Sep 20, 2013

Elegi Memahami Sang Kanopi




Oleh Marsigit

Precil:

Wah untung ada selembar daun padi ini. Jika tidak ada daun ini, pasti saya sudah ditelan oleh si Ular Kecil itu. Dia tidak mengetahui bahwa saya ada di sebalik daun padi. Hemm..jadi..selembar daun padi ini telah menyelamatkan nyawaku.

Ular Kecil:
Wah untung ada selembar daun padi ini. Jika tidak ada daun ini, pasti saya sudah ditelan oleh si Buaya Kecil itu. Dia tidak mengetahui bahwa saya ada di sebalik daun padi. Hemm..jadi..selembar daun padi ini telah menyelamatkan nyawaku.

Buaya Kecil:

Wah untung ada sebatang pohon ini. Jika tidak ada pohon ini, pasti saya sudah ditelan oleh si Ular Besar itu. Dia tidak mengetahui bahwa saya ada di sebalik pohon ini. Hemm..jadi..sebatang pohon ini telah menyelamatkan nyawaku.

Ular Besar:

Wah untung ada sebatang pohon ini. Jika tidak ada pohon ini, pasti saya sudah ditelan oleh si Buaya Raksasa itu. Dia tidak mengetahui bahwa saya ada di sebalik pohon ini. Hemm..jadi..sebatang pohon ini telah menyelamatkan nyawaku.

Buaya Raksasa:
Wah untung ada sebatang pohon ini. Jika tidak ada pohon ini, pasti saya sudah ditembak oleh si Pemburu itu. Dia tidak mengetahui bahwa saya ada di sebalik pohon ini. Hemm..jadi..sebatang pohon ini telah menyelamatkan nyawaku.

Pemburu:

Wah untung ada sebatang pohon ini. Jika tidak ada pohon ini, pasti saya sudah dimangsa oleh si Buaya Raksasa itu. Dia tidak mengetahui bahwa saya ada di sebalik pohon ini. Hemm..jadi..sebatang pohon ini telah menyelamatkan nyawaku.

Kanopi:

Hei..hei sebentar..Pada awalnya bicaramu itu urut dan enak di dengar. Tetapi setelah sampai Buaya Raksasa dan Pemburu..saya jadi agak bingung. Wahai sebuah pohon, apa yang sebenarnya terjadi? Engkau itu menyelamatkan si Buaya Raksasa atau si Pemburu?

Sebuah Pohon:
Oh Kanopi tuanku. Maafkanlah diriku. Bukankah aku hanya menjalankan sifat-sifat seperti sifat-sifat yang engkau jalankan pula.

Kanopi:
Lho..sifat yang bagaimana?

Sebuah Pohon:

Sifatku hanyalah sebatas sebagai pembatas. Sebagai sebuah pembatas maka kemampuanku juga terbatas. Karena kemampuanku adalah terbatas maka nilaiku adalah juga terbatas. Keterbatasan nilaiku itu ditandai dengan sifat yang aku timbulkan atau sifat yang mereka peroleh. Maka nilaiku itu tidaklah bersifat universal. Pada suatu saat aku dianggap menguntungkan oleh subyek yang satu, tetapi pada saat yang sama aku dianggap merugikan oleh subyek yang lainnya.

Kanopi:
Bagaimana daun padi? Apakah betul apa yang dikatakan oleh sebuah pohon itu?

Daun Padi:
Pada suatu saat saya dianggap menyelamatkan seekor Precil, tetapi pada saat yang sama aku dianggap merugikan oleh seekor Ular Kecil. Pada suatu saat yang lain aku dianggap menyelamatkan seekor Ular Kecil tetapi pada saat yang sama lainnya saya dianggap merugikan oleh seekor Buaya Kecil. Pada saat yang lain yang lainnya aku dianggap menyelamatkan seekor Buaya Kecil tetapi pada saat yang sama yang lain yang lainnya yang lainnya saya dianggap merugikan oleh seekor Ular Besar.

Kanopi:
Wah kalau begitu saya ingin melihat kinerja para kanopi.

Anak Kecil:
Wah untung pintunya tertutup. Jika pintunya tidak tertutup maka mainanku pasti direbut oleh Anak Besar itu. Kalau begitu pintu tertutup telah menyelamatkan permainanku.

Anak Besar:
Wah untung pintunya tertutup. Jika pintunya tidak tertutup maka kelakuanku pasti ditegur oleh Orang Dewasa Awam itu. Kalau begitu pintu tertutup telah menyelamatkan kelakuanku.

Orang Dewasa Awam:

Wah untung pintunya tertutup. Jika pintunya tidak tertutup maka kelakuanku pasti ditegur oleh Orang Dewasa Profesional itu. Kalau begitu pintu tertutup telah menyelamatkan kelakuanku.

Orang Dewasa Profesional:
Wah untung pintunya tertutup. Jika pintunya tidak tertutup maka kelakuanku pasti ditegur oleh Orang Dewasa Awam itu. Kalau begitu pintu tertutup telah menyelamatkan kelakuanku.

Kanopi:
Sebenter..sebentar.. Pada awalnya bicaramu itu urut dan enak di dengar. Tetapi setelah sampai
pada Orang Dewasa Awam dan Orang Dewasa Profesional saya jadi agak bingung. Wahai sebuah Pintu, apa yang sebenarnya terjadi? Engkau itu menyelamatkan Orang Dewasa Awam atau Orang Dewasa Profesional?

Pintu:
Oh..maaf sang Kanopi ...Maafkanlah diriku. Bukankah aku hanya menjalankan sifat-sifat seperti sifat-sifat yang engkau jalankan pula.

Kanopi:
Lho..sifat yang bagaimana?

Pintu:
Sifatku hanyalah sebatas sebagai pembatas. Sebagai sebuah pembatas maka kemampuanku juga terbatas. Karena kemampuanku adalah terbatas maka nilaiku adalah juga terbatas. Keterbatasan nilaiku itu ditandai dengan sifat yang aku timbulkan atau sifat yang mereka peroleh. Maka nilaiku itu tidaklah bersifat universal. Pada suatu saat aku dianggap menguntungkan oleh subyek yang satu, tetapi pada saat yang sama aku dianggap merugikan oleh subyek yang lainnya.

Kanopi:
Konkritnya?

Pintu:

Orang Dewasa Awam atau Orang Dewasa Profesional pada saat yang sama bisa menilai diriku secara berbeda, tetapi juga bisa memberikan penilaian yang sama. Semua itu tergantung keadaan mereka. Tetapi pada kesempatan ini akun ingin bertanya kepada engkau wahai Kanopi. Jika engkau tidak bisa menjawab pertanyaanku ini janganlah engkau mengaku-aku sebagai pemimpinku.

Kanopi:

Silahkan..apa pertanyaanmu?

Pintu:

Apakah Kanopi bisa ikut disalahkan dan menanggung dosa-dosa atas peran dan fungsinya? Sampai di mana batasan sang Kanopi itu?

Kanopi:

Oh..ah..aku agak ragu. Dikarenakan aku terlalu sibuk melayani fungsi-fungsi ku maka aku tidak pernah memikirkan segala pertanyaanmu itu. Oh siapakah yang dapat membantu diriku menjawab pertanyaan-pertanyaan sang Pintu ini?

Orang Tua Berambut Putih:

Wahai semua Kanopi...seperti apa yang selalu aku janjikan, maka aku selalu datang pada setiap orang yang bertanya apapun pertanyaanmu itu. Ada baiknya kita menyaksikan kejadian-kejadiannya dulu sebelum anda mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.

Pemimpin Utama:
Hemm..situasinya sangat sulit. Jika Kanopi ini tidak berfungsi maka bisa terancam kedudukanku. Seluruh wargaku tanpa kecuali ingin menghancurkan dirimu. Oh Kanopiku..teguhkan dan mantapkan langkahmu itu, untuk saat ini aku betul-betul mengandalkan dirimu. Hidup matiku tergantung dirimu. Maka apapun syarat-syarat yang engkau minta, pasti aku penuhi, yang penting jagalah diriku agar sifatku yang satu ini jangan sampai terungkap. Wahai Pemimpin Madya apakah engkau cukup mengerti dengan simbol-sombolku?

Pemimpin Madya:
Wahai Pemimpin Utama tuanku. Aku persembahkan seluruh hidupku untuk menjadi Kanopimu. Aku akan menjaga bahkan kulitmu tidak akan pernah tersentuh selama aku masih mampu menghirup udara.

Pemimpin Utama:
Hemm...situasinya kok masih stagnan. Bagaimana rakyatku bisa maju dan sejahtera jika mereka hobinya berlindung dibalik Kanopi-Kanopi? Oh..Kanopi..Kanopi..engkau memang betul-betul kejam. Engkau itu betul-betul musuh rakyat dan bangsaku. Wahai Pemimpin Madya apakah engkau cukup mengerti dengan simbol-sombolku?

Pemimpin Madya:
Wahai Pemimpin Utama tuanku. Aku persembahkan seluruh hidupku untuk membongkar Kanopi-Kanopi itu. Aku adalah panglimamu yang terdepan dalam memberantas Kanopi-Kanopi itu?

Orang Tua Berambut Putih:
Wahai Kanopi apakah engkau cukup mengerti dengan simbol-sombolku?

Kanopi:
Wahai Orang Tua Berambut Putih...jangan bingungkanlah diriku itu. Aku betul-betul bingung menyaksikan kelakuan Pemimpin Utama. Lebih bingung lagi ketika menyaksikan kelakuan Pemimpin Madya. Wahai Orang Tua Berambut Putih...apakah sebetul-betulnya batasan Kanopi itu?

Orang Tua Berambut Putih:

Itulah yang terjadi. Kita telah dan sedang menyaksikan Pemimpin Utama bingung. Jika Pemimpin Utama bingung maka Pemimpin Madya tentu bingung. Maka semua rakyat tentu akan bingung juga.

Kanopi:
Lalu..apa kaitannya pemimpin bingung dengan Kanopi?

Orang Tua Berambut Putih:

Kanopi bisa berupa apa saja. Jika dia adalah benda mati maka dia mempunyai nilai-nilai pasif. Nilai-nilai pasif itu bisa positif tetapi juga bisa negatif, tergantung subyek pelakunya. Tetapi Kanopi itu juga bisa berupa subyek hidup. Tidak hanya itu saja, Kanopi ternyata juga bisa berupa suatu Sistem. Jika engkau bicara sistem, maka Kanopi itu ternyata juga bisa pemerintahan, negara, institusi, rejim, kelompok negara. Dibalik Kanopi negatif itulah bercokol korupsi, kolusi, nepotisme, penyelewengan Bank Century, dst. Maka setinggi-tinggi Kanopi negatif itu adalah perbuatan para bajul barat, syaetan, thek-thekan, ancak ogro...itulah para prajuritnya Black Hole Diraja. Itulah perilaku para noekapital dan neopragmatis. Sedangkan Kanopi positif itu hadirlah para malaikat di situ. Kanopi positif itulah doa-doamu, ...itulah Kuasa Tuhan YME. Dibalik Kanopi positif itulah keikhlasan dan daya kritismu. Sungguh Allah SWT telah menciptakan bermacam-macam hal agar manusia memikirkannya. Maka berlindunglah dan mohon syafaatlah keharibaan Allah SWT. Sehebat-hebat Kanopi negatif tidaklah akan mampu menghadapi Kanopi positif. Sehebat-hebat kelakuan negatif Pemimpin Utama, tidaklah mampu dia melindungi dan mempertahankannya. Segala puji dan syukur hanya untuk Mu ya Allah. Amiin.

108 comments:

  1. Fatmawati
    16709251071
    PM.D 2016
    kanopi adalah pembatas. kanopi bisa berfungsi hanya membatasi dari sesuatu ke sesuatu yang lain atau juga berfungsi saling membatasi antara sesuatu dengan sesuatu yang lainnya. kanopi bisa bersifat positif dan negatif. kanopi bersifat positif menuntun sesuatu ke jalan yang baik dan benar. kanopi negatif menuntun sesuatu ke perbuatan yang salah dan buruk. akhirnya, agar kita terlindung dari kanopi yang tidak tepat, maka hendaknya kita senantiasa berdoa meminta perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa

    ReplyDelete
  2. PUTRI RAHAYU S
    S2 PENDIDIKAN MATEMATIKA_D 2016
    16709251070

    Dalam elegi diatas kita sudah diperlihatkan sebuah ilmu yaitu sesuatu hal bisa dikatakan menguntungkan atau merugikan tergantung pada cara melihatnya atau mengetahui kondisinya. Suatu hal itu menjadi sama atau berbeda tergantung yang menjalankannya. Kita janganlah sekali-kali menilai suatu negatif tanpa melihat sebab akibatnya. Siapa tahu hal yang kira negatif ternyata memiliki hal yang penting dan positif dimasa depan atau buat diri kita nanti. Maka kita harus lebih mempertajam hati dan pikiran kita.

    ReplyDelete
  3. Sylviyani Hardiarti
    16709251069
    S2 Pendidikan Matematika Kelas D 2016

    Kanopi merupakan pembatas. Segala sesuatu yang ada didunia ini tentu mempunyai batasan sisi positif dan negatif, begitu juga manusia. Manusia kadang bisa sebagai mahluk yang bernilai positif ataupun bernilai negatif, itu bergantung pada ruang dan waktu dimana kita berada. Kanopi bernilai positif maka akan berakibat positif pula terhadap lingkungan sekitar. Begitu pula sebaliknya, jika bernilai negatif akan berakibat negatif terhadap situasi sekitar. Pada keadaan tertentu bisa bernilai positif atau negatif secara bersamaan.

    ReplyDelete
  4. Viani Kurniawati
    14301241051
    S1 Pendidikan Matematika A 2914

    Dari elegi memahami sang kanopi ini saya memperoleh bahwasanya kanopi meeupakan suatu pembatas yang sifatnya terbatas. Kanopi dapat bernilai positif maupun negatif bagi tiap tiap subyek. Kanopi bisa berupa benda hidup, benda mati maupun sistem. Kanopi yang berupa sistem seringkali kita kenal rezim,institusi, dan lain sebagainya dalak lingkup negara. Dibalik kanopi negatif, banyak bersembunyi korupsi, atau tindak kejahatan lainnya. sedangkan kanopi posituf adalah doa, sikap kritis, dll. Sejatinya kanopi negatif tak akan mampu mengalahkan kanopi positif, tak selamanya kejahatan dapat terlindungi.

    ReplyDelete
  5. Dessy Rasihen
    16709251063
    S2 P.MAT D

    Hakikatnya suatu benda dapat berfungsi baik atau tidak baik, positif atau negatif berdasar pada penggunanya. Demikian pula halnya dalam elegi ini bahwa kanopi sebagai pelindung dan sebagai pelindung dia dapat bersifat negatif dan positif tergantung bagaimana konteksnya. Suatu benda yang dipandang positif oleh orang lain, bisa saja dipandang negatif oleh orang lain. Olehnya itu memandang sesuatu baik buruknya kembali pada subjek yang memandangnya. Karena sudut pandang tiap subjek akan berbeda satu dan lainnya.

    ReplyDelete
  6. Baik dan buruk, positif dan negatif, kanan dan kiri adalah dualisme. Benda-benda yang ada di dunia diciptakan untuk membantu manusia, namun jika disalahgunakan malah akan merugikan manusia. Benda-benda mati akan berguna (bernilai positif) atau malah merugikan (bernilai negatif) tergantung kita yang menggunakannya. Dalam dunia ini, kita sebagai manusia juga diberikan kesempatan menjalankan peran berupa jabatan/profesi atau apapun sekarang ini dengan pilihan, yaitu cara benar (positif) atau salah (negatif). Hubungan yang dekat dengan berkomunikasi dengan Tuhan melalui doa dan menjadikan Tuhan sebagai sandaran hidup kita akan membantu kita memancarkan hal-hal positif untuk melawan segala hal-hal negatif. Karena betapapun bujuk rayu untuk melakukan hal negatif, jika kita mempunyai hubungan yang dekat dengan Tuhan maka kita akan menang melawan hal negatif yang dunia tawarkan. Pilihan berada pada diri manusia, pilih kanan atau kiri, pilih baik atau buruk.

    ReplyDelete
  7. Saepul Watan
    16709251057
    S2 P.Mat Kelas C 2016

    Bismilahir rahmaanir rahiim..
    Assalamualaikum wr..wb...

    Dari keanggunan ini kita tahu bahwa Setiap hal yang ada sisi negatif dan sisi positifnya, itu sesuai subjek yang digunakan. Segala sesuatu yang pasif bisa berupa sistem, pemerintahan atau status atau setiap pemikiran. Jadi jika ada korupsi, nepotisme itu solder dari Syaitan, dan kapan kebaikan berasal dari doa kita dan dari Allah. Jadi pesan saya adalah selalu menggunakan setiap pemikiran untuk melakukan kebaikan, jadi kasihan pemikiran itu tidak salah tapi kita selalu mendzalimi nya. Kanopi ini menggambarkan sifat manusia yang terbatas sesuai kemampuannya,dapat menguntungkan dapat pula merugikan. Kanopi negatif perbuatan syaton sedangkan kanopi positif terdapat malaikat. Maka mintalah perlindungan kepada Allah SWT. Hakekat dari kanopi adalah bisa berupa apa saja, bisa positif dan bisa negatif tergantung subyek pelakunya. Contoh kanopi negatif korupsi, kolusi, nepotisme,penyelewengan bank Century. Contoh kanopi positif adalah doa-doa manusia.Jadi sehebat-hebat kanopi negatif tidak akan mampu menghadapi kanopi positif.

    ReplyDelete
  8. Muhammad Nur Fariza
    14301241024
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Melalui elegi ini saya belajar memahami kanopi. Kanopi hanyalah pembatas, positif atau negatifbya adalah milik pelaku atau subjeknya. Ketergantungan akan subjeknya inilah yang membuat kanopi terbatas. Maka kanopi tak dapat disalahkan atas kesalahan subjeknya. Karena pada dasarnya dia hanyalah diam tak banyak tahu.

    ReplyDelete
  9. Lihar Raudina Izzati
    16709251046
    P. Mat C 2016 PPs UNY

    Kanopi adalah pembatas yang membatasi daerah yang positif atau baik dan daerah yang negatif atau buruk. Pembatas sangat diperlukan untuk Pembatasan ini tergantung dari darimana seseorang itu memandang ruang dan waktunya. Kanopi positif akan menghasilkan sesuatu hal yang positif juga, begitu juga sebaliknya, kanopi negatif akan menghasilkan sesuatu hal yang negatif.

    ReplyDelete
  10. Woro Sophia Amirul Kusumawati
    14301241048
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Kanopi bisa berupa apa saja. Kanopi bisa berupa subyek mati tetapi juga bisa berupa subjek hidup. Kanopi juga bisa berupa suatu Sistem. Ketika kanopi berupa benda mati maka dia mempunyai nilai-nilai pasif. Nilai-nilai pasif itu bisa positif tetapi juga bisa negatif, tergantung subyek pelakunya. Sehebat-hebat Kanopi negatif tidaklah akan mampu menghadapi Kanopi positif. Kita sebagai manusia memiliki nilai pasif. Nilai-nilai pasif itu bisa positif tetapi juga bisa negatif. Tergantung orang lain memandang kita. Orang-orang yang memiliki sifat negatif pada akhirnya tidak akan mampu menghadapi orang-orang yang memiliki sifat positif. Maka kita sebagai manusia cepat-cepatlah memohon kepada ALLAH agar selalu diberi petunjuk yang benar dan selalu diberi perlindungan akan bahaya.

    ReplyDelete
  11. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Menurut pemahaman saya, sesuatu hal itu dapat memiliki banyak presepsi. Tinggal bagaimana kita meilihat dari sudut pandang yang mana. Sehingga sebelum kita menghakimi sesuatu, kita harus tau hal tersebut sebenarnya bagaiman. Jangan hanya melihat dari salah satu sudut pandang tapi hal tesrbut dapat dipandang dari banyak hal.

    ReplyDelete
  12. Ari Dhamayanti
    14301241045
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan elegi memahami sang kanopi di atas, menurut saya ilmu jga bisa dipandang positif dan negatif tergantung dari subyek atau pelakunya. Ketika ilmu digunakan dengan baik, dengan ikhlas dan selalu mengingat Tuha YME agar ilmu yang digunakan mendapat berkah maka ilmu ikut akan bermanfaat bagi banyak orang. Sebaliknya jika ilmu itu digunakan oleh orang jahat atau bersifat negatif, serta ilmu hanya digunakan untuk mengikuti nafsu yang ada sehingga menjadi sombong maka ilmu itu tidak akan bermanfaat.

    ReplyDelete
  13. Anwar Rifa’i
    PMAT C 2016 PPS
    16709251061

    Kanopi bisa positif, bisa juga menjadi negatif. Semuanya kembali lagi pada pribadi kita masing-masing. Sebaik-baik keberadaan kita adalah bisa bermanfaat bagi sekeliling kita. Keinginan semua orang adalah bisa menjadi pribadi yang baik, tidak merugikan sekitar kita. Namun, terkadang keinginan tak sesuai dengan keadaan. Inginnya menjadi pribadi yang baik. Namun apadaya. Manusia mudah sekali dijebak dan terjebak dalam sistem negatif hanya untuk kenikmatan dan kesenangan sesaat. Dan melalui doa-doa kita itulah kekuatan yang menjadi pelindung diri ini agar selalu di jalur yang semestinya. Banyak-banyaklah mendekatkan diri dan meminta ampun pada Allah agar diampuni dosanya dan dihindarkan dari jalan yang tidak benar.

    ReplyDelete
  14. Wahyu Berti Rahmantiwi
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C 2016
    16709251045

    Elegi memahami kanopi mengajarkan kita bahwa kita harus selalu bersyukur akan semua yang terjadi dalam hidup kita. Karena tanpa kita sadari Allah telah menyelamatkan hidup kita dari segala sesuatu baik itu hal kecil maupun hal besar dalam hidup kita. Dengan berdo’a dan berusaha yang sungguh-sungguh dan ikhlas maka kita akan dijauhkan dari segala mara bahaya yang pasti ada dalam setiap kaki kita melangkah.

    ReplyDelete
  15. Nama : Irna K.S.Blegur
    Nim : 16709251064
    kelas : PM D 2016(PPS)
    Semua makhluk hidup diciptakan oleh Tuhan. Mereka diberikan kebaikan dan keburukan. Ketika menjalankan kebaikan maka akan memperoleh manfaat sedangkan keburukan akan menghasilkan kerugian. Manusia adalah makhluk sosial yang diciptakan Tuhan untuk dapat mengetahui hal atau sikap baik dan buruk. Sikap baik itu asalnya dari Tuhan sedangkan sikap buruk berasal dari godaan syetan. Maka dari itu manusia diberikan pilihan menjadi orang baik atau buruk, dan yang membatasi segala sikap manusia itu adalah hati mereka sendiri. Sehingga kita makhluk hidup dapat menjadi makhluk yang tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri melainkan bermanfaat untuk orang lain pula.

    ReplyDelete
  16. ORIZA DEVI FEBRINA
    14301241019
    S1 Pendidikan Matematika I 2014



    hal yang bisa saya ambil dari percakapan diatas adalah bahwasanya didunia ini pasti add baik dan ada buruknya, dan itu disebabkan oleh ulah manuasia, kanopi sendiri merupakan pembatas yang ada batasannya, kanopi posisit itu adalah doa dan sikap sikap yang baik sedangkan kanopi negatif adalah korupsi dan perilaku tidak terpuji lainnya.

    ReplyDelete
  17. Ahmad Bahauddin
    16709251058
    PPs P.Mat C 2016

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
    Dari elegi ini saya mendapatkan bahwa kita tidak bisa selalu menyenangkan orang lain, ada saja yang tidak suka. Jika memilih berbuat baik pada orang itu, orang yang lain belum tentu senang. Namun yang menarik dalam elegi ini, kanopi sebetulnya tidak memilih antara mau melindungi buaya raksasa atau pemburu. Kanopi hanya seperti itu saja. Dia tulus ikhlas untuk Allah, bukan untuk manusia maupun buaya. Hasilnya antara manusia maupun buaya berterimakasih atas kehadiran kanopi tersebut. Seandainya manusia ataupun buaya menyalahkan kanopi, dari awal kanopi memang sudah seperti itu. Sehingga dia tidak perduli lagi dengan penilaian manusia atau buaya. Yang terpenting adalah Allah senang dengan yang dilakukannya.

    ReplyDelete
  18. Umy Maysyaroh
    14301241014
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Dari elegi ini, saya memahami mengenai kanopi, yakni hanyalah sebatas sebagai pembatas. Baik buruknya tergantung pada subyeknya. Dapat juga menguntungkan atau merugikan pada waktu yang sama. Menurut saya, hal ini dapat berkaitan dengan suatu ilmu yang dapat bermanfaat bagi siswa yang siap menerima ilmu tersebut, namun juga dapat menjadi bencana apabila siswa tidak siap menerimanya. Guru yang hanya sebatas mentransfer ilmu tanpa mengetahui kesiapan siswa akan berdampak negatif bagi siswa, dan sebaliknya Guru yang memfasilitasi siswa dalam mengkonstruk pengetahuannya akan membuat siswa berkembang kedepannya.

    ReplyDelete
  19. Primaningtyas Nur Arifah
    16709251042
    Pend. Matematika S2 kelas C 2016
    Assalamu’alaikum. dari elegi diatas saya merefleksi bahwa kanopi merupakan batasan. Kanopi memiliki dua sifat yaitu positif dan negatif. Kanopi membatasi pemikiran manusia agar tidak melebihi batas kemampuannya. Kanopi bergantuk pada yang ada dan mungkin ada yang sedang di bahas.

    ReplyDelete
  20. Inung Sundari
    14301241011
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    Segala hal di dunia ini memiliki sisi positif dan negatif. Manusia semestinya memilih sisi positif dengan selalu berdoa dan memohon pertolongan Tuhan.

    ReplyDelete
  21. Ujang Herlan Permana
    14301249001
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Tuhan menciptakan seuatu itu berpasang-pasangan, ada laki-laki ada perempuan, ada perbuatan yang baik dan ada perbuatan yang buruk. kanopi sendiri sebagai pembatas antara sesuatu yang baik dan sesuatu yang buruk. tinggal bagaimana kita menyikapinya, tentunya diharapkan perilaku yang kita lakukan di dunia ini berorientasi pada perilaku yang baik.

    ReplyDelete
  22. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kanopi bisa berupa apa saja, bisa positif dan bisa negatif tergantung pelakunya.Contoh kanopi negatif yaitu korupsi, kolusi, dan nepotisme. Contoh kanopi positif adalah doa-doa manusia.Jadi sehebat-hebat kanopi negatif tidak akan mampu menghadapi kanopi positif.

    ReplyDelete
  23. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Kanopi bersifat sebagai pembatas. Pada suatu saat dianggapmenguntungkan subyek dan disisi lain merugikan subyek yang lain. Di balik kanopi positif ada keikhlasan dan daya kritis. Kanopi bisa dikaitkan dengan apa saja. Tergantung pada konteks yang sedang dibicarakan. Sebuah benda mati bisa berkah dan musibah.

    ReplyDelete
  24. KHOIRUDIN
    14301244002
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Nilai kanopi juga tergantung ruang dan waktu, bisa jadi positif dan bisa jadi negatif. Itulah kanopi pada sebuah benda mati, namun kanopi pada sebuah benda hidup merupakan hal yang lain lagi. Kanopi ini menggambarkan sifat manusia yang terbatas sesuai kemampuannya,dapat menguntungkan dapat pula merugikan.

    ReplyDelete
  25. Suci Renita Sari
    14301241052
    S1 Pendidikan Matematika I 2014

    Berdasarkan pemaparan diatas, saya menjadi mengetahui bahwa kanopi yang ada di dunia ini bisa bersifat positif dan juga negative. Kanopi yang bersifat negative dapat berupa sifat-sifat negative manusia yang berkecenderungan untuk merusak tatanan kehidupan, kanopi yang bersifat negative sering kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari, contohnya pelaku korupsi, kolusi dan nepotisme serta pejabat pemerintahan ataupun daerah yang berkedok ingin melindungi rakyat akan tetapi sebenernya adalah menyengsarakan rakyat, serta masih banyak contoh kanopi negative lainnya yang ada di dalam kehidupan sehari-hari kita. Selain itu ada juga kanopi positif yang dapat berupa do’a- do’a yang dilantunkan manusia di muka bumi sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

    ReplyDelete
  26. Jeanete Nenabu
    PPS Pmat D (15709251004)

    Kanopi bisa berupa apa saja, termasuk bisa berupa benda mati, subyek hidup, ataupun sistem. Jika kita berbicara sistem, maka Kanopi itu ternyata juga bisa pemerintahan, negara, institusi, rejim, kelompok negara. Dalam system tersebut Kanopi dapat menjelma negatif atau positif. Kanopi negatif itulah bercokol korupsi, kolusi, nepotisme, dst. Maka setinggi-tinggi Kanopi negatif itu adalah perbuatan yang mengikuti jalan syaitan. Sedangkan Kanopi positif adalah jalan malaikat yang ada di dalam sistem tersebut. Kanopi positif adalah doa-doa kita dan terdapat kekuasaan Tuhan di dalamnya. Maka sesungguhnya sehebat-hebat Kanopi negatif tidaklah akan mampu menghadapi Kanopi positif, sehingga dianalogikan sehebat-hebat kelakuan negatif Pemimpin Utama, tidaklah mampu dia melindungi dan mempertahankannya. Maka berlindunglah dan memohon kepada Tuhan YME agar kita terhindar dari Kanopi negatif yang membawa kita kesengsaraan dunia dan akhirat.

    ReplyDelete
  27. Jeanete Nenabu
    PPS Pmat D (15709251004)

    Dalam menilai sesuatu, setiap orang tentu mempunyai penilaian masing-masing. Antara satu orang dengan yang lainnya tentu berbeda, tergantung dari sudut pandang penilaian orang tersebut. Seperti kanopi diatas. Kanopi dapat menjadi positif tetapi dapat menjadi negatif, tergantung subjek pelakunya. Namun sehebat-hebatnya kanopi negatif tidak akan mungkin mampu menghadapi kanopi positif karena dibalik kanopi positif ada sebuah doa yang ditujukan langsung kepada Tuhan yang Maha Kuasa.

    ReplyDelete
  28. Eka Dina Kamalina
    14301241055
    S1 Pendidikan Matematika A 2014

    dari elegi di atas, hal yang dapat saya pahami adalah bahwa sesuatu itu dapat berfungsi sebagai dua hal, yaitu dapat merugikan dan dapat menguntungkan, tergantung dari mana kita memandangnya.

    ReplyDelete
  29. Maghfirah
    17709251007
    S2 Pendidikan Matematika A 2017

    Assalamulaikum Warohmatullah Wabarokatuh.
    Menurut kamus besar bahasa Indonesia “stigma” diartikan ciri negative yang menempel pada pribadi seseorang karena pengaruh lingkungannya. Stigma merupakan berbagai pandangan orang yang menilai negative pada diri kita, hal yang kita lakukan bahkan pada pemikiran kita.
    Hampir setiap hari kita menjumpai stigma. Dari teman, tetangga, orang lewat bahkan dari keluarga sendiri. Contohnya, sebuah stigma yang biasa melekat pada wanita yang selalu pulang larut malam. Pasti banyak orang-orang disekitarnya yang langsung memberikan cap bahwa wanita tersebut wanita tidak baik tanpa melihat apa yang sebenarnya dilakukan oleh wanita tersebut sehingga pulang larut malam. Itulah stigma.Stigma ini akan selalu datang tanpa di dahului fakta karena kebanyakan kita tidak ingin tahu apa fakta di balik semua itu.

    ReplyDelete
  30. Nama : Kartika Pramudita
    Nim : 17701251021
    Kelas : PEP B (S2)

    Terimakasih Pak.
    Saya dapat belajar tentang keterbatasan. Ketika sesuatu yang terbatas telah sampai pada batasannya maka akan timbul sikap tidak konsisten.
    Selain itu, hal yang saya peroleh adalah untuk melawan segala sesuatu yang negatif kita harus selalu berpegang teguh pada kekuatan spiritual.

    ReplyDelete
  31. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend mat A 2017

    Terimakasih Prof, berdasarkan postingan ini saya mendapat sebuah pelajaran, dalam beberapa hal ada pembatas-pembatas yang membuat sudut pandang kita berbeda. Kemudian Perlunya pikiran pikiran yang positif untuk membatasi diri dari tindakan-tindakan menyimpang. Tidak lupa pula bermunajat pada Allah dengan memanjatkan doa-doa. Membatasi diri dengan doa yang baik juga diperlukan agar terhindar dari godaan-godaan.

    ReplyDelete
  32. Angga Kristiyajati
    17709251001
    Pps UNY P.Mat A 2017

    Terima kasih Banyak Pak Prof. Marsigit.

    Dari Elegi ini hal yang bisa saya pahami terkadang kita berlindung terhadap yang rasanya mengancam kita dengan yang disebut pembatas. Pelindung tidak lain dan tidak bukan adalah pembatas. Terkadang kita berlindung dari sesuatu dengan suatu pembatas, di saat yang sama sesuatu itu juga berlindung dari kita dengan pembatas yang sama pula. Pembatas itu berupa sistem, pembatas itu ada yang baik dan ada yang buruk. Dan sebaik-baik pembatas adalah agama dan iman.

    ReplyDelete
  33. Auliaul Fitrah Samsuddin
    17709251013
    PPs P.Mat A 2017

    Terima kasih atas postingannya, Prof. Pembatas atau pelindung bisa membawa kebaikan dan keburukan. Semua tergantung dari pengguna pembatas atau pelindung tersebut. Oang-orang jahat akan menggunakan kebijakan atau sistem untuk melakukan korupsi dan/atau kejahatan lain. Sedangkan orang yang suci hatinya akan menggunakan kebijakan atau sistem itu sebagai alat untuk memperjuangkan kesejahteraan/kemaslahatan umum.

    ReplyDelete
  34. Mariana Ramelan
    17709251056
    S2 Pend. Matematika C 2017

    Manusia merupakan makhluk yang terbatas dengan sifatnya sebagai seorang manusia. Dengan keterbatasannya tersebut maka manusia diciptakan untuk saling melengkapi satu sama lain. Sebagai seorang manusia kita tidak boleh menyombongkan diri, kita tidak boleh juga merasa kecil. Cobalah untuk bersyukur atas apa yang kita dapatkan dan berikhtiar untuk apa yang kita inginkan. Jika kita berbicara tentang kemampuan, lihatlah di atas kita masih banyak orang yang lebih hebat dari kita sehingga kita tidak sombong. Akan tetapi ketika kita berbicara tentang nikmat, lihatlah di bawah kita masih banyak yang kurang beruntung, sehingga kita bisa bersyukur.

    ReplyDelete
  35. Junianto
    PM C
    17706251065

    Dalam kehidupan kita, Kanopi merupakan sebuah pelindung berupa atap yang melindungi dari hujan ataupun sinar matahari. Namun, dalam elegi ini kanopi tidak hanya sebatas itu. Kanopi juga merupakan batasan-batasan yang bisa berfungsi positif dan negatif tergantung siapa dan apa yang dibatasi, bagaimana bertindak pada batasan itu dan apakah batasan itu sesuai dengan ruang dan waktu. Jadi, kanopi mempunyai fungsi yang beragam dan seharusnya digunakan untuk hal-hal yang positif. Saya memandang ini sebagai sebuah perumpamaan dalam kehidupan bahwa selalu ada batasan-batasan yang akan membedakan sesuatu dari yang lainnya. Baik buruk, benar salah, tua muda, dll adalah contoh dua hal yang tidak bisa dicampur adukkan. Ada batasan yang jelas diantara keduanya.

    ReplyDelete
  36. Trisylia Ida Pramesti
    17709251010
    S2 Pendidikan Matematika Kelas A 2017
    FILSAFAT ILMU

    Dalam membaca elegi ini kita belajar tentang Kanopi. Dimana kanopi ini bisa berupa benda mati ataupun benda hidup ataupun suatu hala atau keadaan. Kanopi disini memeiliki sifat terbatas yang mana ia bisa baik untuk satu sisi dan buruk untuk satu sisi. sedangkan untuk kanopi sendiri ada kanopi positif yaitu kanopi yang dimiliki pada dimensi spiritual yaitu ke Esaan Allah dan untuk kanopi negatif yaitu sifat-sifat setan.
    Sedangkan kanopi bisa berupa juga suatu sistem misalkan sistem standar seorang guru bisa berarti guru ada yang menganggap sistem ini disikapi dengan maksud yang tidak baik, namun dilain sisi ini sangat baik untuk siswa mengingat profesionalitas seorang guru yang akan mendidiknya.

    ReplyDelete
  37. Sofi Saifiyah
    17701251033
    S2 PEP B

    Dari elegi memahami sang kanopi memberitahukan bahwa kanopi adalah batasan kita dalam menjalankan sesuatu. Nilai yang terkandung pada kanopi bisa berupa nilai yang positif maupun negatif tergantung dari subjek pelakunya. Nilai negatif kanopi berasal dari bisikan syaiton yang membuat subjeknya untuk melakukan hal-hal yang buruk. Sedangkan nilai positif kanopi datangnya dari keikhlasan doa-doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT, sehingga subjek yang mendapatkan nilai kanopi positif selalu mendapat perlindungan dari-Nya. Adanya kanopi dengan sifatnya yang terbatas, suatu saat bisa dianggap menguntungkan satu subjek tetapi di saat yang bersamaan dianggap merugikan subjek lainnya. Semoga kita semua selalu dilindungi Allah SWT dari kanopi-kanopi negatif. Amin.

    ReplyDelete
  38. iLania Eka Andari
    17709251050
    S2 P.Mat C 2017

    Elegi ini menyebutkan bahwa kanopi itudapat berupa apa saja. Kanopi dapat berupa benda mati maupun subyek hidup. Setiap kanopi ada juga yang memiliki sisi positif dan ada juga yang memiliki sisi negatif. Satu kanopi yang sama dapat memberikan peran yang berbeda terhadap dua subjek yang berbeda. Contohnya saja hukum atau undang-undang kita. Hukum atau undang-undang dapat menyelamatkan seseorang yang merasa dirugikan, tetapi juga dapat menyengsarakan seseorang yang sebenarnya tidak bersalah tetapi menjadi bersalah akibat taktik ulah sang pemimpin yang tidak bertanggung jawab.Hakekat dari kanopi adalah bisa berupa apa saja, bisa positif dan bisa negatif tergantung subyek pelakunya. Contoh kanopi negatif korupsi, kolusi, nepotisme. Contoh kanopi positif adalah doa-doa manusia. Jadi, sehebat-hebat kanopi negatif tidak akan mampu menghadapi kanopi positif.

    ReplyDelete
  39. Tri Wulaningrum
    17701251032
    PEP S2 B

    Kali pertama. Benar-benar pertama kali membaca definisi kanopi sedalam ini. Waw, kanopi bisa benda mati, bisa juga subjek hidup. Ternyata belum usai, kanopi bisa positif dan tentu juga bisa negatif. Awalnya benar-benar mengikuti alur keberadaan kanopi seperti yang dikisahkan si precil dan entah kawan atau musuhnya. Benar saja, aku pun turut dibikin bingung setelah sampai pada si buaya besar dan sang pemburu. Dan setelah kuraba-raba, setidaknya baru ku ketahui memang betul jika sifat kanopi itu mengikuti penilaian si subjek, bisa positif dan negatif. Tapi tunggu, ternyata ngeri juga. Kanopi, negatif, sistem. Sangat ngeri kedengarannya. Ternyata memang begitu adanya. Dari situlah muncul borok-borok keburukan dalam pemerintahan. Sungguh kita salah, meletakkan kanopi pada sisi negatifnya.

    ReplyDelete
  40. Dimas Candra Saputra, S.Pd.
    PPs PM A 2017
    17709251005

    Assalamualaikum Prof,
    Segala objek yang ada dan yang mungkin ada memiliki fungsi yang relatif. Di saat yang bersamaan, di satu sisi dapat memberikan menguntungkan, tetapi di sisi lain juga merugikan yang lainnya lagi. Kita sebagai manusia tentu sering menghadapi hal yang demikian karena kemampuan kita hanyalah terbatas. Seperti halnya ketika kita mengambil suatu keputusan, tentu kita menginginkan keputusan terbaik, tetapi pada setiap keputusan akan membawa konsekuensi yang berbeda. Maka setiap kita akan bertindak hendaknya selalu memohon petunjuk dari Allah SWT.

    ReplyDelete
  41. Rahmi Puspita Arum
    17709251018
    PPs P.Mat A UNY 2017

    Elegi sang kanopi menjelaskan tentang bagaimana kehidupan ini. Didalam kehidupan ini tentu saja ada yang berbuat baik dan ada yang berbuat jahat. Ketika ada yang berani berbuat baik demi kepentingan bersama terkadang dimanfaatkan oleh si jahat, sehinggamenjadikannya yang tadinya benar-benar baik berubah menjelma menjadi jahat hal itu sangat mungkin sekali terjadi didalam kehidupan kita.

    ReplyDelete
  42. Anisa Safitri
    17701251038
    PEP B

    Elegi memahami sang kanopi.
    Kanopi adalah penutup, pelindung sesuatu yang ada dibawahnya. Apa yang dibawahnya tergantung dari apa yang ada di atasnya. Bisa positif dan negative dan sebaik baiknya kanopi, kanopi teratas dan tak terkalahkan adalah Allah SWT. Berpijak dari hal tersebut maka sepatutnya apabila kita menjadi kanopi, maka jadilah kita kanopi yang positif, yang menambah rimbun dan sejuk apa yang kita naungi bukan malah membuat panas, membakar apa yang ada di bawah kita. Sudah sepatutnya kita berpijak pada ajaran agama, karena kanopi adalah kita dan setiap kita adalah pemimpin bagi diri kita masing masing. Maka jadilah kanopi yang baik dan bermanfaat bagi lilngkungan sekitar sehingga bisa menciptakan kanopi kanopi lain yang juga positif dan membawa kebaikan. Kebaikan dapat menular kepada orang lain, sehingga kebaikan kepada orang lain dan orang yang diberikan kebaikan pasti akan membrikan kepada oranglain lagi, dan begitu seterusnya. Seperti halnya kanopi, manusia pun juga ada pembatas untuk melakukan sesuatu.

    ReplyDelete
  43. Nama: Hendrawansyah
    NIM: 17701251030
    S2 PEP 2017 Kelas B
    Assalamualaikum wr wb.mendengarkan cerita tersebut sangat menarik, sebatang pohon jadi serba salah padahal nyatanya dia menjalankan kehidupannya sesuai yang dikehendaki, hanya karena sang pemburu berlindung dan dan bersembunyi di balik dirinya, dia dihadapkan pada dua situasi yang dipersepsikan oleh Kanopi dapat menguntungkan dan merugikan pihak lain.

    ReplyDelete
  44. Rahma Hayati
    17709251016
    Pascasarjana PM A 2017

    Assalamualaikum wr.wb

    Berdasarkan elegi memahami sang kanopi, saya memahami bahwa dalam kehidupan kita mengenal batasan-batasan. Batasan-batasan itu terbentuk dari bagaimana kita memandang sesuatu, bagaimana sudut pandang atau cara pandang kita. Karenanya akan timbullah batasan positif dan negatif, dimana batasan positif berasal dari doa seseorang dan batasan negatif merupakan pengaruh dari syaitan. Dimana pemikiran batasan positiflah yang dibutuhkan untuk membatasi diri dari perilaku yang menyimpang. Untuk itu, senantiasalah berdoa kepada Allah SWT agar terhindar dari pengaruh pikiran negatif karena sehebat apapun pikiran negatif akan kalah dengan pikiran positif.

    ReplyDelete
  45. I Nyoman Indhi Wiradika
    17701251023
    PEP B

    Segala hal yang bersifat pasif di dunia ini akan menjadi baik jika digunakan oleh orang yang baik, dan sebaliknya akan menjadi buruk jika digunakan untuk hal yang buruk. Segala hal yang bersifat pasif tidak mempunyai kuasa untuk mendefinisikan dirinya, ia hanya bisa didefinisikan oleh orang yang berkuasa atas dirinya.

    ReplyDelete
  46. Rigia Tirza Hardini
    17701251026
    S2 PEP B

    Setiap benda membutuhkan perlindungan, terlebih makhluk hidup. Yang kecil berlindung kepada yang lebih besar, yang dipikir dapat menyelamatkan hidupnya. Manusia terkadang mencari perlindungan ke tempat manapun ia merasa aman dan nyaman. Tak sedikit yang menjadikan hal-hal buruk menjadi pelindungnya atau "kanopi"-nya. Padahal yang sebenarnya Tuhan adalah tempat perlindungan yang paling aman. Lewat doa, kita dapat menyerahkan segala rasa khawatir kita dengan hal-hal yang tak pasti itu, terkaman lawan, niat buruk, dan hal-hal lain.

    ReplyDelete
  47. indah purnama sari
    17701251035
    PEP B 2017

    Terimakasih pak atas ilmu yang bapak berikan dari postingan bapak yang berjudul elegy memahami sang kenopi. Dari postingan ini ilmu yang dapatkan ialah hidup itu selalu ada keseimbangan, dan ada batas diantara yang positif dan yang negative. Segala sesuatu ada sisi positif dan sisi negative. Begitu juga dalam menilai sesuatu hal. Jangan pernah menjudge sesuatu hanya dari luarnya saja. Nilailah dan pahamilah dari dalamnya tapi jangan menjudgenya karna sebenar-benarnya penilaian adalah hak dari sang Maha Pencipta.

    ReplyDelete
  48. Uswatun Hasanah
    17701251022
    S2 PEP B

    Membaca ulasan ini, saya semakin menyadari bahwa saya tidak dapat menutupi hal-hal yang buruk di hadapan Allah meski orang lain tidak mengetahuinya. Bahkan saat saya ditutupi oleh kanopi yang bersifat pasif sekalipun. Pengawasan Allah akan selalu mengintai diri ini. Oleh karena itu, penting untuk menanamkan pada diri ini bahwa Allah selalu Maha Melihat atas apa yang saya perbuat. Mohon ampuni atas dosa-dosa hamba-Mu ini ya Robb. Iringi diri ini untuk terus memiliki ketaqwaan kepada-Mu bahkan dalam keadaan lalai sekalipun.

    ReplyDelete
  49. Andi Gusmaulia Eka Putri
    17709251009
    PPs PM A 2017
    Sang kanopi pada elegi ini dapat dimaknai secara luas, bisa berarti batasan, pelindung, penyembunyi, dan sebagainya. Ada banyak tipe-tipe manusia yang terkadang terlena dengan nafsu duniawi yang mengejar kenikmatan fana yang sifatnya sementara sehingga menyalahgunakan kanopi tersebut untuk melindunginya dan menyembunyikan perbuatan negatif yang merugikan banyak orang.

    ReplyDelete
  50. Nama : Mirza Ibdaur Rozien
    NIM : 17709251064
    Kelas : Pascasarjana Pendidikan Matematika C

    BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
    Kanopi positif hendaknya selalu memimpin apa yang ada di dunia ini. Karena jika tidak, memang kanopi negatiflah yang akan menguasainya. Jika kanopi negatif memimpin di depan, maka kebenaran, kebaikan, dan lain sebagainya akan perlahan luntur dan hilang. Hal ini akan memberikan dampak yang buruk bagi mereka yang berlindung di bawah kanopi negatif. Mereka yang meneduh di kanopi negatif tidak merasakan secara langsung akibat yang diberikan, namun mereka akan sadar ketika pengaruh tersebut telah memberikan banyak perubahan dan membuat mereka tidak akan bisa mangkir lagi untuk berlindung dibawah kanopi negatif. Semoga kita senantiasa diberikan petunjuk agar diberikan kanopi yang positif agar dapat melindungi kita dari segala hal yang tidak baik. Aaamiiin
    TAMMA BIHAMDILLAH

    ReplyDelete
  51. Nama : Dyah Ayu Fitriana
    NIM : 17701251028
    Kelas : PEP B S2

    Bismillah
    Dalam postingan ini, saya memahami arti keterbatasan. Semua dimensi memiliki batasan batasan tertentu. Pendapat dan sudut pandang itulah yang menyebabkan batasan tersebut. Secara analog dan garis besar dari elegi tersebut adalah sifat negatif itu tidak akan mampu mengalahkan sifat positif selama dibarengi doa dengan selalu bermunajat kepada Allah. Allah itu Maha tahu dan bijaksana dalam menentukan sesuatu.

    ReplyDelete
  52. Rahma Dewi Indrayanti
    17709251038
    PPS Pendidikan Matematika Kelas B

    Dari segi filsafat, kanopi bersifat baik ketika batasan atau norma norma yang berlaku dapat terlasana dengan baik. Sedangkan kanopi akan bersifat buruk ketika norma itu dilanggar dan acuh terhadap peraturan yang ada. Banyak hal di dunia ini yang memiliki dua sisi, baik dan buruk, akan menjadi baik apabila digunakan sesuai dengan mestinya, sesuai dengan ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  53. Aristiawan
    17701251025
    S2 PEP 2017 B

    Elegi ini mengajarkan pada kita bahwa suatu benda mati tidak memiliki sifat universal. Ia tidak benar-benar memberikan manfaat dan ia juga tidak benar-benar memberikan malapateka. Sifat memberikan manfaat atau memberikan petaka ini kembali kepada masing-masing subjek yang mengendalikannya. Sebagaimana dalam elegi diatas, diceritakan sebuah pohon yang disatu sisi dianggap menguntungkan suatu subjek, namun disisi lain di saat yang sama dianggap merugikan subjek yang lain. Sehingga sifat memberikan manfaat atau memberikan kerugian kembali ditentukan oleh subjek yang memakai atau memaknainya.

    ReplyDelete
  54. Nama : Rosyita Anindyarini
    NIM : 17701251031
    Kelas : PEP B S2 2017

    Assalamualaikum wr.wb.
    Terimakasih banyak prof. Marsigit atas postingan di atas. Dari ulasan di atas secara terseirat kita bisa tahu bahwa nilai kanopi itu tergantung ruang dan waktunya masing-masing, sehingga dapat bersifat positif maupun negatif. Kanopi positif diibaratkan dengan manusia yang selalu berdoa dan menjaga serta menebarkan kebaikan kepada sesama. Sedangkan kanopi negatif dapat kita lihat seperti para koruptor, penjahat, penguasa rezim, orang-orang tak berTuhan, para penyebar keburukan dan pembuat keterlenaan bagi manusia. Sungguh mengerikan jika manusia tidak menyadari akan peran dan campur tangan para kanopi-kanopi itu jika ia tidak mampu membedakan manakah kanopi yang baik maupun yang buruk. Sebesar apapun kekuatan kanopi negatif, tentu tidak akan mampu mengalahkan dan menghadapi kekuatan kanopi positif yang tentunya itu karena mereka selalu melibatkan Allah sebagai sumber kekuatan. Semoga Allah senantiasa menjaga kita dari segala keburukan dan tipu daya para kanopi negatif. Amin.
    Wassalamualaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  55. Kartika Kirana
    17701251039
    S2 PEP B

    Kanopi adalah pembatas. Yang memanfaatkan kanopi kanopi merasa bahwa kanopi itu melindungi. Kita semua butuh rasa Aman, Dan rasa Aman dapat disediakan oleh kanopi kanopi yang nampaknya melindungi Kita. Entah baik entah buruk.
    Saya diingatkan akan diri sendiri, sudahkah saya berada di bawah kanopi positif. Tak selamanya kanopi bertahan melindungi Saya. Maka perlu lah senantiasa menyadari gerak langkah, Dan apa yang menguasai pikiranku. Trimakasih.

    ReplyDelete
  56. Bulan Nuri
    17709251028
    PPs PM B 2017

    Segala sesuatu itu tergantung pada cara kita memandangnya, karena semua yang diciptakan tidaklah dalam keadaan sia-sia. Semuanya memegang peranan serta fungsinya masing-masing tergantung kita menganggapnya positif ataupun negatif. Bisa jadi suatu hal atau kejadian baik bagi kita, namun dianggap tidak baik oleh orang lain. Maka disinilah juga kita mengambil pelajaran bahwa tidak mungkin bisa menyamakan keadaan yang satu dengan yang lain, tapi yang bisa kita lakukan saling pengertian agar kedamaian dapat terjalin.

    Demikian, terimakasih.

    ReplyDelete
  57. Hari Pratikno
    17709251032
    Pendidikan Matematika S2 (Kelas B)

    Dalam suatu kelompok pasti ada yang bersifat pelindung dan ada sifat yang dilindungi, ada juga sifat saling melindungi satu sama lain. Melindungi, dilindungi, sama-sama melindungi bisa diartikan positif bisa diartikan negatif, yaitu sesuai ruang dan waktunya. Misalnya saling melindungi untuk membobol sebuah bank, tentu ini tidak sesuai ruang dan waktunya. Berbeda jika saling melindungi supaya selamat dari musibah banjir misalnya, maka ini sesuai ruang dan waktunya.

    ReplyDelete
  58. Isoka Amanah Kurnia
    17709251051
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Kanopi dapat memberikan fungsi negatif atau positif tergantung dari persepsi yang sedang berlindung atau dilindungi olehnya. Dalam kehidupan, kanopi dapat diartikan dalam berbagai bentuk, mulai dari benda, kejadian, sifat, perilaku, atau gabungan dari semuanya sesuai dengan ruang dan waktu. Dalam suatu waktu di kehidupan, kita pasti pernah menganggap sesuatu sangat berharga ketika ia memberikan manfaat, namun langsung menyalahkannya jika terjadi sesuatu yang buruk. Manusia tak pernah lepas dari sifat determinis sehingga sang kanopi akan terus berubah-ubah dalam ruang dan waktu yang berbeda-beda pula.

    ReplyDelete
  59. Riandika Ratnasari
    17709251043
    PPs PM B

    Manusia hidup selalu dihadapkan dengan pilihan. Tinggal bagaimana kita menentukan pilihan kita sebab pilihan kita menentukan hidup kita. Begitu juga kanopi, kanopi bersifat positif dan negatif. Namun, kanopi positif akan selalu menang melawan kanopi negatif sebab kanopi positif selalu mendekatkan diri kepada sang Pencipta. Sedangkan, kanopi negatif mengabaikan sang Pencipta dengan melanggar perintahnya. Kanopi bisa berupa apa saja, tergantung ruang dan waktu.

    ReplyDelete
  60. Dewi Saputri
    17701251036
    PEP B S2

    Assalamu'alaikum Wr. Wb.

    Kanopi yang dimaksud adalah sebagai pembatas. Dan pembatas tersebut dapat dikatakan sesuatu yang berbentuk hierarki. Dimana Pembatas tersebut ada yang bersifat positif dan negatif. Pembatas yang besifat positif adalah batasan yang selalau didalm lindungan Allah SWT.,sedangkan pembatas yang bersifat negatif semuanya berasal dari godaan syetan. Segala sesuatu pembatas yang bersifat postif akan selalu terjaga dari hal-hal yang negatif.

    ReplyDelete
  61. Devi Nofriyanti
    17709251041
    PPS P.Mat B 2017

    Ada banyak hal yang dapat dilihat dari 2 sudut pandang kegunaannya, ada yang merasa diuntungkan, ada pula yang merasa dirugikan. Sifat tersebut sama seperti kanopi yang bersifat universal. Ada kanopi positif, ada juga yang negatif. Kanopi negatif bisa dihindari dengan doa, berdoa agar kita benar-benar mengetahui mana yang baik dan buruk.

    ReplyDelete
  62. Pangestika Nur Afnia
    PEP B- S2
    17701251037

    Hal yang paling mengena bagi saya dalam elegi ini adalah tentang sudut pandang dalam menilai sesuatu. Positif, negatif, untung, dan rugi hanyalah masalah sudut pandang saja. Kanopi adalah pembatas antara positif dan negatif, pembatas antara baik dan buruk.

    ReplyDelete
  63. Nur Dwi Laili Kurniawati
    17709251059
    PPs Pendidikan Matematika C

    Kanopi dapat diartikan sebagai pembatas dimana banyak yang berlindung dibaliknya. Kanopi dapat berupa kanopi negatif, dapat pula berupa kanopi positif. Kanopi positif ini adalah do’a-do’a. Sebagai seorang muslim, kita harus percaya bahwa melalui do’a-do’a yang dipanjatkan kepada Allah SWT inilah yang melindungi kita. Karena itulah kita harus senantiasa berdo’a sebelum memulai segala aktivitas karena do’a-do’a itulah kanopi kita yang melindungi kita dari berbagai bahaya.

    ReplyDelete
  64. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  65. Muhammad Kamaluddin
    P. Mat B PPs 2017
    17709251027

    Kanopi dapat berbentuk macam-macam, benda mati maupun benda hidup atau bahkan sebuah sistem. Kanopi juga memiliki banyak sifat, kanopi bisa positif, bisa juga menjadi negatif. Semuanya kembali lagi pada pribadi kita masing-masing. Sebaik-baik keberadaan kita adalah bisa bermanfaat bagi sekeliling kita. Itulah cita-cita dari kehidupan manusia. Namun, tentu tak dapat dipungkiri bahwa manusia sering kali terjebak dalam dalam sistem negatif hanya untuk kenikmatan dan kesenangan sesaat. Dan melalui doa-doa kita itulah kekuatan yang menjadi pelindung diri ini agar selalu di jalur yang semestinya. Banyak-banyaklah mendekatkan diri dan meminta ampun pada Allah agar diampuni dosanya dan dihindarkan dari jalan yang tidak benar.

    ReplyDelete
  66. Arung Mega Ratna
    17709251049
    PPs PMC 2017


    Di atas telah dijelaskan bahwa, Kanopi bisa berupa apa saja. Jika dia adalah benda mati maka dia mempunyai nilai-nilai pasif. Nilai-nilai pasif itu bisa positif tetapi juga bisa negatif, tergantung subyek pelakunya. Tetapi Kanopi itu juga bisa berupa subyek hidup. Tidak hanya itu saja, Kanopi ternyata juga bisa berupa suatu Sistem.
    Kanopi ini menggambarkan sifat manusia yang terbatas sesuai kemampuannya. Pada suatu saat bisa dianggap menguntungkan subyek dan disisi lain merugikan subyek yang lain. Penilaian sesorang terhadap sesuatu itu bisa sama namun tak menutup kemungkinan juga berbeda tergantung dari keadaan, peran dan fungsi sesuatu tersebut terhadap orang yang menilainya.

    ReplyDelete
  67. Elsa Susanti
    17709251024
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas B

    Dari semua perkataan dan perbuatan kita mengandung nilai positif dan negatif. Positif dan negatifnya pun bisa dipandang dari sudut diri sendiri atau orang lain. Bisa saja ia menguntungkan dirimu tetapi merugikan orang lain. Maka dalam bertindak jangan hanya memikirkan diri sendiri. Apalagi untuk seorang pemimpin diperlukan ikhlas hati dan ikhlas pikir sebagai modal dalam menjalankan amanah. Dengan modal tersebut para pemimpin tidak mudah termakan oleh kanopi negatife sehingga sistem berjalan pada ruang dan waktu yang tepat.

    ReplyDelete
  68. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C
    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh

    Hidup ini kontradiksi. Bisa benar sekaligus salah. Pada dasarnya, benar dan salah tergantung pada dimensi ruang dan waktu. Kita bisa sekaligus bersikap benar dan salah, tergantung subjek yang dipandang, tergantung sebgai apa kita memandang. Tetapi, sifat buruk pasti tidak akan dilancarkan dan pasti akan mendapat balasan. Balasan akan diperoleh baik secara langsung atau setelah beberapa saat. Balasan bias diterima didunia saat manusia masih hidup atau di akhirat saat manusia sudah meninggal

    ReplyDelete
  69. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PPs PM C


    Hakekat dari kanopi ialah dapat berupa apa saja, bisa positif bisa pula negatif tergantung subyek pelakunya.Contoh kanopi negatif korupsi, kolusi, nepotisme,penyelewengan bank Century. Contoh kanopi positif adalah doa-doa manusia. Jadi sehebat-hebat kanopi negatif tidak akan mampu menghadapi kanopi positif. Kanopi hanya bersifat sebagai pembatas. Pada suatu saat dianggap menguntungkan subyek dan pada disisi lainnya merugikan subyek yang lain. Di balik kanopi positif ada keikhlasan dan daya kritis.

    ReplyDelete
  70. Gina Sasmita Pratama
    17709251003
    S2 P.Mat A 2017

    Kanopi merupakan pembatas dari yang ada dan mungkin ada. Dalam menjalani kehidupan, kita perlu memperhatikan kanopi-kanopi ini. Kanopi inilah yang akan menentukan di golongan manakah kita berada. Akan tetapi, sesunggguhnya kanopi ini bersifat semu dan relatif. Kanopi akan berbeda maknanya sesuai dengan ruang dan waktunya. Sedangkan di hadapan Tuhan YME, kanopi antar manusia atau makhluknya tidaklah ada. Semuanya sama. Hanya kualitas ibadah dan kedekatannya kepada Tuhanlah yang menjadikannya berbeda di mata Tuhannya.

    ReplyDelete
  71. Salmaini Safitri Syam
    17709251012
    PPs PM A

    Dalam elegi ini bahwa kanopi sebagai pelindung dari yang ada dan yang mungkin ada. Sebagai pelindung dia dapat bersifat positif maupun negatif tergantung bagaimana konteksnya. Suatu benda dapat berfungsi secara baik atau tidaknya tergantung dari siapa penggunanya. Suatu benda yang dipandang positif oleh orang lain bisa jadi dipandang negatif oleh orang lain. Karena sudut pandang tiap subjek akan berbeda antara satu dengan yang lainnya.

    ReplyDelete
  72. Metia Novianti
    17709251021
    PPs P.Mat A

    Kanopi bisa berupa apa saja, baik yang ada maupun yang mungkin ada, tergantung konteks serta ruang dan waktunya. Kanopi itu bersifat terbatas, sama halnya dengan pikiran manusia yang terbatas. Ada hal-hal di luar jangkauan pikiran manusia yang tidak boleh dipaksakan untuk dimengerti. Dari elegi di atas, kanopi yang dimaksud berupa batasan-batasan dalam ranah pemerintahan. Praktek-praktek KKN serta penyelewengan-penyelewengan yang dilakukan sangat merugikan bangsa. Disinilah kanopi-kanopi itu diperlukan agar para pemimpin atau para pemegang jawaban dapat menahan dan merefleksikan dirinya agar tidak melakukan tindakan-tindakan merugikan tersebut.

    ReplyDelete
  73. Kholifatun Nur Rokhmah
    17709251011
    Pend. Matematika A 2017

    Dalam memandang suatu hal, tentunya setiap individu akan memiliki persepsi masing-masing sesuai dengan pengalaman, ruang dan waktu yang sedang dijalani. Seperti halnya masing-masing karakter dalam artikel ini yang memiliki persepsi yang berbeda terhadap sehelai daun padi dan pintu. Satu benda bisa menjadi kanopi dari individu yang berbeda namun dengan persepsi yang berbeda. Kanopi adalah pelindung bagi suatu individu yang ternyata bisa merupakan kanopi pasif atau sebuah sistem. Kanopi ini bisa bersifat melindungi dari keburukan atau bahkan melindungi dari sebuah kesalahan.

    ReplyDelete
  74. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Dari elegi tersebut, idenetitas sebuah pelindung bersifat relative, tergantung siapa yang memandang, dalam rangka apa, dan tujuannya apa. Oleh karena itu kanopi atau pelindung memiliki batas-batas tertentu bagi setiap orang. Belum tentu yang dikatan si A sebagai pelindung, si B mengatakan demikian, malah sebaliknya, sebagai penghalang dan rintangan tujuan.

    ReplyDelete
  75. Insan A N/PPs PmC 2017/17709251052
    Kanopi atau pelindung juga memiliki berbagai penafsiran berbeda. Untuk tingkatan filsafat, kanopi sebagai batas dimensi logos agar tidak melampaui batas, kanopi hati agar tidak melampaui batas, kanopi pikiran agar tidak melampaui batas. Tingkatan spiritual berbeda dengan filsafat, tidak berbatas ruang, waktu, dimensi, sumber. DOa adalah kanopi secara spiritual bagi seseorang.

    ReplyDelete
  76. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    Menurut hemat saya kanopi yang bisa berupa apa saja ialah semacam dinding yang dapat dipandang berbeda oleh orang yang berbeda pada situasi yang berbeda atau sama serta bisa dipandang sebagai sesuatu positif maupun negatif. Segala yang terjadi di kehidupan seseorang dpat menjadi kanopi bagi orang itu sendiri dalam waktu yang bersamaan maupun waktu yang berbeda, sehingga sebaik-baim kita ialah yang dapat memandang kanopi dan menilai kanopi dari sudut pandang yang baik dan benar. WAllahu a'lam

    ReplyDelete
  77. Fitri Ni'matul Maslahah
    17709251058
    PPs PM C

    jika ditarik kedalam dunia pendidikan, ambil contoh pembelajaran matematika, segala sesuatuyang terjadi selamaproses interaksi dapat dipandang sebagai kanopi. Misalkan kegiatan upacara bendera yang dilakdanakan di suatu sekolah bisa jadi menjadi benten positif yang melindungi siswa dari tugas yang belum selesai di kerjakan, bisa juga menjadi boomerang bagi siswa yang telah siap dengan pembelajaran sehingga ia merasa dirugikan dan selanjutnya memandang kanopi dari sudut pandang yang kurang tepat. Wallahu a'lam

    ReplyDelete
  78. Luthfi Nur Azizah
    17709251002
    PPS P.Mat A

    Ketika kita melakukan suatu tindakan tertentu yang sudah kita angap benar dan sesuai nilai-nilai masih akan ada orang yang menilai negatif terhadap tindakan kita. Pada elegi ini kanopi merupakan batas suatu hal yang ada dan mungkin ada. Di dunia ini kanopi sendiri memiliki sifat relatif sesuai dengan ruang dan waktu nya. Suatu ketika kanopi memiliki sifat positif terhadap suatu subjek tertentu, namun kemungkinan memiliki sifat negatif pada waktu yang sama juga bisa. Disesuaikan dengan kebutuhaan sudut pandangan subjek yang melihatnya. Tapi kanopi ini hanya berlaku di dunia, di hadapan Tuhan tidak ada kanopi-kanopi yang positif selain penilaian dari Allah SWT.

    ReplyDelete
  79. Firman Indra Pamungkas
    17709251048
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh
    Suatu kanopi dapat berupa benda hidup, benda mati, maupun suatu sistem. Suatu subjek bisa memehami suatu kanopi dengan pandangan yang berbeda-beda. Suatu kanopi yang berbentuk sistem boleh jadi telah kita rasakan secara langsung misalnya saja dalam dunia pendidikan yang mana cukup sesuai dengan cerita tersebut bahwa sang pemimpin merasa bingung. Kurikulum pendidikan Indonesia kurang sesuai dengan peta pendidikan. Kurikulum indonesia seperti masih bingung untuk memilih ideologi pendidikan yang mana yang akan digunakan sehingga terdapat beberapa elemen yang mengikuti ideologi pendidikan A sedangkan beberapa elemen yang lain mengikuti ideologi pendidikan B.

    ReplyDelete
  80. Putri Solekhah
    17709251006
    S2 Pend. Matematika A

    Assalamu'alaikum wr wb,

    Kanopi dalam arti benda ialah pelindung serupa atap yang melindungi siapapun atau apapun yang berteduh di bawahnya dari terpaan matahari dan hujan. Kanopi dalam arti filsafat merupakan batas atau pelindung dapat berupa benda mati maupun benda hidup yang melindungi individu atau kelompok dari ancaman bahaya dari individu atau kelompok lain. Kanopi selain benda mati ialah manusia yang melindungi manusia lain. Sistem yang melundungi suatau kepentingan individu atau kelompok dan sebagainya.

    Oleh beberapa individu atau kelompok, kanopi sering disalahgunakan dalam menutupi keburukannya. Sehingga fungsi kanopi yang tadinya melindungi dari hal-ha buruk beruba menjadi negatif karena digunakan untuk melindungi keburukan agar tak terlihat. Contohnya pejabat atau penguasa yang berlindung pada sistem pada suatu daerah demi melindungi perbuatan buruknya yaitu mengambil keuntungan dari harta yang bukan miliknya, melainkan harta milih rakyatnya. Maka sistem yang tadinya bertujuan baik akan menjadi negative jika digunakan untuk alasan seperti itu. Maka marilah kita menggunakan kanpi sesuai pada fungsinya. Yaitu melindungi kita dari hal-hal yang buruk. Jangan sampai mencari kanopi untuk menutupi kesalahan atau keburukan kita.

    ReplyDelete
  81. Latifah Fitriasari
    17709251055
    PM C

    Kebutuhan manusia sifatnya tidak terbatas, sedangkan sumber daya yang tersedia terbatas jumlahnya. Kanopi adalah sebuah batasan. Nilainya pun tergantung ruang dan waktu, bisa jadi positif dan bisa jadi negatif. Tergantung pada konteks yang sedang dibicarakan. Sehingga dalam memilih dan memutuskan suatu hal sangat diperlukan kajian-kajian berdasarkan ilmu dan pengetahuan yang sudah kita dapatkan sehingga kanopi yang kita orientasikan bisa menjadi keputusan yang benar.

    ReplyDelete
  82. Yusrina Wardani
    17709251057
    PPs PMAT C 2017

    Kanopi bisa diartikan sebagai perlindungan dari beberapa ancaman yang ada dan yang mungkin ada. Kebermanfaatan sebuah kanopi tidak hanya bisa dirasakan bagi satu orang saja, akan tetapi bagi siapa saja yang berlindung di bawahnya. Kanopi dalam kehidupan ini adalah doa dan dzikir. Doa dan dzikir dapat membentengi diri dari marabahaya dan godaan syaitan.

    ReplyDelete
  83. Novita Ayu Dewanti
    17709251053
    S2 PMat C 2017

    Bismillah
    Kanopi dapat berupa benda hidup mapun benda mati. Kanopi juga mampu diartikan sebagai suatu sistem, baik sistem pemerintahan, kelompok, organisasi, dan lainnya. Kanopi juga memiliki siaft nagatif maupun positif.

    ReplyDelete
  84. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  85. Ramayanti Agustianingsih
    17709251045
    PPs PMat C 2017

    Assalamualaikum, wr.wb.
    Seperti yang tertuang dalam elegi ini bahwa Semua kanopi, pelindung, pembatas-pembatas diri kita itu ada yang bisa bermakna positif namun ada juga yang negatif, dan itu semua tergantung pada subjeknya. Begitu pula dengan kehidupan, kehidupan kita di dunia dan di akhirat pun yang menentukan adalah subjek/diri kita sendiri. Ilmu dan ibadah mampu menjadi kanopi/pelindung kita dari pengaruh Power Now namun di satu sisi ketika kita terlena dengan keilmuan yang kita miliki maka ilmu pun dapat menjadi penyebab kita terperangkap di dalam Power Now. Sekian dan terima kasih.
    Wassalamualaikum, wr.wb.

    ReplyDelete
  86. Muh Wildanul Firdaus
    17709251047
    PPs PMat C

    Hakekat dari kanopi adalah bisa berupa apa saja, bisa positif dan bisa negatif tergantung subyek pelakunya.Contoh kanopi negatif korupsi, kolusi, nepotisme,penyelewengan bank Century. Contoh kanopi positif adalah doa-doa manusia.Jadi sehebat-hebat kanopi negatif tidak akan mampu menghadapi kanopi positif. Kanopi bersifat hanya sebagai pembatas. Pada suatu saat dianggap menguntungkan subyek dan disisi lain merugikan subyek yang lain. Di balik kanopi positif ada keikhlasan dan daya kritis.

    ReplyDelete
  87. Septi Yana Wulandari
    17709251031
    S2 Pend. Matematika B

    Kanopi jika dipandang sebagai benda, maka kanopi berarti suatu perlindungan. Namun saat kanopi dipandang sebagai bukan benda, kanopi dapat dipandang sebagai suatu sistem. Sebagai suatu sistem, ada dua macam kanopi yaitu kanopi positif dan kanopi negatif. Kanopi positif berarti orang-orang yang selalu berkarya dan berinovasi. Sedangkan kanopi positif yang berarti auran yang menyelimuti orang-orang ‘jahat’ dalam pemerintahan. Terimaksih

    ReplyDelete
  88. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Sebuah benda dapat berubah menjadi positif ataupun negatif tergantung penggunaannya. Jika digunakan untuk hal-hal yang positif maka benda itu akan berguna secara positif. Jika pengguna benda itu digunakan dengan cara negatif maka benda itu akan membawa hal yang negatif pula. Sebagaimana ada ungkapan bahwa bagai pisau bermata dua, tergantung pada penggunanya mau menggunakan untuk hal yang positif atau pun negatif.

    ReplyDelete
  89. Endah Dwi Nur Rahmawati
    17709251046
    S2 Pendidikan Matematika 2017 Kelas C

    Sesungguhnya kanopi pada akhirnya hanya akan menjadi kambing hitam semata. Jika dirasakan bahwa kanopi itu menguntungkan maka ia akan menjadi pelindung sedangkan jika kanopi itu membawa kerugian maka kanopi itu akan segera dihancurkan dan dianggap sebagai tembok pembatas. Sebagai contoh, kanopi dalam berpolitik, yakni tidak ada yang namanya kawan yang abadi, kawan hanyalah ketika dia merasa diuntungkan.

    ReplyDelete
  90. Ilania Eka Andari
    17709251050
    S2 pmat c 207

    Sesuatu dapat menjadi penolong atau tidak menolong, menguntungkan atau merugikan. Semua memang tergantung pada apa yang dibelakangnya. Seperti kanopi, dapat positif atau negatif. Kanopi positif menurut elegi diatas dicontohkan dengan doa-doa, doa adalah senjata yang paling ampuh untuk mengalahkan hal-hal negatif.

    ReplyDelete
  91. Yustine Maulina
    17709251022
    PPs Pend Matematika A 2017

    Berdasarkan elegi ini saya mendapat sebuah pelajaran mengenai pembatas-pembatas yang membuat sudut pandang kita berbeda. Perlunya pikiran pikiran yang positif untuk membatasi diri dari tindakan-tindakan menyimpang. Tidak lupa pula bermunajat pada Allah dengan memanjatkan doa-doa. Membatasi diri dengan doa yang baik juga diperlukan agar terhindar dari godaan-godaan.

    ReplyDelete
  92. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Kanopi mempunyai beberapa pengertian, menurut kamus besar Bahasa Indonesia Kanopi sendiri mempunya arti tirai atau langit-langit dari terpal, kain, logam, besi dan sebagainya dan pada teras terdapat — bertiang sebagai pemisah halaman dengan bagian luar rumah ataupun suatu bangunan. Di negara-negara Eropa, tepatnya pada abad pertengahan menjelaskan jika kanopi dalam Bahasa Prancis berarti Canope serta dalam Bahasa Latin berarti Canopeum mempunyai arti serta erat kaitannya dengan tempat tidur bertiang empat dengan tirai atau kain yang menutupi bagian atas serta samping.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  93. Nurika Mitahuljannah
    PPs Pendidikan Matematika Kelas C
    17709251060
    Assalamu'alaikum wr. wb.
    Setelah membaca pengertian kanopi secara umum, elegi ini menjelaskan kanopi yang sebenarnya. Ternyata kanopi memiliki nilai-nilai positif dan juga nilai-nilai negatif. Nilai positif tentunya berkaitan dengan malaikat dan nilai negatif berkaitan dengan perbuatan yang senang dilakukan oleh para syaitan. Kanopi juga dapat diartikan sebagai benda hidup maupun benda mati. Dalam pengertian saya sebelumnya, kanopi hanya diidentikkan dengan benda mati yaitu tirai atau langit-langit. Namun elegi ini menjabar lebih luas tentang kanopi. Itulah sebenar-benarnya hidup, tak cukup jika dimaknai hanya dalam satu sisi, tetapi juga dari berbagai sisi.
    Wassalamu'alaikum wr. wb.

    ReplyDelete
  94. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    yang saya pahami setelah membaca postingan adalah diatas langit masih ada langit. dalam kehidupan ada kontradiksi-kontradiksinya. kita tidak bisa menyimpulkan sesuatu dari satu sisi, namun perlu mempertimbangkan sisi yang lainnya.

    ReplyDelete
  95. Eka Luthfiana Lathifah
    17709251062
    PPs PMat C

    Kanopi merupakan suatu pelindung. Dengan adanya kanopi kita bias terlindungi dari berbagai macam bahaya. Benda merupakan kanopi, kita hendaknya memanfaatkan kanopi tersebut untuk sesuatu hal yang positif.

    ReplyDelete
  96. Nama: Dian Andarwati
    NIM: 17709251063
    Kelas: Pendidikan Matematika (S2) Kelas C

    Assalamu’alaikum. dari elegi diatas saya merefleksi bahwa kanopi merupakan batasan. Kanopi memiliki dua sifat yaitu positif dan negatif. Kanopi membatasi pemikiran manusia agar tidak melebihi batas kemampuannya. Kanopi bergantuk pada yang ada dan mungkin ada yang sedang di bahas.

    ReplyDelete
  97. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Kanopi ini menggambarkan sifat manusia yang terbatas sesuai kemampuannya,dapat menguntungkan dapat pula merugikan. Kanopi negatif perbuatan syaton sedangkan kanopi positif terdapat malaikat. Maka mintalah perlindungan kepada Allah SWT.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  98. Dewi Thufaila
    17709251054
    Pendidikan Matematika Pascasarjana C 2017

    Assalamualaikum.wr.wb
    Hakekat dari kanopi adalah bisa berupa apa saja, bisa positif dan bisa negatif tergantung subyek pelakunya.Contoh kanopi negatif korupsi, kolusi, nepotisme,penyelewengan bank Century. Contoh kanopi positif adalah doa-doa manusia.Jadi sehebat-hebat kanopi negatif tidak akan mampu menghadapi kanopi positif.
    Wassalamualaikum.wr.wb

    ReplyDelete
  99. Febriana Putri Hutami
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241007

    Kanopi di sini seperti pembatas yang bersifat melindungi. Namun, yang dilindungi bisa bersifat positif, bisa juga bersifat negatif. Kanopi bisa bersifat negatif jika yang ia lindungi bersifat negatif. Misal, kanopi melindungi kelakuan pejabat negara yang melakukan korupsi agar tidak diketahui oleh rakyat. Kanopi di sini dapat bersifat perorangan bisa juga suatu sistem yang melindungi koruptor tersebut. Namun, kanopi dapat bersifat positif, ini seperti doa yang dijadikan tameng seseorang untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan agama.

    ReplyDelete
  100. Endar Chrisdiyanto
    Pendidikan Matematika A 2015
    15301244011
    Dari elegi ini saya memahami bahwa sesutu hal pasti ada batasannya, tingkat kemampuan , kegunaannya, fungsinya dan juga nilainya. Misanya kanop, kanopi memilikiyang memeiliki dua sifat yaitu positif maupun negatif. Kanopi bisa bersifat negatif dan juga positif tergantung pada subjek yang menggunakannya dan juga fungsi dari kanopi tersebut.

    ReplyDelete
  101. Almaida Alvi Zahrotunnisa
    15301241046
    Pendidikan Matematika A 2015
    kanopi dapat diartikan sebagau tempat perlindungan. Kanopi bisa menjadi negatif ataupun positig tergantung apa yang berlindung dibaliknya. Pemerintah dan suatu rezim misalnya,bisa menjadi kanopi positif ataupun negatif. Menjadi kanopi negatif apabila yang berlindung dibaliknya adalah koruptor. Hal yang selalu menjadi kanopi positif adalah doa, dibalik nya selalu berlindung orang-orang beriman kepada Tuhannya.

    ReplyDelete
  102. Isykarima Nur S
    15301241032
    S1 Pend. Matematika A 2015

    Setiap benda dapat berfungsi negative maupun positif tergantung dari yang memakai.sama halnya seperti kanopi, kanopi dapat berfungsi positif namun dapat pula negative, tergantung pada subjek yang menggunakannya akan mengarahkan kanopi untuk bersifat negative atau positif.

    ReplyDelete
  103. Woro Alma Manfaati
    S-1 Pendidikan Matematika A 2015
    15301241002

    Kanopi dapat berupa apa saja, tergantung konteks ruang dan waktu. Dari elegi diatas kenopi diartikan sebagai batasan atau pelindung. Kenopi sering disalahgunakan untuk melindungi/menutupi suatu keburukan. Sehingga fungsi kenopi berubah yang awalnya positif menjadi negatif, sesuai dengan subjek pelakunya. Contoh kenopi negatif korupsi, kolusi dan nepotisme sedangkan contoh kenopi positif adalah doa.

    ReplyDelete
  104. Alman Kresna Aji
    15301241022
    S1 Pendidikan Matematika 2015
    Menurut yang saya peroleh dalam pembahasan di atas, bahwa kanopi bisa berupa benda mati, benda hidup, maupun sistem dimana bisa mengarahkan sesuatu ke arah positif maupun negatif. Saya menangkap bahwa kanopi positif berupa doa-doa yang dimaksud adalah ibadah. Di atas dijelaskan bahwa sehebat apapun kanopi negatif tidak akan bisa mengalahkan kanopi positif yang menurut saya seperti suradira jayaningrat lebur dening pangastuti yang memiliki suatu hal yang buruk tidak akan bisa mengalahkan suatu kebajikan. Dimana kebajikan itu berasal dari tingkat ibadah kita kepada Allah SWT

    ReplyDelete
  105. Alfiani Indah P S
    15301241027
    S1-Pendidikan Matematika I 2015


    Positif atau tidaknya suatu benda atau seseorang tergantung dari sudut pandang mana kita melihat. Karena penilaian baik-buruk dari menusia memanglah sesuatu yang sangat relatif dan berubah-ubah. Hal yang dapat kita lakukan adalah selalu berusaha untuk menjadi orang baik dan bermanfaat bagi siapa pun, kapan pun, dan dimana pun.

    ReplyDelete
  106. Rina Musannadah
    15301241039
    S1 Pendidikan Matematika I 2015

    Dalam elegi ini dijelaskan bahwa kanopi merupakan suatu pembatas. Kanopi dapat berupa benda hidup maupun benda mati. Pun kanopi dapat bernilai positif ataupun negatif tergantung sudut pandang masing-masing dalam melihatnya.

    ReplyDelete