Dec 2, 2012

A PRIORI dan A POSTERIORI





Ass Wr Wb
Jika ingin mendalami lebih lanjut tentang A PRIORI dan A POSTERIORI, koneklah:








Wss Wr Wb
Marsigit

22 comments:

  1. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    Istilah a priori dan a posteriori digunakan dalam ilmu filsafat untuk membedakan dua jenis pengetahuan, yaitu pembenaran atau argumen. Apriori adalah pembenaran yang independen atau terlepas dari pengalaman. Galen Strawson telah menyatakan bahwa argumen apriori adalah dimana "Anda dapat melihat bahwa itu benar hanya dengan berbaring di atas sofa anda. Anda tidak harus bangun dari sofa dan pergi keluar untuk memeriksa segala sesuatu yang ada di dunia ini. Anda tidak perlu melakukan ilmu apapun". Sedangkan aposteriori adalah pembenaran yang tergantung pada pengalaman atau bukti empiris.

    ReplyDelete
  2. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Kita mengenal adanya pengetahuan apriori dan aposteriori. Pengetahuan apriori bersumber dari sebelum pengalaman sehingga pengetahuan apriori bersifat abstrak dan maya, hanya ada dalam pikiran dan hanyalah bersifat keterangan-keterangan. Maka nilai kebenarannya hanya berdasar hubungan antara keterangan yang satu dengan keterangan yang lainnya. pengetahuan aposteriori didapat setelah pengalaman. diperoleh dengan bantuan menggunakan panca indera untuk mengalami kemudian mempersepsi. Jadi pengetahuan a posteriori diperoleh melalui persepsi-persepsi. Perbedaan mendasar dari pengetahuan a priori dan a posteriori adalah jika pengetahuan a priori dibangun atas dasar konsistensi antara keterangan yang satu dengan keterangan yang lainnya, sedangkan pengetahuan a posteriori dibangun atas dasar kemampuan imajinasi dan intuisi dalam ruang dan waktu. Dan sesungguhnya kita akan selalu membutuhkan dua pengetahuan ini. Jadi tak boleh mendewakan salah satu diantara pengetahuan apriopri dan aposteriori.

    ReplyDelete
  3. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    Kata A Priori dan A Posteriori berasal dari bahasa latin yang berarti pengetahuan yang diperoleh sebelum pengalaman dan sesudah pengalaman. A Priori adalah pengetahuan yang diperoleh tanpa pengalaman langsung, contohnya tautologi "bujangan pasti belum menikah".

    ReplyDelete
  4. Ridwan Agung Kusuma
    13301241018
    Pend. Matematika A 2013

    Sedangkan A Posteriori adalah pengetahuan yang diperoleh dari pengalaman langsung. Pengetahuan diperoleh dari pengalaman, entah dari pengalaman langsung seperti melihat, merasakan, mendengarkan maupun pengalaman tak langsung seperti membaca buku, mendengarkan cerita orang lain, dan sebagainya.

    ReplyDelete
  5. a priori merupakan pengetahuan yang diperoleh semata-mata melalui akal atau rasio, tanpa referensi pada pengalaman atau sebelum ada pengalaman. a posteriori merupakan pengetahuan yang diperoleh melalui referensi pada pengalaman atau setelah adanya pengalaman. A posteori membutuhkan bukti empiris terlebih dahulu sebagai pengalamannya.

    ReplyDelete
  6. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Setelah membaca sumber yang diberikan oleh bapak ini, memberikan pencerahan bagi saya mengenai a priori dan a posteriori yang bapak bahas pada artikel mengenai ontology saintifik. Terimakasih atas pencerahannya pak, semoga saya selalu menjadi orang yang selalu haus akan ilmu dan bapak menjadi orang yang selalu memberikan manfaat atas ilmu yang bapak berikan. Semoga Alloh membalas segala kebaikan bapak dengan sesuatu yang memang pantas diberikan kepada bapak oleh-Nya.
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  7. Assalamu'alaikum wr.wb.

    A priori adalah pembenaran yang independent (bebas), a priori terlepas dari pengalaman. Kita tidak perlu melakukan ilmu apapun. Sementara a posteriori adalah pembenaran yang bergantung pada pengalaman atau bukti empiris.

    Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    ReplyDelete
  8. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Nah akhirnya. Sebelum sampai pada kesempatan membaca postingan ini, beberapa kali saya membaca postingan bapak yang di dalamnya sedikit dan banyak menyinggung apriori dan aposteriori. Maka, inisiatif saya dulu, untuk memahami postingan bapak yang membawa-bawa apriori dan aposterori, saya mencari pengertian kedua konsep tersebut melalui google. Dan pengertian apriori dan aposteriori yang saya imani sebelum membaca link-link rujukan di atas adalah bahwa apriori merupakan pembenaran yang dapat kita peroleh tanpa kita harus bangun dari sofa, maksutnya kita tidak memerlukan suatu studi ataupun penelitian ataupun ilmu untuk mengetahui suatu kebenaran. Sedangkan aposteriori adalah pembenaran yang tergantung pada pengalaman empiris atau pembuktian.


    Dan dengan postingan ini saya mengucapkan terimakasih, saya akan membaca lebih dala lagi. Terimakasih

    ReplyDelete
  9. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Minggu lalu saya mendapatkan materi ini pada saat kuliah filsafat ilmu bersama Prof. Marsigit. A Priori adalah pembenaran yang mucul tanpa harus melihat terlebih dahulu obyeknya. A Posteriori ialah pembenaran yang timbul apabila sudah melihat obyeknya secara langsung. Jika dibawa dalam kehidupan sehari-hari, ada orang-orang yang tidak mempercayai sesuatu sebelum ia melihat dan mengalaminya langsung (A Posteriori). Tetapi juga ada orang-orang yang ia bisa mempercayai sesuatu tanpa harus melihatnya secara langsung tetapi ada fakta-fakta yang mendukung tentang hal itu sehingga ia berani mempercayai hal yang belum pernah dilihatnya tersebut (A priori).

    ReplyDelete
  10. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Pengetahuan A priori merupakan pengetahuan yang diperoleh tanpa pengalaman, sedangkan a posteriori adalah pengetahuan yang didapat berdasarkan pengalaman. Para filsuf telah menyatakan bahwa semua pengetahuan a priori sesuai dengan pengetahuan tentang kebenaran yang diperlukan. Sebuah kebenaran yang diperlukan adalah proporsi yang tidak salah atau benar dalam semua kemungkinan dunia.

    ReplyDelete
  11. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    S2 PM A

    A priori dan A Posteriori merupakan dua hal yang berbeda. Jika beberapa waktu lalu telah Bapak jelaskan ketika perkuliahan, saya akan mencoba menyampaikannya menurut apa yang saya fahami. Pandangan A priori menyebutkan bahwa sesuatu dianggap benar tidak perlu mengetahui apa yang ada. Sebaliknya, a posteriori melihat kebenaran setelah melihat obyeknya terlebih dahulu sebelum memutuskan kebenaran. Keudanya memang tidak bisa dinggap salah/benar. Karena kebenaran merupakan hal yang relatif.

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. 118. Irham Baskoro
    17709251004
    S2|Pendidikan Matematika A 2017|UNY

    Kembali saya ingin mengulas tentang a priori dana posteriori dalam dunia pendidikan. A priori adalah memahami sebelum melihat, mendengar. A priori berkaitan dengan pembelajaran orang dewasa. Seorang matematikawan memahami jarak antara bumi dengan Mars atau bumi dengan bulan, melalui perhitungan-perhitungannya tanpa harus terbang kesana. A posteriori lebih kepada dunia pendidikan untuk anak-anak. Anak-anak harus langsung mencoba, melihat dan mendengar. Anak-anak akan belajar melalui pengalaman nyata mereka masing-masing. Misal ketika seorang guru menjelaskan tentang hewan memamah biak, hendaknya guru membawa anak ke padang rumput untuk melihat sapi-sapi yang sedang memamah biak, atau paling tidak guru memberikan video mengenai hewan memamah biak. A posteriori juga merupakan dunia para binatang. Contohnya ketika di hutan rimba, seekor harimau akan menjulurkan lidahnya atau beranjak dari tempatnya ketika melihat kawanan kijang lewat di depannya. Harimau akan bereaksi setelah melihat langsung kawanan kijang, tanpa harus merencanakan, membuat hipotesis, dan lain-lain.

    ReplyDelete
  14. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    A priori adalah pengetahuan yang ada sebelum pembenaran melalui pengalaman atau sesuatu yang bisa dipikir walaupun belum melihat secara langsung kebenarannya sedangkan posteriori adalah pengetahuan yang ada setelah pembenaran melalui pengalaman atau sesuatu yang bisa dipahami setelah melihat langsung kebenarannya. Jadi yang dapat saya simpulkan bahwa apriori itu adalah pengetahuan tentang segala sesuatu yang mungkin ada sedangkan posteriori adalah pengetahuan tentang segala sesuatu yang ada.

    ReplyDelete
  15. Nama : Habibullah
    NIM : 17709251030
    Kelas : PM B (S2)

    Assalamualaikum wr.wb

    Menurut Immanuel Kant terdapat dua pemahaman di dalam kerangka berfikir manusia yaitu pemahaman Apriori dan Aposteriori. Pamahaman apriori adalah pemahaman yang kebenarannya di peroleh tanpa melalui proses mengalami suatu pengalaman tertentu. Sedangkan pemahaman aposteriori adalah pemahaman yang kebenarannya hanya bisa diketahui dengan melalui proses pengalaman tertentu. Maka dari itu, manusia di tuntut untuk terus melatih kemampuan berfikir kritis dan logis dalam memberikan respon terhadap suatu kejadian yang ada di lingkungan sekitarnya.

    ReplyDelete
  16. Alfiramita Hertanti
    17709251008
    S2- Pendidikan Matematika kelas A 2017

    Assalamualaikum Wr. Wb. Terima kasih atas link yang bapak sajikan. Menurut pemahaman saya, a priori dan a posteriori adalah dua terma yang dipopulerkan oleh filsuf Emanuel Kant yang mencoba untuk memahami realitas dari dua sudut pandang yang berbeda. Kedua terma tersebut adalah sintesa dari kritik Kant terhadap konflik antara idelaisme dan empirisme. A priori dapat diartikan sebagai kebenaran formil yang bersumber dari realitas di luar dari realitas empirik. Sedangkan a posteriori adalah kebenaran yang bersumber dari realita empiric (yang dapat diselidiki melalui pengalaman indera). Kedua istialh tesrebut eksis pada realitasnya masing-masing.

    ReplyDelete
  17. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    A priori dan A posteriori sepemahaman kami sangat erat dengan filsafat dari Immanuel Kant. Pengetahuan a posteriori merupakan konsep-konsep pengetahuan yang dari pengalaman (empirisme). Pengetahuan a priori atau pengetahuan murni merupakan konsep-konsep pengetahuan yang diturunkan bukan dari pengalaman, melainkan berasal dari struktur-struktur pengetahuian subjek sendiri dan kosong akan pengalaman empiris. Dengan pengetahuan a priori kita tidak perlu membuktikan secara indrawi apakah semua peristiwa atau segala sesuatu pasti disebabkan oleh sesuatu, dan asas ini bisa berlaku secara universal. Immanuel Kant memertanyakan apakah pengetahuan a priori itu mungkin? Menurutnya pengetahuan itu harus bersifat apriori dan aposteriori, yang disebut sebagai sintetik a priori.

    ReplyDelete
  18. Muhammad Sabri
    17701251034
    S2 PEP B

    Dalam link http://www.newworldencyclopedia.org/entry/A_priori_and_a_posteriori disebutkan bahwa pengetahuan a priori mengacu pada pengetahuan yang dibenarkan terlepas dari pengalaman, yaitu pengetahuan yang tidak bergantung pada bukti pengalaman. Sebaliknya, pengetahuan a posteriori dibenarkan melalui pengalaman, dan karena itu tergantung pada bukti pengalaman. dalam link lainnya seperti https://en.wikipedia.org/wiki/A_priori_and_a_posteriori juga menyebutkan maksud yang sama yaitu Pengetahuan atau justifikasi apriori tidak tergantung pada pengalamaneperti matematika (3 + 2 = 5), tautologi ("Semua bujangan belum menikah"), dan deduksi dari alasan murni (misalnya, bukti ontologis). sedangkan Pengetahuan atau pembenaran posteriori bergantung pada pengalaman atau bukti empiris, seperti kebanyakan aspek sains dan pengetahuan pribadi.

    ReplyDelete
  19. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Bismillah, terimakasih prof. Marsigit atas link yang anda bagikan di atas. Meskipun saya sering lupa, saat ini saya kembali lagi mengingat bahwa apriori adalah pembenaran yang mucul tanpa harus melihat terlebih dahulu obyeknya, hanya ada dalam pikiran dan hanyalah bersifat keterangan-keterangan sehingga nilai kebenarannya hanya berdasar hubungan antara keterangan yang satu dengan keterangan yang lainnya. sedangkan aposteriori ialah pembenaran yang timbul apabila sudah melihat obyeknya secara langsung, diperoleh dengan bantuan menggunakan panca indera untuk mengalami kemudian mempersepsi, sehingga pengetahuan a posteriori diperoleh melalui persepsi-persepsi. Keduanya telah kita lakukan dan menjadi makanan sehari-hari kita meski tanpa di sadari. Terkadang peran keduanya pun juga dibutuhkan dan terkadang posisinya tidak unggul satu sama lain. Sehingga kita harus menempatkannya pada ruang dan waktu yang sesuai. Wallahu'alam bishowab.

    ReplyDelete
  20. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PMA 2017
    17709251005

    Assalamualaikum prof,
    Apriori dan aposteriori merupakan hakikat dari adanya pengetahuan yang saling berkebalikan. Hakikat pengetahuan A priori adalah pengetahuan yang ada sebelum bertemu dengan pengalaman. Misalnya seseorang dapat berpikir dan memiliki asumsi tentang segala sesuatu, sebelum bertemu dengan pengalaman dan akhirnya mengambil kesimpulan. Pengetahuan tersebut dihasilkan melalui pikiran dan logika. Apriori berlainan dengan a posteriori yang selalu bergantung pada pengalaman. Pengetahuan diperoleh setelah mengalami pengalaman. Misalnya seseorang bisa berfikir tentang segala sesuatu setelah melihat bendanya sehingga orang-orang aposteriori tidak dapat merancang. Kebanyakan aposteriori adalah anak-anak. Ilmu pengetahuan merupakan gabungan dari dan pengalaman, yaitu pengalaman yang dipikirkan dan pikiran yang dipengalamankan.

    ReplyDelete
  21. Charina Ulfa
    17709251039
    PPs Pendidikan Matematika B 2017

    Assalamu'alaikum wr wb.

    A priori dan A posteriori ada dua istilah yang dikenalkan oleh Immanuel Kant. Apriori berarti pengetahuan atau penalaran tanpa perlu melalui pengalaman atau bukti empiris, sedangkan a porteriori adalah penalaran atau pengetahuan yang berdasarkan bukti empiris atau melalui pengalaman untuk pembuktian nilai kebenarannya. Sehingga pengetahuan atau pemahaman a priori dan a posteriori diperlukan dalam dunia pendidikan dan filsafat.

    ReplyDelete
  22. Gamarina Isti R
    17709251036
    Pendidkan Matematika Kelas B (Pascasarjana)

    Berdasarkan hasil dari bacaan saya apriori dapat diartikan sebagai bahwa sumber pengetahuan berasal dari sebelum pengalaman. Sedangkan posteriori sebagai pengetahuan yang diperoleh setelah pengalaman. Hal ini akan tampak pada saat siswa dalam proses belajar. Kadang kesalahan guru yang paling sering dilakukan adalah guru menganggap bahwa siswa memiliki pengetahuan yang sama dengan dirinya padahal banyak pengetahuan siswa yang masih apriori sehingga siswa merasa kurang memahami pelajaran yang diajarkan tersebut. Oleh karena itu cara untuk mengatasinya dapat dengan memberikan pengalaman belajar terlebih dahulu dengan posteriori sehingga pengetahuan tersebut dapat di konstruksi siswa dan mudah memaknai pembelajaran.

    ReplyDelete