Dec 5, 2012

Forum Tanya Jawab 65: Si Tertuduh Infinit Regress




Ass, boleh jika ingin di komentari, seperti apakah kira-kira isiatau uraiannya dari Judul "Si Tertuduh Infinit Regress"?

Selamat mencoba. Amin.

Ass, Bapak Ibu, karena belum keluangan waktu maka saya tambah sedikit dulu referensi yang mendukung sisntesis judul ini dengan jawaban saya kepada Pak Fauzi rakhman sebagai berikut: "Ass untuk Pak Fauzi Rakhman dan juga untuk yang lainnya, Nyanyian Burung itu memang Sifat dan Karakter Dunia Pagi. Tetapi aku menemukan bahwa ternyata Kicauan Burung itu bisa sekonyong-konyong berhenti dikarenakan ulah Infinite Regress". Renungkanlah


Saya tambahkan, ternyata pada kesempatan lain kembali saya menemukan peristiwa mengenaskan karena ada Seekor Burung telah mati diterkam dan dimakan oleh Infinite Regress. Yah Pagi Hari itu tetap jalan terus walaupun tiadalah Kicau Burung di sana. Renungkanlah

Saya tambahkan, ternyata Pagi Hari berikutnya, bukannya Kicauan Burung yang aku dengar melainkan suara Derik Infinite Regress. Renungkanlah

Anehnya, di Pagi Hari yang lain saya menemukan Infinite Regress sedang memberi makan Burung-burung sehingga kemudian Burung-burung itu dapat Berkicau dengan Merdunya. Berikut saya nukilkan aktivitas Infinite Regres. Ibu Istining Ariwandini berkata "....tapi lagi-lagikita sering dihadapkan dengan Sarana dan Prasara yang kurang memadai dalam proses pembelajaran"

Kemudian Infinit Regress mengatakan " Menurut Nara Sumber Dunia Pendidikan Pagi Inovatif....sebenar-benar Hakekat Sarana dan Prasarana adalah KREATIVITAS GURU". Renungkanlah.



 Pagi berikutnya saya terkejut menyaksikan ada seorang Guru mengiba-iba di depan Infinite Regress seraya berkata "Oh Infinite Regress, engkau Kuda Sembraniku, bolehkah aku naik ke atas punggungmu agar aku bisa mengikuti jejakmu menembus Ruang dan Waktu?"

Kemudian aku mendengar jawaban Infinite Regress "Silahkan tetapi aku tidak bisa menanggung atas segala akibat yang ditimbulkannya. Janganlah aku engkau jadikan Si Tertuduh jika engkau menerima akibat dari mengikuti jejak dan naik di punggungku"

Pertanyaan saya kemudian adalah Bagaimana Bapak/Ibu mendeskripsikan, Binatang macam apakah Infinite Regress itu?

Selamat mencoba. Amin

44 comments:

  1. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Dari forum tanya jawab di atas tentang tertuduh infinit regress yang dapat saya pahami adalah mengenai proses pembelajaran. Dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas tentunya tidak terlepas dari berbagai kendala. Biasanya guru sering menghadapi kendala dalam menyampaikan pembelajaran, baik itu disebabkan oleh waktu yang tidak cukup, kurangnya fasilitas yang memadai, dan sebagainya. Namun dari artikel di atas, dapat dipahami bahwa kendala-kendala yang dihadapi khususnya oleh guru dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas, akan teratasi apabila guru tersebut kreatif. Apalagi seiring dengan penerapan K13 yang menuntut guru menerapkan pembelajaran yang inovatif. Dalam penerapan pembelajaran inovatif kreatifitas guru lah yang berperan penting dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas.

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  2. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Menurut saya, infinite regress itu adalah suatu proses kegiatan pembelajaran. Dalam hal ini, kegiatan pembelajaran masih memerlukan pengembangan dalam sarana dan prasarana agar tercapai tujuan pendidikan. Maka, salah satu upayanya dalam artikel tersebut adalah dengan memunculkan pendidikan yang inovatif. Adapun sarana dan prasarana yang dimaksud adalah kreativitas guru.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  3. RAIZAL REZKY
    16709251029
    S2 P.MAT B 2016

    dalam forum tanya jawab diatas, saya mencoba memhami bahwa sesungguhnya infinit regress merupakan model, metode ataupun strategi pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru didalam kelas. Dalam ketiga hal tersebut proses kreatifitas siswa dapat berkembang sepenuhnya akan tetapi kemampuan kognitif siswa juga dapat teredam dengan adanya itu ketika seorang guru tidak mampu mengembangkan kreatifitas yang ada pada dirinya dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada pada sekolahnya tersebut.

    ReplyDelete
  4. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Infinit Regress adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan proses pembelajaran di sekolah. Proses kegiatan belajar mengajar menjadi aktif bilamana terjadi interaksi antara guru dan siswa. Interaksi yang baik terjadi ketika guru dapat menjadikan sebuah proses pembelajaran yang inovatif. Pembelajaran inovatif hakikatnya adalah sarana prasarana yang harus dimiliki dalam kegiatan pembelajaran merupakan hasil dari kreativitas seorang guru itu sendiri.

    ReplyDelete
  5. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Menurut saya ada sebuah analogi antara infinite regress ini dengan potongan hadist Rasululloh SAW yang berbunyi (إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ), di sana tersirat bahwa setiap amal yang tidak diniatkan karena mengharap Wajah Allah adalah sia-sia, tidak ada hasil sama sekali baik di dunia maupun di akhirat. Dalam postingan berjudul “Si Tertuduh Infinit Regress” ini analoginya dengan hadits tersebut bahwasannya ketika infinite regress itu positif maka akan menimbulkan hal hal yang bermuatan positif, bagaikan niat baik yang seseorang untuk melakukan hal yang baik untuk sekitarnya, maka brgitu pula sebaliknya jika kita mempunyai infinite regress yang negatif maka akan menimbulkan hal yang bermuatan negative pula pada sekitar kita.

    ReplyDelete
  6. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    infite regress adalah sesuatu yang terkand mendukung sang burung untuk berkicau, namun juga terkadang karena nya sang burung menjadi berhenti berkicau dan menyerah.Dalam elegi ini digambarkan orang yang beruntung baik di dunia maupun akhiratnya akan menjadikan hari – harinya semakin baik, tidak berhenti meningkatkan potensi pada dirinya, dapat bermanfaat dimanapun keberadannya, dan senang dengan perubahan yang baru.

    ReplyDelete
  7. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Infinite regress seperti hidupnya manusia. Manusia dengan segala apa yang ia lakukan dengan kemampuannya, harus terus berdiri dan mengembangkan dirinya untuk kreatif dan berinovasi dalam kehidupannya. Dan janganlah bergantung kepada hidup tanpa melakukan apa-apa, sehingga menyalahkan hidup yang padahal yang jalani adalah diri kita sendiri. Setiap orang mampu mengembangkan potensi dalam hal apapun, misal guru dalam hal pembelajarannya. Janganlah menyalahkan hidup dan keadaannya tentang sarana dan prasarana yang kurang. Padahal diri kita sendiri yang harus mengeluarkan ide-ide yang kreatif dan inovatif dalam pembelajaran.

    ReplyDelete
  8. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Saya pikir invite regress adalah perkembangan zaman dan ilmu pengetahuan. Karena perkembangan zaman inilah, burung yang berkicau di pagi hari menjadi tidak ada lagi. Dan karena perkembangan zaman ini pula pendidikan semakin di arahkan untuk membuat aktif anak dengan kreativitas guru. Dan karena perkembangan zaman inilah si guru mengiba-iba untuk duduk di atasnya agar sukses melewati ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  10. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Dalam potongan kisah diatas saya dapat menggambarkan "kuda sembrani" infinite regress sebagai makhluk yang psikopat dan cenderung besikap egois terhadap "burung pagi" pendidikan. Sang "kuda sembrani" infinit regress ini hanya akan membuat "dunia pagi" kurikulum pendidikan berada dalam lingkaran setan yang tiada putus-putusnya, berakhir kemudian diulang lagi tanpa ada kemajuan atau bahkan akan mengalami kemunduran jika "burung-burung pagi" dunia pendidikan telah habis dana tak ada lagi yang bisa diberi makan. Ketika sang Guru telah menunggangi sang "kuda sembrani" inifinite regress, maka sekonyong-konyong sang Guru akan ikut terlibat dalam setiap kelakuan sang "kuda sembrani" inifinite regress dan melindunginya dengan alasan-alasan yang memundurkan tanpa batas (infinite regress) sehingga sang "kuda sembrani" infinite regress yang semestinya menjadi si tertuduh tidak lagi menjadi Si Tertuduh dikarenakan oleh rasa takut, ingin terlindungi, dan mendapatkan kenikmatan sesaat dengan menunggangi sang "kuda sembrani" infinite regress. Kesimpulannya adalah infinite regress tidak lain adalah kacung-kacung pemerintah perusak dunia pendidikan nasional.

    ReplyDelete
  11. 16701251016
    PEP B S2

    Sistem oembelajaran yabg diterapjan dengan berbagai metode oleh guru adalah sebuah kreativitas. Infinite regres ini bisa jadi salah satu kendala, dan bisa jadi hanya sebuah wacana kendala. Karena kebenarannya belum terbukti. Bisa jadi karena faktor gurunya, atau sistemnya, atau bahkan kurikulumnya yang berperan sehingga dalam proses dan menghasilkan putput nya kurang sesuai dengan apa yang di harapkan.
    Semua bergantung pada niat. Maka perbaikilah milai, dalam segala sesuatu untuk memulai segala aktivitas lainnya. Termasuk melakukan proses belajar mengajar yang sesuai dengan ruang dan waktu

    ReplyDelete
  12. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Dari postingan di atas menurut saya infinite regress adalah pandangan guru yang tidak mau berubah menjadi lebih baik. Ia merasa apa yang sudah dilakukannya sudah lebih dari cukup, sehingga ia tidak mau melakukan inovasi pembelajaran.

    ReplyDelete
  13. Syahrial
    16701251015
    S2 PEP kelas B 2016
    Menurut saya infinit regress disini adalah sang powernow yang telah menguasai dunia pendidikan maupun yang lain, ia membuat kerajaan pendidikan dan mengajak semua orang disekitarnya agar mengikutinya, dengan sistem yang dia buat dan segala macam perisai-perisainya, membuat kita mengikuti kemauan dia, sehingga kita yang sedang mengalami disorientasi bagaikan burung tersebut yang dahulu berjalan bagus pendidikan kita, ketika infinit regress masuk kita menjadi berhenti dan tertinggal, dan kita melupakan nilai-nilai luhur yang ditanamkan oleh pendiri bangsa ini dan tokoh pendidikan, jika kita mengambil hikmah dari Ki Hajar dewantara, maka pendidikan kita akan semakin bagus. namun kenyataannya kita sekarang malah kita mengiba-iba hendang menunggangi kuda sembrani ssang infini yang sebenarnya adalah powernow, dan sekarang kita menerima akibatnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Syahrial
      16701251015
      S2 PEP kelas B 2016
      Menurut saya infinit regress disini adalah sang powernow yang telah menguasai dunia pendidikan maupun yang lain, ia membuat kerajaan pendidikan dan mengajak semua orang disekitarnya agar mengikutinya, dengan sistem yang dia buat dan segala macam perisai-perisainya, membuat kita mengikuti kemauan dia, sehingga kita yang sedang mengalami disorientasi bagaikan burung tersebut yang dahulu berjalan bagus pendidikan kita, ketika infinit regress masuk kita menjadi berhenti dan tertinggal, dan kita melupakan nilai-nilai luhur yang ditanamkan oleh pendiri bangsa ini dan tokoh pendidikan, jika kita mengambil hikmah dari Ki Hajar dewantara, maka pendidikan kita akan semakin bagus. namun kenyataannya kita sekarang malah kita mengiba-iba hendang menunggangi kuda sembrani sang infinit regress yang sebenarnya adalah powernow, dan sekarang kita menerima akibatnya.

      Delete
  14. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Infinit regress merupakan "binatang" yang selalu muncul ketika kita mempertanyakan justifikasi dari alasan munculnya infinit regress itu sendiri. Jika alasan yang diberikan dihitung sebagai pengetahuan maka mereka dijustifikasi melalui alasan untuk alasan dan seterusnya sehingga bersifat infinit.

    ReplyDelete
  15. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Berdasarkan cerita elegi diatas, dimana infinit regress bisa menyebabkan suara nyanyian burung lebih berkicau, bisa termakan infinit regress bahkan bisa menggantikan suaara burung. Alasan yang bersifat continuum ini yang digunakan untuk menjustifikasi sesuatu ternyata bisa bersifat mematikan sesuatu yang sudah ada atau bahkan alasan dari alasan itu hanya alasan semata yang dianggap sebagai derik infinit regress.

    ReplyDelete
  16. Yurizka Melia Sari
    16701261003
    PPs PEP A 2016

    Dalam dunia pendidikan, mungkin infinit regress mempertanyakan sesuatu yang sudah jelas tapi masih terdapat keraguan. Dalam kasus ini, mempertanyakan bahwa alasan pembelajaran kurang efektif karena sarana dan prasana, tapi ketika sudah terpenuhi maka yang tersentuh adalah kreativitas guru, sampai sang guru bingung mencari alasan apalagi sehingga dia ingin bersama infinit regress sehingga ketika masih dipertanyakan dia berlindung dibalik alasan yang lainnya.

    ReplyDelete
  17. Assalamualikum wr. wb.

    Sang tertuduh infinit regress adalah pertanyaan dan pernyataan yang selalu menjawab sebab dan akibat dan terus berjalan walaupun masih terdapat lagi pernyataan dan pertanyaan atas penyebab sebab dan akibat...

    Dwi Margo Yuwono
    16701261028
    S3 PEP kelas A

    ReplyDelete
  18. SUPIANTO
    16701261001
    S3 PEP KELAS A 2016

    "Menurut Nara Sumber Dunia Pendidikan Pagi Inovatif....sebenar-benar Hakekat Sarana dan Prasarana adalah KREATIVITAS GURU"
    saya tertarik dengan statemen ini, teringat pada seorang kawan yang mengajar di daerah terpencil, mengelola satu sekolah SD yang hanya memiliki 3 ruang kelas, sendirian merangkap jadi kasek, guru, dan tu, dibantu dengan seorang tukang kebun.
    namun kreativitas menjadikan sekolah yang ia kelola benar2 hidup. dia tak bergantung pada fasilitas yang serba ada, gedung sekolah yang serba wah, namun niat dan konsistensi pada kemajuan pendidikan yang membuat sang kawan ini menemukan berbagai cara untuk membuat murid-muridnya dapat belajar dengan baik. disinilah pentingnya kreativitas seorang guru dalam mengelola pendidikan.

    ReplyDelete
  19. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Dari anlaogi terkait infinite regress di atas, pemahamnan saya ada 4 kajian yang dianalogikan diantaranya INFINITE REGRESS itu para stake holder kebijakan pendidikan; Guru/seorang pendidik; Burung sebagai para siswa generasi penerus bangsa; makanan burung itu sendiri dianalogikan sebagai sarana dan prasarana pembelajaran. Jadi artikel di atas membahas bagaimana fenomena saat ini yang terjadi di bangsa kita bahwa para stake holder yang sudah tidak memiki hati nurani dalam mengambil dan menentukan kebijakan melainkan sudah membabi buta/sudah terkontaminasi dengan kepentingan pribadi mulai dari hasrat untuk mempertahankan jabatan, politic money, politic policy dll tanpa berfikir dampak negative bagi siswa generasi bangsa Sehingga imbas dari keserakahan para stake holder ini adalah siswa semakin jauh dari hakekakt tujuan dalam Landasan UUD 1945 yang diemban bangsa ini, banyak generasi bangsa dimana segala kompentensinya mencakup kognitifnya, kreatifitasnya, inovatifnya menjadi tumpul di usia dini. Maka dari itu karena fenomena seperti ini sudah bukan lagi menjadi hal yang baru, sehingga peran guru sangatlah besar dalam upaya mengoptimalkan aktualisasi diri para siswa dengan memberikan siswanya asupan makan yang bergizi, dan asupan tersebut tiada lain tiada bukan adalah kretivitas guru dalam menentukan dan mengimplementasikan strategi/ metode, media pembelajaran, lesson plan dll. Agar siswa pada akhirnya bisa menjadi garuda emas yang terbang lepas mengahrumkan nama bangsa Indonesia de segala penjuru negeri dan menggantikkan para stake holder ecek-ecek yang sedang duduk malas di kursi sana sembari tertawa riang menyaksikan ulah dari kebijakannya.

    ReplyDelete
  20. Hal yang menarik ketika kita tidak membandingkan kualitas pembelajaran hanya karena sarana dan prasarana, anggaran dan sejenisnya. Tidak sepadan membandingkan pembelajaran kita dengan Jepang misalnya. Namun kenapa, ada orang seperti Habibie justru lahir dari rahim pendidikan Indonesia?. Berapa banyak ilmuwan dunia yang menetap di negara asing dan menjadi penemu ternama disana, terlahir dari rahim pendidikan di Indonesia?
    Ternyata memang kreativitas Guru dan inovasi sang murid dg bimbingan Guru menjadi hal penting..

    Nur Tjahjono Suharto
    S3 PEP (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  21. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Infinite regress sebagaimana diilustrasikan elegi diatas adalah hewan yang secara dzahirnya membawa obyek pada ketidak mandirian dan ketidak idealan suatu tindakan. Infinite regress cenderung membawa kepada kemunduran nilai atau kualitas obyek. Pernyataan Infinite regress "....tapi lagi-lagikita sering dihadapkan dengan Sarana dan Prasara yang kurang memadai dalam proses pembelajaran". mengandung arti ketidak mampuan mengelola atau memanipulasi sumber daya yang berada disekitar untuk mendukung proses pembelajaran yang berlangsung. Sehingga dapat dikatakan bahwa komponen yang satu tidak mendukung kebenaran komponen lainnya sehingga terjadi infinite regress.

    ReplyDelete
  22. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Dalam proses pembelajaran tidak ada yang 100% sempurna, akan selalu ada kendala dan hambatan dalam proses nya. hambatan dan rintangan inilah infinite regress yang dapat membawa kepada kemunduran nilai atau kualitas dari pembelajaran yang dilakukan. hambatan dan rintangan dapat muncul dari para stake holder kebijakan pendidikan; Guru/seorang pendidik; bahkan dari para siswa serta sarana dan prasarana pembelajaran yang tidak memadai.

    ReplyDelete
  23. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Proses kegiatan belajar mengajar menjadi aktif bilamana terjadi interaksi antara guru dan siswa. Interaksi yang baik terjadi ketika guru dapat menjadikan sebuah proses pembelajaran yang inovatif. Pembelajaran inovatif hakikatnya adalah sarana prasarana yang harus dimiliki dalam kegiatan pembelajaran merupakan hasil dari kreativitas seorang guru itu sendiri.jika seorang guru mampu memberikan sebuah inovasi dalam pembelajaran, maka akan sangat berguna bagi proses belajar mengajar sehingga siswa mampu memahami pembelajaran dengan lebih baik.

    ReplyDelete
  24. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Infinit regress disini adalah powernow yang telah menguasai dunia pendidikan maupun yang lain, ia membuat kerajaan pendidikan dan mengajak semua orang disekitarnya agar mengikutinya, dengan sistem yang dia buat dan segala macam perisai-perisainya, membuat kita mengikuti kekuasaan itu.infinit regress bisa menyebabkan suara nyanyian burung lebih berkicau, bisa termakan infinit regress bahkan bisa menggantikan suaara burung. Alasan yang bersifat continuum ini yang digunakan untuk menjustifikasi sesuatu ternyata bisa bersifat mematikan sesuatu yang sudah ada atau bahkan alasan dari alasan itu hanya alasan semata yang dianggap sebagai derik infinit regress.

    ReplyDelete
  25. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    yang dapat saya pahami adalah bahwa kicauan burung itu adalah pelaksana dunia pagi, terkadang dia mati jika telah menyerah sehingga tiada lagi kicauan darinya. Sehingga saya membayangkan, berarti infite regress adalah sesuatu yang mendorong sang burung untuk berkicau, namun juga terkadang karena nya sang burung menjadi berhenti berkicau dan menyerah. tidak berhenti meningkatkan dimensi diri, dapat bermanfaat dimanapun ia berada, dan senang dengan inovasi baru. sedangkan ide dari infinit itu sendiri menurut Kant adalah termuat di dalam antinomi-antinomi yag mashur, setidaknya dalam antinomi waktu, ruang, dan Allah

    ReplyDelete
  26. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Dalam artikel diatas terdapat istilah Infinite Regress. Dalam hal ini Infinite Regress mempunyai makna tentang sesuatu yang tak memiliki batas, dan bahkan tak akan pernah berhenti. Hal ini diartikan bahwa kita tidak bisa memprdiksi kapan hal ini akan selesai dan apakah akan selesai. Debat kusir adalah salah satu contoh infinite regress dalam kehidupan nyata karena debat kusir tak kunjung selesai dan tak pernah mencapai mufakat.

    ReplyDelete
  27. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    An infinite regress arises when we ask what are the justifications for the reasons themselves.
    If the reasons count as knowledge, they must themselves be justified with reasons for the reasons, and so on, ad infinitum.
    The problem of the infinite regress was a critical argument of the Skeptics in ancient philosophy.

    ReplyDelete
  28. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Menurut saya infinite regress adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan keterlaksanaan proses pembelajaran di kelas. Kebanyakan guru sering menyalahkan keadaan atau berusaha mencari kambing hitam yang dapat disalahkan ketika proses pembelajaran tidak berjalan sebagaimana mestinya, hal ini sebenarnya yang harus dihindari dimana guru harus mampu untuk merefleksi diri dan memiliki kemampuan serta kreativitas dalam menyusun rancangan dan menerapkan pembelajaran yang inovatif dan bermakna dikelas sehingga dapat merangsang siswa untuk dapat memberikan respon dan mengkonstruk sendiri pengetahuannya terhadap materi yang dipelajari.

    ReplyDelete
  29. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Infinfit regres merupakan suatu pelaksaan kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelejaran itu. Sarana belajar terkadang masih kurang terpenuhi. Apalagi jika guru hanya melaksanakan pembelajaran dengan apa adanya, maka pembelajaran itu jelas kurang sehat. Karena keterbatasan sarana dan prasarana harus diimbangi dengan adanya inovasi. Inovasi pengadaan saran dan prasarana belajar itu menuntut guru untuk kreatif dalam memfasilitasi kegiatan belajar siswanya.

    ReplyDelete
  30. Bayu Adhiwibowo
    16709251014 / S2 Pend. Matematika
    Infinit regress dalam forum tanya jawab ini adalah seorang guru yang tidak mau berkembang mengikuti ruang dan waktu yang ada. Dia hanya sebagai satu-satunya sumber ilmu, murid harus sesuai dengan dirinya, dan tidak mau siswanya menghasilkan pikiran melebihi pikiran gurunya. Hal ini tidak baik, haruslah diubah sesuai dengan ruang dan waktu, serta murid bisa saja lebih baik dari pada guru.

    ReplyDelete
  31. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Kadang kala, kita menjadikan “infinite regress” sebagai alasan. Menurut saya “infinite regress” disini bermakna sebagai keadaan yang tidak kita inginkan. Sebagai seorang guru, tentu kita menginginkan sarana prasaran lengkap, namun ternyata sekolah belum mampu menyediakan. Kita menjadikan keadaan ini sebagai alasan kesulitan dalam proses pembelajaran. Maka, sadar ataupun tidak kadang keadaan yang tidak kita inginkan ini justru menjadi “penyelamat” bagi kita yang memang tidak mau berpikir lebih kreatif. Kita selalu mencari-cari alasan, dan menjadikan infinite regress sebagai alasan.

    ReplyDelete
  32. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Infinit regress memiliki arti tidak mau berhenti. Sehingga digambarkan dalam artikel diatas bahwa kicau burung pun mendadak berhenti ketika bertemu infinit regress. Ketika masalah infinit regress dibawa dalam dunia pendidikan, maka akan dijumpai berbagai masalah yang tidak pernah kunjung selesai seperti misalnya sarana dan prasarana yang tidak mendukung dalam proses pembelajaran, dan itu seperti terjadi secara terus menerus layaknya infinit regress. Sehingga pada akhirnya infinit regress sendiri yang berkata bahwa sebenar-benarnya hakikat sarana dan prasarana adalah kreativitas guru sendiri, dan itu sudah cukup untuk membungkam segala keluh kesah guru.

    ReplyDelete
  33. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Infinite regress adalah sesuatu yang tidak terbatas bentuknya, saya mengumpamakannya sebagai pikiran kita. Ia dapat menghasilkan sesuatu yang baik dan bermanfaat bagi sekitar jika dibarengi dengan hati yang baik. Ada kalanya juga ia bisa menjadi bahaya bagi manusianya jika tak didayagunakan dengan hal yang positif dan hati yang baik.

    ReplyDelete
  34. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Dari forum tanya jawab 65: Si Tertuduh Infinit Regress diatas disiratkan mengenai proses pembelajaran di sekolah. Baik itu mengenai model, metode, dan pendekatan yang dapat digunakan guru dalam proses pembelajaran. Guru harus mampu menentukan cara dan metode serta pendekatan yang tepat agar tercipta pembelajaran yang efektif dan membuat ketertarikan siswa dalam belajar.

    ReplyDelete
  35. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016


    Infinit Regress menurut saya adalah stigma. Menurut saya, guru sudah terjebak dengan stigma-stigma yang ada di dalam pikirannya. Sehingga, guru idak mengembangkan kemampuan dan kreativitasnya dalam pembelajarannya. Sehingga metode yang digunakan di dalam pembelajaran juga tidak bervariasi. Variasi metode pembelajaran yang kurang juga akan berdampak pada prestasi dan karakter siswa, akhirnya hasilnya juga tidak efektif dan kurang maksimal.

    ReplyDelete
  36. Nuha fazlussalam
    13301244023
    s1 pendidikan matematika c 2013

    infinite regress adalh seorang yang lebih more capable dalam memfasilitasi siswa sehinggas arana dan prasaran tidak lagi menajdi masalah utma, nah seorang gru tersbut ingin mnunggani infinite regress, padaha seharusnya guru tersebut berjala sendiri sehingga gur tersbut bisa menajdi kuat bisa berlari kencang, dan telah terbiasa dengan berlalri, kalu dia terus menunggani infinite regress, reatifitas guru tidak akan pernah diasah dan akan terus mnja dan tidak akan pernah bisa berjalan alagi lari . tidak akan pernah bisa memfailitasi siswa dengan mandiri, menurut saya demikian

    ReplyDelete
  37. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Infinite regress ini menurut saya ibarat cinunuk dalam mitologi jawa, namun cinunuk ini lebih modern dan datang kaum power now. Mereka meyebar dalam nadi pendidikan indonesia, menawarkan perubahan dan kemajuan, namun malah mematikan kreatif siswa. Dalam postingan ini, nyanyian burung adalah pikiran kritis dan suara-suara keaktifan siswa dalam belajar, yang kemudian dengan datangnya infinite regress menjadi mati. Infinite regress seperti model pembelajaran yang mematikan kreatifitas siswa dengan memandang bahwa siswa merupakan objek pembelajaran yang semuanya sama. Dimana peran guru menjadi subjek dan kreativitas gurulah yang menjadi sarana prasana. Sehingga saat hasil pembelajaran tidak memuaskan karena prasarana yg tidak memadai, yang akan disalahkan adalah guru. Sehingga mau tak mau guru harus menyesuaikan diri dengan mengikuti peraturan dan menghamba, menjadi objek, pada infinite regress tersebut.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  38. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Pendidikan yang inovatif membutuhkan kreativitas guru. Dengan adanya kreativitas guru dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana yang sering menjadi kendala bagi beberapa sekolah dalam menerapkan pembelajaran yang inovatif maka kiranya tidak menjadi masalah. Sebab inovatif tidak selalu menuntut kelengkapan sarana dan prasarana. Meski tidak dapat dipungkiri bahwa sarana dan prasarana juga dapat menunjang hal tersebut, namun sarana dan prasarananya lengkap tanpa inisiatif dan kreativitas guru pembelajaran inovatif juga tidak dapat diwujudkan.

    ReplyDelete
  39. Fandi Kurnia Giri
    13301241012
    Pend. Matematika A 2013

    Pada suatu waktu, suatu metode pembelajaran yang diterapkan guru dapat 'membungkam' aktivitas siswa dalam artian metode tersebut hanya berpusat pada guru. Ada suatu waktu dimana metode pembelajaran yang diterapkan dalam ruang kelas membawa siswa membangun sendiri pengetahuan dalam dirinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sedikit menambahkan lagi, yang lebih menarik adalah jawaban dari Infinit Regress bahwasanya sarana dan prasarana bergantung pada kreativitas guru. Guru adalah seorang fasilitator yang harus kreatif dan inovatif.

      Fandi Kurnia Giri
      13301241012
      Pend. Matematika A 2013

      Delete
  40. YUNDA VICTORINA TOBONDO
    16709251015
    P.MAT A 2016

    Setelah membaca tulisan di atas, menurut saya infinite regress adalah proses kurikulum. Dimana seperti yang dikatakan pada bacaan di atas, terkadang dalam menjalankan sebuah kurikulum sekolah terlebih khusus bagi guru mengalami kendala terkait sarana dan prasarana dalam memberikan pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum yang ada. Namun, seperti yang dikatakan oleh si infinite regress jangan jadikan hal itu sebagai alasan karena sarana prasarana itu tidak sebanding dengan kreatifitas kita, oleh karenanya kembangkanlah kreatifitas itu.

    ReplyDelete
  41. Annisa Eprila Fauziah
    16709251040
    PPs P.Mat B 2016

    Dalam dunia pendidikan, "Infinit Regres" dapat di analogikan sebagai seorang siswa, hal tersebut diketahui dari pernyataan "Sebenar-benar sarana dan prasarana adalah kreativitas guru", di sini siswa menginginkan agar guru menyiapkan metode pembelajaran dengan baik, mempersiapkannya dengan matang dengan penuh pertimbangan sesuai dengan kondisi keadaan kelas sesungguhnya. siswa mengidamkan seorang guru yang mengerti akan kebutuhan siswanya, jikalau tidak maka siswa tidak dapat mengikuti pembembelajaran dengan baik.

    ReplyDelete
  42. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Infinit regress merupakan kemajuan kita dalam segala hal. Artinya bahwa kita harus mampu untuk meningkatkan kemampuan kita sendiri agar berguna dalam membangun kehidupan.Kehidupan akan sekalu berubah demikian juga harunya manusia juga harus selalu berubah untuk berusaha lebih baik dan baik lagi. Proses utnuk maju tidak terjadi tiba-tiba tetapi perlu pengobanan dan usaha yang gigih dan sistematis untk dapat berkembang dan berubah semakin maju. Proses kemajuan itu memang tidak semudah yang kita pikirkan perlu ada upaya dan usaha yang sungguh agar dapt tercapai. Tidak ada ilmu yang terjadi tanpa adanya halangan dan cobaan…..

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id