Dec 1, 2012

Analytic Philosophy


Ass Wr Wb
Jika ingin membaca lebih lanjut Filsafat Analitik, bisa akses ke:




Wss Wr Wb

Marsigit

38 comments:

  1. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb


    Salah satu perkembangan terbaru dalam ilmu filsafat disebut “Filsafat Analitik”. Filsafat analitik bukan suatu filafat sistematik sebagaimana idealism, realism, atau pragmatism. Kebanyakan ahli filsafat analitik bekerja dengan hati-hati untuk menanggalkan identitas sebagai filsafat sistematis, mereka berpendapat bahwa pendekatan sistem dalam filsafat lebih banyak membawa masalah daripada memberikan solusi kepada masalah-masalah manusia. Filsafat analitik mungkin lebih baik dilihat sebagai suatu pemberontakan terhadap tujuan dan metode filsafat tradisional. Filsafat analitik bukan sebagai suatu bentuk aliran filsafat, tetapi lebih pada suatu pendekatan dalam berfilsafat.Filsafat analitik merupakan upaya untuk mengklarifikasi, menggunakan analisis, makna dari kalimat dan konsep. Filsafat analitis merupakan hal yang penting dalam dunia akademis. Pandangan utamanya adalah penolakan terhadap metafisika. Bagi mereka, metafisika tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Jadi filsafat analitik memang mirip dengan filsafat sains

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  2. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Filsafat analitik yaitu ilmu pengetahuan yang menganalisis konsep yang digunakan dalam ilmu secara sistematik. Merupakan esensi dari filsafat itu sendiri berfungsi sebagai analisis atas beberapa hal antara lain analisis atas masalah-masalah etik atau moral. Gerakan analitik dalam filsafat bukanlah suatu filsafat sistematik seperti idealisme dan pragmatisme .

    ReplyDelete
  3. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Analytic Philoshophy, telah berkembang sejak awal abad ke-20. Filsafat Analitik merupakan aliran filsafat yang muncul dari kelompok filsuf yang menyebut dirinya lingkaran Wina. Pandangan utama filsafat analitik adalah penolakan terhadap metafisika. Metafisika dianggap tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Oleh karena itu, filsafat analitik mirip dengan filsafat sains.

    ReplyDelete
  4. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    filsafat analitik (kadang-kadang filsafat analitis) adalah gaya filsafat yang menjadi dominan di negara-negara berbahasa Inggris pada awal abad ke-20. Di Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan Skandinavia, mayoritas departemen filsafat universitas saat ini mengidentifikasi diri mereka sebagai "analitik" departemen. Istilah filsafat analitis dapat merujuk pada salah satu hal, yaitu Prinsip logis-positivis yang tidak ada fakta khusus filosofis dan bahwa objek filsafat adalah klarifikasi logis dari pikiran. Ini mungkin berlawanan dengan fondasionalisme tradisional, yang menganggap filsafat menjadi ilmu khusus (yaitu disiplin ilmu) yang menyelidiki alasan mendasar dan prinsip-prinsip dari segala sesuatu. Akibatnya, banyak filsuf analitik telah dianggap pertanyaan mereka sebagai terus menerus dengan, atau bawahan, orang-orang dari ilmu alam. Ini adalah sikap yang dimulai dengan John Locke, yang menggambarkan karyanya sebagai yang dari "underlabourer" untuk prestasi ilmuwan alam seperti Newton. Selama abad kedua puluh, penganjur paling berpengaruh kelangsungan filsafat dengan ilmu pengetahuan adalah Willard Van Orman Quine.

    ReplyDelete
  5. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Filsafat analitik adalah pandangan yang menjunjung tinggi keilmiahan dari sesuatu. Sehingga sangat diperlukan melihat kenyataan dari sesuatu itu untuk mengungkap kebenarannya. Seperti halnya dalam bahasa, pengertian analitik adalah pengertian dari apa yang ada atau apa yang menempel dari sesuatu yang akan diartikan tersebut.

    ReplyDelete
  6. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Filsafat analitik adalah aliran dalam filsafat yang berpangkal pada sekelompok filsuf yang menyebut dirinya lingkaran Wina. Filsafat analitik menolak setiap bentuk filsafat yang berbau metafisik. Bagi mereka, metafisik tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Gerakan ini memusatkan perhatiannya pada bahasa dan upaya untuk menganalisis pernyataan seperti konsep, ungkapan kebahasaan, atau bentuk-bentuk logis. Tujuannya adalah untuk menemukan pernyataan-pernyataan yang berbentuk logis, ringkas, dan terbaik, yang cocok dengan fakta atau arti yang disajikan. Dengan kata lain, filsafat analitias merupakan suatu ungkapan yang merangkum semua karya filosofis abad ke 20 yang bersandar kuat pada teknik linguistik dan analisis logis.

    ReplyDelete
  7. Fitri Ayu Ningtiyas
    16709251037
    S2 P.Mat B UNY 2016

    Filsafat analitik adalah aliran filsafat yang muncul dari kelompok filsuf yang menyebut dirinya lingkaran Wina yang berkembang dari Jerman hingga ke Polandia dan Inggris. Pandangan utamanya adalah penolakan terhadap metafisika. Bagi aliran ini, metafisika tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Filsafat analitik berupa pemecahan dan penjelajahan masalah serta konsep filsafat melalui analisis bahasa. Aliran ini telah berkembang sejak zaman Yunani.

    ReplyDelete
  8. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Sekolah filsafat analitik telah mendominasi filsafat akademis di berbagai daerah, terutama Inggris dan Amerika Serikat, sejak awal abad kedua puluh. Ini berasal sekitar pergantian abad kedua puluh sebagai G. E. Moore dan Bertrand Russell memisahkan diri dari apa yang kemudian dominan di universitas di Inggris yaitu Absolute Idealisme.

    ReplyDelete
  9. 358. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Gottlob Frege sebagai pendiri filsafat analitik pada akhir abad ke-19, dan masalah kontroversial. Ketika Moore dan Russell dikatakan alternatif mereka untuk Idealisme, mereka menggunakan idiom bahasa, sering mendasarkan argumen mereka pada "makna" istilah dan proposisi. Selain itu, Russell percaya bahwa tata bahasa dari bahasa alami sering filosofis menyesatkan, dan bahwa cara untuk menghilangkan ilusi adalah untuk kembali mengungkapkan proposisi dalam bahasa formal ideal logika simbolik, dengan demikian mengungkapkan bentuk logis sejati mereka. Karena penekanan pada bahasa, filsafat analitik secara luas, meskipun mungkin keliru, diambil untuk melibatkan giliran terhadap bahasa sebagai subyek filsafat, dan itu diambil untuk melibatkan giliran metodologis yang menyertainya ke arah analisis linguistik. Dengan demikian, pada pandangan tradisional, filsafat analitik lahir pada gilirannya linguistik ini.

    ReplyDelete
  10. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Filsafat analitik sendiri, secara umum, hendak mengklarifikasi makna dari penyataan dan konsep dengan menggunakan analisis bahasa. Di dunia berbahasa Inggris, tradisi filsafat semacam ini telah menjadi bagian penting di dalam refleksi filosofis sejak awal abad ke-20. Para filsuf analitik berpendapat bahwa filsuf Jerman, Gottlob Frege (1848-1925), adalah filsuf terpenting setelah Immanuel Kant. Frege hendak merumuskan logika yang rigorus sebagai metode berfilsafatnya. Dengan kata lain, filsafat itu sendiri pada intinya adalah logika. Dalam hal ini, ia dipengaruhi filsafat analitik, filsafat-logika, dan filsafat bahasa. Frege berpendapat bahwa dasar yang kokoh bagi matematika dapat ‘diamankan’ melalui logika dan analisis yang ketat terhadap logika dasar kalimat-kalimat. Cara itu juga bisa menentukan tingkat kebenaran suatu pernyataan.

    ReplyDelete
  11. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    Filsafat analitik adalah suatu gerakan filosof abad ke XX, khususnya di Inggris dan Amerika Serikat yang memusatkan perhatiannya pada bahasa dan mencoba menganalisa pernyatan-pernyataan (konsep-konsep, ungkapan-ungkapan kebahasaan, atau bentuk-bentuk yang logis) supaya menemukan bentuk-bentuk yang paling logis dan singkat yang cocok dengan fakta-fakta atau makna-makna yang disajikan. Yang pokok bagi filsafat analitik adalah pembentukan definisi baik yang linguistic(ilmu tentang bahasa) atau nonlinguistic nyata atau yang konstektual.
    Filsafat analitik sendiri secara umum hendak mengklarifikasi makna dari pernyataan dan konsep dengan menggunakan analisis bahasa.
    Oleh karena itu pemakaian istilah analisis ini lebih mengacu pada pengertian yang bersifat umum, yaitu suatu upaya untuk menyelidiki atau memeriksa konsep-konsep dalam rangka mengetahui benar atau tidak, logis atau tidak logis, bermakna atau tidak bermaknanya konsep-konsep tersebut. Konsep dalam hal ini adalah hasil pemikiran atau pandangan seseorang yang diungkapkan dalam bentuk bahasa.

    ReplyDelete
  12. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Menurut Roger Jones untuk menjelaskan arti filsafat analiti artinya menganalisis yang berarti tindak memecah sesuatu ke dalam bagian-bagiannya. Atau secara umum, hendak mengklarifikasi makna dari penyataan dan konsep dengan menggunakan analisis bahasa. Filsafat analitik menolak setiap bentuk filsafat yang berbau metafisik sedangkan hal yang penting dalam filsafat analitik adalah pembentukan definisi baik yang linguistik (ilmu tentang bahasa) atau nonlinguistik nyata atau yang konstektual. Ada tiga cara dalam analisis Bahasa yaitu masalah sebab-akibat, kebenaran, pengetahuan atau kewajiban moral, misalnya tentang hakikat pengetahuan maka dilakukan dengan cara menyelidiki pengetahuan, menganalisis konsep, danmembuat eksplisit kebenaran pengetahuan.

    ReplyDelete
  13. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    filsafat analitik secara luas, menekankan pada bahasa meskipun mungkin keliru, diambil untuk melibatkan giliran terhadap bahasa sebagai subyek filsafat, dan itu diambil untuk melibatkan giliran metodologis yang menyertainya ke arah analisis linguistik. Dengan demikian, pada pandangan tradisional, filsafat analitik lahir pada gilirannya linguistik ini. Konsepsi linguistik filsafat itu benar dilihat sebagai novel dalam sejarah filsafat. Untuk alasan ini filsafat analitik dianggap telah berasal revolusi filosofis dalam skala-tidak besar hanya dalam revolusi melawan Inggris Idealisme, tetapi melawan filsafat tradisional secara keseluruhan.

    ReplyDelete
  14. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Perkembangan filsafat analitis dilatarbelakangi adanya kekacauan bahasa filsafat, tokoh yang pertama kali meletakkan dasar-dasar filsafat analitis yaitu G.E Moore yang mengembangkan tradis analitika bahasa sebagai refleksi terhadap i aliran idealisme yang berkembang di Inggris pada saat itu. Salah satu tokoh filsafat analitik lainnya yang memilki konsep yang lengkap dan inovatif adalah Ludwig Wittgenestein dimana menurutnya seluruh filsafat hanya merupakan sutu metode yaitu critique of language sehingga menurutnya prinsip dalam permainan bahasa tersebut relevan bagi pengembangan dasar filosofis pragmatik baik menyangkut aspek ontologis, epistemologis maupun akiologis.

    ReplyDelete
  15. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Filsafat analitik adalah suatu gerakan filsafat yang muncul di abad duapuluh, terutama di Amerika dan Inggris. Gerakan ini memfokuskan perhatiannya pada upaya menganalisis pernyataan dalam konteks kebahasaan yang bersandar pada tehnik linguistik dan analisis logis. Karena bahasalah manusia dapat menemukan dirinya di dunia yang senantiasa berubah ini. Kita berpikir melalui bahasa. Kita berbicara dan mengungkap apa yang dipikirkan dan apa yang ditemukan dalam pemikiran kita melalui bahasa. bahasa ideal bagi filsafat adalah bahasa yang didasarkan pada prinsip-prinsip logis.

    ReplyDelete
  16. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Tokoh yang mengembangkan filsafat ini adalah Bertrand Russell dan Ludwig Wittgenstein. Pandangan utamanya adalah penolakan terhadap metafisika. Bagi mereka, metafisika tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Jadi filsafat analitik memang mirip dengan filsafat sains .Mereka mengadakan analisis bahasa untuk memulihkan penggunaan bahasa untuk memecahkan kesalahpahaman yang dilakukan oleh filsafat terhadap logika bahasa. Bapak Marsigit saat perkuliahan filsafat ilmu di kelas pernah menyampaikan Filsafat analitik menerangkan bahwa duniaku itu adalah kata-kataku. Maka sesungguhnya sebenar-benar kata-katamu menunjukkan duniamu.

    ReplyDelete
  17. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum
    Filsafat analitik berangkat dari pandangan utama terhadap penolakan metafisika. Bagi mereka, metafisika tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Saya kira dalam hal ini filsafat analitik memang mirip dengan filsafat sains. Filsafat analitis muncul sebagai reaksi keras terhadap pengikut Hegel yang mengusung idealisme total. Dari pemikiran, filsafat analitik merupakan pengaruh dari rasionalisme Prancis, empirisisme Inggris dan kritisisme Kant. Tokoh yang mengembangkan filsafat ini sebagaimana dijelaskan dalam salah satu link diatas adalah Bertrand Russell dan Ludwig Wittgenstein. Mereka mengadakan analisis bahasa untuk memulihkan penggunaan bahasa untuk memecahkan kesalahpahaman yang dilakukan oleh filsafat terhadap logika bahasa.

    ReplyDelete
  18. martin/RWANDA
    PPS2016PEP B
    Analytical philosophy, also called linguistic philosophy, a loosely related set of approaches to philosophical problems, dominant in Anglo-American philosophy from the early 20th century, that emphasizes the study of language and the logical analysis of concepts. Although most work in analytic philosophy has been done in Great Britain and the United States, significant contributions also have been made in other countries, notably Australia, New Zealand, and the countries of Scandinavia.

    ReplyDelete
  19. Filsafat Analitik memberikan analisis pada fenomena yang muncul untuk dikaji secara ilmiah. Dalam Filsafat ada beberapa aliran yang memiliki kemiripan termasuk Filsafat Analitik, Filsafat Sains dan aliran lain yang juga menggunakan metode ilmiah. Saya agak sulit membedakan beberapa aliran yang memiliki kemiripan. Perlu pencerahan dari Bapak Prof. Marsigit.

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP S3 (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  20. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Analytic Philosophy atau filsafat analitik merupakan aliran filsafat yang muncul dari kelompok filsuf sekitar abad 20. Tokoh penting dalam filsafat ini antara lain Bertrand Russell, Ludwig Wittgenstein, Gilbert Ryle, dan John Langshaw Austin. Mereka mengadakan analisis bahasa untuk memulihkan penggunaan bahasa untuk memecahkan kesalahpahaman yang dilakukan oleh filsafat terhadap logika bahasa.

    ReplyDelete
  21. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Untuk tetap menjaga keilmiahan, maka perlu menjunjung tinggi ilmu pengetahuan. Sehingga dalam melihat kenyataan yang ada diperlukan analitik (analisis) terhadap kebenaran. Dalam filsafat sendiri, perlu dilakukan analitik agar apa yang disampaikan tidak diterima begitu saja tetapi harus ada penjelasan dari setiap konsep yang diajarkan.

    ReplyDelete
  22. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Filsafat analitik sendiri secara umum hendak mengklarifikasi makna dari pernyataan dan konsep dengan menggunakan analisis bahasa. Dengan filsafat analitik ini mencoba menganalisa pernyatan-pernyataan, konsep-konsep, ungkapan-ungkapan kebahasaan, atau bentuk-bentuk yang logis supaya menemukan bentuk-bentuk yang paling logis dan singkat yang cocok dengan fakta-fakta atau makna-makna yang disajikan. Jadi dengan ajaran filsafat analitik ini kita dapat mengetahui sebuah konsep di dalam fulsafat dengan penggunaan bahasa yang logis sehingga dapat dimaknai.

    ReplyDelete
  23. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016



    Filsafat analitik merupakan gerakan untuk memusatkan perhatian pada bhasa dan upaya untuk menganalisis konsep atau bentuk-bentuk pernyataan lai. Tujuan dari filsafat analitik ini digunakan untuk menemukan konsep yang logis yang sesuau dengan fakta. Ungkapan filsafat analitik ini yang berdasar pada teknik linguistik dan analitik logis.

    ReplyDelete
  24. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Filsafat analitik merupakan sebuah pendekatan dalam berfilsafat. Dengan filsafat analitik sebuah fenomena dianalisis baik dari segi bahasa maupun unsur-unsur lainnya. Filsafat analitik bertentangan dengan faham metafisika. Sebuah ilmu pengetahuan harus dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Dalam hal ini termasuk dengan pendekatan rasionalisme dan empirisme.

    ReplyDelete
  25. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Filsafat analitik merupakan ilmu yang tidak tersistematik. Filsafat analitik kontradiksi dengan metafisika. Fisika analitik menganggap bahwa sebuah ilmu tidak berdasarkan kepada khayalan, tetapi berdasarkan metode ilmiah. Sehingga, menurut pandangan ini kebenaran dapat diperoleh melalui pendekatan ilmiah. Filsafat analitik ini memiliki paradigma positivistik yang menganggap bahwa ilmu pengetahuan diperoleh hanya melalui metode ilmiah.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  26. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Filsafat Analitik. Kebanyakan ahli filsafat analitik berpendapat bahwa pendekatan sistem dalam filsafat lebih banyak membawa masalah daripada memberikan solusi kepada masalah-masalah manusia. Analitik dalam filsafat tersebut sebagai fungsi rasionalitas manusia yang membuat konsep akan keadaan yang dihadapi atau dipikirkan.

    ReplyDelete
  27. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    Filsafat analitis sangat penting dalam kehidupan manusia. Ada yang mengatakan filsafat analitik tidak hanya mirip dengan filsafat sains, tetapi bagi saya filsafat analitik bekerja sebelum, bersama, dan setelah dalam sains. Filsafat analitik bukan sebagai suatu bentuk aliran filsafat, tetapi lebih pada suatu pendekatan dalam berfilsafat. Filsafat analitik merupakan upaya untuk mengklarifikasi, menelaah hingga memahami akan sesuatu.

    ReplyDelete
  28. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Pandangan utama dalam Filsafat analitik adalah penolakan terhadap metafisika. Menurutnya, metafisika tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Di Inggris gerakan filsafat analitik ini sangat dominan dalam bidang bahasa. Kemunculannya merupakan reaksi keras terhadap pengikut Hegel yang mengusung idealisme total. Dari pemikirannya, filsafat analitik merupakan pengaruh dari rasionalisme Prancis, empirisisme Inggris dan kritisisme Kant.

    ReplyDelete
  29. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Filsafat analitik adalah cabang filsafat yang memfokuskan pada kata-kata dan makna dar segala sesuatu dimana para penganut paham ini akan meneliti konsep-konsep seperti jiwa, kebenaran, dan hubungan kausal (sebab akibat), kebebasan akademik, persamaan kesempatan untuk menilai perbedaan makna yang mereka bawa dalam konteks-konteks yang berbeda. Secara epistimologi, filosofi analitik meliputi pembuktian empiris/analisis logis dalam bahasa. Dengan demikian filsafat analitik bersesuaian dengan aliran pragmatisme dan menolak aliran metafisika.

    ReplyDelete
  30. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Filsafat analitik adalah suatu gerakan filosof Abad ke 20, khususnya di Inggris dan Amerika Serikat yang memusatkan perhatiannya pada bahasa dan mencoba menganalisa pernyataan-pernyataan (konsep-konsep, ungkapan-ungkapan kebahasaan atau bentuk-bentuk yang logis) supaya menemukan bentuk-bentuk yang paling logis dan singkat yang cocok dengan fakta-fakta atau makna-makna yang disajikan. Adapun tokoh-tokoh yang melahirkan filsafat analitik dan pemikirannya sebagai berikut: Gottlob Frege dengan pemikiran filosofis metode logika yang rigorus sebagai metode filsafatnya, Beltrand Russel dengan pemikiran Atomisme Logic, dan Ludwig Wittgeinsten dengan dua pemikiran dalam karyanya yaitu Tractatus logico-philosophicus dan Philosophical Investigations.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  31. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Filsafat analitik dimulai ketika Moore dan kemudian Russell mulai membela realisme menyeluruh tentang apa yang Moore sebut dengan "common sense" atau "ordinary" dari pandangan dunia. Moore menyatakan filsafat analitis tidak menemukan fakta-fakta tentang dunia tetapi sebaliknya mendefinisikan dan menjelaskan konsep. Hetrand Russel mengungkapakna bahwa filsafat analitis ialah menerjemahkan secara gramatikal pernyataan-pernyataan yang menyesatkan ke dalam bentuk-bentuk yang tepat secara logis.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  32. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    PEP B 2016

    Secara umum filsafat analitik memiliki tujuan untuk mengklarifikasi makna dari penyataan dan konsep dengan menggunakan analisis bahasa. Penggunaan filsafat analitk semacam ini telah menjadi bagian penting di dalam refleksi filosofis sejak awal abad ke-20an.

    ReplyDelete
  33. Secara etimologi kata analitik berarti investigative, logis, mendalam, sistematis, tajam dan tersusun. sehingga dapat menemukan bentuk-bentuk yang paling logis dan singkat yang cocok dengan fakta-fakta atau makna-makna yang disajikan.

    M. Saufi Rahman
    PEP KElas A
    16701261024

    ReplyDelete
  34. PEP B S2
    16701251016

    Filsafat analitik muncul sebagai paradigma yang baru terkait dengan kerancuan pemahaman dalam filsafat yang berkembang. Kerancuan terdapat pada titik fokus pendekatan brrfilsafat sehingga ilmu yang ada melalui oendekatan analisis konsep yang sistematus, meskipun menuai banyak permasalahan jika dibandingkan dengan solusi yang dihasilkan. Pandangan filsafat analitik ini adalah bukan salah satu aliran atau paham dalam kajian filsafat. Dalam prinsipnya bahwa analitik filsafat meyakini keberadaan metafisik tidak dapat dipertanggung jawabkan, alasan yang logis dari paradigma tersebut adalah seluruh sistem yabg dibangun dan bekerja harus dapat diklarifikasi terhadap logija berfikir

    ReplyDelete
  35. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Filsafat analitik Merupakan esensi dari filsafat itu sendiri berfungsi sebagai analisis atas beberapa hal antara lain analisis atas masalah-masalah etik atau moral. Pandangan utamanya adalah penolakan terhadap metafisika. Bagi aliran ini, metafisika tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Filsafat analitik menolak setiap bentuk filsafat yang berbau metafisik sedangkan hal yang penting dalam filsafat analitik adalah pembentukan definisi baik yang linguistik (ilmu tentang bahasa) atau nonlinguistik nyata atau yang konstektual.

    ReplyDelete
  36. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Pusat bagi filsafat analiitis adalah pembentukan definisi linguistik atau non-linguistik, real atau kontekstual. Salah satu pendirian filsafat analitis yang pokok ialah bahwa suatu kalsifikasi arti dan penggunaan kata sangat penting dalam menangani masalah filosofis khususnya metafisis, dengan memperlihatkan bahwa masalah itu terletak pada pemakaian bahasa yang salah. Salah satu filsuf yang mengungkap pemikirannya tentang filsafat analaitik adalah G.E Moore yang berpendapat bahwa filsafat analitik tidak menemukan fakta-fakta tentang dunia tetapi sebaliknya mendefinisikan dan menjelaskan konsep. Ludwig Wittgenstein juga mengungkapkan bahwa tujuan filsafat analitik ialah menerjemahkan semua pernyataan yang rumit dan deskriptif (preposisi, ungkapan linguistik) ke dalam pernyataan dasar (Lorens Bagus:249). Dari penjelasan ini dapat disederhanakan bahwa filsafat analitik menganalisis pernyataan-pernyataan yang rumit menjadi lebih jelas dengan bahasa.

    ReplyDelete
  37. Filsafat analitik adalah aliran filsafat yang muncul dari kelompok filsuf yang menyebut dirinya lingkaran Wina. Filsafat analitik lingkaran Wina itu berkembang dari Jerman hingga ke luar, yaitu Polandia dan Inggris. Pandangan utamanya adalah penolakan terhadap metafisika. Bagi mereka, metafisika tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Jadi filsafat analitik memang mirip dengan filsafat sains. Filsafat analitik tidak menemukan fakta-fakta tentang dunia tetapi sebaliknya mendefinisikan dan menjelaskan konsep. Tujuan filsafat analitik ialah menerjemahkan semua pernyataan yang rumit dan deskriptif (preposisi, ungkapan linguistik) ke dalam pernyataan dasar, sehingga disederhanakan bahwa filsafat analitik menganalisis pernyataan-pernyataan yang rumit menjadi lebih jelas dengan bahasa.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  38. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Filsafat analitik terbagi dalam tiga aliran pemikiran filsafat bahasa yaitu atomisme logik (logical atomisme), positivisme logik (logical positivism), dan filsafat bahasa biasa (the ordinary language philosophy). Atomisme logik (logical atomism) dengan salah satu tokohnya Bertrand Russell (1872- 1970). Positivisme logik, salah satu tokoh yang terkenal adalah Alfred Jules Ayer (1910). Dan Ketiga tokoh yang menjadi filsuf dalam pembahasan filsafat bahasa biasa adalah Ludwig Wittgeinstein (1889-1951), Gilbert Ryle (1900-1976) dan John Langshaw Austin (1911-1960).

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id