Dec 2, 2012

FOUNDATIONALISM





Ass Wr Wb
 Jika ingin membaca lebih lanjut tentang FOUNDATIONALISM, koneklah:










Wss Wr Wb
Marsigit

41 comments:

  1. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Fondasionalisme merupakan gambaran tentang adanya suatu pandangan yang harus memiliki dasar dan dapat menjadi landasan utama yang mencakup semua pengetahuan yang telah dibangun di atasnya. Fondasionalisme ini menjadi salah satu ciri utama filsafat modern sejak Descartes.Tugas pokok filsafat modern adalah mencari fondasi segala pengetahuan (fondasionalisme). Fondasionalisme berpendapat bahwa suatu justifikasi itu mundur sampai tidak terhingga itu tidak masuk akal. Begitu pula dengan pola yang berputar. Dia juga berpendapat bahwa dalam suatu kepercayaan-kepercayaan ini ada suatu kepercayaan yang logis dengan sendirinya. Jenis-jenis kepercayaan yang logis dengan sendirinya ini merupakan dasar dari kepercayaan-kepercayaan yang lainnya. Karena kepercayaan kepada sebuah fondasi dari kepercayaan maka paham ini disebut sebagai fondasionalisme.

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  2. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun atasnya. Adapun hal ,endasar yang dimaksud oleh para penganut teori pembenaran ini bisa berbentuk intuisi akal budi atau persepsi indrawi. Karena menurut paham fondasionalisme, kebenaran adalah persesuaian antara sesuatu dengan fondasinya dan sekaligus persesuaian antara akal dan kenyataan yang teramati.

    ReplyDelete
  3. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Foundationalism adalah salah satu teori justifikasi selain koherentism, internalism dan eksternalism. Foundationalism adalah teori pembenaran yang menyatakan bahwa suatu klaim kebenaran pengetahuan untuk dapat dipertanggungjawabkan secara rasional perlu didasarkan atas suatu pondasi atau basis yang kokoh, yang jelas dengan sendirinya, tak dapat diragukan lagi kebenarannya dan tidak memerlukan koreksi lebih lanjut. Adapun pondasi yang dimaksud oleh para penganut teori ini adalah teori pembenaran ini bisa berbentuk intiusi akal budi atau persepsi indrawi.

    ReplyDelete
  4. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Epistemologi adalah pikiran dasar tentang menjawab pertanyaan apa dan bagaimana kita bisa mengetahui sesuatu. Maka foundalisme berfikiran bahwa untuk mengetahui suatu pengetahuan maka hendaklah kita mencari apa yang menjadi dasar pengetahuan kita. Maka kebenaran menurut foudalisme adalah persesuaian antara sesuatu dengan fondasinya dan sekaligus persesuaian antara akal dan kenyataan yang teramati

    ReplyDelete
  5. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    fondasionalisme adalah tesis epistemologis umum tentang struktur pembenaran.
    Kepastian pembuktian dari sebuah keraguan. Foundasionalis dalam menghasilkan konten skeptisisme, mempunyai kemampuan untuk membuat penilaian yang cukup beralasan. Seorang foundasionalis yang memberikan pembuktian kebenaran dari pendapat seseorang lainnya yang dianggapnya butuh ditemukan kebenarannya.

    ReplyDelete
  6. Rizki Ayu Amalia
    13301241038
    Pendidikan Matematika A 2013

    fondalisme adalah sebuah teori pembenaran yang menyatakan bahwa untuk mempertanggungjawabkan klaim kebenaran pengetahuan secara rasional, perlu didasarkan atas suatu fondasi atau basis yang kokoh, tidak dapat diragukan lagi kebenarannya dan tidak memerlukan koreksi lebih lanjut

    ReplyDelete
  7. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Fondasionalisme berasal dari kata dasar fondasi yang artinya dasar atau landasan. Fondasionalisme adalah pandangan mengenai kebenaran didapat dari kesesuaian sesuatu itu dengan fondasi atau landasan atau dasarnya, selain juga kesesuaian antara ilmu dengan kenyataan. Sehingga inti dari fondasionalisme adalah mencari landasan atau dasar dari sesuatu tersebut, barulah dicari nilai kebenarannya, apakah saling bersesuaian atau tidak.

    ReplyDelete
  8. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Fondasionalisme dalam epistemologi adalah pandangan bahwa beberapa keyakinan dapat dibenarkan disebabkan oleh kesimpulan dari keyakinan lain yang telah jelas kebenarannya atas dasar intuisi rasional atau merasakan persepsi.

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  10. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B


    Fondasionalisme ialah paham yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun. Keyakinan tersebut berhubungan dengan epistemologi. Keyakinan ini merupakan bagian paling mendasar dari piramida kebenaran. Menurut paham fondasionalisme, suatu klaim kebenaran pengetahuan untuk dapat dipertanggungjawabkan secara rasional perlu didasarkan atas suatu fondasi atau basis yang kokoh, jelas dengan sendirinya, tidak dapat diragukan lagi kebenarannya, dan tidak memerlukan koreksi lebih lanjut. Kebenaran adalah persesuaian antara sesuatu dengan fondasinya dan sekaligus persesuaian antara akal dan kenyataan yang teramati. Fondasi yang dimaksud dalam aliran ini bisa berbentuk intuisi akal budi atau persepsi inderawi.

    ReplyDelete
  11. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Fondasionalisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Hal ini berhubungan dengan epistemologi. Fondasionalisme ini menjadi salah satu ciri utama filsafat modern sejak Descartes. Tugas pokok filsafat modern adalah mencari fondasi segala pengetahuan (fondasionalisme). Fondasionalisme adalah teori pembenaran yang menyatakan bahwa suatu klaim kebenaran pengetahuan untuk dapat dipertanggungjawabkan secara rasional perlu didasarkan atas suatu fondasi atau basis yang kokoh, yang jelas dengan sendirinya, tak dapat diragukan lagi kebenarannya, dan tak memerlukan koreksi lebih lanjut. Jenis pengetahuan yang harus memiliki dasar sebagai pembenarannya ini dalam sejarah filsafat sudah dapat kita temui pada Plato dengan ideanya dan Aristoteles dengan materi dan bentuknya. Adapun fondasi yang dimaksud oleh para penganut teori pembenaran ini bisa berbentuk intuisi akal budi atau persepsi indrawi.

    ReplyDelete
  12. Fitri ayu Ningtiyas
    16709251037
    PPs P.Mat B UNY 2016

    Fondasionalisme merupakan teori filsafat yang berfokus pada pengetahuan yang berpijak pada pembenaran suatu keyakinan. Secara epistemologI, fondationalisme berupa pandangan bahwa beberapa keyakinan dapat dibenarkan oleh kesimpulan dari keyakinan lain Keyakinan yang dipelajari dalam fondasionalisme dapat berupa obyek materi atau tentang wujud teoritis ilmu pengetahuan.

    ReplyDelete
  13. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Fondasionalisme adalah teori pembenaran yang menyatakan bahwa suatu klaim kebenaran pengetahuan untuk dapat dipertanggungjawabkan secara rasional perlu didasarkan atas suatu fondasi atau basis yang kokoh, yang jelas dengan sendirinya, tak dapat diragukan lagi kebenarannya, dan tak memerlukan koreksi lebih lanjut. Adapun fondasi yang dimaksud oleh para penganut teori pembenaran ini bisa berbentuk intuisi akal budi atau persepsi indrawi. Intuisi adalah kemampuan memahami sesuatu tanpa penalaran rasional dan intelektual dan persepsi indrawi adalah pengalaman yang didapatkan melalui sense indera yang kita miliki. Ungkapan seperti: “menurut pendapat saya”, “menurut penglihatan saya”, “perasaan saya mengatakan.....” adalah pernyataan-pernyataan pembenaran yang berasal dari paham fondasionalisme ini.

    ReplyDelete
  14. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Fondasionalisme meyakini bahwa manusia dapat memperoleh pengetahuan langsung dan tak dapat diragukan tentang prinsip-prinsip pertama atau proposisi dasar tersebut (entah itu dalam bentuk intuisi akal budi atau dalam bentuk persepsi inderawi). Keduanya menjadi fondasi bagi kebenaran-kebenaran lain yang dapat diturunkan atau dideduksikan daripadanya. Menurut para fondasionalis, pembenaran pengetahuan berstruktur hirarkis. Beberapa kepercayaan dasar dimengerti sebagai sudah jelas dengan sendirinya, sehingga tidak memerlukan pembenaran lain.

    ReplyDelete
  15. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Foundationalism diartikan sebagai paham yang mengklaim adanya kebenaran dalam pengetahuan yang harus dipertanggungjawabkan secara rasional sehingga harus didasarkan pada pondasi atau dasar yang kuat agar tidak diragunakan kebenarannya.

    ReplyDelete
  16. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Kita di dalam kuliah matematika model menggunakan metode hermeneutika (menerjemahkan dan diterjemahkan). Matematikawan murni adalah salah satunya yang menggunakan hermeneutika. Kita bisa meniru dari mereka. Matematikawan murni itu berfikirnya menggunakan landasan maka matematikawan murni disebut kaum foundationalism. Fondasionalisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Hal ini berhubungan dengan epistemologi. Fondasionalisme ini menjadi salah satu ciri utama filsafat modern sejak Descartes.Tugas pokok filsafat modern adalah mencari fondasi segala pengetahuan (fondasionalisme).

    ReplyDelete
  17. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    fondasionalisme merupakan paham yang menyatakan bahwa pengetahuan berpijak pada keyakinan yang dibenarkan, atau yayasan aman kepastian seperti kesimpulan disimpulkan dari dasar tempat suara. Saingan utamanya adalah keherensime, dimana pengetahuan, tidak membutuhkan landasan yang aman, dapat dibentuk oleh kekuatan saling komponennya, seperti teka-teki dipecahkan tanpa kepastian sebelumnya yang masing-masing daerah kecil diselesaikan dengan benar

    ReplyDelete
  18. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Fondasionalisme adalah teori pembenaran yang menyatakan bahwa suatu kebenaran pengetahuan harus dapat dipertanggungjawabkan secara rasional perlu didasarkan atas suatu fondasi atau basis yang kokoh, sehingga tak diragukan lagi kebenarannya, dan tak memerlukan koreksi lebih lanjut. Jenis pengetahuan yang harus memiliki dasar sebagai pembenarannya ini dalam sejarah filsafat sudah dapat kita temui pada Plato dengan ideanya dan Aristoteles dengan materi dan bentuknya. Adapun orang yang melaksanakan pondamen macam ini adalah kaum foundamentalis.

    ReplyDelete
  19. Filsafat menyoroti berbagai asumsi dengan fundamen atau dasar pengungkapan asumsi/teori tersebut. Segala sesuatu yang disampaikan akan bermakna bila memiliki fundamen meskipun dari cara pandang yang berbeda. Ini adalah bagian Filsafat yang penting manakala seseorang harus mencari akar dari sebuah asumsi yang ditampilkan. Dalam masyarakat tradisional fundamen asumsinya berdasar mitos atau legenda yang masih dicari rasionalisasinya.

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP S3 (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  20. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Fondasionalisme adalah teori pembenaran yang menyatakan bahwa beberapa keyakinan dapat dibenarkan diselenggarakan oleh kesimpulan dari keyakinan lain. Bagi kalangan fondasionalis, tidak mungkin mendasarkan sebuah keyakinan pada suatu keyakinan lain yang keyakinan terakhir ini masih butuh pendasaran pada keyakinan lain lagi sampai tidak ada habisnya.

    ReplyDelete
  21. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Pada intinya fondasionalisme adalah paham dimana diyakini bahwa setiap pengetahuan yang dibangun pasti memiliki keyakinan yang mendasar dan landasan utama pembangunannya. Maka tugas para filsuf, menurut paham ini, adalah mengesahkan pernyataan ilmiah dari disiplin-disiplin ilmu yang ada dengan cara menemukan fondasi atau dasar utamanya. Dengan demikian, menurut paham fondasionalisme, kebenaran adalah persesuaian antara sesuatu dengan fondasinya dan sekaligus persesuaian antara akal dan kenyataan yang teramati.

    ReplyDelete
  22. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    According to what I have red from the links given by Prof, Foundationalism is the theory in Epistemology that beliefs can be justified based on basic or foundational beliefs (beliefs that give justificatory support to other beliefs). These basic beliefs are said to be self-justifying or self-evident, and do not need to be justified by other beliefs, being an inherently different kind of belief than a non-foundational one. Thus, a belief is epistemically justified either if it is justified by a basic belief or beliefs, or if it is justified by a chain of beliefs that is supported by a basic belief, and on which all the others are ultimately based.

    ReplyDelete
  23. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    According to what I have red from the links given by Prof, Foundationalism is the theory in Epistemology that beliefs can be justified based on basic or foundational beliefs (beliefs that give justificatory support to other beliefs). These basic beliefs are said to be self-justifying or self-evident, and do not need to be justified by other beliefs, being an inherently different kind of belief than a non-foundational one. Thus, a belief is epistemically justified either if it is justified by a basic belief or beliefs, or if it is justified by a chain of beliefs that is supported by a basic belief, and on which all the others are ultimately based.

    ReplyDelete
  24. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016


    Fondasionalisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Rasio dipandang sebagai satu-satunya alat yang mampu mengerjakan hal tersebut. Fondasionalisme memandang bahwa kebenaran adalah penyesuaian antara sesuatu dengan dasar dengan akal dan kenyataan yang teramati.

    ReplyDelete
  25. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Dalam perkembangannya, teori pembenaran ini dapat kita bagi menjadi dua bagian. Yaitu fondasionalisme versi ketat dan fondasionalisme versi longgar atau moderat. Yang pertama menuntut agar kepercayaan dasar yang menjadi fondasi pembenaran pengetahuan merupakan kepercayaan yang tak dapat keliru, tak dapat diragukan, dan tak dapat dikoreksi lagi. Versi ketat ini juga menuntut agar pembenaran yang merujuk pada kepercayaan dasar itu berdasarkan pada suatu implikasi logis atau induksi dari kepercayaan dasar tersebut. Beberapa tokoh dari fondasionalisme versi ketat ini adalah Descartes, Leibniz, dan Spinoza dari kalangan rasionalis; Locke, Berkeley, dan Hume dari kalangan empiris; serta Russell, Ayer, dan Carnap dari kalangan positivis logis.

    ReplyDelete
  26. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Fundamentalisme adalah sebuah gerakan dalam sebuah aliran, paham atau agama yang berupaya untuk kembali kepada apa yang diyakini sebagai dasar-dasar atau asas-asas (fondasi).

    Sikap fundamental merupakan sikap yang memang dimiliki dalam setiap penganut agama. Bagaimanapun, penganut agama menganggap bahwa agamanya lah yang benar dan mengambil apa-apa yang sudah ditetapkan dalam agama dan sikap seperti ini tidak hanya dinisbatkan kepada penganut agama tertentu saja, tetapi juga penganut agama yang lain secara keseluruhan.

    Namun, yang menjadi kritik dalam paham ini adalah sesuatu yang menjadi dasar atau fundamental dari suatu yang menjadi keyakinan adalah sesuatu yang keliru. Maka, sikap fundamentalis tidak dibenarkan, bahkan harus meninggalkan keyakinan tersebut, dan beralih kepada keyakinan yang benar.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  27. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Fondasionalisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Fondasionalisme ini menjadi salah satu ciri utama filsafat modern sejak Descartes. Tugas pokok filsafat modern adalah mencari fondasi segala pengetahuan (fondasionalisme). Menurut paham fondasionalisme, kebenaran adalah persesuaian antara sesuatu dengan fondasinya dan sekaligus persesuaian antara akal dan kenyataan yang teramati. Bagi kalangan fondasionalis, tidak mungkin mendasarkan sebuah keyakinan pada suatu keyakinan lain yang keyakinan terakhir ini masih butuh pendasaran pada keyakinan lain lagi sampai tidak ada habisnya.

    ReplyDelete
  28. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Aliran ini menegaskan bahwa subjek dapat mencapai kebenaran dengan kembali kepada dasar atau fondamen pengetahuannya. Fondasionalisme merujuk kepada dasar-dasar pengetahuan yang telah teruji (justified knowledge), yang telah koheren pada dirinya sendiri sehingga tidak perlu pembuktian lagi. Dalam konteks ini pula term-term seperti validitas, objektivitas, eror, dan bias dipahami sebagai dasar atau fondamen bagi pengetahuan manusia.

    ReplyDelete
  29. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    #Bismillahirrahmanirrahim
    Fondasionalisme merupakan pandangan yang menyatakan bahwa ada KEYAKINAN yang menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Atau pengetahuan yang dibangun pasti selalu didasari atas suatu KEYAKINAN. Paham ini menyatakan secara ilmiah dari disiplin-disiplin ilmu yang ada dengan cara menemukan fondasi atau dasar utamanya.

    ReplyDelete
  30. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    #Bismillahirrahmanirrahim
    Fondasionalisme ini adalah salah satu ciri utama filsafat modern sejak tokoh filsuf yaitu Rene Descartes. Yang memusatkan filsafat pada rasio manusia dengan slogan “AKU BERPIKIR MAKA AKU ADA” (cogito ergo sum).

    Slogan dari descartes mempelopori fondasionalisme sebagai keyakinan akan dasar ilmu pengetahuan. Pikiran sebagai alasan terkuat yang menjelaskan akan keadaan. Pengetahuan yang lahir atas latarbelakang keyakinan akan jawaban dari sejumlah pertanyaan yang mendasarinya. Atau keyakinan terhadap akibat yang ada merupakan indikasi dari adanya yang mempengaruhinya atau sebabnya.

    ReplyDelete
  31. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Fondasionalisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Menurut paham fondasionalisme, kebenaran adalah persesuaian antara sesuatu dengan fondasinya dan sekaligus persesuaian antara akal dan kenyataan yang teramati (wikipedia).

    ReplyDelete
  32. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Fondasionalism atau pondasionalisme adalah teori pembenaran yang menyatakan bahwa suatu klaim kebenaran pengetahuan untuk dapat dipertanggungjawabkan secara rasional perlu didasarkan atas suatu pondasi atau basis yang kokoh. Para penganut teori ini membedakan antara dua kepercayaan dalam pembenaran. Yaitu kepercayaan dasar dan kepercayaan simpulan. Kepercayaan dasar adalah kepercayaan yang sudah jelas dengan sendirinya, sehingga dapat digunakan sebagai pondasi bagi kepercayaan-kepercayaan lain yang bersifat simpulan. Sedangkan kepercayaan simpulan adalah kepercayaan yang disimpulkan dari satu atau lebih kepercayaan dasar.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  33. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Fondasionalisme merupakan suatu paham yang memandang bahwa suatu pengetahuan itu dibangun berdasarkan suatu landasan atau dasar utama. Menurut paham ini, kebenaran merupakan kesesuaian antara suatu hal dengan fondasinya dan sekaligus kesesuaian antara akal dengan kenyataan yang teramati. Fondasionalisme dapat dikatakan sebagai sebuah teori pembenaran struktural, sebab simpulan-simpulan yang dibangun didasarkan pada kepercayaan dasar yang sudah benar pada dirinya sendiri. Dengan kata lain, jika kepercayaan dasar benar, maka simpulan yang dibangun juga benar

    ReplyDelete
  34. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Fondasionalisme berdasarkan epistimologi merupakan pandangan bahwa beberapa keyakinan yang dibenarkan dapat dipegang oleh kesimpulan dari keyakinan lain, yang dibenarkan secara langsung sendiri misalnya, atas dasar intuisi rasional atau merasakan persepsi. Keyakinan tentang obyek materi atau tentang entitas teoritis ilmu pengetahuan, misalnya, tidak dianggap sebagai dasar atau dasar dengan cara ini tetapi diadakan untuk memerlukan dukungan inferensial. Foundationalists biasanya telah diakui kebenarannya berdasaran kejelasan dan masuk akal, dalam arti bahwa fondationalist tidak membutuhkan dukungan dari keyakinan lain. Keyakinan seperti demikian memberikan dasar-dasar di mana pengetahuan yang benar dapat dibangun.

    ReplyDelete
  35. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Fondasionalisme adalah pandangan tentang struktur pembenaran atau pengetahuan, singkatnya adalah bahwa semua pengetahuan atau keyakinan dibenarkan akhirnya pada dasar pengetahuan noninferential atau keyakinan dibenarkan. Fondasionalisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Hal ini berhubungan dengan epistemologi. Fondasionalisme ini menjadi salah satu ciri utama filsafat modern sejak Descartes.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  36. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    PEP B 2016

    Fondasionalisme adalah sebab dari segala sebab dan sebab yang utama dan pertama dan tidak ada sebab lain yang mendahuluinya. Fondasionalisme memiliki sebuah fundamen, yaitu permulaan yang berpijak pada keyakinan yang dibenarkan.

    ReplyDelete
  37. fondasionalisme merupakan sebuah pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun diatasnya. Hal ini berhubungan dengan epistimologi. Fondasionalisme ini menjadi salah satu ciri utama filsafat modern sejak descartes. Ilmu pengetahuan harus memiliki fondasi agar tidak ada lagi protes ataupun perbedaan argumen dalam perbedaan berpikir ataupun pendapat tentang segala ilmu pengetahuan. Sehingga fondasi bisa dikatakan sebagai suatu pembenaran dalam segala ilmu pengetahuan.

    M Saufi Rahman
    PEP Kelas A
    16701261024

    ReplyDelete
  38. Fondasionalisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa terdapat keyakinan yang mendasar dan menjadi landasan utama bagi semua pengetahuan yang dibangun di atasnya. Hal ini berhubungan dengan epistemologi. Fondasionalisme ini menjadi salah satu ciri utama filsafat modern sejak Descartes. Tugas pokok filsafat modern adalah mencari fondasi segala pengetahuan (fondasionalisme). Tugas para filsuf, menurut paham ini, adalah mengesahkan pernyataan ilmiah dari disiplin-disiplin ilmu yang ada dengan cara menemukan fondasi atau dasar utamanya. Hal tersebut berkaitan dengan asumsi modernitas bahwa ilmu pengetahuan semestinya bergerak dalam garis lurus hingga mencapai satu titik aksiomatis, di mana pengetahuan tidak membutuhkan pembenaran apapun lagi. Rasio dipandang sebagai satu-satunya alat yang mampu mengerjakan hal tersebut. Di sinilah, tampak warisan dari Rene Descartes yang memusatkan filsafat pada rasio manusia dengan slogan 'aku berpikir maka aku ada' (cogito ergo sum). Dengan demikian, menurut paham fondasionalisme, kebenaran adalah persesuaian antara sesuatu dengan fondasinya dan sekaligus persesuaian antara akal dan kenyataan yang teramati.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  39. PEP B S2
    16701251016

    Pandangan fondalism berjalan sesuai dengan peruntukannya, yaitu merunut dari berbagai disiplin ilmu untuk menemukan landasan yang mendasar. Berbagai kekyatan yang menopang, utamanya adalah di dasar sehingga kokoh tegak berdiri di ibaratkan gedung dengan banyak lantai di atasnya. Begitu juga dengan sebuah ilmu, semakin kokoh sisi epistemologi filsafat yang mendasarinya maka semakin menunjukkan eksistensinya untuk senantiasa tidak diragukan lagi kebenarannya

    ReplyDelete
  40. Filsafat modern yang digulirkan Descretes dengan jargon "jika aku berfikir, maka aku ada". Keberadaan fikiran ini menunjukkan eksistensi dengan logika serta manipulasi pengalaman yang menyatu dalam sebuah intuisi.
    Sudah selayaknya manusia hidup dengan terus berfikir, terus mencari kebenaran. Jika jargon diatas tersebut disebutkan tidak berfikir maka tidak mungkin ada, sehingga hidup seperti tinggal hanya hidup yang dianalogikan sesuatu yang ringan, kecil, sehingga terombang ambing terbawa angin, tidak jelas struktur hidupnya

    ReplyDelete
  41. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Fondasionalisme adalah teori pembenaran yang menyatakan bahwa suatu klaim kebenaran pengetahuan untuk dapat dipertanggungjawabkan secara rasional perlu didasarkan atas suatu fondasi atau basis yang kokoh, yang jelas dengan sendirinya, tak dapat diragukan lagi kebenarannya, dan tak memerlukan koreksi lebih lanjut. Jenis pengetahuan yang harus memiliki dasar sebagai pembenarannya ini dalam sejarah filsafat sudah dapat kita temui pada Plato dengan ideanya dan Aristoteles dengan materi dan bentuknya. Para penganut teori ini mebedakan antara dua kepercayaan dalam pembenaran. Yaitu kepercayaan dasar dan kepercayaan simpulan. Kepercayaan dasar adalah kepercayaan yang sudah jelas dengan sendirinya, sehingga dapat digunakan sebagai fondasi bagi kepercayaan-kepercayaan lain yang bersifat simpulan. Sedangkan kepercayaan simpulan adalah kepercayaan yang disimpulkan dari satu atau lebih kepercayaan dasar. Sebagai contoh, dengan keyakinan bahwa bilangan “positif kali positif adalah positif” sebagai keyakinan dasar, maka semua bilangan yang mengikuti pola “positif kali positif” pada akhirnya harus sesuai dengan keyakinan dasar tersebut, yaitu berhasil akhir positif. Seperti 2x2=4, 2x3=6, dst.

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id