Dec 1, 2012

FALLIBISM


Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut tentang FALLIBISM, dapat konek berikut:

http://www.iep.utm.edu/fallibil/




Wss Wr Wb
Marsigit





44 comments:

  1. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Fallibilisme adalah prinsip filosofis bahwa manusia bisa salah. Dalam fallibilisme sesuatu dianggap tidak mutlak benar dan bisa salah. Karenanya suatu pengetahuan itu meragukan terutama pada ilmu empiris. Misalnya saja kepercayaan yang mendasar yaitu, matahari terbit dari timur tidak bisa dikatakakan seratus persen meyakinkan karena siapa tahu esok matahari terbit dari barat. Walau demikian kita masih bisa mempercayai bahwa matahari besok pagi terbit dari timur karena biasanya selalu seperti itu. Fallibilisme menunjukkan bahwa sebuah pengetahuan tidak bisa dipastikan sepasti-pastinya. Selalu terdapat keraguan dalam sebuah pengetahuan. Artinya kebenaran ilmu pengetahuan yang dapat dibuktikan saat ini, bisa saja tidak berlaku di masa yang akan datang dengan banyaknya perubahan yang terjadi. Beberapa fallibilists berpendapat bahwa kepastian mutlak tentang pengetahuan adalah mustahil.

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  2. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    FALLIBISM merupakan prinsip filosofis bahwa manusia bisa salah. Hal ini menyatakan bahwa kepastian mutlak pengetahuan itu tidak mungkin, semua pengetahuan mungkin salah. Pengetahuan bukan kebenaran mutlak, dan tidak memiliki validitas mutlak. Bentuk positif adalah bahwa pengetahuan dapat diperbaiki dan selalu terbuka untuk revisi .

    ReplyDelete
  3. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Fallibism adalah sesuatu yang kita percaya, walaupun alasan kita baik untuk mempercayainya dapat juga salah. Ada tiga jenis fallibism yang terkenal, yakni;
    1. Jungle fallibism; alam semesta adalah sebuah hutan belantara (jungle) yang terbentang menunggu kita untuk ditemukan. Kita tidak dapat mengatakan apa yang ada di sekeliling sudut atau apa yang tersembunyi di pohon. Semua yang dapat kita katakan adalah bukti, dan bukti besok ,umgkin segala sesuatu yang lain.
    2. Boring fallibism; setiap keyakinan boleh jadi bebas tanpa kendali, contoh “moose” atau “mouse” yang diucapkan hampr sama kemudian orang mencoba mengatakan “mice” sebagai arti dari “mooses”
    3. Informed fallibism; kita dapat memaksa untuk abandon setiap keyakinan, ada dua jalan penting kita dapat keyakinan bebas, observasi dan konsep pemishan.

    ReplyDelete
  4. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Fallibilism bahwa tidak ada keyakinan yang secara rasional didukung atau dibenarkan secara konklusif. Paham fallibilist mengangggap bahwa segala sesuatu itu tidak sepenuhnya mutlak benar, bahwa segala sesuatu itu memiliki kemungkinan dapat menjadi salah dan dapat dibenarkan. Sehingga tidak mutlak benar karena kemungkinan keraguan selalu ada.

    ReplyDelete
  5. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Fallibilisme adalah prinsip filosofis bahwa manusia bisa salah. Istilah ini diambil dari kata latin abad tengah Fallibilis. Konsep ini sangat penting bagi ilmu pengetahuan, karena ilmu pengetahuan mencari validitas kebenaran. Fallibilism menunjukkan bahwa sebuah pengetahuan tidak bisa dipastikan, karena kebenaran suatu pengetahuan bersifat tidak mutlak.

    ReplyDelete
  6. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Fallibilisme berasal dari kata dasar yaitu fallibilis, artinya adalah bisa saja salah (sebuah keraguan). Ilmu yang saat ini dinilai sebagai suatu kebenaran, dalam Fallibilisme dapat dipandang sebagai sesuatu yang belum tentu benar, sehingga tidak ada rasa percaya sepenuhnya terhadap ilmu. Bisa saja terdapat teori baru yang kontradiksi dengan teori lama. Berbeda dengan skeptisisme yang berusaha untuk mencari asal dari ilmu tersebut. Fallibilisme lebih kepada ketidakpercayaan terhadap sesuatu karena terdapat kemungkinan ketidak benaran.

    ReplyDelete
  7. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Falibilisme merupakan tesis epistemologis. Fabilisme memiliki doktrin yang berpandangan bahwa semua pengetahuan/teori/pandangan/tesis/dsb bisa salah. Doktrin ini menunjukkan bahwa suatu pengetahuan tidak dapat dipastikan secara mutlak dan konklusif, selalu terdapat keraguan di dalam suatu pengetahuan, terutama pada ilmu-ilmu empiris. Oleh karenanya, suatu fakta baru dapat membatalkan sebuah teori lama. Karena itu mereka mengharapkan suatu pengetahuan menjadi seakurat mungkin. Doktrin ini penting bagi ilmu pengetahuan, karena ilmu pengetahuan mencari validitas kebenaran.

    ReplyDelete
  8. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Falibilisme adalah doktrin filosofis yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah. Beberapa fasibilis bahkan berkata bahwa kepastian mutlak pengetahuan itu tidak mungkin. Doktrin ini biasanya dikaitkan dengan Charles Sanders Peirce, John Dewey, dan pragmatis lainnya, tetapi gagasan semacam ini sudah dapat ditemui dalam pandangan-pandangan filsuf kuno seperti Xenophanes, Socrates, dan Plato. Falibilisme lebih condong kepada anggapan kaum empirisis bahwa ilmu pengetahuan tidak dapat memberikan gambaran yang pasti tentang objek penelitiannya. Berbeda dengan kaum rasionalis yang beranggapan bahwa kebenaran sebagai keteguhan bersifat pasti benar

    ReplyDelete
  9. Budi Yanto
    1709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Falibilisme adalah paham yang meragukan kebenaran ilmiah (ilmu pengetahuan selalu bisa salah) namun sekaligus juga menganggap dan mengakui kebenaran ilmu pengetahuan serta metode ilmu pengetahuan adalah satu-satunya metode yang dapat dipercaya dalam menyampaikan pikiran. falibilisme ini yaitu disebabkan oleh metode ilmiah yang bersifat tidak pasti dan dikarenakan objek ilmu pengetahuan yang real ini selalu berubah-ubah. sehingga pengetahuan akan terus diperbaharuhi sesuai dengan kebenaran yang lebih rasional dan objektif serta berlaku universal sesuai perkembangan jaman. Jaman filsafat kegelapan mengatakan bahwa bumi sebagai pusat tata surya, namun setelah N Copernicus dan pada jaman modern sekarang mengatakan bahwa matahari sebagai pusat tata surya. Pada jaman modern sekarang atau sejak 2006 Pluto bukan dianggap sebagai planet bagian dari tata surya tetapi melainkan hanya benda langit saja.

    ReplyDelete
  10. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P.Matematika/A/2016

    Fallibisme merupakan paham yang meragukan segala sesuatu yang bersifat mutlak, seperti kebenaran sebuah ilmu pengetahuan. Paham ini memandang kebenaran atas segala sesuatu bersifat relatif. Paham ini beranggapan tidak ada segala sesuatu yang mutlak benar, dan masih ada sisi-sisi lain yang diragukan atas kebenarannya. Paham sangat berperan dalam perkembangan ilmu pengetahuan pada zaman Renaissance atau zaman pencerahan Eropa. Karena dengan paham ini, sebuah pengetahuan baru selalu dikoreksi sehingga perkembangan ilmu dapat selalu terjaga dan dapat dipertanggung jawabkan.

    ReplyDelete
  11. Martalia Ardiyaningrum
    16701269002
    PEP Kelas A PPs UNY

    Fallibilism adalah prinsip filosofis bahwa manusia bisa saja salah tentang keyakinan mereka, harapan, atau pemahaman mereka tentang dunia.
    Dalam arti yang paling umum digunakan istilah, fallibilism terdiri dari bersikap terbuka terhadap bukti baru yang akan bertentangan dengan beberapa kadaanan sebelumnya atau keyakinan, Dan "setiap klaim dibenarkan hari ini mungkin perlu direvisi atau ditarik di terang bukti baru, argumen baru, dan pengalaman baru." Artinya, kebenaran saat ini bisa tidak berlaku di masa yang akan datang, jika ditemukan ketidaksesuaian yang didukung dengan pembuktian-pembuktian baru. Demikian yang saya peroleh dari membaca materi falibilism.

    ReplyDelete
  12. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Falibilisme adalah doktrin filosofis yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah. Beberapa fasibilis bahkan berkata bahwa kepastian mutlak dari pengetahuan itu sifatnya tidak mungkin. Falibilisme sendiri berupa sikap kritis yang meragukan kebenaran ilmiah dari ilmu pengetahuan. Paham ini menyatakan bahwa ilmu pengetahuan selalu bisa salah namun sekaligus juga menganggap dan mengakui kebenaran ilmu pengetahuan serta metode ilmu pengetahuan adalah satu-satunya metode yang dapat dipercaya dalam menyampaikan pikiran.

    ReplyDelete
  13. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Falibilisme adalah doktrin filosofis yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah. Beberapa fasibilis bahkan berkata bahwa kepastian mutlak pengetahuan itu tidak mungkin. Doktrin ini biasanya dikaitkan dengan Charles Sanders Peirce, John Dewey, dan pragmatis lainnya, tetapi gagasan semacam ini sudah dapat ditemui dalam pandangan-pandangan filsuf kuno seperti Xenophanes, Socrates, dan Plato. alibilisme adalah suatu pengakuan dalam filsafat ilmu pengetahuan bahwa ilmu pengetahuan tidak akan pernah memberikan suatu formulasi final dan absolut tentang seluruh universum. Falibilisme adalah sebuah sikap kritis yang meragukan kebenaran ilmiah (ilmu pengetahuan selalu bisa salah) namun sekaligus juga menganggap dan mengakui kebenaran ilmu pengetahuan serta metode ilmu pengetahuan adalah satu-satunya metode yang dapat dipercaya dalam menyampaikan pikiran. Falibilisme lebih condong kepada anggapan kaum empirisis bahwa ilmu pengetahuan tidak dapat memberikan gambaran yang pasti tentang objek penelitiannya. Berbeda dengan kaum rasionalis yang beranggapan bahwa kebenaran sebagai keteguha bersifat pasti benar

    ReplyDelete
  14. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Berdasarkan link yang dibagikan di atas Fallibilism adalah prinsip filosofis bahwa manusia bisa saja salah tentang keyakinan mereka, harapan, atau pemahaman mereka tentang dunia. Fallibilism adalah tesis epistemologis bahwa tidak ada keyakinan (teori, pandangan, tesis, dan sebagainya) yang pernah dapat secara rasional didukung atau dibenarkan secara konklusif. Selalu, tetap ada keraguan mungkin untuk kebenaran keyakinan. Fallibilism berlaku bahwa penilaian bahkan klaim terbaik-bercokol sains dan terbaik-dicintai views akal sehat masyarakat.

    ReplyDelete
  15. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Fallibilism adalah prinsip filosofis bahwa manusia bisa saja salah tentang keyakinan, harapan, atau pemahaman mereka tentang dunia, namun masih dapat dibenarkan dengan mencari pembenaran yang sesungguhnya. Yaitu bersikap terbuka terhadap bukti baru yang akan menyangkal beberapa sebelumnya memegang posisi atau kepercayaan yang di anggap salah tersebut. Dengan adanya bukti-bukti baru, maka akan jelaslah bahwa pengetahuan yang kita yakini atau percayai itu adalah salah.

    ReplyDelete
  16. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  17. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Fallibism dapat diartikan sebagai prinsip filosofis yang beranggapan bahwa manusia bisa salah dalam segala hal. Keyakinan, harapan atau pemahaman bisa saja salah tentang dunia. Tidak ada yang rasional secara empiris. Karena selalua ada keraguan terhadap apa yang diyakini.

    ReplyDelete
  18. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Falibilisme adalah doktrin filosofis yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah. Berdasarkan link yang dibagikan di atas Fallibilism adalah prinsip filosofis bahwa manusia bisa saja salah tentang keyakinan mereka, harapan, atau pemahaman mereka tentang dunia. Fallibilism adalah tesis epistemologis bahwa tidak ada keyakinan (teori, pandangan, tesis, dan sebagainya) yang pernah dapat secara rasional didukung atau dibenarkan secara konklusif. Selalu, tetap ada keraguan mungkin untuk kebenaran keyakinan.

    ReplyDelete
  19. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Fallibilism merupakan sebuah paham dimana kita dapat mengetahui sesuatu, tetapi kita tidak akan pernah mempunyai pengetahuan pasti sebagaimana pandangan kaum dogmatis . Filosofi fallibilistik memandang sains senantiasa berada dalam gerak (posture) dan tidak diam. Belajar pengetahuan selalu bersifat terbuka untuk berubah dan bukannya final, bersifat relatif dan bukannya absolut, bersifat mungkin daripada pasti. Modal kerja aliran ini mengkaji pergeseran-pergeseran, melakukan cek dan re-cek, sekalipun hasil yang dicapai selalu saja akan bersifat tentatif.

    ReplyDelete
  20. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Fallibilism menyatakan bahwa tidak ada pembenaran konklusif dan tidak ada kepastian rasional untuk setiap keyakinan atau tesis kita. Istilah "fallibilism" berasal dari abad kesembilan belas oleh filsuf Amerika Charles Sanders Peirce. Fallibilism menunjukkan bahwa sebuah pengetahuan tidak bisa dipastikan dengan sepasti-pastinya. Selalu terdapat keraguan dalam sebuah pengetahuan. Dalam fallibilisme sesuatu dianggap tidak mutlak benar dan bisa salah. Karenannya suatu pengetahuan itu selalu diragukan kebenarannya.

    ReplyDelete
  21. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum
    Link Wikipedia… diatas menjelaskan Fallibilism adalah prinsip filosofis bahwa manusia bisa saja salah tentang keyakinan mereka, harapan, atau pemahaman mereka tentang dunia. Dalam hal pengetahuan Falibilisme berarti semua pengetahuan bisa salah. Beberapa fasibilis bahkan berkata bahwa kepastian mutlak pengetahuan itu tidak mungkin. Saya kira ada ruang dimana konsep fasibilisme tidak dapat diterima misal keyakinan akan adanya tuhan dan segala kemahakuasaanya termasuk masalah dunia, maka dunia sendiri akan menerima sebagai kebenaran mutlak dan tidak mungkin salah.

    ReplyDelete
  22. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    Fallibilism is the philosophical doctrine that absolute certainty about knowledge is impossible, or at least that all claims to knowledge could, in principle, be mistaken. Unlike Scepticism (the doctrine that true knowledge is by definition uncertain), Fallibilism does not imply the need to abandon our knowledge, in that it holds that we need not have logically conclusive justifications for what we know. Rather, it is an admission that, because empirical knowledge can always be revised by further observation, then any of the things we take as knowledge might possibly turn out to be false.

    ReplyDelete
  23. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    Fallibilism is the philosophical doctrine that absolute certainty about knowledge is impossible, or at least that all claims to knowledge could, in principle, be mistaken. Unlike Scepticism (the doctrine that true knowledge is by definition uncertain), Fallibilism does not imply the need to abandon our knowledge, in that it holds that we need not have logically conclusive justifications for what we know. Rather, it is an admission that, because empirical knowledge can always be revised by further observation, then any of the things we take as knowledge might possibly turn out to be false.

    ReplyDelete
  24. Segala sesuatu bisa saja salah, tidak ada yang benar mutlak. Mungkin ada kemiripan antara Falibillisme dan Relativisme..
    Kemutlakan kebenaran hanya milik Allah SWT, sementara apapun yang dibuat manusia, sebagus apapun itu, sesempurna apapun itu, pasti ada salahnya. Sehingga tidak mengherankan selalu ada inovasi, kreativitas memperbaiki dari waktu ke waktu agar tidak terjadi mitos...

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP S3 (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  25. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Falibilisme adalah sebuah sikap kritis yang meragukan kebenaran ilmiah (ilmu pengetahuan selalu bisa salah) namun sekaligus juga menganggap dan mengakui kebenaran ilmu pengetahuan serta metode ilmu pengetahuan adalah satu-satunya metode yang dapat dipercaya dalam menyampaikan pikiran. Falibilitas pengetahuan ilmiah, selain disebabkan oleh metode ilmiah, juga terjadi karena objek ilmu pengetahuan yang real sekaligus juga berubah-ubah. Jadi pengetahuan itu sifatnya tidak benar mutlak kadang bisa juga salah karena pengetahuan itu kadang berubah-ubah tergantung pemikiran dari masing-masing orang dan bukit-bukti yang empiris.

    ReplyDelete
  26. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016



    Falibilisme adalah doktrin filosofis yang menyatakan bahwa semua pengetahuan bisa salah. Kepastian mutlak pengetahuan itu tidak mungkin. Falibilisme memandang bahwa kebenaran dari pengetahuan itu bersifat relatif tergantung pada pikiran seseorang yang didasarkan pada ruang dan waktu. Secara garis besar, semua pengetahuan itu bersifat tidak mungkin benar.

    ReplyDelete
  27. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Fallibisme memandang bahwa setiap manusia dapat melakukan kesalahan. Adapun dalam hal pengetahuan, fallibisme menganggap bahwa pengetahuan bisa jadi tidak tepat karena tidak berdasar kepada metode ilmiah. Pengetahuan dapat diragukan kebenarannya, apalagi pengetahuan yang berasal dari pengetahuan empiris. Sehingga, kebenaran ilmu pengetahuan bersifat fluktuatif dari kondisi sekarang ke kondisi masa depan.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  28. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B
    Ilmu pengeathuan dianggap berasal dari dua sumber, yaitu sebagai konsekuensi metode ilmu pengetahuan dan objek ilmu pengetahuan. Dan falibilisme memiliki doktrin filsafah, yaitu memandang bahwa semua pengetahuan bisa salah. Beberapa fasibilis bahkan berkata bahwa kepastian mutlak pengetahuan itu tidak mungkin

    ReplyDelete
  29. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Para filsuf menyangkal tentang kebenaran bersifat tidak mutlak. Doktrin itu datang dari berbagai meditasi yang panjang. Dengan analitik dan empirik. Berdasarkan hal tersebut, maka tentu sikap itupun kita nyatakan dalam pandangan falibilis ini sebagai kesalahan. Kita katakan bahwa ini juga salah. Menurut strukturnya kebenaran, tentu hal terkecil dari struktur itu pasti banyak kesalahannya, tetapi dalam struktur absolut hal itu tidak dapat dibenarkan. Dan keterbatasan kemampuan manusia tidak dapat dibenarkan dalam hal ini.

    ReplyDelete
  30. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Fallibilisme merupakan pandangan yang mengatakan bahwa manusia bisa salah. Dalam fallibilisme sesuatu dianggap tidak mutlak benar dan bisa salah. Karena nya suatu pengetahuan itu meragukan. Terutama pada ilmu empiris. Dalam ilmu empiris sesuatu fakta baru bisa membatalkan sebuah teori lama. Dan karena fakta baru itu belum muncul maka bisa jadi pengetahuan sekarang salah.

    ReplyDelete
  31. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Falibilisme adalah suatu paham yang tidak percaya akan adanya kebenaran secara mutlak dimana dari sudut pandang falibilis menganggap bahwa segala sesuatu bisa saja salah sehingga tidak akan mungkin diperoleh pengetahuan secara pasti dan sebenar-benarnya. Misalnya saja sebuah teori, kita tidak bisa memastikan bahwa kebenaran suatu teori itu bersifat pasti dan final karena ada kemungkinan akan muncul teori baru yang mampu menggantikan teori tersebut. Contohya dalam dunia matematika teori himpunan lengkap Hilbert yang konsisten berdasarkan aksioma-aksioma dapat dibantah oleh Godel lewat teorema ketaklengkapan Godel yang menganggap adalah tidak mungkin dapat menghitung himpunan secara keseluruhan dan konsisten.

    ReplyDelete
  32. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Falibilisme adalah suatu sikap kritis terhadap kebenaran ilmu pengetahuan, namun sekaligus juga menganggap bahwa metode ilmu pengetahuan adalah yang paling dapat dipercaya sebagai sebuah metode yang dapat menjelaskan suatu pengetahuan secara benar. Alasan adanya falibilisme ini yaitu disebabkan oleh metode ilmiah yang bersifat tidak pasti dan dikarenakan objek ilmu pengetahuan yang real ini selalau berubah-ubah. Namun, sekalipun kita harus mempunyai kesadaran akan falibilisme ini, kita harus tetap optimis dan memandang kesalahan ilmu pengetahuan dengan cara yang lebih moderat. Yakni, sebagai sebuah tantangan untuk terus mencari kebenaran yang baru. Dengan demikian akan tercipta sutu falibilisme moderat yang akan semakin membawa kita kepada kebenaran.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  33. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Falibilisme (falibilism) diartikan sebagai bentuk relativisme internal bahwa setiap orang membawa kenisbian, tidak mutlak, dan tidak menang sendiri. Doktrin ini biasanya dikaitkan dengan Charles Sanders Peirce, John Dewey, dan pragmatis lainnya, tetapi gagasan semacam ini sudah dapat ditemui dalam pandangan-pandangan filsuf kuno seperti Xenophanes, Socrates, dan Plato

    ReplyDelete
  34. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Fallibilism memberitahu kita bahwa tidak ada pembenaran konklusif dan tidak ada kepastian rasional untuk setiap keyakinan atau tesis. Istilah ini pertamakali digunakan filsuf CS Pierce. Fallibilisme adalah prinsip filosofis bahwa manusia bisa salah. Istilah ini diambil dari kata latin abad tengah Fallibilis. Konsep ini sangat penting bagi ilmu pengetahuan, ini dikarenakan ilmu pengetahuan mencari validitas kebenaran. Beberapa epistemologists telah mengambil fallibilism menyiratkan sikap skeptis.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  35. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    PEP B 2016

    Aliran fallibisme menyatakan bahwa semua pengetahuan yang telah ada bisa saja salah. Beberapa fasibilis bahkan berkata bahwa kepastian mutlak pengetahuan itu tidak mungkin. Jadi pada intinya pengetahuan dan pengalaman yang telah didapat dalam kehidupan selama ini bisa saja salah.

    ReplyDelete
  36. pemahaman sya tentang Fallibilisme merupakan prinsip filosofis bahwa manusia bisa salah. bahwa segala sesuatu itu memiliki kemungkinan dapat menjadi salah dan dapat dibenarkan. Sehingga tidak mutlak benar karena kemungkinan keraguan selalu ada.

    M Saufi Rahman
    PEP Kelas A
    16701261024

    ReplyDelete
  37. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Fallibilism adalah doktrin filsafat bahwa kepastian mutlak tentang pengetahuan adalah tidak mungkin, atau setidaknya bahwa semua klaim pengetahuan pada prinsipnya bisa saja keliru. Tidak seperti Skeptisisme (doktrin bahwa pengetahuan yang benar adalah dengan definisi pasti), Fallibilism tidak berarti harus meninggalkan pengetahuan kita, dalam hal ini, dapat berarti bahwa kita tidak perlu pembenaran logis konklusif untuk apa yang kita ketahui. Sebaliknya, dapat dinyatakan bahwa, karena pengetahuan empiris selalu bisa direvisi oleh pengamatan lebih lanjut, maka salah satu hal yang kita ambil sebagai pengetahuan bisa saja berubah menjadi palsu.

    ReplyDelete
  38. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Beberapa penganut falibilisme memeberikan pengecualian terhadap pengetahuan atau hal-hal aksioamatik atau aximatically true (seperti pengetahuan matematika dan logika); penganut paham falibilisme yang lain malah beranggapan bahwa bahkan jika sistem aksiomatik merupakan kesempurnaan (infallible), sebagai manusia kita masih dapat mengalami kesalahan (error) ketika bekerja dalam sistem tersebut. Sebagai tambahan, teorema ketidaklengkapan Kurt Gödel (1906-1978) dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa sebenarnya tidak mungkin untuk menemukan himpunan aksioma yang konsisten dan lengkap untuk semua hal dalam matematika, dan bahkan matematika juga memiliki paradoks seperti Paradoks Tukang Cukur oleh Bertrand Russell.

    ReplyDelete
  39. 16701251016
    PEP B S2

    Diberbagai hal doktrin sangat dibutuhkan dalam menggiring suatu opini yang kemudian masuk dalam proses berfikir terhadap sesuatu benar atau salahkah. Fallibism adalah cara berfikir terhadap sesuatu yang belum tentu keyakinan atau kepercayaan yang kita anut adalah benar, tapi bisa juga salah. Namun terlepas dari konteks spiritual, kontek spiritual yang sebenarnya adalah keyakinan atau kepercayaan yang hakiki, jika yang dikatakan benar maka lakukan, jika tidak baik dan dilarang maka tinggalkan.

    ReplyDelete
  40. Asumsi kebenaran yang disintetiskan dalam pemikiran manusia adalah tidak terlepas dari ruang dan waktu. Jika sekarang dalam kontek ruang dan waktu yang menyatakan bahwa matahari terbit pada pagi hari disebelah timur, dan tenggelam di waktu senja pada sore hari. Konteks tersebut adalah menurut waktu dan ruang yang berlaku pada saat itu adalah benar. Namun kelak kebenaran dari keyakinan tersebut bisa saja salah, dan bisa pula berubah karena dari kebenaran yang hakiki menghendaki suatu masa untuk berakhir, yaitu kiamat. Mungkin matahari tidak hanya terbit dari timur, bisa jadi berbaalik arah dengan kebenaran yang ada pada waktu itu

    ReplyDelete
  41. Keberadan fikiran yang dapat dikatakan sebagai dualistik benar atau salah ini bukan semata mata di samakan dengan pola perilaku dengan segala keraguan. Namun sebagai bentuk antisipasi terhadap segala kemungkinan yang terjadi, oleh karena berkaitan juga dengan perkembangan jaman yang mana ilmu yang ada terus berjembang, teori yang dulu ada mulai ditinggalkan karena relevansinya sudah mulai berkurang dan dianggap tidak mungkin lagi untuk di lakukan.

    ReplyDelete
  42. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Fallibilisme dapat dipandang sebagai sesuatu yang belum tentu benar, sehingga tidak ada rasa percaya sepenuhnya terhadap ilmu. Bisa saja terdapat teori baru yang kontradiksi dengan teori lama. Berbeda dengan skeptisisme yang berusaha untuk mencari asal dari ilmu tersebut. Paham ini beranggapan tidak ada segala sesuatu yang mutlak benar, dan masih ada sisi-sisi lain yang diragukan atas kebenarannya. Falibilisme lebih condong kepada anggapan kaum empirisis bahwa ilmu pengetahuan tidak dapat memberikan gambaran yang pasti tentang objek penelitiannya. Berbeda dengan kaum rasionalis yang beranggapan bahwa kebenaran sebagai keteguhan bersifat pasti benar

    ReplyDelete
  43. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Fallibilism adalah tesis epistemologis bahwa tidak ada keyakinan (teori, pandangan, tesis, dan sebagainya) yang pernah dapat didukung rasional atau dibenarkan dengan cara meyakinkan. Selalu, tetap ada kemungkinan keraguan keyakinan akan kebenaran.Fallibilism adalah tesis epistemologis bahwa tidak ada keyakinan (teori, pandangan, tesis, dan sebagainya) yang pernah dapat didukung rasional atau dibenarkan dengan cara akal. Selalu, tetap ada kemungkinan keraguan keyakinan akan kebenaran.pengetahuan. Umumnya epstimologist melihat sebagai berpikir tentang pengetahuan dan pembenaran dengan cara yang relatif realistis - dengan mengakui realitas fallibilist kapasitas kognitif manusia, bahkan saat menampung mereka fallibilities dalam teori yang memungkinkan orang terus-menerus keliru untuk memiliki pengetahuan dan keyakinan dibenarkan.

    ReplyDelete
  44. Fallibilism adalah doktrin filsafat bahwa kepastian mutlak tentang pengetahuan tidak mungkin, atau setidaknya bahwa semua klaim pengetahuan bisa keliru pada prinsipnya. Tidak seperti Skeptisisme (doktrin bahwa pengetahuan yang benar adalah dengan definisi pasti). Fallibilism tidak berarti kebutuhan untuk meninggalkan pengetahuan kita, dalam hal ini menyatakan bahwa kita tidak perlu pembenaran logis konklusif untuk apa yang kita ketahui. Sebaliknya, itu adalah pengakuan bahwa, karena pengetahuan empiris selalu bisa direvisi oleh pengamatan lebih lanjut, maka salah satu hal yang kita ambil sebagai pengetahuan bisa saja berubah menjadi salah.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id