Dec 2, 2012

ABSOLUTISM





Ass Wr Wb
Jika ingin mendalami ABSOLUTISM, silahkan konek:




Wss Wr Wb
Marsigit

45 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Absolutisme adalah sistem pemerintahan yang memusatkan kekuasaan pada satu orang secara mutlak. Absolutisme merupakan suatu model pemerintahan yang kekuasaan tunggalnya di pegang oleh pemimpin atau kerajaan, dan dilakukan secara absolute otorire. Kekuasaan tidak terbatas karena konstitusi yang diciptakan adalah ciptaan penguasa tersebut. Absolutisme ' Istilah memiliki kedua konotasi moral dan politik . Dalam hal moralitas , ' absolutisme ' mengacu pada setidaknya dua doktrin yang berbeda . Pertama , absolutisme dapat merujuk pada klaim bahwa ada sistem moral yang berlaku universal , yang berlaku untuk semua orang apakah mereka menyadarinya atau tidak . Dalam pengertian ini , absolutisme bertentangan dengan relativisme moral, yang menyangkal adanya prinsip-prinsip moral universal yang berlaku . Kedua, absolutisme dapat merujuk pada klaim bahwa aturan moral atau prinsip tidak mengakui pengecualian . Immanuel Kant , misalnya , adalah absolut ( dalam pengertian ini ) sehubungan dengan berbohong , karena ia menyatakan bahwa tidak pernah diperbolehkan untuk berbohong . Ini berbagai kebutuhan absolut tidak mempertahankan bahwa semua prinsip-prinsip moral yang mutlak.

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  3. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    Absolutisme berasal dari kata absolut yang artinya adalah mutlak. Merupakan sebuah pandangan filsafat mengenai keabsolutan atau kemutlakan sesuatu, harus diterima tanpa dipertanyakan alasannya. Absolutisme berarti tidak memperhatikan realita, dan berlawanan dengan empirisme. Menurut teori dari Immanuel Kant, absolutisme masuk ke dalam golongan idealitas, bersifat tetap dan terbebas dari ruang dan waktu. Sehingga dimanapun, kapanpun, hal tersebut bersifat mutlak.

    ReplyDelete
  4. NUR AZIZAH
    16709251017
    PMAT KELAS A PPS UNY 2016

    Absolutisme merupakan istilah yang merujuk pada konotasi politik dan moral. Dalam hal politik, 'absolutisme' mengacu pada jenis pemerintahan dimana kekuasaan penguasa adalah mutlak, yaitu, tidak tunduk pada kendala hukum. Dalam hal moralitas, 'absolutisme' mengacu pada sedikitnya dua doktrin yang berbeda. Pertama, absolutisme mungkin merujuk pada klaim bahwa ada sistem moral yang berlaku secara universal, yang berlaku untuk semua orang apakah mereka menyadarinya atau tidak. Kedua, absolutisme mungkin merujuk pada klaim bahwa aturan moral atau prinsip tidak mengakui pengecualian apapun.

    ReplyDelete
  5. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Absolut berarti sesuatu itu tidak membutuhkan yang lain untuk menjadi sempurna. Dalam pengertian ini kebenaran absolut adalah kebenaran yang tidak membutuhkan yang lain. Kebenaran absolut adalah kuasa tuhan. Banyak pengertian tentang absoulutisme dengan tujuan akhirnya adalah kebenaran mutlak. Absolutisme adalah pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi. Absolutisme adalah keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas. absolutisme dilawankan dengan relativisme dan subyektifisme. absolutisme dalam teori politik adalah rezim yang berkuasa mutlak.Dalam pengertian tersebut, orang dituntut untuk setia dengan seorang penguasa atau klas yang berkuasa tanpa mempersoalkannya. Keempat, absolutisme dalam metafisika mengenai Sang Absolut.

    ReplyDelete
  6. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Absolutisme adalah keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas. Padahal nyatanya, kehidupan ini selalu berubah, bumi selalu berputar, kita berevolusi, maka tidak ada sesuatu yang tidak berubah di dunia ini.
    Absolutisme memiliki tiga kata kunci, yakni menganggap kebenaran nilai atau realitas secara;
    1. Nyata
    2. Final
    3. Abadi

    ReplyDelete
  7. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    Pengertian Absolutisme bermacam-macam. Bisa dikatakan absolutisme sebagai pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi. Dalam hal politik, absolutisme adalah rezim yang berkuasa mutlak. Dalam pengertian tersebut, orang dituntut untuk setia dengan seorang penguasa atau yang berkuasa tanpa mempersoalkannya. Misal, dalam agama Islam, ada kepercayaan tegas bahwa Muhammad SAW adalah Nabi dan melalui Al-Qur’an, Allah SWT telah mewahyukan kepada manusia akan kebenaran agama itu, bahwa agama yang paling benar adalah Islam, segala penyembahannya harus kepada Allah, Selain-Nya adalah syirik. Begitu juga agama lainnya mempunyai kepercayaan yang tegas.

    ReplyDelete
  8. Rizki Ayu Amalia
    13301241038
    Pendidikan Matematika A 2013

    Absolutisme adalah kebalikan dari relativisme. Jika dalam paham relativisme kebenaran tidak hanya satu, tergantung pada keadaan seseorang tersebut, namun dalam Absolutivesme ini kebenaran mutlak hanya ada satu atau tunggal antara manusia yang satu dengan yang lain

    ReplyDelete
  9. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Dalam hal moralitas, 'absolutisme' mengacu pada sedikitnya dua doktrin yang berbeda. Pertama, absolutisme mungkin merujuk pada klaim bahwa ada sistem moral yang berlaku secara universal, yang berlaku untuk semua orang apakah mereka menyadarinya atau tidak. Dalam hal ini, absolutisme menentang relativisme moral, yang menyangkal adanya prinsip-prinsip moral yang berlaku secara universal. Kedua, absolutisme mungkin merujuk pada klaim bahwa aturan moral atau prinsip tidak mengakui pengecualian apapun.

    ReplyDelete
  10. Fitri ayu Ningtiyas
    16709251037
    PPs P.Mat B UNY 2016

    Absolutisme merupakan pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi, absolutisme juga berupa keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas. Dalam dunia politik, absolutisme diartikan sebagai suatu bentuk pemerintahan di mana semua kekuasaan pemerintah diabdikan kepada kepentingan seorang individu atau kelompok yang secara teoritis bisa dikemukakan bahwa dalam suatu pemerintahan absolut tidak dikenal adanya pembatasan-pembatasan baik secara hukum, moral ataupun pembatasan-pembatasan kelompok lain terhadap kelompok penguasa atau pemegang pemerintahan.

    ReplyDelete
  11. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    absolutisme berasal dari dasar kata absolut yang artinya mutlak merupakan paham yang percaya bahwa segala sesuatu yang ada itu memiliki sifat mutlak dan universal. Dengan ini, absolutisme etika dapat didefinisikan sebagai paham etika yang menekankan bahwa prinsip moral itu universal, berlaku untuk siapa saja, dan di mana saja. Tidak ada tawar menawar dalam prinsip ini, juga tidak tergantung pada adanya kondisi yang membuat prinsip moral dapat berubah. Seseorang disebut absolutis, jika dan hanya jika, ia yakin ketiga alam tersebut, -mental, eksternal dan bahasa-, dalam kondisi tertentu, mungkin selaras. Artinya setiap hal yang ada di alam eksternal yang difikirkan oleh manusia mungkin ekivalen dengan fikiran manusia tentang hal itu. Lebih lanjut setiap hal dalam fikiran manusia yang dinyatakan dalam bahasa mungkin pula ekivalen dengan pernyataanya di alam bahasa. Absolutis yakin bahwa mental manusia mungkin mencapai kebenaran mutlak tentang suatu obyek nyata, dalam arti, sesuaatu “fikiran” atau “keyakinan” dalam alam mental disebut benar jika ia mencerminkan keadaan obyektif sebenarnya di alam eksternal. Lebih jauh, absolutis, yakin bahwa bahasa mungkin digunakan untuk menyatakan kebenaran tersebut.

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Absolutisme berasal dari dasar kata absolut yang artinya mutlak. Absolutisme merupakan paham yang berpandangan bahwa segala sesuatu yang ada itu memiliki sifat mutlak dan universal. Kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final, dan abadi. Absolutisme berlawanan dengan relativisme dan subyektifisme, yaitu hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas. Dalam teori politik, absolutisme merupakan rezim yang berkuasa secara mutlak. Orang-orang dituntut untuk setia terhadap penguasa.

    ReplyDelete
  14. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P.Matematika/A/2016

    Absolutisme adalah paham yang beorientasi pada kebenaran mutlak. Paham ini beranggapan bahwa sebuah kebenaran bersifat mutlak secara menyeluruh. Paham ini tidak mengenal relativitas sebuah kebenaran. Paham ini juga berseberangan dengan paham Fallibisme yang beranggapan bahwa kebenaran bersifat relatif. Pada praktiknya paham ini dianut dalam sistem pemerintahan otoriter dan terpusat, seperti monarki absolut, dan fasisme. Dimana kebenaran dan perintah dari penguasa bersifat absolut, mengikat serta tidak mengenal kebebasan berpendapat.

    ReplyDelete
  15. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Absolutisme memiliki beberapa pengertian yang dapat dibagi menjadi 4 pengertian. Pertama, absolutisme adalah pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi.Kedua, absolutisme adalah keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas. Dalam pengertian tersebut, absolutisme dilawankan dengan relativisme dan subyektifisme. Ketiga, absolutisme dalam teori politik adalah rezim yang berkuasa mutlak. Dalam pengertian tersebut, orang dituntut untuk setia dengan seorang penguasa atau kelas yang berkuasa tanpa mempersoalkannya. Secara teoritis bisa dikemukakan bahwa dalam suatu pemerintahan absolute tidak dikenal adanya pembatasan-pembatasan baik secara hukum, moral ataupun pembatasan-pembatasan kelompok lain terhadap kelompok penguasa atau pemegang pemerintahan. Keempat, absolutisme dalam metafisika mengenai Sang Absolut khususnya mengenai filsafat dari seorang tokoh bernama Bradley.

    ReplyDelete
  16. Taofan Ali Achmadi
    16701251001
    PPs PEP B 2016

    Aliran pola pikir absolutism menyatakan bahwa pengetahuan matematika adalah pasti, tetapi tetap ada
    alasan rasional untuk menerima (atau menolak) nya. Pengetahuan matematika terbentuk dalam filsafat ini dengan cara menerapkan logika pada teori matematika. Filosofi ini juga mengakui pendekatan beragam dan solusi yang mungkin bagi permasalahan matematika, bahkan jika ada kebenaran abadi yang dapat ditemukan dengan cara tersebut. Filosofi umum dan system keyakinan publik seperti ini disebut relativistik, karena pengetahuan dievaluasi dengan mengacu pada sistem atau kerangka kerja. Beberapa berlaku juga

    ReplyDelete
  17. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Absolutisme adalah suatu model pemerintahan yang kekuasaan tunggalnya dipegang oleh pemimpin atau kerajaan dan dilakukan secara absolute otorier.Pengertian lain dari absolutisme juga adalah suatu system pemerintahan yang memusatkan semua kekuasaan di satu tangan secara mutlak. Paham ini juga berseberangan dengan paham Fallibisme yang beranggapan bahwa kebenaran bersifat relatif. Pada praktiknya paham ini dianut dalam sistem pemerintahan otoriter dan terpusat, seperti monarki absolut, dan fasisme. Dimana kebenaran dan perintah dari penguasa bersifat absolut, mengikat serta tidak mengenal kebebasan berpendapat.

    ReplyDelete
  18. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    Absolutisme Istilah memiliki kedua konotasi moral dan politik . Dalam hal moralitas , absolutisme mengacu pada setidaknya dua doktrin yang berbeda . Pertama , absolutisme dapat merujuk pada klaim bahwa ada sistem moral yang berlaku universal , yang berlaku untuk semua orang apakah mereka
    menyadarinya atau tidak . Dalam pengertian ini , absolutisme bertentangan dengan relativisme moral, yang menyangkal adanya prinsip-prinsip moral universal yang berlaku . Kedua , absolutisme dapat merujuk pada klaim bahwa aturan moral atau prinsip tidak mengakui pengecualian .

    ReplyDelete
  19. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    Absolutism memiliki makna yang beragam. Paham ini memandang kebenaran nilai atau kenyataan secara objektif dan bersifat abadi. Dalam dunia berpolitik, absolut merupakan rezim yang berkuasa secara mutlak, dimana orang dituntut untuk loyal dengan siapa yang menjadi penguasa. Begitu juga dengan kepercayaan kita terhadap apa yang kita yakini. Haruslah kita menjadikan Tuhan sebagai otoritas tertinggi yang abadi sehingga hanya kepada DIA lah kita bersandar dan memohon bukan pada manusia atau zat yang lain. Karena ketika bersandar pada manusia dan zat lain ujung-ujungnya kita akan kecewa dan putus asa.

    ReplyDelete
  20. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Absolutisme adalah pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi. Kedua, absolutisme adalah keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas. Secara etimologi Absolutisme berasal dari kata berbahasa Inggris absolute dan berbahasa Latin absolutus. Kata absolutus merupakan bentuk partisipium perfek dari kata absolvere.Absolut secara harafiah dapat diartikan terlepas dari atau bebas dari. Kata Latin absolutus berarti pula yang sempurna atau lengkap. Dalam pengertian ini, bila sesuatu dikatakan absolut berarti sesuatu itu tidak membutuhkan yang lain untuk menjadi sempurna

    ReplyDelete
  21. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika B 2016

    absolutisme, yang berasal dari bahasa latin: “Legibus absolutus”, yang berarti terbebas dari segala peraturan hukum. Bagi Hobbes, keadaan nyata masyarakat hanya memberi kita pada dua pilihan, yaitu mengakui dan menerima kekuasaan yang berdaulat, yang tanpa batas, sehingga berakibat adanya negara yang akan memberikan jaminan keamanan dan keteraturan, atau menolak kekuasaan yang berdaulat yang berarti akan membawa kehidupan kedalam kekacauan. Menurut Hobbes, kebaikan dari kekuasaan berdaulat memang masih dapat dipertanyakan, tetapi hal ini selalu lebih baik daripada perang sipil, kondisi yang kacau dari orang-orang tak berpemimpin.

    ReplyDelete
  22. Absolutisme adalah kemutlakan. Dalam Filsafat membahas tentang yang ada dan yang mungkin ada. Keberadaan Allah SWT adalah mutlak adanya, karena keyakinan Agama bukanlah Mitos, dan kebenarannya adalah mutlak adanya. Berbeda dengan kaum Atheis yang berfikir berbeda mengenai keberadaan Tuhan.
    Dalam Filsafat selain ada kebenaran relatif juga kebenaran mutlak. Kebenaran yang disusun manusia bisa relatif tetapi kebenaran yang dibuat Allah SWT adalah mutlak adanya.

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP S3 (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  23. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Absolutisme barasal dari kata Latin absolutus yang berarti sempurna atau lengkap. Absolutisme dapat dipahami sebagai suatu keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan objektif yang tepat dan tidak berubah mengenai realitas. Sesuatu dikatakn absolut, berarti sesuatu tersebut tidak membutuhkan yang lain untuk menjadi sempurna. Absolutisme meyakini bahwa mental manusia dapat mencapai kebenaran mutlak tentang suatu objek nyata dalam arti keyakinan dalam pikiran tersebut disebut benar ketika mencerminkan keadaan objek sebenarnya di alam luar. Di dalam pembelajaran di kelas pun kerap terjadi absolutism, dimana guru secara otoriter merasa bahwa penjelasan yang diberikannya selalu benar dan tepat, padahal siswa mungkin memiliki pemikiran yang berbeda tentang materi tersebut. Jadi sebagai guru hendaklah kita memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengemukakan pendapatnya di kelas.

    ReplyDelete
  24. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Saya kira ruang ruang bagi sikap dan pemikiran absolutism adalah pada dimensi spiritual dalam struktur kehidupan yaitu mengakui adanya tuhan dan dan mengikuti firman-Nya sebagai petunjuk keselamatan hidup di dunia dan alam etlah kehidupan dunia.namun jika absolute monarki dan absolute yang merujuk pada konteks lain yang menyebabkan ketidakharmonisan, merusak tatanan nilai social maka absolute tersebut bukan pada ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  25. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Absolutisme berasal dari bahasa latin: “Legibus absolutus”, yang berarti terbebas dari segala peraturan hukum. Menurut Kant, ilmu matematis memiliki kebenaran absolut, ilmu pengetahuan yang berasal dari pengalaman inderawi memiliki kebenaran relatif, dan subyek-subyek metafisika tak mungkin dicapai oleh akal manusia sama sekali.

    ReplyDelete
  26. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    Absolutisme yakin bahwa mental manusia mungkin mencapai kebenaran mutlak tentang suatu obyek nyata, dalam arti, sesuatu fikiran atau keyakinan dalam alam mental disebut benar jika ia mencerminkan keadaan obyektif sebenarnya di alam eksternal. Absolutisme dalam pikiran mempuyai relasi dengan suatu yang benar-benar ada di alam nyata atau mustahil yakin bahwa pernyataan keyakinan dalam alam bahasa sesuai dengan apa yang ada dalam pikirannya sendiri.

    ReplyDelete
  27. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    Sometimes, Moral Absolutism can mean the more extreme position that actions are moral or immoral even regardless of the circumstances in which they occur (e.g. lying is always be immoral, even if done to promote some other good, such as to save a life).

    ReplyDelete
  28. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    Sometimes, Moral Absolutism can mean the more extreme position that actions are moral or immoral even regardless of the circumstances in which they occur (e.g. lying is always be immoral, even if done to promote some other good, such as to save a life).

    ReplyDelete
  29. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    Absolutisme dari kata asal absolut yang artinya mutlak merupakan suatu paham yang percaya bahwa segala sesuatu yang ada memiliki sifat mutlak dan universal. Absolutisme memandang “apa yang dianggap semestinya” dan “apa yang diinginkan” memiliki makna yang abadi dan universal.

    ReplyDelete
  30. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Absolutisme merupakan paham yang menyatakan bahwa kebenaran merupakan sesuatu yang final, obyektif, dan kekal. Pandangan ini bertolak belakang dengan relativisme yang memandang bahwa segala sesuatu dapat berubah tergantung ruang dan waktunya.

    Dalam Sehatunikmat (2016) posisi absolutis, meniscayakan sebuah klaim bahwa manusia mempunyai kemampuan yang absolut dan peralatan yang lengkap untuk menangkap maksud Tuhan dengan penuh seluruh. Hasilnya adalah sebuah kesombongan bahwa seakan orang tersebut mempunyai lisensi untuk membunuh, menyalib, memotong kaki dan tangan secara bersilangan, atau mengasingkan orang yang dianggapnya memerangi Allah dan Rasul-Nya. Padahal, dia sendiri tidak mempunyai bukti yang meyakinkan apakah yang dilakukan oleh pihak terduga benar-benar memerangi Allah dan Rasul-Nya. Para ʿulamā’ sendiri juga tidak mempunyai kata sepakat (ijmāʿ) tentang apa saja yang dimasukkan dalam kategori memerangi Allah dan Rasul-Nya. Level kepastian ayat yang dipersilisihkan makna atau aplikasinya dalam khazanah keilmuan Islam adalah ẓannī (kemungkinan), bukan qaṭʿī (kepastian).

    Sumber:
    http://sehatunikmat.blogspot.co.id/2016/10/pandangan-tafsir-absolutisme-dan.html

    Pelaksanaan hukum islam dalam konteks ini adalah perang. Perang merupakan sesuatu yang harus dilaksanakan oleh negara berdasarkan syariat (aturan) yang telah digariskan. Diantaranya, dilarang merusak pohon, rumah ibadah, wanita, anak-anak dll. Adapun hal yang menjadi permasalahan disini ketika seseorang belum memiliki kapasitas sebuah ilmu, tetapi ia melakukan hal-hal yang berada di luar kemampuannya. sehingga, muncul kekeliruan dalam memahami syariat islam itu sendiri.

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  31. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Absolutisme berasal dari kata absolut yang berarti mutlak. Absolutisme merupakan paham yang percaya bahwa segala sesuatu yang ada itu memiliki sifat mutlak dan universal. Seseorang disebut absolutis, apabila ia yakin baik dipikiran, di dunia nyata dan dari bahasa (kata-kata) dalam kondisi tertentu adalah selaras. Artinya setiap hal yang ada di alam nyata ekivalen dengan pikiran manusia tentang hal itu, dan mungkin pula ekivalen dengan pernyataanya di alam bahasa.

    ReplyDelete
  32. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    Absolut secara harafiah dapat diartikan terlepas dari atau bebas dari. Kata Latin absolutus berarti pula yang sempurna atau lengkap. Absolutis memandang pengetahuan matematika didasarkan atas dua jenis asumsi; matematika ini berkaitan dengan asumsi dari aksioma dan definisi, dan logika yang berkaitan dengan asumsi aksioma, aturan menarik kesimpulan dan bahasa formal serta sintak.

    ReplyDelete
  33. Achmad Rasyidinnur
    16701251032
    PEP S2 B

    #Bismillahirrahmanirrahim
    Absolutisme berasal dari bahasa Inggris absolute dan berbahasa Latin absolutus. secara harafiah dapat diartikan terlepas dari atau bebas dari. Kata Latin absolutus berarti pula yang sempurna atau lengkap. Dalam pengertian ini, bila sesuatu dikatakan absolut berarti sesuatu itu tidak membutuhkan yang lain untuk menjadi sempurna.
    Lorens Bagus (1996). Kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia. p. 2-5.

    ReplyDelete
  34. #Bismillahirrahmanirrahim
    Absolutisme memiliki beberapa pengertian yang dapat dibagi menjadi 4 pengertian.
    1.Pertama, absolutisme adalah pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas yang obyektif, final, dan abadi.
    2.Kedua, absolutisme adalah keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas. Pertentangan antara relativisme dan subyektifisme.
    3.Ketiga, absolutisme dalam teori politik adalah rezim yang berkuasa mutlak. Dalam pengertian tersebut, orang dituntut untuk setia dengan seorang penguasa atau klas yang berkuasa tanpa mempersoalkannya.
    4.Keempat, absolutisme dalam metafisika mengenai Sang Absolut khususnya mengenai filsafat dari seorang tokoh bernama Bradley

    ReplyDelete
  35. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016


    Absolutisme adalah pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi. Absolutisme beranggapan bahwa orang yang absolutis memiliki keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas. Selain itu, orang yang absolutis akan dituntut untuk setia dengan seorang penguasa atau klas yang berkuasa tanpa mempersoalkannya. Absolutisme juga berarti sempurna dan lengkap. Apapun yang dikatakan absolut adalah segala sesuatu yang tidak membutuhkan segala sesuatu untuk menjadi semputna.

    ReplyDelete
  36. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Istilah 'absolutisme' memiliki baik konotasi moral dan politik. Dalam hal moralitas, 'absolutisme' mengacu pada sedikitnya dua doktrin yang berbeda. Pertama, absolutisme mungkin merujuk pada klaim bahwa ada sistem moral yang berlaku secara universal, yang berlaku untuk semua orang apakah mereka menyadarinya atau tidak. Dalam hal ini, absolutisme menentang relativisme moral, yang menyangkal adanya prinsip-prinsip moral yang berlaku secara universal. Kedua, absolutisme mungkin merujuk pada klaim bahwa aturan moral atau prinsip tidak mengakui pengecualian apapun.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  37. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Absolutisme adalah pandangan yang menyatakan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara objektif nyata, final dan abadi. Pandangan ini meyakini bahwa hanya ada satu penjelasan objektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas, sehingga paham absolutisme bertolak belakang dengan paham relativisme. Dengan demikian, menurut paham ini, suatu kebenaran itu bersifat mutlak dan tidak dapat dibantah. Dalam metafisika, absolutisme merujuk pada Tuhan Yang Maha Esa

    ReplyDelete
  38. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Absolutisme adalah pandangn sesoran mengenai suatu kebenaran yang mutlak bersifat nyata dan abadi. Tidak akan hancur dan tidak ada kondisi lain yang bisa menghancurkan. Tidak pernah hilang meskipun tidak wujud, sesuatu tersebut abadi pada ruang dan waktu yang berbeda. Sebenar benaranya kehidupan tidak ada yang bersifat abadi,hanya Tuhanlah yang memiliki sifat demikian.

    ReplyDelete
  39. Absolutisme adalah keyakinan etis dengan standar yang absolut terhadap pertanyaan-pertanyaan moral yang dapat dinilai, seperti bahwa tindakan tertentu adalah benar atau salah. Absolutisme memiliki beberapa pengertian yang dapat dibagi menjadi 4 pengertian.[1] Pertama, absolutisme adalah pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi.[2] Kedua, absolutisme adalah keyakinan bahwa hanya ada satu penjelasan obyektif yang tepat dan tidak berubah tentang realitas. Dalam pengertian tersebut, absolutisme dilawankan dengan relativisme dan subyektifisme.[3] Ketiga, absolutisme dalam teori politik adalah rezim yang berkuasa mutlak. Dalam pengertian tersebut, orang dituntut untuk setia dengan seorang penguasa atau klas yang berkuasa tanpa mempersoalkannya.[4] Keempat, absolutisme dalam metafisika mengenai Sang Absolut khususnya mengenai filsafat dari seorang tokoh bernama Bradley.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  40. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    PEP B 2016

    Absolutisme merupakan pandangan seseorang bahwa kebenaran yang ada adalah mutlak dan tidak terbatas. Disini absolut merujuk kepada Tuhan, bahwa Tuhan adalah yang mutlak, tak terbatas, sepenuhnya, tanpa syarat, nyata, dan tidak dapat diragukan lagi. Tuhan merupakan sang penguasa alam raya ini, tidak ada yang serupa dengan dia dan tidak ada yang bisa menandinginya.

    ReplyDelete
  41. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Dalam filsafat matemtika, pengetahuan matematika terdiri dari kebenaran yang sudah pasti dan tidak dapat diubah, kebenaran yang bersifat absolut/mutlak, merupakan satu-satunya realitas pengetahuan yang sudah pasti, dan kebenarannya hanya tergantung pada logika dan kebenaran yang terkandung dalam "term-term"-nya. Kebenaran matematika diturunkan dari definisi-definisi dan tidak dapat dikonfirmasi dengan fakta empiris.

    ReplyDelete
  42. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Metode deduktif memberikan jaminan untuk melakukan asersi pengetahuan matematika dengan benar. Klaim bahwa matematika (dan logika) adalah pengetahuan yang pasti benar secara mutlak (absolut), ditopang oleh pernyataan dasar yang digunakan dalam pembuktian merupakan pernyataan yang benar.

    ReplyDelete
  43. YUNDA VICTORINA TOBONDO
    16709251015
    P.MAT A 2016

    Absolutisme adalah pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abad. Absolutisme berasal dari kata berbahasa Inggris absolute dan berbahasa Latin absolutus. Kata absolutus merupakan bentuk partisipium perfek dari kata absolvere. Absolut secara harafiah dapat diartikan terlepas dari atau bebas dari. Apabila dikaitkan dengan kehidupan beriman, maka satu-satunya yang bersifat absolut di dunia ini hanyalah Tuhan semata. Karena, seperti yang dikatakan bahwa absolut adalah suatu keadaan yang terbebas dari ruang dan waktu, dan segala sesuatu yang ada dalam dunia ini pasti terikat dengan ruang dan waktu, hanya Tuhan sajalah yang tidak.

    ReplyDelete
  44. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Absolutisme adalah pandangan bahwa kebenaran nilai atau realitas secara obyektif nyata, final dan abadi. Absolut secara harafiah dapat diartikan terlepas dari atau bebas dari. Kata Latin absolutus berarti pula yang sempurna atau lengkap. Dalam pengertian ini, bila sesuatu dikatakan absolut berarti sesuatu itu tidak membutuhkan yang lain untuk menjadi sempurna. Sebenar-benarnya absolut hanya milik Allah S.W.T.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  45. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Absolutisme adalah suatu model pemerintahan yang kekuasaan tunggalnya di pegang oleh pemimpin atau kerajaan, dan dilakukan secara absolute otorirer.
    pemahaman pemerintah yang berada di bawah satu tangan dengan kekuasaaan mutlak. Kekuasaan tidak terbatas karena konstitusi yang diciptakan adalah ciptaan penguasa tersebut. pemerintahan ini berlangsung antara abad 16-18. Pemerintahan absolutisme telah memunculkan gerakan di seluruh eropa, yakni berupa gerakan revolusi yang menghendaki pergantian penguasa sekaligus pergantian konstitusi yang dapat menjamin hak-hak warga negara, sekaligus dapat melakukan tugas pemerintahan sebagai mandataris rakyat. Gerakan ini disebut dengan Gerakan Revolusi Liberal

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id