Dec 2, 2012

DIALECTICISM




Ass Wr Wb
Jika ingin mendalami DIALECTICISM, silahkan konek:

http://en.wikipedia.org/wiki/Dialectic

http://plato.stanford.edu/entries/dialectical-school/

http://plato.stanford.edu/entries/adorno/

http://www.newworldencyclopedia.org/entry/Dialectic

Wss Wr Wb
Marsigit

36 comments:

  1. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Dialektisisme adalah paham yang menyatakan bahwa ilmu terbentuk dari interaksi dialog antara pertanyaan dan jawaban dari beberapa unsur tanpa adanya sintesis atas pengalaman, logika dan realita. Jadi dialektisisme memandang bahwa semua yang terjadi dalam interaksi pembicaraan itu benar. Dialektisisme menurut Aristoteles adalah “Menyelidiki argumentasi-argumentasi yang bertitik tolak dari hipotesa atau putusan yang tidak pasti kebenarannya. Metode dialektika menurut Hegel adalah suatu metode atau cara memahami dan memecahkan persoalan atau problem berdasarkan tiga elemen yaitu tesa, antitesa dan sintesa. Tesa adalah suatu persoalan atau problem tertentu, sedangkan antitesa adalah suatu reaksi, tanggapan, ataupun komentar kritis terhadap tesa (argumen dari tesa). Dari dua elemen tersebut diharapkan akan muncul sintesa, yaitu suatu kesimpulan. Metode ini bertujuan untuk mengembangkan proses berfikir yang dinamis dan memecahkan persoalan yang muncul karena adanya argumen yang kontradiktif atau berhadapan sehingga dicapai kesepakatan yang rasional

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  2. NUR AZIZAH
    16709251017
    PMAT KELAS A PPS UNY 2016

    Dialektika berbicara tentang dua pikiran yang saling berlawanan namun dapat saling direlasikan dan diproseskan. Dialektik (Dialektika) berasal dari kata dialog yang berarti komunikasi dua arah, istilah ini telah ada sejak masa yunani kuno ketika diintrodusir pemahaman bahwa segala sesuatu berubah. Kemudian Hegel menyempurnakan konsep dialektika dan menyederhanakannya dengan memaknai dialektika ke dalam trilogi tesis, anti-tesis dan sintesis. Menurut Hegel tidak ada satu kebenaran yang absolut karena berlaku hukum dialektik, yang absolut hanyalah semangat revolusionernya (perubahan/pertentangan atas tesis oleh anti-tesis menjadi sintesis).

    ReplyDelete
  3. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Dialektika juga dikenal sebagai metode dialektika, adalah wacana antara dua atau lebih orang yang memegang sudut pandang yang berbeda tentang subjek tetapi ingin membangun kebenaran melalui argumen beralasan. Istilah ini dipopulerkan oleh dialog Socrates Plato tetapi tindakan itu sendiri telah menjadi pusat filsafat Eropa dan India sejak sejarah kuno. Dialektika tidak identik dengan perdebatan panjang. Sementara dalam teori debat belum tentu secara emosional diinvestasikan dalam sudut pandang mereka, di debat praktek sering menampilkan komitmen emosional yang mungkin mengaburkan penilaian rasional. Perdebatan dimenangkan melalui kombinasi membujuk lawan, membuktikan argumen seseorang yang benar, atau membuktikan argumen lawan yang salah.

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  5. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Dialectisism merupakan salah satu bentuk komunikasi. Secara sederhana, dialectisism dapat didefinisikan sebagai cara penyelesaian masalah melalui perdebatan.
    Apabila dikaitkan dengan spiritualism, ajaran dalam Islam melarang perdebatan kusir dan menganjurkan menghindarinya. Dan sebagai negara demokrasi, setiap orang berhak menyampaikan pendapatnya sehingga terjadilah banyak demo yang tak jarang menjadi ajang perdebatan antar golongan.
    Makna dialecticism disini bukanlah bentuk komunikasi negatif seperti yang dikemukakan di atas. Segala sesuatu ada caranya. Tergantung kita melakukan dnegan cara positif atau negatif. Lakukanlah komunikasi secara positif. Terlebih apabila menyelesaikan masalah, selesaikan masalah tanpa masalah.

    ReplyDelete
  6. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat Kelas B 2016
    Dialektik (Dialektika) berasal dari kata dialog yang berarti komunikasi dua arah. Dalam pembicaraan yang terus menerus dan mendalam diharapkan orang dapat menyelesaikan probelem yang ada. Hegel menyempurnakan konsep dialektika dan menyederhanakannya dengan memaknai dialektika ke dalam trilogi tesis, anti-tesis dan sintesis atau Perubahan/pertentangan atas tesis oleh anti-tesis menjadi sintesis. Aristoteles mengatakan bahwa dialektika adalah Menyelidiki argumentasi-argumentasi yang bertitik tolak dari hipotesa atau putusan yang tidak pasti kebenarannya.

    ReplyDelete
  7. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Dialektika bisa juga dirumuskan sebagai teori tentang persatuan hal-hal yang bertentangan. Contoh yang tepat untuk menjelaskan dialektika adalah dialog. Menurut para filsuf seperti Heraclitus, Hegel, dan Marx, dialektika mengacu pada gerakan konfliktual yang melekat pada realitas. Sedangkan menurut Socrates, Plato, dan tradisi skolastik yang diprakarsai oleh Aristoteles, dialektika mengacu pada pergerakan pikiran dalam mencari kebenaran.

    ReplyDelete
  8. Rizki Ayu Amalia
    13301241038
    Pendidikan Matematika A 2013

    Dialektika adalah Ilmu Pengetahuan tentang hukum yang paling umum yang mengatur perkembangan alam, masyarakat dan pemikiran. Sedangkan metode dialektis berarti investigasi dan interaksi dengan alam, masyarakat dan pemikiran. Dialektika mempelajari fenomena akan 'pergerakan' dan 'interrelasi' mereka, bukannya keterasingan dan kestatisannya. 'Pergerakan' dan 'interrelasi' (saling berhubungan) adalah dua prinsip paling general dari dialektika.

    ReplyDelete
  9. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Dialektisisme berasal dari kata dialek yang artinya adalah komunikasi dua arah (dialog). Tokoh dari dialektisisme salah satunya ialah Hegel, yang menyatakan bahwa kebenaran tidak ada yang bersifat absolut atau mutlak, karena kebenaran bersifat dialektik. Memang benar adanya bahwa segala sesuatu tidak ada yang benar secara absolut, karena yang benar secara absolut adalah Allah SWT.

    ReplyDelete
  10. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Dialektika adalah wacana antara dua atau lebih orang yang memegang sudut pandang yang berbeda tentang subjek tetapi ingin membangun kebenaran melalui argumen beralasan. Tujuan dari penalaran metode dialektika adalah resolusi perselisihan melalui diskusi rasional, dan, akhirnya, pencarian kebenaran. Salah satu cara untuk melanjutkan metode Sokrates adalah untuk menunjukkan bahwa hipotesis yang diberikan mengarah ke kontradiksi; dengan demikian, memaksa penarikan hipotesis sebagai calon kebenaran. Resolusi lain dialektis ketidaksepakatan adalah dengan menyangkal anggapan dari tesis bersaing dan antitesis; dengan demikian, melanjutkan ke sublation untuk sintesis.

    ReplyDelete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Dialektika merupakan suatu cara berpikir yang berpotensi menghasilkan penjelasan, tetapi dialektika itu sendiri bukan merupakan penjelasan. Dengan kata lain, dialektika adalah salah satu metode untuk mencapai penjelasan, tetapi bukan penjelasan itu sendiri. Dialektika ialah metode argumen untuk menyelesaikan perselisihan yang telah menjadi pusat filsafat Eropa dan India sejak jaman dahulu. Metode dialektika ialah wacana antara dua atau lebih orang yang memegang sudut pandang yang berbeda tentang suatu subjek, yang ingin menegakkan kebenaran dari materi dipandu oleh argumen beralasan. Dialektika memandang agama-agama lain beserta para penganutnya pada saat yang bersamaan secara negatif dan positif. Pandangan ini menganggap dalam semua agama terkandung unsur-unsur kebaikan dan kejahatan; kebenaran dan kesalahan; keagungan dan kenistaan.

    ReplyDelete
  13. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Filsafat yang diberi nama sesuai dengan aktifitasnya bertanya dinamakan dialektisisme. Socrates filsafatnya diperoleh dengan cara bertanya maka filsafatnya dinamakan dialektisisme. Dialektisisme merupakan sebuah proses yang terus menerus sehingga tidak akan tercipta kemandegan. Istilah dialektik (dialektika) telah ada sejak masa yunani kuno yang dipahami sebagai segala sesuatu berubah (panta rei). Dialektika dalam bahasa Yunani adalah dialesthai yang artinya dialog, yang bermakna adanya komunikasi dan interaksi antara dua hal yang berbeda, sehingga menghasilkan pengetahuan yang baru. Konsep dialektikal dari dunia dan perkembangannya dikembangkan pertama kali oleh filsuf Yunani, Heraclitus.

    ReplyDelete
  14. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Istilah dialektik (dialektika) telah ada sejak masa yunani kuno yang dipahami sebagai segala sesuatu berubah (panta rei). Dialektika dalam bahasa Yunani adalah dialesthai yang artinya dialog, yang bermakna adanya komunikasi dan interaksi antara dua hal yang berbeda, sehingga menghasilkan pengetahuan yang baru. Konsep dialektikal dari dunia dan perkembangannya dikembangkan pertama kali oleh filsuf Yunani, Heraclitus. Dia percaya bahwa segala sesuatu dalam alam ini berubah secara terus menerus dengan konstan dan saling berhubungan satu sama lain. Semua benda berubah pada bentuk yang berlawanan, seperti, dingin ke panas dan sebaliknya. Dan selalu menjadi baru, jadi "tidak dapat melangkah ke sungai yang sama", sebab pada langkah kedua, seseorang/sesuatu akan melangkah pada air/hal yang baru. Dan perubahan pada bentuk yang berlawanan ini adalah sebagai hasil dari perjuangan.

    ReplyDelete
  15. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Dialektika merupakan wacana antara dua atau lebih orang yang memegang sudut pandang yang berbeda tentang suatu subjek tetapi ingin membangun kebenaran melalui pertimbangan-pertimbangan mengenai perbedaan pandangan tersebut. Dialektika dipahami sebagai sesuatu yang hanya benar apabila dilihat dengan seluruh hubungannya. Dialektika sendiri diperoleh dengan cara bertanya sehingga pada akhirnya diperoleh penjelasan.

    ReplyDelete
  16. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Dialektika menurut Hegel adalah dua hal yang dipertentangkan lalu didamaikan, atau biasa dikenal dengan tesis (pengiyaan), antitesis (pengingkaran) dan sintesis (kesatuan kontradiksi). PENGIYAAN harus berupa konsep pengertian yang empiris indrawi. Pengertian yang terkandung di dalamnya berasal dari kata-kata sehari-hari, spontan, bukan reflektif, sehingga terkesan abstrak, umum, statis, dan konseptual. Pengertian tersebut diterangkan secara radikal agar dalam proses pemikirannya kehilangan ketegasan dan mencair. PENGINGKARAN adalah konsep pengertian pertama (pengiyaan) dilawan artikan,sehingga muncul konsep pengertian kedua yang kosong, formal, tak tentu, dan tak terbatas. Menurut Hegel, dalam konsep kedua sesungguhnya tersimpan pengertian dari konsep yang pertama. Konsep pemikiran kedua ini juga diterangkan secara radikal agar kehilangan ketegasan dan mencair. Kontradiksi merupakan motor dialektika (jalan menuju kebenaran) maka kontradiksi harus mampu membuat konsep yang bertahan dan saling mengevaluasi. KESATUAN KONTRADIKSI menjadi alat untuk melengkapi dua konsep pengertian yang saling berlawanan agar tercipta konsep baru yang lebih ideal.

    ReplyDelete
  17. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Dialektika merupakan wacana antara dua orang atau lebih yang berpegang pada sudut pandang yang berbeda-beda tentang subjek tetapi ingin membangun kebenaran melalui pendapat dengan alasan tertentu. Adapun tujuan dari metode dialektika adalah resolusi perselisihan melalui diskusi rasional yang dilakukan untuk mencari kebenaran. Socrates melanjutkan hal ini untuk memberikan arahan kepada hipotesis yang mengalami kontradiksi. Selain itu, dialektis juga menyangkal adanya ketidaksepakatan antara tesis dan antitesis.

    ReplyDelete
  18. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  19. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Dialektika (juga dialektika dan metode dialektik) adalah metode argumen untuk menyelesaikan perselisihan yang telah menjadi pusat filsafat Eropa dan India sejak jaman dahulu. Kata dialektika berasal di Yunani kuno, dan dipopulerkan oleh Plato dalam dialog Socrates. Metode dialektik adalah wacana antara dua atau lebih orang yang memegang sudut pandang yang berbeda tentang suatu subjek, yang ingin menegakkan kebenaran dari materi dipandu oleh argumen beralasan.

    ReplyDelete
  20. Dialektika Istilah tidak identik dengan perdebatan panjang. Sementara dalam teori debat tidak selalu emosional diinvestasikan dalam sudut pandang mereka, dalam debat prakteknya sering menampilkan komitmen emosional yang dapat mempengaruhi penilaian rasional. Perdebatan dimenangkan melalui kombinasi membujuk lawan, membuktikan argumen seseorang yang benar, atau membuktikan argumen lawan salah. Perdebatan tidak selalu membutuhkan segera mengidentifikasi pemenang atau pecundang, pemenang namun jelas sering ditentukan oleh baik hakim, juri, atau dengan konsensus kelompok. Dialektika panjang juga tidak identik dengan retorika istilah, metode atau seni wacana yang berusaha untuk membujuk, menginformasikan, atau memotivasi penonton Konsep., Seperti "logos" atau daya tarik rasional, "pathos" atau daya tarik emosional, dan "etos" atau banding etika, sengaja digunakan oleh retorika untuk membujuk penonton.

    ReplyDelete
  21. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Dialektika berarti komunikasi dua arah. Menurut Hegel tidak ada satu kebenaran yang absolut karena berlaku hukum dialektik, yang absolut hanyalah semangat revolusionernya. Dialektika jangka tidak identik dengan perdebatan panjang. Sementara dalam teori debat belum tentu secara emosional diinvestasikan dalam sudut pandang mereka, di debat praktek sering menampilkan komitmen emosional yang mungkin mengaburkan penilaian rasional. Perdebatan dimenangkan melalui kombinasi membujuk lawan, membuktikan argumen seseorang yang benar, atau membuktikan argumen lawan yang salah.

    ReplyDelete
  22. Teori Dialektika ini digunakan oleh Karl Marx untuk tujuan politknya. Teori Dialektika Hegel tentang Tesis, Antitesis dan Sintesis, dikembangkan dalam bentuk yang lain. Dalam kemasan politik dan dilarang pendiskusiannya pada beberapa era pemerintahan yang lalu.
    Sebuah gagasan awalnya murni, dan bisa saja dimodifikasi dalam bentuk lain sesuai dengan tujuan sang modifikator untuk mencapai tujuannya, dalam hal ini adalah tujuan politiknya.

    ReplyDelete
  23. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Dialectism atau dialektika berhubungan dengan percakapan dua orang atau lebih terhadap suatu hal untuk menemukan suatu kebenaran dengan argument rasional yang beralasan kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Percakapan tersebut diawali dari dua hal yang berbeda sudut pandang untuk menemukan suatu kebenaran diantara keduanya. Hal penting dari dialektika ini adalah keterlibatan akal, ilmu, dan logika untuk mencapai suatu kebenaran, bukan hanya sekedar pembenaran. Hal yang dikedepankan dalam dialektika adalah rasionalitas bukan emosionalitas. Hasil dari dialektika yang diharapkan adalah suatu kebenaran atas segala rasionalitas dan logika terhadaop suatu perbedaan sudut pandang dua orang atau lebih.

    ReplyDelete
  24. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Pada abad 19, seorang filsuf Jerman, Hegel, Berhasil menemukan semua hukum dasar dialektika, dengan studinya tentang Logika. Dari pandangan Hegel tentang dialektika, Marx tidak puas terhadap dialektika Hegel yang berpusat pada ide/roh. Marx kemudian membangun pemikiran yang lebih baik dari gurunya tersebut. Karena baginya dialekta Hegel terlalu abstrak dan tidak menyentuh realitas konkret. Dalam pandangannya, filsafat tidak boleh statis, tetapi harus aktif membuat perubahan-perubahan karena yang terpenting adalah perbuatan dan materi, bukan ide-ide. Marx membalik dialektika ide Hegel menjadi dialetika materi.

    ReplyDelete
  25. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Dialektika merupakan metode atau cara memahami suatu dengan melakukan dialog. Dialog berarti komunikasi dua arah, ada seseorang berbicara dan ada seseorang lain yang mendengarkan. Dalam pembicaraan yang terus menerus dan mendalam diharapkan orang dapat menyelesaikan probelem yang ada. Metode dialektika menurut Hegel adalah suatu metode atau cara memahami dan memecahkan persoalan atau problem berdasarkan tiga elemen yaitu tesa, antitesa dan sintesa.

    ReplyDelete
  26. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Sebagaimana dijelaskan dalam salah satu link diatas (https://en.wikipedia.org/wiki/Dialectic) meski dialektika merupakan wacana antara dua atau lebih orang dengan sudut pandang berbeda tentang subyek namun dia tidak identic dengan perdebatan panjang yang mengaburkan obyektifitas sudut pandang mereka tentang subyek dan penilaian rasional mereka terhadap subyek. maka perdebatan yang sering dipraktekkan sekarang harus berangkat dari metode dialektika para filsuf sebagaimana dijelaskan dalam link-link diatas.

    ReplyDelete
  27. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    In brief, the term used to describe a method of philosophical argument that involves some sort of contradictory process between opposing sides. In what is perhaps the most classic version of “dialectics”, the ancient Greek philosopher, Plato (see entry on Plato), for instance, presented his philosophical argument as a back-and-forth dialogue or debate, generally between the character of Socrates, on one side, and some person or group of people to whom Socrates was talking (his interlocutors), on the other. In the course of the dialogues, Socrates’ interlocutors propose definitions of philosophical concepts or express views that Socrates challenges or opposes.

    ReplyDelete
  28. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    In brief, the term used to describe a method of philosophical argument that involves some sort of contradictory process between opposing sides. In what is perhaps the most classic version of “dialectics”, the ancient Greek philosopher, Plato (see entry on Plato), for instance, presented his philosophical argument as a back-and-forth dialogue or debate, generally between the character of Socrates, on one side, and some person or group of people to whom Socrates was talking (his interlocutors), on the other. In the course of the dialogues, Socrates’ interlocutors propose definitions of philosophical concepts or express views that Socrates challenges or opposes.

    ReplyDelete
  29. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016


    Dialektisme atau dialektika menjelaskan alam khususnya mempelajari fenomena akan yang mengalamai pergerakan, bukan yang statis. Pandangan dialektis mengakui prinsip interkoneksi universal dan interrelasi dan menempatkan konsep isolasi dalam konteks tersebut. Pandangan dialektika tidak membatasi arti isolasi. Dia mengakui prinsip universal dari interkoneksi (saling berhubungan) dan interelasi, serta menempatkan konsep isolasi di dalamnya. Dialektika bukanlah hasil penemuan dari pemikiran manusia tapi muncul secara independen dari pemikiran alam dan masyarakat. Dialektika menemukan maksud dari fungsi dan perkembangan suatu materi, dan metode dialektis memberikan inti pengertian akan perkembangan alam, masyarakat dan pemikiran.

    ReplyDelete
  30. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Dialektisisme merupakan faham filsafat yang berpendapat bahwa sebuah pengetahuan dapat berawal dari sebuah pertanyaan dan jawaban. Dialektika berarti sesuatu itu hanya benar apabila dilihat dengan seluruh hubungannya. Dialektika bisa juga dirumuskan sebagai teori tentang persatuan hal-hal yang bertentangan. Contoh yang tepat untuk menjelaskan dialektika adalah dialog. Dalam setiap dialog, terdapat sebuah tesis, yang kemudian melahirkan anti-tesis, dan selanjutnya muncul sintesis. Proses demikian berulang terus menerus.

    ReplyDelete
  31. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Dialektik (Dialektika) berasal dari kata dialog yang berarti komunikasi dua arah, istilah ini telah ada sejak masa yunani kuno ketika diperkenalkan pemahaman bahwa segala sesuatu berubah. Kemudian Hegel menyempurnakan konsep dialektika dan menyederhanakannya dengan memaknai dialektika ke dalam trilogi tesis, anti-tesis dan sintesis. Menurut Hegel tidak ada satu kebenaran yang absolut karena berlaku hukum dialektik, yang absolut hanyalah semangat revolusionernya (perubahan/pertentangan atas tesis oleh anti-tesis menjadi sintesis).

    Dalam Islam tidak dikenal antitesis sebagai lawan yang harus diciptakan dari tesis. Islam mewajibkan ishlah (perbaikan) atau mengembalikan kepada trek yang benar atau mengembalikan kepada hukum-hukum Allah (al-Haq) jika terjadi kecenderungan manusia menuju al-Batil serta jika terjadi dialektika dikalangan umat, bukan membuat sintesa yang memungkinkan mengakomudir keduanya yang jelas dilarang dalam islam. Tashlih (perbaikan) bukanlah sintesa, tashlih adalah upaya mengembalikan sesuatu perkara kepada tempatnya, kepada hukum-hukumnya yang Haq jika sesuatu cenderung kepada al-Batil. Mensintesa ada tiga kemungkinan, memenangkan, mengalahkan, atau mengakomodir keduanya. Maka mensintesa antara dua perkara yang berkonflik adalah perkara yang terlarang. (https://stoenitself.wordpress.com/2012/06/10/islam-tidak-mengenal-dialektika-hegel/)

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  32. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Dialektisisme atau aliran dialektisi dikenal juga dengan sebutan mazhab nama-nama. Aliran ini dipelopori oleh orang-orang yang ahli dalam bidang debat dan pidato. Mereka menyalurkan kepandaiannya kepada rakyat. Mazhab ini tertarik dengan adanya perbedaan antara apa yang mereka sebut dengan nama-nama dengan fakta yang nyata. Jadi filsafat yang diberi nama sesuai dengan aktivitasnya bertanya dinamakan dialektisisme atau dialecticism.

    ReplyDelete
  33. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    #Bismillahirrahmanirrahim
    Istilah dialektik ini telah ada sejak masa yunani kuno. Dialektik (Dialektika) berasal dari kata dialog yang berarti komunikasi dua arah. Seorang filsuf, Hegel, menyempurnakan konsep dialektika dan menyederhanakannya dengan memaknai dialektika ke dalam trilogi tesis, anti-tesis dan sintesis. Menurut Hegel tidak ada satu kebenaran yang absolut karena berlaku hukum dialektik, yang absolut hanyalah semangat revolusionernya. Perubahan atau pertentangan atas tesis oleh anti-tesis menjadi sintesis.

    ReplyDelete
  34. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    #Bismillahirrahmanirrahim
    Melihat pandangan hegel bahwa, kebenarna absolut adalah perubahan atau pertentangan atas tesis oleh anti-tesis menjadi sintesis. Anggapan pengetahuan yang sebenarnya melalui cara menyelisihi atas kepercayaan yang ada kemudian ditelaah menggunakan pandangan ketidakpastian dari tesis anti tesis, atau anti tesis, anti tesis, sehingga menjadi pengetahuan yang disebut sintesis. Artinya, penengetahuan itu mutlak menjadi kepercayaan jika sudah melalui pembenaran-pembenaran yang masif.

    ReplyDelete
  35. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Dialektik berasal dari kata dialog yang berarti komunikasi dua arah. Istilah ini telah ada sejak masa yunani kuno. Kemudian Hegel menyempurnakan konsep dialektika dan menyederhanakannya dengan memaknai dialektika ke dalam trilogi tesis, anti-tesis dan sintesis. Tesis adalah membangun suatu pernyataan tertentu. Antitesis adalah suatu pernyataan argumentatif yang menolak tesis. Dan sintesis adalah upaya untuk mendamaikan tegangan antara tesis dan antitesis.

    ReplyDelete
  36. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Peninggalan pemikiran Socrates yang paling penting ada pada cara dia berfilsafat dengan mengejar satu definisi absolut atas satu permasalahan melalui satu dialektika. Pengejaran pengetahuan hakiki melalui penalaran dialektis menjadi pembuka jalan bagi para filsuf selanjutnya. Manusia menjadi objek filsafat yang penting setelah sebelumnya dilupakan oleh para pemikir hakikat alam semesta. Pemikiran tentang manusia ini menjadi landasan bagi perkembangan filsafat etika dan epistemologis di kemudian hari (wikipedia).

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id