Sep 20, 2013

Elegi Wancara dengan Dr Marsigit, MA bidang Pendidikan




by Marsigit 

EDUCATION

What subjects do you teach? What types of students do you have?
Mathematics Education
Philosophy of Mathematics Education

Epistemology
Psychology of mathematics education
Research on mathematics education
English for mathematics education
Method of teaching learning of mathematics
Philosophy
Microteaching
Lesson Study
Educational Management
Curriculum Development
Peer Teaching
International Perspective of Education
Ideology of Education
Can you provide a link to a site where we can see something about what you do or the center where you work?
http://staff.uny.ac.id
How have your past experiences prepared you for teaching? How did you become interested in education?
I develop the schema before teaching.
I perceive education is belong to students
Who was your most influential teacher and why?
My influential figure is Paul Ernest, Jaworsky, Ebbutt and Straker, Piaget, Immanuel Kant
What is your educational philosophy?
My educational philosophy is progressive, democratic, student centred, constructivist, facilitating, education for all, liberating, collaboration, sharing, education as a need, development, ...
What is the most challenging aspect of teaching for you?
The challenging aspect of education is how to improve individual human resources and its society
What kind of relationship do you have with your students?
I try to FACILITATE their learning. Students are adults and active learners. They should take their responsibility in their learning. They are the counterpart of their teachers. The teacher should promote communication in an unlimited time and space.
What is the secret to instilling interest in knowledge?
The secret is not instilling but constructing
What is your philosophy on homework and grading?
Homework is just for preaparation/apperception for next activity
There is no the best grading.
Is it possible to teach creativity? how?
Creativity can not be teach, but it need to be facilitated and encouraged. Creativity is something life. So the nature of students is their creativity. Creativity will come out from mutual synergistic interaction among students, teachers, environment and its society in the context of space and time.
How do you establish authority? What do you do when a discipline problem arises?
It is very bad if the teacher think authority first. It should be the last. It is better if the authority is the results of a process. So the teacher will get his authority in nature.
How do you individualize your teaching? How do you handle the different ability levels of students in classes?
We need various method, resources and schema in order to facilitate differences and individual. Teacher should facilitate individual students to learn. There are various schema: schema of teaching, schema of interaction, and schema of achieving students' competencies. Method of teaching should flexible and dynamic.
What cooperative learning means to you. How have you used it?
I prefer cooperative approach than competitive one. Cooperation starts from the opens of mind, ability to hear, wishes to receive, good perception, positive thinking, ability to response, ability to deliver question, wishes to share, develop similar goal, develop similar method and scheme, provide space and time.
What do you expect from your supervisor? What qualities would you like to have in your principal?
Principal should understand philosophy to get clear picture of education; and should have concrete action to get meaningful educational practices.
What issues in education are of greatest concern to you?
My biggest issues of education is how to liberate education and education as a need. The key words of education issues are critical thinking, communication and universal.
Would it be a good thing if teachers had economic incentives based on student performance?
No, it is not good. Teachers' incentives should not directly based on students performance. Because education is for a longer term program
Besides more financial resources, what do today's schools lack?
Schools lack of vision and capacity and lack of collaborations
What are some ways you have incorporated technology into the classroom.
Technology should be perceived as a tool for communicating and promote interaction among the students and teachers.
In light of new technologies, do we need to reinvent the school, its methods and objectives?
To some extent, technology is teachers' creativity
If you could create the ideal school, what would it be like?
The ideal school should be a laboratory for students' development
What do you think schools will be like in 20 years?
In 20 years to come, the schools will influenced by mix factors e.g. local, national, international, etc
What are your professional goals? Where do you want to be in five years?
My professional goal is HRD. In 5 years to come I want to contribute/share my capacity systemically, rather than individual or a small group.
What qualities would you need to see in someone before advising him/her to go into teaching?
The teacher should make sure that education is the process of translating and to be translated.

Update, 2012
Yogyakarta

51 comments:

  1. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    According to the interview, I agree with Prof. Dr. Marsigit, M.A.’s statement that in the learning, teacher is a facilitator for the students. Learning is not a process of transfer of knowledge from teacher to student, but students must costuct knowledge by themselves. Students aren’t the empty vessels which teachers filled with the knowledge. We must remember that all of students have the skills that they had before. Therefore, the teacher should help students to develop and facilitate them to construct their knowledge. One of some ways of facilitating students is using a variety of learning methods, resources and schema in order to facilitate differences and individual.

    ReplyDelete
  2. Helva Elentriana
    16709251068
    PPS Pend Matematika Kelas D 2016

    Pembelajaran yang seharusnya dilakukan yaitu yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengkonstruksi pemahamannya sendiri. Guru harus mampu memfasilitasi siswa dalam hal ini, namun bukan hanya berperan sebagai pentransper pengetahuan melainkan sebagai fasilitator. Sehingga nantinya siswa akan lebih kreatif dan mengembangkan cara berpikir mereka. Jika keadaan pendidikan telah mencapai seperti demikian maka pantaslah kita merasa senang. Guru kita harus lebih berusaha untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan. Kreativitas bisa dihasilka karena siswa diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mengembangkan dirinya. Namun yang tidak kalah penting ialah menanamkan semangat dan motivasi dalam diri siswa agar mau membangun pemahamannya sendiri. Menumbuhkan karakter pejuang tangguh dalam belajar adalah hal yang akan semakin memperkokoh output dari teori konstruktivisme yang kita terapkan dalam kelas.

    ReplyDelete
  3. Heni Lilia Dewi
    16709251054
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Saya sangat mengapresiasi pandangan tentang pendidikan dari Prof. Marsigit. Saya pun sependapat dengan Prof. bahwa kreativitas tidak bisa diajarkan, tapi perlu difasilitasi dan didorong. Dalam hal pembelajaran, maka guru lah yang seharusnya memberikan motivasi dan dorongan kepada siswa untuk mengembangkan kreativitasnya. Misalnya dengan melibatkan siswa dalam penemuan konsep. Kreativitas akan keluar dari interaksi sinergis antara siswa, guru, lingkungan dan masyarakatnya dalam konteks ruang dan waktu. Saya setuju, dengan adanya pemberian scaffolding dari guru, maupun pihak lain akan membantu siswa dalam proses belajar untuk mencapai pengetahuan.

    ReplyDelete
  4. Rahayu Pratiwi
    16709251077
    PPS PM-D 2016

    Sebaik – baiknya seorang guru adaiswa nya adalah seorang partner dalam proses pembelajaran. Dimana seorang partner memiliki kelemahan dan kelebihan serta saling melengkapi. Guru tidak selalu benar, karena guru adalah seorang manusia. Sesempurna apa pun dia pasti memiliki setitik kesalahan di dalamnya.

    ReplyDelete
  5. Annisa Hasanah
    16709251051
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Teachers are not only the person who gives knowledge to learners. But, teacher is creative figure who must be able to develop the potential and creativity of learners to facilitate it.

    ReplyDelete
  6. Ahmad Wafa Nizami
    16709251065
    PPs Pendidikan Matematika D 2016

    Jadilah guru yang memang benar-benar seorang guru sejati. Guru adalah pekerjaan yang sangat mulia karena guru adalah salah satu tonggak penyongkokng suatau pendidikan. Jika tidak ada guru maka siswa akan jadi seperti apa, begitu juga jika tidak ada siswa.

    ReplyDelete
  7. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016

    terima kasih bapak telah memposting wawancara ini. sangat bermanfaat sekali dan membuka wawasan serta menyadarkan saya. saya tertarik dengan pendapat bapak tentang perhatian utama pada isu pendidikan, yaitu membebaskan pendidikan dan pendidikan sebagai kebutuhan. pendidikan yang ada harus lah bersifat bebas, dalam artian kritis, komunikasi, dan universal. maksudnya dalam pendidikan hendaknya bersifat kritis, tidak terpaku pada buku atau hal-hal yang telah disampaikan pengajar. pendidikan juga harus bersifat universal, menyeluruh dan tidak terkotak-kotak. karena pada dasarnya pendidikan adalah hak setiap manusia dan ilmu pengetahuan itu saling berhubungan satu sama lain.

    ReplyDelete
  8. Viani Kurniawati
    14301241051
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Elegi wawancara dengan Prof Marsigit menyampaikan kepada pembaca bahwa sebagai guru memfasilitasi setiap siswa adalah keharusan. sebelum mengajar Prof menyampaikan selalu membuat skema.
    Kreatifitas tidak dapat dibangun oleh guru, tapi guru dapat memfasilitasi mereka untuk mengeluarkan kreatifitasnya.

    Prof Marsigit juga menyampaikan bahwa Prof lebih senang cooperative learning dari pada competitive, karena dari sana akan memunculkan open mind, kesedian mendengar, berpikir positif, dll. Hal-hal tersebut diatas sangat menarik bagi saya. Terimakasih prof.

    ReplyDelete
  9. Pembelajaran yang berkualitas saharusnya menjadi perhatian dari berbagai pihak. Bagaimana menyelenggarakan pendidikan, sarana dan prasarana, bahan ajar, materi yang diajarkan. Pembelajaran tidak berorientasi pada hasil. Jika kualitas pembelajaran baik maka hasil pun akan mengikuti dengan baik. Tetapi jika perhatiannya pada hasil maka kadang digunakan cara-cara yang instan dan terkesan pada pengulangan (repetition atau drill). Pendidikan untuk mencerahkan bukan untuk membebani.

    ReplyDelete
  10. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Guru bukan hanya orang yang memberi pengetahuan kepada peserta didik. Tapi, guru adalah sosok kreatif yang harus bisa mengembangkan potensi dan kreativitas peserta didik untuk memudahkannya. Ini adalah tugas yang sangat sulit, apalagi ada beberapa faktor seperti perbedaan kemampuan dan keterbatasan fasilitas masing-masing siswa yang dimiliki sehingga terkadang merupakan tantangan untuk menjadi guru sebagai fasilitator kreatif. Guru juga diharuskan belajar menjadi tokoh fasilitator kreatif. Itu semua karena proses belajar adalah hubungan dua arah antara guru dan siswa.sehingga, pendidikan yang ada harus lah bersifat bebas, dalam artian kritis, komunikasi, dan universal. maksudnya dalam pendidikan hendaknya bersifat kritis, tidak terpaku pada buku atau hal-hal yang telah disampaikan pengajar. pendidikan juga harus bersifat universal dan menyeluruh sebagaimana yang diterapkan oleh Bapak Prof. Marsigit di dalam kelas pembelajaran.

    ReplyDelete
  11. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terimakasih Pak Marsigit atas elegi wawancaranya. Menurut saya elegi ini dapat menjadi bacaan yang menarik khususnya bagi para guru dan calon guru. Saya sepakat bahwa pendidikan harusnya dipandang sebagai suatu kebutuhan. Dengan pandangan tersebut siswa dapat belajar dengan penuh semangat dan kesadaran. Lain halnya bila memandang Pendidikan sebagai suatu kewajiban maka berpotensi untuk terjebak pada penunaian saja sebagai formalitas.

    ReplyDelete
  12. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Guru harusnya memberi siswa kesempatan untuk mengkonstruk pengetahuannya sendiri. Guru hanya sebagai fasilitator, bukan mentransfer ilmu yang dia miliki kepada siswa. Pengetahuan yang dikonstruk sendiri oleh siswa akan lebih diingat oleh siswa sehingga pembelajaran akan lebih bermakna. Guru harus kreatif dalam mengembangkan perangkat pembelajaran agar siswa pun menjadi kreatif pula.

    ReplyDelete
  13. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Dalam wawancara tersebut, filosofi pendidikan yang digunakan bersifat berpusat pada siswa sesuai kurikulum yang dikembangkan saat ini yaitu kurikulum 2013, kontruktivis, fasilitas pembelajaran yang memadai, pendidikan untuk semua artinya pendidikan tidak membedakan latar belakang sosial dari mana siswa itu berasal, pendidikan sebagai kebutuhan, pengembangan perangkat pembelajaran yang digunakan guru harus dikembangkan sendiri sesuai dengan karakteristik siswanya. Tantangan dalam pendidikan ialah bagaimana seorang guru dapat membuat siswanya dari yang belum tau sama sekali menjadi bisa mengerjakan hanya dengan pantauan guru tanpa dibantu secara langsung. Seorang guru dilarang untuk menerapkan otoritas di dalam kelas, karena jika hal demikian terjadi pembelajaran yang terjadi merupakan pembelajaran tanpa makna.

    ReplyDelete
  14. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Berdasarkan wawancara di atas, yang dibutuhkan oleh pendidikan kita bukanlah seorang pendidik yang hebat, yang bisa membuat siswanya terkagum-kagum kepada sang pendidik. Melainkan seorang pendidik yang bisa membuat siswa yang biasa-biasa saja menjadi siswa yang hebat, yang luar biasa. Karena itulah, dalam proses pembelajaran seorang pendidik seharusnya bisa berbagi berbagai pengalaman belajar kepada siswanya. Sehingga siswa tidak merasa digurui namun dianggap sebagai rekan berpikir guru.

    ReplyDelete
  15. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    menjadi guru merupakan tugas yang mulia, kelak untuk calon guru ataupun yang sekarang sudah menjadi guru berusaha sebaik mungkin melaksanakan tugasnya, jadilah guru yang memang sejatinya seorang guru, dengan keikhlasan mencerdaskan generasi muda Indonesia, seorang guru sebaiknya tidak menggurui namun berusaha menajadi partner yang ramah dan penuh keihklasan untuk siswa, sehingga siswa tidak takut untuk belajar dan tidak takut untuk aktif.

    ReplyDelete
  16. Ratih Eka Safitri
    16709251059
    PPs Pendidikan Matematika C 2016

    Setelah membaca elegi wawancara dengan Profesor di bidang pendidikan, saya dapat menyimpulkan bahwa dalam pendidikan, sosok guru bukanlah hanya sekedar menyampaikan ilmu yang dimilkinya kepada para siswa, namun guru harus bisa mengetahui karakteristik siswanya, guru harus mampu mengembangkan potensi yang ada dalam diri siswa, dan membuat siswa lebih kreatif dalam pembelajaran. Tetapi, itu semua akan susah tercapai jika fasilitas terbatas, kemudian karakteristik setiap siswa itu berbeda, jadi guru akan kesulitan dalam menyampaikan ilmunya, jika guru tidak bisa memahami bagaimana karakteristik siswanya. Dan jika fasilitas sudah ada, guru harus bisa memaksimalkan fasilitas tersebut, hingga tujuan pembelajaran tercapai.

    ReplyDelete
  17. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Dari elegi ini saya mendapatkan bahwa ternyata wawancara juga bisa dilakukan oleh mesin. Jika tidak ada manusia yang membaca jawaban pak Marsigit atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, pak Marsigit seperti merefleksikan diri sendiri. Namun yang menarik adalah, ternyata dalam merefleksikan diri sendiri, kita bisa mengenali hakikat diri sendiri juga menjelaskan hakikat konsep-konsep yang berhubungan dengan atribut diri. Seperti dalam dialog wawancara ini, pak Marsigit menjelaskan tentang bagaimana mengajarkan kreativitas, apa itu kooperatif learning, dan seterusnya.

    ReplyDelete
  18. Azizah Pusparini
    14301244012
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Terimakasih saya ucapkan kepada Bapak, artikel tersebut sangat bermanfaat bagi saya dan menambah pengetahuan saya. Antara lain bahwa sejatinya hubungan guru dengan siswa adalah guru memfasilitasi kebutuhan siswa. Siswa adalah pembelajar yang aktif.

    ReplyDelete
  19. Desy Dwi Frimadani
    16709251050
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016

    Banyak yang berkata bahwa guru adalah pekerjaan yang mulia, menjadi guru bukanlah hal yang mudah. Guru bertanggung jawab pada perkembangan siswa , karena waktu yang siswa gunakan disekolah lebih banyak daripada dirumah.

    ReplyDelete
  20. Listia Palupi Wisnu Aji
    14301241007
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam bacaan tersebut dituliskan bahwa "we should take our responsibility in our learning". Kita sebagai mahasiswa yang secara alami sudah dapat berpikir dewasa seharusnya sadar bahwa belajar merupakan tanggung jawab kita sendiri. Belajar merupakan kewajiban dan kebutuhan, jadi kita tidak harus menunggu perintah dari dosen hanya untuk belajar.

    ReplyDelete
  21. Tahtalia
    14301241031
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Pendidikan adalah milik siswa, tugas dan peran guru bukanlah mentransfer ilmunya kepada siswa tetapi bagaimana ia mampu memfasilitasi siswa untuk mencapai prestasi optimalnya. Untuk mencapai itu tidak bisa dilakukan dengan usaha yang biasa-biasa saja. Guru harus terus belajar agar menjadi pendidik yang inovatif dan fasilitator terbaik untuk siswa.

    ReplyDelete
  22. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. menarik sekali membaca elegi wawancara Prof. Marsigit. Dari wawancara tersebut saya memperoleh beberapa ilmu baru. Pendidika di Indonesia harus mulai maju ke arah pendidikan yang inovatif. Hal ini agar Indonesia mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain.

    ReplyDelete
  23. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari elegi wawancara dengan Prof Dr Marsigit diatas salah satu hal yang menurut saya menarik adalah bahwa hubungan antara pendidik dan peserta didik adalah pendidik sebagai fasilitator dalam suatu kegiatan pembelajaran. Peserta didik aktif dalam kegiatan pembelajaran. Hal tersebut untuk membangun pengetahuan peserta didik secara mandiri.

    ReplyDelete
  24. DIKY SETYA HERNANDA
    14301241043
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Elegi diatas juga menjelaskan bahwa kreativitas tidak dapat diajarkan. Kreativitas adalah sesuatu yang hidup. Kreativitas bisa muncul dari hubungan yang bersinergi antara siswa, guru, lingkungan dan kegiatan sosial dalam konteks ruang dan waktu. Guru bertugas untuk memfasilitasi kreativitas yang muncul dari siswa.

    ReplyDelete
  25. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dijelaskan bahwa dalam pembelajaran dikenalkan skema pembelajaran, pembelajaran dengan pengenalan peta konsep sangat baik bagi siswa, karena dengan peta konsep siswa mengetahui ruang lingkup pembelajaran yang dilakukan, dan melatih kreatifitas dan daya ingat siswa sehingga pengetahuan yang didapat akan tersimpan pada long term memory siswa karena kemampuan visual sangat berguna dalam memahami maupun mengingat materi.

    ReplyDelete
  26. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Menarik bahwa "Creativity can not be teach, but it need to be facilitated and encouraged.". saya setuju, artinya peran guru sebagai fasilitator memberikan kesempatan siswa untuk mengkonstruk pengetahuannya dalam memahami materi yang dipelajari, maka dari itu pembuatan perangkat pembelajaran LKS sangat berpengrauh terhadap kegiatan mengkonstruk pengetahuan siswa. kegiatan belajar menjadi student-centered.

    ReplyDelete
  27. Jeanete Nenabu
    PPS PMat D (15709251004)

    Pada dasarnya proses pembelajaran yang baik memerlukan proses interaksi oleh semua komponen yang terlibat dalam pembelajaran di kelas, baik antara guru dengan siswa, maupun antara sesama siswa itu sendiri. Guru memiliki andil yang sangat besar terhadap keberhasilan pembelajaran di sekolah. Guru sangat berperan dalam membantu perkembangan peserta didik untuk mencapai tujuan hidupnya secara optimal. Di dalam kelas guru melaksanakan dua kegiatan pokok yaitu kegiatan belajar mengajar dan pengelolaan kelas. Kegiatan mengajar pada hakikatnya adalah proses mengatur dan mengorganisasi lingkungan yang ada di sekitar siswa. Semua komponen pengajaran yang meliputi tujuan, bahan pelajaran, kegiatan belajar mengajar, metode, alat dan sumber, serta evaluasi diperankan secara optimal guna mencapai tujuan pengajaran yang telah ditetapkan sebelum pengajaran dilaksanakan.

    ReplyDelete
  28. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dari Elegi wawancara dengan Bapak, saya sepakat bahwa kreatifitas itu bukan diciptakan oleh guru. Tetapi memberikan trik trik yang membuat siswa mengeluarkan ide-ide kreatifnya. Karena sejati guru itu adalah fasilitator tetapi tetap mengawasi.

    ReplyDelete
  29. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014


    Kreatifitas dan kemampuan beripikir siswa itu tidak bias diajarkan oleh guru, namun bias dilatih oleh guru, dengan cara guru memberikan kesempatan untuk siswa dalam mengkonstruk pengetahuannya sendiri. Sesungguhnya jika siswa yang menemukan sendiri konsepnya maka siswa akan lebih paham mengenai materinya, siswa yang memberikan rumus dan cara secara intsan akan membunuh kreatifitas siswa. Diharapkan guru dapat melatih kreatifitas siswa bukan membunuh kreatifitas siswa.

    ReplyDelete
  30. Elli susilawati
    16709251073
    Pmat D

    Kreatifitas dari siswa sangat perlu ditumbuh kembangkan. Perlu motivasi yang tinggi dan dorongan yang kuat dari berbagai pihak. Guru memang sebaiknya memfasilitasi , mendorong dan mengarahkan siswa. Karena kreatifitas muncul bukan karena paksaan atau tekanan atau tuntutan.

    ReplyDelete
  31. Luki Slamet Purwoko
    14301241008
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Semoga dengan tulisan ini kita dapat termotivasi untuk menjadi manusia yang lebh baik. Dalam tulisan ini saya sangat tertarik dengan ucapan beliau mengenai kekreatifan itu tidak bisa dipelajari namun difasilitasi agas\ra siswa termotivasi dan secara sdar atas kesadarannya senditri intuk berpikir kreatif untuk menyelesaikan masalah tidak hanya dengan satu metode namun dengan berbagai metode kemudia membandingkan metode yang pakling eektif itulah ke\reatif menurut saya.

    ReplyDelete
  32. Sefti Lailatifah
    14301241040
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Pembelajarn yang baik memanglah pembelajaran yang membuat siswa dapat mengkonstruk sendiri pengetahuannya. Orang lain tidak dapat memaksakan kehendak untuk siswa menghafal ini itu. Dalam pembelajaran siswa hanya membutuhkan fasilitator untuk membantu mereka dalam membangun pengetahuan dan kreatifitasnya.

    ReplyDelete
  33. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dari posting diatas, kita dapat mengambil suatu pandangan dalam menerapkan elegi sebagai dasar kita berbuat. Saat kita akan menjadi guru, maka elegi ini dapat dijadikan suatu pilihan akan dasar kita mengajar. Elegi ini menceritakan tentang wawancara dengan pak Prof mengenai serba-serbi pendidikan dan pembelajaran matematika. Yang penting dari elegi diatas adalah, memfasilitasi siswa dalam belajar dengan aktif berkomunikasi, juga bagaimana memfasilitasi kreativitas siswa

    ReplyDelete
  34. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kreatifitas siswa tidak dapat diajarkan, namun difasilitasi dan didukung. Hakekat seorang sisw adalah kreativitasnya. Kreativitas akan muncul saat ada interaksi yang saling bersinergi antara sisws, guru, lingkungan, dan masyarakat dalam konteks ruang dan waktu

    ReplyDelete
  35. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Dalam pembelajaran, dibtuhkan variasi metode, sumber belajar, dan skema dalam rangka memfasilitasi siswa. Metode yang dipilih hendaklah fleksibel dan dinamis, dapat berubah seiring perkembangan zaman. Strategi pembelajaran yang baik adalah pembelajaran dengan pendekatan kooperatif. Siswa dapat dilatih berfikir terbuka, mendengar, menerima, saling merespon, bertanya, berbagi, dan bekerjasama dalam belajar.

    ReplyDelete
  36. Munaya Nikma Rosyada
    14301241002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Permasalahan yang dijumpai di Indonesia sekarang adalah banyak sekolah kekurangan sumber finansial dan visi, juga kolaborasi. Padahal, sekolah yang ideal adalah sekolah yang menjadi laboratorium bagi siswa berkembang. Maka dari itu, guru harus kreatif dalam mengatasi hal ini. Salah satunya adalah kreativitasnya dalam menggunakan teknologi, untuk menunjang pembelajaran.

    ReplyDelete
  37. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan Elegi Wancara dengan Dr Marsigit, MA bidang Pendidikan, maka kita mengetahui bahawa tugas guru di kelas tidak hanya sebagai orang yang mentransferkan ilmu kepada siswanya. Akan tetapi lebih dari hal tersebut. Guru adalah fasilitator siswa agar siswa dapat membangun konsepnya dengan baik tanpa ada intervensi dari guru.

    ReplyDelete
  38. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Guru tidak bisa mentransfer keterampilan dan kreativitas kepada siswanya. Akan tetapi guru bisa memfalisitasi agar mereka meningkatkan kemampuan keterampilan dan kreativitas mereka sendiri. Hal ini bisa dilakukan dengan metode santifik yang sesuai dengan kurikulum 2013.

    ReplyDelete
  39. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Ibarat teko yang dituangkan kedalam cangkir, maka cangkir itu hanya akan diisi oleh air dalam teko, maka anak hanya mendapatkan transfer ilmu dari guru saja. Sedangkan ibarat pohon yang berbuah. Buahnya ada biji dan bijinya tumbuh berkembang, maka anak adalah subjek yang bisa berkembang. Berkembang dalam kreativitas dan keterampilannya. Bisa juga malah melebihi dari pohon induknya.

    ReplyDelete
  40. Hyldha Wafda Mufida
    14301241026
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Seperti yang disebutkan dalam elegi wawancara tersebut, ketika kita mengajar kita harus memperhatikan perbedaan individu. Setiap individu pasti berbeda, tidak ada yang sama. Perbedaan kemanmpuan dari setiap individu membutuhkan peran penting seorang pendidik untuk memfasilitasi pembelajaran mereka dengan berbagai metode pembelajaran agar siswa dengan berbagai kemampuan dapat paham dan menikmati pembelajaran.

    ReplyDelete
  41. Endryana Listyarini
    14301241034
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Guru bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik. Guru menjadi panututan. Guru harus dapat memfasilitasi siswanya, dan membuat perencanaan sebelum mengajar. Kreatifitas siswa muncul karena guru memfasilitasinya.

    ReplyDelete
  42. Yuni Astuti
    14301241035
    S1 Pendidikan Matematika A 2014
    Dalam proses kegiatan belajar mengajar di kelas, guru harus lah menjadi fasilitator bagi siswanya. Siswa menjadi subyek utama atau fokus utama dalam kegiatan tersebut. Seorang guru harus memperhatikan setiap individu karena setiap individu memiliki kemampuan atau karakteristik yang berbeda-beda.

    ReplyDelete
  43. Ika Agustina Fitriani
    14301241018
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran yang seharusnya dilakukan adalah dengan memberikan kesempatan siswa untuk mengontruksi pengetahuannya sendiri. Guru disini memiliki peran sebagai fasilitator yang mengarahkan siswa untuk menemukan dan menyimpulkan informasi yang diperoleh yang kemudian bisa disebut dengan pengetahuan baru.

    ReplyDelete
  44. Nita Lathifah Islamiyah
    14301244011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Menurut saya berdasarkan wawancara diatas, hubungan antara pendidik dengan peserta didik itu adalah, pendidik menjadi fasilitator terhdap peserta didik. jadi sepantasnya pendidik tidak hanya memberikan ilmu saja, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta didik agar peserta didik dapat aktif saat pembelajaran berlangsung.

    ReplyDelete
  45. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  46. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajaran di kelas sebaiknya menyenangkan bagi siswa karena di mana awal sebagian besar kebutuhan mereka akan terpenuhi . Tapi fakta bahwa ada benar-benar menjadi sekolah yang membosankan bagi sebagian siswa. Hal itu berkaitan dengan adanya sesuatu yang salah dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah. Guru harus menggunakan pembelajaran inovatif agar bisa membuat siswa mencintai matematika.

    ReplyDelete
  47. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Pembelajran di kelas harus berorientasi pada kebutuhan siswa . Inilah konsep daru kurikulum 2013. Peran guru sebagai fasilitator harus mampu memfasilitasi kebutuhan belajar siswa . Guru yang sebenarnya adalah guru yang mampu memfasilitasi kebutuhan belajar siswa.

    ReplyDelete
  48. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014



    Guru hendaklah berusaha memberikan hal-hal terbaik bagi siswanya. Menjadikan siswa sebagai partner guru. Sehingga bisa membuat siswa menyadari betapa berharganya proses belajar itu. Serta pentingngya menjaga komunikasi dengan berbagai pihak yang berkaitan dalam bidang pendidikan. Komunikasi yang baik akan menjadikan semua elemen merasa nyaman

    ReplyDelete
  49. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Setelah membaca elegi diatas saya menjadi termotivasi. Bahwasannya pendidikan tidak hanya sekedar transfer pengetahuan dari seorang guru kepada siswanya. Pendidikan perlu dipahami maknanya secara menyeluruh. Seorang pendidik perlu memiliki ideologi jelas yang menjadi visinya, memandang siswa sebagai subyek belajar yang difasilitasinya, kreativitas tidak diajarkan namun difasilitasi kemunculannya. Yang tidak kalah pentingnya, guru harus memastikan bahwa pendidikan adalah proses menerjemahkan dan diterjemahkan. Dipandang sebuah proses, maka guru selalu dinamis untuk meningkatkan kapasitas dirinya agar visi besar pendidikan dapat dicapai.

    ReplyDelete
  50. Suci Renita Sari
    14301241052
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Guru adalah salah satu contoh teladan bagi siswa selain sebagai fasilitator dan motivator. Oleh karena itu hendaknya guru memiliki pengetahuan yang lebih banyak dan lebih luas bila dibandingkan dengan siswa. Guru harus mempunyai berbagai variasi metode pembelajaran agar pembelajaran yang berlangsung di kelas inovatif, kreatif, interaktif dan semakin menambah tingkat keaktifan siswa serta motivasi siswa dalam mempelajari topik yang dibahas dikelas. Guru harus dapat membantu siswa mengkonstruk sendiri pengetahuannya, agar pengetahuan yang didapatkan siswa tidak berakhir sia-sia dan terus melekat dalam pikiran siswa. Guru juga harus memfasilitasi semua siswa dengan kemampuan, karakteristik, minat dan bakat siswa yang beranekaragam. Oleh karena itulah guru sangat berperan penting dalam proses pembelajaran dikelas.

    ReplyDelete
  51. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    guru merupakan fasilitator bagi siswa. guru harus mampu untuk memfasilitasi siswa untuk berpikir dan bertindak kreatif. tugas seorang guru adalah untuk membantu siswa mengonstruk pengetahuan siswa, bukan untuk menanam pengetahuan pada siswa.

    ReplyDelete