Dec 2, 2012

RATIONALISM





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih jauh tentang RATIONALISM, dapat konek:






Wss Wr Wb

30 comments:

  1. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Rasionalisme adalah faham atau aliran yang berdasar rasio, ide-ide yang masuk akal. Rasionalisme adalah paham filsafat yang mengatakan bahwa akal (reason) adalah alat terpenting dalam memperoleh pengetahuan dan mengetes pengetahuan. Rasionalisme ada dua macam : ada bidang agama dan dalam bidang filsafat. Dalam bidang agama rasionalisme adalah lawan autoritas, dalam bidang filsafat rasionalisme adalah lawan emperisme. Rasionalisme dalam bidang agama biasanya digunakan untuk mengkritik ajaran agama, rasionalisme dalam bidang filsafat terutama berguna sebagai teori pengetahuan. Sebagai lawan empirisme, rasionalisme berpendapat bahwa sebagian dan bagian penting pengetahuan datang dari penemuan akal. Contoh yang paling jelas ialah pemahaman kita tentang logika dan matematika

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  2. NUR AZIZAH
    16709251017
    PMAT KELAS A PPS UNY 2016

    Rasionalisme adalah paham yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta. Dalam aliran ini, akal adalah alat yang paling penting untuk memperoleh suatu pengetahuan dan mengetesnya.. Pengetahuan dicari dengan akal, temuannya diukur dengan akal pula. Dicari dengan akal ialah dicari dengan berfikir logis. Diukur dengan akal artinya diuji apakah temuan itu logis atau tidak.

    ReplyDelete
  3. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Rasionalisme juga disebut dengan gerakan rasionalis, sesuai dengan nama dasarnya 'rasional' adalah memandang segala sesuatu secara rasional, menggunakan akal pikiran, logika, dan diseuaikan dengan fakta yang ada. Memandang secara rasional termasuk dalam menentukan kebenaran, sehingga mereka akan bersifat lebih obyektif. Rasionalisme akan mengesampingkan keyakinan (agama), emosi, keinginan dan segala sesuatu yang bertentangan dengan sifat rasional. Meskipun sebenarnya baik, namun rasionalisme akan sangat berbahaya karena rentan untuk menjadi atheis, tidak percaya kepada Tuhan jika menurut mereka itu tidak rasional. Sebagai umat beragama, kebenaran selain harus rasional namun juga harus mengutamakan agama, karena sesungguhnya kebenaran bersumber dari Allah SWT.

    ReplyDelete
  4. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Rasionalisme adalah paham yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, daripada kebenaran melalui iman, dogma, atau ajaran agama. Pengetahuan dicari dengan akal atau berfikir logis, dan hasil penemuannya diukur dengan akal atau berfikir secara logis pula. Benar dan salah tergantung logis atau tidaknya temuan atau pengetahuan itu. A.R. lacey, rasionalisme sebuah pandangan yang berpegangan bahwa akal merupakan sumber bagi pengetahuan dan pembenaran.

    ReplyDelete
  5. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Dalam sebuah kontroversi lama, rasionalisme menentang empirisme, di mana kaum rasionalis percaya bahwa realitas memiliki struktur intrinsik logis. Karena itu, kaum rasionalis berpendapat bahwa kebenaran tertentu ada dan bahwa intelek bisa langsung memahami kebenaran ini. Artinya, rasionalis menegaskan bahwa prinsip-prinsip rasional tertentu ada dalam logika, matematika, etika, dan metafisika yang begitu fundamental benar bahwa menolak mereka menyebabkan seseorang jatuh ke dalam kontradiksi.

    ReplyDelete
  6. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Kaum rasionalis punya keyakinan tinggi dalam alasan itu bukti empiris dan bukti fisik dianggap sebagai tidak perlu untuk memastikan kebenaran tertentu. Dengan kata lain, "ada cara yang signifikan di mana konsep dan pengetahuan kita diperoleh secara independen dari pengalaman rasa".

    ReplyDelete
  7. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Rationalism neruupakan cabang filsafat yang dikhususkan untuk mempelajari alam, sumber dan batas-batas pengetahuan. Rationalism merupakan antitesis dari empiricism. Rationalism meyakini bahwa pengetahuan kita didasarkan pada asas-asas a priori yang terdapat dalam rasio, bukan pada pengalaman empiris. Contohnya, pengetahuan tentang jiwa, substansi atau kebutuhan tidak dapat dicapai melalui pengalaman indrawi melainkan bersumber dari rasio.

    ReplyDelete
  8. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Rasionalisme merupakan aliran filsafat yang mengajarkan bahwa sumber pengetahuan yang sejati adalah rasio (akal budi). Akal budi dapat menurunkan kebenaran-kebenaran dari dirinya sendiri, yakni berdasarkan asas-asas yang pertama dan pasti. Didalam pengetahuan dalam bentuk pengertian, rasio atau daya berpikir sendirilah yang lebih berusaha untuk menaikkan isi pengetahuan, dari pengalaman hingga menjadi pengetahuan yang jelas dan disadari. Sifat pengetahuan ini adalah umum dan mutlak perlu, justru karena tidak berasal dari pengalaman seseorang. Rasionalisme berlawanan dengan empirisme. Tetapi keduanya mempunyai pengaruh besar terhadap epistemologi Kant.

    ReplyDelete
  9. Fitri ayu Ningtiyas
    16709251037
    PPs P.Mat B UNY 2016

    Rasionalisme merupakan pandangan bahwa menganggap akal sebagai sumber utama dan untuk menguji pengetahuan atau pandangan menarik terhadap akal sebagai sumber pengetahuan atau pembenaran. Rasionalisme menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, daripada melalui iman, dogma, atau ajaran agama.

    ReplyDelete
  10. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Dalam epistemologi, rasionalisme adalah pandangan menarik bagi alasan sebagai sumber pengetahuan atau pembenaran. Lebih formal, rasionalisme didefinisikan sebagai metodologi atau teori "di mana kriteria kebenaran tidak sensorik tapi intelektual dan deduktif". Dalam sebuah kontroversi lama, rasionalisme menentang empirisme, di mana kaum rasionalis percaya bahwa realitas memiliki struktur intrinsik logis. Karena itu, kaum rasionalis berpendapat bahwa kebenaran tertentu ada dan bahwa intelek bisa langsung memahami kebenaran ini. Artinya, rasionalis menegaskan bahwa prinsip-prinsip rasional tertentu ada dalam logika, matematika, etika, dan metafisika yang begitu fundamental benar bahwa menolak mereka menyebabkan seseorang jatuh ke dalam kontradiksi. Kaum rasionalis punya keyakinan tinggi dalam alasan itu bukti empiris dan bukti fisik dianggap sebagai tidak perlu untuk memastikan kebenaran tertentu -. Dengan kata lain, ada cara yang signifikan di mana konsep dan pengetahuan kita diperoleh secara independen dari pengalaman.

    ReplyDelete
  11. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Aliran rasionalisme berpendapat, bahwa sumber pengetahuan yang mencukupi dan dapat dipercaya adalah rasio(akal). Hanya pengetahuan yang diperolah melalui akal lah yang memenuhi syarat yang dituntut oleh sifat umum dan yang perlu mutlak, yaitu syarat yang dituntut oleh semua pengetahuan ilmiah. Pengalaman hanya dapat dipakai untuk meneguhkan pengetahuan yang telah didapatkan oleh akal. Akal tidak memerlukan pengalaman. Akal dapat menurunkan kebenaran daripada dirinya sendiri, yaitu atas dasar asas-asas pertama yang pasti. Metode yang diterapkan adalah deduktif dan teladan yang dikemukakan adalah ilmu pasti.

    ReplyDelete
  12. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Secara etimologis Rasionalisme berasal dari kata bahasa Inggris rationalism. Kata ini berakar dari kata bahasa Latin ratio yang berarti “akal”. A.R. Lacey menambahkan bahwa berdasarkan akar katanya rasionalisme adalah sebuah pandangan yang berpegangan bahwa akal merupakan sumber bagi pengetahuan dan pembenaran. Sementara itu, secara terminologis aliran ini dipandang sebagai aliran yang berpegang pada prinsip bahwa akal harus diberi peranan utama dalam penjelasan. Ia menekankan akal budi (rasio) sebagai sumber utama pengetahuan, mendahului atau unggul atas, dan bebas (terlepas) dari pengamatan indrawi. Kelebihan Rasionalisme adalah dalam menalar dan menjelaskan pemahaman-pemahaman yang rumit, kemudian Rasionalisme memberikan kontribusi pada mereka yang tertarik untuk menggeluti masalah – masalah filosofi. Rasionalisme berpikir menjelaskan dan menekankan kala budi sebagai karunia lebih yang dimiliki oleh semua manusia, mampu menyusun sistem-sistem kefilsafatan yang berasal dari manusia.

    ReplyDelete
  13. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  14. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Rasionalisme merupakan salah satu paham filsafat yang mementingkan rasio (akal). Menurut paham ini, sumber pengetahuan satu-satunya yang benar adalah rasio (akal budi). Rasionalisme meyakini bahwa akal adalah alat terpenting dalam memperoleh dan mengetes pengetahuan. Di dalam akal terdapat ide-ide untuk membangun ilmu pengetahuan. Rasionalisme cenderung mengabaikan realitas di luar akal. Rasionalisme juga memberikan ajaran bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, daripada melalui iman, dogma, atau ajaran agama.

    ReplyDelete
  15. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Rasionalisme adalah paham yang mengatakan bahwa akal itulah alat pencari dan pengukur pengetahuan. Pengetahuan dicari dengan akal, temuannya diukur dengan akal pula. Dicari dengan akal ialah dicari dengan berfikir logis. Diukur dengan akal artinya diuji apakah temuan itu logis atau tidak. Bila logis, benar; bila tidak, salah. Dengan akal itulah aturan untuk mengatur manusia dan alam itu dibuat. Ini juga berarti bahwa kebenaran itu bersumber pada akal. Rasionalisme itu berpendirian, sumber pengetahuan terletak pada akal. Bukan karena Rasionalisme mengingkari nilai pengalaman, melainkan pengalaman paling-paling dipandang sebagai sejenis perangsang bagi pikiran. Rasionalisme adalah paham filsafat yang mengatakan bahwa akal (reason) adalah alat terpenting dalam memperoleh pengetahuan dan mengetes pengetahuan.

    ReplyDelete
  16. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Kaum Rasionalisme mulai dengan sebuah pernyataan yang sudah pasti. Aksioma dasar yang dipakai membangun sistem pemikirannya diturunkan dari ide yang menurut anggapannya adalah jelas, tegas dan pasti dalam pikiran manusia. Pikiran manusia mempunyai kemampuan untuk mengetahui ide tersebut, namun manusia tidak menciptakannya, maupun tidak mempelajari lewat pengalaman. Ide tersebut kiranya sudah ada “di sana” sebagai bagian dari Dalam pengertian ini pikiran menalar. Kaum rasionalis berdalil bahwa karena pikiran dapat memahami prinsip, maka prinsip itu harus ada, artinya prinsip harus benar dan nyata. Jika prinsip itu tidak ada, orang tidak mungkin akan dapat menggambarkannya. Prinsip dianggap sebagai sesuatu yang apriori, dan karenanya prinsip tidak dikembangkan dari pengalaman, bahkan sebaliknya pengalaman hanya dapat dimengerti bila ditinjau dari prinsip tersebut.



    ReplyDelete
  17. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Rasionalisme atau gerakan rasionalis adalah doktrin filsafat yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, daripada melalui iman, dogma, atau ajaran agama. Rasionalisme mempunyai kemiripan dari segi ideologi dan tujuan dengan humanisme dan atheisme, dalam hal bahwa mereka bertujuan untuk menyediakan sebuah wahana bagi diskursus sosial dan filsafat di luar kepercayaan keagamaan atau takhayul. Meskipun begitu, ada perbedaan dengan kedua bentuk tersebut: Humanisme dipusatkan pada masyarakat manusia dan keberhasilannya. Rasionalisme tidak mengklaim bahwa manusia lebih penting daripada hewan atau elemen alamiah lainnya. Ada rasionalis-rasionalis yang dengan tegas menentang filosofi humanisme yang antroposentrik. Atheisme adalah suatu keadaan tanpa kepercayaan akan adanya Tuhan atau dewa-dewa; rasionalisme tidak menyatakan pernyataan apapun mengenai adanya dewa-dewi meski ia menolak kepercayaan apapun yang hanya berdasarkan iman. Meski ada pengaruh atheisme yang kuat dalam rasionalisme modern, tidak seluruh rasionalis adalah atheis.

    ReplyDelete
  18. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Rasionalisme adalah paham yang mengatakan bahwa akal itulah alat pencari dan pengukur pengetahuan. Pengetahuan dicari dengan akal, temuannya diukur dengan akal pula. Dicari dengan akal ialah dicari dengan berfikir logis. Diukur dengan akal artinya diuji apakah temuan itu logis atau tidak.. Rasionalisme mempunyai kemiripan dari segi ideologi dan tujuan dengan humanisme dan atheisme, dalam hal bahwa mereka bertujuan untuk menyediakan sebuah wahana bagi diskursus sosial dan filsafat di luar kepercayaan keagamaan atau takhayul. Rasionalisme modern hanya mempunyai sedikit kesamaan dengan rasionalisme kontinental yang diterangkan René Descartes. Perbedaan paling jelas terlihat pada ketergantungan rasionalisme modern terhadap sains yang mengandalkan percobaan dan pengamatan, suatu hal yang ditentang rasionalisme kontinental sama sekali.

    ReplyDelete
  19. Rasionalisme lahir pada situasi mitos, dimana masyarakat hanya meyakini sesuatu tanpa kritis. Rasionalisme memberikan pemikiran baru dimana manusia memaksimalkan pemikirannya dan analisis logis dalam mengamati dan menghadapi gejala atau fenomena alam dan sosial. Namun disisi lain, rasionalisme juga mendapat tantangan karena keterbatasan pikiran manusia, dimana ada hal-hal tertentu yang tidak dapat dijangkau pikiran manusia.

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP S3 (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  20. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Rasionalism merupakan pandangan yang menganggap akal sebagai sumber utama dalam berpikir. Dimana kebenaran harus ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis berdasarkan fakta daripada melalui iman & ajaran agama. Artinya bahwa segala sesuatu yang dilakukan itu harus berdasarkan rasio.

    ReplyDelete
  21. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Rasionalisme atau gerakan rasionalis adalah doktrin filsafat yang menyatakan bahwa kebenaran haruslah ditentukan melalui pembuktian, logika, dan analisis yang berdasarkan fakta, dibandingkan melalui iman, dogma, atau ajaran agama. Di luar diskusi keagamaan, rasionalisme dapat diterapkan secara lebih umum, misalnya kepada masalah-masalah politik atau sosial. Dalam kasus-kasus seperti ini, yang menjadi ciri-ciri penting dari perpektif para rasionalis adalah penolakan terhadap perasaan(emosi), adat-istiadat ataupun kepercayaan.

    ReplyDelete
  22. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Dari link https://en.wikipedia.org/wiki/Rationalism dikatakan bahwa secara epistemologi rasionalisme adalah suatu pandangan bahwa pandangan akal sehat adalah sumber utama dalam menguji kebenaran suatu pengetahuan kemudian lebih lanjut rasionalisme formalnya adalah metodologi atau teori dimana kriteria kebenaran tidak sensorik tapi berdasar pada intelektual dan deduktif. Saya kira tidak setiap dimensi kehidupan kebenarannya dapat diukur dengan hanya intelektual saja, misal dalam dimensi spiritual sains tidak akan mampu menjangkau dan menguraikannya karna awal mula kehidupan bukan dari sains melainkan suatu kejadian spiritual yang sengaja diciptakan oleh sang pencipta. Maka rasionalisme harus ditempatkan sesuai ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  23. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Rasionalisme adalah paham yang mengajarkan bahwa sumber pengatahuan satu-satunya yang benar adalah rasio(akal budi). Rasionalisme merupakan paham filsafat yang mengatakan bahwa akal (resen) adalah alat terpenting dalam memperoleh pengetahuan. Rasionalisme mengajarkan bahwa pengatahuan di peroleh dengan cara berfikir alat dalam berfikir itu ialah kaidah-kaidah logis atau kaidah-kaidah logika. Jadi pikiran dan akal merupakan dasar satu-satunya untuk memecahkan kebenaran lepas dari jangkauan indra.

    ReplyDelete
  24. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Aliran rasionalisme pertama kali diperkenalkan oleh Rene Descartes. Rasionalisme merupakan suatu aliran dalam filsafat yang berdasar pada akal atau rasio. Rasionalisme mempunyai peran signifikan guna memberikan gambaran yang luas mengenai berbagai perumusan, konsepsi dan penjelasan-penjelasan baik dari segi metodologi, pemikiran dan lain sebagainya yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan. Dalam akal (rasio) terdapat ide-ide dan dengan ide tersebut seorang dapat membangunilmu pengetahuan tanpa menghiraukan realitas di luar akal (rasio).

    ReplyDelete
  25. martin/RWANDA
    PPS2016PEP B
    Basing to what Prof said and what i have red, Rationalism is opposed to empiricism on the question of the source of knowledge and the techniques for verification of knowledge. René Descartes, G. W. von Leibniz, and Baruch Spinoza all represent the rationalist position, and John Locke the empirical. Immanuel Kant in his critical philosophy attempted a synthesis of these two positions. More loosely, rationalism may signify confidence in the intelligible, orderly character of the world and in the mind's ability to discern such order. It is opposed by irrationalism, a view that either denies meaning and coherence in reality or discredits the ability of reason to discern such coherence. Irrational philosophies accordingly stress the will at the expense of reason, as exemplified in the existentialism of Jean-Paul Sartre or Karl Jaspers.

    ReplyDelete
  26. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Rasionalisme merupakan aliran filsafat yang sangat mementingkan rasio, didalam rasio terdapat ide-ide dan dengan itu orang dapat membangun sutau ilmu pengetahuan tanpa harus menghiraukan realitas diluar rasio. Dalam aliran ini, akal atau rasio adalah alat yang paling penting untuk memperoleh suatu pengetahuan. Pengetahuan dicari dan ditemukan oleh akal, dan diukur dengan akal pula. Aliran ini mengabaikan aliran-aliran lainnya terutama Aliran

    ReplyDelete
  27. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016
    Rasionalisme merupakan aliran filsafat yang sangat mementingkan rasio, didalam rasio terdapat ide-ide dan dengan itu orang dapat membangun sutau ilmu pengetahuan tanpa harus menghiraukan realitas diluar rasio. Dalam aliran ini, akal atau rasio adalah alat yang paling penting untuk memperoleh suatu pengetahuan. Pengetahuan dicari dan ditemukan oleh akal, dan diukur dengan akal pula. Aliran ini mengabaikan aliran-aliran lainnya terutama Aliran empirisme ( pengalaman ) ini berpendapat bahwa temuan-temuan pada bidang pengetahuan berasal dari pengalaman.....

    ReplyDelete
  28. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Rationalism adalah suatu paham yang beranggapan bahwa sumber pengetahuan manusia adalah rasio. Jadi dalam proses perkembangan ilmu pengetahuan harus dimulai dari rasio. Tanpa rasio maka mustahil manusia itu dapat memperolah ilmu pengetahuan. Rasio adalah berpikir. Maka dengan berpikir inilah yang akan membentuk pengetahuan. Hanya manusia yang berpikirlah yang akan memperoleh pengetahuan.

    ReplyDelete
  29. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Rasionalisme adalah paham yang mengatakan bahwa akal itulah alat mencari dan mengukur kevalidan suatu pengetahuan. Pengetahuan dicari dengan akal, penemuan pengetahuan pun diukur dengan akal pula.

    Dalam muizattaj (2016) menyatakan bahwa Islam telah memerintahkan kita untuk berfikir. Namun, tidak semua hal bisa dan mampu untuk difikirkan mengggunakan akal. Islam mengajarkan tentang batasan dalam berfikir yang meliputi apa saja yang boleh difikirkan dan apa saja yang tidak boleh difikirkan, akan tetapi cukup dengan diimani sesuai apa yang telah Allah informasikan lewat wahyu. (https://muizzaattaj.wordpress.com/2016/05/23/rasionalisme-dalam-islam/).

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  30. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Rasionalisme adalah pendekatan filosofis yang menekankan akal budi (rasio) sebagai sumber utama pengetahuan. Ini berarti bahwa sumbangan akal lebih besar daripada sumbangan indra, sehingga dapat diterima adanya struktur bawaan (ide, kategori). Dan oleh Rasionalisme bahwa mustahillah ilmu dibentuk hanya berdasarkan fakta dan data empiris/pengamatan (Harold, 1984).

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id