Dec 2, 2012

A PRIORI dan A POSTERIORI





Ass Wr Wb
Jika ingin mendalami lebih lanjut tentang A PRIORI dan A POSTERIORI, koneklah:








Wss Wr Wb
Marsigit

49 comments:

  1. Aprisal
    16709251019
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Para filsuf menggolongkan pengetahuan ilmiah menjadi dua yaitu a priori dan a posteriori. Pengetahuan a priori diperoleh berdasarkan hasil pemikiran semata dan tidak didasarkan pada pengalaman (metode deduksi). Pendapat ini pertama dikemukakan oleh Kant. Kant menawarkan dua kriteria analisis, yaitu keniscayaan dan universalitas, yang ia klaim tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Sedangkan pengetahuan a posteriori adalah pengetahuan yang diperkuat oleh hasil pengalaman (metode induksi). Pernyataan-pernyataan dan argumen dapat menjadi a posteriori jika ditemukan bukti empiris. Dalam sains, bukti empiris dibutuhkan bagi sebuah hipotesis untuk dapat diterima dalam komunitas ilmiah. A posteriori menunjukkan bahwa semua ide dan konsep berasal dari pengalaman dan bahwa kebenaran hanya dapat dibangun berdasarkan pengalaman

    Waalaikum salam wr.wb.

    ReplyDelete
  2. NUR AZIZAH
    16709251017
    PMAT KELAS A PPS UNY 2016

    Pengetahuan dibedakan menjadi a priori dan a posteriori. Perbedaan keduanya terletak pada ada atau tidak adanya pengalaman dalam membangun asumsi atau pengetahuan. A priori adalah sebuah istilah yang dipakai untuk menjelaskan bahwa seseorang dapat berpikir dan memiliki asumsi tentang segala sesuatu, sebelum bertemu dengan pengalaman dan akhirnya mengambil kesimpulan. Sebagai contoh “Semua bujangan belum menikah”, pengetahuan ini kita miliki tanpa kita memiliki pengalaman di dalamnya. Sedangkan a posteriori adalah pengetahuan atau asumsi yang dibangun berdasarkan pengalaman atau bukti empiris. Sebagai contoh “Beberapa siswa dikelas yang saya ajar kesulitan memahami konsep geometri”, pengetahuan tersebut tergolong a posteriori sebab diperoleh melalui pengalaman seseorang di dalam kelas.

    ReplyDelete
  3. Mega Puspita Sari
    16709251035
    PPs Pendidikan Matematika
    Kelas B

    Apriori merupakan hipotesis atau dugaan sementara seseorang terhadap sesuatu dimana seseorang tersebut belum mengalami atau memiliki pengalaman terhadap sesuatu itu. Sedangkan aposteriori adalah sumber pengetahuan yang didapatkan dari pengalaman seseorang tersebut. Maka sebenar-benarnya ilmu itu interaksi antara apriori dan aposteriori.

    ReplyDelete
  4. Rospala Hanisah Yukti Sari
    16790251016
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A Tahun 2016

    Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    Pengetahuan terbagi menjadi 2 jenis, yaitu a priori dan a posteori. Pengetahuan yang bersifat a priori berarti seseorang yang berpikir kemudian menyimpulkan terhadap sesuatu tanpa ada pengalaman sebelumnya. Adapun a posteori merupakan seseorang yang mendapat pengetahuan dengan berdasarkan pemikiran dan pengalaman yang telah dialami sebelumnya. Hendaknya pengetahuan didapat dari sintesis antara fakta yang kemudian diserap oleh otak melalui panca indera, kemudian dihubungkan dengan pengetahuan sebelumnya (pengalaman). Dari sini menurut saya, akan di dapat sebuah pengetahuan yang shahih (benar).

    Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

    ReplyDelete
  5. Erlinda Rahma Dewi
    16709251006
    S2 PPs Pendidikan Matematika A 2016

    A priori adalah argumen atau pernyataan yang dinyatakan sebelum melihat kenyataan atau suatu pengalaman. A priori dekat dengan yang disebut ide atau gagasan, untuk memperoleh suatu ide bisa dilakukan tanpa mempertimbangkan suatu pengalaman, bebas saja untuk memunculkan ide. A posteriori adalah pernyataan setelah adanya percobaan atau suatu pengalaman berdasarkan kenyataan. A posteriori dekat dengan empirisme, pernyataan berdasarkan atas kenyataan. Namun jika seseorang hanya fanatik kepada a posteriori saja, pernyataan hanya dari kenyataan yang ada tanpa mencoba untuk melakukan inovasi maka tak akan membuat suatu kemajuan.

    ReplyDelete
  6. Budi Yanto
    16709251024
    P. Mat S2 Kelas B 2016
    Istilah "a priori" dan "a posteriori" digunakan terutama untuk menunjukkan dasar-dasar atas mana proposisi yang diketahui. Sebuah proposisi yang diberikan dapat diketahui apriori jika dapat diketahui independen dari pengalaman selain pengalaman belajar bahasa yang proposisi diungkapkan, sedangkan proposisi yang diketahui a posteriori dikenal atas dasar pengalaman. Misalnya, proposisi bahwa semua bujangan yang belum menikah adalah apriori, dan proposisi bahwa itu hujan di luar sekarang adalah a posteriori. Perbedaan intuitif antara a priori dan pengetahuan posteriori (atau justifikasi) yang terbaik dilihat di contoh. Pertama A priori misalnya Pertimbangkan proposisi, "Jika George V memerintah setidaknya empat hari, maka ia memerintah lebih dari tiga hari." Ini adalah sesuatu yang orang tahu apriori, karena mengungkapkan pernyataan bahwa seseorang dapat memperoleh dengan alasan sendiri. Kedua A posteriori, yaitu Bandingkan dengan proposisi diungkapkan oleh kalimat, "George V memerintah dari tahun 1910 ke tahun 1936." Ini adalah sesuatu yang (jika benar) seseorang harus datang untuk mengetahui a posteriori, karena mengungkapkan sebuah fakta empiris diketahui dengan alasan sendiri.

    ReplyDelete
  7. Rhomiy Handican
    16709251031
    PPs Pendidikan Matematika b 2016

    Arti kata apriori dalam kamus besar bahasa Indonesia, adalah berpraanggapan sebelum mengetahui. Ini dimaksudkan seseorang sudah dapat menyimpulkan sesuatu sebelum orang tersebut mengetahuinya atau mengalaminya. Untuk lebih jelasnya, contohnya seperti ini, persegi itu memiliki empat sisi, jadi tidak perlu meneliti lagi untuk mengetahui bahwa persegi memiliki empat buah sisi. Jadi menurut saya, apriori itu seperti kata-kata yang sering di ungkapkan, “sudah dari sananya emang begitu”.
    Sedangkan aposteriori dalam KBBI berarti keadaan sebenarnya setelah diketahui, dialami atau diselidiki. Maksudnya adalah, setelah mengalami sesuatu, maka akan diketahui bagaimana keadaan sebenarnya. Sebagai contoh misalnya, berapa jam kuliah matakuliah filsafat ilmu, jika waktunya 2 sks. Dan 1 sksnya adalah 50 menit? Maka untuk menjawab pertanyaan tersebut, seseorang harus mengetahui atau mengalami sesuatu, yaitu perkalian dan penjumlahan.

    ReplyDelete
  8. Ummi Santria
    16709251008
    S2 Pend. Mat Kelas A – 2016

    apriori adalah dari dugaan yang logis di dalam pikiran maka pikiran bisa meneruskan logika dari ide sebelumnya ke ide berikutnya. Contohnya, rumput adalah hijau. aposteriori adalah hasil dari empiris atau pengalaman. Bahwa semua pengetahuan diperoleh lewat indera. Indera memperoleh kesan-kesan dari alam nyata, untuk kemudian kesan-kesan tersebut berkumpul dalam diri manusia sehingga menjadi pengalaman. Empirisme berpendirian bahwa hakikat pengetahuan adalah berupa pengalaman. Contohnya, ‘kucing persia bulunya lembut’ inilah bentuk pengetahuan tentang persia dari pengalamannya memegang kucing tersebut.

    ReplyDelete
  9. Andina Nurul Wahidah
    16701251019
    PEP-S2 Kelas B

    Setelah mendengarkan mata kuliah filsafat mengenai a priori dan a posteriori, saya memahaminya dengan makna yang sederhana;
    A Priori berarti paham walaupun belum dipersepsi, sedangkan
    A Posteriori berarti paham setelah dipersepsi.

    Keduanya tentu memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri. Pada hakikatnya, seseorang baru dapat mengerti setelah melihat ataupun mendengar. Namun terkadang ada sesuatu yang meski tanpa dilihat ataupun didengar, kita sudah dapat memahaminya. Kembali lagi, semua tergantung ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  10. Nurul Imtikhanah
    13301244002
    Pendidikan Matematika C 2013

    A priori adalah paham sebelum melihat sedangkan A posteriori adalah paham setelah melihat. Kedua hal ini sama pentingnya karena apabila kita tahu hanya setelah melihat maka kita akan bersifat pasif hanya menerima apa yang terjadi, namun apabila kita hanya menduga dan mempunya ide-ide tanpa tahu kebenarannya maka akan membawa kita pada sesuatu yang belum tentu kebenarannya.

    ReplyDelete
  11. Fitri ayu Ningtiyas
    16709251037
    PPs P.Mat B UNY 2016

    Pengetahuan dapat dibagi ke dalam 2 jenis yaitu apriori dan aposteriori Apriori adalah pengetahuan yang ada sebelum bertemu dengan pengalaman yang merupakan sebuah istilah yang dipakai untuk menjelaskan bahwa seseorang dapat berpikir dan memiliki asumsi tentang segala sesuatu, sebelum bertemu dengan pengalaman dan akhirnya mengambil kesimpulan. Sedangkan aposteriori adalah pengetahuan yang menekankan kelogisan, yang dialami yang selalu bergantung pada pengalaman seperti kebanyakan aspek ilmu dan pengetahuan pribadi.

    ReplyDelete
  12. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Berasal dari bahasa Latin a (dari) prior (yang mendahului). A priori mengacu kepada apa yang dapat kita asalkan dari defenisi-defenisi dan apa yang tersirat dalam makna ide-ide yang sudah diterima. A priori berarti tidak tergantung pada pengalaman indrawi. A priori digunakan dalam konteks konsep-konsep seperti “niscaya”, “pasti”, “deduktif”, “benar secara universal”, “bawaan”, “intuitif”.

    ReplyDelete
  13. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    A posteriori berakar dari bahasa Latin a (dari) dan posteriori (yang kemudian). Istilah a posteriori ini menunjukkan sejenis pengetahuan yang dapat dicapai hanya dari pengalaman. Maka dari itu pengetahuan bisa dirumuskan hanya setelah observasi atau eksperimen. A posteriori digunakan juga untuk memberi sifat pengetahuan yang berdasarkan pengalaman. A posteriori digunakan dalam konteks konsep-konsep seperti “kongtingen”, “probable”, “empiris”, “induksi”, “dapat diverifikasi”, “sintetis”, “faktual”, “pengalaman”, “pengamatan”. Istilah a posteriori ini biasanya diperlawankan dengan istilah a priori.

    ReplyDelete
  14. Muh. Faathir Husain M.
    16701251030
    PPs PEP B 2016

    Lebih lanjut tenang a priori dan a posteriori, seorang filsuf bernama Immanuel Kant melakukan kritik terhadap pandangan pendahulunya Rene Descartes dengan rasionalismenya (a priori) dan John Locke dengan empirismenya (a posteriori). Melalui pemikirannya, Kant mencoba menyintesiskan antara dua aliran yang memiliki kecenderungan yang berbeda sekaligus kontras itu: rasionalisme mementingkan pengetahuan a priori dan empirisme mementingkan pengetahuan a posteriori, lewat pemikiran Kant pengetahuan dijelaskan sebagai hasil sintesis atas dua unsur tersebut.

    ReplyDelete
  15. MUTIARA KUSUMAWATI
    16701251007
    PEP S2 B

    A priori adalah sebuah istilah yang dipakai untuk menjelaskan bahwa seseorang dapat berpikir dan memiliki asumsi tentang segala sesuatu, sebelum bertemu dengan pengalaman dan akhirnya mengambil kesimpulan. A priori dekat dengan yang disebut ide atau gagasan, untuk memperoleh suatu ide bisa dilakukan tanpa mempertimbangkan suatu pengalaman, bebas saja untuk memunculkan ide. Sedangkan a posteriori adalah pengetahuan atau asumsi yang dibangun berdasarkan pengalaman atau bukti empiris. A posteriori dekat dengan empirisme, pernyataan berdasarkan atas kenyataan.

    ReplyDelete
  16. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Sumber sejarah bagi pemahaman kontemporer dari apriori / perbedaan posteriori adalah Kritik Kant of Pure Reason. Kant mengartikulasikan perbedaan sebagai epistemologis di alam, yaitu yang berkaitan dengan pengetahuan. Karena pengetahuan dipahami sebagai berkisar di atas proposisi apriori / perbedaan posteriori mengacu divisi dalam kelas proposisi yang diketahui atau bisa diketahui. Jika proposisi adalah bisa diketahui apriori, maka dapat diketahui secara independen dari pengalaman. Misalnya, pengetahuan Anda yang bujangan yang belum menikah, yang 5 + 2 = 7 dan alun-alun di sisi miring dari segitiga siku kanan sama dengan jumlah kuadrat dari dua sisi lainnya dianggap sebagai pengetahuan apriori. Sebaliknya, jika proposisi yang diketahui atau bisa diketahui a posteriori, maka dikenal sebagai hasil dari bukti pengalaman.

    ReplyDelete
  17. 319. Devi Anggriyani
    16701251023
    S2 PEP B 2016

    Perbedaan antara a priori dan a posteriori sesuai dengan perbedaan antara empiris dan non-empiris knowledge. Walaupun penggunaan utama dari istilah a priori dan a posteriori adalah dengan mengacu pada pengetahuan dan pembenaran, filsuf kadang-kadang juga berbicara tentang konsep a priori atau a posteriori. Hal ini masuk akal untuk berpikir bahwa konsep adalah konstituen dari proposisi, dan karena itu tidak benar atau salah, dan sehingga tidak bisa diketahui. Referensi untuk konsep priori kemudian dapat secara alami dipahami sebagai orang-orang yang memiliki signifikansi atau makna secara independen dari pengalaman dan tidak memerlukan pengalaman untuk legitimatization. Demikian pula, konsep posteriori adalah mereka yang tidak dapat dipahami secara independen dari pengalaman tertentu.

    ReplyDelete
  18. Konstantinus Denny Pareira Meke
    NIM. 16709251020
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2016

    Cara berpikir manusia terbagi menjadi dua macam, yaitu: Analitik a Priori dan Sintetik a Posteriori. Analitik a Priori adalah cara berpikir yang dilakukan sebelum melihat atau mengalami, sedangkan Sintetik a Posteriori adalah cara berpikir yang dilakukan setelah melihat atau mengalami. Menurut immanuel kant, analitik apriori bukan ilmu, dan sintetik aposteriori juga bukan merupakan ilmu. Mereka hanya merupakan separuh ilmu, agar menjadi ilmu yang utuh maka analitik apriori diturunkan sedikit, sedangkan sintesis a posteriori dinaikkan, sehingga ilmu yang utuh itu adalah sintesis apriori. Sintesis apriori menurut kant pengetahuan harus permanen dan sifatnya universal. Ia permanen tetapi tidak memberikan pengetahuan baru. Pengetahuan adalah yang diambil dari pengalaman pribadi yang partikular tapi saat yang sama bentuknya harus bisa di universalkan.

    ReplyDelete
  19. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  20. Arifta Nurjanah
    16709251030
    PPs P Mat B

    Apriori dan aposteriori merupakan hakikat dari adanya pengetahuan yang saling berkebalikan. Hakikat pengetahuan A priori adalah pengetahuan yang ada sebelum bertemu dengan pengalaman. Misalnya seseorang dapat berpikir dan memiliki asumsi tentang segala sesuatu, sebelum bertemu dengan pengalaman dan akhirnya mengambil kesimpulan. Pengetahuan tersebut dihasilkan melalui pikiran dan logika. Apriori berlainan dengan a posteriori yang selalu bergantung pada pengalaman. Pengetahuan diperoleh setelah mengalami pengalaman. Misalnya seseorang bisa berfikir tentang segala sesuatu setelah melihat bendanya sehingga orang-orang aposteriori tidak dapat merancang. Kebanyakan aposteriori adalah anak-anak. Ilmu pengetahuan merupakan gabungan dari dan pengalaman, yaitu pengalaman yang dipikirkan dan pikiran yang dipengalamankan.

    ReplyDelete
  21. Johanis Risambessy
    16701251029
    PPs PEP B 2016

    A priori dapat didefenisikan sebagai argumen yang dinyatakan sebelum melihat kenyataan yang terjadi. Lebih menuju pada definisi-definsi dan apa yang terkandung dalam makna ide-ide yang diterima. Sedangkan a posteriori merupakan pernyataan setelah adanya pengalaman berdasarkan kenyataan.

    ReplyDelete
  22. Misnasanti
    16709251011
    PPs PMAT A 2016

    Cara berpikir manusia terbagi menjadi dua macam, yaitu: Analitik a Priori dan Sintetik a Posteriori. Analitik a Priori adalah cara berpikir yang dilakukan sebelum melihat atau mengalami, sedangkan Sintetik a Posteriori adalah cara berpikir yang dilakukan setelah melihat atau mengalami. Kedua cara ini memiliki kelebihan dan kekurangannya, cara berpikir Analitik a Priori misalnya lebih mengandalkan pada kemampuan visualisasi seseorang dalam mengimajinasikan sesuatu dengan menggunakan pendekatan-pendekatan logika tanpa harus merasakan atau mengalaminya terlebih dahulu. Cara berpikir ini dapat melatih kita dalam meningkatkan kemampuan kognitif dalam memandang suatu persoalan, namun kelemahannya yaitu apa yang dihasilkan tidak benar-benar valid karena tidak mengalami kejadian secara langsung.
    Sedangkan Sintetik a Posteriori lebih mengandalkan pada pengalaman. Artinya apa yang dihasilkan merupakan apa yang dia rasakan (merasakan langsung kejadian tersebut). Kelemahannya yaitu kemampuan kognitifnya belum terasah secara maksimal, karena banyak kejadian jika orang yang berpikir seperti ini cenderung kurang bisa dalam memvisualisasikan apa yang dia rasakan kedalam bentuk tulisan.
    Jika dikaitkan dengan matematika, analitik apriori merupakan matematika murni, karena didasarkan atau dapat dilakukan oleh pemikiran orang dewasa. Sedangkan sintetsis aposteriori merupakan pemikiran dari dunia anak-anak, penuh dengan intuisi. Sehingga dalam proses pembelajarna matematika disekolah, pendekatan yang dilakukan harus melihat siapa objek dan subjek belajar dalam pembelajaran tersebut. Tidak bisa materi atau pendekatan matematika yang diajarkan pada tingkat sekolah tinggi, memiliki kadar yang sama dan cara yang sama dengan mengajarkan matematika di sekolah dasar dan menengha. Begitu pula antara sekolah dasar dan menengah perlu adanya suatu rancangan materi dan pendekatan pembelajaran yang memperhatikan aspek tersebut.

    ReplyDelete
  23. Asri Fauzi
    16709251009
    Pend. Matematika S2 Kelas A 2016
    Pengetahuan ilmiah digolongkan menjadi dua yaitu a priori dan aposteriori . Unsur rasio adalah apriori dan unsur penglaman adalah sintetis. Maka Imanuel Kant mengatakan sebenar-benarnya ilmu adalah sintetik rasio. Sedangkan aposteriori tiada ilmu kalau tidak ada pengalaman, sehingga sebanar-benarnya ilmu adalah pengalaman. Tokonhnya aposteriori adalah D. Hume.

    ReplyDelete
  24. Apriori dan aposteriori dimunculkan oleh Immanuel Kant secara bijak untuk mengakomodir ilmu-ilmu murni seperti matematika dan aposteriori berdasarkan pengalaman, pengalaman individu, sehingga Filsafat menjadi kompleks.
    Namun dalam pengertian masyarakat terjadi kekeliruan makna, apriori dianggap sebagai "tidak setuju" atau "Tidak sependapat", sehingga perlu penjelasan yang benar pada masyarakat tentang apa itu apriori karena berasal dari pengertian Filsafat.

    Nur Tjahjono Suharto
    PEP S3 (A)
    16701261007

    ReplyDelete
  25. Bayu Adhiwibowo
    16709251014 / S2 Pend. Matematika
    Pengetahuan apriori adalah ketika seseorang berpikir ataupun memiliki asumsi terhadapa suatu hal tanpa melihat keadaan dari hal tersebut. Jadi bisa saja asumsi ini benar ataupun bisa saja salah. Sedangkan aposteriori adalah sesorang berpikir atau memiliki asumsi setelah terdapat bukti empirirs dan pengalaman yang dialami langsung. Keduanya bisa saja berjalan beriringan dengan baik sert asaling berinteraksi

    ReplyDelete
  26. Nanang Ade Putra Yaman
    16709251025
    PPs PM B 2016

    Assalamualaikum

    Dari salah satu link diatas, diketahui bahwa istilah-istilah apriori dan aposteriori ini digunakan sehubungan dengan penalaran (epistemologi) untuk membedakan kesimpulan yang diperlukan dari tempat pertama (yaitu, apa yang harus datang sebelum pengamatan akal) dari kesimpulan berdasarkan pengamatan akal (yang harus mengikutinya). Dengan demikian, dua jenis pengetahuan, pembenaran, atau argumen (alasan atau sanggahan). Apriori adalah pengetahuan yang ada sebelum bertemu dengan pengalaman. Istilah ini paling sering dan penting dikemukakan oleh Imanuel Kant. Bagi Kant, apriori berangkat dari dugaan tanpa bergantung yang empiris atau pengalaman yang bisa ditangkap oleh inderawi. Istilah ini dipakai untuk menyatakan bahwa manusia sudah memiliki kesadaran dalam dirinya sebelum bertemu dengan pengalaman-pengalaman dalam lingkungan dan dunianya. Aposteriori adalah Pernyataan-pernyataan dan argumen yang bergantung pada bukti empiris sering pengetahuan atau pembenaran a posteriori bergantung pada pengalaman atau bukti empiris.


    ReplyDelete
  27. Khomarudin Fahuzan
    16709251041
    PPs Pend. Matematika B

    Apriori adalah pengetahuan yang diperoleh sebelum pengalaman/terjadi, tetapi aposteriori adalah pengetahuan yang diperoleh setelah terjadi. Sebelum terjadi itu kita menggunakan akal pikiran untuk memprediksi apa yang akan terjadi, yang disesuaikan dengan pengetahuan-pengetahuan yang sudah ada sebelumnya. Tetapi aposteriori kita mempelajari pengetahuan dari yang sudah terjadi. Kebanyakan dalam perkembangan ilmu pengetahuan menggunaakan apriori untuk dapat mengembankan ilmu, teknologi dapat berkembang sampai sejauh ini juga karena dipikirkan terlebih dahulu, bukan setelah melihat.

    ReplyDelete
  28. Azwar Anwar
    16709251038
    Pendidikan Matematika S2 Kelas B 2016

    A priori merupakan kita dapat memahami sesuatu walaupun hanya melalui logika. Apriori cara kerjanya berada ruang lingkup ilmu-ilmu pasti yang biasanya disebut dengan cara deduksi, karena lingkup mendahului adanya kenyataan itu. Sementara a posteriori yaitu kita sudah paham setelah melihat suatu kejadian atau setelah dipersepsi. Kedua paham ini mengatakan bahwa akal adalah alat terpenting dalam memperoleh pengetahuan.

    ReplyDelete
  29. Fatya Azizah
    16709251039
    Pendidikan Matematika B PPS UNY 2016

    Dalam filsafat ilmu, kita mengenal suatu istilah mengenai pengetahuan yang disebut dengan a priori dan a posteriori. Pengetahuan apriori bersumber dari sebelum pengalaman, sedangkan pengetahuan aposteriori didapat setelah pengalaman. Sehingga pengetahuan apriori bersifat abstrak dan maya, hanya ada dalam pikiran dan hanyalah bersifat keterangan-keterangan. Sementara itu pengetahua aposteriori dapat diperoleh dengan bantuan menggunakan panca indera untuk mengalami kemudian mempersepsi. Jadi pengetahuan a posteriori diperoleh melalui persepsi-persepsi. Perbedaan mendasar dari pengetahuan a priori dan a posteriori adalah jika pengetahuan a priori dibangun atas dasar konsistensi antara keterangan yang satu dengan keterangan yang lainnya, sedangkan pengetahuan a posteriori dibangun atas dasar kemampuan imajinasi dan intuisi dalam ruang dan waktu. Dalam kehidupan kedua pengetahuan ini saling bergantung satu sama lain, dan kita membutuhkan keduanya agar bisa berpikir dengan baik. Jadi tidak ada yang lebih utama dari keduanya, menurut Kant pengetahuan manusia merupakan gabungan dari keduanya.

    ReplyDelete
  30. Firda Listia Dewi
    16701251014
    S2 PEP B 2016

    Pengetahuan dapat dibangun secara a priori yaitu paham sebelum dipersepsi, pengetahuan tersebut diperoleh dari hasil pemikiran secara deduktif. Sedangkan a posteriori merupakan pengetahuan yang dibangun setelah dipersepsi, paham setelah melihat, merasakan, sehingga a posteriori ini harus mengalami secara langsung terlebih dahulu.

    ReplyDelete
  31. MARTIN/RWANDA
    PPS2016PEP B
    The terms "a priori" and "a posteriori" are used primarily to denote the foundations upon which a proposition is known. A given proposition is knowable a priori if it can be known independent of any experience other than the experience of learning the language in which the proposition is expressed, whereas a proposition that is knowable a posteriori is known on the basis of experience. For example, the proposition that all bachelors are unmarried is a priori, and the proposition that it is raining outside now is a posteriori.

    ReplyDelete
  32. Moh. Bayu Susilo
    16709251012
    S2/P. Matematika/A/2016

    Apriori adalah ilmu yang kebenarannya mendahului sebuah peristiwa.sebuah istilah yang dipakai untuk menjelaskan bahwa seseorang dapat berpikir dan memiliki asumsi tentang segala sesuatu, sebelum bertemu dengan pengalaman dan akhirnya mengambil kesimpulan. Sedangkan A posteriori ilmu yang kebenarannya mengikuti peristiwa.yaitu sejalan dengan filsafat empirisme yang hanya menekankan yang logis, yang dialami, yaitu selalu bergantung pada pengalaman.

    ReplyDelete
  33. Sumbaji Putranto
    16709251028
    Pend. Matematika S2 Kelas B

    Berkenaan dengan apriori dan aposteriori yang dapat saya pahami adalah bahwa secara umum sebuah proporsisi sumber dari pernyataan di bagi menjadi dua. Dua jenis pernyataan itu adalah apriori dan aposteriori. Secara sederhana dapat diartikan jika apriori artinya dari sebelum sedangkan aposteiori berarti dari sesudah. Apriori menyatakan bahwa sumber pengetahuan itu berasal dari sebelum pengalaman. Sementara itu pengetahuan aposteriori adalah pengetahuan yang didapat setelah pengalaman. Contoh dalam kehidupan sehari-hari adalah kucing Ani berwarna hitam. Pengetahuan semacam ini didapat dari pengalaman sebelumnya. Oleh karena itu pengetahuan seperti di atas dikatakan aposteriori.

    ReplyDelete
  34. Ressy Rustanuarsi
    16709251033
    PPs PMAT Kelas B 2016

    A priori adalah pengetahuan yang ada sebelum bertemu dengan pengalaman, sebelum mengalami atau mengamati. Aliran rasionalisme dalam pengetahuan berupa a priori. Aliran ini meyakini bahwa sejumlah ide atau konsep adalah terlepas dari pengalaman dan bahwa kebenaran itu dapat diketahui hanya dengan nalar.a posteriori adalah pengetahuan yang didapat setelah mengalami atau mengamati. A posteriori terdapat dalam aliran empirisme. Aliran ini menganggap bahwa pikiran manusia itu kosong sehingga pengetahuan hanya bisa didapat setelah adanya proses mengalami.

    ReplyDelete
  35. Wan Denny Pramana Putra
    16709251010
    PPs Pendidikan Matematika A

    A priori berasal dari bahasa Latin a (dari) prior (yang mendahului). A priori mengacu kepada apa yang dapat kita asalkan dari defenisi-defenisi dan apa yang tersirat dalam makna ide-ide yang sudah diterima. A priori berarti tidak tergantung pada pengalaman indrawi. Sedangkan a posteriori berakar dari bahasa Latin a (dari) dan posteriori (yang kemudian). Istilah a posteriori ini menunjukkan sejenis pengetahuan yang dapat dicapai hanya dari pengalaman. Maka dari itu pengetahuan bisa dirumuskan hanya setelah observasi atau eksperimen. A posteriori digunakan juga untuk memberi sifat pengetahuan yang berdasarkan pengalaman.

    ReplyDelete
  36. Wadiyono
    16701251021
    Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2 2016

    Pengetahuan a priori dan a posteriori pertama kali dikemukakan oleh Imanuel Kant. Dalam pengetahuan a priori ini Kant menawarkan dua kriteria analisis, yaitu keniscayaan dan universalitas, yang ia kemukakan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Sedangkan pengetahuan a posteriori adalah pengetahuan yang diperkuat oleh hasil pengalaman /empiris. Pernyataan-pernyataan dapat menjadi a posteriori jika ditemukan bukti-bukti yang bersifat empiris.....

    ReplyDelete
  37. Miftahir Rizqa
    16701261027
    PEP Kelas A

    A priori dan a posteriori merupakan istilah yang pertama kali dikemukakan oleh Imanuel Kant. A priori merupakan pengetahuan yang diperoleh melalui ide atau gagasan. Sedangkan a posteriori merupakan pengetahuan yang diperoleh dari pengalaman/empiris di lapangan. Anak kecil menemukan pengetahuan dengan a posteriori sedangkan orang dewasa menemukan pengetahuan dengan a priori

    ReplyDelete
  38. Siska Nur Rahmawati
    16701251028
    PEP-B 2016


    Pengetahuan dibedakan menjadi dua yaitu a priori dan a posteriori. Pengetahuan a priori merupakan pengetahuan yang paham sebelum melihat. Sedangkan pengetahuan a posteriori adalah pengetahuan yang paham setelah melihat. Untuk mendapatkan pemahaman tentang pengetahuan yang valid dan dapat dipercaya, awalnya kita menggunakan pengetahuan a priori untuk membangun pondasi pemahaman. Setelah itu, kita menggunakan pengetahuan a posteriori untuk menyakinkan dan memvalidasi pemahaman awal kita. Sehingga, pengetahuan a posteriori menggabungkan pengalaman untuk memperoleh kebenaran pengetahuan.

    ReplyDelete
  39. Niswah Qurrota A'yuni
    NIM. 16709251023
    PPs S2 Pendidikan Matematika Kelas B 2016

    Assalamu'alaikum Wr.Wb.,

    Istilah a priori (sebelum) dan a posteriori (sesudah) yang dipopulerkan oleh Immanuel Kant digunakan dalam ilmu filsafat (epistemologi) untuk membedakan dua jenis pengetahuan yaitu pembenaran atau argumen. A priori adalah pembenaran yang independen dari pengalaman, contohnya: Semua bujangan belum menikah. Sedang a posteriori adalah pembenaran yang tergantung pada pengalaman atau bukti empiris. Adanya anggapan bahwa pembedaan antara a priori dan a posteriori ini juga berlaku bagi pembedaan yang diberikan oleh Kant antara putusan sintesis (synthetic judgments) dimana predikatnya menambahkan sesuatu yang baru pada subjeknya, dan putusan analitis (analytic judgments), dimana predikatnya tidak menambah apa-apa pada subjeknya.

    Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  40. Dalam pengetahuan modern dikenal pembagian ilmu atas kelompok ilmu a priori dan a posteriori. A priori artinya dari sebelum sedangkan a posteiori berarti dari sesudah. Keduanya dibedakan berdasarkan dari mana sumber pengetahuan itu. A priori adalah ilmu-ilmu yang tidak kita peroleh dari pengalaman dan percobaan, tetapi bersumber dari akal itu sendiri. Sementara a posteriori adalah ilmu pengetahuan yang kita peroleh dari pengalaman indrawi seperti kimia, ilmu alam, ilmu hayat, ilmu kesehatan, pendeknya semua ilmu yang bersumber dari pengalaman dan eksperimen.

    Triwid Syafarotun Najah
    16701261011
    PEP S3 (A) 2016

    ReplyDelete
  41. RISKA AYU ARDANI
    16709251021
    PMAT KELAS B PPS UNY 2016

    Apriori adalah sesuatu yang berasal dari pengalaman seseorang yang pada mulanya adalah sesuatu yang berupa a posteori.Kant membedakan 4 macam pengetahuan yaitu pengetahuan analitis apriori, pengetahuan sintesis apriori, pengetahuan analitis aposteriori dan pengetahuan sintesis aposteriori. Pengetahuan apriori adalah pengetahuan yang tidak tergantung pada adanya pengalaman, atau yang ada sebelum pengalaman. Pengetahuan aposteriori terjadi sebagai akibat pengalaman

    ReplyDelete
  42. Jahidatu Lis Silmi I'la Alhaq
    16701251022
    PEP B 2016

    Ada banyak sudut pandang pada mengenai a priori dan a posteori, hubungan antara keduanya adalah salah satu masalah tertua di filsafat modern. Dijelaskan bahwa a priori adalah pengetahuan atau pembenaran dari suatu pemikiran sedangkan a posteriori adalah pembenaran yang bergantung pada pengalaman yang telah dilalui atau berdasarkan bukti empiris yang ada.

    ReplyDelete
  43. Erni Anitasari
    16709251007
    S2 Pend. Matematika Kelas A

    Menurut Kant, apriori berangkat dari dugaan tanpa bergantung yang empiris atau pengalaman yang bisa ditangkap oleh inderawi. Istilah ini dipakai untuk menyatakan bahwa manusia sudah memiliki kesadaran dalam dirinya sebelum bertemu dengan pengalaman-pengalaman dalam lingkungan dan dunianya. Lawan kata dari apriori adalah aposteriori. Menurut KBBI, istilah ini bisa diartikan sebagai anggapan setelah diketahui (dilihat, diselidiki, dan sebagainya) keadaan yang sebenarnya. Jadi, segala ungkapan atau pendapat keluar setelah seseorang melakukan pengamatan melalui inderanya. Baik apriori maupun aposteriori digunakan sebagai kata sifat untuk memodifikasi kata benda pengetahuan. Namun, istilah apriori juga terkadang digunakan untuk memodifikasi nomina lain, seperti kebenaran.

    ReplyDelete
  44. YUNDA VICTORINA TOBONDO
    16709251015
    P.MAT A 2016

    Apriori adalah pengetahuan yang ada sebelum bertemu dengan pengalaman.[1] Atau dengan kata lain, sebuah istilah yang dipakai untuk menjelaskan bahwa seseorang dapat berpikir dan memiliki asumsi tentang segala sesuatu, sebelum bertemu dengan pengalaman dan akhirnya mengambil kesimpulan. Hal ini dipakai untuk mengkritik filsafat empirisme yang hanya menekankan yang logis, yang dialami, yaitu selalu bergantung pada pengalaman, hal itu disebut sebagai aposteriori. Namun, pada sebagai penengah dari pertentangan ini maka Immanuel Kant memberikan pandangan bahwa ilmu adalah teori yang dipraktekan dan pengalaman yang diteorikan. Sehingga, tidaklah dapat dikatakan kita telah berilmu jika kita hanya memiliki teori saja dan tidk jugalah benar jika kita hanya memiliki pengalaman saja. Oleh karenanya, I. Kant mengatakan bahwa sebenar-benarnya ilmu adalah adanya keseimbangan antara teori dan prakteknya.

    ReplyDelete
  45. Bismillah
    Ratih Kartika
    16701251005
    PPS PEP B 2016


    Assalamualaikumwarahmatulahiwabarrakatuh
    Apriori dan aposteriori adalah dua hal yang berbeda. Apriori mendasarkan atau mengacu pada hasil pemikiran semata tanpa memanfaatkan pengalaman (berpikir logis) sedangkan aposteriori mendasarkan pada pengalaman (empiris) , pengetahuan yang diperoleh berdasarkan pengalaman.



    Terimakasih.
    Wassalamualaikumwarahmatulahiwabarakatuh

    ReplyDelete
  46. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    A priori adalah sebuah istilah yang dipakai untuk menjelaskan bahwa seseorang dapat berpikir dan memiliki asumsi tentang segala sesuatu, sebelum bertemu dengan pengalaman dan akhirnya mengambil kesimpulan. Sebagai contoh “Semua bujangan belum menikah”, pengetahuan ini kita miliki tanpa kita memiliki pengalaman di dalamnya. Sedangkan a posteriori adalah pengetahuan atau asumsi yang dibangun berdasarkan pengalaman atau bukti empiris. Sebagai contoh “Beberapa siswa dikelas yang saya ajar kesulitan memahami konsep geometri”,

    ReplyDelete
  47. Muhamad Arfan Septiawan
    16701251018
    S2 PEP B 2016

    Perbedaan mendasar dari pengetahuan a priori dan a posteriori adalah jika pengetahuan a priori dibangun atas dasar konsistensi antara keterangan yang satu dengan keterangan yang lainnya, sedangkan pengetahuan a posteriori dibangun atas dasar kemampuan imajinasi dan intuisi dalam ruang dan waktu. Dalam kehidupan kedua pengetahuan ini saling bergantung satu sama lain, dan kita membutuhkan keduanya agar bisa berpikir dengan baik. Jadi tidak ada yang lebih utama dari keduanya, menurut Kant pengetahuan manusia merupakan gabungan dari keduanya.

    ReplyDelete
  48. ULFA LU'LUILMAKNUN
    16709251022
    S2 Pendidikan Matematika 2016 Kelas B

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    A priori adalah paham walau hanya melalui logika atau pengetahuan yang ada sebelum bertemu dengan pengalaman. Atau dengan kata lain, sebuah istilah yang dipakai untuk menjelaskan bahwa seseorang dapat berpikir dan memiliki asumsi tentang segala sesuatu, sebelum bertemu dengan pengalaman dan akhirnya mengambil kesimpulan. A posteriori adalah paham setelah dipersepsi atau menekankan yang logis yang dialami selalu bergantung pada pengalaman.

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

    ReplyDelete
  49. Bertu Takaendengan
    16709251034
    P.Mat B

    Apriori dan aposteriori berasal dari bahasa latin. Apriori artinya sebelum dan aposteriori artinya sesudah. Keduanya dapat dibedakan dari sumber pengetahuan. Apriori menyatakan bahwa pengetahuan itu diperoleh tanpa harus mengalaminya. Dengan kata lain, seseorang dapat berpikir dan memiliki asumsi tentang segala sesuatu, tanpa harus lebih dulu melihat dan mengalaminya atau pengetahuan berasal dari apa yang dipikirkan.Sedangkan aposteriori menyatakan bahwa pengetahuan itu diperoleh setelah mengalaminya. Dengan kata lain, seseorang itu mengalaminya terlebih dahulu, lalu menyadarinya atau pengetahuan diperoleh berdasarkan pengalaman

    ReplyDelete

marsigitina@yahoo.com, marsigitina@gmail.com, marsigit@uny.ac.id