Dec 1, 2012

NOMINALISM

Ass Wr Wb
Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang NOMINALISM, silahkan konek ke:


http://plato.stanford.edu/entries/nominalism-metaphysics/

Wss Wr Wb

Marsigit




48 comments:

  1. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Kata Nominalisme secara tradisional yang berasal pada abad pertengahan berarti penolakan universal. Secara modern diartikan sebagai penolakan benda abstrak. Sedangkan secara umum diartikan sebagai sesuatu yang dapat dipakai oleh entitas yang berbeda dan objek abstrak adalah sesuatu yang tidak spasial atau temporal. Tapi Nominalisme bukan hanya penolakan universal atau benda abstrak. Karena jika yang terjadi nihilis seseorang yang percaya bahwa tidak ada entitas sama sekali, akan dihitung sebagai seorang nominalis . Demikian pula, seseorang yang menolak universal atau benda abstrak tetapi agnostik tentang keberadaan khusus atau benda konkret akan dihitung sebagai seorang nominalis.

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  2. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Nominalism atau dalam bahasa Indonesia berarti Nominalisme merupakan salah satu aliran ilmu filsafat dan teologi yang muncul pada abad pertengahan atau sejak abad ke-12. Aliran ini menganggap bahwa gagasan atau konsep umum yang ada tidak menunjuk pada kenyataan apapun, maka gagasan hanya kata-kata saja (dalam bahasa latin disebut nomina) yang disusun akal budi sebagai tanda belaka untuk mengatur keanekaan individual.
    Yang menarik dikaji lebih dalam dalam aliran ini yakni menganggap bahwa “Hanya yang Individual-lah yang Nyata”.

    ReplyDelete
  3. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Istilah umum nominalisme, sementara universal atau benda abstrak, yang kadang-kadang dianggap dengan ketentuan ini, tidak ada. Realisme universal merupakan pemahaman bahwa ada universal, Platonisme merupakan pemahaman bahwa ada benda-benda abstrak. Sehingga nominalisme ialah independen dan konsisten diselenggarakan tanpa yang lain.

    ReplyDelete
  4. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Aliran nominalisme ini menganggap bahwa gagasan atau konsep umum yang ada tidak menunjuk pada kenyataan apapun, Menampilkan pandangan minimal berkenaan dengan problem universal (paham-paham universal)yang menyatakan bahwa universal bukanlah entitas-entitas real, entah dalam dunia ataupun pikiran, Tetapi hanya nama-nama yang menunjuk kelompok atau kelas hal-hal individu. Pandangan nominalism sulit dibedakan dari beberapa bentuk konseptualisme.

    ReplyDelete
  5. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Nominalisme dalam metafisika, adalah pandangan filosofis yang menyangkal keberadaan universal dan benda-benda abstrak, tetapi menegaskan keberadaan syarat dan predikat umum atau abstrak. Setidaknya ada dua versi utama nominalisme. Satu versi menyangkal keberadaan universal - hal yang dapat diturunkan atau dicontohkan oleh banyak hal tertentu (misalnya, kekuatan, manusia). Versi lainnya khusus menyangkal keberadaan benda abstrak -. Benda yang tidak ada dalam ruang dan waktu

    ReplyDelete
  6. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Aliran nominalisme adalah aliran filsafat yang menganggap bahwa teorema umum tidak menunjuk pada realita. Apakah hal ini juga bertentangan dengan ilmu matematika yang bersifat deduktif? Sehingga, kesimpulan umum tersebut belum tentu sesuai dengan realita atau kejadian khusus yang lain. Memang dalam kehidupan dunia berisi keanekaragaman dan sifatnya pun beragam. Keberagaman tersebut memang menunjukkan keanekaragaman kejadian-kejadian khusus, bagaimana bisa dari berbagai kejadian khusus dapat disimpulkan secara umum. Memang dalam ilmu alam sains berbeda dengan ilmu pasti dalam matematika.

    ReplyDelete
  7. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Paham nominalisme menghubungkan universalia dengan nama-nama semata. Pandangan ini bertentangan dengan pandangan yang memperlihatkan suatu pemahaman arti-arti universal sebagai dasar dari semua nama universal. Nominalisme condong kepada materialis yang mengakui bahwa benda-benda justru yang primer sedangkan konsep-konsep adalah yang sekunder. Kaum nominalis menegaskan bahwa yang sungguh-sungguh ada hanyalah benda-benda individu dengan ciri-ciri individualnya. Dengan kata lain hanya benda-benda fisik di dalam ruang dan waktulah yang nyata, dan yang lainnya hanyalah khayal. Konsep-konsep umum yang diciptakan oleh pikiran manusia sama sekali tidak berada secara independen dari benda-benda, bahkan konsep-konsep umum tersebut tidak mencerminkan ciri dan kualitas benda-benda. Sehingga kumpulan benda dan makhluk tidak dapat dirangkum di dalam satu gagasan umum karana konsep umum tidak menunjuk pada sesuatu dalam realitas.

    ReplyDelete
  8. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P.Matematika/A/2016

    Nominalism adalah aliran filsafat yg mengajarkan bahwa pengertian umum tidak mencerminkan aspek umum dan aspek yg mempunyai kesamaan tentang eksistensi suatu benda (www.artikata.com). Kaum nominalis beranggapan bahwa realitas sosial yang dianggap merupakan sesuatu yang berada di luar diri seseorang hanyalah sekedar nomenklatur, konsep atau label yang digunakan menjelaskan realitas sosial.

    ReplyDelete
  9. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Nominalisme merupakan suatu aliran yang menganggap bahwa gagasan atau konsep umum yang ada tidak menunjuk pada kenyataan apapun dan tidak menunjuk pada realitas.. Nominalisme muncul pada abad pertengahan atau sekitar abad ke-12. Menurut paham ini hal-hal yang universal tidak mempunyai makna melainkan hanya merupakan definisi-definisi dan bahasa-bahasa yang pada umumnya berhubungan dengan nama-nama atau istilah. Dengan kata lain, sebuah realitas dianggap sebagai sesuatu yang berada di luar diri seseorang.

    ReplyDelete
  10. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Nominalisme datang dalam dua jenis. Salah satunya itu adalah penolakan dari objek abstrak; Yang lain itu adalah penolakan universal. Filsuf sering merasa perlu untuk mendalilkan baik benda abstrak atau universal. Dan Nominalisme dalam satu bentuk atau lain telah memainkan peran penting dalam perdebatan metafisik setidaknya sejak Abad Pertengahan, ketika versi dari berbagai kedua Nominalisme diperkenalkan. Kedua jenis Nominalisme independen satu sama lain dan baik dapat secara konsisten diselenggarakan tanpa yang lain. Namun, kedua jenis berbagi beberapa motivasi umum dan argumen.

    ReplyDelete
  11. 360. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Nominalisme yang digunakan oleh filsuf kontemporer dalam tradisi Anglo-Amerika ambigu. Di satu sisi, arti yang paling tradisional yang berasal dari Abad Pertengahan, itu berarti penolakan universal. Di sisi lain, lebih modern itu berarti penolakan benda abstrak. Untuk mengatakan bahwa ini adalah indera yang berbeda dari kata mengandaikan bahwa objek universal dan abstrak tidak sama. Karena filsuf yang berbeda memiliki arti yang berbeda antara universal dan juga benda abstrak, menurut penggunaan luas universal adalah sesuatu yang dapat dipakai oleh entitas yang berbeda dan objek abstrak adalah sesuatu yang tidak spasial maupun temporal.

    ReplyDelete
  12. 361. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Jadi ada (setidaknya) dua jenis Nominalisme, yang menyatakan bahwa tidak ada yang universal dan salah satu yang menyatakan bahwa tidak ada objek yang abstrak. Realisme tentang universal adalah doktrin bahwa ada universal dan Platonisme adalah doktrin bahwa ada benda abstrak. Tapi Nominalisme bukan hanya penolakan universal atau benda abstrak. Karena jika yang terjadi sebuah nihilis seseorang yang percaya bahwa tidak ada entitas sama sekali akan dihitung sebagai nominalisnya.

    ReplyDelete
  13. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Kata Nominalisme, seperti yang digunakan oleh filsuf kontemporer dalam tradisi Anglo-Amerika, memiliki makna ambigu. Di sisi lain dari ke ambiguannya, arti yang paling tradisional yang berasal dari abad pertengahan,nominalisme berarti penolakan universal. Dalam, arti yang lebih modern tapi masih dalam artian tersebut nominalisme berarti penolakan terhadap benda-benda abstrak. Untuk melihat sesuatu hal, maka harus melalui panca indera.

    ReplyDelete
  14. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Nominalisme adalah pandangan metafisik dalam filsafat yang menurut istilah umum atau abstrak dan predikat ada, sementara universal atau benda abstrak, yang kadang-kadang dianggap sesuai dengan ketentuan ini, tidak ada. Kaum nominalis beranggapan bahwa realitas sosial yang dianggap merupakan sesuatu yang berada di luar diri seseorang hanyalah sekedar nama-nama (names), konsep atau label yang digunakan menjelaskan realitas sosial. Mereka tidak menerima adanya kenyataan masyarakat di manapun yang benar-benar dapat dijelaskan oleh konsep semacam itu. Penamaan itu hanyalah rekaan saja untuk menjelaskan, memberi pengertian dan memahami realitas. Nominalisme sering disejajarkan dengan paham konvensionalisme. Keduanya sulit dibedakan.

    ReplyDelete
  15. Bayu Adhiwibowo
    16709251014 / S2 Pend. Matematika
    Kata 'Nominalisme', seperti yang digunakan oleh filsuf kontemporer dalam tradisi Anglo-Amerika, adalah ambigu. Di satu sisi, arti yang paling tradisional yang berasal dari Abad Pertengahan, itu berarti penolakan universal. Di sisi lain, lebih modern tapi sama rasa bercokol, itu berarti penolakan benda abstrak.

    ReplyDelete
  16. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Nominalisme adalah paham yang beranggapan bahwa masalah sosial itu merupakan sesuatu dari hasil pemikiran seseorang (subyektif). Nominalisme berada pada asumsi bahwa dunia sosial eksternal untuk kesadaran individu tidak lebih dari sebuah nama, konsep dan label yang digunakan untuk struktur realitas misalnya sebagai contoh nama benda atau nama orang merupakan kreasi seseorang untuk mendiskripsikan sesuatu. Nominalisme tidak pernah mengakui adanya stuktur apapun yang rill untuk menggambarkan konsep ini. Nama dianggap sebagai kreasi yang didasarkan pada kenyamanan mereka yang digunakan sebagai alat untuk menggambarkan, menciptakan rasa, dan melakukan negosiasi di dunia luar.

    ReplyDelete
  17. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    liran nominalisme ini menganggap bahwa gagasan atau konsep umum yang ada tidak menunjuk pada kenyataan apapun, maka gagasan hanya kata-kata saja(dalam bahasa Latin nomina)yang disusun akal budi sebagai tanda belaka untuk mengatur keanekaan individual. Terdapat pernyataan umum, tetapi bukan hal yang umum. Hanya yang individuallah yang nyata. Kenyataan adalah kumpulan rupa benda dan mahluk individual yang sama sekali berbeda karena tidak dapat dirangkum di bawah gagasan umum, sebab yang umum tidak menunjuk pada sesuatu dalam realita

    ReplyDelete
  18. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Menurut paham nominalisme, konsep tidak lain hanyalah satu nama atau sebutan, suatu ungkapan keabsahan berdasarkan keepakatan penggunaan. Bagi para nominalis konsep sebagai sesuatu yang bersifat umum dan abstrak hanya berada dalam pikiran manusia dan tidak pernah berada dalam benda atau hal yang disebut dengan konsep tersebut. Iuniversal, abstraksi, ide, dan esensi hanyalah suatu produk bahsa atau bagaimana pikiran kita memahami kenyataan. Hal-hal itu tidak mengungkapkan kenyataan itu sendiri seperti apa.

    ReplyDelete
  19. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Nominalisme adalah merupakan sebuah aliran filsafat yang sudah ada sejak abad ke 12. Kata nominalisme memiliki arti yang ambigu. Di satu sisi, arti yang paling tradisional berasal dari Abad Pertengahan, mempunyai arti “penolakan universal”. Di lain sisi, mempunyai arti “penolakan benda abstrak”. Jadi setidaknya ada dua jenis Nominalisme, salah satu menyatakan bahwa tidak ada universal, menegaskan bahwa ada benda tertentu dan bahwa segala sesuatu tertentu, dan lainnya. Salah satu lagi menyatakan bahwa tidak ada benda abstrak, menegaskan bahwa ada benda konkret dan bahwa segala sesuatu yang konkret.

    ReplyDelete
  20. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum
    paham nominalisme ini menganggap gagasan atau konsep umum yang ada tidak menunjuk pada kenyataan apapun, namun hanya kata-kata saja yang disusun akal budi sebagai tanda belaka untuk mengatur keanekaan individual. Terdapat pernyataan umum, tetapi bukan hal yang umum. Hanya yang individuallah yang nyata. Menurut link Wikipedia… diatas dalam metafisika, nominalisme adalah pandangan filosofis yang menyangkal keberadaan universal dan benda-benda abstrak, tetapi menegaskan keberadaan syarat dan predikat umum atau abstrak

    ReplyDelete
  21. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    Nominalism denied the real being of universals on the ground that the use of a general word (e.g., “humanity”) does not imply the existence of a general thing named by it. The nominalist position did not necessarily deny, however, that there must be some similarity between the particular things to which the general word is applied. Thoroughgoing nominalists would withhold this concession, as Roscelin, a medieval nominalist, is said to have done. But unless such similarity is granted, the application of general words to particulars is made to appear entirely arbitrary. Such stricter forms of nominalism as existed in the Middle Ages can perhaps be viewed as reactions against Platonic realism, on which some enthusiasts, such as Guillaume de Champeaux, based the opinion that universals had real being. The realist position invited a defensive alliance between empiricism and nominalism; the most notable medieval example of such a synthesis was the work of William of Ockham.

    ReplyDelete
  22. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    Nominalism denied the real being of universals on the ground that the use of a general word (e.g., “humanity”) does not imply the existence of a general thing named by it. The nominalist position did not necessarily deny, however, that there must be some similarity between the particular things to which the general word is applied. Thoroughgoing nominalists would withhold this concession, as Roscelin, a medieval nominalist, is said to have done. But unless such similarity is granted, the application of general words to particulars is made to appear entirely arbitrary. Such stricter forms of nominalism as existed in the Middle Ages can perhaps be viewed as reactions against Platonic realism, on which some enthusiasts, such as Guillaume de Champeaux, based the opinion that universals had real being. The realist position invited a defensive alliance between empiricism and nominalism; the most notable medieval example of such a synthesis was the work of William of Ockham.

    ReplyDelete
  23. Aliran Nominalism memiliki kemiripan dengan aliran rasionalism. Nominalism menolak sesuatu yang abstrak dan percaya pada eksistensi benda konkrit. Menurut saya, karena dalam Filsafat tidak ada kebenaran mutlak yang dibuat oleh manusia, maka sah-sah saja anggapan seperti aliran Nominalism.
    Pada akhirnya semua yang abstrak dapat dibuktikan karena segala sesuatu tidak mungkin terlihat oleh mata karena keterbatasan manusia dalam ruang dan waktu.
    Aliran ini akan menemui kendala pada masyarakat tradisional yang memahami abstraksi dalam melihat fenomena. Dimana yang abstrak sebenarnya bagian dari yang konkret.

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP S3 (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  24. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Nominalisme merupakan aliran yang menganggap bahwa gagasan atau konsep umum yang ada tidak menunjuk pada kenyataan apapun. kenyataan adalah kumpulan rupa benda dan mahluk individual yang sama sekali berbeda karena tidak dapat dirangkum di bawah gagasan umum, sebab yang umum tidak menunjuk pada sesuatu dalam realitas. Gagasan hanya berupa kata-kata saja atau dalam bahasa Latin disebut nomina yang disusun akal budi untuk menunjukkan perbedaan setiap individu. Terdapat pernyataan umum, tetapi bukan hal yang umum.

    ReplyDelete
  25. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Aliran nominalisme adalah aliran filsafat yang sebagai anti tesis dari aliran realisme. Secara metafisik, aliran nominalisme adalah pandangan filosofis yang menyangkal keberadaan universal dan benda-benda abstrak, tetapi menegaskan keberadaan syarat dan predikat umum atau abstrak. Jadi aliran ini menganggap bahwa benda abstrak adalah ada bila tidak dapat dijelaskan dengan syarat-syarat tertentu dan sekaligus juga menyangkalnya tidak ada bila tidak ada penjelasan sama sekali...

    ReplyDelete
  26. Johanis Risambessy
    166701251029
    PPs PEP B 2016

    Nominalism ialah salah satu paham filsafat dan teologi yang muncul pada abad pertengahan (abad ke-12). Aliran ini menganggap bahwa gagasan umum yang ada tidak menunjuk pada kenyataan apapun, gagasan hanya kata-kata saja (latin: nomina) yang disusun akal budi sebagai tanda belaka untuk mengatur keberagaman individu. Hal yang menarik untuk dikaji lebih dalam dari aliran ini adalah anggapan bahwa “Hanya yang Individual-lah yang Nyata”.

    ReplyDelete
  27. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Aliran nominalisme ini menganggap bahwa gagasan atau konsep umum yang ada tidak menunjuk pada kenyataan atau hal-hal apapun. Kaum nominalis menegaskan bahwa yang sungguh-sunguh ada hanyalah benda-benda individual dengan ciri-ciri individualnya. Konsep-konsep umum yang diciptakan pikiran kita sama sekali tidak berada secara independen dari benda-benda serta memandang bahwa tidak ada benda abstrak.

    ReplyDelete
  28. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016



    Nominalisme adalah aliran filsafat yg mengajarkan bahwa pengertian umum tidak mencerminkan aspek umum dan aspek yg mempunyai kesamaan tentang eksistensi suatu benda. Setiap manusia memiliki pemikiran dan konsep-konsep umum yang memandang bahwa benda-benda yang ada disekitar kita adalah benda-benda yang abstrak. Paham ini tidak memiliki pandangan tentang keberadaan suatu benda.

    ReplyDelete
  29. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Nominalisme adalah salah satu aliran ilmu filsafat dan teologi yang muncul pada Abad pertengahan atau sejak abad ke-12. Aliran nominalisme ini menganggap bahwa ide atau konsep tidak berdasarkan kepada kenyataan, maka gagasan tersebut hanya sebatas kata-kata saja yang disusul dengan kepribadian yang baik sebagai sebuah tanda yang mengatur keberagaman individu.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  30. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    The word ‘Nominalism’, as used by contemporary philosophers in the Anglo-American tradition, is ambiguous. In one sense, its most traditional sense deriving from the Middle Ages, it implies the rejection of universals. Nominalism is not simply the rejection of universals or abstract objects. For if that were the case, a nihilist, someone who believed that there are no entities at all, would count as a nominalist. David Armstrong (1978; 1997) is a believer in universals, and so he is not a nominalist in the sense of rejecting universals, but he believes that everything that exists is spatiotemporal, and so he is a nominalist in the sense of rejecting abstract objects.

    ReplyDelete
  31. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Sebuah teori nominalis yang populer merupakan sifat yang disebut “Trope Theory”, yang telah diselenggarakan oleh Donald Williams (1953), Keith Campbell (1990), dan Douglas Ehring (2011) antara lain. Teori Trope tidak menolak keberadaan properti, tetapi mengambil properti menjadi entitas tertentu biasanya disebut 'kiasan'. Kiasan yang khusus, dalam arti yang sama di mana masing-masing orang dan apel individu khusus.

    ReplyDelete
  32. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Nominalisme adalah aliran yang menganggap bahwa gagasan atau konsep umum yang ada tidak menunjuk pada kenyataan apapun, maka gagasan hanya kata-kata saja (dalam bahasa Latin nomina) yang disusun akal budi sebagai tanda belaka untuk mengatur keanekaan individual. Terdapat pernyataan umum, tetapi bukan hal yang umum. Hanya yang individuallah yang nyata. Kenyataan adalah kumpulan rupa benda dan mahluk individual yang sama sekali berbeda karena tidak dapat dirangkum di bawah gagasan umum, sebab yang umum tidak menunjuk pada sesuatu dalam realitas.

    ReplyDelete
  33. Nominalisme adalah suatu paham bahwa gagasan atau konsep umum yang ada tidak menunjuk pada kenyataan apapun. Kaum nominalisme beranggapan bahwa realitas sosial yang dianggap sebagai sesuatu yang berada di luar diri seseorang hanyalah sekedar nama-nama, konsep atau label yang digunakan untuk menjelaskan realitas sosial. Mereka tidak menerima adanya kenyataan masyarakat di manapun yang benar-benar dapat dijelaskan oleh konsep seperti itu. Penamaan itu hanyalah rekaan akal dan pikiran manusia saja untuk menjelaskan, memberi pengertian dan memahami realitas.

    ReplyDelete
  34. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Nominalisme adalah salah satu aliran ilmu filsafat dan teologi yang muncul pada Abad pertengahan atau sejak abad ke-12. Aliran omalisme menganggap bahwa suatu ide atau konsep umum yang ada namun tidak merujuk pada suatu kenyataan apapun itu. Sehingga konsep tersebut hanya berupa kata-kata saja yang dirangkai melalui akal budi untuk mengatur keragaman individualnya. Dalam aliran ini terdapat pernyataan yang umum namun bukan merupakan hal umum dan hanya individual yang nyata. Nominalism dalam filsafat ada dua yaitu :
    1. Pandangan yang menyatakan bahwa nominalisme merupakan penolakan terhadap suatu yang abstrak
    2. Pandangan yang menyatakan bahwa nominalisme merupakan penolakan terhadap suatu yang universal

    ReplyDelete
  35. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Kata 'Nominalisme', seperti yang digunakan oleh filsuf kontemporer dalam tradisi Anglo-Amerika, adalah ambigu. Di satu sisi, arti yang paling tradisional yang berasal dari Abad Pertengahan, itu berarti penolakan universal. Dalam, arti yang lebih modern tapi sama-sama bercokol lain, itu berarti penolakan terhadap benda-benda abstrak. Jadi ada (setidaknya) dua jenis Nominalisme, yang menyatakan bahwa tidak ada universal dan salah satu yang menyatakan bahwa tidak ada benda-benda abstrak. Realisme tentang universal adalah doktrin bahwa ada universal, dan Platonisme adalah doktrin bahwa ada benda-benda abstrak.
    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  36. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Penganut nominalis beranggapan bahwa masalah sosial itu merupakan sesuatu dari hasil pemikiran seseorang (subyektif) sebagai contoh nama benda atau nama orang merupakan kreasi seseorang untuk mendiskripsikan sesuatu. Menurut beberapa literatur Nominalisme dan realisme adalah dua aliran dalam filsafat yang berbeda atau bertolak belakang. Dari berbagai literatur dicontohkan perbedaan tersebut menyangkut hakikat dari suatu masalah (fenomena) terutama realita sosial yang diselidiki antara lain apakah realitas itu merupakan sesuatu yang obyektif atau subyektif (hasil pemikiran seseorang)? Atau apakah realitas itu merupakan sesuatu yang sudah ada (given) berada diluar pikiran manusia atau dari pikiran manusia.

    ReplyDelete
  37. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Aliran nominalisme ini menganggap bahwa gagasan atau konsep umum yang ada tidak menunjuk pada kenyataan apapun, maka gagasan hanya kata-kata saja(dalam bahasa Latin nomina)yang disusun akal budi sebagai tanda belaka untuk mengatur keanekaan individual. Ada dua jenis Nominalisme, yang menyatakan bahwa tidak ada yang universal dan salah satu yang menyatakan bahwa tidak ada objek yang abstrak. Realisme tentang universal adalah doktrin bahwa ada universal, dan Platonisme adalah doktrin bahwa ada benda abstrak.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  38. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    PEP B 2016

    Aliran nominalisme memiliki pandangan bahwa masalah sosial itu merupakan sesuatu dari hasil pemikiran seseorang (subyektif), aliran nominalisme inijuga menganggap bahwa gagasan atau konsep umum yang ada tidak menunjuk pada kenyataan apapun, maka gagasan hanya kata-kata saja. Nominalisme ini adalah salah satu aliran ilmu filsafat dan teologi yang muncul pada abad pertengahan atau sejak abad ke-12.

    ReplyDelete
  39. Nominalisme merupakan pandangan metafisik dalam filsafat yang menurut istilah umum atau abstrak dan predikat ada sementara universal atau benda abstrak yang kadang-kadang dianggap sesuai dengan ketentuan ini tidak ada.

    M Saufi Rahman
    PEP KElas A
    16701261024

    ReplyDelete
  40. 16701251016
    PEP B S2

    Nominal dikatan sebagai berwujud, berarti sesuatu yang ada. Pendangan aliran filsafat ini adalah mengesampingkan gagasan umum yang merujuk pada sebuah kenyataan. Dianggapnya seluruh yang nyata adalah dari fikiran, sehingga menolak universal. Kebenaran yang ada hanyalah dalam fikiran saja secara subjektif, namun kebenarannya sangat dipertanyakan jika saja melalyi logika pikir maka itu adalah sebuah abstraksi yang belum merupakan kenyataan, sedangkan abstrak sendiri adalah dalam paham nominalisme ini adalah sebuah penolakan

    ReplyDelete
  41. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Nominalisme adalah suatu ajaran dalam Filsafat Skolastik yang menyatakan bahwa tidak ada eksistensi abstrak yang sungguh-sungguh objektif; yang ada hanyalah kata-kata dan nama-nama yang benar-benar real adalah fisik yang sebahagiannya saja.

    ReplyDelete
  42. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Dalam konsep universal para nominalis hanya hanya percaya pada fakta-fakta khusus, ada dua pemikiran yang mereka mungkin diterapkan mengenai pertanyaan tentang dugaan keberadaan dari dugaan entitas universal seperti sifat dan hubungannya. pemikiran pertama adalah dengan menolak keberadaan entitas tersebut. Pemikiran lain adalah dengan menerima bahwa entitas tersebut ada tapi untuk menyangkal bahwa mereka adalah universal.

    ReplyDelete
  43. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Proposisi merupaka salah satu bagian dalam kajian nominalisme yang terkhusus pada nominalisme terhadap objek abstrak. Kebanyakan teori proposisi diarahkan untuk menjadi atau sekedar tersirat untuk menjadi abstrak. salah satunya dapat membagi teori proposisi kedalam entitas yang terstruktur dan entitas tidak terstruktur.

    ReplyDelete
  44. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Kata 'Nominalisme', seperti yang digunakan oleh filsuf kontemporer dalam tradisi Anglo-Amerika, adalah ambigu. Di satu sisi, arti yang paling tradisional yang berasal dari Abad Pertengahan, itu berarti penolakan universal. Nominalisme merupakan ajaran yang menyangkal eksistensi hal-hal universal baik dala pikiran maupun dalam dunia benda-benda. Bentuk nominalisme yang paling radikal muncul pada abad ke-11 dalam pribadi Roscelin yang mempertalikan universalia dengan nama semata-mata. Pandangan ini berbeda dengan realisme abad pertengahan, kaum nominalis menegaskan bahwa yang sungguh-sungguh ada hanyalah benda-benda individual dengan ciri-ciri individualnya. Konsep-konsep umum yang diciptakan pikiran kita,sama sekali tidak berada secara independen dari benda-benda.

    ReplyDelete
  45. Aliran nominalisme ini menganggap bahwa gagasan atau konsep umum yang ada tidak menunjuk pada kenyataan apapun, maka gagasan hanya kata-kata saja(dalam bahasa Latin nomina)yang disusun akal budi sebagai tanda belaka untuk mengatur keanekaan individual. Terdapat pernyataan umum, tetapi bukan hal yang umum. Hanya yang individuallah yang nyata. Kenyataan adalah kumpulan rupa benda dan mahluk individual yang sama sekali berbeda karena tidak dapat dirangkum di bawah gagasan umum, sebab yang umum tidak menunjuk pada sesuatu dalam realitas. Berbagai hal diterangkan menurut apa adanya. Wahyu dan norma moral diterima seperti dan hanya karena dikehendakai oleh Tuhan tanpa alasan lain.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  46. Menurut blog Prof, Nominalism adalah suatu aliran yang ada dalam filsafat yang keberadaannya abstrak. Menurut pemahaman saya Nominalism adalah suatu aliran atau gagasan yang ada dalam ilmu filsafat yang menyatakan penolakanm terhadap ke abstarakan suatu benda dan tidak mempercayai kenyataan. Aliran atau gagasan ini sangat sulit masuk dan diterima oleh masyarakat tradisional yang masih percaya dengan sesuatu yang abstrak.

    M Saufi Rahman
    PEP KElas A
    16701261024

    ReplyDelete
  47. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Nominalisme didefinisikan sebagai pandangan bahwa tidak ada benda abstrak. (Dalam kebanyakan filosofis tradisional, penggunaan kata 'nominalisme' merujuk bukan untuk pandangan bahwa tidak ada universal. Istilah "nominalisme" berasal dari bahasa Latin nomen, "nama." Sebagai contoh, John Stuart Mill pernah menulis, bahwa "tidak ada yang umum kecuali nama". Dalam filsafat hukum nominalisme menemukan penerapannya dalam apa yang disebut nominalisme konstitusional. Anti-nominalisme adalah lawan dari nominalisme, yaitu klaim tentang adanya benda-benda abstrak.

    ReplyDelete
  48. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Nominalisme dan realisme adalah dua aliran dalam filsafat yang berbeda atau bertolak belakang. Dari berbagai literatur dicontohkan perbedaan tersebut menyangkut hakikat dari suatu masalah (fenomena) terutama realita sosial yang diselidiki antara lain apakah realitas itu merupakan sesuatu yang obyektif atau subyektif (hasil pemikiran seseorang). Penganut nominalis beranggapan bahwa masalah sosial itu merupakan sesuatu dari hasil pemikiran seseorang (subyektif) sebagai contoh nama benda atau nama orang merupakan kreasi seseorang untuk mendiskripsikan sesuatu

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id