Dec 2, 2012

EPOCHE





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang EPOCHE, koneklah:





Wss Wr Wb
Marsigit

45 comments:

  1. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Epoche dalam bahasa Yunani artinya adalah penangguhan keputusan. Epoche digunakan sebagai metode untuk menunda segala asumsi agar mampu mengungkap dunia kehidupan. Konsep epoche adalah membedakan wilayah data/subjek dengan interpretasi peneliti. Konsep epoche menjadi pusat di mana peneliti menyusun dan mengelompokkan dugaan awal tentang fenomena untuk mengerti tentang apa yang dikatakan oleh responden. Epoche memiliki sifat netral dalam penelitian keagamaan, terhindar dari penilaian yang dikonsepkan sebelumnya oleh seorang pemeluk agama yang meneliti fenomena keagamaan. Prinsip Epoche merupakan salah satu prinsip dari metode fenomenologi Husserl. Prinsip ini mengajarkan untuk menunda keputusan atau mengosongkan diri dari keyakinan tertentu. Dalam pengambilan suatu keputusan, manusia hendaknya jangan melakukannya dengan sembarangan dan tergesa-gesa. Dibutuhkan suatu pemikiran terhadap realitas yang ada. Setiap keterangan yang diperoleh dari suatu fenomena yang tampak, belum lah pasti benar dan salahnya. Jangan hanya menduga-duga dan berprasangka. Manusia mengamati, melakukan pemikiran dengan karunia akalnya secara sadar, meyakinkannya di dalam hati, kemudian barulah ia mengetahui letak kebenarannya sehingga dapat melakukan pengambilan keputusan yang tepat dan bermanfaat.

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  2. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Epoche adalah prinsip netral dalam penelitian agar hasilnya bersifat objektif. Penelitian yang dimaksud dalam epoche adalah penelitian mengenai agama, sehingga untuk memperoleh hasil obyektif, perlu dihindari sifat subyektif. Selama ini filsafat dianggap erat kaitannya dengan agama, orang yang berfilsafat tak akan melupakan keagungan Tuhan. Namun muncul pertanyaan dalam benak saya, seorang Muslim seperti Prof.Marsigit,M.A menuliskan beberapa elegi yang berkaitan dengan ajaran agama Islam, apakah seorang protestan yang mendalami tentang filsafat juga akan menuliskan elegi yang berkaitan dengan ajaran agamanya. Lalu apakah hal tersebut bersifat obyektif? Atau mungkin obyektif yang dimaksud adalah obyektif dalam ajaran agamanya, tanpa memihak salah satu aturan dan menentang atuiran agama yang lain.

    ReplyDelete
  3. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Epoché pada mulanya digunakan oleh aliran Pyrrhonisme, yaitu aliran filsafat Yunani sekitar abad 272 SM yang dibangun oleh seorang filsuf yang bernama Pyrrhon untuk mengungkapkan keraguan dalam ilmu pengetahuan, maka ia pun dianggap sebagai pendiri skeptisisme kuno Yunani. Epoché memiliki sifat netral dalam penelitian keagamaan, terhindar dari penilaian yang dikonsepkan sebelumnya oleh seorang pemeluk agama yang meneliti fenomena keagamaan. Ephoce adalah penangguhan keputusan. penangguhan yang dimaksud adalah penangguhan keputusan tentang sesuatu kebenaran sehingga diharapkan agar dapat menjadi kebenaran yang objektif.

    ReplyDelete
  4. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Menurut informasi yang saya baca, epoche dimaknai sebagai menunda keputusan. Menunda berarti berhenti untuk sementara, dan apa yang dilakukan dalam pemberhentian tersebut? Dengan kebijaksanaan hal yang harus dilakukan adalah memikirkan hal-hal apa yang akan terjadi setelah kita melakukan tindakan. Resiko apa yang akan terjadi, dan siapkah untu menerimanya.
    Agar keputusan yang diambil tidak beresiko, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yang pertama adalah harus menentukan tujuan. Jika tujuan sudah jelas, hidup akan terarah dan penuh dengan kejelasan. Selanjutnya, yang harus diperhatikan disaat menunda keputusan adalah mengetahui apa-apa yang harus diperbaiki dan ditingkatkan. Apapun nanti akibatnya, jika itu salah, maka perbaikan sangat penting disini agar hidup semakin maju. Dan setelah semua resiko yang akan terjadi setelah mengambil keputusan diketahui, maka segeralah bertindak mengambil keputusan, apapun yang terjadi hasilnya, kita serahkan kepada Dzat yang maha segalanya.

    ReplyDelete
  5. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Epoche dalam pengertian yang sangat sederhana adalah penundaan. Epoche juga dapat didefinisikan sebagai suatu keadaan dimana seseorang hanya terdiam dan memikirkan sesuatu terhadap benda atau sesuatu. Epoche kadang terjadi karena kita berada dalam kebimbangan dan keraguan antara benar atau salah, baik atau buruk, bagus atau tidak terhadap yang kita pikirkan.
    Namun dalam hidup, kadang kala memang ada sesuatu yang tidak perlu kita pikirkan. Singkirkan, dan masukkan ke epoche.

    ReplyDelete
  6. Fitri ayu Ningtiyas
    16709251037
    PPs P.Mat B UNY 2016

    Epoche merupakan salah satu prinsip netral dalam penelitian dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal dan sudut pandang peneliti, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif, epoche awalnya digunakan oleh aliran Pyrrhonisme oleh seorang filsuf yang bernama Pyrrhon untuk mengungkapkan keraguan dalam ilmu pengetahuan. Pyrrhon dikenal sebagai pria bijak yang selalu berusaha menghindari perselisihan dalam ilmu pengetahuan tertentu dengan cara menangguhkan penilaian (praktik epoche) untuk diteliti terlebih dahulu.

    ReplyDelete
  7. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Epoche adalah suatu keadaan dimana kita hanya terdiam dalam memikirkan sesuatu terhadap benda, masalah atau apapun itu. Selain itu, epoche juga bermakna menunda suatu perbuatan yang akan kita lakukan atau putuskan karena dalam diri kita masih terdapat keragu-raguan atau kebimbangan antara benar atau salah, baik atau buruk, bagus atau tidak terhadap apa yang kita pikirkan itu.

    ReplyDelete
  8. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Epoche adalah tanda kurung (bracketing) terhadap setiap keterangan yang diperoleh dari suatu fenomena yang nampak, tanpa terlebih dahulu memberikan putusan benar salahnya. Epoche dalam usaha untuk menyingkirkan segala sesuatu untuk mencapai penyelidikan fenomena memiki tiga macam reduksi (penyaringan). Reduksi ini merupakan usaha untuk mencapai bagian hakikat segala sesuatu (fenomena) yang diselidiki. Yaitu reduksi fenomenologis, eidetis dan transendental

    ReplyDelete
  9. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Dalam penilaian dan interpretasi terhadap objek realitas yang diamati seringkali terjadi reduksi-reduksi. Menurut Husserl reduksi-reduksi tersebut merupakan langkah metodis salah satunya adalah epoche. Epoche dapat bermakna menyaring segala keputusan yang muncul terhadap objek realitas yang diamati. Penyaringan segala keputusan seperti teori maupun hipotesis-hipotesis yang pernah ada, yang pada akhirnya menyisihkan segala macam tradisi yang berusaha membahas dan memberikan keputusan tentang objek tersebut.

    ReplyDelete
  10. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Oleh karena epoche memberikan cara pandang yang sama sekali baru terhadap objek, maka dengan epoche kita dapat menciptakan ide, perasaan, kesadaran, dan pemahaman yang baru. Epoche membuat kita masuk ke dalam dunia internal yang murni sehingga memudahkan untuk pemahaman akan diri dan orang lain. Dengan demikian tantangan terbesar ketika melakukan epoche adalah terbuka atau jujur terhadap diri sendiri.

    ReplyDelete
  11. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Epoche digunakan sebagai metode untuk menunda segala asumsi agar mampu mengungkap dunia kehidupan. Konsep epoche adalah membedakan wilayah data/subjek dengan interpretasi peneliti.
    Epoche memainkan peran penting dalam pyrrhonisme, filsafat skeptis dinamai Pyrrho. skeptis Pyrrhonian menyebut diri mereka sebagai zetetikoi ( "pencari"). Mereka tidak dogmatis menegaskan ketidakmampuan untuk tahu apa-apa: berarti kata skepsis "penyelidikan, pemeriksaan."

    ReplyDelete
  12. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Epoché adalah salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif. Epoche dalam usaha untuk menyingkirkan segala sesuatu untuk mencapai penyelidikan fenomena memiki tiga macam reduksi (penyaringan). Reduksi ini merupakan usaha untuk mencapai bagian hakikat segala sesuatu (fenomena) yang diselidiki. Husserl sendiri mengemukakan tiga macam reduksi (dalam Hadiwijono, 1980).

    ReplyDelete
  13. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Sepemahaman saya, yang pernah dijelaskan Prof . Marsigit tentang epoche adalah kotak sampah, namun kotak sampah yang berada di dalam pikiran. Ketika sedang belajar fokus pemikiran pada hal yang sedang dipelajari maka yang lainnya kita masuka dulu ke dalam epoche. Dan ketika tidur kita memasukan semua memori kita ke dalam epoche

    ReplyDelete
  14. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Dari sumber https://en.wikipedia.org/wiki/Epoché diperoleh bahwa secara etimologi, epoche berasal dari bahasa Yunani yang berarti pembatalan, pengurungan, dalam konteks ini diartikan sebagai penangguhan keputusan. Istilah ini diperkenalkan oleh Husserl dan fenomenologis lainnya. Dalam fenomenologis penelitian Epoche digambarkan sebagai proses yang terlibat dalam menghalangi bias dan asumsi untuk menjelaskan fenomena dalam hal sistem yang melekat yang meimilik makna tersendiri. Salah satu teknik yang sebenarnya dikenal sebagai bracketing. Hal ini melibatkan langkah-langkah sistematis untuk "menyisihkan" berbagai asumsi dan keyakinan tentang fenomena-fenomena yang nampak, tanpa memberikan putusan benar salahnya terlebih dahulu.

    ReplyDelete
  15. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Epoche merupakan istilah pada zaman yunani kuno. Epoche diartikan sebagai gambaran suatu keadaan saat dimana semua keputusan tentang keberadaan dunia luar dan akibat dari semua tindakan di dunia ditangguhkan. Epoche bisa juga berarti tanda kurung (bracketing) terhadap setiap keterangan yang diperoleh dari suatu fenomena yang nampak, tanpa memberikan putusan benar salahnya terlebih dahulu. Maksud dari konsep Epoche ini adalah kita hanya memfokuskan satu masalah dan membiarkan terlebih dahulu semua hal yng tidak berkaitan dengan masalah tersebut. Konsep ini dikembangkan oleh Rene Descartes yang kemudian dipopulerkan oleh Edmund Husserl.

    ReplyDelete
  16. SUPIANTO
    16701261001
    S3 PEP KELAS A 2016

    epoche berarti menunda pendapat atau penilaian pribadi atas suatu phenomena yang hendak diteliti. penundaan pendapat pribadi ini dilakukan untuk mendapatkan data dan informasi yang benar-benar sesuai dengan perspektif atau makna yang dikonstruksi oleh subjek yang diteliti. epoche pada hakikatnya adalah mengendalikan diri utnuk tidak mudah menilai apalagi menghakimi sesuatu sesuai dengan pendapat pribadi kita, karena bisa jadi ada hal-hal yang belum bisa kita pahami secara keseluruhan sebelum kita benar-benar mendalami suatu phenomena langsung dari sumber-sumber yang terlibat langsungdari fenomena tersebut. intinya, ephoce adalah pengendalian dari prasangka.

    ReplyDelete
  17. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Epoche merupakan konsep yang dikembangkan oleh Husserl, yang terkait dengan upaya mengurangi atau menunda penilaian (bracketing) untuk memunculkan pengetahuan di atas setiap keraguan yang mungkin. Sejalan dengan Decrates dan Kant, Husserl berpendapat bahwa pengetahuan berasal dari intuisi dan esensi mendahului pengetahuan empiris.

    ReplyDelete
  18. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Epoche berasal dari kata yunani yang berarti menahan diri untuk menilai. Dalam sikap alamiah sehari-hari, kita memperoleh pengetahuan melalui penilaian terhadap sesuatu. Epoche merupakan cara pandang lain yang baru dalam melihat sesuatu. Kita belajar menyaksikan apa yang tampak sebelum mata kita memandang, kita menyaksikan apa yang dapat kita bedakan dan deskripsikan Dalam epoche menurut Moustakas (1994:33) pemahaman, penilaian, dan pengetahuan sehari-hari dikesampingkan dahulu, dan fenomena dimunculkan dan direvisi secara segar, apa adanya, dalam pengertian yang terbuka, dari tempat yang menguntungkan dari ego murni atau ego transendental.

    ReplyDelete
  19. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Epoche dapat diaratikan sebagai sampah. Namun, bukan sampah dalam arti yang sesungguhnya. Sampah disini berarti apa yang ada di dalam pikiran. Artinya bahwa ketika kita sedang belajar, maka fokus kita hanya pada apa yang sedang dipelajari dan hal yang lain dimasukan dalam epoche. Melupakan sejenak apa yang ada dalam pikiran dan fokus pada satu hal agar benar-benar ikhlas dalam melakukan apa yang sedang dijalani.

    ReplyDelete
  20. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Epoche menggambarkan keadaan di mana semua penilaian tentang hal-hal yang tidak jelas ditangguhkan. Konsep ini dikembangkan oleh sekolah Pyrrhonist filsafat. Hal ini memainkan peran yang tersirat dalam pikiran skeptis berikutnya, karena pada prinsipnya epistemik René Descartes 'keraguan methodic. Melalui prosedur sistematis 'pengurangan fenomenologis', satu diduga dapat menangguhkan penilaian mengenai umum atau naif keyakinan filosofis dalam keberadaan dunia luar , dan dengan demikian memeriksa fenomena seperti yang awalnya diberikan kepada kesadaran. Sumber https://en.wikipedia.org/wiki/Epoch%C3%A9

    ReplyDelete
  21. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Epoche adalah istilah Yunani untuk “penangguhan putusan”, dipakai baik oleh kaum Skeptik maupun anggota-anggota Akademi sebagai tanggapan yang wajar terhadap problem pengetahuan. “penangguhan putusan” dianggap mengarah kepada ataraxia, atau kenikmatan dalam ketenangan. Husserl mengangkat istilah ini. Ia menekankan epoche, atau penangguhan putusan sebagai suatu tahap dalam reduksi fenomenologis.

    ReplyDelete
  22. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum
    Dari link https://en.wikipedia.org/wiki/Epoch%C3%A9 dikatakan “Epoché is an ancient Greek term which, in its philosophical usage, describes the state where all judgments about non-evident matters are suspended” atau epoche adalah istilah Yunani kuno yang, dalam penggunaan filosofis, menggambarkan keadaan di mana semua penilaian tentang hal-hal yang belum jelas ditangguhkan. Dalam menilai sesuatu misalnya penilaian terhadap fenomena agama, Epoché berarti salah satu prinsip netral dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, saya kira ini baik guna memperoleh hasil penelitian yang objektif yang jauh dari keragu-raguan terhadapnya.

    ReplyDelete
  23. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Epoche berarti sebuah filsofis yang digunakan menilai suatu keadaan atau fenomena. Epoché berada pada wilayah filsafat sekaligus teologi namun fakta bahwa manusia religius dapat memengaruhi tindakan-tindakan dan tingkah lakunya, sehingga ketika ungkapan keagamaan tersebut muncul maka akan memasuki wilayah yang faktual. Epoche ini berkaitan dengan fenomologi. Metode fenomenologi menurut Husserl, menekankan satu hal penting yaitu penundaan keputusan. Penundaan keputusan harus ditunda(epoche) atau untuk memahami fenomena.

    ReplyDelete
  24. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Epoke merupakan suatu tempat dimana kita menempatkan sesuatu yang tidak kita pikirkan. Apa yang tidak ada dipikiranku dan apa yang tidak pernah aku pikirkan adalah penghuni rumah epoke. Agar kita terampil menembus ruang dan waktu maka kita harus terampil menggunakan rumah epoke. Sesuatu pikiran yang akan menghambat langkah kita menuju kebaikan, haruslah kita penjarakan kedalam rumah epoke karena syaitan dengan segala tipu muslihatnya menghalangi kita amal kebaikan dan membisikkan kita untuk melakukan keburukan.

    ReplyDelete
  25. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    when controversy arises, an attitude of noninvolvement should be adopted in order to gain peace of mind for daily living. I give this statement to show that i understand the term but we all always have this experience. the question is, what is the difference between epoche and defence mechanism?

    ReplyDelete
  26. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Epoché memiliki sifat netral dalam penelitian keagamaan, terhindar dari penilaian yang dikonsepkan sebelumnya oleh seorang pemeluk agama yang meneliti fenomena keagamaan. Sehingga seorang fenomenolog dituntut untuk mendeskripsikan dan menjelaskan secara empiris suatu fenomena keagamaan, tanpa sudut pandang subjektif fenomenolog sebagai pemeluk agama. Epoché berada pada wilayah filsafat sekaligus teologi, namun fakta bahwa manusia religius dapat memengaruhi tindakan-tindakan dan tingkah lakunya, sehingga ketika ungkapan keagamaan tersebut muncul maka akan memasuki wilayah yang faktual. Artinya seorang fenomenolog tetap perlu mempertanyakan hakikat sebenarnya sebuah fenomena keagamaan melalui prinsip epoché tanpa harus terlibat untuk merumuskan baik-buruknya religius atau moral suatu kasus....

    ReplyDelete
  27. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Menurut beliau Prof Marsigit,Epoche disebur juga sampahotak dimana ketika kita sedang memikirkan “sesuatu” maka fokus pikiran dan otak kita hanya pada yang sedang kita hadapi. Sedangkan pikiran-pikiran yang lainnya kita masukkan ke dalam “sampah otak” kita atau epoche untuk suatu saat bisa di ambil dan digunakan lagi....

    ReplyDelete
  28. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Kata epoche berasal dari bahasa yunani, yang singkatnya berarti: “menunda keputusan” atau “mengosongkan diri dari keyakinan tertentu”. Epoche digambarkan sebagai suatu keadaan dimana semua keputusan tentang keberadaan dunia luar dan akibat dari semua tindakan di dunia ditangguhkan. Jadi kita hanya berfokus pada satu masalah dan membiarkan semua hal yang tidak berkaitan dengan masalah tersebut.

    ReplyDelete
  29. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Epoche merupakan aliran filsafat yang menekankan untuk tidak menggunakan subjektifitas dalam memandang dan menilai sesuatu fenomena yang dialaminya. Dalam hal ini epoche merupakan sebuah filter dari penilaian yang subjektif terhadap sebuah fenomena. tidak menekankan pemahaman, penilaian, dan pengetahuan sehari-hari untuk menilai melainkan berfikiran terbuka untuk secara alamiah membiarkan sebuah ilmu dapat terlihat kebenaran secara objektif.

    ReplyDelete
  30. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Epoche dapat dimaknai sebagai suatu wadah tersendiri dalam memori sebagai tempat untuk menampung ingatan, memori, pengetahuan, atau apapun itu ketika tidak sedang diperlukan. Contohnya, ketika anak belajar mengenai matematika, maka pengetahuaannya tentang seni, bahasa, ipa, dll dikesampingkan terlebih dulu dan diletakkan ke epoche karena yang sedang menjadi perhatian adalah matematika. Sehingga pada saat belajar matematika, pengetahuan yang tidak ada hubungannya dengan matematika dikesampingkan terlebih dahulu dengan menyimpannya ke dalam epoche.

    ReplyDelete
  31. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Epoché pada mulanya digunakan oleh aliran Pyrrhonisme, yaitu aliran filsafat Yunani sekitar abad 272 SM yang dibangun oleh seorang filsuf yang bernama Pyrrhon untuk mengungkapkan keraguan dalam ilmu pengetahuan, maka ia pun dianggap sebagai pendiri skeptisisme kuno Yunani. Ia juga dikenal sebagai pria bijak yang selalu berusaha menghindari perselisihan dalam ilmu pengetahuan tertentu dengan cara menangguhkan penilaian (praktik epoché) untuk diteliti terlebih dahulu. Pyrrhonism sangat memengaruhi pemikiran para filsuf Eropa abad ke-17, terbukti dengan adanya istilah ini dalam tulisan-tulisan Kant pada tahun 1765. Kemudian dipopulerkan oleh Edmund Husserl seorang filsuf Jerman dalam metode penelitian fenomena keagamaan sebagai respon terhadap penilaian-penilaian subjektif umat sekaligus kritik sistematis terhadap modernisme (wikipedia)

    ReplyDelete
  32. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Epoché adalah salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif. (wikipedia, 2016).

    Sebuah penelitian bertujuan untuk mencari kebenaran berdasarkan masalah yang sedang diteliti. Hal ini tentunya memerlukan metode ilmiah dalam memperoleh kebenaran tersebut. Namun, yang menjadi permasalahan disini bagaimana peneliti menempatkan pandangan agama dalam penelitiannya.

    Sebenarnya penelitian adalah membuktikan sebuah kebenaran. Adapun kebenaran tersebut sudah ada dalam wahyu. Manusia disini hanya bertindak sebagai pencari dan membuktikan hal tersebut. Karenanya, sesungguhnya penelitian hendaknya dipandu dengan wahyu itu sendiri agar penelitian yang didapat akan mencapai kebenaran yang absolut.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  33. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016


    Epoche adalah bagian dari pikiran kita yang dapat memanajemen pikiran kita sebagaimana mestinya. Melalui epoche kita menyimpan terlebih dahulu bahan-bahan pemikiran kita yang sedang tidak kita fikirkan karena kita sedang memikirkan suatu hal yang ada dihadapan kita. Dengan epoche, kita tidak menghilangkan bahan-bahan dalam pikiran kita. Kita dapat kembali mengambil ingatan itu untuk kembali kita fikirkan.

    ReplyDelete
  34. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Epoche merupakan salah satu metode untuk mencapai hakikat fenomena yang diajukan oleh Husserl. Kata epoche berasal dari bahasa Yunani, yang berarti: “menunda keputusan” atau “mengosongkan diri dari keyakinan tertentu”. Epoche bisa juga berarti tanda kurung (bracketing) terhadap setiap keterangan yang diperoleh dari suatu fenomena yang nampak, tanpa memberikan putusan benar salahnya terlebih dahulu. Untuk itu, Husserl menekankan satu hal penting: Penundaan keputusan. Keputusan harus ditunda (epoche) atau dikurung dulu dalam kaitan dengan status atau referensi ontologis atau eksistensial objek kesadaran. Epoche memiliki empat macam, yaitu : Method of historical bracketing, Method of existensional bracketing, Method of transcendental reduction, dan Method of eidetic reduction.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  35. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Epoché pada mulanya digunakan oleh aliran Pyrrhonisme, yaitu aliran filsafat Yunani sekitar abad 272 SM yang dibangun oleh seorang filsuf yang bernama Pyrrhon untuk mengungkapkan keraguan dalam ilmu pengetahuan, maka ia pun dianggap sebagai pendiri skeptisisme kuno Yunani. Epoché adalah salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif. Epoché menjadi ciri khas dalam fenomenologi Husserl, khususnya dalam kecermatannya memperlihatkan dua hal penting, yaitu masalah dan solusi.

    ReplyDelete
  36. Epoché adalah salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif. Epoché memiliki sifat netral dalam penelitian keagamaan, terhindar dari penilaian yang dikonsepkan sebelumnya oleh seorang pemeluk agama yang meneliti fenomena keagamaan. Sehingga seorang fenomenolog dituntut untuk mendeskripsikan dan menjelaskan secara empiris suatu fenomena keagamaan, tanpa sudut pandang subjektif fenomenolog sebagai pemeluk agama.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  37. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Epoche merupakan bagian dari fenomenologi yang diungkapkan oleh Hussel. Dimana ephoce terjadi setelah kita menangkap suatu fenomena. Epoche dalam bahasa Yunani berarti menunda keputusan. Dalam proses fenomenologi, epoche dalam diri kita berproses setelah menangkap fenomena yang ada didepan mata sebelum menangkap esensi dari fenomena tersebut. untuk mendapatkan esensi dari fenomena, sejenak tentang dunia luar dari fenomena tersebut ditangguhkan sehingga yang akan menjadi respon terhadap fenomena benar-benar murni hanya berkaitan tentang fenomena tersebut. Ketika seseorang mendapatkan suatu informasi maka ia akan melakukan konfirmasi terhadap pengalaman atau intuisi dari dalam dirinya apakah informasi yang diperoleh seseuai dengan pemikirannya atau tidak.

    ReplyDelete
  38. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    PEP B 2016

    Epoche merupakan penggambarkan keadaan di mana semua penilaian tentang hal-hal non-jelas yang telah ditangguhkan. Sedangkan dalam penelitian fenomenologis epoche digambarkan sebagai proses yang terlibat dalam menghalangi bias dan asumsi untuk menjelaskan fenomena dalam dalam suatu sistem.

    ReplyDelete
  39. YUNDA VICTORINA TOBONDO
    16709251015
    P.MAT A 2016

    Epoché adalah salah satu prinsip netral dalam penelitian fenomena keagamaan dengan cara menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif agama dan sudut pandang peneliti sebagai pemeluk agama, guna memperoleh hasil penelitian yang objektif. Secara etimologi, epoché berasal dari bahasa Yunani yang berarti pembatalan, pengurungan (bracketing), dalam konteks ini diartikan sebagai suspension of judgement atau penangguhan keputusan. Epoché pada mulanya digunakan oleh aliran Pyrrhonisme, yaitu aliran filsafat Yunani sekitar abad 272 SM yang dibangun oleh seorang filsuf yang bernama Pyrrhon untuk mengungkapkan keraguan dalam ilmu pengetahuan.

    ReplyDelete
  40. Bismillah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016


    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh

    Karunia Allah yang maha besar menciptakan epoche di dalam jiwa setiap manusia. Epoche adalah kegiatan pengalihan fokus, bisa saja dikatakan tempat sampah. Ketika kita kuliah, kita menyimpan segala urusan rumah, pekerjaan dll di dalam epoche kita. Ketika sudah selesai kuliah, maka epoche kuliah disimpan dan epoche lain dibuka. Dibuang diambil kembali seperti tempat sampah. Sungguh, ini menunjukkan bahwa Allah memang pencipta yang maha sempurna dan tidak ada duanya. Mari bersyukur. Alhamdulillah.
    Terimakasih.
    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh

    ReplyDelete
  41. Nikma Husna
    13301244024
    Pendidikan Matematika C 2013
    Konsep epoche adalah membedakan wilayah data (subjek) dengan interpretasi peneliti. Konsep epoche menjadi pusat dimana peneliti menyusun dan mengelompokkan dugaan awal tentang fenomena untuk mengerti tentang apa yang dikatakan oleh responden.

    ReplyDelete
  42. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Epoche memiliki sifat netral dalam penelitian keagamaan, terhindar dari penilaian yang dikonsepkan sebelumnya oleh seorang pemeluk agama yang meneliti fenomena keagamaan. Prinsip Epoche merupakan salah satu prinsip dari metode fenomenologi Husserl. Prinsip ini mengajarkan untuk menunda keputusan atau mengosongkan diri dari keyakinan tertentu. Dalam pengambilan suatu keputusan, manusia hendaknya jangan melakukannya dengan sembarangan dan tergesa-gesa. Dibutuhkan suatu pemikiran terhadap realitas yang ada. Setiap keterangan yang diperoleh dari suatu fenomena yang tampak, belum lah pasti benar dan salahnya. Jangan hanya menduga-duga dan berprasangka.

    ReplyDelete
  43. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Konsep ini dikembangkan oleh sekolah Pyrrhonist filsafat. Hal ini memainkan peran yang tersirat dalam pikiran skeptis berikutnya, karena pada prinsipnya epistemik René Descartes 'keraguan methodic. Melalui prosedur sistematis 'pengurangan fenomenologis', satu diduga dapat menangguhkan penilaian mengenai umum atau naif keyakinan filosofis dalam keberadaan dunia luar , dan dengan demikian memeriksa fenomena seperti yang awalnya diberikan kepada kesadaran.

    ReplyDelete
  44. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Epoche digagaskan pertama kali oleh Husserl pada abad ke-19. Menurut Husserl, fenomenologi merupakan sebuah studi tentang struktur kesadaran yang memungkinkan kesadaran-kesadaran tersebut menunjuk kepada objek-objek di luar dirinya. Namun, semua itu tetap membutuhkan refleksi dari peneliti mengenai fenomena tersebut dengan mengenyampingkan segalanya Husserl menyebut tipe refleksi ini dengan "reduksi fenomenologis", ia mencoba menghapus konsep dan konstruk pandangan seseorang dalam penelitiannya. Husserl menekankan epoche atau penangguhan putusan sebagai suatu tahap dalam reduksi fenomenologis. Epoche menjadi ciri khas dalam fenomenologi Husserl, khususnya dalam kecermatannya memperlihatkan dua hal penting, yaitu kecermatan melihat masalah dan kecermatan melihat solusi.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  45. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Epoche berasal dari bahasa Yunani yang dapat diartikan sebagai pembatalan, pengurungan atau penangguhan keputusan. Epoche adalah suatu prinsip netral yang menangguhkan terlebih dahulu persepsi awal, penilaian normatif, dan sudut pandang subjektif, guna memperoleh hasil yang objektif. Pada mulanya epoche digunakan oleh seorang filsuf yang bernama Pyrrhon, yang mana ia dikenal bijak karena selalu menghindari perselisihan yang terjadi dalam ilmu pengetahuan tertentu dengan cara menangguhkan penilaian, agar perselisihan tersebut dapat diteliti terlebih dahulu

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id