Dec 3, 2012

SCIENTIFIC METHOD (METODE ILMIAH)





 Ass Wr Wb
Jika ingin mendalami tenteng SCIENTIFIC METHOD (METODE ILMIAH), yaitu Epistemology Contemporer, bacalah berikut:


Wss Wr Wb
Marsigit

30 comments:

  1. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Metode ilmiah atau pun proses ilmiah adalah proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Metode ilmiah umumnya menfokuskan untuk melakukan identifikasi terhadap masalah yang harus dipecahkan, pengumpulan data, lalu menganalisis data dan menarik kesimpulan yang tepat. Penelitian ini sifatnya sangat objektif, karena tidak berdasarkan pada perasaan, pengalaman maupun intuisi seorang peneliti yang sifatnya subjektif. Supaya suatu metode yang digunakan dalam penelitian disebut dengan Metode Ilmiah, maka metode tersebut harus mempunyai beberapa kriteria yang sebagai berikut: berdasarkan kenyataan atau fakta, bebas dari prasangka, memakai prinsip analisa, menggunakan hipotesis, menggunakan ukuran yang objektif, menggunakan teknik kuantifikasi.

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  2. Raden Muchammad Nurrizal Hasbi Ashshidiqqie
    13301244013
    S1 Pendidikan Matematika C 2013

    Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.

    ReplyDelete
  3. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Berdasarkan sumber http://en.wikipedia.org/wiki/Scientific_method. Metode ilmiah adalah metode untuk memperoleh suatu teori dengan proses yang sistematis dan dengan bukti fisik. Sistematis yang dimaksud adalah berdasarkan hipotesis atau dugaan, dilakukan eksperimen atau percobaan berkali-kali. Jika eksperimennya mendapatkan hasil yang baik, maka hipotesis dapat menjadi sebuah teori yang dianggap benar.

    ReplyDelete
  4. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Metode ilmiah atau proses ilmiah (scientific method) merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.
    Fungsi metode ilmiah adalah mencarikan penjelasan dan jawababn terhadap permasalahan serta memberikan alternatif bagi kemungkinan yang dapat digunakan untuk pemecahan masalah. Pemecahan dan jawaban terhadap permasalahan itu dapat bersifat abstrak dan umum sebagaimana hanya dalam penelitian dasar dan dapat spesifik seperti biasanya ditemui pada penelitian terapan.

    ReplyDelete
  5. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika b 2016

    Sejarah metode ilmiah diawali dari sejarah metodologi penyelidikan ilmiah , yang dibedakan dari sejarah ilmu pengetahuan secara umum . Pengembangan dan penjabaran aturan untuk penalaran ilmiah dan penyelidikan belum mudah, metode ilmiah telah menjadi subyek perdebatan yang intens dan berulang sepanjang sejarah ilmu pengetahuan , dan banyak filsuf alam terkemuka dan ilmuwan berpendapat untuk keunggulan satu atau pendekatan lain untuk membangun pengetahuan ilmiah . Meskipun banyak ketidaksepakatan tentang keutamaan satu pendekatan di atas yang lain , ada juga telah banyak tren diidentifikasi dan penanda sejarah dalam pengembangan beberapa ribu panjang metode ilmiah ke dalam bentuk saat ini.

    ReplyDelete
  6. Beberapa perdebatan paling penting dalam sejarah pusat metode ilmiah adalah tentang faham rasionalisme seperti yang dikatakan oleh Rene Descartes . Menurut descartes, kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, daripada melalui iman, dogma, atau ajaran agama. Kemudian faham inductivism yang ahlinya Isaac Newton dan para pengikutnya. Menurut mereka, pernyataan umum (teori) harus didasarkan pada pengamatan empiris, yang kemudian menjadi pernyataan umum yang dapat dianggap sebagai benar atau mungkin benar. Sehingga yang benar atau yang mungkin benar itu berdasar pada pengamatan empiris. Serta hipotetis-deductivism , yang datang ke permukaan dalam awal abad ke-19 . Penelitian ilmiah mengusulkan hipotesis kemudian menguji hipotesis dengan melakukan penelitian eksperimen.

    ReplyDelete
  7. Vety Triyana K
    13301241027
    P. Matematika I 2103

    Metode ilmiah perlu diketahui karena ini merupakan prosedur atau cara-cara tertentu yang digunakan untuk memperoleh pengetahuan yang disebut dengan ilmu/pengetahuan ilmiah. Beberapa peneliti mempunyai pendapat bahwa suatu penelitian itu harus dilakukan secara ilmiah. Untuk itu perlu diketahui beberapa kriteria yang harus dipenuhi agar suatu penelitian dikatakan suatu penelitian ilmiah. Adapun kriteria dalam metode ilmiah yaitu adalah sistematis, logis, analitik dan universal. Terima kasih

    ReplyDelete
  8. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Metode scientific pertama kali diperkenalkan ke ilmu pendidikan Amerika pada akhir abad ke-19, sebagai penekanan pada metode laboratorium formalistik yang mengarah pada fakta-fakta ilmiah. Metode scientific ini memiliki karakteristik “doing science”. Metode ini memudahkan guru atau pengembang kurikulum untuk memperbaiki proses pembelajaran, yaitu dengan memecah proses ke dalam langkah-langkah atau tahapan-tahapan secara terperinci yang memuat instruksi untuk siswa melaksanakan kegiatan pembelajaran.

    ReplyDelete
  9. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Secara sederhana, pengertian metode ilmiah adalah langkah kerja yang dilakukan oleh para peneliti dalam menjawab masalah yang ada. Dalam buku Schaum outline dijelaskan bahwa pengertian metode ilmiah atau metode saintifik adalah langkah langkah kerja rutin dari saintis saintis aktif seiring dibimbingnya mereka oleh keingintahuan untuk mempelajari keteraturan dan hubungan di antara fenomena fenomena yang mereka pelajari. Penerapan memikiran sehat setepat-tepatnya dalam penelitian dan analisis data juga merupakan pengertian metode ilmiah atau metode saintifik. Dalam pengertian metode ilmiah yang terbaharui, dikembangkan oleh Francis Bacon (1561-1626) bahwa pengertian metode ilmiah adalah serangkaian langkah langkah berupa melakukan identifikasi masalah, mengumpulkan data dalam cakupan masalah yang ada, memilah data untuk mencari hubungan, merumuskan hipotesis atau dugaan ilmiah sementara, menguji hipotesis secara tepat dan mengonfirmasi hipotesis/dugaan ilmiah apabila terdapat temuan temuan baru dalam eksperimen yang dilakukan. Langkah langkah ilmiah tersebut dilakukan secara sistematis dan berurut.Salah satu faktor yang membedakan antara ilmu dan pengetahuan adalah bahwa pengetahuan dapat diperoleh secara tidak segaja dalam berbagai kesempatan. Sedangkan ilmu diperoleh melalui metode khusus yaitu menggunakan langkah-langkah metode ilmiah, karena metode ini dipandang sistematis, objektif, terkontrol, dan dapat diuji. Metode ilmiah mengacu pada serangkaian prosedur untuk menyelidiki fenomena, memperoleh pengetahuan baru, atau memperbaiki dan mengintegrasikan pengetahuan sebelumnya. Untuk dapat disebut ilmiah, metode penyelidikan harus didasarkan pada pengumpulan bukti empiris dan terukur dengan prinsip-prinsip penalaran tertentu.

    ReplyDelete
  10. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Metode saintifik ini mulai diperkenalkan pada kurikulum 2013 yang mengajak para guru untuk menerapkan metode ini dalam kelas. Saya adalah salah satu dari sekian banyak calon guru yang belum terlalu memahami bagaimana metode saintifik. Terima kasih Prof telah memberikan link untuk menambah pengetahuan kami tenang saintifik method.

    ReplyDelete
  11. SUPIANTO
    16701261001
    S3 PEP KELAS A 2016

    kurikulum 2013 mensyaratkan semua mata pelajaran untuk menggunakan metode saintifik. metode saintifik merujuk pada penggunaan metode berpikir ilmiah dalam memahami segala hal. metode ilmiah menekankan fakta-fakta empirik ketimbang sesuatu yang bersifat metafisik.
    pada dasarnya, metode saintifik berakar pada filsafat positivisme Aguste Comte, yang menempatkan saintific methode di posisi teratas daripada metafisik dan spiritualisme.

    ReplyDelete
  12. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Metode ilmiah harus dibedakan dari tujuan dan produk ilmu pengetahuan, seperti pengetahuan, prediksi, atau kontrol. Metode adalah sarana yang tujuan tersebut tercapai. Metode ilmiah juga harus dibedakan dari meta-metodologi, yang mencakup nilai-nilai dan pembenaran di balik karakterisasi tertentu metode ilmiah (yaitu, metodologi) - nilai-nilai seperti objektivitas, reproduktifitas, kesederhanaan, atau kesuksesan masa lalu. aturan metodologis yang diusulkan untuk mengatur metode dan itu adalah pertanyaan meta-metodologis apakah metode menaati aturan-aturan memuaskan diberikan nilai. Akhirnya, metode berbeda, untuk beberapa derajat, dari praktek rinci dan kontekstual melalui metode yang diterapkan. Yang terakhir ini mungkin berkisar lebih dari: teknik laboratorium khusus; formalisme matematika atau bahasa khusus lainnya yang digunakan dalam deskripsi dan penalaran; teknologi atau materi lain berarti; cara berkomunikasi dan berbagi hasil, apakah dengan para ilmuwan lain atau dengan masyarakat luas; atau konvensi, kebiasaan, adat ditegakkan, dan kontrol institusional atas bagaimana dan apa ilmu itu dilakukan.

    ReplyDelete
  13. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Metode ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis dan terencana. Karena metode ilmiah dilakukan secara sistematis dan berencana, maka terdapat langkah-langkah yang harus dilakukan secara urut dalam pelaksanaannya. Setiap langkah atau tahapan dilaksanakan secara terkontrol dan terjaga. Adapun langkah-langkah metode ilmiah adalah merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, merumuskan kesimpulan. dan setiap metode ilmiah selalu disandarkan pada data empiris.

    ReplyDelete
  14. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    metode saintifik atau metode ilmiah adalah merupakan metode yang digunakan dalam kurikulum pendidikan indonesia pada saat ini yaitu K13, dalam penerapan metode saintifik ada langkah-langkah yang harus dijalankan dalam proses belajar mengajar dikelas yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/eksperimen, mengasosiasikan/mengolah informasi dan mengkomunikasikan. secara teori memang metode saintifik ini sangat bagus, namun dalam pelaksanaannya di lapanagn terkhusu di indonesia maka masih perlu pertimbangan lagi karena tidak sesuai dan masih kurang relevan dengan gaya pendidikan di negeri ini, contohnya saja tidak cocok untuk pelajaran agama dsb. dan kelemahannya adalah kemampuan siswa utk menggunakan metode saintifik masih jauh dari yang di harapkan, dan gurupun masih kesulitan dalam menerapkan metode saintifik tersebut.

    ReplyDelete
  15. Johanis RIsambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Scientific method diperkenalkan pertama kali oleh ilmu pendidikan Amerika pada akhir abad ke-19, sebagai penekanan pada metode laboratorium formalistik yang mengarah pada fakta-fakta ilmiah. Metode ini memiliki karakteristik “doing science”, dimana akan memudahkan guru untuk memperbaiki proses pembelajaran melalui suatu penelitian agar dapat mengatasi masalah yang dimaksud.

    ReplyDelete
  16. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Metode ilmiah berangkat dari suatu permasalahan yang perlu dicari jawaban atau pemecahannya. Proses berpikir ilmiah dalam metode ilmiah tidak berangkat dari sebuah asumsi, atau simpulan, bukan pula berdasarkan data atau fakta khusus. Proses berpikir untuk memecahkan masalah lebih berdasar kepada masalah nyata. Untuk memulai suatu metode ilmiah, maka dengan demikian pertama-tama harus dirumuskan masalah apa yang sedang dihadapi dan sedang dicari pemecahannya. Rumusan permasalahan ini akan menuntun proses selanjutnya. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.

    ReplyDelete
  17. Adanya hipotesa atau hipotesis adalah ciri metode ilmiah. Filsafat ilmu juga menggunakan metode ini. Hipotesis dalam Filsafat digunakan untuk mengungkap kebenaran. Filsafat menghindari adanya mitos yang berhenti pada suatu teori tertentu, sehingga dengan adanya hipotesis, adanya upaya melanjutkan sebuah penelitian teori, adanya penyempurnaan sebuah teori. Pada hakekatnya ilmu akan selalu berproses melalui metode yang sistematis...

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP S3 (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  18. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Metode ilmiah merupakan suatu prosedur yang mencakup berbagai tindakan pikiran, pola kerja, cara teknis, dan tata langkah untuk memperoleh pengetahuan baru atau mengembangkan pengetahuan yang telah ada. Dasar-dasar Metode Ilmiah yaitu: berdasarkan fakta, bebas dari prasangka, metode ilmiah harus memiliki sifat bebas dari prasangka, menggunakan prinsip analisis, menggunakan hipotesis, menggunakan ukuran objektif, menggunakan teknik kuantifikasi.

    ReplyDelete
  19. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Metode ilmiah erat kaitannya rasionalisme sebagaimana yang dianjurkan oleh René Descartes, induktifisme yang menjadi terkenal khususnya dengan Isaac Newton dan para pengikutnya; dan hipotetis-deductivisme yang datang ke depan pada awal abad ke-19. Lalu Pada abad ke-20 akhir abad 19 dan awal, perdebatan realisme vs antirealism adalah pusat untuk diskusi dari metode ilmiah teori-teori ilmiah. Menurut link https://en.wikipedia.org/wiki/Outline_of_scientific_method, metode ilmiah adalah teknik untuk menyelidiki fenomena dan memperoleh pengetahuan baru, serta untuk mengoreksi dan mengintegrasikan pengetahuan sebelumnya. Hal ini didasarkan pada diamati, empiris, direproduksi, bukti terukur, dan tunduk pada hukum penalaran. Saya kira sederhananya ilmiah berarti ada penalaran induktif, hipotesis deduktif kemudian melakukan penalaran analitik membuktikan secara empiris maka cukup dikatakan ilmiah.

    ReplyDelete
  20. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Metode ilmiah merupakn suatu prosedur yang mencakup berbagai tindakan pikiran, pola kerja, cara teknis, dan cara langkah untuk memperoleh penegtahuan baru atau mengembangkan pengetahuan yang telah ada. Bagian yang paling penting dari metode ilmiah adalah percobaan, karena dengan percobaan inilah kita akan mengetahui seberapa besar pengaruhnya terhadap pengetahuan selanjutnya. Tetapi sebelum melakukan percobaan harus merancang sebuah hipotesis yang kemudian diuji sesuai prosedur. Metode ilmiah ini proses yang berkelanjutan, karena kehidupan masih ada dan perlu melakukan sebuah percobaan untk mengembangkan sebuah pengetahuan.

    ReplyDelete
  21. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Ilmu yang merupakan pengetahuan khusus untuk mengetahui tentang apa penyebab sesuatu dan mengapa itu terjadi. Dalam hal ini adanya persayaratan ilmiah terhadap sesuatu sehingga disebut sebagai ilmu. Sifat ilmiah sebagai persayaratan ilmu banyak terpengaruh paradigma ilmu-ilmu alam yag telah ada lebih dahulu. Metodis berasal dari bahasa Yunani “Metodos” yang berarti: cara, jalan. Secara umum metodis berarti metode tertentu yang digunakan dan umumnya merujuk pada metode ilmiah. Metode ilmiah merupakan prosedur dalam mendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu. Jadi ilmu merupakan pengetahuan yang didapatkan lewat metode ilmiah.

    ReplyDelete
  22. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Dalam perkuliahan filsafat ilmu di kelas, bapak Marsigit mengatakan bahwa metode saintifik bersumber dari pemikiran Comte. Menurut Comte, jika ingin membangun dunia maka gunakan sesuatu yang rasional, maka agama diletakkan pada bagian paling bawah, lalu disusul dengan filsafat dan paling atas adalah metode Positive atau Saintifik (metode ilmiah).Sesungguhnya saintifik hanya fenomena menajam saja dari fenomena yang lain. Jika hidup kita dikomandani oleh hati/spiritual maka pada setiap titiknya akan terjadi hermenitika kehidupan (yang meniru lintasan bumi mengelilingi matahari) yaitu fenomena menajam (dengan saintifik), kemudian fenomena mendatar (membudayakan), dan fenomena mengembang (konstruksi-membangun hidup). Maka tidak tepat jika hanya menggunakan saintifik saja untuk membangun dunia, karena saintifik hanya sepertiga dunia.

    ReplyDelete
  23. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    The scientific method is a process for experimentation that is used to explore observations and answer questions. Does this mean all scientists follow exactly this process? No. Some areas of science can be more easily tested than others. For example, scientists studying how stars change as they age or how dinosaurs digested their food cannot fast-forward a star's life by a million years or run medical exams on feeding dinosaurs to test their hypotheses. When direct experimentation is not possible, scientists modify the scientific method. In fact, there are probably as many versions of the scientific method as there are scientists! But even when modified, the goal remains the same: to discover cause and effect relationships by asking questions, carefully gathering and examining the evidence, and seeing if all the available information can be combined in to a logical answer.

    ReplyDelete
  24. Fevi Rahmawati Suwanto
    16709251005
    PMat A / S2

    Metode ilmiah awalnya adalah sebuah wacana tentang metode untuk mengarahkan seseorang mencari kebenaran dalam Ilmu yang ditulis oleh Rene Descarte. Metode ini merupakan teknik untuk menyelidiki fenomena, memperoleh pengetahuan baru, atau mengoreksi dan mengintegrasikan pengetahuan sebelumnya. Prosedurnya bervariasi dari satu bidang penyelidikan ke yang lain. Proses keseluruhan metode ilmiah melibatkan membuat dugaan (hipotesis), berasal prediksi dari mereka konsekuensi logis, dan kemudian melakukan eksperimen berdasarkan prediksi tersebut.

    ReplyDelete
  25. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Metode ilmiah merupakan suatu langkah atau proses ilmiah dalam rangka memperoleh pengetahuan yang disusun secara sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan. Metode ilmiah dilakukan melalui proses pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya menjelaskan permasalahan yang diteliti yang berupa fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis harus diuji kebenarannya melalui eksperimen, Jika suatu hipotesis dalam pengujiannya selalu bernilai benar maka hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah. Oleh karena itu metode ilmiah mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam menjembatani perkembangan ilmu pengetahuan.

    ReplyDelete
  26. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Metode ilmiah merupakan sebuah cara atau proses dalam menentukan sebuah kebenaran dengan jalan yang sistematis, logis, dan dapat dipertanggung jawabkan secara menyeluruh. Dalam metode ilmiah sebuah permasalahan diuraikan secara jelas dan terperinci. Di tentukan variabel-variabel dan rumusan masalah tentang hubungan antar variabel tersebut. Menggunakan instrumen dan indikator dalam pengujian hipotesisnya. Sehingga didapatkan kesimpulan dari hasil analisis yang sesuai dan valid.

    ReplyDelete
  27. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Metode scientific adalah proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti. Berkenaan dengan merode scientific dalam kurikulum 2013, maka pendekatan saintifik digunakan sebagai pendekatan pembelajarannya, memuat 5M yang terdiri dari mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan, dan mengkomunikasikan. Menanya dalam 5M itu bisa juga diartikan dugaan sementara dari siswa atau biasa disebut hipotesis. Sementara pada tahap mengumpulkan informasi dan mengasosiasi ini merupakan tahap eksperimen atau pengujian hipotesis.

    ReplyDelete
  28. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Metode ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.Metode ilmiah bergantung pada karakterisasi yang cermat atas subjek investigasi. Dalam proses karakterisasi, ilmuwan mengidentifikasi sifat-sifat utama yang relevan yang dimiliki oleh subjek yang diteliti.

    ReplyDelete
  29. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Metode ilmiah merupakan cara untuk memperoleh pengetahuan berdasarkan penalaran yang tersussun secara sistematis. Metode ilmiah biasanya memiliki paradigma positivistik atau ilmiah. Untuk mendapatkan sebuah kebenaran, maka dilakukan serangkaian proses ilmiah dari identifikasi masalah kemudian masalah tersebut dirumuskan, mencari teori pendukung, pengumpulan data, analisis data hingga kesimpulan. Metode ini memiliki ciri obyektif atau bebas dari prasangka atau pendapat peneliti dan bersifat pembuktian hipotesis.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  30. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Metode ilmiah atau juga biasa disebut proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis untuk melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam yang berupa proses berpikir untuk memecahkan masalah secara sistematis,empiris, dan terkontrol.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id