Dec 2, 2012

ROMANTICISM





Ass Wr Wb
 Jika ingin membaca lebih lanjut tentang ROMANTICISM, koneklah:





Wss Wr Wb
Marsigit

45 comments:

  1. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Romantisisme muncul sebagai sebuah gerakan seni, sastra dan intelektual dari Eropa Barat di abad ke-18. Romantisisme adalah salah satu paham filsafat yang banyak ditulis dalam karya sastra. Romantisisme meletakkan perasaan sebagai suatu nilai dan nilai tersebut bergantung pada pengarahan imajinasi. Sementara era romantisisme ditandai beberapa aspek, yaitu ketertarikan terhadap imajinasi khususnya penekanan pada perasaan, ketertarikan pada individu, ketertarikan pada alam dan rakyat jelata, dan ketertarikan pada masa lalu.

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  2. NUR AZIZAH
    16709251017
    PMAT KELAS A PPS UNY 2016

    Dari salah satu link yang dibagikan, diketahui bahwa romantisme (juga era Romantis atau periode Romantis) adalah sebuah gerakan seni, sastra, musik, dan intelektual yang berasal dari Eropa menjelang akhir abad ke-18 dan di sebagian besar wilayah mencapai puncaknya pada periode perkiraan dari tahun 1800 sampai 1850. Gerakan ini menekankan emosi yang kuat sebagai sumber otentik dari pengalaman estetis, menempatkan penekanan baru pada emosi seperti ketakutan, kengerian dan teror, dan terutama menekankan pada pengalaman dalam menghadapi kategori estetika baru dan keindahan alam.

    ReplyDelete
  3. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Romantisisme adalah tanggapan setelah adanya rasionalisme terhadap alam semesta. Memperhatikan alam semesta dengan seksama, hingga menggunakan emosi dalam mendalami alam. Telah kita ketahui bahwa dari alam terdapat musik, keindahan (estetika), irama, sastra, serta hal yang menyangkut seni. 'Romantis' yang dikenal pada umumnya terkait tindakan yang dapat meluluhkan hati sehingga sangat indah, begitu pula romantisisme emosional dalam seni

    ReplyDelete
  4. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Romantisme, pertama kali didefinisikan sebagai estetika dalam kritik sastra sekitar 1800. Romantisme lebih mengedepankan perasaan, nafsu, hasrat, kehendak, passion, yang berhubungan dengan keindahan. Gerakan ini menekankan emosi yang kuat sebagai sumber dari pengalaman estetika, memberikan tekanan baru terhadap emosi-emosi seperti rasa takut, ngeri, dan takjub yang dialami ketika seseorang menghadapi pengaruh dari lingkungannya baik ligkungan manusia maupun lingkungan alamnya.

    ReplyDelete
  5. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Romantisisme adalah sebuah gerakan seni, sastra dan intelektual yang berasal dari Eropa Barat abad ke-18 pada masa Revolusi Industri. Gerakan ini dipelopori oleh sejumlah seniman, seperti William Blake, Lord Byron, Samuel Taylor Coleridge, John Keats, Percy Bysshe Shelley, dan William Wordsworth. Gerakan ini menekankan emosi yang kuat sebagai sumber otentik dari pengalaman estetis, menempatkan penekanan baru pada emosi seperti ketakutan, kengerian dan teror, dan menakjubkan terutama yang berpengalaman dalam menghadapi kategori estetika baru keagungan dan keindahan alam. Romantisme ini timbul sebagai reaksi terhadap rasionalisme yang menganggap segala rahasia alam bisa diselidiki dan diterangkan oleh akal manusia.

    ReplyDelete
  6. Moh. Bayu Susilo
    Pps. P. Matematika/A/2016
    16709251012

    Romantisism menekankan emosi yang kuat sebagai sumber dari pengalaman estetika. Paham Romantisism merupakan perlawanan terhadap norma-norma sosial dan politik pada masa Renaissance di eropa. Romantisme adalah apa yang sering disebut sebagai tren filsafat atau suasana peradaban rasionalitas pada waktu itu, yang lebih mengedepankan perasaan, nafsu, hasrat, kehendak, passion, yang berhubungan dengan keindahan. dalam hal keindahan ini dapat dilihat dari perkembangan musik dan lukisan yang beraliran romantisme yang mengedepankan kedalaman persepsi.

    ReplyDelete
  7. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Romanticism merupakan salah satu gerakan dalam seni sastra. Romantisism menekankan emosi yang kuat sebagai sumber dari pengalaman estetika. Romanticism menekankan pada 4 pendekatan yakni;
    1. Emosional
    2. Spontan
    3. Imanjinatif
    4. Kebebasan

    Pentingnya kebebasan berekspresi dan integritas individu merupakan khas dari romanticism yang berbanding terbalik dengan neoclasisicism.

    ReplyDelete
  8. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Romantisisme atau Romantisme adalah gerakan seni rupa yang muncul pada akhir abad ke-18. Dalam Romantisme unsur emosi lebih diutamakan dari pada pikiran, tetapi seniman Romantis tidak hanya bekerja dalam satu gaya saja. Aliran ini mendorong orang untuk menghayati perasaan melalui penghayatan indera serta lebih mempercayai intuisi dari pada pikiran. Romantisisme berasal dari kata Perancis, roman (cerita), dan memang dalam gaya Romantisisme juga mencerminkan adanya pengaruh sastra roman Perancis. Terutama dalam melukiskan cerita-cerita tragedi yang dasyat, kejadian dramatis yang mencekam.

    ReplyDelete
  9. Fitri ayu Ningtiyas
    16709251037
    PPs P.Mat B UNY 2016

    Romantisisme merupakan sebuah gerakan seni, sastra, musik, dan intelektual yang berasal dari Eropa yang muncul menjelang akhir abad ke-18 dan mencapai puncaknya pada sekitar tahun 1800-1850. Romantisme muncul sebagai respon dari ketertiban pasca Revolusi Perancis dimana sebagian gerakan ini merupakan gerakan revolusi melawan norma-norma kebangsawanan, sosial dan politik.

    ReplyDelete
  10. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Romantisme adalah sebuah gerakan seni, sastra, musik, dan intelektual yang berasal dari Eropa menjelang akhir abad ke-18 dan di sebagian besar wilayah mencapai puncaknya pada periode perkiraan dari tahun 1800 sampai 1850. romantisme ditandai dengan penekanan pada emosi dan individualisme serta pemuliaan semua masa lalu dan alam, lebih memilih abad pertengahan daripada klasik. Itu sebagian merupakan reaksi terhadap Revolusi Industri, norma-norma sosial dan politik aristokrat dari Era Pencerahan, dan rasionalisasi ilmiah alam.

    ReplyDelete
  11. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Romantisme punya kecenderungan supaya manusia kembali ke zaman di mana mereka pernah hidup berdamai dengan alam, tanpa eksplorasi, tidak banyak ambisi. Fritjof Capra mungkin dapat disebut kaum romantis sebab dia banyak mengusung tema-tema konservasi utamanya kearifan Timur. Pemikiran kritis adalah buah dari romantisme kehidupan manusia yang sangat seksi dan menggairahkan. Tidak mudah menjadi seseorang yang bisa memiliki pemikiran kritis. Mengkritik mudah, tetapi berpikir kritis tidak mudah. Seseorang bisa memiliki pemikiran kritis bila dia sudah menjadi seorang pribadi yang kokoh, kuat, memiliki prinsip, berani menjadi diri sendiri, dan kreatif tentunya. Memiliki wawasan yang luas serta maju ke depan. Romantisme yang ada di dalam diri mereka biarpun tidak tertuang dalam hasil karya bisa dirasakan lewat perilaku terutama lewat tutur kata dan bahasanya.

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Romanticism mengajarkan tentang bagaimana mengaplikasikan suatu keindahan, bentuk reaksi dari emosi dan pikiran manusia yang dituangkan dalam bentuk nyata (karya). Menurut paham ini, unsur emosi lebih diutamakan daripada pikiran. Dengan kata lain, paham ini lebih mempercayai intuisi daripada pikiran. Paham ini mendorang orang untuk menghayati perasaan melalui penghayatan indra.

    ReplyDelete
  14. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Menurut KBBI, ‘Romantisisme’ = 1) haluan kesusastraan akhir abad ke-18 yg mengutamakan perasaan, pikiran, dan tindakan spontanitas; 2) aliran dl seni (drama) yg mengutamakan imajinasi, emosi, dan sentimen idealisme;
    Romantisisme adalah sebuah gerakan seni, sastra dan intelektual yang berasal dari Eropa Barat abad ke-18 pada masa Revolusi Industri. Gerakan ini sebagian merupakan revolusi melawan norma-norma kebangsawanan, sosial dan politik dari periode Pencerahan dan reaksi terhadap rasionalisasi terhadap alam, dalam seni dan sastra.
    Gerakan ini menekankan emosi yang kuat sebagai sumber dari pengalaman estetika, memberikan tekanan baru terhadap emosi-emosi seperti rasa takut, ngeri, dan takjub yang dialami ketika seseorang menghadapi yang sublim dari alam. Romantitisme mengangkat seni rakyat, alam dan kebiasaan, serta menganjurkan epistemologi yang didasarkan pada alam, termasuk aktivitas manusia yang dikondisikan oleh alam dalam bentuk bahasa, kebiasaan dan tradisi

    ReplyDelete
  15. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Paham romantisme merupakan paham yang menjunjung tinggi perasaan dan menghargai naluri manusia Tokoh-tokoh paham romantisme yang banyak berpengaruh dalam revolusi perancis adalah Jean Jacques Rousseau. Romantisme mengekspresikan emosi secara intens dan mendalam. Kadang, ia menggambarkan hubungan spiritual dengan alam. Menonjolkan ajaran untuk membela hak-hak asasi sesama manusia, atau mengkritik tindakan tak berperikemanusiaan antar manusia. Penganut aliran ini memercayai bahwa pada dasarnya semua manusia baik; lingkungan sosiallah yang mengubahnya menjadi buruk.

    ReplyDelete
  16. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Romanticism dalam filsafat dapat diartikan sebagai paham yang mengajarkan bagaimana mengungkapkan keindahan dalam bentuk kata-kata yang dituangkan dalam bentuk karya nyata. Paham ini lebih mengutamakan unsur emosi daripada pikiran sehingga mendorong kita untuk memahami perasaan berdasarkan apa yang dilhat.

    ReplyDelete
  17. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Romantisisme adalah sebuah gerakan seni, sastra dan intelektual yang berasal dari Eropa Barat abad ke-18 pada masa Revolusi Industri. Gerakan ini sebagian merupakan revolusi melawan norma-norma kebangsawanan, sosial dan politik dari periode Pencerahan dan reaksi terhadap rasionalisasi terhadap alam, dalam seni dan sastra. Gerakan ini menekankan emosi yang kuat sebagai sumber dari pengalaman estetika, memberikan tekanan baru terhadap emosi-emosi seperti rasa takut, ngeri, dan takjub yang dialami ketika seseorang menghadapi yang sublim dari alam. Gerakan ini mengangkat seni rakyat, alam dan kebiasaan, serta menganjurkan epistemologi yang didasarkan pada alam, termasuk aktivitas manusia yang dikondisikan oleh alam dalam bentuk bahasa, kebiasaan dan tradisi. Ia dipengaruhi oleh gagasan-gagasan Pencerahan dan mengagungkan medievalisme serta unsur-unsur seni dan narasi yang dianggap berasal dari periode Pertengahan. Nama "romantik" sendiri berasal dari istilah "romans" yaitu narasi heroik prosa atau puitis yang berasal dari sastra Abad Pertengahan dan Romantik

    ReplyDelete
  18. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Romantisisme merupakan gerakan seni, sastra dan intelektual. Gerakan ini sebagian merupakan revolusi melawan norma-norma kebangsawanan, sosial dan politik. Gerakan ini mengangkat seni rakyat, alam dan kebiasaan, serta menganjurkan epistemologi yang didasarkan pada alam, termasuk aktivitas manusia yang dikondisikan oleh alam dalam bentuk bahasa, kebiasaan dan tradisi.

    ReplyDelete
  19. Romantisme menekankan pada rasa. Mungkin mirip dengan istilah Jawa yang mengatakan bahwa sejatinya manusia apabila memperhatikan "Rasa". Dalam Filsafat Romantisme terlihat dari karya sastra dan seni. Bila ditelisik lebih jauh pembelajaran Filsafat dilakukan juga melalui media sastra dan seni. Para Filsuf, para Pujangga memberikan pengetahuan dan pesan-pesan moral lewat karya sastra. Biasanya nilai filsafat sastra bersifat simbolik, yang harus diterjemahkan untuk melihat fenomena tertentu.
    Para Filsuf Indonesia banyak menuangkan nilai-nilai sosial dalam karya sastra yang masih menjadi referensi sampai saat ini. Sehingga karya sastra bukan hanya dibaca sebagai sebuah bacaan atau novel, namun lebih pada pengejawantahan nilai yang disimbolkan.

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP S3 (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  20. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Dari salah satu link diatas romantisme sebagai gerakan yang puncaknya terjadi pada periode 1800 sampai 1850 menekankan emosi yang kuat sebagai sumber otentik dari pengalaman estetis, menempatkan penekanan baru pada emosi seperti ketakutan, kengerian dan terror, ketakjubban utamanya yang mengalami estetika kategori baru dari keagungan dan keindahan alam. Kemudian dikatakan bahwa gerakan ini mengangkat seni rakyat, alam dan kebiasaan, serta menganjurkan epistemologi yang didasarkan pada alam, termasuk aktivitas manusia yang dikondisikan oleh alam dalam bentuk bahasa, saya kira adanya hidup ini berarti estetika romantisme itu ada dan masing-masing individu akan berbeda dalam memaknai dan menghadirkan romantisme dalam dirinya.

    ReplyDelete
  21. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Romantisisme adalah sebuah gerakan seni, sastra dan intelektual. Gerakan ini sebagian merupakan revolusi melawan norma-norma kebangsawanan, sosial dan politik dari periode pencerahan dan reaksi terhadap rasionalisasi terhadap alam, dalam seni dan sastra. Gerakan romantisme pada dasarnya, bertujuan membebaskan kepribadian manusia dari belenggu kesepakatan dan moralitas sosial. Sebagian belenggu ini tidak mampu mencegah dilaksanakannya aktivitas yang dikehendaki, karena setiap komunitas kuno telah mengembangkan aturan berperilaku yang bersifat tradisional.

    ReplyDelete
  22. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Romantisme merupakan suatu aliran dalam filsafat yang mengutamakan perasaan, nafsu, hasrat, kehendak, passion, yang berhubungan dengan keindahan. Romantisme pertama kali menyeruak dalam bentuk-bentuk keindahan. Keindahan yang paling jelas, muncul pada misalnya musik, lukisan. Romantisme dapat disebut sebagai periode filosofis yang menanggapi rasionalisme Kantian. Kant beranggapan seolah-olah dunia itu selesai dalam akal budi, bahkan juga pengetahuan selesai dalam struktur rasional akal budi manusia. Kant tidak cukup memberi semacam respons terhadap kedahagaan manusia, sehingga di romantisme bisa disebut sebagai kelanjutan atau reaksi atas filsafat Kantian.

    ReplyDelete
  23. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    As a summary, Romanticism in general was a reaction against the scientific rationalization of Nature during the Age of Reason, which left little room for the freedom and creativity of the human spirit, and it stressed strong emotion as a source of aesthetic experience. It was embodied most strongly in the visual arts, music, and literature, but it also had a counterpart in philosophical thought.

    ReplyDelete
  24. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Romantisme adalah aliran yang karena reaksi terhadap aliran positivisme dan juga karena didorong gerakan nasionalisme. Istilah romantik lebih berkaitan dengan sudut pandang politik. Romantik, yaitu visi yang konservatif mengenai negara dan masyarakat. Memang belum bisa ditemukan definisi historiografi romantik secara pasti, namun karena bentuk dari ketidaksepakatan dengan aliran positivisme dan rasionalime, aliran romantik menyatakan tidak benar jika rasio itu merupakan prinsip yang menentukan segalanya, karena ada faktor yang terlupakan oleh rasionalisme yaitu sentimen, emosi atau perasaan.

    ReplyDelete
  25. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Romantisme adalah suatu paham yang berusaha menampilkan sesuatu dengan unsur irasional, fantasi, indah dan absurd. Dalam paham ini, sesuatu yang dramatis berusaha ditampilkan dalam suasana yang romantis. Visualisasi dari objek bisa sedikit menyimpang dari yang sebenarnya.

    Dalam hal ini, terdapat unsur kebohongan dalam mevisualisasikan suatu objek agar lebih menarik. Hal ini terlihat ketika ingin memvisualisasi suatu kejadian dramatis, kemudian digambarkan sebagai suatu yang romantis hanya untuk mendapat sensasi keindahan.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  26. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Romantisisme adalah sebuah gerakan seni, sastra dan intelektual yang berasal dari Eropa Barat abad ke-18 pada masa Revolusi Industri. Gerakan ini sebagian merupakan revolusi melawan norma-norma kebangsawanan, sosial dan politik dari periode Pencerahan dan reaksi terhadap rasionalisasi terhadap alam, dalam seni dan sastra. Gerakan ini menekankan emosi yang kuat sebagai sumber dari pengalaman estetika, memberikan tekanan baru terhadap emosi-emosi seperti rasa takut, ngeri, dan takjub yang dialami ketika seseorang menghadapi yang sublim dari alam (Wikipedia)

    ReplyDelete
  27. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Romantisisme adalah sebuah gerakan seni, sastra dan intelektual yang berasal dari Eropa Barat abad ke-18 pada masa Revolusi Industri. Gerakan ini mengangkat seni rakyat, alam dan kebiasaan, serta menganjurkan epistemologi yang didasarkan pada alam, termasuk aktivitas manusia yang dikondisikan oleh alam dalam bentuk bahasa, kebiasaan dan tradisi yang sebagiannya merupakan revolusi melawan norma-norma kebangsawanan, sosial dan politik. Romantisme ini timbul sebagai reaksi terhadap rasionalisme yang menganggap segala rahasia alam bisa diselidiki dan diterangkan oleh akal manusia. Aliran romantisme membawa pengarang ke dalam suasana romantisme yang menghasilkan karangan yang menggugah hasrat mengenai perasaan baik bagi pengarangnya maupun penikmatnya.

    ReplyDelete
  28. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016


    Romantisme adalah paham yang lebih mengedepankan perasaan, nafsu, hasrat, kehendak, passion, yang berhubungan dengan keindahan. Perasaan manusia, cita-citanya, keinginannya seolah-olah bukan bagian dari kehidupan manusia. Padahal kita tahu bahwa semuanya itu tidak dapat dipisahkan dari hidup manusia. Romantisme melibatkan pengalaman yang dimiliki seseorang dalam menghadapi perasaan dalam kapasitas rasa seorang manusia.

    ReplyDelete
  29. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  30. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Aliran romantisme muncul karena reaksi terhadap aliran positivisme dan juga karena didorong gerakan nasionalisme. Bentuk dari ketidaksepakatan dengan aliran positivisme dan rasionalime, aliran romantik menyatakan tidak benar jika rasio itu merupakan prinsip yang menentukan segalanya, karena ada faktor yang terlupakan oleh rasionalisme yaitu sentimen, emosi atau perasaan. Masa Romantisme diawali dengan disadarinya keunikan individu dan konsekwensinya mengenai pentingnya pengalaman individu sebagai sumber khusus mengenai arti yang tidak terbatas, ini memberi nilai lebih pada kepribadian dan kreativitas individu melebihi semua nilai lain.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  31. Bila dilihat dari karya sastra para pujangga, karya sastra tradisional kita telah jauh berkembang pesat dan mempunyai nilai sastra yang sangat tinggi di jamannya. Karya sastra asli Indonesia yang muncul bertutur tentang perjalanan hidup manusia dari lahir hingga kembali ke asalnya tergambar dengan indah pada relief candi-candi yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Ini membuktikan bahwa meskipun secara teori para pujangga belum mengelompokkan karyanya dalam aliran Romantisme, namun realitanya mereka telah melahirkan masterpiece sastra hebat dan diakui dunia. Bila dilihat dari relief candi-candi yang ada, tidak mudah menggabungkan romantisme kisah dalam alur pahatan candi yang sangat indah.

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP 2016 A
    16701261007

    ReplyDelete
  32. Selain karya sastra berupa naskah dan pahatan relief, romantisme (keindahan seni), dapat dilihat dari makna huruf Kuno yang memiliki arti dari alam sebelum manusia lahir sampai dengan alam kembali. Setiap huruf memiliki makna tersendiri dan saling terkait. Tembang tradisional juga memiliki sombolisasi kehidupan manusia. Artinya romantisme ini juga dimiliki para pujangga kita dengan kemampuan adiluhung, dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia.

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP 2016 A
    16701261007

    ReplyDelete
  33. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    PEP B 2016

    Romantisme merupakan aliran tertua di dalam sejarah seni lukis modern Indonesia. Lukisan dengan aliran ini berusaha membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya. Pemandangan alam adalah objek yang sering diambil sebagai latar belakang lukisan. Karena keindahan yang dimiliki alam yang tertuang didalam lukisan bisa membangkitkan kenangan-kenangan indah pula sehingga serasa ingin selalu berada di alam.

    ReplyDelete
  34. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Romantisme ( era Romantis atau periode Romantis) adalah sebuah gerakan seni, sastra, dan intelektual yang berasal dari Eropa menjelang akhir abad ke-18 dan di sebagian besar wilayah mencapai puncaknya pada periode perkiraan dari tahun 1800 sampai 1850, Sekitar tahun itu romantisisme pertama kali diperkenalkan sebagai estetika. Romantisisme melihat segala hal dengan perasaan atau kedalaman emosi. Romantisme muncul ketika intuisi perasasan muncul, mencoba untuk menciptakan estetika dari suatu perasaan.

    ReplyDelete
  35. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  36. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Romantisisme menekankan bahwa emosi yang kuat sebagai sumber dari pengalaman estetika. Paham ini menganggap bahwa sebenar-benarnya hidup adalah berdasar pada alam, termasuk aktivitas manusia yang dikondisikan oleh alam dalam bentuk bahasa, kebiasaan dan tradisi. Ilmuwan Inggris Sir Humphry Davy, seorang pemikir romantisisme terkemuka mengatakan bahwa untuk memahami alam membutuhkan kekaguman dan cinta. Ia meyakini bahwa pengetahuan hanya dapat dicapai oleh mereka yang benar-benar menghargai dan menghormati alam.

    ReplyDelete
  37. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Aliran romantisme muncul karena reaksi terhadap aliran positivisme dan juga karena didorong gerakan nasionalisme. Dalam sejarah penulisan sejarah atau Historiografi, istilah romantik lebih berkaitan dengan sudut pandang politik. Romantik, yaitu visi yang konservatif mengenai negara dan masyarakat. Penulisan sejarah romantik adalah produk dan produsen dari historisme.

    ReplyDelete
  38. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Romantik sendiri berkaitan dengan kesadaran historis dan spirit untuk mempelajari dan menulis masa lampau miliknya sendiri (daerah, negerinya, sukunya atau bangsanya sendiri). Memang belum bisa ditemukan definisi Historiografi romantik secara pasti, namun karena bentuk dari ketidaksepakatan dengan aliran positivisme dan rasionalime, aliran romantik menyatakan tidak benar jika rasio itu merupakan prinsip yang menentukan segalanya, karena ada faktor yang terlupakan oleh rasionalisme yaitu sentimen, emosi atau perasaan.

    ReplyDelete
  39. YUNDA VICTORINA TOBONDO
    16709251015
    P.MAT A 2016

    Romantisisme adalah sebuah gerakan seni, sastra dan intelektual yang berasal dari Eropa Barat abad ke-18 pada masa Revolusi Industri. Gerakan ini sebagian merupakan revolusi melawan norma-norma kebangsawanan, sosial dan politik dari periode Pencerahan dan reaksi terhadap rasionalisasi terhadap alam, dalam seni dan sastra. Pada dasarnya, romantisme adalah wujud dari keselarasan dalam hidup, dimana semua aspek berada pada tempatnya masing-masing tanpa mengganggu yang lain.

    ReplyDelete
  40. Bismillah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016


    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh
    Romanticism selalu berhubungan cinta karena romanticism adalah filsafat dari cinta itu sendiri. Selain itu romanticism atau romantisme pasti berhubungan dengan keindahan, estetika.Bukan hanya itu, romantisme juga mencakup hal lain seperti kenyamanan, kedamanaian, kasih saying.

    Terimakasih.
    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh


    ReplyDelete
  41. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Romantisme, pertama kali didefinisikan sebagai estetika dalam kritik sastra sekitar 1800, mendapatkan momentum sebagai gerakan seni di Perancis dan Inggris pada awal dekade abad kesembilan belas. Para sejarawan percaya bahwa bahasa Inggris sebenarnya kata roman dikembangkan dari bahasa daerah dialek dalam bahasa Perancis berarti “narasi ayat” merujuk pada gaya berbicara, menulis, dan bakat artistik dalam elit kelas. Kata ini awalnya merupakan keterangan tentang asal-usul bahasa Latin "Romanicus," yang berarti "dari Romawi gaya. " Gagasan menghubungkan adalah bahwa cerita vernakular abad pertengahan Eropa biasanya tentang petualangan kesatria, tidak menggabungkan gagasan tentang cinta sampai akhir abad ke tujuh belas. Kata "romance" juga telah dikembangkan dengan arti lain dalam bahasa lain seperti awal abad kesembilan belas dan Italia Spanyol definisi "petualang" dan "bergairah", kadang-kadang menggabungkan gagasan tentang "kisah cinta" atau "kualitas idealis."

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  42. Romantisme adalah apa yang sering disebut sebagai tren filsafat atau suasana peradaban rasionalitas pada waktu itu, yang lebih mengedepankan perasaan, nafsu, hasrat, kehendak, passion, yang berhubungan dengan keindahan. Jadi romantisme di sini bukan soal seperti yang dipahami umum, yaitu yang berkaitan dengan percintaan. Romantisme dapat disebut sebagai periode filosofis yang menanggapi rasionalisme Kant. Kant bernuansa seolah-olah dunia itu selesai dalam akal budi, bahkan juga pengetahuan selesai dalam struktur rasional akal budi manusia. Kant luar biasa dalam sistem filsafat, tetapi Kant tidak cukup memberi semacam respons terhadap kedahagaan manusia. Jadi romantisme bisa disebut sebagai kelanjutan atau reaksi atas filsafat Kant. Romantisme pertama-tama menyeruak dalam bentuk-bentuk keindahan.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  43. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Romantisisme atau Romantisme adalah gerakan seni rupa yang muncul pada akhir abad ke-18. Dalam Romantisme unsur emosi lebih diutamakan dari pada pikiran, tetapi seniman Romantis tidak hanya bekerja dalam satu gaya saja. Aliran ini mendorong orang untuk menghayati perasaan melalui penghayatan indera serta lebih mempercayai intuisi dari pada pikiran. Romantisisme berasal dari kata Perancis, roman (cerita), dan memang dalam gaya Romantisisme juga mencerminkan adanya pengaruh sastra roman Perancis. Romantisism menekankan emosi yang kuat sebagai sumber dari pengalaman estetika. Paham Romantisism merupakan perlawanan terhadap norma-norma sosial dan politik pada masa Renaissance di eropa. Romantisme adalah apa yang sering disebut sebagai tren filsafat atau suasana peradaban rasionalitas pada waktu itu, yang lebih mengedepankan perasaan, nafsu, hasrat, kehendak, passion, yang berhubungan dengan keindahan.

    ReplyDelete
  44. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Gerakan ini mengangkat seni rakyat, alam dan kebiasaan, serta menganjurkan epistemologi yang didasarkan pada alam, termasuk aktivitas manusia yang dikondisikan oleh alam dalam bentuk bahasa, kebiasaan dan tradisi yang sebagiannya merupakan revolusi melawan norma-norma kebangsawanan, sosial dan politik. Romantisme ini timbul sebagai reaksi terhadap rasionalisme yang menganggap segala rahasia alam bisa diselidiki dan diterangkan oleh akal manusia. Aliran romantisme membawa pengarang ke dalam suasana romantisme yang menghasilkan karangan yang menggugah hasrat mengenai perasaan baik bagi pengarangnya maupun penikmatnya.

    ReplyDelete
  45. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Romantisisme dibentuk sebagai pemberontakan melawan Neoclassicism yang disebabkan oleh perubahan sosial tiba-tiba yang terjadi selama Revolusi Perancis dan era Napoleon. Romantisme mulai di Jerman dan Inggris pada 1770 dan telah menyebar ke seluruh Eropa pada 1820-an. Kemudian tidak lama setelah itu, pengaruhnya telah menyebar di luar negeri ke Amerika Serikat. Romantisisme merupakan gerakan dalam seni sastra, serta merupakan gerakan intelektual yang berasal dari pertengahan kedua pada abad 18 di eropa barat selama revolosi industri. Romantisisme menyebar dari seni ke sastra dan filsafat yang menekankan pada pendekatan emosional, spontan, dan imajinatif, dan kebebasan dengan cara subjektivitas dan individualisme.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id