita-cita, logika, abstrak, rumus, analitik, dan tahu walaupun belum terlaksana. Sedangkan a posteriori itu bumi, biasanya ada di kenyataan, fenomena, cocok dengan kenyataan, empiris, bukti, contoh, konkret, sintetik, paham setelah melihat.

    ReplyDelete
  38. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Secara harfiah, apriori berarti dari yang lebih dulu atau sebelum, sedangkan aposteriori berarti dari apa yang sesudah. Pengertian tentang pengetahuan apriori dan pengetahuan aposteriori tersebut selanjutnya dikembangkan oleh para filsuf modern, seperti Leibniz dan Immanuel Kant. Sedangkan filsuf terdahulu, seperti Aristoteles menjelaskan tentang pengetahuan apriori dan pengetahuan aposteriori sebagai berikut, A lebih dulu dari B jika dan hanya jika B tidak bisa ada tanpa A. Dengan pembedaan tersebut, berarti A lebih dulu dari B jika dan hanya jika kita tidak bisa mengetahui B jika kita tidak mengetahui A.

    ReplyDelete
  39. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Istilah a priori ("dari sebelumnya") dan a posteriori ("dari nanti") digunakan dalam filsafat untuk membedakan dua jenis pengetahuan, pembenaran, atau argumen. Disebut A priori jika kita bisa memikirkan sesuatu hal sebelum melaksanakan kegiatan (contohnya dalam pembuatan proposal). Sedangkan disebut A posteriori, kita bisa memikirkan sesuatu hal setelah melakukan dan melihat bendanya sehingga berdasarkan pengalaman.

    ReplyDelete
  40. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Istilah a priori dan a posteriori digunakan dalam ilmu filsafat untuk membedakan dua jenis pengetahuan, yaitu pembenaran atau argumen. Apriori adalah pembenaran yang independen atau terlepas dari pengalaman. Galen Strawson telah menyatakan bahwa argumen apriori adalah dimana "Anda dapat melihat bahwa itu benar hanya dengan berbaring di atas sofa anda. Anda tidak harus bangun dari sofa dan pergi keluar untuk memeriksa segala sesuatu yang ada di dunia ini. Anda tidak perlu melakukan ilmu apapun". Sedangkan aposteriori adalah pembenaran yang tergantung pada pengalaman atau bukti empiris.

    ReplyDelete
  41. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Kita mengenal adanya pengetahuan apriori dan aposteriori. Pengetahuan apriori bersumber dari sebelum pengalaman sehingga pengetahuan apriori bersifat abstrak dan maya, hanya ada dalam pikiran dan hanyalah bersifat keterangan-keterangan. Maka nilai kebenarannya hanya berdasar hubungan antara keterangan yang satu dengan keterangan yang lainnya. pengetahuan aposteriori didapat setelah pengalaman. diperoleh dengan bantuan menggunakan panca indera untuk mengalami kemudian mempersepsi. Jadi pengetahuan a posteriori diperoleh melalui persepsi-persepsi. Perbedaan mendasar dari pengetahuan a priori dan a posteriori adalah jika pengetahuan a priori dibangun atas dasar konsistensi antara keterangan yang satu dengan keterangan yang lainnya, sedangkan pengetahuan a posteriori dibangun atas dasar kemampuan imajinasi dan intuisi dalam ruang dan waktu. Dan sesungguhnya kita akan selalu membutuhkan dua pengetahuan ini. Jadi tak boleh mendewakan salah satu diantara pengetahuan apriopri dan aposteriori.

    ReplyDelete
  42. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    Kata A Priori dan A Posteriori berasal dari bahasa latin yang berarti pengetahuan yang diperoleh sebelum pengalaman dan sesudah pengalaman. A Priori adalah pengetahuan yang diperoleh tanpa pengalaman langsung, contohnya tautologi "bujangan pasti belum menikah".

    ReplyDelete
  43. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    Sedangkan A Posteriori adalah pengetahuan yang diperoleh dari pengalaman langsung. Pengetahuan diperoleh dari pengalaman, entah dari pengalaman langsung seperti melihat, merasakan, mendengarkan maupun pengalaman tak langsung seperti membaca buku, mendengarkan cerita orang lain, dan sebagainya.

    ReplyDelete
  44. a priori merupakan pengetahuan yang diperoleh semata-mata melalui akal atau rasio, tanpa referensi pada pengalaman atau sebelum ada pengalaman. a posteriori merupakan pengetahuan yang diperoleh melalui referensi pada pengalaman atau setelah adanya pengalaman. A posteori membutuhkan bukti empiris terlebih dahulu sebagai pengalamannya.

    ReplyDelete