Dec 2, 2012

VITALISM


Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang VITALISM, koneklah ke:





Wss Wr Wb
Marsigit

32 comments:

  1. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Vitalisme adalah suatu paham yang mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi dan karenanya kedua konsep ini, kehidupan dan materi, tidak bisa saling mengintervensi. Vitalisme percaya bahwa seluruh aktivitas atau perilaku manusia pada dasarnya merupakan perwujudan dari energi-energi atau kekuatan-kekuatan yang tidak rasional dan instingtif.Manusia merasa bahwa perilakuya seolah-olah dilandasi oleh keputusan-keputusan yang rasional, tetapi sesungguhnya didasari oleh energi, naluri, atau nafsu yang tidak rasional. Rasio hanyalah alat yang berfungsi untuk merasionalisasikan hal-hal atau keputusan-keputusan yang sebetulnya tidak rasional. Acuan vitalisme terutama adalah ilmu biologi dan sejarah. Biologi mengajarkan bagaimana kehidupan ditentukan bukan oleh rasio, melainkan oleh kekuatan untuk bertahan hidup (survive) yang sifatnya tidak rasional dan instingtif. Agar organisme tetap bisa survive, maka tidak ada dan tidak diperlukan pertimbangan rasional, melainkan naluri untuk mempertahankan hidup.

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  2. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Paham didalam filsafat yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan atau nafsu yang bersifat tidak rasional. Vitalisme percaya bahwa seluruh aktivitas atau perilaku manusia pada dasarnya merupakan perwujudan dari energy-energi atau kekuatan yang tidak rasional atau instingtif. Ini menghadirkan suatu konsep energi, elan vital, yang menyokong suatu kehidupan dan energi ini bisa disamakan dengan keberadaan suatu jiwa. Vitalisme merupakan doktrin yang seringkali digunakan sebagai acuan pada zaman dahulu. Akan tetapi sekarang doktrin ini ditolak oleh para ilmuan aliran utama.

    ReplyDelete
  3. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Vitalism adalah sebuah doktrin yang mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi dan karenanya kedua konsep ini; kehidupan dan materi, tidak dapat saling mengintervensi.

    Doktrin ini menghasilkan suatu konsep energi “elen vital” yang menyokong suatu kehidupan dan energi bisa disamakan dnegan keberadaan suatu jiwa. Vitalisme merupakan doktrin yang seringkali digunakan pada zaman dahulu. Akan tetapi saat ini, dontrin vitalisme ditolak oleh para ilmuan aliran utama.

    ReplyDelete
  4. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Menurut paham ini, adalah sesuatu yang mencerminkan kekuatan hiduo manusia berupa energi, daya, kekuatan dan non fisik. Daya kekuatan hidup ada ukuran baik dan buruknya. Pandangan aliran vitalisme yaitu manusia dikatakan baik apabila memiliki daya kekuatan hidup yang kuat sehingga memaksa manusia yang lemah untuk mengikutinya. Bisa berarti keburukan juga apabila manusia tidak memiliki daya kemampuan kuat yang memaksa manusia untuk mengikuti kehidupan orang lain. Pilihannya hanya diikuti atau mengikuti.

    ReplyDelete
  5. Rizki Ayu Amalia
    13301241038
    Pendidikan Matematika A 2013

    Vitalisme adalah paham atau aliran dalam filsafat manusia yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat iirasional atau tidak rasional. Dengan memberi tekanan pada kenyataan yang tidak rasional, maka vitalisme berbeda dari idealisme dan materialisme. Vitalisme percaya bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah berupa adalah energi, daya, kekuatan, non fisik yang tidak rasional dan instingtif (liar). Setiap keputusan atau perilaku mausia yang dianggap rasional pada dasarnya adalah rasionalisasi saja dari keputusan-keputusan yang tidak rasional tersebut. Menurut aliran ini rasio hanyalah alat yang berfungsi untuk merasionalisasikan hal-hal atau keputusan-keputusan yang sebetulnya tidak rasional.

    ReplyDelete
  6. Budi yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Vitalisme adalah paham yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat iirasional atau tidak rasional. Aliran Vitalisme ini juga sebuah perbuatan baik menurut aliran ini adalah orang yang kuat, dapat memaksakan dan menekankan kehendaknya agar berlaku dan ditaati oleh orang-orang yang lemah. Manusia hendaknya mempunyai daya hidup atau vitalitas untuk menguasai dunia dan keselamatan manusia tergantung daya hidupnya. Dengan kata lain setiap keputusan atau perilaku manusia berasal dari usaha manusianya sendiri. Seorang yang menjadi dokter, professor, dosen, pejabat, guru, pengusaha dst adalah usahanya sendiri dalam menempuh pendidikan baik formal maupun nonformal.

    ReplyDelete
  7. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Vitalisme adalah pandangan filsafat mengenai kehidupan, kehidupan yang dimaksud adalah jiwa dan energi dari manusia, bukannya suatu materi. Kehidupan tidak dipengaruhi oleh adanya materi, namun dipengaruhi oleh hal yang bersifat non materi. Seringkali disebutkan bahwa organ vital dari manusia di antaranya adalah jantung dan otak, mengapa disebut organ vital? Karena sifatnya penting dan utama, begitu pula jiwa dan energi manusia adalah vitalnya suatu kehidupan. Sampai saat ini pandangan sejenis ini masih sering digunakan, dalam pengobatan alternatif yang menggunakan siraman rohani, atau motivasi. Namun bagi para ilmuwan ilmiah, hal tersebut tentu bertentangan karena bersifat tidak ilmiah. Kebenara itu relatif, begitu pula kebenaran dari vitalisme ini. Tergantung dari sudut pandang yang mana, sehingga tidak bisa saling menyalahkan.

    ReplyDelete
  8. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Pandangan ini bertentangan dengan materialisme mekanistis. Vitalisme memiliki doktrin bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi. Kehidupan dan materi, tidak bisa saling mengintervensi. Doktrin ini menghadirkan suatu konsep energi, elan vital, yang menyokong suatu kehidupan dan energi ini bisa disamakan dengan keberadaan suatu jiwa. Oleh karena itu, menurut doktrin ini, makhluk hidup berbeda dengan benda material mati yang lain karena memiliki suatu zat yang membuat makhluk itu hidup. Zat yang berada pada makhluk hidup ini bukanlah benda fisik. Zat tersebut dapat berupa energi yang menjadikan mereka benda hidup. Menurut aliran ini, orang yang kuat, dapat memaksakan dan menekankan kehendaknya agar berlaku dan ditaati oleh orang-orang yang lemah. Manusia hendaknya mempunyai daya hidup atau vitalitas untuk menguasai dunia dan keselamatan manusia tergantung daya hidupnya. Vitalisme juga berpendapat bahwa kehidupan tidak sepenuhnya dijelaskan secara fisika, kimiawi, karena hakikatnya berbeda dengan yang tak hidup.

    ReplyDelete
  9. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P.Matematika/A/2016

    Paham vitalisme meyakini bahwa kehidupan dipengaruhi oleh entitas di luar materi. Secara garis besar paham ini merupakan negasi dari paham materialisme yang menganggap sumber dari kehidupan adalah materi. Pada paham vitalisme beranggapan ada sebuah kekuatan di luar materi yang mengatur kehidupan. Secara tidak langsung paham ini mengakui eksistensi ketuhanan. Pada paham vitalisme, kehidupan tidak hanya bisa dijelaskan secara kimia dan fisika dengan pendekatan ilmiah.

    ReplyDelete
  10. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    PPs P.Mat B UNY 2016

    Vitalisme merupakan hipotesis ilmiah yang tidak mempercayai bahwa organisme hidup pada dasarnya berbeda dari benda tidak hidup karena mengandung beberapa unsur non-fisik yang diatur oleh prinsip-prinsip yang berbeda daripada prinsip benda-benda mati. Selain itu vitslisme merupakan paham atau aliran dalam filsafat manusia yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat iirasional atau tidak rasional.

    ReplyDelete
  11. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Vitalisme merupakan suatu doktrin yang menyatakan adanya kekuatan di luar alam. Kekuatan tersebut memiliki peranan yang esensial mengatur segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini (misalnya Tuhan). Pendapat ini ditantang oleh beberapa orang lain karena dalam ilmu alamiah dikatakan bahwa segala sesuatunya harus dapat dianalisis secara eksperimen
    Aliran Vitalisme ini juga sebuah perbuatan baik menurut aliran ini adalah orang yang kuat, dapat memaksakan dan menekankan kehendaknya agar berlaku dan ditaati oleh orang-orang yang lemah. Manusia hendaknya mempunyai daya hidup atau vitalitas untuk menguasai dunia dan keselamatan manusia tergantung daya hidupnya.

    ReplyDelete
  12. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Vitalisme adalah hipotesis ilmiah didiskreditkan bahwa organisme hidup pada dasarnya berbeda dari entitas non-hidup karena mengandung beberapa unsur non-fisik atau diatur oleh prinsip-prinsip yang berbeda daripada benda-benda mati. Dimana vitalisme eksplisit memanggil prinsip penting, elemen yang sering disebut sebagai spark penting , "energi" atau "Elan vital", yang beberapa menyamakan dengan jiwa.

    ReplyDelete
  13. 345. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Meskipun ditolak oleh ilmu pengetahuan modern, vitalisme memiliki sejarah panjang dalam filsafat medis: sebagian praktik pengobatan tradisional mengemukakan bahwa hasil penyakit dari beberapa ketidakseimbangan dalam kekuatan penting. Dalam tradisi Barat yang didirikan oleh Hippocrates, kekuatan-kekuatan penting yang terkait dengan empat temperamen dan humor; tradisi Timur mengemukakan ketidakseimbangan atau pemblokiran qi atau prana. Salah satu contoh dari gagasan serupa di Afrika adalah konsep Yoruba dari ase.

    ReplyDelete
  14. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Vitalisme adalah paham atau aliran dalam filsafat manusia yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat iirasional atau tidak rasional. Vitalisme merupakan suatu doktrin yang menyatakan adanya kekuatan di ular alam. Kekuatan tersebut memiliki peranan yang esensial mengatur segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini (misalnya Tuhan). Pendapat ini ditantang oleh beberapa orang lain karena dalam ilmu alamiah dikatakan bahwa segala sesuatunya harus dapat dianalisis secara eksperimen. Vitalisme percaya bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah berupa adalah energi, daya, kekuatan, non fisik yang tidak rasional dan instingtif (liar). Vitalisme juga memandang bahwa kehidupan tidak sepenuhnya dijelaskan secara fisika, kimiawi, karena hakikatnya berbeda dengan yang tak hidup.

    ReplyDelete
  15. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Vitalisme adalah faham di dalam filsafat yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan atau nafsu yang bersifat irrasional atau sebaliknya. Dengan memberi tekanan pada kenyataan yang tidak rasional, maka vitalisme berbeda dari idealisme dan sekaligus juga dari materialisme. Idealisme memandang kenyataan bersifat spiritual dan irrasional, dan materialisme memandang kenyataan bersifat fisik (material). Vitalisme percaya bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah berupa energi-energi, daya-daya, atau kekuatan nonfisik yang tidak rasional dan instingtif (liar).
    Vitalisme percaya bahwa seluruh aktvitas atau perilaku manusia pada dasarnya merupakan perwujudan dari energi-energi atau kekuatan-kekuatan yang tidak rasional dan instingtif (liar). Setiap keputusan atau perilaku manusia yang dianggap “rasional” pada dasarnya adalah rasionalisasi saja dari keputusan-keputusan yang tidak rasional tersebut. Manusia merasa bahwa perilakunya seolah-olah dilandasi oleh keputusan-keputusan yang rasional, tetapi sesungguhnya didasari oleh energi, naluri, atau nafsu yang tidak rasional. Rasio hanyalah alat yang berfungsi untuk merasionalisasikan hal-hal atau keputusan-keputusan yang sebetulnya tidak rasional.

    ReplyDelete
  16. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Paham ini menganggap bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, & kekuatan yang bersifat tidak rasional. Vitalism sendiri percaya bahwa seluruh aktivitas manusia pada dasarnya ialah perwujudan dari energi-energi yang tidak rasional. Di zaman dahulu paham ini sering dijadikan acuan tetapi sekarang telah ditolak oleh para pemikir-pemikir dewasa ini.

    ReplyDelete
  17. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Aliran ini merupakan bantahan terhadap aliran naturalisme sebab menurut faham vitalisme yang menjadi ukuran baik dan buruk itu bukan alam tetapi “vitae” atau hidup (yang sangat diperlukan untuk hidup). Aliran ini terdiri dari dua kelompok yaitu (1) vitalisme pessimistis (negative vitalistis) dan (2) vitalisme optimistime. Kelompok pertama terkenal dengan ungkapan “homo homini lupus” artinya “manusia adalah serigala bagi manusia yang lain”. Sedangkan menurut aliran kedua “perang adalah halal”, sebab orang yang berperang itulah (yang menang) yang akan memegang kekuasaan. Tokoh terkenal aliran vitalisme adalah F. Niettsche yang banyak memberikan pengaruh terhadap Adolf Hitler.

    ReplyDelete
  18. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Vitalisme adalah hipotesis ilmiah didiskreditkan bahwa "organisme hidup pada dasarnya berbeda dari entitas non-hidup karena mengandung beberapa unsur non-fisik atau diatur oleh prinsip-prinsip yang berbeda daripada benda-benda mati. Vitalisme mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi dan karenanya kedua konsep ini, kehidupan dan materi, tidak bisa saling mengintervensi. Dimana doktrin ini menghadirkan suatu konsep energi, elan vital, yang menyokong suatu kehidupan dan energi ini bisa disamakan dengan keberadaan suatu jiwa.

    ReplyDelete
  19. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Tokoh dalam aliran vitalisme ini adalah Nietzsche, Arthur Schopenheur. Pandangan ini bertentangan dengan materialisme mekanistis. Zat yang berada pada makhluk hidup ini bukanlah benda fisik. Mereka bisa berupa energi yang memberi menjadikan mereka benda hidup. Menurut kaum Vitalis hanya dari sudut fisik dan kimia tidak bisa menjelaskan fungsi hidup. Vitalisme percaya bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah berupa adalah energi, daya, kekuatan, non fisik yang tidak rasional dan instingtif (liar). Vitalisme adalah pandangan bahwa makhluk hidup berbeda dengan benda material mati yang lain karena memiliki suatu zat yang membuat makhluk itu hidup.

    ReplyDelete
  20. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Aliran Vitalisme adalah aliran yang menyatakan bahwa ukuran baik buruk perbuatan sangat ditentukan oleh sejauh mana suatu perbuatan tersebut dapat mendorong manusia untuk hidup lebih maju. Semakin suatu perbuatan itu mendorong untuk maju,maka makin baiklah perbuatan itu,demikian juga sebaliknya...,

    ReplyDelete
  21. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum
    Saya kira point dari Vitalisme sebagaimana dijelaskan pada link-link diatas bahwa vitalisme merupakan suatu doktrin yang mengatakan bahwa suatu kehidupan terletak di luar dunia materi dan karenanya kedua konsep ini, kehidupan dan materi, tidak bisa saling mengintervensi. Dimana doktrin ini menghadirkan suatu konsep energi, elan vital, yang menyokong suatu kehidupan dan energi ini bisa disamakan dengan keberadaan suatu jiwa. Henry Bergson (1958-1941) menyebutkan Elan Vital. Dikatakan bahwa Elan Vital merupakan sumber dari sebab kerja dan perkembangan dalam alam. Asa hidup ini memimpin dan mengatur gejala hidup dan menyesuaikannya dengan tujuan hidup.

    ReplyDelete
  22. Manusia sering tidak menyadari kekuatan energy yang luar biasa diluar fikiranna yang berkontribusi terhadap kegiatan maupun pengambilan keputusan. Adanya insting, intuisi dan hal-hal tertentu adalah berasal dari energy ini. Saat seorang pengendara yang secara tiba-tiba mengerem mobilnya saat ada kucing didepannya, misalnya, terlihat refleks, namun bila dikaji lagi, ada sebuah energy yang mengendalikan dan mengarahkan seseorang, sehingga tidak terjadi dengan sendirinya.

    Nur Tjahjono Suharto
    S3 PEP (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  23. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    school of scientific thought—the germ of which dates from Aristotle—that attempts (in opposition to mechanism and organicism) to explain the nature of life as resulting from a vital force peculiar to living organisms and different from all other forces found outside living things. This force is held to control form and development and to direct the activities of the organism. Vitalism has lost prestige as the chemical and physical nature of more and more vital phenomena have been shown.

    ReplyDelete
  24. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    school of scientific thought—the germ of which dates from Aristotle—that attempts (in opposition to mechanism and organicism) to explain the nature of life as resulting from a vital force peculiar to living organisms and different from all other forces found outside living things. This force is held to control form and development and to direct the activities of the organism. Vitalism has lost prestige as the chemical and physical nature of more and more vital phenomena have been shown.

    ReplyDelete
  25. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Vitalisme adalah paham atau aliran dalam filsafat manusia yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat iirasional atau tidak rasional. Aliran ini berusaha mengembangkan salah satu kekuatan naluri dalam diri manusia yaitu insting berjuang. Aliran ini menjadi ukuran baik buruknya perbuatan seseorang dalam melakukan sebuah tindakan dikehidupannya dan mengatur segala dari tujuan hidup yang dapat membantu dan meningkatkan taraf hidupnya.

    ReplyDelete
  26. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Vitalisme merupakan pandangan yang menyatakan bahwa makhluk hidup berbeda dengan benda material mati karena memiliki suatu zat yang membuat makhluk itu hidup. Pandangan ini bertentangan dengan materialisme mekanistis. Orang-orang yang mempercayai adanya kekuatan atau energi tertentu dalam setiap tubuh makhluk hidup beranggapan bahwa kehidupan dimulai atau diawali dari kombinasi zat yang sangat kompleks. Dengan demikian, doktrin vitalisme ini bertolak belakang dengan doktrin materialisme mekanistik yang mengatakan bahwa alam semesta (jagat raya) ini hanya berawal dan terdiri dari satu zat, yakni zat fisikal, empiris, atau materi.

    ReplyDelete
  27. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Vitalisme adalah pandangan filsafat mengenai kehidupan yaitu kehidupan manusia seperti jiwa dan energi, bukannya suatu materi. Kehidupan sangat dipengaruhi oleh hal yang bersifat non materi. Aliran ini beranggapan bahwa jiwa dan energi adalah sifat yang penting dan utama, jiwa dan energi manusia adalah yang paling menjelaskan tentang kehidupan. Jadi antara materi dan non materi dalam kehidupan menurut pandangan aliran iniadalah tidak saling mengintervensi namun justru saling mendukung...

    ReplyDelete
  28. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Vitalisme adalah suatu aliran filsafat yang beranggapan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya adalah energi, daya, kekuatan, atau nafsu yang bersifat irrasional. Dengan memberi tekanan bahwa kenyataan sejati pada dasarnya berupa energi-energi non-fisik yang irrasional dan instingtif, sehingga vitalisme berbeda dari matrealisme dan idealisme.

    ReplyDelete
  29. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016



    Vitalisme merupakan suatu pandangan yang menyatakan adanya kekuatan di luar alam. Kekuatan tersebut memiliki peranan yang esensial mengatur segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini. Vitalisme juga memandang bahwa kehidupan tidak sepenuhnya dijelaskan secara fisika, kimiawi, karena hakikatnya berbeda dengan yang tak hidup. Vitalisme beranggapan bahwa ada faktor selain faktor semesta untuk menjelaskan bagaimana dunia berjalan.

    ReplyDelete
  30. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Vitalisme merupakan suatu paham yang menyatakan bahwa kehidupan terletak di luar ranah materi dan antara kehidupan dan amteri, tidak dapat mempengaruhi serta saling mengintervensi. Doktrin ini dapat memunculkan sebuah konsep energi yang memperkuat keberadaan suatu jiwa dari suatu kehidupan dan energi.

    Paham vitalisme ini pernah dipraktekkan para penguasa di zaman feodalisme terhadap kaum yang lemah dengan kekuatan dan kekuasaan yang dimiliki ia mengembangkan pola hidup feodalisme, kolonialisme, dictator dan tiranik. Kekuatan dan kekuasaan menjadi lambang dan status social untuk dihormati. Ucapan, perbuatan dan ketetapan yang dikeluarkannya menjadi pegangan hidup masyarakat.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

    ReplyDelete
  31. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Vitalisme adalah suatu doktrin yang mengatakan adanya suatu kehidupan (kekuatan) terletak di luar dunia materi. Kontradiksi pendapat ini mengatakan bahwa ilmu itu alamiah, dan dapat dianalisa secara sains dan eksperimen. Vitalisme juga memandang bahwa kehidupan tidak sepenuhnya dijelaskan secara fisika, kimiawi, karena hakikatnya berbeda dengan yang tak hidup. Adapun tokoh dalam aliran Vitalisme ini yaitu Henry Bergson. Henry Bergson (1958-1941) menyebutnya Elan Vital. Dikatakan bahwa Elan Vital merupakan sumber dari sebab kerja dan perkembangan dalam alam. Mengatur gejala hidup dan menyesuaikannya dengan tujuan hidup.

    Menurut saya pandangan ini serupa dengan apa yang saya pahami. Seperti hukum gravitasi, secara ilmiah memiliki rahasia yang tidak diketahui atau ditemukan oleh ilmu penengetahuan modern. Hukum gravitasi sudah ada sebelum manusia lahi dan tentu ada pengeruh lain yang memicu? Kita hanya sebatas mengetahuinya sebagai ilmu pengetahuan saja, lalu siapa yang menciptakannya? Tentu bukan saya atau kita jawabannya!

    ReplyDelete
  32. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Vitalisme berpandangan bahwa kegiatan organisme hidup digerakkan oleh daya atau prinsip vital yang berbeda dengan daya-daya fisik. Aliran ini timbul sebagai reaksi terhadap perkembangan ilmu dan teknologi serta industrialisasi, di mana segala sesuatu dapat dianalisa secara matematis. Tokoh terpenting vitalisme adalah filsuf Prancis, Henri Bergson (1859-1941).

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id