Dec 2, 2012

INDUCTIVISM





Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang INDUCTIVISM, koneklah:







Wss Wr Wb

42 comments:

  1. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Induktivisme merupakan antitesis dari deduktivisme, di mana kebenaran dalam pernyataan yang bersifat khusus digeneralisasikan menjadi suatu kesimpulan yang bersifat umum. Menurut Bacon, metode induksi yang tepat adalah induksi yang bertitik pangkal pada pemeriksaan yang diteliti dan telaten mengenai data-data partikular, yang pada tahap selanjutnya rasio dapat bergerak maju menuju penafsiran terhadap alam. Untuk mencari dan menemukan kebenaran dengan metode induksi, Bacon mengemukakan ada dua cara yang harus dilakukan, yaitu:(1) Rasio yang digunakan harus mengacu pada pengamatan inderawi yang partikular, kemudian mengungkapnya secara umum. (2) Rasio yang berpangkal pada pengamatan inderawi yang partikular digunakan untuk merumuskan ungkapan umum yang terdekat dan masih dalam jangkauan pengamatan itu sendiri, kemudian secara bertahap mengungkap yang lebih umum di luar pengamatan.

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  2. NUR AZIZAH
    16709251017
    PMAT KELAS A PPS UNY 2016

    Inductivsm merupakan suaru aliran dalam berfikir, ini merupakan kebalikan dari berfikir deduktif. Induksi didefinisikan sebagai proses pengambilan kesimpulan (atau pembentukan hipotesis) yang didasarkan pada satu atau dua fakta atau bukti-bukti. Dalam pendekatan induksi data terlebih dahulu dikumpulkan baru hipotesis dibuat jika diinginkan atau konklusi langsung diambil jika hipotesis tidak digunakan.

    ReplyDelete
  3. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Induktivisme adalah penalaran secara induktif, yaitu pengetahuan yang berasal dari observasi-observasi atau pengamatan secara cermat. Induktivisme berasal dari kejadian-kejadian khusus yang kemudian disimpulkan dan bisa jadi kesimpulannya bersifat umum, meski asalnya dari observasi hal-hal khusus

    ReplyDelete
  4. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Induksi adalah bentuk penalaran atau pembuktian yang membuat generalisasi atau dengan kata lain membuat penalaran atau pembuktian dari khusus ke umum. Metode induksi ialah cara penanganan terhadap suatu objek tertentu dengan jalan menarik kesimpulan yang bersifat umum atau bersifat lebih umum berdasarkan atas pemahaman atau pengamatan terhadap sejumlah hal yang bersifat khusus Misalnya ada sifat khusus yaitu ayam berkaki dua, burung berkaki dua, bebek berkaki dua kita dapat menarik kesimpulan yang bersifat umum yaitu semua unggas memiliki kaki dua.

    ReplyDelete
  5. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Inductivism merupakan kebalikan dari deductivism. Dalam filsafat, teori ini menyatakan bahwa pernyataan umum (teori) harus didasarkan pada pengamatan empiris, yang kemudian menjadi pernyataan umum yang dapat dianggap sebagai benar atau mungkin benar. Sehingga yang benar atau yang mungkin benar itu didasarkan pada pengamatan empiris.

    ReplyDelete
  6. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Induktivisme bagian dari empirisme yang sangat menghargai pengamatan empiris, Empirisme dan Induktif, artinya segala sesuatu yang dibicarakan dan cara penyelesaiannya harus bersumber pada hal-hal yang empiris. Pemikiran empirisme lahir sebagai suatu sanggahan terhadap aliran filsafat rasionalisme, yaitu yang mengutamakan akal sebagai sumber pengetahuan. Francis Bacon pada awal abad ke-17, beranggapan bahwa untuk mendapatkan kebenaran maka akal budi bertitik pangkal pada pengamatan inderawi yang khusus lalu berkembang kepada kesimpulan umum. Pemikiran Bacon yang demikian ini, kemudian melahirkan metode berpikir induksi (induktif).

    ReplyDelete
  7. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Inductivism adalah model tradisional metode ilmiah dikaitkan dengan Francis Bacon, yang pada tahun 1620 bersumpah untuk menumbangkan pemikiran diduga tradisional. Dalam model Bacon, satu mengamati alam, mengusulkan undang-undang yang sederhana untuk menggeneralisasi pola diamati, menegaskan hal itu oleh banyak pengamatan, usaha hukum sederhana yang lebih luas, dan menegaskan bahwa, terlalu, banyak pengamatan lebih, sementara membuang hukum tidak dibenarkan. Hukum tumbuh pernah lebih luas tetapi tidak pernah jauh melebihi hati observasi, luas. Sehingga terbebas dari prasangka, para ilmuwan secara bertahap mengungkap sebab-akibat dan material struktur alam.

    ReplyDelete
  8. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    logika induktif merupakan cara penarikan kesimpulan dari kasus individual nyata menjadi kesimpulan yang bersifat umum. Logika induktif, merupakan cara berpikir untuk menarik kesimpulan dari kasus khusus atau contoh menuju kasus umum atau dalil atau hukum atau kesimpulan umum. Orientasi filosofis dari logika induktif adalah lebih mengarah ke aliran empirisme. Dalam matematika Karakteristik berpikir induktif (statistik) antara lain: (a) dasar teori statistik adalah teori peluang, oleh karena itu statistik merupakan pengetahuan yang memungkinkan manusia untuk menarik kesimpulan secara induktif. Jadi, statistik adalah salah satu cara menarik kesimpulan induktif secara valid (sahih); (b) statistik merupakan pengetahuan yang memungkinkan manusia untuk menghitung tingkat peluang secara eksak (objektif). Sedangkan menurut bidang pengkajiannya, statistik dapat dibedakan menjadi dua, yaitu, statistik teoritis dan statistik terapan; dan (c) penarikan kesimpulan secara induktif (statistik) menghadapkan manusia kepada sebuah permasalahan mengenai banyaknya kasus yang harus diamati sampai kepada suatu kesimpulan (dalil atau teori). Jadi, hubungan antara logika, matematika dan statistik adalah sangat erat. Ada dua macam logika, yaitu logika formal (deduktf) dan logika meterial (induktif), matematika merupakan cara berpikir dengan kaidah logika deduktif (logika formal), sedangkan statistik adalah dengan kaidah logika induktif (logika material).

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  10. INDUCTIVISM
    Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Induktivisme merupakan bagian dari empirisme yang sangat menghargai pengamatan empiris. Induktivisme adalah aliran yang menggunakan landasan berpikir induktif, yaitu ilmu pengetahuan yang berasal dari fakta-fakta observasi. Hasil dari observasi tersebut digunakan sebagai berpikir secara induktif. Induktif juga dapat diartikan sebagai prosedur yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Hasil penarikan kesimpulan sebagai salah satu bentuk kebenaran yang diperoleh dengan kajian ilmiah, sangat ditentukan oleh pemikiran induktif.

    ReplyDelete
  11. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Francis Bacon berpendapat bahwa metode eksperimental berpengaruh penting terhadap cara berpikir manusia sebab dengan demikian maka dapat diuji berbagai penjelasan teoritis apakah sesuai dengan kenyataan empiris ataukah tidak, hal ini diterima sebagai paradiqma oleh masyarakat keilmuan sehingga terjadi perkembangan pengetahuan yang sangat cepat. Pemikiran Bacon yang demikian ini, kemudian melahirkan metode berpikir induksi (Induktivisme).
    Teori induktif Bacon lahir sebagai jawaban atas kelemahan dari teori deduksi yang sebelumnya sering dipakai oleh Arisototelian. Francis Bacon, walaupun benar-benar menerima teori prosedur ilmiah Aristoteles, di sisi lain ia mengkritik tajam terhadap cara dari prosedur ini diambil. Teori induktif Bacon dimulai dengan bekerjanya pengindraan, yang menuntut kerjasama dengan pikiran, dan kegiatan pikiran harus dikendalikan oleh observasi.Menurutnya, pengetahuan tidak akan mengalami perkembangan dan tidak akan bermakna kecuali ia mempunyai kekuatan yang dapat membantu manusia meraih kehidupan yang lebih baik (Mudyahardjo, 2010:108; Bachtiar, 2012:150).

    ReplyDelete
  12. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Induktivisme merupakan model tradisional dari metode ilmiah yang dikaitkan dengan Francis Bacon. Menurut Bacon dalam mengamati alam dapat digeneralisasi pola yang diamati dengan penegasan melalui banyak pengamatan. Agar terbebas dari prasangka, para ilmuwan secara bertahap mengungkap sebab-akibat dan material dari struktur alam. Induktivis sendiri memiliki pernyataan yang diperoleh dari hasil pengamatan berupa keterangan-keterangan observasi yang mengungkapkan sifat atau perilaku beberapa aspek dari alam semesta

    ReplyDelete
  13. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Induktif merupakan Istilah induksi yang biasanya mencakup proses-proses penyimpulan dalam rangka mendukung atau memperluas keyakinan kita, pada kondisi yang mengandung risiko atau ketidak-pastian Dimana proses penyimpulan yang dilakukan adalah tentang hal-hal khusus yangakan digunakan untuk memperkuat,mendukung atau memperluas kesimpulan yang lebih umum.

    ReplyDelete
  14. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Penalaran induktif adalah proses penarikan kesimpulan yang umum (berlaku untuk semua) atas dasar pengetahuan tentang kasus-kasus individual (khusus). Penalaran induktif berkaitan erat dengan pengamatan inderawi (observasi) atas kasus-kasus sejenis lalu disusunlah pernyataan- pernyataan yang sejenis pula sebagai dasar untuk menarik kesimpulan yang berlaku umum. Misalnya observasi terhadap 10 batang logam yang dipanasi berturut-turut dengan hasil “sama” yakni memuai. Pengamatan itu secara formal dapat disusun sebagai suatu bentuk penalaran formal/penalaran bentuk sebagai berikut:“Logam 1 dipanasi dan memuai. Logam 2 dipanasi dan memuai. Logam 3 dipanasi dan memuai Logam 4 ... Logam 10 dipanasi dan memuai. Jadi, semua logam dipanasi dan memuai.”

    ReplyDelete
  15. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Induktivisme merupakan ilmu pengetahuan berasal dari fakta. Pandangan Umum induktivisme pengetahuan ilmiah adalah pengetahuan yang telah dibuktikan kebenarannya. Teori-teori ilmiah ditarik dengan cara ketat dari fakt-fakta pengelaaman yang diperoleh lewat observasi dan eksperimen. Ilmu didasarkan pada apa yang dapat kita lihat, dengar, raba, dan sebagainya. Menurut pandangan induktivis, ilmu bertolak dari observasi. Pengamat ilmiah harus memiliki organ-organ indera yang normal dan sehat, dan harus pula secara setia dan jujur merekam apa yang ia lihat, dengar, dsb. Dalam hubungan dengan situasi yang diamatinya, dan ia pun harus menlakukan ini dengan alam fikiran tanpa prasangka sedikit pun.

    ReplyDelete
  16. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Induksi (epagogi) ialah cara menarik konklusi yang bersifat umum dari hal – hal yang khusus. Adapun deduksi (apodiktik) ialah cara menarik konklusi berdasarkan dua kebenaran yang pasti dan tidak diragukan, yang bertolak dari sifat umum kek husus. Induksi berangkat dari pengamatan dan pengetahuan inderawi yang berdasarkan pengalaman, sedangkan deduksi sebaliknya terlepas dari pengamatan dan pengetahuan inderawi yang berdasarkan pengalaman itu.

    ReplyDelete
  17. Dalam Filosofi tradisional metode induktif digunakan pada pengamatan gejala atau fenomena yang terjadi disekitarnya atau pada dirinya, secara berulang, kemudian dicatat dan didokumentasikan dan dibuat sebuah generalisasi. Ilmu ini disebut Titen, dalam masyarakat Jawa. Ilmu Titen ini juga dapat digunakan sebagai prediksi pada sesuatu yang mungkin terjadi dengan menunjukkan gejala yang sama. Metode ini pula digunakan oleh para Filsuf Jawa dalam memahami fenomena alam atau sosial pada masyarakatnya.

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP S3 (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  18. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Induktifism atau induktifisme berangkat dari nalar empiris melalui sejumlah perangkat metodologis seperti eksperimen, observasi dan penginderaan secara umum. Dari salah satu link diatas dikatakan “The laws grow ever broader but never much exceed careful, extensive observation”. Saya kira paham induktifisme menjadi salah satu factor yang membuat sains dan teknologi berkembang hingga saat ini. Dalam sejarah islam hal ini terbukti dengan berkembang pesatnya sains dan teknologi melalui metode eksperimen para sarjana muslimnya seperti Ibnu sina, Al-biruni dan banyak lainnya pada abad 9 hingga 12 masehi

    ReplyDelete
  19. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Induktivisme adalah menarik kesimpulan umum dari hasil-hasil pengamatan yang bersifat khusus. Induktivisme dalam perannya menyumbangkan pengetahuan melalui metode ilmiah dianalisis dari kritik-kritik yang diberikan terhadapnya. Dalam induktif terdapat pula keterangan-keterangan umum atau keterangan universal yang mengungkapkan sifat atau perilaku beberapa aspek alam semsesta. Pengalaman yang merupakan dasar utama induktivisme seringkali tidak berhubungan langsung dengan kenyataan obyektif. Pengalaman ternyata bukan semata-mata sebagai tangkapan pancaindera saja. Sebab seringkali pengalaman itu muncul yang disertai dengan penilaian.

    ReplyDelete
  20. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Proses mendapatkan pengetahuan menggunakan metode induksi adalah prosedur yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Kemunculan pemikiran ini adalah atas tidak adanya kesamaan pemahaman tentang sumber pengetahuan berasal dari akal, yaitu pemahaman dari kelompok rasionalisme. Dalam induksi, tidak ada kesimpulan yang memiliki nilai kebenaran yang pasti. Yang ada hanyalah kesimpulan dengan probabilitas benar atau peluang kebenaran. Induktivisme merupakan bagian dari empirik dengan cara pandang atau cara mengetahui pengetahuan yang berdasarkan pengalaman.

    ReplyDelete
  21. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    Scientific knowledge is proven knowledge. Scientific theories are derived in rigorous manner from experience data gathered by observation and experimentation. Science is based on what we can see, touch, hear, etc. Opinions or personal preferences and speculations don't find room in Science. Science is objective. The scientific knowledge is reliable because it is proven objectively."

    ReplyDelete
  22. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Induktivisme berkebalikan dengan deduktivisme. Induktivisme merupakan pemikiran yang berawal dari permasalahan-permasalahan khusus yang kemudian diakhiri dengan kesimpulan yang bersifat umum. Konsep induktif digunakan oleh aliran empirisisme, yang memandang ilmu sebagai pengetahuan itu bersal dari fakta-fakta pengalaman. menurut dari pandangan induktivis, ilmu bertolak dari observasi.

    ReplyDelete
  23. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Dalam faham Induktivisme sebuah kebenaran didasarkan pada bagian-bagian kecil yang dianggap valid dan benar kemudian digeneralisir menjadi sebuah kebenaran pemahaman yang lebih kompleks dan komprehensif. Dalam Induktivisme sebuah ilmu berawal pada contoh-contoh kemudian ditarik kesimpulan bahwa hal-hal tersebut dianggap valid dan benar pula pada sebuah hal yang lebih luas dan kompleks. Faham induktivisme merupakan salah satu metode atau pendekatan dalam menemukan sebuah kebenaran baru.

    ReplyDelete
  24. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Induktivis (penalaran induktif) atau inductive reasoning memiliki pernyataan yang diperoleh dari hasil pengamatan yaitu keterangan-keterangan observasi. Menurut dari pandangan induktivis, ilmu bertolak dari observasi. Pengamat ilmiah harus memiliki organ-organ indera yang normal dan sehat dan harus pula secara setia dan jujur merekam apa yang ia lihat, dengar, dsb. Induktivisme kebalikan dari deduktivisme yang dimana merupakan bagian dari empirik dengan cara pandang atau cara mengetahui pengetahuan yang berdasarkan pengalaman. Adapun proses untuk mendapatkan pengetahuan tersebut dengan menggunakan metode induksi, yaitu prosedur yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum.

    ReplyDelete
  25. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Induktivisme merupakan aliran yang menggunakan landasan berpikir induktif, yaitu ilmu pengetahuan yang berasal dari fakta-fakta observasi.Inductivism menyimpulkan dari pengamatan efek yang mirip dengan penyebab yang sama, dan generalisasi tanpa batas-yaitu, dengan induksi enumeratif -ke hukum universal. Sebagai perpanjangan dari inductivism, Comtean positivisme secara eksplisit bertujuan untuk menentang metafisika , shuns teori imajinatif, menekankan pengamatan , kemudian membuat prediksi, mengkonfirmasikan mereka, dan menyatakan hukum. Bacon merumuskan dasar-dasar berpikir induktif modern. Menurut Bacon, metode induksi yang tepat adalah induksi yang bertitik pangkal pada pemeriksaan yang diteliti dan telaten mengenai data-data particular, yang pada tahap selanjutnya rasio dapat bergerak maju menuju penafsiran terhadap alam (interpretatio natura).

    ReplyDelete
  26. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Induktivis (penalaran induktif) atau inductive reasoning memiliki pernyataan yang diperoleh dari hasil pengamatan yaitu keterangan-keterangan observasi. Jadi induktivisme merupakan paham yang menyatakan bahwa suatu hal diperoleh dari hasil pengamatan yaitu dari adanya keterangan-keterangan observasi.

    Kekeliruan dalam paham ini bahwa tidak semua di dunia ini harus ada pengamatan yang tertangkap oleh indera. Adapula hal-hal yang tidak dapat tertangkap oleh indera. Seperti keberadaan makhluk halus dari kalangan malaikat dan jin. Dalam islam pun kita harus meyakini hal tersebut sebagai bukti keimanan kita walaupun di sisi yang lain kita tidak memiliki kapasitas untuk melihatnya.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  27. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Francis Bacon, menggunakan metode induktif sebagai akibat ketidak puasannya terhadap metode deduktif Aristoteles. Dalam penggunaan metodenya Bacon sangat menekankan pada induksi-empiristik dan menjadikan metode ini sebagai satu-satunya metode ilmiah yang sah dalam pengembangan ilmu. Ia menulis Novum Organum (Metode baru) sebagai tandingan terhadap logika Aristoteles yang terdapat dalam karya Organom. Pemikirannya tentang ilmu pengetahuan sangat terkenal pragmatis fungsional. Menurutnya ilmu hanya bermakna jika dapat diterapkan secara praktis.

    ReplyDelete
  28. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Induktivisme adalah aliran yang menggunakan landasan berpikir yang berdasar pada fakta-fakta observasi. Maka aliran ini berpendapat bahwa hasil dari observasi adalah pangkal dari berpikir induktif. Induktif juga dapat diartikan sebagai pemikiran dari khusus ke umum,dari yang sempit menuju yang lebih luas....

    ReplyDelete
  29. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016


    Induktivisme adalah sebuah ilmu untuk melakukan penalaran. Penalaran induktif merupakan prosedur yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Manusia harus memiliki pola berpikir yang logis untuk memandang sebuah fenomena khusus untuk digeneralisasikan kepada fenomena-fenomena yang lebih universal. Sehingga, akan diperoleh kesimpulan atau pengetahuan baru berdasarkan pengalaman dalam pengamatan.

    ReplyDelete
  30. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Induktivisme adalah suatu bentuk dari pemikiran di mana kita menjeneralisasikan dari sebuah keseluruhan pengamatan terhadap kumpulan bagian-bagian penting untuk sebuah kesimpulan umum. Tokoh aliran ini adalah Francis Bacon. Teori induktif Bacon lahir sebagai jawaban atas kelemahan dari teori deduksi yang sebelumnya sering dipakai oleh Arisototelian. Francis Bacon menekankan aspek eksperimen sebagai hal penting untuk menaklukan alam dengan rahasianya (to torture nature for her secrets). Induktivisme Bacon berakar pada dua pilar; Observation dan induction. Observasi yang dilakukan dalam memperoleh knowledge harus diambil tanpa praduga (prejudice) atau pre-konsepsi (preconception).

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  31. Inductivism merupakan cara berpikir untuk menarik kesimpulan dari kasus khusus atau contoh menuju kasus umum atau dalil atau hukum atau kesimpulan umum. Orientasi filosofis dari logika induktif adalah lebih mengarah ke aliran empirisme, sedangkan orientasi filosofis dari logika deduktif adalah lebih ke arah aliran rasionalisme atau positivisme. Contoh logika induktif antara lain: – Kucing adalah binatang pemakan daging (karnifora); – Hiramau adalah binatang pemakan daging (karnifora); Serigala adalah binatang pemakan daging (karnifora); Jadi, Kucing, Harimau dan Serigala adalah binatang karnifora.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  32. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    PEP B 2016

    Induktivism merupakan suatu prosedur yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Hasil penarikan kesimpulan dengan induktivism merupakan salah satu bentuk kebenaran yang diperoleh dengan kajian ilmiah, dan sangat besar ditentukan oleh pemikiran empiris.

    ReplyDelete
  33. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Induktivis merupakan cara berpikir dengan melihat sesuat yang bersifat khusus kemudian terarah pada sesuatu yang sifatnya lebih umum. Diawali dengan berpikir dengan hal-hal khusus yang kemudian dapat diperoleh penggeneralisasian. Dalam matematika misalnya dengan contoh-contoh yang kemudian dari contoh yang dikerjakan oleh siswa, siswa mampu menemukan suatu kesimpulan yang dapat berlaku secara umum pada suatu materi tertentu. Pemikiran induktif dari sifat kecil kemudian dapat menemukan konteks pemikiran yang lebih luas.

    ReplyDelete
  34. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Induktivisme adalah anti tesis dari dari deduktivisme dimana paham Induktivisme merupakan cara berpikir yang bertolak dari hal-hal yang bersifat khusus untuk menentukan kesimpulan secara umum (generalisasi). Proses cara berpikir ini mulai bergerak dari penelitian atas fenomena yang ada, yang dalamnya memerlukan proses penalaran ilmiah.Tokoh aliran ini adalah Francis Bacon yang menekankan pada dua pilar utama yaitu observasi dan induksi dimana observasi dilakukan untuk memperoleh pengetahuan yang harus diambil berdasarkan penalaran induktif

    ReplyDelete
  35. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    induktivisme dapat merujuk pada proses berpikir dari sesuatu yang khusus menuju yang umum. Misalnya: Baso pasti mati — Baso adalah manusia — semua manusia pasti mati. Selain itu, dalam konteks penelitian ilmiah, maka induktivisme adalah proses memperoleh ilmu pengetahuan melalui aktivitas riil yang kebenarannya dibuktikan melalui uji material secara empiris, baik di laboratorium maupun di alam nyata. Proses ilmiah dalam penelitian induktif tidak berawal dari sebuah teori umum, melainkan dari data lapangan yang kemudian direfleksikan oleh peneliti menuju sebuah teori umum.

    ReplyDelete
  36. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Fundamental metode induktif pada intinya bertumpu pada paradigma Cartesian yang menelisik dan mengurai realitas kehidupan berdasar hukum sebab-akibat. Paradigma ini dinisbatkan kepada Rene Descartes, seorang filosof besar Perancis yang ikut membidani kelahiran peradaban modern Barat. Paradigma ini merupakan representasi dari kemenangan kaum rasionalis dalam panggung ilmu pengetahuan dan hanya tunduk pada bukti-bukti empiris yang mampu menggagalkan tesis kaum rasionalis.

    ReplyDelete
  37. YUNDA VICTORINA TOBONDO
    16709251015
    P.MAT A 2016

    Penalaran induktif merupakan prosedur yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Induktivisme dan empirisme sebagai aliran yang menggunakan landasan berpikir induktif adalah yang ingin dikaji karena kedudukannya yang sangat penting dalam metode ilmiah. Hasil penarikan kesimpulan sebagai salah satu bentuk kebenaran yang diperoleh dengan kajian ilmiah, sangat besar ditentukan oleh pemikiran empiris.

    ReplyDelete
  38. Bismillah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016


    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh

    Induktivism adalah antitesis dari deduktivism. Ini menandakan bahwa pola berpikirnya dari khusus ke umum. Prosedur yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum.


    Terimakasih.
    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh

    ReplyDelete
  39. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Istilah konfirmasi digunakan dalam epistemologi dan filsafat ilmu setiap kali data pengamatan dan bukti berbicara dalam mendukung atau mendukung teori-teori ilmiah dan hipotesis sehari-hari. Secara historis, konfirmasi telah terkait erat dengan masalah induksi, pertanyaan tentang apa yang harus percaya mengenai masa depan dalam menghadapi pengetahuan yang terbatas pada masa lalu dan sekarang. induktivisme merupakan bagian dari empirik dengan cara pandang atau cara mengetahui pengetahuan yang berdasarkan pengalaman. Adapun proses mendapatkan pengetahuan tersebut dengan menggunakan metode induksi, yaitu prosedur yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  40. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Empirisme dan Induktif, artinya segala sesuatu yang dibicarakan dan cara penyelesaiannya harus bersumber pada hal-hal yang empiris. Pemikiran empirisme lahir sebagai suatu sanggahan terhadap aliran filsafat rasionalisme, yaitu yang mengutamakan akal sebagai sumber pengetahuan. Francis Bacon pada awal abad ke-17, beranggapan bahwa untuk mendapatkan kebenaran maka akal budi bertitik pangkal pada pengamatan inderawi yang khusus lalu berkembang kepada kesimpulan umum. Pemikiran Bacon yang demikian ini, kemudian melahirkan metode berpikir induksi

    ReplyDelete
  41. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    ilmu pengetahuan yang berasal dari fakta-fakta observasi.Inductivism menyimpulkan dari pengamatan efek yang mirip dengan penyebab yang sama, dan generalisasi tanpa batas-yaitu, dengan induksi enumeratif -ke hukum universal. Sebagai perpanjangan dari inductivism, Comtean positivisme secara eksplisit bertujuan untuk menentang metafisika , shuns teori imajinatif, menekankan pengamatan , kemudian membuat prediksi, mengkonfirmasikan mereka, dan menyatakan hukum. Bacon merumuskan dasar-dasar berpikir induktif modern. Menurut Bacon, metode induksi yang tepat adalah induksi yang bertitik pangkal pada pemeriksaan yang diteliti dan telaten mengenai data-data particular, yang pada tahap selanjutnya rasio dapat bergerak maju menuju penafsiran terhadap alam

    ReplyDelete
  42. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Induktivisme merupakan bagian dari empirik dengan cara pandang atau cara mengetahui pengetahuan yang berdasarkan pengalaman. Adapun proses mendapatkan pengetahuan tersebut dengan menggunakan metode induksi, yaitu prosedur yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Kemunculan pemikiran ini adalah atas tidak adanya kesamaan pemahaman tentang sumber pengetahuan berasal dari akal, yaitu pemahaman dari kelompok rasionalisme.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id